--------------------------------------------------------------------- WARTA BERITA RADIO NEDERLAND WERELDOMROEP Edisi: Bahasa Indonesia
Ikhtisar berita disusun berdasarkan berita-berita yang disiarkan oleh Radio Nederland Wereldomroep selama 24 jam terakhir. --------------------------------------------------------------------- Edisi ini diterbitkan pada: Jumat 25 Desember 2009 12:40 UTC ** PEREMPUAN TERJANG PAUS BENEDICTUS ** LIU XIAOBO DIVONIS 11 TAHUN PENJARA ** BERLUSCONI INGIN TAKLUKKAN MAFIA ** TALIBAN LUNCURKAN VIDEO SANDERA ** GEMA WARTA TOPIK INTERNASIONAL: EROPA MELIHAT KEMBALI LIMA TAHUN TSUNAMI ** GEMA WARTA TOPIK INTERNASIONAL: 10 TAHUN CHAVEZ: VENEZUELA MAKIN TERBELAH ** GEMA WARTA TOPIK INTERNASIONAL: PADANG GAS BUMI MEMECAHBELAH PENDUDUK DESA PESISIR IRLANDIA ** GEMA WARTA TOPIK INTERNASIONAL: PEREMPUAN SENEGAL MENDAMBAKAN MASA DEPAN ** GEMA WARTA TOPIK INDONESIA: MAHASISWA ACEH KECEWA IRWANDI NAZAR INGKAR JANJI ** GEMA WARTA TOPIK INDONESIA: LAUT MEMBERI PERINGATAN SEBELUM TSUNAMI * PEREMPUAN TERJANG PAUS BENEDICTUS Seorang perempuan ditangkap setelah menerjang Paus Benedictus hingga jatuh ke lantai. Insiden ini terjadi ketika Sri Paus dan rombongan berjalan melalui altar Basilika, Santo Petrus, Vatikan. Perempuan itu melompati pagar pembatas, lari ke arah Sri Paus lalu menarik tangan Sri Paus sampai pada akhirnya Sri Paus terjatuh. Sri Paus tidak terluka. Namun seorang kardinal yang berjalan di samping Paus harus dibawa ke rumah sakit karena kakinya patah. Menurut keterangan Vatikan, perempuan itu adalah seorang pemuja Sri Paus yang labil. Tahun lalu dia juga mencoba mendekati Sri Paus, tetapi pasukan pengaman Sri Paus berhasil menghadangnya. Beberapa saat setelah insiden Sri Paus Benedictus memulai misa Malam Natal. Misa diselenggarakan dua jam lebih awal, mengingat usia lanjut Sri Paus. * LIU XIAOBO DIVONIS 11 TAHUN PENJARA Disiden Cina, Liu Xiaobo, divonis sebelas tahun penjara oleh pengadilan di Beijing. Dia dianggap bersalah berupaya menjatuhkan sistem komunis. Untuk pelanggaran tersebut hukuman maksimal adalah 15 tahun penjara. Tahun lalu Liu terlibat dalam peluncuran petisi Charta 08 yang mendesak perlunya perluasan demokrasi. Sebelum petisi tersebut dipublikasikan Liu sudah ditangkap. Guru besar sastra berumur 53 tahun ini sebelumnya juga sudah dipenjara beberapa tahun karena keterlibatannya dalam demonstrasi tahun 1989 di Lapangan Tienanmen, Cina. Amerika Serikat, Uni Eropa dan organisasi-organisasi HAM menilai proses ini pengadilan politik. Pekan ini, mereka menuntut pembebasan Liu Xiabo. * BERLUSCONI INGIN TAKLUKKAN MAFIA Perdana Menteri Silvio Berlusconi bertekad, pada tahun 2013, akan telah berhasil membasmi gerombolan mafia di Italia. Berlusconi menyatakan hal tersebut dalam sebuah wawancara di stasiun radio nasional. Menurut Berlusconi, mafia adalah fenomena tidak sehat. Karena itu, sebelum masa jabatannya berakhir, ia akan berusaha memusnahkannya. Selanjutnya Berlusconi menambahkan, sejauh ini tidak ada pemerintah Italia, yang benar-benar berusaha membasmi organisasi kriminal tersebut. Kini, setiap hari, polisi Italia menangkap sekitar delapan anggota mafia. Sementara itu, awal bulan ini seorang informan polisi mengungkapkan, pada awal tahun 1990-an Berlusconi pernah