--------------------------------------------------------------------- WARTA BERITA RADIO NEDERLAND WERELDOMROEP Edisi: Bahasa Indonesia
Ikhtisar berita disusun berdasarkan berita-berita yang disiarkan oleh Radio Nederland Wereldomroep selama 24 jam terakhir. --------------------------------------------------------------------- Edisi ini diterbitkan pada: Selasa 27 April 2010 15:30 UTC ** 28 'BEACH BOYS' BALI DITANGKAP ** SBY: INDONESIA AKAN JADI PENGGUNA GEOTERMAL TERBESAR ** PELABUHAN ROTTERDAM DAN AMSTERDAM BERSATU ** OMAR AL-BASHIR MENANG PEMILU SUDAN ** BRASIL OPTIMIS KERJASAMA MERCOSUR DAN CARICOM ** TINJAUAN PERS: JUTAWAN BELANDA PELIT DAN DOSA PENYEBAB GEMPA DI IRAN ** GEMA WARTA TOPIK INTERNASIONAL: PENERJEMAH AFGHANISTAN JUGA INGIN UNJUK GIGI ** GEMA WARTA TOPIK INTERNASIONAL: MAJALAH WANITA BELANDA TAWARKAN GIGOLO GRATIS ** GEMA WARTA TOPIK INTERNASIONAL: MANTAN DIKTATOR LANSIA DIEKSTRADISI KE PRANCIS ** GEMA WARTA TOPIK INTERNASIONAL: PELAKU GENOSIDA RWANDA HIDUP BEBAS DI BELANDA ** GEMA WARTA TOPIK INDONESIA: GIGOLO BUKAN BUDAYA BALI * 28 'BEACH BOYS' BALI DITANGKAP Pihak keamanan pantai Kuta Bali menangkap 28 pria yang dituduh sebagai 'Beach Boys', nama lain gigolo di sana. Sebab awal penangkapan adalah munculnya sebuah film dokumenter di internet yang bercerita tentang resor di pulau Bali dan wawancara dengan beberapa gigolo. Pihak keamanan pantai Kuta saat ini masih menginterogasi ke-28 pemuda tersebut. Kepala keamanan pantai Kuta, I Gusti Ngurah Tresna, mengatakan para 'Beach Boys' itu menodai promosi pariwisata Bali. Dengan adanya film dokumenter tersebut di internet, kesannya Bali tidak hanya menjual ombak, matahari, budaya dan alamnya, tapi juga gigolonya, tandas Tresna. * SBY: INDONESIA AKAN JADI PENGGUNA GEOTERMAL TERBESAR Presiden Susilo Bambang Yudhoyono ingin Indonesia menjadi negara pengguna energi geotermal terbesar di dunia. Demikian pernyataannya dalam sebuah konferensi di Nusa Dua Bali, kemarin. SBY menargetkan tahun 2025 Indonesia akan menggerakkan 9.000 megawatt energi geotermal. Energi ini adalah energi yang ramah lingkungan dibanding dengan minyak dan batubara. Usaha ini dilakukan Indonesia demi mengurangi emisi gas rumah kaca. Targetnya pada tahun 2026 Indonesia dapat mengurangi sebanyak 25 persen level tahun 2005. Namun halangan terbesar adalah biaya. Oleh karena itulah SBY mengajak para investor swasta untuk memasukkan investasi mereka untuk pembangunan energi geotermal. * PELABUHAN ROTTERDAM DAN AMSTERDAM BERSATU Pelabuhan Rotterdam dan Amsterdam harus melakukan kerjasama lebih baik lagi dan mungkin juga melakukan fusi. Pemerintah Belanda ingin memiliki strategi baru mengenai pelabuhan guna meningkatkan investasi di pelabuhan dan tempat lain di Belanda. Latar belakang keputusan pemerintah ini adalah terjadinya persaingan antara pelabuhan Rotterdam dan Amsterdam. Amsterdam ingin punya terminal kontainer, sementara Rotterdam memang rajanya di terminal kontainer. Lalu Rotterdam ingin punya terminal untuk kapal-kapal pesiar, sementara Amsterdam memang memang menjadi pelabuhan bersandar kapal-kapal semacam itu. Dengan ada persaingan semacam ini uang pajak terbuang percuma, karena itulah pemerintah Belanda ingin kedua pelabuhan bersatu. * OMAR AL-BASHIR MENANG PEMILU SUDAN Seperti dugaan, presiden Sudan Omar al-Bashir, memenangkan pemilu. Dia menang dengan jumlah