---------------------------------------------------------------------

WARTA BERITA RADIO NEDERLAND WERELDOMROEP
Edisi: Bahasa Indonesia

Ikhtisar berita disusun berdasarkan berita-berita yang disiarkan oleh
Radio Nederland Wereldomroep selama 24 jam terakhir.

---------------------------------------------------------------------

Edisi ini diterbitkan pada:

Minggu 23 Mei 2010 12:20 UTC



** KEDUBES BELANDA DI THAILAND BUKA LAGI SENIN

** DEBAT CALON PERDANA MENTERI BELANDA

** ATURAN BARU PENERBANGAN EROPA

** ARTIKEL AHAD: LIMA PULUH TAHUN PIL ANTKONSEPSI



* KEDUBES BELANDA DI THAILAND BUKA LAGI SENIN

Kedubes Belanda di Thailand akan buka lagi Senin. Demikian ditegaskan dubes 
Belanda di negeri itu kepada Radio Nederland Wereldomroep. Kantor perwakilan 
Kerajaan Belanda ditutup minggu lalu gara-gara protes dan kerusuhan di ibukota 
Bangkok. Gedung kedubes terletak di kawasan kota Bangkok yang ditutup oleh 
pasukan keamanan. Jumat lalu sebagian karyawan kedutaan, termasuk Dubes 
sendiri, sudah kembali ke gedung kedutaan untuk mempersiapkan kegiatan kembali. 
Senin kantor misi diplomatik Belanda akan dibuka kembali bagi publik. Namun 
penjagaan masih ketat. Banyak tentara dikerahkan di kawasan kedutaan itu.  
Selain itu banyak dilakukan pemeriksaan paspor dan pemeriksaan mobil.


* DEBAT CALON PERDANA MENTERI BELANDA

Ahad malam (waktu Belanda) empat calon perdana menteri Belanda akan berdebat 
lewat televisi. Mereka adalah Jan Peter Balkende dari partai kristen CDA, Mark 
Rutte dari partai liberal konservatif VVD, Job Cohen dari partai buruh PvdA dan 
Geert Wilders dari partai anti Islam PVV.
Debat ini merupakan awal dari kegiatan kampanye pemilu parlemen 9 Juni 
mendatang. Pada pemilu-pemilu lalu debat televisi seperti ini sangat berdampak 
bagi prilaku elektorat Belanda yang mayoritas bersikap mengambang.
Geert Wilders untuk pertama kali ikut serta dalam debat televisi. Menurut jajak 
pendapat, beberapa saat silam partainya, PVV, banyak memproleh dukungan. Namun 
belakangan jumlahnya makin berkurang. Balkenende akan mengundurkan, kalau 
partainya tidak menjadi terbesar dalam pemilu ini. Job Cohen adalah wajah baru 
dalam politik nasional Belanda. Sebelumnya ia menjabat walikota Amsterdam.


* ATURAN BARU PENERBANGAN EROPA

Uni Eropa menyusun aturan untuk mencegah terjadi lagi kekacauan seperti yang 
dialami ketika ada gangguan  debu vulkanik beberapa saat silam. Menurut 
Otoritas Penerbangan, aturan baru ini lebih fleksibel. Misalnya kalau terjadi 
insiden lagi, ruang udara Eropa dibagi menjadi empat zona, di mana penerbangan 
diperbolehkan dalam kadar berbeda. Selain itu akan dibentuk Pusat Krisis Eropa 
yang bertugas sebagai koordinator. Beberapa saat silam otoritas Eropa banyak 
dikritik dalam menangani dampak debu vulkanik. Maskapai penerbangan dan 
berbagai otoritas penerbangan menyadari, semestinya bandara Eropa kala itu 
tidak perlu ditutup semua selama hampir seminggu.


