---------------------------------------------------------------------

WARTA BERITA RADIO NEDERLAND WERELDOMROEP
Edisi: Bahasa Indonesia

Ikhtisar berita disusun berdasarkan berita-berita yang disiarkan oleh
Radio Nederland Wereldomroep selama 24 jam terakhir.

---------------------------------------------------------------------

Edisi ini diterbitkan pada:

Jumat 27 November 2009 16:50 UTC



** PERAYAAN IDUL ADHA 

** KOMPETISI MEMANCING PERTAMA TIMOR TIMUR 

** TOPIK PERS: ADOPSI ANAK CINA TAK PERLU LAGI DAN ANCAMAN BAGI KEMEGAHAN DUBAI 

** GEMA WARTA TOPIK INTERNASIONAL: PEMUNGUTAN SUARA DI HONDURAS

** GEMA WARTA TOPIK INDONESIA: KISAH KAMPUNG ASIMILASI GANDUL DI JAKARTA

** BIMBINGAN JEMAAH INDONESIA  



* PERAYAAN IDUL ADHA

Hari Jumat ini, merupakan hari raya umat Islam, Idul Adha. Hari raya Idul Adha 
atau Kurban merupakan hari raya terpenting umat muslim. Bagi umat muslim yang 
mampu, bisa mengurbankan kambing atau sapi. 

Hari raya tiga hari ini merupakan penanda berakhirnya prosesi ibadah haji di 
Mekkah. Di Belanda, banyak muslim yang mengurbankan daging untuk orang yang 
kurang mampu. Daging kurban tersebut dikumpulkan oleh SHMO, Samenwerkende 
Moslim Hulporganisaties. Organisasi Kolaborasi Muslim ini menyalurkan daging 
kurban melalui Bank Makanan atau Voedselbank.


* KOMPETISI MEMANCING PERTAMA TIMOR TIMUR

Timor Timur mengadakan kejuaraan olah raga memancing internasional pertama. 
Kejuaraan diadakan untuk mempromosikan pariwisata dan stabilitas dalam negeri. 
Hal ini dikatakan Presiden Jose Ramos-Horta hari Jumat ini. 

Pemenang Nobel Perdamaian ini mengatakan; Kejuaraan Olahraga Memancing 
Internasional Timor Leste, demikian nama resmi turnamen tersebut, dapat memberi 
sinyal ke luar bahwa Timor Timur aman dan stabil. 

Sekitar seratus pemancing dari negara- negara seperti Australia, New Zealand, 
Singapura, Malaysia dan Portugal mengikuti kejuaraan yang diadakan di pesisir 
pulau Atauro, bagian Timur ibukota Dili. 

Timor Timur juga akan menjadi tuan rumah dalam kejuaraan balap sepeda Tour de 
Timor pada bulan Agustus.


* FLU MEKSIKO DI BELANDA

Di Belanda, delapan orang meninggal dunia karena flu Meksiko minggu lalu. Angka 
ini diumumkan oleh RIVM. Saat ini jumlah korban meninggal karena flu Meksiko 
mencapai 25 orang. Semua delapan korban yang meninggal diketahui pernah 
berhubungan dengan korban- korban sebelumnya. Menurut RIVM, jumlah orang 
terkena virus menurun. Minggu lalu, tercatat 359 korban virus H1N1 dirawat di 
rumah sakit; minggu ini angkanya turun menjadi 359. Angka ini bisa saja naik 
lagi. 

Pusat Kesehatan Masyarakat Belanda, GGD, di West-Brabant, Jumat ini mengadakan 
jadwal tambahan pemberian vaksin di Roosendaal. Padatnya laju kendaraan 
menyebabkan banyak penduduk tidak bisa mencapai lokasi pemberian vaksin Kamis 
kemarin. Jadwal tambahan ini ditujukan bagi anak- anak dan warga Roosendaal dan 
Rucphen. 

Anak- anak kecil kerap demam setelah mendapatkan vaksin flu Meksiko. Pusat Efek 
Samping Belanda menerima sekitar 200 keluhan tentang efek samping vaksin 
Pandemix. Demam menjadi keluhan terbanyak.


