--------------------------------------------------------------------- WARTA BERITA RADIO NEDERLAND WERELDOMROEP Edisi: Bahasa Indonesia
Ikhtisar berita disusun berdasarkan berita-berita yang disiarkan oleh Radio Nederland Wereldomroep selama 24 jam terakhir. --------------------------------------------------------------------- Edisi ini diterbitkan pada: Sabtu 17 Oktober 2009 14:00 UTC ** CALON MENTERI PRESIDEN SBY ** MANUSIA KAPAL SRI LANKA MOGOK MAKAN ** DC-3 JATUH DI MANILA ** GEMA WARTA TOPIK INTERNASIONAL: KORBAN BANK DSB JUGA IKUT BERSALAH * CALON MENTERI PRESIDEN SBY Menteri Keuangan Indonesia, Sri Mulyani Indrawati menyatakan, ia akan kembali ikut dalam kabinet Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Sejauh ini, banyak kalangan memang memperkirakan, Sri Mulyani akan tetap memangku jabatan Menteri Keuangan. Presiden SBY akan mengumumkan susunan anggota kabinet barunya, pekan depan. Akhir pekan ini, tampak beberapa calon menteri, berdatangan ke rumah kediaman pribadi sang presiden, di Cikeas, Bogor. * MANUSIA KAPAL SRI LANKA MOGOK MAKAN Sekelompok pencari suaka asal Sri Lanka, segera akan mengakhiri aksi mogok makan mereka. Pada tanggal 11 Oktober lalu, Angkatan Laut Indonesia, menahan kapal kayu yang mereka tumpangi di Selat Sunda. Tujuan mereka adalah Australia. Sejak Kamis lalu, sekitar 150 orang pencari suaka yang berada dalam kapal, mogok makan. Sementara ini, dua orang di antaranya, terpaksa diangkut ke rumahsakit, karena menderita dehidrasi, atau kekeringan. * DC-3 JATUH DI MANILA Di Manila, sebuah pesawat DC-3 jatuh, menimpa suatu gedung pertokoan, hanya beberapa saat setelah lepas landas dari Bandara Internasional, Ninoy Aquino. Beberapa saksi mata menyatakan, pesawat tersebut terbang sangat rendah, menyentuh suatu bangunan, dan kemudian jatuh. Dipastikan, paling tidak, empat orang tewas. * PIPA MINYAK BOCOR DI LAUT TIMOR Upaya ketiga untuk menyumbat kebocoran pipa minyak di Laut Timor, dekat pantai Australia, kembali gagal. Ladang minyak tersebut dikelola oleh suatu perusahaan asal Thailand. Kebocoran terjadi sejak 21 Agustus lalu, dan setiap harinya, mengalirkan sekitar 400 barel minyak. Berbagai organisasi lingkungan hidup menyatakan, pencemaran minyak bisa mencapai wilayah seluas 15.000 kilometer persegi. Mereka mengkhawatirkan timbulnya kerusakan besar pada kehidupan di laut. Kini Indonesia mendatangkan suatu peralatan khusus, untuk menentukan letak kebocoran. Selanjutnya, penyumbatan kebocoran akan dilakukan dengan menggunakan sejenis lumpur tebal. Upaya ini akan dilakukan beberapa hari mendatang. Bagi Australia, kebocoran pipa minyak ini, merupakan bencana minyak terbesar sejak 40 tahun silam. Saat Australia memulai pengeboran minyak lepas pantai. * HUKUMAN PENJARA KARENA NULIS DI INTERNET Suatu pengadilan Cina memvonis mantan gurubesar, Guo Quan, sepuluh tahun hukuman penjara, karena dianggap merongrong kekuasaan pemerintah. Terhukum ditangkap akhir tahun lalu, menyusul seruan yang ia tulis di internet, agar penguasa Cina menerapkan sistem demokrasi multi partai. Menurut kalangan pengamat hak azasi manusia Cina, Profesor Guo Quan adalah salah seorang pendiri Partai Demokrasi Baru Cina. Bulan November mendatang, Presiden Barack Obama akan berkunjung ke Cina. Diperkirakan, Presiden Obama juga akan membicarakan situasi hak azasi manusia di Cina. * GUDANG PETASAN INDIA MELEDAK Suatu ledakan di gudang petasan, di Negara Bagian Tamil Nadu, di India