--------------------------------------------------------------------- WARTA BERITA RADIO NEDERLAND WERELDOMROEP Edisi: Bahasa Indonesia
Ikhtisar berita disusun berdasarkan berita-berita yang disiarkan oleh Radio Nederland Wereldomroep selama 24 jam terakhir. --------------------------------------------------------------------- Edisi ini diterbitkan pada: Kamis 09 Juli 2009 14:50 UTC ** KAPAL PENGANGKUT MIGRAN DARI AFGANISTAN DITEMUKAN ** G8 KUTUK KEKERASAN DI IRAN ** LEDAKAN BOM DI AFGANISTAN ** GEMA WARTA ULASAN PERS: HUKUMAN MATI BAGI PEMBUNUH DI XINJIANG DAN TERPILIHNYA KEMBALI SBY ** GEMA WARTA TOPIK INTERNASIONAL: AD MELKERT MENJABAT UTUSAN PBB DI IRAK ** GEMA WARTA TOPIK INTERNASIONAL: TEMBOK DI ISRAEL UNTUK MENCEGAH SERANGAN ** GEMA WARTA TOPIK INDONESIA: MENDONGKRAK OLAHRAGA INDONESIA ** GEMA WARTA TOPIK INDONESIA: PANITIA PILPRES DI BELANDA PUAS * KAPAL PENGANGKUT MIGRAN DARI AFGANISTAN DITEMUKAN Kapal pengangkut 70 orang migran yang diperkirakan tenggelam di dekat pulau Komodo, ditemukan kembali. Demikian menlu Australia Stephen Smith. Kapal itu ditemukan di perairan Indonesia dengan semua penumpang dalam keadaan selamat. Polisi Australia sempat memberitahukan bahwa kapal yang mengangkut 74 migran dari Afganistan itu tenggelam. Rabu lalu polisi Indonesia yang menyusun tim pencarian tidak menemukan apa-apa di sekitar area itu. Indonesia menjadi tempat transit bagi para migran dari Timur Tengah dan Asia. Mereka menggunakan jalur laut untuk menyelundup ke Australia. * G8 KUTUK KEKERASAN DI IRAN Negara G8 mengutuk kekerasan yang terjadi setelah pemilu di Iran. Akhir hari pertama pertemuan G8 di Italia, presiden Prancis Nicolas Sarkozy menyebut kekerasan itu mengejutkan. Menurutnya pencekalan para wartawan dan penangkapan orang asing di sana tidak bisa diterima. Negara industri besar G8 menekankan untuk mengadakan pembicaraan politik dengan Iran tentang program nuklirnya. Menurut Sarkozy, Iran punya waktu sampai akhir September untuk kembali ke meja perundingan. Jika Teheran belum juga mau membicarakan program nuklirnya, maka akan dijatuhkan sanksi lebih berat. G8 sudah mencapai kesepakatan mengenai masalah pemanasan global. Sebelum tahun 2050, negara kaya harus menurunkan jumlah emisi gas rumah kaca sebanyak 80%. Bagaimana target ini bisa tercapai, belum dibicarakan lagi. * LEDAKAN BOM DI AFGANISTAN Di Afganistan terjadi serangan bom dasyat yang menewaskan 25 orang. Ledakan itu terjadi di provinsi Logar Afganistan sebelah Timur. Di jalan menuju ibukota Kabul, sebuah truk pengangkut kayu terbalik. Saat orang-orang berdatangan untuk membersihkan jalan itu, maka bom meledak. Kemungkinan bom itu diselipkan di antara balok kayu yang diangkut. Kemudian dalam jarak tertentu bom itu diaktifkan. Di antara korban terdapat banyak anak sekolah, dan empat polisi Afganistan. * HONDURAS MENDAPAT SANKSI Amerika Serikat kembali menekan Honduras. Washington menunda bantuan militer sebesar 16 juta dolar. Sanksi itu diberlakukan menjelang upaya penengahan Presiden Kosta Rika, Oscar Arias. Hari ini dia akan menerima presiden tersingkir Honduras Manuel Zelaya dan perwakilan dari pemerintahan baru. Belum jelas, apakah pengganti Zelaya, Roberto Micheletti akan datang ke Kosta Rika. Ini terkait problem praktis. Nicaragua telah menutup kawasan udaranya bagi pesawat pemerintah Honduras. * PERINGATAN MICHAEL JACKSON MENARIK JUTAAN PEMIRSA Selasa lalu puluhan juta orang mengikuti upacara peringatan kematian Michael Jackson lewat televisi. Di Amerika Serikat lebih dari 31 juta orang melihat upacara peringatan kematian di Staples Center Los Angeles. Angka ini lebih sedikit