---------------------------------------------------------------------

WARTA BERITA RADIO NEDERLAND WERELDOMROEP
Edisi: Bahasa Indonesia

Ikhtisar berita disusun berdasarkan berita-berita yang disiarkan oleh
Radio Nederland Wereldomroep selama 24 jam terakhir.

---------------------------------------------------------------------

Edisi ini diterbitkan pada:

Selasa 27 April 2010 15:30 UTC



** 28 'BEACH BOYS' BALI DITANGKAP 

** SBY: INDONESIA AKAN JADI PENGGUNA GEOTERMAL TERBESAR 

** PELABUHAN ROTTERDAM DAN AMSTERDAM BERSATU 

** OMAR AL-BASHIR MENANG PEMILU SUDAN 

** BRASIL OPTIMIS KERJASAMA MERCOSUR DAN CARICOM 

** TINJAUAN PERS: JUTAWAN BELANDA PELIT DAN DOSA PENYEBAB GEMPA DI IRAN 

** GEMA WARTA TOPIK INTERNASIONAL: PENERJEMAH AFGHANISTAN JUGA INGIN UNJUK GIGI 

** GEMA WARTA TOPIK INTERNASIONAL: MAJALAH WANITA BELANDA TAWARKAN GIGOLO 
GRATIS 

** GEMA WARTA TOPIK INTERNASIONAL: MANTAN DIKTATOR LANSIA DIEKSTRADISI KE 
PRANCIS 

** GEMA WARTA TOPIK INTERNASIONAL: PELAKU GENOSIDA RWANDA HIDUP BEBAS DI 
BELANDA 

** GEMA WARTA TOPIK INDONESIA: GIGOLO BUKAN BUDAYA BALI 



* 28 'BEACH BOYS' BALI DITANGKAP

Pihak keamanan pantai Kuta Bali menangkap 28 pria yang dituduh sebagai 'Beach 
Boys', nama lain gigolo di sana.

Sebab awal penangkapan adalah munculnya sebuah film dokumenter di internet yang 
bercerita tentang resor di pulau Bali dan wawancara dengan beberapa gigolo.

Pihak keamanan pantai Kuta saat ini masih menginterogasi ke-28 pemuda tersebut. 
Kepala keamanan pantai Kuta, I Gusti Ngurah Tresna, mengatakan para 'Beach 
Boys' itu menodai promosi pariwisata Bali. Dengan adanya film dokumenter 
tersebut di internet, kesannya Bali tidak hanya menjual ombak, matahari, budaya 
dan alamnya, tapi juga gigolonya, tandas Tresna.


* SBY: INDONESIA AKAN JADI PENGGUNA GEOTERMAL TERBESAR

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono ingin Indonesia menjadi negara pengguna 
energi geotermal terbesar di dunia. Demikian pernyataannya dalam sebuah 
konferensi di Nusa Dua Bali, kemarin. SBY menargetkan tahun 2025 Indonesia akan 
menggerakkan 9.000 megawatt energi geotermal. Energi ini adalah energi yang 
ramah lingkungan dibanding dengan minyak dan batubara. Usaha ini dilakukan 
Indonesia demi mengurangi emisi gas rumah kaca. Targetnya pada tahun 2026 
Indonesia dapat mengurangi sebanyak 25 persen level tahun 2005. 

Namun halangan terbesar adalah biaya. Oleh karena itulah SBY mengajak para 
investor swasta untuk memasukkan investasi mereka untuk pembangunan energi 
geotermal.


* PELABUHAN ROTTERDAM DAN AMSTERDAM BERSATU

Pelabuhan Rotterdam dan Amsterdam harus melakukan kerjasama lebih baik lagi dan 
mungkin juga melakukan fusi. Pemerintah Belanda ingin memiliki strategi baru 
mengenai pelabuhan guna  meningkatkan investasi di pelabuhan dan tempat lain di 
Belanda. Latar belakang keputusan pemerintah ini adalah terjadinya persaingan 
antara pelabuhan Rotterdam dan Amsterdam. Amsterdam ingin punya terminal 
kontainer, sementara Rotterdam memang rajanya di terminal kontainer. Lalu 
Rotterdam ingin punya terminal untuk kapal-kapal pesiar, sementara Amsterdam 
memang memang menjadi pelabuhan bersandar kapal-kapal semacam itu. Dengan ada 
persaingan semacam ini uang pajak terbuang percuma, karena itulah pemerintah 
Belanda ingin kedua pelabuhan bersatu.


