---------------------------------------------------------------------

WARTA BERITA RADIO NEDERLAND WERELDOMROEP
Edisi: Bahasa Indonesia

Ikhtisar berita disusun berdasarkan berita-berita yang disiarkan oleh
Radio Nederland Wereldomroep selama 24 jam terakhir.

---------------------------------------------------------------------

Edisi ini diterbitkan pada:

Senin 17 Mei 2010 14:20 UTC



** BASHIR BANTAH BERHUBUNGAN DENGAN TERORIS

** PAKISTAN TOLAK WARTAWAN DENMARK

** ABU VULKANIK GANGGU LAGI

** GEMA WARTA, TINJANUAN PERS: PAMERAN FOTO JUGUN IANFU DI BELANDA DAN SITUASI 
POLITIK DI THAILAND

** GEMA WARTA, TOPIK INTERNASIONAL: SHANGHAI EKSPO, AKTIVIS DILARANG MASUK

** GEMA WARTA: TOPIK INTERNASIONAL:TEMPAT TIDUR LEMBUT DAN RUMPUT BARU UNTUK 
ORANJE 

** GEMA WARTA, TOPIK INDONESIA; PENCEMARAN LAUT INDONESIA PARAH

** GEMA WARTA, TOPIK INDONESIA: PENDUKUNG SUSNO MINTA DUNIA INTERNASIONAL TURUN 
TANGAN



* BASHIR BANTAH BERHUBUNGAN DENGAN TERORIS

Berbagai sumber media memberitakan mereka yang ditahan karena dituduh ikut 
latihan di kamp militan di Aceh berhubungan dengan Jemaah Anshorut Tauhid, atau 
JAT. Kelompok ini didirikan Abu Baakar Bashir pada tahun 2008. Para aktivis ini 
ditahan di sebuah gedung milik JAT di Jakarta Selatan. Abu Bakar Bashir 
menyatakan secara organisatoris dan aktivitas, JAT tidak memiliki hubungan 
apapun dengan kelompok aktivis yang berlatih di Aceh. Kapolri Bambang Hendarso 
Danuri menyatakan 58 orang yang diduga terlibat terorisme ditahan dan 13 orang 
tertembak mati dalam aksi penahanan oleh polisi. Para tersangka bisa dikaitkan 
dengan Jemaah Islamiyah, yang bertujuan mendirikan kalifat Islam di Asia 
Tenggara dengan teror. Abu Bakar Bashir di masa silam dipenjara karena dituduh 
berhubungan dengan Jemaah Islamiyah.


* PAKISTAN TOLAK WARTAWAN DENMARK

Pemerintah Pakistan menolak perpanjangan visa wartawan koran Denmark, Jyllands 
Posten, setelah publikasi artikel ihwal kartun Nabi Mohamad yang kontroversial. 
Pemerimtah Pakistan menyatakan tidak bisa menanggung keselamatan Puk Damsgaard 
Andersen, namun berbagai sumber menyatakan ia juga dituduh oleh pihak yang 
berwajib Pakistan menyebar luaskan kartun yang kontroversial ini di Pakistan. 
Andersen menolak tuduhan ini, dan menyebut alasan keselamatan selalu 
dimanfaatkan untuk mengusir  seorang wartwan. Pada tahun 2005 koran Denmark ini 
menerbitkan berbagai kartun yang oleh orang Islam dianggap menghina. Antara 
lain kartun nabi Muhamad yang bersorban berbentuk bom. Kontroversi antara 
Denmark dengan dunia islam terjadi lagi pada tahun 2008 setelah 20 koran 
Denmark menurunkan kartun kontroversial ini sebagai protes terhadap serangan 
terhadap salah seorang kartunis yang menggambarnya. Aksi protes terjadi di 
berbagai negara antara lain Indonesia.


* ABU VULKANIK GANGGU LAGI

Bandara Schiphol Amsterdam dan Rotterdam sepi  sejak jam 14:00 waktu Belanda  
gara-gara abu vulkanik gunung berapi Eyjafjallajokull di Islandia. Larangan 
terbang berlaku sejak jam 6 pagi. Bandara Schiphol memperkirakan 500 
penerbangan harus dibatalkan. Sekitar 60 ribu penumpang akan merasakan 
dampaknya, bukan saja penumpang yang berangkat, namun juga mereka yang tiba 
atau transit. Sementara itu penerbangan antar benua antara lain asal Suriname, 
Amerika Serikat serta Singapura terpaksa menghindar ke bandara lain.


