---------------------------------------------------------------------

WARTA BERITA RADIO NEDERLAND WERELDOMROEP
Edisi: Bahasa Indonesia

Ikhtisar berita disusun berdasarkan berita-berita yang disiarkan oleh
Radio Nederland Wereldomroep selama 24 jam terakhir.

---------------------------------------------------------------------

Edisi ini diterbitkan pada:

Selasa 01 September 2009 14:50 UTC



** PBB KECAM PEMBEBASAN MARTENUS BERE

** PEMBATALAN KUNJUNGAN PEJABAT CINA KE TAIWAN

** POLANDIA PERINGATI AWAL PERANG DUNIA II

** TOPIK TINJAUAN PERS: MAMPUKAH DJP PERTAHANKAN KEPERCAYAAN ELEKTORAT JEPANG 
DAN PENGUNGSI BIRMA DI CINA KEMBALI KE RUMAH MEREKA

** GEMA WARTA TOPIK INTERNASIONAL: PARA SANDERA HARUS DIBEBASKAN

** GEMA WARTA TOPIK INTERNASIONAL: LIBERAL JEPANG KALAH TELAK, TARO ASO MUNDUR

** GEMA WARTA TOPIK INTERNASIONAL: PEMOTIVASI PETER VAN UHM, PANGLIMA TENTARA 
BELANDA

** GEMA WARTA TOPIK INDONESIA: PERINGATAN 70 TAHUN PERANG DUNIA II



* PBB KECAM PEMBEBASAN MARTENUS BERE

PBB mengecam pembebasan Martenus Bere oleh Timor Leste. Bekas pemimpin milisi 
Indonesia ini ditahan terkait pembunuhan di Gereja Suai sepuluh tahun silam, 
yang meneaskan 200 warga Timor Leste. 

PBB tak bisa menerima pembebasan seseorang yang melakukan tindak kejahatan 
berat seperti itu. Ahad silam Martenus Bere diberi pengampunan. Hari itu Timor 
Leste merayakan Hari Ulang Tahun ke-10 referendum PBB yang tahun 2002 
menghasilkan kemerdekaan Timor Leste dari Indonesia. 

Pemerintah di Dili menolak membenarkan secara resmi pembebasan Martenus. 

Para pemimpin Timor Leste sudah sering dikritik karena terlalu lalai dalam 
pendakwaan pelanggar HAM semasa penguasaan RI di Timor Leste. Presiden Jose 
Ramos Horta menganggap lebih penting menjalin hubungan baik dengan pemerintah 
RI.


* PEMBATALAN KUNJUNGAN PEJABAT CINA KE TAIWAN

Cina membatalkan sejumlah kunjungan pejabat-pejabat tinggi Cina kepada Taiwan.  
Beberapa kunjungan lainnya juga dibatalkan. Dengan tindakan ini Cina 
menunjukkan ketidaksukaannya terhadap kunjungan Dalai Lama ke Taiwan.

Pemimpin Tibet ini berada di Taiwan selama lima hari, menurutnya untuk 
menghibur para korban badai topan Morakot. Hari ini Dalai Lama memimpin ibadah 
yang diikuti lebih dari sepuluh ribu warga Taiwan.  Sebelumnya Cina sudah 
memperingatkan bahwa kunjungan Dalai Lama itu akan menekan hubungan kedua 
negara.

Cina masih menganggap Taiwan sebagai provinsi yang membangkang, walaupun 
hubungan kedua negara membaik belakangan.


* POLANDIA PERINGATI AWAL PERANG DUNIA II

Hari ini para pemimpin Polandia memperingati awal Perang Dunia II tepat 70 
tahun lalu. Upacara berlangsung subuh hari di semenanjung Westerplatte di kota 
pelabuhan Gdansk. 

Satu September 1939, jam lima kurang seperempat pagi hari, kapal tempur Jerman 
menembaki benteng Polandia di Westerplatte. Pada waktu yang sama, pasukan 
Jerman menyerbu masuk Polandia. 

Upacara peringatan juga akan dihadiri wakil 20 negara, termasuk Perdana Menteri 
Rusia Vladimir Putin, Kanselir Jerman Angela Merkel dan Perdana Menteri 
Belanda, Jan Peter Balkenende. 

Sebelumnya Putin masih menyatakan tidak akan menyampaikan permintaan maaf atas 
peran Uni Sovyet pada awal Perang Dunia II. Kendati demikian ia menyebut pakta 
Jerman-Uni Sovyet adalah tidak bermoral. Dalam pakta itu kedua negara secara 
rahasia membagi Polandia menjadi dua. 

