--------------------------------------------------------------------- WARTA BERITA RADIO NEDERLAND WERELDOMROEP Edisi: Bahasa Indonesia
Ikhtisar berita disusun berdasarkan berita-berita yang disiarkan oleh Radio Nederland Wereldomroep selama 24 jam terakhir. --------------------------------------------------------------------- Edisi ini diterbitkan pada: Senin 11 Januari 2010 15:00 UTC ** NICOLAAS JOUWE BERANGKAT KE INDONESIA ** MALAYSIA: KINI GEREJA KESEMBILAN DI BAKAR ** JAKSA KASUS GARUDA YOGYAKARTA MINTA NAIK BANDING ** KORBAN BANJIR PASURUAN ** KORUT INGIN DAMAI DENGAN AS ** TOPIK TINJAUAN PERS: BUKAN MUSLIM TULEN TAPI DITUDUH JIHAD DAN KETEGANGAN ISLAM - KRISTEN MALAYSIA ** GEMA WARTA TOPIK INTERNASIONAL: MENGISI HARI BERKABUNG DI IRAN ** GEMA WARTA TOPIK INTERNASIONAL: BELANDA GELISASH MENUNGGU HASIL PENYIDIKAN PERANG IRAK ** GEMA WARTA TOPIK INTERNASIONAL: AFRIKA CUP JUGA MENARIK BAGI BELANDA ** GEMA WARTA TOPIK INDONESIA: KASUS SEL MEWAH TANDA BOBROKNYA HUKUM ** GEMA WARTA TOPIK INDONESIA: NICOLAAS JOUWE AKUI PAPUA BAGIAN NKRI * NICOLAAS JOUWE BERANGKAT KE INDONESIA Nicolaas Jouwe, pemimpin OPM, Organisasi Papua Merdeka, mengatakan dia pulang ke Indonesia, tepatnya ke Papua. Jouwe yang selama ini tinggal di kota Delft, Belanda sudah duapuluh lima tahun berjuang memerdekakan tanah kelahirannya dari Indonesia. Namun akhirnya Jouwe memutuskan untuk mengakui Republik Indonesia dan akan melanjutkan perjuangannya dalam naungan Partai Demokrat, partai SBY. Selanjutnya Jouwe mengatakan dia juga sudah bisa memaafkan perlakuan TNI pada warga Papua di sana. * MALAYSIA: KINI GEREJA KESEMBILAN DI BAKAR Umat Islam di Malaysia masih belum memperbolehkan umat Kristen menggunakan kata "Allah". Hari Senin ini sudah sembilan gereja diserang, dibakar dan jadi korban vandalisme umat. Korban kesembilan adalah gereja Sidang Injil Borneo di negara bagian Negeri Sembilan. Mahmood Adam, Sekretaris Jendral Departemen Luar Negeri Malaysia, mengadakan pertemuan dengan para diplomat asing di Malaysia yang mempertanyakan mengapa kata itu menjadi pemicu kemarahan, padahal di Indonesia dan negara Timur Tengah, sudah digunakan berabad-abad. Menurut Mahmood, mereka tidak mengerti situasi di Malaysia. Muslim Malaysia beda dengan Muslim Indonesia, juga dengan Timur Tengah. Semuanya tidak bisa dibandingkan. Menurut umat Kristiani Malaysia, mereka juga sudah menggunakan kata itu sejak lama dan tanpa ada insiden apapun. Namun partai yang berkuasa bersikeras kata ini hanya boleh digunakan oleh Muslim. Partai menuduh umat Kristiani ingin mengkristenkan banyak umat Muslim dan penggunaan kata itu membingungkan masyarakat. Sembilan persen penduduk Malaysia beragama Kristen. 850.000 beragama Katolik. Sebagian besar umat Katolik Malaysia berasal dari kelompok pribumi di Kalimantan yang juga berbahasa Melayu. * JAKSA KASUS GARUDA YOGYAKARTA MINTA NAIK BANDING Jaksa penuntut kasus jatuhnya pesawat di dekat landasan bandara Yogyakarta 2007 lalu, minta naik banding. Jaksa tidak setuju keputusan hakim yang membatalkan vonis dua tahun penjara. Menurut hakim, pilot Marwoto Komar, sudah melakukan yang terbaik menyelamatkan pesawat Boeing 737 itu. Jaksa penuntut berargumen pembatalan hukuman bagaikan mengatakan kecelakaan yang menewaskan 21 orang itu tidak pernah terjadi sama sekali. Mereka bersikeras pilot harus dihukum. Pesawat Garuda itu menghantam aspal dengan dua kali kecepatan pendaratan yang disarankan, lalu terjerembab di persawahan dekat landasan sebelum akhirnya kobaran api meledakkan pesawat. Komar membela dengan mengatakan karena kelepak sayap pesawat rusak kecepatan tidak bisa dikendalikan ketika mendekat ke tanah. Ia juga menyalahkan kondisi landasan pacu dan minimnya standar keselamatan bandara Yogyakarta. Sementara itu sebuah investigasi pengamanan melaporkan telah menemukan limabelas peringatan otomatis yang mengindikasi pesawat melaju terlalu cepat. * KORBAN BANJIR PASURUAN Tiga tewas dan satu hilang akibat banjir bandang di Pasuruan, Jawa Timur. Curah hujan tinggi sejak hari Jumat lalu mengakibatkan air naik sampai satu meter dan menenggelamkan 500 rumah warga. 