--------------------------------------------------------------------- WARTA BERITA RADIO NEDERLAND WERELDOMROEP Edisi: Bahasa Indonesia
Ikhtisar berita disusun berdasarkan berita-berita yang disiarkan oleh Radio Nederland Wereldomroep selama 24 jam terakhir. --------------------------------------------------------------------- Edisi ini diterbitkan pada: Senin 12 April 2010 14:40 UTC ** RAJA BUMIBOL DIIMBAU TURUN TANGAN ** RUSIA BERKABUNG UNTUK POLANDIA ** BAKIYEV IMBAU PBB TURUN TANGAN ** GEMA WARTA TOPIK I NTERNASIONAL: KRISIS THAILAND BELUM SELESAI ** GEMA WARTA TOPIK TINJAUAN PERS: KESEMPATAN AMERIKA MERANGKUL KYRGYZSTAN ** GEMA WARTA TOPIK INTERNASIONAL: SENSOR MEDIA BERBAHASA CINA DI BELANDA ** GEMA WARTA TOPIK BELANDA: KERAMAIAN DI BAWAH TANAH BELANDA ** GEMA WARTA TOPIK BELANDA: SUSAH MEMBUKTIKAN PELANGGARAN HAM DALAM SIDANG KASUS PERDAGANGAN MANUSIA DI DEN HAAG ** GEMA WARTA TOPIK INTERNASIONAL: BAGAIMANA KALAU TERORIS MEMBUAT BOM ATOM? * RAJA BUMIBOL DIIMBAU TURUN TANGAN Akibat betrok yang paling berdarah sejak 18 tahun di Bangkok antara tentara Thailand dan kelompok oposisi Sabtu lalu, setidaknya 20 warga meninggal. Lebih dari 800 orang terluka. Para pengikut perdana menteri terguling Thaksin Shinawatra sudah berminggu-minggu menuntut agar digelar pemilu dan mundurnya perdana menteri Abhisit. Namun Abhisit Sabtu lalu memerintahkan tentara untuk turun tangan setelah para pengunjuk rasa menyerang gedung-gedung pemerintah. Tentara menembakkan peluru karet dan menyemprotkan gas air mata. Raja Thailand Bumibol diimbau agar turun tangan. Menurut para demonstran, turun tangan Raja adalah satu-satunya cara untuk mencegah bertambahnya jumlah korban jiwa. Raja Bumibol sudah hampir enam puluh tahun menjadi kepala negara dan sangat berwibawa. Pada 1992 ia berhasil dengan cara damai mengakhiri pemberontakan dengan menghukum baik tentara maupun para pemimpin demonstrasi. Sektor wisata di Thailand terganggu oleh kericuhan ini, karena banyak wisatawan hengkang dari Bangkok. * RUSIA BERKABUNG UNTUK POLANDIA Rusia memberlakukan hari berkabung nasional Senin ini sehubungan dengan kecelakaan pesawat terbang Polandia Sabtu lalu. Pesawat pemerintah Polandia itu jatuh di Smolenks, Rusia Barat. Semua 96 penumpang pesawat meninggal, termasuk presiden Polandia Lech Kaczynski, isterinya dan sejumlah tokoh pemerintah dan militer. Gedung-gedung pemerintah Rusia memasang bendera setengah tiang. Radio dan televisi tidak menyiarkan acara hiburan dan gereja-gereja Rusia menggelar misa rekuiem. Rasa duka di Rusia jauh lebih besar dibandingkan dengan rasa duka saat serangan bom di metro Moskow dulu. Jenazah presiden Polandia sudah dibawa ke Warsawa sejak Ahad lalu. Jenazah isterinya dan puluhan korban lain masih di Rusia, karena masih harus diidentifikasi. Para keluarga korban sudah tiba di Moskow. Menurut otoritas Rusia, ada jenazah yang sangat rusak sehingga hanya bisa diidentifikasi dengan penyelidikan DNA. * BAKIYEV IMBAU PBB TURUN TANGAN Presiden terusir Kyrgyzstan, Kurmanbek Bakiyev, ingin turun tangan militer PBB. Pasukan perdamaian PBBlah yang bisa memulihkan keamanan di negeri itu, katanya. Bakiyev juga menginginkan agar PBB membentuk komisi independen untuk menyelidiki kekerasan yang terjadi Rabu minggu lalu. Kala itu polisi dan tentara menembaki para demosntran sehingga 81 orang meninggal. Bakiyev, yang melarikan diri ke Kyrgyzstan Selatan, belum mau mengundurkan diri. Penguasa baru ingin menyingkirkan Bakiyev, jika perlu dengan kekerasan. Sebaliknya Bakiyev mengatakan, tiap upaya untuk membunuh dirinya akan membuat Kyrgyzstan mandi darah. * KTT SENJATA NUKLIR DIBUKA DI WASHINGTON Senin dan Selasa besok pemimpin 47 negara mengadakan pertemuan di Washington untuk membicarakan masalah senjata nuklir dan bagaimana membendung bahayanya. India, Cina dan Pakistan juga hadir. Menjelang KTT nuklir ini, presiden Barack Obama memperingatkan, organisasi teroris seperti Al Qaidah tidak segan-segan untuk menggunakan bom atom menyerang Amerika. Negara-negara seperti Iran dan Korea Utara tidak diundang di