--------------------------------------------------------------------- WARTA BERITA RADIO NEDERLAND WERELDOMROEP Edisi: Bahasa Indonesia
Ikhtisar berita disusun berdasarkan berita-berita yang disiarkan oleh Radio Nederland Wereldomroep selama 24 jam terakhir. --------------------------------------------------------------------- Edisi ini diterbitkan pada: Jumat 18 September 2009 14:10 UTC ** INDONESIA TETAP WASPADA HADAPI TERORISME ** PEMBICARAAN PROGRAM NUKLIR KOREA ** KEMBALI UNJUK RASA DI TEHERAN ** GEMA WARTA TOPIK TINJAUAN PERS: SERBA-SERBI PUASA DI MAROKO DAN TEWASNYA NOORDIN M. TOP ** GEMA WARTA TOPIK INTERNASIONAL: TRAFIGURA KEMUNGKINAN JADI DIGUGAT ** GEMA WARTA TOPIK INTERNASIONAL: PENDUDUK AMERIKA UTARA DIBERI KANTONG JENAZAH ** GEMA WARTA TOPIK INDONESIA: PARLEMEN MENJADI "PASAR GELAP" KEKUASAAN? ** GEMA WARTA TOPIK INDONESIA: KEMATIAN NOORDIN M. TOP TIDAK BERARTI TERORISME TUNTAS * INDONESIA TETAP WASPADA HADAPI TERORISME Indonesia akan mengeluarkan hasil tes DNA untuk menghilangkan keraguan akan tewasnya Noordin M. Top. Demikian dinyatakan Kepolisian Republik Indonesia. Seluruh Indonesia dihimbau untuk tetap waspada menghadapi terorisme. "Kita tidak boleh lengah," demikian Soekarna. Analis Risiko Politik Kevin O'Rourke menyatakan, ancaman serangan teror memang akan berkurang, namun M. Top punya jaringan besar yang harus diwaspadai. Perdana Menteri Australia Kevin Rudd menanggapi positif keberhasilan Kepolisian Indonesia. "Ia telah melakukan pembunuhan massal dan juga bertanggung jawab atas kematian warga Australia. Saya mengucapkan selamat kepada Indonesia atas kesuksesan mereka." Demikian tutur Rudd dalam wawancara radio di Australia. Kematian Noordin M. Top juga berpengaruh ke dunia bisnis. Ekonom Fauzi Ichsan menyatakan, minggu ini adalah waktu yang bagus untuk berinvestasi. "Banyak hal positif, seperti meningkatnya nilai tukar Rupiah dan tewasnya Noordin M. Top." Demikian Fauzi Ichsan. * PEMBICARAAN PROGRAM NUKLIR KOREA Pemimpin Korea Utara, Kim Jong-il kembali bersedia membicarakan program nuklir negara komunis ini. Demikian pernyataan Kim Jong-il setelah bertemu dengan Dai Bingguo, utusan khusus Presiden Cina, Hu Jintao, di Pyongyang, Jum'at ini. Pertemuan Kim Jong-il dan Dai Bingguo dianggap sebagai kembali membaiknya hubungan dua negara, yang telah berlangsung selama 60 tahun. Belakangan ini, hubungan mendingin, menyusul percobaan nuklir Korea Utara Mei lalu. Percobaan tersebut menuai kecaman dari seluruh dunia. Beijing berusaha mengajak negara jiran komunis ini, kembali ke meja perundingan enam negara, untuk membicarakan program nuklir Korea Utara. Saat ini, perundingan enam negara tersebut sepenuhnya macet. Beberapa waktu lalu, Amerika Serikat mengumumkan, bersedia berbicara langsung dengan Korea Utara, untuk menghidupkan kembali perundingan enam negara tersebut. Menurut rencana, Perdana Menteri Cina, Wen Jiabao, bulan depan akan mengadakan kunjungan resmi ke Korea Utara. * KEMBALI UNJUK RASA DI TEHERAN Di ibukota Iran Teheran puluhan ribu orang turun ke jalan, berunjuk rasa menentang pemerintah dan menunjukkan dukungan terhadap pemimpin oposisi Hussein Moussavi. Pendukung Moussavi yang berkostum hijau mengacuhkan larangan berunjuk rasa dan meneriakkan semboyan menentang Presiden Mahmud Ahmadinejad. Mereka juga menuntut dibebaskannya tahanan politik yang dipenjara sejak pemilu Juni lalu. * RUU BRASIL UNTUK MELINDUNGI HUTAN AMAZONE Pemerintah Brasil mengajukan Rencana Undang Undang Perlindungan Hutan Amazone. RUU ini antara lain melindungi sekitar 90 persen kawasan hutan tersebut, dalam bentuk larangan penebangan untuk tujuan lain. Misalnya untuk penanaman tebu, yang digunakan sebagai bahan baku produksi bahan bakar biologis, ethanol. Saat ini