---------------------------------------------------------------------

WARTA BERITA RADIO NEDERLAND WERELDOMROEP
Edisi: Bahasa Indonesia

Ikhtisar berita disusun berdasarkan berita-berita yang disiarkan oleh
Radio Nederland Wereldomroep selama 24 jam terakhir.

---------------------------------------------------------------------

Edisi ini diterbitkan pada:

Selasa 11 Agustus 2009 14:40 UTC



** KAPTEN FERRY INDONESIA DIVONIS 9 TAHUN 

** THAILAND TOLAK PERMINTAAN EKSTRADISI AMERIKA 

** PESAWAT HILANG DI PAPUA NUGINI

** TOPIK TINJAUAN PERS: DEMONSTRAN IRAN DIPERKOSA DI PENJARA DAN BOJONEGORO 
IKUT JEJAK TEXAS 

** GEMA WARTA TOPIK INTERNASIONAL: HOTSPOT DI BEIJING: BAR DAN KAMPUNG

** GEMA WARTA TOPIK INTERNASIONAL: MELACAK DNA HOLLAND DI BIG APPLE 

** GEMA WARTA TOPIK INTERNASIONAL: DUA ANAK UNTUK MENGATASI PENUAAN DI CINA 

** GEMA WARTA TOPIK INTERNASIONAL: TAHANAN RUMAH UNTUK SUU KYI KARENA TAMU TAK 
DIUNDANG 

** GEMA WARTA TOPIK INDONESIA: TINGKATKAN KERJASAMA ASEAN TANGANI TERORISME



* KAPTEN FERRY INDONESIA DIVONIS 9 TAHUN

Kapten sebuah kapal ferry yang tenggelam dan menewaskan 335 penumpangnya 
Januari lalu, divonis hukuman sembilan tahun penjara.

Ferry seberat 700 ton yang berkapasitas 250 penumpang ini kelebihan muatan dan 
tenggelam di lautan luas setelah terkena badai tropis di Selat Makassar. Sang 
kapten adalah satu dari 35 penumpang selamat.


* THAILAND TOLAK PERMINTAAN EKSTRADISI AMERIKA

Thailand menolak mengekstradisi seorang warga Rusia atas tuduhan penyelundupan 
senjata. Tertuduh Viktor Bout tidak akan diekstradisi ke Amerika. Bout terlibat 
dalam penyaluran senjata kepada kelompok pemberontak Kolombia FARC. Amerika 
ingin mengadili tertuduh dengan alasan senjata digunakan membunuh warga 
Amerika. 

Bangkok menolak permintaan ekstradisi karena Thailand tidak memandang FARC 
sebagai gerakan teroris, melainkan sebagai organisasi politik. Amerika terkejut 
dan kecewa dengan penolakan Thailand. Sementara Rusia senang.

Viktor Bout ditangkap di Bangkok Maret tahun lalu. Warga Rusia yang dijuluki 
ini diduga menjual senjata jutaan dolar. Tidak hanya kepada FARC, mungkin juga 
kepada al-Qaeda, Taliban dan para panglima perang Afrika.


* PESAWAT HILANG DI PAPUA NUGINI

Pesawat terbang berpenumpang 13 orang dilaporkan hilang di atas Papua Nugini. 
Pesawat milik maskapai Airlines PNG tengah dalam perjalanan dari ibukota Port 
Moresby ke Kokoda.

Kokoda terutama dikunjungi turis Australia. Dilaporkan pesawat berpenumpang 
delapan warga Australia. Pencarian pesawat dipersulit cuaca buruk. 

Berbahaya terbang di Papua Nugini karena gunung-gunung tinggi dan kondisi cuaca 
yang cepat berubah


* VONIS SUU KYI

Pimpinan pro-demokrasi Myanmar Aung Sang Suu Kyi divonis delapan belas bulan 
tahanan rumah tambahan.

Pimpinan oposisi 64 tahun ini divonis bersalah melanggar persyaratan tahanan 
rumahnya dengan menerima tamu seorang pria Amerika. Pria ini berenang ke rumah 
Suu Kyi dan sebenarnya tidak diundang. 

Awalnya Suu Kyi divonis tiga tahun penjara dan kerja paksa. Kepala junta 
militer Tahn Shwe kemudian menandatangani perintah memperingan hukuman. Pria 
Amerika itu sendiri divonis tujuh tahun penjara dan kerja paksa.

Vonis menyebabkan kemarahan di Barat,  yang menyebut pengadilan sebuah dagelan. 
Hukuman ini menghalangi Suu Kyi yang sudah menghabiskan 14 tahun di tahanan, 
ikut dalam pilpres yang djanjikan tahun depan.


* GEMPA BUMI JEPANG DAN MYANMAR

Asia dilanda dua gempa bumi. Jepang diguncang gempa berkekuatan 6,6 pada Skala 
Richter. Pusat gempa terletak di bagian barat Tokyo.

Sedikitnya 20 orang mengalami luka ringan. Tidak dilaporkan adanya kerusakan 
berat. 

Gempa bumi kedua kemudian mengguncang kawasan lepas pantai Myanmar. Gempa itu 
berkekuatan 7,6 pada Skala Richter. Pusat gempa terletak di kepulauan Andaman 
dan Nikobar. Tidak dilaporkan jatuhnya korban dan terjadinya kerusakan berat. 

Peringatan tsunami dikeluarkan untuk India, Myanmar, Indonesia, Thailand dan 
Bangladesh. Tapi gempa tidak mengakibatkan gelombang pasang.