KTT itu, karena negara-negara ini diduga tidak bakal patuh terhadap perjanjian nonproliferasi. Perjanjian ini bertujuan untuk membatasi kepemilikan senjata nuklir. Suriah juga tidak hadir, karena Washington menduga, negeri Arab itu berambisi untuk memiliki senjata nuklir seperti halnya Iran dan Korea Utara. Minggu lalu Amerika dan Rusia menandatangani perjanjian untuk mengurangi drastis arsenal senjata nuklir masing-masing. * BOM MELEDAK DI BELFAST Sebuah bom mobil meledak di dekat markas Dinas Rahasia Inggris MI5 di Irlandia Utara. Menurut polisi, tidak ada korban jatuh. Ledakan itu terjadi di Holywood, dekat Belfast. Bom meledak sekitar tengah malam kemarin waktu Inggris. Pada saat itu pemerintah Inggris secara resmi menyerahkan tanggung jawab polisi dan kejaksaan kepada pemerintah Irlandia Utara. Berbagai kelompok di Irlandia Utara menentang serah terima antara London dan Belfast itu. Bulan lalu mayoritas anggota parlemen Irlandia Utara juga menentang serah terima itu. Serah terima ini menuntaskan proses perdamaian yang tercapai pada Jumat Agung dua belas tahun lalu. * AMNESTY TEGUR NEGARA-NEGARA EROPA Negara-negara Eropa terlalu mudah mengekstradisi para tersangka ke negara-negara yang banyak melakukan penyiksaan para napi dan lawan politiknya. Demikian tertera di laporan Amnesty International. Organisasi HAM ini berpendapat, negara-negara Eropa terlalu percaya kalau ada negara yang mengaku menghargai HAM. Sejak peristiwa 11 September orang terlalu gampang percaya terhadap janji, tulis Amnesty International dalam laporannya. Sebagai contoh Amnesty menyebut nasib Sami Ben Khemais Essid. Italia mengekstradisinya pada Juni 2008 kepada Tunisia, setelah negeri ini berjanji tidak akan menyiksanya. Tapi, menurut Amnesty, ternyata ia disiksa juga. Selain Italia, Denmark, Jerman, Bosnia Herzegovina dan Spanyol juga ditegur Amnesty International dalam laporan itu. * PARTAI OPOSISI MEMANG PEMILU HONGARIA Partai oposisi beraliran kanan menang telak dalam pemilu di Hongaria Ahad lalu. Partai Fidesz mungkin akan menduduki dua pertiga kursi parlemen. Gerakan, sebuah partai ekstrem kanan, juga banyak meraih suara. Partai, yang terang-terangan anti Yahudi dan Gypsi ini, untuk pertama kali masuk parlemen. Partai sosialis yang memerintah banyak kehilangan suara. Banyak elektorat menuding partai sosialis sebagai penyebab krisis ekonomi. Pemerintah terpaksa melakukan penghematan untuk mencegah agar negara tidak bangkrut. Partai Fidezs yang menang berjanji akan menurunkan pajak, menciptakan banyak lowongan kerja dan memberantas korupsi dan birokrasi. Pemilu Ahad lalu itu adalah untuk memilih dua pertiga dari 386 kursi parleman. Akhir bulan ini akan digelar putaran kedua, untuk memilih sepertiga anggota parlemen. * INBURGERINGSEXAMEN DIKRITIK Inburgeringsexamen atau ujian bahasa dan kewargaan yang diberlakukan oleh negara-negara anggota Uni Eropa kepada para migran tidak bermanfaat bagi integrasi, tapi malah berdampak pengucilan. Demikian tertera di laporan yang ditulis oleh para peneliti Universitas Radboud di Nijmegen, Belanda Timur. Para peneliti menganalisa bahan ujian antara lain di Belanda, Jerman, Prancis dan Belgia. Kesimpulannya bahwa tuntutan yang terlalu tinggi itu justru menakut-nakuti para migran. Akibatnya mereka tidak mungkin berkumpul dengan keluarganya yang sudah tinggal di negara Eropa dan juga menyulitkan posisi mereka. Selain itu beayanya terlalu mahal. Para ilmuwan itu berpendapat, kebijakan itu bertentangan dengan prinsip demokrasi liberal Uni Eropa dan dengan perjanjian HAM internasional. * HAKIM TERKEMUKA RUSIA TERBUNUH Senin pagi waktu setempat Hakim terkemuka Rusia terbunuh. Eduard Chuvashov ditembak mati ketika ia meninggalkan apartemenya di Moskow untuk saat mau pergi ke pengadilan. Hakim ini tengah menangani kasus-kasus kriminal berat yang dilakukan kelompok nasionalis. Bulan lalu ia menvonis hukuman 23 tahun terhadap anggota sebuah organisasi yang menyebut diri serigala putih. Kelompok ini dinyatakan bersalah melakukan serangkaian pembunuhan yang bermotif rasial. Hakim