* PERJANJIAN NUKLIR IRAN

Iran, Turki dan Brasil menanda-tangani perjanjian pengkayaan uranium di Turki. 
Perjanjian ini ditanda-tangani di Teheran. Iran akan mengirim 1200 kilogram 
uranium ke Turki untuk diperkaya guna keperluan medis. Perjanjian ini bertujuan 
menghilangkan kekhawatiran Iran akan memproduksi senjata nuklir. Perdana 
menteri Turki Erdogan dan presiden Brasil, Lula da Silva berunding dengan 
presiden Iran Ahmadinejad untuk mencari solusi bagi konflik internasional ini. 
Baik Turki maupun Brasil bukan anggota Dewan Keamanan PBB, persetujuan ini 
adalah kans terakhir bagi Teheran untuk menghindari sanksi internasional oleh 
PBB.


* KOLEKSI ILMIAH BRASIL MUSNAH

Koleksi ular, laba-laba dan kalajengking mati, musnah dilalap api di Sao Paolo. 
Koleksi ini terdiri dari 80 ribu buah, dan bertujuan mendukung penelitian, 
misalnya guna memproduksi vaksin dan meneliti proses evolusi yang dialami 
beberapa jenis  binatang. Beberapa jenis bahkan sudah punah. Para peneliti 
menyebutnya "kehilangan historis". Kebakaran di pusat penelitian Brasil ini 
diperkirakan disebabkan oleh arus pendek listrik.


* KEBOCORAN MINYAK DI TELUK MEKSIKO

Upaya perusahaan minyak BP menutup kebocoran minyak di Teluk Meksiko gagal, 
demikian para pengamat. BP memasukkan pipa ke lubang sumber minyak yang bocor 
ini, dengan demikian minyak ini mengalir masuk tangki. Berapa banyak minyak 
yang tertampung, tidak diberitakan BP. Para peneliti Universitas Houston 
menyatakan hanya 15 sampai 20 persen minyak yang mengalir keluar bisa 
terampung. Gedung Putih menyebut juga cara BP ini bukan metode yang tepat. BP 
bermaksud menyemprot lumpur guna menutup lubang ini. Masalah ini terjadi ketika 
pada 20 April lalu sebuah anjungan minyak meledak dan tenggelam beberapa hari 
kemudian. Sejak itu puluhan juta liter minyak mengalir ke laut.


* REGENERASI BULU TANGKIS INDONESIA

Taufik Hidayat mengakui keunggulan lawannya asal Cina Lin Dan, Taufik 
menyatakan ia sudah melampaui jaman keemasannya, dan tidak berhasil menghadapi 
Lin Dan dalam pertandingan Thomas Cup di Malaysia. Dalam pertandingan itu 
Taufik Hidayat dikalahkan Lin Dan dengan 21-7, 21 -14 dalam waktu kurang dari 
sejam. Dalam komentarnya Taufik Hidayat menghimbau regenerasi pemain bulu 
tangkis Indonesia. Ia mengharapkan Thomas Cup kali ini ini adalah yang terakhir 
baginya.


* NESTLE RAMAH LINGKUNGAN DI INDONESIA

Perusahaan multinasional Nestle asal Swiss yang memproduksi pangan berjanji 
akan menggunakan minyak kelapa sawit yang diproduksi secara ramah lingkungan, 
artinya tidak menebang hutang tropis di Indonesia seenaknya saja. Tahun 2015 
ditargetkan Nestle, akan menyetop penggunaan minyak kelapa sawit  yang 
diproduksi dengan cara tidak berkesinambungan itu. Nestle adalah perushaan 
pangan terbesar di dunia. Bulan Maret lalu Nestle atas desakan LSM lingkungan 
hidup internasional Greenpeace, sudah memutuskan hubungan bisnisnya dengan 
perusahaan Indonesia Sinar Mas, karena minyak kelapa sawit yang mengorbankan 
hutan tropis ini. Saingan Nesle, Unilever, sudah lebih dini memutuskan 
hubungannya dengan Sinar Mas. Pada tahun 2015 Unilever juga akan menggunakan 
minyak kelapa sawit yang diproduksi secara ramah lingkungan.


* MANTAN TAHANAN TERORIS AKTIF LAGI

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono memperingatkan, para mantan tahanan teroris 
yang dibebaskan dari penjara kembali aktif sebagai teroris. Misalnya Abdullah 
Sunata yang masuk penjara karena memiliki arsenal senjata dan menyembunyikan 
Noordin M Top gembong teroris regional, kini tetap memimpin kelompok militan 
yang antara lain bertujuan membunuh presiden SBY. Demikian Kapolri  Bambang 
Hendarso Hanuri. Selanjutnya kelompok militan Aceh tetap merekrut para mantan 
teroris yang selesai masa hukumannya. Para pengamat menyatakan kelompok Aceh 
ini lebih militan katimbang kelompok-kelompok sebelumnya.


