---------------------------------------------------------------------

WARTA BERITA RADIO NEDERLAND WERELDOMROEP
Edisi: Bahasa Indonesia

Ikhtisar berita disusun berdasarkan berita-berita yang disiarkan oleh
Radio Nederland Wereldomroep selama 24 jam terakhir.

---------------------------------------------------------------------

Edisi ini diterbitkan pada:

Jumat 21 Agustus 2009 13:50 UTC



** TERORIS INDONESIA INCAR OBAMA

** AFGHANISTAN MENANTI HASIL PILPRES

** PERTEMPURAN SOMALIA

** TOPIK TINJAUAN PERS: SATU MALAYSIA DAN PUASA BAGI NON-MUSLIM

** GEMA WARTA TOPIK INTERNASIONAL: DUA CAPRES AFGHANISTAN MENGAKU MENANG

** GEMA WARTA TOPIK INTERNASIONAL: TAMIFLU - MUJARAB ATAU TIDAK? 

** GEMA WARTA TOPIK INTERNASIONAL: DOBRAKAN ARSITEK DAUR ULANG ROTTERDAM

** GEMA WARTA TOPIK INDONESIA: SBY JANJIKAN TRANSISI, BUKAN KEBIJAKAN PRO-RAKYAT

** GEMA WARTA TOPIK INDONESIA: OBAMA TARGET TERORIS INDONESIA



* TERORIS INDONESIA INCAR OBAMA

Dengan menggunakan penembak jitu, teroris Indonesia sudah berencana membunuh 
Barack Obama. Demikian pernyataan Pusat Studi Intelijen dan Keamanan Nasional 
kepada Radio Nederland. Menurut rencana Presiden Obama akan mengunjungi 
Indonesia November mendatang. Rencana pembunuhan Obama in diketahui dari proses 
pemeriksaan kasus serangan teror pada dua hotel di Jakarta bulan lalu. 
Pemerintah Indonesia sudah mengeluarkan foto dua dari empat penembak jitu 
tersebut.  Mereka diduga anggota organisasi yang berafiliasi dengan Jemaah 
Islamiyah.


* AFGHANISTAN MENANTI HASIL PILPRES

Di Afghanistan, pemimpin kampanye pemilihan Presiden Hamid Karzai dan pesaing 
utama Abdullah Abdullah mengaku sebagai pemenang pilpres. Dua kubu menyatakan 
kandidat mereka berhasil meraih lebih dari separoh jumlah suara, dan dengan 
demikian tak perlu ada ronde kedua pada Oktober mendatang. Sementara Komisi 
Pemilihan belum mengumumkan hasil penghitungan suara. Diperkirakan elektorat 
yang menggunakan hak pilih mereka mencapai angka 40 hingga 50 persen. Jauh 
lebih sedikit ketimbang pilpres 2004, yang mencapai angka 70 persen.
Para pemimpin Barat dan Sekjen PBB, Ban Ki-moon menilai pilpres Afghanistan 
yang berlangsung Kamis kemarin suatu sukses. Kekerasan massal sebagaimana 
dikhawatirkan semula tidak terjadi, walaupun akibat berbagai serangan jatuh 26 
korban jiwa.
Di Uruzgan, tentara Australia, yang menjaga duabelas tempat pemungutan suara, 
menjadi sasaran tembakan. Tapi tidak jatuh korban. Demikian dikemukakan oleh 
komandan mereka, Letkol. Peter Conolly, pada kantor berita Australia, ABC. 
Pasukan Australia merupakan bagian dari Task Force Uruzgan, ISAF, di bawah 
komando Belanda. Panglima pasukan Belanda, Jendral Marc van Uhm, juga 
menyatakan adanya tembakan roket dan mortir.


* PERTEMPURAN SOMALIA

Di Mogadishu - ibukota Somalia - kembali pecah pertarungan antara pemberontak 
Islam melawan tentara pemerintah dan pasukan Uni Afrika. Menurut pihak rumah 
sakit, 22 orang tewas dalam insiden ini. Pertarungan ini pecah setelah para 
pemberontak menyerang markas Uni Afrika pada tengah malam. Jumlah korban 
dipastikan akan bertambah karena pertarungan masih berlangsung di tiga wilayah. 
Banyak rumah rata dengan tanah akibat granat. Selain di Mogadishu, Kamis 
kemarin pemberontak muslim menyerang kota Luuq dan Bulahawa di Somalia Selatan. 
Dipastikan 12 orang tewas.


