--------------------------------------------------------------------- WARTA BERITA RADIO NEDERLAND WERELDOMROEP Edisi: Bahasa Indonesia
Ikhtisar berita disusun berdasarkan berita-berita yang disiarkan oleh Radio Nederland Wereldomroep selama 24 jam terakhir. --------------------------------------------------------------------- Edisi ini diterbitkan pada: Kamis 29 April 2010 13:00 UTC ** KEBEBASAN PERS MASIH BELUM TERWUJUD ** UPACARA PEMAKAMAN BENCARA KAPAL KORSEL ** PERINGATAN SERAGAN DI HARI RATU BELANDA ** KEBAKARAN INSTALASI MINYAK LEPAS PANTAI ** TINJAUAN PERS: TIMOR LESTE BELUM SIAP BANYAK ANAK DAN PESELANCAR BEROTO HARUS SEMBUNYI DARI KUTA ** GEMA WARTA TOPIK INTERNASIONAL: UU IMIGRASI ARIZONA: SERUPA DENGAN EROPA ** GEMA WARTA TOPIK INDONESIA: MENGGUSUR DARI TANAH KELAHIRAN ** GEMA WARTA TOPIK INDONESIA: KEDATANGAN TIM KPK KE KANTOR MENKEU SRI MULYANI WAJAR SAJA ** GEMA WARTA TOPIK INTERNASIONAL: 30 TAHUN RATU BEATRIX TETAP POPULER * KEBEBASAN PERS MASIH BELUM TERWUJUD Demikian pernyataan lembaga independen, pengamat demokrasi, Freedom House. Hanya tujuhbelas persen warga dunia bisa menikmati berita tanpa sensor. Kekangan terhadap kebebasan pers, terutama terjadi di negara-negara Amerika Latin, Timur Tengah dan sebagian besar wilayah Afrika. Sementara di Asia, selama 2009, suasana kebebasan pers menjadi semakin longgar. Menurut Freedom House, Rusia masih tetap merupakan salahsatu negeri paling represif dan berbahaya bagi media. Negara-negara lain dengan catatan kebebasan pers masih buruk di antaranya Belarus, Kuba, Iran, Libia, Myanmar dan Korea Utara. Lembaga ini menilai kebebasan pers di Indonesia membaik. Di Eropa Barat, tidak ada pembatasan gerak bagi media. Hanya di Italia, kebebasan agak terganggu, karena adanya konsentrasi penguasaan media. * UPACARA PEMAKAMAN BENCARA KAPAL KORSEL Hari Kamis ini Korea Selatan menyelenggarakan upacara penghormatan untuk para korban kapal angkatan laut mereka. Kapal itu tenggelam setelah sebelumnya meledak, di dekat perairan Korea Utara. Empat puluh enam anggota marinir tewas. Sampai saat ini penyebab ledakan belum jelas. Menurut Departemen Pertahanan Korea Selatan kemungkinan penyebabnya adalah serangan rudal torpedo Korea Utara. Hari Kamis ini Korea Selatan mengibarkan bendera setengah tiang. Selain itu, di seluruh negeri berlangsung acara mengheningkan cipta selama satu menit. Pada upacara pemakaman, di pangkalan militer 70 kilometer dari ibukota Seoul, hadir 1.500 orang, terutama pejabat tinggi militer. Setelah upacara penghormatan, jenazah korban segera dimakamkan. Enam sisa tubuh marinir tidak ditemukan. Keluarga mereka akhirnya hanya membakar pakaian dan sisa barang-barang peninggalan korban. * PERINGATAN SERAGAN DI HARI RATU BELANDA Kota Apeldoorn di Belanda Tengah, hari Kamis memperingati satu tahun serangan Hari Ratu. Serangan itu dilakukan oleh pria bernama Karst T dan menelan tujuh korban jiwa. Pukul empat sore waktu Belanda, Ratu Beatrix dan walikota Apeldoorn, Fred de Graaf akan membuka monumen yang dibuat khusus untuk mengingat dan menghormati para korban. Monumen terletak di perempatan tempat Karst T meluncurkan mobilnya, melindas beberapa orang, lalu menabrakkan mobil di sebuah tugu. Monumen baru tempat peringatan itu dibuat oleh Menno Jonker. Monumen berbentuk dus berisi balon-balon kaca yang menyimbolkan kerentanan, pesta dan duka. Warna balon kaca tersebut adalah putih merujuk pada jiwa ketujuh korban yang ditabrak dan dilindas Karst T. * KEBAKARAN INSTALASI MINYAK LEPAS PANTAI Di bawah pengawasan Pengawas Pantai Amerika, minyak yang bocor di Teluk Meksiko dibakar. Ini dilakukan untuk mencegah bocoran minyak mencapai wilayah pesisir negara bagian Louisiana. Ujung terluar minyak bocor tersebut berada di 30 kilometer dari pinggir pantai Louisiana. Aksi penyelamatan harus segera dilakukan karena daerah rawa di pinggir pantai adalah