--------------------------------------------------------------------- WARTA BERITA RADIO NEDERLAND WERELDOMROEP Edisi: Bahasa Indonesia
Ikhtisar berita disusun berdasarkan berita-berita yang disiarkan oleh Radio Nederland Wereldomroep selama 24 jam terakhir. --------------------------------------------------------------------- Edisi ini diterbitkan pada: Senin 26 Juli 2010 14:00 UTC ** DUISBURG RENCANAKAN KEBAKTIAN BERKABUNG ** VONIS 35 TAHUN BUAT MANTAN KOMANDAN KHMER MERAH ** NAPI MEKSIKO DIBEBASKAN UNTUK MEMBUNUH ** TOKOH LIBERAL KONSERVATIF BELANDA WAFAT ** GEMA WARTA TOPIK TINJAUAN PERS: SURAT SUCIWATI UNTUK OBAMA ** GEMA WARTA TOPIK INTERNASIONAL: PARADE CINTA DUISBURG TELAN KORBAN ** GEMA WARTA TOPIK INTERNASIONAL: JURU SIKSA KHMER MERAH DIGANJAR 35 TAHUN ** GEMA WARTA TOPIK INTENASIONAL: RASA RINDU ANTARA DUA DUNIA: BELANDA DAN SERBIA ** GEMA WARTA TOPIK BELANDA: REMAJA MUSLIM BANGUN SITUS INTERNET ** GEMA WARTA TOPIK INDONESIA: LAUT JAWA MENGANCAM JAKARTA ** GEMA WARTA TOPIK INDONESIA: RENCANA INVESTASI INDONESIA TAK SESUAI DENGAN REALISASI * DUISBURG RENCANAKAN KEBAKTIAN BERKABUNG Duisburg, kota tempat kecelakaan Loveparade, di Jerman membuat rencana untuk menggadakan kebaktian berkabung. Pemkot kota juga akan menyediakan buku ucapan belasungkawa. Demikian diumumkan walikota Adolf Sauerland. Saat mengunjungi terowongan Walikota Duisburg diteriaki massa. Massa mencaci makinya dan melemparkan sampah kepadanya. Warga menyalahkan pemkot Duisburg yang berhemat di bidang keamaman. Akibatnya kecelakaan ini tidak bisa dihindari. Banyak dari tiga ratus korban luka akibat kecelakaan di terowongan di Loveparade di Duisburg Sabtu lalu, masih belum teridentifikasi. Oleh karena itu pihak berwajib belum bisa memberi tahu keluarga para korban. Sembilan belas orang tewas akibat desak-desakan di terowongan dekat festival dansa. Panitia menegaskan, tidak akan menyelengarakan event ini lagi di masa mendatang. * VONIS 35 TAHUN BUAT MANTAN KOMANDAN KHMER MERAH Mantan komandan Khmer Merah divonis Tribunal Kamboja 35 tahun penjara. Duch (67 tahun) dinyatakan bersalah melakukan kejahatan perang saat rezim kejam Khmer Merah berkuasa pada tahun tujuh puluhan. Di masa antara 1975 dan 1979, lebih dari satu juta warga tewas karena tindak kekerasan, kelaparan dan kehabisan tenaga. Duch mengaku pernah menjadi pemimpin pusat penyiksaan terkenal Tuol Sleng, tempat ribuan orang Kamboja terbunuh. Menurut hakim, Duch bertanggung jawab atas tewasnya setidaknya 14.000 orang. Khmer Merah disingkirkan oleh tentara Vietnam pada 1979. Mantan komandan ini merupakan pemimpin Khmer Merah pertama yang diadili di Tribunal Kamboja. Mahkamah ini didirikan setelah perundingan bertahun-tahun antara PBB dengan Kamboja. * NAPI MEKSIKO DIBEBASKAN UNTUK MEMBUNUH Berbagai napi di Meksiko Utara pernah beberapa kali dibebaskan untuk melakukan pembunuhan. Ini terjadi berdasarkan perintah mafia narkoba. Kejaksaan Meksiko mengatakan, para penjaga penjara di kota Gomez Palacio di negara bagian Durango memberi para napi senjata dan kendaraan untuk melakukan pembunuhan. Setelah selesai mereka kembali lagi ke penjara. Skandal ini terbongkar setelah pembunuhan di pesta ulang tahun di Torreon, di dekat Gomez Palacio minggu lalu yang menewaskan tujuh belas orang. Di tempat kejadian ditemukan peluru dari senjata yang digunakan penjaga penjara Gomez Palacio. Direktur penjara dan dua orang lainnya ditangkap. Perang narkoba empat tahun belakangan telah menelan nyawa lebih dari 25.000 warga Meksiko. * PEMIMPIN REZIM MILITER MYANMAR DI INDIA Pemimpin rezim militer Myanmar Than Shwe mengunjungi tempat suci Budha di India Senin (26/07). Massa dari kelompok HAM di New Delhi memprotes. Para demonstran meneriakkan yel-yel dan membawa poster yang bertulisan "pembunuh rakyat tak berdosa." Bersama isterinya sang Jendral berkunjung ke candi Mahabodhi di Bodhgaya, India Timur. Selasa Than Shwe akan disambut sebagai tamu negara di New Delhi. Ini menjadi kontroversial karena rezim militer Myanmar banyak melanggar