--------------------------------------------------------------------- WARTA BERITA RADIO NEDERLAND WERELDOMROEP Edisi: Bahasa Indonesia
Ikhtisar berita disusun berdasarkan berita-berita yang disiarkan oleh Radio Nederland Wereldomroep selama 24 jam terakhir. --------------------------------------------------------------------- Edisi ini diterbitkan pada: Jumat 31 Juli 2009 13:50 UTC ** 2,5 TAHUN UNTUK AGUS IMAM SOLIHIN ** PUTUSAN AUNG SAN SUU KYI DITUNDA ** ZELAYA MINTA BANTUAN AMERIKA ** TINJAUAN PERS: KAPAL VOC TERBAKAR DAN EKONOMI INDONESIA TUMBUH PESAT ** GEMA WARTA TOPIK INTERNASIONAL: APAKAH BARACK OBAMA WARGA AMERIKA? ** GEMA WARTA TOPIK INTERNASIONAL: GAYPRIDE AMSTERDAM 2009 BAGI EMANSIPASI KAUM HOMO BELANDA ** GEMA WARTA TOPIK INTERNASIONAL: METODE BARU MELAWAN MALARIA ** GEMA WARTA TOPIK INTERNASIONAL: WARISAN DUNIA - BUKU ANNE FRANK ** GEMA WARTA TOPIK INDONESIA: IMBAUAN DI FACEBOOK AGAR TIDAK TAKUT TEROR ** GEMA WARTA TOPIK INDONESIA: SBY TENGGANG RASA PADA ISLAM POLITIK * 2,5 TAHUN UNTUK AGUS IMAM SOLIHIN Agus Imam Solihin, pemimpin sekte Satria Piningit diganjar 2,5 tahun hukuman penjara atas tuduhan pelecehan agama. Menurut hakim Agus Solihin melecehkan Islam dengan mengimbau pengikutnya melakukan hubungan seks kolektif. Selain itu, ia juga berceramah dengan hanya memakai celana dalam, dan menyebut sholat dan puasa tidak perlu dilakukan. Ia didakwa dengan hukuman lebih berat, tapi hakim di Jakarta mempertimbangkan fakta bahwa Agus Solihin tidak aktif menyebarkan ajarannya, pengikutnyalah yang mendatanginya. Selain itu, pelaku juga menyangkal pernyataan bahwa ia adalah Tuhan. * PUTUSAN AUNG SAN SUU KYI DITUNDA Di Myanmar putusan pengadilan terhadap pemimpin oposisi Aung San Suu Kyi ditunda sampai 11 Agustus. Hal itu dinyatakan pengadilan Rangoon. Suu Kyi dituntut karena menerima kunjungan seorang Amerika pada periode tahanan rumah. Pemenang Nobel ini terancam hukuman 5 tahun penjara. Kemungkinan lain adalah periode tahanan rumahnya diperpanjang. * ZELAYA MINTA BANTUAN AMERIKA Presiden Honduras terkudeta Manuel Zelaya meminta bantuan Amerika Serikat untuk menghentikan represi di negaranya. Zelaya menyatakan hal tersebut pada pembicaraan dengan delegasi Amerika di ibukota Nikaragua Managua. Permintaan Zelaya tersebut menyusul kekerasan yang dilakukan militer Honduras terhadap pengunjuk rasa di Tegucigalpa. Sekitar 2 juta pendukung Zelaya berunjuk rasa di sana dan memblokir jalan. Militer menggunakan tank dan gas airmata untuk mengusir pengunjuk rasa. Sejumlah pengunjuk rasa luka-luka dan tiga puluh ditangkap. Sedangkan Kamis lalu, Roberto Micheletti, yang memimpin kudeta, menyatakan bersedia menerima delegasi untuk membicarakan masalah krisis politik di Honduras. * REPLIKA KAPAL VOC JADI ABU Di Den Helder, Belanda, replika kapal VOC Prins Willem habis terbakar. Barisan pemadam kebakaran tidak bisa menguasai api, sehingga kapal kayu tersebut sepenuhnya hangus. Api muncul menjelang tengah malam, sementara penyebabnya masih belum diketahui. Beberapa jam kemudian api semakin berkobar luas. Kapal asli Prins Willem dibuat pada abad ke tujuhbelas, dan karam di dekat Madagaskar pada tahun 1652. Replika ini dibuat pada tahun 1985 di Makkum, Belanda, untuk meramaikan acara musium udara terbuka di Jepang. Sejak tahun 2003, replika Prins Willem bersandar di pelabuhan Den Helder. * PEMBERONTAK ALJAZAIR TEWASKAN 14 TENTARA Di Aljazair, sedikitnya empatbelas militer tewas menyusul serangan kelompok pemberontak muslim. Demikian pemberitaan dua koran Aljazair. Suatu pasukan militer, di wilayah Tipaza, sekitar 70 kilometer sebelah Barat ibukota Aljir, masuk ke dalam perangkap. Menurut harian El Walan jumlah korban 14 orang tewas. Sementara menurut koran lain, El Khabar, koran tewas 20 orang. Setelah mengalami suasana relatif aman selama dua bulan, jumlah insiden kekerasan di Aljazair kembali meningkat. Bulan lalu, kelompok pemberontak muslim berhasil menewaskan delapan belas militer di