--------------------------------------------------------------------- WARTA BERITA RADIO NEDERLAND WERELDOMROEP Edisi: Bahasa Indonesia
Ikhtisar berita disusun berdasarkan berita-berita yang disiarkan oleh Radio Nederland Wereldomroep selama 24 jam terakhir. --------------------------------------------------------------------- Edisi ini diterbitkan pada: Kamis 10 Juni 2010 14:10 UTC ** PERTEMUAN KETUA FRAKSI PARLEMEN BELANDA ** HASIL PEMILU PARLEMEN CEMASKAN SERIKAT BURUH ** EKSPOR CINA NAIK PESAT ** SERIKAT PEGAWAI AFRIKA ANCAM MOGOK ** FANS BOLA NEPAL BERDOA AGAR HUJAN LEBAT ** GEMA WARTA TOPIK BELANDA : WILDERS MENANG, MUSLIM BELANDA TIDAK PERLU CEMAS ** GEMA WARTA TOPIK BELANDA : FANS ORANYE ** GEMA WARTA TOPIK BELANDA : KANAN DIUNTUNGKAN KRISIS ** GEMA WARTA TOPIK BELANDA : KASUS JORAN VAN DER SLOOT ** GEMA WARTA TOPIK BELANDA : LIBERAL KONSERVATIP MENANG PEMILU ** GEMA WARTA TOPIK INDONESIA : GAY SASARAN PEMERASAN DAN PREMANISME ** GEMA WARTA TOPIK TINJAUAN PERS : BALITA AFGHANISTAN KECANDUAN OPIUM & KORSEL BANTU KORUT * PERTEMUAN KETUA FRAKSI PARLEMEN BELANDA Kamis Siang para pemimpin fraksi parlemen Belanda bertemu di Den Haag. Partai Kristen demokrat CDA harus memilih ketua fraksi baru setelah perdana menteri demisioner Jan Peter Balkenende mengundurkan diri. Menurut menteri muda urusan pendikan dan kebudayaan Maria van Beijsterveld ini bukan saja urusan fraksi CDA tetapi juga pucuk pimpinan partai. Beijsterveld tidak memberi komentar apakah ia seorang calon. Balkenende Rabu kemarin mengundurkan diri sebagai pemimpin CDA dan tidak akan kembali ke parlemen. Perolehan suara CDA hasil pemilu parlemen kemarin, menyusut dengan hampir separuh. CDA hanya berhasil mendapat 21 kursi. Hasil terburuk selama ini. Partai kanan liberal VVD menjadi partai terbesar dengan 31 kursi. Hanya berbeda 1 kursi dengan partai buruh PvdA di tempat kedua. Partai ekstrim kanan PVV mengantongi penambahan kursi paling banyak dari 9 menjadi 24. Partai sosialis SP kalah paling besar. Mereka hanya mendapat 15 kursi. Partai kiri liberal D'66 dan partai kiri hijau GroenLinks masing-masing meraih 10 kursi. Jumlah elektorat yang menggunakan hak pilih mereka mencapai 74,5%. Sedikit dibawah pemilu empat tahun lalu. Masih belum jelas bentuk kabinet koalisi yang baru nanti. Koalisi partai-partai kiri tidak cukup meraih mayoritas di parlemen * HASIL PEMILU PARLEMEN CEMASKAN SERIKAT BURUH Belanda dicemaskan akan bisa mengalami kesulitan besar, demikian reaksi kalangan serikat buruh dan majikan atas hasil pemilu parlemen Rabu kemarin. Ketua organisasi pihak majikan VNO Bernard Wientjes dalam sebuah wawancara Radio mengatakan bahwa partai terbesar hasil pemilu yaitu partai kanan liberal VVD hanya menambah 20% suara. "Dari sudut ekonomi kenaikan tersebut mencemaskan", demikian Bernard Wientjes. Ketua VNO mendesak pemimpin "kedua partai terbesar" yaitu Mark Rutte dari partai kanan liberal VVD dan Job Cohen dari partai demokrat sosial PvdA untuk berunding dan mencari kesepakatan. Kecemasan Bernard Wientjes juga disuarakan oleh Agnes Jongerius pemimpin partai buruh FNV. "Penghematan yang ketat akan bisa menghancurkan pertumbuhan ekonomi yang saat ini masih sangat peka", demikian Jongerius. Ia juga menambahkan, menaikan usia bagi tunjangan hari tua dari 65 ke 67 tahun tidak boleh menjadi masalah bagi kabinet baru Belanda nanti. Awal bulan ini serikat buruh dan majikan sudah mencapai kesepakatan untuk menaikan usia bagi tunjangan hari tua. * EKSPOR CINA NAIK PESAT Ekspor Cina di bulan Mei naik dengan 48,5% dibanding tahun lalu. Kenaikan terbesar dalam enam tahun. Demikian laporan yang dikeluarkan oleh dinas pabean Cina hari ini. Data tersebut memperlihatkan bahwa krisis hutang yang melanda sejumlah negara Uni Eropa belum banyak berdampak pada perekonomian dunia. Ekspor Total Cina di bulan Mei mencapai US$ 131,8 miliar (C 110 miliar) jumlah tertinggi sejak September 2008. Ekspor Cina ke negara-negara Uni Eropa naik dengan 50% dan ke Amerika Serikat, 44%. Naiknya permintaan dari luar negeri menyebabkan perekonomian Cina di kwartal pertama naik dengan 11,9%. Cina berusaha mengambil berbagai langkah agar menekan pertumbuhan untuk mencegah melonjaknya inflasi. * SERIKAT PEGAWAI AFRIKA ANCAM MOGOK Serikat pegawai negeri Afrika Selatan menampik kenaikan gaji yang diusulkan pemerintah. Mereka mengancam akan