* . 
PAMERAN FOTO JUGUN IANFU DI BELANDA DAN SITUASI POLITIK DI THAILAND. 
International Herald Tribune edisi Senin 17 Mei menurunkan analisa perkembangan 
di Thailand.  Tabrakkan antara kaum elit dan rakyat jelata melumpukan kehidupan 
di ibukota Bangkok. Tentara dikerahkan untuk mematahkan para demonstran, namun 
hingga kini, belum berhasil.

Saat Thailand sedang sekarat,  tak sepatahkatapun terdengar dari Raja Bhumibol 
Adulyadej. Raja adalah satu-satunya, yang punya kekuataan mengendalikan 
keadaan. Tokoh pemersatu yang naik tahta 64 tahun lalu, dirawat di rumah sakit 
sejak September. Bhumibol yang berusia 82 tahun ini adalah raja yang dicintai 
dan disegani rakyatnya.

"Thailand menghadapi masalah besar. Runtuhnya konsensus politik yang bertahan 
berkat raja" demikian Charles Keyes, pakar Thailand pada University of 
Washington seperti dikutib oleh International Herald Tribune. Krisis politik 
yang melanda Thailand pada 1973 dan 1992 berhasil dilerai oleh Raja dengan 
beberapa ucapannya. Namun kini? Raja membisu. Rakyat Thailand kecewa.

Lebih dari dua bulan sudah, demonstran baju merah yang mewakili aspirasi 
sebagian penduduk pedesaan menduduki beberapa bagian kota Bangkok. Mereka 
menuntut P.M. Abhisit membubarkan parlemen dan menyelenggarakan pemilihan umum 
baru. Kubu yang ingin mempertahankan sistem lama mengaku setia pada raja dan 
menuduh kelompok baju merah mau menjatuhkan kerajaan. 

Sedang baju merah mengaku setia pada raja namun ingin perubahan di Thailand. 
"Nama raja yang dipakai dalam permainan politik membuat raja tidak bisa 
berperan sebagai penengah", demikian jelas Chris Baker, sejarahwan Inggris yang 
banyak menulis buku mengenai Thailand, lanjut International Herlad Tribune.

Lebih dari itu perpecahan masyarakat dan kemarahan raykat Thailand sudah 
terlalu besar dan terlalu lama untuk bisa dilerai. Menurut para analis: yang 
sekarang terjadi adalah tabrakan antara massa pedesaan yang bangun dengan lawan 
kelompok elit. 

Semua ini terjadi pada saat Raja Bhumibol yang disayang rakyatnya sakit. Putra 
mahkota, Maha Vijaralongkorn, tidak sepopuler ayahnya. Diskusi mengenai masa 
depan kerajaan dilarang, yang berani melanggarnya bisa dihukum 15 tahun 
penjara. 

"Kita harus berani mendobrak tabu. Bagaimana masa depan kerajaan. Menyesuaikan 
institusi kerajaan dengan jaman modern." kata Kasit Piromya melu Thailand. 
Namun ini diucapkannya di Washington. Ia menyebut bentuk kerajaan Inggris dan 
Belanda sebagai contoh. Raja atau ratu hanya sebagai lambang. Bentuk kerajaan 
konstitusional. Demikian International Herald Tribune. 

Kita beralih ke tulisan harian Belanda Trouw mengenai wanita penghibur atau 
Jugun Ianfu. "Sakit, malu, sedih, dan akhirnya pasrah" Demikian awal berita 
mengenai perjalanan fotografer Belanda Jan Banning dan wartawati Hilde Janssen 
2 tahun lalu ke Indonesia menjumpai para Jugun Ianfu untuk membuka tabir 
kebisuan. 

Mereka berhasil menemukan 50 ibu yang kini werda usia. Ibu-ibu yang lebih layak 
disebut nenek, sekarang bicara. Menceritakan pengalaman pedih mereka. 

Limapuluh tidak banyak. Ribuan wanita Indonesia yang di jaman perang masih 
gadis dipaksa jadi wanita penghibur. Pelacur! Sekarang foto-foto mereka 
dipamerkan di Kunsthal, Rotterdam. Melalui foto para pengunjung bisa bertatap 
muka dengan mereka. 

