---------------------------------------------------------------------

WARTA BERITA RADIO NEDERLAND WERELDOMROEP
Edisi: Bahasa Indonesia

Ikhtisar berita disusun berdasarkan berita-berita yang disiarkan oleh
Radio Nederland Wereldomroep selama 24 jam terakhir.

---------------------------------------------------------------------

Edisi ini diterbitkan pada:

Kamis 10 Juni 2010 14:10 UTC



** PERTEMUAN KETUA FRAKSI PARLEMEN BELANDA 

** HASIL PEMILU PARLEMEN CEMASKAN SERIKAT BURUH

** EKSPOR CINA NAIK PESAT 

** SERIKAT PEGAWAI AFRIKA ANCAM MOGOK

** FANS BOLA NEPAL BERDOA AGAR HUJAN LEBAT

** GEMA WARTA TOPIK BELANDA : WILDERS MENANG, MUSLIM BELANDA TIDAK PERLU CEMAS

** GEMA WARTA TOPIK BELANDA : FANS ORANYE 

** GEMA WARTA TOPIK BELANDA : KANAN DIUNTUNGKAN KRISIS 

** GEMA WARTA TOPIK BELANDA : KASUS JORAN VAN DER SLOOT 

** GEMA WARTA TOPIK BELANDA : LIBERAL KONSERVATIP MENANG PEMILU

** GEMA WARTA TOPIK INDONESIA : GAY SASARAN PEMERASAN DAN PREMANISME

** GEMA WARTA TOPIK TINJAUAN PERS : BALITA AFGHANISTAN KECANDUAN OPIUM & KORSEL 
BANTU KORUT



* PERTEMUAN KETUA FRAKSI PARLEMEN BELANDA

Kamis Siang para pemimpin fraksi parlemen Belanda bertemu di Den Haag. Partai 
Kristen demokrat CDA harus memilih ketua fraksi baru setelah perdana menteri 
demisioner Jan Peter Balkenende mengundurkan diri. Menurut menteri muda urusan 
pendikan dan kebudayaan Maria van Beijsterveld ini bukan saja urusan fraksi CDA 
tetapi juga pucuk pimpinan partai. Beijsterveld tidak memberi komentar apakah 
ia seorang calon.

Balkenende Rabu kemarin mengundurkan diri sebagai pemimpin CDA dan tidak akan 
kembali ke parlemen. Perolehan suara CDA hasil pemilu parlemen kemarin, 
menyusut dengan hampir separuh. CDA hanya berhasil mendapat 21 kursi. Hasil 
terburuk selama ini.

Partai kanan liberal VVD menjadi partai terbesar dengan 31 kursi. Hanya berbeda 
1 kursi dengan partai buruh PvdA di tempat kedua. Partai ekstrim kanan PVV 
mengantongi penambahan kursi paling banyak dari 9 menjadi 24. Partai sosialis 
SP kalah paling besar. Mereka hanya mendapat 15 kursi. Partai kiri liberal D'66 
dan partai kiri hijau GroenLinks masing-masing meraih 10 kursi.

Jumlah elektorat yang menggunakan hak pilih mereka mencapai 74,5%. Sedikit 
dibawah pemilu empat tahun lalu.

Masih belum jelas bentuk kabinet koalisi yang baru nanti. Koalisi partai-partai 
kiri tidak cukup meraih mayoritas di parlemen


* HASIL PEMILU PARLEMEN CEMASKAN SERIKAT BURUH

Belanda dicemaskan akan bisa mengalami kesulitan besar, demikian reaksi 
kalangan serikat buruh dan majikan atas hasil pemilu parlemen Rabu kemarin.

Ketua organisasi pihak majikan VNO Bernard Wientjes dalam sebuah wawancara 
Radio mengatakan bahwa partai terbesar hasil pemilu yaitu partai kanan liberal 
VVD hanya menambah 20% suara. "Dari sudut ekonomi kenaikan tersebut 
mencemaskan", demikian Bernard Wientjes.

Ketua VNO mendesak pemimpin "kedua partai terbesar" yaitu Mark Rutte dari 
partai kanan liberal VVD dan Job Cohen dari partai demokrat sosial PvdA untuk 
berunding dan mencari kesepakatan.

Kecemasan Bernard Wientjes juga disuarakan oleh Agnes Jongerius pemimpin partai 
buruh FNV. "Penghematan yang ketat akan bisa menghancurkan pertumbuhan ekonomi 
yang saat ini masih sangat peka", demikian Jongerius. Ia juga menambahkan, 
menaikan usia bagi tunjangan hari tua dari 65 ke 67 tahun tidak boleh menjadi 
masalah bagi kabinet baru Belanda nanti.

Awal bulan ini serikat buruh dan majikan sudah mencapai kesepakatan untuk 
menaikan usia bagi tunjangan hari tua.


* EKSPOR CINA NAIK PESAT

Ekspor Cina di bulan Mei naik dengan 48,5% dibanding tahun lalu. Kenaikan 
terbesar dalam enam tahun. Demikian laporan yang dikeluarkan oleh dinas pabean 
Cina hari ini.

Data tersebut memperlihatkan bahwa krisis hutang yang melanda sejumlah negara 
Uni Eropa belum banyak berdampak pada perekonomian dunia. Ekspor Total Cina di 
bulan Mei mencapai US$ 131,8 miliar (C 110 miliar) jumlah tertinggi sejak 
September 2008. Ekspor Cina ke negara-negara Uni Eropa naik dengan 50% dan ke 
Amerika Serikat, 44%.

Naiknya permintaan dari luar negeri menyebabkan perekonomian Cina di kwartal 
pertama naik dengan 11,9%. Cina berusaha mengambil berbagai langkah agar 
menekan pertumbuhan untuk mencegah melonjaknya inflasi.