* OMAR AL-BASHIR MENANG PEMILU SUDAN

Seperti dugaan, presiden Sudan Omar al-Bashir, memenangkan pemilu. Dia menang 
dengan jumlah suara sebanyak 68 persen. Mantan pemberontak Salva Kiir 
memperoleh 93 persen suara untuk menjadi pemimpin Sudan Selatan yang semi 
otonom. Ini adalah pertama kalinya dalam 24 tahun rakyat Sudan dapat memilih 
banyak partai dalam pemilu. Namun sebagian besar partai oposisi mundur sebelum 
pemilu karena mereka memprediksi pemilu tidak akan berjalan adil dan jujur. 
Para pengamat internasional juga beranggapan demikian. Menurut pengamat banyak 
terjadi pemalsuan suara di Sudan Selatan. Baru pada tahun 2011 akan diadakan 
sebuah referendum untuk memutuskan apakah Sudan Selatan bisa merdeka atau tidak.


* BRASIL OPTIMIS KERJASAMA MERCOSUR DAN CARICOM

Presiden Brasil, Luiz Inacio Lula da Silva, optimis peluang kesepakatan dagang 
antara Mercosur dan Caricom. Mercosur adalah persatuan dagang Brasil, Uruguay, 
Venezuela, Argentina dan Paraguay. Sementara Caricom adalah organisasi 
perdagangan negara-negara Karibia. Demikian pernyataannya dalam sebuah KTT 
antara Brasil dan Caricom di Brasilia, ibukota Brasil. Tujuan dua organisasi 
tersebut adalah perdagangan bebas dan bebas bea masuk untuk barang-barang 
ekspor impor, juga karyawan dan modal. 
Perdagangan antara Brasil dan Caricom di tahun 2008 menghasilkan 5, 2 milyar 
dolar. Brasil adalah tiang perekonomian negara-negara Amerika Latin.


* UNI EROPA BENTUK BADAN DIPLOMATIK GABUNGAN

Dua puluh tujuh negara Uni Eropa sepakat membentuk sebuah Badan diplomatik 
gabungan. Badan baru itu akan mengirim duta-duta besar ke negara-negara di luar 
Eropa. Tujuannya adalah mengambilalih tugas kedutaan negara Uni Eropa, misalnya 
mengeluarkan paspor pada warga Uni Eropa yang hilang di luar negeri. Menteri 
luar negeri demisioner Belanda, Maxime Verhagen, ingin duta-duta Uni Eropa 
segera mengambilalih tugas imigrasi. Badan diplomatik ini akan segera membantu 
warga sipil. Rencana Verhagen ini tek pelak dari usahanya untuk melakukan 
penghematan di kedutaan-kedutaan Belanda. 

Badan diplomatik Uni Eropa ini adalah hasil pembentukan kesepakatan Uni Eropa 
bulan Desember lalu. Namun parlemen Eropa masih harus menyetujui pembentukan 
badan ini.


* BERITA BURSA

Bursa saham Eropa membuka perdagangan hari Selasa pagi dengan kondisi tenang. 
Indeks AEX Amsterdam turun 0, 2 persen pada 357 poin. Bursa di Frankfurt, 
London dan Paris nilainya masih sama seperti kemarin.

Kurs valuta asing
1 USD = Rp. 9. 080
1 Euro = Rp. 12.171


* JUTAWAN BELANDA PELIT DAN DOSA PENYEBAB GEMPA DI IRAN

Jutawan Belanda ternyata lebih pelit dari pada kelas menengah. Demikian tulis 
koran De Volkskrant. Sebuah kelompok studi filantropis, atau studi kedermawanan 
manusia dari Vrije Universiteit Amsterdam, meneliti seberapa banyak orang 
Belanda beramal. 

Hasil penelitian menunjukkan. Orang kaya Belanda, yang punya investasi lebih 
dari lima juta euro suka beramal. Namun jika dihitung dari jumlah penghasilan 
mereka per tahun, jumlah uang amal yang mereka keluarkan ternyata sama dengan 
rata-rata warga Belanda kelas menengah. Dengan kata lain, orang kaya di Belanda 
pelit amal. 

