---------------------------------------------------------------------

WARTA BERITA RADIO NEDERLAND WERELDOMROEP
Edisi: Bahasa Indonesia

Ikhtisar berita disusun berdasarkan berita-berita yang disiarkan oleh
Radio Nederland Wereldomroep selama 24 jam terakhir.

---------------------------------------------------------------------

Edisi ini diterbitkan pada:

Rabu 13 Januari 2010 14:50 UTC



** PANSUS DPR PERIKSA WAPRES BOEDIONO

** INDONESIA KEBANJIRAN PRODUK CINA

** YAMAN GULUNG KELOMPOK MUSLIM RADIKAL

** GEMA WARTA TOPIK INTERNASIONAL: BALKENENDE DAN IRAK, DAVIDS DAN GOLIATH

** GEMA WARTA TOPIK INTERNASIONAL: MASALAH DALAM NEGERI, MUSUH LUAR NEGERI

** GEMA WARTA TINJAUAN PERS: MASALAH IMIGRAN DI ITALIA DAN PENERAPAN SYARIAH 
ISLAM DI ACEH

** GEMA WARTA TOPIK INDONESIA: BERSEKOLAH BERKAT UANG RECEH 

** GEMA WARTA TOPIK INDONESIA: MUI JATIM TOLAK GELAR BAPAK PLURALISME BAGI GUS 
DUR



* PANSUS DPR PERIKSA WAPRES BOEDIONO

Di muka Pansus DPR Indonesia, Wakil Presiden, Boediono, dan Menteri Keuangan, 
Sri Mulyani Indrawati, mempertahankan kebijakan mereka, dalam kasus pemberian 
dana talangan pada Bank Century, sebanyak 7,6 trilyun rupiah, pada tahun 2008. 
Pada waktu itu, Boediono menjabat sebagai Gubernur Bank Indonesia. Nasib Wakil 
Presiden Boediono dan Menteri Keuangan Sri Mulyani, akan menentukan kelanjutan 
kebijakan reformasi ekonomi, kabinet pimpinan Presiden Susilo Bambang 
Yudhoyono. Presiden SBY berhasil terpilih kembali untuk masa jabatan kedua, 
antara lain berkat janji-janjinya, akan melakukan reformasi kebijakan ekonomi 
dan memberantas korupsi. Janji-janji tersebut, sangat berkaitan dengan posisi 
Wakil Presiden Boediono, dan Menteri Keuangan, Sri Mulyani. Sejauh ini 
pemerintah Indonesia menyatakan, pemberian dana talangan pada Bank Century 
sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Sementara banyak media Indonesia menuduh, 
orang-orang yang diuntungkan oleh dana talangan tersebut, adalah kalangan yang 
membantu dana kampanye pemilihan presiden SBY.


* INDONESIA KEBANJIRAN PRODUK CINA

Indonesia sedang berusaha untuk meninjau ulang Kesepakatan Perdagangan Bebas 
antara ASEAN dengan Cina. Sejak 1 Januari lalu, barang impor dengan harga murah 
asal Cina  masuk membanjiri Indonesia. Pemerintah Indonesia mengkhawatirkan 
dampak arus barang ini bagi lapangan kerja. Indonesia akan berusaha 
mempertahankan ketentuan pungutan bea masuk, selama dua tahun mendatang, bagi 
228 barang impor asal Cina. Seorang pejabat Departemen Perdagangan menyatakan, 
usul untuk peninjauan ulang ini, telah dikirimkan pada negara-negara anggota 
ASEAN, pada tanggal 31 Desember lalu. Sementara Menteri Perdagangan, Mari 
Pangestu, menolak mengomentari masalah ini. Pada waktu lalu, ia selalu 
menyatakan, Indonesia akan menghormati kesepakatan yang ada. Jurubicara 
Departemen Perindustrian Indonesia menyatakan, penangguhan selama dua tahun 
perlu bagi sektor-sektor usaha seperti elektronika, mesin, meubel, baja, 
tekstil dan kimia. Sementara itu, beberapa pejabat ASEAN merasa heran, mengapa 
negara dengan kekuatan ekonomi paling besar di Asia Tenggara, seperti 
Indonesia, setelah kesepakatan berlaku, langsung mulai berusaha mengubahnya 
kembali.


* YAMAN GULUNG KELOMPOK MUSLIM RADIKAL

Pemerintah Yaman mengumumkan telah berhasil menewaskan pemimpin cabang Al Qaida 
di Yaman. Sang pemimpin tewas dalam peristiwa baku tembak di propinsi Shabwa, 
di Yaman Selatan. Pekan lalu, pemerintah Yaman juga mengumumkan telah berhasil 
menangkap salah seorang pimpinan jaringan kelompok teror Al Qaida. Sejak 
beberapa waktu lalu, Yaman mendapat tekanan dari negara-negara Barat, untuk 
memberantas berbagai jaringan muslim radikal di Yaman. Tekanan semakin kuat, 
menyusul gagalnya percobaan peledakan pesawat di Detroit. Seorang pemuda warga 
Nigeria, yang akan melakukan peledakan, mengaku, mendapat latihan di Yaman. 
Berbagai baku tembak antara pasukan pemerintah dan beberapa kelompok 
pemberontak muslim di banyak tempat lain, juga menelan banyak korban tewas.