Aljazair Timur. Menurut dugaan, para pemberontak mempunyai kaitan dengan gerakan teror Al Qaida. * KECELAKAAN BUS DI SPANYOL Dipastikan delapan warga Belanda tewas dan 42 penumpang luka-luka pada sebuah kecelakaan bus di dekat Barcelona, Spanyol. Kecelakaan ini terjadi di jalan bebas hambatan di kawasan San Pol del Mar. Menurut polisi, supir bus tersebut berpengalaman dan tidak dalam keadaan mabuk ketika kecelakaan terjadi. Menurut juru bicara perusahaan bus bersangkutan, sebagian besar penumpang luka tidak memakai sabuk pengaman. * KEBAKARAN DI TEXAS Di negara bagian Texas, Amerika Serikat, hampir 72 ribu penduduk kota Byan dievakuasi menyusul kebakaran di gudang kimia. Di gudang ini terdapat sejumlah besar amonium nitrat yang bisa menyebabkan ledakan dan gas beracun. Akibat kebakaran, awan oranye menyelimuti langit dan masih terlihat dari jarak ratusan kilometer. Ketika pemadam kebakaran tidak bisa memadamkan api, evakuasi langsung dilaksanakan. Sebagian besar penduduk ditampung di area Universitas A&M Texas. Sepuluh orang harus dilarikan ke rumah sakit berkaitan dengan masalah pernapasan. * BERITA BURSA Tak lama setelah dibuka, indeks AEX Amsterdam untung 0,1% pada 284 poin. Frankfurt, Paris, London turun 0,3%. Bursa Tokyo ditutup Jumat dengan keuntungan. Indeks Nikkei naik 1,9% lebih tinggi pada 10.356 poin. 1 Eur = USD 1,41 1 Eur = Rp. 14.034,- 1 USD = Rp.9.942,- * KAPAL VOC TERBAKAR DAN EKONOMI INDONESIA TUMBUH PESAT Di halaman muka, harian Belanda NRC Handelsblad terbaca berita tentang terbakarnya replika kapal VOC Prins Willem. Replika yang terbakar Jumat dini hari ini merupakan objek wisata penting di Den Helder. Menurut pemilik, kerugian mencapai jutaan euro. Sampai sekarang, penyebab kebakaran ini masih belum diketahui. "Api menjalar dari dapur di dek terbawah," kata juru bicara kepolisian Belanda Utara kepada NRC Handelsblad. Sementara itu, Hens Vis, pengawas kapal tersebut, masih bertanya-tanya, "Mungkin terjadi korslet, tapi dari mana? Kalau malam, yang menyala cuma lemari pendingin," katanya dikutip harian Trouw. Replika kapal Prins Willem ini terletak di Museumhaven (atau Pelabuhan Museum) Willemsoord. Tiap tahunnya, kapal ini menarik puluhan ribu pengunjung. "Pada malam hari menara pengawas kapal ini sangat indah. Sedangkan siang harinya, kapal akan penuh dengan pengunjung," kata direktur Museumhaven. Prins Willim adalah kapal VOC pada abad ke-17. Pada 1984 dan 1985 replika kapal ini dibuat di Nagasaki Holland Village di Jepang. Pada 2003 replika ini baru didatangkan ke Den Helder dan menjadi kepemilikan Libema. Mereka berencana membangun kembali replika ini, "Sayangnya asuransi senilai 3 juta euro tetap belum cukup untuk pembangunan kembali," kata juru bicara Libema. Beralih ke Indonesia. Krisis ekonomi global hampir tidak terasa di Indonesia, demikian tulis harian NRC Handelsblad di halaman Ekonomi. "Indonesia berhasil menghadapi krisis ekonomi dengan sangat baik," kata Joachim von Amsberg, direktur Bank Dunia untuk Indonesia. "Dari semua negara besar, Indonesialah yang paling sedikit terkena dampak krisis," lanjutnya lagi. Salah satu sebabnya adalah karena Indonesia memiliki sektor industri yang variatif. Dan berbeda dengan negara-negara berkembang lain, ekspor Indonesia ke Barat relatif sedikit. Von Amsberg antusias dengan cara pemerintah Indonesia menangani krisis, I ndonesia sudah sejak dini berusaha menekan risiko," katanya memuji kebijakan Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati. Pengaruh krisis di Indonesia hanya terasa pada sejumlah bidang tertentu: perusahaan eksport-import dan orang-orang yang menginvestasikan uang di luar negeri. "Kami menyebutnya krisis untuk orang kaya," kata Patricia Susanto, konsultan keuangan dari Jakarta Consulting. Pakaian mahal, perhiasan, mobil, dan liburan mewah memang ditinggalkan, tapi selebihnya, hidup berjalan normal di Indonesia. Tidak hanya itu, peran Indonesia dalam perekonomian internasional juga