---------------------------------------------------------------------

WARTA BERITA RADIO NEDERLAND WERELDOMROEP
Edisi: Bahasa Indonesia

Ikhtisar berita disusun berdasarkan berita-berita yang disiarkan oleh
Radio Nederland Wereldomroep selama 24 jam terakhir.

---------------------------------------------------------------------

Edisi ini diterbitkan pada:

Selasa 10 Agustus 2010 14:00 UTC



** KECELAKAAN FERI DI NTT

** PERTUMBUHAN PAYUDARA BAYI DI CINA

** KORBAN SIPIL AFGHANISTAN NAIK

** GEMA WARTA, TINJAUAN PERS : PENANGKAPAN BA'ASYIR DAN TIMOR LESTE TAK BISA 
TANPA PBB

** GEMA WARTA, TOPIK BELANDA: LARANGAN QAT DI BELANDA

** GEMA WARTA, TOPIK INTERNASIONAL: BERPUASA DI MUSIM PANAS MEMANG SULIT 

** GEMA WARTAM TOPIK INTERNASIONAL: KELUARGA JOSE COUSE HARAPKAN KEADILAN

** GEMA WARTA, TOPIK INTERNASIONAL: WILDERS INGIN KE GROUND ZERO 

** GEMA WARTA TOPIK INTERNASIONAL: PEMBUNUHAN TIM DOKTER DI AFGHANISTAN TIDAK 
MEMBUAT JERA PETUGAS BELANDA



* KECELAKAAN FERI DI NTT

Regu penyelamat berhasil menyelamatkan 70 penumpang. 10 penumpang meninggal. 
Gubernur NTT memerintahkan pengusutan polisi ihwal jumlah penumpang yang 
melebihi kapasitas kapal. Kapal feri ini diterjang ombak besar yang membuat 
penumpang panik. Kapal kemudian oleng dan tenggelam di lepas pantai Flores. 
Kebanyakan penumpang diselamatkan oleh kapal nelayan. Kapal naas ini mengangkut 
88 penumpang, yang terdaftar hanya 60 orang saja.


* PERTUMBUHAN PAYUDARA BAYI DI CINA

Pihak yang berwajib di propinsi Hubei, memerintahkan pengusutan kasus bayi-bayi 
perempuan yang baru lahir dan memiliki payudara. Menurut laporan, proses 
pertumbuhan ini adalah akibat konsumsi susu bubuk. Demikian departemen 
kesehatan Cina. Pihak yang berwajib sudah memulai penelitian susu bubuk 
produksi perusahaan Synutra setelah bayi-bayi perempuan minum susu yang 
tercemar hormon manusia. Uji coba menunjukkan bayi-bayi yang baru berusia 4 
sampai 15 bulan yang minum susu ini, taraf hormonnya lebih tinggi katimbang 
seorang perempuan dewasa. Departemen kesehatan menyatakan kasus ini mendapat 
perhatian khusus, sebelumnya para pejabat lokal menolak menyelidikinya. 
Synutra, perusahaan yang memproduksinya menyangkal susu bubuknya tercemar 
hormon manusia. Saham perusahaan ini anjlok 27 persen di bursa New York. Tahun 
2008 Cina digegerkan susu yang dicampur zat kimia melamine yang meminta korban 
6 bayi tewas dan 300 ribu lainnya sakit.


* KORBAN SIPIL AFGHANISTAN NAIK

Dalam paruh pertama tahun ini jumlah korban sipil di Afghanistan naik 31 persen 
kalau dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu. Pada paruh pertama 
2010, 1271 warga sipil tewas, demikian wakil PBB di Afghanistan, Staffan de 
Misturade. Ia menambahkan 1991 warga sipil luka-luka. Wakil PBB ini menyalahkan 
pihak pembangkang anti pemerintah bertanggung jawab untuk tiga perempat jumlah 
korba sipil. Tahun lalu jumlah korban sipil akibat ulah pihak pembangkang masih 
sekitar separuh.


