---------------------------------------------------------------------

WARTA BERITA RADIO NEDERLAND WERELDOMROEP
Edisi: Bahasa Indonesia

Ikhtisar berita disusun berdasarkan berita-berita yang disiarkan oleh
Radio Nederland Wereldomroep selama 24 jam terakhir.

---------------------------------------------------------------------

Edisi ini diterbitkan pada:

Senin 21 Desember 2009 14:10 UTC



** PEMAKAMAN KELLY KWALIK 

** CASTRO MENGECAM AMERIKA 

** AYATULLAH MONTAZERI DIMAKAMKAN 

** PEMERINTAH FILIPINA EVAKUASI 13 RIBU WARGA 

** TOPIK TINJAUAN PERS: SALJU MELUMPUHKAN EROPA DAN 60 TAHUN LALU PENGAKUAN 
KEDAULATAN INDONESIA

** GEMA WARTA TOPIK INTERNASIONAL: GADIS BELANDA BERLAYAR SOLO DIPULANGKAN 

** GEMA WARTA TOPIK INTERNASIONAL: SALJU RUNYAMKAN EROPA 

** GEMA WARTA TOPIK INTERNASIONAL: BUKAREST 1989: PANENKOEK UNTUK KAUM 
REVOLUSIONER

** GEMA WARTA TOPIK INDONESIA: BOEDIONO DAN SRI MULYANI MERASA BENAR 



* PEMAKAMAN KELLY KWALIK

Senin ini, sekitar 600 orang hadir pada pemakaman Kelly Kwalik. Ia akan 
dikebumikan di sebelah gereja di Timika. Tiap hari ratusan pendukungnya 
meneriakkan keinginan merdeka di muka parlemen, semenjak kematian Kelly Kwalik 
akibat tembakan polisi 5 hari lalu. Terjadi beberapa insiden dengan polisi di 
muka parlemen di mana peti jenazah ditempatkan. Peti jenazah ditutup bendera 
Bintang Kejora. Polisi bersenjata berat menjaga gedung dan sekitarnya.


* CASTRO MENGECAM AMERIKA

Presiden Kuba Raul Castro mengkritik pedas pemerintah Amerika. Menurut Castro, 
Washington melecehkan rezim komunis di Kuba. Awal tahun ini, seorang warga 
Amerika ditahan di Kuba, karena diduga memberi bantuan peralatan komunikasi 
kepada  kelompok oposisi di Kuba. Castro selanjutnya mengatakan, pemerintah 
Amerika bulan-bulan belakangan melancarkan kampanye diplomatik untuk meyakinkan 
dunia  internasional bahwa di Kuba makin banyak kasus penindasan. Ucapan pedas 
Castro ini agak aneh, karena ketika Obama menjabat presiden beberapa saat 
silam, hubungan antara Kuba dan Amerika sepertinya mulai membaik.


* AYATULLAH MONTAZERI DIMAKAMKAN

Ayatullah Hossein Ali Montazeri dimakamkan. Rohaniwan yang reformis ini, 
meninggal dunia Ahad kemarin. Kelompok oposisi di Iran mengimbau para 
pengikutnya untuk berduyun-duyun mengikuti upacara pemakaman di kota suci Qom. 
Ratusan ribu warga dikabarkan mengikuti upacara ini. Ayatullah Montazeri pernah 
dianggap sebagai calon penting menggantikan Ayatullah Khomeini. Montazeri, 
bersama Khomeini, memegang peranan penting dalam mendirikan negara Islam Iran 
pada 1979. Beberapa saat silam ia bertikai dengan rezim sekarang dan sempat 
hidup di pengasingan beberapa tahun. Tahun ini Montazeri menuding para 
rohaniwan terkemuka mendukung rezim diktator. Montazeri wafat dalam usia 87 
tahun.


* PEMERINTAH FILIPINA EVAKUASI 13 RIBU WARGA

Pemerintah Filipina mengawali evakuasi sekitar 13 ribu keluarga dari daerah di 
seputar gunung berapi Mayon. Gunung ini sudah sekitar seminggu aktif dan 
menurut para pakar, mungkin akan meletus. Tingkat ancaman sudah dinaikkan satu 
tingkat. Mayon terletak di utara kota Legazpi, di selatan pulau Luzon. Karena 
pernah meletus lima puluh kali Mayon dianggap sebagai gunung paling aktif di 
Filipina selama empat abad terakhir. Letusan paling dahsyat adalah tahun 1841, 
yang mengakibatnya 1200 orang ditimbun lava. Letusan terakhir adalah pada 2006.


