---------------------------------------------------------------------

WARTA BERITA RADIO NEDERLAND WERELDOMROEP
Edisi: Bahasa Indonesia

Ikhtisar berita disusun berdasarkan berita-berita yang disiarkan oleh
Radio Nederland Wereldomroep selama 24 jam terakhir.

---------------------------------------------------------------------

Edisi ini diterbitkan pada:

Kamis 09 Juli 2009 14:50 UTC



** KAPAL PENGANGKUT MIGRAN DARI AFGANISTAN DITEMUKAN

** G8 KUTUK KEKERASAN DI IRAN

** LEDAKAN BOM DI AFGANISTAN

** GEMA WARTA ULASAN PERS: HUKUMAN MATI BAGI PEMBUNUH DI XINJIANG DAN 
TERPILIHNYA KEMBALI SBY

** GEMA WARTA TOPIK INTERNASIONAL: AD MELKERT MENJABAT UTUSAN PBB DI IRAK

** GEMA WARTA TOPIK INTERNASIONAL: TEMBOK DI ISRAEL UNTUK MENCEGAH SERANGAN

** GEMA WARTA TOPIK INDONESIA: MENDONGKRAK OLAHRAGA INDONESIA

** GEMA WARTA TOPIK INDONESIA: PANITIA PILPRES DI BELANDA PUAS



* KAPAL PENGANGKUT MIGRAN DARI AFGANISTAN DITEMUKAN

Kapal pengangkut 70 orang migran yang diperkirakan tenggelam di dekat pulau 
Komodo, ditemukan kembali. Demikian menlu Australia Stephen Smith. Kapal itu 
ditemukan di perairan Indonesia dengan semua penumpang dalam keadaan selamat. 
Polisi Australia sempat memberitahukan bahwa kapal yang mengangkut 74 migran 
dari Afganistan itu tenggelam. Rabu lalu polisi Indonesia yang menyusun tim 
pencarian tidak menemukan apa-apa di sekitar area itu. Indonesia menjadi tempat 
transit bagi para migran dari Timur Tengah dan Asia. Mereka menggunakan jalur 
laut untuk menyelundup ke Australia.


* G8 KUTUK KEKERASAN DI IRAN

Negara G8 mengutuk kekerasan yang terjadi setelah pemilu di Iran. Akhir hari 
pertama pertemuan G8 di Italia, presiden Prancis Nicolas Sarkozy menyebut 
kekerasan itu mengejutkan. Menurutnya pencekalan para wartawan dan penangkapan 
orang asing di sana tidak bisa diterima. Negara industri besar G8 menekankan 
untuk mengadakan pembicaraan politik dengan Iran tentang program nuklirnya. 
Menurut Sarkozy, Iran punya waktu sampai akhir September untuk kembali ke meja 
perundingan. Jika Teheran belum juga mau membicarakan program nuklirnya, maka 
akan dijatuhkan sanksi lebih berat. G8 sudah mencapai kesepakatan mengenai 
masalah pemanasan global. Sebelum tahun 2050, negara kaya harus menurunkan 
jumlah emisi gas rumah kaca sebanyak 80%. Bagaimana target ini bisa tercapai, 
belum dibicarakan lagi.


* LEDAKAN BOM DI AFGANISTAN

Di Afganistan terjadi serangan bom dasyat yang menewaskan 25 orang. Ledakan itu 
terjadi di provinsi Logar Afganistan sebelah Timur. Di jalan menuju ibukota 
Kabul, sebuah truk pengangkut kayu terbalik. Saat orang-orang berdatangan untuk 
membersihkan jalan itu, maka bom meledak. Kemungkinan bom itu diselipkan di 
antara balok kayu yang diangkut. Kemudian dalam jarak tertentu bom itu 
diaktifkan. Di antara korban terdapat banyak anak sekolah, dan empat polisi 
Afganistan.


* HONDURAS MENDAPAT SANKSI

Amerika Serikat kembali menekan Honduras. Washington menunda bantuan militer 
sebesar 16 juta dolar. Sanksi itu diberlakukan menjelang upaya penengahan 
Presiden Kosta Rika, Oscar Arias. Hari ini dia akan menerima presiden 
tersingkir Honduras Manuel Zelaya dan perwakilan dari pemerintahan baru. Belum 
jelas, apakah pengganti Zelaya, Roberto Micheletti akan datang ke Kosta Rika. 
Ini terkait problem praktis. Nicaragua telah menutup kawasan udaranya bagi 
pesawat pemerintah Honduras.