* PEMBUNUHAN MASSAL DI FILIPINA

Politikus Filipina Andal Ampatuan Yunior dituduh bertanggung-jawab atas 
pembunuhan massal. Menurut jaksa, Ampatuan adalah dalang dan salah seorang 
pelaku pembunuhan anggota keluarga dan simpatisan Esmael Mangudadatu, lawan 
politiknya.

Pada pembunuhan tersebut, 57 orang tewas, di antaranya beberapa orang yang tak 
bersangkut-paut dengan sang lawan politik, mereka hanya kebetulan berada di 
lokasi. 

Ampatuan adalah putra gubernur propinsi Maguindanao. Ampatuan senior akan 
bersaing dengan Mangudadatu pada pemilihan gubernur propinsi dalam waktu dekat. 
Ampatuan senior juga ikut diperiksa bersama tujuh kroni politiknya. Ampatuan 
yunior menyangkal melakukan pembunuhan massal tersebut. Ia berkilah, pembunuhan 
ini dilakukan oleh Front Pembebasan Islam, Moro.


* PERSIDANGAN KAIK GUEK EAV

Mantan pimpinan Khmer Merah, Kaik Guek Eav, dikenal sebagai Duch, membela diri 
dan mengajukan permohonan bebas dalam persidangan di Kambodja. Duch mengakui 
bahwa di penjara, dimana dirinya menjabat sebagai direktur, telah membunuh dan 
menyiksa ribuan orang. Namun lebih jauh Duch mengatakan bahwa perbuatannya 
hanyalah sedikit tragedi dalam rezim Khmer Merah. Tertuduh hari Jumat ini boleh 
membela diri dalam persidangan Kamboja di ibukota Phnom Penh.


* VANUATU TANPA KEPALA NEGARA

Karena kekeliruan yang dilakukan Edward Natapei, negara kepulauan Vanuatu saat 
ini tidak mempunyai kepala negara. Natapei dilaporkan tidak hadir selama tiga 
kali berturut- turut tanpa keterangan dalam rapat parlemen. Menurut sekretaris 
negara Vanuatu, hal ini menyebabkan Natapei kehilangan suaranya di parlemen dan 
juga tidak berhak menjadi perdana mentri lagi.

Natapei saat itu sedang dalam tugas dinas mengunjungi Republik Trinidad dan 
Tobago. Jika saja pemimpin negara Vanuatu ini meninggalkan surat izin kepada 
ketua parlemen, hal ini tidak akan terjadi. Pemerintahan negara kepulauan di 
Laut Teduh ini sekarang berada dalam masa transisi, dimana parlemen akan 
menunjuk perdana mentri yang baru.


* KRISIS EKONOMI DI DUBAI

Masalah finansial di kota Uni Emirat Arab, Dubai, kembali menghujam bursa saham 
internasional. Setelah saham di Hongkong turun sekitar 5 persen dan saham- 
saham di Tokyo ditutup sebanyak 3 persen, poin- poin saham mereka di bursa 
saham Eropa juga terancam. Harga minyak mereka juga turun drastis. 

Para penanam saham khawatir akan terjadinya efek domino jika Dubai tidak 
melunasi hutang- hutangnya. Kamis kemarin, perusahaan investasi di Emirat 
meminta penundaan pembayaran minimal 6 bulan. Perusahaan tersebut mempunyai 
hutang sebanyak 59 milyar dolar. Banyak perusahaan, di antaranya perusahaan 
Belanda, terlibat dalam laju ekonomi Dubai. Pemerintah Belanda menjamin 
beberapa ratus juta Euro bagi kegiatan ekspor ke Emirat.


