--------------------------------------------------------------------- WARTA BERITA RADIO NEDERLAND WERELDOMROEP Edisi: Bahasa Indonesia
Ikhtisar berita disusun berdasarkan berita-berita yang disiarkan oleh Radio Nederland Wereldomroep selama 24 jam terakhir. --------------------------------------------------------------------- Edisi ini diterbitkan pada: Kamis 17 Juni 2010 14:30 UTC ** KORBAN LONGSOR MYANMAR ** PEMBUNUHAN REMAJA INDIA DI AUSTRALIA ** SHAKIRA MAIN FILM INDIA ** BOSKALIS BANTU NEW ORLEANS ** PELUANG KOALISI KANAN TENGAH SEMAKIN TIPIS ** GEMA WARTA TOPIK INTERNASIONAL : PAMERAN PELUKIS SPANYOL DI AMSTERDAM ** GEMA WARTA TOPIK INTERNASIONAL : PEMBERONTAK DARFUR TUNTUT KEADILAN ** GEMA WARTA TOPIK INTERNASIONAL : BAU KAOS KAKI - AMPUH LAWAN MALARIA ** GEMA WARTA TOPIK ASIA : MALAYSIA TANGKAP TERORIS UNTUK SENANGKAN BARAT ? ** GEMA WARTA TOPIK INDONESIA : DULU BUTA HURUF SEKARANG WARTAWAN * KORBAN LONGSOR MYANMAR Jumlah korban tewas akibat banjir dan longsor yang disebabkan oleh hujan deras di Myanmar mencapai 46. Jembatan dan gebung-gedung rusak berat. Demikian dilaporkan media pemerintah Myanmar. Sebelumnya jumlah korban tewas dilaporkan 30 orang. Sejak beberapa hari terkahir, hujan deras terus mengguyur sejumlah negara Asia Tenggara. Di Rakhine negara bagian Myanmar yang berbatasan dengan Bangldesh, dalam sekejap curah hujan mencapai 33 cm. Ribuan warga ditampung di sekolah-sekolah, gedung pemerintah dan vihara. Kantor berita Antara melaporkan, 6 orang tewas akibat longsor di Maluku. Semua korban terdiri dari satu keluarga. Minggu lalu 55 orang tewas akibat cuaca buruk di Bangladesh. Di Cina 42 penduduk tewas * PEMBUNUHAN REMAJA INDIA DI AUSTRALIA Seoarang remaja lelaki Australia 15 tahun didakwa menusuk mati seorang siswa India Nitin Garg. Kasus kekerasan seperti penyerang terhadap siswa-siswa India sudah terjadi berulang-kali dan memperburuk hubungan Caberra-New Delhi. Remaja Australia yang tidak disebutkan identitasnya diajukan ke Pengadilan Anak. Ia ditahan di pinggiran kota Melbourne hari Kamis. Nitin Garg 21 tahun ditusuk saat berjalan menuju tempat kerjanya di sebuah restoran tanggal 2 Januari. Sambil berjalan sempoyongan ia tiba di tempat kerja dan pingsan sebelum menghembuskan nafas terakhir. Insiden itu dikecam pedas oleh pemerintah Australia maupun India. Menlu India S.M. Krisha menyebutnya 'pembunuhan brutal, kejam dan tidak berperikemanusiaan terhadap seorang warga sipil India'. Sudah lama warga India yang belajar maupun yang menetap di Australia menjadi sasaran aksi-aksi kekerasan. Hal itu memicu aksi-aksi demonstrasi akbar warga India di Melbourne dan Sydney, tahun lalu. Diperkirakan jumlah siswa India yang belajar di Australia tahun ini akan berkurang dengan 20%. Pendapatan Australia dari sektor pendidikan siswa asing pada tahun ajaran 2008-2009, mencapai US$ 14,5 milyar, dan merupakan sektor penghasil devisa terbesar. "Polisi Australia pesimis aksi-aksi kekerasan terhadap siswa India, bermotifkan rasisme dan diskriminasi" demikian inspektur polisi Bernie Edwards. * ISRAEL PERLUNAK BLOKAKE GAZA Kabinet Israel hari Kamis menyetujui rancangan untuk memperlunak blokade Jalur Gaza yang dikuasai Hamas. Demikian kantor perdana menteri Benjamin Natanyahu. Rancangan tersebut mencakup 'memperlunak sistim pengiriman barang ke Gaza dan memperluas pengiriman material bagi pembangunan proyek-proyek sipil dibawah pengawasan