---------------------------------------------------------------------

WARTA BERITA RADIO NEDERLAND WERELDOMROEP
Edisi: Bahasa Indonesia

Ikhtisar berita disusun berdasarkan berita-berita yang disiarkan oleh
Radio Nederland Wereldomroep selama 24 jam terakhir.

---------------------------------------------------------------------

Edisi ini diterbitkan pada:

Kamis 26 Agustus 2010 13:10 UTC



** KATAK PALING KECIL SEDUNIA

** INGGRIS LEBIH PADAT DARI BELANDA

** HUJAN LEBAT REPOTKAN BELANDA

** OBAMA DIDESAK SEGERA TUNJUK DUBES ASEAN

** GEMA WARTA: RUMAH SAKIT TERAPUNG DI PULAU TERPENCIL

** GEMA WARTA: BANTUAN MENUMPUK DI KAMAR TIDUR

** PERS: TKI MURAH, PATUH DAN MUSLIM DAN GERBONG PEREMPUAN

** GEMA WARTA: UANG GANTI RUGI PENCEMARAN LAUT TIMOR, HAK RAKYAT



* KATAK PALING KECIL SEDUNIA
Para peneliti Malaysia dan Jerman menemukan seekor katak terkecil di dunia. 
Indraneil Das dan Alexander Haas menemukan species baru berukuran sekitar 1 cm 
itu di  Pulau Kalimantan bagian Malaysia.

Tim peneliti sudah menemukan katak jenis mini itu sejak enam tahun lalu.  Katak 
berwarna merah oranje itu sama kecilnya dengan miniatur katak Amerika Latin dan 
terkecil di Asia, Afrika dan Eropa.

Katak berdarah dingin itu mendapat nama Latin, Microhyla nepenthicola diambil 
dari nama pohon Nepenthes ampullaria, sejenis tanaman kantong Semar, tempat 
hidup katak mini itu.


* INGGRIS LEBIH PADAT DARI BELANDA
Inggris menyusul Belanda dalam daftar kepadatan penduduk negara Uni Eropa. 
Menurut angka Majelis Rendah Inggris, tahun depan setiap kilometer persegi 
lahan Inggris dihuni 402,1 orang, sementara rata-rata di Belanda 398,5 orang.

Urutan pertama dipimpin Malta yang berpenduduk 1351 di setiap kilometer 
persegi. Imigrasi dipandang sebagai penyebab utama lonjakan angka penduduk di 
Inggris. Kaum pendatang lebih memilih Inggris dibandingkan wilayah lain dalam 
Kerajaan Britania Raya. 

Untuk seluruh wilayah Britania Raya kepadatan penduduknya menurut prediksi 
tahun 2011 adalah 256,9. Sementara negara Uni Eropa paling langka penduduknya 
adalah Finlandia dengan 15,8 jiwa dan di Swedia 21,2 orang di setiap satu 
kilometer persegi


* HUJAN LEBAT REPOTKAN BELANDA
Hujan deras di Belanda Kamis pagi menimbulkan permasalahan. Regu penolong dan 
brandweer harus membantu puluhan warga yang mengeluhkan genangan air di gudang 
bawah tanah dan bocor akibat hujan deras.  
 
Angkutan umum di ibukota Amsterdam juga mengalami gangguan akibat cuaca buruk. 
Selama beberapa jam, tram jurusan station Sloterdijk-Amstel tidak bisa 
beroperasi.
    
Provinsi Utrecht juga mengalami masalah luapan air. Banyak rumah di Kockengen 
kota Breukelen tergenang air. Sementara itu banyak gudang bawah tanah di 
sepanjang kanal dalam kota Utrecht terrendam air. Dinas pemadam kebakaran 
mengerahkan armada menyedot air.

Kamis pagi polisi Den Haag, menganjurkan penduduk tidak keluar rumah jika tidak 
perlu. Banyak jalan dan trowongan di Den Haag yang tergenang air akibat curah 
hujan deras.

