---------------------------------------------------------------------
WARTA BERITA RADIO NEDERLAND WERELDOMROEP
Edisi: Bahasa Indonesia
Ikhtisar berita disusun berdasarkan berita-berita yang disiarkan oleh
Radio Nederland Wereldomroep selama 24 jam terakhir.
---------------------------------------------------------------------
Edisi ini diterbitkan pada:
Rabu 30 Desember 2009 14:40 UTC
** MANTAN PRESIDEN ABDURRAHMAN WAHID MENINGGAL DUNIA
** DUA ORANG DITAHAN DI BALI
** Tinjauan Pers: Pudarnya harapan reformasi Indonesia
** GEMA WARTA TOPIK INTERNASIONAL: PARA PENGIDAP HIV BOLEH KE AMERIKA SERIKAT
** GEMA WARTA TOPIK INTERNASIONAL: RUSIA BATU SANDUNGAN MAHKAMAH HAM EROPA
** GEMA WARTA TOPIK INDONESIA: PERS INDONESIA MASIH RAWAN ANCAMAN KEKERASAN
* MANTAN PRESIDEN ABDURRAHMAN WAHID MENINGGAL DUNIA
Mantan Presiden Abdurrahman Wahid meninggal dunia di RSCM hari Rabu ini, pada
umur 68 tahun, setelah pergulatan panjang dengan penyakitnya. Wahid yang
popular dengan panggilan Gus Dur diketahui buta, mengidap diabetes dan pernah
terserang stroke.
"Gus Dur baru saja meninggal dunia," ujar Lukman Edy, Sekjen DPP Partai
Kebangkitan Bangsa yang dipimpin oleh Wahid.
* DUA ORANG DITAHAN DI BALI
Dua orang ditahan atas pembunuhan terhadap seorang wanita Jepang di pulau
liburan Indonesia Bali, kata polisi hari ini. "Kami telah menahan dua orang
warga negara Indonesia," demikian Kapolda Denpasar Gede Alit Widana kepada
wartawan.
Hiromi Shimada, 41, warga Jepang, ditemukan telanjang dan terikat di sebuah
rumah kontrakan di dekat pantai wisata populer Kuta pada hari Sabtu. Ia ditikam
berulang kali di perut, kata polisi. "Ada 25 luka-luka, enam dari ditikam
dengan benda tajam. Dia meninggal oleh kehilangan darah yang berlebihan," ahli
forensik Ida Bagus Putu Alit mengatakan.
Seorang petugas polisi yang tidak ingin disebutkan namanya yang menyelidiki
kasus ini mengatakan salah seorang tersangka membantah membunuh Shimada. "Dalam
interogasi, dia mengatakan wanita itu berada di kamar mandi dengan tersangka
lain. Tiba-tiba, ia keluar dari ruangan berlumuran darah dan berteriak.
Kebingungan terjadi dan wanita itu lalu tewas."
Pada bulan September lalu, tubuh membusuk turis Jepang lain, Rika Sano, 33
tahun ditemukan di dekat barang-barang miliknya yang tersebar di wilayah yang
sama. Sano dicurigai telah diculik sebelumnya. Laki-laki Indonesia lain telah
ditahan sehubungan dengan kasus ini.
* PENGUNGSI SRI LANKA TINGGALKAN INDONESIA
Empat puluh tujuh pengungsi Sri Lanka yang selama berminggu-minggu menolak
meninggalkan perahu Australia di Indonesia, telah dikirim ke Australia dan
Rumania. Demikian dilaporkan seorang pejabat Indonesia pada hari Rabu. Para
pengungsi adalah bagian dari kelompok 78 warga Sri Lanka yang diselamatkan dari
kapal tenggelam oleh warga Australia dalam zona pencarian dan penyelamatan
Indonesia Oktober lalu, ketika mereka mencoba untuk mencapai Australia.
"Enam belas orang telah bertolak ke Australia kemarin, sementara 31 orang
lainnya pergi ke Rumania untuk diproses untuk pemukiman kembali di negara
ketiga," ujar juru bicara Departemen Luar Negeri Teuku Faizasyah. Faizasyah
juga mengatakan para migran telah ditetapkan sebagai pengungsi sejati oleh
Komisi Tinggi PBB untuk Pengungsi (UNHCR). Pejabat UNHCR di Jakarta yang tidak
bersedia memberi komentar.
