--------------------------------------------------------------------- WARTA BERITA RADIO NEDERLAND WERELDOMROEP Edisi: Bahasa Indonesia
Ikhtisar berita disusun berdasarkan berita-berita yang disiarkan oleh Radio Nederland Wereldomroep selama 24 jam terakhir. --------------------------------------------------------------------- Edisi ini diterbitkan pada: Rabu 25 Agustus 2010 14:20 UTC ** PROYEK RIMBA RAYA DAPAT LAMPU HIJAU ** INDONESIA TAK HARGAI HAK CIPTA ** KAMP DETENSI MALAYSIA TAK AMAN ** TOPIK TINJAUAN PERS: AJAX TERGANTUNG LIGA CHAMPION DAN NASIB GENERASI MUDA THAILAND ** GEMA WARTA TOPIK INTERNASIONAL: WISATA HALAL MAKIN POPULER ** GEMA WARTA TOPIK INTERNASIONAL: PAKAR INTERNET INDIA DITAHAN ** GEMA WARTA TOPIK INTERNASIONAL: KEMAH DI PINGGIR JALAN * PROYEK RIMBA RAYA DAPAT LAMPU HIJAU Sebuah proyek penyelamatan hutan hujan tropis akan dijalankan sebagai proyek kerja sama InfiniteEarth, dengan dana dari Shell, Gazprom Market and Trading dan Clinton Foundation. Proyek sudah mendapat persetujuan dalam metode akuntansi menghitung pengurangan emisi karbon. Proyek konservasi Rimba Raya meliputi 100 ribu hektar hutan rawa kaya karbon di Kalimantan Tengah. Hutan-hutan ini menyerap karbon dioksida dalam jumlah besar dan para ilmuwan mengatakan mengurangi penebangan hutan adalah cara utama mengatasi perubahan iklim. Rimba Raya termasuk dalam proyek pengurangan emisi akibat penebangan hutan dan degradasi PBB yang dinamakan REDD, dan bernilai milyaran dolar. Proyek ini juga diharap mendorong sektor swasta terlibat dalam perlindungan hutan. Sejumlah proyek REDD lain juga sedang berjalan di Indonesia. Konservasi ini diharapkan mengurangi 18,5 juta ton karbon dioksida selama 10 tahun pertama dan 75 juta ton selama 30 tahun periode proyek. * INDONESIA TAK HARGAI HAK CIPTA Indonesia mendapat nilai terburuk dalam survei tentang perlindungan hak cipta di Asia. Survei dilaksanakan oleh Badan Resiko Ekonomi dan Politik Hong Kong (PERC). Singapura berada di urutan pertama, disusul Jepang, Hong Kong, Taiwan, dan Korea Selatan. Indonesia di posisi terbawah diikuti Vietnam di atasnya, dan Cina negara terburuk ketiga dalam hal perlindungan hak cipta di Asia. Mudahnya mendapatkan film dan software bajakan di negara-negara tersebut sangat mengkuatirkan, demikian PERC. Selain itu, Indonesia, Vietnam dan Filipina juga mendapat nilai buruk dalam hal sarana dan prasarana, efisiensi birokrasi dan pengekangan tenaga kerja. Cina juga dikritik akibat ekonominya yang semakin menguat didukung perusahan-perusahan besar yang menggunakan teknologi bajakan untuk berkompetisi di pasar asing. * KAMP DETENSI MALAYSIA TAK AMAN Kementerian dalam negeri Malaysia mengakui rendahnya standar keamanan kamp detensi migran ilegal dan korban penjualan manusia (trafficking). Menurut harian The New Straits Times, sebagian besar dari 13 tempat kamp tidak aman. Kamp ini juga sering digunakan sebagai penampungan para pembunuh dan pemerkosa yang menunggu deportasi setelah menjalani masa hukuman. Dengan populasi yang mencapai 7000 orang, keamanan yang buruk, para kriminal ini bisa kabur dengan mudah. Menteri dalam negeri Mahmood Adam mengatakan akan segera menangani situasi dan sebuah komisi sudah dibentuk untuk meninjau keadaan. Adam juga mengingatkan, mereka yang ditampung sebagian juga korban dan bukan tahanan, harus diperlakukan secara manusiawi dan tempat penampungan bukanlah penjara. Masalah