suara sebanyak 68 persen. Mantan pemberontak Salva Kiir memperoleh 93 persen suara untuk menjadi pemimpin Sudan Selatan yang semi otonom. Ini adalah pertama kalinya dalam 24 tahun rakyat Sudan dapat memilih banyak partai dalam pemilu. Namun sebagian besar partai oposisi mundur sebelum pemilu karena mereka memprediksi pemilu tidak akan berjalan adil dan jujur. Para pengamat internasional juga beranggapan demikian. Menurut pengamat banyak terjadi pemalsuan suara di Sudan Selatan. Baru pada tahun 2011 akan diadakan sebuah referendum untuk memutuskan apakah Sudan Selatan bisa merdeka atau tidak. * BRASIL OPTIMIS KERJASAMA MERCOSUR DAN CARICOM Presiden Brasil, Luiz Inacio Lula da Silva, optimis peluang kesepakatan dagang antara Mercosur dan Caricom. Mercosur adalah persatuan dagang Brasil, Uruguay, Venezuela, Argentina dan Paraguay. Sementara Caricom adalah organisasi perdagangan negara-negara Karibia. Demikian pernyataannya dalam sebuah KTT antara Brasil dan Caricom di Brasilia, ibukota Brasil. Tujuan dua organisasi tersebut adalah perdagangan bebas dan bebas bea masuk untuk barang-barang ekspor impor, juga karyawan dan modal. Perdagangan antara Brasil dan Caricom di tahun 2008 menghasilkan 5, 2 milyar dolar. Brasil adalah tiang perekonomian negara-negara Amerika Latin. * UNI EROPA BENTUK BADAN DIPLOMATIK GABUNGAN Dua puluh tujuh negara Uni Eropa sepakat membentuk sebuah Badan diplomatik gabungan. Badan baru itu akan mengirim duta-duta besar ke negara-negara di luar Eropa. Tujuannya adalah mengambilalih tugas kedutaan negara Uni Eropa, misalnya mengeluarkan paspor pada warga Uni Eropa yang hilang di luar negeri. Menteri luar negeri demisioner Belanda, Maxime Verhagen, ingin duta-duta Uni Eropa segera mengambilalih tugas imigrasi. Badan diplomatik ini akan segera membantu warga sipil. Rencana Verhagen ini tek pelak dari usahanya untuk melakukan penghematan di kedutaan-kedutaan Belanda. Badan diplomatik Uni Eropa ini adalah hasil pembentukan kesepakatan Uni Eropa bulan Desember lalu. Namun parlemen Eropa masih harus menyetujui pembentukan badan ini. * BERITA BURSA Bursa saham Eropa membuka perdagangan hari Selasa pagi dengan kondisi tenang. Indeks AEX Amsterdam turun 0, 2 persen pada 357 poin. Bursa di Frankfurt, London dan Paris nilainya masih sama seperti kemarin. Kurs valuta asing 1 USD = Rp. 9. 080 1 Euro = Rp. 12.171 * JUTAWAN BELANDA PELIT DAN DOSA PENYEBAB GEMPA DI IRAN Jutawan Belanda ternyata lebih pelit dari pada kelas menengah. Demikian tulis koran De Volkskrant. Sebuah kelompok studi filantropis, atau studi kedermawanan manusia dari Vrije Universiteit Amsterdam, meneliti seberapa banyak orang Belanda beramal. Hasil penelitian menunjukkan. Orang kaya Belanda, yang punya investasi lebih dari lima juta euro suka beramal. Namun jika dihitung dari jumlah penghasilan mereka per tahun, jumlah uang amal yang mereka keluarkan ternyata sama dengan rata-rata warga Belanda kelas menengah. Dengan kata lain, orang kaya di Belanda pelit amal. Berdasarkan hasil wawancara miliuner Belanda mengaku ragu memberikan amal karena takut uang yang mereka berikan tidak sampai ke tujuan. Menurut para jutawan, seharusnya organisasi amal lebih transparan menjelaskan penggunaan dana amal. Akhirnya dua pertiga orang kaya Belanda membuat yayasan amal sendiri. Mereka yang tidak punya yayasan amal sendiri lebih sering beramal