* TARIQ RAMADHAN TETAP DI OXFORD

Tariq Ramadhan, Islamolog yang menuai banyak kritik di Belanda, tetap bisa 
bekerja di Universitas Inggris Oxford. Sudah empat tahun ia menjabat sebagai 
dosen Studi Islam. Selain mengajar, Ramadhan juga bekerja untuk televisi Iran. 
Berbeda dengan Universitas Erasmus Rotterdam yang memecatnya karena 
pekerjaannya di TV tersebut, Universitas Oxford tidak melihat ada alasan 
pemecatan. Dalam sebuah pernyataan tertulis, Universitas Oxford menyatakan 
kebebasan mengeluarkan pendapat adalah hak fundamental. Toh, di sisi lain, 
universitas ini menyatakan tidak setuju dengan pendapat Ramadhan.


* IRAN IZINKAN PEMERIKSAAN REAKTOR NUKLIR

Untuk pertama kalinya dalam setahun terakhir, pemerintah Iran mengizinkan 
pengamat Organisasi Energi Nuklir Dunia, IAEA,  masuk ke reaktor nuklir Arak. 
Hal itu dinyatakan para diplomat di Wina. Iran juga setuju dengan inspeksi 
kompleks Natanz, tempat mereka memproduksi uranium. Sebenarnya, IAEA sudah 
memasang kamera di sana, tapi mereka mengeluhkan, banyak yang tidak bisa 
dikontrol. Iran meyakinkan bahwa instalasi nuklir mereka hanya akan digunakan 
untuk tujuan damai, tapi banyak negara khawatir Teheran berencana membuat 
senjata nuklir.


* AMERIKA KECAM PENGEBOM LOCKERBIE

Pemerintah Amerika mengecam pembebasan Abdel Basset al-Megrahi yang terlibat 
pengeboman pesawat di atas kota Lockerbie, Skotlandia. Presiden Amerika Barack 
Obama menyebut keputusan Skotlandia salah. Saat mendarat di Tripoli, Libia, 
al-Megrahi disambut layaknya pahlawan. 

Minggu lalu al-Megrahi yang berusia 57 tahun dibebaskan karena ia menderita 
kanker stadium akhir. Pada pengeboman yang dilakukan al-Megrahi di pesawat 
Boeing milik Amerika tahun 1988, 270 orang tewas. Setelah sanksi PBB 
bertahun-tahun, Libia menyerahkan dua tersangka untuk diadili di Pengadilan 
Khusus Skotlandia di Kamp Zeist, Belanda. Pada 2001 al-Megrahi menerima hukuman 
27 tahun penjara.


* AIR LAUT TAMBAH PANAS

Temperatur laut naik. Pada bulan Juli lalu suhu permukaan air 17 derajat 
Celcius. Itu adalah temperatur tertinggi sejak 1880, kata Institut Cuaca 
Amerika NCDC. Temperatur air laut naik setengah derajat pada abad ke-20. 
Menurut pakar cuaca, kenaikan suhu tersebut akibat kombinasi pemanasan global 
dan gejala alam El Nino, yang selama beberapa tahun menyebabkan makin panasnya 
suhu air laut di sekitar katulistiwa.


* BERITA BURSA

Pada saat pembukaan pasar bursa Amsterdam, nilai indeks harga saham gabungan 
AEX mengantongi keuntungan kecil 0,4 % pada 289,34 poin. Sedang nilai indeks 
harga saham gabungan di Frankfurt, Paris, London naik antara 0,2 hingga 0,4 %.

Nilai tukar euro dan dolar:
1 euro = USD 1,42
1 euro = Rp.14.367,-
1 USD = Rp.10.045,-


* SATU MALAYSIA DAN PUASA BAGI NON-MUSLIM

Dalam kolomnya di The New York Times Philip Bowring menulis, Malaysia adalah 
negara yang beruntung, tapi sedang dirundung mendung. Beruntung karena Malaysia 
memiliki banyak sumber daya alam yang memungkinkan ekonomi terus berkembang. 
Mendung karena politik negara ini sedang berada dalam situasi mengkhawatirkan.


Bowring melanjutkan, Malaysia perlu istirahat dari 52 tahun pemerintahan 
otoriter dan korup yang dipimpin Pertubuhan Kebangsaan Melayu Bersatu (UMNO). 
Multikulturalisme juga jadi masalah di sana. Sayangnya, pemerintah kesulitan 
menjembatani kaum Melayu, Cina dan India. Oposisi politik di negara ini juga 
mencerminkan spektrum rasial dan religi. Partai Islam (PAS) menaungi kaum 
muslim, Partai Aksi Demokrasi untuk orang Cina dan India. Cuma Partai Liberal 
yang memiliki pendukung paling bervariasi.