ini juga menangani kasus korupsi para PNS Rusia. * KRISIS THAILAND BELUM SELESAI Bagaimana posisi raja Bhumibol dari Thailand dalam krisis di Thailand? Bagaimana peran militer, apakah mereka akan turun tangan dan mengancam demokrasi, dan apakah mereka akan memihak pemerintah perdana menteri Abhisit? Kita jumpai Michel Maas, koresponden Radio Nederland untuk Asia Tenggara. Raja Thailand berada di atas semua golongan, ia tidak campur tangan di bidang politik, ia membungkam saja, demikian Michel Maas. Cuma pada krisis paling besar 20 tahun lalu ia pernah bicara. Katanya raja atau kelompok kerajaan aktif di belakang layar tapi bukti untuk itu tidak ada. Memang ada desas-desus di Bangkok kerajaan terlibat di belakang tentara. Tapi bukti tidak ada dan diThailand orang dilarang bicara jelek tentang kerajaan. Sementara itu posisi perdana menteri Abhisit semakin sulit, kalau ia turun maka akan terjadi kehampaan kekuasaan politik, Thailand kehilangan pemerintah, ini berbahaya. Maka dari itu sekarang mereka berunding tentang koalisi dan kemungkinan dalam waktu beberapa bulan perdana menteri Abhisit meletakkan jabatannya. Militer Thailand tidak mendukungnya 100 persen. Militer menolak kekerasan terhadap para pendemo. Militer Thailand lebih netral. Kalau dibandingkan dengan TNI sebelum reformasi, maka militer Thailand lebih independen, dan sifatnya hampir demokratis. Mereka berkudeta tahun 2006 tapi kekuasaan mereka serahkan kembali ke sipil setelah pemilu. Jadi kadang-kadang mereka ikut campur politik tapi tidak sama seperti di Indonesia sebelum reformasi ketika militer di Indonesia ada di mana-mana. Solusi untuk keluar dari krisis ini adalah pemilu dalam waktu beberapa bulan. Ada kemungkinan situasi tidak berubah, kalau yang menang pemilu partainya Thaksin yang sekarang beroposisi, maka akan ada demo lagi. Pemilu jadi bukan solusi. Jurang pemisah antara rakyat Thailand harus di tutup, mereka harus bicara dan cari kompromis dengan membentuk pemerintah yang bisa didukung seluruh rakyat Thailand. Klik tanda panah di bawah untuk mendengarkan versi audio wawancara ini * KESEMPATAN AMERIKA MERANGKUL KYRGYZSTAN Trouw memuat sebuah tulisan pembaca yang berjudul: Ada Pencari Suaka Yang Tidak Bisa Dideportasi. Pemerintah berbagai kotapraja Belanda mempertimbangkan untuk membuka kembali tempat-tempat penampungan para pencari suaka. Beberapa saat silam pemerintah pusat Belanda memutuskan untuk menutup tempat-tempat itu, karena banyak pencari suaka yang diusir dari sana dan akan dideportasi. Pemerintah pusat Belanda berpendirian bahwa semua pencari suaka yang sudah ditolak permohonannya, bisa pulang ke negara asalnya. Namun menurut Rein Zunderdorp, ketua Humanistisch Verbond (Organisasi Humanis), kesimpulan pemerintah Belanda itu tidak benar. Ia berpendapat bahwa tidak semua pencari suaka bisa dipulangkan. Pasalnya banyak pencari suaka yang tidak memiliki dokumen sah. Ada yang sudah berstatus stateless atau tanpa warga negara. Ada juga yang negara asalnya sudah tidak ada lagi. Mereka ini diancam akan dipenjarakan kalau tidak mau keluar Belanda. Oleh karena itu, Zunderdorp mengusulkan untuk membicarakan kembali kebijakan migran di Belanda. Debat itu jangan berdasarkan ilusi dan whishful thinking, tapi harus berdasarkan realita gejala migrasi global. Kita harus bertanya-tanya apakah kita bersedia melanggar harga diri para pencari suaka? Demikian tulis Zunderdorp di koran Trouw. Kita berpindah ke topik lain. Kita sudah terbiasa dengan revolusi di republik-republik bekas Uni Soviet. Demikian tulis Inernational Herald Tribune mengawali editorialnya. Misalnya kita mengenal revolusi Oranye di Ukraina, Mawar di Georgia dan sekarang Tulip di Kyrgyzstan atau Kirgizia. Dalam sejarahnya seusai era Uni Soviet, Kyrgyzstan pernah memiliki pemimpin yang dinilai menjanjikan: Askar Akayev. Tapi lima tahun lalu ia dituduh korupsi dan akhirnya diganti oleh Kurmanbek Bakiyev dalam revolusi Tulip tadi. Bakiyev serta merta disambut sebagai seorang reformis. Tapi yang terakhir ini nasibnya juga buruk. Ia pun terguling