berhubungan dengan mafia Sisilia. Berlusconi menyangkal tuduhan tersebut. * TALIBAN LUNCURKAN VIDEO SANDERA Taliban meluncurkan video-video sandera tentara Amerika. Menurut Taliban video itu adalah tentang prajurit Bowe Bergdahl. Bulan Juni lalu dia ditangkap Taliban di Propinsi Paktika dekat perbatasan Pakistan. Dalam video tersebut terlihat seorang pria mengenakan kacamata hitam. Dia sepertinya mengenakan seragam tentara Amerika Serikat dan mengaku bernama Bowe Bergdahl. Pria dalam video itu juga mengatakan rakyat Amerika harus menolak perang Afghanistan, karena jika tidak perang ini akan berubah menjadi Perang Vietnam ke 2. Kebenaran video ini masih diragukan. * PEMANCAR RNW DI MADAGASKAR TERBAKAR Instalasi penyiaran Radio Nederland Wereldomroep di Madagaskar terbakar. Api berasal dari ruang tegangan tinggi instalasi tersebut. Setelah beberapa jam api berhasil dipadamkan oleh pemadam kebakaran Antananarivo. Penyebab kebakaran masih belum jelas. Radio Nederland kemungkinan tidak akan siaran antara dua hari sampai seminggu. Ini berarti siaran Radio Nederland di seluruh Afrika bagian selatan yang disiarkan melalui gelombang pendek terputus. Siaran melalui satelit dan internet tetap berjalan seperti biasa. * JEMBATAN DI RAJASTAN, INDIA, AMBRUK Sebuah jembatan di kota Rajastan India ambruk. Rubuhnya jembatan yang sedang dalam pembangunan ini menewaskan tujuhbelas pekerja. Empatbelas lainnya luka-luka berat dan langsung di bawa ke rumah sakit setempat. Tigapuluh orang dikabarkan hilang. Menurut petugas penyelamat beberapa orang terjebak dibawah reruntuhan jembatan dan tubuh-tubuh korban mengapung di air. Pemda Rajastan kini menyelidiki apakah terdapat kesalahan besar dalam pembangungan jembatan. Karena penyelidikan ini dua ahli bangungan ditangkap. * BADAI SALJU DAHSYAT DI AMERIKA SERIKAT Badai salju dahsyat melanda bagian tengah Amerika Serikat. Dinas meteorologi Amerika memperingatkan penduduk tujuh negara bagian untuk tidak keluar rumah. Menurut ramalan cuaca, salju masih akan turun di beberapa tempat dan akan mencapai ketinggian 60 sentimeter. Negara bagian South Dakota mendapat peringatan 'bahaya badai salju'. Sementara di negara bagian, Nebraska, Kansas dan Arizona duabelas pengendara mobil tewas. Karena angin kencang membuat salju berterbangan, menutup pandangan pengendara mobil. Ratusan jadwal penerbangan dibatalkan di bandara Minnesota. Negara bagian lain menghadapi masalah hujan deras. Misalnya banjir yang melanda Missouri dan Illinois. * BERITA BURSA Bursa-bursa di Eropa hari Jumat ini tutup karena libur Natal. Hanya bursa di Tokyo yang dibuka. Nilai Indeks Nikkei pada penutupan turun 0,4 persen pada 10.494, 71 poin. Pemegang saham memutuskan mengambi untung setelah indeks itu mencapai nilai tertingginya dalam waktu tiga bulan. * EROPA MELIHAT KEMBALI LIMA TAHUN TSUNAMI Hari Natal Kedua 2004. Di Belanda orang masih merayakan natal bersama keluarga. Berita tentang tsunami di Samudra Hindia mulai masuk. Tapi orang belum sadar dasyatnya bencana itu. Baru setelah televisi menampilkan gambar bencana alam itu dan memberitakan ada turis asing yang menjadi korban, seluruh Belanda tercengang. Kilas balik bencana tsunami lima tahun lalu. Laporan Eelco Walraven Pagi hari 26 Desember 2004, gelombang