---------------------------------------------------------------------

WARTA BERITA RADIO NEDERLAND WERELDOMROEP
Edisi: Bahasa Indonesia

Ikhtisar berita disusun berdasarkan berita-berita yang disiarkan oleh
Radio Nederland Wereldomroep selama 24 jam terakhir.

---------------------------------------------------------------------

Edisi ini diterbitkan pada:

Jumat 31 Juli 2009 13:50 UTC



** 2,5 TAHUN UNTUK AGUS IMAM SOLIHIN

** PUTUSAN AUNG SAN SUU KYI DITUNDA

** ZELAYA MINTA BANTUAN AMERIKA

** TINJAUAN PERS: KAPAL VOC TERBAKAR DAN EKONOMI INDONESIA TUMBUH PESAT

** GEMA WARTA TOPIK INTERNASIONAL: APAKAH BARACK OBAMA WARGA AMERIKA?

** GEMA WARTA TOPIK INTERNASIONAL: GAYPRIDE AMSTERDAM 2009 BAGI EMANSIPASI KAUM 
HOMO BELANDA 

** GEMA WARTA TOPIK INTERNASIONAL: METODE BARU MELAWAN MALARIA

** GEMA WARTA TOPIK INTERNASIONAL: WARISAN DUNIA - BUKU ANNE FRANK

** GEMA WARTA TOPIK INDONESIA: IMBAUAN DI FACEBOOK AGAR TIDAK TAKUT TEROR

** GEMA WARTA TOPIK INDONESIA: SBY TENGGANG RASA PADA ISLAM POLITIK



* 2,5 TAHUN UNTUK AGUS IMAM SOLIHIN

Agus Imam Solihin, pemimpin sekte Satria Piningit diganjar 2,5 tahun hukuman 
penjara atas tuduhan pelecehan agama. Menurut hakim Agus Solihin melecehkan 
Islam dengan mengimbau pengikutnya melakukan hubungan seks kolektif. Selain 
itu, ia juga berceramah dengan hanya memakai celana dalam, dan menyebut sholat 
dan puasa tidak perlu dilakukan. Ia didakwa dengan hukuman lebih berat, tapi 
hakim di Jakarta mempertimbangkan fakta bahwa Agus Solihin tidak aktif 
menyebarkan ajarannya, pengikutnyalah yang mendatanginya. Selain itu, pelaku 
juga menyangkal pernyataan bahwa ia adalah Tuhan.


* PUTUSAN AUNG SAN SUU KYI DITUNDA

Di Myanmar putusan pengadilan terhadap pemimpin oposisi Aung San Suu Kyi 
ditunda sampai 11 Agustus. Hal itu dinyatakan pengadilan Rangoon. Suu Kyi 
dituntut karena menerima kunjungan seorang Amerika pada periode tahanan rumah. 
Pemenang Nobel ini terancam hukuman 5 tahun penjara. Kemungkinan lain adalah 
periode tahanan rumahnya diperpanjang.


* ZELAYA MINTA BANTUAN AMERIKA

Presiden Honduras terkudeta Manuel Zelaya meminta bantuan Amerika Serikat untuk 
menghentikan represi di negaranya. Zelaya menyatakan hal tersebut pada 
pembicaraan dengan delegasi Amerika di ibukota Nikaragua Managua. Permintaan 
Zelaya tersebut menyusul kekerasan yang dilakukan militer Honduras terhadap 
pengunjuk rasa di Tegucigalpa. Sekitar 2 juta pendukung Zelaya berunjuk rasa di 
sana dan memblokir jalan. Militer menggunakan tank dan gas airmata untuk 
mengusir pengunjuk rasa. Sejumlah pengunjuk rasa luka-luka dan tiga puluh 
ditangkap. 

Sedangkan Kamis lalu, Roberto Micheletti, yang memimpin kudeta, menyatakan 
bersedia menerima delegasi untuk membicarakan masalah krisis politik di 
Honduras.


* REPLIKA KAPAL VOC JADI ABU

Di Den Helder, Belanda, replika kapal VOC Prins Willem habis terbakar. Barisan 
pemadam kebakaran tidak bisa menguasai api, sehingga kapal kayu tersebut 
sepenuhnya hangus. Api muncul menjelang tengah malam, sementara penyebabnya 
masih belum diketahui. Beberapa jam kemudian api semakin berkobar luas. Kapal 
asli Prins Willem dibuat pada abad ke tujuhbelas, dan karam di dekat Madagaskar 
pada tahun 1652. Replika ini dibuat pada tahun 1985 di Makkum, Belanda, untuk 
meramaikan acara musium udara terbuka di Jepang. Sejak tahun 2003, replika 
Prins Willem bersandar di pelabuhan Den Helder.