dibanding upacara pemakaman mantan presiden Amerika Ronald Reagen tahun 2004 dan putri Diana tahun 1997. Di Belanda, peringatan itu menarik sekitar 2,3 juta pemirsa televisi. Belum jelas, apakah Michael sudah dikuburkan. Pihak keluarga tidak memberi komentar lebih lanjut. * COLDOBA LAKUKAN PERUNDINGAN DENGAN FARC Presiden Kolombia Alvaro Uribe memberi ijin senator dari pihak oposisi untuk melakukan perundingan dengan FARC. Senator Piedad Cordoba, bersama dengan Palang Merah akan berunding tentang pembebasan para sandera. Tuntutan Uribe adalah pembebasan serentak 24 sandera polisi dan tentara. FARC sebelumnya sudah mau mengadakan pembicaraan dengan senator itu, tapi Uribe menghalanginya. Ijin Cordoba untuk berunding adalah satu dobrakan. Diberitakan Uribe dan Cordoba akan mencalonkan diri menjadi presiden dalam pemilu tahun depan. * PERU PROTES LAGI Di Peru ribuan orang turun ke jalan memprotes kebijakan presiden Alan Garcia, di antaranya di kota Lima, Cuzco dan Arequipa. Pendemo menuduh presiden menjual tanah kepada perusahaan dan investor besar. Garcia juga dipandang sedikit melakukan usaha untuk mementaskan kemiskinan. Garcia mendapat kritikan keras. Menurut jajak pendapat, hanya 21% warga Peru saja yang masih percaya pada pemerintahan Garcia. Selasa lalu Garcia berkata akan mengganti kabinetnya akhir pekan ini. Dia juga menegaskan akan tetap mempertahankan kebijakan pasar bebas. Juni lalu demo yang sama di daerah Amazon telah menelan korban 34 jiwa. * BERITA BURSA Bursa Eropa Selasa Kamis dibuka lebih tinggi. Para pialang Wall Street, yang Rabu lalu mengalami penurunan, sekarang meraup keuntungan. Indeks AEX Amsterdam dibuka 0,6% lebih tinggi pada 246 poin. Bursa Paris, Frankfurt dan Londen tercatat 0,4 sampai 0,7% lebih tinggi. Bursa Tokyo ditutup mengalami penurunan 1,4% pada 9.291,06 poin. Pialang agak khawatir tentang keadaan ekonomi dan nilai kuat yen, yang merugikan ekspor Jepang. Satu euro tercatat 1,3927dollar Amerika. Satu dolar Amerika bernilai 10.150 rupiah. Satu euro sama dengan 14.188 rupiah. * HUKUMAN MATI BAGI PEMBUNUH DI XINJIANG DAN TERPILIHNYA KEMBALI SBY Dua orang terhukum karena tersangkut kasus pembunuhan saat terjadi kerusuhan etnis, mendapat hukuman mati, demikian Algemeen Dagblad. Mereka adalah warga Uigur dan Han. Tentara Cina kemarin berhasil menenangkan daerah hura-hara Urumqi, ibukota provinsi Xinjiang yang terletak di ujung Barat negara Cina. Situasi serius itu menyebabkan Presiden Hu Jintao memutuskan untuk tidak jadi menghadiri KTT G8 di Italia. Di Xinjiang, kelompok muslim Uigur dan kelompok suku Han terlibat bentrok hebat, menyebabkan 158 orang tewas. Menurut Li Zhi, pemimpin partai Urumqi, terdapat banyak mahasiswa di antara sekitar 1400 orang yang diamankan polisi. Keadaan Xinjiang butuh setidaknya beberapa minggu untuk pulih kembali. Kita beralih ke Indonesia. Seperti perkiraan beberapa pihak sebelum dilakukan pemilu, Susilo Bambang Yudhoyono terpilih kembali menjadi presiden untuk masa jabatan keduanya. Demikian harian berbahasa Inggris The International Herald Tribune dan harian Belanda de Volkskrant. Menurut hasil terbaru SBY berhasil merangkup 61% dukungan suara. Sedangkan dua capres lain, Megawati Sukarnoputri mendapat 28% dan Yusuf Kalla 9% suara. Dengan demikian pemilu putaran kedua yang dijadwalkan September mendatang tidak diperlukan lagi. Kalla mengaku terkejut dengan hasil yang didapatnya. Dia sempat berharap akan mendapat lebih banyak dukungan suara setelah prestasi yang dia tunjukkan selama mendukung pemerintahan SBY, tulis de Volkskrant. Sedangkan Megawati Soekarnoputri tampak tidak puas dengan