makin besar. Bankir Morgan Stanley sempat menulis laporan bahwa Indonesia bisa jadi negara masa depan yang perkembangan ekonominya bisa diandalkan, menyusul Brasil , Rusia, India, dan Cina. "Indonesia sudah mengejar ketinggalan," kata Von Amsberg. "Beberapa tahun ke depan Indonesia harus diperhitungkan dalam bisang ekonomi." Demikian NRC Handelsblad dan sekian pula Tinjauan Pers kali ini. * APAKAH BARACK OBAMA WARGA AMERIKA? Barack Obama bukanlah warga Amerika Serikat jadi tidak bisa jadi Presiden Amerika Serikat. Demikianlah pernyataan sebuah kelompok yang menamakan diri "birthers". Apakah pernyataan ini berdasar? Apa arti semua ini bagi masa depan Partai Republik? Laporan Davion Ford "Birthers" adalah sebuah kelompok kecil yang terdiri dari orang-orang yang percaya dengan teori konspirasi. Mereka meragukan kewarganegaraan Obama. Ini menjadi dasar untuk mempertanyakan kesahan Barack Obama sebagai presiden Amerika. UUD Amerika menetapkan presiden haruslah warga negara Amerika Serikat. Namun, UUD tidak mengatur secara rinci bagaimana seseorang bisa mendapat kewarganegaraan Amerika karena kelahiran. Karena dasar ini mereka meragukan kewarganegaraan Obama. Legal evidence Undang-undang mengatur orang bisa mendapat kewarganegaraan Amerika apabila ia lahir di wilayah Amerika atau apabila setidaknya salah satu orang tua warga negara Amerika. Barack Obama lahir pada 1961 di Honolulu yang terletak di negara bagian AS Hawaii. Bapaknya warga Kenya. Ibunya warga Amerika. Jadi, tidak diragukan lagi Obama adalah warga Amerika. Kelompok Birthers tidak percaya dengan dokumen resmi Obama. Mereka menyatakan Obama sebenarnya lahir di Kenya atau Indonesia. Jadi bukan warga Amerika dan tentu saja tidak bisa menjadi presiden. Mereka tidak perduli dengan fakta bahwa kalaupun Obama lahir di luar negeri, tapi karena salah satu orang tuanya warga Amerika ia tetap menjadi warga Amerika. Ilmuan politikologi Profesor Charles Taylor dari Universitas Wisconsin-Madison mengatakan Kelompok Birthers tidak peduli dengan logika atau bukti: Birthers clip 1 Negara bagian Hawaii menyatakan akte kelahiran Obama sah. Kelahiran Obama juga diumumkan di dua koran Honolulu pada waktu itu...Buktinya banyak sekali. Hanya sekelompok kecil masyarakat saja yang percaya dengan tuduhan itu. Gerakan Kelompok Birther mungkin tidak begitu populer di Amerika. Tapi itu bukan berarti ini adalah gerakan sambil lalu saja. Jurnalis kawakan CNN Lou Dobbs memperbesar kontroversi dengan melemparkan pertanyaan tentang kewarganegaraan Obama. Presentator acara radio beraliran kanan Rush Limbaugh juga sering mengangkat topik ini dalam acaranya. Plin-plan Kelompok konservatif yang memang sudah tidak senang dengan terpilihnya Obama sebagai presiden dengan senang hati menerima semua rumor yang menjelekkan Obama. Dalam kampanyenya Obama harus menghadapi berbagai tuduhan mulai dari rasis, pemakai narkoba, sampai dituduh homo. Semua tuduhan itu ditangkis oleh tim kampanye Obama yang berpengalaman. Prof. Franklin menyatakan, tuduhan yang dilontarkan untuk Obama sudah begitu banyak. Sangat jelas betapa tuduhan-tuduhan itu tidak konsisten: Birthers clip 2 Masih ada contoh lain. Ia digosipkan muslim. Tapi pada saat bersamaan ia dapat masalah karena seorang pendeta di gerejanya adalah orang yang kontroversial. The GOP's dilemma Rumor yang dilancarkan Kelompok Birther ini hanya populer di kalangan konservatif Partai Republik. Jumlahnya secara keseluruhan tidak lebih dari 1/3 jumlah pemilih Partai Republik. Berbagai rumor ini bisa menjadi masalah bagi partai tersebut. 