setinggi pohon kelapa akibat gempa di Samudra Hindia melanda pantai di Indonesia, Sri Lanka dan Thailand. Berita pertama di Belanda hanya muncul di Teletekst.Besarnya bencana alam itu baru disadari kemudian setelah berita tentang turis Belanda yang tewas mulai bermasukan. "Sampai saat ini 7 orang diberitakan hilang di Thailand. Hari ini 3 orang dilaporkan hilang di Sri Lanka tapi kami masih belum mendapat kepastian." Demikian jelas juru bicara ANWB sesaat setelah tsunami. Jumlah korban tewas akhirnya mencapai 230 ribu, 130 ribu di antaranya dari Indonesia. Di dunia Barat, pemberitaan awalnya berfokus di Thailand Utara di mana ribuan turis dari Eropa Barat dan Amerika merayakan liburan natal mereka. Informasi masuk secara lambat. Infrastruktur di wilayah bencana rusak parah. Selain itu perbedaan waktu menyebabkan sulitnya komunikasi antara Belanda dan Asia. Di Colombo, ibukota Sri Lanka, dibuka pusat bencana di mana banyak warga Belanda dan Inggris yang lapor. Beberapa dari mereka harus berjalan berkilometer untuk bisa sampai ke pusat bencana: "Kami baru saja tiba dari Midigama, sekitar 40 menit dari Galle. Kami sampai kemarin malam. Tidak ada yang tersisa. Tiket, pasport, pakaian, hilang semuanya. (t:) Anda di pantai saat ini semua terjadi? (j:) Iya. Lalu saya lari ke kamar hotel untuk ambil paspor. Kesalahan besar karena hotel langsung rubuh. Tiba-tiba saja saya sudah nyangkut di pohon kelapa berusaha menyelamatkan diri. Demikian seorang turis Inggris bercerita kepada wartawan Wereldomroep pada 27 Desember 2004 sekitar pukul 8 pagi. Jumlah korban tewas di Sri Lanka mencapai 35 ribu, sekitar 30 ribu lebih banyak dibandingkan Thailand. Di sana wilayah yang terkena dampak paling parah adalah di wilayah pantai barat. Turis Amerika ini sedang berlibur di Pantai Patong, Puket. Ia baru saja selesai sarapan ketika bencana datang. Kami semua lari pontang-panting keluar hotel lewat pintu belakang. Begitu keluar kami melihat mobil-mobil terapung sekitar 50 meter dari tempat kami berdiri. Kami lalu lari ke wilayah bukit sekitar 2 kilometer dari hotel. Nasib yang sama dialami kebanyakan turis Thailand. Di sana akhirnya ada 5000 orang tewas. Secara total ada 36 orang Belanda tewas dan 53 lainnya menderita luka-luka. * 10 TAHUN CHAVEZ: VENEZUELA MAKIN TERBELAH Memasuki abad 21, di Venezuela berlangsung apa yang disebut Revolusi Bolivaria. Tampilnya Presiden Hugo Chavez punya gagasan sosialisme abad 21. Ia berjanji mengakhiri korupsi dan kemiskinan. Setelah 10 tahun, apa yang terjadi dengan janji-janji itu? Dua orang Venezuela yang tinggal di Belanda tidak bisa bersepakat soal ini. Laporan koresponden Edwin Koopman. Begitu populer Hugo Chavez ketika mulai berkuasa tahun 1999. Venezuela muak dengan praktek-praktek politik lama termasuk politisi korup. Chavez membawa kesegaran. Ia adalah arus balik yang mengumumkan zaman baru. Ia memperoleh dukungan dari kiri sampai kanan untuk Revolusi Bolivaria, nama yang diambil dari pejuang kemerdekaan Amerika Latin abad 19, Simon Bolivar. Nelys Velazquez waktu itu berumur 39 tahun. Ia tinggal di Belanda dan menyambut gembira Hugo Chavez, sampai-sampai ia kembali ke Venezuela untuk melihat dengan mata kepala sendiri revolusi Bolivaria. Nelys Velazquez: Sebagai orang Venezuela kami