--------------------------------------------------------------------- WARTA BERITA RADIO NEDERLAND WERELDOMROEP Edisi: Bahasa Indonesia
Ikhtisar berita disusun berdasarkan berita-berita yang disiarkan oleh Radio Nederland Wereldomroep selama 24 jam terakhir. --------------------------------------------------------------------- Edisi ini diterbitkan pada: Senin 26 April 2010 14:20 UTC ** DUTA BESAR BRITANIA DI YAMAN DISERANG ** VATIKAN TERIMA PERNYATAAN MAAF BRITANIA ** VIDEO HAMAS JENGKELKAN ISRAEL ** GEMA WARTA ULASAN PERS: GEREJA KATOLIK ROMA TETAP DILANDA SKANDAL PEDOFILIA DAN NASIB JUGUN IANFU TETAP TERKATUNG-KATUNG ** GEMA WARTA TOPIK INDONESIA: BAGAIMANA PERKEMBANGAN SASTRA INDONESIA? ** GEMA WARTA TOPIK INTERNASIONAL: TIDAK ADA UANG UNTUK PENGUNGSI PAKISTAN ** GEMA WARTA, TOPIK INTERNASIONAL: WARGA LATIN MERASA TERDISKRIMINASI DI ARIZONA * DUTA BESAR BRITANIA DI YAMAN DISERANG Duta besar Britania ini sedang dalam perjalanan dalam konvoi ketika terjadi ledakan, seorang tewas. Ledakan ini diduga dilakukan oleh seorang pembom bunuh diri. Bisa jadi oleh seorang yang terkait dengan kelompok al Qaeda di Yaman. Kelompok ini juga terlibat usaha meledakkan pesawat yang sedang dalam perjalanan dari Amsterdam menuju Detroit pada hari Natal. Setelah serangan ini kedutaan besar Britania tutup. Awal tahun ini baik kedutaan besar Britania maupun Amerika Serikat ditutup gara-gara berita akan dilakukannya serangan oleh al-Qaida. * VATIKAN TERIMA PERNYATAAN MAAF BRITANIA Memo pemerintah Britania yang melucu sekitar rencana kunjungan paus bocor ke pers. Dalam memo ini diusulkan paus berduet menyanyi dengan ratu Elizabeth membuka klinik aborsi dan memberkati pernikahan gay serta menjawab telpon khusus untuk membantu anak-anak yang dilecehkan, Pemerintah Britania minta maaf dan menyebut memo tersbut naif dan menghina. Seorang pejabat yang terlibat sudah dipindah. Vatikan menyatakan memo ini tidak akan berdampak pada kunjungan paus yang direncanakan pada bulan September. Selama kunjungan 3 hari ini, paus akan mengangkat kardinal Britania John Newman sebagai orang suci atau santo. Kardinal Britania ini hidup pada abad ke 19 * VIDEO HAMAS JENGKELKAN ISRAEL Gerakan radikal Palestina Hamas membuat video tentang seorang tahanan Israel yang menghilang. Video ini mengisahkan nasib Gilad Shalit, tentara israel yang diculik 4 tahun lalu oleh Hamas. Dalam video ini ia dikembalikan dalam peti mati. Kemudian tampil teks, "masih ada harapan". Hamas menekan pemerintah Israel untuk menukar tentara Israel yang berusia 23 tahun ini dengan para tahanan Paletina. Hamas dan Israel sudah bertahun-tahun berunding tentang pembebasan militer Israel itu. Dikabarkan Israel bersedia melepas ratusan tahanan Palestina untuk pembebasan Shalit. Masalahnya Hamas menuntut pembebasan beberapa tahanan Palestina yang terkenal. Pemerintah Israel menyatakan video Hamas ini memuakkan. * PENERBANGAN BAGDAD-LONDON PULIH Pesawat penumpang asal Bagdad untuk kali pertama mendarat di London sejak 1990. Ketika itu diberlakukan embargo oleh PBB gara-gara perang Kuweit. Hubungan udara langsung ini direncanakan 2 kali seminggu. Belakangan ini pemulihan hubungan udara ditunda karena alasan keamanan. Minggu lalu dijadwalkan penerbangan perdana, namun awan abu asal Islandia memaksa penutupan bandara di London. Para warga Irak di Britania Raya senang dengan pulihnya hubungan langsung dengan negaranya. Sampai sekarang mereka terpaksa menempuh rute tidak langsung yang lebih jauh. * OPOSISI KUBA DEMO Para pengikut pemerintah Kuba membubarkan demo oleh para "Ibu Berpakaian Putih". Mereka adalah 6 istri