untuk organisasi keagamaan. Urutan kedua adalah organisasi internasional. Ternyata hanya sedikit orang kaya Belanda yang beramal untuk membantu organisasi kesehatan, padahal orang Belanda dikenal sangat peduli soal kesehatan. Demikian De Volkskrant. Kita beralih ke Iran. Ulama, Pakar seismologi bahkan presiden Iran pun memprediksi ibukota Teheran akan dikutuk Tuhan dengan gempa dahsyat. Demikian tulis koran sore Belanda NRC Handelsblad. Menurut para ulama rakyat Iran sudah terlalu banyak berdosa sehingga Tuhan murka. Sebentar lagi gempa akan terjadi dan ribuan nyawa akan tewas sebagai ganjaran semua dosa yang telah dilakukan. Di mana-mana orang saling bertukar tips menghindar dari gempa. Dalam khotbah Jumat, Imam masjid mengingatkan umat supaya bertaubat. Iran memang terletak di antara berbagai lempengan benua: lempeng India, lempeng Arab dan lempeng Eurasia. Lumrah saja kalau gempa sering terjadi di sana. Terlebih lagi situasi lempengen bumi sekarang sedang aktif bergerak. Setelah gempa besar di Haiti dan Cile, dilanjutkan dengan meletus gunung Eyjafjallajokull (baca: eyafetlayukutz) di Islandia maka jika gempa terjadi lagi sebenarnya tidak aneh. Banyak rakyat Iran ragu jika gempa dikaitkan dengan dosa. "Kalau memang itu bisa terjadi karena kami penuh dosa, wah seharusnya tidak hanya gempa yang akan membumihanguskan kami, tapi juga banjir bandang, letusan gunung berapi dan semua jenis bencana. Dosa di Iran lebih parah dari yang orang bayangkan," tandas Maysam, seorang pekerja di Teheran. Orang juga memprediksi ricuh ramalan gempa ini hanya akal bulus pemerintah saja. Gosip yang menyebar, gempa palsu memang mungkin akan terjadi sebagai balasan pemerintah terhadap aksi protes yang dilakukan Garda Revolusi, pihak oposisi, selama setahun belakangan. Ada juga yang mengatakan ini cara pemerintah mengelak dari fokus Amerika. Siapa yang tega menyerang negeri yang baru terkena bencana besar? Demikian NRC Handelsblad, demikian pula tinjauan Pers. * PENERJEMAH AFGHANISTAN JUGA INGIN UNJUK GIGI Bertahun-tahun ia bekerja di bawah bayangan para wartawan internasional di Afganistan. Di sana ia sering berjumpa dengan reporter Radio Nederland Bette Dam. Dan sekarang Bette berjumpa dengannya di Hilversum, Belanda, di mana ia sedang mengikuti pelatihan jurnalistik. Laporan Bette Dam. "Bagaimana kabar di Uruzgan?", tanya Hashim pada saya seraya saya menggeserkan badan di bangku taman di kebun Pusat Pelatihan Jurnalistik RNTC di Hilversum. Rasanya sedikit aneh melihat Hashim ada di Belanda. Kita saling mengenal satu sama lain di 'gunungan pasir', tempat perlindungan tentara di Afghanistan. Di propinsi Afghanistan Selatan, Uruzgan, kami bertemu. Setelah itu bertemu kembali ketika salah satu 'klien wartawan'-nya menginap di hotel di Kabul. Setiap pukul sembilan pagi Hashim tiba untuk menerjemahkan, menelefon sana-sini dan mengantar klien wartawannya ke mana pun mereka harus pergi. Kali itu dia harus menemani wartawan dari McChlatchyNewspapers. Singkat kata: Dia mengurus semua. Klien wartawannya tidak akan bisa melakukan apa-apa di Afghanistan tanpa bantuan Hashim. Melalui anak muda semacam Hashim, informasi mudah didapatkan. "Kami tahu bagaimana cara kerja di lapangan. Memang aneh, orang Barat yang tampaknya lebih berkuasa dari saya, toh tidak tahu apa-apa." Sandera Tahun 2008 lalu dia bekerja untuk koran Belanda, De