punya harapan negeri kami akan berubah. Yang terpenting adalah ia berjanji memerangi korupsi dan kemiskinan. Karena itu saya memutuskan pulang. Saya pekerja budaya dan beranggapan: sekarang saya bisa berbuat sesuatu untuk negara. Saya kembali dan sangat senang karena Chavez memberi harapan. Buta huruf Chavez membuat konstitusi baru, menasionalisir perusahaan minyak dan mengalihkan keuntungannya untuk pelbagai program sosial. Jutaan dolar dianggarkannya untuk sekolah, pemberantasan buta huruf dan subsidi untuk sembako. Ia mengirim minyak ke Kuba dan sebagai imbalan menerima dokter yang mendatangi wilayah-wilayah kumuh Venezuela. Ia mendukung gerakan revolusioner dan sekutunya di luar negeri. Ia menguatkan genggaman pada ekonomi, kehakiman, tentara dan media massa. Hilda Gonzalez mengalami itu semua. Tiga bulan terakhir ini ia tinggal di Haarlem dengan pasangannya, seorang pria Belanda. Tapi 10 tahun lalu ia kuliah hukum di Universitas Caracas. Kalangan mahasiswa juga bersimpati kepada Chavez. * PADANG GAS BUMI MEMECAHBELAH PENDUDUK DESA PESISIR IRLANDIA Penduduk desa kecil Rossport Irlandia sepertinya tahun ini dapat menggunakan doa natal. Setahun belakangan ini telah banyak yang terjadi di desa kecil yang indah di pesisir barat Irlandia itu. Aksi mogok makan, perselisihan dengan polisi, bahkan perkelahian antar murid di lapangan sekolah. Ini semua karena milyaran Euro tertanam di dasar tanah desa yang berpenduduk sedikit itu. Laporan Maurice Laparliere Dua belas tahun lalu, warga Belanda Imy van den Berg jatuh cinta pada desa itu. Dia jatuh cinta pada bebatuan pegunungan yang kasar, aliran air yang deras, lumba-lumba yang berenang di perairan, tapi terutama pada ketenangan dan kesunyian di sana. Juga pada pelaut, yang dengan kapal tambangnya telah membawa Imy ke sana. Imy van den Berg meninggalkan semua di Belanda untuk memulai hidup baru di desa miskin dan primitif di baratlaut Irlandia. : "Ya, saya masih ingat ketika saya bercerita pada kakak saya tentang lingkungan di sini dan dia bilang: kamu telah temukan surga. lalu saya jawab: ya, benar." Tapi setelah hampir tiga tahun tinggal di sana, hidup barunya berubah total. Di air terdapat penemuan yang bernilai milyaran euro. Minyak dan gas ditemukan dalam jumlah besar di sana. "Dan semua itu harus diangkat ke darat. Bukan hanya akan ada satu kilang, tapi tiga kilang dan lima jalur pipa minyak. Ini menghancurkan hidup kami semua." Banyak penduduk khawatir kerusakan lingkungan hidup sekelilingnya. Dan mereka melihat bahaya besar jika satu kali saja terjadi kesalahan di sana. Penduduk Rossport dikenal sebagai orang yang taat hukum dan tidak terlalu kritis. Meskipun begitu dari inisiatif seorang petani bernama Willie Corduff sebuah gerakan rakyat menentang pembangunan kilang minyak dan gas pun muncul. Corduff menolak perusahaan minyak Shell memasuki lahannya. Dan walaupun dipenjara selama sembilanpuluh hari Corduff tidak juga putus asa. "Saya pikir mereka harus membunuh seseorang. Jika mereka terus lanjut dengan penjaga-penjaganya - dan belum terpikir untuk mendatangkan tentara. Di sini ada banyak yang rela mati daripada melihat desa ini dihancurkan. Jika Shell masuk, kami tetap juga hancur. Desa ini akan luluh lantah." Walaupun demikian ada juga beberapa