* HOTEL PALACIO DUHAU-PARK HYATT TERBAIK DI DUNIA

Hotel Palacio Duhau-Park Hyatt dinyatakan sebagai hotel bisnis terbaik di 
dunia. Hotel ini berada di  berada di Buenos Aires. Hotel ini berada di daftar 
teratas hotel bisnis terbaik bersama dua puluh hotel lainnya. Daftar ini 
diprakarsai oleh majalah Travel and Leisure. Dalam daftar juga tercatat satu 
hotel lainnya di Buenos Aires dan sembilan hotel di Amerika Serikat dan 
sembilan lagi di Timur jauh. Dari dua puluh daftar hotel bisnis terbaik ini, 
tidak ada satupun yang terletak di Eropa. 

Hotel- hotel yang mencetak skor tinggi menyediakan para pengusaha dengan 
sambungan internet yang sangat cepat, ruang konfrensi yang buka 24 jam dan 
fasilitas tambahan lainnya seperti ruang olahraga fitness dan sauna. 

Hotel Palacio Duhau-Park Hyatt di Buenos Aires mempunyai tiga ruang rapat besar 
dan empat ruang rapat yang lebih kecil. Harga kamar dimulai 300 Euro per malam.


* ADOPSI ANAK CINA TAK PERLU LAGI DAN ANCAMAN BAGI KEMEGAHAN DUBAI

Harian Belanda Trouw menurunkan artikel tentang tak diperlukan lagi adopsi anak 
tak cacat dari Cina ke luar negeri. Hal ini disimpulkan Martijn Roessingh dalam 
bukunya mengenai kebijakan penduduk dan adopsi internasional Cina; yang terbit 
hari ini. Menurut Roessingh, di Cina sendiri masih banyak orang tua yang 
bersedia mengadopsi anak- anak tak cacat. Apalagi pertumbuhan penduduk di Cina 
saat ini merosot tajam. Di sisi lain, anak-anak Cina yang cacat atau punya 
masalah medis, masih membutuhkan orang asing yang mau mengadopsi mereka. 
Pengajuan adopsi untuk anak- anak ini diketahui memang tak banyak. 

Turunnya pertumbuhan penduduk di Cina disebabkan naiknya angka aborsi dan juga 
karena banyak orang tua mengambil tindakan radikal bila anak yang lahir tak 
diinginkan. Misalnya dengan memberikan anak itu untuk diadopsi pasangan luar 
negeri melalui jalur ilegal. Banyaknya pasangan luar negeri yang mendaftar juga 
menyebabkan panjangnya daftar penantian. Para orang tua yang berhasil 
mengadopsi anak tahun ini merupakan orang-orang yang pengajuannya telah 
diterima sejak tahun 2006. Demikian lapor harian Trouw.

Lebih lanjut, Martijn Roessingh melaporkan dalam bukunya; polemik seputar 
adopsi di Cina muncul ke publik berkat banyaknya skandal. Beberapa tahun 
belakangan diketahui ada panti asuhan yang bersedia membayar orang tua Cina 
yang mau memberikan anak mereka untuk diadopsi. Selain itu juga diberitakan 
puluhan ribu anak meninggal di panti asuhan. Skandal- skandal semacam ini 
mendukung argumen apakah masih diperlukan adopsi internasional. Roessingh lebih 
lanjut menyoroti kebijakan pemerintah Cina yang justru menyulitkan orang tua 
Cina yang ingin mengadopsi anak. Demikian Trouw. 

Kita beralih ke topik selanjutnya.

Gundukan pasir dollar bernama Dubai mulai longsor. Baru-baru ini perusahaan 
investasi pemerintah Emirat, Dubai World, mengumumkan krisis finansial. Mereka 
menghimbau para pemberi hutang untuk bersabar dulu menunda pembayaran selama 
beberapa bulam. Demikian dilaporkan harian Belanda, Algemeen Dagblad.

Dubai World merupakan kapal penggerak Emirat Arab dalam pembangunan kota Dubai. 
Melalui perusahaan investor Nakheel, trilyunan dana disalurkan untuk membangun 
Kepulauan Palem yang menjadi ambisi pemerintah. Untuk mencapai ambisi ini, 
Dubai World berhutang sebanyak 40 milyar Euro. Saat ini perusahaan investasi 
Nakheel diketahui terkenda imbas krisis dan resesi ekonomi global. 

