--------------------------------------------------------------------- WARTA BERITA RADIO NEDERLAND WERELDOMROEP Edisi: Bahasa Indonesia
Ikhtisar berita disusun berdasarkan berita-berita yang disiarkan oleh Radio Nederland Wereldomroep selama 24 jam terakhir. --------------------------------------------------------------------- Edisi ini diterbitkan pada: Minggu 09 Agustus 2009 13:10 UTC ** BADAI MORAKOT DI TAIWAN ** SAMPAR PARU-PARU DI CINA ** GEMA WARTA, TOPIK BELANDA: AMSTERDAM, TUAN RUMAH KONGRES KELUARGA SEDUNIA * BADAI MORAKOT DI TAIWAN Pemerintah Taiwan mengerahkan tentara untuk membantu ribuan orang yang dihadapi banjir akibat badai ini. Seorang tewas dan 29 lainnya masih hilang. Dikhawatirkan mereka juga tewas.Banjir akibat badai Morakot yang melanda Taiwan, disertai curah hujan 2500 militer. Ini adalah dua kali curah hujan dalam setahun di Belanda. Di daratan Cina satu juta orang diungsikan dalam menghadapi badai ini. * SAMPAR PARU-PARU DI CINA Pemerintah Cina menghapus karantina kota Ziketan di Cina barat laut yang dilanda sampar paru-paru. Kantor berita Cina memberitakan tidak ada kasus baru dan ke 10 ribu penduduk kota ini boleh keluar kota mereka lagi. Sampar paru-paru ini rupanya dijangkitkan oleh seekor anjing. Anjing ini makan marmot yang terjangkit penyakit ini. Tiga hari setelah pemilik anjing ini mengubur anjingnya, ia sendiri meninggal karena sampar paru-paru. * PEMILIHAN DI SRILANGKA Pemilihan dewan kota madya di Srilangka utara memberi gambaran yang berbeda. Di kota Jaffna partai pemerintah perdana menteri Rajapakse menang, partai Tamil menjadi partai kedua. Partai ini mendukung kaum separatis Tamil. Di Vavuniya justru sebaliknya. Partai Tamil jauh lebih besar katimbang partai pemerintah. Ini adalah pemilihan pertama sejak tentara nasional Srilangka berhasil menumpas pemberontakan Macan Tamil. Minat para pemilih untuk mencontreng kecil sekali, di Jaffna hanya 20 persen yang datang ke tempat pemberian suara. * Pertikaian di Madagaskar Para pemimpin kelompok-kelompok yang bertikai di Madagaskar mencapai persetujuan membentuk pemerintahan kesatuan. Disepakati untuk menerapkan masa peralihan yang akan diisi dengan pemilihan parlemen dan presiden dibawah naungan dunia internasional. Persetujuan ini menutup perundingan berhari-hari di ibukota Mosambik, Maputo. Pemimpin oposisi Andry Rajoelina mengadakan kudeta Maret lalu, ia kemudian dikiritik keras dunia internasional. Sebelumnya ia berebut kekuasaan dengan mantan presiden Marc Ravalomanana yang digusur. Ihwal susunan pemerintah kesatuan belum ada kejelasan, mantan presiden Marc Ravalomanana menyatakan ia tidak akan ambil bagian, namun partainya akan duduk dalam kabinet baru. Mantan presiden yang digusur ini akan pulang ke Madagaskar. * BOM BUNUH DIRI DI MAURITANIA Seorang pria mencoba menyerang kedutaan besar Prancis di Mauritania, ia meledakan bom bunuh diri didepan gedung kedutaan di ibu kota, Nouakchott. Pelaku tewas, 2 orang satpam dan seorang yang sedang berlalu luka-luka ringan. Belum ada kelompok yang menyatakan bertanggung jawab. Serangan ini terjadi 3 hari setelah pelantikan bekas pelaku kudeta Mohamad Ould Abdel Aziz sebagai presiden. Ia menyatakan akan menumpas terorisme di negaranya dengan tangan besi. Di Mauritania akhir-akhir ini sering terjadi serangan terhadap aset-aset barat. * ETA AKUI SERANGAN Organisasi separatis Baskia, ETA menyatakan berada di balik serentetan serangan bom. ETA menyatakan ini dalam sebuah koran Baskia. Dalam serangan ini, 3 polisi tewas dan puluhan orang luka-luka. Di kota Burgos, Spanyol utara sebuah tangsi militer menjadi sasaran peledakan bom pada tanggal 29 juli. Sehari setelah itu, sebuah bom meledak di bawah mobil polisi di pulau wisata Mallorca. Kedua serangan ini menandai hari ulang tahun ke 50 ETA. * BADMINTON DAN TEROR Regu badminton Inggris menarik diri dari kejuaraan dunia di Hyderabad, India gara-gara ancaman teror. Media India sebelumnya sudah memberitakan ancaman kelompok teroris selama kejuaraan dunia ini. Tim badminton Inggris menanggap ancaman ini terlalu berisiko. Kelompok ini, Lashkar-e-Taiba asal Pakistan, dituduh berada