--------------------------------------------------------------------- WARTA BERITA RADIO NEDERLAND WERELDOMROEP Edisi: Bahasa Indonesia
Ikhtisar berita disusun berdasarkan berita-berita yang disiarkan oleh Radio Nederland Wereldomroep selama 24 jam terakhir. --------------------------------------------------------------------- Edisi ini diterbitkan pada: Senin 21 Desember 2009 14:10 UTC ** PEMAKAMAN KELLY KWALIK ** CASTRO MENGECAM AMERIKA ** AYATULLAH MONTAZERI DIMAKAMKAN ** PEMERINTAH FILIPINA EVAKUASI 13 RIBU WARGA ** TOPIK TINJAUAN PERS: SALJU MELUMPUHKAN EROPA DAN 60 TAHUN LALU PENGAKUAN KEDAULATAN INDONESIA ** GEMA WARTA TOPIK INTERNASIONAL: GADIS BELANDA BERLAYAR SOLO DIPULANGKAN ** GEMA WARTA TOPIK INTERNASIONAL: SALJU RUNYAMKAN EROPA ** GEMA WARTA TOPIK INTERNASIONAL: BUKAREST 1989: PANENKOEK UNTUK KAUM REVOLUSIONER ** GEMA WARTA TOPIK INDONESIA: BOEDIONO DAN SRI MULYANI MERASA BENAR * PEMAKAMAN KELLY KWALIK Senin ini, sekitar 600 orang hadir pada pemakaman Kelly Kwalik. Ia akan dikebumikan di sebelah gereja di Timika. Tiap hari ratusan pendukungnya meneriakkan keinginan merdeka di muka parlemen, semenjak kematian Kelly Kwalik akibat tembakan polisi 5 hari lalu. Terjadi beberapa insiden dengan polisi di muka parlemen di mana peti jenazah ditempatkan. Peti jenazah ditutup bendera Bintang Kejora. Polisi bersenjata berat menjaga gedung dan sekitarnya. * CASTRO MENGECAM AMERIKA Presiden Kuba Raul Castro mengkritik pedas pemerintah Amerika. Menurut Castro, Washington melecehkan rezim komunis di Kuba. Awal tahun ini, seorang warga Amerika ditahan di Kuba, karena diduga memberi bantuan peralatan komunikasi kepada kelompok oposisi di Kuba. Castro selanjutnya mengatakan, pemerintah Amerika bulan-bulan belakangan melancarkan kampanye diplomatik untuk meyakinkan dunia internasional bahwa di Kuba makin banyak kasus penindasan. Ucapan pedas Castro ini agak aneh, karena ketika Obama menjabat presiden beberapa saat silam, hubungan antara Kuba dan Amerika sepertinya mulai membaik. * AYATULLAH MONTAZERI DIMAKAMKAN Ayatullah Hossein Ali Montazeri dimakamkan. Rohaniwan yang reformis ini, meninggal dunia Ahad kemarin. Kelompok oposisi di Iran mengimbau para pengikutnya untuk berduyun-duyun mengikuti upacara pemakaman di kota suci Qom. Ratusan ribu warga dikabarkan mengikuti upacara ini. Ayatullah Montazeri pernah dianggap sebagai calon penting menggantikan Ayatullah Khomeini. Montazeri, bersama Khomeini, memegang peranan penting dalam mendirikan negara Islam Iran pada 1979. Beberapa saat silam ia bertikai dengan rezim sekarang dan sempat hidup di pengasingan beberapa tahun. Tahun ini Montazeri menuding para rohaniwan terkemuka mendukung rezim diktator. Montazeri wafat dalam usia 87 tahun. * PEMERINTAH FILIPINA EVAKUASI 13 RIBU WARGA Pemerintah Filipina mengawali evakuasi sekitar 13 ribu keluarga dari daerah di seputar gunung berapi Mayon. Gunung ini sudah sekitar seminggu aktif dan menurut para pakar, mungkin akan meletus. Tingkat ancaman sudah dinaikkan satu tingkat. Mayon terletak di utara kota Legazpi, di selatan pulau Luzon. Karena pernah meletus lima puluh kali Mayon dianggap sebagai gunung paling aktif di Filipina selama empat abad terakhir. Letusan paling dahsyat adalah tahun 1841, yang mengakibatnya 1200 orang ditimbun lava. Letusan terakhir adalah pada 