* PEMUKA UIGUR DI AUSTRALIA

Rebiya Kadeer, pimpinan kaum Uigur di pengasingan, minta Australia agar tidak 
tunduk begitu saja kepada Cina. Australia adalah negara berdaulat yang tidak 
perlu mematuhi perintah Cina. Demikian Rebiya di Canberra, Australia. Rebiya di 
Australia menghadiri pemutaran perdana film tentang dirinya, walaupun banyak 
diprotes Cina.

Para pemrotes menuduh Rebiya sebagai dalang kerusuhan antar kaum Uigur dan Han 
di Cina barat laut bulan lalu. 200 orang tewas akibat kerusuhan.

Rebiya Kadeer juga mencemaskan nasib Stern Hu, seorang Australia keturunan 
Cina, karyawan perusahaan tambang Rio Tinto. Stern dipenjara tahun lalu dengan 
tuduhan mencuri rahasia negara Cina. Canberra harus mendesak Beijing melepaskan 
Stern, demikian Rebiya.


* GAYA BARU KEPEMIMPINAN ABBAS

Pimpinan Fatah Presiden Palestina Mahmud Abbas merubah cara kepemimpinannya 
dalam masa jabatan saat ini. Anggota tua di Komisi Pusat harus memberi tempat 
untuk anggota muda. Gambaran ini jelas setelah hampir semua suara selesai 
dihitung. 

Fatah kembali memilih Abbas sebagai pimpinan partai, sebuah posisi yang 
dipegang sejak kematian Yasser Arafat tahun 2003. Pada kongres yang 
diselenggarakan di Bethlehem akhir pekan lalu, hanya tiga anggota lama yang 
terpilih kembali. 

Hasil Dewan Revolusioner, dewan yang juga memerintah partai, diharapkan 
diketahui hari ini. Kepemimpinan baru Fatah mendapat tantangan membangun 
kembali partai yang melemah akibat pertentangan internal dan bangkitnya 
kelompok islam Hamas yang menguasai Jalur Gaza.


* TAIFUN MORAKOT KEMBALI  MAKAN KORBAN

Tanah longsor yang disebabkan hujan deras akibat taifun Morakot yang melanda 
Cina, menghancurkan tujuh rumah di provinsi Zhejiang, Cina timur. Jumlah korban 
belum bisa dipastikan.

Taifun tiba di pantai Cina Ahad kemarin. Lebih sejuta orang harus dievakuasi, 
sebagai pencegahan. Menurut pemerintah, beberapa ratus desa dan kota terkena 
banjir, 200 rumah rubuh.

Ratusan orang hilang di Taiwan, 41 orang tewas. Banjir lumpur di pusat pulau 
menyapu sebuah desa di pegunungan, termasuk penduduknya ketika mereka terlelap. 
Banjir lumpur ini mempersulit tim SAR mencapai kawasan. Sejauh ini mereka hanya 
bisa menjatuhkan bahan makanan dan obat-obatan dari helikopter.


* SEUMUR HIDUP UNTUK PENJAHAT PD II

Pengadilan di Munich, Jerman menjatuhkan hukuman penjara seumur hidup terhadap 
seorang mantan perwira angkatan bersenjata Jerman. Dia terbukti bersalah atas 
pembunuhan sekelompok penduduk sipil Italia tahun 1944.
 
Pengadilan memutuskan perintah pembunuhan dikeluarkan Josef Scheungraber yang 
saat ini berusia 90 tahun. Aksi adalah balas dendam atas pembunuhan dua tentara 
Jerman. Sepuluh orang Italia dikurung di sebuah rumah yang kemudian diledakkan. 
Empat lainnya ditembak mati.

Scheungraber dijatuhi hukuman seumur hidup tahun 2006 pada pengadilan 
in-absentia di Italia. Jerman tidak mengekstradisi Scheungraber, tapi menyidang 
perkara tersebut sendiri.


* REPORTER TV BELANDA TUNTUT RUSIA

Reporter televisi Belanda Jeroen Akkermans menuntut Rusia ke Pengadilan HAM 
Eropa. Rusia dituntut dalam kasus serangan atas kota Gori di Georgia tahun lalu.

Kasus ini awalnya diajukan keluarga penduduk Georgia yang terbunuh dalam 
serangan. Mereka menuduh Rusia bertanggungjawab atas penembakan.

Seorang juru kamera Belanda Stan Storimans juga terbunuh dalam insiden. 
Storimans sedang di lokasi bersama Akkermans, melaporkan perang perbatasan 
Rusia-Georgia untuk stasiun televisi Belanda RTL.

RTL menuduh Rusia menggunakan kelompok amunisi terlarang pada serangan di Gori. 
Stasiun televisi ini akan menyiarkan sebuah film dokumenter yang menunjukkan 
bukti pendukung tuduhan mereka.


* SCHUMACHER BATAL COME BACK

Michael Schumacher batal come back di pacuan Formula 1. Juara dunia tujuh kali 
itu mengeluhkan sakit pundak. Cedera muncul akibat kecelakaan motor bulan 
Februari tahun ini. Berita ini diumumkan Schumacher sendiri di website 
pribadinya. 

"Saya sudah mencoba maksimal untuk bisa come back, tapi sayang sekali tidak 
bisa," tulis legendaris Formula 1 yang pernah memenangi 91 turnamen.

Sedianya Schumacher akan memperkuat Ferrari sampai akhir musim ini menggantikan 
Felipe Massa. Pembalap Brasil itu cedera berat di Grand Prix Hongaria.

Schumacher, yang sudah menggantungkan setir tahun 2006, tadinya mau turun lagi 
23 Agustus ini di GP Valencia.


* PEGIAT HAM CHECHNYA DIBUNUH

Lagi-lagi seorang pegiat Hak-Hak Asasi Manusia dibunuh di republik bagian 
Rusia, Chechnya. Zarema Sadulayeva dan suaminya ditemukan tewas di pinggiran 
ibukota Chechnya, Grozny.