Beberapa tahun belakangan, ekonomi Dubai cukup terlena karena banyak perusahaan 
investor setia menyuntikkan dana pinjaman luar negeri. Besarnya suntikan dana 
terlihat di sekitar kota Dubai. Adanya wahana ski es di tengah gurun pasir, 
menjamurnya hotel dan vila super mewah berbintang tujuh, dan gedung pencakar 
langit. Hasil lain dari pembangunan pesat dan mewah ini adalah tumpukan hutang 
luar negri yang mencapai 53 milyar Euro, tulis Algemeen Dagblad.

Bank- bank di Eropa dikabarkan mulai khawatir akan keadaan ini. Menurut bank 
Swis, Credit Suisse, hutang Uni Emirat Arab kepada bank-bank Eropa sudah 
mencapai 13 milyar Euro. Menurut beberapa analis, krisis Dubai World adalah 
bukti bahwa pemerintah Dubai lebih mengandalkan ekonomi yang hanya 
menitikberatkan pembangunan untuk menarik modal luar negeri. Krisis ini 
merupakan cerita negatif bagi sektor finansial, demikian Algemeen Dagblad 
melaporkan.


* PEMUNGUTAN SUARA DI HONDURAS

Ahad ini rakyat Honduras menuju ke tempat pemungutan suara. Tidak semua orang 
yakin pemilihan bisa menyelesaikan persoalan di sana. Laporan Pablo Gomez dari 
Honduras.

Hari-hari menjelang pemilihan, kota Tegucigalpa memberi kesan tegang. 
Helikopter sibuk berlalu lalang di udara ibukota Honduras, jalan-jalan dipenuhi 
dengan polisi dan tentara.

Luis Lagos, seorang montir, merasa ragu-ragu. Ia khawatir pemungutan suara Ahad 
ini tidak akan menyelesaikan permasalahan yang muncul sebelum krisis. 
"Sebaliknya, situasi justru bisa memburuk. Banyak orang yang marah terhadap 
pemerintahan sekarang. Saya tidak akan nyoblos. Ketertiban sudah tercemar 
kekerasan dan semuanya runtuh".

Luis merupakan satu dari 4,5 juta warga yang mendapat panggilan untuk memilih. 
Di samping presiden dan wakil presiden,  rakyat juga memilih 128 wakil Kongres 
dan 20 anggota parlemen.

Kudeta
Pemilihan diharap bisa mengakhiri kudeta yang diawali dengan penyingkiran 
mantan presiden Manuel Zelaya 25 Juni lalu. Zelaya adalah politikus konservatif 
yang tiba-tiba membelok ke kiri dan menjadikan diri sebagai pendukung 
'sosialisme latin' baru seperti Presiden Venezuela Hugo Chavez.

Zelaya melakukan kesalahan ketika ia mencoba mencalonkan diri kembali karena 
ini bertentangan dengan undang-undang. Menyusul keputusan Mahkamah Agung yang 
menentang pencalonan itu, maka  presiden dilengserkan dengan dibuang ke luar 
negeri dan sebagai gantinya adalah Micheletti. Lengkap sudah krisis di 
Honduras. Amerika Latin juga terpecah dari segi ideologi.

Aman
Di lapangan Tegucigalpa, warga berjalan di bawah sengatan terik matahari dengan 
wajah prihatin. Mereka menggunakan setiap kesempatan untuk berpendapat mengenai 
pemilu ini. Rinaldo Garcia Reyes, buruh bangunan, berpendapat pemilu ini akan 
bisa mengakhiri krisis politik di Honduras. 

"Tentu saja, di setiap negara harus diselenggarakan pemilu sehingga semua bisa 
kembali normal. Ini akan terjadi pula di Honduras. Situasi sekarang sementara 
saja, dengan adanya pemerintah baru saya harap segala sesuatunya akan lebih 
baik. Dunia perlu menyaksikan ketenangan sudah pulih di sini".

