--------------------------------------------------------------------- WARTA BERITA RADIO NEDERLAND WERELDOMROEP Edisi: Bahasa Indonesia
Ikhtisar berita disusun berdasarkan berita-berita yang disiarkan oleh Radio Nederland Wereldomroep selama 24 jam terakhir. --------------------------------------------------------------------- Edisi ini diterbitkan pada: Rabu 19 Mei 2010 14:10 UTC ** PEMIMPIN DEMONSTRAN THAILAND MENYERAH ** SANKSI BARU DK PBB TERHADAP IRAN ** PAKISTAN TIDAK PERPANJANG VISA WARTAWAN DENMARK ** GEMA WARTA TOPIK INTERNASIONAL: PERAWATAN HIV UNTUK HOMO DI ASIA PASIFIK ** GEMA WARTA TOPIK INTERNASIONAL: AIDS TAKDIR TUHAN ** GEMA WARTA TOPIK INTERNASIONAL: REPORTER RNW DITEMBAK DI BANGKOK ** GEMA WARTA TOPIK INDONESIA: PROGRAM PELATIHAN BAGI MITRA RNW * PEMIMPIN DEMONSTRAN THAILAND MENYERAH Para pemimpin demonstran di Thailand menghentikan perlawanan mereka. Mereka mengumumkan pihaknya menyerah demi mencegah bertambahnya jumlah korban jiwa. Berbagai pemimpin pengunjuk rasa ditangkap. Jubir tentara mengatakan, pihaknya telah menguasai kamp para kaos merah. Berapa orang masih berada di kamp, tidak jelas. Selasa pagi tentara Thailand mengawali serangan terhadap kamp kaos merah di pusat kota Bangkok. Tentara menggunakan gas air mata dan menembakkan peluru tajam. Setidaknya empat orang demonstran tewas. Seorang wartawan Italia dikabarkan juga tewas. Empat orang wartawan lain terluka, termasuk Michel Maas, koresponden Radio Nederland. Bahunya kena luka tembak, namun kondisinya tidak begitu parah. Sementara itu pemerintah memberlakukan jam malam di Bangkok. * SANKSI BARU DK PBB TERHADAP IRAN Setelah berunding berbulan-bulan, lima anggota tetap DK PBB menyepakati sanksi baru terhadap Iran. Negara itu akan dikenai sanksi karena tidak bersedia menghentikan kegiatan pengayaan uranium. Menlu AS Hillary Clinton telah mengirimkan rencana sanksi sebanyak sepuluh halaman ke DK PBB. Clinton menegaskan, bahwa Rusia dan Cina menyetujui sanksi. Kedua negara, yang memiliki hak veto di DK PBB, selama ini menentang sanksi. Kalau resolusi diputuskan maka Iran tidak boleh dipasok tank, pesawat tempur dan kapal perang. Sanksi juga berlaku bagi sektor perbankan dan industri Iran. Senin lalu Iran memutuskan kerjasama dengan Turki dan Brasil untuk memperkaya uranium, tapi Barat menjadi gelisah. Terutama Amerika Serikat tetap khawatir, Iran diam-diam mengembangkan senjata nuklir. * PAKISTAN TIDAK PERPANJANG VISA WARTAWAN DENMARK Pakistan tidak mau memperpanjang visa koresponden koran Denmark Jyllands-Posten. Demikian tegas koran terbesar di Denmark tersebut. Tindakan Pakistan itu diambil karena muncul lagi kisruh soal publikasi kartun Nabi Muhammad. Kepada koresponden Puk Damsgaard Andersen, otoritas Pakistan mengatakan, visanya tidak diperpanjang karena tidak bisa menjami keamanannya. Namun menurut harian Pakistan The Nation, pemerintah di Islamabad menilai Andersen melakukan kegiatan rahasia dan terlarang. Pada 2005 dan 2006 Jyllands-Posten pernah mempublikasikan beberapa kartun Nabi Muhammad. Salah satunya memuat kartun Nabi Muhammad yang mengenakan tulban berbentuk bom. Akibatnya protes pun meluas terutama di negara-negara Islam. * TALILBAN SERANG PANGKALAN NATO Militan Afganistan melancarkan serangan terhadap