--------------------------------------------------------------------- WARTA BERITA RADIO NEDERLAND WERELDOMROEP Edisi: Bahasa Indonesia
Ikhtisar berita disusun berdasarkan berita-berita yang disiarkan oleh Radio Nederland Wereldomroep selama 24 jam terakhir. --------------------------------------------------------------------- Edisi ini diterbitkan pada: Senin 28 Juni 2010 13:00 UTC ** KORBAN BOM MARRIOTT TETAP CINTA INDONESIA ** INFORMATUR BARU PEMBENTUKAN KABINET BELANDA ** CIA KEHIALANGAN JEJAK BIN LADIN ** GEMA WARTA TOPIK BELANDA: PESTA RIA SUPPORTER ORANJE ** GEMA WARTA TOPIK INTERNASIONAL: AMERIKA KUASAI DATA PERBANGKAN EROPA ** GEMA WARTA TOPIK INDONESIA: PERAN INDONESIA DALAM G20 ** GEMA WARTA TOPIK INDONESIA: REKENING JENDERAL BIKIN GERAH POLISI ** Peneliti Otak Termasyur Belanda Pensiun ** Oleh Hans de Vreij * KORBAN BOM MARRIOTT TETAP CINTA INDONESIA Max Boon, warga Belanda korban bom Marriott 2009, tetap cinta Indonesia. Demikian tegasnya kepada The Jakarta Post. Sekitar 70 persen tubuh Indonesianis ini terbakar. Dua kakinya diamputasi. Warga Belanda ini tidak dendam, dan justru mau berjumpa dengan keluarga para teroris suatu hari. Menurut Boon akar masalah terorisme di Indonesia adalah kemiskinan. Meski memiliki kertebatasan fisik, Boon bertekad tetap akan mempromosikan Indonesia. Saat terjadi bom Marriott, Boon sedang makan pagi di restoran hotel. Sebagai eksekutif Casttle Asia ia makan bersama mitra bisnisnya. * INFORMATUR BARU PEMBENTUKAN KABINET BELANDA Informatur baru kabinet Belanda Herman Tjeenk Willink mengawali tugasnya Senin (28/06). Pertama ia akan berbicara dengan pendahulunya Uri Rosenthal, yang telah menyampaikan laporannya kepada Ratu Beatrix Jumat lalu. Senator Rosenthal menganjurkan untuk untuk menunjuk dua perunding, satu dari partai liberal konservatif VVD dan satu dari partai sosial demokrat PvdA. Tujuannya untuk menjajaki kemungkinan menyusun kabinet koalisi luas terdiri dari VVD, PvdA, Kristen Demokrat CDA, D66 (Sosial Liberal) dan Groen Links (Kiri Hujau). Ratu akhirnya memutuskan untuk menunjuk wakil ketua DPA-nya Belanda, Tjeenk Willink sebagai informatur baru. Meski anggota partai buruh, tapi ia dinilai sebagai sosok yang netral. Tugasnya adalah untuk "secepat mungkin memberi tahu Ratu tentang langkah-langkah yang harus diambil bagi pembentukan kabinet yang bisa mengandalkan dukungan parlemen". * CIA KEHIALANGAN JEJAK BIN LADIN Amerika sudah bertahun-tahun tidak lagi memiliki informasi yang benar tentang Osama bin Laden. Demikian tandas direktur CIA Leon Panetta dalam wawancara dengan stasiun televisi ABC. Menurut Panetta awal dasawarsa ini Amerika memiliki informasi persis terakhir tentang kemungkinan tempat bersembunyinya pemimpin Al Qaidah yang mendalangi serangan 11 September 2001 di Washington dan New York itu. Sejak itu sulit untuk memperoleh informasi tentang tempat tinggal Bin Laden, tandas pemimpin badan intelijen Amerika itu. Ia berada di kawasan tempat tinggal berbagai suku di Pakistan. Selain itu Panetta mengatakan, perang di Afghanistan "bakal lebih sulit dan lebih lama dari dugaan semula semua orang". Memang ada keberhasilan di negeri itu, tapi soal pemerintahan, korupsi dan pemberontakan Taliban masih menjadi masalah besar, tandasnya. * LEDAKAN DI HYDERABAD PAKISTAN Setidaknya delapan belas orang meninggal akibat ledakan di truk di kota Hyderabad, Pakistan Selatan Senin (28/06). Sekitar tiga puluh orang terluka. Demikian dilaporkan polisi dan