Melihat kerut-kerut di wajah mereka, rambut putih dan pandangan mata mereka. 
Semua itu mencerminkan kehidupan mereka, sejarah mereka. 
Wainem, Jawa Tengah 1925. Ia dicomot dari rumah dipaksa jadi pelacur. Tahun 
pertama di Solo, lalu dua tahun di Yogyakarta.  Dengan gadis-gadis lain dia 
disuruh menganyam. Kadang-kadang di tempat itu juga dia diperkosa. Tapi paling 
sering dibawa perajurid ke kamar. Tiap minggu dia diperkisa oleh dokter 
Indonesia apakah dia tidak hamil. Sementara itu satu orang Jepang mengawasinya. 

Rosa, Maluku Selatan, 1929. Waktu perang, sengaja dia dihamili oleh pacarnya, 
yang ingin meninkahinya, karena tidak mau menikah dengan gadis pilihan kepala 
desa. Kepala desa malah mengirim Rosa ke rumah pelacuran untuk serdadu Jepang. 
Rosa dipaksa jadi pelacur, padahal dia sudah hamil beberapa bulan. 

Ini hanya dua dari sekian banyak cerita para wanita penghibur atau Jugun Ianfu 
yang lama tak terungkap. Beberapa kata sama terucap oleh mereka semua: malu, 
sakit dan sedih. 

Pameran foto di Rotterdam berlangsung hingga akhir Agustus. Terbit pula dua 
buku mengenai mereka.


* SHANGHAI EKSPO, AKTIVIS DILARANG MASUK

Dalam Shanghai Ekspo, kegiatan para aktivis politik, seperti pada Olimpiade 
Beijing, tidak begitu kelihatan. Mengapa para aktivis HAM diam saja pada acara 
ini? Laporan Sigrid Deters dari Shanghai.

Setahun lalu, Jiang Danwen sudah diberitahu dia harus diam selama pameran dunia 
di kota Shanghai. Dan sekarang, setelah eksponya dibuka, terhadap penulis dinas 
rahasia Cina menerapkan tahanan rumah. 

Jiang Danwen adalah petinggi organisasi penulis PEN-China, dan menlancarkan 
aksi bagi kebebasan berpendapat. Jiang tahu persis tujuan aksi tersebut. 
Rekannya, Liu Xiaobo, divonis 11 tahun penjara setelah mengeluarkan manifestasi 
'Charter 8' (Piagam 8). Seruan reformasi demokrasi itu ditandatangani oleh 
sekitar 10.000 orang di Cina, antara lain oleh Jiang Danwen. 

Tahanan rumah 
Jiang Danwen memberi tahu tidak bisa datang ke tempat di mana kami telah 
membuat janji sebelumnya, karena tiba-tiba saja dia tidak boleh keluar rumah. 
Jadi saya telpon dia. Hubungan telefonnya buruk. Namun dia bersikeras ingin 
menceritakan kisahnya. Sebab, tandasnya, semua orang harus tahu bahwa di 
Shanghai ada hal lain yang terjadi selain sebuah ekspo megah dan perkembangan 
pembangunan yang sangat cepat: 

"Di satu sisi Cina berkembang pesat. Di sisi lain Cina menindas orang. 
Orang-orang seperti saya, yang mengemukakan pendapatnya, hidup di sisi lain 
dari Cina yang sebenarnya."   

Sebelum Olimpiade para aktivis masih berpikir mereka bisa mengubah Cina, tandas 
Jiang Danwen. Namun harapan itu cepat sekali pupus. Pejuang HAM seperti Liu 
Xiaobo ditangkap. Yang lainnya diancam polisi. Ini punya dampak:  

"Banyak aktivis kecewa. Akibat penindasan terhadap semua orang yang telah 
menandatangani Charter 8 (Piagam 8), kami memahami bahwa hak-hak asasi manusia 
di Cina tidak akan pernah berkembang ke tingkat yang memadai. Orang-orang yang 
memperjuangkannya, tidak dapat mengubah Cina. 

Diusir 
Warga Shanghai lain, yang juga hidup di Cina 'yang berbeda' adalah Ma Yalian. 
Dia berjuangan melawan pengambilalihan tanah secara ilegal. Kasus seperti ini 
sering muncul di Shanghai yang tengah berkembang pesat itu. Ma Yalian, mantan 
akuntan bonafid, menjadi aktivis setelah di tahun 1998 dia tiba-tiba saja 
diusir dari rumahnya. Tidak ada kompensasi. Upayanya untuk memperjuangkan 
haknya, sia-sia.  