pangkalan NATO di Bagram. Akibat pertempuran yang terjadi menyusul serangan di sebelah utara Kabul itu, setidaknya tujuh orang penyerang terbunuh. Lima tentara asing terluka. Taliban serta merta menyatakan bertanggung jawab. Bagram adalah pangkalan NATO terbesar di Afghanistan. Terutama tentara Amerika yang ditugaskan di sana. Kemarin seorang pejuang Taliban meledakkan diri di mobilnya dekat konvoi NATO di Kabul. Akibatnya 12 warga sipil Afghanistan meninggal. Enam tentara termasuk lima tentara Amerika tewas. * GADIS CINA DISANDERA SETAHUN DI BAWAH TANAH Dua gadis Cina dibebaskan setelah ditahan hampir setahun di ruangan bawah tanah. Demikian tegas media negara komunis tersebut. Gadis yang berusia 19 dan 16 tahun itu disandera seorang pria. Tersangka pelaku Zeng Xiangbao, 39, ditangkap polisi seminggu sebelum gadis-gadis itu ditemukan Jumat lalu. Gadis-gadis itu berhasil menyelundupkan surat yang disembunyikan di sisa-sisa bakmi. Polisi tengah menyelidiki kasus ini, tapi belum menjelaskan tuduhan apa yang dikenakan kepada pria tersebut. Para gadis itu ditemukan oleh seorang pria juga, yang kemudian menelpon polisi. * KAPAL AL KORSEL KENA TORPEDO KORUT Kapal Angkatan Laut Korea Selatan yang tenggelam tiga bulan lalu ternyata kena tembak torpedo Korea Utara. Demikian ditegaskan menteri luar negeri Korea Selatan. Menurut menlu, sekarang sudah cukup bukti untuk mengadu ke DK PBB. Hasil penyelidikan resmi akan diumumkan besok. Kapal AL itu tenggelam 26 Maret lalu. Akibatnya 46 penumpang meninggal dan yang lainnya selamat. Kapal itu patah, setelah terjadi ledakan di perbatasan laut dengan Korea Utara. Bahan peledak yang digunakan di torpedo sudah ditemukan di rongsokan kapal dua minggu lalu. * GEREJA NIEUWE KERK AMSTERDAM ULTLAH Gereja Nieuwe Kerk di lapangan Dam, Amsterdam, merayakan ultah ke 600. Ratu Beatrix akan hadir pada perayaan Rabu malam. Perayaan ultah ini berlangsung sepanjang tahun. Gereja ini sempat rusak pada 1645 dan langsung dipugar. Pada 1980, menyusul restorasi yang memakan waktu 20 tahun, Gereja Reformasi Belanda tidak mampu lagi mendanai gereja ini. Lalu dana ditanggung oleh Yayasan Nasional. Gereja ini adalah salah satu tempat pameran yang paling banyak dikunjungi di Belanda, yang menarik ratusan ribu pengunjung per tahun. Nieuwe Kerk juga menjadi tempat perayaan hari pahlawan Belanda. Pada 2002 Pangeran Willem Alexander dan putri Maxima menikah di gereja itu. Enam ratu dan raja Belanda dilantik di sana, termasuk Ratu Beatrix. * HAKIM GAZON PINDAH KE ICC DEN HAAG Hakim Spanyol Luis Garzon akan bekerja di Mahkamah Pidana Internasional ICC di Den Haag. Selama sekitar setengah tahun ia akan melakukan penelitian pidana kejahatan kemanusiaan. Pemerintah Spanyol telah menyetujui mutasi ini. Garzon dipecat di Spanyol Jumat lalu, karena ia melakukan penyidikan kasus-kasus kejahatan kemanusiaa di zaman Franco. Menurut hukum Spanyol, itu tidak boleh, karena sudah diberikan grasi. Proses peradilan terhadap Garzon tetap berjalan. Garzon menjadi terkenal berkat berbagai kasus peradilan besar antara kasus mantan diktator Cile Pinochet. * PERAWATAN HIV UNTUK HOMO DI ASIA PASIFIK Lebih 90 persen pria homo di kawasan Asia Pasifik tidak punya akses ke layanan pencegahan dan perawatan HIV. Demikian