Akhir pekan lalu Merkel, dalam pesan lewat video, juga menyampaikan permintaan 
maaf atas penderitaan yang disebabkan Jerman dalam perang.


* KEBAKARAN DI LA MELUAS

Kebakaran hutan di Los Angeles meluas cepat. Dalam waktu satu hari, wilayah 
terbakar telah berlipat ganda. 

Warga dari sekitar enam ribu keluarga dievakuasi. Sekitar dua ribu lima ratus 
petugas kebakaran dikerahkan untuk mengendalikan api, tapi upaya berjalan 
lamban. Mereka harus menarik diri dari sebuah bukit karena terlalu berbahaya. 

Di bukit tersebut, Mount Wilson, berdiri menara pemancar dan lima puluh 
bangunan termasuk observatorium dengan dua teleskop raksasa. Fasilitas di Mount 
Wilson sangat penting bagi komunikasi polisi di seluruh Kalifornia-Selatan.

Tidak jauh dari sana, sebanyak lima warga terperangkap api. Dua hari lalu, 
mereka sudah diperintahkan untuk mengungsi tapi tidak mengindahkannya.


* JIMENA MENJADI TOPAN KATEGORI LIMA

Kekuatan badai Jimena telah meningkat, menjadi topan kategori lima, yakni 
kategori terkuat. Jimena tengah bergerak menuju negara bagian Meksiko, Baja 
California Sur. Kecepatan angin mencapai 250 kilometer dan bahkan bisa mencapai 
305 kilometer per jam. Diperkirakan, setelah mencapai daratan, topan akan 
melemah menjadi kategori empat. 

Pihak berwenang mempersiapkan pengungsian 20 ribu warga. Konperensi 
internasional Organisasi Kerja Sama dan Pembangunan Ekonomi OECD yang 
rencananya bertemu Selasa ini dan Rabu besok di Los Cabos, Baja California, 
telah dipindahkan ke kota Mexico.


* MAHKAMAH HAM EROPA HALANGI BELANDA

Mahkamah Hak Asasi Manusia Eropa menghalangi Belanda dalam pemulangan bekas 
pencari suaka Afghan yang diduga melakukan kejahatan perang. Demikian lapor 
harian Belanda, Trouw. 

Sejak awal tahun lalu, enam bekas pencari suaka telah kembali ke Afghanistan. 
Tapi bulan-bulan belakangan Mahkamah melarang pemulangan enam orang lain. 

Di Belanda tinggal sekitar 350 pendatang yang diduga melakukan kejahatan perang 
di negeri asal. Mereka terutama warga Afghan yang tahun 1980an bekerja untuk 
dinas rahasia di bawah rezim komunis. Mereka dikenal suka menganiayai pelawan 
politik. 

Pihak Kejaksaan Belanda ingin memulangkan mereka ke negeri asal, tapi Mahkamah 
Eropa di Strassbourg meragukan apakah mereka bisa kembali dengan aman dan 
mencegah pemulangan mereka dengan apa yang disebut vonis sementara. 

Bisa makan waktu beberapa tahun sampai Mahkamah akhirnya mengeluarkan vonis 
definitif. Sebelum itu, Belanda harus tetap memberikan penampungan kepada  
warga Afghan bersangkutan.


* AWAL AKHIRNYA BOLA LAMPU PIJAR

Hari ini adalah awal akhirnya bola lampu pijar. Produsen Uni Eropa tidak lagi 
boleh memasok bola lampu pijar bening berdaya 100 Watt atau lebih, atau lampu 
pijar buram. 

Larangan akan diperluas setiap tahun. Tepat tiga tahun lagi, larangan ini akan 
berlaku untuk semua jenis lampu pijar. Dengan demikian Uni Eropa ingin 
mengurangi secara drastis emisi CO2. 

Lembaga penerangan Milieu Centraal memperhitungkan sebuah keluarga untung 
sedikitnya 75 euro per tahun jika menggantikan bola lampu pijar dengan bola 
lampu hemat energi. 

Bola lampu pijar berdaya 100 Watt kemungkinan masih bisa diperoleh karena 
toko-toko diberi kesempatan untuk menghabiskan stok yang ada. Penggunaan bola 
lampu pijar tidak dilarang.


* RUANG INTEROGASI KHUSUS ANAK-ANAK

Metoda menginterogasi anak-anak di semacam ruang tamu ketimbang ruangan kecil 
di kantor polisi kemungkinan juga diterapkan pihak kepolisan dan kejaksaan di 
negara-negara lain Eropa. 

