--------------------------------------------------------------------- WARTA BERITA RADIO NEDERLAND WERELDOMROEP Edisi: Bahasa Indonesia
Ikhtisar berita disusun berdasarkan berita-berita yang disiarkan oleh Radio Nederland Wereldomroep selama 24 jam terakhir. --------------------------------------------------------------------- Edisi ini diterbitkan pada: Minggu 24 Januari 2010 13:00 UTC ** Afghanistan Tunda Pemilihan Parlemen ** Belasungkawa Rakyat Haiti ** Ekstradisi Tentara Senior Uruguay ** TOPIK HARI MINGGU DEBAT PINJAMAN MIKRO RNW: KONTROVERSI TAK TERELAKKAN * Komisi Pemilihan di Afghanistan menunda pemilihan parlemen 22 Mei menjadi tanggal 18 September. Hal ini disebabkan kurangnya dana, demikian Komisi Pemilihan. Afghanistan kekurangan 120 juta Dollar Amerika untuk membiayai bilik pemungutan suara. Penundaan akan memberikan waktu bagi Presiden Afghanistan Karzai serta sekutu Baratnya untuk mendiskusikan reformasi komisi pemilihan. Negara-negara Barat mendesak jangan sampai terjadi lagi kecurangan seperti pemilihan presiden tahun lalu. Perserikatan Bangsa-Bangsa telah menawarkan bantuan dana bagi pemilihan parlemen di Afghanistan. Bantuan hanya akan diberikan jika reformasi dilaksanakan. * Ribuan warga Haiti berkumpul di sebuah katedral di Port-au-Prince untuk memperingati Uskup Agung Joseph Serge Miot dan korban gempa bumi lainnya. Gempa Haiti terjadi hampir dua minggu lalu. Miot, 63 tahun, menjabat uskup agung sejak 2008 dan sangat populer di Haiti. Di antara yang hadir adalah Presiden Haiti Rene Preval. Sementara itu, antrian panjang terjadi di bank- bank Port-au-Prince. Bank tutup sejak gempa terjadi. Kesepakatan bersama bank adalah pelanggan hanya dapat menarik uang maksimal 2500 Dollar. Aparat keamanan akan disiagakan ketika ketika bank dibuka. Menurut angka resmi, total korban terperangkap sudah mencapai 120 ribu. Angka ini belum termasuk korban yang ditemukan oleh keluarga mereka sendiri. Pencarian korban selamat dihentikan Jumat lalu. OCHA, badan bantuan PBB, memutuskan mengalihkan kegiatan untuk membantu korban selamat. Sabtu kemarin, satu orang pemuda ditemukan selamat di bawah reruntuhan. Seorang pria, dan satu orang wanita berusia 84 tahun juga diselamatkan hari Jumat lalu. * Brasil menyerahkan mantan perwira militer Uruguay kepada pemerintah Argentina. Pria tersebut terlibat kegitan penghilangan tokoh- tokoh haluan kiri Argentina pada tahun tujuh puluhan. Manuel Cordero bekerja pada Badan Keamanan Uruguay dan merupakan bagian dari Condor Operation. Operasi ini merupakan konspirasi antar pihak kanan di Amerika Latin. Operasi dilakukan untuk menghancurkan lawan kiri mereka. Cordero, 71-tahun, rencananya diekstradisi awal minggu kepada pemerintah Argentina. Tapi pelaksanaannya ditunda karena ia sakit parah. Setelah pemeriksaan medis, ekstradisi dilakukan Sabtu kemarin. * Diskusi Biden dan Pemimpin Irak Pemerintah Amerika Serikat akan naik banding terhadap keputusan pengadilan Amerika mengenai kasus lima karyawan perusahaan keamanan Blackwater. Pemerintah ingin keputusan ditunda. Hal ini dikatakan wakil presiden Amerika, Joe Biden, selama kunjungannya ke Irak. Lima warga Amerika dituduh menewaskan 17 warga sipil Irak di Baghdad. Tuduhan ditolak baru-baru ini karena hak-hak mereka dilanggar selama persidangan. Keputusan menyebabkan kemarahan di Irak. Pemerintah Baghdad memutuskan menyelidiki sendiri kasus Blackwater. Biden menekankan penolakan keputusan tidak berarti lima orang tersebut dibebaskan. Biden juga menyatakan 'belasungkawa pribadinya' atas penembakan fatal bulan September 2007 ini. Biden berada di Irak untuk membahas krisis politik yang terjadi setelah pemilihan parlemen Maret lalu. Lebih dari lima ratus kandidat Sunni marah karena tidak diizinkan berpartisipasi dalam pemilihan. Mereka diduga mempunyai hubungan dengan Partai Baath, partai Saddam Hussein dulu. Pemilihan harus dilakukan secara adil dan terbuka, tapi saya tidak akan ikut campur dengan masalah internal, tandas Biden. * HOS- Zelaya ke Republik Dominika Mantan Presiden Honduras, Manuel Zelaya, meninggalkan Honduras secara sukarela. Zelaya akan tinggal di Republik