15 orang dari kelompok pertama yang diselamatkan telah dikirim ke Australia dan
Rumania awal bulan ini. Enam belas orang lainnya masih diproses di pusat
penahanan imigrasi yang didanai oleh Australia di Tanjung Pinang, di pulau
Bintan di Indonesia.
Pemerintah Australia menawarkan mempercepat aplikasi pengungsi migran itu jika
mereka sepakat meninggalkan kapal bea cukai yang sudah tiga minggu mereka
duduki.
* KEBAKARAN HUTAN BESAR TERUS BERLANJUT
Kebakaran hutan besar di Australia Barat diperkirakan menghanguskan 40 rumah.
Tiga petugas pemadam kebakaran juga terluka. Api muncul karena kombinasi udara
panas dan angin kencang. Sebanyak 2.700 hektar lahan dilalap api. Ratusan
petugas pemadam kebakaran berupaya memadamkan api di sebuah daerah pertanian di
utara Kota Perth. Para penduduk telah dievakuasi. Pihak berwenang menyarankan
penduduk untuk tidak pulang ke rumah mereka. Sebagai upaya menangani api, para
pemadam kebakaran juga menurunkan pesawat pemadam. Kebakaran hutan kerap
terjadi selama musim panas di Australia, terutama pada daerah yang kering.
* USUL SCAN BADAN HIRSCH BALLIN
Menteri Kehakiman Belanda, Hirsch Ballin, ingin sesegera mungkin melaksanakan
body scan atau scan badan penumpang di bandara Belanda. Hal ini dikatakan
Ballin dari tempat berliburnya di Amerika Serikat. Di sana ia berbicara dengan
Menteri Keamanan Amerika, Janet Napolitano. Usul ini didukung oleh mayoritas
anggota parlemen Belanda. Hirsch Ballin percaya bahwa keselamatan adalah
segalanya. Saat ini masih ada keberatan terhadap penggunaan body scan karena
alat tersebut dapat melihat tembus ke balik pakaian. Ballin mengharapkan
kekhawatiran masyarakat pupus jika peraturan ini pada akhirnya diberlakukan.
Dengan itu tidak ada seorang pun yang akan mengawasi selama proses scan
dilakukan, kecuali jika alarm berbunyi. Hirsch Ballin lebih jauh mengatakan
tidak ada satupun indikasi adanya kaki tangan tersangka 23 tahun Nigeria di
Belanda yang pada hari Natal kemarin akan melakukan serangan di pesawat dari
Amsterdam ke Detroit. Menteri Kehakiman Belanda ini lalu menekankan saat ini
penyelidikan menyeluruh sedang dilakukan.
* YAMAN MINTA BANTUAN AMERIKA
Yaman mengharapkan lebih banyak bantuan dari Barat dalam memerangi Al-Qaeda.
Menurut pemerintah dari negara Arab ini, ada sekitar tiga ratusan pejuang dari
jaringan teroris yang beroperasi di Yaman. Mereka kemungkinan sedang
mempersiapkan serangan baru dengan target Barat. Daerah- daerah tanpa aturan
hukum di Yaman tampaknya semakin menjadi bagian penting sebagai markas para
ekstremis. Pemerintah Yaman mengatakan memerlukan dukungan untuk dapat melatih
dan memperlengkapi tentara Yaman dengan lebih baik. Dalam beberapa pekan
terakhir Yaman telah melakukan beberapa operasi besar melawan Al-Qaida, dengan
bantuan dari AS. Cabang Al-Qaeda di Yaman mengaku bertanggung jawab atas
percobaan serangan di pesawat ke Detroit. Menurut media Amerika, beberapa
orang-orang yang menyuruh tersangka pernah dipenjara di Guantanamo.