2/3 pemilih sama sekali tidak mendukung berbagai langkah yang diambil kelompok kecil pemilih itu. Namun demikian, para politisi dari Kubu Republik merasa tetap perlu untuk melancarkan pernyataan beraliran kanan untuk mempertahankan elektorat mereka. Menurut Profesor Franklin para politisi ini harus mulai berhati-hati. Birthers clip 3 Tantangan yang dihadapi pemimpin Partai Republik adalah bagaimana mengembalikan imago mereka sebagai partai yang bertanggung jawab dan rasional. Mereka harus bisa membedakan suara mana yang merupakan suara mayoritas para pemilih. Gerakan the Birther mungkin gagal meyakinkan banyak orang bahwa Obama bukan warga Amerika. Namun, serangan ini tetap menimbulkan akibat sampingan. Pernyataan mereka menguatkan sentimen negatif terhadap Presiden Obama yang memang sudah dirasakan oleh sebagian kecil masyarakat di Amerika Serikat. * GAYPRIDE AMSTERDAM 2009 BAGI EMANSIPASI KAUM HOMO BELANDA Homoseksualitas legal di Belanda. Dilindungi oleh hukum dan UU. Ada menteri yang terang-terangan lesbian, walikota yang homo, pernikahan sejenis yang legal dan pasangan homo boleh mengadopsi anak. Walaupun demikian perayaan GrayPride 2009 yang ke-14 tahun ini di Amsterdam untuk meningkatkan emansipasi kaum homo masih diperlukan karena tidak saja dari kalangan politik, dari kalangan gereja maupun di masyarakat masih saja ada kelompok yang anti- gay. Demikian perbincangan rekan Alfons Lasedu dengan Jean van de Kok. Jean van de Kok ( JvdK) : Maksud dari GayPride adalah untuk memajukan emanisipasi kaum gay di Belanda. Tujuannya adalah untuk memberi gambaran salah satu sisi kehidupan gay yang menarik karena menunjukkan kehidupan "happy" yang gembira ( red: gay berarti gembira), walaupun tentu saja ada negatif juga dari kehidupan seorang gay, juga di Belanda. Selama perayaan GayPride yang berlangsung hampir seminggu yang diperlihatkan kepada dunia luar adalah sisi positif dari gay-lifestyle itu. Alfons Lasedu (AL): Mengenai emansipasi gay di Belanda, di mana homoseksualitas adalah hal yang legal, apakah masih perlu Gay Pride di Belanda? JvdK: Masih perlu. Karenaini bisa mendukung emansipasi kaum gay, dan juga bisa menunjukkan pada dunia luar bahwa kaum gay masih ada. Dunia luar sering sekali melupakan bahwa ada golongan minoritas yang masih merasa belum disamakan dengan kelompok mayoritas. Diskriminasi itu sekarang terutama terletak di bidang terselubung, di bidang yang tidak terbuka. Bukan di masalah mengadopsi anak dan sebagainya, tapi misalnya ada gay yang diganggu anak-anak Maroko, sampai harus pindah rumah. Itu kan masih sering terjadi di Amsterdam. Inilah yang menjadi tujuan emansipasi kaum gay selama Gay Pride. AL: Berbicara mengenai diskriminasi terhadap kaum gay, majalah untuk kaum gay muda, Expreszo, menyebutkan, 40% menganggap citra Belanda sebagai negara yang ramah terhadap kaum gay dirusak oleh pengaruh islam. Pendapat Anda bagaimana? JvdK: Karena pendatang Islam saat ini di Belanda adalah kelompok paling vokal dalam hal anti-gay. Terutama kelompok mudanya. Jadi orang Belanda dan orang di luar Belanda menganggap citra Belanda dan Amsterdam sebagai ibukota gay sudah tercoreng karena ulah kelompok-kelompok minoritas. Citra gay Amsterdam sekarang sudah tertinggal dibanding Paris, yang punya walikota gay, dan Berlin - kota yang sangat maju dalam emansipasi gay. Versi lengkap audio wawancara ini bisa Anda klik di www.ranesi.nl * METODE BARU MELAWAN MALARIA Pengembangan vaksin malaria tampak mendekati tahap akhir. Penelitian Universitair Medisch Centrum St. Radboud di Nijmegen menunjukkan ternyata melindungi manusia sepenuhnya dari infeksi malaria cukup mudah. Laporan Willemien Groot. Setiap tahun sekitar satu juta penduduk dunia meninggal akibat malaria. Korban utama adalah anak-anak yang daya tahan tubuhnya belum kuat. Untuk menghadapi penyakit malaria, tim peneliti memilih strategi baru. Mereka menguji apakah mungkin mempercepat kekebalan tubuh manusia terhadap penyakit tersebut. Dan ternyata itu mungkin. Terobosan Malaria disebar nyamuk malaria, yang 'memasukkan' parasit malaria ke dalam tubuh manusia lewat darah. Sukarelawan yang belum pernah terjangkit malaria dan tidak memiliki zat kekebalan tubuh, beberapa kali diberikan gigitan nyamuk malaria. Pada waktu bersamaan mereka juga diberi obat anti malaria, chloroquine. Tubuh mereka mengembangkan kekebalan dan tidak