laporan terbaru PBB yang dirilis bertepatan dengan Hari Internasional Melawan Homofobia. Menurut laporan, di sejumlah kawasan, tingkat penularan penyakit melonjak hingga ke level mengkhawatirkan. Penelitian yang dilakukan Badan Program Pembangunan PBB (UNDP)ini menyoroti konteks sosial masalah. Dr Maneep Dalhiwal, kepala Program HAM, Gender dan Keragaman Seksual UNDP mengatakan kepada Radio Nederland Wereldomroep bahwa kasus kesehatan dan hukum terkait satu sama lain: Klip Dalhiwal: "Undang-undang, kebijakan dan praktek yang menghukum, punya efek merusak untuk kesehatan dan perwujudan hak atas layanan kesehatan bagi kelompok ini. Dan jika kita ingin membuat perubahan, bukan saja kita harus menyediakan layanan - dalam hal ini layanan perawatan dan pencegahan yang lengkap - kita juga harus bekerja keras memperbaiki situasi hukum. Yaitu hukum dan pelaksanaannya, serta pada saat yang sama juga membenahi tingkah laku sosial, stigma, homofobia yang seringkali mendukung tumbuhnya peraturan yang menghukum dan rendahnya mutu layanan kesehatan atau tidak adanya akses ke layanan." Ilegal Homoseksual dianggap ilegal di 19 dari 48 negara kawasan Asia Pasifik. Dan bahkan di negara-negara yang tidak menganggap homoseksual ilegal, peraturan dan pelaksanaan hukum sering tertinggal dengan kebijakan HIV dan hal ini membatasi jangkauan efektifitas layanan kesehatan dan program-program pencegahan. Banyak negara yang punya kebijakan HIV yang memprioritaskan pria yang berhubungan seks dengan sesama jenis atau transgender, tapi UNDP mengatakan harus ada koordinasi lebih terarah antara sektor kesehatan dan keadilan dalam pemerintahan. Dekriminilisasi adalah langkah penting, tapi itu baru permulaan, jelas Dr Dalhiwal: "Misalnya, hari ini saya bicara dengan Anda dari Hong Kong. Hong Kong mendekriminalisasi homoseksualitas tahun 1991. Tapi masih ada stigma dan diskriminasi di sini, juga masih ada masalah dengan praktek pelaksanaan hukum. Jadi masih banyak yang harus dilakukan, bahkan di negara di mana secara teori, keadaan hukumnya positif." India, Indonesia dan Cina Sejumlah negara sudah memperkenalkan undang-undang dan kebijakan untuk menyelesaikan masalah hukum dan lainnya. Ini termasuk India, Indonesia dan Cina yang punya strategi khusus membidik pria dan kaum transgender, yang beresiko paling tinggi. UNDP juga mendukung program yang dimaksudkan untuk mengubah cara pikir dan pandang masyarakat yang bisa memperparah masalah. Di India misalnya, sebuah organisasi membantu membentuk dewan kesejahteraan untuk komunitas transgender di negara bagian Tamil Nadu. Inisiatif ini sukses besar, bahkan pemerintah India berencana memperluas ini ke negara bagian lain. Inisiatif seperti inilah yang harus dilakukan bersama masyarakat lokal, demikian Dr Maneep Dalhiwal. "Kita sudah melakukan sejumlah aksi menarik dimana komunitas transgender sudah membuat polisi peka, jadi praktek pelaksanaan peraturan sudah lebih baik dan tidak melulu menghukum. Ada juga sejumlah kegiatan menantang dan UNDP mendukung kegiatan di sekitar HAM dan gender di Asia Pasifik dan kawasan lain di dunia. Kami mendukung baik pemerintah maupun masyarakatnya untuk membenahi masalah tersebut." * AIDS TAKDIR TUHAN Pemerintah Suriah berusaha sebaik mungkin. Tapi nasib