* KAGAME MENANGKAN PEMILIHAN PRESIDEN

Presiden Rwanda Paul Kagame terpilih kembali untuk masa jabatan kedua. Ia 
mendapat 92,9 persen jumlah suara setelah penghitungan 11 dari 30 distrik 
pemilihan. Pada pemilihan 2003 Kagame mendapat dukungan 95 persen dari jumlah 
suara. Kagame dipuji untuk kebijakan anti korupsi, hak perempuan dan lingkungan 
asri. Para kritisinya menuduh ia anti demokrat, hanya  3 partai gurem saja 
boleh ikut pemilihan. Pemilihan ini adalah yang kedua kalinya setelah genosida 
tahun 1994 yang meminta korban 800 ribu warga Rwanda tewas.


* PRESIDEN ZARDARI PULANG

Presiden Asif Ali Zardari tiba kembali dari lawatannya antara lain ke Italia 
dan Britania Raya. Ia dikritik pedas karena berada di luar negri ketika 
Pakistan dilanda bencana alam, banjir besar yang sudah meminta korban 1660 
orang tewas. Selanjutnya 2 juta orang kehilangan rumahnya. Sekitar 13 juta 
orang Pakistan terkena dampak bencana banjir ini yang diakibatkan hujan deras. 
Pemerintah Pakistan pimpinan partainya Zardari menyerukan jangan menjadikan 
bencana alam ini isu politik.


* SEMBILAN WARGA BELANDA HILANG DI INDIA

Jurubicara departemen luar negri Belanda menyatakan saat ini 9 warga Belanda 
terjebak di India Utara yang dilanda bencana banjir akibat hujan deras. Banjir 
ini meminta korban 150 orang tewas. Kelima pria Belanda dan 4 wanita Belanda 
belum bisa di hubungi karena komnikasi yang sulit. Komunikasi ini kini agak 
membaik setelah tersedia hubungan telpon satelit. 
Senin kemarin di kota Leh, diadakan pertemuan bagi warga Uni Eropa yang tinggal 
di tempat bencana. Dalam pertemuan ini hadir 50 orang Belanda. Menurut seorang 
jurubicara, mereka tidak luka-luka dan memiliki cukup bahan pangan. Selasa 
warga Belanda akan diungsikan dari Leh lewat udara ke bagian India yang tidak 
dilanda bencana banjir.


* JARINGAN MATA-MATA ISRAEL DI LIBANON

Seorang mantan jenderal yang kini anggota parlemen, Fayez Karem, dituduh 
menjadi mata-mata Israel. Ia adalah anggota Gerakan Patriotik Bebas dan dituduh 
bertemu dengan wakil Israel di luar negri dan lewat telpon. Gerakannya juga 
dekat dengan kelompok radikal Hezbollah. Ia juga meneruskan informasi tentang 
Hezbollah kepada Israel. Kalau Karem dinyatakan bersalah ia bisa dihukum mati. 
Penangkapannya menyebabkan kejutan di Libanon yang akhir-akhir ini dilanda 
penahanan petinggi militer dan para ahli komunikasi dinas telkom. Lebih dari 20 
orang sudah ditahan, 2 di antaranya dihukum mati.


* LEGALISASI NARKOBA

Mantan presiden Meksiko, Fox menyatakan narkoba perlu dilegalkan untuk 
mematahkan kekuasaan kartel narkoba di negarnya. Pemberantasan narkoba di 
negaranya merugikan ekonomi Meksiko dan mencoreng citra negara ini di panggung 
internasional. Penggantinya, presiden Calderon, mengerahkan tentara untuk 
melawan kartel narkoba. Fox menyatakan tentara tidak dilatih untuk melakukan 
pekerjaan polisi. Presiden Calderon menyatakan ia setuju dengan diskusi ihwal 
legalisasi namun ia sendiri menentangnya, Presdien Calderon akan tetap 
mengerahkan tentara untuk membasmi perdagangan narkoba.  Sejak ia berkuasa, 28 
ribu orang tewas dalam kekerasan yang berhubungan dengan perjuangan anti 
narkoba.


