--------------------------------------------------------------------- WARTA BERITA RADIO NEDERLAND WERELDOMROEP Edisi: Bahasa Indonesia
Ikhtisar berita disusun berdasarkan berita-berita yang disiarkan oleh Radio Nederland Wereldomroep selama 24 jam terakhir. --------------------------------------------------------------------- Edisi ini diterbitkan pada: Jumat 07 Agustus 2009 13:50 UTC ** BAITULLAH MESUD TEWAS ERBUAN ROKET AMERIKA ** CINA EKSEKUSI DIRUT BANDARA ** GEMA WARTA TOPIK INTERNASIONAL : AMERIKA DEKATI ICC ** GEMA WARTA TOPIK INTERNASIONAL : TEMPAT NONGKRONG DI PAKISTAN ** GEMA WARTA TOPIK INTERNASIONAL : WARGA ASAL SPANYOL JADI HAKIM AGUNG AMERIKA ** GEMA WARTA TOPIK INTERNASIONAL : BUKU PERJALANAN KARZAI KE JENJANG PRESIDEN ** GEMA WARTA TOPIK TINJAUAN PERS : FATAH BAHAS PENYEBAB KEMATIAN ARAFAT & JUMLAH JEMAAH HAJI BERKURANG GARA-GARA FLU MEKSIKO * BAITULLAH MESUD TEWAS ERBUAN ROKET AMERIKA Pemimpin Taliban Baitullah Mehsud besar kemungkinan tewas akibat serbuan roket Amerika di Pakistan barat laut. Demikian diberitakan oleh otoritas Pakistan maupun nara sumber Taliban. Serbuan roket Rabu lalu diarahkan ke rumah mertua pemimpin Taliban tersebut. Menurut seorang petugas dinas rahasia Pakistan di wilayah Waziristan selatan, serbuan roket itu menewaskan Mehsud, salah seorang istri dan pengawalnya. Semuanya telah dikubur. Mehsud dipandang sebagai salah satu dalang rangkaian aksi bunuh diri di Pakistan yang menewaskan sampai 2 ribu orang. Mehsud juga dikaitkan dengan pemunuhan mantan perdana menteri Pakistan Benazir Bhutto. Taliban membantah tuduhan tersebut. Tahun lalu juga sudah tersiar berita tentang kematian Mehsud. Ia diberitakan meninggal dunia karena penyakit ginjal. Pemberitaan itu kemudian ditarik kembali. * PEMIMPIN BARU MACAN TAMIL DIANGKUT KE KOLOMBO Pemimpin baru gerilyawan Macan Tamil di Sri Lanka ditangkap dan dibawa ke ibu kota Kolombo. Sebelumnya angkatan bersenjata Sri Lanka memberitakan bahwa ia ditangkap di Muangthai, namun hal itu dibantah oleh Bangkok. Menurut otoritas Muangthai ia ditahan di Kualalumpur ibu kota Malaysia kemudian lewat Muangthai diterbangkan ke Sri Lanka. Pemimpin gerilyawan Selvarasa Pathmanathan yang lebih populer dengan K.P. ditunjuk sebagai pemimpin Macan Tamil bulan Mei lalu, setelah pemimpin Macan Tamil sebelumnya Vellupilai Prabhakaran tewas dalam serbuan tentara Sri Lanka. Serbuan itu berhasil mematahkan perjuangan Macan Tamil sejak 10 tahun terkahir. Akhir bulan lalu Macan Tamil kembali beraksi. Lewat media mereka mengatakan bahwa mereka melancarkan perjuangan damai untuk mencapai kemerdekaan. * CINA EKSEKUSI DIRUT BANDARA Cina mengeksekusi direktur utama sejumlah bandar udara. Li Peiying 60 tahun divonis hukuman mati karena kasus penyuapan dan menghilangnya hampir 16 juta dollar. Sebagai direktur utama, Li membawahi 30 bandar udara di Cina, termasuk bandar udara internasional di ibu kota Beijing. Eksekusi hukuman mati dilaksanakan di Jinan sebuah kota terpencil di Cina timur * PASUKAN KHUSUS BELANDA IKUT OPERASI MILITER URUZGAN Pasukan Khusus Belanda NSF ikut dalam sebuah operasi militer yang dipimpin Australia menghadapi Taliban di Uruzgan. Demikian kementrian pertahanan Belanda kepada Radio Nederland. Operasi militer tersebut dilancarkan akhir pekan lalu namun baru dimumkan oleh kementrian pertahanan Australia hari Jum'at ini. Sasaran operasi militer adalah wilayah Mirabad sebelah timur ibu kota propinsi Tarin Kowt. Menurut Australia, 4 pemimpin dan sejumlah anggota Taliban ditangkap dalam operasi militer itu. Juga berhasil disita sejumlah senjata dan bahan untuk membuat bom pinggir jalan. Semua tahanan telah diserahkan kepada otoritas Afghanistan. Pasukan Khusus Belanda NSF terdiri dari para komando dan marinir yang semuanya berjumlah 76 orang. Australia memiliki sekitar 300 anggota Pasukan Khususnya di Uruzgan. Kedua pasukan berada langsung dibawah komandan regional ISAF yang ditempatkan di pangkalan udara Kandahar. * SETAHUN