---------------------------------------------------------------------

WARTA BERITA RADIO NEDERLAND WERELDOMROEP
Edisi: Bahasa Indonesia

Ikhtisar berita disusun berdasarkan berita-berita yang disiarkan oleh
Radio Nederland Wereldomroep selama 24 jam terakhir.

---------------------------------------------------------------------

Edisi ini diterbitkan pada:

Rabu 30 September 2009 15:00 UTC



** GEMPA BUMI GUNCANG PADANG

** TSUNAMI DI SAMOA

** ANGIN PUYUH KETSANA HANCURKAN ASIA TENGGARA

** PERANCIS TUNDA KERJASAMA MILITER DENGAN REPUBLIK GUINEA

** TOPIK TINJAUAN PERS: BANTU CINA MENGEJA DEMOKRASI DAN ROMANS POLANSKI KE 
PENGADILAN 

** GEMA WARTA TOPIK INTERNASIONAL: 60 TAHUN KOMUNISME CINA: MAKIN MIRIP BARAT

** GEMA WARTA TOPIK INTERNASIONAL: SHELL HARUS LEBIH BERTANGGUNG JAWAB ATAS 
TINGKAH LAKUNYA

** GEMA WARTA TOPIK INDONESIA: DPR RI SETUJUI USUL PANSUS ORANG HILANG

** GEMA WARTA TOPIK INDONESIA: TAHUN 65, TAHUN MEMBEKAS MENDALAM



* GEMPA BUMI GUNCANG PADANG

Akibat gempa bumi, setidaknya 75 orang tewas di Sumatra Barat, Indonesia. 
Ribuan bangunan di kota Padang rubuh, termasuk hotel. Sementara menurut menteri 
kesehatan, ribuan orang tertimbun di bawah puing-puing bangunan. Pusat gempa, 
yang berkekuatan 7,6 skala richter terletak 50 kilometer dari pesisir pantai. 
Aparat pemerintah memperkirakan tidak terjadi tsunami.

Gempa bumi di Sumatra merupakan kelanjutan dari gempa yang terjadi di Samudra 
Pasifik. Karena gempa tersebut gelombang tsunami melanda kepulauan Samoa. 
Jumlah korban diperkirakan ratusan orang. Menurut saksi mata, desa-desa di 
pantai selatan pulau Upolu tersapu ombak sampai 800 meter ke pedalaman. Dua 
resort wisata pun hancur parah. Belum ada berita korban asal Belanda di 
kepulauan tersebut.


* TSUNAMI DI SAMOA

Jumlah korban tewas akibat bencana Tsunami di Samoa terus bertambah. sampai 
saat ini sedikitnya 100 orang tewas. Korban kebanyakan berasal dari kepulauan 
Samoa dan  Samoa milik Amerika Serikat. Jumlah korban tewas masih akan 
bertambah karena diprakirakan masih banyak korban yang terseret ombak ketika 
Tsunami terjadi. Ribuan rakyat Samoa dievakuasi ke dataran tinggi. 
Gelombang pasang yang mencapai ketinggian 4,5 meter ini adalah akibat dari 
gempa di dasar laut yang berkekuatan 8 skala richter. Epicentrum gempa berada 
di kedalaman 18 kilometer, 200 kilometer tenggara Samoa. Menurut saksi mata, 
desa-desa di pantai selatan pulau Upolu tersapu ombak sampai 800 meter ke 
pedalaman. Dua resort wisata pun hancur parah. Belum ada berita korban asal 
Belanda di kepulauan tersebut. 
Diprakirakan beberapa pulau lain di Samudra Pasifik juga terkena Tsunami. Samoa 
dan kepulauan Samoa milik Amerika Serikat berada 2600 kilometer timur laut 
Selandia Baru, tidak jauh dari Tonga dan Fiji. Di Tonga sedikitnya tujuh orang 
tewas. 

Sementara itu di pantai barat Sumatra, Indonesia, juga terjadi Gempa kuat. 
Panik merebak di kota Padang, Sumatra Barat. Kabarnya puluhan rumah dan 
jembatan rubuh. Jaringan sambungan telefon lumpuh.