dan ibu para tahanan politik. Para ibu berpakaian putih ini diarak ke sebuah taman kemudian dicaci maki selama berjam-jam oleh pendukung pemerintah. Kelompok "Ibu berpakaian putih" ini sudah 7 tahun berdemo setiap hari Minggu di Havana. Mereka menuntut pembebasan suami dan para putera mereka. Beberapa minggu belakangan ini polisi bertindak tegas terhadap mereka. Amerika Serikat dan Uni Eropa mendukung para "Ibu berpakaian putih" yang dianggap simbol oposisi terhadap pemerintah Kuba. Sementara itu pemilihan daerah dimenangkan partai komunis pimpinan presiden Raul Castro. Tidak mengherankan karena partai komunis adalah satu-satunya parpol yang legal di Kuba. * ANGKA KEJAHATAN BELANDA NAIK Jumlah kriminalitas di Belanda tahun lalu naik dengan 400 ribu mencapai 6,3 juta. Kenaikan ini terutama disebabkan oleh pengrusakan, misalnya mobil. Hal ini diumumkan Biro Pusat Statistik Belanda bersama departemen kehakiman dan dalam negri. Pemerintah Belanda menyediakan 153 juta euro untuk 40 kota yang dihadapi masalah kriminalitas. Perasaan tidak aman publik Belanda tidak berubah. Seperempat penduduk Belanda di atas 15 tahun menyatakan merasa tidak aman. Perasaan tidak aman ini terasa di kota-kota besar, di kawasan ibukota Amsterdam orang paling merasa tidak aman. * Aksi HAM di Pameran Sedunia Expo 2010 Organisasi wartawan nir batas membuka anjungan hak asasi manusia di dunia maya internet. Situs web ini diberi nama Garden of Freedoms atau taman kebebasan. Pengunjung bisa mengunjungi berbagai situs yang diberi nama anjungan, misalnya anjungan sensor internet di Cina, atau anjungan HAM di Tibet atau anjungan tapol terpenting di Cina. Semboyan pameran dunia Expo 2010 adalah "kota yang baik, memberi hidup yang lebih baik". Menurut organisasi wartawan nir batas, semboyan ini tidak berarti kalau kebebasan berpendapat di Cina dibatasi. * Berita Bursa Indeks AEX di Amsterdam dibuka lebih tinggi, rupanya krisis moneter di Yunani dilupakan. AEX dibuka 1 persen lebih tinggi pada 356,93 poin. Bursa Paris, London dan Frankfurt dibuka 1,1 persen lebih tinggi. Indeks Nikkei di Tokio juga ditutup lebih tinggi, 2,3 persen pada 11. 165, 96 poin Nilai tukar Euro: $ 1,3382 C 1 = Rp 12030,- $ 1 = Rp 9002,- * GEREJA KATOLIK ROMA TETAP DILANDA SKANDAL PEDOFILIA DAN NASIB JUGUN IANFU TETAP TERKATUNG-KATUNG Dua topik ulasan pers kali ini, gereja Katolik Roma tetap dilanda skandal pedofilia dan nasib jugun ianfu tetap terkatung-katung. Gereja Katolik sudah beberapa lama dihadapi skandal pelecehan seksual anak-anak didik oleh para pastur dan biarawan lainnya. Namun pekan ini skandal tersebut memuncak dengan diumumkannya keterlibatan seorang uskup dalam skandal. Uskup Belgia Roger Vangheluwe mengaku ia 20 tahun lalu menyalah gunakan wewenangnya dan melecehkan seorang anak laki-laki yang ia kenal dari sekitarnya. Harian De Volkskrant menulis, sang uskup ini sudah berkali-kali minta maaf, dan sekarang minta berhenti, permohonannya itu langsung dikabulkan Paus Benediktus ke 16. Sang korban terluka perasaannya, demikian pernyataan uskup ini, dan luka ini tidak akan sembuh. Pemberhentian secepat ini adalah perkembangan baru karena di masa silam, gereja sering menutupi kasus pelecehan seks oleh para imamnya. Trouw, harian Belanda juga memberitakan tentang sang uskup yang terlibat skandal pedofilia. Uskup Vangheluwe sudah 25 tahun menjabat pimpinan gereja di keuskupan Brugge, ia adalah seorang tokoh agama yang menjadi panutan umatnya. Seorang uskup yang terlibat sendiri dalam skandal seks adalah kejadian langka di Eropa, demikian Trouw. Trouw juga mensinyalir perubahan dalam sikap