150 warga sudah diungsikan. Untungnya hari Senin ini air sudah semakin merusut. * KORUT INGIN DAMAI DENGAN AS Korea Utara ingin berdamai dengan Amerika Serikat sebelum ada sebuah kesepakatan baru pelucutan senjata nuklir. Dengan demikian sanksi Amerika untuk Korea Utara mungkin akan berakhir. Menteri Luar Negeri Korea Utara mengatakan tentang pentingnya membangun kepercayaan dan mengakhiri perang dingin dengan Amerika Serikat, sebelum kesepakatan baru diluncurkan. Sudah sejak lama Amerika mencoba membujuk Korea Utara untuk berpartisipasi dalam kesepakatan enam negara yang ingin menghentikan program nuklir dunia. Bulan April tahun lalu, Korea Utara keluar dari pertemuan enam negara itu karena sanksi yang dikeluarkan Amerika. Sanksi itu diluncurkan setelah diketahui Korea Utara masih melakukan tes percobaan nuklir dan rudal jarak jauh. Utusan Amerika Serikat untuk HAM, Robert King, mengatakan Korea Utara pemerintah Pyongyang harus menunjukkan rasa hormatnya untuk hak-hak azazi manusia terlebih dahulu jika ingin memiliki hubungan yang lebih baik dengan Amerika. * IVO JOSIPOVIS PRESIDEN BARU KROASIA Pemilihan Presiden Kroasia dimenangkan oleh Partai Sosial Demokrat dengan kandidat Ivo Josipovic. Menurut hasil resmi, Josipovic memenangkan 60 persen suara. Kandidat lawannya, walikota Zagreb, Milan Bandic, hanya meraih 40 persen suara. Hasil ini tidak terlalu berpengaruh di dunia politik Kroasia. Di sana presiden tidak begitu memilliki pengaruh politik besar. Baik Josipovic dan Bandic sama sama menyetujui Kroasia masuk anggota Uni Eropa tahun 2012. * JAL PECAT 16.000 KARYAWAN Maskapai penerbangan Jepang, JAL, tiga tahun mendatang akan menghilangkan 16.000 pekerjaan. Ini akan berakibat pada sebanyak 30 persen karyawan JAL. Gaji pegawai JAL kabarnya juga akan dikurangi. Anak perusahaan maskapai penerbangan itu, misalnya JAL Hotels, juga akan dijual. Badan negara yang mengurus JAL akan mengumumkan keputusan pada tanggal 19 Januari mendatang. Pada hari itu pemerintah Jepang juga akan menanyakan soal pailitnya JAL dan masalah pelunasan hutang serta kemungkinan untuk memperbaiki situasi perusahaan. * GUYANA PERANCIS DAN MARTINIQUE TOLAK OTONOMI Dalam sebuah referendum, penduduk Guyana Prancis dan Martinique menolak otonomi lebih jauh. Sebanyak 70 persen penduduk Guyana Perancis menolak otonomi. Sedang di Martinique 79 persen mengatakan tidak. Referendum ini bukan tentang kemerdekaan multak. Presiden Prancis Nicolas Sarkozy tahun lalu memutuskan mengadakan referendum setelah terjadinya kerusuhan dan demonstrasi selama berminggu-minggu di Martinique. Para pendemo marah karena tingginya angka pengangguran dan mahalnya biaya hidup. Di koloni Prancis lainnya, Guadalupe, tidak diadakan referendum. Di wilayah ini masih banyak terjadi ketegangan, sehingga tidak memungkinkan penyelenggaraan referendum. * TIGA STAF GTZ TEWAS DI URUZGAN Tiga staf sebuah organisasi Jerman GTZ tewas dalam serangan bom di Uruzgan. Menurut Departemen Dalam Negeri Afghanistan, tiga staf dengan kewarganegaraan Afghanistan itu sedang dalam perjalanan menuju tempat kerja di ibukota propinsi Tarin Kowt. Mobil mereka terkena ranjau. GTZ sendiri masih ingin melakukan penyelidikan tentang apa yang sebenarnya terjadi. Organisasi itu mengucapkan rasa bela sungkawa untuk keluarga korban. Di Afghanistan GTZ membantu proyek-proyek teknik dari Departemen Kerjasama Pembangunan Jerman. Salah satu proyeknya di Uruzgan adalah pembangunan jalan antara Tarin Kowt dan Chora. * KESEBELASAN TOGO MUNDUR DARI PIALA AFRIKA Kesebelasan Nasional Togo pergi dari Angola. Presiden Faure Gnassingbe ingin Togo mengundurkan diri dari ajang Afrika Cup setelah bus kesebelasan nasional itu diserang dalam perjalanan ke Angola. Presiden secara pribadi memanggil pulang para pemain sepakbola nasionalnya. Hari Minggu