* PENANGKAPAN BA'ASYIR DAN TIMOR LESTE TAK BISA TANPA PBB

Polisi Timor Leste untuk sementara hanya boleh mengatur lalu-lintas. Pasukan 
PBB tetap bertanggung jawab atas keamanan di negara itu hingga 2012. Delapan 
tahun setelah merdeka dari Indonesia, negara muda ini belum juga bisa berdiri 
di atas kaki sendiri. Sekitar 1500 pasukan PBB menguasai jalan-jalan di Dili 
dan di kota-kota lain. Pemerintah Dili memutuskan bahwa tugas PBB akan 
diambil-alih secara bertahap. Padahal menurut komandan polisi Timor Leste, 
mereka sudah siap mengambil-alih tugas-tugas tersebut. Demikian harian NRC 
Handelsblad. 

Stabil
Setelah referendum kemerdekaan tahun 1999, terjadi beberapa kali kerusuhan 
besar di Dili, baik antara tentara melawan polisi, Timur melawan Barat dan 
pertikaian antara pendukung Ramos Horta serta Xanana Gusmao. PBB berulang kali 
harus harus bertindak untuk mengembalikan ketenangan di negara itu, lanjut NRC 
Handelsblad. Masih ada sejumlah ancaman potensial yang bisa membangkitkan api 
pertikaian. Misalnya mantan anggota Falintil yang menganggur, dan pertikaian di 
dalam tubuh politik sendiri.

Timor Leste saat ini jauh lebih stabil, tapi tidak ada pihak yang berani 
mengatakan bahwa ancaman kekerasan sudah berakhir. Rakyat Timor Leste masih 
meragukan sistem hukum mereka, karena banyak orang yang bertanggung jawab atas 
aksi kekerasan tahun 1999 dan 2006 tidak diadili. Tapi ada ancaman bahaya lain 
yang juga besar, yaitu ekonomi. Saat ini jumlah pengangguran di negara itu 
sangat besar, terutama di antara anak muda. Dan ini dapat menyebabkan kerusuhan 
baru. Demikian NRC Handelsblad.

Ba'asyir
Berbagai koran Belanda memuat berita penahanan Abu Bakar Ba'asyir. Koran De 
Volskkrant memuat profil pemimpin muslim ini, yang dalam ceramahnya bisa secara 
halus mengatakan bahwa orang boleh menggunakan metoda apa saja untuk 
menghancurkan 'setan' Amerika. Menurutnya Islam punya hak untuk menyerang 
Amerika, karena negara itu berperang melawan islam di Afghanistan, Irak dan 
Israel. 

Yang menarik, menurut De Volskrant, Ba'asyir tidak mendukung aksi-aksi teroris 
di Indonesia, karena Indonesia tidak berperang melawan islam, tetapi ia juga 
memuji-muji para pelaku bom Bali yang menurutnya "melakukan sesuatu yang mereka 
anggap penting, dan mengorbankan nyawa mereka." Di hadapan para jurnalis Barat, 
Ba'asyir yang terlihat ramah bisa dengan tenang mengatakan, "Maaf, saya harus 
mengatakan, kalian sebagai orang kafir (bukan Muslim), sudah pasti akan ke 
neraka."

Di pesantrennya Al-Mukhmin, lanjut De Volkskrant, juga lewat berbagai ceramah 
dan wawancara yang diberikan, Ba'asyir melegitimasi aksi-aksi teror berdasarkan 
ayat-ayat  Qur'an dan kitab suci lainnya. Penahanannya membuktikan bahwa polisi 
Indonesia berpendapat pengaruh ulama Islam itu jauh lebih besar, dan bahwa 
keterlibatannya dalam terorisme jauh lebih dalam dari yang selama ini 
diberitakan. Demikian de Volkskrant.


* LARANGAN QAT DI BELANDA

"Hentikan penggunaan qat!" demikian suara keras yang muncul di kalangan 
masyarakat Somalia di Belanda. Sejumlah orang Somalia berkampanye untuk 
melarang obat bius qat. Para penggunanya bisa mendapatkan berbagai masalah. Di 
Belanda, mengunyah daun qat (latin: Catha edulis) tidak masuk dalam 
undang-undang opium. 

