---------------------------------------------------------------------

WARTA BERITA RADIO NEDERLAND WERELDOMROEP
Edisi: Bahasa Indonesia

Ikhtisar berita disusun berdasarkan berita-berita yang disiarkan oleh
Radio Nederland Wereldomroep selama 24 jam terakhir.

---------------------------------------------------------------------

Edisi ini diterbitkan pada:

Sabtu 22 Agustus 2009 12:20 UTC



** RAMADAN TELAH DIMULAI

** PERTEMUAN TINGKAT TINGGI KOREA

** PEMBEBASAN AL-MEGRAHI KARENA MINYAK?



* RAMADAN TELAH DIMULAI

Bulan suci Ramadan bagi seluruh umat muslim di dunia telah dimulai. Sekitar 
satu milyar umat muslim diperkirakan akan berpuasa selama empat pekan 
mendatang. Bagi sejumlah umat muslim, periode puasa telah dimulai sejak Jumat 
kemarin. 

Menjelang Ramadan, Presiden Amerika Serikat Barrack Obama kembali menyerukan 
awal baru dalam hubungan antara Amerika Serikat dengan dunia muslim. 'Ritual di 
sekitar Ramdan menunjukkan kita memiliki prinsip dan nilai yang sama', demikian 
kata Obama dalam pesannya melalui internet.


* PERTEMUAN TINGKAT TINGGI KOREA

Para pejabat tinggi Korea Utara bertemu Menteri Penyatuan Korea Selatan Huyn 
In-Taek di Seoul. Untuk pertama kali sejak tahun 2007, berlangsung kontak 
tingkat tinggi antara kedua Korea. 

Delegasi Korea Utara berada di Korea Selatan dalam rangka menghadiri pemakaman 
Mantan Presiden Kim Dae-Jung. Ketika Kim berkuasa awal tahun 2000an, ia memulai 
pembicaraan perdamaian kedua negara. Prakarsa ini kandas dalam beberapa tahun 
belakangan antara lain karena program nuklir Korea Utara dan ujicoba rudal. 
Baru-baru ini, Korea Utara juga melakukan ujicoba rudal jarak jauh. 

Delegasi Korea Utara juga meminta bertemu Presiden Lee Myung-Bak untuk 
menyerahkan surat pribadi dari Pemimpin Korea Utara Kim Jong-Il. Tidak jelas, 
apakah pertemuan tersebut berlangsung.


* PEMBEBASAN AL-MEGRAHI KARENA MINYAK?

Pemimpin Libya, Muamar Khadafi bertemu Abdel Basset al-Megrahi, pelaku serangan 
bom Lockerbie yang baru saja dibebaskan. Khadafi memuji keberanian Skotlandia 
untuk membebaskan al-Megrahi. 

Agen dinas rahasia Libya itu dijatuhi hukuman penjara seumur hidup karena 
bersalah melakukan serangan bom di pesawat PanAm di atas desa Lockerbie, 
Skotlandia,  yang menewaskan 270 penumpang.

Skotlandia membebaskannya pekan ini karena ia menderita kanker yang sudah 
terminal. Tapi menurut putra Khadafi, Seif al-Islam, pembebasan itu juga 
berkaitan dengan perjanjian perdagangan minyak dan gas antara Inggris dengan 
Libia. Inggris membantah tegas hal ini.

Inggris tercengang menanggapi sambutan hangat yang diberikan kepada al-Megrahi 
ketika tiba di Tripoli. Ia disambut layaknya seorang pahlawan. Ratusan warga 
Libya mengelu-elukannya ketika Megrahi tiba di bandara. London memperingatkan 
dampak diplomatik yang bisa timbul karenanya.


* PENGAWAS UNI EROPA PUAS PILPRES AFGHANISTAN

Misi pengawas Uni Eropa umumnya puas atas jalannya pemilihan presiden di 
Afghanistan. Ketua tim, Phillipe Morillon, menyatakan pemungutan suara secara 
umum berjalan baik dan jujur. Tapi Morillon menegaskan terjadinya sejumlah 
kekerasan dan intimidasi di beberapa tempat. Ia juga mengatakan timnya masih 
belum mengeluarkan penilian menyeluruh terhadap pemilihan di Afghanistan.