malam tim nasional kembali ke Togo dengan pesawat kepresidenan. Jumat lalu bus tim nasional ditembaki oleh gerakan separatis di daerah Cabinda dekat perbatasan Togo - Angola. Tiga pengurus tim tewas dan beberapa pemain terluka. Meski terjadi insiden, ajang pertandingan sepakbola se-Afrika itu tetap berlangsung. Presiden Angola, Jose Eduardo dos Santos, dalam pembukaan Afrika Cup memulai pidatonya dengan mengheningkan cipta. Dia mengutuk insiden tersebut namun mengatakan pertandingan yang dilaksanakan di kota Cabinda tetap diadakan. Pertandingan pembukaan Piala Afrika berlangsung cemerlang. Tuan rumah Angola menang awalnya unggul 4-0, namun Mali akhirnya bisa menandingi keunggulan Angola dengan hasil akhir pertandingan 4-4. Sementara itu kepolisian Angola menangkap dua tersangka pelaku penyerangan itu. Keduanya ditangkap di Cabinda. * BERLUSCONI KEMBALI BEKERJA PM Italia Silvio Berlusconi kembali bekerja. Lima minggu terakhir dia beristirahat di vilanya di luar kota Milan setelah insiden pelemparan. Seorang pria stress tiba-tiba melempar patung replika gereja Dom Milan tepat di muka Berlusconi. Wajah sang perdana menteri luka-luka: hidungnya patah, bibirnya robek, dan beberapa giginya copot. * BERITA BURSA Nilai Indeks AEX Amsterdam hari Senin meningkat satu persen pada 345, 35 poin. Bursa Paris, London dan Frankfurt juga naik antara 0, 8 sampai satu persen. Bursa di Jepang hari ini tutup karena hari libur nasional. Kurs Valuta: 1 Euro = 1, 46 USD 1 Euro = 13, 382 Rupiah ! USD = 9, 152 Rupiah Cuaca di Hilversum hari ini berawan dengan temperatur 1 derajat celsius * BUKAN MUSLIM TULEN TAPI DITUDUH JIHAD DAN KETEGANGAN ISLAM - KRISTEN MALAYSIA Harian pagi Belanda De Volkskrant membahas tentang sebuah desa kecil Bulgaria yang dicurigai jadi sarang teroris. Padahal tidak ada ciri khas keislaman yang mencolok di desa Slavjanovo, timur laut Bulgaria. Secara umum, sebagian besar penduduk desa, miskin. Kelompok minoritas terbesar di sana adalah orang Turki. Mereka punya satu masjid. Di masa rezim komunis, masjid hanya digunakan untuk kegiatan masyarakat. Pamor sarang teroris Slavjanovo didapat dari Yuzeirov bersaudara. Karena kemiskinan, mereka mencoba peruntungan di luar negeri dan luar kota. Setelah berhasil mereka kembali ke kampung halaman. Yuzeir dan Ali Yuzeirov merenovasi masjid, membangun sebuah gedung perkumpulan bernama Klub Persahabatan dan Pertemanan. Siapapun boleh datang untuk bincang-bincang dan berinternet. Lalu mereka masuk dunia politik. Uni Demokrasi Islam didirikan untuk memberikan alternatif Gerakan Keadilan dan Kebebasan yang korup. Gerakan itu ingin membela minoritas Turki. Namun presiden Bulgaria melihat kemunculan beberapa kelompok minoritas ini ancaman. Yuzeirov bersaudara dituduh fundamentalis. "Semua yang pernah merasakan hidup di zaman komunis, tidak biasa datang ke masjid untuk shalat," ujar Gonder warga Slavjanovo. Mendengar kata Jihad, dia pun tertawa. "Semua orang di sini bukan Muslim tulen. Radikalisasi? omong kosong saja itu". Demikian De Volkskrant. Kita beralih ke The International Herald Tribune. Malaysia dilanda kekerasan dan kerusuhan antar umat beragama. Sampai hari ini lebih dari tujuh gereja di Kuala Lumpur dirusak, dibakar dan diacak-acak. Sebuah Gereja bahkan dilempari cat hitam. Tidak ada korban jiwa dari insiden empat hari terakhir itu. Hanya terdapat kerusakan gedung. Umat Muslim Malaysia mengamuk karena hakim memutuskan koran The Catholic Herald boleh menggunakan kata "Allah" untuk mengacu Tuhan. Menurut Muslim Malaysia, kata ini hanya boleh digunakan Muslim. Padahal di negara-negera Timur Tengah, agama lain juga menggunakan kata itu untuk mengacu Tuhan. Beberapa pengamat politik menilai ketegangan ini sebagai sebuah manuver politik. Partai yang mendominasi pemerintahan ingin kembali mendapat perhatian rakyat, setelah kalah Maret tahun lalu dalam pemilu nasional dan negara bagian. Analis juga beranggapan, Perdana Menteri Najib Razak, sengaja