internasional' demikian pernyataan yang dikeluarkan. Ditambahkan Israel akan tetap memberlakukan 'prosedur untuk mencegah pengiriman senjata dan peralatan perang' ke Gaza. Kabinet keamanan Israel yang beranggotakan 15 orang mengimbau dunia internasional untuk 'bekerja sama untuk membebaskan Gilad Shalit', tentara Israel yang diculik milisi yang berbasis di Gaza Juni 2006. Blokade Jalur gaza mulai dilakukan Israel setelah penculikan Shalit dan diperketat setelah Hamas menguasai Jalur Gaza setahun kemudian. Banyak pihak semakin mendesak Israel untuk mengakhiri blokade Jalur Gaza setelah melakukan razzia sebuah kapal yang mengankut batuan bagi Gaza tanggal 31 Mei yang menewaskan sembilan aktivis Turki yang berada dalam kapal tersebut. * HUTAN GUNDUL MEREBAK MALARIA Pembabatan hutan di Brazil menyebabkan semakin merebaknya penyakit Malaria. Demikian para peneiliti universitas Wisconsin Amerika Serikat di majalah sains 'Emerging Infectious Diseases'. Para ilmuwan melakukan penelitian di 54 distrik kawasan Amazon. Penyakit Malaria meningkat dengan 50% di kawasan yang hutannya menyusut dengan 4% akibat penggundulan hutan antara tahun 1997 sampai 2000. Menurut para peneliti, hutan yang gundul merupakan tempat yang ideal bagi pembiakan nyamuk Malaria. Di kawasan tersebut terdapat banyak lahan yang terbuka dan genangan air yang langsung terkena sinar matahari. * SHAKIRA MAIN FILM INDIA Shakira bintang pop Kolombia yang menyanyikan "Waka Waka" di kejuaraan bola Afrika Selatan akan main film Bollywood. Shakira mengikuti jejak Kylie Minoque bintang pop Australia yang main film India tahun lalu. Lagu yang akan dibawakan Shakira dikarang oleh kakak-beradik Salim-Sulaiman yang bersama penyanyi Afrika Selatan merekam "Waka Waka" yang berasal dari sebuah lagu tentara. "Kami berharap rekaman akan dimulai bulan depan", lata Salim kepada kantor berita AFP tanpa menyebut judul film yang akan dibintangi Shakira itu. Salim dan Sulaiman menjadi terkenal setelah memproduksi berbagai film Bollywood seperti "Kurbaan" dan "Chak De India". Kylie Minoque bekerja sama dengan A.R. Rachman pengarang lagu India yang dua kali memenangkan Oscar. Kylie berdampingan dengan bintang film India Akshay Kumar, Sanjay Dutt dan pemeran utama Katrina Laif dalam film "Blue" mengenai keindihan di bawah laut yang mengambil lokasi di Karibia * BOSKALIS BANTU NEW ORLEANS Perusahaan pengerukan Belanda Boskalis akan membantu negara bagian Louisiana di Amerika untuk mencegah minyak mentah semakin mencemari pantai New Orleans. Boskalis akan membangun tembok-tembok pasir. Tembok pasir setinggi 1,8 meter sepanjang 75 km akan dibangun di pantai New Orleans untuk mencegah minyak masuk ke daerah-daerah payau di pantai. Daerah-daerah payau ini tempat berkembang biak satwa laut dan sulit dibersihkan kalau tercemar minyak mentah. Sebuah kapal keruk Boskalis sudah beroperasi membersihkan pantai. Kementrian perairan Belanda akan pula mengferahkan sebuah kapal yang memiliki peralatan khusus yang besar untuk menyapu pantai. Boskalis bergerak dibidang konstruksi pelabuhan, kanal, reklamasi pantai dan pinggiran sungai. Boskalis memiliki 1000 unit kapal keruk dengan 14 ribu karyawan di 65 negara. Menurut pakar Amerika setiap hari 35 ribu sampai 60 ribu barel minyak mentah tumpah di perairan Teluk Mexico sejak anjungan minyak lepas pantai BP di Teluk Mexico meledak bulan April. Tumpahan minyak mentah di Teluk Mexico yang disebut-sebut sebagai pencemar lingkungan terbesar sepanjang sejarah mengancam wilayah pantai empat negara bagian dari Louisiana sampai Florida. * RIBUAN PENGUNGSI KIRGIZIA 400.000 warga mengungsi akibat kerusuhan di Kirgizia selatan. 