* KETEGANGAN ANTARA VENEZUELA DAN KOLUMBIA

Ketegangan antara Kolumbia dan tetangganya, Venezuela meningkat. Menteri 
Pertahanan Kolumbia Gabriel Silva mengatakan akan menyusun strategi untuk 
menangkis serangan militer tanpa menyebut nama penyerang. Melalui sebuah harian 
ia mengatakan Kolumbia memusatkan perhatian pada urusan dalam negeri, namun 
sekarang bahaya datang dari luar. Sebelumnya Kolumbia mengumumkan akan 
membangun pangkalan militer di dekat perbatasan dengan Venezuela. Hubungan 
kedua negara bertetangga ini sudah beberapa bulan tegang. Presiden Venezuela 
Hugo Chavez tidak suka Kolumbia ingin menjalin kerjasama militer lebih erat 
dengan Amerika Serikat. Ia menambahkan Kolumbia akan menyesal berlawanan dengan 
Venezuela. Chavez menambahkan Venezuela tidak punya rencana menyerang negara 
tetangganya.


* LAURA DEKKER AKAN DIPULANGKAN

Laura Dekker, gadis Belanda berumur 14 tahun sudah ditemukan. Ia ditemukan di 
Sint Maarten. Polisi setempat mengenalinya setelah ada perintah penangkapan 
internasional. Bagaimana gadis itu bisa sampai di Sint Maarten tidak diungkap 
oleh polisi. Ia akan dipulangkan ke Belanda secepat mungkin. Hari Jumat lalu ia 
dinyatakan hilang. Ia lari dari rumah dan meninggalkan surat untuk ayahnya. 
Dikatakan ia juga mengambil uang tunai senilai C3500. Laura Dekker sempat 
menarik media massa karena berniat berlayar keliling dunia seorang diri, namun 
hal ini dilarang oleh hakim dan ia berada di bawah pengawasan.


* BRITTANY MURPHY MENINGGAL

Aktris layar lebar Hollywood Brittany Murphy meninggal di Los Angeles. Menurut 
dugaan ia meninggal akibat serangan jantung. Brittany Murphy berusia 32 tahun. 
Ia menjadi terkenal ketika berperan dalam film Clueless dan 8 Mile, ia berperan 
sebagai pasangan rapper Eminem. 
Brittany Murphy berperan dalam 40 film. Ia juga adalah salah satu suara dalam 
film kartun Happy Feet.


* TIGA ASTRONOT BERANGKAT KE ISS

Sebuah pesawat luar angkasa dengan sukses diluncurkan dari Kazakstan. Pesawat 
ulang alik ini membawa tiga astronot asal Rusia, Amerika Serikat dan Jepang. 
Mereka akan bertugas selama enam bulan di stasiun luar angkasa internasional 
ISS. Menurut jadwal pesawat ulang alik akan tiba hari Selasa di ISS.  Ketiga 
astronot yang dikirim akan bergabung  dengan seorang astronot Amerika dan Rusia 
yang sudah bertugas lebih lama di ISS.


* WARGA BELANDA BERI PENYATAAN UNTUK DEMJANJUK

Sejumlah warga Belanda hari Senin memberikan pernyataan pada proses peradilan 
di Munich terhadap penjahat perang John Demjanjuk. Proses peradilan dimulai 
kembali hari Senin. Warga Belanda menyatakan betapa hidup mereka berubah total 
setelah kehilangan anggota keluarga di Sibobor. Sebagai penjaga kamp 
konsentrasi di Polandia Demjanjuk terlibat pembunuhan sebanyak duapuluh delapan 
ribu kaum Yahudi, sebagian besar diantaranya adalah  warga Belanda, Yahudi.