juga. Kyrgyzstan perlu mendobrak lingkaran ini. Dan Amerika harus membantu untuk menggalakkan perubahan. Negara Paman Sam ini bisa berperanan penting di sana dan berkepentingan di negara itu. Amerika memiliki pangkalan militer di bandara Manas di luar ibu kota Bishkek. Pangkalan ini merupakan tempat transit penting dan pusat pendukung bagi operasi Amerika di Afganistan. Karena pangkalan ini sangat penting, maka Amerika tahun lalu bersedia membayar sewa yang dinaikkan oleh presiden Bakiyev menjadi 60 juta dolar. Ini berarti Amerika menuruti kehendak seorang presiden yang korup dan brutal. Padahal Bakiyev sekarang justru tersingkir karena dituduh korup oleh warganya. Namun Amerika harus siap untuk melawan upaya baru Rusia dan Cina yang mau membujuk rezim baru d Kyrgyzstan mengusir Amerika. Makanya pemerintahan Obama harus komitmen menegakkan demokrasi dan pemerintah yang bersih di Kyrgyzstan. Dan pemerintah baru Kyrgyzstan sendiri bertekad akan melaksanakan dua hal itu. Baik Beijing maupun Moskow tidak bakal menggalakkan demokrasi dan pemerintahan yang bersih di negara Asia Tengah itu. Mudah-mudahan ini bisa membantu Amerika untuk mempertahankan pangkalannya di bandara Manas. Dan mudah-mudahan ini adalah kesempatan agar Kyrgyzstan memiliki pemerintahan yang lebih bersih dan demokratis. Demikian tulis International Herald Tribune. * SENSOR MEDIA BERBAHASA CINA DI BELANDA Bagi media Cina, juga yang berada di Belanda, cukup sulit untuk mengangkat topik-topik peka. Seperti misalnya tentang kerusuhan di propinsi Xinjiang, Dalai Lama, atau hak asasi manusia. Sepanjang tahun lalu, Radio Nederland Wereldomroep mencoba mengikuti empat media berbahasa Cina. Ternyata, mereka hanya menyoroti banyak tema peka hanya dari satu sudut pandang, atau malahan menghindarinya sama sekali. Laporan Sigrid Deters Misalnya kehidupan koran Asian Times, yang terbit tiga pekan sekali, tergantung dari pendapatan iklan. Pembacanya adalah para pemilik restoran Cina di Belanda, dan pekerja mereka. Banyak di antara mereka sudah tinggal bertahun-tahun di Nederland. Walaupun demikian, berita-berita Asian Times selama tahun lalu, jelas bukan tanpa warna. Aturan Tak Tertulis Untuk pemberitaan mengenai Cina, Asian Times menggunakan dua sumber: sebuah koran Shanghai dan Kantor Berita Cina, Xinhua. Semua berita dari dua sumber tersebut, memenuhi aturan tidak tertulis sensor Cina. Namun, berita-berita lainnya pun, tidak menyimpang dari ketentuan yang digariskan oleh Pemerintah Cina. Misalnya, koran ini hanya memberitakan secara sepihak tentang kunjungan Dalai Lama ke Belanda tahun lalu. Pendapat Dalai Lama dan para pendukungnya, sama sekali tidak mendapat tempat. Hanya suara para penentangnya, baik dari kalangan warga Cina atau Belanda, yang muncul di koran. Contoh lain, misalnya mengenai Falun Gong, yang di Cina merupakan organisasi terlarang, koran ini tidak pernah memberitakannya. Walaupun demikian, sama sekali tidak ada sensor, kata Pemimpin Redaksi, Sylvia Gao: Sylvia Gao: "Apa yang muncul di koran kami, sama sekali bukan hasil sensor Pemerintah Cina. Itu semua pendapat warga Cina yang ada di sini. Redaksi kami menentukan sendiri apa yang akan kami terbitkan." Tanpa Opini Pemimpin Redaksi Chinese Radio and TV (CRTV), Hong Tong Wu, bahkan sengaja, dalam setiap pemberitaan mereka, berusaha tidak memuat opini. CRTV memproduksi siaran dalam bahasa Cina, Kanton dan Mandarin. Dengan cara ini, CRTV berusaha memenuhi kebutuhan berita bagi para pemirsa Cina dari berbagai generasi dan latar-belakang. Yang mencolok, sepanjang tahun lalu, nyaris tidak ada berita-berita yang mempunyai warna politik. Suatu pilihan sadar, kata Pemred Hong Tong Wu. Hong Tong Wu: "Sasaran kami adalah membangun jembatan. Kami ingin agar masyarakat Belanda bisa lebih mengetahui lebih banyak tentang Cina, dan memahami lebih baik warga Cina yang tinggal di sini. Dan sekaligus, agar Cina lebih memahami Eropa. Isi siaran kami, merupakan bentuk dari upaya pembangunan jembatan tersebut. Jika kami berbicara tentang Tibet, kami akan mengangkat hal-hal yang menarik