muncul ke permukaan awal bulan ini ketika 20 orang Afghanistan yang menjadi korban sindikat penjualan manusia kabur dari bandara Kuala Lumpur. * TEBANG KAYU ILEGAL, INVESTASI DITARIK Aktivis Malaysia menyambut gembira keputusan dana pensiun milik pemerintah Norwegia menarik investasi dari perusahaan penebangan kayu Samling Global. Salah satu dana pensiun terbesar di dunia ini menjual saham mereka di Samling yang bernilai 1, 3 juta dolar. Perusahaan dituduh melakukan pengrusakan hutan besar-besaran di Sarawak dan Guyana. Para aktivis juga menuduh Samling menginjak-injak hak suku asli, terutama suku Penan di Kalimantan. Para aktivis berharap tindakan ini menggugah pemerintah Malaysia untuk berbuat sesuatu. Badan Transparency International Malaysia mengatakan penebangan hutan secara ilegal dimungkinkan dengan adanya sumbangan besar-besaran perusahaan penebangan kayu untuk pelbagai parpol. Samling Global menyatakan kecewa dengan langkah ini dan mengatakan tuduhan tidak benar. * KUBURAN MASSAL DITEMUKAN DI MEKSIKO Tentara Meksiko mengatakan menemukan 72 mayat, 14 di antaranya perempuan, di sebuah peternakan di San Fernando, Meksiko timur laut. Seorang pria yang terluka akibat bentrok dengan gang penyelundup obat bius melapor ke pos pemeriksaan militer setempat. Angkatan laut Meksiko menyita 21 senapan, sejumlah amunisi dan 4 truk termasuk 1 truk yang berlogo departemen pertahanan. Seorang tersangka bawah umur tertangkap, namun anggota lain berhasil lolos. Kuburan massal semakin sering ditemukan di Meksiko seiring meningkatnya bentrok akibat obat bius. Bentrokan ini sudah menewaskan 28 ribu orang sejak taun 2006, walaupun Presiden Felipe Calderon mengerahkan militer untuk menanggulanginya. Pada bulan Juni ditemukan dua kuburan massal dengan 55 dan 51 mayat di Guerrero dan Monterrey. * KORBAN PELECEHAN GEREJA KATOLIK MENGADU Lebih 900 korban pelecehan seksual di lingkungan gereja katolik di Belanda sudah melaporkan kasus mereka ke komisi yang dikepalai mantan menteri Wim Deetman. Sebagian pelaku sudah mengaku, walaupun Deetman belum berhubungan langsung dengna mereka. Namun sebagian besar kasus terjadi di masa lampau dan tidak bisa lagi diajukan ke pengadilan. Deetman yang ditunjuk gereja katolik di Belanda mengatakan tidak semua korban minta uang ganti rugi. Banyak yang hanya ingin bantuan dan bimbingan. Komisi juga bertujuan menyediakan lembaga bantuan independen yang tidak tersangkut paut dengan gereja, karena banyak korban yang tidak percaya dengan badan yang sudah ada, yaitu Hulp & Recht. Wim Deetman mengatakan sangat terkejut dengan jumlah kasus dan lamanya kasus dirahasiakan. Banyak korban melaporkan kejadian yang terjadi di tahun 60-an dan baru pertama kalinya berani bercerita kepada orang lain. * CARTER DI KOREA UTARA Mantan presiden Amerika Jimmy Carter tiba di Korea Utara, demikian kantor berita pemerintah Cina, Xinhua. Diduga Carter akan merundingkan pembebasan seorang warga Amerika yang sudah dipenjara selama 8 tahun. Carter disambut di bandara Pyongyang oleh utusan nuklir Kim Kye-Gwan dan tidak menolak bicara dengan wartawan. * PENGUNJUK RASA IRAN DINYATAKAN MARTIR Tiga demonstran anti pemerintah yang tewas di penjara dinyatakan sebagai martir oleh lembaga pemerintah Iran. Langkah ini dipastikan akan menguntungkan keluarga mereka. Mohammad Kamrani, Amir Javadifar dan Mohsen Ruholamini dinyatakan sebagai martir oleh yayasan Urusan Martir dan