* KEKACAUAN MUSIM DINGIN

Dalam beberapa hari terakhir puluhan orang meninggal dunia di Eropa akibat suhu 
dingin dan salju yang melanda Eropa. Di Polandia 42 orang meninggal, terutama 
tuna wisma yang mabuk. Sebelas orang meninggal dunia karena kedinginan di 
Rumania yang temperaturnya mencapai duapuluh derajat di bawah nol. Di Jerman 
dan Austria beberapa orang tewas dalam kecelakaan lalu lintas akibat jalan 
terlalu licin. Salju mengakibatkan kekacauan diberbagai negara di Eropa, baik 
di jalan raya, dan transportasi umum. Lalu lintas udara juga terjebak cuaca. 
Terdapat banyak keterlambatan terutama di bandar udara Frankfurt, Dusseldorf, 
Paris, Madrid dan Amsterdam. Sekitar tujuhratus orang harus bermalam di bandar 
udara Schiphol. Kereta api juga mengalami kendala karena salju. trayek kereta 
menuju Spanyol dibatalkan. Kereta Eropa antara Paris dan London total 
dibatalkan. Di Paris sekitar empatpuluh orang terluka ketika sebuah kereta 
keluar jalur.


* BERITA BURSA

Bursa di Amsterdam Senin ini dibua sedikit lebih tinggi. Ini berkat 
perkembangan hari Jumat lalu di Wall Street. 
Index AEX tercatat 0.8% lebih tinggi pada 327 point. Bursa di London, Paris dan 
Frankfurt mencatat laba 0,8%

Bursa Tokyo Senin ini mencatat laba. Index Nikkei ditutup dengan laba 0.4% pada 
10.183,47 point.

Nilai tukar 
1C setara dengan $ 1,4353
1C setara dengan Rp 13.832

Suhu di luar studio di Hilversum yang putih salju pada pukul 12 siang waktu 
setempat ini adalah -3 derajat Celsius.


* SALJU MELUMPUHKAN EROPA DAN 60 TAHUN LALU PENGAKUAN KEDAULATAN INDONESIA

Melalui radio dan televisi masyarakat di Belanda diperingatkan,  jangan naik 
kereta api, bila tidak betul-betul perlu. Jadwal kereta api di Belanda kacau 
balau sudah sejak Sabtu lalu. Akibat salju tebal dan suhu malam hari hingga 
jauh dibawah titik beku, jalur kereta api dan kabel tidak  berfungsi baik. 
Penjadwalan kereta api nasional dan internasional mengalami banyak 
keterlambatan, bahkan banyak pembatalan, hingga ribuan penumpang berjam-jam 
menunggu di stasiun. 

Hal serupa juga tampak di bandara internasional Schiphol. Ribuan orang yang 
ingin menghabiskan liburan Natal bersama sanak keluarga harus bersabar menunggu 
di bandara. Hal ini juga terjadi di berbagai bandara internasional lain di 
Eropa. Banyak penumpang yang terdampar terpaksa mencari hotel, karena 
penerbangan dibatalkan, mereka mencoba mencapai tujuan dengan pesawat berikut. 
Disarankan: penumpang mencari kepastian dulu mengenai penerbangan sebelum ke 
bandara. 

Bukan hanya kendaraan umum yang mengalami masalah besar.  Para pengendara 
mobil, sepeda motor dan bahkan sepeda atau pejalan kaki pun harus berhati-hati, 
karena keluar rumah bisa menjadi petualangan. Di  bawah jalan-jalan yang putih 
tertutup salju, es membeku dan licin. Ratusan mobil mengalami kecelakaan. Jalan 
licin juga menyebabkan banyak orang jatuh dan patah tulang, hal ini menyebabkan 
bagian darurat rumah sakit sibuk.

Belanda tidak sendirian, badai salju juga melanda mulai dari Eropa bagian utara 
di negara-negara Skandinavia sampai Italia. Akhir pekan baru lalu suhu rendah 
dan salju menelan 40 korban jiwa. Di beberapa tempat di Jerman suhu udara 
mencapai -30 derajat Celcius. Sabtu lalu dua pemuda Austria mati beku ketika 
jalan kaki berpakaian terlalu tipis pada suhu -23Celsius. Demikian rangkuman 
pemberitaan dari berbagai media cetak dan elektronik mengenai salju yang 
mencengkeram Eropa. 

Kita beralih ke harian pagi Belanda de Volkskrant yang membalik lembaran 
sejarah menengok kejadian 60 tahun lalu. 