dari budaya mereka. Apa ciri khas budaya Uygur, misalnya." Menurut sang pemred, dari segi jurnalistik, sama sekali tidak menarik untuk bertanya pada orang, mengenai pandangan politik mereka. Mengenai masalah pro atau anti Cina. Mengenal satu sama lain, jauh lebih penting. Dan itu semua, sama sekali tidak ada sangkut-pautnya dengan sensor. Demikian jelas Hong Tong Wu. Radio Nederland Wereldomroep Situs web bahasa Cina Radio Nederland tidak pernah menghindari setiap topik peka apa pun. Menurut redaktur penanggung-jawab Bei Wang, obyektivitas hanya akan diperoleh jika media menyajikan semua pendapat yang bertentangan. Bei Wang: "Kami berusaha bersikap tidak memihak dan obyektif. Untuk itu, kami menyajikan pendapat berbagai pihak: Cina, Tibet atau Xinjiang, dan pandangan media dunia pada umumnya. Kami ingin agar para pembaca mampu menarik kesimpulan sendiri. Kadang, kami mendapat kecaman karena dinilai kurang kritis. Kami sendiri, tidak pernah bersikap anti atau pro. Inilah cara kami mengangkat berita-berita peka seperti itu. Mencoba bersikap netral dan obyektif." Hanya pemilik situs web populer Gogodutch yang mengakui menerapkan sensor. Pada prinsipnya Gogodutch adalah suatu medium sosial. Tempat orang saling berkenalan dan bertukar pengalaman. Pada masa lalu, situs ini di Cina sering tidak bisa dikunjungi. Kini Gogodutch resmi terdaftar di Cina, dan dengan demikian blokade tidak pernah lagi terjadi. Namun, dengan demikian, mereka harus mengikuti ketentuan yang berlaku di Cina. Demikian jelas Xindan, pemilik situs web ini. Xindan: "Karena kami resmi terdaftar di Cina, kami harus tunduk pada perundang-undangan Cina. Jika orang ingin bergabung pada situs kami, terlebih dulu kami beri-tahukan bahwa kami tidak akan membicarakan hal-hal tertentu. Karena, kalau kami melanggar, situs kami akan diblokade. Sebenarnya, tidak banyak orang yang hanya ingin berbicara tentang Falun Gong. Atau berbagai topik peka lainnya. Kebanyakan orang, lebih tertarik pada soal kehidupan sehari-hari." Tanpa Minat Politik Menurut Xindan, bagi sebagian besar masyarakat Cina di Belanda, sensor bukan masalah. Karena, sebagian besar dari mereka memang tidak tertarik pada urusan politik. Dengan atau tanpa sensor, semua media berbahasa Cina di Belanda mau tidak mau harus berhati-hati menangani semua topik politik peka. Dan pada publik Belanda, di mana kritik dan kebebasan berpendapat sudah mendarah daging, sulit untuk menjelaskan hal seperti itu. Kata Hong Tong Wu. Hong Tong Wu: "Posisi kami sulit. Jika kami terlalu kritis, kami akan kehilangan publik Cina kami. Padahal, mereka itulah kelompok sasaran kami. Jika kami tidak kritis, kami akan kehilangan publik Belanda kami. Dan yang paling parah, media Belanda menuduh kami bersikap persis seperti kelakuan media Cina pada umumnya." Redaksi China Times, satu-satunya koran berbahasa Cina di Belanda, yang mendapat bantuan dari Kedutaan Besar Cina, tidak bersedia memberi komentar apa pun. Laporan ini disusun berdasarkan hasil penelitian Wei Liu. * SENSOR MEDIA BERBAHASA CINA DI BELANDA Tahun 2050 bawah tanah Belanda akan amat penuh. Pipa-pipa saluran, jalan tol bawah tanah, kabel-kabel tegangan tinggi, bangunan dan gedung parkir di bawah tanah, kereta, saluran air panas dan dingin, penyimpanan CO2, dan lain-lain. Pokoknya semua terjadi di bawah tanah. Laporan Thijs Westerbeek. Saat ini bawah tanah Belanda sudah dipenuhi berbagai jaringan. Saluran gas, air minum dan situs obyek-obyek arkeologi bertubrukan satu sama lain. Supaya semua kegiatan itu dilakukan dengan benar didirikanlah SKB, Stichting Kennisontwikkeling en Kennisverspreiden Bodem, atau Yayasan Diseminasi Pengetahuan dan Tanah. Kabur Soal pengaturan di bawah tanah, Belanda, yang terkenal sebagai negara penuh peraturan, ternyata tidak punya aturan ruang bawah tanah yang jelas. Dan bukan pilihan yang tepat membiarkan begitu saja bawah tanah Belanda. Direktur SKB Frank Agterberg mengatakan: Frank Agterberg: "Kita ingin kualitas hidup tertentu, oleh karena itu kita semua butuh energi. Bawah tanah punya fungsi yang