* SERIKAT PEGAWAI AFRIKA ANCAM MOGOK

Serikat pegawai negeri Afrika Selatan menampik kenaikan gaji yang diusulkan 
pemerintah. Mereka mengancam akan melakukan aksi mogok saat kejuaraan dunia 
sepak bola. Demikian para pejabat serikat pegawai negeri Afrika Selatan.

Serikat pegawai negeri Afrika Selatan beranggotakan 1,2 juta perawat, polisi, 
guru dan pegawai negeri. Rabu lalu mereka menolak kenaikan gaji 6,2% yang 
ditawarkan pemerintah. Mereka menuntut 8,5%

"Apabila upaya mencari rujukan hari Jum'at ini gagal, kami tidak punya pilihan 
lain selain melakukan aksi mogok disaat kejuaraan dunia sepak bola", tegas 
Manie de Clerq sekjen serikat pegawai negeri PSA.


* POLISI TAHAN REMAJA BERCUMBU RAYU

Polisi Sri Lanka menahan ratusan semaja yang bercumbu-rayu di tempat-tempat 
umum. Polisi melakukan penahanan setelah warga lain merasa dipermalukan. 
Kira-kira dua ratusan pasangan remaja ditahan dua minggu di dua distrik di Sri 
Lanka selatan karena perilaku yang dianggap tidak senonoh. Mereka ditahan tapi 
tidak diadili. Para ortu mereka diberitahu oleh polisi. 

Banyak pasangan remaja terlihat bercumbu-mesra di tepi pantai karena tidak 
mampu membayar hotel, demikian keluh salah seorang penduduk lokal.

Di negara yang mayoritas Islam, adegan-adegan mesra selalu disensor.


* FANS BOLA NEPAL BERDOA AGAR HUJAN LEBAT

Fans bola di Nepal berdoa agar musim hujan tahun ini panjang. Curah hujan yang 
lebat mengurangi ancaman pemadaman listrik dan fans bola dapat terus menonton 
bola di televisi.

Nepal sangat tergantung dari pembangkit listrik tenaga air. Negara pegunungan 
dengan 28 juta penduduknya bisa mengalami pemadaman listrik sampai 18 jam per 
hari. Musim hujan yang dimulai bulan Juni bisa membawa perubahan.

Fans bola Nepal mengimbau dengan sangat kepada para pejabat tinggi pemerintah 
agar aliran lsitrik jangan diputus saat kejuaraan dunia bola 2010 di Afrika 
Selatan. Imbauan mereka rupanya tidak digubris.

"Sangat tidak mungkin mengurangi giliran pemadaman listrik selama pertandingan 
bola, karena kapasitas terbatas. Tapi musim hujan bisa membantu", demikian Sher 
Singh Bhat, seorang pejabat tinggi Nepal Electricity Authoriry. 

Sepakbola menjadi olahraga yang sangat populer di negara miskin seperti Nepal 
dimana jumlah pemirsa televisi terus meningkat setiap tahun.

"Saya sudang menunggu empat tahun. Giliran pemadaman listrik bisa memuyarkan 
impian saya", keluh Prakash Sapkota seorang mahasiswa 21 tahun.  "Pemerintah 
bertanggung-jawab kalau situasinya jadi runyam", tambahnya.


* DUA WARGA SERBIA BOSNIA DIVONIS SEUMUR HIDUP

Pengadilan kejahatan perang PBB mejatuhkan hukuman penjara seumur hidup kepada 
dua warga Serbia Bosnia.

Vonis itu dijatuhkan sehubungan dengan keterlibatan mereka dalam pembunuhan 
massal Srebrenica. Lebih dari tujuh ribu pria dan anak laki-laki tewas dibantai 
di bulan July 1995.

Vujadin Popovic 53 tahun dan Ljubisa Beara 70 tahun keduanya perwira angkatan 
darat Serbia didakwa bertanggung jawab atas pembantaian massal antara tahun 
1992 - 1995. Mereka ditahan oleh Mahkamah Internasional bagi bekas Yugoslavia.

Empat perwira lain dan seorang polisi dibuktikan bersalah melakukan kejahatan 
perang dan kemanusiaan. Mereka divonis hukuman penjara antara lima dan 35 tahun.


* BERITA BURSA

Laporan ekspor Cina mendongkrak nilai index di pasar-pasar saham dan bursa Asia.

Masalah yang dihadapi perusahaan minyak BP menurunkan nilai index di Tokio, 
tapi para pedagang saham dan bursa berhasil berhasil menaikkan nilai index.

Hari ini nilai index Nikkei di Tokio ditutup dengan 1,1% lebih tinggi pada 
9542,65 poin. Di Hongkong, Hanseng juga naik dengan 0,5%. Kopsi di Seoul, 0,3% 
lebih tinggi dan All Ordinaries di Australia naik 1,1%

Hari ini Euro tercatat US$ 1,2059
di Jakarta 1 C = Rp. 11.124,-
dan US$         = Rp. 9.232,-

Cuaca di Hilversum mendung berawan. Suhu sekitar 20 derejat Celsius


* WILDERS MENANG, MUSLIM BELANDA TIDAK PERLU CEMAS

Hasil pemilu Belanda rabu kemarin menurut banyak pihak tidak mengejutkan. 
Kemenangan partai liberal dan 24 kursi untuk Partai Kebebasan PVV pimpinan 
Geert Wilders. Ada kemungkinan Wilders ikut dalam koalisi pemerintahan baru 
belanda. Radio Nederland menanyakan kepada dua orang tokoh organisasi muslim 
masyarakat Indonesia di Belanda, apakah ummat muslim Belanda harus cemas akan 
perkembangan politik terbaru ini?