HAM. India, yang dulu menjadi pendukung pejuang demokrasi Aung San Suu Kyi, mulai bershabat dengan rezim milter pada tahun 90-an, karena kepentingan dagang. Uni Eropa dan Amerika memberlakukan sanksi ekonomi terhadap rezim militer Miyanmar. Federasi Internasional HAM menulis surat kepada perdana menteri India Manmohan Singh menyatakan keprihatinan terhadap rencananya untuk berjumpa dengan pemimpin militer Myanmar. * SERANGAN BUNUH DIRI DI BAGDAD Serangan bunuh diri di dekat biro televisi Al Arabiyah di Bagdad setidaknya menewaskan enam orang. Demikian dilaporkan stasiun televisi tersebut. Berbagai warga terluka. Para korban tewas terdiri dari empat petugas satpam dan dua kru televisi. Sang pelaku meledakkan diri di mobilnya di depan gedung itu di pusat kota Bagdad. Kantor Al Arabiyah rusak berat. Bulan lalu otoritas Irak pernah memperingatkan akan terjadinya pemboman. Biro Al Arabiyah itu konon sudah lama diintai oleh kelompok teroris. * KECELAKAAN BIS DI AFGHANISTAN SELATAN Dua puluh enam orang tewas dan 22 orang terluka akibat kecelakaan bis di Afghanistan Selatan Senin (26/07). Demikian ditegaskan otoritas lalu lintas di negeri itu. Dengan kecepatan tinggi bis itu menambrak semacam polisi tidur, lalu terbanting ke udar dan kemudian berkali-balik bergulir. Bis itu berada di perjalanan dari provinsi Kandahar ke Kabul dan kecelakaan itu terjadi di kawasan Daman. Jalan raya itu merupakan bagian dari jalan lingkar yang menghubungkan Kabul ke kota-kota besar di Afghanistan. Jalur Kandahar-Kabul dianggap paling berbahaya, karena sangat ramai dan sering diganggu Taliban. * PEMBOCORAN RAHASIA TENTARA DI AFGHANISTAN Situs WikiLeaks memasang 90.000 dokumen rahasia tentara Amerika di internet. Dokumen itu berisi laporan tentang tentara Amerika di Afghanistan antara 2004 sampai 2009. Demikian dilaporkan media Amerika. The New York Times, berdasarkan dokumen tersebut, menulis bahwa badan intelijen Pakistan ternyata mendukung Taliban. Ini berarti tentara Pakistan yang bekerjasama dengan Amerika, bersikap mendua. Koran Inggris The Guardian menyebut ini kasus pembocoran besar. Pemerintah Amerika belum mau mengkorfirmasi kebenaran dokumen itu, tapi menyatakan pembocoran dokumen ini bisa membahayakan berbagai individu dan organisasi. WikiLeaks menegaskan, tidak ada yang berbahaya. April lalu situs yang dikenal sebagai pembongkar rahasia ini pernah mempublikasikan video serangan tentara Amerika di Irak pada 2007 yang menewaskan setidaknya sepuluh warga sipil. * KERETA TABRAK TOKO DI BELANDA Sebuah kereta divisi tehnik yang menarik lima gerbong menabrak sebuah toko di stasiun Stavoren, Frislandia, Belanda Utara, Senin dini hari. Dua orang terluka ringan. Demikian dilaporkan kepolisian Belanda. Kereta itu membuat lobang selebar sekitar 30 meter di sebuah toko olah raga. Kereta itu meluncur sekitar seratus meter dan berhenti di lapangan di belakang toko itu. Saat terjadi kecelakaan, ada empat orang berada di kereta. Jubir kepolisian mengatakan, ajaib sekali korban luka sangat sedikit. Ia menambahkan, evakuasi akan memakan waktu berhari-hari. Penyebab kecelakaan belum diketahui. Polisi jawatan kereta api Belanda tengan melakukan penyelidikan. * PERTANDINGAN TERAKHIR VAN BRONKHORST Pertandingan latihan Feyenoord-Real Mallorca kemarin merupakan laga perpisahan Gionvannie van Bronckhorst. Setelah 44 menit pemain bola berusia 35 tahun ini mundur dan digantikan oleh Leroy Fer. Pemain bola berdarah campur Maluku ini diangkat sebagai "Feyenooder voor het leven" atau Orang Feyenoord Seumur Hidup. Van Bronckhorst untuk pertama kali bermain di club Rotterdam itu pada 1993 melawan FC Barcelona. "Ini hari sulit bagi saya, " tandas Van Bronckhorst mengungkapkan hari perpisahan kemarin. Van Bronckhorst tetap terlibat di Feyenoord sebagai pemagang di staf tehnis. Selain itu akan mengikuti kursus untuk menjadi pelatih. * Henk Vonhoff, tokoh partai liberal konservatif VVD tutup usia Ahad pagi waktu Belanda. Demikian ditegaskan VVD atas nama keluarga. Di tahun enam