* PERINGATAN MICHAEL JACKSON MENARIK JUTAAN PEMIRSA

Selasa lalu puluhan juta orang mengikuti upacara peringatan kematian Michael 
Jackson lewat televisi. Di Amerika Serikat lebih dari 31 juta orang melihat 
upacara peringatan kematian di Staples Center Los Angeles. Angka ini lebih 
sedikit dibanding upacara pemakaman mantan presiden Amerika Ronald Reagen tahun 
2004 dan putri Diana tahun 1997. Di Belanda, peringatan itu menarik sekitar 2,3 
juta pemirsa televisi. Belum jelas, apakah Michael sudah dikuburkan. Pihak 
keluarga tidak memberi komentar lebih lanjut.


* COLDOBA LAKUKAN PERUNDINGAN DENGAN FARC

Presiden Kolombia Alvaro Uribe memberi ijin senator dari pihak oposisi untuk 
melakukan perundingan dengan FARC. Senator Piedad Cordoba, bersama dengan 
Palang Merah akan berunding tentang pembebasan para sandera. Tuntutan Uribe 
adalah pembebasan serentak 24 sandera polisi dan tentara. FARC sebelumnya sudah 
mau mengadakan pembicaraan dengan senator itu, tapi Uribe menghalanginya. Ijin 
Cordoba untuk berunding adalah satu dobrakan. Diberitakan Uribe dan Cordoba 
akan mencalonkan diri menjadi presiden dalam pemilu tahun depan.


* PERU PROTES LAGI

Di Peru ribuan orang turun ke jalan memprotes kebijakan presiden Alan Garcia, 
di antaranya di kota Lima, Cuzco dan Arequipa. Pendemo menuduh presiden menjual 
tanah kepada perusahaan dan investor besar. Garcia juga dipandang sedikit 
melakukan usaha untuk mementaskan kemiskinan. Garcia mendapat kritikan keras. 
Menurut jajak pendapat, hanya 21% warga Peru saja yang masih percaya pada 
pemerintahan Garcia. Selasa lalu Garcia berkata akan mengganti kabinetnya akhir 
pekan ini. Dia juga menegaskan akan tetap mempertahankan kebijakan pasar bebas. 
Juni lalu demo yang sama di daerah Amazon telah menelan korban 34 jiwa.


* BERITA BURSA

Bursa Eropa Selasa Kamis dibuka lebih tinggi. Para pialang Wall Street, yang 
Rabu lalu mengalami penurunan, sekarang meraup keuntungan. Indeks AEX Amsterdam 
dibuka 0,6% lebih tinggi pada 246 poin. Bursa Paris, Frankfurt dan Londen 
tercatat 0,4 sampai 0,7% lebih tinggi.

Bursa Tokyo ditutup  mengalami penurunan 1,4% pada 9.291,06 poin. Pialang agak 
khawatir tentang keadaan ekonomi dan nilai kuat yen, yang merugikan ekspor 
Jepang. 

Satu euro tercatat 1,3927dollar Amerika. 
Satu dolar Amerika bernilai 10.150 rupiah.
Satu euro sama dengan 14.188 rupiah.


* HUKUMAN MATI BAGI PEMBUNUH DI XINJIANG DAN TERPILIHNYA KEMBALI SBY

Dua orang terhukum karena tersangkut kasus pembunuhan saat terjadi kerusuhan 
etnis, mendapat hukuman mati, demikian Algemeen Dagblad. Mereka adalah warga 
Uigur dan Han. Tentara Cina kemarin berhasil menenangkan daerah hura-hara 
Urumqi, ibukota provinsi Xinjiang yang terletak di ujung Barat negara Cina. 

Situasi serius itu menyebabkan Presiden Hu Jintao memutuskan untuk tidak jadi 
menghadiri KTT G8 di Italia. Di Xinjiang, kelompok muslim Uigur dan kelompok 
suku Han terlibat bentrok hebat, menyebabkan 158 orang tewas. Menurut Li Zhi, 
pemimpin partai Urumqi, terdapat banyak mahasiswa di antara sekitar 1400 orang 
yang diamankan polisi. Keadaan Xinjiang butuh setidaknya beberapa minggu untuk 
pulih kembali.

Kita beralih ke Indonesia. 

Seperti perkiraan beberapa pihak sebelum dilakukan pemilu, Susilo Bambang 
Yudhoyono terpilih kembali menjadi presiden untuk masa jabatan keduanya. 
Demikian harian berbahasa Inggris The International Herald Tribune dan harian 
Belanda de Volkskrant. Menurut hasil terbaru SBY berhasil merangkup 61% 
dukungan suara. Sedangkan dua capres lain, Megawati Sukarnoputri mendapat 28% 
dan Yusuf Kalla 9% suara. Dengan demikian pemilu putaran kedua yang dijadwalkan 
September mendatang tidak diperlukan lagi. 