2006. * KETEGANGAN ANTARA VENEZUELA DAN KOLUMBIA Ketegangan antara Kolumbia dan tetangganya, Venezuela meningkat. Menteri Pertahanan Kolumbia Gabriel Silva mengatakan akan menyusun strategi untuk menangkis serangan militer tanpa menyebut nama penyerang. Melalui sebuah harian ia mengatakan Kolumbia memusatkan perhatian pada urusan dalam negeri, namun sekarang bahaya datang dari luar. Sebelumnya Kolumbia mengumumkan akan membangun pangkalan militer di dekat perbatasan dengan Venezuela. Hubungan kedua negara bertetangga ini sudah beberapa bulan tegang. Presiden Venezuela Hugo Chavez tidak suka Kolumbia ingin menjalin kerjasama militer lebih erat dengan Amerika Serikat. Ia menambahkan Kolumbia akan menyesal berlawanan dengan Venezuela. Chavez menambahkan Venezuela tidak punya rencana menyerang negara tetangganya. * LAURA DEKKER AKAN DIPULANGKAN Laura Dekker, gadis Belanda berumur 14 tahun sudah ditemukan. Ia ditemukan di Sint Maarten. Polisi setempat mengenalinya setelah ada perintah penangkapan internasional. Bagaimana gadis itu bisa sampai di Sint Maarten tidak diungkap oleh polisi. Ia akan dipulangkan ke Belanda secepat mungkin. Hari Jumat lalu ia dinyatakan hilang. Ia lari dari rumah dan meninggalkan surat untuk ayahnya. Dikatakan ia juga mengambil uang tunai senilai C3500. Laura Dekker sempat menarik media massa karena berniat berlayar keliling dunia seorang diri, namun hal ini dilarang oleh hakim dan ia berada di bawah pengawasan. * BRITTANY MURPHY MENINGGAL Aktris layar lebar Hollywood Brittany Murphy meninggal di Los Angeles. Menurut dugaan ia meninggal akibat serangan jantung. Brittany Murphy berusia 32 tahun. Ia menjadi terkenal ketika berperan dalam film Clueless dan 8 Mile, ia berperan sebagai pasangan rapper Eminem. Brittany Murphy berperan dalam 40 film. Ia juga adalah salah satu suara dalam film kartun Happy Feet. * TIGA ASTRONOT BERANGKAT KE ISS Sebuah pesawat luar angkasa dengan sukses diluncurkan dari Kazakstan. Pesawat ulang alik ini membawa tiga astronot asal Rusia, Amerika Serikat dan Jepang. Mereka akan bertugas selama enam bulan di stasiun luar angkasa internasional ISS. Menurut jadwal pesawat ulang alik akan tiba hari Selasa di ISS. Ketiga astronot yang dikirim akan bergabung dengan seorang astronot Amerika dan Rusia yang sudah bertugas lebih lama di ISS. * WARGA BELANDA BERI PENYATAAN UNTUK DEMJANJUK Sejumlah warga Belanda hari Senin memberikan pernyataan pada proses peradilan di Munich terhadap penjahat perang John Demjanjuk. Proses peradilan dimulai kembali hari Senin. Warga Belanda menyatakan betapa hidup mereka berubah total setelah kehilangan anggota keluarga di Sibobor. Sebagai penjaga kamp konsentrasi di Polandia Demjanjuk terlibat pembunuhan sebanyak duapuluh delapan ribu kaum Yahudi, sebagian besar diantaranya adalah warga Belanda, Yahudi. * KEKACAUAN MUSIM DINGIN Dalam beberapa hari terakhir puluhan orang meninggal dunia di Eropa akibat suhu dingin dan salju yang melanda Eropa. Di Polandia 42 orang meninggal, terutama tuna wisma yang mabuk. Sebelas orang meninggal dunia karena kedinginan di Rumania yang temperaturnya mencapai duapuluh derajat di bawah nol. Di Jerman dan Austria beberapa orang tewas dalam kecelakaan lalu lintas akibat jalan terlalu licin. Salju mengakibatkan kekacauan diberbagai negara di Eropa, baik di jalan raya, dan