jatuh sakit. Beberapa bulan kemudian, mereka kembali diberi gigitan nyamuk, kini tanpa perlindungan obat-obatan. Kekebalan tubuh mereka ternyata memberi cukup perlindungan, kata pemimpin penelitian Robert Sauerwein dari bagian Parasitologi, Universitair Medisch Centrum St. Radboud di Nijmegen. Menurut tim peneliti rahasianya terletak di sekolompok sel antibodi, yang juga disebut sel T, sel multi-fungsional. Sel-sel ini harus menghancurkan zat putih telur pembawa penyakit. Penelitian Nijmegen menarik karena sukarelawan divaksinasi dengan parasit sesungguhnya, jadi tidak menggunakan bibit penyakit buatan dari zat putih telur. Tujuannya adalah menggunakan parasit yang sudah sengaja diperlemah untuk membangkitkan kekebalan tubuh. Sama seperti penggunaan virus influenza yang sudah diperlemah untuk menghasilkan vaksin influenza. Efektif Terutama cepatnya proses pengembangan kekebalan tubuh merupakan terobosan besar, kata Profesor Sauerwein. Robert Sauerwein: "Yang kami lakukan adalah memakai parasit malaria untuk mengembangkan kekebalan tubuh manusia. Itu kami lakukan dengan gigitan nyamuk. Juga penting untuk menyatakan bahwa kami belum menemukan vaksin malaria. Tapi kami berhasil menemukan metode baru yang lebih efisien yang bisa membangkitkan kekebalan tubuh terhadap malaria." Kekebalan tubuh Penelitian meniru proses di mana orang terinfeksi dan mengembangkan kekebalan tubuh. Dalam waktu tiga bulan tim sukarelawan digigit nyamuk sebanyak 45 kali. Itu tidak banyak. Menurut Sauerwein orang yang berada di kawasan tropis bisa digigit sampai seratus kali per malam. Itulah cara mereka mengembangkan kekebalan. Tapi proses itu berlangsung lima sampai sepuluh tahun. Beberapa sukarelawan mengalami apa yang dianggap orang lain sebagai wajar. Sukarelawan yang digigit nyamuk tanpa diberi obat choloroquine, benar-benar terjangkit malaria. Tapi menurut Sauerwein, setelah perawatan, mereka sembuh tanpa mengalami komplikasi. Parasit Menurut parasitolog Dr. Petra Mens dari Pusat Penelitian Biomedis dari Koninklijk Instituut voor de Tropen, KIT, penemuan tadi suatu langkah maju. Sekarang tantangan besar adalah pengembangan vaksin yang bisa memberikan perlindungan untuk jangka lama. Sejauh ini penelitian baru mencakupi satu bulan setelah penularan. Petra Mens: "Ini berarti orang hanya dilindungi selama satu bulan. Dipertanyakan apakah kami juga bisa memberi perlindungan untuk waktu lama. Di Afrika orang secara kontinu tertular virus yang dibawa nyamuk. Tidaklah mungkin memberi orang tersebut vaksin setiap setengah tahun. Apalagi di kawasan luas seperti Afrika, Asia Tenggara dan Amerika Selatan." Menurut Dr. Mens, penelitian tidak hanya bermanfaat bagi ilmuwan di Eropa tapi juga bagi orang lain di dunia yang setiap tahun dilanda malaria. Setiap tahun, penyakit ini menewaskan satu juta korban jiwa dan membuat sakit 30 juta orang lainnya. Memang, penemuan Nijmegen belum bisa membantu mereka, tapi menurut Sauerwein pengembangan vaksin sudah di ambang pintu. Robert Sauerwein: "Sekarang kami berusaha tidak lagi menggunakan gigitan nyamuk sebagai cara menyuntik. Kini kami ingin menggunakan parasit sehingga bisa diberikan ke pasien melalui suntikan. Untuk itu kami telah menghubungi perusahaan Amerika yang menguasai teknologi itu. Selain itu kami tidak lagi ingin memakai obat chloroquine untuk memperlemah parasit malaria, karena di Afrika banyak perlawanan terhadap obat tersebut. Kami ingin memakai metode baru untuk memperlemah parasit malaria. Itu bisa dilakukan dengan misalnya melumpuhkan parasit dengan manipulasi genetik atau radiasi radioaktif." Resistensi Menurut Sauerwein, suntikan dengan parasit yang sudah diperlemah itu, sama efektifnya seperti gigitan nyamuk dengan perlindungan obat anti malaria. Vaksin bisa membantu di mana orang kebal terhadap obat anti malaria tertentu. Dalam keadaan normal, parasit hilang dari tubuh manusia setelah tiga hari. Di Afrika, dokter tidak lagi menganjurkan chloroquine, karena