---------------------------------------------------------------------

WARTA BERITA RADIO NEDERLAND WERELDOMROEP
Edisi: Bahasa Indonesia

Ikhtisar berita disusun berdasarkan berita-berita yang disiarkan oleh
Radio Nederland Wereldomroep selama 24 jam terakhir.

---------------------------------------------------------------------

Edisi ini diterbitkan pada:

Jumat 07 Agustus 2009 13:50 UTC



** BAITULLAH MESUD TEWAS ERBUAN ROKET AMERIKA 

** CINA EKSEKUSI DIRUT BANDARA

** GEMA WARTA TOPIK INTERNASIONAL : AMERIKA DEKATI ICC

** GEMA WARTA TOPIK INTERNASIONAL : TEMPAT NONGKRONG DI PAKISTAN

** GEMA WARTA TOPIK INTERNASIONAL : WARGA ASAL SPANYOL JADI HAKIM AGUNG AMERIKA

** GEMA WARTA TOPIK INTERNASIONAL : BUKU PERJALANAN KARZAI KE JENJANG PRESIDEN

** GEMA WARTA TOPIK TINJAUAN PERS : FATAH BAHAS PENYEBAB KEMATIAN ARAFAT & 
JUMLAH JEMAAH HAJI BERKURANG GARA-GARA FLU MEKSIKO



* BAITULLAH MESUD TEWAS ERBUAN ROKET AMERIKA

Pemimpin Taliban Baitullah Mehsud besar kemungkinan tewas akibat serbuan roket 
Amerika di Pakistan barat laut. Demikian diberitakan oleh otoritas Pakistan 
maupun nara sumber Taliban. Serbuan roket Rabu lalu diarahkan ke rumah mertua 
pemimpin Taliban tersebut. Menurut seorang petugas dinas rahasia Pakistan di 
wilayah Waziristan selatan, serbuan roket itu menewaskan Mehsud, salah seorang 
istri dan pengawalnya. Semuanya telah dikubur.
Mehsud dipandang sebagai salah satu dalang rangkaian aksi bunuh diri di 
Pakistan yang menewaskan sampai 2 ribu orang. Mehsud juga dikaitkan dengan 
pemunuhan mantan perdana menteri Pakistan Benazir Bhutto. Taliban membantah 
tuduhan tersebut.
Tahun lalu juga sudah tersiar berita tentang kematian Mehsud. Ia diberitakan 
meninggal dunia karena penyakit ginjal.  Pemberitaan itu kemudian ditarik 
kembali.


* PEMIMPIN BARU MACAN TAMIL DIANGKUT KE KOLOMBO

Pemimpin baru gerilyawan Macan Tamil di Sri Lanka ditangkap dan dibawa ke ibu 
kota Kolombo. Sebelumnya angkatan bersenjata Sri Lanka memberitakan bahwa ia 
ditangkap di Muangthai, namun hal itu dibantah oleh Bangkok. Menurut otoritas 
Muangthai ia ditahan di Kualalumpur ibu kota Malaysia kemudian lewat Muangthai 
diterbangkan ke Sri Lanka.
Pemimpin gerilyawan Selvarasa Pathmanathan yang lebih populer dengan K.P. 
ditunjuk sebagai pemimpin Macan Tamil bulan Mei lalu, setelah pemimpin Macan 
Tamil sebelumnya Vellupilai Prabhakaran tewas dalam serbuan tentara Sri Lanka. 
Serbuan itu berhasil mematahkan perjuangan Macan Tamil sejak 10 tahun terkahir. 
Akhir bulan lalu Macan Tamil kembali beraksi. Lewat media mereka mengatakan 
bahwa mereka melancarkan perjuangan damai untuk mencapai kemerdekaan.


* CINA EKSEKUSI DIRUT BANDARA

Cina mengeksekusi direktur utama sejumlah bandar udara. Li Peiying 60 tahun 
divonis hukuman mati karena kasus penyuapan dan menghilangnya hampir 16 juta 
dollar. Sebagai direktur utama, Li membawahi 30 bandar udara di Cina, termasuk 
bandar udara internasional di ibu kota Beijing. Eksekusi hukuman mati 
dilaksanakan di Jinan sebuah kota terpencil di Cina timur


* PASUKAN KHUSUS BELANDA IKUT OPERASI MILITER URUZGAN

Pasukan Khusus Belanda NSF ikut dalam sebuah operasi militer yang dipimpin 
Australia menghadapi Taliban di Uruzgan. Demikian kementrian pertahanan Belanda 
kepada Radio Nederland. Operasi militer tersebut dilancarkan akhir pekan lalu 
namun baru dimumkan oleh kementrian pertahanan Australia hari Jum'at ini.
Sasaran operasi militer adalah wilayah Mirabad sebelah timur ibu kota propinsi 
Tarin Kowt. Menurut Australia, 4 pemimpin dan sejumlah anggota Taliban 
ditangkap dalam operasi militer itu. Juga berhasil disita sejumlah senjata dan 
bahan untuk membuat bom pinggir jalan. Semua tahanan telah diserahkan kepada 
otoritas Afghanistan.
Pasukan Khusus Belanda NSF terdiri dari para komando dan marinir yang semuanya 
berjumlah 76 orang. Australia memiliki sekitar 300 anggota Pasukan Khususnya di 
Uruzgan. Kedua pasukan berada langsung dibawah komandan regional ISAF yang 
ditempatkan di pangkalan udara Kandahar.