tempat berbagai macam jenis burung dan hewan air. Pekan lalu sebuah ladang pengeboran minyak lepas pantai tenggelam di Teluk Meksiko, setelah sebelumnya meledak. Pipa-pipa berisi minyak bocor sehingga tiap harinya 160.000 liter minyak bercampur dengan air laut. Perusahaan minyak BP, yang mengelola ladang tersebut, mencoba menutup saluran minyak dengan menggunakan robot bawah air. Sampai sekarang usaha itu belum berhasil. Sebagai alternatif rencananya sebuah kubah akan dibuat untuk menampung kebocoran. * BALON LUAR ANGKASA JATUH DI AUSTRALIA Sebuah balon luar angkasa, yang membawa peralatan ilmu pengetahuan bernilai jutaan euro, jatuh beberapa saat setelah diluncurkan. Balon itu menabrak sebuah pagar, lalu menghantam sebuah mobil kosong dan akhirnya hancur jatuh berkeping-keping. Tidak ada korban akibat kejadian ini, namun para saksi mata terkejut melihat kejadian itu. Sepasang suami istri melihat balon itu pecah dan segala macam peralatan berhamburan keluar. Pasangan ini berpikir mobil mereka pun akan jadi sasaran hantaman peralatan luar angkasa tersebut. Para ilmuwan NASA pun kaget mendengar insiden ini. Masih belum jelas kenapa kecelakaan ini terjadi, padahal cuaca saat itu bagus. * POLING: AQUINO MENANG PEMILU Menurut sebuah survey yang dilakukan di Filipina, putra mantan presiden Corazon Aquino akan memenangkan pemilihan presiden Filipina dengan mudah. Tiga puluh sembilan persen responden mengatakan mereka akan memilih Benigno Aquino dalam pemilu bulan depan. Hasil survey ini lebih tinggi dua persen dari hasil awal bulan April. Yang berada diurutan kedua dalam poling adalah jutawan pengembang properti Filipina Manuel Villar dan mantan presiden Joseph Estrada, masing-masing mendapatkan 20 persen dukungan. Lima puluh juta pemilih akan menyuarakan suara mereka pada tanggal 10 Mei. Pemiih Filipina akan memilih pengganti presiden Gloria Arroyo yang masa jabatannya habis tanggal 30 Juni. * PRIA TUSUK MURID SD DI CINA Seorang pria penggangguran menyerang sebuah sekolah di Cina Timur. Dia masuk ke dalam taman kanak-kanak, menusuk 28 murid TK dan tiga orang dewasa. Kondisi lima anak sekarang ini kritis. Penyerang berumur 47 tahun, bernama Xu Yuyuan, pernah menjadi tahanan setelah insiden di propinsi Jiangsu. Aksi serangan ini terjadi satu hari setelah berita seorang guru yang cuti sakit sejak tahun 2006 karena penyakit kejiwaan, tiba-tiba melukai 15 murid dan satu guru lain dengan pisau. Belakangan ini penyakit kelainan jiwa meningkat di Cina. Menurut penelitian penyakit ini timbul akibat stress dan arus masyarakat yang semakin cepat berkembang. * RAKYAT BELANDA DAPAT BINTANG KEHORMATAN Tiap tahunnya, di Belanda, rakyat mendapatkan bintang kehormatan. Tahun ini lebih banyak perempuan yang mendapatkan bintang kehormatan dari pada tahun lalu. Totalnya adalah 1282 perempuan. Tahun lalu hanya terdapat 1181 perempuan. Total penerima bintang kehormatan tahun ini adalah 3746 orang. Dua pertiga penerima penghormatan adalah pria. Penerima bintang kehormatan termuda adalah seorang pria dari Opmeer, berusia 35 tahun. Dia adalah seorang pekerja sukarela yang bekerja untuk festival pop pada sebuah pusat pemuda. Yang paling tua berusia 92 tahun dari Amerika Serikat. Dia telah banyak menulis buku dan artikel tentang sejarah Geleen, Belanda Selatan, dan sekitarnya. * BERITA BURSA Indeks AEX Amsterdam merugi 0, 2 persen pada 344 poin. Bursa di Paris, London dan Frankfurt juga merugi 0, 2 persen. Kurs valuta asing 1 Euro = Rp. 11. 905 1 USD = Rp. 9. 