Volkskrant, di Uruzgan. Dengan peluh di tangan dia meninggalkan Kabul. "Keamanan adalah yang paling penting bagi saya. Tidak hanya untuk orang Barat, karena mereka butuh banyak uang untuk membebaskan sandera, tapi juga untuk kami. Kami juga manusia. Kadang mereka melupakan ini." Menurutnya Uruzgan biasa-biasa saja. Di kemah di Tarin Kowt stressnya hilang. "Pekerjaan di Uruzgan lebih mudah dari yang saya kira. Di Kabul kami punya bayangan yang salah." Padatnya agenda "Saya harus ikut rekaman lagi?", ujar Hashim tiba-tiba. Koleganya asal Kenya menggelengkan kepala. Lima belas menit kemudian baru mereka benar-benar 'on air'. Hashim sendiri kini berada di stasiun radio di Hilversum. Untuk pertama kalinya dia meninggalkan tanah Afghanistan untuk mengikuti kursus jurnalistik. Bagi Hashim ini adalah pengalaman yang amat menarik. Ini pertama kalinya dia berkenalan dengan dunia dan lingkungan Barat. Dengan padatnya agenda dan udaranya yang dingin, tandas Hashim sambil tertawa. Belajar bahasa Inggris Hashim memang ingin sekali bekerja di bidang jurnalistik atau diplomasi. Ketika sekolah ditutup di tahun 1990an selama perang saudara, dia menghabiskan waktu luangnya untuk belajar bahasa Inggris. Ketika Taliban mulai berkuasa di tahun 1996 dia berumur 15 tahun. Dia berdiri berjam-jam di depan Klub Jurnalistik di kota Kabul dengan harapan mendapatkan sebuah pekerjaan serabutan. Kadang kala dia berbincang dengan para wartawan. Ketika menjadi kewajiban, dia mendaftarkan diri di pemerintahan Taliban. Awalnya berjalan baik-baik saja. Sampai tahun 2000 lalu dia tiba-tiba dimasukkan ke penjara selama 10 hari sementara kliennya, wartawan freelance asal Rusia, bebas. "Saya tidak disiksa. Namun sampai sekarang tidak jelas kenapa mereka menangkap saya. Seorang kenalan akhirnya membebaskan saya. " Adu mulut Setelah 11 september 2001 karir Hashim beranjak. "Sampai saat itu saya masih belajar kedokteran." Invasi Barat di Afghanistan juga membawa ratusan wartawan, yang diterbangkan ke sana dengan terburu-buru dan tidak bisa berbahasa Afghanistan. Dia mengajak para wartawan sampai ke pelosok Afghanistan, kadang diiringi gelak tawa, kadang adu mulut. Ini terjadi jika para wartawan itu ingin sekali ke wilayah yang penuh anarki dan mereka tidak punya persiapan apa pun. Wartawan yang menyulitkan dan tidak ingin tahu nilai-nilai kebudayaan yang ada. Tapi bersama Hashim mereka ingin mengambil sisi-sisi cerita dari orang dalam. Tentang kekejaman yang terjadi dalam penjara Afghanistan misalnya. Akibatnya Hashim harus sangat berhati-hati. Yang diwawancara bisa saja tiba-tiba menyerang dia jika berita yang muncul menjelekkan dirinya. Contohnya ketika dia mendampingi wartawan yang membahas tentang saudara laki-lakinya Hamid Karzai, Ahmed Wali. Dia langsung mengumpat Hashim habis-habisan ketika dia ditanya tentang keterlibatannya dalam perdagangan narkoba. Karir Dalam beberapa minggu ke depan Hashim dia akan kembali ke kehidupan lamanya di Kabul. Setelah kursus selesai dia akan langsung pulang ke tanah air. Penghasilannya lumayan: 150 sampai $300 US dolar per hari dan dia memang ingin bekerja di negerinya. Tapi dia sudah punya rencana selanjutnya. Dari Kabul dia berharap bisa mengambil langkah lain untuk meningkatkan karirnya: Kursus bahasa Inggris tingkat universitas di Kanada. Menurut Hashim seharusnya banyak rekan kerjanya di