75.000 sampai 150.000 melintas perbatasan dengan negara jiran Uzbekistan. Demikian OCHA lembaga PBB yang mengkoordinasi pemberian bantuan hari Kamis. Minggu lalu warga Kirgizia baku-hantam dengan warga etnik Uzbek di kota Osj, Kirgizia selatan. Sejak itu kerusuhan merebak ke kota Dzjalal-Ahad. 200-an warga tewas. Ribuan luka-luka. * PELUANG KOALISI KANAN TENGAH SEMAKIN TIPIS Geert Wilders ketua partai ultra kanan PVV menuduh Maxime Verhagen ketua partai Kristen demokrat CDA menjegal usaha membentuk kabinet kanan tengah Belanda. Setelah perundingan selama 8 hari, kabinet kanan tengah semakin mustahil. Hari Kamis, Verhagen mengulang pendapatnya bahwa pembentukan koalisi tiga partai dengan VVD dan PVV, pertama-tama harus terlebih dulu diselesaikan perbedaan antara VVD dan PVV. Kedua partai yang keluar sebagai partai terbesar dan pemenang pemilu 9 Juni lalu sangat berbeda pandangan dalam soal ekonomi dan masyarakat etnis. "Kalau sudah dicapai kesepakatan mengenai kedua masalah tersebut, CDA baru akan ikut bernegosiasi. Tdak sebelumnya", tegas Verhagen berulangkali. Karena CDA kehilangan hampir separuh kursi di parlemen, mereka memilih sikap yang pasif dalam upaya membentuk koalisi baru. "Kristen Demokrat menjegal", demikian Geert Wilders kepada wartawan setelah berunding untuk yang kesekian kalinya dengan VVD dan informatur Uri Rosenthal. PVV mendesak pembantukan koalisi 3 partai dengan VVD dan CDA. "Ketua ketiga parpol harus duduk bersama untuk berunding. Kami tidak bisa berunding dengan kursi yang kosong" kata Wilders dengan kesal karena Verhagen tetap menolak untuk berunding. Menurut ketua VVD Mark Rutte baik CDA maupun PVV tisak bisa dituduh sebagai biang kegagalan perundingan babak pertama. Baik VVD maupun PVV masih melihat adanya peluang untuk membentuk koalisi dengan CDA. Koalisi tiga partai VVD, PVV dan CDA hanya memiliki kelebihan satu suara dari separuh kursi di partlemen Belanda. * BERITA BURSA Pasar saham dan bursa Amsterdam dibuka dengan positip. Nilai index AEX naik sedikit. Para pedagang menyambut baik penjualan obligasi di Spayol. Menjelang tengah hari nilai index AEX naik 0,5% pada 336,31 poin. Di Frankfurt, Paris dan London naik 0,9%. Spanyol mendapat C3,5 miliar dari penjualan obligasi baru dengan kurun waktu 10 sampai 30 tahun. Nilai tukar C tercatat US$ 1,2270 di Jakarta dolar Amerika = Rp. 9.158,- dan C = Rp. 11.232,- cuaca di Hilversum cerah, suhu berkisar pada 18 derajat Celsius * PAMERAN PELUKIS SPANYOL DI AMSTERDAM Pelukis Spanyol, Joan Miro pada tahun 1928 mempelajari berbagai karya pelukis Belanda dari abad ke tujuhbelas. Dan sekarang, tiga lukisan karya pelukis Spanyol ini dipamerkan bersama beberapa lukisan karya pelukis Belanda, yang menjadi sumber insipirasinya. Laporan Philip Smet. Pada tahun 1928, pelukis Spanyol, Joan Miro (1893-1983) mengunjungi Rijksmuseum di Amsterdam. Ia membawa pulang ke Spanyol, dua kartupos bergambar koleksi lukisan museum. Lukisan 'pemain alat musik petik' karya Hendrik Martenszoon Sorgh (1661) dan anak-anak mengajar kucing menari' karya pelukis besar Jan Steen (sekitar 1660-1679). Pada tahun 1928 itu, Joan Miro melakukan studi mendalam tentang dua