menaikkan tensi masyarakat. Dia ingin mendapatkan dukungan orang Melayu yang beragama Islam. Tokoh oposisi Anwar Ibrahim mengatakan: "Ini adalah harapan terakhirnya: menghasut sentimen ras atau agama demi kekuasaan". Editor situs internet Malaysia yang membahas tentang politik Islam, Jacqueline Ann Surin, mengatakan batas antara ras dan agama memang tidak jelas di Malaysia. Dalam beberapa tahun terakhir prinsip "Ketuanan Melayu" memang meningkat. "Orang Melayu sekarang merasa superior, jadi menurut mereka Islam juga harus jadi superior, " kata Ann Surin. Demikian The Internasional Herald Tribune, demikian pula tinjauan pers. * MENGISI HARI BERKABUNG DI IRAN Elisa Scholte, koresponden RNW di Iran, setiap tahunnya lebih senang membawa keluarganya jalan-jalan ke gunung pada Hari Berkabung Iran. Tapi kali ini, anak-anaknya memprotes. Masa berkabung adalah tradisi tua di Iran. Di seluruh negeri digelar berbagai arak-arakan dan pertemuan yang diorganisir oleh masjid, sekolah dan keluarga. Tua muda mengenang Hossein, cucu Nabi Muhammad yang sekitar 1300 tahun lalu tewas. Meninggalnya Hossein berarti punahnya keturunan langsung Muhammad, hantaman keras bagi pengikut Aliran Syiah. Pesta Berkabung biasanya menjadi ajang mempertontonkan semangat Islam di Iran kepada dunia luar. Pada hari itu kebanggaan terhadap Islam dikobarkan. Namun, pada masa di mana ketidakadilan merajalela di Iran, perayaan semacam itu justru bisa menjadi bumerang bagi rejim yang berkuasa. Mereka tidak bisa melarang perayaan Hari Berkabung bahkan saat perayaan itu berubah menjadi demonstrasi. Dalam perayaan masal itu biasanya terjadi huru-hara. Di kota-kota besar tahun ini juga terjadi kerusuhan: antara polisi dan warga Iran yang berkabung untuk hal lain- ketidakadilan. Perlawanan Pertama kali saya menyaksikan periode berkabung, saya bertanya-tanya. Bisakah kita berkabung untuk orang yang meninggal 1300 tahun lalu? Setelah sekian lama berbaur dengan masyarakat Iran, saya sadar bahwa perayaan ini bukan tentang agama saja. Perlawanan adalah alasan utama kenapa tradisi ini masih tetap lestari. Sekarang, masa berkabung di Iran mendapat makna baru. Ada yang menangisi penderitaan pribadi, para gadis yang menyemangati para pria yang ikut dalam prosesi menyiksa diri (lihat foto) dan pada saat bersamaan tebar pesona. Ada juga pasangan yang baru saja menikah dan memberikan hidangan untuk lebih dari 200 orang. Semuanya atas nama Islam dan pahala yang akan diraih. Anak-anak Pesta rakyat yang menyenangkan. "Tapi, bagaimana kalau tahun ini kita jalan-jalan ke gunung saja?" usul saya kepada anak-anak. Tempat-tempat ski biasanya ditutup pada Hari Berkabung, tapi pikir saya, kami bisa jalan-jalan saja menikmati salju pegunungan. Biasanya anak-anak senang dengan usulan ini. Tapi kali ini mereka protes. Mereka memilih 'pesta rakyat'. Walau sering terjadi huru-hara, biasanya pesta tetap bisa berjalan dengan mulus. Anak-anak saya rupanya sudah menantikan perayaan tersebut. Akhir pesta Liburan sekolah usai dan PR mulai menumpuk. Acara TV yang tidak pernah terlewatkan oleh anak-anak tahun ini mengangkat Hari Berkabung sebagai tema utama mereka. Suasana pesta rakyat itu masih saja mewarnai acara TV itu selama berminggu-minggu. Anak-anak jadi bosan. Berbagai stasiun TV lain juga menayangkan acara yang tidak menarik minat penonton, misalnya gambar-gambar demonstrasi mendukung pemerintah. "Minggu lalu saya ke pusat kota, ramai sekali," tutur seorang teman. Ia kemudian bertanya pada seorang laki-laki ada apa. Lelaki itu bercerita ia datang ke kota untuk merayakan Ashura, Hari Berkabung paling penting. "Tapi bukannya itu sudah beberapa hari yang lalu?", tanya teman saya. Ternyata orang-orang itu datang dari daerah pedalaman. Mereka sebenarnya tidak tahu untuk apa mereka datang ke kota. Teman saya itu kemudian mendengar dari orang lain bahwa keramaian itu adalah demonstrasi tandingan yang diorganisir oleh pemerintah. "Saya sama sekali tidak tahu itu