---------------------------------------------------------------------
WARTA BERITA RADIO NEDERLAND WERELDOMROEP
Edisi: Bahasa Indonesia
Ikhtisar berita disusun berdasarkan berita-berita yang disiarkan oleh
Radio Nederland Wereldomroep selama 24 jam terakhir.
---------------------------------------------------------------------
Edisi ini diterbitkan pada:
Minggu 27 Juni 2010 13:20 UTC
** CINA TUDUH AMERIKA HAMBAT WTO
** ENAM TENTARA NATO TEWAS DI AFGHANISTAN
** TORONTO TANGKAP RATUSAN DEMONSTRAN
* CINA TUDUH AMERIKA HAMBAT WTO
Jenewa (Reuters) - Cina membantah tuduhan Amerika bahwa mereka merupakan
hambatan bagi terwujudnya kesepakatan dagang baru. Cina balik menuduh justru
Amerika lah yang mengulur-ulur waktu, bagi tercapainya Kesepakatan Doha, yang
kini sudah berlangsung sangat berlarut-larut.
Tanggapan keras Dutabesar Cina di WTO ini menunjukkan betapa sulitnya
menjembatani jurang perbedaan yang ada sejak berlangsungnya Putaran Doha, pada
akhir tahun 2001. Terutama, jurang perbedaan sikap Amerika, dan Cina, sebagai
raksasa ekonomi baru.
"Setiap orang tahu, apa penyebab utama bagi macetnya Putaran Doha, dan siapa
yang penjadi penghambat politik paling utama," kata Sun Zhenju, pada kantor
berita Reuters, Ahad ini.
"Amerika adalah satu-satunya anggota WTO yang paling banyak menuntut segala
macam, sehingga kita belum juga mampu menyelesaikan Putaran Doha. Mereka setiap
kali mengajukan tuntutan baru, menambah permintaan baru, yang pada dasarnya
sama saja dengan mengajukan usul babak pembicaraan baru. Itu semua jelas
merupakan pelanggaran terhadap rencana awal babak pembicaraan ini."
* ENAM TENTARA NATO TEWAS DI AFGHANISTAN
Kabul (ANP/AFP/DPA) - Di Afghanistan, rangkaian serangan bom pada hari Sabtu
kemarin menewaskan enam orang anggota pasukan NATO. Demikian pengumuman the
International Security Assistance Force (ISAF) hari Ahad ini.
Sebagaimana biasa, ISAF tidak menyebut kewarga-negaraan para korban.
Diperkirakan, di antara korban, tidak ada warga negara Belanda. Selama bulan
Juni ini, jumlah korban tewas dari pasukan asing yang bertugas di Afghanistan
sudah mencapai 90 jiwa. Dengan demikian, bulan Juni 2010, bagi pasukan ISAF,
merupakan bulan paling berdarah, sejak awal serbuan gabungan pasukan
internasional ini ke Afghanistan, pada akhir tahun 2001.
Empat dari enam korban tewas, terjadi akibat dua ledakan bom yang ditanam di
pinggir jalan. Dua korban tewas akibat ledakan di Afghanistan Selatan, dua
lainnya di Afghanistan Timur. Saat ini, bom yang ditanam di pinggir jalan,
merupakan senjata paling ampuh yang digunakan oleh kelompok Islam radikal,
Taliban.
* TORONTO TANGKAP RATUSAN DEMONSTRAN
Toronto (ANP/AFP) - Sabtu kemarin, polisi Toronto menangkap 130 orang pengunjuk
rasa, sehubungan dengan pertemuan KTT G8 dan G20. Menjelang Sabtu malam,
pasukan anti huru-hara mulai menindak keras sekelompok penyulut kerusuhan, yang
berkumpul di Queen's Park, di pusat kota Toronto.
Dalam suatu konperesi pers, David Miller, Walikota Toronto, mengecam keras
tindakan segelintir orang, yang jelas berusaha menimbulkan kerusakan dan
memancing kerusuhan. Menurut Walikota David Miller, mereka adalah sekelompok
penjahat, yang sengaja datang ke Toronto, untuk membuat kekacauan.
Sabtu kemarin, ribuan orang memanfa'atkan berlangsungnya KTT G8 dan G20 ini
untuk menyuarakan protes mereka. Sebagian besar dari mereka melaksanakan aksi
protes ini secara tertib dan damai. Sementara itu, puluhan orang lainnya,
dengan mengenakan pakaian serba hitam, bertindak ugal-ugalan. Mereka melempari
kaca toko, membakar dua mobil polisi, dan merusak mobil penghubung satelit
milik beberapa kantor berita.
