--------------------------------------------------------------------- WARTA BERITA RADIO NEDERLAND WERELDOMROEP Edisi: Bahasa Indonesia
Ikhtisar berita disusun berdasarkan berita-berita yang disiarkan oleh Radio Nederland Wereldomroep selama 24 jam terakhir. --------------------------------------------------------------------- Edisi ini diterbitkan pada: Rabu 12 Agustus 2009 15:00 UTC ** KORBAN TEWAS BUKAN NOORDIN M. TOP ** BELANDA LACAK UANG GELAP ** KAPAL RUSIA KEMUNGKINAN DIBAJAK ** GEMA WARTA TOPIK TINJAUAN PERS: HAK ANAK-ANAK DENGAN ORANG TUA CACAT MENTAL DAN BEKAS PEJUANG TALIBAN YANG INGIN AKHIRI PERANG ** GEMA WARTA TOPIK INTERNASIONAL: FLU MEKSIKO:BANYAK NEGARA TERLALU LAKONIK ** GEMA WARTA TOPIK INTERNASIONAL: TENTANGAN PADA KEBIJAKAN PADA JAMINAN KESEHATAN OBAMA ** GEMA WARTA TOPIK INDONESIA: NOORDIN TERNYATA TIDAK TOP ** GEMA WARTA TOPIK INTERNASIONAL: PILIHAN MORAL GAMER MENGEJUTKAN ** GEMA WARTA TOPIK INDONESIA: POLISI BATALKAN SEMINAR PEMERINTAH PENGASINGAN BURMA * KORBAN TEWAS BUKAN NOORDIN M. TOP Jenazah pria yang tewas ditembak polisi akhir pekan lalu ternyata bukan buron kakap asal Malaysia, Noordin M. Top. Demikian hasil penelitian DNA polisi. Korban tewas Sabtu lalu, menyusul pengepungan sebuah rumah di Temanggung, Jawa Tengah. Menurut media Indonesia, Noordin M. Top meninggalkan rumah tersebut beberapa jam sebelum penyerbuan. Buronan ini dianggap bertanggung-jawab atas semua serangan teror spektakuler sejak 2002. Di antaranya di Bali pada tahun 2005, dan bulan lalu, serangan atas dua hotel di Jakarta. Korban tewas Sabtu lalu mungkin terlibat dalam serangan bom di Jakarta. Menurut polisi almarhum bekerja sebagai penata bunga di Hotel Ritz Carlton, dan bertugas membawa bom ke dalam hotel. * BELANDA LACAK UANG GELAP Dinas Pajak Belanda sejak Januari lalu telah berhasil melacak sekitar setengah milyar euro uang gelap di luar negeri. Sekitar 1900 warga Belanda, secara sukarela melaporkan keberadaan rekening gelap mereka di luar negeri. Dengan demikian, mereka lolos dari keharusan membayar denda. Seorang di antaranya memiliki tabungan gelap sebanyak 24 juta euro di luar negeri. Menurut Dinas Pajak, sebagian besar uang gelap tersebut disimpan di Swiss, Luksemburg dan Belgia. Dinas Pajak berharap, untuk masa mendatang akan mampu melacak lebih banyak lagi, menyusul kesepakatan kerjasama dengan Austria dan Singapura. * KAPAL RUSIA KEMUNGKINAN DIBAJAK Menurut polisi perairan Britania kapal pengangkut barang yang sudah dua pekan dilaporkan hilang, kemungkinan dibajak di Laut Timur. Kalau memang demikian, maka ini adalah pembajakan kapal pertama di perairan Eropa. Polisi perairan Britania pihak terakhir yang masih kontak dengan kapal tersebut, ketika pada 29 Juli silam melewati Selat Inggris. Informasi terbaru menunjukkan, beberapa hari sebelumnya beberapa laki bertopeng naik kapal di Laut Timur. Mereka mengaku diri sebagai polisi narkoba. Aksi ini juga telah disampaikan kepada pihak polisi perairan. Tapi Rusia mengatakan laki-laki bertopeng telah meninggalkan kapal. Polisi Britania kini menduga mereka tidak berbicara dengan awak kapal, melainkan dengan pembajak. Kapal Arctic Sea berbendera Malta. Kapal mengangkut kayu dan tengah dalam perjalanan menuju Aljazair. * KORBAN HILANG TAIWAN MASIH HIDUP Ratusan warga Taiwan yang dilaporkan hilang akibat topan Morakot, ternyata masih hidup. Sebelumnya dikhawatirkan penduduk beberapa desa pegunungan di Taiwan selatan terkubur hidup-hidup akibat lumpur longsor. Tapi kini kebanyakan penduduk tampaknya telah mengamankan diri, lari ke kawasan yang lebih tinggi. Regu penyelamat mengerahkan sebanyak 25 helikopter mengungsikan korban selamat. Jumlah resmi korban tewas di Taiwan akibat topan Morakot mencapai 63 jiwa. Sedikitnya 61 orang lain masih dilaporkan hilang. Morakot mencapai daratan Taiwan Sabtu lalu. Ini topan terberat yang melanda Taiwan dalam 50 tahun. * SUU KYI AJUKAN NAIK BANDING Pemimpin oposisi Myanmar, Aung San Suu Kyi akan naik banding atas hukuman tahanan rumah 1,5 tahun terhadapnya. Demikian pengacara Suu kyi. Menurut pengacara hukuman itu tidak sesuai undang undang. Suu kyi dijatuhi hukuman karena melanggar persyaratan tahanan rumah ketika orang