hasil pemilu. Dalam sebuah wawancara dengan televisi, dia menyebut pemilu itu sebagai pseudodemocracy, seperti dikutip koran The International Herald Tribune. Pendukung SBY yang berasal dari pelbagai kalangan sosial dan ekonomi di Jakarta yakin bahwa terpilihnya kembali SBY akan memperbaiki keadaan ekonomi Indonesia. "Kestabilan ekonomi di Indonesia bisa dirasakan karena kebijakan SBY. Kita bahkan tidak merasakan dampak krisis global" demikian The International Herald Tribune mengutip seorang bankir di Jakarta. Pendukung SBY yang berada di kalangan bawah, mengatakan dengan senang hati memilih SBY karena kebijakannya untuk membuat pendidikan gratis dan tetap memberi subsidi minyak. Mungkin bagi rakyat Indonesia fokus yang penting bagi terpilihnya kembali SBY adalah perbaikan ekonomi dan pemberantasan korupsi. Namun bagi dunia, semangat demokrasi Indonesia telah menjadikan Indonesia sebuah model demokrasi di Asia Tenggara, demikian The International Herald Tribune. Terutama di tengah-tengah ketidakstabilan demokrasi yang terjadi di Thailand sekarang ini. Terutama bagi Amerika Serikat yang ingin menjembatani kerjasama dengan dunia muslim, Indonesia menawarkan sebuah masa depan yang menjanjikan. Bukan hanya karena seakan hidup kembali setelah selama tiga dekade berada di bawah kekuasaan tentara. Indonesia merupakan negara Islam terbesar di dunia yang merangkul demokrasi sekuler dan menolak politik islam. Demikian The International Herald Tribune dan sekian Tinjauan Pers kali ini. * AD MELKERT MENJABAT UTUSAN PBB DI IRAK Ad Melkert - politikus pengalaman Belanda, tapi sempat diabaikan dan dicemooh - kini punya pekerjaan baru. Setelah menjalani karir penuh guncangan di organisasi pembangunan PBB, UNDP di New York, ia kini menjadi utusan PBB di Irak. Laporan redaktur Johan Huizinga. Melkert adalah mantan menteri urusan sosial dari partai buruh PvdA. Ia juga pernah disebut-sebut sebagai calon favorit menggantikan mantan perdana menteri Wim Kok. Ia kemudian menjadi salah seorang pengurus Bank Dunia dan akhirnya wakil pemimpin UNDP. Kini Melkert memulai apa yang disebutnya 'misi tersulit'. Kelompok-kelompok etnik Sebatai utusan PBB, Melkert harus mewujudkan sejumlah kesepakatan politik antara pelbagai kelompok etnik Irak. Menurut Joost Hilterman, analis politik dari International Crisis Group di Amman dan Beirut, itu akan menjadi inti tugasnya. Joost Hilterman: "Kesepakatan yang harus dicapai adalah tentang pembagian kekuasaan antara pelbagai kelompok etnik, pembagian pengelolaan cadangan gas dan minyak serta beberapa kawasan disengketakan seperti Kirkuk yang kaya minyak dan gas." Kurdi Terutama Kirkuk salah satu rintangan terbesar. Dalam Undang Undang Irak disepakati bahwa melalui referendum, warga Kirkuk diperbolehkan menyampaikan pendapat mereka, apakah mau bergabung dengan Irak Kurdi atau Irak non Kurdi. Kaum Kurdi juga ingin agar warga Kurdi yang dulu diusir Saddam Hussein kembali dulu ke Kirkuk. Dengan demikian mereka berkesempatan lebih besar mempengaruhi referendum. Tapi warga Irak yang bukan Kurdi tidak begitu saja mau melepaskan kawasan kaya minyak dan gas itu. Dampaknya referendum sudah beberapa kali ditunda. Ini jelas bukan tugas mudah. Tapi utusan PBB mendapat dukungan penuh PBB, tegas Hilterman. Joost Hilterman: "Wakil presiden Amerika, Joseph Biden yang belakangan bertolak ke Irak, menyatakan sangat penting untuk dalam tahun mendatang mencapai lebih banyak kesepakatan. Ia juga menyampaikan Amerika bersedia membantu dalam hal ini. Tapi dukungan itu akan harus lewat PBB." Memaksa April lalu, Staffan de Mistura, pendahulu Melkert di Bagdad, telah