Vatikan, kalau dulu kepentingan gereja diutamakan saat ini kepentingan para korban yang didahulukan. Yang mencolok, sang uskup yang diberhentikan menyalahkan pers, dengan pemberitaan di media, maka luka sang korban tidak akan sembuh, demikian Trouw mengutip sang uskup. Padahal masalahnya sudah selesai, namun dengan mengungkit-ungkit kembali, maka pers menyayat kembali luka ini, tukas uskup ini dalam pernyataan persnya. Pelecehan seksual juga terjadi di Indonesia, di masa silam ketika Jepang menduduki Nusantara. Harian Belanda NRC Handelsblad menurunkan laporan khusus ihwal para jugun ianfu, puluhan ribu perempuan Indonesia yang dipaksa bekerja sebagai perempuan penghibur bagi tentara Jepang semasa Perang Dunia II. Penulis Hilde Janssen dan fotografer Jan Banning mewawancara sekitar 50-an mantan Jugun Ianfu di Indonesia. Mereka sempat mempertanyakan manfaatnya membuka kembali kasus yang memalukan ini bagi para korban. Jawabannya karena sampai saat ini para ianfu belum mendapat pengakuan dari pemerintah Jepang, dan para pelakunya masih bebas. Tumpukan kesedihan ini tidak bisa dilupakan. Buku dengan foto para ianfu serta teks yang mengisahkan kesengsaraan mereka menunjuk pada kenyataan, bahwa para korban Indonesia dari pendudukan Jepang dilupakan, mereka tidak dikenal lagi, juga dalam buku sejarah di Indonesia. Pada tahun 2007 kasus para ianfu ini masuk media internasional, media Indonesia menyorot 200 ribu perempuan Korea dan Cina, para korban Indonesia, 20 ribu, dilupakan begitu saja. Demikian para penyusun buku ini. Presiden Soekarno menyatakan para ianfu berkorban demi kemerdekaan, dan setelah itu mereka di beri saran oleh pemerintah untuk tidak menggembar gemborkan dosa mereka. Para perempuan korban pelecehan seksualitas oleh Jepang itu kini sangat frustrasi ihwal masalah ganti rugi. Mereka masih menunggu, bagi mereka perang dunia kedua tidak pernah berakhir. Namun mereka bersedia menceritakan pengalaman pahit semasa jaman Jepang. Supaya generasi mendatang tidak melupakannya, Demikian NRC Handelsblad dan sekian ulasan pers. * BAGAIMANA PERKEMBANGAN SASTRA INDONESIA? Ada perasaan sedih di kalangan sastrawan Indonesia, milhat perkembangan pelajaran sastra di Perguruan Tinggi dan sekolah-sekolah di Indonesia. Karena sastra , menurut mereka, hanya dijadikan bahan pembelajaran bahasa Indonesia. Dan bukan pembelajaran sastra murni. Menurut para sastrawan itu; sastra adalah bentuk ekspresi, dengan bahasa sebagai basisnya. Radio Nederland Wereldomroep menghubungi Sunu Wasono pakar Kesusasteraan Indonesia dari Universitas Indonesia yanga mengungkapkan pendapatnya tentang keadaan Sastra Indonesia itu. Sunu Wasono [SW]: Ya, saya kurang sependapat. Karena dari waktu ke waktu sebetulnya sudah dilakukan perbaikan. Dulu memang bahasa Indonesia itu mencakup pelajaran kesusasteraan. Jadi kesusasteraan Indonesia dijadikan sebagai dari pengajaran bahasa Indonesia. Tetapi sekarang kurikulum yang berlaku di sekolah-sekolah, antara bahasa dan sastra itu seimbang. Jadi materi untuk kesusasteraan itu cukup seimbang dibandingkan dengan materi kebahasaan. Menurut saya seperti itu. RadioNederland Wereldomroep [RNW]: Tetapi apakah memang kesusasteraan itu sendiri dijadikan suatu kurikulum di sekolah-sekolah menengah dan sebagainya itu? SW: Ya. Dijadikan sebagai kurikulum di sekolah-sekolah menengah. Dan di sana diajarkan bukan hanya bahasa, tetapi juga kesusasteraan. Kalau ada orang yang merasa prihatin, ya mungkin harapannya itu belum terpenuhi. Artinya apa yang dicapai selama ini oleh sekolah-sekolah itu belum memuaskan, belum sesuai dengan apa yang diharapkan