Klaas den Tek

Orang-orang Somalia sangat gandrung mengunyah daun qat. Di negara asal mereka, 
itu sudah menjadi kebiasaan sehari-hari. Tamu akan mendapatkan suguhan daun qat 
sesudah makan malam. Daun qat ini bisa menstimulasi serta mampu menghilangkan 
rasa lapar dan letih. Tahun 2006 berlangsung kerusuhan di kota Kismayo ketika 
seorang hakim melarang penggunaan daun qat selama bulan Ramadhan.

Obat bius
Qat juga sangat populer di kalangan orang Somalia yang tinggal di Belanda. 
Tidak saja dikonsumsi untuk kenikmatan, tapi juga untuk mematikan perasaan. 
Para pengungsi Somalia bisa saja mengalami trauma di negara kincir angin ini, 
mereka tidak bisa bahasa Belanda serta pengangguran di kalangan mereka sangat 
tinggi.

Di Somalia, qat hanya digunakan oleh pria-pria berumur. Di Belanda, anak muda 
dan perempuan juga mengunyah daun qat. Empat kali seminggu di bandara Schiphol 
mendarat pesawat-pesawat dari Nairobi yang mengangkut daun-daun ini. Dari 
Belanda, qat diselundupkan ke Skandinavia, tempat tinggal banyak orang Somalia.

Penggunaan qat di Belanda tidaklah dilarang. Ini membuat sedih Amhed Abdulwahab 
dari Yayasan Dalmar. Ia memulai kampanye melawan penggunaan qat: "Daun ini bisa 
menyebabkan gangguan tidur dan jantung, mendorong sikap agresif serta 
temperamen yang berubah-ubah. Qat juga menyebabkan kanker." 

Di Belanda, kriminilitas di kalangan pemuda Somalia tinggi. Menurut Abdulwahab, 
penggunaan qat berperan penting dalam hal ini.  

Risiko kecil
Namun menurut pemerintah Belanda, penggunaan qat tidaklah berbahaya. Dua tahun 
lalu, Menteri Kesehatan Ab Klink memutuskan penggunaan qat tidak berisiko bagi 
ketertiban umum. Qat juga tidak berbahaya untuk kesehatan. Negara Eropa lain 
tidaklah sependapat. Di Norwegia, qat dimasukkan ke dalam jenis narkoba dan 
oleh karena itu dilarang.

Menurut aktivis Somalia Abdulwahab, Belanda tidak menyadari dampak qat terhadap 
masyarakat Somalia. Ia berupaya menunjukkan bahaya qat kepada sesama orang 
Somalia. "Mereka ini hanya melihat qat sebagai sumber kenikmatan. Sesuatu yang 
digunakan untuk bersantai-santai. Tapi ini menyebabkan kecanduan psikis."

Teroris
Masih ada satu hal lagi. Hasil perdagangan daun qat ini menghilang di kas 
organisasi teroris al-Shahab di Somalia, demikian penemuan wartawan Belanda. 
Organisasi yang berafiliasi dengan al-Qaida ini hendak mendirikan negara islam 
di Somalia.

Harta milik al-Shahab dibekukan sehingga perdagangan qat menjadi salah satu 
cara untuk mendapatkan dana. Dinas intelijen Belanda AIVD mengatakan memiliki 
bukti memadai bahwa al-Shahab menguasai perdagangan qat di Eropa Barat.


* BERPUASA DI MUSIM PANAS MEMANG SULIT

Berpuasa di Belanda di musim panas agak berbeda daripada di musim dingin, 
karena durasinya di musim panas lebih lama. Berbuka baru pukul 21.00 dan 
sekitar jam empat subuh berhenti makan. Tapi bagi yang tidak mampu selalu ada 
jalan keluar. Yang menyenangkan adalah berbuka bersama kelompok-kelompok etnis 
lainnya dengan aneka ragam hidangan, seperti dituturkan Nafan Solhan, sesepuh 
PPME, Persatuan Pemuda Muslim se-Eropa, Den Haag.