pelukis tersebut, khususnya mengenai interior rumah Belanda pada masa itu. Selanjutnya, ia sendiri membuat lukisan mengenai interior rumah Belanda. Total, tiga lukisan. Saat ini Joan Miro dianggap sebagai salahsatu seniman surealistis terbesar. Tiga lukisan interior rumah Belanda karya pelukis ini, kini menjadi milik musium terkenal di New York dan venesia. Dan selama musim panas tahun ini, untuk kali pertama, tiga lukisan tersebut dipajang di Rijksmuseum Amsterdam. Di samping lukisan-lukisan karya Hendrik Martenszoon Sorg dan Jan Steen, yang menjadi sumber inspirasi sang pelukis. Selanjutnya, pameran 'Joan Miro:The Dutch Interiors' akan bisa dinikmati di The Metropolitan Museum di New York, mulai tanggal 4 Oktober 2010 hingga 17 Januari 2011. Links: www.rijksmuseum.nl <http://www.rijksmuseum.nl> <http://www.rijksmuseum.nl/miro-jan-steen-es?lang=es> <http://www.rijksmuseum.nl/tentoonstellingen/miro-jan-steen?lang=en> * PEMBERONTAK DARFUR TUNTUT KEADILAN Dua pimpinan pemberontak Darfur mengatakan kepada Mahkamah Pidana Internasional, mereka percaya akan keadilan. Mereka menyerahkan diri ke mahkamah di Den Haag tersebut atas tuduhan kejahatan perang sewaktu serangan yang menewaskan 12 anggota pasukan perdamaian di Darfur. Laporan Thijs Bouwknegt. Menyebut diri mereka revolusioner, Abdallah Banda Abakaer Nourain dan Saleh Mohammed Jerbo Jamus mengatakan menggunakan kesempatan ini untuk membersihkan nama mereka dan mendesak tersangka kejahatan perang lain menyerahkan diri. Mereka menyerahkan diri Rabu (16/6) menjawab panggilan pengadilan yang dikeluarkan tahun lalu. "Saya suka rela datang kemari, menjawab panggilan mahkamah dan saya minta kepada semua yang dipanggil pengadilan untuk datang dan membebaskan diri dari tuduhan," kata Banda kepada dewan hakim. Rekannya sesama tertuduh Jerbo mengamini pernyataan Banda," Kami di sini untuk mendapat keadilan dan saya berseru kepada semua yang mendapat surat panggilan untuk diadili, agar datang kemari supaya keadilan tercipta bagi semua orang, " katanya. Kejahatan Perang Banda dan Jerbo menghadapi tiga tuduhan kejahatan perang sewaktu serangan di pangkalan militer di Haskanita, Darfur Utara September 2007. Serangan menewaskan 12 tentara pasukan perdamaian Uni Afrika, dan mencederai delapan lainnya. Para jaksa penuntut Mahkamah Pidana Internasional menyatakan, serangan itu dilakukan sekitar seribu pejuang Persatuan Serdadu Pembebasan Sudan di bawah komando Jerbo, sebuah kekuatan sempalan gerakan Justice and Equality Movement JEM pimpinan Banda. Mereka juga mengatakan pasukan menghancurkan infrastruktur pangkalan militer tersebut dan mencuri lemari es, komputer, telepon genggam, 17 kendaraan, bahan bakar, amunisi dan uang. Banda dan Jerbo, keduanya menggunakan headphone, mengikuti jalannya sidang dengan mendengarkan terjemahan para penterjemah. Mereka duduk tanpa ekspresi sewaktu surat dakwaan dibacakan. "Pengadilan menyatakan punya cukup kuat bahwa Bapak Banda dan Jerbo bertanggungjawab sebagai pelaku atau pelaku tidak langsung kejahatan perang yang meliputi: pembunuhan, penyerangan tentara serta peralatan misi penjaga perdamaian dan penjarahan." Kedua pria ini tidak mengajukan pembelaan, karena sidang Kamis (17/6) dimaksudkan untuk memperkenalkan para tersangka kepada sidang dan memastikan tersangka mengerti tuduhan yang dijatuhkan. November mendatang akan dilangsungkan sidang lanjutan untuk mengkonfirmasi