Apa yang disebut 'rumah anak-anak' antara lain sudah diterapkan di antara lain 
Belanda, Islandia, Swedia dan Finlandia. 

Gagasan ini kemungkinan akan dianjurkan Dewan Eropa, organisasi HAM di mana 
Belanda dan 46 negara Eropa lain bergabung. Menurut organisasi ini, ruang 
interogasi anak tersebut adalah contoh teknik baru yang ternyata berjalan baik. 

Di sebuah ruang interogasi khusus, anak-anak, setelah ditenangkan dulu seorang 
psikolog, diminta menceritakan pelecehan seksual atau misalnya perampokan.


* MADAGASKAR TERANCAM BENCANA LINGKUNGAN

Sebelah selatan Madagaskar terancam bencana lingkungan. Di sana kapal 
pengangkut barang Turki kehilangan solar, minyak dan fosfat. 

MS Gulser Ana mengangkut sebanyak 39 ribu ton fosfat. Menurut surat kabar 
Madagaskar, L'Express sedikitnya 383 ribu liter solar, 7000 liter minyak dan 
air limbah, serta sebagian fosfat telah mengalir masuk ke laut. 

Sudah beberapa hari, pesisir selatan Madagaskar, di Tanjung Sainte Marie, 
bewarna hitam akibat minyak. Juga terdapat banyak ikan mati. Tanjung Sainte 
Marie sudah selama puluhan tahun dicap sebagai wilayah yang dilindungi untuk 
penyu. 

Masih belum jelas apa yang menyebabkan kapal Turki kehilangan minyak. Awak 
kapal telah diamankan.


* MUAMAR KADHAFI 40 TAHUN BERKUASA

Hari ini pemimpin Libya, Muamar Kadhafi merayakan bahwa ia telah 40 tahun 
berkuasa. 1 September 1969, kolonel Kadhafi yang ketika itu berusia 27 tahun, 
mengkudeta raja Idriss tanpa kekerasan. 

Perayaan lengkap dengan pawai militer, pameran kedirgantaraan dan kembang api. 
Perayaan yang berlangsung di ibukota Libia, Tripoli dihadiri pemimpin Afrika, 
Arab dan Amerika Latin. 

Pemimpin negara Barat juga diundang tapi tidak datang. Hubungan dengan Libia 
sempat membaik tapi kini kembali tegang. Penyebabnya adalah pulangnya Abdel 
Basset al-Megrahi, pelaku serangan Lockerbie tahun 1988, yang disambut sebagai 
pahlawan. 

Negara-negara Barat sangat marah dengan sambutan meriah itu. Dua pekan silam 
pria tersebut dibebaskan Skotlandia dengan alasan kemanusiaan.


* PARLEMEN IRAN DUKUNG VAHIDI

Parlemen Iran mendukung penuh pengajuan Vahidi sebagai menteri pertahanan baru. 
Di luar Iran ia dianggap kontroversial karena dituduh bertanggungjawab atas 
serangan terhadap pusat pertemuan Yahudi di Buenos Aires tahun 1994. 

Ketika itu Vahidi menjabat kepala Garda Revolusioner Iran dan diduga 
memerintahkan serangan di ibukota Argentina Buenos Aires. Karena 
keterlibatannya itu, Vahidi dicari Interpol. Bagi anggota parlemen Iran ini 
tidak menjadi persoalan. Hari ini mereka menyepakati pengajuannya sebagai 
menteri. Diperkirakan Rabu besok parlemen akan resmi menyetujui pelantikannya.


* BERITA BURSA

Hari ini bursa saham Eropa dibuka lebih tinggi setelah penutupan lebih tinggi 
bursa saham di Asia. Tidak lama setelah dibuka, Indeks AEX di Amsterdam naik 
0,7 persen pada 298,45 poin. 

Indeks Nikkei di Jepang naik 0,36 persen pada 10.530,06 poin. 

Senin kemarin Indeks Dow Jones di New York merugi setengah persen dan ditutup 
pada 9496,28 poin. Indeks teknologi Nasdaq merugi satu persen pada 2009,06 
poin. 

Satu Euro tercatat 1,4365 Dolar Amerika
Satu Dolar Amerika bernilai 10.080,00 Rupiah. 
Satu Euro sama dengan 14.463,35 Rupiah.