karyawan rumah sakit di kota itu. Menurut polisi, ledakan itu kemungkinan besar bukan disulut teroris. Truk itu mengangkut bahan kimia. Bahan kimia itu meledak mungkin karena suhu terlalu panas. * AS TIDAK MAU LAGI JADI MOTOR EKONOMI Presiden Amerika Serikat Barack Obama pada penutupan G20 di Toronto, Kanada, memperingatkan bahwa Amerika tidak lagi bersedia menjadi motor ekonomi dunia dengan impornya yang tinggi. Amerika "tidak bisa dan tidak mau lagi membawa kemakmuran di dunia dengan cara ini, " tandas presiden. Sementara itu ia mencanangkan insiatif impor Amerika, tapi tanpa memberi penjelasan lebih lanjut. * AKHIR PEKAN PALING BERDARAH DI AFGHANISTAN Lima tentara asing, antara lain empat orang Norwegia, tewas di Afghanistan. Demikian diumumkan pasukan internasional ISAF Senin. Kewarganegaraan korban kelima, yang meninggal di Afghanistan Selatan, tidak diketahui. Departemen pertahanan Denmark menandaskan, empat tentara Norwegia itu tewas akibat serangan pemberontak. Sabtu lalu enam orang tentara ISAF tewas dalam berbagai insiden. Bulan ini sudah 95 tentara asing tewas di negara Asia Tengah itu. Dengan demikian Juni merupakan bulan paling berdarah bagi serdadu asing sejak intervensi militer di sana akhir tahun 2001. * BADAI ALEX MELANDA AMERIKA TENGAH Setidaknya sepuluh orang meninggal di Amerika Tengah akibat badai tropis Alex. Senin badai telah mencapai Teluk Meksiko. Menurut Pusat Badai Amerika NHC, badai ini dalam 48 jam kekuatannya bisa bertambah dahsyat. Enam jenazah ditemukan di kota Estel, di Nikaragua Utara. Mungkin mereka korban banjir sungai San Lucas gara-gara hujan deras saat badai Alex melanda kawasan itu. Di kota San Miguel, El Salvador Timur, dua orang tenggelam akibat banjir. Sekitar lima ratus warga mengungsi ke tempat-tempat tinggi. Di Guatemala barat, dua orang meninggal. Mereka tertimbun tanah longsor akibat hujan lebat. * PAUS PANGGIL DUBES BELGIA Paus Benedictus XVI memanggil dubes Belgia di Vatikan sehubungan dengan penggerebekan keuskupan Mechelen-Brussel minggu lalu. Menlu demisioner Belgia Steven Vanackere mengatakan hal tersebut kepada lembaga penyiaran Belgia VRT. Vatikan ingin tahu apa yang terjadi. Menurut menteri, dubes Belgia telah menjelaskan kepada Paus bahwa di Belgia bukan hanya gereja dan negara saja yang terpisah, tetapi juga antara badan legislatif, eksekutif dan yudikatif. Vanackere mengatakan, kalau terjadi hal-hal yang tidak pada tempatnya dalam kasus itu, maka ini bukan urusan Vatikan, tapi urusan Belgia. * TARIQ RAMADAN TUNTUT GANTI RUGI Tariq Ramadan, penasehat integrasi, menuntut ganti rugi sekitar 75.000 kepada pemkot Rotterdam. Demikian dikatakan pengacaranya Christiaan Oberman Senin (28/06). Namun Oberman tidak mau menjelaskan secara rinci. Ramadan menuntut ganti rugi karena menurut dia pemutusan kontrak yang dilakukan pemkot Rotterdam tidak sah. Senin kedua kedua belah pihak berhadapan di pengadilan. Rotterdam memutus kontrak dengan pakar Islam ini Agustus tahun lalu. Alasannya karena ilmuwan Swis asal Mesir ini ikut aktif dalam acara televisi Press TV, milik Iran. Pemkot tidak setuju tindakan Ramadan tersebut. Ilmuwan ini juga pernah dituduh anti homo, tapi ternyata tidak terbukti. * OPOSISI KIRGIZIA RAGUKAN HASIL REFERENDUM Kelompok oposisi Kirghizia meragukan hasil referendum Ahad lalu. Sekitar 90 persen elektorat mendukung UUD baru yang bertujuan untuk melempangkan jalan bagi demokrasi parlementer. Para pemimpin oposisi menuduh pemerintah sementara