Brasil merupakan eksportir ethanol terbesar di dunia. Menurut Menteri Lingkungan Hidup, Carlos Minc, dengan UU tersebut produksi ethanol Brasil sepenuhnya sadar lingkungan. RUU ini masih harus mendapat persetujuan dari parlemen. * AHMADINEJAD UNGKAPKAN BELA SUNGKAWA Presiden Iran Mahmud Ahmadinejad menyatakan bela sungkawa atas tewasnya pengunjuk rasa dalam aksi menentang hasil Pemilu Juni lalu. Hal tersebut dinyatakannya dalam wawancara dengan stasiun Amerika NBC. Menurut data resmi sekitar 30 tewas, tapi pihak oposisi menyatakan korban tewas mencapai 72 orang. Pada wawancara yang sama, Ahmadinejad menyatakan Iran tidak memerlukan senjata nuklir, tapi negaranya tidak akan menghentikan proyek pengayaan uranium karena proyek tersebut dimaksudkan untuk tujuan damai. * UNI EROPA POTONG BONUS BANKIR Di Brussel, para pemimpin Uni Eropa sepakat untuk membatasi bonus para bankir. Keputusan bersama Uni Eropa ini akan dibawa ke pertemuan G20 di Pittsburg, Amerika Serikat, minggu depan. Para pemimpin Uni Eropa menentang bonus tetap dan sepakat bahwa bonus akan diberikan sesuai hasil kerja dalam periode lama. Jika keuntungan berkurang, terdapat kemungkinan bahwa pembayaran bonus harus dikembalikan. * KORBAN H1N1 DI MARTINIQUE Di pulau Karibia Prancis bernama Martinique ditemukan korban meninggal pertama akibat flu H1N1. Korban meninggal adalah bayi berusia 18 bulan yang memang sudah sakit ketika terkena virus H1N1. Dengan korban di Martinique jumlah korban meninggal akibat H1N1 mencapai 28 orang di seluruh wilayah Prancis. * BERITA BURSA Bursa-bursa Eropa Jumat dibuka lebih rendah. Indeks AEX Amsterdam turun 0,5% pada 312,46 poin tak lama setelah dibuka. Paris, Frankfurt, London turun sampai 0,4%. Bursa Tokyo ditutup Jumat dengan kerugian. Indeks Nikkei turun 0,7% pada 10.370,54 poin. New York ditutup sedikit lebih rendah. Indeks Dow Jones rugi 0,1% pada 9873,92 poin. Sedangkan Nasdaq rugi 0,3% pada 1065,49 poin. 1 Eur = USD 1, 46 1 Eur = Rp.14.256,- 1 USD = Rp.9.695,- * SERBA-SERBI PUASA DI MAROKO DAN TEWASNYA NOORDIN M. TOP Harian Belanda de Volkskrant mengangkat serba-serbi puasa di Maroko. Beberapa hari sebelum Idul Fitri sejumlah warga Maroko sudah berencana untuk lanjut berpuasa di bulan Syawal. Setelah sehari berpesta, Rachid berniat langsung puasa. "Saya ingin lebih dekat dengan Tuhan," katanya. Di sejumlah stasiun TV Arab yang disiarkan di Maroko, imbauan puasa Syawal juga digaungkan. "Ini sunah Nabi Muhammad," kata Rachid lagi. "Selain puasa Syawal, beliau juga rajin puasa Senin-Kamis," tambahnya. Ibadah yang dilakukan Rachid dilihat sebagai simbol peningkatan fanatisme dalam Islam, demikian de Volkskrant. Toh minggu lalu terjadi unjuk rasa di Maroko. Puluhan orang di wilayah Casablanca berencana menggelar piknik untuk memprotes bulan puasa yang mematikan kehidupan publik di Maroko. Di negara ini, makan dan minum di tempat umum dilarang selama Ramadhan. Siapa pun yang terlihat makan, minum, atau merokok di ruang publik terancam hukuman penjara. Pemimpin unjuk rasa Zineb menyatakan, hal ini tidak bisa diterima. Belum sempat mereka menjalankan aksi, polisi sudah menunggu. "Kalau mereka mau makan atau minum, lakukanlah di rumah. Jangan di tempat umum. Wisatawan asing yang datang ke sini saja bisa menghormati Maroko yang sedang berpuasa," demikian tegas juru bicara kepolisian. Demikian de Volkskrant. Beralih ke Indonesia. Berita kematian gembong teroris Noordin M. Top menghiasi semua harian Belanda Jumat ini. Kapolri Bambang Hendarso Danuri terlihat lega ketika memperlihatkan bukti-bukti yang menunjukkan bahwa orang yang tewas memang benar-benar Noordin M. Top. Demikian Trouw. "Sidik jari di database kami cocok dengan jenazah," kata Kapolri. Kepolisian Indonesia memang lebih