* PEMBERONTAK ALJAZAIR TEWASKAN 14 TENTARA

Di Aljazair, sedikitnya empatbelas militer tewas menyusul serangan kelompok 
pemberontak muslim. Demikian pemberitaan dua koran Aljazair. Suatu pasukan 
militer, di wilayah Tipaza, sekitar 70 kilometer sebelah Barat ibukota Aljir, 
masuk ke dalam perangkap. Menurut harian El Walan jumlah korban 14 orang tewas. 
Sementara menurut koran lain, El Khabar, koran tewas 20 orang. Setelah 
mengalami suasana relatif aman selama dua bulan, jumlah insiden kekerasan di 
Aljazair kembali meningkat. Bulan lalu, kelompok pemberontak muslim berhasil 
menewaskan delapan belas militer di Aljazair Timur. Menurut dugaan, para 
pemberontak mempunyai kaitan dengan gerakan teror Al Qaida.


* KECELAKAAN BUS DI SPANYOL

Dipastikan delapan warga Belanda tewas dan 42 penumpang luka-luka pada sebuah 
kecelakaan bus di dekat Barcelona, Spanyol. Kecelakaan ini terjadi di jalan 
bebas hambatan di kawasan San Pol del Mar. Menurut polisi, supir bus tersebut 
berpengalaman dan tidak dalam keadaan mabuk ketika kecelakaan terjadi. Menurut 
juru bicara perusahaan bus bersangkutan, sebagian besar penumpang luka tidak 
memakai sabuk pengaman.


* KEBAKARAN DI TEXAS

Di negara bagian Texas, Amerika Serikat, hampir 72 ribu penduduk kota Byan 
dievakuasi menyusul kebakaran di gudang kimia. Di gudang ini terdapat sejumlah 
besar amonium nitrat yang bisa menyebabkan ledakan dan gas beracun. Akibat 
kebakaran, awan oranye menyelimuti langit dan masih terlihat dari jarak ratusan 
kilometer. Ketika pemadam kebakaran tidak bisa memadamkan api, evakuasi 
langsung dilaksanakan. Sebagian besar penduduk ditampung di area Universitas 
A&M Texas. Sepuluh orang harus dilarikan ke rumah sakit berkaitan dengan 
masalah pernapasan.


* BERITA BURSA

Tak lama setelah dibuka, indeks AEX Amsterdam untung 0,1% pada 284 poin. 
Frankfurt, Paris, London turun 0,3%. Bursa Tokyo ditutup Jumat dengan 
keuntungan. Indeks Nikkei naik 1,9% lebih tinggi pada 10.356 poin.

1 Eur = USD 1,41
1 Eur = Rp. 14.034,-
1 USD = Rp.9.942,-


* KAPAL VOC TERBAKAR DAN EKONOMI INDONESIA TUMBUH PESAT

Di halaman muka, harian Belanda NRC Handelsblad terbaca berita tentang 
terbakarnya replika kapal VOC Prins Willem. Replika yang terbakar Jumat dini 
hari ini merupakan objek wisata penting di Den Helder. Menurut pemilik, 
kerugian mencapai jutaan euro.

Sampai sekarang, penyebab kebakaran ini masih belum diketahui. "Api menjalar 
dari dapur di dek terbawah," kata juru bicara kepolisian Belanda Utara kepada 
NRC Handelsblad. Sementara itu, Hens Vis, pengawas kapal tersebut, masih 
bertanya-tanya, "Mungkin terjadi korslet, tapi dari mana? Kalau malam, yang 
menyala cuma lemari pendingin," katanya dikutip harian Trouw.
 
Replika kapal Prins Willem ini terletak di Museumhaven (atau Pelabuhan Museum) 
Willemsoord. Tiap tahunnya, kapal ini menarik puluhan ribu pengunjung. "Pada 
malam hari menara pengawas kapal ini sangat indah. Sedangkan siang harinya, 
kapal akan penuh dengan pengunjung," kata direktur Museumhaven.
  
Prins Willim adalah kapal VOC pada abad ke-17. Pada 1984 dan 1985 replika kapal 
ini dibuat di Nagasaki Holland Village di Jepang. Pada 2003 replika ini baru 
didatangkan ke Den Helder dan menjadi kepemilikan Libema. Mereka berencana 
membangun kembali replika ini, "Sayangnya asuransi senilai 3 juta euro tetap 
belum cukup untuk pembangunan kembali," kata juru bicara Libema.

Beralih ke Indonesia. Krisis ekonomi global hampir tidak terasa di Indonesia, 
demikian tulis harian NRC Handelsblad di halaman Ekonomi. "Indonesia berhasil 
menghadapi krisis ekonomi dengan sangat baik," kata Joachim von Amsberg, 
direktur Bank Dunia untuk Indonesia. "Dari semua negara besar, Indonesialah 
yang paling sedikit terkena dampak krisis," lanjutnya lagi.

Salah satu sebabnya adalah karena Indonesia memiliki sektor industri yang 
variatif. Dan berbeda dengan negara-negara berkembang lain, ekspor Indonesia ke 
Barat relatif sedikit. Von Amsberg antusias dengan cara pemerintah Indonesia 
menangani krisis, I ndonesia sudah sejak dini berusaha menekan risiko," katanya 
memuji kebijakan Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati. 