Lalu lintas menuju kota-kota besar Amsterdam, Den Haag dan lainnya mengalami 
kemacetan parah. Tol dari arah Alkmaar menuju Amsterdam sempat macet sepanjang 
17 km. Jalan keluar tol di Zoetermer dekat Den Haag sempat ditutup.


* OBAMA DIDESAK SEGERA TUNJUK DUBES ASEAN
Presiden AS, Barack Obama didesak agar segera menunjuk duta besar AS untuk 
ASEAN. Kekosongan ini dikhawatirkan dapat mengendurkan kembali hubungan dengan 
Asia Tenggara.

Desakan itu datang dari Richard Lugar, senator partai Republik. Dikhawatirkan 
penunjukkan duta besar AS akan memakan waktu setahun, sedangkan beberapa bulan 
mendatang berlangsung KTT AS-ASEAN.

Mantan Presiden George W. Bush menunjuk Scot Marciel sebagai duta besar pertama 
Amerika untuk ASEAN, tahun 2008. Presiden Obama baru-baru ini mengangkat 
Marciel sebagai Dubes AS untuk Indonesia, sebagai prioritas utama. Sampai saat 
ini jabatan dubes ASEAN masih kosong.

Pemerintahan Obama berulang kali menjanjikan pendekatan dengan Asia Tenggara 
dan berencana menghadiri pertemuan ASEAN. Pemerintahan Barack Obama menuduh 
George W. Bush mengabaikan wilayah Asia Tenggara karena memprioritaskan Irak 
dan Afghanistan.


* TALIBAN BUNUH DELAPAN POLISI AFGHANISTAN

Pejuang Taliban membunuh delapan polisi dalam sebuah serangan di kota Kunduz 
Afghanistan Utara. Serangan di pagi buta itu juga melukai seorang aparat polisi.
    
Selama ini Taliban aktif terutama di kawasan Timur dan Selatan Afghanistan, 
mulai meningkatkan aksi-aksi serangan di Afghanistan Utara. Kunduz dipakai 
sebagai markas serangan Taliban.
    
Di Afghanistan masih terdapat sekitar 141 ribu tentara asing. Dalam waktu dekat 
jumlahnya akan ditingkatkan sampai 150 ribu. Pasukan asing ditempatkan terutama 
di wilayah Selatan untuk mematahkan perlawanan Taliban.


* KUBA HENTIKAN PEMBAGIAN CERUTU

Sekitar 2,5 juta penduduk Kuba diatas 54 tahun tidak akan mendapat jatah cerutu 
lagi dari negara mulai tahun depan. Selama ini mereka selalu mendapat empat 
bungkus rokok perbulan.
   
Dua tahun lalu, sesaat setelah memangku jabatan presiden, Raul Castro 
mengumumkan akan menghentikan subsidi dan jasa yang tidak perlu. Sejak 1962, 
setiap rumah tangga Kuba mendapat buku bon pembagian ransun sembako. Awalnya 
sembako masih cukup untuk kebutuhan sebulan, namun sekarang hanya cukup untuk 
sekitar dua pekan saja.
    
Awal tahun ini pemerintah sudah mencabut pembagian gratis kacang kapri, kentang 
dan setengah kilo gula. Selain itu liburan bulan madu juga sudah ditiadakan. 
Namun demikian pemerintah Kuba masih memberikan jasa cuma-cuma untuk perawatan 
kesehatan, pendidikan dan jaminan sosial.


* INGGRIS JADI LEBIH PADAT DARI BELANDA

Inggris menyusul Belanda dalam daftar kepadatan penduduk negara Uni Eropa. 
Menurut angka Majelis Rendah Inggris, tahun depan setiap kilometer persegi 
lahan Inggris dihuni 402,1 orang, sementara rata-rata di Belanda 398,5 orang.

Urutan pertama dipimpin Malta yang berpenduduk 1351 di setiap kilometer 
persegi. Imigrasi dipandang sebagai penyebab utama lonjakan angka penduduk di 
Inggris. Kaum pendatang lebih memilih Inggris dibandingkan wilayah lain dalam 
Kerajaan Britania Raya. Untuk seluruh wilayah Britania Raya kepadatan 
penduduknya menurut prediksi tahun 2011 adalah 256,9. Sementara negara Uni 
Eropa paling langka penduduknya adalah Finlandia dengan 15,8 jiwa dan di Swedia 
21,2 orang di setiap satu kilometer persegi.