012 * TIMOR LESTE BELUM SIAP BANYAK ANAK DAN PESELANCAR BEROTO HARUS SEMBUNYI DARI KUTA Timor Leste 'kebanjiran bayi'. Demikian tulis koran NRC Handelsblad. Padahal negeri itu belum siap untuk menampung begitu banyak anak.Pihak gereja pun melarang penggunaan alat kontrasepsi. Negara yang baru merdeka tahun 2002 lalu itu belum begitu mapan. Kemiskinan ada di mana-mana. Walau pihak gereja Katolik tidak menolak mentah-mentah penggunaan alat kontrasepsi, mereka tetap menekankan menggunakan 'konstrasepsi alami', atau perhitungan kesuburan wanita dengan melihat periode menstruasinya. Namun cara ini tidak efektif, masih banyak orang Timor Leste yang tidak bisa membaca dan menulis, sehingga menghitung periode menstruasi pun sulit. Akibat dari tidak adanya penerangan mengenai keluarga berencana, banyak anak di Timor Leste kekurangan gizi. Hanya 3/4 jumlah anak-anak di sana yang bisa masuk sekolah dasar. Persediaan obat-obatan lengkap untuk persalinan juga terbatas. Oleh karena itu tingkat kematian ibu ketika melahirkan cukup tinggi. Pengangguran di kalangan pemuda pun nilainya cukup tinggi. Sebenarnya bukan hanya pihak Gereja yang menentang penggunaan alat kontrasepsi, tapi juga budaya. Orang Timor Leste percaya: banyak anak banyak rejeki. Seorang ibu bernama Clara, punya 12 anak. Anak tertua berumur 27 tahun dan sudah punya anak juga, sedang anak bungsu Clara berumur 4 tahun. Budaya Timor juga menegaskan, perempuan harus bisa menghasilkan anak banyak karena mereka sudah 'dibeli' dengan mas kawin yang mahal. Yang tidak bisa mendapatkan anak banyak, bisa mengambil anak pungut. Jika anak nantinya tidak bisa bersekolah, paling tidak mereka bisa membantu orang tua di rumah. Demikian NRC Handelsblad. Kita beralih ke Bali. Koran De Volkskrant membahas peredaran film dokumenter Cowboys in Paradise dan penahanan 28 pemuda yang dituduh sebagai gigolo. Film dokumenter ini dibuat oleh seorang India, Amit Virmani, yang tinggal di Singapura. Isu tentang gigolo seperti ini memang amat sensitif di Indonesia. Apalagi jika pada akhirnya terdapat nama terkenal dari negara lain, macam India. Indonesia langsung ngamuk. Halaman Youtube film tersebut langsung diumpat dan dikecam dan Virmani pun diancam habis-habisan. Orang Indonesia mengecam, film ini adalah anti Indonesia dan perusakan nama baik Indonesia yang dibuat oleh orang India. Virmani pun sangat kaget. Dia tiba-tiba menjadi musuh nomor satu di Bali. Sampai saat ini belum ada kabar bagaimana nasib para pemuda surfer berotot itu. Namun semua orang Indonesia tahu, razia semacam ini pasti akan surut, begitu beritanya tidak lagi dimunculkan. Untuk sementara waktu semua pemuda surfer berkulit sawo matang dan berbadan bagus harus sembunyi dulu dari pantai Kuta. Demikian NRC Handelsblad. * UU IMIGRASI ARIZONA: SERUPA DENGAN EROPA Negara bagian Arizona, kemungkinan membangkitkan kemarahan kubu liberal di Amerika Serikat, dengan meluncurkan undang-undang imigrasi baru yang ketat. Tetapi sejenis aturan yang sama telah diberlakukan di Eropa selama beberapa puluh tahun terakhir. Apakah sistem Eropa ini memang efektif? Ulasan redaktur Marijke Peters: Undang-undang imigrasi di Arizona memperbolehkan polisi untuk mengintrogasi dan menahan siapa saja yang menurut perkiraan mereka adalah seorang imigran ilegal. Hal itu boleh dilakukan walaupun orang tersebut tidak diduga melakukan suatu tindak kriminal. UU ini juga mewajibkan orang untuk menunjukkan sebuah dokumen yang membuktikan mereka berstatus legal, misalnya kartu ijin tinggal permanen 'green card' atau paspor. Walaupun pelaksanaan undang-undang baru ini menyebabkan gelombang kejutan dan kemarahan di Amerika Serikat serta Amerika Latin, aturan itu hampir sama dengan sejumlah undang-undang Eropa yang sudah berlaku puluhan tahun. Demikian Jeroen Doormenik, pakar kebijakan migrasi dari Universitas Amsterdam: Ini tidak begitu mengejutkan. Itu hampir sama dengan apa yang kita kembangkan di Eropa selama 20 tahun terakhir, tapi mungkin tidak bisa dikombinasikan dengan tradisi Amerika. Di Amerika orang punya kebiasaan: kamu tidak mau tahu apakah seseorag berstatus ilegal atau tidak. Selama mereka tidak melakukan tindak kriminal dan berpartisipasi di masyarakat Amerika. Pihak pemerintah selama ini tidak peduli. Doormenik