Berpuasa di musim panas memang lebih berat daripada biasanya karena berbuka 
baru pukul  21.15 atau 21.20 dan kemudian berhenti mulai pukul empat subuh. 
Durasi puasa kira-kira 15-16 jam. Tapi bagi mereka yang tidak mampu 
melakukannya, selalu ada jalan keluar. Terutama bagi mereka yang sakit. Di 
Belanda sudah menjadi tren mengundang tetangga dan kelompok-kelompok etnis 
lainnya, baik Muslim maupun non-Muslim, untuk berbuka bersama. Acara 
silahturahmi ini yang disebut Iftar, dan dibiayai oleh kotapraja, dianggap 
menyatukan pelbagai kelompok etnis yang ada di Belanda. Puasa memang satu ujian 
berat bagi iman dan tubuh. Awalnya memang sangat berat tapi setelah itu 
biasa-biasa saja, kata sesepuh PPME, Nafan Solhan.


* KELUARGA JOSE COUSE HARAPKAN KEADILAN
Beatriz Diez 
Keluarga juru kamera asal Spanyol Jose Couso berharap mendapatkan keadilan. 
Minggu lalu hakim memutuskan, tiga tentara Amerika akan diseret ke pengadilan 
menyusul kematian Couso pada 2003 di Irak. 
Tujuh tahun empat bulan setelah kematian Jose Couso - waktu itu 37 tahun - di 
Baghdad, Mahkamah Agung Spanyol mengeluarkan surat perintah penangkapan 
terhadap tiga tentara Amerika yang diduga terlibat penembakan di hotel tempat 
Couso menginap. Kepada Radio Nederland saudara laki-lakinya, Javier, mengatakan 
mempercayai proses hukum ini: 
"Surat perintah penangkapan sudah ada di Interpol dan jika para tersangka 
pembunuhan saudara saya, sekaligus tersangka pelaku kejahatan perang, 
meninggalkan Amerika Serikat, mereka bisa ditangkap dan diserahkan kepada 
Spanyol." 
Tank Tentara
Pada 8 April 2003 juru kamera Couso sedang bekerja di Hotel Palestine di 
Baghdad, tempat berkumpulnya jurnalis luar negeri. Tank tentara Amerika 
membombardir gedung tersebut. Couso dan seorang koresponden Reuters asal 
Ukraina, Taras Protsyuk, meninggal dalam serangan.
Sejak hari itu keluarga Jose Couso mempertaruhkan segalanya untuk menyeret 
tentara yang bertanggung jawab ke pengadilan. Dua tahun lalu kasus ini ditutup 
oleh kejaksaan di Spanyol, namun sekarang Mahkamah Agung kembali membuka kasus 
ini karena menurut mereka, kasus kematian Jose Couso masuk ke dalam tindak 
kriminal. 
Pembunuhan
Ketiga tentara tersebut: letnan Kolonel Philip de Camp, kapten Philip Wolford 
dan sersan Thomas Gibson, diduga bersalah atas "kejahatan terhadap dunia 
internasional dan pembunuhan." Menurut penyidik, ada cukup alasan untuk 
mengatakan bahwa tentara bersalah atas "penyerangan terhadap rakyat sipil." Ia 
berniat pergi ke Baghdad untuk menyelidiki lebih lanjut kasus ini. 
Keliru
Sedangkan menurut Kementrian Luar Negeri Amerika, kasus ini sudah berakhir: 
"Ketiga tentara tersebut sudah melewati proses penyelidikan Pentagon dan 
dibebaskan dari tuduhan apa pun," kata juru bicara Philip Crowley. 
Menurut tokoh militer Amerika ini, terjadi kekeliruan akibat ketegangan situasi 
perang. Para tentara membombardir Hotel Palestine karena menyangka ada penembak 
Irak di sana. 
Tak semua orang setuju dengan analisa tersebut. Adrienne Kinne, mantan sersan 
tentara Amerika, mengaku mendengar sebelumnya bahwa Hotel Palestine memang 
sasaran serangan militer. Pada hari yang sama tentara Amerika juga menyerang 
stasiun TV Al Jazeera dan Abbu Dhabi. Karena itulah, keesokan harinya tak ada 
gambar mengenai kedatangan tentara koalisi Amerika dan negara-negara lain di 
Baghdad. 
Menghormati Hukum
Saudara laki-laki Jose, Javier Couso, menekankan, tekad keluarganya bukan hanya 
bentuk penghormatan terhadap Jose: 
"Kami percaya, keadilan pasti menang. Kami tidak langsung meminta vonis 
dijatuhkan. Kami ingin agar pengadilan menyelidiki apa yang sebenarnya terjadi 
pada 8 April tersebut. Bukan karena mereka orang Amerika atau karena keluarga 
kami tentara Spanyol dari generasi ke generasi. Jika seorang tentara Spanyol 
melakukan kejahatan, ia juga harus diadili. Kami cuma ingin agar hukum 
dihormati dan ditegakkan."