orang yang percaya Shell akan bekerja dengan baik di sana dan desa ini pada akhirnya dapat hidup dari adanya lahan gas bumi. Fiona Togher, ibu dari dua anak, mendukung pekerjaan Shell. Tetapi tidak selamanya hal itu baik-baik saja. "iring-iringan mobil sering melintasi rumah kami dan caci maki sering kami dengar dari dalam mobil: sampah, pengkhianat, dan lain-lain. Salah satu alasan utamanya adalah sejarah desa ini. Sejarah kami berada di luar sejarah Irlandia bahkan Eropa. Menurut saya banyak orang tahu keuntungan proyek ini untuk desa." Karena sumber energi di desa tersebut Shell selalu dikontrol dengan ketat di daerah itu. Shell acap kali mengatakan penduduk dan hewan tidak akan mendapatkan bahaya dari proyek tersebut. Manager Shell Butler menyebut proyek mereka sebagai sistem pipa gas paling aman yang pernah dia kerjakan. Menurutnya penutup pipa dibuat lebih tebal dari seharusnya dan proyek ini menggunakan tuntutan kebersihan lingkungan yang diminta. Shell mengatakan Irlandia dan daerah tersebut akan mendapat keuntungan milyaran Euro dari apa yang mereka miliki dibawah tanah. Perusahaan tersebut akan dapatkan banyak keuntungan dan oleh karenanya harus membayar pajak yang besar pula. Tetapi Betty - Ibu tiga anak- sudah bisa melihat kerusakan akibat proyek itu, walaupun belum dilakukan pengeboran gas sama sekali. Dia melihat anak-anak pun sudah mulai berselisih mengenai hal ini di sekolah. "Banyak anak-anak desa lahir ketika konflik ini terjadi, karena ini adalah konflik berkepanjangan. Contohnya, mereka bermain 'demonstran dan polisi', mereka saling dorong satu sama lain di lapangan sekolah. Saya tidak ingin ini berlanjut sampai ke generasi berikutnya. Beberapa orang benar-benar khawatir ini akan berlanjut ke ke generasi selanjutnya, seperti halnya konflik yang terjadi di Irlandia Utara. Sulit untuk menentukan siapa yang benar dari kedua pihak yang bertikai. Benarkah manusia dan hewan terancam keberadaannya ataukah pihak penentang hanya terlalu histeris saja? Walau bagaimanapun juga reaksi ini amat beda dengan yang terjadi di Belanda limapuluh tahun lalu. Waktu itu sebuah ladang gas bumi juga ditemukan dan seluruh negeri pun bergembira. Itu adalah hadiah terindah yang diterima Belanda yang kala itu masih miskin. Mungkin ini juga bisa terjadi di Baratlaut Irlandia yang miskin itu. * PEREMPUAN SENEGAL MENDAMBAKAN MASA DEPAN Joost van Egmond Atas pertanyaan, jika harus memilih antara makanan dan pendidikan, Coumba, seorang perempuan, menjawab tanpa ragu dan dengan suara tegas, memilih pendidikan: "Itu masa depan. Saya ingin agar hidup saya berguna dan anak-anak saya hidup lebih baik." Saya mengenal Coumba sejak hampir dua tahun lalu. Dan saya tahu ia sungguh-sungguh. Tiga hari per pekan ia bekerja di rumah kami. Mengasuh anak kami. September lalu, dengan muka bersinar girang ia masuk ke dalam rumah, putra bungsunya, Mody, lulus ujian sekolah dasar dengan angka-angka bagus. Baginya, itulah saat paling penting selama dasawarsa abad ini. Kini, mereka harus belajar lebih baik lagi. Baik Mody, mau pun kakak laki-lakinya, harus mengikuti pendidikan sekolah menengah. Dan mungkin, terus hingga ke perguruan tinggi. Pantang menyerah Sekolah hingga tingkat perguruan tinggi, di Senegal masih merupakan suatu