Berdasarkan hasil wawancara miliuner Belanda mengaku ragu memberikan amal 
karena takut uang yang mereka berikan tidak sampai ke tujuan. Menurut para 
jutawan, seharusnya organisasi amal lebih transparan menjelaskan penggunaan 
dana amal. Akhirnya dua pertiga orang kaya Belanda membuat yayasan amal 
sendiri. 

Mereka yang tidak punya yayasan amal sendiri lebih sering beramal untuk 
organisasi keagamaan. Urutan kedua adalah organisasi internasional. Ternyata 
hanya sedikit orang kaya Belanda yang beramal untuk membantu organisasi 
kesehatan, padahal orang Belanda dikenal sangat peduli soal kesehatan. Demikian 
De Volkskrant. 

Kita beralih ke Iran. Ulama, Pakar seismologi bahkan presiden Iran pun 
memprediksi ibukota Teheran akan dikutuk Tuhan dengan gempa dahsyat. Demikian 
tulis koran sore Belanda NRC Handelsblad. Menurut para ulama rakyat Iran sudah 
terlalu banyak berdosa sehingga Tuhan murka. Sebentar lagi gempa akan terjadi 
dan ribuan nyawa akan tewas sebagai ganjaran semua dosa yang telah dilakukan. 
Di mana-mana orang saling bertukar tips menghindar dari gempa. Dalam khotbah 
Jumat, Imam masjid mengingatkan umat supaya bertaubat. 

Iran memang terletak di antara berbagai lempengan benua: lempeng India, lempeng 
Arab dan lempeng Eurasia. Lumrah saja kalau gempa sering terjadi di sana. 
Terlebih lagi situasi lempengen bumi sekarang sedang aktif bergerak. Setelah 
gempa besar di Haiti dan Cile, dilanjutkan dengan meletus gunung 
Eyjafjallajokull (baca: eyafetlayukutz) di Islandia maka jika gempa terjadi 
lagi sebenarnya tidak aneh. 

Banyak rakyat Iran ragu jika gempa dikaitkan dengan dosa. "Kalau memang itu 
bisa terjadi karena kami penuh dosa, wah seharusnya tidak hanya gempa yang akan 
membumihanguskan kami, tapi juga banjir bandang, letusan gunung berapi dan 
semua jenis bencana. Dosa di Iran lebih parah dari yang orang bayangkan," 
tandas Maysam, seorang pekerja di Teheran. 

Orang juga memprediksi ricuh ramalan gempa ini hanya akal bulus pemerintah 
saja. Gosip yang menyebar, gempa palsu memang mungkin akan terjadi sebagai 
balasan pemerintah terhadap aksi protes yang dilakukan Garda Revolusi, pihak 
oposisi, selama setahun belakangan. Ada juga yang mengatakan ini cara 
pemerintah mengelak dari fokus Amerika. Siapa yang tega menyerang negeri yang 
baru terkena bencana besar? 

Demikian NRC Handelsblad, demikian pula tinjauan Pers.


* PENERJEMAH AFGHANISTAN JUGA INGIN UNJUK GIGI

Bertahun-tahun ia bekerja di bawah bayangan para wartawan internasional di 
Afganistan. Di sana ia sering berjumpa dengan reporter Radio Nederland Bette 
Dam. Dan sekarang Bette berjumpa dengannya di Hilversum, Belanda, di mana ia 
sedang mengikuti pelatihan jurnalistik. Laporan Bette Dam.


"Bagaimana kabar di Uruzgan?", tanya Hashim pada saya seraya saya menggeserkan 
badan di bangku taman di kebun Pusat Pelatihan Jurnalistik RNTC di Hilversum. 
Rasanya sedikit aneh melihat Hashim ada di Belanda. Kita saling mengenal satu 
sama lain di 'gunungan pasir', tempat perlindungan tentara di Afghanistan. Di 
propinsi Afghanistan Selatan, Uruzgan, kami bertemu. Setelah itu bertemu 
kembali ketika salah satu 'klien wartawan'-nya menginap di hotel di Kabul. 
Setiap pukul sembilan pagi Hashim tiba untuk menerjemahkan, menelefon sana-sini 
dan mengantar klien wartawannya ke mana pun mereka harus pergi. Kali itu dia 
harus menemani wartawan dari McChlatchyNewspapers. Singkat kata: Dia mengurus 
semua. Klien wartawannya tidak akan bisa melakukan apa-apa di Afghanistan tanpa 
bantuan Hashim. Melalui anak muda semacam Hashim, informasi mudah didapatkan. 
"Kami tahu bagaimana cara kerja di lapangan. Memang aneh, orang Barat yang 
tampaknya lebih berkuasa dari saya, toh tidak tahu apa-apa." 