melakukan aksi mogok saat kejuaraan dunia sepak bola. Demikian para pejabat serikat pegawai negeri Afrika Selatan. Serikat pegawai negeri Afrika Selatan beranggotakan 1,2 juta perawat, polisi, guru dan pegawai negeri. Rabu lalu mereka menolak kenaikan gaji 6,2% yang ditawarkan pemerintah. Mereka menuntut 8,5% "Apabila upaya mencari rujukan hari Jum'at ini gagal, kami tidak punya pilihan lain selain melakukan aksi mogok disaat kejuaraan dunia sepak bola", tegas Manie de Clerq sekjen serikat pegawai negeri PSA. * POLISI TAHAN REMAJA BERCUMBU RAYU Polisi Sri Lanka menahan ratusan semaja yang bercumbu-rayu di tempat-tempat umum. Polisi melakukan penahanan setelah warga lain merasa dipermalukan. Kira-kira dua ratusan pasangan remaja ditahan dua minggu di dua distrik di Sri Lanka selatan karena perilaku yang dianggap tidak senonoh. Mereka ditahan tapi tidak diadili. Para ortu mereka diberitahu oleh polisi. Banyak pasangan remaja terlihat bercumbu-mesra di tepi pantai karena tidak mampu membayar hotel, demikian keluh salah seorang penduduk lokal. Di negara yang mayoritas Islam, adegan-adegan mesra selalu disensor. * FANS BOLA NEPAL BERDOA AGAR HUJAN LEBAT Fans bola di Nepal berdoa agar musim hujan tahun ini panjang. Curah hujan yang lebat mengurangi ancaman pemadaman listrik dan fans bola dapat terus menonton bola di televisi. Nepal sangat tergantung dari pembangkit listrik tenaga air. Negara pegunungan dengan 28 juta penduduknya bisa mengalami pemadaman listrik sampai 18 jam per hari. Musim hujan yang dimulai bulan Juni bisa membawa perubahan. Fans bola Nepal mengimbau dengan sangat kepada para pejabat tinggi pemerintah agar aliran lsitrik jangan diputus saat kejuaraan dunia bola 2010 di Afrika Selatan. Imbauan mereka rupanya tidak digubris. "Sangat tidak mungkin mengurangi giliran pemadaman listrik selama pertandingan bola, karena kapasitas terbatas. Tapi musim hujan bisa membantu", demikian Sher Singh Bhat, seorang pejabat tinggi Nepal Electricity Authoriry. Sepakbola menjadi olahraga yang sangat populer di negara miskin seperti Nepal dimana jumlah pemirsa televisi terus meningkat setiap tahun. "Saya sudang menunggu empat tahun. Giliran pemadaman listrik bisa memuyarkan impian saya", keluh Prakash Sapkota seorang mahasiswa 21 tahun. "Pemerintah bertanggung-jawab kalau situasinya jadi runyam", tambahnya. * DUA WARGA SERBIA BOSNIA DIVONIS SEUMUR HIDUP Pengadilan kejahatan perang PBB mejatuhkan hukuman penjara seumur hidup kepada dua warga Serbia Bosnia. Vonis itu dijatuhkan sehubungan dengan keterlibatan mereka dalam pembunuhan massal Srebrenica. Lebih dari tujuh ribu pria dan anak laki-laki tewas dibantai di bulan July 1995. Vujadin Popovic 53 tahun dan Ljubisa Beara 70 tahun keduanya perwira angkatan darat Serbia didakwa bertanggung jawab atas pembantaian massal antara tahun 1992 - 1995. Mereka ditahan oleh Mahkamah Internasional bagi bekas Yugoslavia. Empat perwira lain dan seorang polisi dibuktikan bersalah melakukan kejahatan perang dan kemanusiaan. Mereka divonis hukuman penjara antara lima dan 35 tahun. * BERITA BURSA Laporan ekspor Cina mendongkrak nilai index di pasar-pasar saham dan bursa Asia. Masalah yang dihadapi perusahaan minyak BP menurunkan nilai index di Tokio, tapi para pedagang saham dan bursa berhasil berhasil menaikkan nilai index. Hari ini nilai index Nikkei di Tokio ditutup dengan 1,1% lebih tinggi pada 9542,65 poin. Di Hongkong, Hanseng juga naik dengan 0,5%. Kopsi di Seoul, 0,3% lebih tinggi dan All Ordinaries di Australia naik 1,1% Hari ini Euro tercatat US$ 1,2059 di Jakarta 1 C = Rp. 11.124,- dan US$ = Rp. 9.232,- Cuaca di Hilversum mendung berawan. Suhu sekitar 20 derejat Celsius * WILDERS MENANG, MUSLIM BELANDA TIDAK PERLU CEMAS Hasil pemilu Belanda rabu kemarin menurut banyak pihak tidak mengejutkan. Kemenangan partai liberal dan 24 kursi untuk Partai Kebebasan PVV pimpinan Geert Wilders. Ada kemungkinan Wilders ikut dalam koalisi pemerintahan baru belanda. Radio Nederland menanyakan kepada dua orang tokoh organisasi muslim masyarakat Indonesia di Belanda, apakah ummat muslim Belanda harus cemas akan perkembangan politik terbaru ini? Pertama-tama bapak George Muishout dari Yayasan Bina Dakwah di kota Utrecht : "Hasil ini tidak terlalu mengejutkan. Sudah ada tanda bahwa Geert Wilders akan menang. Apakah kaum muslim di Belanda harus