* JULIO POCH MERASA DIDISKRIMINASI

Pilot warga Belanda-Argentina Julio Poch merasa menjadi korban anti migran. Hal 
itu dikatakannya di pengadilan di Buenos Aires, Argentina.  Pilot maskapai 
Belanda Transavia ini  menuduh sejawatnya orang Belanda tidak menyukai orang 
asing bekerja di perusahaan Belanda. Makanya sejawatnya itu mengeluarkan 
pernyataan yang memberatkan bagi dirinya. Pilot berusia 58 tahun itu tetap 
menampik tuduhan terlibat dalam penerbangan maut. Jaksa Argentina menuduh Poch 
menerbangkan pesawat yang membuang ke laut para lawan rezim yang berkuasa 
antara 1976-1983. Poch ditangkap di bandara Valencia, Spanyol, September. Sejak 
1980 ia tinggal di Belanda bersama istri dan anak-anaknya. Ia sudah menjadi 
warga negara Belanda. Setelah berbagai prosedur hukum dan diplomatik Poch 
akhirnya diekstradisi Spanyol kepada Argentina.


* HATOYAMA TETAP PERTAHANKAN PANGKALAN AMERIKA

Perdana menteri Jepang Yukio Hatoyama menarik kembali janji penting pemilunya. 
Ia tetap mempertahankan pangkalan tentara Amerika yang kontroversial di pulau 
Okinawa. Warga pulau yang menentang keberadaan pangkalan itu merasa kecewa. 
Ahad (23/05)Hatoyama meminta maaf atas keputusannya. Ia menandaskan, pangkalan 
Amerika masih diperlukan sehubungan dengan ketegangan di seputar Korea Utara. 
Tahun lalu Hatoyama menyatakan akan menutup pangkalan Futema, yang sangat 
dibenci warga lokal. Mereka mengeluhkan tingkah laku tidak senonoh sebagian 
tentara Amerika. Namun, kalau kamp Amerika itu ditutup, hubungan Amerika-Jepang 
akan menjadi buruk.


* PERDANA MENTERI CINA AKAN KUNJUNGI KOREA SELATAN

Perdana menteri Cina Wen Jiabao akan berkunjung ke Korea Selatan, Jepang, 
Mongolia dan Myanmar. Wen juga akan menghadiri KTT tiga negara bersama presiden 
Korea Selatan Lee Myung-Bak dan perdana menteri Jepang Yukio Hatoyama di pulau 
Jeju, Korea Selatan. KTT yang akan digelar 29 dan 30 Mei itu, mungkin akan 
membahas soal nuklir Korea Utara. Kasus serangan torpedo Korea Utara terhadap 
kapal selam Korea Selatan yang menewaskan 46 pelaut.


* CLINTON IMBAU CINA IZINKAN MASUK PERUSAHAAN AMERIKA

Menlu Amerika Hillary Clinton mengimbau Cina agar mempermudah perusahaan 
Amerika masuk pasar Cina. Demikian tandasnya di Shanghai. Clinton mengatakan, 
banyak perusahaan Amerika ingin masuk pasar Cina. Oleh karena itu, tambah 
Clinton, Beijing hendaknya membuat aturan yang jelas dan tidak diskriminatif. 
Selain itu menlu Amerika mengimbau Cina agar mempercepat proses pembuatan 
Undang-Undang hak kekayaan intelektual. Amerika dirugikan miliaran dolar akibat 
pemalsuan produk. Cina adalah mitra dagang terbesar kedua Amerika, setelah 
Kanada.


* PENDAKI TERMUDA GUNUNG EVEREST

Lelaki Amerika berusia 13 tahun berhasil mendaki Mount Everest. Jordan Romero 
mencapai puncak gunung tertinggi di dunia itu bersama ayahnya, ibu tirinya dan 
tiga warga Nepal. Meski masih muda, Jordan adalah seorang pendaki 
berpengalaman. Ia pernah mendaki gunung-gunung tertinggi lain di benua lain. 
Jordan adalah pendaki termuda yang berhasil mencapai puncak Mount Everest. Ia 
mengalahkan remaja Nepal berusia 16 tahun, pemegang rekor selama ini.


* ETHIOPIA GELAR PEMILU

Ethiopia menggelar pemilu parlemen Ahad (23-05). Partai-partai oposisi merasa 
diintimidasi sehingga tidak bisa bebas berkampanye. Mereka khawatir terjadi 
lagi penipuan seperti pada pemilihan 2005. Perdana menteri Meles membantah 
adanya intimidasi. Meles diduga akan menang. Sekitar enam puluh partai oposisi 
ikut pemilu, tapi hanya delapan terbesar yang bekerja sama. Ethiopia 
mengahadapi berbagai masalah besar: kekeringan, konflik perbatasan dengan 
Eritrea dan pemberontakan. Amerika merupakan penyumbang dana terbesar bagi 
negeri Afrika ini. Negeri Paman Sam itu menganggap Ethiopia sebagai sekutu 
penting dalam memerangi ekstremis Islam.