parasit sudah kebal terhadap obat tersebut. Selalu bisa timbul varian resisten. Sementara vaksin di dalam tubuh manusia juga belajar memberantas penyakit tersebut. * WARISAN DUNIA - BUKU ANNE FRANK UNESCO, memasukkan Buku Harian Anne Frank dalam Daftar Ingatan Dunia. Daftar organisasi PBB yang mengurus masalah pendidikan, ilmu dan budaya ini, mencakup 193 dokumen. Semua dokumen tersebut dianggap penting dalam perjalanan sejarah umat manusia. Dalam daftar UNESCO terbaru yang terbit Kamis 30 Juli 2009, juga termasuk beberapa dokumen lainnya, di antaranya Magna Carta dan lagu Nibelungen. Magna Carta adalah jaminan kebebasan berpolitik yang dicanangkan pada tahun 1215, oleh Raja Inggris John Lackland, pada rakyatnya. Sedang lagu Nibelungen adalah epos kepahlawanan Jerman, yang digubah pada abad pertengahan. Buku Harian Anne Frank selalu masuk dalam daftar sepuluh buku paling laris, di seluruh dunia. Menurut UNESCO, buku ini memberi gambaran lengkap tentang kehidupan sehari-hari di Belanda, selama masa Perang Dunia Kedua. Buku ini juga menunjukkan dampak pendudukan Nazi Jerman pada kehidupan seseorang. Pada hari Kamis yang sama, sebelumnya tersiar berita tentang ditemukannya bekas barak penampungan di Kamp Westerbork. Sebelum dideportasi ke kamp pemusnahan Auschwitz dan selanjutnya ke Bergen Belsen, Anne Frank sempat ditempatkan di kamp tersebut. Upaya pencarian barak tersebut kembali muncul, ketika bulan lalu kamp tempat Anne Frank bekerja terbakar habis. Anne Frank meninggal pada usia 14 tahun, di Bergen Belsen, beberapa saat sebelum kamp tersebut dibebaskan oleh tentara sekutu pada tahun 1945. UNESCO juga memasukkan Catesismo Cortico ke dalam daftar warisan budaya dunia. Dokumen ini adalah buku pertama yang menggunakan bahasa Papiamento. Bahasa ini digunakan oleh sekitar seperempat juta manusia di Antila Belanda dan Aruba. Menurut UNESCO, terjemahan Katekismus Katolik pada tahun 1826 dan 1837 ini berdampak besar pada sejarah Aruba, Bonaire dan Curacao. UNESCO menilai, buku ini merupakan tonggak sejarah penting dalam perkembangan bahasa Papiamento. Dari bahasa lisan, menjadi salahsatu bahasa resmi di Antila. * IMBAUAN DI FACEBOOK AGAR TIDAK TAKUT TEROR Pemboman di dua hotel mewah Jakarta baru-baru ini masih saja menyibukkan benak warga Indonesia. Berbagai cara mereka lakukan. Di program facebook muncul jaringan untuk mengajak orang Indonesia bersatu dan tidak gentar terhadap teror. Nama jaringan atau 'jargon" yang dipakai adalah 'Indonesiaunite' yang artinya Indonesia bersatu. Salah seorang yang ikut anggota jaringan yang sangat cepat menyerap anggota ini adalah Oki Hartanto, seorang fotografer Majalah Area dan Juice. Motif utama Oki bergabung adalah untuk mendukung rasa nasionalisme. Di samping itu untuk menyatakan rasa tidak gentar terhadap terorisme. "Itu aja sih kenapa saya ngedukung itu, " tandasnya. Oki Hartanto mengatakan ia memang tidak takut terhadap para teror. Ia merasa 'fine-fine aja" dan tidak akan paranoid, sehinga takut bepergian dan keluar rumah. Saat bom terjadi ia berada di Bali, tapi ia tetap naik pesawat. Oki: "Pas hari itu biasa aja, walaupun banyak pesawat delay (tertunda,red). Tapi saya tetap pulang ke Jakarta." Fografer Majalah Area dan Juice ini menduga pengikut jaringan Indonesiaunite akan bertambah. Alasannya karena jaring facebook sangat digandrungi di Indonesia. Lagi pula topiknya atau menurut istilah Oki, 'jargonnya' cukup populer pula. Oki: 'Udah lama kita nggak punya jargon-jargon sendiri. Ya kita kan terakhir punya jargon beberapa tahun yang lalu. Itu juga nggak terlalu berhasil." Jurnalis ini menilai sejak terjadi bom di Jakarta nama Indonesia di media internasional memburuk. Ini tidak berarti bahwa media internasional bersikap negatif terhadap Indonesia, tambahnya. Oki: "Karena berita itu, kesannya negatif tentang Indonesia. Situasinya sama saja dengan di Bangkok dulu .Malah 1998 lebih parah lagi " Pada Nopember 2008 para demonstran menduduki