---------------------------------------------------------------------

WARTA BERITA RADIO NEDERLAND WERELDOMROEP
Edisi: Bahasa Indonesia

Ikhtisar berita disusun berdasarkan berita-berita yang disiarkan oleh
Radio Nederland Wereldomroep selama 24 jam terakhir.

---------------------------------------------------------------------

Edisi ini diterbitkan pada:

Jumat 16 Oktober 2009 15:30 UTC



** GEMPA MENGGOYANG JAKARTA

** PENGADILAN MUSLIM RADIKAL AUSTRALIA

** ISRAEL PROTES TURKI

** GEMA WARTA TOPIK PERS: POLDERMOSKEE TIDAK LIBERAL

** GEMA WARTA TOPIK INTERNASIONAL: WARISAN BUDAYA OMAN DI AMSTERDAM

** PENGALIHAN BISNIS TNI: TUGAS BESAR YANG HAMPIR MUSTAHIL

** GEMA WARTA TOPIK INDONESIA: AKTIVIS ANTI KORUPSI JADI SASARAN



* GEMPA MENGGOYANG JAKARTA
Gempa menggoyang ibukota Indonesia, Jakarta. Menurut pusat informasi gempa 
USGS, sentral gempa terletak di Selat Sunda, 185 kilometer barat daya ibukota. 
Gempa berkekuatan 6,3 SR dengan kedalaman 53,7 km.
Karyawan kantor di gedung-gedung berlarian turun. Belum jelas soal korban dan 
kerusakan, serta wilayah mana yang parah terkena gempa. Jaringan internet 
Jakarta lumpuh sesaat akibat gempa.




* PENGADILAN MUSLIM RADIKAL AUSTRALIA

Pengadilan Sydney, Australia, menyatakan bersalah lima pria karena merencanakan 
serangan teror. Lima muslim radikal itu ingin menghukum Australia karena negeri 
ini mengirim tentara ke Irak dan Afganistan, tandas jaksa. Di luar gedung 
pengadilan terjadi baku hantam antara para pengikut muslim radikal dengan para 
jurnalis. Lima pria ini ditangkap di rumahnya pada 2005. Polisi diberi 
informasi tentang mereka setelah mereka banyak menyimpan senjata, munisi dan 
bahan kimia. Target serangan teror para lelaki itu, tidak diumumkan. Kasus 
peradilan ini memakan waktu sepuluh bulan. Ini adalah pengadilan terlama dalam 
sejarah Australia. Vonis akan diumumkan 14 Desember mendatang. Lima pria ini 
bisa dijatuhi hukuman seumur hidup.


* ISRAEL PROTES TURKI

Israel secara resmi memprotes Turki sehubungan dengan serial televisi yang 
disiarkan di televisi negara itu. Serial itu menceritakan pertempuran antara 
tentara Israel dan Palestina. Selasa lalu bagian pertama disiarkan, yang 
menayangkan seorang tentara Israel menembak mati bayi Palestina. Israel 
menilai, penayangan ini tidak bermutu dan tidak benar. Israel juga jengkel 
karena serial itu disiarkan di televisi sebuah negara  yang mempunyai hubungan 
diplomatik penuh dengan Israel. Hubungan antar kedua negara ini sudah sejak 
setahun sangat memburuk sejak Turki mengkritik pedas tindakan tentara Israel di 
Jalur Gaza akhir tahun lalu dan awal tahun ini. Dewan Hak Asasi Manusia PBB 
juga tengah membicarakan soal kasus Jalur Gaza itu. Israel dikritik karena 
tidak bersedia melaporkan prilaku tentaranya di kawasan itu. Menurut Israel, 
kalau PBB mengeluarkan resolusi tentang itu, maka proses perdamaian akan 
terganggu.