* BELANDA GALANG DANA UNTUK PAKISTAN

Radio dan televisi Belanda menggelar aksi galang dana untuk Pakistan, sepanjang 
Kamis ini. Aksi ini dikomandoi Gabungan Organisasi Bantuan (SHO).

Baik tv dan radio komersial maupun publik mengimbau masyarakat agar mengulurkan 
bantuan lewat giro 555. Sejak pukul setengah delapan pagi para artis dan 
sukarelawan lainnya menerima telepon dari para penyumbang.

Sementara itu siaran TV menggelar acara khusus selama satu setengah jam dengan 
thema 'Actie voor Pakistan.' Dana yang terkumpul untuk membantu para korban 
banjir Pakistan akan diumumkan.

Dalam memberikan bantuan, Gabungan Organisasi Bantuan Belanda bekerjasama 
dengan LSM lokal yang indipenden. Mereka berharap bisa memberikan bantuan 
darurat bagi sekitar 200 ribu korban. Di kawasan bencana Pakistan sangat 
kekurangan air bersih, pangan, obat-obatan dan tenda.


* KLUB BELANDA BERJUANG DI LIGA EROPA

Empat klub Belanda berjuang untuk Europa League. Kamis malam waktu setempat 
Feyenoord Rotterdam dan AZ Alkmaar bermain tandang di Belgia dan Kazachstan. 
Sementara PSV dan FC Utrecht bermain di kandang sendiri dan berusaha mengejar 
ketinggalan dari pertandingan pertama.
    
Tugas bagi FC Utrecht tampaknya yang paling berat untuk bisa bertahan di 
putaran grup Europa League, liga di bawah Champions League. Di stadion 
Galgenwaard, Utrecht harus meladeni Celtic dari Skotlandia dengan ketinggalan 
2-0.
    
Sementara itu Feyenoord mengantongi keunggulan 1-0 dari klub Belgia, AA Gent. 
AZ yang menang di laga pertama lawan FK Aktobe dari Kazachstan (2-0.) Sementara 
itu PSV Eindhoven menjamu klub Siberia, Sibir Novosibirsk dengan bekal 
ketinggalan 1-0 di laga pertama.


* RUMAH SAKIT TERAPUNG DI PULAU TERPENCIL
Sebuah rumah sakit terapung bertandang ke Kepulauan Maluku. Kapal ini juga 
merapat ke pulau-pulau kecil dan menggelar pengobatan massal dan gratis. Mulai 
dari pengobatan biasa, sampai operasi dan bedah gratis. Seperti apa pelayanan 
rumah sakit terapung dari KRI Soeharso ini? Laporan  68H Jakarta.

Ada keramaian di Desa Morela, Kecamatan Leihitu, Kabupaten Maluku Tengah. Di 
tengah lapangan masjid Morela, berdiri enam tenda besar yang di bawahnya 
menaungi warga Mamala dan Morela yang tengah berobat. Ada beberapa bagian 
pengobatan seperti pengobatan mata, pengobatan gigi, juga pengobatan umum, 
seperti sakit pinggang, pilek. 

Lapangan ini jadi rumah sakit dadakan. Abdul Kadir, warga Morela, ada di antara 
antrian. Sudah sebulan ini Abdul Kadir bolak balik ke Puskesmas Hitu, yang 
berjarak 6 kilometer dari desanya, untuk berobat. Sakit tak sembuh, sementara 
penghasilan terus tergerus untuk beli obat. Karenanya ia langsung hadir begitu 
ada pengobatan massal gratis.

Pelayanan
Untuk memudahkan pelayanan, tiap pasien mendapat gelang dengan warna tertentu. 
Dokter Erni dari Puskesmas Hitu menjelaskan arti tiap warna.