Ma Yalian pun akhirnya dua kali masuk penjara dan di sana dia juga disiksa. 
Baginya inilah bukti bahwa siapa pun juga bisa menjadi korban sebuah sistem 
peradiilan yang salah di Cina.

Dia juga ingin bicara soal hak-hak asasi manusia di Shanghai. Kami pun akhirnya 
janjian di taman. Ketika saya tiba dan hendak turun dari taksi, dua anggota 
polisi berpakaian sipil, mengawasinya. Tiba-tiba dia meloncat masuk taksi dan 
mendorong polwan yang mengganggunya. "Pergi," teriaknya pada supir.  

Kalangan intel ternyata tahu janji kami. Di sebuah kafe, beberapa kilometer 
dari taman, Ma akhirnya bercerita. Menurutnya, intel Cina ingin sebagian besar 
orang diam selama Shanghai Expo.  

Quote: China Ma Yalian A
"Misalnya saja hari ini. Jika kalian terlambat lima menit, saya mungkin sudah 
ditangkap polisi. Dan Anda pun tidak bisa mendengar cerita saya. Orang yang 
kurang berani mungkin sudah langsung dibawa polisi. Itulah sebabnya Anda tidak 
begitu banyak mendengar aktivis HAM selama ekspo berlangsung." 

Ogah tutup mulut
Ma Yalian juga berpendapat kurangnya perhatian luar negeri terhadap para 
aktivis HAM di Shanghai berperan penting pula. Sewaktu Olimpiade musim panas di 
Beijing lain lagi ceritanya. Ketika itu masyarakat internasional langsung 
bereaksi terhadap keluhan para disiden yang mendapatkan perlakuan tidak adil di 
Cina.

Ketika reaksi macam itu tidak ada lagi selama ekspo, para aktivis pun kecewa, 
jelas Ma Yalian. "Mereka hanya melihat sebuah lubang gelap." Meski demikian, 
menurut Ma Yalian, mereka tidak akan diam. Seperti yang dia sendiri lakukan. 
Dan seperti apa yang dilakukan oleh penulis Jiang Danwen, ogah tutup mulut. 

Ma Yalian tidak tahu apa manfaat pembicaraan kami. Oleh karena itulah saya 
menelponnya kembali sehari sesudah bertemu dengannya. Semua baik-baik saja, 
ujarnya. Hari ini dia masih bebas. Dia bahkan ingin mencoba datang ke Shanghai 
Expo. Padahal dia dilarang datang. Justru karena itulah dia sengaja 
melakukannya.


* PBB Didesak Turun Tangan di Sri Lanka

Intro: Setahun setelah berakhirnya perang saudara di Sri Lanka, Amnesty 
International mendesak PBB supaya menyelidiki pelanggaran hak-hak asasi manusia 
yang terjadi pada bulan-bulan akhir perang antara gerakan Macan Tamil melawan 
tentara pemerintah. Laporan Johan van Slooten.

Puluhan ribu warga sipil tewas atau terusir pada tahap akhir perang selama 25 
tahun itu. PBB gagal menyelidiki kemungkinan kejahatan perang. Demikian sebuah 
laporan yang baru saja dikeluarkan oleh organisasi hak-hak asasi manusia 
Amnesty International. Setahun sesudahnya, 80.000 orang masih tinggal di kamp 
pengungsi dan lebih dari 200.000 orang berupaya mati-matian membangun rumah, 
karena rumah mereka dan prasarana lain rusak.

Terus hidup
Menurut Madhu Malhotra, wakil direktur Amnesty Internasional untuk wilayah Asia 
Pasifik, nasib warga sipil ini tetap tidak jelas. "Kami sudah berbicara dengan 
beberapa di antara mereka yang berhasil kabur keluar negeri. Mereka hanya 
mengatakan ingin terus hidup, ternyata itu tidak mudah."

Karena Amnesty International dilarang masuk Sri Lanka, sulit bagi organisasi 
hak-hak asasi manusia ini untuk secara tuntas meneliti apa yang benar-benar 
terjadi pada minggu-minggu dan pekan-pekan terakhir perang saudara yang selesai 
awal 2009 itu. Akibatnya Amnesty International sangat tergantung pada 
keterangan korban yang tidak mau disebut nama mereka dan mereka yang berhasil 
kabur.

"Yang pasti kami tahu telah terjadi pelanggaran hak-hak asasi manusia meluas," 
kata Nyonya Malhotra. "Kami curiga kedua pihak bertanggung jawab terhadap 
kejahatan perang. Tetapi baik pemerintah Sri Lanka maupun PBB gagal membantu 
para korban yang tidak bisa memperoleh keadilan."