karena sudah lama tidak nonton TV. Yang jelas saya cepat-cepat pergi dari tempat itu. Saya tidak mau nanti muncul di TV dan dikira ikutan demonstrasi. Memang Islam hanya untuk orang-orang bodoh seperti itu? Mereka sebenarnya merendahkan Islam!" Anak-anak saya bersorak girang ketika akhirnya acara TV normal kembali. Film kartun penuh warna, pembawa acara yang ceria, semuanya kembali seperti biasa. Masa Berkabung sangatlah menarik tapi tidak boleh terlalu lama. * BELANDA GELISASH MENUNGGU HASIL PENYIDIKAN PERANG IRAK Selasa mendatang mungkin akan menjadi hari paling suram bagi karir politik Perdana Menteri Belanda, Jan Peter Balkenende. Pada hari itu, komisi penyidik latar belakang dukungan pemerintah Belanda bagi serbuan ke Irak, akan mengumumkan hasil penemuan mereka. Laporan John Tyler . Desas-desus mengenai keterlibatan militer Belanda dalam invasi tersebut, dan penolakan berkepanjangan Jan Peter Balkenende untuk menyidik kasus ini, sehingga ia dipaksa untuk melakukannya, membuat masa penungguan menjadi tegang. Dan yang cukup mengagumkan, komisi berhasil mencegah kebocoran hasil penelitian pada pers. Paling tidak, sampai saat laporan ini ditulis. Baik pejabat pemerintah, mau pun anggota parlemen, tidak ada yang akan mendapat berkas laporan, sebelum saat peluncuran. Seluruh Belanda, akan mendengar bunyi hasil penyidikan ini pada waktu yang sama, Selasa 12 Januari, pukul 10:00 pagi. Tim penyidik disebut Komisi Davids, merujuk pada nama sang ketua, Wilibrord Davids. Hasil penelitian mereka akan merupakan tambahan bagi belasan penyidikan lain, yang dilakukan di berbagai negeri. Dengan demikian, Komisi Davids ini telah meneliti apa saja? Dan mengapa hal ini penting? Menjelang invasi Untuk menjawab pertanyaan tersebut, kita perlu melihat balik keadaan pada tahun 2002 dan 2003. menjelang saat invasi ke Irak, Amerika mencari sejumlah sekutu untuk bantuan pengerahan pasukan militer. Jan Peter Balkenende, nama yang satu tahun sebelumnya nyaris tidak dikenal, baru saja memegang jabatan perdana menteri, ketika pemerintah sementara Belanda membuat keputusan, membatasi bantuan pada Amerika, hanya dalam bentuk dukungan politik. Pertanyaan Pertanyaan utama bagi Komisi Davids, dan pertanyaan yang diajukan oleh kalangan oposisi sejak saat invasi, adalah sebagai berikut:Apakah keputusan untuk mendukung serangan tidak melanggar hukum internasional? Apakah tentara Belanda ikut aktif membantu invansi, bertolak-belakang dengan pernyataan pemerintah pada parlemen? Dua pertanyaan tersebut makin menarik, karena Jan Peter Balkanende dalam limabelas debat di parlemen mengenai hal ini, ngotot tidak bersedia melakukan penyidikan. Itu tentu menimbulkan pertanyaan, mengapa perdana menteri mengkhawatirkan penyidikan seperti itu. Menurut Allard de Rooi dari lembaga Transparansi Irak, alasannya sederhana: "Jan Peter Balkenende mengkhawatirkan banyak hal. Ia adalah salahsatu motor di belakang dukungan Belanda pada perang. Secara pribadi, ia benar-benar terlibat." Banyak pengamat, termasuk Allard de Rooi, memperkirakan, Komisi Davids tidak akan memuaskan kelompok oposisi di parlemen. Penyidikan ini pasti akan dilanjutkan oleh Angket Parlemen. Dan dalam angket seperti itu, perdana menteri harus memberi kesaksian, di bawah sumpah. Siapa tahu apa kapan? Komisi Davids sendiri menyatakan, walaupun para saksi tidak memberi keterangan di bawah sumpah, mereka telah melakukan penyidikan sangat mendalam. Selain perhatian pada posisi perdana menteri, aspek lain yang bisa membuat malu adalah kemungkinan keterlibatan Dinas Rahasia Belanda. Apakah dinas intel berfungsi dengan baik. Apakah dinas rahasia Belanda mendukung tuduhan Amerika, Saddam Hussein sudah memiliki senjata pemusnah massal? Pertanyaan lain yang mungkin akan menyulitkan perdana menteri adalah keterlibatan militer. Ketika itu, tentara Belanda ikut dalam berbagai operasi bersama di wilayah tersebut. Sejauh ini banyak wartawan Belanda tidak berhasil menemukan bukti