oleh khususnya para sastrawan. RNW: Menurut banyak pihak, dan saya setuju dengan pendapat itu, bahwa kesusasteraan, umumnya dan kesusasteraan Indonesia khususnya, itu punya peranan yang besar, sebagai wadah yang indah dan tepat untuk melakukan ekspresi di bidang yang mencakup aspek-aspek kehidupan. Kesejarahan, politik, budaya dan sebagainya. Anda sependapat dengan apa yang saya utarakan ini? SW: Oya, saya sependapat. Kalau persoalannya adalah belum memenuhi seperti yang diinginkan, mungkin saya setuju. Karena kita tahu dari dulu persoalannya itu sebetulnya ada pada guru. Jadi mungkin ada sebagian besar dari guru-guru kita, yang lebih senang mengajarkan bahasa dari pada sastra, bahkan mereka tidak begitu menguasai bidang itu. Dan kalau ini diurut, atau kalau dicari kenapa sampai terjadi seperti itu, jawabnya terkait dangan masalah di mana guru-guru itu dulu berasal. Wawancara selengkapnya dengan Sunu Wasono ini dapat anda jumpai dalam situs web kami; www.ranesi.nl * TIDAK ADA UANG UNTUK PENGUNGSI PAKISTAN Lebih satu juta pengungsi Pakistan terlantar, kalau donor internasional tidak segera mengucurkan dana yang dijanjikan. Perhatian internasional belakangan ini beralih ke para korban gempa bumi Haiti. Ulasan Johan van Slooten: Kecemasan itu disampaikan berbagai organisasi bantuan. Forum Kemanusiaan Pakistan (PHF) mengatakan lebih dari setengah miliar dolar uang bantuan yang telah dijanjikan, tetapi hanya sepertiganya yang dibayarkan. Ini berarti pengungsi dari kawasan konflik Lembah Swat yang mengungsi ke daerah sekeliling, tidak mungkin bisa mendapatkan bantuan yang mereka perlukan. PHF terdiri dari berbagai organisasi daerah dan internasional, seperti Oxfam, Care International, Islamic Relief dan Komite Pengungsi yang semuanya bekerja di Pakistan. Lembah Swat Tahun lalu tiga juga orang mengungsi dari Lembah Swat, wilayah Taliban, setelah tentara Pakistan melancarkan serangan militer terhadap pemberontak Taliban. Sebagian besar pengungsi melarikan diri ke daerah lebih aman dan tinggal dengan kerabat atau di kamp-kamp pengungsi yang penuh sesak. Menurut PHF, sekarang terdapat 1,3 juta orang pengungsi yang tergantung bantuan darurat untuk bisa bertahan hidup. PBB dan donor internasional menjanjikan bantuan $ 537.000.000, tetapi hanya $ 170.000.000 yang sudah dibayar. Kebutuhan Dasar Wajihe Anwar dari lembaga bantuan Oxfam Novib Belanda kepada Radio Nederland Wereldomroep mengatakan bahwa lembaga-lembaga bantuan sudah kehabisan dana. "Kita membutuhkan fasilitas dasar, seperti kesehatan, air, pendidikan dan sanitasi. Ini semua sudah terancam. Saat ini kami sedang menjalankan tahap berikutnya dalam program bantuan, tapi ini tergantung pada ketersediaan dana. Kita mungkin harus mengurangi program, jika kita tidak mendapatkan cukup dana." Donor internasional tampaknya sudah lupa dengan situasi di Pakistan, setelah muncul gempa Haiti yang lebih mendapat perhatian dan menerima miliaran uang bantuan. "Perhatian para donor menjadi terganggu", kata Wajihe Anwar. "Gempa bumi itu lebih tampak di media dan keadaan darurat seperti ini menyedot perhatian lebih." Perubahan Prioritas Lembaga bantuan mungkin harus meninjau kembali prioritas keuangan jika memang tidak ada uang bantuan lagi, tapi itu akan sulit, kata Anwar: "Kami punya prioritas sendiri - hal-hal dasar yang kita butuhkan, seperti kebersihan dan kesehatan. Tapi bagaimana kita bisa membuat priotritas kalau fasilitas dasar pun tidak tersedia?" * WARGA LATIN MERASA TERDISKRIMINASI DI ARIZONA Di Phoenix, ibukota negara bagian Ameriika Serikat, Arizona, berlangsung aksi unjuk rasa menentang