* WILDERS INGIN KE GROUND ZERO 
Di Belanda, pro-kontra politik melingkari keinginan Geert Wilders berpidato di 
Ground Zero, New York. Pada 11 September mendatang digelar unjuk rasa menentang 
pembangunan gedung Pusat Islam di sana. 
Hans de Vreij
Di lingkaran tertentu di Amerika, Geert Wilders dianggap sebagai tamu 
terhormat. Contohnya, di kalangan media dan politisi yang setuju dengan 
ideologinya menentang islam. 
Wilders: "Kita tak bisa melepaskan diri dari ideologi-ideologi totaliter yang 
ingin menghancurkan kita. Dan di masa kini ideologi totaliter yang ingin 
menghancurkan kita adalah islam. Kita harus bangkit dan melawannya."
Di lingkaran politik nasional di Den Haag kemarahan muncul menanggapi keinginan 
Wilders berpidato di Ground Zero, New York. Pada 11 September 2001, di tempat 
berdirinya menara WTC itu, 3000 orang meninggal akibat serangan ekstrimis 
muslim yang menggunakan pesawat bajakan. 
Wilders akan berpidato di hadapan para pengunjuk rasa yang memprotes rencana 
pembangunan Pusat Islam, beberapa blok dari tempat terjadinya tragedi 9/11. Ia 
diundang oleh organisasi Stop Islamisasi Amerika, yang didukung oleh politisi 
konservatif Amerika seperti Newt Gingrich dan Sarah Palin. 
Peran Baru
Kebencian Geert Wilders akan islam bukan hal baru. Yang baru adalah peran 
politiknya. Pada pemilu Belanda Juni lalu Wilders berhasil merebut banyak kursi 
di parlemen. Pembentukan pemerintahan baru akan sulit dilakukan - jika tak bisa 
dibilang mustahil - tanpa dukungannya. Menteri Luar Negeri kabinet demisioner 
Belanda Maxime Verhagen mengimbau Wilders untuk bersikap moderat pada pertemuan 
di New York. Reaksi Wilders:
"Kesepakatannya: di satu sisi saya tetap mengemukakan pendapat, baik soal New 
York maupun soal masjid mengerikan yang akan dibangun di sana. Dan pada 
gilirannya Bapak Verhagen boleh menyatakan pendapatnya, termasuk menyatakan 
ketidaksetujuannya dengan saya. Itu perjanjian 'agree to disagree' - dan itu 
bagus."
Menjembatani
Rencana pembangunan Pusat Islam baru di New York didukung oleh banyak 
organisasi, dari organisasi keluarga korban 9/11 sampai organisasi islam dan 
yahudi. Walikota New York Michael Bloomberg juga menyetujui rencana ini. 
Pengambil inisiatif menyatakan ingin menjembatani islam dan Barat, dan 
khususnya menjembatani muslim dan Amerika. 
Sedangkan mereka yang menentang proyek ini menyatakan, tidak masuk akal untuk 
membangun Pusat Islam begitu dekat dengan Ground Zero.
"Ini penghinaan; ini merendahkan. Sangat memalukan untuk membangun kuil untuk 
ideologi yang menginspirasi serangan 9/11 di sana."
Dukungan Belanda
Lucunya, di tengah pro-kontra ini, Kementrian Luar Negeri secara tidak langsung 
ikut membayar sebagian biaya Pusat Islam di New York: Kementrian di Den Haag 
telah mengeluarkan satu  juta euro (131 juta dolar) untuk proyek kajian wanita 
di American Society for Muslim Advancement.