* TAMBAHAN TENTARA DI AFGANISTAN

Untuk menjamin keamanan di Afganistan Selatan, diperlukan tentara tambahan 
sekitar 10 sampai 15 ribu orang. Demikitan dikatakan Jenderal asal Belanda,  
Mart de Kruif, komandan pasukan ISAF di kawasan. Tentara tambahan itu harus 
terdiri dari baik satuan-satuan tempur maupun karyawan pendukung, tandas Kruif. 
Menurut komandan ini, pasukan itu diperlukan di daerah-daerah padat penduduk di 
kawasan untuk mencegah pengaruh Taliban. Komandan tentara Amerika di 
Afganistan, Jenderal Stanley McCharystal, baru-baru ini meminta Gedung Putih 
untuk mengirim 40 ribu tambahan tentara. Presiden Barack Obama, dalam waktu 
dekat ini akan memutuskan sikapnya terhadap Afganistan.


* BOTSWANA GELAR PEMILU PARLEMEN

Botswana hari ini menggelar pemilihan parlemen. Partai Demokrasi Botswana BDP 
di bawah pimpinan presiden Ian Khama diramalkan akan menang. Kalau partai ini 
meraih mayoritas suara, Khama otomatis diangkat menjadi presiden untuk lima 
tahun ke depan. BDP sudah mulai berkuasa sejak bekas jajahan Inggris itu 
merdeka pada 1966. Saingan utama adalah Fron Nasional Botswana BNF, tapi tidak 
ada yang  percaya partai ini akan menjadi ancaman serius bagi BDP. Botswana 
dilanda krisis ekonomi berat. Banyak warga makin prihatin, meskipun mayoritas 
pemilih berpendapat, ini bukan kesalahan BDP. Negara yang terletak di Afrika 
bagian Selatan ini adalah produsen intan terbesar di dunia dan dianggap sebagai 
negara demokrasi paling stabil dan berhasil di benua itu.


* PEMBERONTAK NIGERIA ANGKAT SENJATA LAGI

Gerakan pemberontak Nigeria MEND membatalkan gencatan senjata. Pihak 
pemberontak mengumumkan akan melancarkan serangan baru terhadap instalasi 
minyak asing di Nigerdelta. Pertengahan Juli lalu MEND mengumumkan gencatan 
senjata, setelah pemimpin mereka Henry Okah dibebaskan. Sebagai imbalan 
Pemerintah Nigeria menawarkan amnesti kepada para pejuang yang meletakkan 
senjata. Menurut pemerintah, ribuan pemberontak menyambut tawaran ini. Semula 
direncanakan untuk menggelar perundingan damai antara pemerintah dan 
pemberontak, tapi belum berlangsung juga. Pemberontak MEND yang tidak 
meletakkan senjata mungkin dipimpin kembali oleh Henry Okah. Gerakan 
pemberontak menilai, penduduk lokal Nigerdelta tidak banyak ikut menikmati 
kekayaan minyak dan eksploitasi minyak mengganggu lingkungan.


* DIREKTUR DSB BERUNDING DENGAN BANK BESAR

Dirk Scheringa, direktur bank DSB yang bermasalah, mengadakan perundingan 
dengan  lima bank besar di kantor Bank Sentral Belanda. Mungkin ia juga akan 
berbicara dengan peminat lainnya. PNS senior kementerian keuangan Belanda juga 
hadir dalam pertemuan dengan bank-bank besar itu. Scheringa Kamis kemarin telah 
mengadakan pertemuan dengan menteri keuangan Wouter Bos mengenai penyelamatan 
bank yang dipimpinnya. Kedua belah pihak menyebut pembicaraan mereka 
konstruktif. Namun Bos tidak mau berspekulasi tentang kemungkinan keberhasilan. 
Sebelum pertemuan ia mengatakan, kemungkinan kecil DSB akan selamat. Scheringa 
diberi waktu sampai Jumat malam untuk menghindari agar banknya tidak dinyatakan 
palit.


* DIKIRA TERBANG TERNYATA NGUMPET

Di negara bagian Colorado, Amerika Serikat, kegiatan pencarian berlangsung 
sengit terhadap seorang bocah lelaki enam tahun yang konon terbang ke udara 
dengan balon helium. Balon itu sedang dibikin ayahnya di kebun. Saudara 
lelakinya si bocah mengatakan, anak itu mungkin masuk keranjang yang ada di 
bawah balon, kemudian balon itu tiba-tiba terbang. Televisi Amerika serta merta 
menyorot perjalanan balon ini dari helikopter. Setelah dua jam, balon itu 
berlabuh di tempat sekitar seratus kilometer dari sana. Anak laki-laki tersebut 
ternyata tidak ada di balon. Akhirnya ia ditemukan dalam kondisi selamat. 
Ternyata bocah ini selama ini bersembunyi di sebuah peti di loteng rumah.