Afghanistan mendapatkan kesempatan semacam ini. Di Afghanistan semua rakyat berjabat tangan hampir dengan semua nationalitas di dunia. Tapi sebagian besar tidak pernah pergi ke luar negeri. Hanya sesekali seorang warga Afghanistan bisa mendapatkan sebuah beasiswa di Amerika Serikat atau sebuah kursus di Eropa. Peraturan visa sangat ketat. "Tapi saya akan menyakinkan orang-orang kalau mereka harus tekun berusaha." * MAJALAH WANITA BELANDA TAWARKAN GIGOLO GRATIS Majalah wanita ternama Belanda 'Linda' bulan ini turunkan edisi bertema utama 'selingkuh.' Sebagai bumbu penyedap, majalah mengundi 25 gigolo untuk menarik pelanggan baru. Apakah ini dobrakan sebuah tabu ataukah trik pemasaran belaka? 'Linda' adalah majalah wanita glossy beromset tertinggi di Belanda, Linda diprakarsai oleh selebritis Belanda ternama, Linda de Mol. Selama bertahun-tahun Linda adalah simbol gadis Belanda kebanyakan. Namun seiring dengan pertambahan usianya, image Linda (45) berangsur- angsur beranjak nakal. Bulan ini 'Linda' menurunkan topik utama ''perselingkuhan.'' Hadiah promo juga disesuaikan dengan tema: 25 pelacur laki- laki --juga dikenal dengan sebutan gigolo-- akan diundi bagi para pelanggan majalah. Menurut De Mol wanita kadang-kadang juga butuh hubungan yang tidak mengikat. Dengan kata lain: "Kalau laki-laki boleh memakai pelacur, wanita juga dong," demikian editor Linda, Jildou van der Bijl: "Mengapa bagi wanita masa kini hal seperti ini tidak terkontrol dengan baik seperti layaknya bagi pria? Di samping itu, kami juga berpikir: ini aksi menarik. Penasaran juga bagaimana pembaca kami akan meresponnya." Sekitar tahun 1980an dan 1990an, sekelompok pria seksi berotot baja, bernama The Chippendales sukses menggemparkan Belanda. Pertunjukkan- pertunjukkan mereka dipadati para wanita yang menyaksikan dengan antusias bagaimana para pria menggiurkan ini melucuti pakaian mereka. Diiringi senyum terima kasih, mereka menerima selipan-selipan uang yang disodorkan para wanita. Banyak pria menganggap pertunjukkan ini konyol. Sebagai reaksi balik, para wanita menjawab sengit: kita-kita boleh juga dong? Gebrakan lain di arah yang sama: beberapa tahun yang lalu majalah perempuan berbeda meluncurkan aksi sensasional untuk ukuran waktu saat itu: Tarzan, sebuah vibrator listrik dengan 'stimulator ekstra.' Dan sekarang gigolo gratis. Satu lagi tabu dihancurkan. Gerakan baru bagi emansipasi wanita? "Sama sekali tidak," ujar Ciska Dresselhuys, mantan redaktur utama sebuah majalah feminis: "Saya selalu berjuang agar perempuan tidak memberikan dirinya begitu saja. Dan kalau laki-laki melakukannya, itu bukan emansipasi atau pemberdayaan, itu ekshibisionis. Emansipasi berarti mengambil hal-hal yang baik dan bagus dari satu sama lain dan bukannya yang buruk-buruk. Dan saya tidak pernah setuju jika prostitusi dianggap sebagai pekerjaan normal." Aksi perekrutan pembaca 'ramah wanita' ini juga menerima kecaman dari sudut yang tidak disangka-sangka. Serikat Pelacur Belanda, Vakwerk, menuduh majalah "menghasut aksi mucikari." Sebuah kecaman yang juga mengherankan penggagas aksi ini. Pemimpin redaksi Van der Bijl: "Kalau menurut saya, jika Anda sudah berjuang sekeras itu agar profesi Anda dianggap sebagai profesi terhormat, seharusnya Anda justru senang dengan aksi majalah kami ini." Kritik atau tidak, aksi majalah Linda telah menyebabkan kehebohan. Dan