Pertama-tama bapak George Muishout dari Yayasan Bina Dakwah di kota Utrecht : 
"Hasil ini tidak terlalu mengejutkan. Sudah ada tanda bahwa Geert Wilders akan 
menang. Apakah kaum muslim di Belanda harus was-was, emnurut Bapak George tidak 
perlu. karena belum jelas apakah Partai PVV akan ikut dalam pemerintahan baru. 
Yang tidak dipungkiri, partainya Wilders ini bertambah kuat dalam parlemen 
Belanda. 

Dampaknya tergantung koalisi. Seandainya mereka terlibat, ada kemungkinan 
tema-tema yang dianggap penting oleh Wilders masuk dalam kebijakan pemerintah. 
Tapi dari jumlah total kursi di parlemen, mereka tetap minoritas. Untuk 
benar-benar menerapkan kebijakan yang anti-Islam masihlah sulit". Demikian 
pendapat pak George Muishout dari Yayasan Bina Dakwah. 

Pendapat kedua disampaikan Firdaus Dahlan, ketua Masjid Al-Hikmah di kota Den 
Haag : "Pengamatan saya, yang namanya pemilu sudah berlangsung sesuai aturan, 
demokratis dan transparan. Rakyat Belanda sudah menjatuhkan pilihan kepada 
Geert Wilders.  Kalau buat kita kaum muslimin yang ada di Den Haag, terutama di 
mesjid Al Hikmah, kita mengharagai pilihan masyarakat tersebut. Hal yang bisa 
kita lakukan adalah: 1. menghormati hasil pemilu tersebut. 2 sebagai kaum 
muslimin, kita harus memperlihatkan perilaku kita yang muslimin juga. 

Memberikan contoh yang baik kepada masyarakat belanda. tidak perlu merasa 
risau. Marilah kita menunjukkan perilaku kita sebagai ummat muslimin yang 
betul-betul berdasarkan Al Quran. Karena tingkah laku kita itu yang akan 
diobservasi oleh orang belanda dan khususnya kepada Geert Wilders yang selama 
ini sudah 'agak miring' terhadap Islam". 

Ikuti wawancara lebih lanjut di bawah ini.


* FANS ORANYE

Penggembira sepak bola Belanda tiba di Afrika Selatan untuk menghadiri Piala 
Dunia. Dengan kopor penuh kaos oranye, kaca mata, topi dan peci. Mereka juga 
sangat optimis tentang prestasi tim Oranje. Laporan Elles van Gelder. 

Pesawat terbang maskapai penerbangan Belanda KLM penuh penumpang. Di terminal 
kedatangan orang Belanda menyeret-nyeret kopor-kopor mereka. Mereka didahului 
mantan pemain sepak bola Pierre van Hooijdonk dan Aron Winter. Sebagian besar 
penumpang, 140 orang, datang untuk perkemahan Oranje. Mereka menyewa karavan 
atau tenda dan tinggal di perkemahan Pretoria. 

Salah seorang fans mengeluh. Akibat banyaknya perlengkapan Oranje yang dibawa 
dalam kopor, ia harus membayar 120 euro karena barang bawaannya terlalu berat. 
Staf darat di meja check-in Amsterdam tidak mau bersikap luwes. Juga Karena 
Voshol dari Rotterdam membawa kopor penuh asesoris. Bersama suaminya ia datang 
ke Afrika Selatan. 

Syal oranye
Ia membuka kopornya. Sandal oranye, kaca mata, bendera Belanda, bandana, singa 
dan syal oranye. "Kami berada di sini selama tiga pekan, menghadiri semua tiga 
pertandingan Oranje," ceritanya. "Suami saya fans berat sepak bola. Saya 
terutama ikut menemani dia. Tapi kami juga berkeliling-keliling." Pasangan ini 
antara lain ikut safari di Taman Kruger serta Pulau Robben dan Tafelberg atau 
Gunung Meja di Capetown. 

Juga tukang pos Niek van de Vegt dari Dalfsen, propinsi Overijssel berada dalam 
penerbangan. Ia terutama mencolok di antara para penumpang lain karena 
mengenakan topi bergambarkan singa oranye. Bersama ayahnya, Herman, ia 
berkunjung ke Afrika Selatan. Herman, mandor tukang kayu, sebelumnya sudah 
pernah mengunjungi Piala Dunia tahun 1974 dan Piala Eropa tahun 1988. Juga 
mereka pertama ikut safari sebelum nonton sepak bola. "Kendati sangat mahal, 
namun kami toh memutuskan mengadakan perjalanan ini," ujar Herman. 

Bir 
Dengan bis, 140 suporter Oranje akan ke tempat perkemahan. Herman dan Niek 
mengamati karavan, tempat mereka tinggal selama tiga pekan ke depan. Sangat 
sempit. Ayah dan anak tidur di tempat tidur ganda yang mengisi hampir seluruh 
karavan. Niek cemas karena teman seperjalanan suka berdengkur. Beberapa gelas 
bir dan kapok di telinganya harus membantunya melewati malam. 

Banyak orang Belanda memutuskan tidak ke Afrika Selatan. Harga mahal menjadi 
salah satu alasan terpenting. Direktur organisasi sepak bola Belanda Henk 
Kesler memperkirakan kesebelasan Belanda di Afrika Selatan per pertandingan 
didukung sekitar 10 ribu fans. Sebagian dari mereka tidak terbang ke negeri 
tersebut tapi terdiri dari warga Belanda yang tinggal di Afrika Selatan. 
 