* NILAI AEX  NAIK

Bursa Eropa penting nilainya naik ketika dibuka, berkat laporan triwulah IBM 
dan Google. Index AEX di Amsterdam ketika dibukan nilainya naik 0,5 persen pada 
326,78 poin. Frankfurt dan London serta Paris naik sampai 0,6 persen. 

Bursa Tokio ketika ditutup nilainya sama ketika tutup Kamis. Index Nikkei naik 
0,2 persen. 

Nilai euro 1,4894 dolar
Nilai dolar Rp 9409,50
Euro Rp 14040,84


* POLDERMOSKEE TIDAK LIBERAL
Pengertian kata liberal menjadi kontroversial karena mesjid yang disebut 
liberal di Belanda menyambut kedatangan seorang imam radikal. Poldermoskee, 
demikian nama mesjid itu,  adalah rumah ibadat yang didirikan beberapa tahun 
silam untuk menentang arus radikalisme di Belanda. Namun mesjid ini dituduh 
menjadi rumah kedua bagi dua tokoh radikal. Mereka adalah Khalid Yasin, seorang 
muslim asal Amerika dan Maimunah van der Heide, seorang mualaf Belanda. 
Ketika datang ke Belanda Januari lalu ustad Khalid Yasin diumumkan sebagai 
"imam penyebar kebencian" dan imam teroris". Di masa silam ia pernah 
mengatakan, bahwa kelompok gay harus dihukum mati. Ia pun pernah meragukan 
keberadaan Usamah bin Ladin. Dan ia juga pernah mengatakan, virus aids adalah 
ciptaan laboratorium Amerika. 
Anggota parlemen Belanda saat itu mengingingkan agar Yasin dilarang masuk 
Belanda. Namun menteri kehakiman Hirsch Ballin, tidak mau melarangnya. Ketika 
ditanya tentang ini, ketua pengurus Poldermoskee, Yassmine El Ksaihi, 
mengatakan bagi dia mesjidnya tetap liberal. Liberal, menurut muslimah ini, 
artinya "bebas bagi semua orang". Dengan kata lain, liberal tidak otomatis anti 
radikal. Demikian tulis Trouw. 
Dana moneter Internasional IMF akan membenahi diri. Demikian tulis De 
Volkskrant. Syarat-syarat pemberian kredit bakal dibuang. Struktur yang 
paternalistik akan diubah. Ini semua diputuskan dalam rapat tahunan lembaga  
keuangan internasional ini di Istanbul minggu lalu. 
Namun menurut Oxfam, negara-negara kaya, sebagai pemberi dana terbesar, tetap 
berpengaruh besar. Sementara negara-negara miskin posisinya makin mundur. Hal 
ini tampak dari keputusan mengenai sistem pemungutan suara. Hak suara 
negara-negara berkembang, atau negara berpenghasilan rendah, turun dari 7,8 
menjadi 7,7 persen. Posisi mereka tidak membaik, tandas Sasja Bokkerink dari 
Oxfam Novib.
Menurut Bokkerink, IMF hanya memperbaiki posisi negara tertentu. Negara-negara 
yang ekonominya tumbuh pesat seperti Cina, bertambah hak suaranya. Kalau dulu 
hak suara negara Asia ini di bawah Prancis, yaitu 4 persen, maka sekarang naik 
menjadi 7 persen. Tapi negara yang berpenghasilan menengah lain seperti Arab 
Saudi dan India justru turun posisinya. 
Kita berpindah ke topik Indonesia.

Pasal mengenai merokok hilang dari RUU Kesehatan. Demikian tulis koran Belanda 
Algemeen Dagblad.  Ayat ini diketahui hilang ketika Presiden SBYmau 
menandatanganinya. Produk tembakau tidak tertera lagi di pasal candu. Beberapa 
anggota DPR menduga, ini ada faktor kesengajaan. "Ini tidak mungkin terjadi 
secara kebetulan, " kata Ade Irawan dari Indonesian Corruption Watch (ICW). 