Amerika John Yettaw tanpa diminta datang mengunjunginya. Yettaw mendapat hukuman kerja paksa tujuh tahun. Dia juga akan naik banding. Negara-negara Barat mengkritik keras vonis terhadap pemimpin oposisi. Sekjen PBB Ban Ki-Moon juga mengatakan kekecewaannya. Menurutnya, ini cara junta militer menyingkirkan Suu Kyi selama pemilu, yang akan digelar tahun depan. * MAHKAMAH KONSTITUSI TOLAK GUGATAN MEGA-KALLA Mahkamah Konstitusi menolak gugatan dua capres yang kalah pemilu presiden Juli lalu, Megawati Soekarno Putri dan Jusuf Kalla. Hasil pilpres lalu yang dimenangkan Susilo Bambang Yudhoyono, sempat digugat karena tuduhan terjadinya kesalahan perhitungan sebanyak jutaan suara. Megawati Soekarnoputri dan Jusuf Kalla sempat menuntut agar diadakan pemilu putaran kedua atau pengulangan. Menurut KPU, Yudhoyono berhasil meraup 60,8% suara pada pilpres 8 Juli lalu. Sedangkan Kalla mendapat 12,41% dan Megawati 26,79% suara. * RONGSOKAN PESAWAT DITEMUKAN DI PAPUA NUGINI Regu penyelamat menemukan rongsokan pesawat terbang yang sejak Selasa kemarin dilaporkan hilang di atas Papua Nugini. Semua 13 penumpang tewas. Pesawat Twin Otter itu berpenumpang sembilan orang Australia, seorang perempuan Jepang dan tiga warga Papua Nugini. Di depan parlemen Perdana Menteri Australia Kevin Rudd, berkata tidak ada penumpang yang hidup. Ia menyampaikan duka citanya pada keluarga yang ditinggal. Pesawat milik maskapai penerbangan Airlines PNG tengah dalam perjalanan dari ibukota Papua Nugini, Port Moresby menuju Kokoda, populer di kalangan wisatawan. Menurut pemerintah setempat, pesawat jatuh Selasa kemarin saat terbang di daerah sulit. Terbang di Papua Nugini sangat berbahaya karena permukaan tanah yang naik turun dengan gunung-gunung tinggi dan cuaca yang cepat berubah. * FLU MEKSIKO: SEKOLAH MUMBAI TUTUP Di Mumbai, kota berpenduduk jutaan jiwa di India, semua lembaga pendidikan ditutup selama satu pekan. Langkah ini diambil terkait flu Meksiko. Semua sekolah, universitas dan tempat kursus ditutup. Bioskop dan teater di Mumbai tutup tiga hari. Pekan-pekan belakangan, flu Meksiko makin cepat menyebar di India. Kawasan di sekitar Mumbai salah satu pusat penularan terbesar. Di kota Pune, 120 kilometer dari Mumbai, dalam sepuluh hari belakangan empat orang meninggal akibat penyakit tersebut. Sejauh ini flu Meksiko telah menewaskan 15 warga India. * PENJAHAT PERANG RWANDA DITANGKAP Warga Rwanda yang dicari terkait kejahatan perang ditahan di Republik Demokratik Kongo. Ia kemungkinan diekstradisi ke tribunal khusus Rwanda di Tanzania. Gregoire Ndahimana ditangkap dalam operasi militer Kongo dan PBB terhadap kelompok pemberontak Hutu FDLR di kawasan Kivu utara. Semasa genosida di Rwanda tahun 1994, Ndahimana pemimpin kota Kivumu. Semua 6000 penduduk Tutsi di kota itu dibunuh. Ndahimana harus menghadap ke tribunal, mempertanggungjawabkan pembunuhan 2000 warga Tutsi di sebuah gereja yang sengaja diratakan buldoser. Tahun 1994, sebanyak 800 ribu Tutsi Rwanda dan Hutu moderat dibunuh. Duabelas tersangka utama tribunal masih buron. * BERITA BURSA Bursa Eropa dibuka lebih rendah. Terutama di Amsterdam, suasana pasar tidak begitu bersemangat, karena laporan bank ING yang mengecewakan. Indeks AEX dibuka 1% lebih rendah pada 414 poin. Paris, Londen dan Frankfurt merugi 0,2 sampai 0,4%. Di Jepang, Indeks Nikkei ditutup pada 10.435 poin. Atau 1,4% lebih rendah daripada Selasan kemarin. 1 Euro senilai 1,4135 dolar Amerika 1 Euro sama dengan 14.051 Rupiah 1 Dolar Amerika tercatat 9.947 Rupiah * HAK ANAK-ANAK DENGAN ORANG TUA CACAT MENTAL DAN BEKAS PEJUANG TALIBAN YANG INGIN AKHIRI PERANG Tinjauan pers hari ini: hak anak-anak dengan orang tua cacat mental dan bekas pejuang Taliban yang ingin akhiri perang Nasib anak-anak cacat mental sama beratnya dengan anak yang mempunyai orang tua cacat mental, demikian koran berbahasa Belanda de Trouw. Sanne Jansen, adalah salah satu contoh dari sekian juta anak yang harus berat berjuang karena tumbuh kembangnya diasuh oleh orang tua yang cacat mental. Bukanlah satu awal yang mudah bagi anak seperti Jansen yang menjadi korban aniaya bapaknya yang secara mental terganggu karena menderita penyakit otak, dan ibunya yang cacat