di balik teror berdarah di India, antara lain di Mumbai pada tahun 2008 di mana jatuh korban 200 orang tewas. * AMSTERDAM, TUAN RUMAH KONGRES KELUARGA SEDUNIA Peserta yang meninggalkan pertemuan, pertanyaan di parlemen Belanda serta pengrusakan atau vandalisme. Kongres keluarga seduia yang berlangsung pekan ini di Amsterdam mengundnag banyak emosi. Robert Chesal Setelah Praha (1997), Jenewa (1999), Mexico-City (2004 dan Warsawa (2007) kini giliran Amsetrdam menjadi tuan rumah. Pilihan yang mencolok, Amsterdam terkenal sebagai kota yang liberal, padahal peserta kongres ini mayoritas adalah konservatif-religius yang berasal dari Amerika Serikat, Pakistan dan Italia. Penyelenggara kongres ini adalah The Howard Center, sebuah lembaga kajian yang berprinsip "keluarga tradisional adalah ciptaan Tuhan, dan mutlak untuk masyarakat yang sejahtera". Anti gay Sejenak sebelum kongres ini dibuka, 5 peserta Belanda menarik diri: penulis Christien Brinkgreve, bidan Beatrijs Smulders, psikolog Martine F Delfos, peneliti Erna Hooghiemstra serta Nell Coumans, yang duduk sebagai wakil Belanda dalam Konfederasi Keluarga Besar Eropa (ELFAC). Nell Coumans marah karena menurutnya organisasi ini tidak mengikuti apa yang sudah disetujui: tidak mengagendakan pernikahan sejenis. "Pasalnya, orang Amerika sangat anti gay, jadi kami sepakat tidak mencantumkan hak kaum gay dalam agenda. Bukannya karena tidak menarik, namun karena topik ini begitu besar untuk kongres selama 3 hari saja. Kalau para penyelenggara toh berhasil menempatkan mereka yang anti gay sebagai pembicara maka kepercayaan saya terhadap kongres ini hilang". Kelompok anti kaum gay atau homo yang dimaksud Nell Coumans adalah pengikut sekte New Generation Church asal Latvia yang sekarang sudah dicoret lagi sebagai peserta. Pesan video Di pusat pemerintahan Den Haag kongres ini juga memicu diskusi. Menteri urusan pemuda dan keluarga Andre Rouvoet akan membuka kongres ini lewat pesan video. Namun seorang anggota parlemen Boris van der Ham yang mewakili partai sosial liberal D66 rupanya kurang percaya sang menteri akan membeberkan norma-norma Belanda. Boris van der Ham menyatakan menteri Andre Rouvoet harus menekan pada kenyataan bahwa di Belanda keluarga dengan satu orang tua saja serta pasangan gay adalah bentuk keluarga yang diakui. Seorang jurubicara menteri menyatakan Rouvoet dalam pesannya akan menyatakan ia berbicara sebagai menteri dari semua keluarga, tanpa pengecualian. Lebih keras lagi adalah tanggapan di kalangan radikal. Situs web kelompok agama dan golongan kiri berhari-hari diisi berita ihwal demonstrasi kaum feminis dan sabotase kongres ini. Gedung tempat kongres ini diadakan sudah dilempari bom cat. Direktur The Howard Center, Larry Jacobs menyatakan: "Jelas kelompok kiri kaget, karena kongres keluarga ini memberi pesan pro keluarga di kota yang mereka anggap wilayah mereka". Hukuman pukul yang mendidik Nell Coumans pada prinsipnya setuju dengan dialog terbuka dengan kelompok-kelompok agama ihwal kebijakan emansipasi Belanda. Namun ia bisa mengerti rasa khawatir sementara kalangan kiri di Belanda. "The Howard Center adalah lembaga konservatif. Mereka memiliki norma yang berbeda. Misalnya hukuman pukulan untuk mendidik anak, mereka setuju padahal di Belanda sudah jarang terjadi. Mereka bertanya, lalu bagaiman mendidk anak? Tapi ini bisa juga tanpa pukul lho". Walaupun Nell Couman sudah menarik diri dari kongres ini, ia toh berpendapat Belanda harus mempertahankan sikapnya. "Kami ingin menunjukkan bahwa kebijakan Belanda itu baik, itulah sebabnya menurut laporan UNESCO anak Belanda menduduki peringkat paling tinggi di dunia ihwal perasaan bahagia". Ia menyatakan akan mengikuti kongres ini "dengan penuh perhatian". --------------------------------------------------------------------- Radio Nederland Wereldomroep, Postbus 222, 1200 JG Hilversum http://www.ranesi.nl/ http://www.radionetherlands.nl/ Keterangan lebih lanjut mengenai siaran radio kami dapat Anda peroleh melalui [email protected] Copyright Radio Nederland Wereldomroep. ---------------------------------------------------------------------