* GOOGLE TARIK DIRI DARI CINA

Google mengancam akan menarik diri dari Cina. Ancaman dikeluarkan menyusul 
terbongkarnya jaringan hacker Cina, yang mencoba menembus box e-mail kalangan 
aktivis hak azasi manusia Cina. Mereka menggunakan alamat e-mail G-mail, suatu 
bagian dari kelompok Google. Menurut Google, upaya penembusan terjadi sejak 
bulan lalu, dengan menggunakan cara kerja sangat canggih. Selain kalangan 
aktivis HAM, serangan juga ditujukan pada sekitar 20 sasaran lain. Google tidak 
secara terbuka menuduh pemerintah Cina. Namun, Google menyatakan, mereka tidak 
lagi bersedia melaksanakan permintaan sensor, yang diajukan pemerintah Cina. 
Pekan-pekan mendatang ini, Google akan berusaha mengadakan pembicaraan dengan 
pemerintah Cina. Jika pembicaraan tidak membuahkan hasil, situs Google.cn akan 
hilang dari dunia maya.


* PVDA BENTROK DENGAN PM BELANDA

Di Belanda, partai pendukung koalisi kabinet, PvdA, berhadap-hadapan dengan 
Perdana Menteri Jan Peter Balkenende, menyusul terbitnya laporan penyidikan 
Komisi Davids. Selasa kemarin, Wilibrord Davids, mantan Ketua Mahkamah Agung 
Belanda, menyerahkan hasil penyidikan mengenai keterlibatan Belanda dalam 
Perang Irak, pada tahun 2003. Menurut Komisi Davids, serangan pasukan Amerika 
dan Inggris ke Irak pada tahun 2003, tidak berdasarkan hukum internasional, 
pemerintah Belanda tidak memberi informasi lengkap pada parlemen, dan Perdana 
Menteri nyaris tidak ikut mengatur kebijakan luar negeri. Perdana Menteri Jan 
Peter Balkenende menyatakan tidak setuju dengan beberapa kesimpulan komisi. 
Sementara PvdA justru menyatakan, kesimpulan komisi sangat mengejutkan, dan 
pernyataan sang perdana menteri tidak didukung oleh para menteri anggota PvdA. 
Ketua Fraksi PvdA di parlemen, Mariette Hamer menyatakan, Perdana Menteri harus 
menghormati kesimpulan Komisi Davids. Selanjutnya, Perdana Menteri, harus 
membedakan, antara posisinya sebagai Perdana Menteri pada tahun 2003, dan 
sebagai Perdana Menteri kabinet koalisi saat ini.


* GEMPA BUMI GUNCANG HAITI

Gempa bumi, berkekuatan 7,0 pada skala Richter, Selasa kemarin mengguncang 
Haiti. Episentrum gempa terletak di laut, sekitar 16 kilometer dari ibukota 
Port-au-Prince, pada kedalaman 10 kilometer. Sejauh ini sulit untuk mendapatkan 
gambaran terakhir situasi di Haiti. Aliran listrik dan semua sambungan telepon 
mati. Menurut banyak saksi mata sebagian besar wilayah ibukota Port-au-Prince 
hancur, dan penduduk dalam keadaan panik. Kerusakan berat antara lain mencakup 
istana kepresidenan, dan gedung markas besar pasukan perdamaian PBB. Sebagian 
besar pegawai kantor PBB dinyatakan hilang. Amerika Serikat sementara ini sudah 
mengirim regu penyelamat dan bantuan ke Haiti. Juga negara-negara tetangga di 
sekitar Haiti mengatur pemberian bantuan. Gempa bumi ini juga menyebabkan 
kepanikan di Republik Dominika, negara tetangga Haiti. Di berbagai tempat 
aliran listrik putus. Besarnya kerusakan masih belum jelas. Juga belum ada 
berita mengenai korban jiwa. Sebelumnya telah dikeluarkan peringatan tsunami 
untuk Haiti, Republik Dominika, Kuba dan Bahama. Tetapi peringatan itu telah 
dicabut kembali. Haiti adalah negara termiskin di belahan bumi Barat. Dua tahun 
lalu negara itu juga ditimpa bencana angin topan yang hebat, yang menewaskan 
lebih dari 800 orang.