bandara Bangkok. Dan pada 1998 terjadi kerusuhan besar di Jakarta dan di kota-kota besar lain di Indonesia. Facebook, dalam hal ini internet, digunakan sebagai media untuk menyerukan persatuan, karena bisa menjangkau orang banyak. Namun demikian, Oki juga menyadari, dibandingkan dengan jumlah total penduduk Indonesia, yang terjangkau hanya sedikit saja. Untuk mendengarkan klik.. * SBY TENGGANG RASA PADA ISLAM POLITIK Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dalam telewicara dengan pimpinan daerah memerintahkan para kepala daerah dan aparat keamanan di semua tingkatan agar meningkatkan pemberantasan terorisme. Elit politik, termasuk partai politik dan ormas-ormasnya, diharapkan bersatu menghadapi teror. Namun, yang menarik, tidak satu pun partai berbasis Islam yang secara resmi mengutuk keras aksi bom di Hotel Marriot dan Ritz-Carlton, termasuk PKS yang akan berkoalisi dalam pemerintahan SBY kedua nanti. Sebaliknya, SBY justru tampak tenggang rasa dengan dua ormas Islam terbesar, Nadhatul Ulama dan Muhammadiyah, yang mengutuk bom 17 Juli tersebut. SBY dan Islam politik berada pada titik simbiosis yang ganjil. Laporan Aboeprijadi Santoso dari Jakarta. Presiden SBY tampaknya lebih mengutamakan amarahnya terhadap teror yang mengganggu ketenteraman negara mau pun kenyamanan dirinya pertengahan Juli lalu, ketimbang menggalang persatuan. Pekan saat terjadinya Jumat Hitam 17 Juli itu merupakan pekan pertama kemenangannya dalam pilpres menurut Quick Count. Pekan itu juga, istrinya, Ibu Ani, berulangtahun. Dan juga pada pekan itulah SBY dibanjiri ucapan selamat dari seluruh penjuru dunia, termasuk dari tokoh yang diharapkannya akan menjadi sohibnya, Presiden Barrack Obama dari Amerika Serikat. Singkatnya pekan itu adalah pekan paling membahagiakan, the happiest week ever, bagi SBY, a tapi tiba tiba bom laknat 17 Juli membuyarkan semua itu. Tak heran, SBY dalam pernyataan pertama hari itu juga, lebih memuntahkan kutukan dan peringatan terhadap "Drakula" ketimbang mengajak negara dan masyarakat bersatu. Kini, tepat dua pekan setelah teror tersebut, SBY bersuara ke penjuru Nusantara agar masyarakat waspada dan bersatu. Sakit hati pada PKS Maka kalangan pengamat, dengan rasa resah, mencatat, mengapa SBY diam seribu bahasa terhadap Islam politik? Sebenarnya SBY tidaklah membisu. Sumber sumber kami di kalangan Partai Demokrat menduga kuat, SBY cukup sakit hati pada PKS yang diam ketika beberapa tokohnya mengangkat isu jilbab istrinya dan menuduh Ibu Boediono Katolik. Apalagi ketika salah satu tokoh PKS nyeletuk: "... ngambil dari kolong jembatan mana tuh? ..." saat menanggapi SBY memilih Boediono sebagai Cawapres. Secara formal, semua isu itu sudah terkubur, namun mau tak mau tersisa tenggang rasa, antara sang presiden dengan PKS, calon mitra koalisinya yang terpenting dalam pemerintahan mendatang ini. Sebaliknya kalangan di Jakarta juga mencatat tenggang rasa, bahkan kekesalan di pihak SBY dan kubunya terhadap Nadhatul Ulama dan Muhammadiyah, dua ormas Muslim yang paling bersejarah dan terbesar di Indonesia ini. Sejak 2004, SBY tak pernah bersilahturahmi dengan bertandang ke kedua ormas Islam, yang menjadi icon citra Islam moderatnya bangsa Indonesia ini. Apalagi saat Pilpres yang lalu, kedua ormas tersebut terang terangan mendukung pasangan JK-Wiranto, yang membuat SBY, dan banyak kalangan bertanya-tanya, mengapa mereka menyalahi khitoh, alias amanah mereka sendiri, dengan cara terjun ke politik praktis? Benarkah SBY tak peduli akan suara tokoh tokoh NU, seperti juga suara bos Muhammadiyah Din Syamsuddin, yang tegas mengutuk teror, sementara SBY membiarkan PKS diam soal teror? Pertanyaan-pertanyaan ini penting menjelang tampilnya pemerintahan koalisi SBY-kedua nanti. PKS mengklaim dirinya layak dianggap sebagai partai pertama sejak Masyumi, yang sejatinya merupakan Partai Islam, sedangkan yang lain-lain dianggap "hanyalah" partai atau ormas yang merangkul ummat Islam sekadar dengan