* SETAHUN PERANG GEORGIE-RUSIA

Setahun setelah perang antara Georgie dan Rusia, puluhan ribu pengungsi masih 
belum bisa pulang ke rumah mereka. Demikian laporan Amnesty International. 
Perang tersebut diperkirakan menyebabkan 130 ribu warga Georgie terpaksa 
melarikan diri dari propinsi Ossesia Selatan yang membangkang. Menurut Amnesty 
International sampai saat ini 30 ribu warga masih tinggal di tempat-tempat 
penampungan sementara. Organisasi HAM internasional itu juga melaporkan bahwa 
para tertuduh penjahat perang sampai sekarang masih bebas berkeliaran.

Hari ini di berbagai tempat di Georgie diperingati perang di Ossesia Selatan 
yang berlangsung tahun lalu selama 5 hari. Presiden Mikhail Saakasjvilli akan 
mengucapkan pidato dan mengheningkan-cipta selama 5 menit. Kamis kemarin telah 
dilakukan upacara peringatan di Gori, salah satu kota yang menderita kerusakan 
paling parah. Sekitar seribu mahasiswa Georgie turun ke jalan dengan menggelar 
aksi anti Rusia.


* KECELAKAAN KAPAL DEKAT TONGA

Kecelakaan kapal ferry di Samudra Hindia dipastikan menewaskan 66 orang. Kapal 
tersebut tenggelam Rabu malam dekat kepulauan Tonga. Penyebabnya belum 
diketahui. 55 orang berhasil dilselamatkan. Semula diduga semua penumpang dan 
awak kapal, selamat. Namun kapal tersebut ternyata mengangkut jumlah penumpang 
yang lebih banyak. Ke-66 korban tewas tidak saja terdiri dari warga Tonga 
tetapi juga sejumlah warga Inggris, Jerman, Perancis dan Jepang.
Otoritas Tonga meminta bantuan Australia dan Selandia Baru untuk mencari para 
korban. Mereka berharap masih akan bisa menemukan korban hidup.


* PARLEMEN TOLAK RUU KONTROVERSIAL MEDIA VENEZUELA

Parlemen Venezuela tidak menyetujui sebuah RUU media yang baru. Menurut UU 
tersebut setiap orang yang terlibat dalam penyusunan berita yang tidak bernada 
positip mengenai pemerintah akan bisa dihukum penjara. RUU kontroversial itu 
banyak dikritik oleh organisasi-organisasi HAM dalam dan luar negeri. Menurut 
para kritisi, UU tersebut merupakan upaya presiden Hugo Chavez untuk membungkam 
media independen. 
Menurut ketua parlemen Venzuela - Cilia Flores RUU tersebut ditolak oleh 
mayoritas anggota parlemen. Menurutnya berbagai peraturan media sudah tercantum 
dalam UU media sekarang.


* SUTRADARA JOHN HUGHES TUTUP USIA

Sutradara film Amerika John Hughes meninggal dunia pada usia 59 tahun. 
Dasa-warsa 80-an dan awal 90-an ia sukses dengan sejumlah film. Film yang 
paling terkenal adalah The Breakfast Club tahun 1985 mengenai lima murid 
sekolah yang pada suatu Sabtu pagi harus tinggal lebih lama di sebuah gedung 
sekolah yang tua. Film Ferris Bueller's Day Off tahun 1983 juga sangat populer 
dan juga film Home Alone. John Hughes menulis sendiri skenario film tersebut. 
John Hughes meninggal dunia akibat serangan jantung ketika melakukan kunjungan 
keluarga.


* KEBAKARAN RUMAH LANSIA DI BELGIA

9 orang tewas akibat kebakaran di sebuah rumah penitipan orang lansia di 
Belgia. 30 penghuni dan 2 petugas ambulans, luka-luka. Menurut otoritas 
setempat 3 penghuni lansia dalam keadaan kritis. Kebakaran terjadi di Melle 
dekat Gent. Rumah tersebut menampung 90 orang lansia. Kebakaran diduga 
disebabkan oleh kerusakan sebuah pesawat televisi. Kebakaran menyebabkan asap 
yang dalam waktu singkat menyebar ke dalam gedung. Ketika itu banyak penghuni 
membuka pintu dan jendela akibat suhu udara yang panas. Para korban besar 
kemungkinan mati lemas karena asap kebakaran. Para penghuni yang selamat 
ditampung di sebuah gedung olahraga atau oleh pihak keluarga.


* BERITA BURSA

Menjelang siang hari nilai index di pasar-pasar saham dan bursa di Eropa 
menurun. Para pedagang berhati-hati setelah diumumkan laporan yang kurang baik 
dari bank Inggris RBS - Royal Bank of Scotland.