dan tujuh puluhan Vonhoff antara lain pernah menjadi anggota parlemen Belanda dan dua tahun menjabat Menteri Muda Budaya. Setelah itu ia menjadi walikota Utrecht, Belanda Tengah, selama enam tahun. Dari 1980 sampai 1996 ia menjabat Komisaris Ratu di provinsi Groningen. Vonhoff wafat dalam usia 79 tahun. * SURAT SUCIWATI UNTUK OBAMA Harian Trouw menulis Malaysia menanti siapa yang menjadi juara Imam Muda. Program acara kawula muda itu hampir sama dengan pemilihan Idols. Bedanya Imam Muda tidak menghasilkan penyanyi melainkan seorang imam. Acara televisi itu sebetulnya digelar di Malaysia. Karena persamaan bahasa dapat pula diikuti di Indonesia. Pemenang acara Imam Muda ini akan mendapatkan gratis perjalanan ke Mekkah dan sebuah mobil baru, Tidak itu saja kemungkinan pula mereka akan mendapatkan jodohnya setelah acara tersebut berakhir. Karena banyak perempuan yang menjadikan mereka sebagia idola. Dalam acara itu para kandidat diharuskan menyelesaikan masalah-masalah kehidupan sesuai dengan ajaran islam. Dalam moratuarium misalnya para peserta diharuskan mencuci mayat sesuai dengan peraturan yang berlaku dalam islam. Dalam ritual tersebut tidak ada seorang keluarga pun yang melaporkan kehilangan anggotanya. Jadi mereka harus mempersiapkan segalanya sampai saat pemakaman. Selanjutnya mereka tampil lagi ditelvisi dan harus menjawab kembali beberapa pertanyaan. Seorang perempuan misalnya mengatakan bahwa ia terus dipukuli suaminya. Seorang kandidat menyarankan bahwa suaminya harus berubah untuk menyelematkan perkawinan. Namun ternyata sang istri tetap berniat untuk bercerai. Akhirnya seorang kandidat yang membicarakan hal itu dengan rekannya mengatakan cara satu-satunya agar si suami tidak memukul lagi adalah dengan belajar taekwondo. Kita beralih ke Indonesia, Suciwati, Istri Munir aktivis HAM yang terbunuh menulis di harian Washington Post bahwa Amerika bersedia kembali bekerja sama kembali dengan pasukan khusus Indonesia Kopassus bukanlah langkah yang tepat. Menurut Suciwati, berdasarkan pengalaman pribadinya dengan Kopassus dan sistem pengadilan, maka ia berpendapat presiden Barack Obama melakukan kesalahan yang berbahaya. Amerika tadinya menolak untuk bekerjasama dengan Kopassus karena tindakan anggotanya yang melakukan pelanggaran hak-hak asasi manusia. Sementara itu pemerintahan Obama memperbaiki hubungan dengan Indonesia dan mengizinkan pemerintahnya untuk kembali menjalin kerjasama dengan Kopassus jika pemerintah dapat menyakinkan Kopassus tidak lagi melakukan pelanggaran seperti itu. Indonesia memang mencatat kemajuan berarti untuk demokrasi dan stabilitas. Namun mengingat adanya kekuatan militer yang tidak menghormati hukum maka itu akan membabayakan upaya-upaya pemulihan. Obama menghadiahi Kopassud tanpa memperdulikan tanggungjawab mereka. Susicwati menakutkan, pasukan khusus itu akan kembali melakukan pembunuhan dan pelanggaran. Rakyat Indonesia menurut Suciwati percaya akan nilai-nilai kemanusiaan Obama, terutama untuk mendorong perubahan positif di Indonesia. Seharusnya presiden Obama tidak melanjutkan kerjasama dengan Kopassus jika tidak dibarengi dengan perubahan positif dan membujuk presiden SBY untuk memenuhi kewajiban internasional untuk keadilan.Demikian The Washington Post dan sekian ulasan pers kali ini. * PARADE CINTA DUISBURG TELAN KORBAN Pada festival dansa Loveparade di Duisburg, Jerman Sabtu 24 Juli, dipastikan 19 orang tewas. Di antara korban terdapat seorang Belanda, seorang Australia, seorang Italia dan seorang Tionghoa. Lebih dari 340 orang cedera. Mereka menjadi korban akibat terpijak-pijak, ketika pecah panik pada terowongan menuju wilayah festival. Laporan Johan Huizinga. Tempat berlangsungnya festival, bekas lapangan stasiun, semula hanya bisa dicapai melalui sebuah terowongan. Ketika tiba di situ, ratusan ribu pengunjung tidak bisa terus berjalan apalagi menyebar, sehingga muncul saling dorong di dalam terowongan. Sebagian berusaha meninggalkan wilayah festival, tapi harus lewat terowongan itu juga. Beberapa