* ANGIN PUYUH KETSANA HANCURKAN ASIA TENGGARA

Angin Puyuh Ketsana terus meluluh-lantakkan Asia Tenggara. Setelah Filipina, 
kini giliran Vietnam dan Kamboja yang diserang oleh angin puyuh. Setidaknya 
terdapat 38 korban meninggal di Vietnam karena banjir dan longsor yang terjadi. 
Sebagai langkah pengamanan, pemerintah setempat telah mengevakuasi 170 ribu 
orang. // 

Sementara itu di negara tetangga Kamboja, angin puyuh Ketsana telah menelan 
korban jiwa setidaknya 11 orang. Sembilan orang hancur tertimpa reruntuhan 
rumah mereka.// 

Ketsana telah lebih dulu menyerang Filipina minggu lalu. Angka resmi korban 
jiwa di kepulauan yang dikeluarkkan pemerintah sampai 246. Ibu kota Manila 
diketahui rusak parah. Banyak penduduk Filipina lalu mengungsi ke rumah teman, 
keluarga, barak pengungsi maupun lokasi- lokasi darurat. Ahli meteorologis 
memperkirakan akhir minggu ini Filipina akan terserang badai lagi.


* PERANCIS TUNDA KERJASAMA MILITER DENGAN REPUBLIK GUINEA

Perancis menunda kerjasama militernya dengan Republik Guinea. Hal ini merupakan 
reaksi Paris atas kekerasan militer terhadap pemberontakan warga di negara 
Afrika Barat, yang merupakan bekas koloni Perancis. Kekerasan dimulai hari 
Senin kemarin saat demonstrasi masa di sekitar stadion, di ibu kota Conakry. 
Tentara militer menurunkan penembak jitunya menembaki demonstran. Demonstrasi 
menuntut turunnya pemimpin junta, kapten Moussa Dadis Camara. Tentara keamanan 
yang barpatroli juga menembaki penduduk Guinea. Menurut organisasi hak-hak 
asasi manusia, sampai saat ini telah jatuh korban tewas sebanyak 150 orang dan 
1250 lainnya luka- luka. Junta Guinea dikecam warga internasional, antara lain 
Amerika Serikat, Uni Afrika dan Uni Eropa. Perancis akan mendesak negara- 
negara Uni Eropa esok hari, untuk menjatuhkan sanksi terhadap Republik Guinea.


* PERTEMUAN DIPLOMAT AMERIKA DAN KUBA

Diplomat tinggi Amerika mengadakan dialog dengan pemimpin pemerintah Kuba di 
Havana, awal bulan ini. Hal ini diungkapkan oleh Menteri Luar negeri Amerika. 
Dialog ini merupakan pertemuan tinggi pertama antara kedua negara setelah 
sekian lama. Amerika Serikat tidak ingin mengungkapkan apa yang dibicarakan 
dalam dialog. Juru bicara Amerika berkata bahwa yang lebih utama adalah 
terjadinya dialog daripada topik dialog itu sendiri. Hubungan antara dua negara 
mendingin ketika Fidel Castro berkuasa di Kuba tahun 1959. Hubungan diplomat 
Kuba dan Amerika kemudian membaik sejak naiknya presiden Barack Obama. Saat ini 
perundingan perbaikan pos penjagaan antar dua negara sedang diproses. 
Sebelumnya Obama telah mempermudah jalan bagi warga negaranya yang ingin 
mengunjungi Kuba.


* Kasus perkosaan di Darfur

Banyak wanita dan anak perempuan pengungsi dari daerah Sudan, Darfur, diperkosa 
di tempat penampungan di Republik Chad. Hal ini tetap terjadi walaupun tempat 
penampungan dijaga oleh pasukan polisi khusus Chad, serta dibantu pasukan 
Amerika Serikat. Itu terungkap dari laporan organisasi hak asasi manusia, 
Amnesty International. Pelaku pemerkosaan diketahui bervariasi dari guru dan 
sesama pengungsi di barak sampai warga di luar barak. Warga diketahui kerap 
mengancam para perempuan ketika mereka sedang mengambil air atau kayu. Misi PBB 
yang seharusnya melindungi korban seringkali kesulitan melindungi diri mereka 
sendiri. Berapa banyak korban dan anak perempuan yang diperkosa belum diketahui 
dengan jelas. Korban seringkali enggan melaporkan karena takut dikucilkan. 