tuduhan secara formal. Hakim pimpinan sidang mengucapkan selamat jalan. Para tersangka menunggu sidang selanjutnya di negara mereka. Kasus Darfur Banda dan Jerbo bukan tersangka serangan Haskanita pertama yang menyerahkan diri. Para hakim Mahkamah Pidana Internasional menolak permohonan mengadili pimpinan pemberontak lainnya tahun ini. Menurut hakim, tidak cukup bukti menghubungkan Bahar Idriss Abu Garda dengan kasus tersebut. Ini adalah kasus keempat yang disidangkan Mahkamah Pidana Internasional menyangkut kejahatan di Darfur. Perintah penahanan masih berlaku atas Presiden Sudan Omar al Bashir, mantan Menteri Urusan Kemanusiaan Ahmed Haroun dan pimpinan militia Janjaweed Ali Koshayb. Mahkamah Pidana Internasional meminta Dewan Keamanan PBB menekan Sudan untuk menyerahkan mereka, untuk diadili atas tuduhan kejahatan perang dan kejahatan atas kemanusiaan. * BAU KAOS KAKI - AMPUH LAWAN MALARIA Tiruan bau kaki adalah senjata terbaru dalam upaya melawan malaria, penyakit tropis paling menyakitkan. Semakin banyak senjata melawan malaria dipakai serentak, semakin besar kemungkinan sukses. Berita baik adalah: bau tiruan berdampak. Berita buruk: nyamuk malaria senang bau keringat kaki. Untuk penelitian mereka, tim ilmuwan Universitas Wageningen memanfaatkan pengetahuan bahwa nyamuk terutama menyerang kaki dan tertarik pada bau kaki. Bau menyengat Para ilmuwan dari Wageningen ini mengurai komponen kimia yang menimbulkan bau menyengat pada kaki berkeringat. Maksudnya adalah membuat bau tiruan untuk memancing nyamuk ke tempat lain, menjauh dari tempat tidur orang. Belum pernah ada penelitian mengusir nyamuk dengan kaos kaki yang bau. Tidak mungkin bukan menginginkan orang Afrika pakai kaos kaki. Terlalu panas. Selain itu, bau keringat orang beda-beda, bagi nyamuk bau orang-orang tertentu lebih enak daripada yang lain. Penelitian dimaksud untuk membuat satu zat pemikat nyamuk dalam jumlah besar, yang murah. Peneliti menemukan berbagai jenis asam lemak, amoniak dan asam laktat pada bau kaki manusia. Ternyata nyamuk malaria suka bau-bauan itu. Kemudian Doktor Renate Smallegange, yang muda, punya gagasan: "Saya mencampur zat-zat itu. Ternyata, nyamuk lebih suka campuran ini ketimbang zat itu secara terpisah. Pertanyaan berikutnya adalah: apakah campuran ini bisa dibandingkan bau tulen dari manusia." Sistem peringatan Sayangnya Smallegange menyimpulkan: bagi nyamuk malaria, bau asli dari manusia jauh lebih enak. Tapi ini tidak berarti penelitian gagal. Hasil studi lapangan di Afrika menunjukkan bau imitasi bisa saja memikat banyak nyamuk, jika perangkap dipasang di luar rumah. Selanjutnya, zat yang jauh dari sempurna ini, bisa berfungsi sebagai semacam sistem peringatan: bila perangkap penuh nyamuk, orang tahu bahwa sudah waktunya memberantas nyamuk, dengan cara apa pun. Jadi selalu harus diterapkan pelbagai cara serentak untuk memerangi malaria, tegas peneliti muda tadi: "Memang, kelambu adalah cara sangat bagus melindungi orang. Tapi kelambu saja tidak cukup. Jadi kami harus memakai lebih banyak metoda. Kami harus memakai zat-zat kimia dan biologis. Kami harus berusaha membasmi larva, dan juga menggunakan perangkap nyamuk." Menyempurnakan Dan di sinilah parfum nyamuk buatan Smallegange bisa berperan. Menuangkan sedikit zat pemikat atau pemancing ke dalam perangkap, memasangnya di luar rumah, digantung di pohon misalnya, bisa membantu. Penelitian kini