Krisis ekonomi
Sebanyak 12 ribu tentara yang ditempatkan di Tegucigalpa saat ini, ditambah 14 
ribu polisi, mencerminkan besarnya resiko. Angkatan bersenjata yang relatif 
besar selama masa Perang Dingin dulu dilatih oleh Amerika Serikat, seperti 
tentara lainnya di Amerika Tengah. Ketidakpuasan rakyat tidak saja terhadap 
politik tapi juga terhadap krisis ekonomi yang melanda. Lebih dari 70% penduduk 
hidup di bawah garis kemiskinan.

"Saya bisa bertahan. Tapi negeri ini sedang menuju kehancuran. Saya bekerja 
untuk bertahan hidup, tapi penghasilan saya tidak mencukupi'"

Demikian kata Luis Lagos. Para pendukung presiden tersingkir Zelaya, menganggap 
pemilu ini sebagai upaya pemerintah sekarang untuk melegitimasi kudeta. Para 
calon yang berpeluang besar untuk menang berasal dari partai liberal pimpinan 
Micheletti. Tapi bagi Julia de Salisto, ia sepenuhnya yakin akan pemilu ini.

"Atas nama Tuhan, marilah kita semua mencoblos, sehingga krisis ini berakhir".

Mungkin, hasil pemilu yang jelas akan bisa membawa ketenangan di Honduras. Tapi 
banyak hal akan tergantung pada tanggapan di luar negeri. Sejumlah pemerintah 
di Amerika Latin sebelum ini sudah menyatakan tidak akan mengakui hasil 
pemungutan suara. Dengan demikian, Honduras yang kecil dan miskin ini, akan 
terus menjadi pusat polarisasi di kawasan.


* KISAH KAMPUNG ASIMILASI GANDUL DI JAKARTA

Di Penjara Terbuka Jakarta, narapidana bisa bebas keluar masuk. Untuk 
membiasakan diri kembali ke tengah masyarakat. Apakah Penjara Terbuka bisa 
membuat napi jera? Ikuti laporan KBR68H Dede Riani dari Gandul.

Andi Kurniawan adalah seorang karyawan di sebuah perusahaan pelayaran di 
Jakarta Utara. Dia juga seorang narapidana. Kapten Kapal Levina I yang 
tenggelam pada 2007. Dia  divonis 5 tahun penjara karena mengangkut penumpang 
melebihi kapasitas. Masih ada sisa separuh masa tahanan yang harus dijalani. 
Tapi kini ia diperbolehkan bekerja. 

Setiap hari Andi berangkat ke kantor pukul 7 pagi, lantas kembali lagi pukul 5 
sore. Bukan ke rumah, tapi ke penjara. Tepatnya, Lapas Terbuka di Gandul, 
Jakarta Selatan. Andi memperlihatkan buku kecil yang wajib dibawa setiap hari. 
Yang mengisi buku itu adalah petugas lapas dan perusahaan. 
 
"Saya di kantor sebagai staf operasional, selesai kerja jam 4 sore, abis itu 
kita sodorkan buku kecil dibilang untuk pemberitahuan ke perusahaan bahwa kita 
keluar benar-benar kerja dan di situ  ada stempel perusahaan. Kita langsung 
kembali ke lapas terbuka itu sambil sodorkan buku itu, bahwa kita bekerja 
sebagai buktinya stempel perusahaan" 

Andi pegawai baru di perusahaan pelayaran ini, PT Buki Merapin Nusantara Lines. 
Tugasnya menjadi staf operasional bagian pembelian, salah satunya onderdil 
mesin kapal.  Perusahaan berani jamin, Andi tak bakal kabur. Kebetulan direktur 
perusahaan, Djohan Fuzairi sudah mengenal Andi sejak 9 tahun lalu. 

"Saya ambil dia, karena beliau ini sudah pengalaman baik di dalam negeri maupun 
luar negeri juga pengalaman, sudah beberapa kali bawa kapal ke luar negeri ke 
India, ke mana-mana, di sana yang saya intens, orangnya sih memang muda tapi 
pengalamannya" 

Penjara ini lebih sering disebut Kampung Asimilasi, ketimbang penjara. Dibentuk 
2003, penjara ini ditujukan khusus untuk narapidana yang akan habis masa 
tahanannya. Utamanya bukan untuk kasus narkotika, korupsi dan terorisme. 
 