keistimewaan. Sebagian besar penduduk masih buta huruf. Jumlah orang yang tidak pernah duduk di bangku sekolah menengah, lebih banyak lagi. Apalagi di kalangan masyarakat lingkungan Coumba. Ketika ia berusia tigabelas tahun, orangtuanya tidak mampu membiayai pendidikan lebih lanjut. Dengan berat hati, ibu kandungnya mengeluarkan Coumba dari sekolah, dan mengirimnya ke Mauritania untuk bekerja, sebagai buruh anak. Pengalaman ini menempa Coumba menjadi manusia pantang menyerah. Anak-anaknya harus bisa sekolah terus. Untuk mewujudkan hal ini, ia sengaja membatasi hanya punya dua anak. Rata-rata perempuan Senegal punya lima anak. Dua orang anaknya menempuh pendidikan di sekolah favorit. Walaupun biayanya jauh lebih mahal. Lain dari yang lain Kita tidak perlu jauh mencari-cari untuk mengetahui bahwa Coumba lain dari yang lain. Saudara iparnya menggeleng-gelengkan kepala mengenai obsesi Coumba: "Dalam soal pendidikan Coumba sangat berlebihan. Kita bisa apa sih?" Ambisi ipar perempuan, yang punya lima anak ini, lebih sederhana. "Yang penting anak laki-laki bisa dapat pekerjaan, dan anak perempuan bisa dapat suami. Menyekolahkan mereka terus, sulit. Perlu banyak biaya." Negeri miskin Biaya pendidikan memang mahal, mengingat rendahnya kemampuan keuangan orang-orang di negeri miskin ini. Biaya uang sekolah memang hanya sekitar limabelas euro per tahun. Tapi, masih banyak berbagai biaya tambahan lain, yang berada di luar jangkauan keluarga miskin. Misalnya: biaya praktek komputer di warung internet, buku-buku dan pakaian seragam. Dan itu semua harus dibayar sekaligus. Padahal, di tengah budaya harus selalu siap menolong keluarga dekat, sulit bagi seseorang untuk bisa menabung. Untuk mengatur masalah keuangan, Coumba sengaja membuka rekening di bank. Ini pun lain dari yang lain. Petugas bank tampak agak kaget ketika Coumba mengisi kolom pekerjaan dengan: 'pembantu rumahtangga'. Coumba menanggapi kekagetan tersebut dengan senyum gembira. Takdir tuhan Ini semua tidak ada hubungannya dengan keinginan menjadi orang kaya raya. : "Di dunia ini ada perbedaan antara kaya dan miskin. Dan saya percaya, bahwa tuhan menghendaki hal itu. Kami tidak kaya, dan tidak akan menjadi kaya. Saya hanya ingin agar dua anak saya hidup berbahagia, tidak menderita. Itu saja." "Dan kuncinya adalah pendidikan," kata Coumba. "Anak-anak saya mengerti, saya harus kerja keras agar bisa menyekolahkan mereka. Dan mereka pun rajin belajar, agar upaya ini berhasil." Itu benar. Alseny, putra sulungnya, jengkel jika guru-guru di sekolah mogok. "Okay, sekali-kali boleh lah," ujarnya setelah didesak. "Tapi, pemogokan jangan merugikan anak didik." Ia bercita-cita ingin jadi penerbang pesawat tempur. Karena itu, ia menghadapi mata pelajaran fisika, dengan lebih bersemangat. Bangga Itu semua membuat Coumba bangga. "Cita-cita ingin jadi pilot itu bukan anjuran saya. Saya anggap, jadi apa pun, baik-baik saja. Asal ia ingin berbuat sesuatu. Asal ia punya cita-cita yang ia dambakan." * MAHASISWA ACEH KECEWA IRWANDI NAZAR INGKAR JANJI Tiga tahun pemerintahan Gubernur NAD, Irwandi Nazar dinilai belum mencapai hasil yang diharapkan. Sebagai mantan pejuang GAM, Irwandi dianggap tidak memenuhi janjinya. Terlalu fokus ke luar negeri tapi melupakan kesejahteraan