Trompet
Emigran dan ekspat Belanda memperlihatkan kegilaan akan tim Oranje pada latihan 
umum kesebelasan Belanda di Yohannesburg. Dilengkapi trompet vuvuzela, mereka 
mendukung para pemain. Rini van der Sluijs, 74 tahun, datang ke Afrika Selatan 
tahun 1938 bersama orang tuanya.
 
"Belanda tetap tim saya", katanya. Tapi dia juga memikirkan tuan rumah. "Piala 
Dunia suatu peristiwa besar bagi Afrika Selatan", ujarnya. "Mata dunia akan 
tertuju kepada kami. Mereka selalu mendengar berita-bertai buruk tentang negeri 
kami. Kini mereka juga bisa melihat sisi baik."

Juga Emiel, bocah Belanda berusia 10 tahun tinggal di Afrika Selatan. Bersama 
murid-murid lain sekolah Belanda, ia melihat gambar-gambar para bintang sepak 
bola. "Pemain favorit saya adalah Van Persie. Mengapa? Karena ia pemain yang 
bagus. Belanda pasti berhasil lolos semi final."

Senin 14 Juni Belanda melawan Denmark di Yohannesburg. Sabtu 19 Juni melawan 
Jepang di Durban dan Kamis 24 Juni bertanding melawan Kamerun di Kaapstad. Baik 
suami-isteri Voshol maupun ayah-anak Van de Vegt mengikuti tim Belanda dengan 
karavan mereka.


* KANAN DIUNTUNGKAN KRISIS

Perubahan besar dalam peta politik Belanda. Itulah berita terpenting bagi media 
internasional dalam pemberitaan pemilihan parlemen Rabu kemarin. Kemenangan 
besar tokoh populis kanan Geert Wilders banyak disoroti. Laporan Philip Smet.

'Kecemasan Ekonomi Butir Utama Pemilu Belanda', tulis surat kabar The New York 
Times. Pemilu Belanda terutama diwarnai krisis ekonomi. Demikian tulis harian 
ini. 

Kanan
BBC World News melaporkan sentakan ke kanan. 'Pemilu didominasi defisit 
anggaran yang makin meningkat serta ketidakpuasan tentang imigrasi ke Belanda. 
Analisa ini juga terlihat di pelbagai surat kabar lain serta situs web.' 

Situs web The New York Times juga menunjuk pada masa-masa politik yang tidak 
menentu di Belanda, setelah pembunuhan politikus anti-imigrasi Pim Fortuyn 
tahun 2002 serta pembunuhan sineas dan pengkritik muslim Theo van Gogh dua 
tahun kemudian. 

Selisih Kecil
Karena Rabu malam dan Kamis subuh hasil pemilu belum diketahui, maka 
harian-harian pagi hanya melaporkan adanya apa yang disebut cliff hanger: 
persaingan ketat antara partai liberal VVD serta partai sosial-demokrat PvdA. 
'Kopf-an-Kopf-rennen', tulis surat kabar Swiss, Neue Zurcher Zeitung. 

Semua media menulis tentang kemenangan besar bagi PVV pimpinan Geert Wilders. 
Surat kabar Inggris The Guardian merangkum situasi: 'Kemenangan bagi partai 
anti-Islam dalam jajak pendapat Belanda - Kekalahan memalukan bagi Kristen 
Demokrat. Namun demikian tidak ada pemenang mutlak.

Balkenende
Keluarnya PM Balkenende dari politik tidak banyak disorot pers internasional. 
Delapan tahun belakangan partai Kristen Demokrat CDA pimpinan Balkenende 
menjadi partai terbesar. Kini pendukungnya berkurang hingga separuh. 

Akibat perbedaan waktu, media Asia hampir tidak menyorot berita pemilu Belanda. 
Surat kabar Asia telah dicetak ketika hasilnya diumumkan. Surat kabar Amerika 
Latin masih harus terbit. Tapi pada situs web harian Cile, El Mercurio, 
emol.com telah tercantum artikel tentang hasil pemilu serta keputusan 
Balkenende untuk meninggalkan politik. Negara-negara Arab tidak tertarik 
menyorot pemilu Belanda. 

Rutte
Pemimpin VVD Mark Rutte menghadapi tugas berat membentuk koalisi baru, tulis 
media asing. Foto Rutte ditemukan di semua media internasional. The Times of 
India menunjuk pada situasi rumit: "Hasil sementara menunjukkan jalan buntu 
dalam pemilu Belanda". CNN melaporkan perundingan pembentukan koalisi bisa 
makan waktu berbulan-bulan. 

Hampir semua media menulis bahwa PVV ingin ikut memerintah. Surat kabar Prancis 
Le Monde juga mendengar bahwa Wilders menilai sudah waktunya untuk membuat 
konsesi. "Kami ingin memerintah, dan karena itu bersedia membuat konsesi."

The Times India melaporkan jumlah pemilih yang mencontreng, yakni 74% adalah 
yang terendah sejak tahun 1998. Yang juga mencolok bagi surat kabar ini adalah 
bahwa Belanda mencontreng dengan pensil merah. Juga kebanyakan warga Belanda 
merasa aneh hal itu masih terjadi dalam era komputer sekarang ini.