Kalla mengaku terkejut dengan hasil yang didapatnya. Dia sempat berharap akan 
mendapat lebih banyak dukungan suara setelah prestasi yang dia tunjukkan selama 
mendukung pemerintahan SBY, tulis de Volkskrant. Sedangkan Megawati 
Soekarnoputri tampak tidak puas dengan hasil pemilu. Dalam sebuah wawancara 
dengan televisi, dia menyebut pemilu itu sebagai pseudodemocracy, seperti 
dikutip koran The International Herald Tribune. 

Pendukung SBY yang berasal dari pelbagai kalangan sosial dan ekonomi di Jakarta 
yakin bahwa terpilihnya kembali SBY akan memperbaiki keadaan ekonomi Indonesia. 
"Kestabilan ekonomi di Indonesia bisa dirasakan karena kebijakan SBY. Kita 
bahkan tidak merasakan dampak krisis global" demikian The International Herald 
Tribune mengutip seorang bankir di Jakarta. Pendukung SBY yang berada di 
kalangan bawah, mengatakan dengan senang hati memilih SBY karena kebijakannya 
untuk membuat pendidikan gratis dan tetap memberi subsidi minyak.

Mungkin bagi rakyat Indonesia fokus yang penting bagi terpilihnya kembali SBY 
adalah perbaikan ekonomi dan pemberantasan korupsi. Namun bagi dunia, semangat 
demokrasi Indonesia telah menjadikan Indonesia sebuah model demokrasi di Asia 
Tenggara, demikian The International Herald Tribune. Terutama di tengah-tengah 
ketidakstabilan demokrasi yang terjadi di Thailand sekarang ini.

Terutama bagi Amerika Serikat yang ingin menjembatani kerjasama dengan dunia 
muslim, Indonesia menawarkan sebuah masa depan yang menjanjikan. Bukan hanya 
karena seakan hidup kembali setelah selama tiga dekade berada di bawah 
kekuasaan tentara. Indonesia merupakan negara Islam terbesar di dunia yang 
merangkul demokrasi sekuler dan menolak politik islam. 

Demikian The International Herald Tribune dan sekian Tinjauan Pers kali ini.


* AD MELKERT MENJABAT UTUSAN PBB DI IRAK

Ad Melkert - politikus pengalaman Belanda, tapi sempat diabaikan dan dicemooh - 
kini punya pekerjaan baru. Setelah menjalani karir penuh guncangan di 
organisasi pembangunan PBB, UNDP di New York, ia kini menjadi utusan PBB di 
Irak. Laporan redaktur Johan Huizinga. 

Melkert adalah mantan menteri urusan sosial dari partai buruh PvdA. Ia juga 
pernah disebut-sebut sebagai  calon favorit menggantikan mantan perdana menteri 
Wim Kok. Ia kemudian menjadi salah seorang pengurus Bank Dunia dan akhirnya 
wakil pemimpin UNDP. Kini Melkert memulai apa yang disebutnya 'misi tersulit'. 

Kelompok-kelompok etnik
Sebatai utusan PBB, Melkert harus mewujudkan sejumlah kesepakatan politik 
antara pelbagai kelompok etnik Irak. Menurut Joost Hilterman, analis politik 
dari International Crisis Group di Amman dan Beirut, itu akan menjadi inti 
tugasnya.

Joost Hilterman: "Kesepakatan yang harus dicapai adalah tentang pembagian 
kekuasaan antara pelbagai kelompok etnik, pembagian pengelolaan cadangan gas 
dan minyak serta beberapa kawasan disengketakan seperti Kirkuk yang kaya minyak 
dan gas."

Kurdi
Terutama Kirkuk salah satu rintangan terbesar. Dalam Undang Undang Irak 
disepakati bahwa melalui referendum, warga Kirkuk diperbolehkan menyampaikan 
pendapat mereka, apakah mau bergabung dengan Irak Kurdi atau Irak non Kurdi. 

Kaum Kurdi juga ingin agar warga Kurdi yang dulu diusir Saddam Hussein kembali 
dulu ke Kirkuk. Dengan demikian mereka berkesempatan lebih besar mempengaruhi 
referendum. Tapi warga Irak yang bukan Kurdi tidak begitu saja mau melepaskan 
kawasan kaya minyak dan gas itu. Dampaknya referendum sudah beberapa kali 
ditunda. 

Ini jelas bukan tugas mudah. Tapi utusan PBB mendapat dukungan penuh PBB, tegas 
Hilterman. 

Joost Hilterman: "Wakil presiden Amerika, Joseph Biden yang belakangan bertolak 
ke Irak, menyatakan sangat penting untuk dalam tahun mendatang mencapai lebih 
banyak kesepakatan. Ia juga menyampaikan Amerika bersedia membantu dalam hal 
ini. Tapi dukungan itu akan harus lewat PBB."