Nilai index AEX di Amsterdam turun 0,9% pada 286,47

Di Tokio nilai index Nikkei naik dengan 0,2% pada 10.412,09

Nilai tukar Euro hari ini tercatat US$ 1,4361

Di Jakarta nilai Euro = Rp. 14.333,- 
dan dollar Amerika = Rp. 9.980,- 

cuaca di Hilversum cerah, suhu di musim panas naik sampai 25 derajat Celsius


* AMERIKA DEKATI ICC

Pemerintahan Barrack Obama mengeluarkan pernyataan paling hangat yang pernah 
dikeluarkannya terhadap Mahkamah Pidana Internasional ketika kemarin Menteri 
Luar Negeri Hillary Clinton menyuarakan penyesalan bahwa Amerika tidak menjadi 
bagian darinya. Tapi Washington masih jauh dari keikutsertaan. Laporan 
koresponden Hermione Gee

Hillary Clinton berbicara di Nairobi, Kenya ketika mengimbau agar pemerintah 
menghampiri Mahkamah Pidana Internasional ICC untuk mengadili para pelaku 
kekerasan pasca pemilu tahun lalu.

Pesan mengejutkan yang datang dari seorang wakil Amerika karena negaranya 
sendiri telah lama memboikot mahkamah. Walaupun mantan Presiden Bill Clinton 
turut menandatangani Traktat Roma mengenai pendirian mahkamah, tapi parlemen 
tidak pernah mendukung keputusannnya. Ketika George W Bush berkuasa, ia segera 
menarik pengakuan Amerika.
 
Undang Undang Invasi Den Haag
Tahun 2002, Kongres mengeluarkan apa yang disebut American Servica Members 
Protection Act, yang melarang pejabat pemerintah bekerjasama dengan mahkamah.  
Dikenal dengan nama 'The Haque Invasion Act',  memberi kewenangan pada presiden 
untuk menggunakan ''semua cara yang perlu dan sesuai untuk  membebaskan  
personil Amerika ataupun sekutu yang ditahan atau dipenjara atas nama atau atas 
permintaan ICC.

Pernyataan Clinton, oleh karena itu merupakan tanda positip bagi para pendukung 
ICC. Michael Barnett, profesor hubungan internasional pada Universitas 
Minnesota mengatakan:

"Pemerintahan ini seperti siang dan malam. Pemerintahan Bush tidak pernah 
menutup-nutupi rasa permusuhannya terhadap PBB dan semua lembaga internasional. 
Pemerintahan ini memiliki sikap yang sangat, sangat berbeda. Ini bukan 
pemerintahan yang akan mencintai semua lembaga internasional yang dilihatnya, 
tapi jelas memahami bahwa menjadikan mereka sejalan dengan kepentingan nasional 
Amerika, adalah demi kebaikan Amerika sendiri. Saya rasa ada perubahan sangat 
besar, tidak saja terhadap ICC tapi juga terhadap PBB dan badan-bdan 
multilateral lain". 

Api politik
Tetapi ini tidak berarti Amerika Serikat akan menjadi anggota penuh mahkamah, 
demikian peringatan Barnnett. 

"Ada banyak alasan politik dalam negeri kenapa Obama tidak mau menandatangani 
kembali Traktat Roma. Pertama, ada sikap permusuhan dari kongres, jadi masalah 
politik pragmatis, ada pertanyaan apakah Obama mau menanggung api politik hanya 
untuk sekedar isyarat simbolis saja. Kedua, akan muncul perlawanan dari 
angkatan bersenjata seperti sebelumnya. Ketiga, Amerika Serikat memiliki 
pasukan yang lebih besar dari negara lain di luar negeri sehingga resiko mereka 
didawka lebih besar. Melihat itu semua, saya tidak mengharapkan pemerintahan 
Obama tiba-tiba akan menjadi pembawa payung ICC. Tidak jelas apa keuntungannya 
dalam jangka pendek. Anda mungkin masih bisa melakukan apa yang diinginkan 
tanpa harus melakukan pertempuran politik itu". 

Meletakkan dasar
Dengan kata lain, walaupun tanpa meratifikasi Traktat Roma, dan UU Invasi Den 
Haag tetap pada tempatnya, Presiden Obama masih bisa bekerjasama erat dengan 
ICC. Pemerintahan Obama sudah menytakan akan mengirim seorang wakilnya ke 
konperensi ICC tahun depan, suatu hal yang selalu ditolak Bush.

Ini bisa menjadi dasar bagi Amerika untuk pada akhirnya menawarkan dukungan 
formalnya terhadap ICC, kata Barnett.

"Sesudah 8 tahun, pada dasarnya, kita menjemput bola dan pulang, ada perasaan 
kita butuh mengubah ini semua dari dalam tapi juga evaluasi mengenai apa yang 
sudah kita dapatkan selama 8 tahun dalam artian kebijakan selama ini".