Pengaruh krisis di Indonesia hanya terasa pada sejumlah bidang tertentu: 
perusahaan eksport-import dan orang-orang yang menginvestasikan uang di luar 
negeri. "Kami menyebutnya krisis untuk orang kaya," kata Patricia Susanto, 
konsultan keuangan dari Jakarta Consulting. Pakaian mahal, perhiasan, mobil, 
dan liburan mewah memang ditinggalkan, tapi selebihnya, hidup berjalan normal 
di Indonesia.

Tidak hanya itu, peran Indonesia dalam perekonomian internasional juga makin 
besar. Bankir Morgan Stanley sempat menulis laporan bahwa Indonesia bisa jadi 
negara masa depan yang perkembangan ekonominya bisa diandalkan, menyusul Brasil 
, Rusia, India, dan Cina. "Indonesia sudah mengejar ketinggalan," kata Von 
Amsberg. "Beberapa tahun ke depan Indonesia harus diperhitungkan dalam bisang 
ekonomi."

Demikian NRC Handelsblad dan sekian pula Tinjauan Pers kali ini.


* APAKAH BARACK OBAMA WARGA AMERIKA?

Barack Obama bukanlah warga Amerika Serikat jadi tidak bisa jadi Presiden 
Amerika Serikat. Demikianlah pernyataan sebuah kelompok yang menamakan diri 
"birthers".  Apakah pernyataan ini berdasar? Apa arti semua ini bagi masa depan 
Partai Republik? Laporan Davion Ford
"Birthers" adalah sebuah kelompok kecil yang terdiri dari orang-orang yang 
percaya dengan teori konspirasi. Mereka meragukan kewarganegaraan Obama. Ini 
menjadi dasar untuk mempertanyakan kesahan Barack Obama sebagai presiden 
Amerika. UUD Amerika menetapkan presiden haruslah warga negara Amerika Serikat. 
Namun, UUD tidak mengatur secara rinci bagaimana seseorang bisa mendapat 
kewarganegaraan Amerika karena kelahiran. Karena dasar ini mereka meragukan 
kewarganegaraan Obama. 
Legal evidence
Undang-undang mengatur orang bisa mendapat kewarganegaraan Amerika apabila ia 
lahir di wilayah Amerika atau apabila setidaknya salah satu orang tua warga 
negara Amerika. Barack Obama lahir pada 1961 di Honolulu yang terletak di 
negara bagian AS Hawaii. Bapaknya warga Kenya. Ibunya warga Amerika. Jadi, 
tidak diragukan lagi Obama adalah warga Amerika. 
Kelompok Birthers tidak percaya dengan dokumen resmi Obama. Mereka menyatakan 
Obama sebenarnya lahir di Kenya atau Indonesia. Jadi bukan warga Amerika dan 
tentu saja tidak bisa menjadi presiden. Mereka tidak perduli dengan fakta bahwa 
kalaupun Obama lahir di luar negeri, tapi karena salah satu orang tuanya warga 
Amerika ia tetap menjadi warga Amerika. Ilmuan politikologi Profesor Charles 
Taylor dari Universitas Wisconsin-Madison mengatakan Kelompok Birthers tidak 
peduli dengan logika atau bukti: 
Birthers clip 1 Negara bagian Hawaii menyatakan akte kelahiran Obama sah. 
Kelahiran Obama juga diumumkan di dua koran Honolulu pada waktu itu...Buktinya 
banyak sekali. Hanya sekelompok kecil masyarakat saja yang percaya dengan 
tuduhan itu. 
Gerakan Kelompok Birther mungkin tidak begitu populer di Amerika. Tapi itu 
bukan berarti ini adalah gerakan sambil lalu saja. Jurnalis kawakan CNN Lou 
Dobbs memperbesar kontroversi dengan melemparkan pertanyaan tentang 
kewarganegaraan Obama. Presentator acara radio beraliran kanan Rush Limbaugh 
juga sering mengangkat topik ini dalam acaranya. 
Plin-plan
Kelompok konservatif yang memang sudah tidak senang dengan terpilihnya Obama 
sebagai presiden dengan senang hati menerima semua rumor yang menjelekkan 
Obama. Dalam kampanyenya Obama harus menghadapi berbagai tuduhan mulai dari 
rasis, pemakai narkoba, sampai dituduh homo. Semua tuduhan itu ditangkis oleh 
tim kampanye Obama yang berpengalaman. Prof. Franklin menyatakan, tuduhan yang 
dilontarkan untuk Obama sudah begitu banyak. Sangat jelas betapa 
tuduhan-tuduhan itu tidak konsisten: 
Birthers clip 2 Masih ada contoh lain. Ia digosipkan muslim. Tapi pada saat 
bersamaan ia dapat masalah karena seorang pendeta di gerejanya adalah orang 
yang kontroversial. 
The GOP's dilemma
Rumor yang dilancarkan Kelompok Birther ini hanya populer di kalangan 
konservatif Partai Republik. Jumlahnya secara keseluruhan tidak lebih dari 1/3 
jumlah pemilih Partai Republik. Berbagai rumor ini bisa menjadi masalah bagi 
partai tersebut. 2/3 pemilih sama sekali tidak mendukung berbagai langkah yang 
diambil kelompok kecil pemilih itu. Namun demikian, para politisi dari Kubu 
Republik merasa tetap perlu untuk melancarkan pernyataan beraliran kanan untuk 
mempertahankan elektorat mereka. Menurut Profesor Franklin para politisi ini 
harus mulai berhati-hati. 
Birthers clip 3 Tantangan yang dihadapi pemimpin Partai Republik adalah 
bagaimana mengembalikan imago mereka sebagai partai yang bertanggung jawab dan 
rasional. Mereka harus bisa membedakan suara mana yang merupakan suara 
mayoritas para pemilih. 