transportasi umum. Lalu lintas udara juga terjebak cuaca. Terdapat banyak keterlambatan terutama di bandar udara Frankfurt, Dusseldorf, Paris, Madrid dan Amsterdam. Sekitar tujuhratus orang harus bermalam di bandar udara Schiphol. Kereta api juga mengalami kendala karena salju. trayek kereta menuju Spanyol dibatalkan. Kereta Eropa antara Paris dan London total dibatalkan. Di Paris sekitar empatpuluh orang terluka ketika sebuah kereta keluar jalur. * BERITA BURSA Bursa di Amsterdam Senin ini dibua sedikit lebih tinggi. Ini berkat perkembangan hari Jumat lalu di Wall Street. Index AEX tercatat 0.8% lebih tinggi pada 327 point. Bursa di London, Paris dan Frankfurt mencatat laba 0,8% Bursa Tokyo Senin ini mencatat laba. Index Nikkei ditutup dengan laba 0.4% pada 10.183,47 point. Nilai tukar 1C setara dengan $ 1,4353 1C setara dengan Rp 13.832 Suhu di luar studio di Hilversum yang putih salju pada pukul 12 siang waktu setempat ini adalah -3 derajat Celsius. * SALJU MELUMPUHKAN EROPA DAN 60 TAHUN LALU PENGAKUAN KEDAULATAN INDONESIA Melalui radio dan televisi masyarakat di Belanda diperingatkan, jangan naik kereta api, bila tidak betul-betul perlu. Jadwal kereta api di Belanda kacau balau sudah sejak Sabtu lalu. Akibat salju tebal dan suhu malam hari hingga jauh dibawah titik beku, jalur kereta api dan kabel tidak berfungsi baik. Penjadwalan kereta api nasional dan internasional mengalami banyak keterlambatan, bahkan banyak pembatalan, hingga ribuan penumpang berjam-jam menunggu di stasiun. Hal serupa juga tampak di bandara internasional Schiphol. Ribuan orang yang ingin menghabiskan liburan Natal bersama sanak keluarga harus bersabar menunggu di bandara. Hal ini juga terjadi di berbagai bandara internasional lain di Eropa. Banyak penumpang yang terdampar terpaksa mencari hotel, karena penerbangan dibatalkan, mereka mencoba mencapai tujuan dengan pesawat berikut. Disarankan: penumpang mencari kepastian dulu mengenai penerbangan sebelum ke bandara. Bukan hanya kendaraan umum yang mengalami masalah besar. Para pengendara mobil, sepeda motor dan bahkan sepeda atau pejalan kaki pun harus berhati-hati, karena keluar rumah bisa menjadi petualangan. Di bawah jalan-jalan yang putih tertutup salju, es membeku dan licin. Ratusan mobil mengalami kecelakaan. Jalan licin juga menyebabkan banyak orang jatuh dan patah tulang, hal ini menyebabkan bagian darurat rumah sakit sibuk. Belanda tidak sendirian, badai salju juga melanda mulai dari Eropa bagian utara di negara-negara Skandinavia sampai Italia. Akhir pekan baru lalu suhu rendah dan salju menelan 40 korban jiwa. Di beberapa tempat di Jerman suhu udara mencapai -30 derajat Celcius. Sabtu lalu dua pemuda Austria mati beku ketika jalan kaki berpakaian terlalu tipis pada suhu -23Celsius. Demikian rangkuman pemberitaan dari berbagai media cetak dan elektronik mengenai salju yang mencengkeram Eropa. Kita beralih ke harian pagi Belanda de Volkskrant yang membalik lembaran sejarah menengok kejadian 60 tahun lalu. Suwarno umur 15 tahun, ketika pertama kali memanggul senjata. Padahal seharusnya paling sedikit umur 17 tahun, tapi banyak yang bohong. "Kami semua mau maju perang. Kami nasionalis. Kami masih muda. Tidak punya pacar, tidak punya keluarga, tidak ada tanggungan. Kami berani, tidak takut apa pun. Kami ingin melawan Belanda." Bagi