* TEMPAT NONGKRONG DI PAKISTAN

Di Pakistan, berenang di hari yang panas cuma bisa dilakukan para pemuda. Di 
negara ini pemuda dan gadis-gadis biasanya dipisahkan. Lalu, bisakah Abdur 
Rauf, mahasiswa jurnalistik berusia 25 tahun, menemukan cinta sejatinya? 
Laporan Suzanna Koster.
Udara panas menyelimuti Pakistan, temperatur 40 derajat di musim panas bukan 
hal aneh. Dikombinasikan dengan mati lampu berjam-jam yang sering terjadi di 
sana, maka kesejukan yang ditawarkan air jadi sangat penting.
Berenang
Peluh membasahi wajah Rauf. Mahasiswa bertubuh atletis tersebut berdiri di tepi 
kanal di Sehri Balol, ia kemudian menyelam. Air kanal itu terlihat kotor, tapi 
karena tidak ada lagi kanal berair lebih bersih, banyak orang tetap berenang di 
sana. "Enak sekali, airnya dingin," kata Rauf dengan wajah berseri. 
Di kejauhan terlihat pegunungan. Di sisi lain kanal terlihat tenda-tenda 
pengungsian yang mengingatkan kita akan perang tentara Pakistan melawan 
Taliban, yang terjadi di Lembah Swatt, hampir 50 km dari tempat tersebut.
Di antara puluhan pemuda yang berenang dengan riang gembira di kanal tersebut, 
terdapat pula kaum pengungsi. Dengan masih memakai salwar - celana lebar - dan 
bahkan sendal plastik, mereka menceburkan diri ke kanal. 
"Banyak permainan air menyenangkan di sini," kata Rauf. Ia mau diwawancara 
untuk memperlihatkan bahwa orang Pakistan baik-baik, bukan ekstrimis. 
Harapan
Gadis-gadis tidak ikut berenang di sini. Mereka tidak boleh dilihat oleh 
laki-laki yang bukan keluarga. Bila hal itu terjadi, kehormatan keluarga akan 
tercoreng. Budaya seperti itu yang menyulitkan pencarian jodoh Rauf. "Di 
masyarakat kami, sangat sulit mencari pacar. Di budaya kami, kami harus menikah 
dulu sebelum bergaul dengan gadis tersebut. Tapi saya justru ingin bergaul 
dengan perempuan dan punya pacar sebelum menikah," katanya. 
Kami mencoba mencari pacar, kata teman kuliahnya Atta Ullah Khan. "Kami terus 
mencoba, tapi biasanya gagal terus. Saya cari pacar bukan hanya untuk 
bergandengan tangan atau semacam itu, saya juga ingin tahu apa yang disukainya 
dan apa yang diharapkannya dari saya. Dan bagaimana masa depan kami nantinya," 
katanya. 
"Sampai sekarang, pencariannya masih berujung panjang," kata Khan. "Saya punya 
pengalaman kecil soal berciuman dan saling menyentuh, tapi itu cuma lima atau 
sepuluh menit. Tidak mungkin bisa lebih lama dari itu di sini. Dan tentu saja, 
hal semacam itu tidak bisa dilakukan di muka umum," katanya. 
Jatuh cinta
Rauf masih mencari cinta sejatinya. "Saya ingin jatuh cinta pada seseorang. 
Saya ingin ada gadis yang bisa menggoda saya. Saya suka digoda, misalnya jika 
saya meneleponnya dan dia tidak mengangkat telepon. Lalu saya SMS, tapi ia 
tidak juga membalasnya. Saya suka dibuat penasaran." 
"Pencarian jodoh adalah topik hangat di sini," kata Khan. "Kami sering ngobrol 
soal bagaimana kami akan menikah dan siapa yang akan jadi gadis ideal kami." 
Sayangnya, di Pakistan mereka biasanya dijodohkan. Pemuda memang masih bisa 
menolak gadis yang dijodohkan dengan mereka, tapi mereka tidak bisa memilih 
calon pasangan sendiri.
"Untuk para gadis aturannya lebih ketat," kata Rauf. "Mereka sama sekali tidak 
boleh punya pendapat. Tapi ia tidak mau menikah dengan gadis yang tidak 
menyukainya." Ia mau cinta sejati. Orang tuanya sudah menyetujuinya, tapi toh 
mereka masih mendesak agar ia cepat-cepat menikah. 
Minder
Karena adik-adiknya sudah menikah, Rauf kadang-kadang merasa minder. "Mereka 
semua sudah menikah, tapi saya yang anak tengah, belum. Kenapa ya? Saya tidak 
tahu alasannya. Adik-kakak saya percaya saja kalau mereka bisa menangani 
masalah finansial dalam perkawinan, tapi berkeluarga butuh banyak uang dan 
ekonomi sekarang sedang buruk. Sepertinya saya tidak bisa mempercayai hal yang 
sama." 
Tapi untungnya, berkhayal itu gratis. Dan sekarang semuanya jadi lebih mudah 
sejak mereka kuliah. Laki-laki dan perempuan selalu dipisahkan, tapi di 
universitas mereka bisa duduk di satu kelas. Khan: "Kami sering ngobrol soal 
teman-teman sekelas. Siapa yang kira-kira cocok untuk kami. Saya juga kenal 
seorang gadis yang cocok untuk Rauf!" 
Gadis Ideal
"Ia sangat cantik dan manis. Jika ia berjalan di kampus, saya bisa melihat 
figurnya yang sempurna," kata Rauf. Tapi ia tidak berani mendekati gadis 
tersebut. Di masyarakat Pakistan hal itu pantang dilakukan. 
Menurut Khan, gadis itu serasi dengan Rauf. Ia juga ramah, seperti Rauf. 
Lagipula, ia punya pandangan terbuka mengenai dunia, satu hal yang juga 
dimiliki sahabatnya.
Ketika ditanya, apakah gadis itu perempuan idealnya, Rauf tersenyum: "Tanya 
saja langsung pada gadis itu, pasti jawabannya akan sangat menarik!" Ia berdiri 
dan kembali berenang.