sebagai alat pemasaran, setidaknya aksi ini cukup berhasil. Sebagian karena pepatah lama 'sex sells; seks menjual.' "Pendaftaran berlangganan belum sebegitu membludaknya dengan aksi ini," kata Van der Bijl. "Melihat ini saya khawatir kalau mayoritas wanita Belanda belumlah siap." * MANTAN DIKTATOR LANSIA DIEKSTRADISI KE PRANCIS Mantan diktator Panama, Manuel Noriega diekstradisi ke Prancis oleh Amerika Serikat. Noriega yang pernah mengecap manisnya berbelanja di Champs-Elysees dengan istri dan putri-putrinya, sekarang juga akan merasakan penjara Prancis untuk waktu yang lama. Apartemen yang indah dan cantik terletak di tepian sungai Seine, di Paris. Menara Eiffel terletak di sebelah kiri dan Champs-Elysees berdiri kokoh di sebelah kanannya. Apartemen berharga jutaan Euro itu dibeli keluarga Noriega pada tahun 1984. Namun sewaktu pengadilan di Prancis beberapa tahun lalu, pemerintah Paris telah menjualnya kembali. Dan bukan hanya apartemen ini yang dijual: dua apartemen mewah Noriega lainnya di Paris juga disita oleh pengadilan. Hasil penjualan ditujukan untuk membayar denda jutaan yang ditetapkan pengadilan Perancis terhadap mantan diktator ini. Pemutihan Uang Noriega dinyatakan bersalah pada tahun 1999 di Paris. Dia divonis 10 tahun penjara untuk pencucian uang. Antara 1982 dan 1989, Noriega dinyatakan mengalirkan uang ke Prancis yang berasal dari perdagangan narkoba. Dana ditransfer dari beberapa rekening bank asing ke bank-bank di Prancis. Demikian tertera dalam keputusan pengadilan ketika itu. Dengan cara ini Noriega dan istrinya total telah memasukkan 5 juta Euro dari berbagai rekening asing ke rekening bank-bank terkemuka seperti BNP dan Credit Lyonnais. Untuk alasan inilah Amerika sekarang memutuskan untuk mengekstradisi mantan diktator Panama itu ke Perancis. Pihak berwenang di Paris ingin mengadilinya lagi, namun kali ini dengan kehadiran terdakwa. Mimpi buruk Noriega (74) belum berakhir sampai di sini. CIA Di tahun 70-an, prajurit muda Noriega bergabung di militer dan dinas rahasia negara Amerika Tengah, Panama. Di saat yang sama dia juga direkrut oleh dinas rahasia Amerika, CIA. Pada tahun 1983, Noriega naik menjadi pemimpin militer dan nyaris berkuasa penuh, di bawah pemerintahan presiden yang relatif tidak berdaya. Noriega juga semakin berkuasa di garda internasional. Noriega dituduh mendukung perjuangan gerilya di Amerika Selatan, membocorkan informasi rahasia ke negara komunis Kuba, dan terlibat dalam perdagangan narkoba, khususnya melalui jalur Kolumbia. Pertengahan tahun 80-an Amerika mulai kehilangan kontrol akan sang diktator. Karena Noriega tidak mau begitu saja menyerahkan diri, Amerika menyerang Panama tahun 1989, membawa dan menghukumnya atas tuduhan perdagangan narkoba. Noriega divonis 40 tahun penjara, tapi hanya menjalani 17 tahun atas alasan 'perilaku baik'. Bebas Sewaktu Noriega dibebaskan tahun 2007, dia harus tetap mendiami selnya di Miami, karena Prancis telah mengajukan permohonan ekstradisi. Januari tahun ini Mahkamah Agung Amerika Serikat akhirnya memberikan lampu hijau bagi ekstradisi ke Prancis. Senin kemarin, dia diterbangkan ke Paris. Yang menarik adalah bagi Prancis, seperti layaknya bagi Amerika, Noriega merupakan sekutu lama. Dalam sebuah pernyataan yang diberikan di dalam selnya di Miami pada tahun 1995, Noriega bercerita tentang kerjasama yang erat