Memaksa
April lalu, Staffan de Mistura, pendahulu Melkert di Bagdad, telah mengajukan 
laporan, lengkap dengan sejumlah usulan. Kini tugas Melkert untuk, berdasarkan 
usulan itu, memimpin perundingan dan 'memaksa' agar dicapai kesepakatan. Pada 
prinsipnya, perundingan itu harus rampung dalam kurun waktu satu tahun. 

Tapi masih dipertanyakan apakah warga Irak menginginkan peran kuat PBB. Mereka 
punya pengalaman buruk dengan PBB menjelang perang. Tahun 2003 mantan utusan 
PBB Sergio Vieira de Mello dibunuh dalam serangan terhadap kantornya di Bagdad. 

Tak ada pilihan lain
Hilterman mengakui banyak warga Irak dan terutama kaum Kurdi bersikap skeptis 
terhadap PBB. Tapi pada waktu yang sama mereka juga menyadari pemerintah Irak 
terlalu lemah dan karena itu butuh bantuan penengah. Tidak banyak pilihan lain 
selain PBB. 

Joost Hilterman: "Memang ada orang-orang yang sangat skeptik terhadap PBB, 
termasuk kaum Kurdi. Tapi tidak ada pilihan lain. Mereka tahu tidak bisa 
mencari jalan keluar sendiri, karena pemerintah Irak memang lemah. Mereka butuh 
penengah. Mereka tidak sepenuhnya menentang PBB. Bahkan ada beberapa politisi 
yang berpendapat PBB sangat dibutuhkan untuk memainkan peranan itu."

Pembalasan
Jadi Melkert harus bersabar dan dengan ketrampilan diplomatik berupaya 
merampungkan misi dengan sukses. Untuk itu, demikian Hilterman, Melkert 
terutama harus beroperasi dari belakang layar. Ini sebuah tugas penuh resiko. 
Tapi kalau berhasil, tentu bagus bagi citranya di panggung internasional. 

Jadi bagi politikus ambisius Melkert yang di UNDP dikatakan gagal meraih 
jabatan tertinggi, ini jelas salah satu kesempatan membuktikan kepiawaiannya. 
Walau Melkert tidak dinyatakan bersalah atas skandal keuangan di organisasi 
tersebut, kasus itu tetap saja membayanginya.


* TEMBOK DI ISRAEL UNTUK MENCEGAH SERANGAN

Lima tahun lalu Mahkamah Internasional memutuskan bahwa tembok yang dibangun 
Israel di Tepi Barat Sungai Yordan, adalah ilegal. Menurut Mahkamah Agung 
tembok tersebut harus dibongkar, tapi Israel tidak menggubris keputusan 
tersebut. Israel bahkan terus membangun tembok itu. Tembok tersebut menurut 
Israel adalah untuk keamanan mereka. Kami sampaikan laporan koresponden David 
Poort.

Lima tahun setelah pembangunan tembok, dukungan warga Israel semakin besar. 
Menurut banyak warga Israel tembok tersebut sangat diperlukan terutama di 
Yerusalem untuk mencegah serangan. Sejak berdirinya tembok itu, serangan aksi 
bunuh diri oleh warga Palestina di Tepi Barat Sungai Yordan, jauh berkurang.

Masih dipertanyakan sejauh mana tembok itu benar-benar mengurangi aksi-aksi 
serangan Palestina. Tembok yang direncanakan akan dibangun sepanjang 750 
kilometer, saat ini baru 60% selesai. Dalam prakteknya sangat mudah untuk 
menerobos masuk ke Israel dari selatan Tepi Barat Sungai Yordan.

Menurut Dr. Jonathan Fine seorang pengamat di Institut Counter-Terrorism di 
Herzliya, tembok tersebut jelas sangat efektif. 

Jonathan Fine: "Tembok itu merupakan salah satu sarana untuk mencegah aksi-aksi 
bunuh diri. Semula aksi-aksi pemboman itu dilakukan dari wilayah Tepi Barat. 
Ketika tembok tersebut mulai dibangun di sebelah barat-laut Tepi Barat Sungai 
Yordan, statistik membuktikan menurunnya aksi-aksi bunuh diri dengan drastis."

Dr. Jonathan Fine mengakui bahwa di wilayah selatan Tepi Barat belum 100% 
tertutup rapat dari Palestina. Tapi hal itu tidak menjadi masalah. "Kebanyakan 
aksi-aksi bunuh diri dilakukan dari kota-kota seperti Nablus dan Jenin, di 
utara Tepi Barat Sungai Yordan. Pelaku aksi-aksi bunuh diri tidak bisa memasuki 
wilayah selatan karena adanya pos-pos penjagaan.