hati-hati kali ini, mengingat pada serangan sebelumnya mereka terlalu dini mengumumkan kematian Noordin M. Top. Demikian de Volkskrant. Noordin M. Top adalah salah satu gembong teroris di Asia Tenggara. Obsesinya adalah mendirikan negara islam. Di bawah bendera Jemaah Islamiyah ia mulai melancarkan aksi teror. Kecintaannya pada serangan teror besar dan terorganisir membuat Top bersilang pendapat dengan para pemimpin JI lain. Karena itulah, pada 2003 ia membentuk kelompok teror sendiri. Demikian NRC Handelsblad. Rekan kerjanya, Dr. Azahari, ditembak mati dalam aksi polisi pada 2005. Dengan Azahari, Nurdin M. Top berhasil mengadakan sejumlah pengeboman. Pasangan ini bekerjasama dengan baik: Azahari merakit bom dan Nurdin M. Top merencanakan rincian serangan. Untunglah, keduanya kini berhasil diringkus. Toh, kepolisian Indonesia tidak berhenti. Mengutip kata-kata Bambang Danuari: "Nurdin M. Top sudah mati, tapi kerja kita belum selesai." Demikian Algemeen Dagblad dan sekian pula Tinjauan Pers kali ini. * TRAFIGURA KEMUNGKINAN JADI DIGUGAT Organisasi lingkungan hidup Greenpeace tetap mau menggugat perusahaan Belanda Trafigura, terkait pembuangan limbah beracun di Pantai Gading. Peristiwa tahun 2006 ini menewaskan 16 jiwa. Puluhan ribu warga Pantai Gading jatuh sakit. Selama ini perusahaan tersebut membantah bertanggungjawab. Korespondensi email antara direktur Claude Dauphin dan beberapa stafnya menunjukkan pimpinan Trafigura sebenarnya tahu limbah yang dibuang itu sangat beracun dan pembuangan ilegal. Laporan redaktur Johan Huizinga. Setelah penyelidikan intensif, surat kabar De Volkskrant, The Guardian, BBC Newsnight serta stasiun televisi Norwegia NRK berhasil mengungkap email-email bersangkutan. Isi email ini menunjukkan direktur Claude Dauphin serta beberapa stafnya tahu kapal tanki Probo Koala yang disewa itu mengangkut limbah beracun. Mereka juga tahu pengangkutan limbah dari Eropa ke Afrika dilarang. Email Organisasi lingkungan Greenpeace kini mengadukan kasus ini ke Kejaksaan Belanda karena pihak kejaksaan sendiri tidak menggugat Trafigura terkait pembuangan ilegal limbah di Pantai Gading tersebut. Trafigura pedagang minyak terbesar ketiga di dunia dan memiliki cabang di Amsterdam, yakni Trafigura Beheer BV. Menurut staf Greenpeace, Mariette Harjono, email antara direktur serta staf Trafigura menunjukkan, perusahaan tersebut tahu kegiatan mereka sebenarnya ilegal. Mariette Harjono: "Ia tahu limbah beracun. Mereka tahu hanya di beberapa tempat di dunia limbah ini bisa diolah secara baik. Mereka juga tahu dilarang mengekspor limbah beracun dari Eropa ke Afrika. Kendati demikian mereka toh memutuskan membuang limbah melalui perusahaan samar-samar di Pantai Gading." Sangat beracun Tahun 2005, Trafigura membeli minyak bumi berkualitas buruk dengan harga sangat murah dari kilang minyak Meksiko. Diputuskan untuk secara kimia membersihkan minyak ini sehingga bisa menjadi bensin yang bisa dijual dengan untung besar. Tapi metoda ini dilarang di Eropa, Amerika Serikat dan Singapura, karena sisa zatnya, terutama air abu dan belerang, kadar racunnya terlalu tinggi. Hanya sedikit perusahaan di dunia, salah satunya di Rotterdam, mengolah zat beracun ini secara aman, tapi ongkosnya sangat mahal. Akhirnya Trafigura memutuskan membersihkan sendiri minyak bumi di atas kapal tanki yang disewa, Probo Koala. Tapi ketika perusahaan ini tidak bisa membuang sisa zat beracun di Amsterdam dan juga tidak di Nigeria, mereka akhirnya menemukan perusahaan pengolah limbah di Abijan yang membuang limbah di tempat pembuangan sampah tahun 2006. Trafigura selalu bersitegas ini bukan limbah beracun, melainkan zat tidak berbahaya, sisa-sisa pembersihan kapal tanki minyak. Pemimpin dituntut Kejaksaan