dengan dinas rahasia Prancis, hubungan ekonomi dengan Prancis, serta politisi Prancis. Pada tahun 1987 Noriega bahkan dianugerahi penghargaan terrtinggi Prancis, Legion d'Honneur dari presiden Prancis saat itu, Jacques Chirac. Kekebalan Hari-hari itu tinggal sejarah. Pengadilan Prancis dalam beberapa bulan sudah ingin memulai persidangan baru bagi "orang kuat Panama". Sesaat setelah ekstradisi, pengacara Prancis Noriega menyatakan pengadilan ulang di Paris tidak mungkin dilakukan. Fakta-fakta yang dituduhkan-pencucian uang dari perdagangan narkoba sudah tidak berlaku lagi. Noriega juga dapat meminta kekebalan karena kejahatan yang dituduhkan dilakukan selagi dia menjalankan fungsinya. Tetapi keabsahan argumen ini dipertanyakan, bahkan untuk bisa digunakan dalam pembelaan Noriega. Pengacara Prancis lain dari mantan kepala tentara ini mengisyaratkan bahwa tidak hanya Noriega yang akan duduk di kursi terdakwa, namun juga empat bank Prancis yang terlibat dalam praktek pencucian uang di tahun 80-an. * PELAKU GENOSIDA RWANDA HIDUP BEBAS DI BELANDA Bekas tentara Rwanda yang diberi nama Mayor K, dan dituduh sebagai salah satu pelaku pembunuhan massal di negara itu menyatakan, ia adalah korban dari kampanye politik. Pemerintah pimpinan Presiden Paul Kagame melancarkan sebuah kampanye menentang oposisi di Rwanda dan dengan itu juga terhadap sang mayor. Pierre-Claver K, yang tinggal di Belanda dan sejak 2004 punya kewarganegaraan Belanda mengatakan: "saya adalah korban dari kampanye politik yang menjelekkan nama saya, yang dilancarkan rejim diktator di Rwanda." Laporan Koert Lindijer: Harian Belanda NRC handelsblad Sabtu lalu menerbitkan sebuah berita berdasarkan laporan lengkap dari organisasi HAM African Rights and Redress. Laporan ini menyebutkan bahwa sang mayor terlibat dalam pembunuhan berdarah tahun 1994 di sebuah desa kecil Mugina. Diperkirakan ketika itu 20.000 orang tewas menjadi korban. Gereja Mayor yang berusia 54 tahun ini di dalam laporan dituduh melakukan kejahatan besar terhadap kemanusiaan di desa kelahirnanya Mugina dan di ibukota Rwanda, Kigali. Di tempat itu ia mendirikan milisi-milisi Hutu, menyediakan persenjataan dan dana. Selain itu ia dituduh menjebak para pengungsi Tutsi untuk melarikan diri ke gereja di Mugina dengan janji akan dilindungi. Sementara itu sang mayor mengorganisir milisi yang kemudian membunuh para pengungsi di gereja tersebut. African Rights and Redress mengutip puluhan saksi mata di dalam laporan mereka, baik dari pihak korban maupun pelaku. "Saya menganggap K sebagai salah satu perancang besar genosida di desa kamo. Para penduduk terlibat dalam pembunuhan pihak Tutsi, karena dia menjadi motornya," demikian salah seorang anggota milisi. Sementara yang lainnya mengatakan,"Dia tidak hanya bertindak sebagai komandan operasi, tetapi juga menembak mati sejumlah korban." Menurut laporan ini K juga terlibat dalam pembunuhan walikota Mugina, yang berusaha melindungi para pengungsi Tutsi dari serangan-serangan milisi Hutu. Puluhan Pelaku Kemungkinan ada puluhan bahkan ratusan orang yang dituduh terlibat dalam pembunuhan massal di Rwanda tahun 1994, yang saat ini berada di Eropa. Rakiya Omar, direktur African Rights menyatakan, cukup banyak tertuduh pelaku genosida tinggal di Belanda. Puluhan diantaranya bukan kelas teri, melainkan pimpinan. Kementrian kehakiman Rwanda telah