PERANG GEORGIE-RUSIA Setahun setelah perang antara Georgie dan Rusia, puluhan ribu pengungsi masih belum bisa pulang ke rumah mereka. Demikian laporan Amnesty International. Perang tersebut diperkirakan menyebabkan 130 ribu warga Georgie terpaksa melarikan diri dari propinsi Ossesia Selatan yang membangkang. Menurut Amnesty International sampai saat ini 30 ribu warga masih tinggal di tempat-tempat penampungan sementara. Organisasi HAM internasional itu juga melaporkan bahwa para tertuduh penjahat perang sampai sekarang masih bebas berkeliaran. Hari ini di berbagai tempat di Georgie diperingati perang di Ossesia Selatan yang berlangsung tahun lalu selama 5 hari. Presiden Mikhail Saakasjvilli akan mengucapkan pidato dan mengheningkan-cipta selama 5 menit. Kamis kemarin telah dilakukan upacara peringatan di Gori, salah satu kota yang menderita kerusakan paling parah. Sekitar seribu mahasiswa Georgie turun ke jalan dengan menggelar aksi anti Rusia. * KECELAKAAN KAPAL DEKAT TONGA Kecelakaan kapal ferry di Samudra Hindia dipastikan menewaskan 66 orang. Kapal tersebut tenggelam Rabu malam dekat kepulauan Tonga. Penyebabnya belum diketahui. 55 orang berhasil dilselamatkan. Semula diduga semua penumpang dan awak kapal, selamat. Namun kapal tersebut ternyata mengangkut jumlah penumpang yang lebih banyak. Ke-66 korban tewas tidak saja terdiri dari warga Tonga tetapi juga sejumlah warga Inggris, Jerman, Perancis dan Jepang. Otoritas Tonga meminta bantuan Australia dan Selandia Baru untuk mencari para korban. Mereka berharap masih akan bisa menemukan korban hidup. * PARLEMEN TOLAK RUU KONTROVERSIAL MEDIA VENEZUELA Parlemen Venezuela tidak menyetujui sebuah RUU media yang baru. Menurut UU tersebut setiap orang yang terlibat dalam penyusunan berita yang tidak bernada positip mengenai pemerintah akan bisa dihukum penjara. RUU kontroversial itu banyak dikritik oleh organisasi-organisasi HAM dalam dan luar negeri. Menurut para kritisi, UU tersebut merupakan upaya presiden Hugo Chavez untuk membungkam media independen. Menurut ketua parlemen Venzuela - Cilia Flores RUU tersebut ditolak oleh mayoritas anggota parlemen. Menurutnya berbagai peraturan media sudah tercantum dalam UU media sekarang. * SUTRADARA JOHN HUGHES TUTUP USIA Sutradara film Amerika John Hughes meninggal dunia pada usia 59 tahun. Dasa-warsa 80-an dan awal 90-an ia sukses dengan sejumlah film. Film yang paling terkenal adalah The Breakfast Club tahun 1985 mengenai lima murid sekolah yang pada suatu Sabtu pagi harus tinggal lebih lama di sebuah gedung sekolah yang tua. Film Ferris Bueller's Day Off tahun 1983 juga sangat populer dan juga film Home Alone. John Hughes menulis sendiri skenario film tersebut. John Hughes meninggal dunia akibat serangan jantung ketika melakukan kunjungan keluarga. * KEBAKARAN RUMAH LANSIA DI BELGIA 9 orang tewas akibat kebakaran di sebuah rumah penitipan orang lansia di Belgia. 30 penghuni dan 2 petugas ambulans, luka-luka. Menurut otoritas setempat 3 penghuni lansia dalam keadaan kritis. Kebakaran terjadi di Melle dekat Gent. Rumah tersebut menampung 90 orang lansia. Kebakaran diduga disebabkan oleh kerusakan sebuah pesawat televisi. Kebakaran menyebabkan asap yang dalam waktu singkat menyebar ke dalam gedung. Ketika itu banyak penghuni membuka pintu dan jendela akibat suhu udara yang panas. Para korban besar kemungkinan mati lemas karena asap kebakaran. Para penghuni yang selamat ditampung di sebuah gedung olahraga atau oleh pihak keluarga. * BERITA BURSA Menjelang siang hari nilai index di pasar-pasar saham dan bursa di Eropa menurun. Para pedagang berhati-hati setelah diumumkan laporan yang kurang baik dari bank Inggris RBS - Royal Bank of Scotland. Nilai index AEX di Amsterdam turun 0,9% pada 286,47 Di Tokio nilai index Nikkei naik dengan 0,2% pada 10.412,09 Nilai tukar Euro hari ini tercatat US$ 1,4361 Di Jakarta nilai Euro = Rp. 14.333,- dan dollar Amerika = Rp. 9.980,- cuaca di Hilversum