Belanda memutuskan untuk tidak menuntut pemimpin perusahaan Claude Dauphin karena mereka tidak mempunyai bukti kuat bahwa dia terlibat dalam kasus itu. Greenpeace sekarang menuntut lagi: "Kami sudah mengajukan tuntutan pada MA di Belanda dengan keluhan bahwa kejaksaan tidak menindak lanjuti tindakan pelanggaran hukum. Dan juga untuk menuntut pemimpin dan karyawan perusahaan, serta perusahaan secara keseluruhan, karena sudah mencemarkan lingkungan sampai berbuntut pada kematian." Pantai Gading tahu bahwa perusahaan itu sebelumnya sudah berusaha menyelesaikan kasus ini di luar jalur hukum. Juga hal yang sama terjadi di London, kasus yang merugikan 31 ribu korban, Trafigura Rabu lalu menyelesaikan dengan jalur damai. Ada desas-desus yang menyatakan bahwa perusahaan itu membayar 100 juta euro ganti rugi untuk menutup kasus itu. Walaupun Trafigura sudah membuat kesepakatan damai di London dan Pantai Gading, menurut Mariette Harjono dari Greenpeace tidak ada alasan, untuk tidak menggugat lagi perusahaan ini di Belanda. Bukti-bukti baru jelas menunjukkan keterlibatan mereka. "Ya, bukti-bukti itu kami peroleh sesuai dengan aturan hukum. Tapi kami tidak akan mengatakan, bagaimana kami memperolehnya." Saat ini di pengadilan Amsterdam masih berjalan proses perkara skandal racun ini, dengan pihak tertuduh antara lain Trafigura dan Pemerintah Kota Amsterdam. Menurut dakwaan, Amsterdam ikut bertanggung-jawab, karena membiarkan kapal tanker tersebut meninggalkan pelabuhan menuju Afrika. Bukti-bukti lalu-lintas e-mail yang ada sekarang ini mungkin akan membantu kelancaran proses pengadilan, yang sejauh ini berlangsung sangat tersendat-sendat. * Normal;heading 1; GEMA WARTA TOPIK INTERNASIONAL: BIROKRASI UE HAMBURKAN 40 TRILIUN EURO PER TAHUN BIROKRASI UE HAMBURKAN 40 TRILIUN EURO PER TAHUN Komisi Eropa akan menerbitkan aturan baru untuk menertibkan penghamburan trilyunan uang setiap tahun, akibat kelebihan aturan. Banyak pihak mengeluh, tapi sudah mulai ada perbaikan. Laporan Vanessa Mock dari Strasbourg Buruh lapangan berteriak memberi aba-aba ketika peti kayu dimuat ke dalam kendaraan menggunakan forklift, atau mesin pengangkat barang. Walaupun sedang resesi, kegiatan pada pagi hari bulan September ini tetap sibuk. Tapi, Christian Dupuy, direktur perusahaan angkutan, sibuk memikirkan urusan lain: birokrasi Eropa. Christian Dupuy, seorang pengusaha otodidak dari Strasbourg, punya rencana besar untuk mengembangkan usahanya. Tapi, sebagaimana ribuan pengusaha lainnya, ia sering terhadang oleh berbagai aturan Uni Eropa. "Ada sekian banyak aturan, dan sulit bagi kami untuk melaksanakan itu semua," kata Christian Dupuy. Ia berusaha keras membuat perusahaannya sadar lingkungan. Antara lain dengan memanfa'atkan peluang subsidi Program Hijau Uni Eropa, mengalihkan angkutan jalan raya, jadi angkutan kereta api. "Tapi, saya harus berhubungan dengan siapa? Saya mendapat sekian banyak informasi tertulis, tapi semuanya dalam bahasa Inggris. Jadi, kami harus mengeluarkan uang untuk menerjemahkan dokumen tersebut. Sulit bagi banyak perusahaan kecil untuk membayar pengeluaran seperti itu," katanya. Dan akhirnya, setelah capek menelepon ke sana ke mari, ia menyimpulkan, situasinya ternyata tidak memungkinkan. CLIP CHRISTIAN DIRECTIVES "Setiap kali kami harus menelepon ke mana-mana, ke sekian banyak nomor, untuk menemui pejabat yang mungkin bisa membantu. Itu benar-benar 'survival of the fittest'." Trilyunan penghamburan Keputus-asaan Christian Dupuy sudah bukan hal aneh lagi. Hal ini merupakan salahsatu sumber penghamburan trilyunan euro. Menurut Edmund Stoiber, kampiun anti birokrasi Komisi Eropa, akibat birokrasi yang berlebihan ini, Uni Eropa setiap tahun merugi lebih dari 40 trilyun euro. Ia kini