Industri rokok merupakan sektor penting dalam ekonomi Indonesia. Jutaan buruh 
dan petani hidupnya tergantung pada tembakau. Kas negara juga banyak mengambil 
manfaat dari sektor ini.  Namun, hilangnya pasal mengenai merokok ini, tidak 
banyak berdampak bagi hukum. Karena, DPR telah mengesahkan UU ini, termasuk di 
dalamnya pasal mengenai merokok tadi. Para politisi dan gerakan anti korupsi 
menuntut agar kasus ini diselidiki. 

Demikian tulis Algemeen Dagblad  dan sekian pula tinjauan pers kali ini.


* WARISAN BUDAYA OMAN DI AMSTERDAM

Sebuah pameran di Belanda menunjukkan bahwa Oman lebih dari sekedar minyak, 
dupa dan syeik. Dua bangsa yang melayari lautan dipertemukan. Laporan Paddy 
Maguire.

 Seperti Belanda, Oman juga memiliki sejarah sebagai pelayar dan pedagang.  
Pameran di De Nieuwekerk  di Dam, Amsterdam, memperkenalkan kehidupan 
sehari-hari budaya kuno Arab ini melalui lebih dari 250 benda seni.  Pameran 
yang berlangsung sampai April tahun depan, bertujuan menunjukkan dua sisi 
Negara Teluk yang di satu pihak terkenal karena sultan-sultan gemuk, buah korma 
dan minyak dan terbuka bagi dunia luar, tapi di lain pihak sangat tradisional 
sepanjang sejarahnya. Luyt Mols, pakar seni Islam, menjadi kurator tamu pameran.

Luyt Mols: "Kami ingin menggambarkan dua sisi Oman yang berbeda. Yang satu 
sangat terbuka. Terbuka terhadap pengaruh-pengaruh asing karena Oman terletak 
di dekat laut. Tapi pada saat yang sama kami ingin menunjukkan bahwa Oman 
adalah masyarakat yang juga sangat tradisional, lengkap dengan artefak-artefak 
dan obyek yang sangat tradisional dan sangat lokal." 

Untuk mencapai sasaran, Mols mengumpulkan pelbagai obyek dari sejumlah 
instansi-instansi budaya Oman untuk memperlihatkan budaya yang kaya dan menawan 
itu. 

Sejarah dagang
Pengunjung pameran diperkenalkan dengan setiap aspek kehidupan sehari-hari 
melalui perhiasan, perabot rumah, penemuan arkeologi, keramik dan pakaian.  
Perhiasannya halus dan indah. Bahan yang dipakainya mencerminkan sejarah dagang 
Oman dan estetika lokal. 

Sejarah Oman ditentukan oleh garis pantai sepanjang Lautan Arab. Rakyatnya 
hidup dari laut, entah sebagai nelayan atau pedagang. Seperti Belanda, jantung 
budaya Oman adalah kapal. Saat ini pelabuhan utama Oman, Sohar, tengah 
dikembangkan melalui kerjasama dengan pelabuhan Rotterdam. 

Hubungan dengan laut menjadi benang merah pameran. Misalnya kalung yang dibuat 
dari kerang yang diperoleh di pantai, dihias dengan manik-manik yang diimpor 
dari India. Ada juga ujung tombak tembaga, hasil pertambangan tembaga yang 
merupakan tulang punggung perdagangan internasional. Wilayah ini juga lama 
dikenal karena dupanya yang bermutu tinggi, pohon damar yang beraroma yang juga 
menjadi bagian penting budaya dan ekspor Oman. 

Damar beraroma
Dupa sudah dipakai di rumah sejak 2000 sebelum Masehi dan untuk membuat baju 
berbau harum, untuk mengusir tamu secara halus, tanpa harus mengeluarkan 
sepatah kata pun. Dupa juga digemari luar negeri.  Bangsa Romawi menggunakannya 
sebagai bagian integral upacara penguburan dan dupa masih menjadi bagian kunci 
seremoni Katolik. Begitu besarnya permintaan luar negeri akan dupa ini, sampai 
Oman Selatan, lokasi pohon damar, menjadi sangat amat kaya. Menurut  Mols dupa 
kini sudah sangat umum. 