Jumat kemarin, baik Presiden Hamid Karzai maupun pesaingnya Abdullah Abdullah, 
mengklaim kemenangan. Hasil sementara diharapkan keluar Selasa depan.


* KEBOCORAN PENGEOBRAN MINYAK AUSTRALIA

Australia memobilisasi pesawatnya untuk mengurai genangan minyak yang semakin 
besar di barat laut pantai Australia.

Otoritas Keamanan Maritim Australia AMSA mengatakan tengah mempersiapkan 50 ton 
bahan pengurai minyak untuk mengatasi kebocoran dari sebuah anjungan minyak di 
Laut Timor. Sebuah pesawat Hercules telah diterbangkan dari Singapura.

Masih terlalu dini untuk menetapkan dampak keseluruhannya. Sampai Sabtu ini, 
sumur masih mengeluarkan minyak dan penghentian menjadi prioritas saat ini.


* RAJA THAILAND SERUKAN PERSATUAN

Raja Thailand yang dihormati rakyat mengatakan negara itu bisa ambruk apabila 
faksi-faksi politik yang bertikai tidak segera bersatu.
Raja Bhumibol Adulyadej, 81 tahun, menyampaikan pidato yang jarang sekali 
dilakukannya di depan hadirin di istanan, yang kemudian disiarkan oleh radio 
dan televisi nasional.

Pidato raja itu merupakan komentar pertamanya di muka umum sejak ia 
mengeluarkan imbauan sama ketika melantik Perdana Menteri Abhisit Vejjajiva 
Desember lalu. 

Pidato tersebut dikeluarkan kurang dari tiga minggu sebelum para pengunjuk rasa 
'Baju Merah' menyerahkan petisi 3,5 juta nama, memohon amnesti kerajaan bagi 
Mantan Perdana Menteri Thaksin Shinawatra.


* POLISI VIETNAM SITA SERATUS KILOGRAM GADING

Polisi Vietnam untuk kedua kali dalam minggu-minggu belakangan ini menyita 
hampir seratus kilogram gading. Polisi menemukan 17 buah gading seberat 94 
kilogram ketika menghentikan sebuah mobil. Pemilik mobil mengatakan membawa 
gading-gading itu dari Propinsi Nghe An ke Hanoi. 

Bulan lalu, dinas pabean juga menemukan 200 kilogram gading gajah yang diimpor 
secara ilegal dari Kenya.


* PUTIN JANJIKAN SUMBANGAN BAGI KELUARGA KORBAN

Perdana Menteri Rusia Vladimir Putin menjanjikan 20 ribu euro untuk 
masing-masing keluarga korban bencana Pusat Listrik Tenaga Air baru-baru ini. 
Pemilik pembangkit listrik di Siberia selatan sebelumnya juga sudah menjanjikan 
jumlah sama.


Sebanyak 75 karyawan meninggal dunia akibat kecelakaan di PLTA 
Sayano-Shushenskaya 

. Ketika berkunjung di sana, Putin tampak sangat tersentuh oleh luasnya musibah 
itu.

Pemberontak Chechnya, dalam pernyataan persnya, menyatakan mereka meledakkan 
waduk itu. Rusia menyebut klaim tersebut menggelikan. Mereka mengatakan bencana 
terjadi akibat kesalahan teknik.


---------------------------------------------------------------------
Radio Nederland Wereldomroep, Postbus 222, 1200 JG Hilversum
http://www.ranesi.nl/
http://www.radionetherlands.nl/

Keterangan lebih lanjut mengenai siaran radio kami dapat Anda
peroleh melalui
[email protected]

Copyright Radio Nederland Wereldomroep. 
---------------------------------------------------------------------

Kirim email ke