penting. Misalnya: Jika kita perhatikan, awalnya tujuan adanya energi adalah untuk pasokan. Jadi yang dibutuhkan adalah energi yang cukup. Lalu setelah itu baru dipikirkan tentang energi yang awet. Sehingga apa pun yang kamu lakukan tidak akan ada efek lagi." Selain persediaan energi itu, masih banyak alasan mengapa tidak ada pilihan lagi selain tetap mempergunakan lahan di bawah tanah. Di dalam kota tidak ada cukup ruang lagi untuk infrastruktur ekstra. Kereta, metro dan gedung-gedung parkir harus di bangun di bawah tanah. Jalan tol tidak boleh mengurangi persediaan lajur hijau di kota yang masih sangat jarang. Di kota Maastricht dan Utrecht solusinya adalah semua dibuat di bawah tanah. Lajur Hijau Di luar pusat kota, tempat yang dikenal dengan nama Groene Hart atau lajur hijau di empat kota besar di Belanda, tidak boleh dihilangkan. Karena itulah terowongan kereta api super cepat HSL sepanjang tujuh kilometer dibangun. Jika suatu saat ada tempat penyimpanan CO2 yang besar, maka itu menjadi ladang gas bumi. Yang tersimpan jauh di bawah tanah dan diharapkan aman di sana. Kehidupan bawah tanah Secara bersamaan, masih sedikit sekali diketahui apa pengaruh campur tangan manusia terhadap kehidupan di bawah permukaan tanah. Perusahaan Bioclear sibuk membangkitkan energi ramah lingkungan dengan bantuan energi dari bawah tanah, namun dengan cara; semaksimal mungkin tidak menganggu kehidupan di bawah permukaan tanah. Direktur Sietze Koening, menjelaskan: Koening: "Lebih dari 95% diversitas bio di bumi terdapat di bawah permukaan tanah. Banyak hal terjadi sampai kedalaman 10 km dari permukaan tanah." Peraturan Salah satu tujuan terpenting Yayasan Diseminasi Pembangunan dan Tanah adalah menciptakan peraturan khusus. Yuris prudensi untuk tanah di bawah permukaan akan dikurangi, dan seseorang atau satu instansi akan mengambil alih tugas untuk menentukan dengan tepat siapa yang memiliki ruang bawah tanah ini. Arno Peekel: "Topik ini akan digali terus sampai dalam. Tanah Anda adalah milik Anda kecuali di beberapa situasi tertentu. Jika tetangga Anda memutuskan untuk membangun sesuatu di bawah tanah Anda, untuk menggunakan air tanah misalnya. Ia juga dapat menggunakan air tanah di bawah tanah Anda." Contoh tadi dapat memberikan efek yang luar biasa. Misalnya jika dua gedung perusahaan yang bersebelahan berinvestasi besar-besaran di WKO (tempat penyimpanan air panas dan dingin di bawah tanah). Ada kemungkinan pasokan energi panas satu perusahaan merusak instalasi perusahaan sebelah yang justru hanya ingin menyimpan air dingin. Yuris prudensi juga penting karena intervensi di bawah permukaan tanah umumnya adalah ketetapan. Misalnya jika pembangunan terowongan HSL merusak air tanah di daerah sekitarnya, petani di daerah itu tidak punya hak menuntut. Lebih parah lagi, mereka tidak bisa menuntut pada seseorang secara spesifik, mengenai hal ini. Keju berlubang Namun bagaimana pun juga, dan walau pun masih amat tidak jelas, Dalam beberapa dekade mendatang Belanda akan menjadi negara tiga dimensi. Arno Peekel: "negara ini akan menjadi keju berlubang. Walau kedengarannya aneh, ini adalah bisnis yang bagus dan kita memang tidak bisa hidup tanpa tanah kita." * SUSAH MEMBUKTIKAN PELANGGARAN HAM DALAM SIDANG KASUS PERDAGANGAN MANUSIA DI DEN HAAG Dalam sidang kedua pengadilan negeri Den Haag, jaksa membacakan tuntutannya, namun bagaimana membuktikan kriminalitas dalam kasus perdagangan manusia di luar dunia pelacuran? Rekan Juliani Wahyana melaporkan tuntutan jaksa. Sidang kedua pengadilan negri Den Haag menyeret 3 terdakwa, 2 warga Suriname dan seorang warga Indonesia. Mereka dituduh memperdagangkan manusia, semua korban adalah para pendatang Indonesia yang masuk Belanda secara ilegal. Visa mereka visa turis, yang tidak mengijinkan untuk bekerja. Mereka dipaksa kerja oleh 3 orang terdakwa, jadi melanggar hukum. Tuntutan jaksa, mereka bersalah melakukan penyelundupan manusia dan perdagangan manusia. Harus ada 3 elemen utama dalam kasus perdagangan manusia yaitu elemen sara, elemen eksploitasi, dan elemen