* LIMA PULUH TAHUN PIL ANTKONSEPSI
Lima puluh tahun lalu pil antikonsepsi diluncurkan di Amerika Serikat. Pil 
dipasarkan sebagai obat keluhan menstruasi. Kala itu orang belum bisa 
mengatakan terus terang bahwa ini adalah alat pencegah hamil. Dua tahun setelah 
diperkenalkan di Amerika Serikat pil juga diujicoba di Belanda. Sementara itu 
pil ini sudah bisa ditemukan di mana-mana. Tapi diskusi tentang pil ini masih 
tak habis-habisnya. Radio Nederland Wereldomroep menyampaikan laporan dari 
berbagai kawasan dunia.
Belanda: Uskup mempropagandakan pil
Pidato televisi uskup Bekkers pada 1963 berhasil memperkenalkan pil ini di 
kalangan publik Belanda. Dalam waktu tiga bulan uskup berhasil meyakinkan 16 
persen perempuan Belanda untuk menggunakannya.
Waktu itu Bekkers berpendapat, pil merupakan alat tepat bagi program keluarga 
berencana. Kala itu banyak keluarga besar di Belanda. Kebanyakan melakukan 
pantangan hubungan seks berkala untuk mencegah kehamilan. Pil hanya 
dipromosikan sebagai alat untuk mengatur menstruasi.
"Mungkin Bekkers sendiri saat itu tidak tahu bahwa pil merupakan alat 
antikonsepsi, " kata Rob Beerthuizen, direktur Yayasan Antikonsepsi Belanda. 
"Produsen pil ternyata tidak memberi informasi lengkap kepadanya."
Ketika kebohongan itu terbongkar, para buruh katolik di pabrik pil Organon 
melakukan pemogokan. "Pil dianggap sebagai pekerjaan syetan." Sementara itu 
penggunaan pil sudah bertahun-tahun mencapai sekitar 40 persen.
"Banyak remaja sudah menelan pil lama sebelum ia aktif seks. Pil banyak 
digunakan oleh sebagian besar remaja berumur antara 14 sampai 24 tahun sebagai 
obat keluhan fisik." Pada umur antara 25 sampai 39 tahun penggunaan pil 
berkurang, karena kebanyakan perempuan pada umur ini menginginkan anak. Kalau 
sudah punya anak, mayoritas pasangan memilih sterilisasi.
Myrtille van Bommel
Antilia Belanda: aborsi lebih sulit
Pil diperkenalkan di Antilia Belanda oleh Sergio Leon pada 1962. "Sebelumnya 
saya melakukan penelitian di Miami. Ketika saya bekerja di Curacao, warga di 
sana sudah pernah mendengar tentang keberadaan pil. Tapi pil belum bisa 
didapat. Terutama warga yang berpendidikan rendah kala itu banyak melahirkan 
anak, padahal mereka hampir tidak mampu menyekolahkan semua anak."
Leon adalah salah seorang pendorong untuk mendirikan Familia Plania pada 1965. 
"Saya berusaha tidak hanya untuk mempermudah penggunaan pil dan kondom, tapi 
juga sterilisasi, " katanya.
Leon mendapat dukungan dari pihak yang tak diduga: gereja Katolik. "Malah 
seorang tokoh rohaniwan Katolik ikut menjadi pengurus Familia Plania." 
Penggunaan pil masih relatif rendah. Menurut ginekolog yang masih aktif di 
Familia Plania itu, aborsi yang popular. "Bagi banyak orang ini adalah cara 
yang lebih gampang. Karena pil harus diingat tiap hari."
Pieter-Bas van Wiechen
Indonesia: pil tetap paling populer
Penggunaan antikonsepsi di Indonesia dimulai pada tahun tujuh puluhan. Pelbagai 
penyuluhan digelar untuk menyadarkan para perempuan yang menikah. Dan kampanye 
itu berhasil. Pil masih merupakan alat antikonsepsi paling populer di Indonesia.
Pada awalnya pil hanya disediakan buat perempuan menikah yang sudah punya anak. 
Namun sejak beberapa tahun, pil bisa dibeli bebas. Untuk mendapat pil perempuan 
tidak perlu lagi mengatakan bahwa mereka sudah menikah. Malah di pedesaan pil 
bisa didapat cuma-cuma. Namun pil yang kebanyakan termasuk generasi tua itu 
bisa berdampak negatif bagi kesehatan.
Pada mulanya para tokoh agama Islam, Kristen dan Katolik, tidak menganjurkan 
penggunaan pil. Keluarga saat itu harus punya anak banyak. Sekarang keluarga 
berencana sudah menjadi bagian kehidupan sehari-hari, meski masih banyak 
perbedaan pendapat tentang itu.
Fediya Andina