mental. "Orang tua saya seharusnya tidak diperbolehkan mempunyai anak" kata Jansen menutup tulisannya menceritakan pahit aniaya dan pengalaman dididik oleh orang tua cacat mental. Selama ini sudah ada bantuan bagi orang tua cacat mental yang mempunyai anak. Namun pada kenyataannya, bantuan tidaklah cukup untuk memecahkan masalah. Profesor VU di Amsterdam dan Universitas Maastricht, Jan C.M Willems percaya bahwa pendidikan merupakan kunci bagi penyelesaian masalah. Dia berkata ada dua langkah yang perlu dilakukan: Yang pertama melalui pemberian pendidikan orang tua, sebagai bagian dari pembentukan masyarakat di sekolah. Pelajarannya berisi tentang HAM, termasuk hak anak. Ini penting karena anak akan tumbuh menjadi anggota masyarakat yang nantinya juga bertanggung jawab mendidik anak. Di Inggris sudah ada pendidikan semacam ini. Langkah yang kedua adalah pendidikan pengasuhan anak yang dimulai dengan keinginan mempunyai anak dan kehamilan. Pendidikan ini ditujukan untuk membentuk hubungan bayi dan orang tua, dan konsekwensi cara asuh yang dimulai saat anak berumur balita. Hanya dengan pendidikan awal seperti itulah masyarakat dan pemerintah bisa menjadi penjaga hak anak. Setiap anak bukanlah percobaan, tegas Profesor Willems. Mereka layak dan berhak mendapat hak untuk bertumbuh dan berkembang dengan aman. Sudah waktunya semua negara dan masyarakat mengambil tanggung jawab untuk melindungi hak anak termasuk mereka yang mempunyai orang tua cacat mental. Amerika dan Somalia adalah dua negara yang belum menandatangani traktat hak anak. Padahal Amerika adalah negara pertama yang memberikan inisiatif pertama bagi pendidikan pengasuhan anak. Kita beralih ke Afganistan. Bekas pejuang Taliban, Maulawi Ustad Farooq mengatakan kejenuhannya dengan perang sipil di Afganistan. Dia hanyalah satu dari bekas pejuang taliban yang ingin perang berakhir. Demikian NRC Handelsblad. Dia pernah berharap agar masyarakat internasional bisa menjembatani Karzai dan kelompok Taliban untuk berdamai setelah tahun 2001. Namun hal itupun masih sekedar harapan. Farooq berkata "Saya ikut serta dalam Taliban karena mereka ingin mengakhiri perang. Kami membawa kestabilan dan ingin membuka sekolah islam. Pokoknya kami tidak ingin Afganistan saling membunuh" . Salah satu cara menurut Ahmed Muttawakil, mantan menlu saat regime Taliban berkuasa menegaskan bahwa kedua belah pihak harus berkompromi, seberapa demokrasikah Afganistan yang diinginkan, seberapa pengaruh hukum islam dan hukum internasional yang akan diberlakukan di Afganistan" Perang ini harus berhenti, kalau tidak maka kedua pihak akan lebih menderita dan negara akan semakin hancur, tegas Farooq. Demikian NRC Handelsblad dan sekian pula tinjauan pers hari ini. * FLU MEKSIKO:BANYAK NEGARA TERLALU LAKONIK Seberapa banyak pun dibahas dan ditulis tentang flu Meksiko, tetap saja banyak pertanyaan belum terjawab. Mulai hari ini, setiap dua minggu sekali, Radio Nederland Wereldomroep mengajukan pertanyaan itu kepada Ab Osterhaus, guru besar pada Erasmus Medisch Centrum dan kepala Pusat Influenza Nasional untuk Organisasi Kesehatan Dunia WHO di Belanda. Sementara ini flu Meksiko masih berupa varian ringan virus influenza, yang berperilaku sebagai influenza biasa di musim dingin. Pasien mengalami gejala-gejala umum: merasa lelah, sakit sendi tulang, tidak enak badan. Dalam kebanyakan kasus si pasien sebaiknya tinggal di rumah dan beristirahat sampai sembuh. Vaksin Vaksin bagi virus H1N1, yang juga dikenal sebagai 'flu babi' atau flu Meksiko, adalah cara terbaik untuk melindungi penduduk dunia terhadap penyakit ini. Vaksin aman dan mujarab baru akan tersedia Oktober mendatang. Sementara itu obat-obat antiviral seperti Tamiflu dan Relenza dapat membantu pasien mengendalikan penyakit tersebut. Menurut Osterhaus, Organisasi Kesehatan Dunia WHO sangat prihatin tentang ketersediaan vaksin dan obat-obatan di negara-negara berkembang. Terutama di pedesaan, tempat pelayanan kesehatan masih kurang, hal itu bisa menimbulkan masalah. Sebelumnya WHO mengimbau negara-negara kaya menyediakan sebagian kapasitas produksi pembuatan vaksin kepada negara-negara yang membutuhkannya. Tapi saat ini 12 negara telah mengklaim 75 