* BALITA VOODOO DI BRAZIL
Seorang balita dari Brasil yang ditusuk 32 jarum di tubuhnya telah keluar dari
keadaan darurat setelah tiga operasi. Ayah tiri dari anak laki-laki tersebut
menusukkan jarum di tubuhnya. Dia ingin membalas dendam pada mantan istrinya
dengan memakai ilmu hitam. Ia menusukkan jarum pada balita setelah terlebih
dahulu membuatnya mabuk. Dokter Brasil mencabut terlebih dahulu jarum yang
berbahaya dari jantung dan paru-paru serta organ vital lain. Pada operasi
ketiga, empat jarum diambil dari lehernya yang ditusuk sangat dekat dengan
tulang belakang. Sepuluh jarum terakhir menurut para dokter bisa dibiarkan dulu
untuk sementara karena mereka tidak terlalu berbahaya. Ayah tiri dan pacarnya
telah ditangkap.
* OBAMA TIDAK TERIMA
Presiden AS Barack Obama beranggapan bahwa dalam serangan gagal di pesawat di
Detroit Natal lalu merupakan hasil dari kesalahan struktural. Pemerintah telah
mendapatkan informasi bahwa warga Nigeria berusia 23 tahun merupakan seseorang
dengan visi- visi radikal, namun ia tetap saja bisa dengan bebas masuk dalam
pesawat. Obama berpendapat hal ini tidak dapat diterima. Dia percaya bahwa
kelemahan struktural dalam kontrol ini harus segera ditangani. Presiden Amerika
Serikat bersama keluarganya saat ini sedang berlibur di Hawai. Insiden pesawat
udara telah menyebabkan dirinya harus menunda liburan beberapa kali.
* HUKUMAN SEUMUR HIDUP PRIA KURDI
Sebuah pengadilan Turki menjatuhkan hukuman penjara seumur hidup kepada seorang
pria Kurdi atas pemboman sebuah minibus di resor Kusadasi pada 2005. Pemboman
itu menewaskan lima orang, termasuk wisatawan Inggris dan Irlandia. Tiga belas
orang terluka. Pria Kurdi ini menerima enam kali hukuman seumur hidup, lima
kali untuk setiap korban yang tewas dan satu lagi untuk "kegiatan separatis".
Pria itu membantah telah menempatkan bom dalam minibus tapi mengakui menjadi
anggota terlarang Partai Pekerja Kurdistan PKK.
* BERITA BURSA
Pasar saham di Amsterdam dibuka lebih rendah hari ini menyusul kerugian di Wall
Street dan di Tokyo. Investor Eropa tampak beristirahat setelah rally akhir
tahun yang cukup tajam .
Indeks AEX setelah pembukaan tercatat 0,3 persen lebih rendah pada 336,26 poin.
Midcap medium dana turun 0,1 persen lebih rendah pada 508,33 poin. Bursa efek
di Paris, London dan Frankfurt menurun hingga 0,3 persen.
Kurs valuta hari ini:
1 Euro = 1, 43 USD
1 Euro = 13,555 Rupiah
1 USD = 9, 442 Rupiah
* Langkah politik yang dilakukan presiden Indonesia Susilo Bambang Yudhoyono
untuk memperluas koalisinya dan memerintah secara konsensus menjadi bumerang
bagi dirinya. Demikian dilaporkan oleh situs Asia Times Online.
Langkah tersebut mengundang pertanyaan serius tentang masa depan pemerintahan
SBY yang sudah tercemar skandal pemerintah, termasuk kontroversi panas
pemerintahan dalam langkah penyelamatan sebuah bank menengah.
Gado-gado politik
Setelah kemenangan telaknya di bulan Juli, Yudhoyono langsung bekerja keras
untuk memperluas koalisinya di parlemen. Dia mengambil risiko merakit kabinet
yang terdiri dari partai- partai politik yang telah mendukungnya selama
kampanye serta nama- nama yang terbit dari hasil jajak pendapat.
Langkah politik utama SBY ditandai oleh bergabungnya partai Golkar. Golkar
merupakan lawan politik Yudhoyono dalam Pemilihan Umum Juli lalu dalam mengejar
posisi presiden, namun tetap diganjar dengan empat kementerian dalam
pemerintahan baru.