Tak lama datang perempuan cilik bergelang merah, ditemani ibunya. Keduanya 
masuk ke tenda pengobatan khusus. Di tenda ini bernaung petugas medis yang siap 
melayani anak-anak berpenyakit dan pesakit yang harus disembuhkan dengan 
operasi. Si gadis cilik duduk di depan petugas medis yang berasal dari USNS 
Mercy, Angkatan Laut Amerika Serikat.

Dibantu Eli sebagai penerjemah, Dokter Jameson mengambil stetoskop untuk 
memeriksa detak jantung gadis kecil itu. Tapi rupanya tenda perawatan ini tidak 
bisa menjalankan operasi hernia.

Eli: "Kita tidak bisa melakukan untuk tindakan operasi. Karena memang kami di 
sini adalah melakukan tindakan pengobatan untuk rawat jalan. Jadi kami ajukan 
ibu ke pihak TNI untuk dicek dulu ya bu, ya. Silakan ke dokter Hariyadi untuk 
menangani ya, untuk pemeriksaan."

Fasilitas
Penanganan penyakit yang lebih serius dilakukan di KRI Dokter Soeharso. Kapal 
yang sering disebut sebagai Rumah Sakit Terapung ini telah bersandar di markas 
Komando TNI AL di Halong, Ambon. Apa saja fasilitas yang ada di satu-satunya 
Rumah Sakit Terapung ini?

Ruang dek B di KRI Dokter Soeharso tampak lengang. Hanya ada enam pasien 
berbaring di ranjang, masing-masing ditemani kerabat mereka. Di pojok ruangan 
itu ada Adam, 14 tahun, yang baru saja dioperasi dari sakitnya, kontraktur. 
Kontraktur adalah sisa kulit yang tumbuh di sekitar luka. Sambil berbaring, 
Adam bercerita soal kecelakaan yang menimpanya empat tahun lalu.

Adam: "Saya tidur, adiknya pagi-pagi dia bangun. Dia bangun baru dia ambil 
lampu, Lalu dia taruh di belakang saya. Lalu saya bergerak langsung lampu itu 
tumpah di kaki saya. Langsung saya terbakar."

KRI Soeharso jadi tumpuan harapan, setelah Adam tak kunjung sembuh di Puskesmas 
Desa Masohi dan Rumah Sakit Kecamatan Teluk El Paputi, Maluku Tengah.

Sail Banda
Total ada 600-an pasien dari Kabupaten Maluku Tengah yang ditangani dokter di 
atas kapal KRI Dokter Soeharso. Di dalam kapal ini memang ada banyak poli, dari 
poli umum, mata, gigi, juga Unit Gawat Darurat UGD, laboratorium dan apotek.

Dalam perjalanan Sail Banda tahun ini, KRI Dokter Soeharso berkeling ke Pulau 
Buru, Pulau Seram dan Pulau Banda. Pulau Ambon menjadi pelabuhan terakhir saat 
menggelar pengobatan gratis. Bantuan ke Ambon merupakan bagian dari rangkaian 
operasi Surya Baskara Jaya, program utama Sail Banda.


* BANTUAN MENUMPUK DI KAMAR TIDUR

Anya Raza bekerja penuh waktu untuk sebuah organisasi bantuan di daerah bencana 
Pakistan. Namun itu belum cukup bagi gadis 23 tahun berdarah campuran 
Belanda-Pakistan tersebut. Kamis (26/08) di Belanda digelar aksi pengumpulan 
dana besar-besaran untuk Pakistan. Selain itu, banyak juga aksi-aksi kecil 
seperti yang dilakukan Anya. Ulasan Suzanna Koster.

Kawan-kawan tersayang, kalian pasti ingat, saya dulu mengumpulkan bantuan untuk 
Pakistan. (...) Penderitaan di sana tak terkira dan sangat jelas terlihat (...) 
Saya akan sangat menghargai jika Kawan mau membantu. Terima kasih sebelumnya. 
Salam, Anya.

Versi lengkap surat ini dikirimkan Anya ke teman-temannya. Tujuannya: 
mengumpulkan donasi untuk korban banjir di Pakistan.