* WARGA ASAL SPANYOL JADI HAKIM AGUNG AMERIKA

Hakim Sonia Sotomayor akan menjadi warga Amerika asal Spayol pertama yang 
menjabat Hakim Agung Amerika, setelah dikukuhkan Kamis lalu oleh Senat Amerika 
Serikat. Pengangkatannya menjadi Hakim Agung merupakan kemenangan politik 
Presiden Obama. Bagaimana dampaknya terhadap sikap Pengadilan terhadap 
kasus-kasus kontroversial, seperti  aborsi dan hak-hak kelompok minoritas? 
Berikut laporan Davion Ford
 
Senat Amerika Serikat yang didominasi kaum Demokrat, mengadakan pemungutan 
suara Kamis lalu, yang menyetujui calon unggulan Presiden Obama, Hakim Sonia 
Sotomayor untuk menjabat sebagai Hakim Agung. Dengan suara 68 lawan 31  telah 
berhasil mengangkat Hakim Sotomayor duduk dalam Mahkamah Agung Amerika Serikat. 
Pengukuhan itu  dianggap sebagai kemenangan pemerintah Obama dan Hakim 
Sotomayor akan menciptakan landasan baru sebagai  warga Amerika asal Spanyol 
pertama yang menjadi Hakim Agung. Sotomayor juga adalah wanita ketiga yang 
duduk dalam Pangadilan Tinggi. Dan pengangkatannya akan menjadi yang kedua 
dalam sejarah, bahwa ada dua wanita yang duduk di Mahkamah Agung.  

Kebahagiaan mendalam
Hakim Sotomayor lahir di Bronk, New York, sebagai putri seorang migran dari 
Puerto Rico. Pada umur sembilan tahun, ayahnya meninggal dunia, dan ia tumbuh 
bersama ibunya. Sotomayor masuk Universitas Princeton dan Sekolah Hukum Yale, 
sebelum membuka kantor pengacara. Kemudian Sotomayor menjadi hakim. Dalam jumpa 
pres di Gedung Putih, Presiden Barak Obama memuji pengukuhan Senat terhadap 
Hakim Sotomayor.

OBAMA : "Saya merasa senang   dan bahagia yang mendalam, bahwa Senat menyetujui 
pengangkatan Hakim Sonia Sotomayor sebagai hakim Agung kita yang ke 111. Mereka 
telah menunjukkan  penghormatannya terhadap peranan yang patut dari setiap 
eselon  pemerintahan kita dan janjinya untuk menegakkan hukum dengan setia, dan 
tekadnya untuk membela inti hak konstitusional dan kemerdekaan kita". 

CV mengagumkan
 Meskipun ada penilaian positif Presiden Obama. Hakim Sotomayor menghadapi 
kritik tajam selama  dengar pendapat atas pengukuhan  oleh Senat. Sejumlah 
Senator dari kubu Republik melancarkan serangan   terhadap komentar yang dibuat 
Sotomayor, yang menunjukkan bahwa pengalaman hidupnya sebagai wanita minoritas 
membuat dirinya sebagai pembuat keputusan yang bijak. Apa yang disebut komentar 
'Latina yang bijak' juga dicap rasis oleh Rush Limbaugh dan para komentator 
konservatif lainnya. Profesor Vikram Amar dari Universitas California, Sekolah 
Hukum Davis mengatakan, pengukuhan itu melahirkan perpecahan mendalam dalam 
politik Amerika.

Sotomayor : "Hakim Sotomayor punya curriculum vitea yang mengagumkan. Ia 
mempunyai pengalaman sebagai hakim dari pengadilan federal, Hakim pengadilan 
federal, pengacara perusahaan  pribadi, ia punya latar-belakang akademik yang 
kuat.... dan masih ada sekitar 30 Senatar Republiken yang memberikan suara 
menentangnya".  

Mahkamah Agung adalah pengadilan Amerika yang paling tinggi.  Sembilan 
anggotanya bertugas untuk memutuskan banyak sekali isyu yang seringkali 
berhubungan masalah-masalah sangat penting masyarakat Amerika, isyu seperti 
perkawinan homo, penahanan yang tidak menentu, sangkaan terorisme tanpa 
pengadilan, hak kaum wanita untuk melakukan aborsi. Pengangkatan anggota 
Mahkamah Agung  selalu merupakan masalah persaingan tajam, karena Mahkamah ini 
mampu melakukan perubahan mendasar kehidupan masyarakat dan karena mereka 
diangkat seumur hidup. Hakim Sotomayor akan menggantikan pensiunan Hakim David 
Souter, yang akan meninggalkan MA, karena ia mau kembali ke negara bagian 
kelahirannya, New Hapshire. Profesor Amar mengatakan bahwa pengukuhan Hakim 
Sotomayor tidak mungkin mengubah MA secara mendasar 

Prof Amar :  "Mungkin tidak akan mengubah banyak, tentunya, Hakim Sotomayor 
menggantikan Hakim Souter, yang tampaknya akan memutuskan yang sama dalam 
perkara-perkara besar dan penting". 