persen kapasitas produksi itu. Meremehkan Selain itu banyak pemerintah tampaknya meremehkan masalah ini. Negara-negara seperti India dan Pakistan hampir tidak mengambil tindakan pencegah. Juga di Afrika, H1N1 tidak menjadi butir utama agenda. Sementara ini di negara-negara tersebut memang tidak banyak ditemukan kasus H1N1. Tapi itu tidak berarti kawasan tersebut lolos wabah flu Meksiko. Negara-negara Baratlah yang harus memikul pertanggungjawaban, kata Osterhaus. Tapi untuk itu dibutuhkan suatu keputusan politik. Nanti sore, waktu Belanda, situs web kami akan kami menyajikan rekaman wawancara video Davion Ford dengan Ab Osterhaus. * GEMA WRATA TOPIK INTERNASIONAL: MAJALAH BARU HERANKAN NEGARA-NEGARA ARAB MAJALAH BARU HERANKAN NEGARA-NEGARA ARAB -Mahnaz Murad Majalah baru 'Israel-Kurd' menimbulkan banyak diskusi di Irak Utara. Banyak orang di negara-negara Arab heran ketika edisi kedua pun dijual di pelbagai kios. Kendati banyak orang menuntut pemulangan warga Yahudi Irak ke Irak, media cetak menganggap ini isu tabu. Khalayak Irak, tapi juga negara-negara Arab lain di sekitarnya, sangat heran ketika awal tahun ini terbit majalah 'Israel-Kurd'. Apalagi ketika terbit edisi kedua 22 Juli silam. Apakah kebebasan pers di Kurdistan sudah memasuki tahap baru? Ataukah majalah ini tidak lebih dari aksi politik, untuk konsumsi luar negeri? Jembatan Majalah Israel-Kurd setebal 50 halaman, dalam bahasa Kurdi, bahasa resmi kawasan semi-otonom Irak Utara. Dua halaman berbahasa Inggris. Kesan pertama adalah bahwa majalah ini dimaksud untuk menjembatani kesenjangan antara Israel dan Kurdistan. Redaksi Israel-Kurd juga tertarik pada sejarah orang Yahudi-Kurdi, yang pada tahun 1948 beremigrasi ke Israel dari Kurdistan bagian Irak, serta hak mereka untuk pulang ke sana. Sejumlah naskah dan laporan tidak dilengkapi nama penulis. Nama penerbit adalah Dawud Baghistani. Tidak memihak Menurut Farhad Awni dari serikat wartawan Kurdi, majalah ini adalah bukti kebebasan pers: "Menurut undang undang media kami, setiap warga masyarakat, yang menjadi anggota serikat wartawan, dalam jangka waktu 24 jam, berhak menerbitkan majalah atau surat kabar, dengan syarat tidak bertentangan ketentuan kebebasan pers. Dan kami tahun Dawud Baghistani, penerbit majalah ini tidak memihak dan tidak terkait partai politik atau faksi apa pun. Selain itu ia berwarganegara asing." Wartawati Belanda, Judit Neurink, yang melatih media Kurdi di kota Sulaymaniyah berkata: "Saya sedikit terkejut ketika melihat majalah ini. Ini berarti kebebasan mengungkapkan pendapat di bagian dunia ini telah membaik dan mencapai banyak kemajuan. Sangat mengesankan. Ini belum pernah terjadi sebelumnya. Kelangsungan hidup majalah ini akhirnya akan ditentukan oleh pembaca." Politik Kendati demikian, pertimbangan politik tampaknya berperan juga di sini. Irak-Kurdi semakin menempatkan diri antara Israel dan negara-negara Arab. Farhad Awni menunjuk pada kunjungan terbaru pemimpin Palestina Mahmoud Abbas. Kunjungan tersebut menggaris-bawahi 'hubungan Kurdistan dengan negara-negara Arab pada umumnya dan dengan Palestina pada khususnya'. Sementara mantan presiden Kurdi, Barzani pernah dua kali mengunjungi Israel. Kurdi asli Melalui majalahnya, penerbit Dawud Baghistani mengundang warga Yahudi Kurdi kembali ke Kurdistan, tempat mereka tinggal sebelum berangkat ke Israel. "Ia menganggap mereka sebagai warga asli Kurdi. Menurutnya pemulangan warga Yahudi ke Kurdistan membuka jalan bagi warga Palestina untuk setelah 48 tahun kembali ke Palestina." Masih dipertanyakan apakah kaum Yahudi Kurdi benar-benar ingin kembali. Angka-angka terpercaya tentang jumlah warga Yahudi yang beremigrasi dari Irak Utara tidak ada. Kemungkinan akan disebut dalam edisi ketiga Israel-Kurdi yang diharapkan terbit September mendatang. * TENTANGAN PADA KEBIJAKAN PADA JAMINAN KESEHATAN OBAMA Reinout van Wagtendonk Gelombang demonstrasi menentang rencana perombakan sistem jaminan kesehatan yang direncanakan oleh Presiden Obama makin gencar. Obama antara lain dituduh akan membentuk komisi yang akan menentukan, apakah orang lanjut usia boleh tetap hidup, atau harus mati. Kemarin malam, Obama hadir dalam acara 'Town Hall Meeting', atau