* BERITA BURSA

Rabu siang ini, nilai indeks saham gabungan AEX di pasar bursa Amsterdam naik 
0,3 persen pada 337,73 poin. 
Di pasar bursa London dan Paris nilai indeks saham gabungan turun 0,4 persen. 
Sementara di pasar bursa Frankfurt nilainya naik 0,1 persen.

Kurs valuta:
1 euro= 13.339 rupiah,
1 USD=  9.170 rupiah.


* BALKENENDE DAN IRAK, DAVIDS DAN GOLIATH

Penelitian terhadap dukungan Belanda dalam perang menjatuhkan Sadam Hussein 
dilakukan tujuh tahun terlambat. Namun dibanding dengan mitra sejati Belanda, 
Britania Raya, penelitian ini memberikan sedikit kelegaan.  Laporan Komisi 
Davids mengungkapkan kesimpulan tajam yang mengejutkan, sementara Goliath 
InggrIs, yang disebut ibu demokrasi, baru saja memulai penelitian kelimanya. 
Laporan redaktur Johan Huizinga.

Belanda tidak bisa mengelak dari posisinya yang lemah. Sehubungan dengan 
penelitian terhadap dukungan Belanda kepada perang melawan Sadam Hussein, hal 
itu tampak nyata. Tujuh tahun setelah Komisi Luar Negeri dari Majelis Rendah 
Inggris mengumumkan laporan pertamanya, komisi independen Davids di Belanda 
melakukan penelitian. 

Komisi parlementer pertama di Britania Raya, Juli 2003, beberapa bulan setelah 
invasi terhadap Irak, hanyalah menyatakan keraguan mendasar atas motif-motif 
Perdana Menteri Tony Blair ikut dalam perang itu: ancaman serius dari Irak di 
bawah Sadam Hussein dan dugaan pemilikan senjata pemusnah massalnya. Namun baik 
Perdana Menteri Blair maupun petinggi Dinas Intelijen Inggris tidak 
mengindahkan laporan tersebut. 

Orang Inggris marah

Ketika tentara Inggris marah di tahun 2003 dan menuntut pertanggung jawaban 
politik perdana menterinya terhadap perang yang tidak mereka kehendaki, Komisi 
Davids di 2010, berhasil melakukan penelitian yang mendasar dan mengungkapkan 
serangkaian kenyataan serta memberikan peniaian politik yang tegas kepada 
parlemen.

Komisi menyimpulkan tugasnya meneliti fakta-fakta. Mereka tidak memberikan 
interpretasi, meskipun hal itu tidak bisa dihindari. Namun dalam hal ini mereka 
tidak memberikan penilaian politik. Sebagai contoh, pemerintah bisa saja tidak 
memberi informasi lengkap  kepada parlemen. Dan Komisi Davids menguatkan fakta 
tersebut. Tetapi apakah hal ini cukup atau tidak, politiklah yang harus memberi 
penilaian. 

Komisi penelitian kedua Inggris, Komite Intelejen dan Keamanan, tidak dibentuk 
oleh parlemen, tetapi oleh pemerintah Inggris. Pada September 2003 komisi ini 
melaporkan langsung kepada perdana menteri, yang selanjutnya harus memberitahu 
hasilnya ke parlemen. Komisi ini  mempertanyakan pernyataan pemerintah Blair 
bahwa sasaran-sasaran Inggris dan NATO di Siprus dan Turki dalam waktu 45 menit 
bisa dihujam rudal Irak yang mengandung senjata kimia dan biologis.

Sopir Taxi

Jangka waktu 45 menit itu disimpulkan berdasarkan satu sumber yang tampaknya 
memang tidak bisa dipercaya. Konon dari mulut seorang supir taksi. Selain itu 
ada dua hal yang dirancukan. Yakni adanya senjata biologi dan kimia, serta 
tentang senjata yang ternyata tidak bisa mencapai Turki dan Siprus. 

Namun kenyataan ini tidak menghalangi pemerintah Belanda untuk tetap 
mengandalkan 'dokumen September Inggris' tersebut, sebagai dasar kebijakan 
mereka.

Di awal tahun 2003 Perdana Menteri Belanda Balkenende masih memperingatkan 
risiko diktator Irak Saddam Hussein mensuplai senjata pemusnah massal kepada 
teroris. Padahal, Dinas Intel Inggris dan Komisi Intel satu bulan sebelumnya 
sudah menyatakan tidak ada bukti mengenai hal tersebut.

Semangat Perang

Komisi Belanda pimpinan Wilibrord Davids menyimpulkan bahwa dinas intel Belanda 
terutama mendasarkan informasi mereka dari dinas-dinas intel Inggris dan 
Amerika. Bahkan penilaian kritis dan tanggapan yang diberikan dinas intel 
Belanda terhadap pemerintah, tidak disampaikan kepada parlemen.

Mengenai hal ini, Perdana Menteri Balkenende yang biasanya sangat tanggap, 
sangat berhati-hati sekali memberikan jawabannya.