Perhitungan politik Yudhoyono juga menyebabkan mantan Menteri Sekretaris Negara
Hatta Rajasa, politikus senior dari PAN, yang telah menjabat Menteri
Transportasi dalam pemerintahan sebelumnya, menerima jabatan favorit, menko
perekonomian, meskipun banyak pihak yang telah mengkritik loyoya kinerja Rajasa.
Gado-gado kekuatan politik ini disusun sebagai alat untuk reformasi ekonomi dan
keuangan yang bertujuan untuk memuluskan lebih banyak partisipasi asing dalam
perekonomian.
Bank Century
Namun, lebih jauh dilaporkan situs Asia Times Online, langkah ini juga dilihat
banyak pihak sebagai negosiasi Yudhoyono akan posisinya yang kuat setelah
menang telak pemilu. Lebih lanjut, Golkar dan PAN telah mengejutkan beberapa
analis dengan bergabung dalam pihak posisi menyerang pemerintah dalam adanya
indikasi bobroknya manajemen dan potensi penipuan dari pemerintah mengenai
penanganan 6.7 triliun Rupiah untuk menyelamatkan Bank Century.
Pada awal 2005, Bank Indonesia, meminta manajer Bank Century untuk menaruh dana
ke rekening khusus pihak ketiga sebagai jaminan terhadap aset-aset
non-performing pada neraca bank tersebut. Pada saat pihak berwenang menyadari
tahun lalu bahwa bank Century mengalami kesulitan memperoleh pinjaman
antar-bank, Bank Century telah kehilangan proporsi yang signifikan dari
depositonya.
Beberapa hari kemudian, Komite Koordinasi, sebuah dewan yang terdiri dari Bank
Indonesia dan eksekutif Departemen Keuangan, menyatakan bank Century sebagai
"bank bangkrut karena dampak- dampak sistemik." Para pejabat percaya pada saat
itu bahwa penutupan dapat mempengaruhi kepercayaan bank-bank di seluruh
Indonesia. Oleh karenanya, suntikan 6,7 triliun Rupiah dari pemerintah
disahkan. Kecurigaan mulai beredar bahwa uang tersebut masuk ke deposan-
deposan ternama, lalu masuk lagi ke kas partai- partai politik, termasuk Partai
Demokrat Yudhoyono. SBY tentunya menyangkal keras dan meminta total
transparansi dalam penyelidikan yang sedang berlangsung.
Kemelut di Bank Century kemungkinan besar yang pertama dalam serangkaian lubang
konflik yang akan bersaing dengan kepentingan khusus dan loyalitas politik di
dalam koalisi. Yudhoyono dengan demikian harus membuat beberapa keputusan sulit
untuk mempertahankan stabilitas dan kontrol parlemen. Kasus bank Century tidak
bisa tidak telah mengalihkan perhatian pemerintah dalam membuat kebijakan,
meruntuhkan janji- janji jalur cepat yang telah diumbarnya pada saat kampanye.
Demikian tulis Asia Times Online.
* PARA PENGIDAP HIV BOLEH KE AMERIKA SERIKAT
Laporan oleh Willemien Groot
Setelah 22 tahun, akhirnya larangan masuk ke Amerika Serikat kepada para pasien
HIV/AIDS dicabut. Amerika Serikat adalah satu dari sedikit negara yang menolak
para penderita seropositif. Peraturan kontroversial itu diterapkan ketika
epidemi AIDS mencapai puncaknya, di bawah mantan Presiden Ronald Reagen.
Jan Willem de Bruin dari Organisasi Gay/Lesbian Belanda COC menganggap larangan
masuk Amerika terhadap penderita HIV/AIDS sebagai bentuk diskriminasi.
Teman-teman de Bruin dari Amerika bisa datang ke Eropa tanpa masalah. Tapi,
untuk bisa berkunjung ke Amerika orang seperti de Bruin yang mengidap virus
HIV, harus pandai-pandai cari jalan. Ada beberapa kiat untuk menghindari
larangan berkunjung tersebut. Misalnya dengan tidak mengisi kolom penyakit
menular pada formulir imigrasi Amerika. Yang lebih sulit adalah mendapatkan
obat pengerem HIV di Amerika Serikat.