Gerakan the Birther mungkin gagal meyakinkan banyak orang bahwa Obama bukan 
warga Amerika. Namun, serangan ini tetap menimbulkan akibat sampingan. 
Pernyataan mereka menguatkan sentimen negatif terhadap Presiden Obama yang 
memang sudah dirasakan oleh sebagian kecil masyarakat di Amerika Serikat.


* GAYPRIDE AMSTERDAM 2009 BAGI EMANSIPASI KAUM HOMO BELANDA

Homoseksualitas legal di Belanda. Dilindungi oleh hukum dan UU. Ada menteri 
yang terang-terangan lesbian, walikota yang homo, pernikahan sejenis yang legal 
dan pasangan homo boleh mengadopsi anak. Walaupun demikian perayaan GrayPride 
2009 yang ke-14 tahun ini di Amsterdam untuk meningkatkan emansipasi kaum homo 
masih diperlukan karena tidak saja dari kalangan politik, dari kalangan gereja 
maupun di masyarakat masih saja ada kelompok yang anti- gay. Demikian 
perbincangan rekan Alfons Lasedu dengan Jean van de Kok.

Jean van de Kok ( JvdK) : Maksud dari GayPride adalah untuk memajukan 
emanisipasi kaum gay di Belanda. Tujuannya adalah untuk memberi gambaran salah 
satu sisi kehidupan gay yang menarik karena menunjukkan kehidupan "happy" yang 
gembira ( red: gay berarti gembira), walaupun tentu saja ada negatif juga dari 
kehidupan seorang gay, juga di Belanda. Selama perayaan GayPride yang 
berlangsung hampir seminggu yang diperlihatkan kepada dunia luar adalah sisi 
positif dari gay-lifestyle itu.  

Alfons Lasedu (AL): Mengenai emansipasi gay di Belanda, di mana homoseksualitas 
adalah hal yang legal, apakah masih perlu Gay Pride di Belanda?

JvdK: Masih perlu. Karenaini bisa mendukung emansipasi kaum gay, dan juga bisa 
menunjukkan pada dunia luar bahwa kaum gay masih ada. Dunia luar sering sekali 
melupakan bahwa ada golongan minoritas yang masih merasa belum disamakan dengan 
kelompok mayoritas. Diskriminasi itu sekarang terutama terletak di bidang 
terselubung, di bidang yang tidak terbuka. Bukan di masalah mengadopsi anak dan 
sebagainya, tapi misalnya ada gay yang diganggu anak-anak Maroko, sampai harus 
pindah rumah. Itu kan masih sering terjadi di Amsterdam. Inilah yang menjadi 
tujuan emansipasi kaum gay selama Gay Pride.

AL: Berbicara mengenai diskriminasi terhadap kaum gay, majalah untuk kaum gay 
muda, Expreszo, menyebutkan, 40% menganggap citra Belanda sebagai negara yang 
ramah terhadap kaum gay dirusak oleh pengaruh islam. Pendapat Anda bagaimana?

JvdK: Karena pendatang Islam saat ini di Belanda adalah kelompok paling vokal 
dalam hal anti-gay. Terutama kelompok mudanya. Jadi orang Belanda dan orang di 
luar Belanda menganggap citra Belanda dan Amsterdam sebagai ibukota gay sudah 
tercoreng karena ulah kelompok-kelompok minoritas. Citra gay Amsterdam sekarang 
sudah tertinggal dibanding Paris, yang punya walikota gay, dan Berlin - kota 
yang sangat maju dalam emansipasi gay. 