Kami akan menjawab secara rinci masalah ini dalam reaksi kami. Menurut saya 
Menteri Pertahanan Henk Kamp, secara teratur juga membicarakan penilaian dari 
dinas intel ini. Apabila kita menyatakan informasi yang tersedia, maka tentu 
saja tidak hanya informasi dari dinas intel Amerika dan Inggris. Tapi juga 
informasi dari Badan Atom Internasional IAEA, PBB dan lain-lain.


* MASALAH DALAM NEGERI, MUSUH LUAR NEGERI

Presiden Venezuela Hugo Chavez menuduh Belanda terlibat dalam rencana serangan 
terhadap negerinya. Chavez menghadapi kesulitan dalam negeri, dan bisa 
menggunakan penangkal petir ini. Laporan Humberto Marquez.

Senin lalu Hugo Chavez kembali menuduh pesawat Belanda melanggar wilayah udara 
negaranya. Pesawat itu diberitakan berangkat dari Curacao yang terletak dekat 
lepas pantai Venezuela, basis militer Amerika Serikat. Pesawat-pesawat tempur 
Amerika memang bisa leluasa melakukan tinggal landas untuk mengamati dan 
memprovokasi Venezuela dari landasan ini. 

Pesawat tempur F-16

Itu adalah tuduhan kelima yang dilontarkan Chavez kepada Belanda. Menurut 
Chavez kejadian terbaru terjadi Jumat lalu. Dua pesawat patroli pantai, dua 
kali memasuki wilayah udara Venezuela di siang hari. Dengan demikian Venezuela 
terpaksa harus menerbangkan dua pesawat tempur F-16-nya. 

"Kami menuduh pemerintah Amerika Serikat dan pemerintah Belanda melakukan aksi 
provokasi, untuk mencari alasan menyerang Venezuela. Pesawat patroli  itu 
semula terbang selama 15 menit di wilayah udara kami, lalu menghilang. Kemudian 
kembali lagi dan terbang berkeliling  selama 19 menit. Dan akhirnya terbang ke 
Curacao,"  demikian Presiden Chavez.

Beberapa jam kemudian, Pentagon menyangkal bahwa pesawat berbendera Amerika 
Serikat  telah melanggar wilayah udara Venezuela.

Foto tua

Venezuela tidak punya bukti-bukti nyata untuk menyiarkan pelanggaran yang 
dilaporkannya. Sebuah foto pesawat pengintai Amerika P-3 Orion yang ditayangkan 
stasiun televisi pemerintah VTV, tampaknya sudah selama bertahun-tahun beredar 
di internet. Menurut pakar pertahanan Radio Nederland Wereldomroep, Hans de 
Vreij, tidak ada alasan konkrit  samasekali untuk  terbang di atas udara 
Venezuela. Dinas intelejen Amerika menurutnya, punya cukup peralatan guna 
mengumpulkan informasi militer yang terbaru. Ia menyebutkan antara lain 
satelit-satelit dari National Reconaissance Office (NRO) dan peralatan penyadap 
dari National Security Agency (NSA).

Pemerintah Hugo Chavez beberapa pekan lalu juga menuduh Belanda telah 
meminjamkan kepulauan Karibia kepada Amerika Serikat  guna melakukan kegiatan 
permusuhan. 

Chavez mengungkapkan juga bahwa pulau-pulau Aruba, Bonaire dan Curacao adalah 
'pulau-pulau kolonial' dan ia mengharap bahwa pada suatu hari pulau-pulau 
tersebut akan  menjadi republik merdeka. 

Kesengsaraan Ekonomi

Tuduhan-tuduhan baru itu muncul berbarengan dengan pengumuman tentang devaluasi 
mata uang lokal, Bolivar. Pemerintah mengurangi 20 persen biaya untuk 
barang-barang impor, seperti pangan dan obat-obatan, pengeluaran luar negeri, 
tunjangan untuk para pensiunan dan mahasiswa yang belajar di luar negeri, 

Namun untuk ongkos-ongkos yang lain, di mana valuta asing diperlukan, seperti 
mobil-mobil, suku cadang, produk-produk elektris dan elektronika, liburan dan 
pemasukan pakaian, dan minuman, nilai Bolivar tinggal separoh. Orang bisa 
membayangkan betapa parah dampak inflasi ini. 

Musuh Luar

Di kalangan rakyat juga semakin gencar rasa ketidak puasan mengenai aliran 
listrik yang terus bermasalah. Apa yang disebut "penghematan-penghematan 
revolusioner" dilakukan sebagai akibat bencana kekeringan di dalam negeri, dan 
menyusutnya pendapatan dari produksi minyak. 