Najib Razak, Perdana Menteri yang baru terpilih, memiliki slogan "Satu 
Malaysia". Tapi apakah benar slogan ini bisa diterapkan dalam pemerintahan dan 
kebijakan? Banyak pro-kontra antar etnis di Malaysia. Orang Cina, misalnya, 
puas dengan penghapusan kebijakan "30% Melayu" - yang artinya 30% saham harus 
dimiliki orang Melayu - di berbagai perusahaan. Sedangkan orang Melayu menuntut 
diakhirinya penggunaan bahasa Inggris di sekolah-sekolah. Mereka ingin beralih 
ke bahasa Melayu. Orang India juga tak kalah sibuk. Mereka menuntut dibasminya 
diskriminasi terhadap kaum Hindu.
Pertanyaannya adalah: dengan situasi politik yang korup dan morat-marit, 
mampukah pemerintahan baru Malaysia memuaskan semua pihak tanpa mengorbankan 
kepentingan salah satu golongan? Demikian The New York Times.
Beralih ke Indonesia. Bulan Ramadan tiba. Kaum muslim mulai menunaikan ibadah 
puasa, namun bagaimana nasib non-muslim? Begitu lontar The Jakarta Globe hari 
ini. Bulan Ramadan mengubah ritme hidup di Indonesia, bukan saja untuk kaum 
muslim, tapi juga non muslim.
Ivanhoe Semen, misalnya. Walaupun beragama Protestan, ia menghindari makan di 
depan orang berpuasa selama Ramadan. "Saya tidak mau mereka tergoda," katanya. 
Sedangkan Yunita Anindya sebaliknya, ia tetap makan di depan teman-teman yang 
berpuasa. "Soalnya mereka yang minta saya untuk tetap makan, mereka bilang 
nggak apa-apa." Yang kadang sedikit menyulitkan non-muslim adalah tutupnya 
sejumlah kantin atau restoran selama blan puasa.  "Kadang bingung mau makan di 
mana," kata Gunther Tampubolon. 
Bukan hanya makan dan minum, perilaku berkendaraan pun terpengaruh Ramadan. 
Jam-jam macet reguler dari pukul 5 sore sampai 7 malam berkurang. "Kalau bulan 
puasa macetnya malah jadi jam 3-4 sore, karena semua orang ingin cepat pulang 
dan berbuka puasa di rumah," kata Yunita. 
Lalu bagaimana dengan ritual sahur, kembang api, dan petasan? "Kadang suka 
kaget juga sih kalau tiba-tiba ada petasan," aku Ivanhoe, "tapi mau gimana 
lagi!?" katanya. The Jakarta Globe menutup artikel ini dengan pujian bahwa 
rakyat INdonesia bisa saling menghargai dan menjaga harmoni. Toh, di sisi lain, 
rasanya patut dipertanyakan, apa usaha muslim selama bulan Ramadan untuk tidak 
mengganggu non-muslim yang sedang tidak berpuasa.
Demikian The Jakarta Globe dan sekian Tinjauan Pers kali ini.