Bahwasanya pembangunan tembok itu menyita wilayah-wilayah Palestina, adalah 
salah warga Palestina sendiri, menurut Dr. Jonathan Fine. Kalau tidak ada 
teroris yang melakukan aksi bunuh diri dengan sendirinya tembok tersebut tidak 
diperlukan.

Hanya 14% dari jalur pembangunan tembok itu yang benar-benar melalui perbatasan 
yang diakui secara internasional setelah perang tahun 1967. Di banyak tempat 
tembok tersebut dibangun jauh ke dalam wilayah Tepi Barat. Akibat dari sistim 
pengawasan yang sangat ketat dan birokratis, banyak warga Palestina tidak bisa 
lagi memasuki wilayah yang terletak di belakang tembok. Hal itu sangat 
mengganggu kehidupan sehari-hari 700 ribu warga Palestina. Hubungan keluarga 
terputus, lahan milik para petani, hilang dan anak-anak tidak bisa ke sekolah.

125 ribu warga Palestina di tiga tempat terisolasi oleh tembok tersebut. 35 
ribu warga bahkan tinggal di wilayah-wilayah kantong yang sama sekali 
terisolasi dari dunia luar.

"Israel mendirikan wilayah-wilayah ghetto," kata seorang warga Palestina 
pemilik pompa bensin di Yerusalem timur. Pompa bensinnya terletak tepat di 
pinggir tembok yang memisahkan Yerusalem timur bagian Palestina dari Tepi Barat 
Sungai Yordan. Akibat tembok itu, ia kehilangan dua-pertiga dari penghasilannya.

Banyak warga Palestina cuek saja dengan keputusan Mahkamah Agung. Bagi mereka 
vonis itu tidak mempunyai dampak apapun. Walaupun demikian, keputusan Mahkamah 
Agung sangat penting, demikian Michael Bailey dari LSM bantuan internasional 
Oxfam.

Michael Bailey: "Dengan vonis Mahkamah Agung itu maka dunia internasional ikut 
bertanggung jawab untuk tidak mengakui tembok tersebut."  

Baik Dr. Jonathan Fine maupun Michael Bailey percaya, tembok tersebut tidak 
akan bertahan lama.

Menurut dr Jonathan Fine, tembok yang dibangun itu, tidak lama lagi akan runtuh 
juga. Sepanjang sejarah, selalu membangun tembok yang akhirnya akan runtuh 
juga. Begitu dicapai perjanjian perdamaian maka tembok tersebut tidak akan 
bermanfaat lagi.


* MENDONGKRAK OLAHRAGA INDONESIA

Mimpi memang harus setinggi langit. Tapi bagaimana dengan mimpi Indonesia untuk 
jadi tuan rumah Piala Dunia sepakbola? Ini mungkin yang namanya mimpi 
ketinggian. Urusan sepakbola dalam negeri saja terseok-seok. Beda dengan 
olahraga angkat besi yang prestasi mencorong, tapi justru hanya mendapat 
sedikit perhatian dari pemerintah. Terakhir, Indonesia kalah di kandang sendiri 
dalam ajang bulutangkis Indonesian Super Series 2009. Bagaimana seharusnya 
olahraga di Indonesia diatur supaya prestasi bisa terdongkrak? Sambil 
berolahraga, Reporter KBR68H Liza Desylanhi menyusun laporan berikut. 

Waktu masih pukul 8 pagi, tapi Sando Wildemar Nasution sudah bermandikan 
keringat. Atlet angkat besi ini tengah mengangkat barbel dengan total berat 4,5 
ton. Sesekali Sando berteriak, memompakan semangat saat mengangkat barbel di 
atas kepala. Sando adalah atlet nasional peraih medali emas dan pemecah rekor 
di Sea Games Thailand dan Filipina. Prestasi teranyarnya, Sando menduduki 
peringat kesebelas dalam Olimpiade Beijing 2008 lalu. 

Sudah lima bulanan ini, Sando dan sejumlah atlet  angkat besi peserta Program 
Atlet Andalan PAL berlatih. Dua kali sehari, selama enam jam, Sando melatih 
kekuatannya mengangkat barbel. Sando berbagi menu rahasia latihannya saban hari.

Sando Wildemar Nasution: "Kalau teknik military press seperti ini. Mengangkat 
bar dari jack standnya mendorongnya ke atas dengan menggunakan tangan saja, 
badan dan kakinya diam. Itu disesuaikan dengan kemampuan juga. Tapi yang pasti 
dilakukan dari mulai ringan sampai ke berat sampai maksimalnya. Kemudian turun 
sepuluh sampai limabelas kilo dan melakukan repetisi."