"Ada orang yang datang ke Amerika untuk merayakan 'drug holiday'. Itu artinya
semasa berlibur ke Amerika mereka tidak minum obat. Sebenarnya hal itu tidak
bagus karena virus jadi sulit dikendalikan. Resiko kesehatannya besar. Bisa
saja mengirim obat lewat pos tapi sulit, kontrolnya ketat. Tahun ini saya titip
obat lewat teman dari Amerika yang kebetulan berkunjung ke Belanda biar mereka
simpan di rumah mereka. Jadi nanti saya bisa pakai kalau berlibur ke Amerika"
Dengan penghapusan larangan masuk terhadap pasien HIV/AIDS tersebut Amerika
memberikan sinyal penting kepada dunia. Presiden Barack Obama ingin Amerika
menjadi pemimpin dalam pemberantasan HIV dan AIDS sedunia. Pada 2012 Amerika
Serikat akan menjadi tuan rumah Konferensi AIDS Internasional yang
diselenggarakan dua tahun sekali. Selama 22 tahun Amerika Serikat tidak bisa
menjadi tuan rumah karena larangan masuk terhadap pengidap AIDS/HIV.
"Delapan tahun pemerintahan Clinton tidak bisa membawa perubahan. Waktu itu
belum tiba masanya. Tapi, pencabutan larangan masuk ini tidak hanya hasil kerja
Presiden Obama. Perjuangan sudah dimulai sejak tahun-tahun terakhir
pemerintahan Bush. Waktu itu juga terjadi banyak diskusi. Akhirnya Senat dan
Kongres Amerika menyetujui pencabutan larangan. Obama tinggal membubuhkan tanda
tangan saja. Tapi tetap saja aneh kenapa prosesnya berlangsung lama sekali."
De Bruin tidak yakin pada 4 Januari nanti pengidap HIV/AIDS bisa masuk Amerika
tanpa masalah. Di Amerika ada ratusan bandara internasional dan puluhan ribu
pegawai bea cukai. Pasti ada beberapa yang belum mendengar tentang pencabutan
larangan tersebut.
"Di situs untuk penderita HIV dipasang informasi lengkap tentang apa saja yang
harus dilakukan apabila ada orang yang ditolak masuk karena menderita HIV/AIDS.
Salah satu tips untuk mereka yang mendapat masalah adalah dengan langsung pergi
ke Immigrations Equality. Ini adalah organisasi di Amerika yang membela hak-hak
para imigran. Mereka bisa membantu."
De Bruin sendiri baru akan berkunjung ke New York Februari mendatang. Ia
berharap semua orang sudah tahu tentang pencabutan larangan masuk bagi pengidap
HIV/AIDS.
Externe Links:
Immigrations Equality: <http://www.immigrationequality.org/>
Office of National Aids Policy:
<http://www.whitehouse.gov/administration/eop/onap>
Hiv-vereniging: <http://www.hivnet.org/> (ook in het Engels, Frans, Spaans en
Portugees)
Hiv/Aids in the United States:
<http://www.cdc.gov/hiv/resources/factsheets/us.htm>
White House: Gearing Up for 2012 International AIDS Conference:
<http://www.whitehouse.gov/blog/2009/11/30/gearing-2012-international-aids-conference>
* RUSIA BATU SANDUNGAN MAHKAMAH HAM EROPA
Para hakim Mahkamah Uni Eropa Untuk Hak Asasi Manusia (ECHR) di Straatsburg
terlalu banyak beban. Ini sudah bertahun-tahun menjadi masalah namun sekarang
Mahkamah tersebut bisa runtuh karenanya. Laporan Redaktur Eropa Johan Huizinga.
Rusia menjadi beban berat bagi Mahkamah HAM Eropa (ECHR). Berbagai kasus belum
juga bisa diselesaikan sehingga makin menumpuk. Egbert Myjer, hakim Belanda
anggota ECHR, menjelaskan:
"Sekarang ini kita punya 120 ribu kasus yang belum bisa diputuskan. Jumlahnya
terus saja naik sekitar 20 ribu kasus per tahun. Jadi, tiap tahunnya bukannya
menyelesaikan kita malah ketambahan 20 ribu kasus lagi. Ini benar-benar bisa
menjatuhkan Mahkamah."