* MAMPUKAH DJP PERTAHANKAN KEPERCAYAAN ELEKTORAT JEPANG DAN PENGUNGSI BIRMA DI 
CINA KEMBALI KE RUMAH MEREKA

Pemilu Jepang Ahad lalu mengakhiri kekuasaan hampir setengah abad Partai 
Liberal Demokrat LDP. Akibat kemacetan ekonomi yang seolah-olah tak kunjung 
henti, hilang kepercayaan terhadap elit politik, sehingga mayoritas elektorat 
akhirnya memilih Partai Demokrat Jepang, DJP. Tapi mampukah DJP mempertahankan 
kepercayaan ini? Demikian tulis harian pagi De Volkskrant. 

Janji kampanye pemimpin oposisi Yukio Hatoyama untuk menghidupkan kembali 
ekonomi Jepang, membatasi pengaruh birokrasi politik Jepang serta bersikap 
lebih asertif terhadap sekutu Amerika, mendapat banyak dukungan. Tapi 
kemungkinan perdana menteri baru Jepang memenuhi janji-janji pemilunya, boleh 
dibilang terbatas. 

Hatoyama tak punya banyak waktu membuktikan diri. Pemilih ingin cepat melihat 
hasilnya, yakni sebelum pemilu Majelis Tinggi parlemen Jepang tahun depan. 

Tugas terberat Hatoyama adalah merangsang ekonomi tanpa terlalu membebankan 
keuangan negara. Hatoyama ingin membantu keluarga dengan anak-anak balita, 
memperkecil dampak bertambahnya jumlah generasi manula dan meningkatkan daya 
beli konsumen di Jepang. Upah minimum ditingkatkan dan pencari pekerjaan 
mendapatkan tunjangan sebesar 700 euro per bulan. 

Masih belum jelas uang itu akan datang dari mana. Karena, bersamaan waktu DJP 
juga ingin membatasi pendapatan pemerintah dengan antara lain menghapus 
pemungutan tol di jalan raya. 

Akibat tindakan sebelumnya untuk merangsang ekonomi, Jepang telah mengalami 
defisit anggaran sebesar 200 persen dari Produk Domestik Bruto. Menurut pakar 
ekonomi dalam jangka pendek, rencana-rencana DJP bisa menghasilkan pertumbuhan 
ekonomi. Tapi mereka juga khawatir ini akan berdampak negatif di jangka 
panjang. Demikian tulis harian De Volkskrant. 

Kita beralih ke topik berikut. Sekitar 2000 dari hampir 40 ribu pengungsi yang 
pekan lalu menyeberang perbatasan Cina telah pulang ke desa-desa mereka. Ini 
setelah imbauan sekutu Cina kepada Birma menghentikan pertempuran melawan 
pemberontak. Demikian tulis harian NRC Handelsblad. 

Sejak tentara Birma beraksi terhadap milisi-milisi lokal, puluhan ribu penduduk 
distrik Kokang menyeberang perbatasan dengan propinsi Cina, Yunnan. Di sana, di 
kota Nansan, dibangun tujuh kamp penampungan untuk para pengungsi. Di Kokang, 
empat kelompok etnik membentuk apa yang disebut Front Perdamaian dan Demokratis 
Myanmar. Ofensif tentara, yang menewaskan puluhan korban jiwa dan melukai 
puluhan orang lainnya, bertujuan memusnahkan gerakan ini menjelang pemilu 
parlemen Birma tahun 2010, pemilu pertama sejak 20 tahun.

Jarang sekali Cina membuka perbatasan untuk pengungsi dari negara-negara 
tetangga. Tapi di Kokang tinggal banyak orang berpaspor Cina dan berbahasa 
Mandarin.  

Cina tak mungkin bersedia menampung pengungsi untuk jangka panjang. Warga Birma 
didorong pulang ke rumah dan peternakan mereka. Namun pengungsi berwarganegara 
Cina tidak bisa dipaksa meninggalkan Cina. 

Warga Cina dan Birma di Kokang menuduh tentara Birma melakukan perampokan dan 
kekerasan ekstrem. Para lansia membandingkan ulah junta militer dengan ulah 
tentara Jepang semasa perang. Menarik bahwa tuduhan ini tidak disensor Cina, 
yang biasanya memeriksa pemberitaan tentang rezim. 

Demikian NRC Handelsblad dan sekian pula Tinjauan Pers untuk kali ini.