Hingga akhir tahun, Sando harus menjalani latihan berat ini. Bulan Desember 
mendatang, ia akan berlaga di ajang Sea Games, Laos. Tapi Sando mengaku 
menikmati proses latihan yang berlangsung terus-menerus. Berbeda dengan dulu, 
saat berlatih di Pelatnas, yang baru dilakukan menjelang pertandingan. 

Sando Wildemar Nasution: "Yang sebelumnya oleh KONI latihan itu tidak sampai 
satu tahun. Nanti setelah Sea Games kita dipulangin lagi. Dengan latihan tidak 
berkesinambungan kita jadi minim atlit yang dapat membawa nama negara di kancah 
internasional. Sebetulnya yang bagus yang berkesinambungan jadi kita selalu 
siap kalau ada pertandingan."

Karenanya Sando tak ragu pasang target tinggi: memecahkan rekor di Sea Games 
Laos. 

Prestasi atlet-atlet angkat besi memang terhitung moncer. Di Sea Games 2007, 
menyumbang lima medali emas. Juga satu perunggu dari Olimpiade Beijing 2008. Di 
dua Olimpiade sebelumnya, angkat besi juga menyumbang dua medali emas. Sekjen 
Pengurus Induk Olahraga Angkat Besi, Alamsyah Wijaya mengatakan, memperoleh 
medali akan dijadikan tradisi atlet angkat besi. 

Alamsyah Wijaya: "Indonesia punya mendali olimpik yang Lisa Rumbewas, Olimpiade 
2000 dan 2004. Kalau Sea Games Thailand kita punya empat emas di putra dan satu 
di putri jadi lima. Kita coba mengulanglah apa yang terjadi di 2007."

Prestasi boleh mengkilap. Tapi ini bukan jaminan cabang olahraga ini dapat 
perhatian dari pemerintah. Beda dengan Thailand, yang atlet angkat besinya 
diguyur dana enam kali lebih besar dibandingkan dana bagi atlet di tanah air. 
Padahal, atlet angkat besi Indonesia termasuk yang disegani. 

Di sisi lain, sepakbola dilimpahi perhatian dan dana yang lebih besar. Padahal 
kalau menilik dari prestasinya, kalah jauh dibandingkan angkat besi. 

Hari itu, kesebelasan Persitara dari Jakarta Utara tengah jeda tanding dalam 
kompetisi Liga Indonesia Super. Keesokan harinya, tim berjuluk Si Pitung ini 
mesti bertanding di Stadion Gajayana, Malang, melawan saudara tua mereka, tim 
Persija Jakarta. 

Sepakbola adalah sebuah kontradiksi. Disayang, tapi prestasi jeblok. Dibebani 
rencana muluk, tapi pelaksanaan di lapangan loyo, kata Manajer Klub Persitara 
Hari Ruswanto.

Hari Ruswanto: "Ada beberapa hal yang membuat sepak bola terpuruk di Indonesia, 
dari segi pembinaan, punya kompetisi juga asal-asalan. Yang penting ada 
kompetisi.  PSSI punya grand disign tapi implementasinya yang kadang-kadang 
mereka menjabarkannya itu loh. Kadang kita orang awam melihatnya programnya 
terputus-putus."

Pengamat olahraga Eko Widodo menilai, hampir seluruh cabang olahraga di 
Indonesia ditangani secara serampangan. Kebijakan soal olahraga tak pernah 
dijadikan bagian integral dalam rencana pembangunan di negeri ini. Hasilnya, 
negara-negara di kawasan Asia Tenggara satu per satu melesat meninggalkan 
Indonesia. 
 
Eko Widodo: "Olah raga masih tidak dilihat sebagai faktor penting meski kalau 
kita baca olah raga itu faktor penting, itu baru lips services. Hanya sebatas 
jargon. Sehingga kita kesulitan mencari bibit atlet. Kualitas atlet semakin 
menurun, sehingga sekarang Indonesia sudah sangat susah bersaing dengan negara 
macam Malaysia, Vietnam apalagi Thailand."

Di lapangan, KONI punya Pelatnas, sementara Kementrian Pemuda dan Olahraga 
punya Program Atlet Andalan PAL. Cita-cita Indonesia untuk soal olahraga 
seringkali terganjal dana yang cekak, begitu kata Sekjen Komite Olahraga 
Indonesia KONI, Rosihan Arsyad. Anggaran yang diberikan negara kepada KONI tak 
pernah cukup untuk menyelenggarakan pembinaan atlet terpadu. 

