--------------------------------------------------------------------- WARTA BERITA RADIO NEDERLAND WERELDOMROEP Edisi: Bahasa Indonesia
Ikhtisar berita disusun berdasarkan berita-berita yang disiarkan oleh Radio Nederland Wereldomroep selama 24 jam terakhir. --------------------------------------------------------------------- Edisi ini diterbitkan pada: Jumat 17 September 2010 14:30 UTC ** KORUPSI ANCAM BANTUAN BAGI INDONESIA ** TALIBAN CULIK 18 PETUGAS PEMILU AFGHAN ** KONTROVERSI KARTUNIS AMERIKA ** GEMA WARTA TOPIK INTERNASIONAL : PEREMPUAN CALON PARLEMEN AFGHANISTAN - BERJUANG ATAU MATI ** GEMA WARTA TOPIK INTERNASIONAL : ANAK-ANAK PENCARI SUAKA MALAH MASUK PENJARA ** GEMA WARTA TOPIK INDONESIA : BANTUAN DANA NORWEGIA BELUM JAMIN PERBAIKAN HUTAN INDONESIA ** GEMA WARTA TOPIK INDONESIA : SBY KE BELANDA WALAUPUN KABINET DIDUKUNG WILDERS ** GEMA WARTA TOPIK TINJAUAN PERS : KUNJUNGAN SRI PAUS DI BRITANIA & PEMIMPIN KHMER MERAH DISERET KE PENGADILAN * KORUPSI ANCAM BANTUAN BAGI INDONESIA Indonesia bisa kehilangan bantuan miliaran dollar setiap tahun sebagai kompensasi pelestarian hutan apabila tidak memberantas korupsi di sektor kehutanan. Norwegia siap memberi bantuan pertama sebesar 30 juta dollar yang merupakan bagian dari kesepakatan PBB untuk membantu negara-negara menjaga pelestarian hutan mereka. Bantuan tersebut terancam sehubungan dengan mega proyek perkebunan kelapa sawit serta pertambangan yang banyak merusak lingkungan dengan drastis di Indonesia. "Sektor kehutanan dan pertambangan merupakan lahan korupsi yang sulit dikendalikan" demikian Chandra M. Hamzah wakil ketua KPK. Menurut kantor audit Ernst & Young dalam waktu empat tahun antara 1993/1994 - 1997/1998 $ 5,25 juta lenyap akibat mis-manajemen dan korupsi di sektor kehutanan dan pertambangan Indonesia. Banyak pengamat cemas, bantuan PBB sebagai kompensasi pelestarian hutan akan sebaliknya justru semakin meningkatkan praktek-praktek korupsi di Indonesia. * TALIBAN CULIK 18 PETUGAS PEMILU AFGHAN Taliban menculik delapan petugas pemilu dan 10 petugas kampanye Afghan menjelang pemilu akhir pekan ini. "Mereka diculik Kamis malam oleh Taliban", demikian Abdul Rahman ketua Komisi Pemilu Independen di propinsi Bagdhis kepada kantor berita AFP. Seorang jurubicara Taliban mengatakan mereka akan mengacaukan tempat-tempat pemungutan suara dan 'mengganggu' petugas pemilu serta aparat keamanan. Warga yang menggunakan hak suara mereka akan "disakiti", demikian jubir Taliban. Hari Sabtu elektorat Afghanistan memilih 249 dari ke-2500 calon anggota parlemen hari Sabtu. Penculikan ke-18 petugas pemilu dan kampanye dilakukan di Muqur propinsi Bagdhis. Puluhan ribu aparat disiap-siagakan untuk menjaga keamanan. Satuan keamanan internasional NATO - ISAF siap membantu aparat keamanan Afghanistan dalam 'keadaan darurat'. * ISRAEL TEMBAK SEORANG PEMIMPIN HAMAS Dalam sebuah operasi militer di tepi barat Sungai Yordan, tentara Israel menembak mati Iyad Shilbaya seorang anggota sayap bersenjata gerakan Hamas. Hal tersebut diumumkan seorang jurubicara angkatan bersenjata Israel hari Jum'at. Militer Israel mau menangkap Shilbaya di rumahnya di jazirah Tulkarm tapi kemudian melepaskan tembakan karena mereka merasa terancam. Insiden tersebut membayang-bayangi perundingan perdamaian antara Palestina dengan Israel yang baru dibuka kembali. Para pemimpin Palestine berungkali mengimbau Israel agar menghentikan aksi-aksi militer mereka dan penahanan di tepi barat sungai Yordan. * KONTROVERSI KARTUNIS AMERIKA Kartunis Amerika