Di timur Chad, terdapat 260 ribu pengungsi dari Darfur, yang terbagi di 12 
barak. Sejak 2007, misi PBB ditempatkan di daerah pengungsian. Amnesty 
International ingin agar pemerintah Chad dan komunitas internasional mengambil 
tindakan dalam melindungi wanita dan anak- anak perempuan.


* Pekan Budaya Belanda dibatalkan

Pekan Budaya Belanda di Cuba dibatalkan. Pemerintah Cuba tidak memberikan 
alasan pembatalan acara yang dijadwalkan pertengahan oktober nanti. Event ini 
diorganisir oleh Kedutaan Belanda di Havana bekerja sama dengan instansi 
kebudayaan terkenal di Cuba. Film-film Belanda, musik, pameran foto dan 
workshop direncanakan untuk digelar dalam pekan budaya tersebut. Yayasan 
Glasnot di Cuba memberitakan hanya exposisi karya Piet Hein dan Zilvervloot 
yang tetap boleh diselenggarakan.  Kedutaan Belanda di Havana tidak memberikan 
reaksi atas pembatalan ini. Informasi mengenai pekan budaya telah dihapus dari 
situs kedutaan. Hubungan diplomatik antara Belanda dan Cuba sudah lama tidak 
begitu baik. Hal ini karena sangsi yang dikeluarkan Uni Eropa pada tahun 2003 
terhadap Cuba atas penahanan 75 pelarian politik.


* GEREJA DI NEPAL RUBUH

23 orang tewas ketika sebuah bangunan gereja rubuh di bagian timur Nepal. Lebih 
dari 1500 umat Kristen berkumpul untuk mengadakan pertemuan selama dua hari di 
gereja tersebut. Bangunan gereja berlantai tiga dengan tembok yang terbuat dari 
bambu itu nampaknya tidak kuat menahan beban semua jemaat. Pihak militer Nepal 
dikirim ke gereja untuk membantu proses penyelamatan.


* BERITA BURSA

Index Utama AEX Amsterdam naik pada pembukaan sampai 313 poin. Bursa-bursa di 
London, Frankfurt dan Paris pun naik sampai 0,3 persen. 

Index Nikkei di Tokyo meningkat tipis. Para pemegang saham menunggu  rangkaian 
data perkembangan perekonomian Jepang yang beberapa hari lagi akan diterbitkan. 
Index Nikkei naik 0,3 persen mencapai 10.133, 23 poin

Bursa-bursa efek di Amerika Serikat mengalami sedikit kerugian. Kepercayaan 
konsumen Amerika diprakirakan menurun pada bulan September meskipun demikian, 
harga rumah meningkat. 

Index Dow Jones rugi 0,5 persen pada 9742, 20 poin.
Bursa Nasdaq turun 0.3 poin mencapai 2124, 04 poin.


* BANTU CINA MENGEJA DEMOKRASI DAN ROMANS POLANSKI KE PENGADILAN

Zhou Youguang berumur 103 tahun dan telah melihat berbagai perubahan di Cina. 
Dari negeri yang tertutup menjadi salah satu negara dengan perkembangan ekonomi 
tercepat di dunia. Demikian International Herald Tribune.

Zhou berusia 6 tahun ketika revolusi rakyat menggulingkan kaisar terakhir Cina 
tahun 1912. Tahun 1946 dia bermigrasi ke Amerika serikat dan bekerja sebagai 
bankir di Wall Street. Namun, tahun1949 dia kembali ke Cina demi mendukung 
pemerintah komunis Mao Zedong yang dia kira akan membangun demokrasi. Minggu 
ini Cina merayakan 60 tahun berkuasanya partai komunis Cina dengan parade 
militer sepanjang lapangan Tiananmen. 

Walau merasa pemerintahan komunis Cina berbeda dari pengharapannya, Zhou diberi 
kesempatan berdedikasi untuk rakyat. Tahun 1955 dia menciptakan sistem untuk 
membantu mengeja karakter cina dengan huruf latin. Sistem ini di sebut pinyin. 
Tahun 1958 sistem pinyin menjadi standar nasional dan telah membantu jutaan 
orang Cina membaca. 