di bawah pimpinan Roza Otunbayeva curang massal. Presiden Rusia Dmitri Medvedev juga meragukan hasil referendum. Ia bertanya-tanya apakah mungkin Kirghizia menjadi negara demokratis parlementer. Menurut Otunbayeva, UUD baru sangat penting untuk melangkah ke depan menuju masa depan lebih baik. April lalu presiden Bakiyev dipaksa mundur oleh rakyat. Belakangan terjadi kerusuhan etnis antara warga Kirghizia dengan warga keturunan Uzbekistan. Organisasi Keamanan dan Kerjasama Eropa OECD menyatakan, referendum berjalan damai dan cukup transparan. * JEPANG-INDIA RUNDINGKAN EKSPOR TEKNOLOGI NUKLIR Jepang mengawali putaran pertama perundingan dengan India tentang ekspor teknologi tenaga nuklir. Demikian tandas kementerian luar negeri Jepang. Tujuan perundingan putaran pertama ini adalah untuk menyusun perjanjian untuk memungkinkan kerjasama antara kedua belah pihak dalam hal penggunaan tenaga nuklir secara damai. Menlu Jepang Katsuya Okada mengatakan minggu lalu, pihaknya mengimbau India agar melanjutkan usaha bagi non proliferasi nuklir. India sempat berpuluhan tahun ditolak memasuki pasar sipil tenaga nuklir, karena memiliki program senjata nuklir dan menolak perjanjian non proliferasi nuklir. Negara Asia Selatan ini menilai hal tersebut sebagai tindakan diskriminatif. * PESTA RIA SUPPORTER ORANJE Senin siang ini tim Belanda bertanding melawan Slowakia dalam babak per delapan final kejuaraan sepakbola dunia di Afrika Selatan. Pertarungan akan berlangsung seru dan banyak orang akan menggelar pesta besar. Dari Belanda sekitar 6.000 orang suporter terbang ke Durban. Sementara itu, lebih dari 40.000 warga Belanda tinggal menetap di Afrika Selatan. Banyak dari mereka ini sudah punya karcis untuk menonton. Laporan reporter Radio Nederland Wereldomroep, Eric Beauchemin dari Durban. Erica Terpstra Senin pagi, suporter Oranje sudah berkumpul di pantai Durban merayakan pesta yang akan berlangsung selama empat jam, bersama seorang discjockey dari Belanda. Lalu, mereka akan berangkat bersama menuju stadion. Salah seorang suporter Oranje yang pasti akan hadir adalah Erica Terpstra, sampai belum lama ini ketua organisasi sport Belanda, NOC/NSF. Ia baru saja tiba dari Lausanne. Di kota ini ia menerima penghargaan dari Komite Olimpiade Internasional, IOC, sebagai wanita teladan dalam dunia olahraga. Seperti biasa, ia sangat bersemangat menyambut peluang tim Oranje. Erica Terpstra: "Saya berbicara dengan para pemain setelah pertandingan kedua. Kondisi mereka prima. Mereka juga menyatakan: selama putaran final ini kami makin kompak. Jangan khawatir. Pokoknya beres deh." Pemborong Stadion Seorang suporter Belanda lain, Joost van Stekelenburg, bekerja pada suatu perusahaan pemborong bangunan, yang ikut membangun dua stadion di Afrika Selatan. Joost van Stekelenburg: "Jika kita telah tinggal dan bekerja di negeri ini selama dua setengah tahun, kita punya banyak kenangan dengan proyek-proyek yang kita bangun. Jadi kita juga ingin menonton pertandingan di stadion ini, langsung bersama semua penonton lain. Ini adalah 'once in a live time opportunity'. Saya tidak akan menyia-nyiakan kesempatan ini." Konser Satu hal yang tidak ikut menyambut gembira adalah cuaca. Konser musik terbuka di pantai pada Ahad kemarin, hanya menarik enam orang penonton. Mereka memang bertepuk-tangan. Tapi, para pemusik tetap saja mengeluh atas minimnya minat. Klip suara pertandingan tanpa suara Karena hujan, banyak warga Afrika Selatan dan suporter