Pertemuan di Balaikota, menjelaskan sistem rencana jaminan kesehatan yang ia rencanakan. Sementara itu, oposisi terhadap rencana ini, sudah mulai mengait-ngaitkan kebijakan tersebut dengan Nazi. Para pengunjuk rasa membawa potret Presiden Obama, dengan tambahan kumis Hitler. Rush Limbaugh: Logo jaminan kesehatan Obama, sangat mirip logo swastika Nazi. Rush Limbaugh adalah pembawa acara radio beraliran kanan. Setiap hari, acara 'talk show' yang ia bawakan menghasut para pendengar yang punya pandangan politik sama, tentang adanya komplotan orang kiri. Obama ingin menerapkan sistem jaminan kesehatan sosialis. Jika bukan Nazi Jerman, tentu modelnya Rusia. Oposan: Kami muak dengan hal ini. Itu sebabnya semua orang di ruangan ini marah. Saya tidak mau negeri ini berubah jadi Rusia, jadi negara sosialis ... Wanita yang sangat emosional ini, kemarin malam menyerang senator Arlen Specter dalam pertemuan yang membicarakan rencana perombakan undang undang sistem jaminan kesehatan. Saat ini Kongres sedang reses. Bulan ini, para wakil rakyat menyelenggarakan rangkaian pertemuan di daerah pemilihan mereka, acara 'Town Hall Meeting'. Mereka bertukar pikiran dengan para pemilih, mengenai sistem jaminan kesehatan di Amerika, yang jika dibandingkan dengan sistem di negara-negara Barat lainnya: sangat mahal, tidak efisien dan tidak mereta. Bulan ini, terutama para senator dari Partai Demokrat yang menghadapi berbagai pertanyaan sulit. Dan kemarin, senator Arlen Specter juga menerima cacian bahwa nanti, Tuhan akan menghisabnya. Oposan: Suat ketika nanti, Tuhan akan berdiri di mukamu dan menghisab tindakanmu, dan semua anggota kelompok terkutukmu di Kongres, dan kalian akan menerima hukuman setimpal ... Tapi, itu bukan gambaran umum. Menurut kalangan Partai Demokrat, kemarahan di muka kamera televisi atau YouTube yang tampak sensasional itu dibuat-buat. Rush Limbaugh, seluruh aparat propaganda Partai Republik, semua kepentingan komersial perusahaan asuransi, rumahsakit, dan industri farmasi adalah dalang semua demonstrasi, kata kalangan Partai Demokrat dalam suatu iklan televisi. Iklan televisi: Sekarang ini, kalangan Partai Republik yang sedang kebingungan, dengan dukungan dana sekutu kaya mereka, menyulut kemarahan massa ... Bahkan, Sarah Palin ikut-ikutan menghasut. Tokoh populis kanan ini mengulang tuduhan bahwa Presiden Obama ingin membentuk 'Komisi Kematian': yaitu pejabat negara yang akan menentukan mati hidupnya orang lanjut usia, atau, apakah anak seperti putra Palin sendiri yang menderita sindrom Downlebih baik dibiarkan mati saja. "Semua itu tuduhan tanpa dasar," kata Obama kemarin malam. Obama: Akhir-akhir ini beredar desas-desus bahwa Kongres telah memutuskan pembentukan 'Komisi Kematian', dengan tugas menghentikan perawatan orang lanjut usia, karena pemerintah berpendapat, membiarkan mereka hidup lebih lama lagi biayanya mahal ... Semua itu bohong, kata Obama dalam acara 'Town Hall Meeting, dalam upaya menangkis makin gencarnya perlawanan publik opini, terhadap usul sistem jaminan kesehatan bagi setiap orang di Amerika. Di gedung olahraga sekolah di New Hampshire, tempat Obama berbicara kemarin malan, sang presiden tidak menghadapi pertanyaan publik yang menentangnya, sebagaimana yang dialami oleh banyak anggota Kongres lainnya. Obama yakin, melalui kampanye pribadi, ia akan bisa menjelaskan pada sebagian besar warga Amerika, sebagaimana ia berhasil pada masa pemilihan presiden yang baru lalu. Obama: Jika kita berhasil membangun sistem kesehatan bagi kita semua, itu benar-benar luar biasa. Sekarang ini saat yang paling tepat untuk melakukan hal itu. Tapi, kita semua harus bekerja sama. Kita harus berupaya, untuk mewujudkan hal itu. Saya yakin, kita mampu mewujudkan hal itu. Dan saya butuh dukungan anda semua, New Hampshire ... Namun, makin lama debat seperti ini berlangsung, akan makin meragukan lagi, apakah Kongres akan meloloskan rencana perombakan sistem jaminan kesehatan sepenuhnya. * NOORDIN TERNYATA TIDAK TOP Pria yang dibunuh polisi di Temanggung akhir pekan lalu ternyata bukan Noordin Top. Ini berdasarkan hasil penelitian DNA kepolisian. Ketika menggelar penyergapan di Beji, Temanggung akhir pekan lalu, polisi