Suwarno umur 15 tahun, ketika pertama kali memanggul senjata. Padahal 
seharusnya paling sedikit umur 17 tahun, tapi banyak yang bohong. "Kami semua 
mau maju perang. Kami nasionalis. Kami masih muda. Tidak punya pacar, tidak 
punya keluarga, tidak ada tanggungan. Kami berani, tidak takut apa pun. Kami 
ingin melawan Belanda."

Bagi Indonesia, setelah Proklamasi Kemerdekaan 17 Agustus 1945, Indonesia 
adalah negera merdeka. Kota-kota di Indonesia masih diduduki Belanda, tapi di 
pedesaan Indonesia sudah  merdeka. 

Bila demikian apalah arti Pengakuan Kedaulatan, pada 27 desember 1949 lengkap 
dengan tandatangan Ratu Juliana? Formalitas belaka?

Belanda memutuskan melancarkan apa yang disebut dalam bahasa belanda 
"Politionele Acties".  Indonesia menamakan itu Agresi. Agresi I dan Agresi II. 
Pasukan-pasukan yang dikirim dari Belanda masuk ke desa-desa berperang dengan 
tentara Indonesia. Ini terjadi tak lama setelah Suwarno angkat senjata. Ia 
gabung dengan Tentara Pelajar . Banyak teman seperjuangannya yang tewas. 

Berbeda dengan Indonesia, pasukan Belanda dilengkapi senjata berat. PBB menekan 
Belanda mengakhiri perang. Mulai 11 Agustus 1949 diadakan gencatan senjata, dan 
Pengakuan Kedaulatan disiapkan dalam Konperensi Meja Bundar. 

Bagi Suwarno perkembangan ini berarti 'tancap gas'. "Kami berusaha secepat 
mungkin menghabisi sebanyak mungkin tentara Belanda" . Indonesia takut gencatan 
senjata itu bisa memperkuat Belanda.  27 Desember 1949, Suwarno berumur 18 
tahun. Ia mengikuti pemberitaan penyerahan kedaulatan melalui radio. Baginya 
saat-saat yang amat berarti. Perang betul-betul usai.

Republik Indonesia betul merdeka. Impian menjadi kenyataan. Sebuah negara 
dengan warga yang bebas dan bahagia. Tapi sekarang???? 60 tahun kemudian???

"Hati saya nyeri, bila melihat tanah air. Korupsi, kecurangan di parlemen. 
Inikah hasilnya setelah 60 tahun? Saya sangka revolusi sudah berakhir pada 
1949, tapi ternyata harus dimulai sekarang!"

Demikian akhir kisah Suwarno seperti diturunkan de Volkskrant dam sekian pula 
tinjauan pers kali ini.


* GADIS BELANDA BERLAYAR SOLO DIPULANGKAN

Laura Dekker, gadis Belanda umur 14 tahun yang memperoleh perhatian 
internasional karena ingin berlayar keliling dunia sendirian, ditemukan di Sint 
Maarten, wilayah Antila Belanda. Jumat pekan lalu ia hilang. Menurut berita, 
bukanlah ayahnya yang melaporkan Laura hilang, melainkan anggota keluarga lain 
yang pertama-tama juga melapor pada lembaga perlindungan anak dan polisi 
Belanda. Ini menyebabkan spekulasi bahwa ayahnya yang juga senang berlayar, 
terlibat dalam perjalanan Laura ke wilayah Belanda di Karibia itu.

Ahad lalu Laura Dekker ditahan setelah dikenali melalui foto peringatan 
internasional. Polisi menolak menjelaskan bagaimana dia bisa sampai di Pulau 
Sint Maarten. Yang dinyatakan cuma setiap upaya sekarang ditempuh untuk secepat 
mungkin mengembalikan Laura ke Belanda dan keluarganya. Jurubicara kepolisian 
Belanda, Bernard Jens, menyatakan "seorang perempuan Sint Maarten mengenali 
Laura lalu memberi tahu polisi," itu menyusul pemberitaan pers. 

Pengawasan pengadilan
Sebelumnya, seorang jurubicara keluarga Laura menyatakan bahwa ia meninggalkan 
pesan untuk ayahnya. Perahu Laura masih terlihat di pelabuhan Gelderland, 
Belanda timur. Berita yang belum dipastikan mengabarkan Laura mengambil uang 
sebanyak 3500 euro dari rekening banknya.