Hakim Sotomayor akan disumpah sebagai Hakim Agung MA pada hari Sabtu dan masa 
kerja Mahkamah Agung selanjutnya akan dimulai 5 Oktober mendatang.


* BUKU PERJALANAN KARZAI KE JENJANG PRESIDEN

Amerika Serikat memegang peranan lebih penting dalam memunculkan presiden 
Afganistan Hamid Karzai ketimbang diduga semula. Ini ternyata dari buku 
"Ekspedisi Uruzgan, jalan Hamid Karzai menuju istana" tulisan koresponden Bette 
Dam. Buku ini memberikan jawaban-jawaban menarik bagi pertanyaan kenapa program 
Belanda di Uruzgan kurang berhasil. Laporan Robert Chesal.

Kenapa presiden Hamid Karzai begitu lama mendukung gubernur Uruzgan yang 
dibenci itu? Jan Mohammed dituduh korupsi dan melakukan perdagangan opium, tapi 
toh tetap bisa bertahan di kursinya dari 2002 sampai 2006. Ini salah satu 
pertanyaan yang dijawab Bette Dam dalam bukunya "Ekspedisi Uruzgan".

Dengan seksama Bette Dam meneliti bagaimana Hamid Karzai mengawali 
pemberontakannya terhadap Taliban. Pada tahun-tahun sebelum 11 September, 
Karzai terutama dikenal sebagai seorang diplomat ramah di pengasingan yang 
membantu dan melayani media internasional dari vilanya di Quetta, Pakistan. 
Tapi banyak hal di balik tameng ini. Dua minggu setelah 11 September dengan 
yakin Karzai mulai mencari sekutu untuk menyelanggarakan ekspedisi ke Uruzgan 
yang tujuannya adalah mengusir Taliban dari kota Kandahar, Afganistan Selatan. 

Telpon satelit
Perlahan-lahan kita tahu bahwa CIA sudah sejak awal memegang peranan penting 
dalam kemenangan Karzai. Dan inilah berita baru yang dibawakan Bette Dam dalam 
bukunya.  Diplomat Karzai dan rombongannya bertolak ke perbatasan Afganistan 
membawa sepuluh ribu dolar kontan, sebagai uang pelicin yang diberikan Amerika 
untuk menyogok warga suku Pasthun yang suka curiga dan oportunis itu, agar 
mereka mau bekerjasama. Karzai juga banyak membawa telpon satelit Amerika untuk 
dibagi-bagikan kepada para sekutunya supaya bisa mengikuti perkembangan 
koalisinya. 

Bette Dam merangkai cerita tentang munculnya Karzai ini dalam sebuah cerita 
besar tentang jatuhnya Taliban. Misalnya di buku itu ada cerita tentang Abdul 
Haq, seorang pemimpin perlawanan yang bertekad untuk mengusir Taliban tanpa 
bantuan Amerika. Berita ini sangat mengejutkan kalangan Karzai.

Loyalitas
Yang mengesankan dari buku Ekspedisi Uruzgan adalah cara Bette Dam melakukan 
penyelidikan. Ia tidak hanya mewawancarai Karzai saja, tapi juga semua pria 
yang terlibat pada saat-saat awal. Misalnya seorang kurir yang disuruh Karzai 
untuk  bertolak dari Quetta ke Uruzgan membawa undangan dan sejumlah pria lain. 
Semuanya adalah dari suku Popolzai seperti Karzai sendiri. Mereka memiliki 
julukan- indah seperti Si Pendiam, Si Imam,  Si Paman Kaya. 

Yang juga mengesankan adalah Bette Dam berhasil merajut cerita-cerita yang 
bertentangan menjadi sebuah cerita menyeluruh. Tapi di sini lain,  karena 
kelengkapannya, buku ini cukup membosankan. 

Ekspedisi Uruzgan mencoba membuat kompleksitas  masyarakat Afganistan bisa 
dimengerti. Pembaca akan mengerti kenapa semua aliansi tampaknya begitu cair, 
bagaimana berbagai loyalitas dalam suku atau anak suku bisa menimbulkan 
kekacauan dan juga menampilkan keseimbangan yang delikat. Sekaligus menjadi 
jelas pula bagaimana turut campurnya Amerika merusak keseimbangan itu.

Berkemauan keras
Dalam epilognya Bette Dam menceritakan bagaimana keadaan Uruzgan delapan tahun 
setelah Karzai berkuasa sebagai presiden. Setelah sempat tenang memerintah pada 
awal pemerintahannya, Karzai didesak Amerika untuk mengangkat Jan Mohammed 
sebagai gubernur propinsi Uruzgan. Mantan pejuang ini adalah seorang yang 
berkemauan keras yang justru diingini Amerika. Atas petunjuknya, Amerika 
menggerebek rumah-rumah di Deh Rawod mencari Mullah Omar dan pemimpin Taliban 
lainnya. Taktik ini banyak membuat orang marah, tapi lama baru berdampak bagi 
kedudukan Jan Mohammed.