asing lebih memilih tetap tinggal di dalam rumah. Dan suara vuvuzela, salahsatu simbol piala dunia 2010, nyaris tidak terdengar. Tapi, buruknya cuaca tidak mempengaruhi semangat suporter Belanda. Para suporter Belanda sengaja mendatangkan bus warna oranye dari Nederland. Ribuan suporter, Senin ini ramai-ramai akan berjalan menuju stadion. Mereka akan mengubah warna stadion menjadi oranye. Tetap Gembira Tanpa begitu memperdulikan hasil - lolos atau gagal maju ke babak per empat final - bagi banyak suporter ini merupakan satu pertandingan terakhir, sebelum menonton pertandingan per empat final nanti. Gerard van Bijkeren: Gerard van Bijkeren: "Jika kita lolos, kami akan pindah ke Port Elizabeth. Lalu, baru pulang ke Belanda. Masa liburan kami sudah habis. Kami tidak bisa menonton pertandingan final langsung di stadion. Jika tim Oranje mencapai babak final, kami akan nonton di rumah, di Belanda. Itu pun menyenangkan." Namun, bagi seseorang mungkin saja masa liburan sudah usai, tapi bagi banyak orang lainnya, masa libur mungkin baru mulai. Jika tim Belanda mencapai babak final, pasti ribuan suporter Oranje lainnya akan datang menggantikan tempat Gerard van Bijkeren. * PENYELIDIKAN ISINDEN KAPAL KEMANUSIAAN GAZA Perdana menteri Israel Benyamin Netanyahu dan menteri pertahanan Ehud Barak dipanggil untuk menjadi saksi dalam kasus penyerangan kapal bantuan kemanusiaan bulan lalu. Hal ini dikatakan ketua komisi penyelidikan. Akhir Mei lalu konvoi pembawa bantuan kemanusiaa untuk Gaza diserbu tentara Israel. Menurut Israel, kapal itu melanggar hukum karena mau memasok bantuan ke Jalur Gaza. Akibat operasi tentara Israel itu, sembilan aktivis Turki tewas. Pertengahan bulan ini parlemen Israel menyetujui penyelidikan insiden ini. Namun Israel tidak memenuhi imbauan PBB agar menyelenggarakan penyelidikan internasional. * AMERIKA KUASAI DATA PERBANGKAN EROPA Baru sekitar lima tahun lagi Uni Eropa akan menyidik sendiri transaksi bank warga masyarakatnya, atas kemungkinan 'digunakan untuk tujuan teror'. Hingga saat itu, penyidikan dilakukan oleh Amerika. Laporan koresponden Tijn Sadee, dari Brussel. Jangan mengharapkan telepon dari manajer kantor cabang bank tempat anda membuka rekening. Juga tidak akan ada sinyal bahaya, jika anda melakukan transaksi lewat internet. Tidak akan terjadi apa pun. Paling tidak, orang tidak bisa melihat atau mendengarnya. Tapi, kemungkinan besar saja semua transaksi bank di Eropa mulai beberapa hari lalu dikirim ke otoritas finansial di Amerika Serikat. Kontrol Amerika Mengapa harus dikirim ke Amerika? "Karena transaksi keuangan seseorang bisa menjadi petunjuk bahwa yang bersangkutan punya hubungan dengan kelompok teroris," jawab seorang perunding Amerika, dalam pembicaraan mengenai Kesepakatan Swift, yang berlangsung alot. 'Mungkin'. 'Bisa saja'. 'Itu merupakan petunjuk bagi adanya ...'. Atas dasar sejumlah asumsi meragukan, selama beberapa tahun mendatang pemerintah Amerika mendapat mandat tanpa batas untuk ikut menilik data perbankan warga Eropa. Namun, 'pelanggaran provacy' warga Eropa ini segera akan berakhir. Demikian Alex Alvaro, anggota Parlemen Eropa dari Fraksi Partai Liberal di Parlemen Eropa. Pekan ini fraksinya menyambut gembira kesepakatan antara Eropa dan Amerika, mengenai hal tersebut. Semua pihak diuntungkan oleh kesepakatan ini, lanjut Alex Alvaro. Kantor Baru Perusahaan Swift, pengelola data transfer perbankan internasional, memang, tetap akan mengirim semua data ke