Lampu hijau
Amnesty mengklaim PBB belum mengadakan penelitian sendiri karena tidak 
memperoleh lampu hijau dari sekutu Sri Lanka seperti India, Cina dan Rusia. 
Mereka adalah anggota berpengaruh dalam PBB, bahkan Cina dan Rusia punya kursi 
dalam Dewan Keamanan dan karena itu juga punya hak veto. "Banyak yang tidak 
suka terhadap penyelidikan macam itu," kata Malhotra. "Dewan Hak-Hak Asasi 
Manusia PBB sebenarnya mendukung pemerintah Sri Lanka tahun silam. Tetapi 
menurut kami masih ada harapan PBB akan menangani masalah ini."

Kunjungan Sekjen PBB Ban Ki-moon ke kamp pengungsi tahun silam diartikan 
sebagai harapan baru oleh Amnesty International. Ban menyatakan kaget terhadap 
apa yang dilihatnya, sambil mendesak supaya para pengungsi memperoleh bantuan 
kemanusiaan. Tetapi menurut Amnesty, sejak tahun lalu itu, nasib para pengungsi 
belum juga membaik.

Makin tipis
"Itulah sebabnya PBB harus turun tangan sekarang, walau pun ada pihak yang 
tidak setuju," kata Madhu Malhotra. "Dana untuk kamp pengungsi ini sudah makin 
tipis. Kepada para pendukung, kami akan berseru supaya meningkatkan desakan 
kepada PBB khususnya Dewan Keamanan supaya menangani masalah ini."

"Campur tangan PBB pada tahap ini benar-benar penting," kata Madhu Malhotra, 
wakil direktur Amnesty Internasional untuk wilayah Asia Pasifik. "Kami hanya 
menginginkan keadilan bagi para pengungsi dan bagi keluarga mereka yang tewas 
terbunuh pada bulan-bulan akhir perang saudara itu."


* TEMPAT TIDUR LEMBUT DAN RUMPUT BARU UNTUK ORANJE

Sebuah lapangan rugbi disulap menjadi lapangan sepak bola di kota Johannesburg. 
Di hotel Hilton kota itu, koki Belanda pun pusing memikirkan menu yang akan 
disajikan untuk tim Oranje. Afrika Selatan kini bersiap diri menyambut 
kedatangan timnas Belanda. Laporan koresponden Elles van Gelder.

Kurang sebulan lagi kejuaraan Piala Dunia sepak bola di Afrika Selatan dimulai. 
Tepatnya tanggal 11 Juni di stadion Soccer City, Johannesburg. Kota yang 
dulunya persinggahan penambang emas itu, menjadi pangkalan kesebelasan Belanda. 
Mereka menginap di Hotel Hilton, di bilangan bisnis Sandton.

Dalam sebuah hotel berbintang lima dengan lantai marmer kesebelasan Belanda 
menyewa satu sayap gedung. Kamar-kamarnya modern, tempat tidurnya lembut dan 
hotel itu juga punya tempat fitnes tertutup. Kolam renangnya tetap sepi, karena 
suhu di bulan Juni cukup dingin.

Nasi dan Bakmi
Para pemain sebisa mungkin dilindungi dari tetamu hotel lainnya. Oleh karena 
itu mereka memperoleh ruangan makan sendiri. Di dapur Hotel Hilton koki 
Belanda, Frank Salentijn, melambaikan tongkatnya. Pada usia 20 tahun dia datang 
ke Afrika Selatan untuk akhirnya menetap di sana. Bersama-sama dua koki lain 
yang datang bersama timnas Belanda, dia bertugas mengisi perut para pesepak 
bola itu.

Koki Belanda yang tinggi seperti pohon itu (tinggi badannya sampai 2,07 
meter!), kini sibuk menjelaskan pada dua koki lain mengenai menu hari ini. Apa 
jadinya? 

'Misalnya nasi goreng atau bakmi. Semua orang senang makan itu di Belanda. Tapi 
orang Afrika Selatan tidak kenal makanan itu. Namun demi kesebelasan Belanda 
saya senang membuat itu." 

Dan tentu saja Salentijn juga membuat boboti, sebuah panganan khas Afrika 
Selatan terbuat dari daging cincang dan bumbu kari manis.