Luyt Mols: "Sekarang pun dupa dipakai sehari-hari. Misalnya kaum laki-laki. 
Sebelum mereka keluar rumah karena urusan khusus, mereka akan membuka kancing 
lengan kemeja mereka dan membiarkan asap dupa meresap ke pakaian mereka. Baju 
pria tradisional Oman, dishdasha, punya kantong kecil dekat leher, dan ini 
diberi pewangi dupa. Rakyat Oman suka dupa dan pewangi."  

Warisan kaya
Oman dan Belanda menjalin hubungan dagang di abad 17, dan peta-peta yang 
disusun oleh kapal-kapal dagang menunjukkan bagaimana kedua bangsa yang 
melayari lautan ini saling bertemu dengan tujuan yang sama yaitu memanfaatkan 
sumber daya alam dan permintaan internasional. Tapi hubungan tidak hanya 
berdasarkan keuntungan finansial saja. Belum lama ini lukisan-lukisan Rembrandt 
dipamerkan di Oman. 

 Luyt Mols: "Tentu pameran lukisan Rembrandt itu lain tipenya. Tapi juga dari 
abad 17. Di sini kami melihat obyek-obyek Oman abad 17.  Di sana mereka melihat 
Rembrandt, pelukis Belanda dari abad 17. Saya pikir ini pertukaran yang baik. 
Mereka belajar mengenai warisan kami dan kami, mudah-mudahan juga beIajar dari 
warisan mereka." 

Pameran "Oman" di Nieuwekerk Amsterdam buka sampai 18 April 2010
Untuk informasi lebih lanjut, silahkan klik: www.nieuwekerk.nl


* TUGAS BESAR YANG HAMPIR MUSTAHIL

Pertengahan Oktober ini, Presiden akhirnya mengeluarkan Peraturan Presiden 
(perpres) pengalihan TNI dari seluruh kegiatan bisnis. UU TNI sudah 
memerintahkan itu sejak Oktober, 5 tahun silam. Tim yang dibentuk untuk 
mengurus proses itu, sudah melaporkan lebih dari seribu aktivitas bisnis. Dari 
temuan itu, tim merekomendasikan beberapa hal agar nantinya TNI benar-benar 
berfungsi sesuai tugas pokoknya. Namun, kalangan LSM meragukan, upaya 
pengalihan yang sudah berjalan saat ini akan bisa menghasilkan TNI profesional, 
seperti dimaui UU. Kenapa? Simak laporan yang disusun Reporter KBR68H, Fuad 
Bakhtiar berikut ini.



Di salah satu ruas jalan di Cililitan, Jakarta Timur. Puluhan angkutan kota 
berlabel Trans Halim Unit Puskopau berderet di salah satu ruas jalan.

Para supir angkot: Tadinya oplet, trus Suzuki ST. yang saya bawa saja tahun 78. 
Tiga puluh satu tahun beroperasi. Tapi sekarnag pemiliknya sudah banyak. 
Tadinya untuk dikelola koperasi. "Kalau saya punya modal dan ingin punya, setor 
juga?" Ada setor tiap bulan setor iuran wajib seratus ribu. Kalo tiap hari kan 
supir ...

Para supir angkutan kota itu bercerita, dalam sehari mesti setor 120 ribu 
rupiah kepada para pemilik mobil yang mereka bawa. Sementara pemilik, juga 
harus menyetor uang 100 ribu rupiah per bulan kepada Pusat Koperasi milik TNI 
Angkatan Udara, Puskopau. Mereka adalah pengelola angkot Trans Halim yang 
melintas di kompleks Halim Perdana Kusuma ini. Sehari-harinya, ada sekitar 175 
angkot Trans Halim yang beroperasi di sekitar Bandar Udara Halim Perdana Kusuma 
itu.

Masih dari Jakarta Timur, geliat bisnis yang diduga melibatkan TNI juga ada. 
Sebuah pusat perbelanjaan terkemuka berdiri di Kompleks Lembaga Kesehatan 
Penerbangan dan Ruang Angkasa TNI AU Saryanto.

Tidak menutup kemungkinan, kedua contoh kegiatan bisnis tadi, akan menjadi 
bagian dari 1.300-an kegiatan bisnis yang bakal diambil alih pengelolaannya 
oleh pemerintah.