Sandera 

Tahun 2008 lalu dia bekerja untuk koran Belanda, De Volkskrant, di Uruzgan. 
Dengan peluh di tangan dia meninggalkan Kabul. "Keamanan adalah yang paling 
penting bagi saya. Tidak hanya untuk orang Barat, karena mereka butuh banyak 
uang untuk membebaskan sandera, tapi juga untuk kami. Kami juga manusia. Kadang 
mereka melupakan ini." 
Menurutnya Uruzgan biasa-biasa saja. Di kemah di Tarin Kowt stressnya hilang. 
"Pekerjaan di Uruzgan lebih mudah dari yang saya kira. Di Kabul kami punya 
bayangan yang salah."

Padatnya agenda 

"Saya harus ikut rekaman lagi?", ujar Hashim tiba-tiba. Koleganya asal Kenya 
menggelengkan kepala. Lima belas menit kemudian baru mereka benar-benar 'on 
air'.
Hashim sendiri kini berada di stasiun radio di Hilversum. Untuk pertama kalinya 
dia meninggalkan tanah Afghanistan untuk mengikuti kursus jurnalistik. Bagi 
Hashim ini adalah pengalaman yang amat menarik. Ini pertama kalinya dia 
berkenalan dengan dunia dan lingkungan Barat. Dengan padatnya agenda dan 
udaranya yang dingin, tandas Hashim sambil tertawa.  

Belajar bahasa Inggris 

Hashim memang ingin sekali bekerja di bidang jurnalistik atau diplomasi. Ketika 
sekolah ditutup di tahun 1990an selama perang saudara, dia menghabiskan waktu 
luangnya untuk belajar bahasa Inggris. Ketika Taliban mulai berkuasa di tahun 
1996 dia berumur 15 tahun. Dia berdiri berjam-jam di depan Klub Jurnalistik di 
kota Kabul dengan harapan mendapatkan sebuah pekerjaan serabutan. Kadang kala 
dia berbincang dengan para wartawan.  
Ketika menjadi kewajiban, dia mendaftarkan diri di pemerintahan Taliban. 
Awalnya berjalan baik-baik saja. Sampai tahun 2000 lalu dia tiba-tiba 
dimasukkan ke penjara selama 10 hari sementara kliennya, wartawan freelance 
asal Rusia, bebas. "Saya tidak disiksa. Namun sampai sekarang tidak jelas 
kenapa mereka menangkap saya. Seorang kenalan akhirnya membebaskan saya. " 

Adu mulut 

Setelah 11 september 2001 karir Hashim beranjak. "Sampai saat itu saya masih 
belajar kedokteran." Invasi Barat di Afghanistan juga membawa ratusan wartawan, 
yang diterbangkan ke sana dengan terburu-buru dan tidak bisa berbahasa 
Afghanistan.  
Dia mengajak para wartawan sampai ke pelosok Afghanistan, kadang diiringi gelak 
tawa, kadang adu mulut.  Ini terjadi jika para wartawan itu ingin sekali ke 
wilayah yang penuh anarki dan mereka tidak punya persiapan apa pun. Wartawan 
yang menyulitkan dan tidak ingin tahu nilai-nilai kebudayaan yang ada.  Tapi 
bersama Hashim mereka ingin mengambil sisi-sisi cerita dari orang dalam. 
Tentang kekejaman yang terjadi dalam penjara Afghanistan misalnya. Akibatnya 
Hashim harus sangat berhati-hati. Yang diwawancara bisa saja tiba-tiba 
menyerang dia jika berita yang muncul menjelekkan dirinya. Contohnya ketika dia 
mendampingi wartawan yang membahas tentang saudara laki-lakinya Hamid Karzai, 
Ahmed Wali. Dia langsung mengumpat Hashim habis-habisan ketika dia ditanya 
tentang keterlibatannya dalam perdagangan narkoba. 