Amerika. "Tapi, maksimal lima tahun lagi, suatu lembaga Uni Eropa akan menyidik sendiri data perbankan warga Eropa," kata Alex Alvaro. Paling lambat tahun 2015, Amerika tidak bisa lagi memperoleh data tersebut. Jadi, sampai saat itu, Amerika punya mandat tanpa batas? "Itu benar, dalam perundingan yang berlangsung, hal ini tidak bisa diganggu gugat," jelas Alex alvaro. "Namun, kita juga segera akan membuka kantor perwakilan di Amerika. Dan dengan demikian beberapa pejabat Eropa juga akan ikut melihat, apa yang dilakukan para pejabat Amerika dengan data tersebut." Tanda Tanya Lembaga independen Uni Eropa, the European Data Protection Supervisor, EPDS, mempertanyakan sambutan positif Fraksi Partai Liberal Eropa, yang menganggap kesepakatan ini sebagai suatu kemenangan. "Banyak pertanyaan mengenai perlindungan data pribadi warga Eropa yang belum terjawab," kata Direktur EPDS, Peter Hustinx. Bagaimana persisnya penyerahan data itu berlangsung? "Misalnya, bagaimana jika Amerika meminta data transaksi uang dari Belanda ke Pakistan, dari tanggal 1 hingga 30 September 2010. Tanpa banyak cing-cong, semua data tersebut akan dikirim," jelas seorang rekan Peter Hustinx. Cerdik "Kelompok Liberal Eropa terbuai oleh lobby Amerika," kata Robert Vleugels, pakar informasi Belanda yang tersohor. Ia yakin, Amerika tetap akan menguasai data perbankan Eropa. "Orang Amerika sangat cerdik. Berbarengan dengan jalannya perundingan di Parlemen Eropa, mereka juga mengadakan pembicaraan dengan masing-masing pemerintahan anggota Uni Eropa." Amerika terutama menekan negara-negara anggota baru dari Eropa Timur, sembari mengeluarkan berbagai macam ancaman, seperti misalnya menghambat urusan perdagangan, kata Robert Vleugels. "Jika kalian bersikap keras dalam urusan Kesepakatan Swift ini, kami akan menerapkan ketentuan harus mengajukan visa masuk, bagi warga negara kalian yang ingin berkunjung ke Amerika. Begitu lah cara kerja mereka." Walaupun saat ini sudah ada kesepakatan bahwa Uni Eropa lima tahun mendatang akan menyelidiki data perbankan mereka sendiri, keraguan di kalangan banyak pengamat masih besar. "Amerika dengan sabar akan terus mendekati dan mempengaruhi kalangan pro- dan anti kesepakatan ini di Eropa," kata seorang pejabat Uni Eropa yang menangani kebijakan tersebut dan meminta agar namanya tidak disebut. "Skenario paling buruk, jika Komisi Eropa dan pemerintah negara anggota Uni Eropa melanggar kesepakatan ini," kata anggota Parlemen Eropa, Alex Alvaro. "Tapi, kesepakatan ini mengikat. Dan paling lama lima tahun lagi, kita akan mengelola sendiri data tersebut. Jika perlu, kita mendesaknya lewat pengadilan." * PERAN INDONESIA DALAM G20 KTT G20 di Toronto, Kanada, diharapkan bisa mencapai kesepakatan soal penanggulangan krisis ekonomi dunia. Bagaimana peran Indonesia dalam mencari solusi permasalahan ini? Menurut pengamat ekonomi Revrisond Baswir peran Indonesia dalam G20 tidak perlu dibesar-besarkan. Pembentukan G20 lebih dimotivasi oleh kepentingan Amerika Serikat, untuk menanggulangi krisis ekonomi yang mereka hadapi. Jadi sebenarnya tidak bersangkut paut dengan kepentingan Indonesia. Kecuali kalau Indonesia punya agenda sendiri yang bisa ditawarkan kepada negara-negara G20. Itulah pendapat pengamat ekonomi Universitas Gadjah Mada di Yogyakarta. Surplus perdagangan Walaupun menikmati surplus perdagangan, posisi Indonesia sangat berbeda dari posisi India, Cina dan Brasil. Masalahnya, pertama, Indonesia tidak menawarkan tatanan