cerah, suhu di musim panas naik sampai 25 derajat Celsius * AMERIKA DEKATI ICC Pemerintahan Barrack Obama mengeluarkan pernyataan paling hangat yang pernah dikeluarkannya terhadap Mahkamah Pidana Internasional ketika kemarin Menteri Luar Negeri Hillary Clinton menyuarakan penyesalan bahwa Amerika tidak menjadi bagian darinya. Tapi Washington masih jauh dari keikutsertaan. Laporan koresponden Hermione Gee Hillary Clinton berbicara di Nairobi, Kenya ketika mengimbau agar pemerintah menghampiri Mahkamah Pidana Internasional ICC untuk mengadili para pelaku kekerasan pasca pemilu tahun lalu. Pesan mengejutkan yang datang dari seorang wakil Amerika karena negaranya sendiri telah lama memboikot mahkamah. Walaupun mantan Presiden Bill Clinton turut menandatangani Traktat Roma mengenai pendirian mahkamah, tapi parlemen tidak pernah mendukung keputusannnya. Ketika George W Bush berkuasa, ia segera menarik pengakuan Amerika. Undang Undang Invasi Den Haag Tahun 2002, Kongres mengeluarkan apa yang disebut American Servica Members Protection Act, yang melarang pejabat pemerintah bekerjasama dengan mahkamah. Dikenal dengan nama 'The Haque Invasion Act', memberi kewenangan pada presiden untuk menggunakan ''semua cara yang perlu dan sesuai untuk membebaskan personil Amerika ataupun sekutu yang ditahan atau dipenjara atas nama atau atas permintaan ICC. Pernyataan Clinton, oleh karena itu merupakan tanda positip bagi para pendukung ICC. Michael Barnett, profesor hubungan internasional pada Universitas Minnesota mengatakan: "Pemerintahan ini seperti siang dan malam. Pemerintahan Bush tidak pernah menutup-nutupi rasa permusuhannya terhadap PBB dan semua lembaga internasional. Pemerintahan ini memiliki sikap yang sangat, sangat berbeda. Ini bukan pemerintahan yang akan mencintai semua lembaga internasional yang dilihatnya, tapi jelas memahami bahwa menjadikan mereka sejalan dengan kepentingan nasional Amerika, adalah demi kebaikan Amerika sendiri. Saya rasa ada perubahan sangat besar, tidak saja terhadap ICC tapi juga terhadap PBB dan badan-bdan multilateral lain". Api politik Tetapi ini tidak berarti Amerika Serikat akan menjadi anggota penuh mahkamah, demikian peringatan Barnnett. "Ada banyak alasan politik dalam negeri kenapa Obama tidak mau menandatangani kembali Traktat Roma. Pertama, ada sikap permusuhan dari kongres, jadi masalah politik pragmatis, ada pertanyaan apakah Obama mau menanggung api politik hanya untuk sekedar isyarat simbolis saja. Kedua, akan muncul perlawanan dari angkatan bersenjata seperti sebelumnya. Ketiga, Amerika Serikat memiliki pasukan yang lebih besar dari negara lain di luar negeri sehingga resiko mereka didawka lebih besar. Melihat itu semua, saya tidak mengharapkan pemerintahan Obama tiba-tiba akan menjadi pembawa payung ICC. Tidak jelas apa keuntungannya dalam jangka pendek. Anda mungkin masih bisa melakukan apa yang diinginkan tanpa harus melakukan pertempuran politik itu". Meletakkan dasar Dengan kata lain, walaupun tanpa meratifikasi Traktat Roma, dan UU Invasi Den Haag tetap pada tempatnya, Presiden Obama masih bisa bekerjasama erat dengan ICC. Pemerintahan Obama sudah menytakan akan mengirim seorang wakilnya ke konperensi ICC tahun depan, suatu hal yang selalu ditolak Bush. Ini bisa menjadi dasar bagi Amerika untuk pada akhirnya menawarkan dukungan formalnya terhadap ICC, kata Barnett. "Sesudah 8 tahun, pada dasarnya, kita menjemput bola dan pulang, ada perasaan kita butuh mengubah ini semua dari dalam tapi juga evaluasi mengenai apa yang sudah kita dapatkan selama 8 tahun dalam artian kebijakan selama ini". * TEMPAT NONGKRONG DI PAKISTAN Di Pakistan, berenang di hari yang panas cuma bisa dilakukan para pemuda. Di negara ini pemuda dan gadis-gadis biasanya dipisahkan. Lalu, bisakah Abdur Rauf, mahasiswa jurnalistik berusia 25 tahun, menemukan cinta sejatinya? Laporan Suzanna Koster. Udara panas menyelimuti Pakistan, temperatur 40 derajat di musim panas bukan hal