* DUA CAPRES AFGHANISTAN MENGAKU MENANG

Sehari setelah pemungutan suara di Afghanistan: dua kandidat mengaku tampil 
sebagai pemenang, kerusuhan besar ternyata tidak terjadi, dan Barat puas atas 
jalannya pilpres ini. Sementara itu, banyak petunjuk yang mengisyaratkan, 
hampir bisa dipastikan, di Afghanistan Selatan, banyak pemilih tidak 
menggunakan hak suara mereka. Beberapa pihak menilai, hal ini merupakan 
kemenangan bagi musuh-musuh Hamid Karzai.
Oleh Hans Jaap Melissen dan Bette Dam 
Pada pilpres tahun 2004, sekitar 70 persen warga Afghanistan pergi ke kotak 
suara. Tahun ini, setelah delapan tahun kehadiran tentara asing, yang bermaksud 
membangun negeri dan demokrasi, suasana pilpres jauh berbeda.
Di Kabul, sekitar 40 hingga 50 persen pemilih menggunakan hak suara mereka. 
Elektorat di ibukota kritis. Seorang pria, 'saya tidak bisa Bahasa Inggris, 
tapi bisa Bahasa Rusia', memang datang ke tempat pemungutan suara. Tapi yakin, 
banyak terjadi kecurangan. "Bahkan ada anak-anak yang masih terlalu muda, tapi 
toh bisa ikut memilih."
Banyak warga Afghanistan sudah tidak percaya lagi pada politik. "Pilpres lalu 
saya memilih Karzai. Tapi ia ternyata sangat mengecewakan. Kini saya tidak akan 
ikut milih," kata seorang pria, di sebuah desa dekat Kabul. Juga semua capres 
lain tidak ada yang menarik. "Mereka semua sama saja."
Di samping pria ini, dua pria lain sedang sibuk menembok dinding. Mereka ikut 
memilih, tapi tidak tahu pada siapa. "Kami tidak bisa membaca dan tidak bisa 
menulis. Di kertas suara saya mengamati dua foto capres. Saya ragu mana yang 
harus saya pilih. Yang satu pria berjengot, yang satu lagi tanpa jengot." Satu 
pria yang tampak lebih tua berkata sambil menunjuk pada anak-anak. "Saya cuma 
berharap, akan terpilih seorang presiden yang berguna bagi negeri ini, bagi 
mereka, generasi muda. Lihat saya ini, sudah tua dan hanya bisa nembok."
Terutama dari Afghanistan Selatan, pusat kekuatan pendukung Taliban dan Hamid 
Karzai, mulai terdengan suara-suara kritis mengenai pelaksanaan pilpres ini. 
Padahal, angka mengenai elektorat yang menggunakan hak pilih mereka, baru akan 
diumumkan tiga hari lagi. Di wilayah Selatan terjadi paling banyak tindak 
kekerasan. Jauh lebih banyak dari perkiraan semula. Di propinsi Uruzgan, daerah 
operasi tentara Belanda, pasukan Australia yang ditugaskan di dekat tempat 
pemungutan suara, menjadi sasaran enambelas kali tembakan. Dan di Kandahar, 
juga terdengar beberapa ledakan roket.
Di wilayah Selatan ini, jumlah pemilih yang menggunakan hak suara mereka, 
mungkin sangat sedikit. Dari wilayah inilah datangnya dukungan utama bagi 
kelompok Taliban. Dan wilayah ini juga merupakan pendukung utama Presiden Hamid 
Karzai. Di beberapa kota di propinsi Kandahar, pemilih yang datang ke kotak 
tidak mencapai angka sepuluh persen. Beberapa sumber melaporkan, di propinsi 
Uruzgan angkanya hanya mencapai lima persen, dan maksimal duapuluh persen.
Mengapa banyak warga Afghanistan tidak menggunakan hak pilih mereka, sebabnya 
masih belum diketahui. Ancaman berbagai kelompok anti Kazai, seperti misalnya 
kelompok Taliban, tentu berpengaruh. Di beberapa tempat, juga mungkin saja 
pejabat pemerintah melakukan kecurangan. Sedang, bagi banyak orang lainnya, 
karena hasil pemilihan sudah dipastikan sejak awal, jadi buat apa ambil resiko 
pergi ke tempat pemungutan suara.
Sementara PBB menyatakan puas atas pelaksanaan pilpres, dua capres Afghanistan 
sibuk dengan urusan lain. Sejak pagi, orang-orang dari dua kelompok capres 
sudah mengumumkan kemenangan mereka. Padahal, kotak suara masih dalam 
perjalanan menuju Kabul. Bagi Hamid Karzai, sepinya tempat pemungutan suara 
merupakan pertanda buruk. Banyak pengamat Barat menilai hal itu sebagai 
kemenangan musuh-musuh hamid Karzai, di antaranya kelompok Taliban. Rendahnya 
partisipasi pemilih ini mungkin akan membuka peluang bagi pilpres babak kedua. 
Untuk bisa langsung terpilih, Karzai butuh 50 persen suara.


* TAMIFLU - MUJARAB ATAU TIDAK?