Zhou berhasil bertahan melalui revolusi budaya tahun 1966 sampai 1976, walau 
ditahan dan terpisah dari keluarganya selama 3 tahun. Banyak dari rekannya 
tidak tahan akan cobaan itu dan berakhir dengan bunuh diri. Setelah 
berpuluh-puluh tahun tetap menetap di Cina, Zhou mengaku tidak menyesal 
meninggalkan kehidupannya di New York. Dia percaya perkembangan ekonomi Cina 
suatu saat akan melahirkan demokrasi yang telah lama dia impikan. Zhou percaya 
cepat atau lambat Cina akan mengikuti trend dunia. Lanjut International Herald 
Tribune.


Roman Polanski ke Pengadilan

Akhir minggu lalu sutradara film terkenal, Roman Polanski, ditangkap di Swiss 
ketika menghadiri festival film di Zurich. Demikian harian Belanda NRC 
Handelsblad. Pihak Amerika Serikat yang menangkap Polanski mengangkat kembali 
kasus 32 tahun lalu, ketika Polanski berhubungan seks dengan anak perempuan 
berusia 13 tahun di Amerika. 

Banyak politisi Eropa, kolega dan simpatisan Polanski bertanya, kenapa baru 
sekarang? Jawabannya adalah pengacara Polanski sendiri yang kemungkinan telah 
membangkitkan ketertarikan pihak Amerika untuk mengangkat kasus ini lagi. 

Sejak tahun 1978 Polanski keluar dari Amerika Serikat. Dia mengakui tuduhan 
tersebut, berjanji tidak akan kembali lagi ke Amerika Serikat dan menghindari 
negara-negara yang memiliki perjanjian ektradisi dengan Amerika Serikat. 
Meskipun demikian Polanski sudah 2 kali berhasil melarikan diri dari 
penangkapan pihak Amerika Serikat di Thailand dan Israel. 

Bulan Februari 2009 pengadilan di Los Angeles mengatakan telah memiliki bukti 
cukup atas kasus tersebut tetapi Polanski harus tetap diproses lebih lanjut 
karena melarikan diri. Untuk itu Polanski harus membela diri secara langsung di 
depan pengadilan di Los Angeles.

Demikian NRC Handelsblad dan sekian ulasan pers.


* 60 TAHUN KOMUNISME CINA: MAKIN MIRIP BARAT

Usia Liu sama tuanya dengan Republik Rakyat Cina, yang tahun ini genap enam 
puluh tahun. Ia termasuk generasi pertama yang dibesarkan dengan ide-ide 
sosialis. Hingga Cina di pertengahan tahun 1980-an membuka pintunya untuk 
ide-ide baru. Bagi Liu ini alasan untuk meniru hal tersebut. Liu Xiaowei 
menganggap Cina sebagai cerita bersambung yang cukup menegangkan. Laporan 
koresponden Marije Vlaskamp:

Bangunan apartemen yang menjulang, restoran seafood termahal di Beijing, dan 
kompleks perkantoran yang hiper-modern. Liu Xiaowei terkejut ketika ia melihat 
bagaimana kompleks pabrik tempatnya dulu bekerja, berubah di tahun 2009. 
"Apabila saya memejamkan mata saya, saya melihat ribuan pekerja yang masuk 
lewat pintu gerbang pabrik. Di tempat ini saya memarkir sepeda saya."

Tidak ada negara yang mengalami perubahan begitu cepat seperti Cina. 1 Oktober 
besok Cina ingin memamerkan kesuksesan dari "ciri-ciri sosialisme" negara 
tersebut. Republik Rakyat Cina tepat berusia 60 tahun. Ibu Liu juga masuk usia 
yang sama dua minggu lagi. Perempuan kecil tapi tampak berwibawa ini sepintas 
memang mirip perempuan Cina lainnya, dengan cerita hidup yang hampir sama pula. 