Undang-undang Anti-imigrasi.Menurut para kritisi, penduduk yang berasal dari Amerika Latin mengalami diskriminasi. Jumat silam, Presiden Barack Obama juga menyatakan menentang undang-undang ini. Organisasi-organisasi HAM akan mengadukan hal tersebut ke pengadilan. Laporan Reinout van Wagtendonk Gubernur Arizona, Jan Brewer, mengesahkan undang-undang tersebut dengan membubuhkan tanda tangannya, Jumat silam. Arizona memang berbatasan dengan Meksiko. Para imigran gelap yang diselundupkan menyeberangi perbatasan di kawasan padang pasir berpenduduk jarang itu, menyebabkan banyak kerepotan, kata penduduk Amerika di kawasan ini. Perang berdarah narkoba di antara para penjahat Meksiko, menurut pihak otorita mulai menimbulkan korban di Amerika Serikat. Kontrol imigrasi adalah tugas dari pemerintah federal di Washington, namun mayoritas penduduk Arizona beranggapan bahwa Washington gagal menunaikannya. Kami di Arizona sudah lebih dari sabar menanti Washington bertindak. Tetapi puluhan tahun sikap masa bodoh dan kebijakan yang tidak menguntungkan, telah melahirkan situasi yang berbahaya dan tidak bisa diterima. Karenanya sekarang Arizona mengambil kebijaksanaan sendiri dengan langkah-langkah tegas melawan imigrasi gelap. Polisi di negara bagian ini jika berhubungan dengan orang yang dicurigai penduduk ilegal. diperbolehkan meminta surat keterangan jati diri orang tersebut. Sementara penduduk Amerika tidak wajib menunjukkan surat semacam itu. Menuntut untuk menunjukkan KTP atau paspor pada penduduk Amerika yang mirip orang Meksiko, menurut para kritisi adalah melanggar HAM dan undang-undang dasar Amerika. Itulah salah satu alasan mengapa pemerintah federal tidak menyetujui kalau pemerintah setempat mencampuri urusan kontrol imigrasi. Warga Amerika Latin di Arizona dan di negara bagian lain di Amerika Serikat merasa hanya penduduk berkulit coklat saja yang ditangkapi. "Ini adalah diskriminasi", pekik para pengunjuk rasa di Phoenix. Undang-undang itu akan melegalkan praktek-praktek rasial, yang kami perjuangkan dengan keras untuk melenyapkannya di negara ini. Demonstrasi pertama menentang undang-undang itu akhir pekan lalu, menyulut kerusuhan di Phoenix. Polisi dihujani lemparan botol plastik dan sisa-sisa makanan siang, dan sejumlah pendukung undang-undang juga mengalami tindak kekerasan. Demonstrasi-demonstrasi lebih besar dan terorganisi Ahad lalu, berlangsung lebih tenang. Walikota Phoenix, para politisi setempat serta para aktivis HAM menyatakan akan melancarkan aksi lebih lanjut dan mengadu ke pengadilan sehubungan undang-undang itu. Banyak komisaris polisi Arizona menentang undang-undang ini, karena mereka khawatir bahwa penduduk Latin, termasuk ratusan imigran gelap Meksiko akan melawan polisi. Hal itu akan mempersulit tugas keamanan dan pemberantasan kejahatan. Para imigran gelap dari Amerika Latin di Amerika Serikat mirip dengan kaum imigran muslim di negeri-negeri Eropa: Selalu dijadikan kambing hitam atas apa saja yang jelek dalam masyarakat. Undang-undang yang kontroversial di Arizona, setidaknya akan akan mempertajam debat sengit soal imigrasi di Amerika Serikat yang belakangan mencuat kembali. --------------------------------------------------------------------- Radio Nederland Wereldomroep, Postbus 222, 1200 JG Hilversum http://www.rnw.nl/id/bahasa-indonesia Anda bisa berhenti berlangganan dengan mengirim email ke: [email protected] Keterangan lebih lanjut mengenai siaran radio kami dapat Anda peroleh melalui [email protected] Copyright Radio Nederland Wereldomroep. ---------------------------------------------------------------------