was-was, emnurut Bapak George tidak perlu. karena belum jelas apakah Partai PVV akan ikut dalam pemerintahan baru. Yang tidak dipungkiri, partainya Wilders ini bertambah kuat dalam parlemen Belanda. Dampaknya tergantung koalisi. Seandainya mereka terlibat, ada kemungkinan tema-tema yang dianggap penting oleh Wilders masuk dalam kebijakan pemerintah. Tapi dari jumlah total kursi di parlemen, mereka tetap minoritas. Untuk benar-benar menerapkan kebijakan yang anti-Islam masihlah sulit". Demikian pendapat pak George Muishout dari Yayasan Bina Dakwah. Pendapat kedua disampaikan Firdaus Dahlan, ketua Masjid Al-Hikmah di kota Den Haag : "Pengamatan saya, yang namanya pemilu sudah berlangsung sesuai aturan, demokratis dan transparan. Rakyat Belanda sudah menjatuhkan pilihan kepada Geert Wilders. Kalau buat kita kaum muslimin yang ada di Den Haag, terutama di mesjid Al Hikmah, kita mengharagai pilihan masyarakat tersebut. Hal yang bisa kita lakukan adalah: 1. menghormati hasil pemilu tersebut. 2 sebagai kaum muslimin, kita harus memperlihatkan perilaku kita yang muslimin juga. Memberikan contoh yang baik kepada masyarakat belanda. tidak perlu merasa risau. Marilah kita menunjukkan perilaku kita sebagai ummat muslimin yang betul-betul berdasarkan Al Quran. Karena tingkah laku kita itu yang akan diobservasi oleh orang belanda dan khususnya kepada Geert Wilders yang selama ini sudah 'agak miring' terhadap Islam". Ikuti wawancara lebih lanjut di bawah ini. * FANS ORANYE Penggembira sepak bola Belanda tiba di Afrika Selatan untuk menghadiri Piala Dunia. Dengan kopor penuh kaos oranye, kaca mata, topi dan peci. Mereka juga sangat optimis tentang prestasi tim Oranje. Laporan Elles van Gelder. Pesawat terbang maskapai penerbangan Belanda KLM penuh penumpang. Di terminal kedatangan orang Belanda menyeret-nyeret kopor-kopor mereka. Mereka didahului mantan pemain sepak bola Pierre van Hooijdonk dan Aron Winter. Sebagian besar penumpang, 140 orang, datang untuk perkemahan Oranje. Mereka menyewa karavan atau tenda dan tinggal di perkemahan Pretoria. Salah seorang fans mengeluh. Akibat banyaknya perlengkapan Oranje yang dibawa dalam kopor, ia harus membayar 120 euro karena barang bawaannya terlalu berat. Staf darat di meja check-in Amsterdam tidak mau bersikap luwes. Juga Karena Voshol dari Rotterdam membawa kopor penuh asesoris. Bersama suaminya ia datang ke Afrika Selatan. Syal oranye Ia membuka kopornya. Sandal oranye, kaca mata, bendera Belanda, bandana, singa dan syal oranye. "Kami berada di sini selama tiga pekan, menghadiri semua tiga pertandingan Oranje," ceritanya. "Suami saya fans berat sepak bola. Saya terutama ikut menemani dia. Tapi kami juga berkeliling-keliling." Pasangan ini antara lain ikut safari di Taman Kruger serta Pulau Robben dan Tafelberg atau Gunung Meja di Capetown. Juga tukang pos Niek van de Vegt dari Dalfsen, propinsi Overijssel berada dalam penerbangan. Ia terutama mencolok di antara para penumpang lain karena mengenakan topi bergambarkan singa oranye. Bersama ayahnya, Herman, ia berkunjung ke Afrika Selatan. Herman, mandor tukang kayu, sebelumnya sudah pernah mengunjungi Piala Dunia tahun 1974 dan Piala Eropa tahun 1988. Juga mereka pertama ikut safari sebelum nonton sepak bola. "Kendati sangat mahal, namun kami toh memutuskan mengadakan perjalanan ini," ujar Herman. Bir Dengan bis, 140 suporter Oranje akan ke tempat perkemahan. Herman dan Niek mengamati karavan, tempat mereka tinggal selama tiga pekan ke depan. Sangat sempit. Ayah dan anak tidur di tempat tidur ganda yang mengisi hampir seluruh karavan. Niek cemas karena teman seperjalanan suka berdengkur. Beberapa gelas bir dan kapok di telinganya harus membantunya melewati malam. Banyak orang Belanda memutuskan tidak ke Afrika Selatan. Harga mahal menjadi salah satu alasan terpenting. Direktur organisasi sepak bola Belanda Henk Kesler memperkirakan kesebelasan Belanda di Afrika Selatan per pertandingan didukung sekitar 10 ribu fans. Sebagian dari mereka tidak terbang ke negeri tersebut tapi terdiri dari warga Belanda yang tinggal di Afrika Selatan. Trompet Emigran dan ekspat Belanda memperlihatkan kegilaan akan tim Oranje pada latihan umum kesebelasan Belanda di Yohannesburg. Dilengkapi trompet vuvuzela, mereka mendukung para pemain. Rini van der Sluijs, 74 tahun, datang ke Afrika Selatan tahun 