---------------------------------------------------------------------

WARTA BERITA RADIO NEDERLAND WERELDOMROEP
Edisi: Bahasa Indonesia

Ikhtisar berita disusun berdasarkan berita-berita yang disiarkan oleh
Radio Nederland Wereldomroep selama 24 jam terakhir.

---------------------------------------------------------------------

Edisi ini diterbitkan pada:

Jumat 24 September 2010 14:10 UTC



** WILDERS PUAS REAKSI HABIBIE 

** MUSLIM SALAFIAH ANTI SHARIA-BELANDA 

** Q! FILM FESTIVAL KE-9 JAKARTA 

** HUKUMAN MATI DI AMERIKA 

** GEMA WARTA TOPIK INDONESIA : JADI ISLAM KARENA DILECEHKAN 

** GEMA WARTA TOPIK INTERNASIONAL : KONDOM PEREMPUAN DOBRAK TABU 

** GEMA WARTA TOPIK TINJAUAN PERS : KISRUH DUBES RI & WILDERS 



* WILDERS PUAS REAKSI HABIBIE

Geert Wilders menyambut baik sikap duta besar Indonesia Junus Effendi Habibie 
yang mencabut ucapannya tentang elektorat PVV. Ketua PVV itu saat ini 
menganggap masalahnya selesai, sekalipun dubes Habibie tidak mencabut semua 
kritiknya mengenai Partai untuk Kebebasan, PVV.

Dalam sebuah wawancara dengan koran Financieel Dagblad hari Kamis, dubes 
Habibie antara lain mengatakan "elektorat PVV mungkin dilanda ketakutan 
psikose". Setelah menlu demisioner Belanda Maxime Verhagen lewat dirjen 
kementrian luar negeri meminta penjelasan, dubes RI untuk Kerajaan Belanda 
kemudian mengatakan bahwa ucapannya tersebut tidak pada tempatnya.

"Saya puas atas reaksi dubes yang mencabut kembali ucapannya. Memang tidak 
semua, tapi yang penting yang menyangkut elektorat PVV. Saya menganggap 
masalahnya selesai", demikian ketua PVV Geert Wilders.


* MUSLIM SALAFIAH ANTI SHARIA-BELANDA

Muslim aliran Salafiah di Belanda menentang kekerasan. Mereka sangat ortodoks 
tetapi tidak mau agama digunakan untuk menebar kekerasan. Demikian hasil sebuah 
penelitian tentang aliran Salafiah di Belanda yang dilakukan oleh Lembaga Studi 
Migrasi dan Etnik Universitas Amsterdam.

Kaku
Para peneliti menyimpulkan bahwa penganut aliran Salafiah adalah sebuah 
'gerakan ortodoks biasa'. Pandangan mereka 'kaku dan sepihak' tetapi tidak 
memerangi kehidupan bermasyarakat di Belanda. Mereka justru mencari 'tempat dan 
posisi' di dalam masyarakat Belanda. Hal ini dipersulit oleh kepercayaan mereka 
yang fanatik. Dalam prakteknya mereka juga banyak menemukan kesulitan dalam 
mencari pekerjaan dan menempuh studi. 
 
Remaja
Organisasi dan masjid-masjid Salafiah sangat aktif menyebarkan agama mereka. 
Mereka aktif menggelar ceramah dan kursus, dalam bahasa Belanda. Itulah 
sebabnya mereka populer di kalangan remaja. Pengikut aliran Salafiah di Belanda 
tidak saja terdiri dari masyarakat pendatang asal Maroko tapi juga Somalia dan 
juga warga Belanda.
Kelompok pemuda ekstrim yang tertarik untuk melakukan Jihad beroperasi di luar 
organisasi Salafiah.