tindakan. Menurut jaksa ini semua terbukti. Walaupun demikian jaksa hanya menuntut 12 bulan penjara kepada terdakwa pertama, 3 tahun penjara pada terdakwa utama, dan 18 bulan penjara kepada terdakwa ketiga. Semuanya potong tahanan. Ini berarti bagi terdakwa pertama yang adalah orang Indonesia, karena ia sudah 8 bulan ditahan maka tinggal 4 bulan lagi kalau sesuai dengan tuntutan jaksa. Dalam pembelaan dikatakan apa gunanya 4 bulan penjara, sebaiknya ia dipulangkan ke Indonesia saja. Juga mengingat kondisi keluarganya. Memang barang bukti susah juga dalam kasus semacam ini, bukti-buktinya bisa cukup memenuhi elemen-elemen tadi, tapi apakah cukup ada unsur kesengajaan, atau intensi atau niat oleh para terdakwa ini untuk melakukan tindakannya secara sengaja masih harus dibuktikan pada hakim. Juga karena alasan sukarela ini, mereka tahu datang kesini untuk bekerja secara ilegal. Tapi terdakwa tidak boleh menggunakan ketergantungan situasi mereka seperti itu. Jaksa juga mengatakan pasal yang dikutip sangat kompleks. sampai sekarang hanya 3 kasus lain yang divonis. Itu juga karena ada kekerasan fisik. Klik tanda panah di bawah untuk mendengarkan versi audio wawancara ini * BAGAIMANA KALAU TERORIS MEMBUAT BOM ATOM? Awal pekan ini para pemimpin dunia menghadiri KTT di Washington tentang keamanan nuklir. Presiden Amerika Barack Obama ingin membuat kesepakatan menghalangi penyebaran lebih lanjut senjata nulir di kalangan negara-negara jahat dan kalangan teroris. Israel tidak hadir, padahal masalah nuklirnya akan dibahas dalam KTT itu. Lama sebelum serangan teroris 11 September 2001, dunia sudah mengkhawatirkan penyebaran senjata nuklir. Tetapi setelah peristiwa itu orang makin sadar: kalau kalangan teroris punya senjata nuklir, maka mereka bisa menguasai dunia. Walaupun sudah 189 negara menandatangani Perjannjian Non-Proliferasi untuk tidak menyebarkan senjata nuklir yang disepakati tahun 1968, makin banyak saja negara yang yang memiliki senjata nuklir atau teknologi untuk menghasilkannya. Pakistan, India, Israel, Iran, Korea Utara. Lalu bagaimana kalau negara-negara ini berperang? Juga bagaimana mereka bisa memperoleh pengetahuan dan bahan nuklir? Kans bahwa apa yang disebut rogue states atau negara jahat bisa membuat sendiri senjata nuklir memang sangat kecil. Demikian para pakar, karena hanya dengan pengetahuan yang sebenarnya, dengan peralatan mahal dan bahan radio aktif murni baru mereka bisa membuatkan bom. Tetapi besar atau kecil, dampak serangan bom atom pasti akan sangat besar sekali. Kans yang lebih besar lagi ada pada serangan dengan bom konvensional, yang dibubuhi bahan radio aktif, apa yang disebut bom kotor. Jumlah korbannya memang tidak akan banyak, tetapi kekacauan dan ketakutan sosial serta kerusakan ekonomi yang diakibatkannya bisa besar juga. Di mana-mana kalangan teroris sudah melancarkan serangan. Sampai sekarang memang belum pernah terjadi bahwa dalam serangan itu mereka menggunakan apa yang disebut bom kotor tadi. Abdul Qadeer Khan, spion atom besar Ia merupakan mata-mata terkenal, itulah pakar nuklir Pakistan Abdul Qadeer Khan. Setelah studi di Belanda, pada awal tahun 1970an ia bekerja untuk Urenco, yaitu laboratirum Fisika Dinamik Belanda. Di sini Khan menghimpun pengetahuan untuk memperkaya uranium melalui proses ultrasentrifusi. Metoda ini sampai sekarang masih digunakan. Pada tahun 1975 tiba-tiba Khan menghilang. Setahun kemudian ia muncul sebagai pemimpin penelitian senjata nuklir Pakistan. Pada tahun 2004 Pakistan mengumumkan bahwa Khan juga menjual informasi nulir, antara lain ke Libya, Iran dan Korea Utara. Menurut Ruud Lubbers, mantan perdana menteri Belanda, pada tahun 1970an itu, pemerintah Belanda sudah tahu aktivitas Abdul Qadeer Khan. Konon kabarnya, atas permintaan dinas rahasia Amerika CIA, tokoh Pakistan ini tidak ditangkap. Alasannya, CIA ingin memperoleh informasih lebih lanjut mengenai jaringan kerja ilmuwan Pakistan ini. Khan dianggap sebagai tokoh nomer satu dalam hal penyebaran senjata nuklir. Bekas Uni Soviet Di negara-negara bekas Uni Soviet