1938 bersama orang tuanya. "Belanda tetap tim saya", katanya. Tapi dia juga memikirkan tuan rumah. "Piala Dunia suatu peristiwa besar bagi Afrika Selatan", ujarnya. "Mata dunia akan tertuju kepada kami. Mereka selalu mendengar berita-bertai buruk tentang negeri kami. Kini mereka juga bisa melihat sisi baik." Juga Emiel, bocah Belanda berusia 10 tahun tinggal di Afrika Selatan. Bersama murid-murid lain sekolah Belanda, ia melihat gambar-gambar para bintang sepak bola. "Pemain favorit saya adalah Van Persie. Mengapa? Karena ia pemain yang bagus. Belanda pasti berhasil lolos semi final." Senin 14 Juni Belanda melawan Denmark di Yohannesburg. Sabtu 19 Juni melawan Jepang di Durban dan Kamis 24 Juni bertanding melawan Kamerun di Kaapstad. Baik suami-isteri Voshol maupun ayah-anak Van de Vegt mengikuti tim Belanda dengan karavan mereka. * KANAN DIUNTUNGKAN KRISIS Perubahan besar dalam peta politik Belanda. Itulah berita terpenting bagi media internasional dalam pemberitaan pemilihan parlemen Rabu kemarin. Kemenangan besar tokoh populis kanan Geert Wilders banyak disoroti. Laporan Philip Smet. 'Kecemasan Ekonomi Butir Utama Pemilu Belanda', tulis surat kabar The New York Times. Pemilu Belanda terutama diwarnai krisis ekonomi. Demikian tulis harian ini. Kanan BBC World News melaporkan sentakan ke kanan. 'Pemilu didominasi defisit anggaran yang makin meningkat serta ketidakpuasan tentang imigrasi ke Belanda. Analisa ini juga terlihat di pelbagai surat kabar lain serta situs web.' Situs web The New York Times juga menunjuk pada masa-masa politik yang tidak menentu di Belanda, setelah pembunuhan politikus anti-imigrasi Pim Fortuyn tahun 2002 serta pembunuhan sineas dan pengkritik muslim Theo van Gogh dua tahun kemudian. Selisih Kecil Karena Rabu malam dan Kamis subuh hasil pemilu belum diketahui, maka harian-harian pagi hanya melaporkan adanya apa yang disebut cliff hanger: persaingan ketat antara partai liberal VVD serta partai sosial-demokrat PvdA. 'Kopf-an-Kopf-rennen', tulis surat kabar Swiss, Neue Zurcher Zeitung. Semua media menulis tentang kemenangan besar bagi PVV pimpinan Geert Wilders. Surat kabar Inggris The Guardian merangkum situasi: 'Kemenangan bagi partai anti-Islam dalam jajak pendapat Belanda - Kekalahan memalukan bagi Kristen Demokrat. Namun demikian tidak ada pemenang mutlak. Balkenende Keluarnya PM Balkenende dari politik tidak banyak disorot pers internasional. Delapan tahun belakangan partai Kristen Demokrat CDA pimpinan Balkenende menjadi partai terbesar. Kini pendukungnya berkurang hingga separuh. Akibat perbedaan waktu, media Asia hampir tidak menyorot berita pemilu Belanda. Surat kabar Asia telah dicetak ketika hasilnya diumumkan. Surat kabar Amerika Latin masih harus terbit. Tapi pada situs web harian Cile, El Mercurio, emol.com telah tercantum artikel tentang hasil pemilu serta keputusan Balkenende untuk meninggalkan politik. Negara-negara Arab tidak tertarik menyorot pemilu Belanda. Rutte Pemimpin VVD Mark Rutte menghadapi tugas berat membentuk koalisi baru, tulis media asing. Foto Rutte ditemukan di semua media internasional. The Times of India menunjuk pada situasi rumit: "Hasil sementara menunjukkan jalan buntu dalam pemilu Belanda". CNN melaporkan perundingan pembentukan koalisi bisa makan waktu berbulan-bulan. Hampir semua media menulis bahwa PVV ingin ikut memerintah. Surat kabar Prancis Le Monde juga mendengar bahwa Wilders menilai sudah waktunya untuk membuat konsesi. "Kami ingin memerintah, dan karena itu bersedia membuat konsesi." The Times India melaporkan jumlah pemilih yang mencontreng, yakni 74% adalah yang terendah sejak tahun 1998. Yang juga mencolok bagi surat kabar ini adalah bahwa Belanda mencontreng dengan pensil merah. Juga kebanyakan warga Belanda merasa aneh hal itu masih terjadi dalam era komputer sekarang ini. * KASUS JORAN VAN DER SLOOT Nama Joran van der Sloot mulai menjadi buah bibir sejak 2005 sehubungan dengan lenyapnya gadis Amerika Natalee Holloway. Pekan ini, awal Juni 2010, ia mengaku telah membunuh gadis Peru, Stephany Flores. Ikhtisar singkat mengenai kasus tersebut. Laporan Redaksi RNW. Rabu 2 Juni 2010. Joran van der Sloot (22 tahun) dituduh terlibat dalam kasus pembunuhan Stephany Tatiana Flores Ramirez, seorang gadis Peru berusia 21 tahun. Mayat gadis ini dtemukan di dalam kamar hotel, yang disewa atas