Lembaga perlindungan anak Belanda menempatkan Laura dalam pengawasan pengadilan 
Oktober lalu untuk mencegahnya mengadakan pelayaran solo. Pengadilan 
mengizinkan Laura tetap tinggal bersama ayahnya, yang sudah bercerai dari 
ibunya. Tidak jelas apakah Laura akan diizinkan kembali ke ayahnya atau akan 
ditempatkan di bawah perlindungan yang lebih ketat lagi.


* SALJU RUNYAMKAN EROPA

Suhu terendah selama bertahun-tahun, salju tebal di mana-mana, jalan-jalan tak 
bisa dilalui. Sebelum musim dingin resmi mulai, akhir pekan lalu, Eropa sudah 
dilumpuhkan oleh cuaca buruk dan suhu yang begitu rendah. Laporan Sebastiaan 
Gottlieb.

Akhir pekan silam, warga Amsterdam mengenakan sepatu ski kalau harus keluar 
rumah. Anak-anak naik kereta luncur dan di mana-mana terlihat boneka salju. 
Musim dingin yang tak diduga memang membawa kegirangan sendiri. Salju turun 
antara 10 sampai 23 centimeter, itu sudah cukup untuk mematahkan lancarnya 
kehidupan sehari-hari. 

Jalur sepeda
Dinas kereta api Belanda berseru kepada khalayak supaya tidak naik kereta api 
kalau memang tidak sangat perlu, sementara di jalan bebas hambatan mobil-mobil 
hanya merangkak. Dan yang khas Belanda: melalui perhimpunan pemakai sepeda 
mereka mengeluh supaya jalur sepeda di jalan-jalan juga ditaburi garam, 
sehingga salju leleh dan pengendara sepeda tidak terhambat. Di banyak tempat 
jalan-jalan memang sempat dibersihkan dari salju, tetapi jalur sepeda baru 
dibersihkan kalau jalur mobil sudah bersih.

Wilayah Eropa lain juga kena bencana salju. Hujan salju ini paling lebat dalam 
empat tahun terakhir. Khususnya Spanyol tertimpa salju dalam jumlah sangat 
banyak. Di sana diberlakukan tanda bahaya dingin. Cuaca musim dingin ini tidak 
hanya menimpa wilayah pegunungan atau Eropa utara. Di Gunung Alpen wilayah 
Jerman suhu mencapai 36,4 derajat Celcius di bawah nol. Italia juga tidak lebih 
panas lagi, karena di sana suhu mencapai minus 25 derajat.

Di sebagian besar Eropa salju benar-benar menghambat lalu lintas. Banyak tuna 
wisma tewas karena suhu dingin ini. Dari Polandia diberitakan 20 orang 
meninggal dunia akhir pekan lalu.

Kasur darurat
Di pelbagai lapangan terbang Eropa banyak penumpang tidak bisa ke mana-mana. Di 
Bandara Schiphol 700 orang terpaksa tidur dengan kasur darurat dengan harapan 
Senin 21 Desember ini bisa meneruskan perjalanan. Di mana-mana penumpang 
mengalami hambatan karena hanya sedikit pesawat yang bisa mendarat atau 
terbang. Bandara Dusseldorf tutup karena hujan salju yang begitu lebat. 

Para penumpang jalur kereta api Eurostar yang menghubungkan Eropa daratan 
dengan Britania juga tertimpa musibah. Sekitar 2500 orang terjebak di dalam 
terowongan bawah laut selama 16 jam pada Sabtu diri hari. Terowongan itu juga 
sangat gelap dan sangat panas. Banyak penumpang kena serangan panik. Semua 
penumpang sekarang sudah keluar dengan selamat, tetapi kereta api Eurostar 
masih belum berjalan. Orang menduga keras bahwa kereta api itu mogok karena 
tidak bisa menghadapi perubahan suhu mendadak, dari luar yang sangat dingin ke 
dalam terowongan yang sangat panas. 

Natal putih
Jadi bagaimana? Prakiraan cuaca menyebut salju masih akan banyak lagi. Eropa 
jadi berwarna putih, jadi tampaknya akan datang hari Natal putih.