Senin kemarin (10/08) mereka diculik sekelompok laki-laki bersenjata dari 
kantor organisasi "Mari Selamatkan Generasi". 

Zarema Sadulayeva menjabat direktur organisasi tersebut yang berjuang bagi 
kalangan muda Chechnya yang mengalami trauma atau terluka akibat perang dengan 
Rusia tahun 1990an. 

Juli lalu di Chechnya, pegiat HAM Natalya Estemirova diculik dan dibunuh. Bulan 
yang sama di Rusia barat laut ditemukan jenazah Andrei Kulagin, anggota 
organisasi HAM yang menyelidiki kasus korupsi. Masih belum jelas siapa otak di 
balik pembunuhan.


* BERITA BURSA 
Bursa efek Eropa dibuka lebih tinggi menyusul naiknya nilai tukar di Asia. 
Indeks AEX Amsterdam dibuka pada 288,97 poin, sementara bursa Frankfurt, London 
dan Paris laba 0,3%.

Bursa Jepang ditutup 0,58% lebih tinggi pada 10585,46 poin. INi adalah posisi 
tertinggi dalam sepuluh bulan. Para pialang yakin dengan pemulihan ekonomi 
dunia.

Bursa New York turun setelah empat minggu mengalami kenaikan. Para pialang 
menunggu laporan Bank Sentral soal keadaan ekonomi Amerika. Indeks Dow Jones 
ditutup 0,3% pada 9337,95 poin dan indeks Nasdaq turun 0,4% pada 1992,24 poin.


1.00 EUR = 1.41718 USD 
1.00 EUR = 14,071.95 IDR 
1.00 USD = 9,932.50 IDR


* DEMONSTRAN IRAN DIPERKOSA DI PENJARA DAN BOJONEGORO IKUT JEJAK TEXAS

Para demonstran perempuan dan bocah laki-laki diperkosa secara brutal di 
penjara Iran. Demikian tulis mantan capres Mehdi Karoubi seperti dimuat di 
situs web ayatullah Ali Akbar Rafsanjani. Harian Belanda de Volkskrant 
melaporkan, kepala polisi Iran mengakui Ahad lalu bahwa para demosntran memang 
disiksa, tapi tuduhan perkosaan baru kali ini terlontar.

Harian Spits mengutip, sekitar 2000 demonstran ditangkap akibat ambil bagian 
dalam unjuk rasa menentang Presiden Mahmud Ahmadinejad awal Juni lalu. Saat ini 
200 orang masih ditahan dan 110 di antaranya diajukan ke pengadilan. Menurut 
jenderal Ismail Ahmadi Moghaddam, kepala polisi, penyksaan terjadi di kompleks 
penjara Kahrizak, barat daya Teheran.

Surat Karoubi dialamatkan kepada Rafsanjani dalam kapasitasnya sebagai pimpinan 
dewan Ahli Iran yang bertanggung jawab menunjuk pimpinan tertinggi dan memantau 
kegiatannya. Demikian harian Trouw. 

De Volkskrant melanjutkan, Rafsanjani sendiri belum menjawab surat tersebut. 
Dirinya yang dikenal sebagai pengkritik keras Ahmadinejad, menolak memimpin 
sholat Jumat yang akan datang. Rafsanjani tidak mau sholat Jumat dijadikan 
ajang politik.

Untuk segera menyelesaikan masalah, Karroubi mendesak Rafsanjani membicarakan 
masalah dengan pimpinan tertinggi Ayatollah Ali Khamenei. Para demonstran yang 
diperkosa saat ini mengalami masalah fisik dan psikis.

Dari Teheran kita ke Bojonegoro. Raksasa minyak Amerika Exxon Mobil akan mulai 
eksplorasi di Blok Cepu. Demikian harian The International Herald Tribune. 
Diperkirakan minyak akan mulai mengalir akhir bulan. Ini akan menambah jutaan 
dolar ke kocek pemda, pasokan pekerja dan sejumlah harapan baru.

Bupati Bojonegoro - lokasi sebagian besar Blok Cepu - Suyoto mengatakan tidak 
ingin masyarakatnya punya harapan palsu. Bojonegoro bisa saja berubah seperti 
Texas, tapi masyarakat tidak punya akses ke sana. Kabupaten Bojonegoro 
diperkirakan mendapat bagian hingga dua triliun rupiah dalam beberapa tahun 
mendatang. Demikian Suyoto seperti dikutip The International Herald Tribune.

Kerja sama dengan perusahaan asing dalam menambang hasil alam Indonesia 
merupakan hal sensitif. Contohnya Freeport McMoran yang mengoperasi tambang 
tembaga dan emas di Papua, sering menjadi sumber friksi. Exxon sendiri mendapat 
getah perlakuan sewenang-wenang tentara yang menjaga proyek gas alamnya di Aceh.

Saat ini sudah banyak protes yang minta Exxon memperkerjakan lebih banyak 
penduduk setempat. Namun juru bicara Mobil Cepu, mengatakan saat ini produksi 
belum penuh berjalan. Produksi penuh akan melibatkan ratusan subkontraktor dan 
kontraktor lokal lain. Ini berarti ratusan bahkan ribuan lapangan pekerjaan 
tambahan, juga bagi pekerja lokal.

The International Herald Tribune menambahkan, proyek tidak akan beroperasi 
terpisah dari masyarakat sekitar. Exxon berjanji tidak akan beroperasi seperti 
sejumlah perusahaan asing di pedalaman Papua yang tinggal di daerah kantong 
yang memenuhi kebutuhannya sendiri.

