--------------------------------------------------------------------- WARTA BERITA RADIO NEDERLAND WERELDOMROEP Edisi: Bahasa Indonesia
Ikhtisar berita disusun berdasarkan berita-berita yang disiarkan oleh Radio Nederland Wereldomroep selama 24 jam terakhir. --------------------------------------------------------------------- Edisi ini diterbitkan pada: Sabtu 19 Desember 2009 11:50 UTC * Kesepakatan KTT Iklim Jumat kemarin kesepakatan iklim yang dicapai oleh sejumlah kecil negara peserta KTT langsung jadi bulan-bulanan. Negara-negara Amerika Latin dan Afrika mengeluarkan kritik pedas dan berencana menghalangi pelaksanaan kesepakatan tersebut. Mereka menyebut kesepakatan itu sebagai "pengkhianatan negara-negara Barat yang dipimpin oleh Amerika." Wakil Amerika Serikat, Cina dan sejumlah negara lainnya mengeluarkan sebuah kesepakatan-prinsip setelah perundingan berjam-jam. Dalam kesepakatan itu tertera bahwa pemanasan global tidak boleh lebih dari 2 derajat dibandingkan masa pra-industri. Tidak ada kesepakatan apa pun di sana mengenai pengurangan produksi CO2. Uni Eropa akhirnya menyetujui kesepakatan tersebut. Sebagian besar pemimpin pemerintahan negara-negara industri besar telah meninggalkan pertemuan Kopenhagen setelah penutupan kesepakatan. Sisanya masih terus membicarakan kesepakatan tersebut semalaman. Diskusi tersebut menimbulkan dampak emosi besar. Wakil dari Sudan menyatakan, kesepakatan ini adalah pakta bunuh diri bagi Afrika dan menyamakannya dengan holocaust. Sedangkan wakil dari negara kepulauan Tuvalu di Laut Tenang meramalkan, jika kesepakatan yang lebih baik tidak berhasil dibuat, negaranya akan hilang dari permukaan bumu akibat air laut yang terus meninggi. * PM Libanon di Damaskus Perdana Menteri Libanon Saad Hariri menemui Presiden Syria di Damascus Sabtu siang. Ini adalah pertama kalinya Hariri mengunjungi Syria sejak pembunuhan terhadap ayahnya - mantan PM Rafiq Hariri - pada 2005. Pada serangan bom terhadap ayahnya tersebut 22 orang tewas. Si mata banyak orang Libanon, rezim Syria adalah dalang serangan tersebut. Insiden ini menyebabkan meluapnya sentimen anti-Syria di Libanon. Pada 2005 - setelah 29 tahun - Syria akhirnya menarik mundur pasukannya dari Libanon. Hariri ingin mengakhiri ketegangan antara kedua negara. Ia baru-baru ini menyatakan di parlemen bahwa ia ingin membangun hubungan persaudaraan dengan Syria, yang sampai sekarang selalu menampik keterlibatan mereka dalam serangan bom tahun 2005. * Kabinet Baru Karzai Disetujui Presiden Afghanistan Hamid Karzai kembali mempresentasikan susunan kabinetnya. Versi terbaru kabinet ini disetujui parlemen. Daftar kabinet dibacakan oleh Menteri Urusan Parlemen Anwar Khan Jigdalik, setelah sebuah diskusi panas berlangsung mengenai keadilan proses ini. Ketika Karzai mempresentasikan daftar kabinetnya Jumat lalu, banyak anggota parlemen yang bereaksi negatif. Menurut mereka, tidak terjadi banyak perubahaan dari kabinet sebelumnya yang penuh korupsi. Benayak departemen yang dikepalai menteri yang sama. Ismail Khan, misalnya, diangkat menjadi Menteri Energi sebagai "upah" karena telah berhasil membujuk banyak orang untuk memilih Karzai pada pilpres Agustus lalu. * Mostar Punya Walikota Baru Kota Mostar di Bosnia Herzegovina - yang ditinggali beberapa etnis - kembali memiliki walikota. Setelah 14 bulan berunding pemerintah kota akhirnya memilih Ljubo Beslic yang berasal dari etnis Kroasia. Keputusan ini muncul setelah campur tangan Wakil Agung Valentin Inzko dari Austria yang mewakili masyarakat internasional untuk Bosnia. Inzko mengubah aturan pemilihan. Hal ini membuat Beslic tidak memerlukan suara terbanyak untuk menang. Mostar adalah kota terpenting di Herzegovina. Pada tahun 1990-an perang sengit terjadi di sana antara orang Kroasia dan muslim selama perang saudara Bosnia. Setelah gencatan senjata, kota ini dibagi dua: sebagian untuk muslim dan sebagian untuk orang Kroasia. * Shell dan Chevron Ditembaki di Nigeria Kelompok pemberontak paling berpengaruh di daerah kaya minyak di Nigeria Selatan telah menembaki pipa tambang minyak milik Shell dan Chevron. Dengan serangan tersebut militan MEND resmi mengakhiri gencatan senjata selama dua bulan terakhir. Pemberontak menyerang tambang minyak salah satunya dengan senapan roket dan senjata api. Gencatan senjata dua bulan lalu adalah reaksi terhadap kebijakan amnesti yang diberikan oleh pemerintah Nigeruia kepada para pemberontak yang mau menyerah. Belum lama ini pemerintah Nigeria menunda kesepakatan damai karena kesehatan presiden Umaru Yar-Adua - yang sejak 23 November dirawat di RS - memburuk. Dengan serangan terhadap tambang minyak tersebut, MEND ingin menekan pemerintah dalam perundingan damai. Di regio tersebut banyak kelompok pemberontak yang menuntut pembagian adil atas kekayaan hasil tambang minyak. * Informasi di Facebook Sebuah Organisasi Pelindung Kebebasan Pribadi di Amerika Serikat mengajukan keluhan kepada situs pertemanan internet Facebook atas pedoman kebebasan pribadi atau privacy situs tersebut. Mereka tidak setuju data-data pribadi pengguna Facebook dapat dilihat umum, padahal dulunya hal ini tidak dapat diakses. Pihak ketiga juga dapat melihat data pribadi pengguna, demikian keluhan yang disampaikan di Lembaga Bantuan Konsumen Amerika Serikat, FTC. Ini adalah sebuah aksi protes kolektif yang terdiri dari sepuluh organisasi konsumen. Facebook menyerukan kepada para penggunanya untuk saling berbagi data. Sekarang, informasi seperti nama asli, foto profil, tempat tinggal dan daftar teman dapat dengan mudah diketahui umum. Facebook membela aturan barunya tersebut. Dengan demikian para pengguna akan bisa mengontrol informasi mana yang ingin mereka bagi baik itu foto, komentar atau link. Situs pertemanan Facebook saat ini memiliki sebanyak 350 juta anggota, menjadikannya situs pertemanan terbesar di dunia. --------------------------------------------------------------------- Radio Nederland Wereldomroep, Postbus 222, 1200 JG Hilversum http://www.ranesi.nl/ http://www.radionetherlands.nl/ Keterangan lebih lanjut mengenai siaran radio kami dapat Anda peroleh melalui [email protected] Copyright Radio Nederland Wereldomroep. ---------------------------------------------------------------------