* BUKAREST 1989: PANENKOEK UNTUK KAUM REVOLUSIONER

Intro: Pada bulan Desember 1989, Peter Oostveen, seorang dokter Belanda, 
berangkat ke Bukarest, ibukota Rumania. Di sana ia memberikan bantuan pertama 
kepada mereka yang cedera dalam pemberontakan rakyat terhadap diktator Nicolae 
Ceausescu. Sampai sekarang Peter Oostveen tetap tinggal di Rumania, cuma 
sekarang ia memimpin sebuah biro arsitek. Ia bertanya-tanya, siapa yang 
akhirnya berani menyelesaikan revolusi Rumania 20 tahun silam. Laporan redaktur 
Eropa Tijn Sadee.

"Lubang peluru di tembok masih terlihat. Brankar tidak ada, ruangan rumah sakit 
cuma disinari oleh satu lampu." Peter Oostveen berjalan di sepanjang lorong 
rumah sakit yang didatanginya 20 tahun silam, pada malam buta. "Yang saya 
ketahui hanya pemberontakan rakyat. Selebihnya saya tidak tahu soal Rumania. 
Saya juga belum pernah ke sini."

Pada hari-hari pertama itu Oostveen juga tidak punya waktu untuk mencari tahu 
dan berpikir tentang Rumania. "Orang-orang yang cedera dibawa masuk membanjiri 
rumah sakit. Sebagai spesialis kanker, saya tiba-tiba harus membedah tubuh, 
mencari peluru." Ia ditelpon temannya yang saling menelpon kalau suatu tempat 
di dunia ini butuh bantuan medis. "Kami ini orang gila, termasuk saya," kata 
Peter Oostveen tergelak.

Ulah Securitate
Setelah ambruknya Tembok Berlin pada tanggal 9 November 1989, berjatuhanlah 
pelbagai rezim komunis Eropa Timur, layaknya kartu. Di Berlin, Praha, Warsawa 
dan Budapest itu semua berlangsung tanpa pertumpahan darah. Tetapi di Rumania 
lain lagi. Pertengahan Desember 1989, di kota Timisoara, awal pemberontakan 
rakyat terhadap diktator Ceausescu, berjatuhan korban tewas, puluhan orang. 
Sepekan kemudian giliran ibukota Bukarest. 

Kerusuhan dimulai ketika Nicolae Ceausescu berpidato. Apa yang kemudian terjadi 
disebut sebagai revolusi Rumania, tapi tidak oleh orang Rumania sendiri. 
Benarkah itu sebuah revolusi? Setelah sang diktator dan istrinya dibawa pergi 
dengan helikopter ke tempat di mana mereka kemudian dieksekusi, sekitar seribu 
orang tewas di jalan-jalan Bukarest. Itu ulah Securitate, dinas rahasia 
Ceausescu. Dari pelbagai atap bangunan, antek-antek Securitate menembaki para 
demonstran. 

20 tahun kemudian Peter Oostveen masih ingat sekali apa yang terjadi, termasuk 
bau dan bunyi-bunyian rumah sakit yang dilanda panik dan runyam. "Anehnya saya 
tidak sempat merasa takut. Maklum waktu itu saya sibuk sekali."

Menyamar dengan dasi
Waktu itu Peter Oostveen menginap di hotel Intercontinental. Sekarang lobi 
hotel ini sarat dengan pebisnis yang tidak mau ketinggalan menikmati mekarnya 
perekonomian Bukarest. Peter sendiri juga merasa tertarik pada Rumania baru 
yang serasa seperti magnet. Setelah revolusi ia tidak balik ke Belanda. Ia 
malah terlibat pada pembangunan Rumania. 

Ia ganti haluan, sekarang mendalami arsitektur, cinta keduanya setelah 
kedokteran. Ia tengah membantu restorasi gedung Museum Nasional di Alun-Alun 
Revolusi. Gedung ini rusak karena tembakan. Tetapi ia mengecam keras kelas 
politik dan ekonomi yang sekarang berkuasa di Rumania. KKN dan langkah jangka 
pendek sekarang meraja lela. Menurut Herta Muller, pemenang hadiah Nobel tahun 
ini untuk kesusastraan yang kelahiran Rumania, 40 persen orang yang sekarang 
berkuasa di Rumania berasal dari Securitate, dinas rahasia Ceausescu.

"Itu masih terlalu rendah," kata Peter Oostveen. "Mereka jauh lebih banyak. 
Sampai-sampai saya sering bertanya-tanya, siapa yang akan menyelesaikan 
revolusi 20 tahun lalu?" Orang Rumania mendukungnya: memang kalangan Securitate 
masih berkuasa, mereka sekarang menyamar dengan jas dan dasi. Tapi kerja mereka 
tidak pernah berubah. 