spesifik untuk perekonomian dunia, dan kedua, uang surplus perdagangan itu habis melunasi pokok dan bunga hutang. Di antara negara-negara anggota G20, cadangan devisa Indonesia paling kecil, namun kewajiban membayar hutangnya cukup besar. Lalu bagaimana posisi Amerika Serikat? Menurut Revrisond Baswir, G20 tidak didirikan untuk kepentingan negara-negara berkembang. Untuk Amerika yang penting posisi dominannya dalam perekonomi dunia tidak terpengaruh. Dan bagaimana dengan posisi Eropa? Dalam hal ini, walau pun Uni Eropa terbentuk sebelum G20, tapi Eropa juga mengalami krisis serupa. Pusat-pusat kapitalisme, baik Amerika Serikat maupun Eropa saat ini mengalami instabilitas, demikian Revrisond Baswir. Dan kita lihat munculnya India dan Cina sebagai negara-negara ekonomi baru. Masalahnya bukan menyelamatkan ekonomi Amerika atau Eropa, tapi marilah bicara tentang tatanan ekonomi dunia baru yang lebih berkeadilan. Demikian Revrisond Baswir. Peran Indonesia Posisi Indonesia dalam hal ini sulit, karena sebagai negara dunia ketiga, Indonesia terjebak hutang yang besar dan cadangan devisa yang lemah. Jadi Indonesia tidak punya tawaran yang spesifik. Indonesia tidak punya harapan dalam pertemuan G20. Hubungan Indonesia dengan Amerika Serikat berbeda dengan hubungan Cina dan India dengan Amerika. Dalam kurun waktu 40 tahun terakhir Indonesia cenderung menjadi good boy di hadapan Amerika Serikat. Kehadiran Indonesia di G20 dijadikan kanal untuk memperjuangkan kepentingan Amerika Serikat untuk merayu India dan Cina. Karena India, Cina, Brasil dan juga Rusia sulit untuk dirayu Amerika Serikat. Indonesia sering dipakai Amerika, 40 tahun terakhir ini Indonesia bisa dikatakan telah menjadi koloni Amerika Serikat. Wawancara selengkapnya dapat anda simak lewat situs kami http://www.rnw.nl/bahasa-indonesia/article/mencari-cari-peran-indonesia-dalam-g20 * REKENING JENDERAL BIKIN GERAH POLISI Majalah Tempo edisi pekan ini yang menurunkan laporan utama tentang rekening para perwira polisi diborong habis. Inikah sensor baru setelah pembredelan dan budaya telpon di zaman orde baru ? Radio Nederland menjumpai Wahyu Dhyatmika, penulis artikel yang menyorot rekening gendutnya para perwira polisi dalam edisi baru Majalah Berita Mingguan Tempo. Penulis mengecek kebenaran laporan ihwal rekening sejumlah perwira polisi. Isu tentang peiwira yang memilki miliaran rupiah itu sebenarnya isu lama, mungkin dari lima tahun lalu. Waktu itu Kapolrinya masih Susanto. Sekarang muncul lagi nama-nama para perwira polisi itu, Tempo menyatakan punya informasi agak detil tentang nama-nama yang disebut seperti Brigjen Budi Gunawan, Brigjen Mahius Salempang, Brigjen Wenas dan sebagainya. "Kita sebut dan kita telusuri," demikian Wahyu Dhyatmika yang menambahkan: "Dalam isu-isu sebelumnya tidak jelas siapa yang punya rekening. Dalam edisi ini kita sebut siapa-siapa saja". Dan juga sudah diminta penjelasan Mabes Polri dan sudah ada penyelidikan tentang keberadaan rekening yang mencurigakan ini. Tapi aksi memborong majalah ini tidak bisa disebut sensor, karena publik tetap bisa membacanya lewat situs Tempo, demikian Wahyu Dhyatmika. Lalu mengapa majalah ini dibeli secara masal, karena toh masih bisa dibaca lewat situs web Tempo? Menurut Wahyu isunya memang sensitif, makanya Tempo sangat berhati-hati. Semua oknum yang dituduh, diberi kesempatan untuk menuturkan versinya. Nama-nama jenderal yang disebut sudah dikonfirmasi. Jadi mereka yang dituduh diberi