* PARA SANDERA HARUS DIBEBASKAN

Dua politisi perempuan Kolombia yaitu Clara Rojas dan Ingrid Betancourt, 
disandera oleh gerilyawan FARC selama enam tahun. Pasukan pemerintah berhasil 
membebaskan keduanya pada tanggal 2 Juli 2008. Clara Rojas kemudian menulis 
buku mengenai pengalamannya sebagai sandera berjudul "Saya Hidup Untuk Anak 
Saya". Minggu ini tokoh ini berkunjung ke Belanda untuk mempromosikan bukunya. 
Jose Zepeda, kepala bagian Amerika Latin Radio Nederland Wereldomroep berbicara 
dengannya:

Setelah berkenalan, Clara Rojas langsung mengatakan ia kenal Radio Nederland 
Wereldomroep. Sewaktu ditahan di tengah hutan rimba, dia beruntung bisa 
beberapa kali mendengarkan siaran bahasa Spanyol Radio Nederland. Penghibur 
lara yang disambut dengan tangan terbuka.

Apabila berkuasa di Kolombia, ia akan berupaya berunding dengan gerakan gerilya 
FARC supaya semua sandera bisa dibebaskan. Itulah yang terpenting, katanya. 
Karena itu ia tidak bisa mengerti mengapa pemerintah Kolombia tidak menyambut 
usul gerilyawan FARC untuk membebaskan tahanan lainnya. Kalau berwenang maka ia 
akan langsung mengirim helikopter untuk menjempat para sandera.

Hamil
Selama beberapa tahun hidup bersama pemberontak FARC, Clara Rojas mengamati 
kebanyakan gerilyawan ini tidak punya hubungan dengan sanak keluarga. Mereka 
hidup terkucil dari dunia luar, juga dari masyarakat Kolombia. Kebanyakan masih 
di bawah umur, anak laki-laki dan perempuan yang menenteng senjata. Tetapi 
Rojas memendam perasaan bertolak belakang terhadap para gerilyawan. Di satu 
sisi mereka bisa melakukan hal-hal yang sangat kejam di luar batas kemanusiaan, 
misalnya dengan merantai sandera. Tetapi di pihak lain mereka sangat sopan, 
bahkan mencoba menyelamatkannya.

Clara Rojas akhirnya hamil dengan salah seorang gerilya dan melahirkan dalam 
keadaan sangat miskin. Salah satu penjaganya yang bukan dokter, melakukan bedah 
caesar dan ketika lahir si bayi patah tangan. Clara Rojas memberi nama anaknya 
Emmanuel, artinya Tuhan bersama kita, nama yang pas untuk anak yang dilahirkan 
dalam tahanan. Rojas bisa menerima ia mengandung anak seorang gerilyawan dan 
tidak pernah berpikir akan menggugurkan kandungannya. Dalam hal tertentu bayi 
itu juga membantunya bertahan hidup. 

Putus Asa
Tentu saja ada saat-saat penuh keraguan, misalnya ketika bayinya dipisahkan 
darinya, karena sakit. Ia sangat putus asa dan berhari-hari berteriak 'bebaskan 
saya!'. Tetapi teriakannya hilang di tengah hutan rimba. Walau begitu ia tetap 
berpendapat suaranya didengar orang. Setelah enam tahun, akhirnya ia dibebaskan 
berkat penengahan Presiden Venezuela Hugo Chavez. Ia juga kembali bertemu 
anaknya.

Clara Rojas adalah perempuan yang rentan dan lemah lembut. Ia tidak menyimpan 
sedikit pun dendam pada penyanderanya. Ia yakin bisa selamat dari neraka 
penderitaan karena keyakinannya. Ia mengaku semula begitu mendendam, tetapi 
sekarang ia belajar memaafkan. Menulis buku juga membantunya.


* LIBERAL JEPANG KALAH TELAK, TARO ASO MUNDUR

Jepang menyaksikan reformasi politik terbesar dalam setengah abad terakhir. 
Untuk pertama kali sejak 1950an, Partai Liberal LDP yang memerintah kalah telak 
dalam pemilu Ahad kemarin. partai pimpinan perdana menteri Taro Aso, kehilangan 
lebih dari sepertiga kursinya di parlemen. Partai Demokratik Jepang, menguasai 
suara mayoritas dengan meraih lebih dari 200 kursi. Perdana Menteri Aso 
langsung mengundurkan diri setelah pengumuman hasil penghitungan suara pertama 
diumumkan. Karel van Wolferen, pakar Jepang di Belanda tidak terkejut akan 
kekalahan telak LDP.

"Saya sudah mengira itu akan terjadi. Marjin pemungutan suara memang tergantung 
berbagai faktor yang tidak bisa ditebak, jadi tidak bijaksana untuk 
memperkirakan itu sebelumnya. Tapi, bulan Januari lalu rekan-rekan saya di 
Jepang sudah mengatakan, inilah tahunnya rakyat Jepang menggulingkan kekuasaan 
partai LDP. " Demikian Karel van Wolferen menjelaskan.