menambahkan aturan-aturan imigrasi yang diberlakukan di Eropa diperketat sejak tahun 1970-an, setelah Eropa kebanjiran para pekerja migran dan pencari suaka. Ini memaksa pemerintah Eropa untuk mengambil langkah-langkah drastis dalam usaha mengurangi jumlah penduduk ilegal atau ketidakseimbangan. Secara bertahap berubah menjadi proses kriminalisasi, di mama pada dasarnya seseorang ditanya apakah ia memang berhak untuk tinggal di suatu negara atau tidak. Di Prancis dan Jerman sudah menjadi kenyataan sehari-hari bahwa warga ilegal berubah menjadi kriminal. maka kamu bisa dijebloskan penjara karena berstatsu ilegal. Ia menekankan bahwa Jerman dan Prancis adalah contoh negara di mana seseorang bisa dideportasi karena tidak punya kartu identitas yang benar. Sejenis undang-undang yang sama juga dibicarakan di parlemen belanda, tapi sampai sekarang belum diresmikan. 'Inisiatif yang tidak bertanggung jawab'. Salah satu alasan terpenting di belakang keputusan Arizona untuk memberlakukan aturan tersebut, adalah karena Washington gagal menyelesaikan apa yang dianggap sebagai krisis imigrasi di Amerika. Arizona memang berpenduduk sedikit, tapi punya banyak sekali imigran. Hampir setengah juta imigran gelap tinggal di negara bagian itu. Demikian profesor Raymond Buve, dari Universitas Leiden: Salah satu persoalan terbesar yang dihadapi Presiden Barack Obama adalah meyakinkan Kongres bahwa pemerintah federal harus emmainkan peranan penting untuk mengajukan UU imigrasi baru yang tegas, untuk mencegah apa yang dinamakan 'inisiatif tidak bertanggung jawab di tingkat lokal'. Obama menganggap inisiatif pemerintah Arizona sebagai tidak bertanggung jawab. Perkembangan terbaru ini memperburuk hubungan Washington dengan Meksiko dan menyerukan boikot ekonomi terhadap Arizona. Apakah ini dapat meyakinkan Presiden Obama, maka ia harus terlebih dulu bertindak tegas, sebelum negara-negara bagian main hakim sendiri. Mungkin pengalaman Eropa dapat meyakinkan Obama untuk mengambil langkah darurat. Menurut Jeroen Doormenik, jawaban Arizona atas persoalan itu tidak dapat dipertahankan untuk waktu lama. Pada akhirnya, pemaksaan UU seperti ini sangat tidak praktis dan sangatlah mudah mendiskriminasi seseorang. Jadi pertanyaannya: bagaimana bisa sampai sejauh itu? Dan mengapa mereka bisa keluar dari budaya yang selama ini hidup di Amerika, yaitu bersikap toleran terhadap penduduk ilegal. * MENGGUSUR DARI TANAH KELAHIRAN Kawasan Cina Benteng di kota Tangerang, Banten, mungkin segera jadi kenangan. Pertengahan April lalu, Satpol PP berseteru dengan warga yang hendak digusur dari bantaran Sungai Cisadane. Pekan ini mestinya batas waktu mereka digusur. Warga bakal digusur, tanpa ganti rugi, meski sudah menempati lokasi sejak sebelum Indonesia merdeka. Menggusur komunitas Cina Benteng, tak ubahnya menggusur kebudayaan yang sudah bergenerasi di sana. Komunitas ini juga istimewa karena melahirkan Tari Cokek, juga Gambang Kromong. Reporter KBR68H Quinawaty Pasaribu menemui warga Cina Benteng yang miskin, tak punya uang untuk tinggal di tempat lain. Ini bukanlah peringatan hari raya Imlek. Tapi ini aksi solidaritas menolak penggusuran warga Cina Benteng, di Tangerang, Banten. Malam itu, puluhan orang berhamburan di depan vihara Maha Bodhi. Ada sajian barongsai dari anak-anak komunitas Cina Benteng, juga sajian dari anak-anak Gereja Imanuel, dilanjutkan dengan pembacaan ayat Al Quran dari Taman Pendidikan Anak Mawadah. Kebersamaan merebak tanpa batas ras dan agama. Yang ada hanya kebersamaan. Sehari sebelumnya, terjadi bentrok antara warga di Kampung Lebakwangi, Tangga Asem dan Kokun, Tangerang, dengan Satpol PP. Ada 300-an keluarga di bantaran Sungai Cisadane, terancam kehilangan tempat tinggal. "Mana dimana, tempat tinggal saya, tempat tinggal saya ada di pinggir kali. Cha cha marica heheyyacha cha marica, ada di pinggir kalia" Mereka