nama Joran van der Sloot. Diperkirakan, gadis itu dibunuh pada tanggal 30 mei 2010. Tepat lima tahun setelah lenyapnya gadis Amerika, Natalee Holloway di Aruba. Kasus lenyapnya gadis ini masih belum terungkap, dan Joran van der Sloot masih merupakan tersangka utama. Joran van der Sloot, yang sedang berada di ibukota Peru, Lima, dalam rangka pertandingan poker, melarikan diri. Dua warga Peru memberi kesaksian, menerima uang sebanyak 500 euro, sebagai imbalan mengantar Joran van der Sloot ke perbatasan Cile. Diperkirakan, ia berada di Arica, kota di daerah gurun di Cile Utara. Kamis 3 Juni 2010. Operasi perburuan polisi Cile, berhasil menangkap Joran van der Sloot, ketika ia sedang naik taxi, dari kota pantai Cile, Vina del Mar, menuju ke ibukota, Santiago. Ia langsung dibawa ke Santiago, sambil menunggu terbitnya surat perintah penahanan internasional resmi dari Peru. Jum'at 4 Juni 2010. Joran van der Sloot diterbangkan ke kota perbatasan Arica, dan di perbatasan diserahkan pada penguasa Peru. Seorang jaksa penuntut di kota Alabama, Amerika, menuduh Joran van der Sloot melakukan pemerasan. Ia dituduh memeras ibu Natalee Holloway uang sebanyak 250.000 dolar, sebagai imbalan bagi informasi mengenai lenyapnya sang gadis. Atas permintaan kejaksaan Amerika, polisi Belanda menggeledah rumah Jaap Amesz, seorang warga Belanda, di kota Hulshorst. Pria ini dikenal dengan nama 'Teror Jaap' dari acara televisi de Gouden Kooi, atau Kerangkeng Emas. Pada tahun 2009 Jaap Amesz pernah mewawancara Joran van der Sloot mengenai kasus hilangnya Natalee Holloway. Jaap Amesz masih sering berhubungan dengan Joran van der Sloot. Pada saat penggeledahan, polisi menyita beberapa komputer dan telepon genggam. Sabtu 5 Juni 2010. Joran van der Sloot tiba di Lima, setelah menempuh perjalanan darat selama 20 jam. Ia kini resmi ditahan, atas tuduhan membunuh Stephany Flores. Ahad 6 Juni 2010. Joran van der Sloot dihadapkan pada media Peru. Polisi memperlihatkan rekaman kamera pengamanan hotel tempat Joran van der Sloot menginap, dan rekaman pemeriksaan pertama. Joran van der Sloot membantah bersangkut-paut dengan kasus pembunuhan. Selasa 8 Juni 2010. Media Peru dan setasiun televisi Amerika, CNN, melaporkan Joran van der Sloot mengaku membunuh Stephany Flores. Beberapa waktu kemudian, pengakuan ini dikonfirmasi oleh penguasa Peru. Ia membunuh Stephany Flores di kamar hotel, dalam keadaan marah, karena gadis ini melihat-lihat isi laptopnya, yang antara lain berisi informasi mengenai kasus Natalee Holloway. Rabu 9 Juni 2010. Sebuah koran Kolombia memberitakan, polisi Kolombia juga mulai menyelidiki tingkah-laku Joran van der Sloot. Polisi menyidik kemungkinan keterlibatan Joran van der Sloot dalam kasus menghilangnya dua orang gadis di Bogota, awal Mei 2010. Joran van der Sloot diketahui mengunjungi beberapa casino di ibukota Kolombia tersebut, dan juga berhubungan dengan beberapa orang gadis. * LIBERAL KONSERVATIP MENANG PEMILU Partai liberal konservatif VVD menang tipis dalam pemilihan parlemen Belanda. Pertama kali VVD menjadi partai terbesar, namun sekaligus kemenangan tertipis dalam sejarah modern Belanda. Dengan 31 kursi di parlemen, partai ini menjadi partai terkecil dalam pemerintahan. Laporan redaktur John Taylor Besar kemungkinan pemimpin VVD, Mark Rutte, menjadi perdana menteri, demikian para pendukungnya Kamis pagi tadi. Mark Rutte: "Teman-teman, betapa istimewanya malam ini. Benar-benar menegangkan.Saya masih hati-hati, tapi tampaknya, untuk pertama kali dalam sejarah, VVD menjadi partai terbesar Belanda." Dengan 30 kursi, partai buruh sosial demokrat PvdA menjadi partai terbesar kedua. Kendati demikian, pemimpin PvdA, Job Cohen, sangat gembira dengan hasil ini. Lagipula, partainya-lah yang mengakibatkan jatuhnya kabinet sebelumnya. Sebagai pemimpin baru PvdA, Cohen harus berjuang dalam kampanye pemilu. Namun partainya berhasil membatasi kekalahan. Job Cohen: "Banyak sekali orang berpikir: "Tamatlah PvdA! Tapi, kita tetap tegak!" Dari semua partai, PVV partai populis ultra-kanan Geert Wilders adalah pemenang terbesar. PVV berhasil meraup 24 kursi. PVV melonjak dari 9 menjadi 24 kursi dalam parlemen. Berbicara di depan pendukungnya yang mulai serak, Wilders berkata "Yang awalnya tampak mustahil kini telah menjadi kenyataan. Ini adalah hari yang gemilang bagi seluruh negara." Wilders