Maria Teresa Romero, guru besar Studi Internasional dari Universidad Central de 
Venezuela menentang tuduhan yang dilancarkan Chavez terus menerus kepada 
Belanda:

"Saya pikir serangan-serangan dari Presiden Chavez terhadap Belanda terutama 
ditujukan kepada Amerika Serikat. Dalam strateginya untuk mengalihkan  
perhatian warga Venezuela dari keadaan sosial dan ekonomi di negerinya, seperti 
biasa Chavez mencari musuh luar, dan musuh luar yang paling  besar adalah 
Washington. Dengan menyerang Belanda, ia melakukan konfrontasi dengan Amerika. 

Gugup

Sementara itu ribuan warga Venezuela dalam hari-hari terakhir terlihat seperti 
menjarah berbagai peralatan elektronik dan produk-produk lain, karena orang 
menduga harga barang-barang itu akan melonjak akibat devaluasi. 

Senin lalu nilai dolar Amerika melonjak dan muncul ketidak pastian apa dampak 
untuk bulan-bulan mendatang.  2010 terutama adalah tahun pemilu. September 
mendatang akan digelar pemilu parlemen di Venezuela.


* MASALAH IMIGRAN DI ITALIA DAN PENERAPAN SYARIAH ISLAM DI ACEH

Beberapa waktu lalu, di kota kecil, Rosarno, Italia Selatan, terjadi rangkaian 
baku hantam antara kelompok imigran berkulit hitam dan penduduk setempat 
berkulit putih. Kerusuhan berlangsung sedemikian sengit, sehingga mendorong 
banyak kalangan politisi, pemimpin agama dan media mempertanyakan, mengapa hal 
seperti itu bisa terjadi. Semua seolah baru sadar, bahwa Italia menghadapi 
masalah integrasi kaum imigran. Demikian harian De Volkskrant yang terbit di 
Amsterdam.

Jumlah penduduk asli kota Rosarno sekitar 16.000 jiwa. Dan di tengah masyarakat 
ini, tinggal sekitar 5.000 imigran asal Afrika. Kelompok pendatang ini tinggal 
di barak-barak, tanpa fasilitas listrik dan air. Menurut De Volkskrant, keadaan 
seperti itu, jelas akan memancing kesulitan.

Sejauh ini pemerintah Italia tampak garang menghadapi masalah imigran, terutama 
pada pendatang ilegal. Namun, demikian De Volkskrant, itu semua hanya retorika. 
Undang-undang Imigrasi Italia sangat ketat, tapi, nyaris tidak ada kontrol 
mengenai pelaksanaan. Jumlah imigran di Italia, saat ini tercatat sekitar 4,5 
juta orang. Dan jumlah imigran gelap diperkirakan sekitar setengah juta jiwa.

Karena lemahnya kontrol, bagi banyak pendatang ilegal, ternyata lebih mudah 
mendapatkan pekerjaan di Italia, ketimbang di negeri lain, seperti Belanda atau 
Jerman. Menurut De Volkskrant, sudah waktunya pemerintah Italia menghadapi 
masalah ini lebih serius. Masyarakat Italia, dalam tempo singkat menghadapi 
banjir arus pendatang, dengan latar belakang budaya yang sangat berbeda. 
Menghadapi masalah seperti itu, retorika tidak akan membantu memecahkan 
persoalan, simpul De Volkskrant.

Dari Rosarno kita beralih ke Aceh. Dalam waktu dekat, akan berlalu larangan 
mengenakan celana jean bagi kaum wanita Aceh. Berita seperti ini, diberitakan 
media seluruh dunia. Juga tentang berlakunya hukum cambuk rotan dan hukum 
rajam. Menurut harian Trouw, yang terbit di Amsterdam, kenyataan yang ada di 
Aceh, ternyata tidak sekeras bunyi berbagai Peraturan Daerah tersebut.

Trouw mengingatkan, ketentuan kaum wanita harus menggenakan pakaian yang sesuai 
dengan norma Islam, bukan hanya ada di Aceh. Banyak propinsi dan kabupaten lain 
di Indonesia, juga mempunyai Perda seperti itu. Trouw mencatat, selama lima 
bulan terakhir, di Banda Aceh hanya terjadi dua kali razia pakaian. Sekitar 80 
orang wanita dianggap melanggar ketentuan. Namun, mereka tidak mendapat hukuman 
apa pun. Polisi Syariah hanya memperingatkan dan mencatat identitas mereka.

Selanjutnya Trouw mencatat, sejak Februari 2007, di Banda Aceh tidak pernah ada 
hukuman cambuk. Menurut Trouw, pelaksanaan hukum Syariah di Aceh masih 
angin-anginan. Dua penyebabnya adalah, pertama, aparat pelaksana hukum tidak 
konsisten. Dan kedua, sikap pejabat pemerintah terhadap hukum Syariah juga 
masih mendua. Sebagian mendukung, sebagian lagi menentang.