orang sampai memanjat tangga untuk menghindari desak-desakan yang makin hebat. Ketika banyak orang jatuh dari tangga menimpa massa, pecah panik hebat. Tak langsung tunjuk Banyak dilontarkan kritik terhadap penyelenggara festival ini. Maklum, arena festival hanya bisa dicapai lewat satu jalan: itulah terowongan tadi. Dalam jumpa pers Ahad ini, Adolf Sauerland, walikota Duisburg menyatakan tidak ingin menjawab soal pertanyaan siapa yang bersalah dalam tragedi ini. "Saya tahu, setiap orang bertanya apa penyebab tragedi ini," kata Adolf Sauerland. Tetapi ia menghimbau siapa saja supaya memberi kesempatan kepada pihak berwajib untuk mengadakan penelitian dan tidak langsung menunjuk siapa yang bersalah. Sementara itu, Kejaksaan Duisburg juga mulai menyidik penyebab dan siapa yang bertanggung jawab terhadap tragedi itu. Untuk ini disita semua dokumen pemerintah kota yang berkaitan dengan festival Loveparade. Masalah yang dihadapi pihak kejaksaan adalah, semua otoritas pemerintah kota, misalnya dinas pemadam kebakaran atau polisi, terlibat dalam pelbagai langkah keamanan seputar festival. Dan mereka juga sudah memberikan izin penyelenggaraan. Mungkin itulah sebabnya mengapa pemerintah kota Duisburg berhati-hati dalam menjawab pertanyaan penyebab bencana ini. Dalam jumpa persnya, Adolf Sauerland, walikota Duisburg minta pengertian tidak bisa menjawab banyak pertanyaan tentang penyidikan yang tengah berjalan. Itu untuk melindungi staf pemerintah kota, tukas Sauerland. Arena festival sebenarnya hanya bisa menampung 300 ribu pengunjung, maksimal. Padahal menurut perkiraan jumlah pengunjung yang datang Sabtu itu mencapai 1,5 juta orang. Tak akan diselenggarakan Jalan bebas hambatan di dekat arena festival ditutup untuk memberi peluang regu penolong, ambulans dan helikopter mengangkut korban ke rumah sakit. Sampai-sampai helikopter dari Belanda didatangkan ke Duisburg, untuk mengulurkan bantuan. Butuh waktu sampai berjam-jam sebelum semua korban cedera dan tewas bisa dibawa ke rumah sakit. Untuk menghindari dorong-dorongan massa dan panik yang lebih besar lagi, polisi membiarkan festivalnya terus berjalan. Pengunjung terakhir baru meninggalkan tempat minggu pagi buta. Festival dansa Loveparade yang sangat populer di Jerman didatangkan ke Duisburg dalam rangka wilayah Ruhr sebagai ibukota budaya tahun 2010. Para penyelenggara menyatakan festival semacam ini tidak akan diselenggarakan lagi untuk menghormati korban tewas dan keluarga mereka. * JURU SIKSA KHMER MERAH DIGANJAR 35 TAHUN Di Phonm Penh, ibukota Kamboja, Senin pagi, Tribunal Kamboja menjatuhkan vonis 35 tahun penjara terhadap kepala penjara Tuol Sleng. Kaing Guek Eav, alias Duch, menurut Tribunal bersalah karena pembunuhan, penyiksaan, kejahatan perang dan kejahatan terhadap kemanusiaan. Tribunal Kamboja yang didukung PBB menyatakan bahwa pria 67 tahun ini bertanggung jawab terhadap penyiksaan dan eksekusi paling sedikit 12.272 orang tahanan yang disekap di Tuoal Sleng. Pada akhirnya Duch harus mendekam selama 30 tahun dalam penjara. Tim jaksa menuntut 40 tahun penjara, tetapi hakim melihat ada hal-hal yang meringankan. Duch sendiri mengaku bersalah, minta maaf dan bekerja sama dengan proses penyidikan dan pengadilan. Demikian hakim. Lebih dari itu, Tribunal juga menyatakan sebelum masalahnya diajukan ke pengadilan, oleh tentara Kamboja, Duch telah ditahan selama lima tahun di luar proses hukum yang benar. Pembunuhan bangsa Pengacara Belanda, Viktor Koppe sekarang mendampingi Nuon Chea, tangan kanan pemimpin Khmer Merah Polpot, yang juga dikenal sebagai Kamerad Nomer 2. Nuon didakwa melakukan genosida atau pembunuhan bangsa. Viktor Koppe tidak terkejut dengan vonis terhadap Duch. Menurutnya, vonis itu sesuai dengan yang sudah dinantikan. Tuntutannya 40 tahun, tetapi tribunal mengurangi beberapa tahun karena Duch sempat ditahan secara ilegal. Lebih dari itu, tidak dipilih hukuman penjara seumur hidup, karena dari awal ia sudah mengaku bersalah dan selalu bekerjasama dengan penyidikan. Demikian