Dominika. Hal ini disepakati Zelaya dengan presiden baru terpilih, Porfirio Lobo. Sudah beberapa bulan Zelaya tinggal di Kedutaan Besar Brasil di Honduras. Dia berisiko ditahan jika meninggalkan gedung. Zelaya digulingkan oleh tentara musim panas lalu, tetapi menuntut kembali fungsinya. Perundingan penyelesaian konflik gagal. Setelah itu digelar pemilihan yang menghasilkan presiden baru. Rabu lalu Presiden Honduras yang baru tersebut mulai menjabat dan berjanji, Zelaya bebas pergi ke Republik Dominika. Namun dakwaan terhadap Zelaya tidak dicabut. Zelaya antara lain dituduh menyalahgunakan kekuasaan. * Stasiun TV Venezuela Berhenti Siaran Enam stasiun televisi di Venezuela Minggu pagi ini tidak bisa siaran lagi. Pemerintah menyuruh perusahaan TV kabel untuk menghentikan siaran karena stasiun tersebut melanggar undang-undang negara. Keenam stasiun misalnya menolak menyiarkan pidato Presiden Hugo Chavez. Menurut direktur salah satu stasiun televisi, Radio Caracas Television, hal ini adalah alasan utama penutupan stasiunnya. Bersamaan dengan itu, popularitas Chavez juga menurun. Menurut jajak pendapat, tahun lalu dukungan terhadap Chavez bisa mencapai 60 persen responden. Sekarang kurang dari 50 persen. Venezuela kini menghadapi inflasi tinggi dan kelangkaan listrik. Venezuela akan menyelenggarakan pemilihan parlemen September nanti. * Kecelakaan Pesawat Iran Kecelakaan pesawat di timur laut Iran mengakibatkan sedikitnya 46 penumpang mengalami luka-luka. Pesawat Keluaran Rusia, Tupolev, milik maskapai taban Air, memuat 157 penumpang. Pesawat terbakar sesaat setelah mendarat di Mashdad. Mashdad mengalami cuaca buruk namun belum jelas apakah ini berhubungan dengan kecelakaan. Di Iran kecelakaan pesawat sering terjadi. Karena negara sedang mengalami sanksi internasional, hanya sedikit suku cadang pesawat yang bisa datang dari Barat. Banyak pesawat terbang Rusia dari zaman Uni Soviet. Tetapi bagi perangkat tersebut menjadi semakin sulit untuk mendapatkan suku cadang. * Bin Laden Bertekad Tingkatkan Serangan Pemimpin Al-Qaeda, Osama bin Laden bertanggungjawab atas serangan gagal di pesawat dari Amsterdam ke Detroit pada hari Natal lalu. Bin Laden mengatakan hal ini dalam pesan yang disiarkan stasiun berita Arab, Al Jazeera. Rekaman ditujukan kepada presiden Amerika, Obama. Keamanan Amerika Serikat adalah sebuah mimpi jika Palestina belum aman, demikian Bin Laden. Dia juga mengancam melakukan lebih banyak serangan selama Amerika terus mendukung Israel. Bin Laden memuji Umar Farouk Abdulmutallab, pria Nigeria pembawa bom, sebagai pejuang heroik. Tidak jelas apakah suara tersebut benar-benar suara Osama bin Laden. Suara tersebut mirip dengan rekaman- rekaman terdahulu yang dikaitkan dengan bin Laden. * Debat Pinjaman Mikro RNW: Kontroversi Tak Terelakkan Pinjaman mikro: jalan keluar kemiskinan atau ladang emas pemberi kredit? Seiring dengan hangatnya topik kredit mikro di seluruh dunia, Senin besok di Den Haag akan dilangsungkan konferensi kredit mikro. Pertemuan para ahli internasional ini akan membahas kelemahan-kelemahan sektor kredit ini bagi negara- negara termiskin dunia. Debat yang diselenggarakan oleh Radio Nederland Wereldomroep ini berfokus pada tantangan utama Lembaga Kredit Mikro (LMK) atau Microfinance Institution (MFI) di tengah semakin gencarnya pertanyaan apakah pinjaman mikro bisa memberantas kemiskinan. Laporan Oleh Vanessa Mock. "Orang miskin di seluruh dunia pantas mendapatkan yang terbaik. Itulah mengapa kita harus kritis terhadap cara- cara terbaik membantu mereka supaya mendapatkan apa yang mereka butuhkan," ujar Klaas Molenaar, Ketua Jaringan Kredit Mikro Eropa. Molenaar juga konsultan untuk MFI di seluruh dunia. Putri Maxima Molenaar akan bertindak sebagai anggota panel internasional yang dijadwalkan tampil setelah pidato Putri Maxima dan Menteri Kerjasama Pembangunan Belanda Bert Koenders. Putri Maxima adalah penasehat khusus kredit mikro Perserikatan Bangsa-Bangsa. Acara interaktif ini akan membahas divisi- divisi dari sektor yang saat ini menaungi 10.000 lembaga. Kredit mikro juga telah memberikan pinjaman kepada lebih dari 150 juta