rakyat. Seperti disampaikan elemen mahasiswa yang membuka posko pemerhati Pemerintahan NAD kepada Fediya Andina. Bentuk keprihatinan Mahasiswa terdiri dari enambelas poin, yang antara lain adalah pemberdayaan perekonomian rakyat. Menurut mahasiswa poin ini belum menunjukkan tanda-tanda keberhasilan. Contohnya alokasi dana kredit pembangunan NAD masih macet. Selanjutnya masalah-masalah pendidikan, kesehatan dan perekonomian juga masih begitu-begitu saja. Posko pemerhati pemerintah ini dibuat para mahasiswa dengan tujuan supaya Irwandi Nazar atau pemerintahannya bisa menjumpai masyarakat dan mahasiswa untuk menerima aspirasi rakyat. Menurut mahasiswa pemerintah hanya menghabiskan waktu di kantor dan tidak pernah berhubungan langsung dengan rakyat. Belum jelas apa yang sudah mereka lakukan untuk Aceh. Sambutan masyarakat mengenai posko pemerhati ini cukup baik. Banyak tandatangan masyarakat terpampang di spanduk putih yang dibentangkan di posko. Namun pihak pemda Aceh sendiri belum memberikan reaksi. Arti kesejahteraan yang dimaksud mahasiswa adalah ketika masyarakat tidak lagi mengeluh tentang sistem pemerintahan, masyarakat hidup seperti biasa, akses semua ada dan tidak ada konflik sama sekali. Walaupun saat ini tidak ada lagi kontak senjata antara TNI dan GAM, tapi toh masyarakat sampai sekarang belum sesejahtera yang para mahasiswa inginkan. 0100090000032100000000000500000000000400000003010800050000000b0200000000050000000c023c007902030000001e00040000002701ffff030000000000 Demikian laporan rekan Fediya Andina dari Banda Aceh. * LAUT MEMBERI PERINGATAN SEBELUM TSUNAMI Sebuah papan kuning, sirene dan sistem peringatan berteknologi tinggi. Tidak banyak perubahan yang terjadi di Aceh lima tahun setelah bencana tsunami di hari Natal kedua terjadi. 'Warga Aceh sekarang langsung melihat ke laut setelah terjadi gempa bumi. Kalau air laut seperti tertarik ke lautan luas, mereka tahu itu saat tsunami akan datang dan mereka harus segera berlari kencang'. Laporan Michel Maas. Di pantai Pulot, Aceh, ada sebuah papan kuning. Papan itu bergambar ombak yang sangat tinggi, pohon kelapa dan rumah yang akan tersapu ombak. Di bawahnya tertulis 'Daerah Bahaya Tsunami'. Sepertinya papan itu tidak perlu lagi ditaruh di sana. Semua orang di sana tahu kapan kira-kira tsunami datang. Papan berwarna biru dengan gambar orang berlari pun sepertinya berlebihan untuk diletakkan di sana. Warga tahu persis mereka harus naik ke pegunungan kalau tsunami tiba. Juga ada sirene yang belum pernah berbunyi. Namun jika pada akhirnya sirene itu berbunyi semua orang juga pasti akan langsung lari tunggang langgang. Early warning system Dengan papan-papan peringatan dan sirene tadilah sistem peringatan tsunami yang dimiliki Indonesia. Cara kerjanya demikian: Jika gempa bumi terjadi semua orang harus melihat ke laut. Jika air laut tertarik ke tengah-tengah lautan, maka tsunami akan datang. Semua harus segera berlari menyelamatkan diri. Sirene ada peringatan tambahan. Yah, tapi itu tidak semuanya benar. Bulan November 2008 Presiden Susilo Bambang Yudhoyono resmi mengeluarkan 'early warning system'. Sebuah sistem yang nilainya sangat mahal. Sistem berteknologi tinggi dengan rantai-rantai elektronik yang diletakkan di tengah laut. Alat ini akan