Indonesia, setelah Proklamasi Kemerdekaan 17 Agustus 1945, Indonesia adalah negera merdeka. Kota-kota di Indonesia masih diduduki Belanda, tapi di pedesaan Indonesia sudah merdeka. Bila demikian apalah arti Pengakuan Kedaulatan, pada 27 desember 1949 lengkap dengan tandatangan Ratu Juliana? Formalitas belaka? Belanda memutuskan melancarkan apa yang disebut dalam bahasa belanda "Politionele Acties". Indonesia menamakan itu Agresi. Agresi I dan Agresi II. Pasukan-pasukan yang dikirim dari Belanda masuk ke desa-desa berperang dengan tentara Indonesia. Ini terjadi tak lama setelah Suwarno angkat senjata. Ia gabung dengan Tentara Pelajar . Banyak teman seperjuangannya yang tewas. Berbeda dengan Indonesia, pasukan Belanda dilengkapi senjata berat. PBB menekan Belanda mengakhiri perang. Mulai 11 Agustus 1949 diadakan gencatan senjata, dan Pengakuan Kedaulatan disiapkan dalam Konperensi Meja Bundar. Bagi Suwarno perkembangan ini berarti 'tancap gas'. "Kami berusaha secepat mungkin menghabisi sebanyak mungkin tentara Belanda" . Indonesia takut gencatan senjata itu bisa memperkuat Belanda. 27 Desember 1949, Suwarno berumur 18 tahun. Ia mengikuti pemberitaan penyerahan kedaulatan melalui radio. Baginya saat-saat yang amat berarti. Perang betul-betul usai. Republik Indonesia betul merdeka. Impian menjadi kenyataan. Sebuah negara dengan warga yang bebas dan bahagia. Tapi sekarang???? 60 tahun kemudian??? "Hati saya nyeri, bila melihat tanah air. Korupsi, kecurangan di parlemen. Inikah hasilnya setelah 60 tahun? Saya sangka revolusi sudah berakhir pada 1949, tapi ternyata harus dimulai sekarang!" Demikian akhir kisah Suwarno seperti diturunkan de Volkskrant dam sekian pula tinjauan pers kali ini. * GADIS BELANDA BERLAYAR SOLO DIPULANGKAN Laura Dekker, gadis Belanda umur 14 tahun yang memperoleh perhatian internasional karena ingin berlayar keliling dunia sendirian, ditemukan di Sint Maarten, wilayah Antila Belanda. Jumat pekan lalu ia hilang. Menurut berita, bukanlah ayahnya yang melaporkan Laura hilang, melainkan anggota keluarga lain yang pertama-tama juga melapor pada lembaga perlindungan anak dan polisi Belanda. Ini menyebabkan spekulasi bahwa ayahnya yang juga senang berlayar, terlibat dalam perjalanan Laura ke wilayah Belanda di Karibia itu. Ahad lalu Laura Dekker ditahan setelah dikenali melalui foto peringatan internasional. Polisi menolak menjelaskan bagaimana dia bisa sampai di Pulau Sint Maarten. Yang dinyatakan cuma setiap upaya sekarang ditempuh untuk secepat mungkin mengembalikan Laura ke Belanda dan keluarganya. Jurubicara kepolisian Belanda, Bernard Jens, menyatakan "seorang perempuan Sint Maarten mengenali Laura lalu memberi tahu polisi," itu menyusul pemberitaan pers. Pengawasan pengadilan Sebelumnya, seorang jurubicara keluarga Laura menyatakan bahwa ia meninggalkan pesan untuk ayahnya. Perahu Laura masih terlihat di pelabuhan Gelderland, Belanda timur. Berita yang belum dipastikan mengabarkan Laura mengambil uang sebanyak 3500 euro dari rekening banknya. Lembaga perlindungan anak Belanda menempatkan Laura dalam pengawasan pengadilan Oktober lalu untuk mencegahnya mengadakan pelayaran solo. Pengadilan mengizinkan Laura tetap tinggal bersama ayahnya, yang sudah bercerai dari ibunya. Tidak jelas apakah Laura akan diizinkan kembali ke ayahnya atau