Viktor. Duch adalah terdakwa pertama yang divonis Tribunal Kamboja yang mengadili kekejaman rezim Khmer Merah, 30 tahun silam. Sekarang masih empat pentolan Khmer Merah yang ditahan dan kemungkinan besar akan diadili awal tahun depan pada proses kedua. Viktor Koppe, sang pengacara, tidak bisa melihat apa dampak vonis terhadap Duch bagi kliennya, Nuon Chea. Terlalu pagi "Untuk saat ini masih sulit diperkirakan," kata Viktor. Tribunal tidak banyak bicara tentang peran Nuon Chea terhadap Duch. Waktu mengadili Duch, Tribunal hanya memusatkan perhatian pada apa yang terjadi di penjara Tuol Sleng. "Masih terlalu pagi untuk melihat apa dampak vonis ini bagi proses kedua yang baru akan dimulai tahun depan," demikian Koppe. Duch sendiri, dari awal, sudah mengaku bersalah. Empat terdakwa lain justru menyatakan tidak bersalah dan akan terus melawan proses pengadilan terhadap mereka. Viktor Koppe melihat proses itu sendiri akan lain dari pada pengadilan Duch. Yang dikhawatirkan oleh pengacara Belanda ini adalah campur tangan politik. Sudah sejak didirikan pada tahun 2006, Tribunal Kamboja selalu berurusan dengan masalah politik. Paling mendasar Banyak kritik, khususnya terhadap campur tangan pemerintah Kamboja dalam Tribunal ini. Demikian Viktor Koppe. Tapi ia menilai proses pengadilan Duch sudah baik, prosedurnya juga sudah benar. Maklum, masalahnya sendiri juga tidak banyak, pertama-tama karena Duch sudah mengaku bersalah. Campur tangan pemerintah Kamboja, dalam kasus kedua, tampaknya akan dibahas, khususnya campur tangan terhadap hakim-hakim asal Kamboja. Viktor Koppe menilai inilah kekurangan yang paling mendasar pada Tribunal Kamboja. Khususnya apakah hakim-hakim Kamboja itu benar-benar mandiri dan tidak memihak. Walaupun tribunal ini didukung PBB, tapi toh tetap saja terjadi korupsi besar-besaran. Itu terjadi, demikian Viktor Koppe, karena separuh kepemimpinannya dipegang orang Kamboja. Jadi, masih harus dilihat apa yang akan terjadi di masa depan. "Ini lebih sulit ketimbang Tribunal Yugoslavia, karena itu benar-benar tribunal internasional," demikian Viktor Koppe. Karena bersifat campuran, maka sistem hukum dan adat istiadat Kamboja juga harus diperhitungkan. Itulah yang menyulitkan. Warga Kamboja tidak menganggap penting dan ingin mewujudkan kemandirian pengadilan. Itulah masalah yang dihadapi para pengacara asing. Tapi sampai sekarang Tribunal Kamboja sudah berjalan dengan baik, jadi masih ada harapan untuk masa depan. Bagaimanapun juga, Viktor Koppe menilai, campur tangan pemerintah adalah masalah besar. * RASA RINDU ANTARA DUA DUNIA: BELANDA DAN SERBIA Kata 'homesick', dalam bahasa Belanda 'heimwee', berarti merindukan, sering bercampur dengan perasaan sedih, perih dan sakit, pada sesuatu yang didambakan. Hal ini bisa dialami oleh setiap orang. Kelompok migran yang merindukan tanah kelahiran. Anak-anak, yang untuk kali pertama meninggalkan rumah. Orang Lanjut Usia, yang merasa sekian banyak perubahan datang sedemikian cepat. Selama musim panas tahun ini, Radio Nederland Wereldomroep menyajikan rangkaian kisah, tip dan metoda seputar topik kerinduan. Perasaan universal, mendambakan sesuatu yang tidak ada. David-Jan Godfroid Daniel tetap tenang sementara pendeta menggambarkan tanda salib di keningnya, memercikkan air dan melaksanakan ritual yang sama sekali tidak ia pahami. Upacara permandian di gereja orthodoks Serbia, bagi seorang bayi yang baru berumur delapan bulan tentu bukan pengalaman gampang. Apalagi jika suhu udara di dalam gereja mencapai 40 derajat. Daniel adalah putra Sasa dan Sandra Novak, dari kota Emmen, di Belanda. Sasa adalah putra imigran Serbia, yang tinggal di Belanda. Dan Sandra berasal dari desa Ribari, di Serbia Baratlaut. Ia sudah lama tinggal di Belanda. Dan di desa Ribari itulah upacara pembaptisan Daniel berlangsung. Sasa merasa bangga. Bangga atas kehadiran sekian banyak tamu, dengan latar belakang budaya dan agama yang berbeda. Sebagian famili sengaja datang dari Slovenia mengendarai mobil, warga