* KASUS JORAN VAN DER SLOOT

Nama Joran van der Sloot mulai menjadi buah bibir sejak 2005 sehubungan dengan 
lenyapnya gadis Amerika Natalee Holloway. Pekan ini, awal Juni 2010, ia mengaku 
telah membunuh gadis Peru, Stephany Flores. Ikhtisar singkat mengenai kasus 
tersebut. Laporan Redaksi RNW.
Rabu 2 Juni 2010. Joran van der Sloot (22 tahun) dituduh terlibat dalam kasus 
pembunuhan Stephany Tatiana Flores Ramirez, seorang gadis Peru berusia 21 
tahun. Mayat gadis ini dtemukan di dalam kamar hotel, yang disewa atas nama 
Joran van der Sloot. Diperkirakan, gadis itu dibunuh pada tanggal 30 mei 2010. 
Tepat lima tahun setelah lenyapnya gadis Amerika, Natalee Holloway di Aruba. 
Kasus lenyapnya gadis ini masih belum terungkap, dan Joran van der Sloot masih 
merupakan tersangka utama. Joran van der Sloot, yang sedang berada di ibukota 
Peru, Lima, dalam rangka pertandingan poker, melarikan diri.
Dua warga Peru memberi kesaksian, menerima uang sebanyak 500 euro, sebagai 
imbalan mengantar Joran van der Sloot ke perbatasan Cile. Diperkirakan, ia 
berada di Arica, kota di daerah gurun di Cile Utara.
Kamis 3 Juni 2010. Operasi perburuan polisi Cile, berhasil menangkap Joran van 
der Sloot, ketika ia sedang naik taxi, dari kota pantai Cile, Vina del Mar, 
menuju ke ibukota, Santiago. Ia langsung dibawa ke Santiago, sambil menunggu 
terbitnya surat perintah penahanan internasional resmi dari Peru.
Jum'at 4 Juni 2010. Joran van der Sloot diterbangkan ke kota perbatasan Arica, 
dan di perbatasan diserahkan pada penguasa Peru.
Seorang jaksa penuntut di kota Alabama, Amerika, menuduh Joran van der Sloot 
melakukan pemerasan. Ia dituduh memeras ibu Natalee Holloway uang sebanyak 
250.000 dolar, sebagai imbalan bagi informasi mengenai lenyapnya sang gadis. 
Atas permintaan kejaksaan Amerika, polisi Belanda menggeledah rumah Jaap Amesz, 
seorang warga Belanda, di kota Hulshorst. Pria ini dikenal dengan nama 'Teror 
Jaap' dari acara televisi de Gouden Kooi, atau Kerangkeng Emas. Pada tahun 2009 
Jaap Amesz pernah mewawancara Joran van der Sloot mengenai kasus hilangnya 
Natalee Holloway. Jaap Amesz masih sering berhubungan dengan Joran van der 
Sloot. Pada saat penggeledahan, polisi menyita beberapa komputer dan telepon 
genggam.
Sabtu 5 Juni 2010. Joran van der Sloot tiba di Lima, setelah menempuh 
perjalanan darat selama 20 jam. Ia kini resmi ditahan, atas tuduhan membunuh 
Stephany Flores. 
Ahad 6 Juni 2010. Joran van der Sloot dihadapkan pada media Peru. Polisi 
memperlihatkan rekaman kamera pengamanan hotel tempat Joran van der Sloot 
menginap, dan rekaman pemeriksaan pertama. Joran van der Sloot membantah 
bersangkut-paut dengan kasus pembunuhan. 
Selasa 8 Juni 2010. Media Peru dan setasiun televisi Amerika, CNN, melaporkan 
Joran van der Sloot mengaku membunuh Stephany Flores. Beberapa waktu kemudian, 
pengakuan ini dikonfirmasi oleh penguasa Peru. Ia membunuh Stephany Flores di 
kamar hotel, dalam keadaan marah, karena gadis ini melihat-lihat isi laptopnya, 
yang antara lain berisi informasi mengenai kasus Natalee Holloway.
Rabu 9 Juni 2010. Sebuah koran Kolombia memberitakan, polisi Kolombia juga 
mulai menyelidiki tingkah-laku Joran van der Sloot. Polisi menyidik kemungkinan 
keterlibatan Joran van der Sloot dalam kasus menghilangnya dua orang gadis di 
Bogota, awal Mei 2010. Joran van der Sloot diketahui mengunjungi beberapa 
casino di ibukota Kolombia tersebut, dan juga berhubungan dengan beberapa orang 
gadis.


* LIBERAL KONSERVATIP MENANG PEMILU

Partai liberal konservatif VVD menang tipis dalam pemilihan parlemen Belanda. 
Pertama kali VVD menjadi partai terbesar, namun sekaligus kemenangan tertipis 
dalam sejarah modern Belanda. Dengan 31 kursi di parlemen, partai ini menjadi 
partai terkecil dalam pemerintahan. Laporan redaktur John Taylor

Besar kemungkinan pemimpin VVD, Mark Rutte, menjadi perdana menteri, demikian 
para pendukungnya Kamis pagi tadi. 

Mark Rutte: "Teman-teman, betapa istimewanya malam ini. Benar-benar 
menegangkan.Saya masih hati-hati, tapi tampaknya, untuk pertama kali dalam 
sejarah, VVD menjadi partai terbesar Belanda."

Dengan 30 kursi, partai buruh sosial demokrat PvdA menjadi partai terbesar 
kedua. Kendati demikian, pemimpin PvdA, Job Cohen, sangat gembira dengan hasil 
ini. Lagipula, partainya-lah yang mengakibatkan jatuhnya kabinet sebelumnya. 
Sebagai pemimpin baru PvdA, Cohen harus berjuang dalam kampanye pemilu. Namun 
partainya berhasil membatasi kekalahan. 

Job Cohen: "Banyak sekali orang berpikir: "Tamatlah PvdA! Tapi, kita tetap 
tegak!"

Dari semua partai, PVV partai populis ultra-kanan Geert Wilders adalah pemenang 
terbesar. PVV berhasil meraup 24 kursi.  PVV melonjak dari 9 menjadi 24 kursi 
dalam parlemen. 