Peka
Para peneliti tidak bisa memastikan berapa jumlah penganut aliran Salafiah di 
Belanda sekalipun dalam prakteknya mereka tidak segan-segan untuk ikut serta 
dalam angket dan jajak pendapat. Para peneliti berhasil menghitung jumlah total 
pengikut aliran ortodoks Islam di Belanda. Yaitu antara 40 sampai 65 ribu. 
Menurut para peneliti kelompok ini 'peka terhadap aliran Salafiah'.


* Q! FILM FESTIVAL KE-9 JAKARTA

Hari ini dibuka festival film gay di Jakarta. "Q! Film Festival" ke-9 
menampilkan 150 film gay dan masalah-masalah seputar HIV/AIDS dari 20 negara 
seperti Perancis, Filipina dan Jepang. Festival film ini tidak dikampanyekan 
lewat media lokal untuk mencegah reaksi negatip dari kubu-kubu radikal.

"Kami tidak mengiklankan festival ini lewat media lokal yang umumnya 
konservatif" tegas direktur festival film John Badalu. "Chatting marak di 
jaringan Twitter mencerminkan kenyataan bahwa komunitas homoseksual merupakan 
bagian dari kehidupan sehari-hari di Indonesia", tambahnya. 

Bulan Maret sebuah pertemuan lokal komunitas homoseksual dan lesbian terpaksa 
dibatalkan karena mendapat ancaman dari kubu-kubu radikal Islam.

Menkominfo Tifatul Sembiring yang juga ketua sebuah partai Islam Juni lalu 
mengkaitkan hubungan antara pornografi dengan HIV/AIDS. Ia mengimbau agar 
anggaran pemerintah untuk memberantas  HIV/AIDS sebaiknya digunakan untuk 
maksud dan tujuan lain.

Festival Film Gay dilakukan di pusat-pusat kebudayaan asing di Jakarta dan Jogja


* PIDATO KONTROVERSIAL AHMADINEJAD

Presiden Iran Mahmoud Ahmadinejad kembali memancing kontroversi di PBB.

Dalm pidatonya di Sidang Umum di New York, ia mengemukakan berbagai teori 
konspirasi mengenai kemungkinan terlibatnya Amerika Serikat dalam serangan 
teroris 11 September 2001. Delegasi sejumlah negara barat langsung meninggalkan 
ruang sidang.

Menurut Ahmadinejad hanya Amerika yang terutama menuduh jaringan al-Qaeda yang 
melakukan serangan 11 September. "Menurut teori lain berbagai instansi Amerika 
yang mengatur serangan tersebut dan bertujuan untuk merangsang perekonomian 
Amerika yang lesu serta memperluas pengaruh Amerika di Timur Tengah untuk 
menyelamatkan rejim zionis", demikian Ahmadinejad. Dan menurutnya "mayoritas 
rakyat Amerika, politisi dan negara-negara di dunia" mendukungnya.


* HUKUMAN MATI DI AMERIKA

Untuk pertama kali dalam lima tahun seorang wanita di Amerika menjalani hukuman 
mati. Teresa Lewis 41 tahun Jum'at dinihari diberi suntikan yang mematikan di 
penjara Greensville negara bagian Virginia.

Jam 03.13 Lewis menghembuskan nafas terakhir, demikian jurubicara penjara 
Greensville. Beberapa hari lalu para pengacaranya masih meminta agar 
pelaksanaan hukuman mati ditangguhkan. Menurut para pengacara, Lewis memiliki 
IQ yang rendah. Tapi pengadilan tinggi Amerika menolak permintaan tersebut. 

Lewis dijatuhi hukuman mati karena di tahun 2002 menyewa dua pria untuk 
membunuh suami dan putera tirinya. Hal itu ia lakukan untuk menerima asuransi 
jiwa beberapa ratus ribu dollar.


* PELAKU KUDETA SOVYET, MENINGGAL

Salah seorang pelaku kudeta di Uni Sovyet Agustus 1991 untuk menggulingkan 
pemimpin Sovyet Gorbatsjov, meninggal dunia di Moskow. 