sedang mempersiapkan paket kebijakan untuk menyederhanakannya. Uni Eropa punya 80.000 halaman Undang-Undang. Dan menurut Edmund Stoiber, banyak di antaranya sama sekali tidak diperlukan. Ia akan menghapus sekian banyak aturan administasi dan keamanan kerja perusahaan, yang wajib diterapkan oleh sekian banyak jenis usaha, mulai pabrik roti hingga perusahaan peternakan. Wim van de Camp, anggota parlemen Eropa, dari fraksi Kristen Demokrat, CDA: CLIP WIM NODIG "Masalahnya adalah kita telah berhasil membangun pasar internal dengan baik. Tapi, secara bersamaan, kita juga sekaligus menyusun sekian banyak beban admistratif. Saya sadar, sulit untuk meloloskan rencana paket kebijakan ini. Tapi, kita harus melakukannya. Sebagai contoh, saat ini, suatu perusahaan kecil, harus menghadapi segunung formulir pajak yang harus mereka isi. Mengapa tidak menyusun formulir standar secara online, yang bisa mereka isi dengan cepat." Pelobby Banyak dari usulan Komisi Eropa dikategorikan masuk akal dan mudah untuk dilaksanakan. Tetapi Van de camp memperingatkan ada sejumlah besar akuntan, pengacara dan ahli pajak, yang mengambil untung dengan membantu para pebisnis agar bisa menembus lembah birokrasi Brussel. Mereka ini sekarang giat melobby agar usulan penghematan ini dibatalkan. clip wim kamp 1 "Kita harus jujur, para pelobby ini punya tujuan tersendiri. Tetapi baik Komisi maupun Parlemen Eropa, tidak boleh menggantungkan keputusan kepada para pelobby. Sat ini kita menghadapi krisis ekonomi dan perbankan, dan sekarang tiba waktunya untuk melakukan reformasi." Ironisnya, Komisi Eropa sekarang mengajukan usulan untuk membentuk badan Eropa baru yang harus menanggulangi birokrasi. "Ya, kelihatannya memang sangat aneh. Tapi saya harap ini akan mengganti dan bukannya menambahkan kelompok yang kita miliki sekarang." Satu Eropa, Banyak Peraturan Kembali ke gudang perusahaannya, Christian Dupuy menanggapi sedikit skeptis mengenai rencana reformasi tersebut. "Dengan aturan ini jumlah teknokrat Eropa atau Erokrat justru semakin bertambah. Mengapa tidak mengkonsultasikan mereka yang memang berbisnis, dan menanyakan bagaimana situasi yang sebenarnya? Clip christian 1 "Ini seperti memasang kuda di belakang kereta. Kita membuka perbatasan, bisa membawa barang dari dan ke berbagai wilayah Eropa, tapi tiap negara justru berbeda aturannya. Bahkan kita tidak punya satu pajak jalan yang seragam. Apabila seorang supir truk angkutan ingin ke Belgia, dia harus membeli surat ijin. Di Jerman orang harus membelinya di tempat-tempat khusus, di Prancis, kamu membayar jika masuk jalur cepat negara itu, tiap negara punya aturan yang berbeda." Tapi tidak semuanya buruk, demikian banyak pakar bisnis. Ursula Guri-Kaminski dari Kamar Dagang Strassbourg, adalah juga pakar konglomerat Eropa. Ia mengatakan Brussel telah mengubah aturan mereka dalam skala cepat dan besar. clip commerce "Apabila kita menilik 20 tahun terakhir, maka bisa dilihat sebuah perusahaan bisa beroperasi lebih mudah dan menjual produk di luar negeri. Regulasi selalu diperbarui karena Komisi Eropa mendengar keluhan yang diajukan para pebisnis ini. Yang tidak dapat dipungkiri, tiap demokrasi pasti punya birokrasinya sendiri." * PENDUDUK AMERIKA UTARA DIBERI KANTONG JENAZAH Ketika flu Mexico mengancam akan menyebar diantara penduduk asli Amerika utara di Kanada untuk kedua kalinya, para pemimpin suku disana meminta bantuan pemerintah. Mereka mengharapkan bantuan obat-obatan dan tenaga dokter. Sebaliknya pemerintah mengirim kantong-kantong jenasah. Demikian koresponden Jan Huisman. David Harper adalah pemimpin besar 30 suku bangsa asli Amerika di Manitoba utara yang dikenal di Kanada sebagai suku Bangsa Pertama. Kepada Radio Nederland ia mengatakan, ketika ia