aneh. Dikombinasikan dengan mati lampu berjam-jam yang sering terjadi di sana, maka kesejukan yang ditawarkan air jadi sangat penting. Berenang Peluh membasahi wajah Rauf. Mahasiswa bertubuh atletis tersebut berdiri di tepi kanal di Sehri Balol, ia kemudian menyelam. Air kanal itu terlihat kotor, tapi karena tidak ada lagi kanal berair lebih bersih, banyak orang tetap berenang di sana. "Enak sekali, airnya dingin," kata Rauf dengan wajah berseri. Di kejauhan terlihat pegunungan. Di sisi lain kanal terlihat tenda-tenda pengungsian yang mengingatkan kita akan perang tentara Pakistan melawan Taliban, yang terjadi di Lembah Swatt, hampir 50 km dari tempat tersebut. Di antara puluhan pemuda yang berenang dengan riang gembira di kanal tersebut, terdapat pula kaum pengungsi. Dengan masih memakai salwar - celana lebar - dan bahkan sendal plastik, mereka menceburkan diri ke kanal. "Banyak permainan air menyenangkan di sini," kata Rauf. Ia mau diwawancara untuk memperlihatkan bahwa orang Pakistan baik-baik, bukan ekstrimis. Harapan Gadis-gadis tidak ikut berenang di sini. Mereka tidak boleh dilihat oleh laki-laki yang bukan keluarga. Bila hal itu terjadi, kehormatan keluarga akan tercoreng. Budaya seperti itu yang menyulitkan pencarian jodoh Rauf. "Di masyarakat kami, sangat sulit mencari pacar. Di budaya kami, kami harus menikah dulu sebelum bergaul dengan gadis tersebut. Tapi saya justru ingin bergaul dengan perempuan dan punya pacar sebelum menikah," katanya. Kami mencoba mencari pacar, kata teman kuliahnya Atta Ullah Khan. "Kami terus mencoba, tapi biasanya gagal terus. Saya cari pacar bukan hanya untuk bergandengan tangan atau semacam itu, saya juga ingin tahu apa yang disukainya dan apa yang diharapkannya dari saya. Dan bagaimana masa depan kami nantinya," katanya. "Sampai sekarang, pencariannya masih berujung panjang," kata Khan. "Saya punya pengalaman kecil soal berciuman dan saling menyentuh, tapi itu cuma lima atau sepuluh menit. Tidak mungkin bisa lebih lama dari itu di sini. Dan tentu saja, hal semacam itu tidak bisa dilakukan di muka umum," katanya. Jatuh cinta Rauf masih mencari cinta sejatinya. "Saya ingin jatuh cinta pada seseorang. Saya ingin ada gadis yang bisa menggoda saya. Saya suka digoda, misalnya jika saya meneleponnya dan dia tidak mengangkat telepon. Lalu saya SMS, tapi ia tidak juga membalasnya. Saya suka dibuat penasaran." "Pencarian jodoh adalah topik hangat di sini," kata Khan. "Kami sering ngobrol soal bagaimana kami akan menikah dan siapa yang akan jadi gadis ideal kami." Sayangnya, di Pakistan mereka biasanya dijodohkan. Pemuda memang masih bisa menolak gadis yang dijodohkan dengan mereka, tapi mereka tidak bisa memilih calon pasangan sendiri. "Untuk para gadis aturannya lebih ketat," kata Rauf. "Mereka sama sekali tidak boleh punya pendapat. Tapi ia tidak mau menikah dengan gadis yang tidak menyukainya." Ia mau cinta sejati. Orang tuanya sudah menyetujuinya, tapi toh mereka masih mendesak agar ia cepat-cepat menikah. Minder Karena adik-adiknya sudah menikah, Rauf kadang-kadang merasa minder. "Mereka semua sudah menikah, tapi saya yang anak tengah, belum. Kenapa ya? Saya tidak tahu alasannya. Adik-kakak saya percaya saja kalau mereka bisa menangani masalah finansial dalam perkawinan, tapi berkeluarga butuh banyak uang dan ekonomi sekarang sedang buruk. Sepertinya saya tidak bisa mempercayai hal yang sama." Tapi untungnya, berkhayal itu gratis. Dan sekarang semuanya jadi lebih mudah sejak mereka kuliah. Laki-laki dan perempuan selalu dipisahkan, tapi di universitas mereka bisa duduk di satu kelas. Khan: "Kami sering ngobrol soal teman-teman sekelas. Siapa yang kira-kira cocok untuk kami. Saya juga kenal seorang gadis yang cocok untuk Rauf!" Gadis Ideal "Ia sangat cantik dan manis. Jika ia berjalan di kampus, saya bisa melihat figurnya yang sempurna," kata Rauf. Tapi ia tidak berani mendekati gadis tersebut. Di masyarakat Pakistan hal itu pantang dilakukan. Menurut