Gennadi Janajev ketika itu mengangkat dirinya sendiri sebagai presiden 
ad-interim Uni Sovyet dan mengatakan bahwa Gorbatsjov sedang liburan karena 
merasa letih dan perlu beristirahat. Sebenarnya, Gorbatsjov dikenakan tahanan 
rumah di Krim.

Perebutan kekuasaan akhirnya gagal. Gorbatsjov kembali tapi tidak mampu 
bersaing dengan Boris Jeltsin, presiden Rusia yang memainkan peranan penting 
dalam menggagalkan kudeta. Tidak lama kemudian Uni Sovyet jatuh.

Berkaitan dengan keterlibatannya dalam perebutan kekuasaan, Janajev dikenakan 
hukuman penjara. Tahun 1994 ia mendapat amnesti dari Duma, parlemen Rusia. 
Gennadi meninggal dunia pada usia 72 tahun.


* BELANJA ON-LINE TERUS NAIK

Semakin banyak warga Belanda belanja lewat internet. Selama paro pertama tahun 
ini omset belanja on-line mencapai C 3,85 miliar. Naik 10% dibanding periode 
yang sama tahun 2009. Demikian menurut penelitian www.Thuiswinkel.org

Jumlah pengunjung internet naik dengan 7% mencapai 7,6 juta. Saat ini 9 juta 
warga Belanda paling tidak pernah sekali belanja lewat internet, demikian 
Thuiswinkel.org

Semakin sering konsumen belanja lewat inernet tapi uang yang mereka keluarkan 
berkurang. Belanja online selama paro pertama tahun ini rata-rata menghabiskan 
C 120,-. Periode yang sama tahun lalu masih C 145,-


* BERITA BURSA

Pasar saham dan bura di Tokio hari ini ditutup dengan penurunan. Nilai index 
Nikkei turun 1% pada 9471,67 poin. Di Seoul nilai index naik 0,8%, Sydney turun 
0,6% dan Hang Seng di Hongkong ditutup dengan 0,3% lebih rendah.

Hari ini di pasar saham dan bursa Amsterdam nilai index AEX dibuka dengan 0,5% 
lebih rendah pada 331,24 poin. Di Paris, Frankfurt dan London nilai index turun 
0,3% 

Di Amsterdam nilai tukar Euro tercatat US$ 1,3340

Di Jakarta 1C = Rp. 11.956,-
dan US$ = Rp. 8.960,-

Cuaca di Hilversum mendung hujan berawan. Suhu berkisar pada 16 derajat Celsius


* Normal;heading 1;heading 2;
GEMA WARTA TOPIK INTERNASIONAL : CHAVEZ TIDAK PERCAYA PEJABAT TERPILIH

CHAVEZ TIDAK PERCAYA PEJABAT TERPILIH 

 
Pemilu parlemen Venezuela Ahad mendatang akan menentukan masa depan revolusi 
Hugo Chavez. Sang presiden saat ini sibuk dengan bentuk demokrasi berbeda, yang 
membuat mubazir para politisi yang dipilih lewat pemilu, yaitu pembentukan: 
komune. Laporan koresponden Edwin Koopman.


Sekilas, Hugo Chavez tidak bisa dikatakan tidak percaya pemilu. Dalam 11 tahun 
pemerintahannya, dia sudah mengadakan 12 kali pemilu. Minggu-minggu belakangan 
ini Chavez sibuk berkeliling untuk bicara dan menggerakkan rakyat untuk memilih 
para calon yang mendukung revolusi. Pilihan utamanya tentu partai Persatuan 
Sosialis Venezuela, partai pimpinan Chavez. Kampanye berlangsung semarak. Hasil 
pemilu bisa menentukan masa depan revolusi.