yang disebut 'Cina Benteng' berasal dari 3 kampung, Lebakwangi, Tangga Asem dan Kokun. Kata 'Benteng' berasal dari Benteng Makasar yang kini sudah rata dengan tanah. Benteng dulu dibangun pada zaman penjajahan Belanda, terletak di tepi Sungai Cisadane. Rencana pembangunan tanggul di Sungai Cisadane itu bakal menggusur rumah bagi 1000 orang di sana. Juga musik gambang kromong dan tari cokek, yang lahir dari proses perpaduan masyarakat Cina Benteng dengan warga sekitar. Warga tak sudi digusur begitu saja, dicerabut dari tanah yang sudah didiami dari generasi ke generasi. Abu Bakar, berang. "Dan kita berada di bantaran Kali Cisadane ini bukan baru sehari atau dua hari. Atau sebulan dua bulan, tapi bahkan bukan setahun atau dua tahun. Akan tetapi sudah turun temurun kita sudah berada di bantaran kali Cisadane ini. untuk itu sewajarnya lah, kita mempertahankan keberadaan kita di atas bantaran kali Cisadane ini." Edi Lim juga sudah turun temurun tinggal di sana. Ia berkeras, tempat tinggalnya sudah jadi sejarah keluarga. "Perjuangan yang kita lakukan selama ini untuk mempertahankan rumah kita bisa menghasilkan yang terbaik, untuk itu jagalah persatuan kita bergandengan tangan karena kita bukan lagi orang lain tetapi satu saudara. Kita adalah sama bangsa Indonesia, yang punya hak sama. Yang perlu kehidupan dan penghidupan yang lebih layak. Kepada saudaraku mari kita bersama, karena perjuangan kita belum usai." Rencana penggusuran baru diketahui Juni 2009, lewat selembar surat dari Camat Neglasari, Habibullah. Warga Cina Benteng dianggap mengganggu kebersihan, keindahan dan ketertiban kota. Juga tak punya izin membangun rumah. Surat dikirim 3 kali. Tanpa sekalipun sosialiasi soal rencana penggusuran. "Pembicaraan sebetulnya belum ada, hanya camat menurunkan surat pertama, kedua, dan ketiga. Itu warga merasa resah. (kenapa?) Karena mereka banyak sekali yang tidak bisa pindah dari situ karena tidak punya dana untuk pindah. Kalaupun tergusur, tanpa ada sosialisasi dan kompensasi, ataupun relokasi tempat, mau kemana mereka? Jangan sampai, nanti warga akhirnya ada berpikir untuk bunuh diri massal." Warga sempat mengadu kepada DPRD Tangerang, begitu surat permohonan pembongkaran keluar pada Januari lalu. Tapi wakil rakyat itu tak bisa diharapkan. Tak ada jalan tengah. Warga Cina Benteng hanya minta ganti rugi. Betul, tanah yang mereka tempati adalah tanah negara, milik Dinas Pekerjaan Umum Banten. Tapi bangunan sudah dibuat dengan jerih payah hasil keringat bertahun-tahun. Pun di sana hidup kebudayaan khas Cina Benteng seperti Tari Cokek dan Gambang Kromong. Penggusuran itu pun tiba di pertengahan April. Warga sudah siaga sedari pagi. Bertahan di depan jalan menuju kampung mereka. Jalan dibentengi dengan tubuh mereka. Laki-laki, perempuan, tua, muda; semua berjaga. Berupaya menghalau Satpol PP yang akan masuk dan menghancurkan rumah mereka. Delapan orang terluka dalam aksi paksa penggusuran itu. Pasca bentrokan, Camat Neglasari, Habibullah memutuskan untuk menunda pembongkaran selama 2 pekan. Ia menjanjikan bakal ada musyawarah. LBH Jakarta, pendamping warga Cina Benteng, tetap mengusahakan musyawarah dengan pemerintah. Penggusuran boleh saja. Tapi tanpa kekerasan, kata Direktur LBH Jakarta, Nur Kholis Hidayat. "Tapi juga yang seharusya proaktif adalah pemerintah, untuk mencapai titik temu, solusi untuk warga. Bagaimana pun memang mereka disitu enggak layak, makanya harusnya ditata ulang. Tapi penataan ulang ini kan harus membutuhkan koordinasi yang baik. Jadi intinya dialog, dialog yang lebih konstruktif. Kalau kemarin kan enggak ada dialog, yang ada maksa kamu harus pergi tanpa solusi." Kenapa rencana pembuatan tanggul tiba-tiba muncul, setelah warga Cina Benteng hidup di sana selama berpuluh tahun? Juru Bicara Pemerintah Kota Tangerang, Amal Herawan. "Pembangunan tanggul Kali Cisadane itu sudah dilakukan