Partai terbesar di Aceh saat ini, Partai Aceh, tidak mendukung pelaksanaan 
hukum Syariah. Gubernur Aceh, juga termasuk pejabat yang tidak setuju dengan 
Perda Syariah seperti itu. Mereka mempertanyakan legalitas hukum seperti itu di 
Indonesia. Khususnya Perda mengenai hukum rajam.

Trouw juga berusaha menjajaki sikap rakyat pada umumnya. Dan menurut Trouw, ini 
sangat tergantung, dari bunyi pertanyaan yang diajukan. Jika orang ditanya, 
apakah mereka menyetujui penerapan Syariah Islam, semua orang akan menjawab 
setuju. Namun, menghadapi berbagai persoalan nyata sehari-hari, warga Aceh 
ternyata mampu menerapkan ketentuan agama dengan cukup luwes.

Demikian harian Trouw, dan sekian pula Tinjauan Pers kali ini.


* BERSEKOLAH BERKAT UANG RECEH

Uang receh atau koin bagi sebagian besar orang memang tak berarti apa-apa. 
Namun di tangan komunitas Coin a Chance, koin bisa begitu bernilai. Jauh 
sebelum gegap gempita Koin Keadilan untuk Prita Mulyasari, korban pencemaran 
nama baik RS Omni Internasional, komunitas ini sudah lebih dulu melaju. 
Reporter KBR68H Bhekti Suryani menemui Gempur, yang bisa sekolah berkat uang 
receh yang dikumpulkan ratusan anggota komunitas Coin a Chance.  



Pukul 6 pagi Bintang Gempur Anarki, bersiap-siap berangkat sekolah. Murid kelas 
1 SMP Negeri 9 Ciputat, Tangerang Selatan ini, memasukkan perlengkapan sekolah 
ke dalam tasnya. 

Rumah Gempur terletak di sebuah gang kecil di Kampung Maruga, Tangerang 
Selatan, Banten. Di dalam rumah berukuran 3x4 meter itu, dua saudara Gempur 
juga bersiap berangkat sekolah. Perabot yang ada di rumah itu hanya dua lemari 
butut tempat menyimpan pakaian, dua kasur, televisi, serta peralatan dapur. Di 
sinilah Gempur tinggal, bersama kedua orangtuanya dan tiga saudaranya. 

Warung kopi jadi satu-satunya penopang kehidupan keluarga mereka. Dengan 
penghasilan seadanya, anak pertama keluarga ini tak berhasil menamatkan SMA. 
Beban pengeluaran keluarga semakin berat saat Gempur segera menamatkan Sekolah 
Dasar. Rukiyanti, ibu Gempur.

Kebetulan Gempur memang ada tunggakan sampai satu tahun bayaran a trus buat 
uang tour, uang ujian ada 700 lebih

Cuma anak pintar yang bisa sekolah di SMP Negeri 9 Ciputat. Dan Gempur termasuk 
anak pintar itu, dengan nilai Ujian Nasional rata-rata 8. Sambil menunggu bel 
sekolah berbunyi, Gempur memperlihatkan isi tasnya. Ia hanya punya 4 buku, dari 
12 mata pelajaran yang ada di sekolah.  Meski begitu, Gempur bisa bertahan. 
Nilai rata-rata ujian semesternya rata-rata 7. Ibu guru  Rojatun memuji Gempur. 

Dan kita memberikan motivasi juga kepada dia. Contohnya juga kepada 
teman-temannya yang lain, dia diberi bantuan bukan karena dia tidak mampu, 
pasti kita bilang. Kalau kamu mau juga bisa, yang lain supaya jangan merasa dia 
berbeda dengan temannya. Jangan sampai temanya menghina dia ... ah si ini 
begini karena dibantu ... bukan lewat jalur yang macam-macam.

Gempur bisa sekolah di sana berkat bantuan dari komunitas bernama Coin a Chance 
yang mengumpulkan uang receh demi menyekolahkan Gempur. Salah satu  penggagas 
Coin a Chance, Hanny Kusumawati, bercerita, begitu melihat Gempur, mereka 
tergerak membantu. 

Kebetulan kita liat juga profilnya cocok. Bahwa keluarganya juga memang tidak 
mampu kemudian dia juga sudah menunggak uang sekolah cukup lama tapi 
prestasinya bagus. Terus kita survei ke rumahnya, ke sekolahnya bicara dengan 
kepala sekolah dengan gurunya dan ternyata memang profilnya cocok dengan yang 
hendak kita bantu. 

Gempur adalah anak pertama yang berhasil disekolahkan oleh komunitas Coin a 
Chance, yang berdiri setahun lalu. Lewat media internet, Nia dan Hanny 
menjaring ribuan orang untuk mengumpulkan uang receh dan menggunakannya untuk 
sesuatu yang berguna. Komunitas ini pun sekarang berkembang sampai ke 
Yogyakarta, Bali dan Bandung, bahkan sampai ke Singapura dan Jerman. Mengacu ke 
situs jejaring sosial Facebook, jumlah anggota Coin a Chance telah mencapai 
lima ribu orang lebih. 