menduga telah membunuh warga Malasyia itu. Tapi ternyata bukan. Siapa dia? Berikut laporan koresonden Michel Maas Yang telah dibuktikan bahwa jenazah itu adalah jenazah Ibrohim yang bekerja sebagai penjual bunga di Hotel Ritz Carlton. Polisi juga menunjukkan gambar, sehari sebelum serangan bom, sebuah dus dibawa ke dalam tanpa ada yang memeriksa. Dan menurut polisi di dalam dus tersebut terdapat bom yang digunakan untuk serangan pada 17 Juli, di mana dalam serangan itu dua warga Belanda tewas. Ia adalah salah seorang yang membantu melakukan serangan bom, yang merupakan pembantu Noordin Top. Hilang tanpa jejak Dimana Noordin Top sekarang tak seorangpun tahu, karena dia dikenal sangat pendai menghilang dan bersembunyi. Karena Jumat malam lalu polisi yakin sekali dalam serangan besar-besaran terhadap rumah di Jawa Tengah itu bahwa yang ditembak mati adalah Noordin Top. Tapi sekarang polisi mengakui kekeliruannya dan Top berhasil meloloskan diri, dan bersembunyi dan tak seorangpun tahu di mana dia. Penjagaan keamanan di dua hotel tersebut memang baik sekali, tetapi hanya di depannya. Sementara di bagian belakang, di pintu masuk karyawan, pintu tempat barang-barang masuk, keamanannya kurang ketat. Polisi juga pernah menunjukkan tayangan orang-orang yang masuk, beberapa hari sebelum terjadinya serangan, tampak Ibrohim bersama orang yang melakukan serangan bunuhdiri, masuk ke dalam dan melihat di dalam hotel, dan mencari tempat di mana bom harus diletakkan. Dan tak ada orang yang memperhatikan dan melarangnya. Jadi jelas sekali merupakan kesalahan petugas keamanan. Sembrono Ini merupakan kesembronoan. Selama empat tahun terakhir Indonesia tenang , tidak ada terjadi serangan. Orang mengira tidak akan ada bom lagi. Sehingga keamanan menjadi kendor. Dan sekarang tampaknya akibatnya fatal. Orang khawatir Noordin Top akan kembali. Apakah bulan ini atau beberapa tahun lagi, tidak ada orang yang tahu. Tetapi pasti ada kelanjutannya. Dan sekarang ini semua hotel internasional di Jakarta dijaga ketat. Siapa saja yang akan masuk semuanya diperiksa dengan teliti. Penjagaannya lebih ketat ketimbang bandara, misalnya. Dan ini akan berlangsung sementara waktu. Tetapi kalau dalam waktu tertentu tenang lagi, maka dikhawatirkan akan mudah kebobolan kembali. * PILIHAN MORAL GAMER MENGEJUTKAN Perro de Jong Juga dalam industri game kekuasaan pembeli makin besar, dan produsen harus selalu menyesuaikan diri. Pengetahuan kita mengenai manusia yang senang melakukan permainan, perlu mendapat penyesuaian. Demikian kesimpulan para ilmuwan yang berkumpul di Oslo, setelah mengamati sisi filsafat permainan game. Klip 1 computergames di Exchange: <http://www.youtube.com/watch?v=b1NcHLkNA7E> Musim dingin mendatang akan terbit seri lanjutan permainan tembak-menembak 'Army of Two' yang sudah lama dinanti-nantikan. Dalam 'Army of Two: the 40th Day' selain menembak, para pemain juga harus membuat pilihan moral. Apakah mereka hanya memikirkan kepentingan diri sendiri? Atau, apakah mereka bersedia menolong orang lain? Produsen EA akan merekam semua pilihan yang dibuat, dan membandingkan pilihan gamer Eropa dan Amerika. Empatpuluh hari setelah peluncuran, hasilnya akan ketahuan: benua mana yang lebih bermoral? Telur dan ayam Sejak zaman Yunani purba dulu, permainan dan filsafat sudah berkaitan erat, kata Johnny Hartz Soraker, dari Universitas Twente. Ia adalah salah seorang pembicara dalam konperensi di Oslo. Menurut sang peneliti, ternyata berbagai eksperimen pikiran filsuf Yunani merupakan sumber inspirasi bagi banyak permainan game sekarang ini. Klip 2 computergames di Exchange: VO: "Sejak zaman Yunani purba dulu, para filsuf sudah melakukan banyak percobaan dengan pikiran. Banyak di antara percobaan pikiran tersebut, kini menjadi bahan dasar game komputer. Dengan demikian, sejarah filosofi merupakan gudang sumber gagasan, yang digunakan para pengembang sekarang ini." Di Eropa, Universitas Twente termasuk pelopor penelitian dampak teknologi. Dalam hal ini, perhatian utama tidak lagi tertuju pada teknologi sebagai motor kemajuan, demikian jelas Johnny Hartz Soraker. Kini sasarannya dampak teknologi pada kehidupan sehari-hari. Contoh utamanya permainan