dari satu tahun yang lalu. Karena ini suatu rangkaian yang sangat panjang dan berkilo-kilo meter. Karena saat ini juga sudah dirasakan oleh masyarakat, ada areal-areal yang konturnya memang lebih rendah dan lebih tinggi. Yang tentunya itu aka nada hal-hal yang sifatnya rawan terhadap banjir. Yang tentunya akan mengakibatkan kerugian terhadap masyarakat." Sosialisasi, kata Amal, sudah dilakukan sejak setengah tahun silam lewat selembar surat. Di situ tertulis, warga diminta membongkar sendiri rumah mereka. Camat Neglasari, Habibullah. "Satu yang kita khawatirkan pertama, khawatir erosi apabila hujan deras. Kedua longsor, karena memang terlalu dekat. Dan yang ketiganya, agar supaya terlihat lebih indah. Dalam rangka penertiban ini ya kita buatkan penghijauan. Yang paling utama keselamatan. Keselamatan warga." Edi Lim menggeleng. Hidup keluarganya, dan ratusan keluarga Cina Benteng lainnya, justru bakal berantakan. "Tapi setidaknya, harus memikirkan nasib warganya sendiri. Karena ini adalah warga Cina Benteng dan warga dari pemerintah setempat juga. Karena kami ini bukan warga liar. Dalam arti kata, disini ada RT/RW, KTP, serta Kartu Keluarga pun sudah ada. Serta jalan setapak pun dibiayai oleh APBD. Tapi toh setidaknya, tolong dipertimbangkan kembali, untuk warga supaya tidak dirugikan." Komunitas Cina Benteng menempati bantaran Kali Cisadane. Nenek moyang komunitas ini adalah Cina Hokkian, yang masuk dengan perahu lewat Sungai Cisadane sejak lebih 3 abad silam. Mereka membaur dan beradaptasi dengan kebudayaan lokal, sehingga kebanyakan tak bisa lagi berbahasa Cina. Logat bicara mereka malah lebih mirip Sunda campur Betawi. Gambang kromong dan tari cokek, merupakan wujud perpaduan budaya Cina dengan masyarakat lokal. Rata-rata warga jadi pedagang. Bukan pedagang besar, tapi pedagang kue keliling. Atau jadi buruh pabrik. Ada juga yang menjadi penjaga kandang babi. Penghasilan warga rata-rata 40 ribu rupiah per hari. Namun pemerintah berkeras. Penggusuran bakal terjadi, cepat atau lambat, kata Amal Herawan, Juru Bicara Pemerintah Kota Tangerang. "Berbicara kemiskinan yang selama ini dijadikan alasan untuk bisa bertahan tinggal di areal negara, seperti di bantaran sungai sekarang, ari dulu sudah kita tekankan bahwa tidak berarti dengan alasan kemiskinan tidak dapat seenaknya tinggal dimana saja. Berbicara soal kemiskinan, kan sejak dari dulu juga kan banyak masyarakat kita yang sudah miskin (sambil tertawa). Tapi dulu juga tidak coba untuk memanfaatkan lahan negara untuk kepentingan pribadi kan?" Tak ada ganti rugi. Kata Amal, harusnya warga Cina Benteng berterima kasih kepada Pemerintah. "Dan saya pikir mereka juga harus cukup berterima kasih kepada Pemkot Tangerang karena selama ini memberikan kesempatan untuk tinggal di areal tersebut hampir selama kurun waktu 30 tahun. Sekarang untuk kepentingan umum pula, Pemkot Tangerang akan memakai lagi lahan tersebut untuk kepentingan umum yang lain. Dengan cara ya kepada mereka yang tinggal di sepanjang sungai itu, ya segera membongkar bangunannya, dan silakan pindah ke tempat lain." Loa Sun Yam atau Cik Melli nekat akan bertahan. "Walaupun sampai beko datang, saya enggak akan pindah dari situ. Walaupun rumah saya nanti rata, tetap saya mendirikan tenda. Saya kan sudah lama di situ, bolekan dirikan rumah saya disitu. Karena kami kan di sana sudah lama. Kami bukan orang liar kali, bukan pendatang. Orang dari papa dari mama sudah disitu. Ya saya minta rumah lagi. (Kalo enggak dikasih?) Tetap saya enggak akan pindah, tetap saya akan disitu." Selasa ini, mestinya jadi batas waktu yang diberikan pemkot Tangerang. Namun, nampaknya tragedi bentrok warga dengan satpol PP di Lagoa, Tanjung Priok pada pekan lalu yang menewaskan 3 orang, membuat pemkot urung menggusur paksa. Warga Cina Benteng dan Pemkot saling menghitung waktu, kapan mereka akan berhadapan kembali. * KEDATANGAN