Di salah satu restoran, belasan anak muda tampak berkumpul. Ada yang membawa 
wadah kaleng, tempat plastik atau stoples kaca. Isinya sama: uang receh. 
Sementara di sudut ruangan tampak koper yang juga berisi uang receh. Semua uang 
receh itu akan mereka hitung sepanjang siang sampai sore. 

Setiap orang kebagian tugas menghitung koin. Uang receh dikelompokkan 
berdasarkan nominalnya, dari 25 rupiah sampai 1.000 rupiah. Inilah hari 
penghitungan koin, yang secara rutin dihelat oleh komunitas ini, kata Nia 
Sadjarwo, penggagas Coin a Chance. 

Coin Collecting Day itu hari di mana kita mengumpulkan koin-koin dari para 
coiners dan droppers kemudian kita hitung bersama. Jadi setelah beberapa bulan 
atau misalnya ... biasanya sih satu bulan. Setelah satu bulan atau lebih kita 
ngumpulin akhirnya itu hari di mana orang-orang bisa datang untuk ngedropin 
koin-koinnya. Terus ketemu juga sama kita dan teman-teman coiners dan droppers 
yang lain, dan kita ngitung bersama. Jadi kita tau dari hari ini jumlahnya 
berapa, setelah dikumpulkan seluruhnya.

Septi tampak tekun menghitung uang receh yang ada di hadapannya. Hari itu, ia 
membawa uang receh sebanyak 400 ribu lebih. Uang ini bukan dari kantongnya 
sendiri, tapi hasil gerilya Septi mengumpulkan koin dari teman-teman se kantor. 

Kalau di kantor kita kan berdua sama anak yang tadi itu aku kan di lantai 4, 
Ana di lantai 2. Jadi kita ngitar aja kita bawa toplesnya trus yang mau 
nyumbang itu ditaroh di situ, koinnya di toples. Kalau ga ku taroh di meja 
kantor, siapa yang mau taroh tinggal taroh aja di situ, ngedrop di situ.

Andi juga rajin mengumpulkan uang receh. Ia mengumpulkan koin di dua tempat, di 
rumah dan di tempatnya bekerja. 

Kebetulan di kantor saya juga sekarang ada toplesnya jadi sekarang bisa simpan 
di kantor. Nanti pas ada acara kumpul gini ya salah satu dari orang di kantor 
ikutan datang untuk drop koin

Hanny Kusumawati, penggagas Coin a Chance, tak pernah menyangka hobi remeh 
mereka mengumpulkan uang receh bisa membuat Gempur tetap bersekolah. 

Kebetulan aku sama Nia dua-duanya sama-sama suka ngumpulin uang receh jadi 
punya stoples sendiri. Dan dari awal memang udah ngobrol kira-kira ini enaknya 
diapain ya kalau udah banyak, terus akhirnya kita mikir gimana kalau misalnya 
kita kumpulin dan kita gunakan untuk bantu anak-anak yang hampir putus sekolah  
untuk bayar uang sekolahnya. Dari situ sih cuma baru angan-angan aja belum 
terwujud dan akhirnya kita pikir ya udah deh beneran kita bikin secara serius. 
Itu baru 18 Desember tahun lalu.

Hobi ini lantas digulirkan menjadi gagasan yang lebih besar. Mereka pun 
bersikukuh menggunakan uang receh, yang seringkali dianggap remeh.Padahal itu 
tetaplah uang, yang jika ditumpuk, bisa menjadi gunung. 

Fany, salah satu penyumbang koin, tak ingin uang recehnya teronggok begitu 
saja. 

Biasanya koin-koin itu ga kepake trus ntah ke mana, malah ga jelas. Nah trus 
begitu ada acara ini kan jadinya kita bisa nyalurin buat yang membutuhkan gitu. 
Walaupun sedikit-dikit mungkin seminggu cuma dapat beberapa puluh koin kan 
lumayan daripada ke buang-buang gitu kadang-kadang kalau nyimpennya ga 
hati-hatikan malah jadi hilang-hilang.

Sejak komunitas Coin a Chance berdiri, mereka sudah mengumpulkan uang 18 juta 
rupiah. Uang itu sebagian digunakan untuk menyekolahkan Gempur yang saat itu 
akan masuk SMP. Rencananya Gempur akan terus dibiayai sekolahnya sampai lulus 
SMA, kata Nia, salah satu penggagas Coin a Chance. 