memberi peringatan kalau permukaan air laut tiba-tiba naik. Jika alat ini benar-benar berfungsi, maka masyarakat punya waktu duapuluh menit ekstra untuk segera menyelamatkan diri. Pencurian Itu kalau sistem benar-benar berfungsi. Pada saat Presiden SBY meresmikan sistem peringatan dengan menekan tombol penyalaan, ternyata hanya lima dari duapuluh dua rantai elektronik yang berhasil menyala. Dari lima rantai yang menyala saja, satu sudah dicuri dan satu lagi di komponen elektroniknya dijarah. Yang menjadi favorit untuk dijarah terutama adalah panel-panel tenaga surya dan akki. Pencurinya kemungkingan besar adalah nelayan yang sedang berlayar. Rantai-rantai itu sangat mudah diambil, hanya diletakkan begitu saja di tengah-tengah laut dan sama sekali tidak dijaga. Satu tahun setelah peresmian beberapa rantai mulai berfungsi: sembilan terapung-apung menjauh dari pesisir pantai Indonesia. Jumlah yang kurang dari setengah ini belum mencukupi kebutuhan. Menurut direktur Dinas Penggunaan Teknologi yang bertanggungjawab atas sistem ini, Wahyu W. Pandu, bulan Januari mendatang empat rantai baru, yang tiap rantainya seharga 100.000 euro, akan diletakkan. Pembelian empat rantai baru ini mendapatkan dana dari pihak asing. Meskipun demikian sistem ini belum juga beroperasi optimal. Lakonik Untuk sementara waktu Indonesia mengadakan 'Tsunami-drills'. Bulan Oktober lalu sebuah latihan dilaksanakan di Aceh, tepatnya di daerah-daerah yang tahun 2004 lalu paling parah dilanda tsunami. Dalam latihan tsunami itu setelah terdengar tanda warga harus tahu kemana mereka harus pergi; yaitu dengan cara mengikuti papan petunjuk penyelamatan diri. Sirene-sirene belum dites, walaupun resminya sirene harus dinyalakan tiap bulan untuk latihan. Tampaknya tidak semua sirene berfungsi, tapi tak seorang pun yang khawatir akan hal ini. Menunggu tanda Lima tahun setelah bencana besar tsunami, Dinas Meteorologi Aceh pun sepertinya tidak ada desakan untuk segera mempersiapkan diri terhadap bahaya tsunami. Seorang meteorolog di stasiun Blang Bintang, Syamsuir, dengan lakonik mengatakan dia selalu 'standby' jikalau sebuah gempa bumi terdaftar terjadi. Ini berarti dia akan menunggu tanda dari Jakarta untuk segera bertindak.'Selebihnya petugas-petugas kami di lapangan semuanya siap'. Apa artinya itu? 'Mereka memerhatikan laut dengan seksama,' kata Syamsuir. Lalu bagaimana dengan rantai elektronik yang mahal itu? Dia tidak tahu. 'Saya kira alat-alat itu tidak ada yang berfungsi,' ujarnya. Menurut Direktur Pandu masih ada rantai peringatan Aceh yang masih berfungsi, tapi rantai ini milik Malaysia. Negara itu belum memberikan peringatan apapun. Lagipula sampai saat ini tidak ada tsunami baru yang terjadi. Nanti kalau toh terjadi lagi baru kita tahu siapa yang akan menyalakan alarm untuk pertama kalinya: rantai-rantai elektronik yang mahal atau warga di tepi pantai. --------------------------------------------------------------------- Radio Nederland Wereldomroep, Postbus 222, 1200 JG Hilversum http://www.ranesi.nl/ http://www.radionetherlands.nl/ Keterangan lebih lanjut mengenai siaran radio kami dapat Anda peroleh melalui [email protected] Copyright Radio Nederland Wereldomroep. ---------------------------------------------------------------------