Khan, gadis itu serasi dengan Rauf. Ia juga ramah, seperti Rauf. Lagipula, ia punya pandangan terbuka mengenai dunia, satu hal yang juga dimiliki sahabatnya. Ketika ditanya, apakah gadis itu perempuan idealnya, Rauf tersenyum: "Tanya saja langsung pada gadis itu, pasti jawabannya akan sangat menarik!" Ia berdiri dan kembali berenang. * WARGA ASAL SPANYOL JADI HAKIM AGUNG AMERIKA Hakim Sonia Sotomayor akan menjadi warga Amerika asal Spayol pertama yang menjabat Hakim Agung Amerika, setelah dikukuhkan Kamis lalu oleh Senat Amerika Serikat. Pengangkatannya menjadi Hakim Agung merupakan kemenangan politik Presiden Obama. Bagaimana dampaknya terhadap sikap Pengadilan terhadap kasus-kasus kontroversial, seperti aborsi dan hak-hak kelompok minoritas? Berikut laporan Davion Ford Senat Amerika Serikat yang didominasi kaum Demokrat, mengadakan pemungutan suara Kamis lalu, yang menyetujui calon unggulan Presiden Obama, Hakim Sonia Sotomayor untuk menjabat sebagai Hakim Agung. Dengan suara 68 lawan 31 telah berhasil mengangkat Hakim Sotomayor duduk dalam Mahkamah Agung Amerika Serikat. Pengukuhan itu dianggap sebagai kemenangan pemerintah Obama dan Hakim Sotomayor akan menciptakan landasan baru sebagai warga Amerika asal Spanyol pertama yang menjadi Hakim Agung. Sotomayor juga adalah wanita ketiga yang duduk dalam Pangadilan Tinggi. Dan pengangkatannya akan menjadi yang kedua dalam sejarah, bahwa ada dua wanita yang duduk di Mahkamah Agung. Kebahagiaan mendalam Hakim Sotomayor lahir di Bronk, New York, sebagai putri seorang migran dari Puerto Rico. Pada umur sembilan tahun, ayahnya meninggal dunia, dan ia tumbuh bersama ibunya. Sotomayor masuk Universitas Princeton dan Sekolah Hukum Yale, sebelum membuka kantor pengacara. Kemudian Sotomayor menjadi hakim. Dalam jumpa pres di Gedung Putih, Presiden Barak Obama memuji pengukuhan Senat terhadap Hakim Sotomayor. OBAMA : "Saya merasa senang dan bahagia yang mendalam, bahwa Senat menyetujui pengangkatan Hakim Sonia Sotomayor sebagai hakim Agung kita yang ke 111. Mereka telah menunjukkan penghormatannya terhadap peranan yang patut dari setiap eselon pemerintahan kita dan janjinya untuk menegakkan hukum dengan setia, dan tekadnya untuk membela inti hak konstitusional dan kemerdekaan kita". CV mengagumkan Meskipun ada penilaian positif Presiden Obama. Hakim Sotomayor menghadapi kritik tajam selama dengar pendapat atas pengukuhan oleh Senat. Sejumlah Senator dari kubu Republik melancarkan serangan terhadap komentar yang dibuat Sotomayor, yang menunjukkan bahwa pengalaman hidupnya sebagai wanita minoritas membuat dirinya sebagai pembuat keputusan yang bijak. Apa yang disebut komentar 'Latina yang bijak' juga dicap rasis oleh Rush Limbaugh dan para komentator konservatif lainnya. Profesor Vikram Amar dari Universitas California, Sekolah Hukum Davis mengatakan, pengukuhan itu melahirkan perpecahan mendalam dalam politik Amerika. Sotomayor : "Hakim Sotomayor punya curriculum vitea yang mengagumkan. Ia mempunyai pengalaman sebagai hakim dari pengadilan federal, Hakim pengadilan federal, pengacara perusahaan pribadi, ia punya latar-belakang akademik yang kuat.... dan masih ada sekitar 30 Senatar Republiken yang memberikan suara menentangnya". Mahkamah Agung adalah pengadilan Amerika yang paling tinggi. Sembilan anggotanya bertugas untuk memutuskan banyak sekali isyu yang seringkali berhubungan masalah-masalah sangat penting masyarakat Amerika, isyu seperti perkawinan homo, penahanan yang tidak menentu, sangkaan terorisme tanpa pengadilan, hak kaum wanita untuk melakukan aborsi. Pengangkatan anggota Mahkamah Agung selalu merupakan masalah persaingan tajam, karena Mahkamah ini mampu melakukan perubahan mendasar kehidupan masyarakat dan karena mereka diangkat seumur hidup. Hakim Sotomayor akan menggantikan pensiunan Hakim David Souter, yang akan meninggalkan MA, karena ia mau kembali ke negara bagian kelahirannya, New Hapshire. Profesor Amar mengatakan bahwa