Afrika: tidak ada seks tanpa anak
Di Afrika antikonsepsi sulit didapat, terlalu mahal dan masih tabu. Afrika 
belum siap untuk alat pencegah hamil ini. Memang tidak ada angka kongkret, tapi 
yang jelas sedikit sekali perempuan Afrika menelan pil. Apalagi di pedalaman. 
Seks tanpa menghasilkan anak tidak lazim di Afrika.
Pil sering dihubungkan dengan seks bebas. Makanya masalah ini tidak bisa 
dibicarakan terbuka. Para orangtua dan para suami menentang. "
Banyak perempuan merahasiakan bahwa mereka menggunakan sesuatu, " kata 
ginekolog Petrus Steyn dari Universitas Stellenbosch di Cape Town. "Juga di 
Afrika Selatan."
Karena pil sulit disembunyikan, maka injeksi hormon merupakan cara terpopuler. 
Ini hanya perlu dilakukan sekali dalam dua atau tiga bulan. Jadi, sangat 
rahasia, praktis dan lebih murah.
Toh di Afrika Selatan dan Barat makin banyak tersedia informasi tentang 
seksualitas. Program penyuluhan antara lain tentang HIV dan Aids menambah 
pengetahuan masyarakat. Di Afrika Selatan, alat antikonsepsi - termasuk pil - 
dapat diperoleh gratis melalui asuransi kesehatan.
Mayoritas keluarga di Afrika masih memandang anak sebagai kekayaan dan jaminan 
hari tua. "Makanya pil belum terbiasa di Afrika, " tandas ginekolog Steyn.
Sophie van Leeuwen
Amerika Latin: tabu memupuk ketakutan
Pil belum menjadi hal biasa di semua negara Amerika Latin, tapi lambat laut 
bakal populer. Ini dapat dilihat dari makin berkurangnya jumlah keluarga besar.
Meski masalah pil makin banyak dibicarakan, tapi banyak perempuan yang masih 
kurang tahu tentang pil. Tabu agama dan budaya di Amerika Latin membuat banyak 
perempuan takut.
Oleh karena itu, menurut Monica Roa dari Women's Link Worldwide, penyuluhan 
yang baik tentang pil dan keluarga berencana sangat penting. "Hanya dengan cara 
ini kita bisa meyakinkan perempuan agar makin berkurang memiliki anak."
Undang-Undang juga menjadi kendala penggunaan pil di Amerika Latin. "Misalnya 
di beberapa negara morning-after masih dilarang, " tandas Roa. "Juga banyak 
perempuan yang masih harus minta izin sama suaminya untuk menggunakan pil."
Kendala lain lain adalah kemiskinan dan akses ke antikonsepsi. Banyak perempuan 
yang terpaksa memilih pangan atau perjalanan jauh menuju tempat untuk membeli 
pil. "Sudah jelas mereka akan pilih yang mana, " tandas Roa.
Namun ada perubahan kalau dibandingkan dengan lima puluh tahun lalu. Dulu masih 
banyak ditemukan keluarga yang memiliki anak lebih dari sepuluh. Sekarang 
keluarga makin kecil, meski masih ada tandangan dari gereja dan kelompok 
konservatif.
Anna Rosales