meminta uluran tangan pemerintah ia berharap akan menerima lebih banyak bantuan ketimbang sabun pencuci tangan disinfektan yang membunuh kuman atau masker penutup mulut dan hidung. I samasekali tidak terpikir soal kantong jenasah clip 1 : "Sama sekali tidak. Itu bahkan tidak pernah dibicarakan. Suatu penghinaan bagi masyarakat kami, ketika kami meminta bantuan, yang kami terima hanyalah kantong-kantong jenasah. Ini memberi pesan yang jelas, inil yang kami dapat, urus saja sendiri. Kami minta bantuan untuk jangka panjang. Kami minta bantuan dokter, tenaga perawat tapi bukan kantong jenasah". Awal tahun ini flu tersebut menyebar diantara suku Bangsa Pertama. Sekolah-sekolah di pedalaman Minesota tutup. Kami menghabiskan hampir satu juta dollar untuk menerbangkan orang ke rumah sakit di kota-kota besar, tegas kepala suku David Harper. Tapi suku Bangsa Pertama tidak tercantum dalam daftar prioritas vaksinasi pemerintah. Peka Seperti halnya suku-suku bangsa asli lain yang tersebar di seluruh Amerika Utara, banyak suku Bangsa Pertama Kanada hidup di daerah-dearah penampungan yang miskin. Menurut kepala suku David Harper, kesehatan para penghuni di sana, sangat peka bila pecah wabah flu. "Tidak semua daerah penampungan penduduk asli itu memiliki air ledeng, sistim penghangat rumah, paling hanya ada tungku pemanas. Belum lagi kepadatan penduduk yang merupakan masalah besar. Ada satu keluarga yang tediri dari 29 orang, hidup dalam satu rumah dengan dua kamar tidur". Tidak mengherankan suku bangsa asli itu sangat parah terkena wabah virus H1N1. Menurut kepala suku David Harper, pejabat pemerintah tidak bisa memahami bagaimana penduduk asli sulit mencegah wabah flu melihat situasi dan kondisi tempat tinggal mereka di daerah-daerah penampungan tersebut. clip 2 : Kami tidak memiliki air ledeng padahal kami diajarkan untuk mencuci tangan mencuci baju. Kalau kami mengambil se-ember air dari danau, sulit sekali. Pesan Keliru Di kota kepala suku David Harper tidak ada dokter tetap, hanya dua tenaga perawat untuk 4 ribu penduduk. Ketika penduduk lokal kembali diancam wabah flu, kepala suku David Harper bersama beberapa kepala suku lain minta bantuan obat-obatan, tenaga dokter dan rumah sakit darurat. clip 3 : Kami minta agar diberikan program pelayanan kesehatan, lebih banyak tenaga dokter. Sejauh ini yang hanya kami terima adalah kantong jenasah. Kalau dikirim obat-obatan jauh-jauh hari sebelumnya dapat kami pahami, tapi ketika priositasnya adalah mengirim kantong-kantong jenasah untuk memerangi virus H1N1, itu adalah pesan yang sangat keliru. Menteri kesehatan federal Kanada Leona Aqlukkaq memerintahkan pengusutan baru, mengapa dikirim kantong-kantong jenasah ke daerah-daerah penampungan suku bangsa asli Amerika utara. Menteri kesehatan Aqlukkaq menyebut sikap kementrian kesehatan Kanada itu sebagai "Kulit Badak dan Suatu Penghinaan". * PARLEMEN MENJADI "PASAR GELAP" KEKUASAAN? Menjelang akhir masa baktinya, DPR belum juga merampungkan pekerjaan. Parlemen nasional maupun daerah harus merevisi cara kerjanya. Kalau tidak, rakyat akan terjebak berbagai macam undang-undang yang salah kaprah. Di Aceh, rakyat terjebak Qanun Jinayah yang tak beradab, di Jakarta RUU Tipikor memudahkan koruptor lolos, dan RUU Rahasia Negara dapat menjebak republik ini membelenggu hak-hak sipil para warganya. Sementara banyak anggota DPR baru adalah hasil dagang politik. DPR baru mau ke mana? Laporan koresponden Aboeprijadi Santoso dari Jakarta. Apa yang terjadi di Aceh dengan pengesahan rancangan Qanun Jinayah lengkap dengan hukum rajam barangkali adalah sebuah simtom dari motif dan cara kerja parlemen zaman sekarang - yakni parlemen di masa demokrasi ala Indonesia masih harus berkonsolidasi dan mengakar. Elit