mengajukan laporan, lengkap dengan sejumlah usulan. Kini tugas Melkert untuk, berdasarkan usulan itu, memimpin perundingan dan 'memaksa' agar dicapai kesepakatan. Pada prinsipnya, perundingan itu harus rampung dalam kurun waktu satu tahun. Tapi masih dipertanyakan apakah warga Irak menginginkan peran kuat PBB. Mereka punya pengalaman buruk dengan PBB menjelang perang. Tahun 2003 mantan utusan PBB Sergio Vieira de Mello dibunuh dalam serangan terhadap kantornya di Bagdad. Tak ada pilihan lain Hilterman mengakui banyak warga Irak dan terutama kaum Kurdi bersikap skeptis terhadap PBB. Tapi pada waktu yang sama mereka juga menyadari pemerintah Irak terlalu lemah dan karena itu butuh bantuan penengah. Tidak banyak pilihan lain selain PBB. Joost Hilterman: "Memang ada orang-orang yang sangat skeptik terhadap PBB, termasuk kaum Kurdi. Tapi tidak ada pilihan lain. Mereka tahu tidak bisa mencari jalan keluar sendiri, karena pemerintah Irak memang lemah. Mereka butuh penengah. Mereka tidak sepenuhnya menentang PBB. Bahkan ada beberapa politisi yang berpendapat PBB sangat dibutuhkan untuk memainkan peranan itu." Pembalasan Jadi Melkert harus bersabar dan dengan ketrampilan diplomatik berupaya merampungkan misi dengan sukses. Untuk itu, demikian Hilterman, Melkert terutama harus beroperasi dari belakang layar. Ini sebuah tugas penuh resiko. Tapi kalau berhasil, tentu bagus bagi citranya di panggung internasional. Jadi bagi politikus ambisius Melkert yang di UNDP dikatakan gagal meraih jabatan tertinggi, ini jelas salah satu kesempatan membuktikan kepiawaiannya. Walau Melkert tidak dinyatakan bersalah atas skandal keuangan di organisasi tersebut, kasus itu tetap saja membayanginya. * TEMBOK DI ISRAEL UNTUK MENCEGAH SERANGAN Lima tahun lalu Mahkamah Internasional memutuskan bahwa tembok yang dibangun Israel di Tepi Barat Sungai Yordan, adalah ilegal. Menurut Mahkamah Agung tembok tersebut harus dibongkar, tapi Israel tidak menggubris keputusan tersebut. Israel bahkan terus membangun tembok itu. Tembok tersebut menurut Israel adalah untuk keamanan mereka. Kami sampaikan laporan koresponden David Poort. Lima tahun setelah pembangunan tembok, dukungan warga Israel semakin besar. Menurut banyak warga Israel tembok tersebut sangat diperlukan terutama di Yerusalem untuk mencegah serangan. Sejak berdirinya tembok itu, serangan aksi bunuh diri oleh warga Palestina di Tepi Barat Sungai Yordan, jauh berkurang. Masih dipertanyakan sejauh mana tembok itu benar-benar mengurangi aksi-aksi serangan Palestina. Tembok yang direncanakan akan dibangun sepanjang 750 kilometer, saat ini baru 60% selesai. Dalam prakteknya sangat mudah untuk menerobos masuk ke Israel dari selatan Tepi Barat Sungai Yordan. Menurut Dr. Jonathan Fine seorang pengamat di Institut Counter-Terrorism di Herzliya, tembok tersebut jelas sangat efektif. Jonathan Fine: "Tembok itu merupakan salah satu sarana untuk mencegah aksi-aksi bunuh diri. Semula aksi-aksi pemboman itu dilakukan dari wilayah Tepi Barat. Ketika tembok tersebut mulai dibangun di sebelah barat-laut Tepi Barat Sungai Yordan, statistik membuktikan menurunnya aksi-aksi bunuh diri dengan drastis." Dr. Jonathan Fine mengakui bahwa di wilayah selatan Tepi Barat belum 100% tertutup rapat dari Palestina. Tapi hal itu tidak menjadi masalah. "Kebanyakan aksi-aksi bunuh diri dilakukan dari kota-kota seperti Nablus dan Jenin, di utara Tepi Barat Sungai Yordan. Pelaku aksi-aksi bunuh diri tidak bisa memasuki wilayah selatan karena adanya pos-pos penjagaan. Bahwasanya pembangunan tembok itu menyita wilayah-wilayah Palestina, adalah salah warga Palestina