menambahkan, sekitar 1,5 juta warga memilih program politik optimistis Partai Kebebasan. PVV menjadi partai terbesar ketiga dalam parlemen Belanda. Namun masih dipertanyakan apakah PVV dapat bergabung dalam pemerintah koalisi. Menurut Wilders keikutsertaan partainya dalam setiap formasi koalisi baru harus dipertimbangkan. "Saya berharap kami bisa memerintah. Mereka tidak bisa mengabaikan kami," katanya. Namun dua partai yang bersaing mendapatkan posisi pertama dalam pemilu ini bertentangan pendapat. Mark Rutte, pemimpin partai liberal VVD tidak mengesampingkan partai mana pun. Tapi, katanya, kerja sama antara VVD dengan PVV tidak mungkin. Lagi pula tidak lumrah, sebuah partai yang menang tidak dilibatkan dalam pembentukan koalisi. Dalam pemilu sebelumnya, kursi Partai Sosialis dalam parlemen berlipatganda tiga kali dan mendapat 25 kursi. Kendati demikian SP tidak bergabung dalam koalisi pemerintah. Pembentukan koalisi apapun akan sulit. Koalisi kanan, terdiri dari VVD, partai Kristen Demokrat CDA serta PVV merupakan mayoritas kecil. Hanya satu kursi. Pilihan koalisi tiga-partai lain, yakni VVD, PvdA serta CDA, mayoritas solid, tapi secara politik akan sangat sulit. Anggota partai bertemu hari ini, membicarakan pilihan masing-masing. Wilders, yang siap bertempur, meminta anggota parlemen PVV, mengemukakan ide mereka. Wilders: "Bagi semua caleg terpilih dari partai yang indah ini, bawalah linggis. Mulai besok kita mulai mendobrak, kita akan menunjukkan kemampuan kita!" Kekalahan terbesar dalam pemilu, dialami Perdana Menteri Jan Peter Balkenende. Dalam suasana emosional, ia menyatakan mundur sebagai pemimpin CDA. Partai ini menderita kekalahan bersejarah, kehilangan hampir separuh jumlah kursi. Menurut Balkenende, hasilnya 'sangat, sangat mengecewakan.' Dengan demikian berakhirlah era Balkenende dalam politik Belanda, yang berawal sejak ia menjadi PM tahun 2002. Balkenende tetap menjadi perdana menteri sampai pemerintah baru disahkan. Sekitar dua persen suara belum dihitung, termasuk ribuan surat suara yang dikirim warga Belanda di luar negeri. Tapi VVD unggul sekitar 45 ribu suara atas PvdA, selisih yang menurut kebanyakan analis tidak mungkin terkejar. Jumlah terendah pemilih yang mendatangi TPS sejak bertahun-tahun. Akibat hujan deras, sejumlah pemilih diam di rumah. 74 persen elektoral mencontreng. * GAY SASARAN PEMERASAN DAN PREMANISME Orientasi seksual adalah pilihan bebas setiap manusia. Tapi kalau Anda penyuka sesama jenis, bersiaplah menghadapi sederet tentangan dan segudang diskriminasi. Kaum gay yang berprofesi sebagai Pekerja Seks Komersil, PSK menjadi sasaran empuk pemerasan dan premanisme. Di tengah himpitan malu dan takut, mereka mencari pengakuan dan perlakuan yang sama. Inilah kisah mereka seperti disampaikan kepada reporter KBR68H Andreas Ronny. Untuk melindungi narasumber, kami tidak menggunakan nama sebenarnya. Kucing Tengah malam, di suatu akhir pekan di Lapangan Gasibu, Bandung, Jawa Barat. Ini tempat berkumpulnya Penjaja Seksual Khusus Laki-laki, atau disebut 'kucing'. Ada dua laki-laki sedang duduk di samping kios rokok. Letaknya persis di pinggir jalan, di bawah sorot kuning lampu jalan. Ini Didit, sudah 10 tahun jadi kucing. Usia Didit sekarang 28 tahun. Sesekali ia melirik layar telepon-pintar di tangannya. Tubuhnya tinggi, kulitnya bersih. "Ya awalnya waktu kuliah semester satu, pas nginjak kaki di Bandung. Saya dari Palembang. Waktu itu saya sempet kecanduan narkoba. Mungkin dari situ awal mulanya. Sampai saya untuk memenuhi ketagihan, ada link dari teman yang ajak untuk itu, ya udah saya dapat duit dengan instan. Apapun saya lakukan untuk dapat uang itu." Kalau yang ini, Eri, 29 tahun, asal Kalimantan, lahir dan besar di Bandung. "Sebenarnya sebelum SMA juga sudah ada rasa gimana, tapi nggak tahu komunitasnya. Sejak lulus kan lebih banyak main jadi tahu tempat-tempat. Pertama-tama main ke tempat dugem, terus ketemu teman, ngobrol-ngobrol, jadi tahu tempat-tempat nongkrongnya di mana." Dimusuhi keluarga Memilih jadi gay artinya harus bersiap menghadapi resiko dimusuhi keluarga. Apalagi mereka adalah gay yang juga kucing. Didit masih merahasiakan identitasnya dari keluarga, tapi terbuka kepada teman-temannya. "Alhamdulilah sampai sekarang belum ada keluarga yang tahu, kalau bisa jangan sampailah. Teman-teman main sih ada ya. Teman-teman