keterlibatan tentara Belanda dalam serbuan ke Irak. Pakar pertahanan, Co Kolijn menyatakan, bagaimana pun, sulit untuk membuktikan bentuk keterlibatan Belanda dalam serbuan ke Irak. Antara lain, karena, pada periode yang sama, tentara Belanda ikut serta, dalam tiga operasi militer, di wilayah tersebut. Jika Belanda ingin memberi bantuan militer, mudah sekali untuk menutup-nutupi hal ini. "Ini semacam permainan, yang diperagakan dengan menggunakan banyak singkatan. Ada OIF, OEF, Active Endeavor dan sebagainya. Sulit untuk memilah-milah keterlibatan semua operasi tersebut." Jika Komisi berhasil menunjukkan keterlibatan aktif tentara Belanda dalam Operasi Pembebasan Irak, pemerintah akan jatuh. Penyidikan di negeri lain Selasa mendatang, banyak kalangan di Britania Raya juga akan mengikuti kejadian di Den Haag dengan penuh perhatian. Komisi Davids mendapat izin untuk mengkaji banyak dokumen rahasia di Inggris. Banyak pihak di Inggris khawatir, laporan Komisi Davids, akan mendahului hasil penyidikan Komisi Chilcot di Inggris, yang baru akan terbit tahun depan. Di Inggris, penyidikan Komisi Chilcot, merupakan penelitian ke lima di Inggris, mengenai berbagai aspek Perang Irak. Penyidikan mencakup periode sejak 2001 hingga 2009. Baik perdana menteri Inggris saat ini, Gordon Brown, mau pun mantan perdana menteri, Tony Blair, akan memberi kesaksian. Amerika tidak melakukan penyidikan mendalam seperti itu. Tiga penyidikan besar yang telah dilakukan, antara lain berusaha mengetahui informasi apa saja yang berhasil dikumpulkan dan mengenai rencana invasi. Selanjutnya, berbagai komisi di Kongres, telah melakukan lusinan acara dengar pendapat. Walaupun demikian, mantan Presiden George W. Bush, belum pernah memberi kesaksian mengenai Perang Irak. Australia dan Denmark, ikut mengirim pasukan mereka untuk melakukan serbuan. Dan dua negara ini, juga sudah melakukan penyidikan mengenai keterlibatan mereka. Kekalahan Perdana Menteri Spanyol, Jose Maria Aznar, dalam pemilu, membuat alasan untuk melakukan penyidikan, tidak ada lagi. Parlemen Jerman juga telah melakukan penyidikan mengenai tuduhan keterlibatan Dinas Rahasia Jerman, dalam operasi pemboman Amerika di Irak. Yang pertama Walaupun sudah banyak dilakukan penyidikan, di berbagai negeri, tidak ada hasil penelitian yang membuat suatu pemerintahan harus mundur. Dan selasa mendatang, hal itu mungkin saja terjadi di Den Haag. Box Dalam sejarah modern Belanda, Komisi Davids ini merupakan hal unik. Komisi dibentuk oleh perdana menteri, dan karena itu menjadi tanggung-jawab perdana menteri. Kalangan oposisi menuduh, perdana menteri menyidik dirinya sendiri. Namun, mantan Ketua Mahkamah Agung, Wilibrord Davids, yang ditunjuk menjadi ketua komisi oleh Jan Peter Balkenende, membuat kaget sang perdana menteri. Wilibrord Davids tidak mengangkat politisi senior sebagai anggota tim. Ia mengangkat peneliti profesional. Dengan demikian, komisi ini akan mampu bersikap independen. Jauh lebih independen, seandainya kabinet sendiri yang menyusun anggota komisi. Komisi tidak punya kekuasaan untuk memaksa. Komisi ini tergantung pada kerjasama sukarela para saksi. Perlu dikemukakan juga, bahwa komisi ini mendapat izin untuk memeriksa semua dokumen yang diperlukan. Termasuk dokumen top secret. Yang belum pernah terjadi: tidak ada yang tahu, apa kelanjutan laporan ini. Nyaris seluruh Belanda, baru akan mengetahui tentang isi laporan pada waktu yang sama, pukul 10:00 pagi Selasa 12 Januari mendatang. * AFRIKA CUP JUGA MENARIK BAGI BELANDA Afrika Cup yang dimulai di Angola, hari Minggu (10/01/10) tidak saja menarik bagi warga Afrika. Klub-klub Eropa menemukan pemain-pemain berbakat. Dan Belanda khususnya mendukung Mozambik yang masuk 16 terakhir di bawah pimpinan seorang pelatih Belanda. Tapi perbedaan antara Eropa dan Afrika juga dibicarakan. Laporan Perro de Jong Afrika Cup 2010 dimulai dalam keadaan yang kurang menguntungkan. Serangan terhadap tim asal Togo menewaskan tiga