sendiri, menurut Dr. Jonathan Fine. Kalau tidak ada teroris yang melakukan aksi bunuh diri dengan sendirinya tembok tersebut tidak diperlukan. Hanya 14% dari jalur pembangunan tembok itu yang benar-benar melalui perbatasan yang diakui secara internasional setelah perang tahun 1967. Di banyak tempat tembok tersebut dibangun jauh ke dalam wilayah Tepi Barat. Akibat dari sistim pengawasan yang sangat ketat dan birokratis, banyak warga Palestina tidak bisa lagi memasuki wilayah yang terletak di belakang tembok. Hal itu sangat mengganggu kehidupan sehari-hari 700 ribu warga Palestina. Hubungan keluarga terputus, lahan milik para petani, hilang dan anak-anak tidak bisa ke sekolah. 125 ribu warga Palestina di tiga tempat terisolasi oleh tembok tersebut. 35 ribu warga bahkan tinggal di wilayah-wilayah kantong yang sama sekali terisolasi dari dunia luar. "Israel mendirikan wilayah-wilayah ghetto," kata seorang warga Palestina pemilik pompa bensin di Yerusalem timur. Pompa bensinnya terletak tepat di pinggir tembok yang memisahkan Yerusalem timur bagian Palestina dari Tepi Barat Sungai Yordan. Akibat tembok itu, ia kehilangan dua-pertiga dari penghasilannya. Banyak warga Palestina cuek saja dengan keputusan Mahkamah Agung. Bagi mereka vonis itu tidak mempunyai dampak apapun. Walaupun demikian, keputusan Mahkamah Agung sangat penting, demikian Michael Bailey dari LSM bantuan internasional Oxfam. Michael Bailey: "Dengan vonis Mahkamah Agung itu maka dunia internasional ikut bertanggung jawab untuk tidak mengakui tembok tersebut." Baik Dr. Jonathan Fine maupun Michael Bailey percaya, tembok tersebut tidak akan bertahan lama. Menurut dr Jonathan Fine, tembok yang dibangun itu, tidak lama lagi akan runtuh juga. Sepanjang sejarah, selalu membangun tembok yang akhirnya akan runtuh juga. Begitu dicapai perjanjian perdamaian maka tembok tersebut tidak akan bermanfaat lagi. * MENDONGKRAK OLAHRAGA INDONESIA Mimpi memang harus setinggi langit. Tapi bagaimana dengan mimpi Indonesia untuk jadi tuan rumah Piala Dunia sepakbola? Ini mungkin yang namanya mimpi ketinggian. Urusan sepakbola dalam negeri saja terseok-seok. Beda dengan olahraga angkat besi yang prestasi mencorong, tapi justru hanya mendapat sedikit perhatian dari pemerintah. Terakhir, Indonesia kalah di kandang sendiri dalam ajang bulutangkis Indonesian Super Series 2009. Bagaimana seharusnya olahraga di Indonesia diatur supaya prestasi bisa terdongkrak? Sambil berolahraga, Reporter KBR68H Liza Desylanhi menyusun laporan berikut. Waktu masih pukul 8 pagi, tapi Sando Wildemar Nasution sudah bermandikan keringat. Atlet angkat besi ini tengah mengangkat barbel dengan total berat 4,5 ton. Sesekali Sando berteriak, memompakan semangat saat mengangkat barbel di atas kepala. Sando adalah atlet nasional peraih medali emas dan pemecah rekor di Sea Games Thailand dan Filipina. Prestasi teranyarnya, Sando menduduki peringat kesebelas dalam Olimpiade Beijing 2008 lalu. Sudah lima bulanan ini, Sando dan sejumlah atlet angkat besi peserta Program Atlet Andalan PAL berlatih. Dua kali sehari, selama enam jam, Sando melatih kekuatannya mengangkat barbel. Sando berbagi menu rahasia latihannya saban hari. Sando Wildemar Nasution: "Kalau teknik military press seperti ini. Mengangkat bar dari jack standnya mendorongnya ke atas dengan menggunakan tangan saja, badan dan kakinya diam. Itu disesuaikan dengan kemampuan juga. Tapi yang pasti dilakukan dari mulai ringan sampai ke berat sampai maksimalnya. Kemudian turun sepuluh sampai limabelas kilo dan melakukan repetisi." Hingga akhir tahun, Sando harus menjalani latihan berat