Claude, seorang pasien AIDS, menunjukkan bahwa masyarakat Suriah belum siap menghadapi AIDS. Claude mencoba menjalani hidup sebaik-baiknya dan tidak keberatan meninggal "jika sudah waktunya." Di sisi lain, Dokter Haytham Sweidan menyatakan, bagaimana pun juga, banyak perubahan berhasil dicapai Suriah. Waktu itu Claude tinggal di luar negeri, masih di salah satu negara Arab lain. Ia ditangkap ketika menghadiri sebuah pesta gila-gilaan. Prosedur rutin mengharuskan Claude mengikuti tes HIV. Yang terjadi selanjutnya adalah "deportasi kilat" - Claude dipulangkan ke kampung halamannya: Suriah. Claude baru menyadari apa yang terjadi ketika polisi yang mengawalnya berkata pada petugas bea cukai: "Kami tidak mau lagi melihat pemuda ini. Ia kena AIDS." Kejam Claude diserahkan kepada kepolisian Suriah dan ditahan selama tiga hari, diborgol dan dipenjara. "Ketika saya minta minum di tengah interogasi, polisi malah bilang, 'minum saja dari keran!'" dengan suara pelan Claude berkisah. "Saya tak akan pernah melupakan hari itu." Atas bantuan seorang dokter dari Program Aids Nasional (NAP) Suriah, ia akhirnya dibebaskan. NAP adalah lembaga pemerintah yang bertanggung jawab atas pencegahan dan perawatan HIV dan AIDS. Dokter dari NAP yang menjelaskan kepada pengadilan bahwa Claude bukan pelaku kriminal, tapi pasien yang membutuhkan bantuan medis. Waktu itu, Claude sudah seminggu mendekam di penjara. Hukuman HIV dan AIDS masih jadi tabu di Suriah. Terdapat kesalahpahaman mendasar mengenai penyakit ini. Misalnya, AIDS dianggap hukuman dari Tuhan karena si penderita melakukan hubungan seks di luar lembaga perkawinan. Atau, penyakit ini dibawa 'orang Barat' ke Suriah. Atau anggapan bahwa AIDS hanya menyerang homoseksual. "Bahkan dokter dan petugas kesehatan kadang tidak mau merawat pasien HIV atau AIDS," kata dr. Haytham Sweidan, Kepala NAP. Bekerja sama dengan organisasi PBB UNFPA, NAP telah mengeluarkan berbagai kebijakan yang bertujuan mencegah penyebaran HIV, membuat masyarakat waspada akan ancaman penyakit ini, dan meluruskan citra yang salah tentang AIDS. Hasil paling mutakhir adalah brosur informasi untuk para jurnalis Suriah. Brosur ini berisi informasi ilmiah tentang HIV/AIDS dan penjelasan mengenai hak dan kewajiban jurnalis, seperti hak mendapatkan informasi. Relatif Rendah Menurut catatan di Suriah, terdapat 557 kasus penularan HIV atau AIDS. Di negeri itu angka pengguna narkoba sangat rendah - pengguna narkoba termasuk kelompok berisiko - dan berganti-ganti pasangan seksual sangat jarang terjadi. Toh, dr. Sweidan menduga bahwa kasus penularan yang sebenarnya jauh lebih tinggi. Ia memperkirakan ada sekitar 5000 kasus penularan di seluruh Suriah yang berpenduduk 20 juta jiwa itu. Sebagai perbandingan: di Belanda yang berpenduduk sekitar 16 juta jiwa, terdapat 21.500 kasus penularan. Haytham Sweidan bertekad mencegah jumlah itu meningkat. Sembari membuka-buka Rencana Tahunan NAP 2010, ia merencanakan sejumlah kebijakan: "Kami akan membangun pusat penelitian dan perawatan di rutan-rutan," serunya antusias. "Dan dalam waktu dekat kami akan membentuk kelompok kerja untuk para jurnalis dan petugas kesehatan, tujuannya adalah menghilangkan ketakutan dan stigma terhadap HIV dan AIDS." Di samping itu, menurut dr. Sweidan, tahun