orang; kesebelasan Togo lalu mundur dari kejuaraan dan pulang. Biasanya Afrika Cup merupakan sebuah pesta, kata Piet de Visser, sang pencari bakat asal Belanda. Sudah hampir 20 tahun dia mengikuti kejuaraan ini dan setiap kali terpesona oleh suasananya. Terutama para pemain sepak bola yang bermain di kompetisi Eropa, sangat gembira karena bisa pulang sebentar. Lagi pula, mewakili negeri sendiri merupakan suatu kehormatan, kata Piet de Visser. Setiap pertandingan dianggap penting, dan itu bisa dijadikan contoh bagi para pemain sepak bola Belanda. "Melakukan sesuatu yang baik bagi tanah air, itulah yang tidak tampak di negara-negara Eropa tertentu." Bantuan pembangunan Kendati demikian, warga Afrika juga membutuhkan Eropa. Menurut Piet de Visser, sepakbola terutama populer di Afrika karena merupakan olahraga murah. "Kalau tidak punya bola, mereka menendang kaleng." Piet de Visser berpengalaman sebagai pencari bakat bagi antara lain klub Inggris Chelsea. Menurutnya 'perampasan' anak-anak berbakat Afrika, pada usia semakin muda, oleh klub-klub Eropa, jangan dianggap sebagai kolonialisme terselubung, tapi lebih sebagai bantuan pembangungan tidak langsung. [clip afrikacup 1 00'24" in exchange] "Setiap kali saya berhasil membawa anak muda dari negara miskin ke Eropa, saya selalu dicurigai. Tapi di negara-negara itu sendiri mereka berkata: mari, silahkan datang lagi dan bawa lebih banyak lagi. Di sana mereka sangat senang kalau anak itu mendapat pendidikan di Eropa, karena mereka tahu: dia membawa perbaikan bagi negerinya." Dua arah Sementara bintang-bintang sepakbola Afrika mendambakan karir di kompetisi Eropa, soal pelatih, orang justru mengharapkan mereka berasal Eropa. Sebagaimana yang dialami oleh Mart Nooij. Lima tahun lalu ia masih guru olahraga di Volendam. Kini di Mozambik ia dipuja-puja. Karena negeri yang selama ini tidak pernah masuk hitungan, kini lolos ke babak enambelas besar. Piet de Visser juga mengalami sendiri, bagaimana cerpatnya hal seperti itu terjadi. "Pada tahun 1994, kontrak saya dengan klub Willem II baru saja berakhir. Sebelumnya, saya pernah mengambil Mohammed Sylla dari Guinea. Ketika saya datang mengunjungi Mohammed Sylla, saya diminta untuk ikut melatih. Dan pada saat Afrika Cup di Tunisia, saya sudah langsung jadi pelatih tim nasional." Ini bukan karena Afrika tidak punya pelatih jempolan, tambah Piet de Visser. "Tapi, karena para pemain sepakbola, terutama yang bermain di kompetisi Eropa, tidak mau dilatih oleh pelatih Afrika. Pelatih asal Afrika selalu harus mengikuti kehendak Menteri Urusan Olahraga, atau Presiden. Dan mereka ini, selalu ingin memasukkan kenalan mereka dalam tim nasional." Kamerun Menurut Piet de Visser, selama pekan-pekan mendatang, banyak rekan pencari bakat lain yang akan mengikuti jalannya Afrika Cup dengan seksama. Dan tidak lama kemudian, sejumlah pemain sepakbola akan menerima panggilan telepon dari Eropa. [clip afrikacup 3 00'36" in exchange] "Pada Afrika Cup terakhir, saya kira hadir sekitar 50 atau 60 pencari bakat dari berbagai negara Eropa. Di Angola, jaringan lalulintas masih agak sulit, tentunya tidak akan begitu banyak pencari bakat yang akan datang. Semua pemain sepakbola terbaik Afrika, saat ini sudah bermain di Eropa. Namun, selalu akan ada negara yang membawa beberapa pemain muda. Dan saat ini adalah peluang bagi para pemuda tersebut. Mereka, bisa saja, tiba-tiba bermain sangat cemerlang." Belanda juga punya alasan lain untuk mengikuti kejuaraan ini dengan penuh perhatian. Dalam Kejuaraan Dunia mendatang, Belanda berada dalam satu grup bersama Kamerun. Belanda kini boleh menyimak jalannya Afrika Cup sebaik mungkin, untuk menyadari, bahwa peluang untuk lolos ke babak berikut tidak mudah. * KASUS SEL MEWAH TANDA BPBROKNYA HUKUM Fasilitas mewah bagi Artalyta Suryana alias Ayin di Rutan Pondok Bambu mengejutkan. Banyak komentar yang terlontar sehubungan kasus tersebut. Komisi III DPR misalnya akan meminta keterangan Menkum