Karena Amerika menganggap Jan Mohammed sebagai sekutu setia, maka ia bisa terus 
menyingkirkan musuh-musuh pribadinya. Bette Dam memperlihatkan bagaimana hal 
ini merusak kepercayaan terhadap orang Amerika, terhadap Hamid Karzai, terhadap 
orang Belanda yang ditempatkan di sana sejak 2006. Dan dengan demikian, bisa 
dimengerti kenapa perdamaian dan stabilitas di kawasan itu makin jauh.

Ekspedisi Uruzgan adalah buku yang sangat berharga, yang tanpa diragukan akan 
dimanfaatkan para sejarawan. Tapi juga bagi orang awam, ini semacam pesta 
pengakuan, di mana semua intrik dan permusuhan dimunculkan, yang membuat 
Afganistan menjadi sumber kabar buruk yang tak henti-hentinya.


* GEMA WARTA TOPIK INDONESIA : WS RENDRA TUTUP USIA
WS RENDRA TUTUP USIA

Sang Burung Merak itu telah terbang untuk selamanya. Willibrordus Surendra 
Broto Rendra, penyair, dramawan dan budayawan terkemuka, meninggal dunia 
kemarin pukul 10 malam di rumah sakit di Depok. Rendra, 73 tahun, tutup usia 
setelah dirawat sebulan lamanya karena serangan jantung dan gangguan ginjal. 
Sampai dini hari, rumahnya di Bengkel Teater, tempat jenazahnya disemayamkan, 
ramai dikunjungi orang. Indonesia kehilangan seorang genius budaya. Laporan 
Aboeprijadi Santoso.
Rendra, terlahir Willibrordus Surendra Broto Rendra di Solo 7 November 1935, 
belakangan menjadi muslim, dan berganti nama menjadi Wahyu Sulaiman Rendra. 
Putra seorang guru bahasa Indonesia dan bahasa Jawa dengan seorang penari 
kraton ini, sejak kecil memperlihatkan bakat bahasa dan teaternya. Salah satu 
sobatnya, Putu Wijaya, mengaguminya sebagai seorang budayawan yang amat 
kreatif, sedangkan para seniman yang lebih muda seperti Butet Kertarajasa 
menyebutnya seorang genius. 
Banyak orang mengenalnya sebagai seorang yang mudah dan menyenangkan dalam 
bergaul, juga dengan penguasa, sekali pun dia sering melakukan perlawanan. Ada 
yang menyebut Rendra, dengan semangat kesetaraannya, satu satunya tokoh publik 
yang tak pernah disapa dgn "Bapak" atau "Pak". Yang muda, tua, atasan, mau pun 
bawahan, memanggilnya "Mas". 
Sepanjang hidupnya sehat, tak pernah menginap di rumah sakit, sepanjang 
hidupnya pula dia tak pernah diam. Tahun 1970an mulai bergolak, dan 1980an 
sering mengalami kesulitan dengan penguasa Orde Baru. Jiwa dan semangatnya yang 
dinamis, kreatif dan kritis, dengan pengetahuan falsafahnya awal tahun ini 
mendapat penghargaan dari Universitas Gajah Mada, Jogyakarta, dengan pelimpahan 
gelar Doktor Honoris Causa. 
Dalam lawatannya terakhir kali ke studio Radio Nederland Wereldomroep, 
pertengahan 1997, dia menggambarkan arti kemerdekaan Indonesia bagi rakyatnya 
seperti nasib Pak Saijah di masa penjajahan Belanda di abad XIX seperti ditulis 
Multatuli. Seperti penjajahan itu pula, gambarannya tentang pemerintahan Orde 
Baru. Semua itu dikiaskannya dalam syair "Kesaksian Bapak Saijah" yang 
dibacanya di studio di Hilversum:

Kesaksian Bapak Saijah

Ketika mereka bacok leherku,
dan parang menghunjam tubuhku berulang kali,
kemudian mereka merampas kerbauku, 
aku agak heran bahwa tubuhku mengucurkan darah.

Hidup tanpa pilihan,
menjadi rakyat sang adipati,
bagaikan hidup tanpa kesadaran,
sebab kesadaran dianggap tantangan kekuasaan. 

Hidup tanpa daya,
sebab daya ditindih ketakuatan.
Setiap hari seperti mati berulang kali.
Setiap saat berharap menjadi semut,
agar bisa tidak kelihatan

Sekarang setelah mati,
baru aku menyadari,
bahwa ketakutanku membantu penindasan.
Dan sikap tidak berdaya,
menyuburkan ketidak-adilan.
Pikiran dan bathin tidak berani angkat suara,
karena tidak punya kata-kata.

Barau sekarang setelah mati,
aku sadar ingin bicara,
memberi kesaksian. 

Ooo para bupati Tanah Jawa,
tatanan hidup yang kalian tegakkan,
ternyata menjadi tatanan kemandulan.
Tatanan yang tak mampu mencerdaskan bangsa. 