ini. Bulan Desember mendatang, ia akan berlaga di ajang Sea Games, Laos. Tapi Sando mengaku menikmati proses latihan yang berlangsung terus-menerus. Berbeda dengan dulu, saat berlatih di Pelatnas, yang baru dilakukan menjelang pertandingan. Sando Wildemar Nasution: "Yang sebelumnya oleh KONI latihan itu tidak sampai satu tahun. Nanti setelah Sea Games kita dipulangin lagi. Dengan latihan tidak berkesinambungan kita jadi minim atlit yang dapat membawa nama negara di kancah internasional. Sebetulnya yang bagus yang berkesinambungan jadi kita selalu siap kalau ada pertandingan." Karenanya Sando tak ragu pasang target tinggi: memecahkan rekor di Sea Games Laos. Prestasi atlet-atlet angkat besi memang terhitung moncer. Di Sea Games 2007, menyumbang lima medali emas. Juga satu perunggu dari Olimpiade Beijing 2008. Di dua Olimpiade sebelumnya, angkat besi juga menyumbang dua medali emas. Sekjen Pengurus Induk Olahraga Angkat Besi, Alamsyah Wijaya mengatakan, memperoleh medali akan dijadikan tradisi atlet angkat besi. Alamsyah Wijaya: "Indonesia punya mendali olimpik yang Lisa Rumbewas, Olimpiade 2000 dan 2004. Kalau Sea Games Thailand kita punya empat emas di putra dan satu di putri jadi lima. Kita coba mengulanglah apa yang terjadi di 2007." Prestasi boleh mengkilap. Tapi ini bukan jaminan cabang olahraga ini dapat perhatian dari pemerintah. Beda dengan Thailand, yang atlet angkat besinya diguyur dana enam kali lebih besar dibandingkan dana bagi atlet di tanah air. Padahal, atlet angkat besi Indonesia termasuk yang disegani. Di sisi lain, sepakbola dilimpahi perhatian dan dana yang lebih besar. Padahal kalau menilik dari prestasinya, kalah jauh dibandingkan angkat besi. Hari itu, kesebelasan Persitara dari Jakarta Utara tengah jeda tanding dalam kompetisi Liga Indonesia Super. Keesokan harinya, tim berjuluk Si Pitung ini mesti bertanding di Stadion Gajayana, Malang, melawan saudara tua mereka, tim Persija Jakarta. Sepakbola adalah sebuah kontradiksi. Disayang, tapi prestasi jeblok. Dibebani rencana muluk, tapi pelaksanaan di lapangan loyo, kata Manajer Klub Persitara Hari Ruswanto. Hari Ruswanto: "Ada beberapa hal yang membuat sepak bola terpuruk di Indonesia, dari segi pembinaan, punya kompetisi juga asal-asalan. Yang penting ada kompetisi. PSSI punya grand disign tapi implementasinya yang kadang-kadang mereka menjabarkannya itu loh. Kadang kita orang awam melihatnya programnya terputus-putus." Pengamat olahraga Eko Widodo menilai, hampir seluruh cabang olahraga di Indonesia ditangani secara serampangan. Kebijakan soal olahraga tak pernah dijadikan bagian integral dalam rencana pembangunan di negeri ini. Hasilnya, negara-negara di kawasan Asia Tenggara satu per satu melesat meninggalkan Indonesia. Eko Widodo: "Olah raga masih tidak dilihat sebagai faktor penting meski kalau kita baca olah raga itu faktor penting, itu baru lips services. Hanya sebatas jargon. Sehingga kita kesulitan mencari bibit atlet. Kualitas atlet semakin menurun, sehingga sekarang Indonesia sudah sangat susah bersaing dengan negara macam Malaysia, Vietnam apalagi Thailand." Di lapangan, KONI punya Pelatnas, sementara Kementrian Pemuda dan Olahraga punya Program Atlet Andalan PAL. Cita-cita Indonesia untuk soal olahraga seringkali terganjal dana yang cekak, begitu kata Sekjen Komite Olahraga Indonesia KONI, Rosihan Arsyad. Anggaran yang diberikan negara kepada KONI tak pernah cukup untuk menyelenggarakan pembinaan atlet terpadu. Rosihan Arsyad: "Saya tidak ingin membandingkan, tapi coba kita lihat berapa anggaran pembinaan olah raga setiap tahun di Indonesia. Saya kita tidak lebih dari 