Serbia yang tinggal di dalam dan di luar negeri, dan beberapa teman asal Belanda, yang sengaja datang untuk menghadiri acara ini. Ia bangga karena Daniel tetap tenang. Akar "Saya melakukan ini karena sebagian besar keluarga kami berada di sini. Saya berasal dari sini," jawab Sasa atas pertanyaan mengapa ia melaksanakan upacara pembaptisan anaknya di sana. "Tempat ini merupakan bagian dari identitas saya, budaya saya." Bapak baptis Daniel tampak payah menghadapi udara panas luar biasa di dalam gereja. Sang istri mengusap kening pria ini dengan saputangan. Walaupun demikian, keringat tetap mengucur di keningnya. Ia tetap berusaha mengangkat tubuh Daniel tepat di depan wajah sang pendeta. Kemeja Sasa juga tampak basah kuyup. Walaupun berkeringat, wajahnya berseri-seri. Ayah Sasa berasal dari Slovenia, ibunya dari Serbia. Ia sendir lahir dan besar di kota Emmen. Ia bekerja di Jerman, di seberang perbatasan. Ia menganggap dirinya sebagai warga Eropa, dan bangga akan hal ini. "Saya berasal dari Serbia, selain itu, saya juga orang Belanda," kata Sasa sembari tertawa. Lebih Santai Sasa dan Sandra tidak pernah pergi berlibur ke Prancis, Spanyol atau Yunani. Setiap musim panas, mereka menghabiskan masa liburan di rumah famili, di Ribari. Dari rumah di Emmen, mereka selalu merindukan Serbia. "Saya butuh perubahan. Dari kehidupan serba sibuk di Barat, ke gaya Eropa Selatan yang lebih santai," kata Sasa. "Di daerah Selatan waktu rasanya berjalan lebih perlahan, kita merasa seolah hari lebih panjang." Ribari memang tenang. Tapi bukan itu saja. Ia merasa, orang-orang di sini juga tampak lebih berbahagia. "Ini berkaitan dengan mentalitas dan budaya. Kekayaan budaya." Walaupun Sasa mengaku tidak selalu merasa rindu, baginya kehidupan di desa Serbia cukup menarik. "Saya punya pekerjaan bagus. Banyak orang akan berkata, karir yang menjanjikan. Saya memang menyukai pekerjaan saya. Tapi, saya melakukan hal itu semata-mata untuk memenuhi kebutuhan hidup. Jika saya menang lotre, saya akan memilih tinggal di sini untuk berbuat sesuatu yang lain. Semata-mata hanya untuk menikmati kenyamanan hidup. Ya, saya pasti akan betah tinggal di sini. Yakin." Tari Kolo Beberapa waktu kemudian kelompok ini pindah ke suatu restoran di seberang sana. Gelas sudah berisi, hidangan sudah tersaji, dan begitu rombongan masuk, orang langsung menyajikan tarian kolo, dengan ritme musik cepat. Ayah Sasa, yang 41 tahun silam dikirim oleh perusahaan isolasi ke Belanda, mengaku, ia merindukan daerah Balkan. "Semakin tua, kita akan semakin merindukan kampung halaman," katanya. Sebagian hatinya berada di sini, sebagian lagi di sana. Sebagian di Serbia, sebagian di Belanda. Ayah Sasa tampak ragu ketika ditanya apakah ia akan balik untuk selamanya ke Serbia. Walaupun pandangan matanya, sebenarnya sudah memberi jawaban. Betul, ada beberapa kendala praktis. "Itu pertanyaan sulit," akhirnya ia menjawab juga. "Sangat sulit. saya sudah terbiasa hidup di sana. Di sana juga tinggal anak-anak saya, cucu-cucu saya. Saya punya empat cucu di Belanda. Dan satu di antaranya, yang paling besar, sekarang akan masuk sekolah dasar." Ia yakin, pada saatnya nanti, tentu akan ada jalan ke luar. "Jika saya masuk usia pensiun. Mungkin saya beberapa bulan akan tinggal di sana, dan beberapa bulan lainnya tinggal di sini. Selama hal tersebut masih mungkin." * REMAJA MUSLIM BANGUN SITUS INTERNET Pandangan kritis muslim Belanda jarang didengar. Demikian menurut sekelompok remaja muslim di Belanda. Mereka membuka situs internet nieuwemoskee.nl, yang berarti Masjid Baru, dengan tujuan merubah situasi. "Islam mendorong umatnya untuk punya pendapat sendiri dan berani mengambil pilihan sendiri," kata Arnold Mol, mahasiswa teologi yang memprakarsai pendirian situs. "Tidak asal percaya saja apa yang dibilang generasi muslim sebelumnya. Generasi muslim pertama juga kritis." Arnold Yasin Mol masuk Islam tujuh tahun lalu. Ia berpendapat sudah bertahun-tahun pandangan kritis dari muslim Belanda terlalu sedikit didengar. Dengan