Kita alihkan 5 juta, kita tabungkan 5 juta untuk membantu biaya pendidikan 
Gempur sampai SMA. Karena prinsipnya saya dan Hany adalah, Coin a Chance ini 
kenapa kita sangat berhati-hati dalam jumlah anak yang kita bantu, 
pendidikannya itu harus selesai. Buat kita bantu sekolahin anak itu ga selesai 
dengan ngebayarin satu tahun a terus tahun berikutnya yang bayarin siapa dong 
... kalo ga ada yang bantuin gimana?

Kini Coin a Chance sedang menyeleksi 8 anak berikutnya sebagai kandidat 
penerima bantuan. 

Itu rekomendasi dari teman-teman semua karena memang kita juga ga mungkin kan 
kelilingin satu-satu gitu jadi pada sadarnya teman-teman di sini semua juga 
menyumbang ... kalau mereka lihat gitu atau tahu di daerah sekitar mereka ada 
yang perlu bantuan mereka kasi tahu kita.

Anak-anak yang dibantu Coin a Chance di Jakarta adalah yang tinggal di kota 
ini. Komunitas serupa yang ada di daerah dan luar negeri bebas menentukan anak 
asuh mereka sendiri. 

Andi yang sudah sejak awal bergabung dengan Coin a Chance mengatakan, gerakan 
ini jadi cara halus menyindir negara. 

Saya sempat mengeluarkan joke, kalau di Undang-Undang kan, anak-anak terlantar 
itu dipelihara oleh negara, sekarang anak-anak terlantar itu dipelihara oleh 
blogger. Jadi mudah-mudahan akan makin banyak orang yang terbuka matanya untuk 
membantu sesamanya terutama masalah pendidikan.


Tugas Gempur sekarang adalah mencapai cita-citanya. 


Laporan ini disusun Reporter KBR68H Bhekti Suryani, untuk Radio Nederland 
Wereldomroep di Hilversum.


* MUI JATIM TOLAK GELAR BAPAK PLURALISME BAGI GUS DUR

Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jawa Timur menolak pemberian gelar  Bapak 
Pluralisme bagi Kiai Abdurrahman Wahid atau Gus Dur. Penolakan itu diajukan 
dalam sidang pengkajian usulan pemberian gelar pahlawan kepada Gus Dur di Jawa 
Timur. Radio Nederland menemui Khamami Zada, analis keagamaan PP Lakpesda NU, 
yang mengungkapkan pendapatnya tentang penolakan MUI Jatim tersebut. 

Khamami Zada: Iya, begini pak, MUI Jawa Timur menolak Gus Dur menjadi Bapak 
Pluralisme, menurut saya, itu karena sesuai dengan, atau menggunakan fatwa MUI 
tahun 2005. Ketika itu MUI membuat fatwa bahwa plural itu haram. Jadi, ini ada 
kaitannya dengan MUI Pusat. Jadi, artinya sebenarnya, ini ada mis-understanding 
tentang definisi, atau pengertian pluralisme. Padahal, kalau kita lihat, ada 
kesalah-pahaman dari MUI tentang istilah pluralisme. MUI hanya memandang 
pluralisme dalam pengertian bahwa semua agama itu sama. Itu yang disorot MUI. 
Itu kan memang dalam ajaran Islam, semua agama ya tidak sama. Menurut, ajaran 
itu, semua agama punya kesamaan dan punya perbedaan. Terutama dalam hal 
theologi dan dalam hal syariat. Itu kan berbeda. Sehingga tidak bisa seluruh 
agama itu disamakan. Sehingga MUI itu membuat fatwa haram. Tapi, menurut saya, 
pandangan, atau fatwa MUI ini keliru. Karena, prularisme hanya dipahami satu 
soal saja. Padahal, pluralisme kan juga mengandung pengertian bahwa kita 
menghormati perbedaan antar agama, menghargai agama lain, kemudian, ya saling 
kerja-sama. Begitu inti dari prularisme. Penghargaan terhadap agama. Jadi 
menurut saya, MUI itu keliru dalam mendefinisikan pluralisme. Karena itulah, 
menyebabkan MUI Pusat menolak Gus Dur sebagai Pahlawan Pluralisme. Jadi 
artinya, sebenarnya, ada kesalah-pahaman saja tentang makna atau pengertian 
pluralisme.

Radio Nederland Wereldomroep: Apakah tidak perlu disamakan, atau diseragamkan, 
pengertian terhadap pluralisme itu sendiri di dalam MUI?

Ikuti penjelasan Khamami Zada selengkapnya, dalam situs web kami www.ranesi.nl.


---------------------------------------------------------------------
Radio Nederland Wereldomroep, Postbus 222, 1200 JG Hilversum
http://www.ranesi.nl/
http://www.radionetherlands.nl/

Keterangan lebih lanjut mengenai siaran radio kami dapat Anda
peroleh melalui
[email protected]

Copyright Radio Nederland Wereldomroep. 
---------------------------------------------------------------------

Kirim email ke