Yang sebenarnya terjadi adalah Jepang sudah berjalan tanpa kemudi selama 
beberapa waktu. Ini sungguh mengkhawatirkan orang Jepang. Termasuk para 
birokrat sendiri yang notabene sengaja memelihara sistem yang membuat para 
politisi tidak leluasa mengambil berbagai keputusan. Dengan kata lain, keadaan 
dimana para politisi tidak bisa menciptakan kemudi yang dibutuhkan Jepang. 

Hal lain yang perlu dicatat, ini adalah kali pertama sebuah partai politik yang 
menang mewakili kelas menengah urban Jepang. Partai yang sebelumnya mewakili 
kepentingan para petani, penjaga toko kecil, intinya rakyat kelas bawah.

Karel van Wolferen menjelaskan, perubahan sosial juga memainkan peran dalam 
kekalahan telak partai liberal kali ini. Perubahan sosial membawa sejumlah 
masalah yang perlu segera diselesaikan. Dengan kata lain, banyak hal-hal yang 
sudah pasti dalam sistem pemerintahan Jepang memerlukan pemikiran ulang atau 
reformasi. 

Apa yang bisa diharapkan dari pimpinan Jepang baru, Yukio Hatoyama? Hatoyama 
butuh dukungan penuh partainya. Tapi karena partai demokratik ini menjadi 
populer dalam waktu singkat, bisa dibayangkan banyak anggota parlemen baru dari 
partai yang tidak punya pandangan awal yang sama. Ini membutuhkan usaha sangat 
keras untuk memastikan bagian partai yang itu tidak terbujuk oleh para 
"birokrat" untuk kembali mengganti sistem kekuasaan, atau paling tidak, aspek 
dasar dari hal tersebut. " Menurut saya hal itu sulit sekali, " demikian van 
Wolferen.


* PEMOTIVASI PETER VAN UHM, PANGLIMA TENTARA BELANDA

Dalam rangkaian pembicaraan dengan tokoh-tokoh penting Belanda, Radio Nederland 
mewawancari Peter van Uhm, putra penjual roti dari Nijmegen yang berhasil 
mencapai posisi militer tertinggi di Belanda. Ia bercerita mengenai apa yang 
memotivasinya, seragamnya, dan pengorbanannya. "Tentara diminta untuk melakukan 
hal-hal yang tidak akan diminta perusahaan terhadap karyawannya". Laporan Wendy 
Braanker.

Ia sangat bangga dengan seragamnya. CV-nya tergantung di seragamnya. Tongkat 
kecil yang menunjukkan apa saja yang ada dibenaknya seperti dikatakan sendiri 
oleh Van Uhm. Dalam acara-acara resmi ia mengenakan medali-nya. Bintang 
anugerah yang tergantung di seragamnya menunjukkan Van Uhm diangkat sebagai 
panglima Angkatan Bersenjata dan pangkatnya dinaikkan menjadi jenderal bintang 
empat. Tanggal 17 April 2008, Van Uhm mengambil alih tongkat kepemimpinan dari 
jenderal Dick Berlijn.

Masa akil balik
Minatnya terhadap pertahanan sudah dimulai sejak masa akil balik. Cerita-cerita 
mengenai Perang Dunia Kedua membuat Van Uhm muda merenung. "Suatu perkecualian 
kalau anda sejak remaja sudah menyadari ada banyak orang Amerika, Kanada, 
Australia, dan Prancis, yang semuanya siap berkorban demi masa depan yang lebih 
baik", kata Van Uhm.

Van Uhm sendiri, lahir di tahun 1955, tidak mengalami Perang Dunia II, tapi 
orangtua mengalaminya. Ia mendengar cerita-cerita mengenainya: "Lima tahun 
kesengsaraan". Peringatan Operasi Market Garden (1944) di kotanya Nijmegen 
kemungkinan besar menjadi pendorong utamanya untuk mendalami sejarah periode 
tersebut. Selama sekolah menengah, ia membeli buku berseri mengenai perang. Ia 
meminjam uang dari ibunya untuk membeli buku-buku itu. Buku-buku dibacanya 
berulang-ulang sampai rusak. Minatnya terhadap profesi tentara, semakin 
meningkat.