menyerahkan berkas-berkas resmi kepada kemnetrian kehakiman Belanda mengenai 16 orang Rwanda yang tinggal di Belanda, dan dituduh terlibat dalam genosida. African Rights menyerukan agar pemerintah Belanda menyelidiki para tertuduh ini dan mengajukannya ke pengadilan. Pihak Belanda sendiri menolak memberikan komentar atas laporan mengenai mayor K. Gacaca Sewaktu diwawancara harian NRC handelsbald, mayor K mengatakan, ia justru mencoba melindungi para korban. Ia menambahkan telah menulis sebuah surat yang menyatakan keberatannya kepada pengadilan tradisional Rwanda, atau Gacaca, yang menjatuhkan vonis hukuman mati terhadapnya karena menurut K semua bukti yang diberikan adalah dibuat-buat. Pemimpin Oposisi Menurut mayor K kampanye menjelekkan namanya ini dimulai ketika ia bergabung dengan pemimpin oposisi Rwanda Victoire Ingabire. Ia juga tinggal di Belanda, hingga ia kembali ke negaranya belum lama ini untuk ikut serta dalam pemilu Agustus mendatang. Minggu lalu Ingabire sempat ditahan di Rwanda dengan tuduhan "menyebarkan kebencian dan memecah belah kelompok etnis serta propaganda ideologi genosida." Istri Mayor K, adalah wakil dari perkumpulan yang didirkan oleh Ingabire di Belanda. "Kelihatannya saya merupakan ancaman untuk rejim di Rwanda, sehingga nama saya perlu dijelek-jelekkan," demikian K. Rakiya Omar dari African Rights menentang tuduhan itu. "rangkaian kesaksian pertama terhadap sang mayor diberikan tahun 2005 dan 2006, jauh sebelum Ingabire menyatakan diri sebagai pemimpin oposisi." * GIGOLO BUKAN BUDAYA BALI Gara-gara film Kuta Cowboys garapan sutradara Singapura Amit Virmani, gigolo di pulau dewata Bali disorot sebagai fenomena negatif pariwisata manca negara. 28 pemuda pantai atau beach boys ditahan pihak yang berwajib. Wartawan mitra Radio Nederland Guntur FM di Bali, I Ketut Wiraatmaja mengomentari budaya gigolo ini. Menurut Wiraatmaja, lokasi strategis untuk para gigolo memang di pesisir atau daerah pantai, karena memang di sana paling banyak bisa ditemui orang-orang yang berpotensi menjadi klien. Praktek semacam ini sebenarnya dilarang di Bali. Apalagi bagi orang-orang Bali yang masih taat beribadah. Jika orang Bali sendiri yang melakukannya maka mereka akan langsung dikucilkan dari masyarakat. Sebagai seorang umat Hindu di Bali, Wiraatmaja amat mengutuk praktek gigolo di Bali, karena masalah semacam ini bisa mencoreng nama Bali sebagai daerah wisata terkenal. Ketika ditanya kenapa masalah semacam ini baru sekarang dihebohkan, menurut Wiraatmaja, sebenarnya dari dulu pemerintah atau aparat keamanan memang sudah tahu keberadaan praktek ini sebagai akibat dari adanya bisnis pariwisata, namun memang belum mengambil sikap tegas terhadap praktek ini. Oleh karena adanya film yang tersebar di internet tersebutlah, yang bisa dijadikan barang bukti, barulah pihak berwenang mengambil tindakan tegas. Untuk wawancara lengkap ikuti di www.ranesi.nl --------------------------------------------------------------------- Radio Nederland Wereldomroep, Postbus 222, 1200 JG Hilversum http://www.rnw.nl/id/bahasa-indonesia Anda bisa berhenti berlangganan dengan mengirim email ke: [email protected] Keterangan lebih lanjut mengenai siaran radio kami dapat Anda peroleh melalui [email protected] Copyright Radio Nederland Wereldomroep. ---------------------------------------------------------------------