terfokus pada menyempurnakan 'parfum bau kaki'. Peneliti kini melanjutkan eksperimen membuat tiruan bau kaki dengan menggunakan beberapa komponen. Ia berharap bisa menemukan zat yang menarik bagi nyamuk. * MALAYSIA TANGKAP TERORIS UNTUK SENANGKAN BARAT ? Awal tahun ini Malaysia menangkap sekelompok orang yang dituduh merencanakan aksi terorisme. Mereka dituduh berencana meledakkan dua tempat ibadah sebagai protes atas pemerintah yang dianggap kurang kuat mempertahankan Islam. Salah seorang yang ditangkap adalah Aiman al-Dakkak, dosen universitas Suriah. Apa benar mereka terlibat terorisme? Bagaimana tanggapan masyarakat Malaysia? Simak perbincangan dengan Tian Chua, politikus Partai Keadilan Masyarakat Malaysia. Menurut Tian Chua, identitas kesepuluh orang yang dituduh teroris itu tidak jelas, karena pemerintah Malaysia memang menahan informasi soal penangkapan. Yang diketahui dari berita di media adalah 4 orang Suriah, 2 orang Yaman, 2 orang Nigeria dan seorang Yordania. Yang disebut-sebut sebagai pimpinan komplotan adalah Aiman al-Dakkak, seorang dosen universitas Suriah. Pemerintah tidak mau menjelaskan kedudukan dan latar belakang mereka yang ditangkap. Mereka ditangkap Januari lalu dan kesembilan orang asing langsung dideportasi. Saat ini mereka ditahan di negara masing-masing. Tian Chua mengatakan mereka semacam diasingkan, tidak bisa dihubungi dan tidak diijinkan kontak bahkan dengan pengacara mereka. Pelbagai LSM dan lembaga non pemerintah Malaysia lainnya tidak setuju dengan cara penangkapan seperti ini. Karena menurut Tian Chua, para tersangka teroris tidak disidang dan tidak diberi kesempatan membela diri. Hal ini melanggar ketentuan HAM. Tian Chua menambahkan, para aktivis LSM menganggap, undang-undang internet security act yang digunakan sebagai dasar menangkap para teroris tidak tepat. Menurut mereka lagi, semua yang ditahan harus dihadapkan dulu ke pengadilan dan diadili secara terbuka. Selain itu mereka juga ingin agar ada kerja sama antara negara Asia Tenggara dengan tetap menjamin orang-orang asing yang ditangkap di Malaysia, punya hak bela diri, tidak langsung ditangkap atau ditahan. Tidak Semua Terlibat Tian Chua sendiri mengatakan tidak percaya kesepuluh orang yang ditangkap itu terlibat aksi terorisme. Menurutnya, motivasi pemerintah Malaysia mengadakan penangkapan adalah mengambil hati kuasa asing seperti Amerika atau negara barat lain. Barat sangat takut dan sensitif akan kemungkinan terorisme di Asia Tenggara, termasuk di Malaysia dan Indonesia. Sepertinya pemerintah Malaysia tidak punya cukup bukti menuduh mereka semua sebagai teroris, tapi atas suruhan negara Barat, kesepuluh orang ini pun diciduk. Demikian Tian Chua. Tanggapan Masyarakat? Sejauh ini tidak ada aktivitas kejahatan yang melibatkan terorisme. Dalam hal terorisme, negara memang harus waspada dan setia memantau, tapi tetap penahanan seperti ini tidak bisa dibenarkan. Menurut Tian Chua, rakyat Malaysia sudah sering menyaksikan pemerintah menangkap orang atas motif politik. Lagipula, sejauh ini tidak ada insiden terorisme, jadi tidak bisa penangkapan sewenang-wenang ini sungguh tidak bisa dibenarkan. Masyarakat tidak merasa Malaysia terancam terorisme secara langsung. Seperti dikatakan Tian Chua, " Kami tidak mau pemerintah menekan LSM atau individu-individu tidak berdosa atas nama terorisme." Klik wawancara di : www.ranesi.nl * DULU BUTA HURUF SEKARANG WARTAWAN Jawa Tengah punya angka buta buruf yang tinggi, termasuk tiga besar angka buta huruf se-Indonesia. 