dekat udah tahu kerjaan saya seperti apa. Bahkan status saya mereka tahu. Mereka biasa-biasa saja. Awalnya memang sempat curiga, akhirnya saya buka diri dan mereka nggak masalah. Tapi ada juga teman-teman yang homofobia. Tapi saya nggak pernah nanggapi. Dibawa santai aja. Daripada mereka mikirin... atau... ngurusin orang lain, mending urus diri sendiri ajalah. Mereka juga belum tentu lebih baik dari saya." Homofobia adalah rasa takut terhadap kelompok homoseksual, penyuka sesama jenis. Didit pernah diusir dari kostnya karena ketahuan gay. Eri lebih beruntung. Keluarga menerima ia apa adanya. "Saya ketahuan, jadi pas ML di rumah ketahuan. Jadi, istilahnya dirapatin di rumah. Ya saya ngaku aja. Awalnya keluarga nentang, tapi gimana lagi, ini bukan kemauan kita, emang dikasihnya gini. Cuman orang tua nyaranin supaya bisa berubah. Terus saya terangin. Sulit kan nggak semudah membalikkan telapak tangan. Lagian yang begini mah nggak bisa berubah menurut saya." Premanisme Sampai 2008, Lapangan Gasibu jadi salah satu lokasi tongkrongan kelompok gay dan kucing di Bandung. Juga Taman Lansia, masih di jantung Paris van Java. Namun mereka sekarang sudah jarang sekali ada di sana, menghindari aksi premanisme. Sebelumnya, hampir tiap hari ada yang melepas malam di tempat ini. Paling tidak 3-5 orang, sekedar ngobrol, ujar Didit. "Saya pernah dulu waktu masih mangkal di sana. Mereka aparat, polisi-polisi gadungan. Oknum. Saya pernah ditelanjangin, dipalak, bahkan sempat ditempeleng gara-gara saat saya dilucuti, lihat dompet cuman ada 10 ribu, ya itu ditampar. Mereka ngomong ngapain kamu nge-track? Padahal sama sekali tidak. Maksudnya (ctak-ctak) ngecandain mereka lewat. Padahal kita cuman nongkrong doang." Sementara Eri menambahkan: "Nyari duit, yang namanya polisi suka nyari duit. Kan ada mobil, padahal yang nge-track orang lain. Otomatis, mereka lari, jadi pada lari. Tapi sandal saya ketinggalan, jadi ketangkep. Terus temen saya nemenin saya ketangkep, jadi berdua. Disuruh lari mas 3 keliling. Terus temen saya disuruh ngisepin. Temen saya mah mau aja ya. Saya mah gak mau, masalahnya mau dibayar, biarpun sama polisi. Kalau ganteng sih gak papa. Hahaha." Saling menghargai Menurut Babe Slamet, pedagang rokok di Lapangan Gasibu, gay dan kucing yang nongkrong di sana tak pernah bertransaksi seksual. Babe berdagang di Lapangan Gasibu sejak 2003. Ia mengaku dekat dengan komunitas ini. "Kita sama-sama ya, saling ngisi saling pengertian, saling menghargai. Itu hak dia, kenapa saya melarang, apa kata dunia?" Karena transaksi seksual tak lagi dilakukan di Lapangan Gasibu, Didit dan Eri lebih banyak bertransaksi lewat telepon. Menunggu panggilan. Pekerja media gaya hidup dan fashion di Bandung, Majalah Suave, Widaryoko mengatakan, gay Bandung semakin berani tampil. "Yang jadi masalah tuh sekarang mereka cukup eksis dan di tempat-tempat tertentu kayak mereka merasa keren. Dengan menunjukkan kalau gue gay itu gue keren. Di beberapa tempat kayak di klub di Bandung, banyak lihat cowo-cowo ciuman. Dan itu mengganggu buat gue. Males banget ngeliat cowo-cowo ciuman tempat umum. Kalau udah begitu sih udah mengganggu. Kalau yang gue liat di Dago Plasa, mereka kayaknya nyaman, karena di situ banyak jadi mereka merasa nyaman. Justru orang-orang yang nggak biasa, pasti nggak nyaman." Semakin eksis, membuat peluang intimidasi semakin besar. Di tempat-tempat umum di mana kaum gay berkumpul, biasanya orang-orang lain menjauhi mereka. Harapan Tapi masih ada harapan buat Didit dan Eri sejak mereka aktif di Himpunan Abiasa. Ini satu-satunya lembaga di Bandung yang mewadahi kaum gay dan LSL atau lelaki suka lelaki. Ronnie Adie, manajer program Abiasa, banyak memberi untuk mereka. Adie juga gay. "Awalnya dulu nongkrong di Lapangan Gasibu. Dulu nggak tahu kalau itu tempat nongkrong teman-teman itu. Nongkrong sendiri, karena lagi banyak masalah. Banyak yang nyamperin, dan itu cowo, keliatan agak centil-centil. Istilahnya ngondek. Itu ngobrol-ngobrol biasa aja. Tapi memang mungkin pada dasarnya udah ada, tapi belum sadar dan belum nemu komunitasnya. Pada saat di situ terasa nyaman aja. Besoknya karena kenyamanan itu datang lagi, ngobrol lagi, datang lagi. Akhirnya kok saya merasa tertarik. Mungkin karena ada kenyamanan ya. Satu minggu tahu dunia ini saya langsung pacaran hehehe." Kini Himpunan Abiasa