Masalah yang dihadapi ECHR ini sebenarnya terkait dengan kesuksesan mereka
sendiri. Tidak hanya warga Eropa tapi juga pendatang ilegal bisa mengajukan
kasus mereka ke Straatsburg, markas ECHR. Ini berarti ada sekitar 800 juta
orang dari 47 negara termasuk Rusia yang bisa mengajukan tuntutan.
Opsi Banding terakhir
Saat didirikan pada 1959, ECHR adalah satu-satunya institusi di dunia di mana
warga sipil bisa menuntut pemerintah mereka. Namun pada prakteknya ECHR banyak
menangani kasus-kasus yang bukan menjadi tanggung jawab mereka. Oleh karena itu
sekitar 90 persen dari kasus yang masuk ke Straatsburg ditolak.
Para pengacara sebenarnya tahu dengan pasti kasus-kasus apa yang bisa ditangani
oleh ECHR. Namun, banyak yang tetap saja mencoba peruntungan mereka karena ECHR
adalah instansi terakhir untuk bisa mengajukan banding. Selain itu, banyak
sekali warga sipil yang mengajukan kasus mereka secara langsung tanpa
pengacara. Ini terutama dilakukan oleh warga dari negara-negara ex-Blok Timur
seperti Rumania dan Bulgaria. Mereka kebanyakan tidak punya akses ke pengacara.
Racun
Dari semua kasus yang sedang ditangani ECHR hampir seperempatnya berkaitan
dengan Rusia. Oleh karena itu, Luzius Wildhaber, mantan Presiden ECHR, pernah
mengatakan mungkin saja ia diracuni oleh intel rahasia Rusia saat ia berkunjung
ke Moskow. Ia dirawat lumayan lama di rumah sakit di Bern.
Benar atau tidak tuduhan itu yang jelas Moskow tidak selalu senang dengan
keputusan ECHR. Oleh karenanya tidak aneh apabila Rusia menjadi satu-satunya
negara anggota yang selalu menolak langkah efisiensi Mahkamah di Straatsburg
itu.
"Jalan keluarnya adalah dengan mengurangi jumlah hakim untuk tiap kasus
pengadilan. Saat ini ada tiga hakim yang menangani kasus yang sebenarnya sudah
jelas tidak bisa ditangani. Satu hakim saja sebenarnya sudah cukup. Sedangkan
untuk kasus-kasus yang memenuhi syarat harusnya tiga hakim saja cukup, tidak
perlu tujuh. Kita bisa lebih hemat waktu. Untuk kasus-kasus yang sangat penting
ada 17 hakim yang turun tangan, kalau ini memang diperlukan."
ECHR punya 47 hakim, setiap negara anggota mengirim satu hakim. Untuk menjaga
netralitas, dulu diputuskan setiap kasus harus ditangani oleh beberapa hakim.
Berbagai rencana perubahan untuk mencapai efisiensi sudah dimasukkan dalam
protokol 14. 46 negara anggota setuju. Hanya Rusia yang menolak. Parlemen Rusia
awal tahun 2009 ini menyatakan mereka akan mendukung protokol tersebut. Namun
untuk itu mereka mengajukan syarat. Untuk setiap kasus yang berkaitan dengan
Rusia harus ada hakim Rusia yang ditugaskan.
* PERS INDONESIA MASIH RAWAN ANCAMAN KEKERASAN
Dalam catatan akhir tahun 2009 LBH Pers Indonesia mengungkapkan kenaikan
signifikan tindak kekerasan terhadap pers. Baik kekerasan fisik maupun
non-fisik. Yang dominan melakukan kekerasan adalah pihak masyarakat dan polisi.
Dan tindak kekerasan itu, menurut LBH Pers merupakan ancaman terhadap kebebasan
Pers di Indonesia. Berikut Hendrayana Dierktur Eksekutif PBH Pers mengungkapkan
hal tersebut kepada Radio Nederland Wereldomroep.
Hendrayana: Kami setiap tahun melakukan evaluasi terhadap kebebasan pers di
Indonesia. Setiap akhir tahun kami melakukan pencatatan. Kami melihat kondisi
di Indonesia, terutama ya tahun 2009 ini ternyata banyak juga kasus kekerasan.