Para pakar meributkan khasiat peredam virus flu, Tamiflu. Satu fihak bilang itu 
obat ampuh melawan H1N1, sedangkan lainnya justru meragukan bukti khasiatnya. 
Laporan Willemien Groot.
Dampak obat peredam virus Tamiflu belum diteliti secara mendalam, ungkap 
epidemiolog Luc Bonneux dari Lembaga Kajian Interdisipliner Demografi Belanda 
<http://www.nidi.knaw.nl/en/>. Menurutnya belum ada bukti bahwa pil peredam 
virus itu berkhasiat mencegah komplikasi pada flu Meksiko. Tetapi Jaap van 
Dissel dari Pusat Medis Universitas Leiden, yakin pil ini ampuh.
Bonneux tidak setuju dengan apa yang disebut penelitian ilmu pengetahuan. Dalam 
tulisannya di Majalah Medis Belanda ia menyebut bahwa hasil penelitian tentang 
kinerja zat oseltamivir yang terkandung dalam Tamiflu dilakukan dan didanai 
oleh perusahaan farmasi Swiss, Roche. Kebetulan perusahaan ini yang juga 
membuat Tamiflu.
Diragukan
Pakar epidemi asal Belgia punya banyak pertanyaan soal penelitian itu. Bonneux 
meragukan apakah hasil penelitian di Roche cukup memberikan dasar untuk 
mengambil kesimpulan. Roche diduga mempublikasikan hasil penelitian yang paling 
menguntungkan. Untuk itu Bonneux mengusulkan penelitian yang lebih luas dan 
akurat untuk mendapatkan kesimpulan yang jelas.
Penelitian Rumit
Profesor Jaap van Dissel 
<http://leidsewetenschappers.leidenuniv.nl/show_en.php3?medewerker_id=346>, 
guru besar penyakit infeksi di Pusat Medis Universitas Leiden dan anggota Dewan 
Kesehatan Belanda menila "Penelitian kinerja Tamiflu memang sangat rumit." Dua 
kelompok orang yang dipakai percobaan diharapkan mengembangkan gejala flu 
ringan. Satu kelompok mendapatkan obat dan lainnya tidak. Akan tampak apakah 
obat itu bekerja dengan baik. Situasi paling ideal. "Sebab gejala flu tidak 
selalu akan menular", kata Van Dissel. "Kalau orang yang jadi kelinci percobaan 
tidak menderita demam, maka Tamiflu juga tidak berdampak."
Menurut guru besar Universitas Leiden, untuk situasi pandemi sekarang itu 
Tamiflu jelas efektif. "Dalam situasi ini, kita yakin itu adalah flu. Terbukti 
80 persen orang di sekeliling pasien terlindungi. Apalagi kalau langsung 
digunakan. Lebih cepat lebih baik."
Ribut
Bukan pertama kalinya pakar Belgia, Bonneux meragukan khasiat Tamiflu. Dalam 
tajuk opini harian Belgia "De Tijd" ia menulis bahwa obat peredam virus untuk 
melawan demam, seperti flu H1N1 sebenarnya hanya menguntungkan produsen obat 
itu sendiri. Bukti bahwa Tamiflu bisa diperlambat satu hari, menurutnya 
hanyalah ada di dunia khayalan saja.
"Kami terus menerima banyak telepon", ungkap Bonneux, karena tulisan itu. 
"Padahal saya tidak menceritakan hal baru. Ketika Dinas Pangan dan Obat Amerika 
Serikat (FDA) merekomendasikan Tamiflu pada 1999, juga meragukan dampaknya." 
FDA menilai bahwa khasiat obat itu belum terbukti pada pasien yang memiliki 
sistem imuninasasi lemah atau penyakit jantung serta pembuluh darah.
Pertimbangan Matang
Selain itu Tamiflu harganya mahal, dan banyak orang yang harus memakai pil ini 
untuk bisa mencegah penularan di sekeliling. Selain itu perlindungannya juga 
terbatas. "Dosis anti biotik pencegahan, lebih ampuh", kata Luc Bonneux.
"Komplikasi yang muncul dari demam menimbulkan masalah lebih besar daripada 
penyakit itu sendiri. Infeksi paru-paru cukup bisa ditangani dengan anti 
biotik. Tidak perlu pakai Tamiflu sama sekali." Selain itu ia tidak menutup 
kemungkinan bahwa obat ini bermanfaat bagi kelompok berisiko, seperti lansia 
dan penderita penyakit kronis.
"Justru itulah kebijakan di Belanda, jadi saya tidak faham apa masalah dia," 
kata Profesor Van Dissel dari Universitas Leiden. Soal Tamiflu, Belanda lebih 
ketat daripada umpamanya Britania Raya yang membolehkan penjualan lewat 
internet. "Di Belanda hanya orang-orang dari kelompok berisiko saja yang 
mendapat resep dokter. Sudah tentu untuk anak-anak, dokter harus melakukan 
pertimbangan dengan matang."

Van Dissel tidak punya banyak pilihan. "Kita tidak berbicara soal flu ringan, 
tetapi ini influensa yang tidak semua orang memiliki kekebalan. Kami tahu bahwa 
ini membutuhkan penanganan luas untuk mencegah penyebaran epidemi. Tetapi harus 
berbuat dan berpikir positif. Bonneux menyebut gelasnya setengah kosong, kami 
melihatnya gelasnya sudah setengah penuh."