bendera dan retorika Islam saja. Kalangan PKS misalnya lebih berorientasi ke Timur Tengah yang menafikan klaim Indonesia sebagai "negara Islam terbesar" karena dinilai tidak konsekuen mendukung perjuangan Palestina. Padahal diplomasi Indonesia, dan klaim SBY, justru bertumpu pada icon bahwa Indonesia adalah negara Muslim terbesar yang moderat dan demokratis. Dengan kata lain, di mata PKS, Indonesia harus menjadi negara Islam terlebih dulu sebelum naik ke panggung dunia dengan klaim seperti itu. Berdakwah dan berpolitik PKS dalam prakteknya adalah kekuatan yang berpolitik untuk berdakwah, sekaligus berdakwah dengan berpolitik. Artinya, PKS harus terjun ke masyarakat, dan ke dalam negara untuk memperoleh kekuasaan dalam rangka berdakwah, dan untuk bernegara dalam rangka berdakwah. Amanah inilah yang membedakan PKS dengan NU dan Muhammadiyah yang, paling kurang secara retorika, justru berdakwah tanpa berambisi melakukannya dengan menguasai aparat negara. Maka masuk akal, apabila SBY bingung dan menuduh NU dan Muhammadiyah "memasuki politik praktis" dengan mendukung JK-Wiranto. "Saya kecewa," ungkap SBY kepada Menteri Agama Muftah Basyuni, tanpa merincikan kekecewaannya, dan orang pun mahfum mengapa dia kecewa. SBY rupanya merasa tak sepenuhnya yakin untuk bersanding sebagai pengantin PKS dalam pemerintahan baru Oktober nanti, meski pun dia dapat menggalang dukungan dari mitra koalisi yang lain, seperti PKB yang lemah sejak ditinggalkan Gus Dur, PAN yang terbelah, dan PPP yang sering plin plan. Apalagi, PKS juga partai yang sedang bertumbuh-kembang, kadernya menurut salah satu pendirinya Mashadi, masih sekitar 200 ribuan. Dan justru momentum saat inilah, saat menjadi mitra terpenting dari partai terbesar yang akan berkuasa inilah, yang merupakan peluang bagus bagi PKS untuk berkonsolidasi ke dalam mau pun ke luar. Itu sebabnya, PKS sangat gerah dan menolak keras ketika SBY mengirim Hatta Rajasa untuk merayu PDI-Perjuangan, dan ketika SBY membuka pintu kepada Golkar, baik sebelum Pilpres, mau pun sekarang, saat Golkar masih bimbang mau ikut jadi gerbong SBY atau mau jadi oposisi. Partai bersayap-sayap Tapi PKS juga merupakan partai yang bersayap-sayap dan berpotensi. Dia bersayap-sayap, karena hanya sebagian elitnya berkiblat pada Kitab Suci yang universal, alias beraspirasi ideologis, sedangkan sebagian elit PKS yang lain, dalam istilah Mashadi, dinilai "hedonis", alias lebih suka bersejahtera dan berkuasa-ria, ketimbang membangun negara berdasar Islam. Apalagi tokoh mau pun banyak massa pendukungnya di daerah sesungguhnya kurang peduli "Negara Islam", tapi lebih mengutamakan pelayanan masyakarat, seperti membantu koperasi, ambulans gratis bagi warga yang sakit, tampil aktif di kala bencana dan sebagainya. SBY tentu menyadari potensi dan watak jamak PKS tersebut. Karenanya, dia juga memerlukannya di saat leveragenya memuncak dengan terpilihnya kembali dia sebagai presiden yang dikawal mayoritas kuat di DPR. Mirip Sukarno dan PKI Walhasil, SBY dan PKS berada dalam hubungan simbiosis dan kontradiktif. Dalam bahasa sederhananya: keduanya saling memerlukan dan saling wasangka. Mirip Sukarno dan PKI pada tahun 60an. SBY dan PKS itu saling "benci", semacam benci, tapi sekaligus juga bener bener cinta. Keduanya saling merangkul, agar mampu membendung satu sama lain. Bagi SBY, ini perlu agar kredibel di mata dunia Barat mau pun di dalam negeri. Tapi bagi PKS itu pun perlu dalam rangka membeli waktu untuk mengkukuhkan dan memperluas pengaruhnya. Dinamika inilah yang menanti kita dalam periode SBY-Kedua nanti. --------------------------------------------------------------------- Radio Nederland Wereldomroep, Postbus 222, 1200 JG Hilversum http://www.ranesi.nl/ http://www.radionetherlands.nl/ Keterangan lebih lanjut mengenai siaran radio kami dapat Anda peroleh melalui [email protected] Copyright Radio Nederland Wereldomroep. ---------------------------------------------------------------------