150 miliar rupiah, ini memang jumlah yang besar, tapi kalau diharapkan untuk membina atlet terus menerus ya.. yang kita harapkan adalah pembinaan terus menerus sepanjang tahun tak berhenti." Menurut hitung-hitungan KONI, kata Rosihan, dibutuhkan dana 1,4 triliun rupiah per tahun. Dana itu untuk pembinaan hingga pertandingan 35 cabang olahraga yang bernaung di bawah KONI. Karena dana yang minim itulah, KONI terpaksa menyelenggarakan Pelatnas dadakan, hanya beberapa saat sebelum pertandingan dihelat. Akibatnya prestasi Indonesia seringkali kedodoran, lantaran persiapan yang tak matang. Di Olimpiade Beijing 2008 misalnya, Indonesia kalah dari Kenya di posisi 15, dan Kuba di posisi 28. Indonesia? Harus berpuas diri di posisi 42. Menteri Pemuda dan Olahraga Adhyaksa Dault menuding KONI tak punya manajemen olahraga yang baik. Karena itulah, Kementerian Pemuda dan Olahraga menggagas Program Atlet Andalan, PAL akhir tahun 2008 lalu. Lewat program ini, 300-an atlet dilatih dan dibina secara intensif selama lima tahun. Adiyaksa Dault: "Kalau bica soal manajemen pembangunan olah raga kita itu memang tidak ada manajemen, selama ini tiba masa tiba akal. Beberapa pemerintahan terdahulu itu tidak ada. Nah ini baru kita mau buat blue print system olah raga kita jangka panjang." Kehadiran PAL membuat KONI merasa dilangkahi. Sekjen KONI Rosihan Arsyad mengeluh, ini semakin memperlihatkan betapa tumpang tindihnya kewenangan yang ada selama ini. Peran KONI makin tak jelas dalam ranah pembinaan atlet. Rosihan Arsyad: "Apakah kita melatih yang diluar PAL, apakah talent identification. Ini suatu hal yang harus kita pikirkan sebab saya selalu yakin bahwa kalau sebuah organisasi tidak punya manfaat nyata, ya saya kira kita tidak perlu punya organisasi itu." Membubarkan KONI atau bergantung penuh pada PAL, bukan jawaban yang dicari, kata pengamat olahraga Eko Widodo. Berhasil atau tidaknya PAL juga masih harus menunggu waktu. Eko Widodo: "Nantilah kita lihat, tidak dalam tempo dekat bisa kita lihat, delapan tahun lagi. Naif kalau kita melihat program yang berlum berjalan setahun behasil atau tidak. Seperti yang saya bilang, pembinaan atlet itu perlu waktu dan proses untuk membuat atlet itu hebat berprestasi dan mendunia." Kalau mau meniru negara tetangga, ada Malaysia yang bisa dicontoh. Kata Eko, Malaysia sudah punya kebijakan olahraga nasional sejak 1988. Prestasi olahraga nasional juga digenjot lewat kerjasama lintas departemen dan induk olahraga. Apa pun namanya, baik Pelatnas KONI maupun PAL dari Kementerian Pemuda dan Olahraga, yang penting program pembinaan atlet itu berkesinambungan. Itu yang dibutuhkan atlet, seperti Sando Wildemar Nasution dari cabang angkat besi. Dengan latihan terus menerus, prestasi tinggi bisa jadi cita-cita yang bisa dicapai. Seperti cita-cita Sando. Sando Wildemar Nasution: "Pengin mecahin rekor saya aja lagi. Saya nggak target medali hanya ingin memecahkan rekor. Mudah-mudahn saya berhasil di Laos nanti. Saya minta doanya." Tim liputan KBR68H melaporkan untuk Radio Nederland Wereldomroep di Hilversum. * PANITIA PILPRES DI BELANDA PUAS Pasangan SBY-Boediono meraih hampir 75 persen suara di Tempat Pemungutan Suara Luar Negeri TPS LN Den Haag, Belanda. Demikian hasil penghitungan suara yang dimulai dari jam 21:00 sampai jam 23:00 Rabu kemarin waktu setempat. Panitia Pemilihan Luar Negeri PPLN puas. Bagaimana proses pencontrengan di sana? Ikuti laporan Bari Muchtar dari Den Haag. Menurut undangan yang diedarkan kepada para calon pemilih, oleh Tempat Pemungutan Suara Luar Negeri TPS LN di Kedutaan Besar Republik Indonesia KBRI Den Haag, buka