Versi lengkap audio wawancara ini bisa Anda klik di www.ranesi.nl


* METODE BARU MELAWAN MALARIA

Pengembangan vaksin malaria tampak mendekati tahap akhir. Penelitian 
Universitair Medisch Centrum St. Radboud di Nijmegen menunjukkan ternyata 
melindungi manusia sepenuhnya dari infeksi malaria cukup mudah. Laporan 
Willemien Groot.
Setiap tahun sekitar satu juta penduduk dunia meninggal akibat malaria. Korban 
utama adalah anak-anak yang daya tahan tubuhnya belum kuat. Untuk menghadapi 
penyakit malaria, tim peneliti memilih strategi baru. Mereka menguji apakah 
mungkin mempercepat kekebalan tubuh manusia terhadap penyakit tersebut. Dan 
ternyata itu mungkin.
Terobosan
Malaria disebar nyamuk malaria, yang 'memasukkan' parasit malaria ke dalam 
tubuh manusia lewat darah. Sukarelawan yang belum pernah terjangkit malaria dan 
tidak memiliki zat kekebalan tubuh, beberapa kali diberikan gigitan nyamuk 
malaria. Pada waktu bersamaan mereka juga diberi obat anti malaria, 
chloroquine. 
Tubuh mereka mengembangkan kekebalan dan tidak jatuh sakit. Beberapa bulan 
kemudian, mereka kembali diberi gigitan nyamuk, kini tanpa perlindungan 
obat-obatan. Kekebalan tubuh mereka ternyata memberi cukup perlindungan, kata 
pemimpin penelitian Robert Sauerwein dari bagian Parasitologi, Universitair 
Medisch Centrum St. Radboud di Nijmegen.
Menurut tim peneliti rahasianya terletak di sekolompok sel antibodi, yang juga 
disebut sel T, sel multi-fungsional. Sel-sel ini harus menghancurkan zat putih 
telur pembawa penyakit. Penelitian Nijmegen menarik karena sukarelawan 
divaksinasi dengan parasit sesungguhnya, jadi tidak menggunakan bibit penyakit 
buatan dari zat putih telur. 
Tujuannya adalah menggunakan parasit yang sudah sengaja diperlemah untuk 
membangkitkan kekebalan tubuh. Sama seperti penggunaan virus influenza yang 
sudah diperlemah untuk menghasilkan vaksin influenza.
Efektif
Terutama cepatnya proses pengembangan kekebalan tubuh merupakan terobosan 
besar, kata Profesor Sauerwein.
Robert Sauerwein: "Yang kami lakukan adalah memakai parasit malaria untuk 
mengembangkan kekebalan tubuh manusia. Itu kami lakukan dengan gigitan nyamuk. 
Juga penting untuk menyatakan bahwa kami belum menemukan vaksin malaria. Tapi 
kami berhasil menemukan metode baru yang lebih efisien yang bisa membangkitkan 
kekebalan tubuh terhadap malaria."
Kekebalan tubuh
Penelitian meniru proses di mana orang terinfeksi dan mengembangkan kekebalan 
tubuh. Dalam waktu tiga bulan tim sukarelawan digigit nyamuk sebanyak 45 kali. 
Itu tidak banyak. Menurut Sauerwein orang yang berada di kawasan tropis bisa 
digigit sampai seratus kali per malam. Itulah cara mereka mengembangkan 
kekebalan. Tapi proses itu berlangsung lima sampai sepuluh tahun.
Beberapa sukarelawan mengalami apa yang dianggap orang lain sebagai wajar. 
Sukarelawan yang digigit nyamuk tanpa diberi obat choloroquine, benar-benar 
terjangkit malaria. Tapi menurut Sauerwein, setelah perawatan, mereka sembuh 
tanpa mengalami komplikasi.
Parasit
Menurut parasitolog Dr. Petra Mens dari Pusat Penelitian Biomedis dari 
Koninklijk Instituut voor de Tropen, KIT, penemuan tadi suatu langkah maju. 
Sekarang tantangan besar adalah pengembangan vaksin yang bisa memberikan 
perlindungan untuk jangka lama. Sejauh ini penelitian baru mencakupi satu bulan 
setelah penularan.
Petra Mens: "Ini berarti orang hanya dilindungi selama satu bulan. 
Dipertanyakan apakah kami juga bisa memberi perlindungan untuk waktu lama. Di 
Afrika orang secara kontinu tertular virus yang dibawa nyamuk. Tidaklah mungkin 
memberi orang tersebut vaksin setiap setengah tahun. Apalagi di kawasan luas 
seperti Afrika, Asia Tenggara dan Amerika Selatan."
Menurut Dr. Mens, penelitian tidak hanya bermanfaat bagi ilmuwan di Eropa tapi 
juga bagi orang lain di dunia yang setiap tahun dilanda malaria. Setiap tahun, 
penyakit ini menewaskan satu juta korban jiwa dan membuat sakit 30 juta orang 
lainnya. Memang, penemuan Nijmegen belum bisa membantu mereka, tapi menurut 
Sauerwein pengembangan vaksin sudah di ambang pintu.
Robert Sauerwein: "Sekarang kami berusaha tidak lagi menggunakan gigitan nyamuk 
sebagai cara menyuntik. Kini kami ingin menggunakan parasit sehingga bisa 
diberikan ke pasien melalui suntikan. Untuk itu kami telah menghubungi 
perusahaan Amerika yang menguasai teknologi itu. Selain itu kami tidak lagi 
ingin memakai obat chloroquine untuk memperlemah parasit malaria, karena di 
Afrika banyak perlawanan terhadap obat tersebut. Kami ingin memakai metode baru 
untuk memperlemah parasit malaria. Itu bisa dilakukan dengan misalnya 
melumpuhkan parasit dengan manipulasi genetik atau radiasi radioaktif."
Resistensi
Menurut Sauerwein, suntikan dengan parasit yang sudah diperlemah itu, sama 
efektifnya seperti gigitan nyamuk dengan perlindungan obat anti malaria. Vaksin 
bisa membantu di mana orang kebal terhadap obat anti malaria tertentu. 
Dalam keadaan normal, parasit hilang dari tubuh manusia setelah tiga hari. Di 
Afrika, dokter tidak lagi menganjurkan chloroquine, karena parasit sudah kebal 
terhadap obat tersebut. Selalu bisa timbul varian resisten. Sementara vaksin di 
dalam tubuh manusia juga belajar memberantas penyakit tersebut.