Veteran Iran. Kematian ketiganya mempermalukan pemerintah, setelah berbulan-bulan penyangkalan. Ketiganya tewas di penjara Kahrizak akibat cedera yang diderita selama ditahan. Pimpinan spiritual Iran Ayatollah Ali Khamenei memerintahkan Kahrizak ditutup setelah adanya laporan soal penyiksaan. Pada bulan Juni, pengadilan militer memvonis mati 2 orang sehubungan dengan kematian ketiga pengunjukrasa tersebut. Bekas jaksa penuntut yang ditakuti Saeed Mortazavi dinyatakan bertanggungjawab mengirim mereka ke Kahrizak. * VERHAGEN DITUDUH MAIN RAHASIA Sejumlah anggota parlemen dari partai kristen demokrat CDA menuduh pimpinan mereka Maxime Verhagen tidak melibatkan mereka dalam perundingan pembentukan kabinet Belanda. Ini diungkapkan dalam rapat partai. Para anggota mengatakan Verhagen tidak memberi masukan cukup tentang perundingan dengan partai pro pasar bebas VVD dan partai anti islam PVV. Rapat berlangsung tegang dan emosional. Verhagen sendiri tadinya akan meninggalkan ruangan, tapi rekannya sesama juru runding, menteri kesehatan demisioner Ab Klink meyakinkan Verhagen untuk tetap tinggal. Pertemuan berakhir tanpa kesimpulan jelas atau pernyataan kepada media. * FIFA: TIMNAS KORUT TAK DIHUKUM Berdasarkan hasil penyidikan FIFA, ternyata timnas sepakbola Korea Utara tidak dihukum menyusul kegagalan mereka di Piala Dunia Afrika Selatan. FIFA juga menyatakan, timnas di bawah asuhan pelatih Kim Jong-hun sudah kembali berlatih. Menurut asosiasi sepak bola Korea Utara, tuduhan tersebut tidak beralasan. Sementara sebelumnya kabar burung mengatakan pelatih dijebloskan ke kamp hukuman. Timnas Korea Utara dianggap memalukan seluruh bangsa ketika kalah 0-7 dari Portugal. * SERANGAN ATAS BANKIR SWISS Dua bankir cedera akibat cairan korosif yang dikirim dalam amplop kepada sejumlah bankir swasta di Jenewa, Swiss. Serangan ini adalah contoh kekerasan di sektor keuangan, di kota yang menjadi pusat perbankan swasta sejak 200 tahun lalu. Pemerintah mengatakan 10% dari tabungan pribadi dari seluruh dunia disimpan di Jenewa. Kasus sedang dalam penyidikan dan polisi menghubungi lembaga keuangan lain untuk mewaspadai serangan yang sama. * YAMAN TAK PEDULI HAM Dalam usahanya memberantas para pembangkang, pemerintah Yaman sama sekali tidak mempedulikan soal HAM. Demikian laporan Amnesty International. Di negara Teluk ini sering terjadi penangkapan secara acak, penyiksaan tersangka dan eksekusi tanpa pengadilan. Sering kali wartawan, para pemberontak dan aktivis HAM dihadang dengan tuduhan melakukan tindakan melanggar hukum. Menurut Amnesty, pemerintah Amerika harus menjelaskan peranannya dalam perjuangan di Yaman. Ada tuduhan pemerintah Amerika berpartisipasi dalam sejumlah serangan udara. Washington berkeras bahwa Yaman hanya mendapat informasi soal posisi para pemberontak. * BERITA BURSA Nilai tukar valas: 1.00 EUR = 1.27109 USD 1.00 EUR = 11,408.21 IDR 1.00 USD = 8,976.00 IDR * AJAX TERGANTUNG LIGA CHAMPION DAN NASIB GENERASI MUDA THAILAND Direktur Ajax Rik van de Boog boleh saja menamakan keikutsertaan klubnya dalam Liga Champion sebagai "penghasilan tambahan yang menarik." Tapi kalau melihat bagaimana reaksinya seusai pertandingan pertama melawan Dinamo-Kiev, yang berakhir dengan 1-1, maka ada kesimpulan baru. Demikian halaman olahraga harian belanda De Pers dan de Telegraaf. Rugi 21 juta euro, itulah angka yang harus ditelan klub ini tahun lalu. Apabila Ajax Rabu (25/08) berhasil mengalahkan klub Ukraina di kandang sendiri, berarti pemasukan paling sedikit 13 hingga 15 juta euro untuk kas Ajax. Ajax Bagaimana perhitungannya? Setiap klub yang masuk kualifikasi Liga Champion menerima dana awal 3,8 juta euro. Tiap pertandingan yang dimainkan, klub menerima 550 ribu euro dari UEFA. Setelah itu ada pemasukan dari market poll, antara lain pembayaran hak siar televisi. Itu bisa 3 juta euro. Apabila Ajax menang maka itu sama dengan 800 ribu, dan kalau bermain seri 400 ribu euro. Dengan dua kemenangan dan satu seri Ajax menerima 13 juta euro. Lanjut koran Spits. "Ini mungkin pertama kalinya klub Amsterdam sangat membutuhkan penghasilan dari Liga Champion. Apabila Ajax maju terus, maka mereka bisa menutup angka merah di bank dan tetap dapat membayar penjaga gawang Maarten Stekelenburg dan penyerang Luis Suarez." Pelatih Ajax Martin Jol optimis. Rata-rata anak buahnya berusia 22 dan 23 tahun. "Buat mereka Liga Champion adalah pelajaran yang sangat bagus, suatu pengalaman yang luar biasa." Ia optimis Ajax menang. Pelan-pelan klub Amsterdam ini mulai bangkit kembali, baik mental maupun ekonomi. Dan itu semua bisa tercapai karena satu pertandingan saja: menang dari Dinamo Kiev. Apabila demikian maka Ajax maju ke babak berikutnya di Liga Champion, babak enam belas besar. Untuk diketahui, laba pertama yang diterima jika masuk 16 besar Liga Champion adalah tiga juta euro. Demikian De Pers. Thailand Dari Belanda kita ke Thailand. Orang mungkin mengingat rangkaian demonstrasi pendukung Thaksin Shinawatra yang berkaus merah di ibukota Bangkok. Beberapa bulan setelah demo berdarah, ekonomi Thailand maju pesat. 7,5% pertumbuhan ekonomi tahun ini. Tapi pada saat Thailand berhasil mengendalikan ekonominya, nasib generasi mudanya justru memburuk. Suatu ancaman untuk masa depan negara itu. Tulis harian The International Herald Tribnune. Mundurnya kualitas pendidikan, laporan semakin berkembangnya aksi kekerasan dan penggunaan narkoba di kalangan remaja Thailand, menambah ketakutan bahwa negara itu makin sulit mencapai impian untuk menjadi salah satu negara berkembang di Asia. Berbagai organisasi anak dan HAM di Thailand melaporkan, Thailand punya pecandu methamphetamin tertinggi di dunia. Selain itu jumlah murid yang meninggalkan bangku sekolah juga bertambah banyak. Posisinya di nomor 33 dari 36 negara dengan jumlah partisipasi studi terendah. "Thailand tidak akan bisa bersaing dengan negara lain, karena kualitas penduduknya rendah. Suatu saat negara ini menempati tempat teratas dalam jumlah penduduk yang kecanduan narkoba, kehamilan muda dan kekerasan," kata seorang pakar pendidikan. Pendapatnya itu didukung banyak orang di Thailand, yang merujuk pada besarnya frustrasi dan pesimisme terhadap pemerintah yang berkuasa. Demikian The International Herald Tribune mengakhiri artikelnya. * GEMA WARTA TOPIK INTERNASIONAL: TAHANAN BELANDA DI IRAN LUPUT DARI PERHATIAN TAHANAN BELANDA DI IRAN LUPUT DARI PERHATIAN Putri tahanan politik keturunan Belanda-Iran Zahra Bahrami menyangkal bahwa ibunya anggota salah satu partai politik. Sejak akhir tahun lalu, Zahra mendekam di Teheran atas tuduhan melakukan aktivitas berbahaya bagi negara dan memiliki narkoba. "Keluarga Zahra tidak serius membebaskannya," kata seorang putra dari tahanan politik keturunan Belanda-Iran lain. Total, lima orang Belanda mendekam di sel Iran. Robert Chesal Thomas Erdbrink, koresponden