Istimewa
Sebagai generasi pertama yang dilahirkan di Cina baru di bawah pimpinan Mao 
Zedong, Ibu Liu merasa dia cukup diistimewakan. Paling tidak itulah yang 
diajarkan guru-gurunya di sekolah. "Cina yang dulu tidak baik. Tapi kehidupan 
di negara-negara kapitalis juga buruk. Dan kalian semua sedang membangun negara 
komunisme!"

Apa tepatnya dan kapan, Liu tidak tahu persis, tapi menurutnya itu sesuatu yang 
sangat luar biasa. Masa remajanya di tahun lima puluhan terutama ditandai 
dengan pembangunan masyarakat sosialis. Lagu-lagu seperti 'Tanpa Partai Komunis 
Tidak ada Cina Baru' dinyanyikannya dengan penuh semangat. Orang tua Liu tidak 
termasuk kelompok "Lima Merah", yaitu petani miskin, petani tanpa tanah, kaum 
militer, pekerja dan pendukung revolusi. "Saya sendiri bisa dibentuk, saya bisa 
jadi merah."

Banyak kerugian
Tekanan pada perbedaan kelas di masyarakat menyebabkan kerugian sangat besar, 
demikian pakar pemerintahan Wang Yukai. "Banyak kader partai yang berpengalaman 
dan pemimpin pemimpin partai yang lama diajukan ke pengadilan, atau bahkan 
dihukum mati. Ini menyebabkan keterbelakangan ekonomi. 

Ketika itu Liu bekerja di sebuah proyek di perbatasan Cina-Rusia, jauh dari 
hiruk pikuk politik. Di tempat itu ia berjuang untuk menjadi seorang sosialis 
yang baik. Baru setelah Revolusi Budaya (1966-1976) sistim perbedaan kelas ini 
dihapus. Deng Xiaoping yang reformis lebih mementingkan pembangunan ekonomi. 
Liu akhirnya bekerja sebagai insinyur di pabrik pembuat mobil. "Pertengahan 
tahun 1980-an kami belajar dua kata baru: 'menguntungkan secara ekonomi' dan 
'tenaga sdm yang berlebihan'. Utopia sosialis Mao berakhir dalam drama. Rakyat 
Cina yang masih harus terbiasa dengan Revolusi Budaya, ketika itu harus 
mengalami perubahan besar lagi. Pintu ke luar dibuka dan ekonomi Cina 
dimodernisasi.

Pemandu wisata
"Sesaat saya merasa bahwa saya disingkirkan, karena tidak punya pekerjaan lagi. 
Tetapi kemudian saya mengerti bahwa dunia ada di depan mata saya," demikian 
Liu. Ia langsung meraih kemungkinan yang diberikan dan bekerja sebagai pemandu 
wisata. Saat ini dia punya biro perjalanan sendiri. Anak laki-lakinya yang 
bersekolah di Singapura membantunya di perusahaan. Generasi baru Cina tidak 
harus melakukan pekerjaan revolusioner, tetapi masayarakat Cina sekarang 
bersaing begitu ketatnya sehingga generasi muda Cina merasa sangat tertekan, 
lanjut Liu.

Di usianya yang 60 tahun, Liu ingin hidup lebih tenang. Liburan ke Thailand, 
membeli mobil kedua, pendek kata kehidupannya memenuhi ideal masayarakat kelas 
menengah baru di Cina. "Dan apabila kita pergi liburan ke luar negeri, maka 
kita lihat bahwa Cina tidak jauh berbeda dengan negara Barat. Kita tidak lagi 
ketinggalan."

Menurut pakar pemerintahan Ma Yukai, kemajuan ekonomi juga menuntut kebebasan 
lebih banyak. "Mayoritas warga Cina makmur. Apabila situasi ekonomi membaik, 
maka orang lebih merindukan demokrasi. Itu yang harus difasilitasi oleh partai. 
Untuk sementara ini dijalankan dengan nama 'demokrasi-sosialisme'.


* SHELL HARUS LEBIH BERTANGGUNG JAWAB ATAS TINGKAH LAKUNYA

Sudah selama beberapa tahun Amnesty Internasional mendesak perusahaan minyak 
Shell agar lebih bertanggungjawab atas tingkah lakunya di Delta Niger. Tapi 
hari ini organisasi HAM tersebut memutuskan mengambil tindakan konkrit. Laporan 
Marijke Peters. 