pengukuhan Hakim Sotomayor tidak mungkin mengubah MA secara mendasar Prof Amar : "Mungkin tidak akan mengubah banyak, tentunya, Hakim Sotomayor menggantikan Hakim Souter, yang tampaknya akan memutuskan yang sama dalam perkara-perkara besar dan penting". Hakim Sotomayor akan disumpah sebagai Hakim Agung MA pada hari Sabtu dan masa kerja Mahkamah Agung selanjutnya akan dimulai 5 Oktober mendatang. * BUKU PERJALANAN KARZAI KE JENJANG PRESIDEN Amerika Serikat memegang peranan lebih penting dalam memunculkan presiden Afganistan Hamid Karzai ketimbang diduga semula. Ini ternyata dari buku "Ekspedisi Uruzgan, jalan Hamid Karzai menuju istana" tulisan koresponden Bette Dam. Buku ini memberikan jawaban-jawaban menarik bagi pertanyaan kenapa program Belanda di Uruzgan kurang berhasil. Laporan Robert Chesal. Kenapa presiden Hamid Karzai begitu lama mendukung gubernur Uruzgan yang dibenci itu? Jan Mohammed dituduh korupsi dan melakukan perdagangan opium, tapi toh tetap bisa bertahan di kursinya dari 2002 sampai 2006. Ini salah satu pertanyaan yang dijawab Bette Dam dalam bukunya "Ekspedisi Uruzgan". Dengan seksama Bette Dam meneliti bagaimana Hamid Karzai mengawali pemberontakannya terhadap Taliban. Pada tahun-tahun sebelum 11 September, Karzai terutama dikenal sebagai seorang diplomat ramah di pengasingan yang membantu dan melayani media internasional dari vilanya di Quetta, Pakistan. Tapi banyak hal di balik tameng ini. Dua minggu setelah 11 September dengan yakin Karzai mulai mencari sekutu untuk menyelanggarakan ekspedisi ke Uruzgan yang tujuannya adalah mengusir Taliban dari kota Kandahar, Afganistan Selatan. Telpon satelit Perlahan-lahan kita tahu bahwa CIA sudah sejak awal memegang peranan penting dalam kemenangan Karzai. Dan inilah berita baru yang dibawakan Bette Dam dalam bukunya. Diplomat Karzai dan rombongannya bertolak ke perbatasan Afganistan membawa sepuluh ribu dolar kontan, sebagai uang pelicin yang diberikan Amerika untuk menyogok warga suku Pasthun yang suka curiga dan oportunis itu, agar mereka mau bekerjasama. Karzai juga banyak membawa telpon satelit Amerika untuk dibagi-bagikan kepada para sekutunya supaya bisa mengikuti perkembangan koalisinya. Bette Dam merangkai cerita tentang munculnya Karzai ini dalam sebuah cerita besar tentang jatuhnya Taliban. Misalnya di buku itu ada cerita tentang Abdul Haq, seorang pemimpin perlawanan yang bertekad untuk mengusir Taliban tanpa bantuan Amerika. Berita ini sangat mengejutkan kalangan Karzai. Loyalitas Yang mengesankan dari buku Ekspedisi Uruzgan adalah cara Bette Dam melakukan penyelidikan. Ia tidak hanya mewawancarai Karzai saja, tapi juga semua pria yang terlibat pada saat-saat awal. Misalnya seorang kurir yang disuruh Karzai untuk bertolak dari Quetta ke Uruzgan membawa undangan dan sejumlah pria lain. Semuanya adalah dari suku Popolzai seperti Karzai sendiri. Mereka memiliki julukan- indah seperti Si Pendiam, Si Imam, Si Paman Kaya. Yang juga mengesankan adalah Bette Dam berhasil merajut cerita-cerita yang bertentangan menjadi sebuah cerita menyeluruh. Tapi di sini lain, karena kelengkapannya, buku ini cukup membosankan. Ekspedisi Uruzgan mencoba membuat kompleksitas masyarakat Afganistan bisa dimengerti. Pembaca akan mengerti kenapa semua aliansi tampaknya begitu cair, bagaimana berbagai loyalitas dalam suku atau anak suku bisa menimbulkan kekacauan dan juga menampilkan keseimbangan yang delikat. Sekaligus menjadi jelas pula bagaimana turut campurnya Amerika merusak keseimbangan itu. Berkemauan keras Dalam epilognya Bette Dam menceritakan bagaimana keadaan Uruzgan delapan tahun setelah Karzai berkuasa sebagai presiden. Setelah sempat tenang memerintah pada awal pemerintahannya, Karzai didesak Amerika untuk mengangkat Jan Mohammed sebagai gubernur propinsi Uruzgan. Mantan pejuang ini adalah seorang yang berkemauan keras yang justru diingini Amerika. Atas petunjuknya, Amerika menggerebek rumah-rumah di Deh Rawod mencari Mullah