politik lama di parlemen lama bercokol tapi mencoba menyelamatkan diri atau bermalas-malas hingga meloloskan sebuah rancangan undang-undang yang kontan banyak dikritik sebagai inkonstitusional karena bertentangan dengan peri kemanusiaan. Tetapi ulah DPR NAD yang akan segera diganti DPR Aceh hasil pemilu terakhir itu, bukan gejala tersendiri. Parlemen tingkat nasional pun terkesan bekerja kurang baik. Selain terkenal seringkali kursi-kursinya kosong karena banyak anggota dewan tidak menghadiri sidang, DPR tahun-tahun belakangan sering terkait kasus korupsi dan bekerja lamban. Gunjang ganjing sekitar Komisi Pemberantasan Korupsi KPK, lembaga yang mungkin paling bersih di negeri ini, mau tak mau membuat orang bertanya-tanya akan peran DPR sejak memilih ketuanya Antasari, yang kini tersangka pembunuhan, dan upayanya tempo hari ketika hendak mendemisionerkan para wakil ketua KPK. Sekarang ketika Polisi pun seperti menekan KPK, dengan menjadikan dua pimpinan KPK sebagai tersangka, DPR diam. Banyak kemelut seputar DPR tingkat nasional mau pun daerah membuat orang bertanya-tanya tentang sifat, mutu dan konsolidasi demokrasi di Indonesia ini. Misalnya seorang caleg yang pernah terlibat kasus kriminal dan pernah dihukum penjara 6 bulan, toh dilantik juga, meski UU mensyaratkan anggota Dewan tidak boleh pernah terhukum lebih dari 5 bulan. Walhasil, DPR lama mau pun yang mendatang pun dihujani pertanyaan. Sebanyak 22 RUU masih menanti penggodokan dan pengesahan padahal masa bakti DPR lama tinggal beberapa pekan. Dari 22 itu, sedikitnya ada lima yang penting dan mendesak, tetapi hasilnya mengecewakan. RUU Tipikor yang seharusnya menetapkan UU khusus bagi pengadilan kasus korupsi ditenggarai penuh kelemahan dalam cara memilih dewan hakim dan wewenangnya. Dengan tersendatnya RUU Tipikor, maka tugas penting ini beralih ke DPR baru padahal tenggat waktunya hanya sampai Desember. Ini berarti presiden terpilih harus mengeluarkan Perpu bila dia bertekad melanjutkan pemberantasan korupsi yang efektif. Paling gawat, RUU Rahasia Negara yang justru tidak harus segera, malah buru buru disiapkan, akibatnya banyak bolong bolong, yang membuat warga mudah berisiko dihukum denda jutaan rupiah, bahkan hukuman mati bila tidak waspada. "Rahasia Negara" dirumuskan secara luas dan bersifat karet, dapat mengancam warga, penulis dan wartawan tanpa sengaja mengungkap apa yang disebut "rahasia negara". Presiden SBY segera memanggil Menteri Pertahanan Yuwono Sudarsono yang menuduh DPR bekerja terburu-buru tanpa alasan. Dan DPR pun segera menangkis. Kemelut ini akhirnya membuat mayoritas DPR menuntut RUU Rahasia Negara ditunda dan diperbaiki. Bagi kalangan pengamat, kinerja DPR memang membuat orang skepsis. Apa jadinya DPR baru yang mewarisi DPR lama seperti itu, lagi pula, selain banyak muka baru yang cakap dan kredibel, namun secara keseluruhan DPR baru, nasional mau pun daerah, adalah hasil pemilu April yang kampanyenya memperlihatkan perdagangan politik. Kursi parlemen bukan lagi mewakili pengabdian, melainkan mata pencaharian. Rocky Gerung, dosen filsafat Universitas Indonesia mengimbau para wakil rakyat untuk menunaikan tugas dengan membudayakan politik pengabdian, bukan politik nafkah. Rocky Gerung: Anggota DPR sekarang melihat politik sebagai mata pencaharian. Dan para politisi di tingkat partai pun, mengijinkan para anggota agar mencari pekerjaan, supaya pundi-pundi partai bisa diisi lewat proyek ekonomi yang merupakan upaya utama dari anggota DPR. Bagus buat partai, buruk buat peradaban. Nah seharusnya politik Indonesia itu diselenggarakan di dalam misi kebudayaan. Tapi dalam hari-hari ini, politik bukan sekolah kebudayaan, tapi jadi semacam pasar gelap kekuasaan. Demikian Rocky Gerung dan sekian