yang memprakarsai aksi "Semua Orang Menggambar Mohammad", bersembunyi. Menurut redaktur 'Seattle Weekly' yang memasang kartun-kartun tersebut, kartunis Nolly Norris di-imbau oleh dinas rahasia FBI agar pindah rumah dan mengganti namanya. Norris belum lama ini menerima sebuah surat dari seorang imam yang mengancam jiwanya. April lalu sebuah kartun Norris di Facebook mengimbau semua orang untuk menggambar Nabi Mohammad. Bagi ummat Muslim menggambar Nabi Mohammad merupakan suatu penghinaan. Serta merta pemerintah Pakistan memblokir situs Facebook. * 50 JUTA PEMAKAI BLACKBERRY Hp Blackberry semakin populer. Selama tiga bulan pemakai hp Blackberry-smartphone naik dengan 4,5 juta menjadi 50 juta. Demikian pabrik Research in Motion. Kamis kemarin, perusahaan telekom Kanada mengumumkan laporan kwartal kedua yang tahun ini jatuh akhir bulan Agustus. Selama tiga bulan terakhir keuntungan Research in Motion mencapai $ 796,7 juta. Dua-pertiga lebih besar dibanding periode yang sama tahun lalu. Omset penjualan di kwartal kedua tahun ini naik dengan 31% menjadi $ 4,62 miliar. Lebih besar dari yang diramalkan yaitu $ 4,47 miliar * KONSUMEN CINA BEREBUT i-PAD i-Pad juga disambut hangat di Cina. Pada hari pertama penjualan 'tablecomputer' produksi Apple ratusan konsumen berebutan. Dengan 420 juta pengguna komputer, Cina merupakan pasar terbesar dunia bagi produk-produk komputer. Dalam waktu beberapa bulan saja, jutaan i-Pad laris manis di seluruh dunia. Banyak penggemar gadget elektronik di Cina yang tidak sabar menunggu tanggal penjualan resmi, berhasil memperolehnya lewat cara lain. Jutaan i-Pad dijual lewat pihak ketiga di Amerika Serikat, Hongkong dan Singapura. Hari ini lebih dari 200-an orang berkerumun di depan sebuah toko Apple di Shanghai. Sebelum akhir tahun ini Apple mau membuka 25 cabang di Cina. * OOIJER & TAINIO BELUM PASTI DITURUNKAN Andre Ooijer dan Teemu Tainio dari Ajax kecil kemungkinan akan diturunkan dalam pertandingan hari Minggu melawan musuh bebuyutan Feyenoord. Kedua pemain yang baru bergabung dengan Ajax Amsterdam tahun ini mengelami cedera ringan. Ooijer mengalami cedera lutut. Pemain belakang berpengalaman itu Rabu lalu masih dipasang dalam pertandingan melawan Real Madrid dalam putaran Champions League. Tainio dipasang sebagai pemain cadangan. Ajax kalah 2-0. Pemain gelandang dari Finlandia itu mengalami cedera hamstring. * BERITA BURSA Pasar saham dan bursa Tokio ditutup dengan keuntungan besar. Hal tersebut terutama disebabkan oleh lemahnya nilai mata uang Yen. Nilai index Nikkei naik 1,2% pada 9626,09 poin, posisi tertinggi selama enam minggu. Kopsi di Seoul naik 0,9%, All Ordinaries di Sydney naik 0,8% dan Hang Seng di Honkong naik 1,1% Di New York, index Dow Jones naik 0,2% pada 10.594,83 poin. Nasdaq naik 0,1% pada 2303,25 Hari ini di Amsterdam nilai tukar C tercatat US$ 1,3120 di Jakarta C = Rp. 11.765,- dan US$ = Rp. 8.977,- Cuaca di Hilversum hujan berawan. Suhu beriksar pada 11 derajat Celsius * PEREMPUAN CALON PARLEMEN AFGHANISTAN - BERJUANG ATAU MATI Sabtu (18/09) tugas berat menanti warga Afghanistan. Mereka harus memilih anggota parlemen dari sekitar 2500 kandidat. Dalam daftar panjang kandidat tersebut, terdapat 406 perempuan. Radio Nederland berbincang dengan Shinkai Karokhel yang sedang berjuang merebut kursi parlemen. Juga dengan Zarghuna Kakar, yang akhirnya menyerah dan mengakui bahwa dunia politik amat kejam. Laporan koresponen Bette Dam Pada 2005 Zarghuna Kakar berhasil menduduki kursi pemerintah daerah di provinsi