Silmy Karim: Kegiatan tersebut. Jadi kalo kita kan main di tataran kebijakan 
mas. Jadi kalo koperasi TNI, koperasi melayani anggotanya. Berarti yang 
dilayani adalah anggotanya. Kalo yang misalnya di luar anggota, berarti tidak 
dilayani. Kan hal-hal seperti itu bisa dijabarkan dengan baik. Kalo ini 
melayani pihak luar, ya jelas tidak boleh.

Itu tadi, Juru Bicara Menteri Pertahanan untuk Urusan Pengalihan Aktivitas 
Bisnis TNI, Silmy Karim. Ia menegaskan, UU TNI tahun 2004 melarang TNI 
berbisnis.  UU menilai kegiatan berbisnis hanya akan mengurangi kemampuan TNI 
dalam menjalankan tugas-tugasnya, seperti mengatasi gerakan separatis 
bersenjata, aksi terorisme dan menjaga wilayah perbatasan.

Dalam perjalanan sejarah negeri ini, keterlibatan tentara dalam bisnis sudah 
terjadi sejak 1945. Pada masa-masa perang kemerdekaan, aparat militer bahkan 
harus membiayai dirinya sendiri. Setelah Belanda terusir dari negeri ini, 
kontrol atas perusahaan-perusahaan Belanda di Indonesia dipegang oleh TNI. 
Pengamat militer dari Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia, Jaleswari 
Pramodhawardani mengatakan, puncak bisnis militer terjadi pada tahun 1980-an.

Jaleswari Pramodawardhani: Tahun 80-an itu kan puncaknya ketika perusahaan, 
yayasan, kemudian kan di TNI betul betul mengalami euphoria di masa itu. Nah, 
tetapi karena memang TNI tidak mempunyai ketrampilan untuk berbisnis dan tidak 
dididik untuk berbisnis, maka lambat laun asset mereka dan kemudian nilai 
bisnis mereka turun, banyak ditutup dan bangkrut dan akhirnya mencapai 2,2 
triliun

Gelombang  era reformasi, memaksa TNI keluar dari dunia bisnis. Hingga 
keluarlah Tap MPR tahun 2000 agar TNI menarik diri dari dunia politik.

Salah satu langkah yang dilakukan Pemerintah memisahkan TNI dari bisnis adalah 
dengan membentuk Tim Nasional Pengalihan Aktivitas Bisnis TNI. Tugas tim adalah 
mendata aktivitas bisnis TNI. Hasilnya, TNI punya 23 yayasan, lebih dari 1300 
koperasi dan 53 Perseroan Terbatas. Perusahaan itu sebagian besar dimiliki oleh 
yayasan. Tim Nasional Pengalihan Aktivitas Bisnis TNI dipimpin oleh bekas 
anggota Komisi Pemberantasan Korupsi KPK Erry Riyana Hardjapamekas. 

Erry Riyana Hardjapamekas: Kesimpulan rekomendasi itu ada empat. Yang pertama 
adalah sama sekali keluar dari bisnis termasuk koperasi, yang kedua semua 
bisnis diserahkan kepada departemen terkait kecuali koperasi. Koperasi pun ada 
batasnya, puskop dan inkop ditiadakan karena melibatkan perwira aktif. 
Rekomendasi kedua, dialihkan saja semuanya ke dephan. Yang ketiga dan keempat 
saya lupa.

Rekomendasi lain yang terlupa dari ingatan Erry adalah menggabungkan yayasan 
dan koperasi TNI dengan yayasan dan koperasi sejenis yang ada di bawah 
Departemen Pertahanan. Upaya itu dilakukan setelah ada audit hukum dan 
keuangan. Dari pendataan Tim yang dipimpin Erry Riyana, diketahui, total aset 
bisnis bersih TNI sekitar 2,2 triliun rupiah. 

Sayangnya, pendataan ini belum termasuk bisnis ilegal. Koordinator Komisi untuk 
Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan Usman Hamid memperkirakan, nilai aset 
bakal lebih besar lagi. 