Marlijn van Ruijven, penasehat senior kebijakan Amnesty di Amsterdam, adalah 
satu diantara banyak orang yang lengkap dengan pakaian perlindungan kimia serta 
sapu "membersihkan" pompa bensin Shell di Utrecht. Kepada Radio Nederland ia 
berkata: "Kami berharap bisa mendorong Shell melakukan hal serupa di Nigeria."

Marlijn van Ruijven: "Kami lihat Shell tidak secara sistematis menginformasikan 
penduduk lokal atas dampak pengilangan minyak terhadap lingkungan serta hak 
masyarakat lokal. Tahun lalu saya berada di Delta Niger. Kami berbicara dengan 
banyak orang yang kehilangan sumber kehidupan karena tanah yang digarapnya dan 
laut tempat mereka menangkap ikan tercemar. Bahkan udara yang mereka hirup pun 
tercemar." 

Sudah selama 50 tahun Shell beroperasi di Delta Niger. Perusahaan ini dikritik 
keras karena perlakuan semena-mena terhadap warga Ogoni - salah satu komunitas 
yang hidup di sana - serta gagalnya upaya penghentian kebocoran pipa minyak. 
Juni silam Amnesty International memohon direktur baru Shell, Peter Voser 
mengakhiri pencemaran lingkungan dalam 100 hari pertama jabatan barunya. Karena 
mengabaikan permintaan itu, Amnesty memutuskan mencari pendekatan lain. 

Peringatan
Tim Amnesty International memilih sembilan sasaran stasiun pompa bensin di 
Belanda. Aksi serupa akan menyusul di Kanada, Britania Raya, Italia, Swedia dan 
Belgia. 

Van Ruijven berharap ini akan bisa menjadi peringatan bagi perusahaan tersebut. 

Marlijn van Ruijven: "Selama 50 tahun operasi minyak Shell di Delta Niger, 
tidak menghasilkan kemajuan berarti bagi kehidupan penduduk lokal. Tidak ada 
perubahan dalam hidup sehari-hari mereka. Jadi kami berupaya menjalankan cara 
lain agar menarik perhatian Shell, yakni melakukan aksi di stasiun pompa bensin 
perusahaan tersebut."

Shell berkata kepada Radio Nederland: 

"Kami tidak setuju dengan penemuan yang tertera dalam laporan Amnesty 
International. Laporan itu tidak melihat kepada kompleksitas situasi di Delta 
Niger. Mayoritas pencemaran akibat operasi minyak disebabkan sabotase dan 
vandalisme, kekerasan serta kriminalitas. Ini mempersulit kami masuk kawasan 
tersebut dan beroperasi di sana."

Apa pendapat para pengemudi mobil di stasiun pompa  bensin di Utrecht? 
Kebanyakan dari mereka mendukung kelompok pengunjuk rasa. Tapi mereka juga 
tidak mau berhenti mengisi mobil mereka dengan bahan bakar Shell. David, salah 
seorang pengemudi berkata:

David: "Shell sebaiknya meninggalkan Nigeria atau membuat semacam kesepakatan 
dengan pemerintah di sana. Seperti pepatah Belanda yang berbunyi: Ini adalah 
sarang tawon - anda tidak bisa beroperas di sana secara aman."


* DPR RI SETUJUI USUL PANSUS ORANG HILANG

Senin 28 September lalu, Sidang Paripurna DPR menyetujui kesimpulan dan 
rekomendasi Panitia Khusus (Pansus) Orang Hilang DPR kepada Presiden, untuk 
membentuk Pengadilan HAM Adhoc dan meminta pemerintah serta pihak terkait untuk 
segera melakukan pencarian terhadap 13 orang yang oleh Komnas Ham masih 
dinyatakan hilang. Radio Nederland Wereldomroep menghubungi Mugiyanto, Ketua 
Ikatan Keluarga Orang Hilang Indonesia (IKOHI) di Jakarta, tentang dampak 
keputusan DPR ini bagi kasus-kasus penculikan di Indonesia:

Mugiyanto: Yang pertama, klarifikasi sedikit, bahwa, tidak hanya Pansus yang 
memutuskan demikian, tetapi paripurna DPR. Jadi ini adalah lembaga DPR secara 
keseluruhan, yang hari Senin kemarin, memutuskan bahwa memang pada peristiwa 
penculikan aktivis tahun 97 - 98, merupakan pelanggaran berat HAM. Jadi ini, 
putusan DPR secara kelembagaan. Menurut kami ini adalah sebuah kemenangan 
kecil, bagi keadilan, bagi hak azasi manusia, dan bagi korban pelanggaran HAM, 
khususnya keluarga korban penghilangan paksa di Indonesia. Bahwa akhirnya ada 
pengakuan dari lembaga tinggi negara, bahwa memang ada dugaan pelanggaran berat 
HAM pada peristiwa tersebut. Dan karenanya, pengakuan ini kemudian harus 
ditindak-lanjuti oleh pemerintah dengan langkah-langkah hukum. Jadi kami 
menyambut baik, kami senang dengan putusan DPR kemarin. Karena memang hal 
inilah yang sudah kita perjuangkan, setidaknya selama duabelas tahun terakhir.

Radio Nederland Wereldomroep (RNW): Bung Mugi, itu kan penculikan itu melanggar 
hukum, kenapa harus ada keputusan DPR untuk menindak-lanjuti hal seperti itu?

Mugiyanto: Ah, iya betul. Ini memang masalah ini, prosedural hukum. Karena 
memang berdasarkan Undang Undang No. 26 Tahun 2000, tentang Pengadilan HAM, di 
situ disebutkan bahwa diperlukan putusan politik DPR, untuk mengatakan bahwa 
sebuah pelanggaran berat hak azasi manusia pada masa lalu itu betul-betul 
pelanggaran berat HAM, atau tidak. Yang disebut dengan pelanggaran hak azasi 
manusia masa lalu adalah pelanggaran hak azasi manusia yang dilakukan sebelum 
diberlakukannya Undang Undang tersebut. Yaitu sebelum tahun 2000. Karena ini 
kan berarti melanggar azas non-retroaktif. Nah, azas non-retoraktif tersebut 
dimungkinkan untuk dilanggar, untuk pelanggaran berat hak azasi manusia, di 
dalam hukum HAM Indonesia, secara ad-hoc. Nah, karena itulah dibutuhkan putusan 
politik DPR. Nah jadi ini memang murni, karena memang aturan hukum di Indonesia 
seperti itu. Dan karena itulah memang kita di kalangan masyarakat sipil di 
Indonesia sedang memperjuangkan supaya Undang-Undang tersebut diamandemen. 
Supaya, untuk penyelidikan, penanganan, kasus-kasus pelanggaran berat hak azasi 
manusia, seperti ini, yang notabene adalah masalah judicial, masalah hukum, itu 
tidak masuk ke wilayah politik.Yaitu wilayah parlemen.

RNW: Bung Mugi, dengan adanya keputusan DPR ini apakah pihak kepolisian, atau 
kejaksaan, akan mulai mengusut?

Ikuti keterangan Mugiyanto, Ketua IKOHI selanjutnya, dengan meng-klik tanda 
panah di bawah ini:


* TAHUN 65, TAHUN MEMBEKAS MENDALAM 
Empatpuluhempat tahun yang lalu, sebuah peristiwa politik di Jakarta mengawali 
perubahan besar di Indonesia. Apa yang disebut "kudeta-gagal" pada 30 
September, tepatnya dini hari 1 Oktober 1965, belakangan berubah menjadi 
tragedi kemanusiaan. Perburuan, penangkapan dan pembantaian ratusan ribu warga 
menanam luka bangsa. 'Tahun 65' itu membekas, hingga kini. Laporan Aboeprijadi 
Santoso. 
Koresponden Aboeprijadi Santoso menemui dua korban dari dua generasi: Irina, 
putri seorang petinggi Partai Komunis Indonesia, PKI, dan Dahlan, mantan 
anggota Pemuda Rakyat yang meringkuk 13 tahun dan kerja-paksa di Pulau Buru. 
Pak Dahlan, kini 72 tahun, ditangkap tanggal 5 Oktober 65. Kemudian a
Dahlan: Dibawa ke Koramil terus dibawa ke Kodim. Dari Kodim dikirim ke Guntur, 
lalu dari Guntur langsung masuk Cipinang. Lalu dioper ke Salemba, setelahnya 
dilempar ke Tangerang. Di Tangerang lama, lalu pindah lagi ke Salemba. Kalau 
dianiaya ya semua saya rasa cukup mengagetkan terutama di Koramil dan Kodim. 
Dan terus dikirim ke Nusakambangan, seram. Lalu diberangkatkan ke pulau Buru. 
Setelah di Buru, ia dikirim ke pedalaman yang berjarak tiga kilometer. Dahlan 
berjalan ke melalui hutan. Ironisnya, hutan itu belum pernah diinjak manusia. 
Di tempat itu sudah ada ada barak-yang dikelilingi pagar kawat ditambah dengan 
pos gardu yang tinggi. Mereka harus melakukan apel pagi yang kadang dilakukan 
pada sore atau malam harinya. Di tempat itu pun para tahanan diharuskan menanam 
padi.  
Setelah dibebaskan, Dahlan masih diawasi sampai sekitar satu tahun. Dahlan yang 
tidak diadili namun mendekam di penjara selama 13 tahun mengatakan ia terpaksa 
harus mulai dari nol lagi bahkan keluarga sendiri juga sudah diambil orang 
lain. Dahlan merasa baru benar-benar bebas setelah lepas dari panggilan dari 
Kodim, dari Koramil.
Sekarang ikuti keterangan Irina, putri seorang petinggi Partai Komunis 
Indonesia (PKI):
Irina: Saya tidak tahu persisnya apa yang terjadi pada waktu itu karena saya 
masih sangat kecil sekitar tiga setengah tahun. Tapi seingat saya kami 
berpindah dari satu tempat ke tempat yang lain secara sembunyi-sembunyi. Sampai 
pada akhirnya tahun 66 kami semua dibawa ke Kodim. Nah ketika kami bermain-main 
itulah sering kali saya mendengar bisik-bisik dari orang dewasa itu selalu saja 
ada yang mati. Ada yang mati lagi...ada yang mati lagi...begitu. 
Waktu itu ia semua orang dewasa selalu berbisik-bisik. Sejak itu Irina menjadi 
pendiam, ada perasaan takut. Beberapa bulan kemudian keluarganya keluar dari 
Kodim lalu ke Jawa Tengah. Baru enam bulan duduk di bangku SD, ibunya ditangkap 
lagi tahun 1969. Setelah bebas dari Kodim. Ini semua akibat kegiatan politik 
ayahnya. 
Ketika sudah besar Irina tahu siapa ayahnya. Ia merasa menjadi warga nomer dua. 
Sangat menyakitkan. Hal itu mempengaruhi perkembangannya. Ia marah sekaligus 
sedih dan ditambah bingung.
Pada tahun 90 an Irina membaca artikel yang dimuat di Suara Pembaruan berjudul 
dimanakah Nyoto berada? Disebut-sebut nama Ali Said. Saat itu sempat terlintas 
di benaknya untuk menyurati Ali Said. Ia ingin sekali menanyakan apa yang 
terjadi waktu itu, di mananya, siapa yang harus bertanggungjawab terhadap 
hilangnya ayahnya. Ia sudah menulis surat tersebut dengan panjang lebar tapi ia 
berpikir ulang. Pertimbangannya adalah keluarga. Karena waktu itu Soeharto 
masih sangat berkuasa dan akhirnya ia mengurungkan niat itu. Sampai kemudian 
Ali Said meninggal, Irina menyesal karena surat itu tidak sempat terkirim.




---------------------------------------------------------------------
Radio Nederland Wereldomroep, Postbus 222, 1200 JG Hilversum
http://www.ranesi.nl/
http://www.radionetherlands.nl/

Keterangan lebih lanjut mengenai siaran radio kami dapat Anda
peroleh melalui
[email protected]

Copyright Radio Nederland Wereldomroep. 
---------------------------------------------------------------------

Kirim email ke