beberapa orang yang punya pendapat sama ia mendirikan situs internet 'nieuwemoskee.nl'. Penghianat Menyusul serangan 9/11, muslim selalu disudutkan. Kritik terhadap Islam oleh muslim dianggap sebagai pengkhianatan. Yasin Mol berpendapat itu pemikiran yang salah. "Apabila ada sesuatu yang salah dalam tingkah laku muslim, kita justru harus membicarakannya. Misalnya pemisahan pria dan wanita di masjid. Itu menyulut diskusi hangat di Belanda. Muslim harus lebih keras menyuarakan pendapat mereka." Debat macet Situs internet tersebut juga harus memberi andil dalam debat tentang Islam di masyarakat Belanda. Menurut Mol debat semacam itu macet dan andil muslim sangatlah minim. Dengan alasan inilah situs tersebut diberi nama 'nieuwemoskee.nl' atau 'Masjid Baru'. "Pada awal Islam, masjid adalah tempat terjadinya debat kritis, tidak hanya antara sesama muslim tapi juga pemeluk agama lain." Di halaman utama situs dipajang artikel tentang cendikiaman muslim pembaru dari Suriah, Mohammed Shahrur dan Nasr Abu Zayd dari Mesir yang baru saja wafat. Mol mengakui para pendiri situs tertarik dengan cendikiawan muslim modern. Namun demikian ia tidak mau hanya menampilkan satu aliran pemikiran dalam situsnya. Terobosan "Kami punya tujuan yang lebih besar. Kami ingin memberikan wadah untuk pemikiran kritis dari berbagai aliran, baik yang baru, konservatif ataupun fundamentalis. Aliran Salafisme fundamentalis juga bisa sangat kritis." Sudah bertahun-tahun pemerintah Belanda berpendapat situs internet banyak didominasi oleh Aliran Salafisme. Remaja muslim yang mencari informasi tentang Islam lewat internet sering masuk ke website fundamentalis. Dengan mendukung situs Islam moderat seperti 'islamwijzer.nl', diharapkan monopoli situs fundamentalis bisa didobrak. Independen Arnold Yasin Mol menekankan nieuwemoskee.nl tidak menerima subsidi dari pemerintah sepeser pun. "Ini benar-benar inisiatif kami sendiri. Kami bisa memahami langkah yang diambil pemerintah Belanda, tapi kami ingin mempertahankan independensi kami." Menurut Mol situs internet baru ini bisa memenuhi kebutuhan para remaja muslim Belanda. "Di rumah mereka dibesarkan dengan nilai-nilai tradisional. Di sekolah mereka dicekoki dengan norma dan cara hidup Belanda. Upaya mereka untuk menyatukan dua dunia itu membuat mereka berpikir dan menjadikan mereka remaja kritis. Yang kami lakukan hanyalah menyediakan wadah untuk suara-suara kritis itu." * LAUT JAWA MENGANCAM JAKARTA Para pakar air Belanda memprediksi banjir besar akan terjadi pada tahun 2025 di Jakarta. Kalau tidak didirikan tanggul di teluk Jakarta maka air laut akan menenggelamkan daerah elit. Dan istana presiden berada di lokasi ini. Radio Nederland menjumpai JJ Rizal pakar sejarah Jakarta. JJ Rizal sebelumnya mengira, banjir besar akan menenggelamkan istana itu jika makam mbah Priuk dibongkar. Jadi ancamannya siapa yang berani membongkar makam ini, maka Jakarta akan banjir dan istana akan tenggelam. Setelah mendengar penjelasan tim ahli Belanda yang mengetahui masalah ini dan yang bertindak sebagai konsultan, maka Pemda Jakarta harus lebih memperhatikan prediksi dan perhitungan yang dibikin tim Belanda. Sejak tahun 1980an, masuknya air laut sampai pusat Jakarta sudah dipermasalahkan orang. Apalagi Jakarta mengalami penurunan ketinggian akibat pembangunan gedung-gedung pencakar langit. Banjir itu masalah purba, itu bukan takdir, bisa disiasati. Sejak jaman raja Purnawarman pada abad kelima sampai jaman Belanda dan diteruskan oleh pemerintah DKI. Banjir bukan persoalan Pemda saja, karena itu untuk menanggulanginya pemerintah DKI harus bekerja sama dengan pemerintah pusat. Karena yang akan tenggelam bukan hanya kantor gubernur, tapi juga istana negara dan semua fasilitas pendukung pemerintah pusat di Jakarta, sebagai ibukota. Para pakar Belanda mengusulkan pembangunan tanggul sepanjang 30 kilometer di Teluk Jakarta. Namun ini ditentang, bukan saja oleh para nelayan, tapi juga oleh para pemilik vila mewah. Menurut JJ Rizal dari dulu yang susah