Tidak menyesal
17 tahun usianya, ketika Van Uhm mendaftar di Akademi Militer Kerajaan di 
Breda. Ia tidak pernah menyesalinya. Panglima tentara Belanda ini, membawahi 
'perusahaan' yang memiliki 42 ribu karyawan perempuan dan laki-laki, militer 
maupun sipil. Ia tidak mau kata perusahaan dikaitkan dengan pertahanan: 
"Menurut saya, kami bukanlah perusahaan biasa. Orang-orang yang bekerja di 
bidang pertahanan, diminta melakukan tugas yang perusahaan lain tidak akan 
melakukan terhadap karyawannya. Kami merupakan kekuatan bersenjata dari politik 
dan jika diperlukan kami akan diterjunkan ke mana saja politik menghendakinya. 
Itulah demokrasi. Tentara tidak memutuskan sendiri apa maunya. Ini bagus juga. 
Tapi berarti anda bisa dikirim ke suatu tempat yang sama sekali tidak 
menyenangkan di dunia ini, dan pengorbanan sebesar-besarnya diminta dari anda".

Luapan emosi
Peter van Uhm dan keluarga juga harus menghadapi pukulan. Sehari sesudah 
diangkat sebagai panglima tentara Belanda, putranya Dennis van Uhm, 23 tahun, 
tewas akibat ranjau darat di Afghanistan, 18 April 2008. Van Uhm sempat goyah, 
apakah ia akan meneruskan jalan yang sudah ditapiknya ini. "Itu merupakan 
luapan emosi pertama, kalau boleh dikatakan demikian. Namun hal itu tidak 
berlangsung lama. Yang penting adalah keyakinan putra kami, bagaimana dia 
menjalani hidupnya selama ini, dan apa tujuan kami". Berhenti sama saja dengan 
mengaku kalah pada lawan. "Jadi kami mengatakan tidak, kami berada pada jalur 
yang tepat. Putra kami meyakini hal itu. Kami juga meyakininya. Jadi jalan 
terus. Apabila saya boleh jujur, saya akan katakan saya tidak memiliki banyak 
pilihan".

Bantuan pembangunan
Cerita-cerita mengenai PD II membuatnya sadar bagaimana rasanya hidup tidak 
merdeka. Itu menjadi motivasi penting bagi remaja Van Uhm untuk bergabung 
dengan tentara dan ia tidak pernah menyesalinya. Menurut sang jenderal, Belanda 
merupakan satu dari sedikit negara yang Undang Undang Dasarnya menetapkan bahwa 
tentara harus turut serta mewujudkan  tertib hukum internasional. "Kami 
membantu orang. Ini pekerjaan yang benar-benar mulia".
 
Menurut Van Uhm, Belanda siap memikul tanggungjawab internasional. Ini  tidak 
hanya berarti misi di Afghanistan. "Kita masih berada di berbagai tempat di 
Balkan. Kita juga hadir di Afrika. Tidak hanya misi saja. Kami bantu membangun 
negara-negara. Dalam waktu dekat, ada 40 tentara yang akan ke Burundi untuk 
membantu tentara di sana membangun barak-barak. Kami juga memiliki orang-orang 
yang bertugas memerangi perompak di laut".

Afghanistan
Berbicara mengenai misi internasional Belanda, maka perhatian akan tertuju pada 
Afghanistan, atau lebih tepatnya propinsi Uruzgan di mana militer Belanda 
ditempatkan. Tentara belanda hadir di sana hingga Agustus 2010, kecuali kalau 
diperpanjang lagi untuk kedua kali. Keputusan mengenai hal itu ada di tangan 
politik. Dalam hal ini, pendapat Van Uhm 'tidaklah relevan'. Sang jenderal 
tentu saja akan memberi nasehat pada menteri terkait. 
 
Dukungan
"Afghanistan sudah melakukan berbagai langkah besar beberapa tahun belakangan", 
kata sang jenderal. Menurutnya, misi tersebut sudah berhasil. "Kemajuan yang 
dicapai membenarkan  keberadaaan kami saat ini di sana". Tetapi dukungan dari 
masyarakat Belanda bagi misi Afghanistan tidaklah besar. Menurut Van Uhm hanya 
separuh penduduk Belanda mendukung misi Afghanistan.

"Tetapi kami harus memisahkan dua hal. Pertama, dukungan untuk militer. Ini 
sangat besar di masyarakat. Dalam hal ini, masyarakat Belanda benar-benar sudah 
berubah banyak.  Saya pernah mengalami saat-saat di mana militer dipandang 
sebagai pembunuh. Itu terjadi sudah lama, tapi pernah terjadi. Bandingkan 
dengan  perubahaan saat ini di dunia serta cara Belanda melakukan perubahan 
arah. Anda bisa saksikan adanya dukungan besar. Berkat berbagai misi dan 
tugas-tugas yang dilakukan tentara di sana. Ini berbeda dari pendapat mengenai 
cara-cara politik menugasi kami dan ke mana kami harus pergi". 