Kepala Lapas Terbuka Jakarta, Suherman mengatakan, lapas ini memastikan 
narapidana untuk siap kembali ke tengah masyarakat. 

"Kalau untuk warga binaan yang punya kerjaan atau sekolah. Dia bisa melanjutkan 
sekolah yang tertunda waktu dari nol sampe setengah pidana. Dia bisa mengajukan 
permohonan ke Lapas, surat keterangan yang bersangkutan statusnya masih 
mahasiswa, dan berkelakuan baik, selama di luar jangan bikin ulah lagi"

Lapas ini menyerupai sebuah kampung, ada lurah, sekretaris dan bendahara, yang 
dijabat oleh para napi. Walau demikian pengamanan tetap ditegakkan, ujar Kepala 
Keamanan Lapas Terbuka, Boy Irvan.

"LP yang tidak punya tembok, artinya berbeda dengan lembaga pemasyarakatan yang 
lain. Lembaga Pemasyarakatan yang lain pengamanannya maksimum security, artinya 
ada tembok tinggi, ada menara, jeruji besi, dan lain sebagainya. Di sini kita 
sudah tahap minimum security. Dalam hal pengamanan sudah memberikan rasa 
tanggung jawab pada si warga binaan. Jadi bukan pengamanan terus menerus, 
tidak. Tapi pengawasan kita berdasarkan tanggung jawab yang diberikan kepada 
warga binaan. Jadi warga binaan dalam melaksanakan aktivitas sehari-hari 
diberikan tanggung jawab untuk bekerja." 

Di seluruh Indonesia total ada 6 lapas terbuka antara lain Nusakambangan, 
Mataram dan Kendal. Setelah 6 tahun berdiri, apakah Lapas Terbuka ini 
betul-betul barhasil meluluskan narapidana yang tak lagi kambuh berbuat 
kejahatan? 

Semua itu untuk bekal kalau keluar penjara kelak, kata Kepala Pembina di 
Kampung Asimilasi Cinere Gandul, Sigit Sudarmono.

"Menghadapi kehidupan di luar nanti, di dalam sini kita berikan berbagai macam 
kegiatan yang mengarah kepada, supaya dia bisa mandiri di dalam hidupnya dalam 
bentuk, yang terbagi dalam pokja-pokja, ada pokja perikanan, laundry, kantin, 
terus pekerjaan dapur, bagian kebersihan, cukur rambut, pertukangan kayu, 
otomotif khusus motor, mereka pas apel pagi selesai bekerja biar dia mandiri."

Tapi  Topan justru merasa keterampilan yang diberikan di Lapas Terbuka tak 
sesuai dengan kebutuhan Jakarta.

"Kalau lapas terbuka itu tradisional sekali. Perternakanlah, perikanan, 
perkebunan itu tidak terpakai. Mungkin orang-orang yang ada duit bisa. Bisa 
beli tanah, bisa berkebun, tapi bukan dia yang berkebun. Dalam waktu sesingkat 
itu orang mana bisa berkebun? Gak  mungkin juga, butuh lahan besar. Peternakan, 
mana ada di Jakarta." 

Topan, yang 2006 terjaring polisi karena mengedarkan VCD bajakan, kini kembali 
berbisnis VCD/DVD bajakan.  Dia tak jera meski pernah divonis   pengadilan  1 
tahun 6 bulan penjara.

Andy Kurniawan juga masih harus menjalani hari-harinya dari penjara. Baginya 
hari yang masih bersisa menjadi kesempatan untuk bisa tetap bekerja dan 
memulihkan rasa percaya dirinya.