Selatan, menewaskan sekitar 30 jiwa, dan melukai puluhan orang lainnya. Para korban kebanyakan pedagang petasan, yang datang berbelanja, menyongsong Hari Raya Hindu, Diwali, atau Hari Raya Cahaya, yang jatuh pada hari Sabtu ini. Hari Raya Diwali adalah awal penghitungan kalender Umat Hindu, dan awal tahun baru. Selama perayaan berlangsung, banyak orang menyulut petasan dan kembang api. Ledakan terjadi, menyusul kebakaran di gudang tersebut. Polisi telah menangkap pemilik dan pengelola gudang. Di India, banyak terjadi kecelakaan di lingkungan industri petasan dan kembang api. Sebagian besar di antaranya, perusahaan ilegal, dan sama sekali tidak memperdulikan aspek keselamatan kerja. * GEMPURAN DARAT TENTARA PAKISTAN Menyusul serangan udara selama berbulan-bulan, tentara Pakistan memulai gempuran darat terhadap para pejuang Taliban dan Al Qaida, di Waziristan Selatan. Wilayah Pakistan yang berbatasan dengan negara jiran Afghanistan ini, merupakan sarang berbagai kelompok pejuang muslim fundamentalis. Diperkirakan, sekitar 10.000 pejuang muslim berada di wilayah tersebut. Saat ini, tentara Pakistan mengerahkan sekitar 30.000 militer. Sejak beberapa waktu lalu, berbagai serangan dilancarkan dari Waziristan Selatan. Di antaranya, serangan pada Kantor Perwakilan PBB, dan Markas Besar Tentara Pakistan. Jumlah korban tewas selama dua pekan terakhir, dipastikan lebih dari 150 orang. * BELANDA TENTANG RESOLUSI PBB Belanda mengecam tuduhan Dewan Hak Azasi Manusia PBB pada Israel, sehubungan dengan berbagai tindak kekerasan selama serbuan Israel ke Jalur Gaza. Menteri Luar Negeri Belanda, Maxime Verhagen menyatakan, resolusi tersebut terlalu banyak menyalahkan pihak Israel, dan tidak begitu memperdulikan tindak kekerasan pihak Hamas pada Israel. Sebagaimana halnya Amerika Serikat, Belanda menentang resolusi ini. PBB membahas masalah ini, menyusul terbitnya laporan hakim asal Afrika Selatan, Richard Goldstone. Dalam laporan tersebut, Richard Goldstone menyalahkan ke dua belah pihak, baik Israel, mau pun Hamas, sama sama melakukan kejahatan perang. * KORBAN BANK DSB JUGA IKUT BERSALAH Apakah bank masih patut dipercaya? Jauh sebelum Bank DSB dinyatakan pailit, ternyata banyak nasabah punya pinjaman dan hipotek yang merugikan mereka. Seyogyanya, nasabah lebih cermat dan lebih kritis mengurus masalah keuangan mereka. Laporan Philip Smet. Mantan nasabah Bank DSB, Hilbert de Wit: "Tuan, nyonya, semuanya beres kami atur. Kami akan usahakan anda dapat pinjaman, kata seorang perantara ayang datang ke rumah kami. Banyak orang percaya rayuan tersebut." Hilbert de Wit juga punya hipotek pada Bank DSB, berdasarkan hasil penjualan saham. Pria ini adalah seorang manajer.Tentunya, ia paham soal uang dan angka. Kenapa ia mau berurusan dengan Bank DSB? Hilber de Wit: "Bunga pinjamannya rendah. Pada tahun pertama, tingkat bunga pinjaman hanya 1,7 persen. Ya, memang sangat rendah. Itu promosi tawaran bagi tahun pertama. Tahun kedua, naik jadi 3,2 persen. Juga, masih belum begitu tinggi. Namun, selanjutnya, tingkat bunga terus naik, sedikit demi sedikit." Keluhan Karena tingkat bunga terus naik, Hilbert de Wit memindahkan hipoteknya pada bank lain. Selanjutnya, ia mendirikan Yayasan Dana Bantuan Bagi Korban Hipotek. Sekarang, pada yayasan ini bergabung sekitar 2.500 orang, sebagai donatur atau korban. Hilbert de Wit punya banyak contoh kasus nasabah bank DSB yang tidak memahami berbagai persyaratan pinjaman atau hipotek. Juga