Sumber tenaga
24 jam per hari, Van Uhm adalah tentara. Oleh karena itu, telefon tidak pernah 
terletak jauh darinya. 'Setiap saat bisa terjadi sesuatu di mana anda 
dibutuhkan". Peter van Uhm melepaskan ketegangan dengan berolahraga. Ia 
berupaya menyisihkan waktu untuk keluarga. Selama liburan, ia lebih senang  
menyelesaikan teka-teki silang. "Kedengarannya janggal", kata Van Uhm tapi ia 
juga merasa santai apabila ia sedang berada 'di lapangan': ''Apabila anda 
berada dalam satuan, anda bertugas dengan baik dan menyaksikan hasil kerja 
bawahan anda, maka ini memberi dorongan energi yang luar biasa".


* PERINGATAN 70 PERANG DUNIA II

Masyarakat Eropa hari ini sedang memperingati 70 tahun pecahnya Perang Dunia 
Kedua. Perang yang mengakibatkan jutaan manusia di dunia ini mengalami 
penderitaan yang tak ada taranya. Peringatan tersebut dipusatkan di kota 
pelabuhan Gdanks, Polandia. Perang Dunia Kedua tak terelakkan menggoreskan 
kenangan pahit terhadap rakyat Indonesia dan rakyat Asia lainnya. Nina Herlina 
Lubis Gurubesar Ilmu Sejarah Universitas Pajajaran, dan Ketua Masyarakat 
Sejarah Indonesia Bandung, mengungkapkan pelajaran apa yang harus kita tarik 
dari sejarah gelap perang tersebut. 

Nina Herlina Lubis: Sebenarnya kalau kita lacak kembali, kita buka kembali 
album sejarah kita itu, sejarah dunia, kalau kita lihat munculnya Perang Dunia 
itu sendiri harus dililhat akarnya apa. Kalau kita lacak itu sebenarnya kan 
karena munculnya faham-faham nzi-isme, kemudian fasisme di Italia dan juga 
fasisme di Jepang. 

Kedua faham ini sebenarnya didasari oleh sesuatu yang kontradiktif. Misalnya 
kalau kita  lihat, Hilter itu dulu dia naik ke puncak pimpinan itu melalui 
jalan demokratis. Cuma dia demokratis tapi tidak didukung oleh semangat  
kebebasan. Tidak didukung oleh semangat kesetaraan.  Dan sayangnya itumalah 
didukung oleh semangat rasialisme. 

Kita tahu bahwa nazi itu slogannya kan uber alles, jadi negara yang lain itu, 
bangsa lain itu yang bukan bangsa aria itu, bukan ras mereka, jadi ya klas 
dualah. Mereka akhirnya kalau dilihat nazi-isme itu  juga ada semangata dendam. 
Kita bahwa masa kecil Hitler ini juga punya masa kecil yang buruk, sehingga dia 
jadi megalomania. 

Sedang kalau Italia kita lilhat, mereka mengarahkan punya semangat demokratis, 
tapi tidak punya semangat kesetaraan, mereka menunjukkanya kepada bangsa kelas 
dua, kepada Afrika. 

Sementara Jepang ini yang aneh. Baukan aneh tapi ya nyata gitu, mereka punya 
semangat fasisme dan juga militerisme. Karena kalau kita lihat ya Jepang  itu, 
di sana yang berkuasa orang militer. Bukan seorang teknokrat, itu hanya lambang 
saja ya. Nah repotnya, akhirnya semangat yang seperti tadi, demokratis tapi 
tidak dengan kesetaraan dan kebebasan,  itu berhadapan dengan semangat 
kekuasaan Barat,  yang jadi lawannya. 

Tapi Barat juga walaupun bagusnya demokratis, cuma masalahnya mereka didukung 
oleh semangat imperialisme dan kapitalisme. Nah akibatnya, kalau kita lihat ini 
berbentura, dan yang hancur kan orang lain.   

Untuk mengikuti wawancara selengkapnya dengan Nina Marlina Lubis ini, silahkan 
membuka situs web kami; www.ranesi.nl


---------------------------------------------------------------------
Radio Nederland Wereldomroep, Postbus 222, 1200 JG Hilversum
http://www.ranesi.nl/
http://www.radionetherlands.nl/

Keterangan lebih lanjut mengenai siaran radio kami dapat Anda
peroleh melalui
[email protected]

Copyright Radio Nederland Wereldomroep. 
---------------------------------------------------------------------

Kirim email ke