akan ditempatkan di bawah perlindungan yang lebih ketat lagi. * SALJU RUNYAMKAN EROPA Suhu terendah selama bertahun-tahun, salju tebal di mana-mana, jalan-jalan tak bisa dilalui. Sebelum musim dingin resmi mulai, akhir pekan lalu, Eropa sudah dilumpuhkan oleh cuaca buruk dan suhu yang begitu rendah. Laporan Sebastiaan Gottlieb. Akhir pekan silam, warga Amsterdam mengenakan sepatu ski kalau harus keluar rumah. Anak-anak naik kereta luncur dan di mana-mana terlihat boneka salju. Musim dingin yang tak diduga memang membawa kegirangan sendiri. Salju turun antara 10 sampai 23 centimeter, itu sudah cukup untuk mematahkan lancarnya kehidupan sehari-hari. Jalur sepeda Dinas kereta api Belanda berseru kepada khalayak supaya tidak naik kereta api kalau memang tidak sangat perlu, sementara di jalan bebas hambatan mobil-mobil hanya merangkak. Dan yang khas Belanda: melalui perhimpunan pemakai sepeda mereka mengeluh supaya jalur sepeda di jalan-jalan juga ditaburi garam, sehingga salju leleh dan pengendara sepeda tidak terhambat. Di banyak tempat jalan-jalan memang sempat dibersihkan dari salju, tetapi jalur sepeda baru dibersihkan kalau jalur mobil sudah bersih. Wilayah Eropa lain juga kena bencana salju. Hujan salju ini paling lebat dalam empat tahun terakhir. Khususnya Spanyol tertimpa salju dalam jumlah sangat banyak. Di sana diberlakukan tanda bahaya dingin. Cuaca musim dingin ini tidak hanya menimpa wilayah pegunungan atau Eropa utara. Di Gunung Alpen wilayah Jerman suhu mencapai 36,4 derajat Celcius di bawah nol. Italia juga tidak lebih panas lagi, karena di sana suhu mencapai minus 25 derajat. Di sebagian besar Eropa salju benar-benar menghambat lalu lintas. Banyak tuna wisma tewas karena suhu dingin ini. Dari Polandia diberitakan 20 orang meninggal dunia akhir pekan lalu. Kasur darurat Di pelbagai lapangan terbang Eropa banyak penumpang tidak bisa ke mana-mana. Di Bandara Schiphol 700 orang terpaksa tidur dengan kasur darurat dengan harapan Senin 21 Desember ini bisa meneruskan perjalanan. Di mana-mana penumpang mengalami hambatan karena hanya sedikit pesawat yang bisa mendarat atau terbang. Bandara Dusseldorf tutup karena hujan salju yang begitu lebat. Para penumpang jalur kereta api Eurostar yang menghubungkan Eropa daratan dengan Britania juga tertimpa musibah. Sekitar 2500 orang terjebak di dalam terowongan bawah laut selama 16 jam pada Sabtu diri hari. Terowongan itu juga sangat gelap dan sangat panas. Banyak penumpang kena serangan panik. Semua penumpang sekarang sudah keluar dengan selamat, tetapi kereta api Eurostar masih belum berjalan. Orang menduga keras bahwa kereta api itu mogok karena tidak bisa menghadapi perubahan suhu mendadak, dari luar yang sangat dingin ke dalam terowongan yang sangat panas. Natal putih Jadi bagaimana? Prakiraan cuaca menyebut salju masih akan banyak lagi. Eropa jadi berwarna putih, jadi tampaknya akan datang hari Natal putih. * BUKAREST 1989: PANENKOEK UNTUK KAUM REVOLUSIONER Intro: Pada bulan Desember 1989, Peter Oostveen, seorang dokter Belanda, berangkat ke Bukarest, ibukota Rumania. Di sana ia memberikan bantuan pertama kepada mereka yang cedera dalam pemberontakan rakyat terhadap diktator Nicolae Ceausescu. Sampai sekarang Peter Oostveen tetap tinggal di Rumania, cuma sekarang ia memimpin sebuah biro arsitek. Ia