Rosihan Arsyad: "Saya tidak ingin membandingkan, tapi coba kita lihat berapa 
anggaran pembinaan olah raga setiap tahun di Indonesia. Saya kita tidak lebih 
dari 150 miliar rupiah, ini memang jumlah yang besar, tapi kalau diharapkan 
untuk membina atlet terus menerus ya.. yang kita harapkan adalah pembinaan 
terus menerus sepanjang tahun tak berhenti."

Menurut hitung-hitungan KONI, kata Rosihan, dibutuhkan dana 1,4 triliun rupiah 
per tahun. Dana itu untuk pembinaan hingga pertandingan 35 cabang olahraga yang 
bernaung di bawah KONI. Karena dana yang minim itulah, KONI terpaksa 
menyelenggarakan Pelatnas dadakan, hanya beberapa saat sebelum pertandingan 
dihelat. Akibatnya prestasi Indonesia seringkali kedodoran, lantaran persiapan 
yang tak matang. Di Olimpiade Beijing 2008 misalnya, Indonesia kalah dari Kenya 
di posisi 15, dan Kuba di posisi 28. Indonesia? Harus berpuas diri di posisi 42.

Menteri Pemuda dan Olahraga Adhyaksa Dault menuding KONI tak punya manajemen 
olahraga yang baik. Karena itulah, Kementerian Pemuda dan Olahraga menggagas 
Program Atlet Andalan, PAL  akhir tahun 2008 lalu. Lewat program ini, 300-an 
atlet dilatih dan dibina secara intensif selama lima tahun.

Adiyaksa Dault: "Kalau bica soal manajemen pembangunan olah raga kita itu 
memang tidak ada manajemen, selama ini tiba masa tiba akal. Beberapa 
pemerintahan terdahulu itu tidak ada. Nah ini baru kita mau buat blue print 
system olah raga kita jangka panjang."

Kehadiran PAL membuat KONI merasa dilangkahi. Sekjen KONI Rosihan Arsyad 
mengeluh, ini semakin memperlihatkan betapa tumpang tindihnya kewenangan yang 
ada selama ini. Peran KONI makin tak jelas dalam ranah pembinaan atlet.  

Rosihan Arsyad: "Apakah kita melatih yang diluar PAL, apakah talent 
identification. Ini suatu hal yang harus kita pikirkan sebab saya selalu yakin 
bahwa kalau sebuah organisasi tidak punya manfaat nyata, ya saya kira kita 
tidak perlu punya organisasi itu."

Membubarkan KONI atau bergantung penuh pada PAL, bukan jawaban yang dicari, 
kata pengamat olahraga Eko Widodo. Berhasil atau tidaknya PAL juga masih harus 
menunggu waktu. 

Eko Widodo: "Nantilah kita lihat, tidak dalam tempo dekat bisa kita lihat, 
delapan tahun lagi. Naif kalau kita melihat program yang berlum berjalan 
setahun behasil atau tidak. Seperti yang saya bilang, pembinaan atlet itu perlu 
waktu dan proses untuk membuat atlet itu hebat berprestasi dan mendunia."  

Kalau mau meniru negara tetangga, ada Malaysia yang bisa dicontoh. Kata Eko, 
Malaysia sudah punya kebijakan olahraga nasional sejak 1988.  Prestasi olahraga 
nasional juga digenjot lewat kerjasama lintas departemen dan induk olahraga. 

Apa pun namanya, baik Pelatnas KONI maupun PAL dari Kementerian Pemuda dan 
Olahraga, yang penting program pembinaan atlet itu berkesinambungan. Itu yang 
dibutuhkan atlet, seperti Sando Wildemar Nasution dari cabang angkat besi. 
Dengan latihan terus menerus, prestasi tinggi bisa jadi cita-cita yang bisa 
dicapai. Seperti cita-cita Sando. 

Sando Wildemar Nasution: "Pengin mecahin rekor saya aja lagi. Saya nggak target 
medali hanya ingin memecahkan rekor. Mudah-mudahn saya berhasil di Laos nanti. 
Saya minta doanya."

Tim liputan KBR68H melaporkan untuk Radio Nederland Wereldomroep di Hilversum.


* PANITIA PILPRES DI BELANDA PUAS

Pasangan SBY-Boediono meraih hampir 75 persen suara di Tempat Pemungutan Suara 
Luar Negeri TPS LN Den Haag, Belanda. Demikian hasil penghitungan suara yang 
dimulai dari jam 21:00 sampai jam 23:00 Rabu kemarin waktu setempat.  Panitia 
Pemilihan Luar Negeri PPLN puas. Bagaimana proses pencontrengan di sana? Ikuti 
laporan  Bari Muchtar dari Den Haag.