60% diantaranya adalah perempuan, tinggal di pedesaan, minim akses ekonomi dan informasi. Di Kabupaten Semarang, upaya memberantas angka buta huruf dilakukan dengan cara unik, yaitu membuat Koran Pasinaon. Wartawannya adalah ibu-ibu yang dulunya buta huruf. Kontributor KBR68H Shinta Ardhany bertemu ibu-ibu wartawan dalam cerita berikut. Rapat redaksi Koran Pasinaon di Kecamatan Bergas, Semarang, Jawa Tengah. suasana rapat redaksi: Ibu-ibu sudah jadi wartawan, seperti biasa kita evaluasi dulu ya. Dan kita berdoa dengan baca basmalah ya. Kita evaluasi dulu, ibu-ibu sudah dapat semua Koran Pasinaon, tulisan ibu-ibu sendiri, pripun korane sakniki. Wartawan koran ini adalah ibu-ibu paruh baya. Dulu, mereka buta huruf. Kini, mereka handal menulis artikel untuk Koran Pasinaon. Koran Pasinaon terbit awal 2010. Meski namanya koran, terbit hanya sebulan sekali, dengan tebal 10 halaman. Uniknya, sebagian isi koran berupa tulisan tangan dari wartawannya. Isinya dari berita utama, surat pembaca, tips masak sampai curhat warga. Tirta Nursari adalah pengajar di Taman Baca Pasinaon, cikal bakal Koran Pasinaon. Tirta Nursari : Kontribusi tulisan sudah banyak. Seperti Bu Rumini, produktif untuk puisi. Semua edisi adalah tulisan dia, saya lagi memotivasi yang lain menulis puisi tapi belum. Kontribusi kedua tips kesehatan, masak-masak, suara perempuan ala mereka. Sugimah, nenek 12 cucu ini, aktif memasok tips memasak. Tips ditulis dari pengalaman masaknya sehari-hari. Sugimah: Membuat kue lapis..Bahannya 1 kg tepung beras..setengah kg tepung pati..1 kg gula pasir gula kelapa..dikukus 1 gelasaKalau sudah diliat sudah halus dikasi lagi 1 gelas. .... Siapa pun bisa mengusulkan tulisannya masuk Koran Pasinaon. Tinggal datang ke kantor redaksi. Tirta Nursari: Kami sediakan kotak di situ. Ada box plastik, kalau saya tidak ada di rumah mereka mau kirim tulisan silahkan masukan di situ. Tapi kalau saya ada penugasan, ada liputan apa dan harus dibikin konsep wawancara mereka agak bingung membuatnya. Bikin di sini, kita beri media bikin seperti ini mereka nulis di sini juga. Rumini wartawan terbaik Koran Pasinaon. Perempuan 43 tahun ini tidak lulus SD, dulu tidak lancar membaca dan menulis. Rumini: Saya merasa senang sekali karena selain ketemu sama pejabat-pejabat besar bertemu orang luar. Begini gaya Rumini mewawancarai Ketua Koalisi Jurnalis Perempuan Jawa Tengah, Endang Istanti. P: Apa napi di Hari Kartini itu dibebaskan? E: Biasanya enggak, tapi di hari-hari besar dapat remisi. P: O mereka cuti ya? E: Bukan cuti. Misalnya hukuman mereka untuk kasus tertentu 1 tahun nanti mereka akan diberi remisi biasanya 1 bulan, remisi itu keringanan hukuman. ) Tak mudah melatih ibu-ibu paruh baya ini kembali belajar membaca dan menulis. Salah satu pengajar di Taman Baca Pasinaon Musarofah bercerita, kendala tersulit adalah komunikasi. Koran Pasinaon kini jadi semangat baru bagi ibu-ibu bekas penyandang buta huruf di Kabupaten Semarang. Setiap hari mereka rajin datang ke kantor redaksi, berlomba-lomba mengirimkan tulisan. Masyarakat juga senang. Setiap bulan, koran terbit sebanyak 1000 eksemplar, gratis bagi siapa pun yang mau membaca. Fatimah, tokoh perempuan di Kecamatan Bergas mengatakan, media ini jadi perekat hubungan antar warga. Fatimah: Semangat ibu-ibu karena di sini