"Banjir terbesar melanda mulai 27 Juli. Beberapa hari kemudian kami mulai 
mengumpulkan bantuan. Sudah enam kali kami mengunjungi daerah bencana. Membawa 
bantuan makanan, produk-produk kebersihan, pakaian, kipas. Semua memang hal-hal 
kecil, namun semoga saja berguna," kata Anya yang enerjik.

Sekitar 1500 orang Pakistan tewas akibat bencana ini. Setidaknya 16 juta orang 
tak lagi mengenali rumah dan tempat tinggal mereka. Banyak tanaman, yang jadi 
sumber pemasukan utama, hancur lebur. Seperlima wilayah Pakistan, yang luasnya 
empat kali lebih besar daripada Belanda, terendam air. Kerugian ekonominya 
tentu saja tak terkira.

Kamar Tidur
Sampai sekarang Anya berhasil mengumpulkan sekitar 4000 euro dan dana masih 
masuk mengalir. Hari ini, Kamis (26/08) ia kembali menyerahkan donasi - dari 
teman-temannya di London - kepada rekannya Nasir Khan. Anya dan Nasir sudah 
berteman selama bertahun-tahun. Nasir waktu itu bekerja di Kedutaan Belanda, 
namun sekarang memiliki biro penelitian sendiri.

Di kamar tidur berserakan puluhan paket kebersihan yang isinya sikat gigi, 
sabun, lap untuk menyaring air dan benda-benda lain. Pemerintah memperkirakan, 
3,5 juta anak berisiko terkena penyakit kulit, infeksi paru-paru dan penyakit 
lainnya. Di kantor Nasir terdapat tumpukan pakaian yang dibeli dari sebuah 
pabrik Pakistan dengan harga murah. Anak tangga juga penuh dengan bantuan, 
seperti botol-botol air dan terigu.

Anya mengumpulkan bantuan dan ia membagikannya, terang Nasir. Ia menaruh uang 
dan barang-barang di mobil, kemudian berkeliling membagikannya. Ia tidak pergi 
ke kamp-kamp yang sudah menerima bantuan, namun justru ke daerah terpencil yang 
belum pernah dikunjungi orang.

Paruh Waktu
Anya lahir di Belanda, namun tak lama kemudian pindah ke Pakistan bersama 
orangtuanya. Selama 17 tahun ia tinggal di Islamabad dengan ibunya yang 
berkebangsaan Belanda dan ayahnya yang berdarah Pakistan. Untuk melanjutkan 
kuliah Ekonomi, ia kembali ke Belanda.

Enam minggu lalu, ia mulai bekerja untuk organisasi bantuan Irlandia di 
Islamabad. Organisasi ini juga menyalurkan bantuan untuk bencana. Toh, menurut 
Anya, logis saja kalau ia masih mengadakan aksi bantuan sendiri di waktu luang.

"Setelah selesai kerja jam lima sore, saya masih punya waktu 6 jam sebelum 
tidur. Enam jam itu saya manfaatkan untuk aksi bantuan ini. Ya, saya punya 
tempat tinggal, saya bisa mandi air hangat. Dan di luar sana ada dua puluh juta 
orang tak punya apa yang saya miliki. Bagaimana saya memaafkan diri sendiri 
kalau saya tidak melakukan apa yang bisa saya lakukan?"

Jaringan Luas
Anya menyatakan, donaturnya adalah teman-teman dan temannya teman. Ia punya 
jaringan cukup luas, karena sebelumnya sudah pernah dua kali mengumpulkan dana: 
pertama  untuk korban gempa bumi Pakistan pada 2005, dan kedua untuk 
orang-orang yang melarikan diri dari pertempuran antara tentara Pakistan dan 
Taliban. Untuk dua aksi bantuan ini, Anya bekerja sama dengan universitas 
tempatnya kuliah. 

Walaupun selama lima tahun terakhir ia sering meminta bantuan, para donatur tak 
lelah-lelahnya membantu. Banyak orang ingin membantu, katanya, namun mereka tak 
tahu caranya.