ini akan muncul brosur kedua, yang ditujukan untuk para pendeta dan imam. Dua Sisi Dampak dari kebijakan-kebijakan tersebut sangat sukar diperkirakan. Di satu sisi, Suriah memiliki dr. Sweidan, yang berhasil menunjukkan bahwa kampanyenya berpengaruh positif terhadap peserta workshop dan kelompok sasaran penyuluhan. Orang jadi lebih mengerti tentang penularan virus dan, misalnya, mengetahui setidaknya dua cara untuk melindungi diri dari HIV/AIDS. Di sisi lain, ada Claude yang mengeluh pahit bahwa banyak dokter umum dan dokter gigi yang menolak menangani pasien dengan HIV dan AIDS. Dan sama sekali tak ada stasiun televisi Suriah yang menyinggung penyakit tersebut pada Hari AIDS Sedunia. Claude juga tak berani memberitahu bahwa ia menderita HIV karena takut dikucilkan. Meskipun pemerintah sudah menerapkan sejumlah kebijakan, masyarakat Suriah masih jauh ketinggalan. Sikap Claude mencerminkan masih adanya kendala yang harus diatasi: lima tahun lalu ia divonis HIV positif, namun ia tak bisa menerima kenyataan itu. Diam-diam ia membuang pil yang harus dikonsumsinya. Ia tidak takut kalau HIV yang diidapnya berkembang menjadi AIDS. Menurutnya: jika terjadi, itu takdir Tuhan. Claude juga mengonsumsi makanan organik dan banyak madu. Ia berpikir, itu akan membantu. Kesempatan Belum lama ini, Claude mulai mengonsumsi obatnya. Ia berharap, masyarakat akan memberinya kesempatan untuk hidup normal. Itulah yang diinginkannya: "bekerja, hidup bermatabat, dan meninggal kalau sudah waktunya." * GEMA WARTA TOPIK INTERNASIONAL: REPORTER RNW DITEMBAK DI BANGKOK Pasca kekacauan Bangkok, pemimpin kaum militan kaus merah akhirnya menyerah kepada polisi Thailand. Dalam huru-hara tersebut Michel Maas, reporter Radio Nederland Wereldomroep, jadi sasaran peluru. "Kami menghentikan unjuk rasa di sini." Demikian pernyataan seorang pengunjuk rasa mengakhiri aksi militer besar-besaran di ibukota Thailand. Dalam operasi militer itu reporter Radio Nederland Wereldomroep Michel Maas tertembak. Maas yang bekerja untuk sejumlah media Belanda, tertembak di bahu kanan. Ia sendiri merasa 'beruntung.' "Ya, saya baik-baik saja, tidak ada bagian tubuh vital yang kena. Hanya luka di bahu... tidak begitu serius... tentara datang dan melepaskan tembakan membabi-buta, semua orang lari. Saya juga." Kurang Beruntung Maas terkena tembakan dari belakang, saat berlari menghindari baku tembak antara tentara dan para pengunjuk rasa. Peluru datang dari tentara. "Saya tak punya waktu untuk terkejut. Ketika tentara Thailand menyerang, saya lari. Saya memang merasakan benturan keras di tubuh saya, tetapi tidak menyadari bahwa itu peluru," ujar Maas. Banyak wartawan yang kurang beruntung dibanding Maas. Rekan Maas dari Italia, misalnya, tewas tertembak. "Di rumah sakit saya menyaksikan puluhan korban luka, banyak yang keadaannya lebih buruk ketimbang saya. Di rumah sakit, saya baru tahu rekan saya dari Italia, Fabio Polenghi, meninggal. Ia tertembak di jantung dan perutnya." Menyerang Para wartawan di Bangkok jadi saksi mata atas serangan tentara terhadap kelompok kaus merah yang sudah berminggu-minggu menuntut turunnya pemerintah Thailand. Di pusat kota, panser tentara melabrak barikade-barikade pengunjuk rasa. Pihak tentara menembakkan granat airmata