Kandahar, regio yang masih dikuasai Taliban. Ia memutuskan masuk ke dunia politik untuk memperbaiki posisi marginal perempuan Afghanistan. Ancaman yang diterima kala itu, tak menghentikan langkahnya untuk maju ke pemilu. Ancaman Ketika terpilih, Zarghuna berpikir: sekarang saya aman karena dilindungi oleh pemerintah daerah. Nyatanya, ancaman tak berhenti datang: "Biasanya mereka mengancam lewat telepon, namun mereka juga kemudian melempar pesan ancaman lewat jendela atau menyelipkannya di bawah pintu. Ketika ancaman telepon datang, suami saya tentu saja khawatir. Namun saya selalu menenangkannya dan kemudian melapor ke kepala keamanan. Mereka meyakinkan bahwa saya tak perlu khawatir." Setahun kemudian suaminya ditembak mati di pintu mobil, di mana Zarghuna dan kedua putrinya berada. Zarghuna terluka di kepala dan tangan, sedangkan kedua putrinya tak terluka. Ke Kabul Setelah serangan ini, terjadi tiga percobaan pembunuhan lain terhadap Zarghuna. Namun ketika seorang temannya ditembak mati di depan rumahnya, Zarghuna baru memutuskan bertindak. Kerabat membawanya ke Kabul dan di sanalah ia sekarang tinggal bersama keluarganya dengan sangat hati-hati. Hanya beberapa orang yang tahu nomor teleponnya. "Kalau ditelepon nomor tak dikenal, saya tidak mengangkat. Pokoknya saya tidak mengangkatnya." Setimpal? Ketika ditanya apakah perjuangannya membuahkan hasil setimpal, Zarghuna menjawab, "Dengan situasi macam ini? Tidak! Dengan situasi yang sangat tidak aman begini, saya tidak bisa membantu siapa pun. Hidup normal saja sudah susah, apalagi yang macam ini." Kakar muak, ia keluar dari dunia politik dan ingin secepatnya pindah keluar negeri sampai keadaan negaranya membaik. Persaingan Shinkai Karokhel punya kisah berbeda. Di sudut lain kota Kabul ia sedang bersiap-siap menemui pendukungnya di ruang tamu. Shinkai berasal dari Kabul dan memiliki 405 saingan untuk memperebutkan salah satu dari 68 kursi parlemen yang diperuntukkan bagi perempuan. Beberapa tahun terakhir ia duduk di parlemen dan ia masih ingin memperpanjang kedudukannya satu termin lagi. Shinkai Karokhel menekankan, ia bisa bepergian bebas di Kabul. Di luar Kabul keadaan memang lebih parah, dan di regio-regio seperti Kandahar risikonya nyawa, katanya mengiyakan. Lagipula, di daerah-daerah macam itu, suara perempuan tidak didengarkan. Uang gelap Pertarungan pemilu kali ini amat sulit. "Jumlah uang gelap yang dimiliki warlord merupakan tantangan besar bagi saya," tuturnya. Sebagai perempuan, situasi di Afghanistan amat sulit baginya. "Dan ini membuatnya dua kali lipat lebih sulit." Shinkai: "Tadinya, para warlord membeli satu suara seharga 4 dolar, sekarang harga suara melonjak sampai 30 dolar. Saya tak akan bisa menandinginya." Namun ia tak menyerah: "Keadaan di sini dua kali lipat lebih berat bagi perempuan, namun justru itu alasan utama saya untuk tetap berjuang." Untuk berkampanye, ia mengunjuingi banyak daerah pinggiran Kabul. Di sana ia berpidato di publik yang hampir semuanya laki-laki. Ia tak akan mengajak anak-anaknya ke sana. "Terlalu berbahaya." Istri kedua "Tahukah apa yang berat bagi saya?" tambahnya. "Kita sekarang diskusi soal Taliban, soal warlord dan keamanan yang makin parah. Namun di sisi lain, saya kehilangan anak-anak saya karena suami saya memilih tinggal bersama istri kedua di Dubai." Sekejap ia terdiam. Di ruangan lain, para pengikutnya menunggu. Ia kembali pulih. "Hari demi hari adalah tantangan bagi saya. Sangat menyedihkan untuk mengingat bahwa suami saya tak puas dan memutuskan