mewadahi sekitar 28 ribu kaum gay se-Jawa Barat, dengan kelompok kerja yang mencakup 16 kabupaten/kota. Ryan Jombang Tapi masih ada tugas besar, membangun solidaritas melawan intimidasi. Ketakutan semakin besar ketika kasus pembunuhan berantai yang dilakukan seorang gay Ryan Jombang muncul. Eskploitasi media soal orientasi seksual Ryan menambah negatif pandangan masyarakat terhadap kaum gay. Ronnie Adie mengatakan, teman-teman sempat takut datang ke kantor Abiasa. Untuk beberapa bulan, mereka tidak nongkrong di BIP, Dago Plaza dan tempat-tempat umum lainnya. "Makanya waktu itu pernah teman-teman diajak untuk kompak, karena kalau sendiri-sendiri otomatis kejadian bakal terus berulang. Teman-teman pernah saya ajak coba lawan tapi kompak. Tapi teman-teman sendiri masih ketakutan." Melawan homofobia Bulan lalu, dunia memperingati hari melawan homofobia alias ketakutan terhadap kelompok homoseksual. Tapi Himpunan Abiasa belum berani berkampanye di kotanya sendiri, Bandung, kata Adie. "Sejujurnya pengen adain di Bandung, tapi kalau melihat karakteristik baik komunitas dan penduduk, masih terlalu sulit. Ya saya juga salut ya. Kalau lihat di sana, Aceh memang lebih ketat, tapi teman-teman salut mereka bisa adakan itu. Itu untuk ajang membuka mata masyarakat yang selalu memandang negatif. Bukan hanya gay, tapi waria, lesbian, dipandang negatif. Tapi ya kalau di sini, kegiatannya harus tepat, situasi kondisi juga, untuk peringati IDAHO." Didit dan Eri paham, jalan masih panjang untuk melawan homophobia. "Harusnya mereka melawan, menunjukkan bahwa mereka berhak mengekspresikan diri. Jangan takutlah. Di mata Tuhan kan semua sama. Di satu sisi bagus ya kalau kita tunjukkan ke masyarakat untuk melawan homofobia, tapi di sisi lain, kultur kita beda. Stigma dan diskriminasi masih tinggi di sini." Didit dan Eri masih harus memupuk keberanian untuk mendeklarasikan diri secara terbuka kalau mereka gay. Bahwa mereka tak ada bedanya dengan manusia lain. * BALITA AFGHANISTAN KECANDUAN OPIUM & KORSEL BANTU KORUT Peneliti internasional menemukan fakta bayi-bayi di Afghanistan kecanduan opium. Banyak bayi yang kadar opium dalam darahnya 10 kali lipat dari jumlah pencandu dewasa. Dari penelitian terbukti bahwa 74% anak-anak yang orang tuanya merokok opium, akhirnya menjadi pecandu. Dan ini belum menggambarkan keadaan seluruhnya. Demikian harian Belanda NRC Handelsblad. Penemuan ini menghebohkan karena ini pertama kali ditemukan kasus kecanduan pada bayi usia 9 hingga 14 bulan. Afghanistan adalah produsen 90% opium dunia. Anak-anak di negara itu kecanduan akibat tiga alasan: mengisap asap opium orang tua, opium diberikan orang tua sebagai peredam rasa sakit dan anak-anak menggunakannya sendiri, dalam kasus seperti korban penyiksaan atau ditelantarkan. Harian Trouw mengutip, kecanduan opium salah satu masalah terbesar Afghanistan selain kemiskinan, trauma perang, kekerasan rumah tangga dan penyiksaan. Demikian Gilberto Gerra, kepala pencegahan kecanduan narkoba pada badan PBB UNODC. Sementara ini belum ada pedoman internasional menangani anak-anak yang kecanduan opium. Dari Afghanistan kita ke Korea. Korea Selatan akhirnya memberi ijin dua organisasi untuk memberi bantuan susu bubuk dan bahan makanan lain untuk anak-anak di Korea Utara. Bantuan akan diberikan untuk anak-anak di provinsi Hamgyong. Ini dilakukan walaupun ada sanksi atas Korea Utara akibat aksinya menyerang kapal angkatan laut Korea Selatan. Para pengamat mengatakan ini bukan berarti hubungan kedua Korea akan membaik, aksi ini dilakukan atas dasar kemanusiaan. Sudah bertahun-tahun Korea Utara mengalami kekurangan pangan, salah satu penyebab utamanya adalah krisis ekonomi. Demikian seperti dikutip harian Belanda NRC Handelsblad. Negara ini kekurangan 1 juta ton bahan pangan untuk mencukupi kebutuhan 24 juta warganya. Demikian NRC Handelsblad, demikian pula ulasan pers kali ini. --------------------------------------------------------------------- Radio Nederland Wereldomroep, Postbus 222, 1200 JG Hilversum http://www.rnw.nl/id/bahasa-indonesia Anda bisa berhenti berlangganan dengan mengirim email ke: [email protected] Keterangan lebih lanjut mengenai siaran radio kami dapat Anda peroleh melalui [email protected] Copyright Radio Nederland Wereldomroep. ---------------------------------------------------------------------