Berbicara di depan pendukungnya yang mulai serak, Wilders berkata "Yang awalnya 
tampak mustahil kini telah menjadi kenyataan. Ini adalah hari yang gemilang 
bagi seluruh negara." Wilders menambahkan, sekitar 1,5 juta warga memilih 
program politik optimistis Partai Kebebasan. PVV menjadi partai terbesar ketiga 
dalam parlemen Belanda. 

Namun masih dipertanyakan apakah PVV dapat bergabung dalam pemerintah koalisi. 
Menurut Wilders keikutsertaan partainya dalam setiap formasi koalisi baru harus 
dipertimbangkan. "Saya berharap kami bisa memerintah. Mereka tidak bisa 
mengabaikan kami," katanya. 

Namun dua partai yang bersaing mendapatkan posisi pertama dalam pemilu ini 
bertentangan pendapat. Mark Rutte, pemimpin partai liberal VVD tidak 
mengesampingkan partai mana pun. Tapi, katanya, kerja sama antara VVD dengan 
PVV tidak mungkin. 

Lagi pula tidak lumrah, sebuah partai yang menang tidak dilibatkan dalam 
pembentukan koalisi. Dalam pemilu sebelumnya, kursi Partai Sosialis dalam 
parlemen berlipatganda tiga kali dan mendapat 25 kursi. Kendati demikian SP 
tidak bergabung dalam koalisi pemerintah. 

Pembentukan koalisi apapun akan sulit. Koalisi kanan, terdiri dari VVD, partai 
Kristen Demokrat CDA serta PVV merupakan mayoritas kecil. Hanya satu kursi. 
Pilihan koalisi tiga-partai lain, yakni VVD, PvdA serta CDA, mayoritas solid, 
tapi secara politik akan sangat sulit. 

Anggota partai bertemu hari ini, membicarakan pilihan masing-masing. Wilders, 
yang siap bertempur, meminta anggota parlemen PVV, mengemukakan ide mereka. 

Wilders: "Bagi semua caleg terpilih dari partai yang indah ini, bawalah 
linggis. Mulai besok kita mulai mendobrak, kita akan menunjukkan kemampuan 
kita!"

Kekalahan terbesar dalam pemilu, dialami Perdana Menteri Jan Peter Balkenende. 
Dalam suasana emosional, ia menyatakan mundur sebagai pemimpin CDA. Partai ini 
menderita kekalahan bersejarah, kehilangan hampir separuh jumlah kursi. Menurut 
Balkenende, hasilnya 'sangat, sangat mengecewakan.'

Dengan demikian berakhirlah era Balkenende dalam politik Belanda, yang berawal 
sejak ia menjadi PM tahun 2002. Balkenende tetap menjadi perdana menteri sampai 
pemerintah baru disahkan. 

Sekitar dua persen suara belum dihitung, termasuk ribuan surat suara yang 
dikirim warga Belanda di luar negeri. Tapi VVD unggul sekitar 45 ribu suara 
atas PvdA, selisih yang menurut kebanyakan analis tidak mungkin terkejar. 

Jumlah terendah pemilih yang mendatangi TPS sejak bertahun-tahun. Akibat hujan 
deras, sejumlah pemilih diam di rumah. 74 persen elektoral mencontreng.


* GAY SASARAN PEMERASAN DAN PREMANISME

Orientasi seksual adalah pilihan bebas setiap manusia. Tapi kalau Anda penyuka 
sesama jenis, bersiaplah menghadapi sederet tentangan dan segudang diskriminasi.

Kaum gay yang berprofesi sebagai Pekerja Seks Komersil, PSK menjadi sasaran 
empuk pemerasan dan premanisme. Di tengah himpitan malu dan takut, mereka 
mencari pengakuan dan perlakuan yang sama. Inilah kisah mereka seperti 
disampaikan kepada reporter KBR68H Andreas Ronny. Untuk melindungi narasumber, 
kami tidak menggunakan nama sebenarnya.

Kucing
Tengah malam, di suatu akhir pekan di Lapangan Gasibu, Bandung, Jawa Barat. Ini 
tempat berkumpulnya Penjaja Seksual Khusus Laki-laki, atau disebut 'kucing'. 
Ada dua laki-laki sedang duduk di samping kios rokok. Letaknya persis di 
pinggir jalan, di bawah sorot kuning lampu jalan.

Ini Didit, sudah 10 tahun jadi kucing. Usia Didit sekarang 28 tahun. Sesekali 
ia melirik layar telepon-pintar di tangannya. Tubuhnya tinggi, kulitnya bersih.

"Ya awalnya waktu kuliah semester satu, pas nginjak kaki di Bandung. Saya dari 
Palembang. Waktu itu saya sempet kecanduan narkoba. Mungkin dari situ awal 
mulanya. Sampai saya untuk memenuhi ketagihan, ada link dari teman yang ajak 
untuk itu, ya udah saya dapat duit dengan instan. Apapun saya lakukan untuk 
dapat uang itu."

Kalau yang ini, Eri, 29 tahun, asal Kalimantan, lahir dan besar di Bandung.

"Sebenarnya sebelum SMA juga sudah ada rasa gimana, tapi nggak tahu 
komunitasnya. Sejak lulus kan lebih banyak main jadi tahu tempat-tempat. 
Pertama-tama main ke tempat dugem, terus ketemu teman, ngobrol-ngobrol, jadi 
tahu tempat-tempat nongkrongnya di mana."

Dimusuhi keluarga
Memilih jadi gay artinya harus bersiap menghadapi resiko dimusuhi keluarga. 
Apalagi mereka adalah gay yang juga kucing. Didit masih merahasiakan 
identitasnya dari keluarga, tapi terbuka kepada teman-temannya.