membawa anak-anak kami ke Dubai. Jika ia bisa mengambil keputusan sendiri, perempuan juga harus bisa. Itu yang ingin saya perjuangkan." Fakta * 18 September: pemilu parlemen (wolesi jirga). * Parlemen punya 429 kursi. Seperempatnya (68) diperuntukkan bagi perempuan. * Terdapat 6835 bilik suara, setidaknya 1019 ditutup karena keamanan elektorat tak bisa dijamin. * Di Herat seorang staf kampanye kandidat perempuan ditembak mati pada 5 Agustus yang lalu. * Pemilu ini memakan dana 150 juta dollar, sebagian besar dibiayai donasi luar negeri. * ANAK-ANAK PENCARI SUAKA MALAH MASUK PENJARA Makin banyak anak dari wilayah perang seperti Somalia, Irak, dan Afghanistan datang ke Belanda. Dan alih-alih ditampung di - misalnya - pusat pencari suaka, mereka malah dijebloskan ke penjara. Demikian laporan tahunan mengenai hak anak 2010 yang disusun oleh Unicef dan organisasi Defence for Children. Laporan redaktur Sebastian Gottlieb & Martijn van Tol Dari laporan tersebut diketahui bahwa dalam waktu setahun jumlah anak yang dipenjara bertambah dua kali lipat, dari 160 pada tahun 2008 jadi 300 pada 2009. Anak-anak ini biasanya ditangkap di perbatasan Belanda atau pada kontrol-kontrol di restoran dan stasiun, di Belanda. Tak Mengerti Anak-anak ini sendiri - yang kebanyakan melarikan diri dari perang di negara asal - tidak mengerti mengapa mereka dimasukkan ke penjara anak-anak. Padahal mereka tidak melakukan tindak kriminal. Carla van Os dari organisasi Defence voor Children berpendapat, Belanda sengaja menerapkan kebijakan yang membuat peminta suaka di bawah umur tak ingin datang ke Belanda. "Kebijakan ini tidak membantu anak-anak, sekaligus tidak membantu Belanda. Kebijakan macam ini sama sekali tidak membuat anak-anak menghindari Belanda. Akibat satu-satunya adalah citra Belanda memburuk di dunia internasional dan itu membuat Belanda jadi kurang menarik sebagai negara pemberi suaka." Tak perlu Menurut Van Os, anak-anak sama sekali tidak perlu dijebloskan ke penjara. Ada pusat suaka dan penampungan khusus yang bisa menampung anak-anak. Anak-anak yang masih sangat kecil bisa tinggal bersama orangtua asuh. "Britania Raya dan Belanda adalah dua negara dengan kebijakan imigrasi terburuk di seluruh Eropa," kata Van Os. Negara-negara Skandinavia menerapkan kebijakan yang lebih baik. Di sana tak ada pencari suaka di bawah umur yang masuk penjara. Di Eropa Timur juga jarang anak-anak yang masuk penjara. Trafficking Kementrian Kehakiman berpendapat, di penjara setidaknya anak-anak aman dari ancaman human trafficking. Toh, belum lama ini Menteri Kehakiman Ernst Hirsch Ballin mengakui, ini merupakan masalah. Ia juga ingin agar penjara Maasberg di Overloon, Brabant, Belanda - penjara khusus untuk pencari suaka di bawah umur - lebih terbuka terhadap publik. Imigrasi Anak di bawah umur yang tidak masuk penjara juga tak kalah menderita, kata Van Os. Misalnya, anak-anak yang orangtuanya masih di luar negeri. "Gezinshereniging - prosedur imigrasi untuk menyatukan keluarga yang terpisah - benar-benar sulit di Belanda. Negara ini punya kebijakan yang amat ketat soal penyatuan anggota keluarga. Anda harus memenuhi syarat pemasukan minimal, pasangan Anda harus berusia di atas 21 tahun dan harus mengikuti ujian integrasi di negara asal. Peraturan-peraturan macam ini sama sekali tidak mempertimbangkan anak-anak." Belanda dan Britania Raya adalah satu-satunya negara di Eropa yang mengharuskan orangtua memiliki penghasilan minimal tertentu untuk mendatangkan anak mereka dari luar negeri. Tuntutan