dan berkali-kali melepaskan tembakan. Setidaknya empat pengunjuk rasa tewas. "Masih banyak yang mencoba melawan tentara dengan risiko apa pun... saya melihat sekelompok wanita yang mencari perlindungan dengan memasuki kompleks biara buddha, yang letaknya dekat kamp dan rumah sakit. Mereka tahu, tentara tidak akan beraksi di situ. Jadi mereka cukup aman." Pulang Sebuah stasiun televisi di Thailand Rabu ini menayangkan empat pemimpin gerakan unjuk rasa yang ditahan polisi. "Saya serukan kepada semua orang untuk pulang ke rumah," kata Nattawut Saikuar, salah satu tokoh unjuk rasa. Saikuar dan tiga pemimpin gerakan anti-pemerintah ditahan di markas polisi. Saikuar berseru kepada para pengikutnya agar menggunakan bus-bus yang akan mengangkut mereka meninggalkan ibukota. Menurut pihak tentara, situasi di Bangkok bisa dikuasai. Serangan terhadap para pengunjuk rasa dihentikan. * PROGRAM PELATIHAN BAGI MITRA RNW Radio Nederland Wereldomroep di Hilversum, dalam kerjasamanya dengan SBM - School for Broadcast Media, akan melakukan program pelatihan bagi stasion-stasion miranya di Indonesia, dan stasion-stasion radio lainnya yang membutuhkan. Dengan dana dari pemerintah Belanda, program pelatihan yang meliputi berbagai bidang penyiaran ini akan berlangsung 3 tahun. Radio Nederland Wereld omroep menghubungi Sirtjo Koolhof, Kepala Siaran Indonesia Radio Nederland yang hari ini menghadiri Seminar Pembukaan Program pelatihan tersebut. Sirtjo Koolhof [SK]: Ini seminar sehari yang judulnya; SBM Dialog tantangan industri penyiaran radio. Dan itu memang pembukaan program training untuk industri radio di Indonesia, dan khususnya untuk stasion-stasion mitra Radio Nederland. SBM School for Broadcast Media akan melatih beberapa orangdi empat daerah di Indonesia; di Surabaya, Makassar, Banjarmasin dan di Medan, disitu ada beberapa trainer yang akan dilatih SBM dengan orang dari Radio Nederland Training Centre. Mereka akan memberi training kepada stasion-stasion mitra tapi juga stasion radio lain yang perlu meningkatkan SDM nya. Dan itu program yang akan jalan selama 3 tahun. Radio Nederland Wereldomroep [RNW]: Dari setiap angkatan atau setiap gelombang pelatihan itu, diikuti oleh berapa orang? SK: Itu pada awalnya ada 12 trainer dari seluruh Indonesia yang akan ditraining oleh SBM. Itu disebu Training of Trainers. Nanti ada 12 orang di Indonesia yang akan menyelenggarakan training untuk stasion-stasion radio. Isi trainingnya juga tertgantung pada apa kebutuhan stasion-stasion radio, khususnya stasion-stasion mitra kami. Itu bisa di bidang management, bisa di bidang marketing, juga radio broadcast, jurnalistik. Dan mereka akan menentukan apa kebutuhan stasion-stasion radio itu. Wawancara selengkapnya dengan Sirtjo Koolhof ini dapat anda jumpai dalam situs web kami. www.ranesi.nl --------------------------------------------------------------------- Radio Nederland Wereldomroep, Postbus 222, 1200 JG Hilversum http://www.rnw.nl/id/bahasa-indonesia Anda bisa berhenti berlangganan dengan mengirim email ke: [email protected] Keterangan lebih lanjut mengenai siaran radio kami dapat Anda peroleh melalui [email protected] Copyright Radio Nederland Wereldomroep. ---------------------------------------------------------------------