kabarnya beredar banyak bahan nuklir, begitu diyakini orang pada awal tahun 1990an, tidak lama setelah bubarnya Uni Soviet. Pada zaman Perang Dingin bahan nuklir ini disebar pada pelbagai negara, dan kebanyakan negara-negara itu tidak berpemerintahan stabil. Pada tahun 1997, seorang jenderal Amerika bicara tentang "ratusan koper berisi senjata nuklir," yang tempatnya tidak lagi aman. Sekarang situasi negara-negara ini sudah lebih aman. Tidak setiap bahan radio aktif bisa dipakai untuk membuat bom atom. Dengan sampah nuklir dari rumah sakit misalnya teroris tidak akan bisa berbuat apa-apa. Walau begitu bahan radio aktif rendah bisa menebar teror. Pada tahun 1995 pemimpin pemberontak Chechnya, Shamil Basayev sudah memperingatkan pemerintah Moskow. Di sebuah taman di Moskow, organisasi pimpinan Basayev mengaku mengubur bahan radio aktif. Bahaya kecil, tetapi pengakuan ini membuat banyak warga Moskow kaget. "Pasar Gelap" Kadang-kadang bahan nuklir hilang dicuri, seperti yang terjadi pada tahun 2004 terhadap sebuah kendaraan pengangkut di kota Palaiseau, Prancis. Menurut seorang peneliti Belgia: dua sumber radio aktif dicuri. Selain itu juga ada rumah sakit atau pusat tenaga nuklir yang kehilangan bahan radio aktif. Cerobohkah bagian administrasi atau bahannya dicuri? Tempat menambang uranium yaitu bahan radio aktif tidak benar-benar aman. Masyarakat internasional mendesak supaya diambil langkah-langkah yang mengendalikan penyebaran yang tidak terkontrol. Karena mahalnya harga uraniaum di pasaran dunia, maka PNS atau direktur tambang uranium yang korup bisa memperoleh uang banyak kalau berdagang di pasar gelap. Pada situs webnya, Badan Energi Atom Internasional IAEA merangkum sekitar 1500 insiden yang menyangkut bahan radio aktif. Di situ terbaca kisah penyelundupan, pencurian dst. "Negara-Negara Jahat" Banyak uang dan pengetahuan dibutuhkan untuk bisa mengubah uranium dan plutonium menjadi bahan yang berbahaya. Pengetahuan yang dimiliki tokoh nuklir Pakistan Abdul Qadeer Khan sudah tersebar di banyak negara. Iran punya instalasi nuklir, tetapi tambang nuklirnya sendiri tidak banyak memberi bahan yang dibutuhkan. Iran pernah membeli 600 ton uranium pada sebuah tambang di Kongo. Tapi sekarang konon persediaan bahan nuklir Iran sudah begitu sedikit sehingga negeri ini tidak bisa menghasilkan senjata nuklir lagi. Pada tahun 2003 dinas rahasia Amerika dan Britania menahan sebuah kapal yang sedang dalam perjalanan ke Libya mengangkut alat-alat untuk memperkaya uranium. Libya mendapatkan alat ini dari sebuah perusahaan Malaysia dengan perantaraan seorang warga Swis dan seorang warga Sri Lanka. Di sini pakar nuklir Pakistan Khan konon juga terlibat. Beberapa bulan kemudian Libya menghentikan program nuklirnya, demikian pemimipin Libya Muamar Ghadaffi. Korea Utara menyatakan mengembangkan sendiri sebuah program nuklir. Tahun-tahun belakangan sudah dilakukan beberapa kali uji coba nuklir. Pada tahun 2003, Pyongyang tidak lagi mendukung perjanjian Non Proliferasi Nuklir. Teroris Kekhawatiran terbesar para pemimpin dunia, antara lain Presiden Obama, adalah bahwa kalangan teroris bisa membuat senjata nuklir. Pada tahun 1999, pemimpin Al Qaidah menyebut hal ini sebagai kewajiban agama. "Ada dosa kalau seorang muslim tidak berupaya memiliki senjata yang bisa menghambat kaum kafir mencederai orang muslim," demikian Osama bin Laden seperti dikutip mingguan Time Magazine. Al Qaidah sudah menghubungi jaringan Abdul Qadeer Khan. Dari kalangan Al Qaidah sudah ditemukan juklak membuat senjata nuklir. Menurut para pakar rancangan Al Qaidah itu cuma amatiran belaka. --------------------------------------------------------------------- Radio Nederland Wereldomroep, Postbus 222, 1200 JG Hilversum http://www.rnw.nl/id/bahasa-indonesia Anda bisa berhenti berlangganan dengan mengirim email ke: [email protected] Keterangan lebih lanjut mengenai siaran radio kami dapat Anda peroleh melalui [email protected] Copyright Radio Nederland Wereldomroep. ---------------------------------------------------------------------