"Begitu orang-orang berpikir. Mereka tak tahu siapa yang bisa dipercaya, karena 
banyak sekali korupsi. Sebenarnya, itu juga alasan mereka memberi bantuan lewat 
saya."

Para donaturnya tahu, ia menguasai bahasa Urdu - bahasa lokal Pakistan - dengan 
lancar. Ia juga punya jaringan luas di Pakistan karena lama tinggal di negara 
itu. Kalau bisa, Anya ingin memperbesar skala bantuannya. "Membantu orang 
membuat saya bahagia. Ini passion saya. Bidang kerja sama pembangunan selalu 
menarik minat saya. Dan semoga, nantinya saya bisa melakukan sesuatu dengan 
skala yang lebih besar."


* TKI MURAH, PATUH DAN MUSLIM DAN GERBONG PEREMPUAN
"Murah, Patuh dan Muslim." Begitulah moto yang digunakan para calo 
memperdagangkan TKI asal Indonesia di luar negeri. Di sebagian desa di Jawa, 
lebih dari separuh penduduk perempuannya menghilang atau bekerja di luar 
negeri. Biasanya untuk dua tahun, tapi bisa lebih lama. Malaysia dan Arab Saudi 
adalah negara-negara terpopuler. Sebagian besar dari TKI yakin, ini adalah 
jalan untuk keluar dari kemiskinan. Demikian harian Belanda Trouw.

Para keluarga di Indonesia menunggu dan tergantung dari uang yang dikirim istri 
atau suami yang bekerja di luar negeri. Jumlah yang dikirim per tahun bisa 
mencapai milyaran euro, dan merupakan penghasilan terbesar Indonesia setelah 
minyak dan gas. Tapi jumlah itu tidak nampak jelas di desa-desa. Alasan utama, 
ongkos perjalanan yang sangat tinggi, dan biro perantara atau calo menuntut 
pembayaran kadang hingga 60% gaji TKI. Lanjut Trouw.

Menderita
Banyak TKI perempuan dianiaya oleh majikan mereka. Korupsi, aturan yang tidak 
jelas dan pemalsuan surat-surat, memacu kasus-kasus kekerasan terhadap para 
TKI. Misalnya biro-biro perantara boleh mengisolasi para calon TKI selama 
pelatihan, dan setelah tiba di tempat majikan, paspor mereka ditahan. Kerja 15 
jam sehari, tidak diberi makan , tidak ada hari libur, adalah hal biasa. 
Dibutuhkan perjuangan berat dan panjang bagi TKI yang dianiaya untuk bisa 
keluar dari stuasi menyedihkan. Begitu laporan ILO, organisasi buruh PBB.

Tapi semua berita buruk tentang kekerasan dan penganiayaan tidak menghalangi 
keinginan para perempuan untuk bekerja di luar negeri. Bagi mereka, ini adalah 
jalan keluar untuk dapat mencapai impian: mengumpulkan uang banyak untuk 
membeli tanah, membangun rumah, membiayai pendidikan anak-anak mereka. Tandas 
Trouw.

Kereta
Beralih ke topik kedua. Koresponden harian Belanda de Volkskrant, Michel Maas, 
menulis artikel tentang gerbong kereta khusus perempuan, di trayek 
Jakarta-Bogor. Ririn, salah satu penumpang yang tiap hari menggunakan kereta di 
jalur ini, sangat senang dengan adanya gerbong khusus perempuan. "Enak, bisa 
duduk dengan tenang, ngobrol dengan sesama perempuan, tanpa takut ada yang 
jahil atau laki-laki yang menyambar tempat duduk," katanya.

Itu alasan utama KAI menyediakan gerbong kereta khusus. Banyak perempuan 
melapor, mereka merasa tidak aman dan dijahili atau dilecehkan di atas kereta. 
Tapi bukan berarti bahwa semua perempuan wajib naik di gerbong khusus ini. 
Mereka bebas memilih. Hanya laki-laki yang dilarang. Apakah ini tidak sama 
dengan memenuhi tuntutan partai-partai Islam yang menghendaki pemisahan antara 
perempuan dan laki-laki?