kesempatan untuk memberikan pendapatnya. Tanggapan redaksi Tempo tentang aksi memborong, semakin banyak dibaca semakin bagus. "Kita berpraduga baik, Tempo diborong untuk dibagikan, sehingga lebih banyak dibaca. Apa yang diharapkan dari penulisan ini". Demikian Wahyu Dhyatmika. Dengan laporan ini jelas tidak semua perwira polisi bisa disamaratakan, ini segi positifnya. Lalu di mana uangnya yang masuk rekening mereka? Dalam kasus pemutihan uang, merekalah yang harus membuktikan bahwa itu uang halal. Wawancara selengkapnya bisa didengar melalui situs web kami: http://www.rnw.nl/bahasa-indonesia/article/rekening-jenderal-bikin-gerah-polisi * Salah satu ilmuwan neurobiologi ternama Belanda, Prof. Dick Swaab, pensiun. Dalam karirnya Dr Swaab berhasil menciptakan berbagai terobosan dalam penelitian otak manusia. Salah satu temuan memicu perdebatan. Dr Swaab mulai dikenal sejak tahun 1990-an ketika ia mengklaim bahwa ada beda antara otak orang heteroseksual, homoseksual dan transeksual. Ia menemukan perbedaan itu di hypothalamus, bagian kecil tapi penting dari otak manusia. Pada 1985 Dr Swaab mendirian 'Bank Otak Belanda', di sana otak orang yang meninggal disimpan untuk penelitian. Klaim Dr Swaab tentang antara anatomi otak dengan orientasi seksual menimbulkan kontroversi. Dick Swaab menjelaskan: Demonstrasi Waktu itu kita dapat telepon siang malam; ada yang mengancam kita dengan bom, bahkan ada yang mengancam akan membunuh saya. Selain itu banyak demonstrasi di depan rumah saya. Benar-benar periode yang menegangkan. Temuan Dr Swab tentang orientasi seksual akhirnya dikuatkan oleh para ilmuwan dari luar negeri. Sekarang hal ini bukan kontroversi lagi. Unik Menurut Professor Geert de Vries dari Universitas Massachusetts, penelitian yang dilakukan Dr Swaab tentang hypothalamus manusia sangat unik. "Banyak ilmuan yang meneliti hypothalamus, bagaimana bentuknya dan juga pembentukkannya melalui eksperimen dengan binatang. Tapi, tidak ada satu penelitipun yang menghabiskan begitu banyak waktu dan energi untuk mencari tahu bagaimana cara kerja hypothlamus." Rahim Dalam penelitian penting lainnya, Dr Swaab menemukan bahwa karakter manusia tidak hanya ditentukan oleh faktor genetis dan lingkungan di mana si anak tumbuh. Masa janin dalam kandungan juga sama pentingnya, bahkan ada yang bilang paling penting. Menurut Dr Swaab karakter manusia mulai terbentuk di rahim. Walau sudah pensiun Dr Swaab tetap melanjutkan penelitiannya. Contohnya penelitian yang terkait dengan Penyakit Alzheimer. 500 gen ditemukan "Saat ini saya tengah mengembangkan ide bahwa otak sendiri punya mekanisme efektif untuk melawan penyakit Alzheimer dengan mengaktifkan bagian depan otak. Kita menemukan ada 500 gen yang diaktifkan pada masa tahap awal munculnya penyakit tersebut. Penderita sama sekali belum menunjukkan gejala apa-apa." Dr Swaab yakin temuan ini bisa membantu pengembangan obat melawan Alzheimer. Dengan ini Dr Swaab kembali membuka kemungkinan untuk mengembangkan obat yang lebih efektif. --------------------------------------------------------------------- Radio Nederland Wereldomroep, Postbus 222, 1200 JG Hilversum http://www.rnw.nl/id/bahasa-indonesia Anda bisa berhenti berlangganan dengan mengirim email ke: [email protected] Keterangan lebih lanjut mengenai siaran radio kami dapat Anda peroleh melalui [email protected] Copyright Radio Nederland Wereldomroep. ---------------------------------------------------------------------