TIM KPK KE KANTOR MENKEU SRI MULYANI WAJAR SAJA Kedatangan tim KPK ke kantor menteri keuangan Sri Mulyani dan kantor wapres Boediono merupakan bagian dari proses untuk memperoleh informasi kasus Bank Century, krisis ekonomi global dan Jaring Pengaman Sistim Keuangan. Baik Sri Mulyani maupun Boediono tidak mendapat perlakuan khusus. KPK juga melakukan prosedur yang sama misalnya dalam soal Mahkamah Agung. Kritik bahwa KPK akan bisa kehilangan wibawanya, sangat berlebihan. Juga tidak jelas mengapa penyelidikan kasus Bank Century menimbulkan banyak emosi. Wibawa KPK ditentukan oleh keberhasilan memberantas korupsi, memperbaiki sistem pencegahan korupsi dan menangkap pelaku korupsi. Demikian Eri Riana Hardja Pamungkas mantan anggota KPK. Eri Riana Hardja Pamungkas (ERHD): Tidak ada aturan absolut (red. mutlak) yang mengatakan pemeriksaan harus dilakukan di kantor KPK atau kantor penegak hukum lain. Presedennya juga banyak. Ketika saya masih di KPK melakukan permintaan keterangan kepada ketua Mahkamah Agung di kantor ketua Mahkamah Agung. Beberapa pejabat tinggi juga dimintai keterangan dengan mendatangi kantornya. Begitu juga LPS begitu juga Bank Century. Jadi tidak ada keistimewaan sama sekali. Itu pendapat yang dilandasi oleh prasangka yang berlebihan saja. Menurut saya tidak ada dasarnya. Tidak ada yang istimewa. Bukan diskriminasi, bukan keistimewaan. Itu hal yang biasa saja. Radio Nederland (RN ): Dengan wapres Boediono, bagaimana? ERHD: Apa lagi, kalau menteri keuangan saja di kantornya, wakil presiden lebih sah lagi kalau diminta keterangannya di kantornya. RN: Bapak bisa memahami kritik terhadap permintaan informasi oleh KPK di kantor menkeu ? ERHD: Saya tidak bisa memahami. Menurut saya lebih condong untuk menilai bahwa itu politisisasi yang berlebihan, juga dilandasi prasangka yang berlebihan. Padahal yang namanya tahap penyelidikan adalah pengumpulan bahan dan keterangan untuk memperoleh dua bukti permulaan agar supaya satu kasus bisa dinaikan ke tahap penyidikan. Jadi menurut saya tidak ada perlu dirisaukan. Kecuali memang kalau orang punya agenda untuk menjelek-jelekan atau membuat label negatif terhadap seorang pejabat tinggi. Itu menurut saya sangat salah karena kemudian prinsip utama penegakan hukum yaitu praduga tak bersalah tidak berlaku. Kita harus menganggap semua orang tidak bersalah sampai terbukti dia memang bersalah. RN: Mengenai kritik bahwa kedatangan KPK di kantor menteri keuangan bisa sampai mendegradasi wibawa KPK dalam melaksanakan mandatnya. Bagaimana itu pak ? ERHD: Saya kira sama sekali salah asumsi itu karena ketidak mengertian ketidak pahaman atau emosi yang berlebihan karena prasangka yang juga berlebihan. Tidak ada keistimewaan. Wibawa KPK ditentukan bukan oleh soal teknis seperti itu. Kewibawaan KPK ditentukan oleh keberhasilan memberantas korupsi, menangkap banyak orang, memperbaiki sistim pencegahan korupsi dan sebagainya. Kalau emosi kebencian yang berbicara maka keluarnya seperti itu. Menurut hemat saya tidak pada tempatnya. wawancara selengkapnya dapat anda ikuti di www.ranesi.nl * 30 TAHUN RATU BEATRIX TETAP POPULER Beatrix Wilhelmina Armgrad van Oranje Nassau. Sejak 1980 adalah ratu dan simbol Belanda. Ratu Beatrix berdiri di atas semua partai dan menyatukan semua warga Belanda sebagai kepala negara. "Ketika dinobatkan saya bersumpah untuk menjunjung tinggi kehormatan bangsa". Ulasan Conny van den Bor. Beatrix harus menghadapi banyak masalah di tahun-tahun pertama masa kekuasaannya. Kerusuhan pecah ketika ia menikah tahun 1966, 21 tahun setelah Perang Dunia II usai, dengan warga Jerman Claus Armgard. Kerusuhan juga pecah ketika ia diangkat sebagai Ratu - tepat 30 tahun silam. Berita kerusuhan itu terdengar sampai ke luar negeri. Tak ada tempat tinggal, tak ada penobatan Pada 30 April 1980 Beatrix dinobatkan jadi kepala negara. Ketika itu anak-anak