pemasukan minimal ini juga berlaku untuk anak-anak. "Anak-anak Belanda tidak bisa mengundang orangtuanya yang berkebangsaan asing untuk datang ke Belanda, karena mereka tidak punya penghasilan. Permohonan penyatuan orangtua dan anak juga makin sering ditolak." Tahun lalu, lebih dari 4000 permohonan untuk mendatangkan orangtua ditolak. Deklarasi Hak Anak Menurut Van Os, aturan untuk migran kurang mempertimbangkan akibatnya terhadap anak. Pada Deklarasi Hak Anak PBB tertulis, kepentingan anak adalah pertimbangan utama dalam mengambil semua keputusan. Dan itu sama sekali tidak diterapkan dalam peraturan Belanda soal imigrasi --------- Kader Horeee... Ada berita bagus bagi anak-anak di Belanda. Daftar tunggu di Dinas Perlindungan Anak berkurang drastis. Akan ada duta yang mewakili anak-anak. Dan ketika diinterogasi polisi, anak-anak punya hak untuk didampingi pengacara atau orang kepercayaan. Sebagian besar kemajuan ini, menurut laporan tahunan, adalah hasil kerja Menteri Anak dan Keluarga, jabatan yang baru ada pada kabinet Balkenende IV. Laporan ini menuntut agar Kementrian Anak dan Keluarga tetap ada di kabinet mendatang. * BANTUAN DANA NORWEGIA BELUM JAMIN PERBAIKAN HUTAN INDONESIA Norwegia siapkan 1 miliar dolar sebagai kompensasi pelestarian hutan di Indonesia. Dana ini besar ini memberi harapan perbaikan hutan, namun juga menimbulkan permasalahan baru. Menurut Ari Rompas, Ketua WALHI Kalimantan Tengah sudah sewajarnya, dalam konteks penyelamatan global, negara-negara maju menebus hutang ekologis dari eksploitasi sumber daya alam di negara-negara selatan. "Karena sejak dahulu Indonesia dijadikan sumber bahan mentah untuk eksploitasi sumber daya alam dan hutan," ungkapnya. Baginya sudah menjadi kewajiban negara-negara maju untuk membantu negara-negara yang masih memiliki hutan dalam konteks penyelamatan iklim global. Ia menilai pemerintah adalah pihak yang cocok untuk mengupayakan dana bisa tepat sasaran. "Sebenarnya sudah menjadi tugas pemerintah Indonesia dalam melakukan muratorium atas pemberian ijin-ijin investasi untuk mengekploitasi sumber daya alam terutama hutan." Ada atau tidak ada dana itu, pemerintah Indonesia bertugas menjaga agar hutan dan ekologi tidak rusak. "Karena bencana-bencana ekologi bisa menelan kerugian lebih besar dan biaya yang harus ditanggung Indonesia lebih banyak." Gontokan Namun demikian Ari pesimis soal efektivitas penyaluran dana. "Karena tata pemerintahan di Indonesia terkait tata kelola kehutanan masih buruk. Sehingga dana itu menjadi di satu sisi adalah peluang, tapi di sisi lain menjadi ancaman terbesar karena banyak sekali organisasi ataupun lembaga pemerintah pusat maupun daerah sudah mulai berantem, dengan adanya janji uang seperti itu. " Ari juga mempertanyakan sejauh mana dana itu akan membawa manfaat bagi rakyat. " Karena di Indonesia tingkat kemiskinannya masih sangat tinggi. Dan masih banyak sekali penduduk miskin yang hidup di kawasan hutan. Mereka tidak bisa mengakses kawasan tersebut." Sementara itu salah satu butir penting perjanjian dengan Norwegia menyangkut mekanisme REDD ( Reducing Emissions from Deforestation and Forest Degradation). Dalam konteks Indonesia, Ari masih melihat permasalahan. "Di Indonesia soal masih tidak jelas, siapa yang berhak atas kawasan hutan itu belum jelas." Peka Korupsi Alokasi dana itu menurut Ketua WALHI Kalimantan Tengah, adalah tugas pemerintah. Namun, Ari juga tidak menyanggah bahwa, pemerintah memang peka dengan korupsi. "Itu membutuhkan kehati-hatian dalam mengelola