berjuang untuk bisa membaca menulis, warga sini sudah merasa senang Koran Pasinaon, ada Koran ibu bisa berkumpul, bisa silaturahmi. Manfaatnya belum tau masalah masak memasak di sini kan ada. Halaman apa yang paling seneng, pengobatan saya senang, masak memasak saya banyak yang senang. Rumini, wartawan Koran Pasinaon, juga dapat tambahan pendapatan dari profesi barunya. Rumini: 15 ribu per satu tulisan. Waktu terima uang dari hasil nulis wah seneng sekali. Kalau saya dapat penghasilan anak saya juga senang pikir saya. Ngasi uang saku anak-anak sekolah, buat belanja sehari-hari. Bagaimana cerita di balik pembentukan Koran Pasinaon ini di tangan ibu-ibu bekas penyandang buta huruf? suasana rapat redaksi: Korane kita sudah tambah apik kita harus tambah semangat lagi agar Koran kita tambah bagus lagi tambah dibaca masyarakat dan tambah manfaat. Dua tahun lalu, Tirta Nursari, warga Kecamatan Bergas, mendirikan Taman Baca Masyarakat Pasinaon, yang berarti 'tempat belajar'. Saat itu warga yang buta huruf masih banyak. Dari satu kecamatan, bisa ada 100 penyandang buta huruf, sebagian besar perempuan. Taman Baca berdiri untuk merangsang warga menyukai buku dan gemar membaca. Tirta Nursari: Setelah anak-anak terlibat kemudian ibu-ibunya berhasil juga kita libatkan. Dari posyandu pelan-pelan ada lomba dongeng sehingga ibu-ibu sedikit banyak ada pendekatan ke arah buku. Saya mendongeng sendiri untuk anak-anak ke mereka. Ibunya mendengarkan akhirnya kita gandeng juga ibunya belajar yang belum lancar membaca Perempuan jadi target utama Taman Baca. Salah satu yang tertarik bergabung adalah Isnaini, 47 tahun. Isnaini: Kenapa seneng gabung Pasinaon?) Seneng sekali,dulu kan belum bisa membaca disekolahi Mbak Tirta dikit-dikit sekarang sudah bisa. Saya ingin bisa sekolah di Pasinaon, kalau ada pertanyaan di mana-mana kan saya ndak bingung. Di Jawa Tengah masih ada sekitar 7 ribu warga buta huruf. Kantong-kantong buta huruf di sana adalah Blora, Rembang, Grobogan. Di Kecamatan Bergas, Kabupaten Semarang, ada 100-an perempuan buta huruf, dengan usia di atas 30 tahun. Taman Baca Pasinaon bukan yang pertama hadir untuk melakukan upaya pemberantasan buta huruf. Tapi metode yang lain gagal mendongkrak minat ibu-ibu untuk membaca dan menulis, kata Tirta, salah satu pengajar. Tirta Nursari: Minat baca mereka sangat minim karena media yang tersedia sangat minim untuk mereka,buku-buku untuk keaksaraaan tidak menarik, gambar hitam putih, mereka bukan tidak punya minat baca tapi kalau saya ajak mereka mau. Kini para ibu ini sudah pandai membaca dan menulis. Juga jadi wartawan Koran Pasinaon. Rumini bangga bukan kepalang dengan kesibukan barunya ini. Rohmiati juga senang. Kini ia tak lagi kesulitan membaca surat undangan pernikahan yang diterimanya. Rohmiati: Ya pengen ngertilah kalau ada undangan pengen bisa membaca, pengen tau lah. Laporan ini disusun reporter KBR68H, Shinta Ardany untuk Radio Nederland Wereldomroep di Hilversum. --------------------------------------------------------------------- Radio Nederland Wereldomroep, Postbus 222, 1200 JG Hilversum http://www.rnw.nl/id/bahasa-indonesia Anda bisa berhenti berlangganan dengan mengirim email ke: [email protected] Keterangan lebih lanjut mengenai siaran radio kami dapat Anda peroleh melalui [email protected] Copyright Radio Nederland Wereldomroep. ---------------------------------------------------------------------