Kontrarevolusioner
Tapi tetap saja Chavez tidak percaya dengan apa yang disebut 'demokrasi 
representatif'. Rencana masa depannya justru menggambarkan sebaliknya: 
demokrasi langsung, rakyat yang memerintah. Rakyat Venezuela dipersiapkan lewat 
pidato di televisi: "Satu parlemen nasional, terkucil di dalam ruangan dan 
mengambilalih kedaulatan rakyt, itu namanya kontrarevolusi!" demikian Chavez. 
"Biar rakyat yang membuat undang-undang: undang-undang kerakyatan, 
undang-undang sosial, undang-undang revolusi." Komisi daerah dan komune juga 
harus diijinkan memberi pendapat. Dengan kata lain: kekuasaan di tangan rakyat 
dengan Chavez sebagai pemimpin.

Sosialisme Baru
Pembentukan komune sudah berlangsung bertahun-tahun. Sejak tahun 2006, penduduk 
di pelbagai kawasan didorong membentuk dewan kampung beranggotakan sekitar 200 
keluarga. Dewan ini bisa langsung menghadap Chavez untuk minta dana bantuan. 
Dengan uang ini mereka bisa memperbaiki sekolah, membangun lapangan olahraga 
atau memperbaiki jalanan sendiri. Jadi bukan pemda atau pemprov, tapi rakyat 
sendiri yang menentukan untuk apa uang akan digunakan.

Saat ini ada sekitar 20 ribu dewan kampung yang aktif di Venezuela. Mereka ini 
adalah landasan sosialisme baru dari revolusi Bolivar, yang dinamai seperti 
nama pejuang kemerdekaan termasyur Simon Bolivar. 

Dewan Kampung
Ismer Mota adalah salah satu kepala dewan kampung. Sosiolog berusia 50 tahun 
ini tinggal di Petare, sebuah wilayah pemukiman kelas pekerja di timur Caracas. 
Beberapa tahun lalu mereka mendapat uang dari pemerintah negara bagian. Dengan 
itu para penduduk membangun jalan dan memperbaiki tembok-tembok di kawasan. 
Selain itu, dibangun juga sebuah balai pertemuan, yang digunakan anggota dewan 
sebagai tempat pertemuan.

Mota menjelaskan dengan antusias, "Chavez itu mengagumkan. Dia berhasil membuat 
rakyat memerintah. Dewan kampung dan presiden bekerja sama membentuk 
sosialisme."

Instrumen Politik
Tapi kritik tetap ada. Dewan kampung ini sepenuhnya dipolitisasi, siapa yang 
tidak memilih Chavez, tidak boleh bergabung. Jadi, demokrasi langsung ini lebih 
dari sekedar ideologi sosialis, ini juga sebuah instrumen politik. Apa yang 
dipresentasikan sebagai desentralisasi, sebenarnya adalah perluasan kekuasaan 
sang presiden, demikian ahli politik Natalia Brandler dari Universitas Simon 
Bolivar. 

Jika pemerintahan kota dan negara bagian jatuh ke tangan oposisi, Chavez tetap 
bisa mengontrol struktur paralel ini hingga ke lapisan paling bawah. "Bahkan 
Sidang Umum pun akan menyerahkan kekuasaan,jika Chavez kehilangan mayoritas 
parlemen Ahad mendatang. " demikian Brandler. 


Graffiti revolusioner

Revolusi Presiden Hugo Chavez mengubah ibukota Caracas menjadi sebuah museum 
graffiti. Semuanya dikontrol ketat sebagai bagian propaganda Chavez dan gambar 
yang mendukung oposisi tidak akan ditemukan di manapun.


* JADI ISLAM KARENA DILECEHKAN

Skandal pedofil atau pelecehan seksual anak di bawah umur dalam tubuh gereja 
Katolik merusak kepercayaan panganut agama Katolik. Charles Evers, seorang 
korban pelecehan yang dilakukan oleh pater Katolik, telah menjadi penganut 
agama Islam dan mengganti namanya menjadi Yusuf. "Katolik adalah kepercayaan 
yang mengerikan" tuturnya. Laporan: Tijn Sadee en Robert Chesal 

Ada yang tidak beres. Bukankah agama Islam yang terkenal kejam? Dengan 
karikatur di surat kabar De Standard, Marec telah mencetak gambar yang tidak 
menyenangkan bagi masyarakat Katolik. Di televisi dikatakan: uskup sebagai 
penjelmaan dari semua skandal pelecehan seksual yang disembunyikan. Duduk di 
sebuah kursi, sepasang muslim menuding bahwa Kristen adalah agama yang kejam. 