keuangan dan diperlukan kontrol yang kuat dari berbagai lembaga termasuk KPK, maupun rakyat yang dilibatkan langsung dalam pengelolaan hutan ini." Transparan Dana yang ditujukan untuk memulihkan kembali kondisi hutan, juga ditujukan untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat di kawasan hutan. "Dana itu perlu dikelola secara transparan dan perlu melibatkan banyak pihak dan perlu kontrol atau monitoring yang lebih tepat dalam mengelola keuangannnya. " Tidak Seimbang Ari Rompas mengingatkan bahwa dengan mengucurkan uang, Norwegia tidak bisa langsung melepas tanggungjawan dan melempar masalah ke Indonesia. Dalam konteks mencari solusi perubahan iklim, maka Norwegia diminta menurunkan produksi industri minyak mereka. "Karena tidak seimbang. Kalau mereka memberikan uang ke Indonesia untuk menurunkan angka deforestasi, sementara mereka juga tetap melakukan aktivitas produksi yang emisinya tinggi, itu juga tidak seimbang". * SBY KE BELANDA WALAUPUN KABINET DIDUKUNG WILDERS Saat ini pembicaraan koalisi pemerintah baru Belanda masih berlangsung antara partai konservatif VVD dengan kristen-demokrat CDA dan partai untuk kebebasannya Geert Wilders. Kemungkinan besar terbentuk pemerintahan kanan dengan dukungan partai anti-islam. Sementara itu Presiden Indonesia Susilo Bambang Yudhoyono berencana melakukan kunjungan kenegaraan ke Belanda Oktober mendatang. Radio Nederland menanyakan pendapat Gerdie Verbeet, ketua parlemen Belanda. Apakah tidak sulit baginya menyambut seorang presiden yang penduduknya mayoritas Islam, sementara kabinet baru Belanda didukung partai yang anti-islam? "Dari sisi hubungan internasional, tidak ada bedanya siapa yang memerintah. Selalu ada kabinet. Kabinet Belanda selalu didukung oleh parlemen. Apapun kabinetnya, tanpa dukungan parlemen, mereka tidak bisa menjalankan tugas. Dalam hal ini, perdana menteri Belanda akan menerima Presiden RI. Belanda dan Indonesia adalah dua negara yang berkomunikasi satu dengan lainnya. Jadi kunjungan kenegaraan SBY tidak tergantung dari susunan kabinet Belanda." Demikian ketua parlemen Belanda Gerdie Verbeet. Dia sendiri tidak cemas. Proses pembentukan kabinet yang sekarang berlangsung di Belanda adalah hasil dari demokrasi. Elektorat Belanda telah memberikan suaranya, sehingga susunan anggota parlemen berubah, dan kemudian dicari mayoritas yang bisa bekerjasama dengan parlemen. Dan sebagai ketua parlemen Belanda dia harus bersikap netral, membela kepentingan parlemen, apa pun kabinetnya. Dibandingkan dengan Belanda maka umur demokrasi di Inonesia masih terbilang muda. Ketika ditanya pendapatnya, ketua parlemen Belanda ini mengatakan, "apakah sebuah negara sudah lama atau baru saja memasuki proses demokratisasi, proses itu berjalan tidak dengan sendirinya, tapi dengan dukungan semua pihak. Demokrasi menuntut toleransi besar terhadap orang-orang yang punya pendapat lain. Di Belanda misalnya parlemen adalah wakil seluruh rakyat, jadi setiap keputusan harus didukung suara mayoritas, tidak melupakan serta menghormati pendapat kaum minoritas. Itu memang tidak mudah, tapi itulah tugas wakil demokrasi." * KUNJUNGAN SRI PAUS DI BRITANIA & PEMIMPIN KHMER MERAH DISERET KE PENGADILAN Paus tidak diterima dengan tangan terbuka di Inggris. Judul artikel di koran Algemeen Dagbald. Kamis kemarin Paus Benediktus XVI memulai kunjungan emapt hari di Britania. Memang ia dielu-elukan ribuam ummat Katholik di Edinburgh, tapi bagi banyak warga Inggris yang Anglikan, kunjungan itu hanya membangkitkan kemarahan. Paus