bertanya-tanya, siapa yang akhirnya berani menyelesaikan revolusi Rumania 20 tahun silam. Laporan redaktur Eropa Tijn Sadee. "Lubang peluru di tembok masih terlihat. Brankar tidak ada, ruangan rumah sakit cuma disinari oleh satu lampu." Peter Oostveen berjalan di sepanjang lorong rumah sakit yang didatanginya 20 tahun silam, pada malam buta. "Yang saya ketahui hanya pemberontakan rakyat. Selebihnya saya tidak tahu soal Rumania. Saya juga belum pernah ke sini." Pada hari-hari pertama itu Oostveen juga tidak punya waktu untuk mencari tahu dan berpikir tentang Rumania. "Orang-orang yang cedera dibawa masuk membanjiri rumah sakit. Sebagai spesialis kanker, saya tiba-tiba harus membedah tubuh, mencari peluru." Ia ditelpon temannya yang saling menelpon kalau suatu tempat di dunia ini butuh bantuan medis. "Kami ini orang gila, termasuk saya," kata Peter Oostveen tergelak. Ulah Securitate Setelah ambruknya Tembok Berlin pada tanggal 9 November 1989, berjatuhanlah pelbagai rezim komunis Eropa Timur, layaknya kartu. Di Berlin, Praha, Warsawa dan Budapest itu semua berlangsung tanpa pertumpahan darah. Tetapi di Rumania lain lagi. Pertengahan Desember 1989, di kota Timisoara, awal pemberontakan rakyat terhadap diktator Ceausescu, berjatuhan korban tewas, puluhan orang. Sepekan kemudian giliran ibukota Bukarest. Kerusuhan dimulai ketika Nicolae Ceausescu berpidato. Apa yang kemudian terjadi disebut sebagai revolusi Rumania, tapi tidak oleh orang Rumania sendiri. Benarkah itu sebuah revolusi? Setelah sang diktator dan istrinya dibawa pergi dengan helikopter ke tempat di mana mereka kemudian dieksekusi, sekitar seribu orang tewas di jalan-jalan Bukarest. Itu ulah Securitate, dinas rahasia Ceausescu. Dari pelbagai atap bangunan, antek-antek Securitate menembaki para demonstran. 20 tahun kemudian Peter Oostveen masih ingat sekali apa yang terjadi, termasuk bau dan bunyi-bunyian rumah sakit yang dilanda panik dan runyam. "Anehnya saya tidak sempat merasa takut. Maklum waktu itu saya sibuk sekali." Menyamar dengan dasi Waktu itu Peter Oostveen menginap di hotel Intercontinental. Sekarang lobi hotel ini sarat dengan pebisnis yang tidak mau ketinggalan menikmati mekarnya perekonomian Bukarest. Peter sendiri juga merasa tertarik pada Rumania baru yang serasa seperti magnet. Setelah revolusi ia tidak balik ke Belanda. Ia malah terlibat pada pembangunan Rumania. Ia ganti haluan, sekarang mendalami arsitektur, cinta keduanya setelah kedokteran. Ia tengah membantu restorasi gedung Museum Nasional di Alun-Alun Revolusi. Gedung ini rusak karena tembakan. Tetapi ia mengecam keras kelas politik dan ekonomi yang sekarang berkuasa di Rumania. KKN dan langkah jangka pendek sekarang meraja lela. Menurut Herta Muller, pemenang hadiah Nobel tahun ini untuk kesusastraan yang kelahiran Rumania, 40 persen orang yang sekarang berkuasa di Rumania berasal dari Securitate, dinas rahasia Ceausescu. "Itu masih terlalu rendah," kata Peter Oostveen. "Mereka jauh lebih banyak. Sampai-sampai saya sering bertanya-tanya, siapa yang akan menyelesaikan revolusi 20 tahun lalu?" Orang Rumania mendukungnya: memang kalangan Securitate masih berkuasa, mereka sekarang menyamar dengan jas dan dasi. Tapi kerja mereka tidak pernah berubah. Roti untuk kaum revolusioner Dari lobi hotel Intercontinental, Peter Oostveen naik lift