"Alhamdulilah sampai sekarang belum ada keluarga yang tahu, kalau bisa jangan 
sampailah. Teman-teman main sih ada ya. Teman-teman dekat udah tahu kerjaan 
saya seperti apa. Bahkan status saya mereka tahu. Mereka biasa-biasa saja. 
Awalnya memang sempat curiga, akhirnya saya buka diri dan mereka nggak masalah. 
Tapi ada juga teman-teman yang homofobia. Tapi saya nggak pernah nanggapi. 
Dibawa santai aja. Daripada mereka mikirin... atau... ngurusin orang lain, 
mending urus diri sendiri ajalah. Mereka juga belum tentu lebih baik dari saya."

Homofobia adalah rasa takut terhadap kelompok homoseksual, penyuka sesama 
jenis. Didit pernah diusir dari kostnya karena ketahuan gay. Eri lebih 
beruntung. Keluarga menerima ia apa adanya.

"Saya ketahuan, jadi pas ML di rumah ketahuan. Jadi, istilahnya dirapatin di 
rumah. Ya saya ngaku aja. Awalnya keluarga nentang, tapi gimana lagi, ini bukan 
kemauan kita, emang dikasihnya gini. Cuman orang tua nyaranin supaya bisa 
berubah. Terus saya terangin. Sulit kan nggak semudah membalikkan telapak 
tangan. Lagian yang begini mah nggak bisa berubah menurut saya."

Premanisme
Sampai 2008, Lapangan Gasibu jadi salah satu lokasi tongkrongan kelompok gay 
dan kucing di Bandung. Juga Taman Lansia, masih di jantung Paris van Java. 
Namun mereka sekarang sudah jarang sekali ada di sana, menghindari aksi 
premanisme.

Sebelumnya, hampir tiap hari ada yang melepas malam di tempat ini. Paling tidak 
3-5 orang, sekedar ngobrol, ujar Didit.

"Saya pernah dulu waktu masih mangkal di sana. Mereka aparat, polisi-polisi 
gadungan. Oknum. Saya pernah ditelanjangin, dipalak, bahkan sempat ditempeleng 
gara-gara saat saya dilucuti, lihat dompet cuman ada 10 ribu, ya itu ditampar. 
Mereka ngomong ngapain kamu nge-track? Padahal sama sekali tidak. Maksudnya 
(ctak-ctak) ngecandain mereka lewat. Padahal kita cuman nongkrong doang."

Sementara Eri menambahkan: "Nyari duit, yang namanya polisi suka nyari duit. 
Kan ada mobil, padahal yang nge-track orang lain. Otomatis, mereka lari, jadi 
pada lari. Tapi sandal saya ketinggalan, jadi ketangkep. Terus temen saya 
nemenin saya ketangkep, jadi berdua. Disuruh lari mas 3 keliling. Terus temen 
saya disuruh ngisepin. Temen saya mah mau aja ya. Saya mah gak mau, masalahnya 
mau dibayar, biarpun sama polisi. Kalau ganteng sih gak papa. Hahaha."

Saling menghargai
Menurut Babe Slamet, pedagang rokok di Lapangan Gasibu, gay dan kucing yang 
nongkrong di sana tak pernah bertransaksi seksual. Babe berdagang di Lapangan 
Gasibu sejak 2003. Ia mengaku dekat dengan komunitas ini.

"Kita sama-sama ya, saling ngisi saling pengertian, saling menghargai. Itu hak 
dia, kenapa saya melarang, apa kata dunia?"

Karena transaksi seksual tak lagi dilakukan di Lapangan Gasibu, Didit dan Eri 
lebih banyak bertransaksi lewat telepon. Menunggu panggilan.

Pekerja media gaya hidup dan fashion di Bandung, Majalah Suave, Widaryoko 
mengatakan, gay Bandung semakin berani tampil.

"Yang jadi masalah tuh sekarang mereka cukup eksis dan di tempat-tempat 
tertentu kayak mereka merasa keren. Dengan menunjukkan kalau gue gay itu gue 
keren. Di beberapa tempat kayak di klub di Bandung, banyak lihat cowo-cowo 
ciuman. Dan itu mengganggu buat gue. Males banget ngeliat cowo-cowo ciuman 
tempat umum. Kalau udah begitu sih udah mengganggu. Kalau yang gue liat di Dago 
Plasa, mereka kayaknya nyaman, karena di situ banyak jadi mereka merasa nyaman. 
Justru orang-orang yang nggak biasa, pasti nggak nyaman."

Semakin eksis, membuat peluang intimidasi semakin besar. Di tempat-tempat umum 
di mana kaum gay berkumpul, biasanya orang-orang lain menjauhi mereka.

Harapan
Tapi masih ada harapan buat Didit dan Eri sejak mereka aktif di Himpunan 
Abiasa. Ini satu-satunya lembaga di Bandung yang mewadahi kaum gay dan LSL atau 
lelaki suka lelaki. Ronnie Adie, manajer program Abiasa, banyak memberi untuk 
mereka. Adie juga gay.

"Awalnya dulu nongkrong di Lapangan Gasibu. Dulu nggak tahu kalau itu tempat 
nongkrong teman-teman itu. Nongkrong sendiri, karena lagi banyak masalah. 
Banyak yang nyamperin, dan itu cowo, keliatan agak centil-centil. Istilahnya 
ngondek. Itu ngobrol-ngobrol biasa aja. Tapi memang mungkin pada dasarnya udah 
ada, tapi belum sadar dan belum nemu komunitasnya. Pada saat di situ terasa 
nyaman aja. Besoknya karena kenyamanan itu datang lagi, ngobrol lagi, datang 
lagi. Akhirnya kok saya merasa tertarik. Mungkin karena ada kenyamanan ya. Satu 
minggu tahu dunia ini saya langsung pacaran hehehe."