di Teheran, menyatakan kepada Radio Nederland, Zahra Bahrami mungkin terancam hukuman mati. Menteri Luar Negeri Belanda kabinet demisioner Maxime Verhagen, telah menyatakan kekhawatirannya terhadap duta besar Iran. Belanda meminta agar proses pengadilan berjalan adil. Bukan Anggota Partai Dari Belanda, Zahra Bahrami (45) pergi ke Iran untuk mengunjungi putrinya, akhir 2009. Di sana ia ditangkap. Zahra adalah salah satu dari ribuan orang yang ditahan selepas pemilu Iran, musim panas 2009. Dalam wawancara dengan NOVA, program aktualita TV Belanda, putri Zahra, Banafsheh Erfani, menanggapi berita soal ibunya: "Sama seperti yang lain, Ibu ikut unjuk rasa di Teheran. Ia memang pernah berhubungan dengan media Iran di luar negeri, tapi sama sekali bukan anggota partai politik. Saya tahu benar itu." Tidak Serius Penangkapan Zahra Bahrami mengejutkan Adnan al-Mansouri. "Saya mendengar berita ini kemarin dari radio. Ini kabar yang sangat buruk," katanya dari kediamannya di Sittard. Al-Mansouri berempati terhadap keluarga Zahra. Ia juga mengalami hal yang sama: sejak tahun 2006 ia berkampanye untuk membebaskan ayahnya dari penjara Iran. Berita mengenai Bahrami juga membuat Adnan al-Mansouri marah. Tidak hanya terhadap Iran, namun juga terhadap keluarga Zahra: "Mereka tidak serius. Mereka mengecewakan Zahra. Saya baru tahu bahwa Zahra sejak tahun lalu dipenjara. Sangat aneh bahwa berita ini baru diketahui publik sekarang. Organisasi HAM seperti Amnesty International dan pemerintah Belanda juga baru tahu sekarang." Menurut Al-Mansouri, harusnya dari dulu keluarga Zahra menghubungi media. "Mereka harus menyadari, media adalah senjata ampuh. Mereka harus menggunakan segala cara untuk membebaskan Zahra Bahrami." Pejuang Kemerdekaan Menurut putrinya, Zahra Bahrami bukan aktivis politik. Sedangkan ayah Adnan al-Mansouri justru sebaliknya. Ayahnya, Abdullah al-Mansouri, menerima suaka politik dari Belanda pada akhir tahun 80-an. Dari Maastricht ia memimpin Ahwaz Liberation Organisation (ALO), organisasi yang memperjuangkan kemerdekaan regio Ahwaz di Iran. Pada 2006 ia ditangkap di Suriah dan diserahkan ke Iran. Sejak saat itu, putranya Adnan berkampanye dari Belanda untuk membebaskannya. Banyak Orang Belanda Kasus Al-Mansouri dan Bahrami bukan satu-satunya. Dalam pernyataan menyusul kasus Zahra bahrami, Kementrian Luar Negeri Belanda menyatakan, total lima orang Belanda ditahan di penjara Iran. Empat di antaranya, termasuk Bahrami, dituduh terlibat gerakan oposisi. Sementara itu, fraksi D66 di Parlemen Eropa juga sudah meminta Uni Eropa mengambil langkah. Marietje Schaake, Anggota Parlemen Eropa dari D66, telah mengimbau Catherine Ashton, komisaris luar negeri Uni Eropa, untuk memetakan kasus di Teheran. Saat ini sanksi Uni Eropa untuk Iran hanya ditujukan pada program nuklir negara tersebut. "Sayang sekali," kata Schaake. "Padahal keamanan berkaitan erat dengan HAM." * WISATA HALAL MAKIN POPULER Ketika masih menjabat eksekutif perusahaan telekomunikasi, Fazal Bahardeen harus sering keluar kota. Dalam perjalanan itu, ia tidak pernah lupa membawa makanan siap santap. Banyak hotel yang ditinggalinya tidak memiliki restoran bersertifikasi halal bagi wisatawan muslim, seperti dirinya sendiri. Fazal Bahardeen, warga Singapura kelahiran Sri Lanka berusia 47 tahun. Tahun 2006 ia mendirikan perusahaan sendiri, terfokus pada pariwisata halal yang makin populer. Perusahaannya