* WARISAN DUNIA - BUKU ANNE FRANK

UNESCO, memasukkan Buku Harian Anne Frank dalam Daftar Ingatan Dunia. Daftar 
organisasi PBB yang mengurus masalah pendidikan, ilmu dan budaya ini, mencakup 
193 dokumen.
Semua dokumen tersebut dianggap penting dalam perjalanan sejarah umat manusia. 
Dalam daftar UNESCO terbaru yang terbit Kamis 30 Juli 2009, juga termasuk 
beberapa dokumen lainnya, di antaranya Magna Carta dan lagu Nibelungen. 
Magna Carta adalah jaminan kebebasan berpolitik yang dicanangkan pada tahun 
1215, oleh Raja Inggris John Lackland, pada rakyatnya. Sedang lagu Nibelungen 
adalah epos kepahlawanan Jerman, yang digubah pada abad pertengahan.
Buku Harian Anne Frank selalu masuk dalam daftar sepuluh buku paling laris, di 
seluruh dunia. Menurut UNESCO, buku ini memberi gambaran lengkap tentang 
kehidupan sehari-hari di Belanda, selama masa Perang Dunia Kedua. Buku ini juga 
menunjukkan dampak pendudukan Nazi Jerman pada kehidupan seseorang. 
Pada hari Kamis yang sama, sebelumnya tersiar berita tentang ditemukannya bekas 
barak penampungan di Kamp Westerbork. Sebelum dideportasi ke kamp pemusnahan 
Auschwitz dan selanjutnya ke Bergen Belsen, Anne Frank sempat ditempatkan di 
kamp tersebut. Upaya pencarian barak tersebut kembali muncul, ketika bulan lalu 
kamp tempat Anne Frank bekerja terbakar habis. 
Anne Frank meninggal pada usia 14 tahun, di Bergen Belsen, beberapa saat 
sebelum kamp tersebut dibebaskan oleh tentara sekutu pada tahun 1945.
UNESCO juga memasukkan Catesismo Cortico ke dalam daftar warisan budaya dunia. 
Dokumen ini adalah buku pertama yang menggunakan bahasa Papiamento. Bahasa ini 
digunakan oleh sekitar seperempat juta manusia di Antila Belanda dan Aruba. 
Menurut UNESCO, terjemahan Katekismus Katolik pada tahun 1826 dan 1837 ini 
berdampak besar pada sejarah Aruba, Bonaire dan Curacao. UNESCO menilai, buku 
ini merupakan tonggak sejarah penting dalam perkembangan bahasa Papiamento. 
Dari bahasa lisan, menjadi salahsatu bahasa resmi di Antila.


* IMBAUAN DI FACEBOOK AGAR TIDAK TAKUT TEROR

Pemboman di dua hotel mewah Jakarta baru-baru ini masih saja menyibukkan benak 
warga Indonesia. Berbagai cara mereka lakukan. Di program facebook muncul 
jaringan untuk mengajak orang Indonesia bersatu dan tidak gentar terhadap 
teror. Nama jaringan atau 'jargon" yang dipakai adalah 'Indonesiaunite' yang 
artinya Indonesia bersatu. Salah seorang yang ikut anggota jaringan yang sangat 
cepat menyerap anggota ini adalah Oki Hartanto, seorang fotografer Majalah Area 
dan Juice. 

Motif utama Oki bergabung adalah untuk mendukung rasa nasionalisme. Di samping 
itu untuk menyatakan rasa tidak gentar terhadap terorisme. "Itu aja sih kenapa 
saya ngedukung itu, " tandasnya.

Oki Hartanto mengatakan ia memang tidak takut terhadap para teror. Ia merasa 
'fine-fine aja" dan tidak akan paranoid, sehinga takut bepergian dan keluar 
rumah. Saat bom terjadi ia berada di Bali, tapi ia tetap naik pesawat. 

Oki: "Pas hari itu biasa aja, walaupun banyak pesawat delay (tertunda,red). 
Tapi saya tetap pulang ke Jakarta."

Fografer Majalah Area dan Juice ini menduga pengikut jaringan Indonesiaunite 
akan bertambah. Alasannya karena jaring facebook sangat digandrungi di 
Indonesia. Lagi pula topiknya atau menurut istilah Oki,  'jargonnya' cukup 
populer pula.

Oki: 'Udah lama kita nggak punya jargon-jargon sendiri. Ya kita kan terakhir 
punya jargon beberapa tahun yang lalu. Itu juga nggak terlalu berhasil."

Jurnalis ini menilai sejak terjadi bom di Jakarta nama Indonesia di media 
internasional memburuk. Ini tidak berarti bahwa media internasional bersikap 
negatif terhadap Indonesia, tambahnya. 