* DOBRAKAN ARSITEK DAUR ULANG ROTTERDAM

Kelihatannya seperti taman bermain sayap turbin angin atau seperti rumah 
berjendela bundar yang diambil dari rongsokan mesin cuci. Para pencipta tempat 
ini menyebutnya 'superuse' atau penggunaan luar biasa. Dunia internasional 
sangat berminat terhadap revolusi terbaru di bidang 'Dutch design' atau 
rancangan Belanda ini. Laporan Perro de Jong. 
Biro Arsitek 2012architecten atau Biro 2012Arsitek di Rotterdam ini sampai 
sekarang belum membangun apa-apa di dunia internasional. Di Belanda sendiri 
mereka masih menunggu order besar pertama, tandas arsitek Jos de Krieger. Tapi 
perhatian luar negeri cukup banyak.
Bahwa sejawatnya Jan Jongert minggu ini diundang untuk berbicara di pusat 
desain Eropa di London, bagi Krieger bukan suatu hal istimewa lagi. Beberapa 
hari sebelumnya biro ini kedatangan tamu dari televisi Korea. Dan di sebuah 
dokumenter Amerika, Brad Pitt bertindak sebagai pembaca voice over.  
Inkarnasi Madonna
Regu televisi Korea tersebut antara lain tertarik dengan salah satu rancangan 
Biro 2012 Arsitek yang terkenal yaitu espressobar Sterk yang ada di aula 
fakultas tehnik bangunan Universitas Delft. 
Ketika bar ini membuka pintunya pada 2007 konstruksinya diilhami oleh "Miele 
Space Station". Sayangnya, ketika terjadi kebakaran Mei tahun lalu di fakultas 
tehnik bangungan itu,  Sterk juga ikut terbakar.  
"Kami diminta untuk merancang bar baru untuk gedung baru," tandas De Krieger. 
"Memang tidak mungkin sama dengan yang lama, karena bahan daur ulang sudah 
habis. Kami terpaksa menciptakan yang baru, dan ini hasilnya." 
Untuk merancang Sterk II dipilih kusen jendela Madonna Hitam, sebuah kompleks 
rumah susun terkenal di pusat kota Den Haag yang dibongkar pada 2007. 
Kusen-kusen yang terbuat dari baja itu menjadi dominan pada espressobar itu.
Upcycling
Apa yang dilakukan para arsitek itu sebenarnya tidak bisa disebut recycling, 
tandas De Krieger. Karena, recycling caranya melebur bahan yang ada untuk 
diberi bentuk baru, sementara Biro 2012Arsitek mempertahankan bentuknya. 
"Espressobar besarnya sama seperti sebelumnya. Karena ukuran jendelanya tetap 
sama. Jadi, ini namanya bukan recycling tapi 'upcycling' dan bukan penggunaan 
kembali tapi 'superuse' (penggunaan luar biasa, red)
Biro 2012Arsitek bukan satu-satunya biro yang menggeluti ini. Tapi, menurut 
Kriegel, karena ini dari Belanda, maka ada nilai tambahnya. Belanda dikenal 
mempunyai reputasi di bidang arsitek dan desain. Sementara negara-negara 
seperti Amerika dan Britania Raya giat mencari bakat baru.  
Minat
Bulan September nanti para 'superuser' dari Rotterdam akan mengadakan pameran 
di Amerika, dalam rangka perayaan 400 tahun New York.  Dunia internasional 
lebih berminat ketimbang Belanda, kata De Krieger. Tapi ia membantah bahwa para 
arsitek mengganggap diri sebagai nabi di negara sendiri. 
Banyak orang berminat terhadap  espressobar Sterk. Juga di kalangan mahasiswa, 
kata seorang pelayan perempuan. Menurut ibu ini, tiap hari sekitar empat ratus 
mahasiswa jalan melewati kusen baja dan panel bergambar Madonna Hitam. Tapi 
belum tentu mereka memperhatikan desain istimewa itu.
"Memang beda dengan coffee corner biasa. Bahan yang digunakan, sangat istimewa, 
dan asik juga bisa membaca di panel-panel itu. Pokoknya ada sesuatu yang 
istimewa." 
Namun, menurut ibu ini, mayoritas mahasiswa datang ke sana karena kopinya. 
link: www.2012architecten.nl


* SBY JANJIKAN TRANSISI, BUKAN KEBIJAKAN PRO-RAKYAT

Presiden terpilih Susilo Bambang Yudhoyono, dalam pidato penerimaan di 
Kemayoran, Rabu malam, menjanjikan transisi dengan membangun landasan ekonomi 
yang lebih kuat. Namun kebijakan pro rakyat di sini bukan menjadi kunci bagi 
kesejahteraan bangsa, melainkan bagian dari pembangunan infra struktur dalam 
rangka pembaruan pertanian dan industri. Jika kabinet presidensiil yang akan 
disusunnya membuka pintu kepada semua pihak, maka kabinetnya jadi sinkretis dan 
membuat parlemen cenderung lemah. Laporan koreponden Aboeprijadi Santoso a
 

"Mari kita berikan tepuk tangan yang paling meriah untuk SBY-Boediono!!!"