Karir 

Dalam beberapa minggu ke depan Hashim dia akan kembali ke kehidupan lamanya di 
Kabul. Setelah kursus selesai dia akan langsung pulang ke tanah air. 
Penghasilannya lumayan: 150 sampai $300 US dolar per hari dan dia memang ingin 
bekerja di negerinya. Tapi dia sudah punya rencana selanjutnya. Dari Kabul dia 
berharap bisa mengambil langkah lain untuk meningkatkan karirnya: Kursus bahasa 
Inggris tingkat universitas di Kanada. 
Menurut Hashim seharusnya banyak rekan kerjanya di Afghanistan mendapatkan 
kesempatan semacam ini. Di Afghanistan semua rakyat berjabat tangan hampir 
dengan semua nationalitas di dunia. Tapi sebagian besar tidak pernah pergi ke 
luar negeri. Hanya sesekali seorang warga Afghanistan bisa mendapatkan sebuah 
beasiswa di Amerika Serikat atau sebuah kursus di Eropa. Peraturan visa sangat 
ketat. "Tapi saya akan menyakinkan orang-orang kalau mereka harus tekun 
berusaha."


* MAJALAH WANITA BELANDA TAWARKAN GIGOLO GRATIS

Majalah wanita ternama Belanda 'Linda' bulan ini turunkan edisi bertema utama 
'selingkuh.' Sebagai bumbu penyedap, majalah mengundi 25 gigolo untuk menarik 
pelanggan baru. Apakah ini dobrakan sebuah tabu ataukah trik pemasaran belaka? 

'Linda' adalah majalah wanita glossy beromset tertinggi di Belanda, Linda 
diprakarsai oleh selebritis Belanda ternama, Linda de Mol. Selama 
bertahun-tahun Linda adalah simbol gadis Belanda kebanyakan. Namun seiring 
dengan pertambahan usianya, image Linda (45) berangsur- angsur beranjak nakal. 

Bulan ini 'Linda' menurunkan topik utama ''perselingkuhan.'' Hadiah promo juga 
disesuaikan dengan tema: 25 pelacur laki- laki --juga dikenal dengan sebutan 
gigolo-- akan diundi bagi para pelanggan majalah. Menurut De Mol wanita 
kadang-kadang juga butuh hubungan yang tidak mengikat. Dengan kata lain: "Kalau 
laki-laki boleh memakai pelacur, wanita  juga dong," demikian editor Linda, 
Jildou van der Bijl:

"Mengapa bagi wanita masa kini hal seperti ini tidak terkontrol dengan baik 
seperti layaknya bagi pria? Di samping itu, kami juga berpikir: ini aksi 
menarik. Penasaran juga bagaimana pembaca kami akan meresponnya."
 
Sekitar tahun 1980an dan 1990an, sekelompok pria seksi berotot baja, bernama 
The Chippendales sukses menggemparkan Belanda. Pertunjukkan- pertunjukkan 
mereka dipadati para wanita yang menyaksikan dengan antusias bagaimana para 
pria menggiurkan ini melucuti pakaian mereka. Diiringi senyum terima kasih, 
mereka menerima selipan-selipan uang yang disodorkan para wanita. Banyak pria 
menganggap pertunjukkan ini konyol. Sebagai reaksi balik, para wanita menjawab 
sengit: kita-kita boleh juga dong?

Gebrakan lain di arah yang sama: beberapa tahun yang lalu majalah perempuan 
berbeda meluncurkan aksi sensasional untuk ukuran waktu saat itu: Tarzan, 
sebuah vibrator listrik dengan 'stimulator ekstra.'

Dan sekarang gigolo gratis. Satu lagi tabu dihancurkan. Gerakan baru bagi 
emansipasi wanita? "Sama sekali tidak," ujar Ciska Dresselhuys, mantan redaktur 
utama sebuah majalah feminis:

"Saya selalu berjuang agar perempuan tidak memberikan dirinya begitu saja. Dan 
kalau laki-laki melakukannya, itu bukan emansipasi atau pemberdayaan, itu 
ekshibisionis. Emansipasi berarti mengambil hal-hal yang baik dan bagus dari 
satu sama lain dan bukannya yang buruk-buruk. Dan saya tidak pernah setuju jika 
prostitusi dianggap sebagai pekerjaan normal."

Aksi perekrutan pembaca 'ramah wanita' ini juga menerima kecaman dari sudut 
yang tidak disangka-sangka. Serikat Pelacur Belanda, Vakwerk, menuduh majalah 
"menghasut aksi mucikari." Sebuah kecaman yang juga mengherankan penggagas aksi 
ini. Pemimpin redaksi Van der Bijl:

"Kalau menurut saya, jika Anda sudah berjuang sekeras itu agar profesi Anda 
dianggap sebagai profesi terhormat, seharusnya Anda justru senang dengan aksi 
majalah kami ini."