Menurut banyak pakar dan politisi, pemisahan antara perempuan dan laki-laki, 
tidak hanya di kereta tapi juga di angkutan umum lain, adalah satu langkah 
mundur bagi demokrasi dan emansipasi. Selama ini banyak pihak yang menentang 
pelaksanaan hukum syariah di Indonesia. Baik pemerintah dan KAI tidak bereaksi. 
Malah jika proyek ini sukses, gerbong-gerbong khusus perempuan akan diperbanyak 
dan diterapkan di jalur-jalur kereta lainnya. Demikian de Volkskrant.


* UANG GANTI RUGI PENCEMARAN LAUT TIMOR, HAK RAKYAT

Pemerintah Indonesia menuntut gantu rugi pada PT Exploration & Production. 
Perusahaan Thailand pencemar laut akibat ledakan anjungan minyak lepas pantai 
laut Timor Agustus 2009. Sektor perikanan rakyat, rumput laut dan peternakan 
mutiara dinilai sangat dirugikan. 

Menteri Perhubungan Fredy Numberi baru sekarang menuntut ganti rugi 1 miliar 
dollar dari cabang PT Exploration & Production PCL Muangthai, di Perth 
Australia. Berapapun uang yang akan dibayarkan semuanya harus sampai kepada 
rakyat, demikian Ferdi Tanoni, ketua Yayasan Peduli lingkungan Timor Barat 
YPTB.  

Menurut Ferdi Tanoni, dampak kebocoran minyak dari salah satu sumur di ladang 
Montara, yang terletak hanya  200 km dari pulau Rote, Indonesia itu sangat 
dahsyat. 

Para nelayan yang tergabung dalam 'Aliansi Nelayan Tradisional Laut Timor' 
menemukan keanehan di tengah laut pada tanggal 23 Agustus 2009. "Ada semacam 
aliran zat cair berwarna putih kehijau-hijauan bagai aliran sebuah sungai di 
atas laut Timor" kata salah seorang nelayan kepada Tanoni. 

Walaupun nelayan, WWF (Dana Cagar Alam) dan Partai Hijau Australia 
memperingatkan adanya pencemaran, namun pemerintah di Jakarta dan Australia 
tidak percaya. Akhirnya kalangan nelayan dan organisasi lingkungan membuat 
bukti berupa foto, video dan GPS yang menunjukkan posisi. 

Dengan bukti itupun pemerintah Jakarta dan Canberra belum juga percaya, 
demikian Tanoni.  November 2009, ketika para pengadu sudah hampir menyerah, 
Partai Hijau Australia meminta sample minyak dikirim ke Australia sebagai 
barang bukti. 

Berdasarkan pengetesan dan penyidikan komisi akhirnya pemerintah Australia 
membenarkan adanya pencemaran minyak. "Jakarta pun secara malu-malu akhirnya 
mengakuinya juga," kata Tanoni.

Pihak pengadu menuntut penghitungan kerugian dengan cermat. "Harus ada 
investigasi yang independen, menyeluruh, komprehensif dan ilmiah. Dengan 
melibatkan pihak-pihak terkait dalam masyarakat, pemerintah Indonesia, 
pemerintah Australia dan perusahaan terkait." uangkap Tantoni. 

Menurut Tanoni, Fredy Numberi harus faham berapapun tuntutan kerugian yang 
kelak akan diterima, adalah mutlak milik rakyat. Rakyat lah yang berhak 
mengelola sendiri, karena itu bukan uang pemerintah.


---------------------------------------------------------------------
Radio Nederland Wereldomroep, Postbus 222, 1200 JG Hilversum
http://www.rnw.nl/id/bahasa-indonesia

Anda bisa berhenti berlangganan dengan mengirim email ke:
[email protected]

Keterangan lebih lanjut mengenai siaran radio kami dapat Anda
peroleh melalui
[email protected]

Copyright Radio Nederland Wereldomroep. 
---------------------------------------------------------------------

Kirim email ke