Dengan semangat kemenangan, Partai Demokrat bersama para mitra koalisinya Kamis 
malam menggelar apa yang dapat disebut 'pesta kemenangan', dengan acara utama 
pidato presiden terpilih Susilo Bambang Yudhoyono. Perhelatan di Lapangan 
Jakarta International Expo, Kemayoran itu, membuka tradisi yang meniru Amerika, 
dengan mengakhiri rangkaian pemilu parlemen dan pilpres, dengan pidato 
penerimaan oleh presiden terpilih, yang dihadiri ribuan undangan. 

SBY dalam pidatonya membentangkan kerangka kebijakan yang akan dijalankannya 
dalam masa bhaktinya yang kedua dan terakhir 2009-2014. Presidn terpilih 
menjanjikan pembaruan pertanian dan industri.

"Tekanan baru pada revitalisasi pertanian. Dorongan baru untuk revitalisasi 
industri guna menciptakan basis ekonomi yang lebih pokok."

Untuk mencapai semua itu, SBY memaparkan perlunya membangun infrastruktur pada 
tiga tataran: infra struktur basis, yaitu jalan, jembatan, pelabuhan, kereta 
api, irigasi dan telekomunikasi. Kedua, infrastruktur lunak yaitu iklim yang 
mendukung pengusaha. Dan ketiga, infrastruktur sosial yaitu kebijakan kebijakan 
pro rakyat yang langsung membantu kebutuhan rakyat paling lemah. Semua itu, 
demikian SBY mengisyaratkan, demi meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan 
kesejahteraan masyarakat

"Kita berharap investasi dan dunia usaha akan berkembang lebih pesat. Pada 
gilirannya pertumbuhan perekonomian nasional akan dapat meningkatkan 
kesejahteraan rakyat kita."
 
Dengan kata lain, pada hakekatnya, bukan kebijakan pro-rakyat, melainkan 
pertumbuhan ekonomi yang ditunjang pembangunan industri dan investasi modal, 
termasuk asing, tetap merupakan kebijakan kunci yang diharapkan dapat 
menggulirkan kesejahteraan bagi lapisan paling lemah. Paparannya lebih 
mengesankan kebijakan transisi yang membangun landasan ke depan, ketimbang 
kebijakan kesejahteraan rakyat.

Tak banyak berbeda pada dasarnya dengan kebijakan Orde Baru yang juga ditunjang 
hutang luar negeri. Tuduhan neo-lib secara tak langsung hendak disanggah SBY 
dengan mengatakan perlu campur tangan pemerintah, dalam tanda kutip, " yang 
terukur". Bedanya dengan pemerintahan dulu, periode SBY kedua ini paling kurang 
menjanjikan tekad pemerintahan yang bersih, melalui reformasi birokrasi dan 
pemberantasan korupsi. Untuk itu, demikian SBY, para menterinya, kami kutip 
harus "kompeten, bersih, jujur dan penuh dedikasi".

 "Saya akan memilih yang terbaik, yang profesional dari semua kalangan, baik 
dari partai politik maupun dari kalangan nonpartai."

Susunan kabinet baru, terutama soal proporsi partai dan non partai kini menjadi 
perhatian utama publik. Para pengamat memperkirakan, sedikitnya tiga pos kunci 
seperti keuangan, energi dan pertambangan dan BUMN akan dipercayakan kepada 
para profesional non partai, sedangkan pos menteri agama dan pendidikan sesuai 
tradisi masing masing akan jatuh pada Nadhatul Ulama dan Muhammadiyah. Menarik 
dinantikan siapa yang akan menempati pos pos kunci penegakan hukum, terkait 
tuntutan pemberantasan teror.

Kursi kursi selebihnya, menjadi bancaan partai-partai politik. SBY sejak lama 
memberi isyarat yang makin jelas bahwa dirinya membuka pintu bagi semua partai, 
termasuk Golkar dan PDI-P. Golkar ingin masuk koalisi SBY, karena partai yang 
merosot menjadi partai ketiga dan kalah dalam pilpres ini, terang-terangan 
merasa tak terbiasa menjadi oposisi. Kecil kemungkinan, tokoh muda akan menang 
dan memimpin Golkar menjadi oposisi. Bahkan PDI-P pun, sebagian elitnya yang 
dekat dengan Tauifik Kiemas sejak mula cenderung ikut SBY. Sebaliknya SBY pun 
sejak mula pun berkeinginan kuat menggandeng PDI-P, namun terhalang oleh 
penolakan Megawati. 