Rendra, sang Burung Merak itu, dimakamkan di pemakaman khusus di kawasan 
Bengkel Teater, Cipayung, Depok, Jumat petang.


* FATAH BAHAS PENYEBAB KEMATIAN ARAFAT & JUMLAH JEMAAH HAJI BERKURANG GARA-GARA 
FLU MEKSIKO

Lima tahun setelah kepergiannya 11 November 2004 Yasser Arafat masih tetap 
berperan penting di Fatah. Kongres partai Fatah menuntut kejelasan mengenai 
penyebab kematiannya. Apakah ia mati dibunuh, demikian koran Belanda Trouw ?

Tidak saja poster-poster Yasser Arafat yang mendominasi ruang kongres partai 
Fatah yang ke-20. Penyebab kematiannya juga menjadi diskusi hangat. Jum'at 
kemarin kongres memutuskan bahwa Israel menjadi penyebab kematian Arafat. 
Kongres menyusun sebuah komisi yang akan melakukan pengusutan.

Arafat meninggal dunia di sebuah rumah sakit di Paris. Ia dibawa ke sana karena 
menderita penyakit yang misterius. Langsung beredar desas-desus bahwa Israel 
meracuni Arafat. Karena bukankah dinas rahasia Israel Mossad yang juga mencoba 
untuk meracuni pemimpin Hamas Khaled Masjaal di tahun 1997? Demikian tulis 
koran Trouw.

Di Israel sendiri beredar desas-desus yan lain. Arafat meninggal dunia karena 
AIDS. Oleh karena itu Palestina merahasiakan kematiannya. Informasi medis 
kematian Arafat masih tetap dirahasiakan oleh otoritas Perancis. 

Tiga minggu lalu Faruk Kadumi seorang tokoh penting Fatah mengangkat isyu 
tersebut. Ia tidak saja menyalahkan Israel tetapi juga sejumlah pemimpin 
Palestina di antaranya presiden Palestina saat ini Mahmud Abbas. Menurut 
Kadumi, Abbas membantu Israel meracuni Arafat yang ketika itu dikepung tentara 
Israel di markas besarnya di Ramallah.

Kadumi punya alasan menuding Abbas, demikian koran Trouw lebih lanjut. Sebagai 
seorang penganut garis keras, ia menuduh Abbas mengkhianati Palestina kerena 
berdamai dengan Israel. Tahun 1994, Kadumi juga menolak untuk kembali ke 
Palestina bersama Arafat. Sejak itu ia tinggal di pengasingan di Tunisia. 
Dengan alasan yang sama sekarang ia juga memboikot kongres Fatah yang 
dilangsungkan di tepi barat yang menurutnya masih tetap diduduki Israel.

Abbas membantah semua tuduhan. Tapi peserta kongres juga minta 
pertanggung-jawaban Abbas akibat kekalahan Fatah dalam pemilu 2006 yang 
dimenangkan Hamas. Apapun alasan maupun hasil pengusutannya, teori kematian 
Arafat akan terus bermunculan dari komplotan manapun, demikian koran Trouw.

Topik kedua. Musim haji tahun ini akan sepi. "Para Jemaah Takut Flu Mexiko". 
Iran melarang warganya melakukan ibadah haji di kota suci Mekkah itu tahun ini. 
Demikian kepala berita koran de Volkskrant.

Biro perjalanan Al Ferdoos di Den Haag yang mengurus jemaah haji dari Belanda, 
mengeluh. Jumlah jemaah yang mau melakukan ibadah haji nanti berkurang dengan 
separuh. Mereka takut flu Mexico, tandas direktur biro perjalanan Mohammad 
Abdallah.

Biasanya bulan Ramadan yang tahun ini dimulai tanggal 22 Agustus, merupakan 
periode yang ramai bagi umat Muslim Belanda untuk melakukan Umroh. Tapi sejauh 
ini mereka yang mendaftar sangat sedikit. Mereka takut flu Mexico. Mohammad 
Abdallah menegaskan tahun lalu biro perjalanannya masih kewalahan mengurus 
visa. Dari tahun ketahun jumlah Muslim Belanda yang menjalankan Umroh dan naik 
haji terus meningkat, terutama di kalangan ummat islam di atas 50 tahun. 

Juli lalu Arab Saudi bahkan mengimbau para jemaah yang rentah kesehatannya, 
seperti anak-anak maupun para lansia, untuk tidak melakukan ibadah haji yang 
tahun ini dimulai sekitar tanggal 19 November. Kamis lalu pemerintah Iran juga 
melarang warganya untuk naik haji tahun ini, demikian koran de Volkskrant.

Setiap tahun sekitar 3 jutaan umat Muslim dari seluruh dunia menunaikan ibadah 
haji.


---------------------------------------------------------------------
Radio Nederland Wereldomroep, Postbus 222, 1200 JG Hilversum
http://www.ranesi.nl/
http://www.radionetherlands.nl/

Keterangan lebih lanjut mengenai siaran radio kami dapat Anda
peroleh melalui
[email protected]

Copyright Radio Nederland Wereldomroep. 
---------------------------------------------------------------------

Kirim email ke