Sementara Bojonegoro bersiap-siap menyambut operasi besar Exxon, para penambang 
minyak tradisional di sekitarnya masih setia dengan katrol kayunya. Mereka 
'menambang' minyak dari sumur dengan kedalaman 400 meter dengan kerangka kayu 
reyot. Minyak dipanaskan dengan kayu bakar untuk membakar air. Para penambang 
berpenghasilan 70 ribu rupiah per hari. Pekerjaan ini berbahaya, tahun ini saja 
sudah tiga pekerja tewas akibat ambruknya kerangka alat-alat pembor. 

Soeroso, salah seorang pekerja mengatakan pemerintah seharusnya tidak mencoba 
mengatur para pekerja dan harus puas dengan kekayaan minyak Blok Cepu.

Demikian The International Herald Tribune, demikian pula ulasan pers kali ini.


* HOTSPOT DI BEIJING: BAR DAN KAMPUNG 
Pada Olimpiade tahun lalu, kafe-kafe di Beijing penuh orang asing. Kini tidak 
ada lagi suporter Olimpiade, kalangan muda Cina sendiri yang sekarang memadati 
kafe-kafe itu. Laporan Sigrid Deeters.
Bar favorit saya di hutong Beijing tetap penuh. Hutong adalah wilayah pemukiman 
tradisional Cina, penuh dengan gang-gang sempit. Dulu, bar ini padat pengunjung 
asing: mahasiswa, wartawan dan turis. Kini, pengunjung utamanya warga Cina. Dan 
mereka, sebagaimana kebiasaan orang Cina, berisik.
Pendapat Tegas
Susan, pemilik Bar Pass By duduk menyendiri. "Tentu saja saya gembira dengan 
adanya pelanggan baru ini. Tanpa mereka, kami pasti akan ikut mengalami dampak 
krisis kredit. Karena, banyak warga asing meninggalkan Beijing. Tapi, 
suasananya berbeda. Dulu, saya sering berbincang dengan pelanggan tetap, tapi 
publik yang baru ini tidak ada yang saya kenal."
Seorang pelayan dipanggil dengan suara lantang oleh lima cewek di satu meja. 
Mereka ingin bayar dan juga mengeluh soal salada, yang menurut cewek-cewek itu 
'rasanya tidak enak." Prilaku mereka ini, menurut Susan si pemilik, 
mencerminkan gaya generasi baru Cina. "Mereka punya pendapat tegas dan tidak 
mudah puas. Di saat yang sama mereka membuang uang sepeti air saja."
Ketika pelayan sedang ke kasa mengambil bon, lima cewek itu mulai ketawa 
cengengesan. "Kami untuk pertama kali jalan berlima", kata Miao 17 tahun. "Bar 
ini ngetop di Cina, jadi kami ingin datang langsung." 
Olimpiade
Susan bisa menjelaskan mengapa barnya bisa mendadak ngetop. "Kampung 
tradisional khas Cina ini adalah kebanggaan pemerintah pada saat Olimpiade. 
Lorong-lorong dipugar dan bermunculan berbagai butik, toko suvenir, serta 
restoran dan kafe makin ramai. Banyak iklan mempromosikan perumahan hutong yang 
asli, sehingga semua orang di Cina mulai mengenalinya."
Selain itu generasi muda sekarang punya banyak uang. "Mereka terbiasa 
mengeluarkan uang untuk dugem. Di zaman kami belum ada", pungkas Susan, usia 30 
an.
Petik Buah
Yang juga mencolok bagi saya adalah kalangan eksekutif muda di Beijing yang 
melihat kehidupan kemewahan, sebagai hal lumrah. Ini tampak jelas ketika saya 
jalan-jalan bersama Fei penerjemah dan kawan-kawannya. Mereka semua masih 
berusia antara 20 dan 30 tahun, punya pekerjaan mapan, dan separohnya punya 
mobil sendiri. 
Mobilnya bukan sembarangan, tapi merek Jerman, VW baru dari show room. Mereka 
pergi ramai-ramai ke perkebunan anggur di pinggiran ibukota Beijing. "Petik 
buah adalah kegiatan baru outdoor", kata Fei. "Suasana yang lain daripada di 
belakang komputer atau duduk di cafe saja." 
Setelah semua orang memenuhi keranjangnya dengan buah anggur, kami berteduh di 
bawah pohon. Saya ingin tahu pengaruh Olimpiade pada mereka. Tapi mereka 
menjawab sekedar dengan tertawa saja. "Itu kan hanya permainan saja", ungkap 
Yang Yin, remaja trendy yang kerja di perusahaan Jerman. "Olimpiade itu 
sebenarnya tidak terlalu menarik buat kami. Kalian saja yang menganggap begitu 
penting", katanya sambil penatap aku, sebagai simbol orang asing. 
Saya cukup terkejut. Karena ketika olimpiade, banyak remaja Cina yang 
bersungguh-sungguh. Mereka ingin menunjukkan pada dunia luar bahwa Cina sudah 
maju. "Olimpiade tahun lalu membuka kesempatan buat kalian orang asing untuk 
mengenal kami," kata Yan, cowok 26 tahun. "Tetapi itu tidak merubah kami, dari 
dulu kami memang sudah begini kok."
Nuansa Mondial
Berbekal buah-buahan di bagasi yang cukup untuk seminggu, kami melaju balik ke 
kota. Saya kembali mengunjungi bar kecil favoritku. Tapi disana sudah penuh. 
Rupanya Beijing sudah tidak membutuhkan orang asing lagi untuk memberi nuansa 
global kota itu. Dengan pengunjung pemuda dan remaja Beijing sendiri saja itu 
sudah cukup.