menerapkan sistem penilaian untuk hotel terkait keramahan karyawan hotel kepada wisatawan muslim. Nilai Sistem pemberian nilai bervariasi dari satu hingga tujuh didasarkan pada kemampuan staf menjawab pertanyaan tentang arah kiblat, jadwal sholat atau restoran halal. Nilai makin tinggi jika hotel tidak menyediakan minuman beralkohol, diskotek atau klab malam misalnya. Bagi wisatawan muslim, ada dua hal penting, yakni tersedianya makanan halal dan arah kiblat. Jadwal waktu sholat tidak bermasalah. Di zaman modern ini, setiap orang membawa telpon genggam. Kebanyakan telpon seluler dilengkapi peranti lunak yang menunjukkan waktu sholat. Namun di Eropa, arah kiblat dan makanan halal bisa menjadi persoalan. Kendati demikian dunia pariwisata Eropa pun sudah mulai melirik turisme halal ini. Eropa Sejak didirikan, perusahaan Fazal terutama menerapkan sistem pemberian nilai untuk hotel-hotel di Asia dan Timur Tengah. Namun dalam empat bulan ke depan menyebarkan sayap ke Eropa dan Amerika Serikat. Menurut Fazal, peluang membuka wisata halal di Eropa sangat bagus. Dunia pariwisata menyadari perjalanan halal bernilai sekitar 100 milyar dolar per tahun sehingga tidak bisa mengabaikan segmen baru di pasar dan harus menyesuaikan diri pada kondisi baru. Juga Stefanie van den Berg, pemilik biro perjalanan PT Berg Tour di Amsterdam, Belanda, melihat peluang besar membuka paket wisata halal di negeri kincir angin ini. "Kemungkinannya besar banget. Soalnya kan kebanyakan penduduk di Belanda, banyak yang muslim. Atau ada juga yang Kristen, tapi mereka harus menikmati makanan yang halal juga, seperti orang Yahudi atau orang dari Kristen Adventis. Mereka juga harus makan makanan yang halal." Potensi Menurut Stefanie Belanda berpotensi baik membuka pariwisata halal dan prasarana pun memungkinkan hal itu. "Yang saya tahu, kalau di restoran-restoran Maroko, Turki, Afrika Utara, makanan yang disediakan semua halal. Kalau di Belanda, di hotel Van der Valk, saya tahu, itu ada arah kiblatnya." Dan untuk itu kerja sama dengan biro perjalanan di Indonesia menjadi salah satu pilihan. "Kalau misalnya ada orang muslim yang benar-benar memperhatikan hal-hal yang demikian khususnya untuk Indonesia. Untuk negara-negara lain, seperti saya tahu, negara-negara Arab sama orang Yahudi, mereka sangat perhatikan apa mereka makan. Saya pikir itu peluangnya baik sekali." * PAKAR INTERNET INDIA DITAHAN Kalau anda menyebar kabar buruk, pasti merasakan dampaknya. Itulah yang terjadi dengan pakar komputer India, Hari Prasad. Akhir pekan silam ia ditahan karena melakukan penelitian tentang resiko keamanan pada mesin penghitung suara elektronik di India. Saat ini pun ia masih ditahan polisi di Mumbai. Laporan Louise Dunn. Awal tahun ini Hari Prasad bersama dua pakar internet lain, yakni pakar Belanda Rop Gonggrijp dan J. Alex Halderman dari Amerika, menulis tesis penelitian yang memperlihatkan beberapa kecacatan serius pada mesin penghitung suara elektronik India. Pihak berwenang tidak menyambut baik penemuan mereka. Kepada Radio Nederland Wereldomroep, Gonggrijp berkata, Komisi Pemilu India mengklaim mesin penghitung suara mereka aman, terpercaya dan pada dasarnya sempurna. Kendati laporan ketidakberesan itu, Komisi selalu melarang peneliti keamanan membuat penilaian independen. Kecacatan keamanan Awal 2010, seseorang mendatangi Prasad dan membawa mesin penghitung suara untuk diselidiki, pakar