Karena saya sudah 2,5 tahun menjalani hukuman di LP Rutan Salemba setelah kita 
menjalani asimilasi ini dan saya bisa keluar tuh, rasanya tuh senang sekali 
kita, kayak kita sudah berada di luar, meski kita masih harus kembali sore ke 
Cinere, tapi perasaan kita sudah di luar kita dan membaur dengan warga-warga 
dan teman kerja saya dulu


* BIMBINGAN JEMAAH INDONESIA

Di antara jemaah haji yang sedang menunaikan ibadah di Arab Saudi, ada juga 
kelompok TKI. Mereka mendapat cuti dan dibimbing kumpulan orang Indonesia 
setempat.

Solihin adalah salah seorang pemandu jemaah TKI dari Riyadh. "Kami membimbing 
sekitar 200 jemaah dari Riyadt. Kami bimbing dalam manasik, seperti dicontohkan 
Rasulullah. Jamaah berasal dari berbagai tempat di Indonesia. Sulawesi, NTB, 
Jawa Barat, Jawa Timur Semuanya adalah TKI." 

Cuti dari Majikan
Organisasi ini mengurusi permohonan ijin cuti ke majikan. Untuk haji ini 
diperlukan cuti sekitar 15 hari. Kebanyakan jamaah yang dipandu Solihin 
memiliki manjikan yang baik. "Mereka tidak berkeberatan melepas para pegawainya 
untuk menunaikan ibadah haji. "

Tapi, bukan berarti semua majikan bermurah hati melepas pegawainya pergi  dua 
pekan. 

"Kami pernah menghadapi kesulitan dengan beberapa TKI yang sudah 10 tahun tidak 
diberi cuti. Jangankan pergi haji, untuk pulang ke Indonesia saja tidak 
diijinkan. Akhirnya dengan upaya keras dan didukung oleh Bapak SBY, akhirnya 
berhasil membantu TKI ini mendapatkan gajinya selama sepuluh tahun." 

Ia bersyukur bisa memberikan bimbingan maksimal pada jemaah TKI. Pelayanan yang 
jauh lebih baik daripada yang dirasakan jemaah yang langsung dari Indonesia. 
Menurut Solihin, jemaah dari Indonesia perlu mendapat perhatian. "Disini mereka 
terlalu banyak dibiarkan. Begitu sampai di Mina, mereka dibiarkan begitu saja 
oleh para Kiyai atau pembimbing dari Indonesia. Seharusnya selama di Saudi 
mereka diberikan juga wawasan tambahan." 

Solihin ingin mengimbau para penyelenggara dan pembimbing haji Indonesia agar 
jangan sampai menerlantarkan jemaah. Ia menyaksikan banyak calon haji yang 
berkeliaran di tempat-tempat umum dengan pakaian yang terlalu terbuka. "Jemaah 
dari Indonesia ada kecenderungan berpamer-pamer kekayaan dan penampilan. 
Kebanyakan kan begitu. "

Ketika bertemu dengan orang yang berpakaian tidak semustinya atau tidak 
mengetahui tata cara berhaji, Solihin membagikan buku-buku manasik yang 
bermanfaat.  "Kami berikan buku-buku manasik. Jangan sampai mereka 
mensia-siakan hartanya untuk kemaksiatan pada Allah SWT."  

Riza Octriany, pemandu haji yang 20 tahun aktif terlibat bimbingan haji 
Malaysia dan Indonesia menyaksikan perbedaan pula. Jemaah Indonesia kebanyakan 
ditempatkan dilokasi yang jauh dari masjidil harom. 

 "Tahun ini jemaah-jemaah yang ditempatkan di Aziziah tetaknya sekitar 10 km 
dari Masjidil Harom.  Sehingga mereka tidak bisa selalu melakukan sholat di 
masjidil harom. Sehingga selama di Mekkah, ibadahnya tidak maksimal."


---------------------------------------------------------------------
Radio Nederland Wereldomroep, Postbus 222, 1200 JG Hilversum
http://www.ranesi.nl/
http://www.radionetherlands.nl/

Keterangan lebih lanjut mengenai siaran radio kami dapat Anda
peroleh melalui
[email protected]

Copyright Radio Nederland Wereldomroep. 
---------------------------------------------------------------------

Kirim email ke