* MELACAK DNA HOLLAND DI BIG APPLE

Benarkah New York punya DNA Holland? Ataukah Belanda hanya menyombongkan diri 
saja terkait perayaan tahun Hudson? Tahun ini tepat 400 tahun lalu,  Kapten 
Belanda  Henry Hudson menemukan dunia baru. Di situlah didirikan Nieuw 
Amsterdam, pelopornya New York City. Perayaan antara lain diramaikan festival 
teater yang digelar di sebuah pulau  di Sungai Hudson mulai 10 September 
mendatang. Maurice Laparliere berkunjung ke Big Apple, mencari akar-akar 
Belanda. 

Suara sulit didengar, seperti biasa di kereta bawah tanah New York. Tapi saya 
keluar di Knickerbocker Avenue, salah satu dari sekian banyak 'warisan bahasa' 
Nieuw Amsterdam. Knickerbockers adalah celana gembung yang suka dipakai orang 
Belanda semasa Abad Emas, abad ke-17. Pada masa itu Belanda negara pemimpin di 
dunia. 

Istilah-istilah Belanda banyak sekali ditemukan di New York: saya membayar 
dengan dolar. Kata itu berasal dari 'daalder', mata uang lama. Saya makan 
coleslaw, yang hampir mirip dengan bahasa Belanda. Serta nama tim baseball 
terkenal di dunia, Yankees, berasal dari Jantjes. Istilah itu dipakai Britania 
untuk menunjuk pada musuh mereka dari Holland di Dunia Baru. 

Tapi semua nama itu, betapapun bagusnya dan mudah dikenali, bagi saya tidak 
penting. Saya terutama ingin tahu apa yang masih tersisa dari jiwa Nieuw 
Amsterdam: 

Saya mengajukan pertanyaan itu di Brooklyn, kota tempat beragam warga tinggal. 
Brooklyn dulu dinamakan Breucklen, kota dekat Amsterdam. 

"Di sini tinggal orang-orang Spanyol," ujar dua ibu guru. "Lebih ke sana lagi 
tinggal orang Hassidik, yakni orang Yahudi ultra-ortodoks. Lewat jalan itu anda 
bisa ke 'The Blacks', orang hitam. Semua hidup bersama secara damai. Itulah New 
York, I love it. Hanya, hidup di kota ini sangat mahal, itu yang saya benci. 
Kami harus kembali ke kota. Dag!"


Dari Brooklyn saya menyeberangi teluk ke Manhattan, jantung bekas Nieuw 
Amsterdam. Kebanyakan jalan-jalan masih memiliki nama yang sama, tapi sudah 
diterjemahkan. Di Financial District, kawasan sangat mahal itu, jalan-jalan 
tersebut masih terletak dalam pola sama seperti empat abad lalu, sesuatu yang 
tidak biasa di Amerika. Warga Belanda, Coen Blaauw menjelaskan bagaimana 
pemukiman mahal pada waktu itu. 

"Ini adalah jalan Beaver, dinamakan demikian sesuai dengan kulit binatang yang 
diperdagangkan pada waktu itu. Di sini ada sebuah kanal atau lebih tepatnya 
saluran air terbuka. Sampah, kotoran, semuanya dibuang ke situ. Pada musim 
panas, baunya bukan main. Tapi pada musim dinging, orang-orang bermain seluncur 
es diatasnya, sama seperti di Amsterdam". 

"Anda pasti membayangkan  ini adalah desa yang sudah ditinggalkan, di mana 
berlaku aturan yang beda dari tempat-tempat lain. Di mana semua burung 
cenderawasih dikirim ke sini, di mana bergentayangan 'manusia-manusia aneh'. 
Pekerja keras tapi juga pengemis. Dua puluh macam bahasa ada di sini. Di mana 
berbagai macam tuhan disembah di sini- unik untuk abad tujuh belas yang sangat 
keras. Orang bekerja keras tapi pemasukkannya terkadang sedikit. Pokoknya 
seperti keadaan sekarang...."

Perhentian terakhir adalah di Grand Central Station yang terbuat dari marmer 
indah. Tidak ada sejarah Belanda yang bisa ditemukan di sini. Namun campuran 
antara berbagai manusia yang semuanya tergesa-gesa ingin mencapai tujuan.

Apakah koloni Nieuw Amsterdam yang ganas, tanpa kendali, dan berwawasan luas 
itu dapat dilanjutkan oleh  berbagai kumpulan orang yang berada di ruang tunggu 
stasiun tersebut? Tidak jauh dari stasiun Grand Central,  tinggal sejarawan  
Profesor Leo Herschkowitz, pakar New York. Jawabannya mengejutkan:

"Sumbangan para imigran di kota ini sangatlah besar. Mereka memiliki bakat, 
keuletan, dan daya imaginasi. Kalau tidak, maka mereka tidak akan melakukan 
perjalanannya jauh itu".

Itu semua positif, tapi ada juga sisi negatif New York yang berakar dalam di 
Belanda. 

Kota New York tidak pernah diterima oleh Amerika lainnya. Kami bukan bagian 
dari negeri ini.  New York didirikan oleh kekuatan asing: orang-orang Belanda 
berwawasan luas. Lihat saja buku sejarah Amerika: Kota New York adalah kota 
penjahat, korupsi, dan pembunuhan. Citra kami benar-benar buruk. Apabila anda 
seorang walikota New York, maka tidak bisa disangsikan lagi itu adalah akhir 
perjalanan karier politik anda.


* DUA ANAK UNTUK MENGATASI PENUAAN DI CINA

Folder-folder di bawah pintu dan kunjungan ke rumah dari para petugas bagian 
Keluarga Berencana. Semuanya itu untuk membujuk para orang-tua untuk mepunyai 
anak kedua. Kota-kota besar seperti Beijing dan Shanghai berusaha sekuat tenaga 
untuk mendongkrak angka kelahiran mereka.  Laporan Marije Vlaskamp.