India itu mendapat bantuan dari Gonggrijp dan Profesor Halderman. Bertiga mereka melakukan serangkaian uji, memperlihatkan sejumlah kecacatan serius. Kendati ditekan pemerintah, Prasad menolak mengungkapkan siapa pemberi mesin. Kini ia ditahan atas tuduhan pencurian. Setelah penangkapannya, Prasad menghubungi Profesor Halderman lewat telpon genggamnya danmengatakan "Polisi ditekan dari atas. Jadi tampaknya tidak bisa berbuat apa-apa. Mereka tidak punya pilihan lain kecuali menahan saya." Kritik Rop Gonggrijp yakin penahanan Prasad tidak lebih dari upaya mendiskreditkan penemuan mereka tentang keamanan mesin penghitung suara elektronik India. Laporan yang disusun bersama Prasad dan Profesor Halderman, dituduh suatu penghinaan serius terhadap pemerintah dan telah menimbulkan kritik pelbagai macam pihak. "Sekarang dilakukan kampanye untuk menyingkirkan mesin-mesin itu", cerita Rop Gonggrijp. "Kampanye ini mendapat dukungan semua partai politik, kecuali satu, yakni partai yang berkuasa. Kampanye mendapat dukungan politisi terkemuka, ilmuwan, dari semua lapisan masyarakat. Kecuali partai pemerintah dan Komisi Pemilu, tidak ada yang menyangkal bahwa mesin ini tidak aman." Penelitian Gonggrijp meyakinkan pemerintah Belanda untuk meninggalkan pemakaian mesin penghitung suara elektronik. Sewaktu pemilu beberapa bulan silam, Belanda kembali memakai surat suara. Kekhawatiran India soal isu keamanan juga dialami Belanda. Percaya Inti permasalahannya, orang tak bisa menyaksikan proses penghitungan suara tanpa melanggar kerahasiaan pilihan si pemilih. Dengan memakai mesin penghitung elektronik, ujar Gonggrijp, orang harus percaya sepenuhnya pada peranti lunak yang bisa dimanipulasi dengan pelbagai cara oleh mereka yang bermaksud jahat. Ia membandingkannya dengan internet banking. "Anda tidak perlu tahu apa yang persis terjadi dalam proses internet banking, karena anda dapat melacak uang yang masuk dan keluar dari tabungan. Tapi akan menjadi persoalan jika anda tidak bisa melakukan itu karena harus menjaga kerahasiaan si pemilih. Setiap mesin penghitung suara yang tidak memiliki mekanisme independen, seperti misalnya selembar kertas untuk memverifikasi bahwa penghitungan suara berjalan tepat. Ini sesuatu yang mustahil." Aman dan terpercaya Pakar komputer, Rop Gonggrijp awalnya yakin bisa membuat mesin penghitung elektronik aman dan terpercaya. "Tapi", katanya, "lama-lama anda menyadari bahwa teknologi pensil dan kertas, tidak bisa rusak dengan cara apa pun, dan karena itu tidak perlu diperbaiki. Jadi, sementara India sibuk berperan sebagai adi kuasa modern baru, dirinya serta banyak orang lain berharap pemerintah bisa diyakinkan, paling tidak dalam kasus ini, lebih baik tetap menggunakan metoda 'kuno'." * KEMAH DI PINGGIR JALAN Kjeld Duits Di pinggir jalan bebas hambatan terbesar di Peshawar, tenda-tenda berdiri sepanjang puluhan kilometer. Di daerah penampungan ini, anak-anak bermain di bahu jalan, di tengah lalu-lintas berbahaya. Disinilah penampungan puluhan korban banjir Pakistan. "Tenda" bisa dibilang kata yang terlalu bagus untuk menggambarkan tempat tinggal mereka. Yang disebut "tenda" di sini cuma kain yang dijadikan atap dan tak sampai ke tanah. Sama sekali tak ada privasi. Anda bisa melihat semua isi tenda. Ini pasti sulit sekali bagi penghuninya. Privasi sangat penting di sini, karena di desa semua rumah biasanya dikelilingi tembok tinggi. Hampir