orang. Pinjaman tersebut merupakan akses orang miskin ke layanan bantuan keuangan dasar untuk membangun bisnis dan aset mereka. Kontroversi tak terelakkan mengingat keluasan dan kompleksitas sektor ini, demikian tandas Molenaar. Berikut empat sudut pandang utama yang merupakan kelemahan dari program pinjaman mikro tersebut, yang akan digunakan sebagai dasar perdebatan Senin besok. Sudut pandang 1: Hanya MFI yang diuntungkan oleh kredit mikro, dan bukannya peminjam maupun masyarakat. Menguntungkan Siapa? Klaas Molenaar: Memang benar bahwa MFI juga diuntungkan oleh kredit mikro. Hal ini bukanlah karena mereka ingin mengeruk keuntungan, tetapi karena mereka perlu bertahan agar dapat terus menjangkau lebih banyak orang. Masyarakat secara umum juga bisa diuntungkan oleh MFI. Tapi ini seperti membicarkan ayam dan telur. Klien memegang peranan penting. Jika klien tidak bisa melunasi pinjamannya, MFI juga tidak akan mampu bertahan. Sudut pandang 2: Tak ada bukti bahwa pinjaman mikro menguntungkan dalam jangka panjang. Klaas Molenaar: Itu tergantung pada bagaimana Anda mendefinisikan 'menguntungkan'. Kredit mikro jelas menguntungkan bagi pemberdayaan sosial, membuat orang terlibat dalam masyarakat. Jika Anda hanya melihat angka-angka, memang benar bahwa usaha kecil yang didirikan terbatas. Kredit mikro bukan alat yang tepat untuk inovasi dan pembangunan ekonomi. Pengusaha kecil juga membutuhkan kondisi- kondisi lain seperti jangka pinjam lebih lama dan struktur biaya yang berbeda. Mereka juga perlu manajer pinjaman (account manager) yang berpikir bersama mereka. Kritis Tapi ada pertanyaan yang jauh lebih besar di sini. Seorang ibu di India pernah mengatakan kepada saya ia ingin bisa membeli sapi. Saya bisa saja bereaksi dengan dingin dan mengatakan bahwa membeli sapi tidak akan membantu peningkatan ekonomi. Tapi ketika dia meneruskan: "Saya perlu sapi ini karena tidak ingin tetap menjadi kuli selama sisa hidup saya", saya pun merenung. Setelah berbicara dengan klien, kita menyadari bagaimana mereka berjuang. Tapi kita juga akan melihat bahwa mereka memiliki dorongan kuat untuk maju. Itulah mengapa kita harus melakukan yang terbaik untuk memberi mereka bantuan yang pantas. Jika tidak orang tidak akan tertarik lagi pada pinjaman mikro. Sudut pandang 3: Tanpa program kesadaran finansial, sektor MFI tidak akan bertahan. Klaas Molenaar: Saya setuju. Kita butuh seseorang untuk mengatakan apa yang benar-benar dibutuhkan. Kita harus memiliki klien yang terbuka sehingga produk terus berkembang. Jika klien hanya terus manut saja, pada akhirnya kita hanya akan menjual produk yang tidak relevan bagi mereka. Ini tidak akan membawa manfaat. Jadi andaikan saya manajer lembaga keuangan, saya akan bekerja keras membuat klien saya asertif. Daerah Konflik Sudut pandang 4: Di daerah-daerah konflik, pinjaman mikro bukanlah jawaban. Klaas Molenaar: Membangun ekonomi di daerah konflik atau pasca konflik tidaklah mudah. Lihat saja yang terjadi di Afghanistan. Ada 320.000 nasabah MFI di sana. Angka yang sangat mengesankan untuk jangka waktu lima tahun. Ini berarti orang-orang tersebut telah menemukan sesuatu yang bisa dilakukan dengan pinjaman itu. Dalam banyak kasus, kredit mikro mungkin membantu mereka meletakkan senjatanya. Tapi kita harus kritis dan menanyakan apakah realistis mengharapkan orang di daerah konflik untuk melakukan aktivitas ekonomi berkelanjutan? Aktivitas ekonomi berkelanjutan, seperti pembelian, penjualan dan operasi pasar justru menjadi tujuan program pinjaman mikro. Andaikan saya pengusaha, saya tidak akan pernah berinvestasi di daerah seperti itu. Terlalu berisiko. Namun tetap saja ada orang lain yang melakukannya karena mereka melihat peluang. Tapi jangan berharap terlalu banyak dari mereka. --------------------------------------------------------------------- Radio Nederland Wereldomroep, Postbus 222, 1200 JG Hilversum http://www.rnw.nl/id/bahasa-indonesia Keterangan lebih lanjut mengenai siaran radio kami dapat Anda peroleh melalui [email protected] Copyright Radio Nederland Wereldomroep. ---------------------------------------------------------------------