Itu tidak berarti Cina meninggalkan kebijakan satu anak. Kampanye ini 
direncanakan dengan cermat untuk menaikkan angka kelahiran, mencegah penuaan 
yang mengejutkan di kota-kota besar. Di tahun 2050, 25 persen penduduk Cina 
adalah lansia. Hal itu menyulut persoalan di bidang perawatan lansia, kalau 
kawula muda tidak lahir lagi . Cina di akhir tahun tujuhpuluhan,  melaksanakan 
kebijakan kependudukan paling keras di dunia dan diramalkan di abad ke-21 akan 
terjadi "gelombang perak". 

Boleh, tetapi tidak mau

Waktu itu telah digagas tentang kelompok-kelompok perkecualian. Orang-orang 
yang bercerai dan menikah lagi, boleh punya anak lagi, meskipun ada anak dari 
perkawinan sebelumnya. Kalau ada orang yang  sudah punya anak dan menjadi 
pasangan suami isteri, juga boleh punya dua anak. 

Tapi ada masalah tak terurus. 59 persen orang-orang yang diperkenankan punya 
anak lebih banyak, tidak menghendaki anak yang kedua. Angket yang dilakukan 
harian Shanghai Dongfang Daily pekan ini,  mayoritas orang  mengatakan 'dengan 
alasan finansial' tidak akan melakukan itu. Sebagian pasangan lain menyatakan 
tidak mau. 

Individualisme

Pasangan suami-isteri dari Beijing, Wang Ying dan Zhao Yong misalnya, mereka 
sudah kewalahan dengan anak mereka yang berumur lima tahun. "Anak saya nakal 
dan tak kenal capek. Anak kedua? Saya tidak memikirkan hal itu," ujar Wang. Ia 
adalah ibu rumahtanggga dan suaminya adalah seorang weddingsplanner atau 
perencana pesta perkawinan. Dari segi keuangan mereka bisa punya anak kedua. 

Keduanya adalah tumbuh sebagai anak tunggal, tipikal kawula muda kelas menengah 
perkotaan yang individualis."Kami memilih keluarga kecil, sehingga kami punya 
ruang gerak bagi kami sendiri dan bagi semua.  Kalau anak saya bertanya, kapan 
dia punya adik, saya jawab: 'Kapan kau lebih berani dan bisa menjaga adikmu' ," 
gurau Wang.

Kota lawan pedesaan

Bukan hanya penuaan yang terjadi di Cina. Juga keadaan pincang antara angka 
kelahiran rendah pada penduduk kota yang berpendidikan tinggi, dengan keluarga 
banyak anak dari petani berpendidikan rendah, sangat memusingkan pihak otorita. 
 Para pekerja migran yang berasal dari pedesaan, berpikir lebih tradisional. 
Mereka dari dulu  mencari kepastian di lingkungan keluarga besar, di mana punya 
anak harus laki-laki, yang akan  meneruskan nama keluarga. 

Kaum migran ini seringkali tinggal jauh dari rumah mereka, seringkali tidak 
terjangkau oleh pemeriksaan periodik datang bulan dan pemeriksaan kehamilan 
wajib tahunan yang dilakukan bagian Perencanaan Penduduk. Dengan demikian 
kehamilan tidak terlihat. Menurut harian negara China Daily, 65 persen dari 
kehamilan gelap atau ilegal terdapat pada kaum wanita migran. 

Dibayar mahal

"Anak laki-laki adalah penting," ujar Liu, ayah lima anak perempuan dan seorang 
anak laki. "Saya sudah membayar mahal denda atas pelanggaran terhadap kebijakan 
satu anak. Tetapi saya harus punya anak laki-laki". Liu adalah manager sebuah 
pabrik perabot rumah, yang berasal dari kawasan pertanian, di mana anak kedua 
diperkenankan, jika anak pertamanya wanita. Lima anak wanita memang sudah 
keterlaluan. 

Namun di perkotaan lain ceritanya. Di sana pengawasan lebih ketat. Sampai tahun 
sembilan puluhan abad lalu, negara yang menentukan  siapa dan  kapan boleh 
hamil.  "Pada tahun-tahun itu tanggung jawab pribadi kami untuk membatasi 
kelahiran, membuat negeri menjadi sejahtera,"  ujar ibu Li dari perencanaan 
pesta perkawinan di Beijing. "Dan itu lebih mudah ketimbang sekarang. Setiap 
orang Cina bekerja di perusahaan negara dan mudah untuk dipantau". 

Kesepian

Setelah terjadi reformasi ekonomi, Li melihat perubahan di masyarakat. Penduduk 
tidak lagi otomatis menuruti seruan perencanaan keluarga.  Mereka khawatir 
bahwa individualisme pada generasi pertama orang dewasa menganggap  anak-anak 
dari kebijakan-satu-anak akan terlalu besar bagi gelombang kelahiran. "Ambillah 
anak kedua jika punya peluang! Di tahun limapuluhan, ketika  kebijakan 
kelahiran ketat,  hal itu tidak mungkin. Orang tua saya suka rela memilih satu 
anak, karena mereka sebagai kaum intelektual berpendapat, angka kelahiran yang 
rendah akan bermanfaat bagi ekonomi Cina. Dan betapa saya merasa kesepian".


* TAHANAN RUMAH UNTUK SUU KYI KARENA TAMU TAK DIUNDANG

Pemimpin oposisi Aung San Suu Kyi tidak terkejut mendengar vonisnya. Selasa, 
pengadilan di Myanmar mengganjarnya dengan tiga tahun hukuman penjara dan kerja 
paksa. Tapi lima menit kemudian, pemimpin tertinggi junta militer, Than Shwe, 
mengubah hukuman itu menjadi 18 bulan tahanan rumah. Ini tidaklah mengejutkan, 
mengingat proses pengadilan itu di mata internasional dikritik sebagai 
pengadilan semu. Laporan Michel Maas.