ke tingkat 12. "Selama revolusi saya menginap di kamar 1223, tidak akan terlupakan." Tapi ia sedikit sekali tidur. "Mahasiswa yang kelaparan berdatangan menghampiri petugas bantuan dan wartawan luar negeri di hotel. Para koki sudah kabur, jadi kami harus memasak sendiri di dapur hotel. Kami gunakan apa yang ada. Sampai larut malam saya membuat roti panekoek untuk kaum revolusioner itu." * BOEDIONO DAN SRI MULYANI MERASA BENAR Panitia Khusus Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) kasus Bank Century meminta agar Wakil Presiden Boediono dan Menteri Keuangan Sri Mulyani mengundurkan diri untuk sementara. Alasannya supaya kedua tokoh ini bisa memusatkan perhatian terhadap angket. Namun Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mengatakan, kedua anggota kabinetnya itu tidak perlu mundur. Menurut SBY, Undang-Undang tidak menuntut hal itu. Tapi ada pula yang mengatakan, secara moral sebaiknya wapres dan menteri keuangan mundur saja. Menurut pakar ilmu politik Universitas Indonesia Arbi Sanit, baik menurut hukum, politik maupun sosial, sikap Susilo Bambang Yudhoyono sudah benar. Ia malah melihat tindakan anggota Komisi Angket Bank Century sudah melenceng. Arbi Sanit: "Ini sebenarnya sudah mengalihkan proses. Dari proses skandal Century kepada proses penggulingan, penggantian atau penggusuran orang-orang berkuasa. Ini menjadikan isu ini semakin kabur." Menteri Keuangan Sri Mulyani sempat menyerang balik para lawannya melalui koran internasional The Wall Street Journal. Dalam wawancara dengan koran tersebut, menkeu mengatakan Golkar memang berupaya menggulingkannya. Kepada media internasional itu menteri keuangan menjelaskan bahwa ada permusuhan pribadi antara dia dengan pemimpin umum Golkar, Abu Rizal Bakrie. Arbi Sanit: Jadi balas dendam Pansus yang sebenarnya harus menyelesaikan secara politik diperalat oleh Rizal Bakrie dan Golkar sehingga setelah opini dibangun oleh Sri Mulyani melalui koran internasional, maka baik opini nasional maupun internasional sudah berubah. Sekarang ini sudah ada perubahan sikap masyarakat." Pakar politik UI ini menambahkan sebagai contoh seorang tokoh Koalisi Masyarakat Sipil Anti Korupsi (Kompak) mungkin akan berubah sikap terhadap Pansus. Sementara media masa juga sudah banyak mulai membela Sri Mulyani dan Boediono. "Dan juga intelektual sudah mulai pasang badan berani memuji kebenaran tindakan Sri Mulyani dan Boediono, " katanya. Walhasil pamor kedua tokoh ini naik. Apalagi setelah SBY menyatakan di Kopenhagen, bahwa kedua anak buahnya tidak perlu mundur. Ada orang yang mengatakan, secara moral sebaiknya Boediono dan Sri Mulyani sebaiknya mundur saja. Menanggapi pandangan ini, Arbi Sanit, mengatakan itu bisa, kalau yang bersangkutan memang merasa bersalah. Arbi Sanit: "Yang menjadi masalah adalah Sri Mulyani dan Boediono merasa benar. Jadi bagaimana moral dia. Moral dia mengatakan bahwa ia benar. Jadi bagaimana ia mau mundur." --------------------------------------------------------------------- Radio Nederland Wereldomroep, Postbus 222, 1200 JG Hilversum http://www.ranesi.nl/ http://www.radionetherlands.nl/ Keterangan lebih lanjut mengenai siaran radio kami dapat Anda peroleh melalui [email protected] Copyright Radio Nederland Wereldomroep. ---------------------------------------------------------------------