Ke Mook
Dengan rasa pahit yang sama, Yusuf Charles Evers, 59 tahun, mengikuti berita 
tentang skandal pelecehan seksual dalam tubuh gereja Katolik. "Apa yang telah 
terjadi sungguh mengerikan. Tapi saya sudah lama menyimpulkan agama Katolik itu 
gak beres." tuturnya. 

Saat dia berusia dua belas tahun, Evers dikirim orang tuanya ke Gabriel College 
di Mook, Limburg. Sekarang dia tinggal di Dubai dan punya perusahaan sendiri 
yang menjual pakaian tradisional Islam. Pada tahun 1992 dia beralih menjadi 
penganut Islam dan mengganti namanya menjadi Yusuf. Untuk pertama kalinya dia 
berbicara tentang masa mudanya di Mook.

Korban
"Pater yang mengajar bahasa Latin, satu hari bertanya apa saya bisa membantunya 
membawakan beberapa buku. Saya harus membawanya ke gudang. Saat saya masuk, 
pater itu menutup pintu. Aneh. Saya tidak tahu sama sekali mengenai seks. Lalu 
dia bilang:"Ayo, ayo" dan dia memegang tangan saya dan meletakkan tangan saya 
diatas alat kelaminnya. Saya merasa ada sesuatu yang basah kental di tangan 
saya dan saya merasa jijik. Saat saya keluar dari gudang, beberapa anak berdiri 
di luar dan menertawakan saya. Mereka berkata:"Sekarang kamu korbannya."

Kesaksian Yusuf Evers dipandang unik dalam debat mengenai pemimpin agama yang 
pedofil, yang hingga saat ini tidak dicampuri kalangan muslim. Sementara orang 
seakan menanti suara dari kaum muslim, demikian bunyi pesan yang disamarkan 
karya kartunis Marec.  Propaganda partai anti Islam mendukung masyarakat yang 
didasarkan pada nilai kekristenan, dan tidak memberikan tempat pada Islam. 
Tapi: apakah kepercayaan itu tidak dirusak setelah skandal seksual baru-baru 
ini?

Pertanyaan Rasa Bersalah
"Jangan membuat ilusi" kata profesor Sami Zemni, pakar politik Islam 
Universitas Gent. "Jika kelompok rohaniwan menyebabkan skandal, maka institut 
gereja akan jatuh, tapi kekristenan tetap aman. Sebaliknya: jika seorang muslim 
melakukan hal yang salah, dan para fobia islam berseru Islam itu salah secara 
keseluruhan dan Al-Quran harus dibakar."

Zemni tidak sependapat bahwa skandal pedofilia akan mengubah gambaran bahwa 
agama islam itu kejam dan agama kristen itu beradab. "Saya pikir debat ini akan 
berakhir dengan pertanyaan. Gereja akan menangani masalah dan menutupi tuduhan, 
seperti yang selama ini selalu dilakukan." 

Setan
"Memang apa yang terjadi di gereja katolik sangat memprihatinkan, tapi kita 
tidak mau dikait-kaitkan" demikian argumen seorang imam terkenal asal Belgia 
yang menolak memberi pendapat untuk penulisan artikel ini. Juga beberapa pemuda 
 pemudi pemeluk agama Islam, yang dulunya dididik sebagai Katolik tapi menjadi 
Islam, menolak memberi komentar. Tapi ada perkecualian:

"Apa sebutan orang seperti itu di agama kalian? tanya seorang pemuda Marokko di 
jalan Brussel ketika diperlihatkan kartun di atas." "Oh ya, uskup." Seorang 
teman disebelahnya berkata:"Paus kalian dikirim oleh setan. Dia bermuka iblis"

Kekejaman Dimana-mana
"Logis jika kalangan muslim menahan diri, karena orang muslim di sini tidak 
percaya pada media." Demikian Abdelkhalak Chrayah, dari persatuan emansipasi 
muslim Brussels.
Chrayah kaget dengan seluruh kasus pedofil ini. "Saya sendiri seorang ayah. 
Memikirkan soal anak-anak yang dilecehkan itu saja sudah membuat kaki saya 
lemas. Saya tidak tahan. Tapi harus saya tekankan di sini: setiap agama pasti 
ada kekejamannya. Masing-masing ada kelemahannya." 

Membakar Sekolah
Puluhan tahun setelah emigrasinya ke Dubai, Yusuf Evers mengunjungi keluarganya 
di Belanda, dan melewati gedung sekolah lamanya di Mook. "Saya sudah sering 
bermimpi membakar gedung ini. Tapi saat ini gedungnya sudah dirubuhkan. Hanya 
gedung depannya masih berdiri. Saya ingin sekali merusaknya dengan tangan saya 
sendiri."

Dia tidak pernah bercerita pada orang tuanya mengenai pelecehan seksual yang 
dia alami. "Mereka pasti juga tidak ingin mendengarnya." 

Jadi dia sendirian menghadapi traumanya. "Saya masih dengan jelas bisa 
mengingat bahwa saya harus melaporkan kejadian itu pada pemimpin pater. Saya 
masuk ke ruangan tanpa mengetuk pintu dan terkejut dengan apa yang saya lihat: 
pemimpin pater itu sedang duduk di atas meja dengan kedua kaki terbuka lebar, 
dan seorang pater sedang memberikan oral seks kepadanya."

Pengalaman Yusuf membuat dia menjadi seorang mualaf. "Ya, tentu saja. Jika saya 
mengingat kembali Gabriel College seluruh tubuh saya merinding. Itu adalah 
sebuah kepercayaan yang mengerikan."


* KONDOM PEREMPUAN DOBRAK TABU

Kondom perempuan bisa jadi solusi melindungi diri dari penularan penyakit 
kelamin. Indonesia tengah menggalakkan sosialisasi kondom perempuan, baik 
sebagai alat kontrasepsi atau pencegah penularan penyakit seksual. Reporter 
KBR68H Novia Chandra mengikuti proses sosialisasi kondom perempuan ini di 
kalangan pekerja seks komersil di Jakarta Timur. 

"Nih, ngga mungkin masuk sini melompong gini kan ngga mungkin. Masa menganga 
aja. Kan ngga mungkin. Perempuan kan begini. Ya pasti gepeng begini juga."

Siang itu suasana riuh di sebuah ruang kecil berukuran 4x3 meter dan berdinding 
papan di Prumpung, Jakarta Timur. Endang Suryati dari LSM Bandungwangi tengah 
menjelaskan soal apa itu kondom perempuan. LSM Bandungwangi adalah LSM yang 
bergerak di bidang pencegahan HIV/Aids khususnya di kalangan Pekerja Seks 
Komersil, PSK. Sudah 4 tahun ini LSM Bandungwangi rajin sosialisasi kondom 
perempuan. 

Sambil duduk di lantai, Endang memperlihatkan cara pakai kondom perempuan. Di 
depannya ada Ani, Yuyun, Bolo-bolo, Mariana yang tekun memperhatikan kondom 
sepanjang 17 sentimeter. Bentuk kondom perempuan memang berbeda dengan kondom 
untuk laki-laki. Ukurannya lebih besar, dilengkapi dua buah ring elastis 
berdiameter 5 sentimeter. Daerah Prumpung, Jakarta Timur, memang dikenal 
sebagai daerah prostitusi. Di kawasan padat penduduk ini, sedari sore para PSK 
mulai berjajar di pinggir-pinggir jalan. 