Vonis tetap saja vonis, dan 18 bulan adalah hukuman yang cukup lama bagi proses 
yang tujuan sebenarnya adalah mengucilkan Aung San Suu Kyi sampai pemilihan 
umum 2010 mendatang. Menurut oposisi, pemilu itu tidak lebih dari sekedar 
pemilihan semu.

Junta militer ingin membungkus kediktatoran  mereka dengan setetes saus 
demokrasi. Myanmar memiliki parlemen, tapi junta militer tetap menjadi majikan. 
Dalam hal ini, mereka tidak menghendaki Aung San Suu Kyi, yang kekuatan moril, 
otoritas, serta kepopulerannya bisa dipastikan akan mampu menghalangi pemilu. 

Lebih sopan
Bukanlah kejutan bahwa Aung San Suu Kyi kembali dihukum tahanan rumah. Hukuman 
penjara akan semakin membangkitkan kritik internasional terhadap Myanmar. 
Tahanan rumah lebih sopan, dan selain itu hukuman ini juga menguntungkan 
penguasa. Di penjara, Suu Kyi bisa berhubungan dengan dunia luar melalui para 
tahanan lainnya. Sedangkan di rumahnya, Suu Kyi dapat dikucilkan sama sekali 
dari dunia luar.

Suu Kyi memahami ini semua. Sudah 15 tahun dari 20 tahun terakhir dihabiskan 
Suu Kyi menjalani tahanan rumah. Ia ditahan tahun 1988 ketika memimpin 
demonstrasi massal. Partainya, Liga Nasional bagi Demokrasi,  meraih kemenangan 
mutlak di tahun 1990, mengalahkan militer. Suu Kyi seharusnya menjadi perdana 
menteri, tapi pihak militer menepis hasil pemilu dan terus mempertahankan 
kekuasaan. Sedangkan Suu Kyi ditahan.  

Hadiah Nobel
Sejak itu situasi tidak berubah. Aung San Suu Kyi menerima hadiah Nobel 
perdamaian tahun 1991, dan mulai saat itu, Uni Eropa, Amerika Serikat, dan PBB 
terus mengimbau agar Suu Kyi dibebaskan. Tapi junta militer tidaklah 
menghiraukan seruan-seruan itu, demikian pula terhadap sanksi yang diberlakukan 
bagi negara mereka. Mereka sadar betapa berbahayanya membebaskan Suu Kyi bagi 
posisi mereka.

Sebagian besar penahanannya dilewatkan di rumahnya di pinggir danau di Rangoon. 
Periode terakhir penahanannya berlangsung selama enam tahun, dan seharusnya 
berakhir Mei lalu. Menurut undang-undang, penahanannya itu tidak bisa 
diperpanjang lagi. Tapi kunjungan tak diundang seorang warga Amerika,  memberi 
alasan bagi pemerintah untuk menahan Suu Kyi lebih lama lagi.

Wahyu
Pria Amerika itu, John Yettaw, adalah seorang veteran perang Vietnam dan 
pengagum Suu Kyi. Ia berenang di suatu malam pada bulan Maret lalu, menuju 
rumah Suu Kyi dan tinggal di sana selama dua hari. Ia menerima wahyu bahwa Suu 
Kyi akan dibunuh dan oleh karena itu ia hendak memperingatkan Suu Kyi. 

Yettaw ditahan ketika pulang. Pengadilan menyatakan Yettaw melanggar peraturan 
tahanan rumah, dan oleh karena itu Aung San Suu Kyi juga turut bersalah. 

Suu Kyi menyatakan bahwa ia hanyalah memberi pemondokan bagi pria tersebut 
karena ia keletihan akibat berenang. Suu Kyi menolak dikatakan telah melanggar 
undang-undang. Suu Kyi sekarang akan segera balik ke rumahnya, di mana ia telah 
menjadi lambang kegigihan dan keuletan dalam perjuangannya.