diajak kompromis adalah mereka yang kaya. Kalau yang minoritas, menyusahkan yang mayoritas, demi kepentingan nasional yang mendesak, maka tidak perlu kompromis, demikian JJ Rizal. Soal nelayan bukan masalah karena mereka banyak yang sudah dimatikan nafkahnya, kurang perhatian pemerintah daerah terhadap nasib nelayan, terutama di kepulauan seribu. Jadi yang diancam adalah kota tua Batavia, yang penting sebagai aset sejarah. JJ Rizal berpendapat, baik pemerintah daerah maupun pusat tidak perduli dengan identitas Jakarta. Warisan kota tua sudah banyak yang hilang. Kita harus arif terhadap apa yang disebut "heritage". Itu perlu kita selamatkan, karena kepentingan nasional. Perlu disadarkan lewat kampanye mengenai kemungkinan banjir besar, sebagaimana penemuan para pakar Belanda. Banjir raksasa ini belum terdengar di tengah berbagai suara dalam masyarakat. Kalau Gubernur Fawzi Bowo dan Bappenas sudah tahu, kampanye harus mulai, jangan terlambat. Pemerintah harus bernegosiasi dengan berbagai pihak untuk mengatasi penurunan Jakarta dan naiknya air laut. Anda bisa mendengarkan wawancara lengkap dengan JJ Rizal dengan mengklik tanda segitiga di bawah ini. * RENCANA INVESTASI INDONESIA TAK SESUAI DENGAN REALISASI Perencanaan investasi di Indonesia meningkat sebanyak empat puluh persen di kwartal kedua tahun 2010, kata ketua inventasi Gita Wiryawan. Hal itu merupakan peningkatan dibanding periode yang sama sepanjang tahun lalu. Namun jangan bergembira dahulu, itu bukanlah realisasi yang sesungguhnya. Banyak rencana yang gagal direalisasikan karena beberapa faktor. Ikuti keterangan ahli ekonomi Revrisond Baswir: Izin investasi memang diurus oleh para investor dengan mendatangi BKPM. Di sana mereka mengajukan rencana dan jenis investasi yang ingin ditanamkan di Indonesia, termasuk nilai nominalnya. Sementara kalau realisasi, berbeda pelaksanaannya. Ada yang bisa direalisasikan, ada yang hanya separuhnya, dan ada yang tidak direalisasikan sama sekali karena berbagai alasan. Jumlah investasi yang direalisasi sulit untuk diketahui. Kalau menyinggung realisasi, maka harus berbicara pada tingkat Produk Domestik Bruto atau (PDB) pada akhir tahun yang dihitung oleh Biro Pusat Statistik. Di sana akan dilihat berapa sumbangan investasi terhadap pertumbuhan ekonomi. Alasan yang paling sederhana mengapa para investor menarik diri adalah perkembangan ekonomi. Pada waktu rencana itu diusulkan mungkin kondisi ekonomi sedang bagus. Tetapi kalau terjadi perubahan seperti gejolak rupiah di Indonesia atau krisis di Eropa maka rencana-rencana itu bisa saja batal. Alasan lain yang agak klasik dalam konteks Indonesia, adalah hambatan-hambatan infrastruktur. Misalnya untuk merealisasikan investasi dibutuhkan pasokan listrik. Sementara ketersediaan listrik di Indonesia tidak ada. Atau misalnya untuk merealisasikan investasi juga dibutuhkan jalan. Namun ternyata pemerintah tidak mampu menyediakannya. Selain itu alasan lainnya misalnya seperti pembebasan lahan. Kalau dilihat dari berbagai pengumuman atau pernyataan yang dibuat oleh masyarakat internasional mengenai Indonesia sebenarnya kondisi Indonesia amat kritis. Alasannya sampai saat ini Indonesia masih saja menjadi juara korupsi. Ini adalah kendala investasi yang sangat serius. Karena masih terlampau banyak 'meja' yang harus dilalui oleh investor untuk merealisasikan investasinya. Dan itu ongkosnya cukup besar. Kemudian dalam hal soal kepastian hukum juga menjadi kendala, jadi alasan investor mengundurkan diri. Ikuti wawancara selengkapnya di situs kami: http://www.ranesi.nl. --------------------------------------------------------------------- Radio Nederland Wereldomroep, Postbus 222, 1200 JG Hilversum http://www.rnw.nl/id/bahasa-indonesia Anda bisa berhenti berlangganan dengan mengirim email ke: [email protected] Keterangan lebih lanjut mengenai siaran radio kami dapat Anda peroleh melalui [email protected] Copyright Radio Nederland Wereldomroep. ---------------------------------------------------------------------