game. Banyak pandangan orang tentang hal itu, langsung atau tidak langsung, bermula dari pikiran sejarawan Belanda, Johan Huizinga. Filsuf ini dalam bukunya, Homo Ludens (1938), untuk kali pertama menyatakan bahwa permainan bukan hanya bentuk hiburan, tapi juga sangat penting bagi perkembangan, bahkan kelangsungan hidup, budaya. Permainan dan imbalan Dampak lebih lanjut dari teori Johan Huizinga mengisyaratkan bahwa permainan kompetitif, permainan dengan tujuan jelas, berusaha meraih nilai, sangat bermanfa'at bagi kemajuan. Permainan seperti itu, sering hanya dijumpai dalam budaya Barat. Demikian ditegaskan oleh para ilmuwan tersebut, sementara budaya 'primitif', hanya mengenal permainan, sebagai permainan saja. Argumen ini juga penting dalam diskusi mengenai etika game. Diskusi ini setiap kali kembali menghangat, jika dalam suatu kasus pelanggaran, di rumah pelaku ditemukan permainan komputer. Atas dasar ini, di Jerman kini muncul usul untuk melarang permainan yang menampilkan tindak kekerasan. Namun, sejak tahun 2003, suatu artikel dalam majalah bergengsi, Nature, telah mengemukakan bahwa permainan tembak-menembak yang penuh kekerasan, ternyata ada manfa'atnya juga. Misalnya, sekaligus menembak duapuluh orang lawan melatih gamer mengolah informasi visual yang cukup kompleks. Dan ini berguna dalam kehidupan sehari-hari. Aturan main baru Menurut Johnny Hartz Soraker, 'kekerasan virtual' adalah salah satu alasan untuk meninjau ulang pemahaman mengenai kegiatan permainan manusia. Ia menilai, mengaitkan adanya hubungan langsung antara kekerasan virtual dengan kekerasan nyata, merupakan kesimpulan tergesa-gesa. Namun, orang juga tidak bisa membantah begitu saja adanya hubungan antara kekerasan virtual dengan tindakan nyata gamer. Klip 3 computergames di Exchange VO 3: "Contoh-contoh tersebut menunjukkan bahwa konsep filsuf purba kini sudah tidak berlaku lagi. Salahsatu masalah paling besar adalah tentu saja, jika apa yang kita lakukan dalam permainan game, yang sebenarnya bukan suatu tindakan keliru. Dan hal itu ternyata tetap bisa mengubah jalan pikiran kita." Jadi, kita butuh aturan mainan baru. Juga, karena gamer generasi terbaru permainan komputer, tidak cocok lagi dengan gambaran yang ada. Misalnya, mengenai superioritas permainan bersifat kompetitif, sebagaimana dikemukakan oleh para ilmuwan. Bahkan, juga dalam games yang punya sasaran jelas, seperti misalnya permainan 'World of Wargraft' yang sangat populer. Kini, kita sering menjumpai gamer yang tidak lagi perduli dengan upaya mengumpulkan harta, atau menembak mati musuh. Mereka hanya berkeliling-keliling, dan lalu, secara 'online' bertemu teman. Bagi mereka ini, 'World of Warcraft' merupakan tempat nongkrong virtual. Melawan arus Hal seperti itu bukan merupakan satu-satunya contoh bagaimana permainan dimainkan tidak sebagaimana direncanakan oleh para pengembangnya, atau bahkan dimainkan secara anarkis. 'Para gamers makin sering saja melakukan perbuatan, yang sama sekali tidak pernah dibayangkan oleh para pegembangnya," demikian simpul Johnny Hartz Soraker. "Dan itu, sangat menakjubkan." Klip 4 computergames di Exchange VO 4: "Itu adalah salahsatu hal paling menarik dalam games-games seperti ini. Apalagi dalam games yang membutuhkan beberapa pemain sekaligus. Orang akan mendapatkan perkembangan yang sama sekali di luar bayangan para pengembang game tersebut." Mungkin, para gamers yang membuat pilihan di luar dugaan tersebut, pada suatu saat nanti, juga akan mampu memberi jalan ke luar atas dilema etika rumit, yang dibicarakan di Oslo. Atau, mungkin mereka tetap lebih mengutamakan kenikmatak bermain? Untuk menjawab pertanyaan ini, mungkin kita harus menunggu sampai 'Army of Two' muncul. * POLISI BATALKAN SEMINAR PEMERINTAH PENGASINGAN BURMA Polisi membatalkan Caucus atau pertemuan antar parlemen negara negara Asean, dengan wakil pemerintahan pengasingan Burma, menyusul desakan perwakilan Myanmar di Jakarta. Namun kaukus tsb sempat membahas rencana rekonsiliasi nasional antara Daw Aung San Suu Kyi, wakil wakil ethnik Burma, dan pemerintahan militer Myanmar. Menurut Menlu pemerintah pengasingan tsb, Bo Hla-Tint, rekonsiliasi itu harus diawali dengan pembebasan