pula laporan Aboeprijadi Santoso dari Jakarta. * KEMATIAN NOORDIN M. TOP TIDAK BERARTI TERORISME TUNTAS Keberhasilan Polri - dalam hal ini Detasemen 88 Anti Teror Polri Jawa Tengah menewaskan gembong teroris Noordin M. Top tidak berarti pemberantasan terorisme di Indonesia sudah tuntas dan berakhir. Perang melawan teror bukan perang biasa. Ini merupakan perang keyakinan antara pihak yang baik dan yang jahat dengan melibatkan Tuhan. Dalam prakteknya setelah kasus kematian seorang teroris seperti Noordin M. Top, aksi teror tiarap, tapi tidak mengherankan, jika akan muncul lagi beberapa bulan kemudian. Demikian pakar terorisme LIPI - Hermawan Sulistyo menanggapi kematian Noordin M. Top. Hermawan Sulistyo (HS) : Noordin ini kan dijadikan "icon" puncak dari seluruh yang dibilang gembong teroris. Gembong atau pentolan begitu. Tapi dia itu kan bukan pimpinan, karena sel-sel seperti ini bukan suatu organisasi yang terstruktur yang punya garis komando lalu bergerak kalau kepalanya ditembak mati. Tidak seperti itu. Sejak namanya muncul dalam bom Bali-1, Noordin sendiri itu bukan pemain utama pada saat itu. Dia kalah dengan pelaku-pelakunya seperti Ali Imron, Imam Samudra. Kemudian Noordin itu dijadikan "icon" dilegendakan dalam tanda petik sehingga ada "scapegoat target". Kambing hitam begitu, sekaligus "icon" tentang terorisme. Nah sekarang mati, pemerintah memerlukan "icon" baru. Kenapa? Pemerintah tidak akan bisa menjelaskan kalau dalam dua-tiga bulan ke depan, ada bom lagi. Itulah yang sedang dibangun oleh pemerintah, polisi, dengan Jaelani, nama-nama yang baru, yang sebenarnya bukan baru, tetapi tidak begitu akrab bagi orang awam. Radio Nederland (RN) : Mengapa pemerintah membutuhkan "icon" baru? HS : Karena orang seperti Noordin atau Azahari cuma satu dua. Jumlah mereka yang punya kemampuan seperti itu sebenarnya lebih dari 400 orang. Sel-sel nya juga berbiak karena di "miss persepsikan" (disalah persepsikan, red.) publik itu bahwa ini sebuah sel teroris, sebuah organisasi, dengan jaringan yang sangat rahasia, yang ketat segala macem. Di satu sisi ya, tapi itu saja tidak cukup. Karena ini bukan perang biasa. Ngak bisa disebut perang melawan terorisme. Ini perang dalam bentuk yang paling baru antara keyakinan mengenai pihak yang baik melawan pihak yang jahat, buruk dan salah. Lalu dalam pertarungan itu melibatkan Tuhan. Bagaimana kasus dua korban di Jatiasih - Bekasi, mayatnya dibawa ke Solo, di sana dispandukan sebagai pahlawan. Masa satu kampung itu mau diperangi, kan tidak? Apakah mereka sel teroris ? Bisa ya, bisa tidak. Tapi mereka yakin bahwa mereka memperjuangkan sesuatu di pihak yang benar, di pihak yang baik, dengan keyakinan Illahiah, keyakinan keTuhanan, sehingga melibatkan Tuhan. Begitu kan ? Akibatnya apa? Jangan mimpi Noordin ini mati lalu berhenti. Biasanya setelah kasus begini itu, tiarap. Apalagi ini lebaran. Nah akhir tahun, mulai lagi. Kan gitu. Dengan dua prasayarat yaitu ada dana dan ada bahan peledak. Karena keyakinan ini tidak akan begitu saja hilang dan itu banyak penganutnya. Kalau peluang kemudian memungkinan untuk memperoleh dana dan bahan peledak, ya jadi tinggal soal waktu saja. Kan begitu ? RN : Apa kunci keberhasilan dari aparat keamanan, dalam hal ini Polri sejauh ini, sampai bisa mematahkan Noordin M Top ini? ikuti wawancara selengkapnya di : ............. --------------------------------------------------------------------- Radio Nederland Wereldomroep, Postbus 222, 1200 JG Hilversum http://www.ranesi.nl/ http://www.radionetherlands.nl/ Keterangan lebih lanjut mengenai siaran radio kami dapat Anda peroleh melalui [email protected] Copyright Radio Nederland Wereldomroep. ---------------------------------------------------------------------