SBY rupanya tidak hanya ingin mengimbangi PKS dan nuansa kabinet Islam, dengan 
merangkul Golkar dan PDI-P, tapi juga menampilkan diri selaku pemimpin bangsa 
yang ingin mengayomi semua unsur dan kelompok. Jika begitu, maka kabinetnya 
menjadi kabinet tambun, alias gemuk tapi tak lincah. Dan dengan kabinet 
presidensiil tanpa oposisi yang kuat di parlemen,  haluan ini hanya akan 
menumbuhkan budaya demokrasi yang sinkretis, yang menampung kebhinekan politik, 
sekedar demi mengayominya.


* OBAMA TARGET TERORIS INDONESIA

Presiden Amerika Barack Obama merupakan target ideal teroris. Tapi diperlukan 
kemahiran maupun persenjataan yang sangat canggih dan juga persiapan cermat 
bertahun-tahun. Demikian reaksi berbagai pakar teroris atas investigasi Dynno 
Chressbon dari Pusat Studi Intelijen dan Keamanan Nasional di Jakarta. Dua 
tersangka pemboman Hotel Marriot dan Ritz Carlton yaitu Ario Sudarso dan 
Mohammad Syahrir mempersiapkan rencana untuk menembak Obama saat mengunjungi 
Indonesia setelah pertemuan APEC di Singapura bulan November, demikian Dynno 
Chressbon

Dynno Chressbon (DC) : Saya menjelaskan bahwa dua orang nama yaitu Ario Sudarso 
dan Mohammad Syahrir yang dijadikan tersangka oleh polisi Indonesia adalah 
kelompok dari jaringan Nurdin M. Top yang mempersiapkan adanya rencana untuk 
pembunuhan presiden Obama ketika berkunjung ke Indonesia.

Radio Nederland (RN) : Motifnya apa untuk membunuh Barack Obama ?
DC : kelompok ini punya latar belakang ketika pemimpin mereka asal Timur Tengah 
yang datang ke Indonesia pada tahun 2001 yaitu namanya Al Farouk adalah orang 
yang menanamkan doktrin untuk membunuh siapapun yang menjadi presiden di 
Indonesia kemudian siapapun tamu penting pemerintah asing yang berkunjung ke 
Indonesia. Mereka sudah menyusun rencana sejak 2001 dengan melakukan pelatihan 
militer atau snyper di beberepa daerah konflik seperti Ambon dan Poso. 
Rencana itu terbongkar oleh Badan Intelijen Indonesia (BIN) dan kepolisian 
membuat Umar al Farouk itu tertangkap di suatu tempat di Bogor. Rencana itu 
kemudian dilanjutkan kembali oleh salah satu pemimpin organisasi Jemaah 
Islamiah (JI) yaitu Hambali untuk melanjutkan misi grup Timur Tengah ini. 
Kemudian Hambali juga tertangkap ketika mau menerima sejumlah uang di Thailand 
untuk mempersiapkan kegiatan ini. 
Setelah Hambali tertangkap lalu kemudian Nurdin yang melanjutkan kegiatan 
pelatihan snyper untuk membunuh presiden Indonesia dan tamu VIP negara asing 
yang datang ke Indonesia. Dia melakukan pelatihan di daerah konflik di Maluku 
lalu kemudian di Poso kemudian di daerah Pandeglang di Jawa Barat. Terakhir 
mereka melakukan pelatihan militer pada bulan Januari 2009 di Kalimantan Timur. 
Salah satu tokoh mereka pemimpin pelatihan itu tertangkap pada tanggal 5 Mei 
2009 di Kalimantan Timur. 
Kelompok-kelompok ini kemudian mempersiapkan rencana-rencana untuk 
menindak-lanjuti keinginan dari Nurdin M. Top untuk bisa membunuh Obama apabila 
berkunjung ke Indonesia. 

Wawancar selengkapnya dapat anda ikuti di: www.ranesi.nl


---------------------------------------------------------------------
Radio Nederland Wereldomroep, Postbus 222, 1200 JG Hilversum
http://www.ranesi.nl/
http://www.radionetherlands.nl/

Keterangan lebih lanjut mengenai siaran radio kami dapat Anda
peroleh melalui
[email protected]

Copyright Radio Nederland Wereldomroep. 
---------------------------------------------------------------------

Kirim email ke