Ini menjadikan Prumpung sebagai salah satu lokasi yang rawan penularan penyakit 
kelamin dan HIV/Aids di Jakarta. Data dari Komisi Penanggulangan Aids KPA 
Nasional, sekitar 20 ribu kasus baru infeksi HIV/Aids ditemukan tiap tahun di 
Indonesia. Sebagian besar ada di Jakarta dan Jawa Barat. Khususnya di Jakarta, 
ada di Jakarta Timur dan Barat. Dan Prumpung ada di Jakarta Timur. 

Kondom perempuan mungkin belum terlalu umum, tapi makin jadi keharusan. Sebab 
Komisi Penanggulangan Aids KPA Nasional menemukan ada pergeseran pola 
penyebaran HIV/Aids.  Asisten Deputi Pembinaan Kewilayahan Bagus Rahmat Prabowo 
mengatakan, perempuan makin rawan jadi korban penularan penyakit seksual atau 
HIV. 

"Trend mulai tahun 2005 ke atas sampai sekarang ini ada namanya Feminisasi 
Epidemi. Jadi epidemi ini sudah shifting sekarang, shifting ke arah perempuan. 
Jadi sekarang ini seperti di Jakarta itu sudah fifty-fifty, lima puluh-lima 
puluh. Terus di Jawa Barat itu sudah banyak sekali ibu rumah tangga yang 
terkena HIV positif dan dalam kondisi hamil. Ada sekitar 70-an lah." 

Tidak hanya ibu rumah tangga yang rawan terkena penyakit menular seksual, tapi 
juga Pekerja Seks Komersil, kata Margaretha Sitanggang dari UNFPA. UNFPA adalah 
Badan PBB untuk Kependudukan, yang mendatangkan 1 juta kondom perempuan dari 
Denmark ke Indonesia.

"Populasi yang paling beresiko itu ada 6 juta. Di mana di sini ada klien 3 juta 
dan pengguna jarum suntik 200 ribu. Tapi yang sering terlupakan adalah istri si 
klien. Karena kita lihatnya pekerja seks dan kliennya. Wanita seks kan ada 1,5 
juta. Tapi terus istri kliennya dirumah gimana. Ada lagi trend lelaki suka 
lelaki dan sering menutupinya dengan berumah tangga. jadi istrinya juga 
beresiko tinggi. Jadi inilah populasinya."

Tapi rupanya tak banyak juga perempuan yang nyaman memakai kondom perempuan, 
kata Margaretha Sitanggang. Salah satu upaya yang dilakukan adalah dengan 
memperbaiki program sosialisasi. Komisi Penanggulangan Aids dan UNFPA, Badan 
PBB untuk Kependudukan, tengah berembuk, pola pengemasan kondom perempuan 
seperti apa yang akan lebih diterima masyarakat. 

Sosialisasi pun tak hanya ditujukan bagi Pekerja Seks Komersil, tapi juga ibu 
rumah tangga. Pemerintah mengaku siap mendukung program kondom perempuan. Juru 
Bicara Kementerian Kesehatan Tritarayati mengaku, program kondom perempuan 
sudah masuk dalam program pencegahan HIV/AIDS.

Ikuti laporan reporter KBR68H,  Novia Chandra untuk Radio Nederland 
Wereldomroep:


* KISRUH DUBES RI & WILDERS

Berbagai koran Belanda menyorot kisruh soal ucapan Dubes RI untuk Kerajaan 
Belanda Junus Effendi Habibie. Ketika diwancara Het Financieel Dagblad, adik 
kandung mantan presiden BJ Habibie mengkritik pedas Geert Wilders pemimpin 
Partai untuk Kebebasan Partij voor de Vrijheid atau PVV dan para elektoratnya.