Menurut undangan yang diedarkan kepada para calon pemilih, oleh Tempat 
Pemungutan Suara Luar Negeri TPS LN di Kedutaan Besar Republik Indonesia KBRI 
Den Haag, buka dari jam 08:00 sampai 20:00 Rabu. Tapi Dubes yang berkuasa penuh 
untuk Kerajaan Belanda Junus Effendi Habibie baru membuka resmi pemungutan 
sekitar jam 10:30. Demikian tegas Moeljo Wijono Ketua Panitia Pemilihan Luar 
Negeri PPLN.

Moeljo Wijono: "Ada acara resmi yang dihadiri oleh Pak Dubes sendiri. Saya 
melantik ketua KPPSLN (Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara Luar Negeri) dan 
KPPSLN melantik anggotanya. Lalu mereka mulai bekerja."

Dari pembukaan sampai dua jam kemudian, aula KBRI di Tobias Asserlaan itu 
sangat penuh. Namun menjelang sore yaitu sekitar jam 15:00 pengunjung sepi. 

Tambah banyak tambah puas
Menurut Moeljo semua lancar saja dan ia merasa puas atas jumlah kedatangan 
elektorat. Karena pada jam tiga sore waktu Belanda jumlah pemilih sudah sekitar 
empat ratus. Sementara pada pemilu legislatif dulu, jumlah segitu setelah jam 
tujuh malam. "Tambah banyak yang datang tambah puas kita," tandasnya.

Seperti halnya di Indonesia di Belanda juga banyak elektorat yang tidak 
terdaftar resmi di DPT (Daftar Pemilih Tetap). Maklum, karena banyak warga yang 
tidak melapor ke Kedutaan tentang keberadaannya di negeri kincir angin ini. 

Berkat keputusan Mahkaman Konstitusi, bahwa calon pemilih yang membawa kartu 
identitas, juga bisa menyontreng, maka  banyak warga bisa melaksanakan haknya. 
Dalam hal ini, sebagai penduduk luar negeri, WNI di Belanda menggunakan 
paspornya sebagai tanda jati diri. 

Anton, yang sudah sekitar tujuh tahun di Belanda, tidak termasuk dalam DPT, 
bisa mencontreng juga dengan hanya membawa surat dari panitia dan paspor.

Anton: "Ternyata banyak juga yang datang tanpa dia terdafter terlebih dahulu. 
Dan itu diperbolehkan."

Ibu Susi juga punya pengalaman yang sama.

Susi: "Jadi saya bawa suratnya dan datang ke Kedutaan Indonesia. Tapi saya 
langsung dapat giliran untuk nyontreng."

Namun demikian ada juga pemilih yang terdaftar di DPT. Misalnya Heri Latif, 
yang suka datang ke TPS sebagai saksi dari capres Megawati. "Saya sudah 
terdaftar sejak pemilihan legislatif lalu, "katanya. 

Suara tidak sah
Namun demikian ada juga yang suaranya tidak sah karena salah cara menyontreng. 
Ketika ia selesai memasukkan surat suara, Ni Ketut Wirianti tiba-tiba meminta 
agar diambil lagi untuk membetuli pencontrengannya, tapi sayang tidak bisa.

"Saya hanya mencoblos dan juga melingkari," kata ibu asal Bali ini. 

Jam 20:00 TPS resmi ditutup dan satu jam kemudian penghitungan suara pun 
dimulai. Menarik suara pertama yang diumumkan adalah pencontreng Megawati, tapi 
ternyata tidak sah. Setelah itu muncul suara yang sah yang mencontreng pasangan 
SBY-Boediono. Sejak itu dukungan pemilih terhadap presiden incumbent dengan 
sengit bertambah. 

Hasil sementara
Akhirnya dari 924 orang pemilih yang hadir ke TPSLN Den Haag, SBY-Boediono 
mengumpulkan 567 (74,51%) suara, Megawati-Prabowo 90 (11,83%) suara dan 
JK-Wiranto 104 (13,67%) suara. Suara tidak sah tercatat ada 163.

Namun demikian ini adalah hasil pemungutan suara sementara, karena masih banyak 
suara yang belum dihitung. Berbeda dengan di dalam negeri, para pemilih di luar 
negeri boleh mengirim surat suaranya lewat pos. Hasil definitifnya baru 
diketahui tanggal 17 Juli mendatang. Sekian laporan Bari Muchtar dari Den Haag.


---------------------------------------------------------------------
Radio Nederland Wereldomroep, Postbus 222, 1200 JG Hilversum
http://www.ranesi.nl/
http://www.radionetherlands.nl/

Keterangan lebih lanjut mengenai siaran radio kami dapat Anda
peroleh melalui
[email protected]

Copyright Radio Nederland Wereldomroep. 
---------------------------------------------------------------------

Kirim email ke