Kue sarapan impor 
Salentijn tidak menerima daftar makanan dari para pemain. Namun dia memang 
harus mempersiapkan makanan khas Belanda, seperti meses atau kue sarapan 
(Ontbijtkoek). Sang koki semangat: "Saya amat bangga jika melihat mereka 
berlatih di lapangan dan tahu apa yang mereka makan hari itu."

Rumput lembut 
Sekitar 20 menit berkendara dari hotel, kita sampai pada lapangan latihan tim 
Oranje. Tukang rumput Johan Smit tengah sibuk membuat pagar di pinggir lapangan 
di kampus Universitas Witswatersrand. Dia benar-benar memperhatikan bagaimana 
rumputnya tumbuh. 

Quote Johannesburg 2 
'Sangat baik. Jika Anda bekerja di lapangan ini Anda pasti menciumnya. Baunya 
harum. Tahu, Anda lakukan pekerjaan yang baik ketika memotong rumput itu."  

Awalnya tempat itu adalah lapangan rugbi. Dulu rumput Afrika yang kaku, rumput 
Kikuyu, tumbuh. Menurut Persatuan Sepak Bola Dunia, FIFA, rumput ini tidak 
bagus untuk sepak bola. Jadi Belanda harus mendapatkan lapangan baru dengan 
rumput yang lebih baik.  

Johan Smith akhirnya mengganti lapangan lama, seluas sebelas ribu meter 
persegi, dengan 750 kilogram bibit rumput Eropa. Semuanya sesuai dengan 
peraturan FIFA yang ketat. FIFA jugalah yang membayar biaya rumput baru itu. 
Peraturan FIFA amat ketat: tertera jelas seberapa lebar landasan lapangan yang 
harus dipotong. Di dalam peraturan itu tertera juga panjang rumputnya.

Belum lama ini Smith kedatangan Philip Cocu. Asisten pelatih Bert van Marwijk, 
itu menilai kompleks latihan timnas di kota Johannesburg sudah cukup memadai, 
tapi dia tetap meminta beberapa penyesuaian. 

Mata-mata 
Smith harus memastikan rumput tetap pendek, sehingga kondisinya lebih kuat. 
Garis-garis masih harus dibuat dan belum ada tiang gawang. Ruang ganti dan 
tribun harus dicat warna baru. Pagar pembatas pun harus disesuaikan, karena 
sekarang, dari jalan masih terlihat lapangan sepak bola. Pelatih timnas tidak 
mau taktik permainannya dilihat oleh mata-mata.

Selama latihan, Smith juga harus ada di kompleks pelatihan. "Saya bekerja 
dengan pelatih timnas Belanda. Mungkin mereka nanti ingin ada air di lapangan, 
atau mereka ingin rumputnya dipotong lebih pendek lagi. Untuk itu saya harus 
tetap ada di sana." Dia berharap Belanda bisa melaju terus. Sehingga lapangan 
sepak bolanya bisa terus digunakan sampai akhir kejuaraan Piala Dunia.

Untuk pertandingan pertama Belanda akan bertanding di Johannesburg. Tanggal 14 
Juni Belanda akan bertanding lawan Denmark.


* PENCEMARAN LAUT INDONESIA PARAH

Pencemaran laut di Indonesia sudah mencapai tingkat yang sangat gawat. Hal itu 
diungkapkan Dewan Kelautan Indonesia. Pencemaran berat terutama di kawasan laut 
dekat muara sungai dan kota-kota besar. Selain karena polusi yang berasal dari 
limbah industri yang berlebihan, pencemaran  laut juga disebabkan oleh 
ekploitasi minyak dan gas bumi di lautan. Namun yang paling penting adalah 
akibat kebijakan dan perhatian pemerintah yang sangat kurang terhadap kelautan 
di Indonesia. Radio Nederland menghubungi Slamet Daryoni dari Walhi Jakarta 
yang mengungkapkan seriusnya kasus tersebut. 

Slamet Daryoni [SD]: "Ini ada penyebabnya. Dan pakar menyebutkan bahwa di 
lapangan pencemaran itu cukup tinggi. Itu bisa kita lihat dari rusaknya terumbu 
karang, kemudian semakin sulitnya para nelayan mengakses laut untuk mendapatkan 
ikan ataupun hasil laut yang bisa dikonsumsi manusia.  Pencemaran lingkungan 
terjadi akibat dari pencemaran tambang dan buruknya manajemen perkotaan yang 
berada di pinggir-pinggir pantai di Indonesia." 