Tautan
Stop Islamisasi Amerika <http://sioaonline.com/>

American Society for Muslim Advancement (ASMA) 
<http://www.asmasociety.org/home/>

Inisiatif Cordoba <http://www.cordobainitiative.org/>

Kementrian Luar Negeri Belanda/ASMA project 
<http://www.minbuza.nl/en/Key_Topics/Millennium_Development_Goals_MDGs/Dutch_aim_for_MDG_3/MDG3_Fund/List_of_45_Projects/American_Society_for_Muslim_Advancement_ASMA>


* PEMBUNUHAN TIM DOKTER DI AFGHANISTAN  TIDAK MEMBUAT JERA PETUGAS BELANDA

Petugas bantuan Belanda di Afghanistan tetap melakukan tugas mereka di 
tengah-tengah pembunuhan delapan dokter Barat akhir pekan lalu. Penarikan 
pasukan Belanda dari Uruzgan belum menunjukkan dampak bagi para petugas di sana.

Belinda van Steijn 

Pembunuhan delapan dokter dan dua penerjemah akhir pekan lalu, sangat memukul 
para petugas bantuan. Sekelompok tim dokter dari Misi Bantuan Internasional 
dibunuh Jumat lalu di Afghanistan timur laut. Taliban mengatakan membunuh 
mereka karena mereka melakukan kristenisasi.

Sebanyak lima organisasi bantuan Belanda aktif di Afghanistan di bawah nama 
Konsorsium Belanda: Cordaid, Save the Children, Zoa Vluchtelingenzorg, 
Healthnet TPO dan the Dutch Committee for Afghanistan. Di samping itu masih ada 
pula organisasi partikulir seperti Dokter nir Batas dan Palang Merah.

Keamanan
Menyusul pembunuhan, para petugas bantuan kembali berpikir mengenai keselamatan 
mereka. Demikian dikatakan Paul van den Burg dari Cordaid. Ini terutama berlaku 
bagi petugas bantuan barat atau ekspatriat. Sejauh ini berbagai insiden yang 
terjadi tidaklah menyebabkan mereka pergi secara massal.

Michael Hofman, kepala misi Dokter Nir Batas di Afganistan mengatakan tidaklah 
terkejut mengenai kematian para petugas bantuan itu. 'Dalam hal ini, aksi 
tersebut sampai ke media karena dokter-dokter asing yang ada dalam tim. 
Sayangnya setiap bulan terjadi berbagai serangan terhadap pos-pos medis ataupun 
rumah sakit".

Organisasi ini menarik diri dari Afganistan tahun 2004 sesudah kematian lima 
petugasnya. tahun lalu, mereka kembali ke sana. "Sekarang kami hanya pergi ke 
tempat-tempat yang bisa dicapai dengan pesawat", kata Hofman. 'Semua pihak yang 
berperang harus memberi jaminan bahwa dokter, rumah sakit, dan pasien tidak 
boleh diganggu, dan kami melaporkan siapa saja yang bekerja untuk kami. Dengan 
demikian tidak akan ada kesalahpahaman".

Kontrak
Perginya tentara Belanda dari Uruzgan tidaklah menganggu bantuan Belanda di 
sana. Ke lima organisasi yang bekerjasama itu memiliki kontrak sampai 2013. 
'Ini terpisah dari kehadiran tentara Belanda', kata Ven den Burg dari Cordaid. 
Menurutnya, organisasi-organisasi itu dengan sadar beroperasi terlepas dari 
tentara supaya tidak terikat dengan saat pemulangan mereka.


---------------------------------------------------------------------
Radio Nederland Wereldomroep, Postbus 222, 1200 JG Hilversum
http://www.rnw.nl/id/bahasa-indonesia

Anda bisa berhenti berlangganan dengan mengirim email ke:
[email protected]

Keterangan lebih lanjut mengenai siaran radio kami dapat Anda
peroleh melalui
[email protected]

Copyright Radio Nederland Wereldomroep. 
---------------------------------------------------------------------

Kirim email ke