Kritik atau tidak, aksi majalah Linda telah menyebabkan kehebohan. Dan sebagai 
alat pemasaran, setidaknya aksi ini cukup berhasil. Sebagian karena pepatah 
lama 'sex sells; seks menjual.'  "Pendaftaran berlangganan belum sebegitu 
membludaknya dengan aksi ini," kata Van der Bijl. "Melihat ini saya khawatir 
kalau mayoritas wanita Belanda belumlah siap."


* MANTAN DIKTATOR LANSIA DIEKSTRADISI KE PRANCIS

Mantan diktator Panama, Manuel Noriega diekstradisi ke Prancis oleh Amerika 
Serikat. Noriega yang pernah mengecap manisnya berbelanja di Champs-Elysees 
dengan istri dan putri-putrinya, sekarang juga akan merasakan penjara Prancis 
untuk waktu yang lama.

Apartemen yang indah dan cantik terletak di tepian sungai Seine, di Paris. 
Menara Eiffel terletak di sebelah kiri dan Champs-Elysees berdiri kokoh di 
sebelah kanannya. Apartemen berharga jutaan Euro itu dibeli keluarga Noriega 
pada tahun 1984. Namun sewaktu pengadilan di Prancis beberapa tahun lalu, 
pemerintah Paris telah menjualnya kembali. Dan bukan hanya apartemen ini yang 
dijual: dua apartemen mewah Noriega lainnya di Paris juga disita oleh 
pengadilan. Hasil penjualan ditujukan untuk membayar denda jutaan yang 
ditetapkan pengadilan Perancis terhadap mantan diktator ini. 

Pemutihan Uang
Noriega dinyatakan bersalah pada tahun 1999 di Paris. Dia divonis 10 tahun 
penjara untuk pencucian uang. Antara 1982 dan 1989, Noriega dinyatakan 
mengalirkan uang ke Prancis yang berasal dari perdagangan narkoba. Dana 
ditransfer dari beberapa rekening bank asing ke bank-bank di Prancis. Demikian 
tertera dalam keputusan pengadilan ketika itu.

Dengan cara ini Noriega dan istrinya total telah memasukkan 5 juta Euro dari 
berbagai rekening asing ke rekening bank-bank terkemuka seperti BNP dan Credit 
Lyonnais. Untuk alasan inilah Amerika sekarang memutuskan untuk mengekstradisi 
mantan diktator Panama itu ke Perancis.

Pihak berwenang di Paris ingin mengadilinya lagi, namun kali ini dengan 
kehadiran terdakwa. Mimpi buruk Noriega (74) belum berakhir sampai di sini.

CIA
Di tahun 70-an, prajurit muda Noriega bergabung di militer dan dinas rahasia 
negara Amerika Tengah, Panama. Di saat yang sama dia juga direkrut oleh dinas 
rahasia Amerika, CIA.

Pada tahun 1983, Noriega naik menjadi pemimpin militer dan nyaris berkuasa 
penuh, di bawah pemerintahan presiden yang relatif tidak berdaya. Noriega juga 
semakin berkuasa di garda internasional. 

Noriega dituduh mendukung perjuangan gerilya di Amerika Selatan, membocorkan 
informasi rahasia ke negara komunis Kuba, dan terlibat dalam perdagangan 
narkoba, khususnya melalui jalur Kolumbia.

Pertengahan tahun 80-an Amerika mulai kehilangan kontrol akan sang diktator. 
Karena Noriega tidak mau begitu saja menyerahkan diri, Amerika menyerang Panama 
tahun 1989, membawa dan menghukumnya atas tuduhan perdagangan narkoba. Noriega 
divonis 40 tahun penjara, tapi hanya menjalani 17 tahun atas alasan 'perilaku 
baik'.

Bebas
Sewaktu Noriega dibebaskan tahun 2007, dia harus tetap mendiami selnya di 
Miami, karena Prancis telah mengajukan permohonan ekstradisi. Januari tahun ini 
Mahkamah Agung Amerika Serikat akhirnya memberikan lampu hijau bagi ekstradisi 
ke Prancis. Senin kemarin, dia diterbangkan ke Paris.