Aung San Suu Kyi dan ribuan tahanan politik lainnya. Laporan Aboeprijadi Santoso a Wakil wakil oposisi Burma sudah beberapa kali sejak lima tahun belakangan mengadakan caucus atau seminar dengan wakil wakil parlemen, di ibukota ibukota negara Asean, juga di Jakarta. Namun baru kali ini, justru di saat hendak membahas strategi rekonsiliasi dan pembangunan ke depan, penguasa setempat membatalkannya. Rupanya rencana caucus ini bocor ke Kedutaan Besar Burma di Jakarta yang kemudian mendesak pemerintah membatalkannya. Namun Jurubicara Deplu Teuku Faizasyah kepada Radio Nederland Wereldomroep menjelaskan surat undangan kepada wakil pemerintah RI tsb menyertakan sebuah pemerintahan pengasingan, sehingga pihak RI tidak mungkin dapat membenarkannya. Menteri Luar Negeri Burma dalam pengasingan Bo Hla-Tint, atau biasa disebut U Bo, mengecam campur tangan rezim militer Myanmar, dan menyayangkan sikap pemerintah RI. Asean, termasuk Indonesia, harus menaati isi Asean Charter, Piagam Asean, katanya a Dulu Asean tak punya piagam yang bersepakat menjunjung hak hak asasi manusia, namun sekarang justru di saat Asean telah memilikinya, rezim Myanmar masih bisa juga melakukan intervensi. U Bo yang menghadiri konperensi ini bersama PM pengasingan Sein Wien, tidak bermaksud mengajukan keluhan, tapi mendesak agar Asean benar benar mencamkan dan menaati piagamnya sendiri. "Masalahnya adalah ASEAN harus mematuhi prinsipnya sendiri. Sebelum itu kami tidak bisa mengkomplain. Sekarang mereka memilik perjanjian. Mereka memiliki apa yang disebut Badan HAM. Kalau mereka berpegang pada perjanjian ini, maka para pemimpin ASEAN harus lebih proaktif." Pemerintahan pengasingan pimpinan PM Sein Wien berdiri sejak tahun 90 sejak rezim militer Myanmar menafikan pemilihan umum bebas yang dimenangkan Liga Nasional untuk Demokrasi pimpinan Daw aung San Suu Kyi. Belakangan Suu Kyi ditahan dan hingga kini sudah mendekam selama 14 tahun di penjara. Rezim militer yang berkuasa sejak tahun 62 ini baru baru ini kembali memperpanjang penahanan rumah Suu Kyi karena pemimpin oposisi dan pemenang Nobel Perdamaian menerima kunjungan rahasia seorang warga Amerika. Dengan hukuman tambahan 18 bulan itu, berarti Aung San Suu Kyi tidak akan dapat ikut dalam pemilu yang direncanakan digelar tahun depan. Masyarakat internasional tidak pernah mempercayai kesungguhan rezim militer Tan Shwe di Myanmar untuk membangun demokrasi. Asean belakangan juga melancarkan tekanan-tekanan dan menyesalkan vonnis hukuman bagi Suu Kyi itu. Yang penting, selain Suu Kyi, ribuan tahanan politik yang lain juga harus dibebaskan lebih dulu, agar rekonsiliasi nasional dapat digelar. "Tanpa partisipasi Aung San Suu Kyi dan semua tokok politik Burma, dalam proses politik Burma, Burma tidak akan demokratik di masa depan." Apalagi konsitusi yang tidak demokratis pun harus dibenahi dulu. Maka upaya rekonsiliasi ini merupakan "peluang historis", ujar PM pengasingan Sien Wien. Hampir setengah abad Burma berada di bawah rezim militer yang silih berganti. Rezim yang sekarang masih tegak juga berkat hubungan ekonomi dan perdagangan yang cukup kuat dengan Cina dan negara negara Asean. Singapura, Thailand, juga Indonesia punya investasi modal di Burma. Sanksi sanksi tidak pernah efektif, kecuali bila benar benar bertekad agar sanksi itu mencapai sasaran, dan untuk itu, Asean harus pro-aktif, tidak hanya basa basi saja, tapi betul betul menaati piagamnya sendiri, demikian Menlu Pengasingan Burma U Bho. Menlu RI Hasan Wirayudha baru baru ini juga menyesalkan vonnis tahanan rumah bagi Aung San Suu Kyi. Departemen Luar Negeri RI dalam keterangannya mengakui perlu mendengar pula suara suara lain dari Burma, namun untuk itu ada jalur jalur lain, di luar caucus Burma yang batal ini, demikian jelas jurubicara Deplu Teuku Faizasyah. --------------------------------------------------------------------- Radio Nederland Wereldomroep, Postbus 222, 1200 JG Hilversum http://www.ranesi.nl/ http://www.radionetherlands.nl/ Keterangan lebih lanjut mengenai siaran radio kami dapat Anda peroleh melalui [email protected] Copyright Radio Nederland Wereldomroep. ---------------------------------------------------------------------