Baik kekerasan fisik maupun non-fisik. Yang kami catat ada 33 kasus kekerasan
fisik, berupa penganiayaan, pemukulan, pelemparan, pengeroyokan sampai
terjadinya kasus pembunuhan yang menimpa wartawan kita di Bali. Sedangkan kasus
kekerasan non-fisik ada 38 kasus, dalam bentuk larangan liputan, perampasan
alat liputan dan sebagainya.
Kami melihat mengapa ini masih terjadi, dan bahkan mengalami peningkatan kok di
jaman demokrasi terutama di Indonesia pada saat ini. Masyarakat terutama
institusi penegak hukum seperti polisi, TNI dan sebagainya itu belum begitu
memahami fungsi pers dalam melaksanakan profesi jurnalistiknya. Mereka belum
memahami bagaimana kalau mereka merasa dirugikan, harusnya kan ada
mekanismenya, sebagaimana diatur dalam Undang-undang Pers No. 40 tahun '99.
Yaitu melakukan hak jawab, hak koreksidan sebagainya. Inilah yang saat ini
terjadi. Tapi bisa juga, kami melihat tidak terlepas bahwa memang problem juga
di Indonesia, bahwa wartawan kita ada yang wartawan yang benar-benar
profesional. Menjunjung tinggi kode-kode etik, melaksanakan prinsip-prinsip
jurnalistik dan juga masih banyak wartawan yang belum memahami kode etik yang
jelas. Sehingga masyaakat menyamaratakan. Mana yang sudah profesional dan mana
yang bukan dan melakukan pelanggaran.
Saya melihatnya dalam konteks publik itu. Perlu kita sosialisasi kepada
masyarakat, bagaimana peran dan fungsi pers Indonesia dalam pengungkap
kasus-kasus korupsi dan penyalahgunaan kekuasaan dan sebagainya.
Radio Nederland WErreldomroep [RNW]: Memang sulit untuk membedakan bagi
masyarakat mana jurnalis yang profesional dan mana yang baru mulai dan belum
baik. Tapi selain dari aparat yang melakukan kekerasan terhadap wartawan,
apakah ada juga yang dari masyarakat?
Hendrayana: Ada juga Pak. Misalkan mereka sedang melakukan liputan, terjadi
juga dilakukan masyarakat.
Saya melihat bahwa kalau ini kasus-kasus pilkada lebih banyak dari ormas-ormas
partai politik yang bersangkutan itu. Mereka melakukan intimidasi, melakukan
tindak kekerasan kepada wartawan ketika melakukan liputan. Tapi kami tidak
melihat ini sebagai budaya setempat. Kami memandang sebagai lebih banyak segi
cara-cara dilakukan oleh ormas-ormas sendiri.
RNW: Apakah anda menilai hal ini sebagai suatu ancaman terhadap kebebasan pers
di Indonesia?
Hendrayana: Ya saya melihat ancaman secara langsung. harusnya ada
perlingdungan, proteksi perlindugan hukum yang dilakukan oleh siapapun. Oleh
masyarakat maupun aparat kepolisian. Jadi saya melihat ancaman langsug ini
sangat dirasakan. Sampai kasus pembunuhan yang terjadi di Bali itu.
Tapi yang lebih luas kan ancaman yang tidak langsung melalui regulasi
kebijakan, yang dilakukan oleh pemerintah, misalnya undang-undang informasi dan
transaksi elektronik, yang di sini menjadi ancaman yang sangat menakutkan.
RNW: Apakah sudah diamil langkah-langkah untuk mencegah terjadinya tindak
kekerasan.
Hendrayana: Ya, kami dari media selalu memberikan bagaimana seharusnya
kerja-kerja wartawan ketika meliput.
---------------------------------------------------------------------
Radio Nederland Wereldomroep, Postbus 222, 1200 JG Hilversum
http://www.ranesi.nl/
http://www.radionetherlands.nl/
Keterangan lebih lanjut mengenai siaran radio kami dapat Anda
peroleh melalui
[email protected]
Copyright Radio Nederland Wereldomroep.
---------------------------------------------------------------------