Roti untuk kaum revolusioner
Dari lobi hotel Intercontinental, Peter Oostveen naik lift ke tingkat 12. 
"Selama revolusi saya menginap di kamar 1223, tidak akan terlupakan." Tapi ia 
sedikit sekali tidur. "Mahasiswa yang kelaparan berdatangan menghampiri petugas 
bantuan dan wartawan luar negeri di hotel. Para koki sudah kabur, jadi kami 
harus memasak sendiri di dapur hotel. Kami gunakan apa yang ada. Sampai larut 
malam saya membuat roti panekoek untuk kaum revolusioner itu."


* BOEDIONO DAN SRI MULYANI MERASA BENAR

Panitia Khusus Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) kasus Bank Century meminta agar 
Wakil Presiden Boediono dan Menteri Keuangan Sri Mulyani mengundurkan diri 
untuk sementara. Alasannya supaya kedua tokoh ini bisa memusatkan perhatian 
terhadap angket. Namun Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mengatakan, kedua 
anggota kabinetnya itu tidak perlu mundur. Menurut SBY, Undang-Undang tidak 
menuntut hal itu. Tapi ada pula yang mengatakan, secara moral sebaiknya wapres 
dan menteri keuangan mundur saja. 

Menurut pakar ilmu politik Universitas Indonesia Arbi Sanit, baik menurut 
hukum, politik maupun sosial, sikap Susilo Bambang Yudhoyono sudah benar. Ia 
malah melihat tindakan anggota Komisi Angket Bank Century sudah melenceng.

Arbi Sanit: "Ini sebenarnya sudah mengalihkan proses. Dari proses skandal 
Century kepada proses penggulingan, penggantian atau penggusuran orang-orang 
berkuasa. Ini menjadikan isu ini semakin kabur." 

Menteri Keuangan Sri Mulyani sempat menyerang balik para lawannya melalui koran 
internasional The Wall Street Journal. Dalam wawancara dengan koran tersebut, 
menkeu mengatakan Golkar memang berupaya menggulingkannya. Kepada media 
internasional itu menteri keuangan menjelaskan bahwa ada permusuhan pribadi 
antara dia dengan pemimpin umum Golkar, Abu Rizal Bakrie. 

Arbi Sanit: Jadi balas dendam Pansus yang sebenarnya harus menyelesaikan secara 
politik diperalat oleh Rizal Bakrie dan Golkar sehingga setelah opini dibangun 
oleh Sri Mulyani melalui koran internasional, maka baik opini nasional maupun 
internasional sudah berubah. Sekarang ini sudah ada perubahan sikap masyarakat."

Pakar politik UI ini menambahkan sebagai contoh seorang tokoh Koalisi 
Masyarakat Sipil Anti Korupsi (Kompak) mungkin akan berubah sikap terhadap 
Pansus. Sementara media masa juga sudah banyak mulai membela Sri Mulyani dan 
Boediono. "Dan juga intelektual sudah mulai pasang badan berani memuji 
kebenaran tindakan Sri Mulyani dan Boediono, " katanya.

Walhasil pamor kedua tokoh ini naik. Apalagi setelah SBY menyatakan di 
Kopenhagen, bahwa kedua anak buahnya tidak perlu mundur.

Ada orang yang mengatakan, secara moral sebaiknya Boediono dan Sri Mulyani 
sebaiknya mundur saja. Menanggapi pandangan ini, Arbi Sanit, mengatakan itu 
bisa,  kalau yang bersangkutan memang merasa bersalah.

Arbi Sanit: "Yang menjadi masalah adalah Sri Mulyani dan Boediono merasa benar. 
Jadi bagaimana moral dia. Moral dia mengatakan bahwa ia benar. Jadi bagaimana 
ia mau mundur."


---------------------------------------------------------------------
Radio Nederland Wereldomroep, Postbus 222, 1200 JG Hilversum
http://www.ranesi.nl/
http://www.radionetherlands.nl/

Keterangan lebih lanjut mengenai siaran radio kami dapat Anda
peroleh melalui
[email protected]

Copyright Radio Nederland Wereldomroep. 
---------------------------------------------------------------------

Kirim email ke