Usman Hamid: Kalo problem-problem fundamentalnya tidak tersentuh, sulit kita 
berharap bisa penghapusan secara total. Belum lagi kalo kita masuk pada 
skandal-skandal jual beli alutsista. Mulai dari pembelian pesawat Fokker, juga 
kasus kusumayadi, bekas asisten logistik TNI yang menyimpan senjata dalam 
jumlah besar dan penyalahgunaan dana asabri. Itu penyelesaiannya juga tidak ada.

Tak heran banyak pihak kecewa dengan hasil audit. Koordinator Komisi Untuk 
Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan Kontras, Usman Hamid salah satunya.

Usman Hamid: Perusahaan-perusahaan seperti exxon mobil dan freeport, itu kan 
memberikan pembayaran secara sah lewat pajak negara, bahkan salah satu yang 
terbesar dalam pajak nasional. Tetapi kelihatannya mereka hasil harus 
mengeluarkan kocek lebih ekstra untuk pengamanan bisnis mereka. Nah ini yang 
saya tidak melihat itu dipertanggungjawabkan. Ituyang saya rasa seperti nggak 
tertembus oleh Tim Nasional Pengambilaihan Aktivitas Bisnis TNI. ini yang saya 
sayangkan. 

Apa yang disampaikan Usman Hamid tadi, hanya satu contoh seputar dugaan praktek 
kegiatan bisnis TNI di luar tugas pokok, seperti menjaga kedaulatan negara.  
Juru Bicara Menteri Pertahanan urusan Pengalihan Bisnis TNI, Silmy Karim 
mengatakan, Tim Nasional tidak mengurusi masalah seperti itu.

Silmy Karim: Saya pikir kalo ke sana tidak tepat. Maksud saya kalo pengawasan 
internal itu ada di TNI. Timnas itu lebih pada aktivitas bisnis TNI. Jadi kita 
tidak masuk ke sana. Jadi itu kita kembalikan kepada internal TNI 

Masalahnya, kata Usman Hamid, jika kegiatan yang non formal itu tak diberesi, 
pengalihan bisnis TNI tak akan pernah tuntas.

Usman Hamid: Yang dulu kita persoalankan sebagai praktek yang menyimpang, dari 
tugas pokok TNI, kok malah ndak tersentuh? Kalo problem-problem fundamentalnya 
tidak tersentuh, sulit kita berharap ada penghapusan secara total. Belum lagi 
kalau kita masuk dalam skandal-skandal jual beli alutsista dari mulai jual beli 
pesawat fokker dan sebagainya. Itu dulu juga bermasalah, tapi sampai sekarang 
tidak ada pertanggungjawaban. Atau kasus seperti kusumayadi, bekas aslog TNI AD 
yang menyimpan senjata di rumahnya dalam jumlah besar. Mengendap begitu saja, 
penyalahgunaan dana asabri, itu penyelesaiannya juga ndak ada.

Itu satu dari tiga kegiatan bisnis TNI lainnya yang teridentifikasi oleh Tim 
Nasional. Tiga lainnya meliputi; yayasan, koperasi dan penggunaan barang milik 
negara di luar tugas pokok TNI. Misalnya ada lahan negara yang disewakan untuk 
lapangan golf atau pusat perbelanjaan.

Pengamat militer dari Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia Jaleswari 
Pramodhawardani mengatakan sekecil apapun kegiatan bisnis, hanya akan 
mengurangi profesionalisme TNI. Karena itu, tetap harus dihentikan.

Jaleswari Pramodhawardhani: Kita tahu bahwa dengan mereka bisnis, katakanlah 
ini bisnis kecil-kecilan sekalipun, ini kan mereka tidak bisa fokus pada tugas 
pokoknya. Kita akan selalu mendebat, kan tidak ada perang. Tapi soal 
kesiapsiagaan, itu harus. TNI kan tugasnya latihan-latihan-latihan. Bisnis yang 
dilakukan dengan senjata itu sangat berbahaya dan ada distorsi yang ada di sana

Dalam laporan, Tim Pengalihan Aktivitas Bisnis TNI mengaku tak punya cukup 
bukti untuk mengungkap kegiatan bisnis pengamanan yang dilakukan TNI. Ketua Tim 
Erry Riyana Hardjapamekas mengatakan, untuk memverifikasi 1300-an bisnis resmi 
TNI saja, tak ada waktu cukup. 