Yang menarik adalah bagi Prancis, seperti layaknya bagi Amerika, Noriega 
merupakan sekutu lama. Dalam sebuah pernyataan yang diberikan di dalam selnya 
di Miami pada tahun 1995, Noriega bercerita tentang kerjasama yang erat dengan 
dinas rahasia Prancis, hubungan ekonomi dengan Prancis, serta politisi Prancis. 
Pada tahun 1987 Noriega bahkan dianugerahi penghargaan terrtinggi Prancis, 
Legion d'Honneur dari presiden Prancis saat itu, Jacques Chirac. 

Kekebalan
Hari-hari itu tinggal sejarah. Pengadilan Prancis dalam beberapa bulan sudah 
ingin memulai persidangan baru bagi "orang kuat Panama".

Sesaat  setelah ekstradisi, pengacara Prancis Noriega menyatakan pengadilan 
ulang di Paris tidak mungkin dilakukan. Fakta-fakta yang dituduhkan-pencucian 
uang dari perdagangan narkoba sudah tidak berlaku lagi. Noriega juga dapat 
meminta kekebalan karena kejahatan yang dituduhkan dilakukan selagi dia 
menjalankan fungsinya.

Tetapi keabsahan argumen ini dipertanyakan, bahkan untuk bisa digunakan dalam 
pembelaan Noriega. Pengacara Prancis lain dari mantan kepala tentara ini 
mengisyaratkan bahwa tidak hanya Noriega yang akan duduk di kursi terdakwa, 
namun juga empat bank Prancis yang terlibat dalam praktek pencucian uang di 
tahun 80-an.


* PELAKU GENOSIDA RWANDA HIDUP BEBAS DI BELANDA

Bekas tentara Rwanda yang diberi nama Mayor K, dan dituduh sebagai salah satu 
pelaku pembunuhan massal di negara itu menyatakan, ia adalah korban dari 
kampanye politik. Pemerintah pimpinan Presiden Paul Kagame melancarkan sebuah 
kampanye menentang oposisi di Rwanda dan dengan itu juga terhadap sang mayor. 
Pierre-Claver K, yang tinggal di Belanda dan sejak 2004 punya kewarganegaraan 
Belanda mengatakan: "saya adalah korban dari kampanye politik yang menjelekkan 
nama saya, yang dilancarkan rejim diktator di Rwanda." Laporan Koert Lindijer:

Harian Belanda NRC handelsblad Sabtu lalu menerbitkan sebuah berita berdasarkan 
laporan lengkap dari organisasi HAM African Rights and Redress. Laporan ini 
menyebutkan bahwa sang mayor terlibat dalam pembunuhan berdarah tahun 1994 di 
sebuah desa kecil Mugina. Diperkirakan ketika itu 20.000 orang tewas menjadi 
korban.

Gereja
Mayor yang berusia 54 tahun ini di dalam laporan dituduh melakukan kejahatan 
besar terhadap kemanusiaan di desa kelahirnanya Mugina dan di ibukota Rwanda, 
Kigali. Di tempat itu ia mendirikan milisi-milisi Hutu, menyediakan 
persenjataan dan dana. Selain itu ia dituduh menjebak para pengungsi Tutsi 
untuk melarikan diri ke gereja di Mugina dengan janji akan dilindungi. 
Sementara itu sang mayor mengorganisir milisi yang kemudian membunuh para 
pengungsi di gereja tersebut.

African Rights and Redress mengutip puluhan saksi mata di dalam laporan mereka, 
baik dari pihak korban maupun pelaku. "Saya menganggap K sebagai salah satu 
perancang besar genosida di desa kamo. Para penduduk terlibat dalam pembunuhan 
pihak Tutsi, karena dia menjadi motornya," demikian salah seorang anggota 
milisi. Sementara yang lainnya mengatakan,"Dia tidak hanya bertindak sebagai 
komandan operasi, tetapi juga menembak mati sejumlah korban." Menurut laporan 
ini K juga terlibat dalam pembunuhan walikota Mugina, yang berusaha melindungi 
para pengungsi Tutsi dari serangan-serangan milisi Hutu.