semua tenda lumayan kosong, jarang korban bisa menyelamatkan barang-barangnya. Kadang malah, yang tersisa cuma pakaian di badan. Terutama anak-anak yang menderita. Mereka hidup di tengah CO2 dan bahaya lalu-lintas mobil dan truk. Mereka tak punya apa pun untuk mengalihkan perhatian dan harus bertahan hidup. Ketika truk air dari organisasi bantuan Dokter Tanpa Batas datang untuk mengantarkan air minum, Maria (8) dan Shama (10) berlari di belakang truk. Jerigen dan botol-botol plastik kosong yang mereka bawa memantul-mantul ke tubuh kecil mereka. Sudah jadi tugas mereka untuk mengambil air minum untuk anggota keluarga dan kembali ke tenda. Sekarang, di Pakistan utara air banjir mulai surut dan ayah mereka sibuk membersihkan lumpur dan pasir di tempat tinggal mereka dulu. Di tempat-tempat itu, rumah-rumah baru akan didirikan. Ibu-ibu menjaga anak yang jumlahnya banyak- keluarga-keluarga Pakistan biasanya memiliki banyak anak. "Ini kerja berat," Shama, gadis kecil yang basah kuyup. Ia memanfaatkan kesempatan untuk mengguyur tubuhnya dengan air dari kran truk. Ia juga harus membantu ibunya menjaga empat adik perempuan dan dua adik laki-laki. Salah satu dari mereka digendongnya. "Saya tak punya waktu untuk bermain," katanya. Ia juga tidak suka tinggal di pinggir jalan ini. "Saya kangen rumah," katanya sedih. Sebentar lagi lebaran, tapi Shama dan Maria tahu, tahun ini mereka tak dapat hadiah atau makanan enak. Itu bukan masalah terbesar anak-anak di penampungan. Mereka makin lemah, kebersihan di kamp sementara, benar-benar tak terjamin. Makin banyak anak-anak terjangkit penyakit kulit dan infeksi lainnya. Di desa kecil Utmanzai, Khadija menggendong anaknya yang berusia 18 bulan. Wajahnya rusak karena infeksi gigitan nyamuk. "Kami tak punya kelambu dan kipas angin," jelasnya. Ia juga kurang makan untuk memproduksi air susu yang cukup untuk putrinya. Tapi ia beruntung: keluarganya bisa menumpang di rumah saudara dan ia menerima salep untuk bayinya dari rumah sakit darurat. "Infeksi mata dan penyakit-penyakit lain bertambah tiap harinya," kata dokter Fitrat, yang bekerja untuk sebuah organisasi bantuan Pakistan. "Kami khawatir, ini akan jadi epidemi." Masalah terbesar adalah besarnya bencana. Di kota Charssada dekat Peshawar, seorang pekerja Al-Khidmat Foundation, salah sato organisasi bantuan terbesar di Pakistan, menggambarkan masalah. Di regionya, 60% dari 1,7 juta korban berkemah di sana. Lebih dari 20.000 rumah rata dengan tanah, hampir setengah juta rusak parah. Ia realistis, "Kami tak bisa menolong semua orang." Pesannya jelas: tanpa bantuan luar negeri, Pakistan tak akan mampu menangani masalah ini. Aksi TV untuk Pakistan Lembaga penyiaran publik dan komersial Belanda SBS dan RTL memusatkan perhatian untuk bencana banjir Pakistan Kamis (26/08). Tak ada acara TV dan radio bersama, masing-masing stasiun membuat acara sendiri untuk korban dan Giro 555. Sampai sekarang sekitar 5 juta euro berhasil dikumpulkan. --------------------------------------------------------------------- Radio Nederland Wereldomroep, Postbus 222, 1200 JG Hilversum http://www.rnw.nl/id/bahasa-indonesia Anda bisa berhenti berlangganan dengan mengirim email ke: [email protected] Keterangan lebih lanjut mengenai siaran radio kami dapat Anda peroleh melalui [email protected] Copyright Radio Nederland Wereldomroep. ---------------------------------------------------------------------