KTT G8 dan KTT G20 akan berakhir Ahad malam ini.
* PEMILU PERTAMA WARGA GUINEA
Konakri (ANP/AFP/RTR) - Setelah limapuluh tahun selalu berada di bawah
kekuasaan sebarisan diktator, akhirnya harapan cahaya demokrasi juga mulai
bersinar di Guinea. Hari Ahad ini, sekitar empat juta rakyat pemilih di negeri
Afrika Barat ini, mendapat kesempatan untuk memilih presiden baru.
September tahun lalu, perang saudara nyaris melanda negeri ini. Ketika itu,
tentara Guinea dengan kejam menumpas kelompok demonstran penentang junta
militer, yang berkumpul di sebuah stadion besar, di ibukota Konakri. Dalam
peristiwa tersebut, tembakan tentara menewaskan 156 orang. Selain itu, tentara
juga memperkosa kaum wanita di muka umum.
Masyarakat internasional mengirim sejumlah pengamat untuk mengikuti pelaksanaan
proses pemilihan presiden. Guinea memproklamasikan kemederkaan mereka pada
tahun 1958, dari penjajahan Prancis. Sejak saat kemerdekaan, Guinea belum
pernah menyelenggarakan pemilu.
* REFERENDUM DI KIRGHIZIA
Bisjkek (ANP/AFP) - Ahad ini di Kirghizia berlangsung referendum mengenai
penerapan sistem demokrasi parlementer. Demikian pengumuman Pemerintah
Kirghizia.
Pemerintah Sementara Kirghizia saat ini, mulai berkuasa April lalu, setelah
berhasil mengusir mantan Presiden Koermanbek Bakijev yang dikenal bersikap
otoriter. Pemerintah berharap, mayoritas suara rakyat pemilih menyetujui proses
demokratisasi yang mereka rencanakan. Menurut rencana, pemerintah ingin
melaksanakan pemilu legislatif pada bulan September mendatang.
Beberapa pengamat internasional mempertanyakan penyelenggaraan referendum dan
pemilu yang dilaksanakan secara sangat tergesa-gesa ini. Sabtu kemarin, Human
Rights Watch memperingatkan bahaya makin meningkatnya kerusuhan di negeri Asia
Tengah ini. Selama beberapa bulan belakangan, telah terjadi dua kali kerusuhan
etnik berskala luas. Menurut perkiraan pihak pemerintah, jumlah korban tewas
selama kerusuhan tersebut sekitar dua ribu jiwa. Awal bulan Juni ini, ratusan
ribu warga keturunan etnik, Uzbekistan, melarikan diri, menghindarkan kerusuhan
di Kirghizia.
* KAMPANYE PEMBEBASAN GILAD SHALIT
Jerusalem (Reuters) - Ahad ini, orangtua seorang serdadu Israel, yang sejak
tahun 2006 disandera di Jalur Gaza, memulai long mars selama duabelas hari,
dari rumah mereka di Israel Utara, ke rumah Perdana Menteri, Benjamin
Netanyahu, di Jerusalem, dalam upaya menekan pemerintah untuk segera melakukan
tukar-menukar tawanan.
"Kita cukup kuat untuk menukar ratusan orang pembunuh, dengan Gilad Shalit,"
kata Shimson Liebman, ketua kampanye pembebasan serdadu tersebut. "Dengan
demikian, saya yakin, semua serdadu akan tahu bahwa pemerintah tidak akan
pernah menelantarkan nasib mereka.
Gilad Shalit, adalah seorang serdadu Israel. Ia ditangkap oleh sekelompok
pejuang Palestina, yang berhasil menyelundup ke wilayah Israel, dari Jalur
Gaza, pada bulan Juni tahun 2006. Beberapa waktu lalu, pemerintah Isarel dan
pimpinan gerakan Hamas, yang kini berkuasa di Jalur Gaza, gagal mencapai
kesepakatan untuk menukar Gilad Shalit dengan sekitar 1.000 warga Palestina,
yang kini ditahan oleh Israel.
---------------------------------------------------------------------
Radio Nederland Wereldomroep, Postbus 222, 1200 JG Hilversum
http://www.rnw.nl/id/bahasa-indonesia
Anda bisa berhenti berlangganan dengan mengirim email ke:
[email protected]
Keterangan lebih lanjut mengenai siaran radio kami dapat Anda
peroleh melalui
[email protected]
Copyright Radio Nederland Wereldomroep.
---------------------------------------------------------------------