dari jam 08:00 sampai 20:00 Rabu. Tapi Dubes yang berkuasa penuh untuk Kerajaan Belanda Junus Effendi Habibie baru membuka resmi pemungutan sekitar jam 10:30. Demikian tegas Moeljo Wijono Ketua Panitia Pemilihan Luar Negeri PPLN. Moeljo Wijono: "Ada acara resmi yang dihadiri oleh Pak Dubes sendiri. Saya melantik ketua KPPSLN (Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara Luar Negeri) dan KPPSLN melantik anggotanya. Lalu mereka mulai bekerja." Dari pembukaan sampai dua jam kemudian, aula KBRI di Tobias Asserlaan itu sangat penuh. Namun menjelang sore yaitu sekitar jam 15:00 pengunjung sepi. Tambah banyak tambah puas Menurut Moeljo semua lancar saja dan ia merasa puas atas jumlah kedatangan elektorat. Karena pada jam tiga sore waktu Belanda jumlah pemilih sudah sekitar empat ratus. Sementara pada pemilu legislatif dulu, jumlah segitu setelah jam tujuh malam. "Tambah banyak yang datang tambah puas kita," tandasnya. Seperti halnya di Indonesia di Belanda juga banyak elektorat yang tidak terdaftar resmi di DPT (Daftar Pemilih Tetap). Maklum, karena banyak warga yang tidak melapor ke Kedutaan tentang keberadaannya di negeri kincir angin ini. Berkat keputusan Mahkaman Konstitusi, bahwa calon pemilih yang membawa kartu identitas, juga bisa menyontreng, maka banyak warga bisa melaksanakan haknya. Dalam hal ini, sebagai penduduk luar negeri, WNI di Belanda menggunakan paspornya sebagai tanda jati diri. Anton, yang sudah sekitar tujuh tahun di Belanda, tidak termasuk dalam DPT, bisa mencontreng juga dengan hanya membawa surat dari panitia dan paspor. Anton: "Ternyata banyak juga yang datang tanpa dia terdafter terlebih dahulu. Dan itu diperbolehkan." Ibu Susi juga punya pengalaman yang sama. Susi: "Jadi saya bawa suratnya dan datang ke Kedutaan Indonesia. Tapi saya langsung dapat giliran untuk nyontreng." Namun demikian ada juga pemilih yang terdaftar di DPT. Misalnya Heri Latif, yang suka datang ke TPS sebagai saksi dari capres Megawati. "Saya sudah terdaftar sejak pemilihan legislatif lalu, "katanya. Suara tidak sah Namun demikian ada juga yang suaranya tidak sah karena salah cara menyontreng. Ketika ia selesai memasukkan surat suara, Ni Ketut Wirianti tiba-tiba meminta agar diambil lagi untuk membetuli pencontrengannya, tapi sayang tidak bisa. "Saya hanya mencoblos dan juga melingkari," kata ibu asal Bali ini. Jam 20:00 TPS resmi ditutup dan satu jam kemudian penghitungan suara pun dimulai. Menarik suara pertama yang diumumkan adalah pencontreng Megawati, tapi ternyata tidak sah. Setelah itu muncul suara yang sah yang mencontreng pasangan SBY-Boediono. Sejak itu dukungan pemilih terhadap presiden incumbent dengan sengit bertambah. Hasil sementara Akhirnya dari 924 orang pemilih yang hadir ke TPSLN Den Haag, SBY-Boediono mengumpulkan 567 (74,51%) suara, Megawati-Prabowo 90 (11,83%) suara dan JK-Wiranto 104 (13,67%) suara. Suara tidak sah tercatat ada 163. Namun demikian ini adalah hasil pemungutan suara sementara, karena masih banyak suara yang belum dihitung. Berbeda dengan di dalam negeri, para pemilih di luar negeri boleh mengirim surat suaranya lewat pos. Hasil definitifnya baru diketahui tanggal 17 Juli mendatang. Sekian laporan Bari Muchtar dari Den Haag. --------------------------------------------------------------------- Radio Nederland Wereldomroep, Postbus 222, 1200 JG Hilversum http://www.ranesi.nl/ http://www.radionetherlands.nl/ Keterangan lebih lanjut mengenai siaran radio kami dapat Anda peroleh melalui [email protected] Copyright Radio Nederland Wereldomroep. ---------------------------------------------------------------------