Dunia Arab: tokoh agama agak positif
Reaksi terhadap pengaturan kelahiran atau lebih tepat keluarga berencana lima 
puluh tahun lalu pada umumnya positif di Dunia Arab, tertutama di lingkungan 
perempuan berpendidikan dan berkarir. Pada tahun 1960-an pemerintah 
negara-negara seperti Maroko, Tunisia dan Libanon aktif mempromosikan 
penggunaan antikonsepsi. Selain antikonsepsi buat perempuan, Tunisia aktif 
mengkampanyekan program kampanye kondom bagi lelaki.
Pada 1965 Raja Maroko Hasan II mengeluarkan memo kerajaan yang menekankan arti 
keluarga berencana kepada berbagai parpol dan ormas nasional di negeri itu.
Reaksi para ulama cukup positif terhadap gagasan ini. Hanya beberapa saja yang 
menentang pil karena dinilai bertentangan dengan syariat Islam.
Profesor Khadija Mosleh mengatakan, statistik menunjukkan bahwa 65 persen 
perempuan urban Maroko dan di kawasan urban mengambil tindakan antikonsepsi, 
yang mayoritas menggunakan pil. Dampaknya, angka kelahiran di Maroko menurun 
sampai 2,3 per perempuan. Tiga puluh tahun lalu jumlahnya 7 per perempuan.
Janet Sleiman
India: memilih sterilisasi
Karena tradisi budaya dan tabu mengenai seks sebelum menikah, maka kontrasepsi 
di Asia Selatan dulu biasanya ditujukan pada perempuan menikah. Kini perempuan 
muda yang berpendidikan dari kalangan menengah sudah mulai boleh memilih 
sendiri kapan mereka mengawali penggunaan antikonsepsi.
Pada awal tahun 1960-an India adalah salah satu negara pertama di kawasan itu 
yang memperkenalkan antikonsepsi. Tapi baru tahun 1987 pemerintah baru 
menyediakan pil antikonsepsi "Mala-D" di negeri itu.
Sejak awal penggunaan pil di India disambut skeptik. Menurut hasil survei Dinas 
Kesehatan Keluarga Nasional (2005-06), 49 persen perempuan India mengunakan 
metoda antikonsepsi modern, tapi hanya 3,1 persen dari angka itu yang 
menggunakan pil. Sebaliknya di Bangladesh, 50 persen perempuan menggunakan pil 
karena mudah didapat, karena diantar oleh para pekerja lapangan. Di kedua 
negara ada kecenderungan untuk memilih metoda yang tak bisa biubah lagi seperti 
sterilisasi.
Mohan Rao, guru besar di Jawaharlal Nehru University di Delhi, menganggap 
kemiskinan sebagai salah satu penyebab utama sedikitnya jumlah pengguna pil. 
"Rata-rata perempuan kami tidak cocok dengan pil. Ia lapar, ia penderita anamea 
dan BMI sangat rendah. Selain itu ia tidak ada akses ke pelayanan kesehatan. 
Lagi pula suaminyalah yang nampaknya mengambil keputusan tentang antikonsepsi.
Dheera Sujan
Cina: banyak kesalahfahaman
Pil antikonsepsi tidak popular di Cina, tapi tersedia tanpa resep dokter. 
Kontrasepsi yang paling umum adalah IUD dan kondom. Dua sampai tiga persen dari 
100 juta perempuan Cina yang berusia antara 21-29 tahun memilih pil.
Kesalahfahaman tentang pil dan cara memakainya mungkin menjadi penyebab 
rendahnya angka penggunaan. Banyak orang Cina mengira bahwa penggunaan pil bisa 
menambah berat badan, merusak kesuburan perempuan atau menyebabkan perubahan 
bentuk janin.
Nyonya Shou dari komite sebuah kawasan di Shanghai mengatakan: "Saat ini, 
pembagian gratis antikonsepsi merupakan bagian dari program KB di Cina: satu 
anak saja. Warga, baik menikah maupun tidak, bisa memutuskan sendiri apakah 
mereka mau memiliki pil gratis atau kondom. Ada juga perusahaan yang 
membagikannya secara cuma-cuma."
Bei Wang


---------------------------------------------------------------------
Radio Nederland Wereldomroep, Postbus 222, 1200 JG Hilversum
http://www.rnw.nl/id/bahasa-indonesia

Anda bisa berhenti berlangganan dengan mengirim email ke:
[email protected]

Keterangan lebih lanjut mengenai siaran radio kami dapat Anda
peroleh melalui
[email protected]

Copyright Radio Nederland Wereldomroep. 
---------------------------------------------------------------------

Kirim email ke