Puluhan Pelaku
Kemungkinan ada puluhan bahkan ratusan orang yang dituduh terlibat dalam 
pembunuhan massal di Rwanda tahun 1994, yang saat ini berada di Eropa. Rakiya 
Omar, direktur African Rights menyatakan, cukup banyak tertuduh pelaku genosida 
tinggal di Belanda. Puluhan diantaranya bukan kelas teri, melainkan pimpinan. 
Kementrian kehakiman Rwanda telah menyerahkan berkas-berkas resmi kepada 
kemnetrian kehakiman Belanda mengenai 16 orang Rwanda yang tinggal di Belanda, 
dan dituduh terlibat dalam genosida.

African Rights menyerukan agar pemerintah Belanda menyelidiki para tertuduh ini 
dan mengajukannya ke pengadilan. Pihak Belanda sendiri menolak memberikan 
komentar atas laporan mengenai mayor K.

Gacaca
Sewaktu diwawancara harian NRC handelsbald, mayor K mengatakan, ia justru 
mencoba melindungi para korban. Ia menambahkan telah menulis sebuah surat yang 
menyatakan keberatannya kepada pengadilan tradisional Rwanda, atau Gacaca, yang 
menjatuhkan vonis hukuman mati terhadapnya karena menurut K semua bukti yang 
diberikan adalah dibuat-buat.

Pemimpin Oposisi
Menurut mayor K kampanye menjelekkan namanya ini dimulai ketika ia bergabung 
dengan pemimpin oposisi Rwanda Victoire Ingabire. Ia juga tinggal di Belanda, 
hingga ia kembali ke negaranya belum lama ini untuk ikut serta dalam pemilu 
Agustus mendatang. Minggu lalu Ingabire sempat ditahan di Rwanda dengan tuduhan 
"menyebarkan kebencian dan memecah belah kelompok etnis serta propaganda 
ideologi genosida."

Istri Mayor K, adalah wakil dari perkumpulan yang didirkan oleh Ingabire di 
Belanda. "Kelihatannya saya merupakan ancaman untuk rejim di Rwanda, sehingga 
nama saya perlu dijelek-jelekkan," demikian K. Rakiya Omar dari African Rights 
menentang tuduhan itu. "rangkaian kesaksian pertama terhadap sang mayor 
diberikan tahun 2005 dan 2006, jauh sebelum Ingabire menyatakan diri sebagai 
pemimpin oposisi."


* GIGOLO BUKAN BUDAYA BALI

Gara-gara film Kuta Cowboys garapan sutradara Singapura Amit Virmani, gigolo di 
pulau dewata Bali disorot sebagai fenomena negatif pariwisata manca negara. 28 
pemuda pantai atau beach boys ditahan pihak yang berwajib. Wartawan mitra Radio 
Nederland Guntur FM di Bali, I Ketut Wiraatmaja mengomentari budaya gigolo ini. 

Menurut Wiraatmaja, lokasi strategis untuk para gigolo memang di pesisir atau 
daerah pantai, karena memang di sana paling banyak bisa ditemui orang-orang 
yang berpotensi menjadi klien. Praktek semacam ini sebenarnya dilarang di Bali. 
Apalagi bagi orang-orang Bali yang masih taat beribadah. Jika orang Bali 
sendiri yang melakukannya maka mereka akan langsung dikucilkan dari masyarakat. 

Sebagai seorang umat Hindu di Bali, Wiraatmaja amat mengutuk praktek gigolo di 
Bali, karena masalah semacam ini bisa mencoreng nama Bali sebagai daerah wisata 
terkenal. 

Ketika ditanya kenapa masalah semacam ini baru sekarang dihebohkan, menurut 
Wiraatmaja, sebenarnya dari dulu pemerintah atau aparat keamanan memang sudah 
tahu keberadaan praktek ini sebagai akibat dari adanya bisnis pariwisata, namun 
memang belum mengambil sikap tegas terhadap praktek ini. Oleh karena adanya 
film yang tersebar di internet tersebutlah, yang bisa dijadikan barang bukti, 
barulah pihak berwenang mengambil tindakan tegas. 

Untuk wawancara lengkap ikuti di www.ranesi.nl


---------------------------------------------------------------------
Radio Nederland Wereldomroep, Postbus 222, 1200 JG Hilversum
http://www.rnw.nl/id/bahasa-indonesia

Anda bisa berhenti berlangganan dengan mengirim email ke:
[email protected]

Keterangan lebih lanjut mengenai siaran radio kami dapat Anda
peroleh melalui
[email protected]

Copyright Radio Nederland Wereldomroep. 
---------------------------------------------------------------------

Kirim email ke