muda yang tidak punya rumah, berdemo di luar dan meneriakkan 'tak ada tempat tinggal, tak ada penobatan'. Tapi kerusuhan itu tidak mengubah tekadnya untuk memenuhi jabatan kerajaan dengan cara berbeda yang berbeda dari para pendahulunya. Dari awal sudah jelas bahwa sang Ratu baru ini bertolak belakang dari ibunya, Juliana, yang dikenal sangat keibuan dan suka tinggal di rumah. Keahlian, profesionalisme, menjaga jarak antara monarki dan rakyat, adalah ciri khas Beatrix. Itu suatu keharusan dan tetap berlaku hingga saat ini. Beatrix menghendaki dipanggil dengan Yang Mulia dan tidak dengan Nyonya, seperti ibunya. Ia memilih penasehat-penasehat terbaiknya berdasarkan keahlian dan bukan berdasarkan hubungan kemitraan yang baik. Perayaan Hari Ratu di Istana Soestdijk yang penuh parade, menurut Beatrix terlalu kerakyatan dan karena itu dihentikan. Ia menghidupkan kembali norma-norma tradisional kerajaan. Kesempurnaan Di samping itu, Ratu juga sangat sibuk dengan urusan intern kerajaan. Misalnya kunjungan kenegaraan harus dipersiapkan dengan sempurna. Ia juga ingin punya arti dan tugas yang lebih dan tidak hanya bersikap sopan dan formal. Di tahun-tahun selanjutnya, sikap ini justru membantu meningkatkan nama baik Belanda dan menjadikan Beatrix duta terbaik untuk negaranya. Lebih dari para pendahulunya, Ratu Beatrix selalu menjaga agar citranya selalu berada dalam batas-batas konstitusional. Ia punya sifat tak memihak yang luar biasa. Tak ada orang yang penah memergoki sifat pasifismenya, sebagaimana orang mengenal Ratu Juliana. Dengan ciri khasnya sendiri, ia telah melakukan sejumlah pembaruan penting. Peninggalan-peninggalan monarki telah dirubah secara mendasar, yang menetapkan kesamaan antara pria dan wanita dalam menentukan penerus mahkota. Amalia - anak perempuan tertua putra mahkota Pangeran Willem Alexander - tetap menjadi penerus kerajaan, walaupun ia mungkin punya saudara lagi-laki. Kerakyatan Pembaruan terbesar Beatrix, yang terkenal akan gaya memerintah yang tegas, tapi justru sangat luwes dalam soal pilihan istri ketiga putranya. Tak seorang pun dari mereka menikah dengan anggota kerajaan Eropa lainnya. Juga sangat mencolok bahwa keluarga kerajaan kian bersikap nasionalis. Dari ketiga anak Beatrix dan empat anak Putri Margriet, adiknya, hanya ada satu yang menikah dengan orang asing, yaitu Putra Mahkota Willem Alexander, yang menikah dengan Maxima Zorreguieta dari Argentina. Kalau kelak Putra Mahkota Willem Alexander yang Protestan itu naik tahta, Ratu Maxima akan duduk disampingnya sebagai warga Katholik. Dan itu merupakan hal baru. Dari sini tampak Beatrix bukanlah dogmatis dan menyadari jaman di mana ia hidup. Gaya Rambut Kerajaan Karena kehebatannya menjaga jarak dengan rakyat, yang diciptakan secara hati-hati, Beatrix dicitrakan seperti ratu tanpa cela. Ini sangat membosankan. Mungkin karena itu rakyat seperti berpesta pora setiap kali ada gosip kerajaan yang bocor ke luar. Atau soal gaya rambut ratu yang khas, yang hanya pernah sekali berantakan. Ketika itu tahun 1999, ratu berada di Curacao dan berbicara dengan para korban angin topan Lenny. Rakyat sangat menghargai momen-momen dimana Beatrix menunjukkan emosinya, seperti setelah drama pabrik kembang api di Enschede atau serangan di Hari Ratu 2009. Karena walau dengan posisinya yang di atas semua partai, Beatrix yang hanya sekali-kali menunjukkan emosi itu tetap jadi faktor pemersatu nasional. --------------------------------------------------------------------- Radio Nederland Wereldomroep, Postbus 222, 1200 JG Hilversum http://www.rnw.nl/id/bahasa-indonesia Anda bisa berhenti berlangganan dengan mengirim email ke: [email protected] Keterangan lebih lanjut mengenai siaran radio kami dapat Anda peroleh melalui [email protected] Copyright Radio Nederland Wereldomroep. ---------------------------------------------------------------------