abanyak keluhan mengenai cara penawaran pinjaman, ujar Hilbert de Wit. Hilbert de Wit: "Perantara jasa ini selalu datang terlambat. Karena itu, pada akhir pembicaraan, kontrak selalu, harus cepat ditanda-tangani. Mereka selalu lupa membawa naskah syarat pinjaman. Cukup dengan janji, nanti akan dikirim lewat pos. Itu lah muslihat mereka." Membosankan Publik tidak kritis dan terlalu percaya pada bank, kata Fred van Raaij, gurubesar psikologi ekonomi, pada Universitas Tilburg. Fred van Raaij: "Kami banyak melakukan penelitian tentang perilaku nasabah. Mereka, menyediakan waktu berbulan-bulan untuk perlengkapan rumah. Tapi, untuk urusan hipotek, cuma setengah hari. Banyak orang menganggap urusan ini membosankan, dan berbelit-belit. Jika suatu bank menyatakan, mereka bisa mendapat pinjaman, mereka tidak akan berusaha mencari bank lain untuk memperoleh syarat pinjaman yang lebih menguntungkan. Jadi, sebenarnya, mereka juga ikut bertanggung-jawab. Karena tidak mau mencari informasi lengkap, atau sama sekali tidak mau tahu." Beban bulanan pada bank seperti DSB, untuk jangka pendek memang lebih rendah, ketimbang pada bank-bank lain. Bank DSB misalnya bersedia mengambil-alih semua pinjaman lainnya, dan menggabungkan itu semua dalam suatu hipotek. Dengan demikian, tingkat bunga pinjaman konsumtif nasabah juga berkurang. "Itu semua tampak menguntungkan. Hingga, tiba saat tingkat bunga naik," kata Hilber de Wit, ketua Yayasan Dana Bantuan bagi Korban Hipotek. Saham Menurut Profesor Fred van Raaij, Bank DSB juga mengambil resiko. Perjanjian hipotek sering disepakati dengan taksiran harga terlalu tinggi. Nasabah, yang pada bank lain tidak bisa mendapat pinjaman atau hipotek, bisa datang pada Bank DSB. Selain itu, dasar operasi Bank DSB tidak pasti. Karena, Bank DSB meng-investasikan uang nasabah pada berbagai saham, yang nilainya selalu berubah-ubah. Selama setahun belakangan ini, harga saham-saham tersebut merosot. Bahkan, resiko asuransi kematian dan berbagai asuransi lainnya, juga berdasarkan pinjaman seperti itu. Konsultan mandiri Fred van Raaij memperingatkan peran konsultan perantara pinjaman, yang bekerja atas dasar provisi. Mereka ini menawarkan produk, pada orang-orang yang datang mencari informasi. Sementara itu, pendapatan mereka tergantung dari penjualan produk tersebut. "Cari informasi pasar," saran Fred van Raaij. "Tapi, bagi banyak orang, hal ini cukup sulit. Jadi, coba minta pendapat dari apa yang disebut konsultan mandir, atau perencana keuangan. Kita memang membayar mereka berdasarkan tarif per jam konsul. Tapi, mereka tidak merangkap jadi penjual jasa pinjaman. Kita memang keluar uang. Tapi, kita juga bisa terhindar dari kerugian." Akhirnya, Fred van Raaij menyarankan agar para nasabah merinci pola pengeluaran mereka. "Jika setelah beberapa bulan kita tahu, berapa per bulan yang masih bisa disisihkan, baru kita bisa memperhitungkan, berapa banyak beban hipotek yang bisa kita tanggung. Kalau bisa, juga sediakan uang tabungan. Kita harus selalu siaga, setiap saat, situasi keuangan kita bisa memburuk." --------------------------------------------------------------------- Radio Nederland Wereldomroep, Postbus 222, 1200 JG Hilversum http://www.ranesi.nl/ http://www.radionetherlands.nl/ Keterangan lebih lanjut mengenai siaran radio kami dapat Anda peroleh melalui [email protected] Copyright Radio Nederland Wereldomroep. ---------------------------------------------------------------------