HAM soal ini. Sementara itu ada usulan pula yang menyebutkan adanya pemisahan sel tahanan korupsi. Namun apakah itu akan menjawab masalah yang ada? Ikuti keterangan pakar hukum JE Sahetapy kepada Radio Nederland: Kejadian ini tidak mengherankan karena impelementasi penegakan hukum dinilai sangat buruk di Indonesia. Sangking buruknya hingga tidak ada pengawasan, dan tidak ada tindakan serta tidak ada sanksi. Kasus ini bukan secara kebetulan ditemukan. Hal-hal seperti ini sering terjadi dalam praktek hukum di Indonesia. Dan kebetulan yang melakukannya adalah orang-orang yang memiliki dana. JE Sahetapy melanjutkan dirinya sudah banyak mendengar kisah-kisah semacam itu. Contohnya saja tahanan yang tidak menghabiskan waktunya di penjara. Yang menjadi masalah lanjutnya, apakah pemerintah dalam hal ini Menkum HAM berani bertindak terhadap penyelewengan dan penyalahgunaan seperti ini. Sementara itu menjawab masalah pemisahan sel untuk tahanan pelaku korupsi dan pelaku tindakan kriminal biasa, Sahetapy mengatakan setuju saja itu dilakukan. Yang lebih penting apakah para petugas lembaga pemasyarakatan itu mudah disuap atau tidak? Meski dipisahkan tapi kalau para petugas bisa disuap dan bisa diajak bekerjasama maka itu akan merupakan hal percuma. Wawancara selanjutnya dengan JE Sahetapy dapat anda ikuti dengan mengklik di bawah ini: * NICOLAAS JOUWE AKUI PAPUA BAGIAN NKRI Nicolaas Jouwe, pendiri gerakan OPM, Organisasi papua Merdeka, akhirnya mengakui bahwa Papua adalah bagian dari NKRI. Demikian dinyatakannya sewaktu konperensi pers di bandara Schiphol, menjelang kepulangan tokoh tersebut untuk selamanya ke Indonesia, Senin ini. Jouwe mengatakan dirinya sudah tua dan semakin bijaksana, karena itu akan melanjutkan perjuangan rakyat Papua dari Indonesia di dalam bagian Partai Demokrat pimpinan Presiden SBY. Jouwe juga menambahkan telah memafkan perlakuan TNI di tanah kelahirannya. Ikuti penjelasan rekan Junito Drias yang hadir dalam konperensi pers: Nicolaas Jouwe berangkat ke Indonesia. Bukan untuk liburan, tapi untuk menetap. Hal ini tidak pernah dibayangkan sebelumnya. Penjelasannya pindah untuk selamanya ke Indonesia adalah karena usianya yang sudah lanjut. Semakin tua semakin bijak. Satu tahun belakangan ini perubahan besar terjadi dalam hidupny . Menurutnya karena usianya yang sudah semakin lanjut, tingkat kedewasaannya juga meningkat. Dengan tegas Jouwe menjelaskan dalam konferensi pers bahwa Papua adalah bagian dari Indonesia. Dia sadar perjuangan kemerdekaan tidak akan membawa hasil, jadi cara paling baik adalah menerima Papua sebagai bagian dari Indonesia. Tidak ada generasi muda Papua yang hadir di konferensi pers. Generasi muda Papua yang ada di Belanda kebanyakan sudah menerima Papua bagian Indonesia. Namun memang ada yang tidak menerima keputusan ini. Menurut Jouwe, mereka yang tidak menerima belum mengerti benar kondisi dan posisi Papua yang sebenarnya. Yang menarik dari konferensi pers adalah Jouwe menjelaskan akan bergabung dengan Partai Demokrat pimpinan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Ini adalah sebuah momentum sejarah yang menampilkan seorang Nicolaas Jouwe, petinggi OPM, sebuah gerakan yang ingin memerdekakan Papua, kini bergabung dengan partai yang menguasai pemerintahan saat ini. Dubes Indonesia untuk Belanda, JE Habibie, juga ikut berperan dalam pengambilan keputusan Jouwe ini. Dalam pertemuan pertama dengan Dubes, Jouwe amat keras keinginannya. Namun dalam beberapa pertemuan selanjutnya, Jouwe akhirnya luluh dan memutuskan untuk mengakui Papua bagian dari Indonesia. --------------------------------------------------------------------- Radio Nederland Wereldomroep, Postbus 222, 1200 JG Hilversum http://www.ranesi.nl/ http://www.radionetherlands.nl/ Keterangan lebih lanjut mengenai siaran radio kami dapat Anda peroleh melalui [email protected] Copyright Radio Nederland Wereldomroep. ---------------------------------------------------------------------