Omar dan pemimpin Taliban lainnya. Taktik ini banyak membuat orang marah, tapi lama baru berdampak bagi kedudukan Jan Mohammed. Karena Amerika menganggap Jan Mohammed sebagai sekutu setia, maka ia bisa terus menyingkirkan musuh-musuh pribadinya. Bette Dam memperlihatkan bagaimana hal ini merusak kepercayaan terhadap orang Amerika, terhadap Hamid Karzai, terhadap orang Belanda yang ditempatkan di sana sejak 2006. Dan dengan demikian, bisa dimengerti kenapa perdamaian dan stabilitas di kawasan itu makin jauh. Ekspedisi Uruzgan adalah buku yang sangat berharga, yang tanpa diragukan akan dimanfaatkan para sejarawan. Tapi juga bagi orang awam, ini semacam pesta pengakuan, di mana semua intrik dan permusuhan dimunculkan, yang membuat Afganistan menjadi sumber kabar buruk yang tak henti-hentinya. * GEMA WARTA TOPIK INDONESIA : WS RENDRA TUTUP USIA WS RENDRA TUTUP USIA Sang Burung Merak itu telah terbang untuk selamanya. Willibrordus Surendra Broto Rendra, penyair, dramawan dan budayawan terkemuka, meninggal dunia kemarin pukul 10 malam di rumah sakit di Depok. Rendra, 73 tahun, tutup usia setelah dirawat sebulan lamanya karena serangan jantung dan gangguan ginjal. Sampai dini hari, rumahnya di Bengkel Teater, tempat jenazahnya disemayamkan, ramai dikunjungi orang. Indonesia kehilangan seorang genius budaya. Laporan Aboeprijadi Santoso. Rendra, terlahir Willibrordus Surendra Broto Rendra di Solo 7 November 1935, belakangan menjadi muslim, dan berganti nama menjadi Wahyu Sulaiman Rendra. Putra seorang guru bahasa Indonesia dan bahasa Jawa dengan seorang penari kraton ini, sejak kecil memperlihatkan bakat bahasa dan teaternya. Salah satu sobatnya, Putu Wijaya, mengaguminya sebagai seorang budayawan yang amat kreatif, sedangkan para seniman yang lebih muda seperti Butet Kertarajasa menyebutnya seorang genius. Banyak orang mengenalnya sebagai seorang yang mudah dan menyenangkan dalam bergaul, juga dengan penguasa, sekali pun dia sering melakukan perlawanan. Ada yang menyebut Rendra, dengan semangat kesetaraannya, satu satunya tokoh publik yang tak pernah disapa dgn "Bapak" atau "Pak". Yang muda, tua, atasan, mau pun bawahan, memanggilnya "Mas". Sepanjang hidupnya sehat, tak pernah menginap di rumah sakit, sepanjang hidupnya pula dia tak pernah diam. Tahun 1970an mulai bergolak, dan 1980an sering mengalami kesulitan dengan penguasa Orde Baru. Jiwa dan semangatnya yang dinamis, kreatif dan kritis, dengan pengetahuan falsafahnya awal tahun ini mendapat penghargaan dari Universitas Gajah Mada, Jogyakarta, dengan pelimpahan gelar Doktor Honoris Causa. Dalam lawatannya terakhir kali ke studio Radio Nederland Wereldomroep, pertengahan 1997, dia menggambarkan arti kemerdekaan Indonesia bagi rakyatnya seperti nasib Pak Saijah di masa penjajahan Belanda di abad XIX seperti ditulis Multatuli. Seperti penjajahan itu pula, gambarannya tentang pemerintahan Orde Baru. Semua itu dikiaskannya dalam syair "Kesaksian Bapak Saijah" yang dibacanya di studio di Hilversum: Kesaksian Bapak Saijah Ketika mereka bacok leherku, dan parang menghunjam tubuhku berulang kali, kemudian mereka merampas kerbauku, aku agak heran bahwa tubuhku mengucurkan darah. Hidup tanpa pilihan, menjadi rakyat sang adipati, bagaikan hidup tanpa kesadaran, sebab kesadaran dianggap tantangan kekuasaan. Hidup tanpa daya, sebab daya ditindih ketakuatan. Setiap hari seperti mati berulang kali. Setiap saat berharap menjadi semut, agar bisa tidak kelihatan Sekarang setelah mati, baru aku menyadari, bahwa ketakutanku membantu penindasan. Dan sikap tidak berdaya, menyuburkan ketidak-adilan. Pikiran dan bathin tidak berani angkat suara, karena tidak punya kata-kata. Barau sekarang setelah mati, aku sadar ingin bicara, memberi kesaksian. Ooo para bupati Tanah Jawa, tatanan hidup yang kalian tegakkan, ternyata menjadi tatanan kemandulan. Tatanan yang tak mampu mencerdaskan bangsa. Rendra, sang Burung Merak itu, dimakamkan di pemakaman khusus di kawasan