Selanjutnya Slamet Daryoni menjelaskan bahwa di sisi lain, tingkat pencemaran 
di beberapa kota termasuk di Jakarta, sebagai contoh, adalah karena ada kaitan 
dengan kebijakan yang tidak berpihak kepada lingkungan. Di perairan Teluk 
Jakarta saja, kondisi cemar beratnya sudah mencapai 62 pesen. Padahal ini 
terjadi di Jakarta, pusat pemerintahan, pusat kebijakan. Terlebih lagi ketika 
pemerintah membuat kebijakan mengenai hal ini di tahun 2007. Lalu mengenai 
sungai. DKI Jakarta memiliki tiga sungai. Pencemaran dalam konteks cemar 
beratnya kini mencapai 94 persen. 

Slamet Daryoni juga menjelaskan mengenai kegiatan ekplorasi gas dan minyak yang 
berdekatan dengan laut. Sisa pembuangannya dibuang di lautan. Misalnya kita 
lihat kembali kasus Minahasa yang mengakibatkan warga mengalami sakit yang luar 
biasa akibat arsen, mercury dan zat kimia lainnya. 

Wawancara selengkapnya silakan simak di situs web kami:  www.ranesi.nl


* PENDUKUNG SUSNO MINTA DUNIA INTERNASIONAL TURUN TANGAN

Senin (17-05) ribuan massa menggelar unjuk rasa di depan Hotel Indonesia (HI) 
di Jakarta. Mereka mendukung mantan Kabereskrim Komjen Susno Duadji. Siapa yang 
menggelar demonstrasi itu dan apa tuntutan mereka? 

Menurut Yuris, Ketua Umum Solidaritas Nasional Antikorupsi dan Anti Makelar 
Kasus (SNAK) peserta demontrasi terdiri dari empat puluh elemen organisasi di 
Jakarta dan masyarakat dari daerah.

Susno dikriminalisasi
Demonstrasi ini didorong oleh rasa solidaritas terhadap Susno Duadji sebagai 
whistle blower (pembongkar kasus,red) tertindas. Ia malah dikriminalisas tanpa 
ada tuduhan yang jelas dan tidak terbukti.  Menurut Yuris, hukum di Indonesia 
ditegakkan berdasarkan kemauan para penguasa. 

Yuris menambahkan bahwa kegiatan mereka dihalangi oleh pihak penguasa. Buktinya 
telponnya sering disadap dan diganggu. "Kalau lagi menelpon, tiba-tiba putus. 
Lalau tiba-tiba ada suara masuk, " tandasnya.

SNAK  yakin Susno Duadji benar. Karena tuduhan yang diberikan kepada diri Susno 
oleh oknum-oknum di Indonesia tidak terbukti. Itu masyarakat tahu, tambahnya. 
Yuris juga menilai betapa parahnya tindakan penguasa Indonesia. "Kalau seorang 
jendral polisi berbintang tiga diperlakukan kasar, apalagi masyarakat kecil, 
"katanya. 

Presiden tidak tegas
Menurut Yuris, pihak yang "memusuhi" Susno Duadji bukan hanya kepolisian saja, 
tapi pemerintah secara lebih luas. Aktivis anti mafia hukum ini malah menilai 
presiden Susio Bambang Yudhoyono tidak tegas menangani korupsi sebagai bencana 
nasional ini. "Kami yakin sekali di dalam institusi Polri itu ada yang bermain. 
Kami yakin sekali bahwa itu sampai ke atas. Di sini presiden mempunyai peranan 
yang sangat penting, " tegas Yuris.

SNAK berjuang tidak hanya dalam bentuk unjuk rasa, tapi juga mengadu ke DPR dan 
Mahkamah Konstitusi. Mereka juga akan menghadap Komnasham dan KPK.  Tujuan 
akhir mereka adalah agar supremasi hukum bisa ditegakkan di Republik Indonesia. 

Terakhir Yuris mengimbau masyarakat internasional agar membantu masyarakat 
Indonesia dalam menegakkan hukum. "Sebenarnya situasi Indonesia mencekam 
sekali. Kalau kita melapor hilang sendal ke polisi, motor habis. Kalau melapor 
kehilangan motor, mobil yang diambil, " kata Yuris.


---------------------------------------------------------------------
Radio Nederland Wereldomroep, Postbus 222, 1200 JG Hilversum
http://www.rnw.nl/id/bahasa-indonesia

Anda bisa berhenti berlangganan dengan mengirim email ke:
[email protected]

Keterangan lebih lanjut mengenai siaran radio kami dapat Anda
peroleh melalui
[email protected]

Copyright Radio Nederland Wereldomroep. 
---------------------------------------------------------------------

Kirim email ke