Oki: "Karena berita itu, kesannya negatif tentang Indonesia. Situasinya sama 
saja dengan di Bangkok dulu .Malah 1998 lebih parah lagi "

Pada Nopember 2008 para demonstran menduduki bandara Bangkok. Dan pada 1998 
terjadi kerusuhan besar di Jakarta dan di kota-kota besar lain di Indonesia. 

Facebook, dalam hal ini internet, digunakan sebagai media untuk menyerukan 
persatuan, karena bisa menjangkau orang banyak. Namun demikian, Oki juga 
menyadari, dibandingkan dengan jumlah total penduduk Indonesia, yang terjangkau 
hanya sedikit saja.

Untuk mendengarkan klik..


* SBY TENGGANG RASA PADA ISLAM POLITIK

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dalam telewicara dengan pimpinan daerah 
memerintahkan para kepala daerah dan aparat keamanan di semua tingkatan agar 
meningkatkan pemberantasan terorisme. Elit politik, termasuk partai politik dan 
ormas-ormasnya, diharapkan bersatu menghadapi teror. Namun, yang menarik, tidak 
satu pun partai berbasis Islam yang secara resmi mengutuk keras aksi bom di 
Hotel Marriot dan Ritz-Carlton, termasuk PKS yang akan berkoalisi dalam 
pemerintahan SBY kedua nanti. Sebaliknya, SBY justru tampak tenggang rasa 
dengan dua ormas Islam terbesar, Nadhatul Ulama dan Muhammadiyah, yang mengutuk 
bom 17 Juli tersebut. SBY dan Islam politik berada pada titik simbiosis yang 
ganjil. Laporan Aboeprijadi Santoso dari Jakarta.
Presiden SBY tampaknya lebih mengutamakan amarahnya terhadap teror yang 
mengganggu ketenteraman negara mau pun kenyamanan dirinya pertengahan Juli 
lalu, ketimbang menggalang persatuan. Pekan saat terjadinya Jumat Hitam 17 Juli 
itu merupakan pekan pertama kemenangannya dalam pilpres menurut Quick Count. 
Pekan itu juga, istrinya, Ibu Ani, berulangtahun. Dan juga pada pekan itulah 
SBY dibanjiri ucapan selamat dari seluruh penjuru dunia, termasuk dari tokoh 
yang diharapkannya akan menjadi sohibnya, Presiden Barrack Obama dari Amerika 
Serikat. Singkatnya pekan itu adalah pekan paling membahagiakan, the happiest 
week ever, bagi SBY, a tapi tiba tiba bom laknat 17 Juli membuyarkan semua itu. 
Tak heran, SBY dalam pernyataan pertama hari itu juga, lebih memuntahkan 
kutukan dan peringatan terhadap "Drakula" ketimbang mengajak negara dan 
masyarakat bersatu. Kini, tepat dua pekan setelah teror tersebut, SBY bersuara 
ke penjuru Nusantara agar masyarakat waspada dan bersatu.
Sakit hati pada PKS
Maka kalangan pengamat, dengan rasa resah, mencatat, mengapa SBY diam seribu 
bahasa terhadap Islam politik? Sebenarnya SBY tidaklah membisu. Sumber sumber 
kami di kalangan Partai Demokrat menduga kuat, SBY cukup sakit hati pada PKS 
yang diam ketika beberapa tokohnya mengangkat isu jilbab istrinya dan menuduh 
Ibu Boediono Katolik. Apalagi ketika salah satu tokoh PKS nyeletuk: "... 
ngambil dari kolong jembatan mana tuh? ..." saat menanggapi SBY memilih 
Boediono sebagai Cawapres. Secara formal, semua isu itu sudah terkubur, namun 
mau tak mau tersisa tenggang rasa, antara sang presiden dengan PKS, calon mitra 
koalisinya yang terpenting dalam pemerintahan mendatang ini. 
Sebaliknya kalangan di Jakarta juga mencatat tenggang rasa, bahkan kekesalan di 
pihak SBY dan kubunya terhadap Nadhatul Ulama dan Muhammadiyah, dua ormas 
Muslim yang paling bersejarah dan terbesar di Indonesia ini. Sejak 2004, SBY 
tak pernah bersilahturahmi dengan bertandang ke kedua ormas Islam, yang menjadi 
icon citra Islam moderatnya bangsa Indonesia ini. Apalagi saat Pilpres yang 
lalu, kedua ormas tersebut terang terangan mendukung pasangan JK-Wiranto, yang 
membuat SBY, dan banyak kalangan bertanya-tanya, mengapa mereka menyalahi 
khitoh, alias amanah mereka sendiri, dengan cara terjun ke politik praktis? 
Benarkah SBY tak peduli akan suara tokoh tokoh NU, seperti juga suara bos 
Muhammadiyah Din Syamsuddin, yang tegas mengutuk teror, sementara SBY 
membiarkan PKS diam soal teror? Pertanyaan-pertanyaan ini penting menjelang 
tampilnya pemerintahan koalisi SBY-kedua nanti.
PKS mengklaim dirinya layak dianggap sebagai partai pertama sejak Masyumi, yang 
sejatinya merupakan Partai Islam, sedangkan yang lain-lain dianggap "hanyalah" 