Dalam wawancara dengan Financieel Dagblad itu, Habibie mengatakan Geert Wilders 
"blaft" alias "mengonggong". "Andaikan Wilders menjadi bagian kabinet baru 
Belanda, maka sangat diragukan apakah kunjungan presiden RI Susilo Bambang 
Yudoyono bakal jadi. Saya tidak mau, presiden saya diperlakukan sebagai badut," 
katanya.

Selain itu Habibie juga mengatakan, bahwa para pemilih PVV menderita sakit 
jiwa. Wawancara dengan Habibie itu dalam rangka kunjungan presiden SBY Oktober 
nanti ke Belanda.

Serta merta PVV mengeluarkan reaksi atas ucapan dubes Habibie itu. Wilders 
menuntut menlu demisioner Maxime Verhagen memanggil Habibie. Sebagai reaksi, 
Verhagen mengatakan, semestinya dubes RI tidak berbicara seperti itu tentang 
elektorat PVV. Dubes Belanda juga tidak patut mengkritik elektorat di negara 
orang, tandasnya.  

Akhirnya Habibie mencabut sebagian dari ucapannnya tentang elektorat PVV. Ia 
menyadari, bahwa semestinya ia tidak mengucapkan kata-kata itu. Ini terjadi 
setelah menlu Verhagen meminta klarifikasi dari Habibie melalui para 
pejabatnya. Namun ucapan-ucapan negatif tentang PVVdan Wilders tidak 
dicabutnya. Demikian tulis koran-koran De Spits, Trouw dan NRC Handelsblad.

Media cetak Belanda lain yaitu HP De Tijd, menulis bahwa Habibie seharusnya 
malu dengan ucapannya itu. Habibie sebaiknya membereskan dulu urusan 
pelanggaran HAM di negerinya. Sekitar sepuluh hari lalu, Yusuf Sapakoly, 
meninggal dunia akibat siksaan polisi Indonesia, lanjut HP De Tijd.


Siksaan juga menimpa diri Johan Teterissa, yang gara-gara mengibarkan bendera 
RMS dipenjarakan dan disiksa. HP DeTijd merasa aneh, presiden Yudoyono kok 
bakal disambut oleh Ratu Beatrix, padahal pelanggaran HAM terjadi di negerinya. 
Het Financieel Dagblad sendiri tampil dengan tajuk sehubungan dengan kemelut 
ini. Koran ini menyinggung posisi PVV di Belanda. Partai ini memang kemungkinan 
besar akan ikut memerintah, meski tidak memasok menteri. 
Belanda harus membiasakan diri, tulis Het Financieel Dagblad. Maksudnya, di 
masa mendatang akan banyak negara Islam mengeluarkan pernyataan seperti apa 
yang dilakukan Habibie, selama Wilders dibiarkan berbicara seenaknya tentang 
Islam. Wilders sering mengatakan, Islam adalah agama terbelakang. 
Het Financieel Dagblad menulis, para diplomat Belanda harus siap-siap 
menjelaskan posisi PVV di Belanda kepada dunia Islam. Selama ini, saat PVV 
belum ikut memerintah, para diplomat Belanda bisa saja mengatakan bahwa 
pendapat Wilders itu tidak mewakilli pendapat pemerintah dan mayoritas warga 
Belanda. Tapi kalau PVV sudah ikut memerintah, maka para diplomat Belanda nanti 
juga akan memberi penjelasan kepada Malaysia, Pakistan dan Arab Saudi juga. 
Demikian Het Finacieel Dagblad dan sekian pula tinjuan pers kali ini.


---------------------------------------------------------------------
Radio Nederland Wereldomroep, Postbus 222, 1200 JG Hilversum
http://www.rnw.nl/id/bahasa-indonesia

Anda bisa berhenti berlangganan dengan mengirim email ke:
[email protected]

Keterangan lebih lanjut mengenai siaran radio kami dapat Anda
peroleh melalui
[email protected]

Copyright Radio Nederland Wereldomroep. 
---------------------------------------------------------------------

Kirim email ke