dianggap lemah dan segan bertindak tegas sehubungan kasus-kasus pelecehan seksual yang dilakukan para pastor Katholik. Tetapi kunjungan Paus disambut baik pengikut gereja Anglikan yang konservatif, tulis NRC Handelsblad. Setahun lalu Paus menawarkan para pengikut Anglikan untuk kembali ke gereja Katholik Roma. Sejak saat itu sekitar 70 pastor, termasuk sejumlah uskup telah berbicara dengan Vatikan. Selain itu ummat Anglikan yang konservatif mempertimbangkan untuk kembali ke gereja Katholik, karena menurut mereka banyak aturan Anglikan yang liberal dan tidak sesuai dengan tradisi Katholik. Beberapa minggu terakhir ini, enam juta ummat Katholik di Britania dikiritik pedas, tidak hanya soal pelecehan seksual, tetapi karena gereja Katholik masih dilihat sebagai gereja 'kelas dua' di negara itu. Katholik Roma adalah agama para imigran yang miskin. Mula-mula agama orang Irlndia dan sekarang para imigran yang terutama datang dari Eropa Timur. Walaupun begitu jumlah pengikutnya di kota-kota besar di Inggris meningkat pesat. Demikian NRC handelsblad. Setelah menunggu beberapa tahun, akhirnya tribunal Kamboja mengumumkan tuduhan resmi terhadap empat orang mantan pemimpin Khmer Merah. Mereka adalah Nuon Chea atau saudara nomor 2, Khieu Sampan mantan presiden, Ieng Sary atau saudara nomor 3 dan Ieng Thirith istri Ieng sary dan kakak ipar Pol Pot. Keempatnya dituduh melakukan genosida, kejahatan perang, kejahatan terhadap kemunsiaan. Proses pengadilan akan dimulai musim panas 2011. Tribunal kamboja memulai kerja mereka tahun 2006. Juli lalu Tribunal ini telah memvonis Kaing Guek Eav alias Duch, mantan pemimpin rutan Tuol Sleng di Phnom Penh, di mana 14.000 orang disisksa kemudian dibunuh. Duch dijatuhi hukuman penjara 35 tahun. Tapi pengadilan Duch boleh dibilang mudah. Rutan tempatnya bekerja menyimpan ribuan arsip dan Duch mengaku bahwa ia hadir di banyak eksekusi. Sementara keempat pemimpin ini bertanggung jawab secara politik dan ideologi. jadi lebih sulit untuk dibuktikan. Mereka sudah ditahan sejak 2007, tapi membantah semua tuduhan. Selain itu ada ancaman, proses pengadilan dicapuri kepentingan pemerintah Kamboja. banyak pihak cemas, pemerintah ingin melindungi sejumlah orang penting yang dulu juga pejabat Khmer Merah. Misalnya perdana menteri Hun Sen. Yang baru adalah tuduhan genosida. Ketika itu hampir 1,7 juta orang tewas menjadi korban. Diantaranya warga Vietnam dan kelompok minoritas Cham yang muslim. Dalam sebuah dokumenter Nuon Chea mengakui, orang-orang ini dilihat sebagai penjahat. "Apabila dibiarkan hidup, maka itu dapat membahayakan partai. mereka adalah musuh rakyat." jelas Nuon Chea. Tapi pemimpin Khmer Merah itu tidak pernah menyatakan diri menyesal. Menurutnya revolusi gagal karena ada spion dar luar yang mensabotase rejim Khmer Merah. Karena usia para terdakwa sudah uzur, dan untuk mencegah agar mereka tidak eminggal dunia sebelum vonis dibacakan, maka Tribunal Kamboja hanya menggunakan sejumlah kecil contoh dari berkas Tribunal yang tebalnya 350.000 halaman. Demikian harian Trouw dan De Volkskrant. --------------------------------------------------------------------- Radio Nederland Wereldomroep, Postbus 222, 1200 JG Hilversum http://www.rnw.nl/id/bahasa-indonesia Anda bisa berhenti berlangganan dengan mengirim email ke: [email protected] Keterangan lebih lanjut mengenai siaran radio kami dapat Anda peroleh melalui [email protected] Copyright Radio Nederland Wereldomroep. ---------------------------------------------------------------------