Bengkel Teater, Cipayung, Depok, Jumat petang. * FATAH BAHAS PENYEBAB KEMATIAN ARAFAT & JUMLAH JEMAAH HAJI BERKURANG GARA-GARA FLU MEKSIKO Lima tahun setelah kepergiannya 11 November 2004 Yasser Arafat masih tetap berperan penting di Fatah. Kongres partai Fatah menuntut kejelasan mengenai penyebab kematiannya. Apakah ia mati dibunuh, demikian koran Belanda Trouw ? Tidak saja poster-poster Yasser Arafat yang mendominasi ruang kongres partai Fatah yang ke-20. Penyebab kematiannya juga menjadi diskusi hangat. Jum'at kemarin kongres memutuskan bahwa Israel menjadi penyebab kematian Arafat. Kongres menyusun sebuah komisi yang akan melakukan pengusutan. Arafat meninggal dunia di sebuah rumah sakit di Paris. Ia dibawa ke sana karena menderita penyakit yang misterius. Langsung beredar desas-desus bahwa Israel meracuni Arafat. Karena bukankah dinas rahasia Israel Mossad yang juga mencoba untuk meracuni pemimpin Hamas Khaled Masjaal di tahun 1997? Demikian tulis koran Trouw. Di Israel sendiri beredar desas-desus yan lain. Arafat meninggal dunia karena AIDS. Oleh karena itu Palestina merahasiakan kematiannya. Informasi medis kematian Arafat masih tetap dirahasiakan oleh otoritas Perancis. Tiga minggu lalu Faruk Kadumi seorang tokoh penting Fatah mengangkat isyu tersebut. Ia tidak saja menyalahkan Israel tetapi juga sejumlah pemimpin Palestina di antaranya presiden Palestina saat ini Mahmud Abbas. Menurut Kadumi, Abbas membantu Israel meracuni Arafat yang ketika itu dikepung tentara Israel di markas besarnya di Ramallah. Kadumi punya alasan menuding Abbas, demikian koran Trouw lebih lanjut. Sebagai seorang penganut garis keras, ia menuduh Abbas mengkhianati Palestina kerena berdamai dengan Israel. Tahun 1994, Kadumi juga menolak untuk kembali ke Palestina bersama Arafat. Sejak itu ia tinggal di pengasingan di Tunisia. Dengan alasan yang sama sekarang ia juga memboikot kongres Fatah yang dilangsungkan di tepi barat yang menurutnya masih tetap diduduki Israel. Abbas membantah semua tuduhan. Tapi peserta kongres juga minta pertanggung-jawaban Abbas akibat kekalahan Fatah dalam pemilu 2006 yang dimenangkan Hamas. Apapun alasan maupun hasil pengusutannya, teori kematian Arafat akan terus bermunculan dari komplotan manapun, demikian koran Trouw. Topik kedua. Musim haji tahun ini akan sepi. "Para Jemaah Takut Flu Mexiko". Iran melarang warganya melakukan ibadah haji di kota suci Mekkah itu tahun ini. Demikian kepala berita koran de Volkskrant. Biro perjalanan Al Ferdoos di Den Haag yang mengurus jemaah haji dari Belanda, mengeluh. Jumlah jemaah yang mau melakukan ibadah haji nanti berkurang dengan separuh. Mereka takut flu Mexico, tandas direktur biro perjalanan Mohammad Abdallah. Biasanya bulan Ramadan yang tahun ini dimulai tanggal 22 Agustus, merupakan periode yang ramai bagi umat Muslim Belanda untuk melakukan Umroh. Tapi sejauh ini mereka yang mendaftar sangat sedikit. Mereka takut flu Mexico. Mohammad Abdallah menegaskan tahun lalu biro perjalanannya masih kewalahan mengurus visa. Dari tahun ketahun jumlah Muslim Belanda yang menjalankan Umroh dan naik haji terus meningkat, terutama di kalangan ummat islam di atas 50 tahun. Juli lalu Arab Saudi bahkan mengimbau para jemaah yang rentah kesehatannya, seperti anak-anak maupun para lansia, untuk tidak melakukan ibadah haji yang tahun ini dimulai sekitar tanggal 19 November. Kamis lalu pemerintah Iran juga melarang warganya untuk naik haji tahun ini, demikian koran de Volkskrant. Setiap tahun sekitar 3 jutaan umat Muslim dari seluruh dunia menunaikan ibadah haji. --------------------------------------------------------------------- Radio Nederland Wereldomroep, Postbus 222, 1200 JG Hilversum http://www.ranesi.nl/ http://www.radionetherlands.nl/ Keterangan lebih lanjut mengenai siaran radio kami dapat Anda peroleh melalui [email protected] Copyright Radio Nederland Wereldomroep. ---------------------------------------------------------------------