Erry Riyana Hardjapamekas: Ya, saya pikir bisa maklum , tapi mohon juga 
dimaklum bahwa waktunya begitu sempit, praktis kurang dari 6 bulan, sampai kami 
mengerahkan mahasiswa STAN, kemudian bantuan dari TNI, Dephan, Keuangan, 
Sekneg. Itulah maksimal yang bisa kami lakukan. Memang seyogyanya ada audit, 
legal audit untuk kontrak-kontrak kerjasama dan sebagainya. Itu semata-mata 
sudah terpikir, tapi karena terbatas waktu. Waktu itu kami memaksakan diri 
selesai oktober 2008, agar pemerintah punya waktu 1 tahun untuk pelaksanaan 
proses rekomendasi

Berhasil atau tidak penghentian TNI berbisnis, aktivis punya indikator 
sederhana untuk melihat, apa upaya mempreteli bisnis TNI berhasil atau tidak.  
Koordinator Kontras, Usman Hamid.

Usman Hamid: Salah satu efek domino praltek-praktek bisnis itu kerap kali 
terefleksi dalam perkelahian antara satuan-satuan. Selama masalah bisnis ini 
tak terselesaikan, pertikaian-pertikaian itu merefleksikan perebutan akses 
ekonomi, sumberdaya. Itu terjadi di mana-mana


Reporter KBR68H Fuad Bachtiar, melaporkan untuk Radio Nederland Wereldomroep di 
Hilversum.


* AKTIVIS ANTI KORUPSI JADI SASARAN

Setelah menindak pimpinan KPK yang lalu, kini pihak jaksa berusaha menuduh dua 
aktivis anti-korupsi. Mereka adalah dua aktivis Indonesian Corruption Watch 
(ICW), Illian Detha Artasari dan Emerson Yuntho. Kedua aktivis tersebut 
mengungkap upaya penilapan uang negara di Kejaksaan Agung, atau mengungkapkan 
data-data yang ganjil. Mereka dituduh mencemarkan nama baik para jaksa, yang 
kebakaran jenggot atas pengungkapan kedua aktivis itu. Berikut penjelasan Tirta 
Mursitama dari Masyarakat Transparansi Indonesia tentang hal itu.

Tirta Mursitama [TM]: Memang belakangan upaya-upaya menegakkan (semangat,red) 
anti-korupsi itu seperti mendapatkan angin segar. Tidak hanya dari kalangan 
penegak hukum, tapi juga dari aktivis-aktivis anti-korupsi. Terutama belakangan 
adalah kasus KPK yang dikriminalisasi. Itu menjadikan semacam vulgair gitu.  
Elemen msyarakat ataupun penegak hukum mulai sadar atau mulai terbuka 
mengungkap korupsi di Indonesia, termasuk Polisi dan Kejaksaan.  Dari satu sisi 
sebenarnya ini positif. 

Namun saya lihat bahwa semangat itu agak salah arah. Karena seharusnya antara 
penegak hukum dan aktivis-aktivis antikorupsi menggunakan informasi-informasi 
dari sumber Lembaga Negara yang dipakai oleh teman-teman kita dari ICW ini, 
melaporkan atau menunjukkan kepada publik bahwa ada sesuatu di Kejaksaan Agung 
yang mempertanyakan dana itu. Tapi saya kira ada yang  dilakukan Kejaksaan 
Agung dengan mempersangkakan dua kawan dari ICW itu saya kira terlalu 
berlebihan. Ada persoalan apakah informasi yang dipakai kawan kita Emerson dan 
Ilian itu adalah laporan dari JPK gitu. Artinya itu solid.

Untuk mengikuti penjelasan lengkap Tirta Mursitama ini silahkan membuka situs 
web kami www.ranesi.nl


---------------------------------------------------------------------
Radio Nederland Wereldomroep, Postbus 222, 1200 JG Hilversum
http://www.ranesi.nl/
http://www.radionetherlands.nl/

Keterangan lebih lanjut mengenai siaran radio kami dapat Anda
peroleh melalui
[email protected]

Copyright Radio Nederland Wereldomroep. 
---------------------------------------------------------------------

Kirim email ke