* TINGKATKAN KERJASAMA ASEAN TANGANI TERORISME 
Dubes Malaysia untuk RI, Datuk Zainal Abidin Zain, mengatakan, kalau memang 
jenazah yang terbunuh di Temanggung itu adalah Noordin Top, pihaknya bersedia 
membawanya ke Malaysia. Ia menambahkan, hal serupa ia lakukan juga dengan 
jenazah Dr Azahari. Ucapan dubes negara jiran ini menunjukkan kesediaan 
negerinya untuk membantu. Tapi menurut politikus Malaysia, Tian Chua, 
pemerintah Malaysia kurang giat untuk memberantas 'jenayah' atau kejahatan 
terorisme. Laporan Bari Muchtar.
Politikus dari Parti Keadilan ini mengatakan semua negara terkait bertanggung 
jawab untuk mengatasi kejahaan terorisme. Ia menekankan pentingnya kerjasama 
negara-negara ASEAN.  Misalnya, tambahnya, kerjasama dalam bentuk berbagi 
informasi. Namun ia menyadari ada beberapa kendala. 
Keengganan
Pertama masing-masing negara mempunyai cara sendiri menangani terorisme. Tian 
Chua juga menduga ada semacam keengganan untuk bekerjasama dan untuk lebih giat 
memberantas terorisme. Ketika ditanya apa alasannya, teman seperjuangan Anwar 
Ibrahim ini mengatakan: "Saya tidak boleh confirm (bisa memastikan, red) apa 
alasan yang sebebenarnya."
Tampaknya, lanjut pejuang HAM Malasyia ini,  ada keengganan baik di pihak 
Indonesia maupun Indonesia untuk bekerja sama dengan transparan dan 'berkongksi 
semua maklumat' alias berbagi semua informasi.  
Tian Chua: "Nampaknya masing-masing ada egonya. Masing-masing mau menjaga 
kepentingan institusi mereka. Lebih daripada menjaga keamanan awam."
Kepentingan kelompok tertentu
Lebih lugas lagi warga Malasyia dari etnis Tionghoa ini mengatakan, mereka 
lebih mengutamakan kepentingan politik masing-masing dan pengaruh mereka dalam 
pemerintah. "Mereka tidak meletakkan memerangi kejahatan terorisme ini sebagai 
priority atau menangani secara profesional, " tandasnya.
Kenapa demikian? Karena, jelas Tian Chua, kepolisian Malaysia selama ini 
digunakan untuk menjaga kepentingan rezim yang berkuasa. Kalau mereka memberi 
informasi, itu adalah untuk kepentingan 'parti' yang memerintah atau kelompok 
tertentu, katanya. Tapi ini tidak hanya berlaku bagi petugas keamanan Malaysia 
saja. 
Tian Chua: "Saya percaya, polisi dan militer di Indonesia juga mempunya 
ciri-ciri begitu. 
Jalan keluar
Ini semua sangat disayangkan politikus dari kelompok reformasi Malayasia ini.  
Oleh karena itu ia menyarankan jalan keluarnya. 
Tian Chua: "Untuk mengatasi kejahatan kita harus ada institusi keamanan yang 
profesional, yang transparan dan tanggungjawabnya terhadap orang awam, bukan 
kepada kelompok-kelompok tertentu atau kepentingan politik sesuatu parti."




* Timor Leste Imbau Warganya Kembali

Timor Leste mengimbau warga eks Timor Leste yang setelah merdeka, memilih 
tinggal di wilayah indonesia, di Provisnsi Nusa Tenggara Timur, untuk kembali 
ke Timor Leste, ikut membangun negerinya.  Warga eks Timor Leste, yang 
berjumlah lebih dari 200 ribu keluarga, dinyatakan sebagai kekuatan berpotensi 
untuk membangun Timor Leste.  Berikut uraian Baiq Wardhani, Pakar politik dari  
Universitar Erlangga kepada Radio Nederland Wereldomroep tentang hal tersebut. 

Baiq Wardhani [BW]: Ya memang seharusnya seperti itu. Jadi karena mereka adalah 
warga Timor Leste, mereka diharapkan kembali ke tanah-airnya untuk bersama-sama 
membangun tanah air atau negara yang baru merdeka  itu. Memang itu harapan 
semua negara seperti itu.  Bukan hanya harapan sebuah negara baru, tetapi 
harapan semua negara, agara warganya yang tinggal di luar negeri bisa kembali 
ke tanah-airnya.

Radio Nederland Wereldomroep [RNW]: Jumlah mereka ini menurut berita sangat 
besar, sampai mencapai 200 ribu keluarga. Betul demikian bu?

BW: Dalam soal jumlah saya tidak tahu. Persisnya berapa. Tapi saya pikir memang 
jumlahnya cukup banyak.

RNW: Dan dikatakan bahwa potensi mereka ini untuk membangun Timor Leste ini 
sangat  besar.

BW: Tergantung, kalau menurut saya, kalau mereka adalah sumber daya yang 
potensial dalam arti bahwa mereka itu sebagian besar memang punya pendidikan 
yang memadai dan sebagainya, memang  idealnya mereka harus kembali ke sana. 
Tetapi kalau mereka itu tenaga kerja yang tidak terlalu potensial, maka tidak 
terlalu banyak yang bisa diharapkan dari mereka. Jadi tergantunglah. Tetapi 
memang harapan semua negara itu kan seperti itu. Agar warga negaranya siapapun 
tanpa terkecuali supaya kembali ke negaranya. 

RNW: Menurut  pendapat anda pribadi, apakah imbauan semacam ini akan berdampak 
positif, artinya berhasil terhadap bekass warga Timor Leste itu?

RW: Ya, itu juga tergantung bebeapa kondisi. Jadi berhasil atau tidaknya 
imbauan pemerintah Timor Leste menarik kembali warganya ke Timor Leste itu. 
tergantung beberapa kondisi. Pertama, kondisi keamanan. Kalau Timor Leste itu  
kondisi politiknya aman,  saya kira mereka tidak terlalu keberatan untuk 
kembali ke Timor Leste. 

Yang kedua, masalah ketimpangan ekonomi. Masalah ekonomi ini kan masalah yang 
mendasar. Jadi kalau mereka merasa bahwa  di negaranya tidak mendapatkan 
sesuatu yang mereka harapkan, maka untuk apa mereka kembali ke Timor Leste. 
Lebih baik mereka tinggal di negara lain, yang bisa memberikan jaminan yang 
lebih bisa diharapkan.  Jadi masalah politik dan masalah kesejahteraan itu 
merupakan masalah yang krusial, sebagai faktor pendorong mereka untuk kembali 
ke negaranya. 

Kalau memang di NTT ya, mereka merasa lebih sejahtera,  secara keamanan secure, 
saya kira wajar saja mereka lebih suka tinggal di situ lama-lama. Sambil 
menunggu keadaan di Timor Leste itu lebih baik. 


RW:


---------------------------------------------------------------------
Radio Nederland Wereldomroep, Postbus 222, 1200 JG Hilversum
http://www.ranesi.nl/
http://www.radionetherlands.nl/

Keterangan lebih lanjut mengenai siaran radio kami dapat Anda
peroleh melalui
[email protected]

Copyright Radio Nederland Wereldomroep. 
---------------------------------------------------------------------

Kirim email ke