partai atau ormas yang merangkul ummat Islam sekadar dengan bendera dan 
retorika Islam saja. Kalangan PKS misalnya lebih berorientasi ke Timur Tengah 
yang menafikan klaim Indonesia sebagai "negara Islam terbesar" karena dinilai 
tidak konsekuen mendukung perjuangan Palestina. Padahal diplomasi Indonesia, 
dan klaim SBY, justru bertumpu pada icon bahwa Indonesia adalah negara Muslim 
terbesar yang moderat dan demokratis. Dengan kata lain, di mata PKS, Indonesia 
harus menjadi negara Islam terlebih dulu sebelum naik ke panggung dunia dengan 
klaim seperti itu.
Berdakwah dan berpolitik
PKS dalam prakteknya adalah kekuatan yang berpolitik untuk berdakwah, sekaligus 
berdakwah dengan berpolitik. Artinya, PKS harus terjun ke masyarakat, dan ke 
dalam negara untuk memperoleh kekuasaan dalam rangka berdakwah, dan untuk 
bernegara dalam rangka berdakwah. Amanah inilah yang membedakan PKS dengan NU 
dan Muhammadiyah yang, paling kurang secara retorika, justru berdakwah tanpa 
berambisi melakukannya dengan menguasai aparat negara.
Maka masuk akal, apabila SBY bingung dan menuduh NU dan Muhammadiyah "memasuki 
politik praktis" dengan mendukung JK-Wiranto. "Saya kecewa," ungkap SBY kepada 
Menteri Agama Muftah Basyuni, tanpa merincikan kekecewaannya, dan orang pun 
mahfum mengapa dia kecewa. SBY rupanya merasa tak sepenuhnya yakin untuk 
bersanding sebagai pengantin PKS dalam pemerintahan baru Oktober nanti, meski 
pun dia dapat menggalang dukungan dari mitra koalisi yang lain, seperti PKB 
yang lemah sejak ditinggalkan Gus Dur, PAN yang terbelah, dan PPP yang sering 
plin plan. 
Apalagi, PKS juga partai yang sedang bertumbuh-kembang, kadernya menurut salah 
satu pendirinya Mashadi, masih sekitar 200 ribuan. Dan justru momentum saat 
inilah, saat menjadi mitra terpenting dari partai terbesar yang akan berkuasa 
inilah, yang merupakan peluang bagus bagi PKS untuk berkonsolidasi ke dalam mau 
pun ke luar. Itu sebabnya, PKS sangat gerah dan menolak keras ketika SBY 
mengirim Hatta Rajasa untuk merayu PDI-Perjuangan, dan ketika SBY membuka pintu 
kepada Golkar, baik sebelum Pilpres, mau pun sekarang, saat Golkar masih 
bimbang mau ikut jadi gerbong SBY atau mau jadi oposisi.
Partai bersayap-sayap
Tapi PKS juga merupakan partai yang bersayap-sayap dan berpotensi. Dia 
bersayap-sayap, karena hanya sebagian elitnya berkiblat pada Kitab Suci yang 
universal, alias beraspirasi ideologis, sedangkan sebagian elit PKS yang lain, 
dalam istilah Mashadi, dinilai "hedonis", alias lebih suka bersejahtera dan 
berkuasa-ria, ketimbang membangun negara berdasar Islam. Apalagi tokoh mau pun 
banyak massa pendukungnya di daerah sesungguhnya kurang peduli "Negara Islam", 
tapi lebih mengutamakan pelayanan masyakarat, seperti membantu koperasi, 
ambulans gratis bagi warga yang sakit, tampil aktif di kala bencana dan 
sebagainya. SBY tentu menyadari potensi dan watak jamak PKS tersebut. 
Karenanya, dia juga memerlukannya di saat leveragenya memuncak dengan 
terpilihnya kembali dia sebagai presiden yang dikawal mayoritas kuat di DPR.
Mirip Sukarno dan PKI
Walhasil, SBY dan PKS berada dalam hubungan simbiosis dan kontradiktif. Dalam 
bahasa sederhananya: keduanya saling memerlukan dan saling wasangka. Mirip 
Sukarno dan PKI pada tahun 60an. SBY dan PKS itu saling "benci", semacam benci, 
tapi sekaligus juga bener bener cinta. Keduanya saling merangkul, agar mampu 
membendung satu sama lain. Bagi SBY, ini perlu agar kredibel di mata dunia 
Barat mau pun di dalam negeri. Tapi bagi PKS itu pun perlu dalam rangka membeli 
waktu untuk mengkukuhkan dan memperluas pengaruhnya. Dinamika inilah yang 
menanti kita dalam periode SBY-Kedua nanti.


---------------------------------------------------------------------
Radio Nederland Wereldomroep, Postbus 222, 1200 JG Hilversum
http://www.ranesi.nl/
http://www.radionetherlands.nl/

Keterangan lebih lanjut mengenai siaran radio kami dapat Anda
peroleh melalui
[email protected]

Copyright Radio Nederland Wereldomroep. 
---------------------------------------------------------------------

Kirim email ke