Kini Himpunan Abiasa mewadahi sekitar 28 ribu kaum gay se-Jawa Barat, dengan 
kelompok kerja yang mencakup 16 kabupaten/kota.

Ryan Jombang
Tapi masih ada tugas besar, membangun solidaritas melawan intimidasi. Ketakutan 
semakin besar ketika kasus pembunuhan berantai yang dilakukan seorang gay Ryan 
Jombang muncul. Eskploitasi media soal orientasi seksual Ryan menambah negatif 
pandangan masyarakat terhadap kaum gay.

Ronnie Adie mengatakan, teman-teman sempat takut datang ke kantor Abiasa. Untuk 
beberapa bulan, mereka tidak nongkrong di BIP, Dago Plaza dan tempat-tempat 
umum lainnya.

"Makanya waktu itu pernah teman-teman diajak untuk kompak, karena kalau 
sendiri-sendiri otomatis kejadian bakal terus berulang. Teman-teman pernah saya 
ajak coba lawan tapi kompak. Tapi teman-teman sendiri masih ketakutan."

Melawan homofobia
Bulan lalu, dunia memperingati hari melawan homofobia alias ketakutan terhadap 
kelompok homoseksual. Tapi Himpunan Abiasa belum berani berkampanye di kotanya 
sendiri, Bandung, kata Adie.

"Sejujurnya pengen adain di Bandung, tapi kalau melihat karakteristik baik 
komunitas dan penduduk, masih terlalu sulit. Ya saya juga salut ya. Kalau lihat 
di sana, Aceh memang lebih ketat, tapi teman-teman salut mereka bisa adakan 
itu. Itu untuk ajang membuka mata masyarakat yang selalu memandang negatif. 
Bukan hanya gay, tapi waria, lesbian, dipandang negatif. Tapi ya kalau di sini, 
kegiatannya harus tepat, situasi kondisi juga, untuk peringati IDAHO."

Didit dan Eri paham, jalan masih panjang untuk melawan homophobia.

"Harusnya mereka melawan, menunjukkan bahwa mereka berhak mengekspresikan diri. 
Jangan takutlah. Di mata Tuhan kan semua sama. Di satu sisi bagus ya kalau kita 
tunjukkan ke masyarakat untuk melawan homofobia, tapi di sisi lain, kultur kita 
beda. Stigma dan diskriminasi masih tinggi di sini."

Didit dan Eri masih harus memupuk keberanian untuk mendeklarasikan diri secara 
terbuka kalau mereka gay. Bahwa mereka tak ada bedanya dengan manusia lain.


* BALITA AFGHANISTAN KECANDUAN OPIUM & KORSEL BANTU KORUT

Peneliti internasional menemukan fakta bayi-bayi di Afghanistan kecanduan 
opium. Banyak bayi yang kadar opium dalam darahnya 10 kali lipat dari jumlah 
pencandu dewasa. Dari penelitian terbukti bahwa 74% anak-anak yang orang tuanya 
merokok opium, akhirnya menjadi pecandu. Dan ini belum menggambarkan keadaan 
seluruhnya. Demikian harian Belanda NRC Handelsblad.

Penemuan ini menghebohkan karena ini pertama kali ditemukan kasus kecanduan 
pada bayi usia 9 hingga 14 bulan. Afghanistan adalah produsen 90% opium dunia. 
Anak-anak di negara itu kecanduan akibat tiga alasan: mengisap asap opium orang 
tua, opium diberikan orang tua sebagai peredam rasa sakit dan anak-anak 
menggunakannya sendiri, dalam kasus seperti korban penyiksaan atau 
ditelantarkan.

Harian Trouw mengutip, kecanduan opium salah satu masalah terbesar Afghanistan 
selain kemiskinan, trauma perang, kekerasan rumah tangga dan penyiksaan. 
Demikian Gilberto Gerra, kepala pencegahan kecanduan narkoba pada badan PBB 
UNODC. Sementara ini belum ada pedoman internasional menangani anak-anak yang 
kecanduan opium.

Dari Afghanistan kita ke Korea. Korea Selatan akhirnya memberi ijin dua 
organisasi untuk memberi bantuan susu bubuk dan bahan makanan lain untuk 
anak-anak di Korea Utara. Bantuan akan diberikan untuk anak-anak di provinsi 
Hamgyong. 

Ini dilakukan walaupun ada sanksi atas Korea Utara akibat aksinya menyerang 
kapal angkatan laut Korea Selatan. Para pengamat mengatakan ini bukan berarti 
hubungan kedua Korea akan membaik, aksi ini dilakukan atas dasar kemanusiaan.

Sudah bertahun-tahun Korea Utara mengalami kekurangan pangan, salah satu 
penyebab utamanya adalah krisis ekonomi. Demikian seperti dikutip harian 
Belanda NRC Handelsblad.  Negara ini kekurangan 1 juta ton bahan pangan untuk 
mencukupi kebutuhan 24 juta warganya. 

Demikian NRC Handelsblad, demikian pula ulasan pers kali ini.


---------------------------------------------------------------------
Radio Nederland Wereldomroep, Postbus 222, 1200 JG Hilversum
http://www.rnw.nl/id/bahasa-indonesia

Anda bisa berhenti berlangganan dengan mengirim email ke:
[email protected]

Keterangan lebih lanjut mengenai siaran radio kami dapat Anda
peroleh melalui
[email protected]

Copyright Radio Nederland Wereldomroep. 
---------------------------------------------------------------------

Kirim email ke