--------------------------------------------------------------------- WARTA BERITA RADIO NEDERLAND WERELDOMROEP Edisi: Bahasa Indonesia
Ikhtisar berita disusun berdasarkan berita-berita yang disiarkan oleh Radio Nederland Wereldomroep selama 24 jam terakhir. --------------------------------------------------------------------- Edisi ini diterbitkan pada: Minggu 26 September 2010 13:10 UTC ** SEKJEN PBB: DESAK LAGI MYANMAR ** ASIA CENGKRAM MEDIA SOSIAL DUNIA ** IRAN BANTAH INSTALASI NUKLIR TERSERANG VIRUS ** GEMA WARTA AKHIR PEKAN: BELANDA BERJIBAKU DENGAN PERILAKU MENJENGKELKAN * SEKJEN PBB: DESAK LAGI MYANMAR PBB (AFP) - Sekjen PBB Ban Ki-moon memperingatkan negara-negara Asia bahwa kredibilitas mereka bisa tercoreng jika tidak mengambil tindakan lebih keras terhadap junta militer Myanmar menjelang pemilihan nasional bulan November mendatang. Ban mendesak para negara-negara Asia untuk melakukan lebih banyak lagi dalam persiapan menjelang pertemuan di Myanmar hari Senin (27/09), bersamaan dengan pertemuan Majelis Umum PBB. Pertemuan akan membahas hak asasi manusia dan kondisi kemanusiaan, serta persiapan menghadapi pemilihan 7 November, yang menurut Inggris, Amerika Serikat dan Kanada akan diadakan di dalam kondisi "tertindas." Sekjen PBB juga menyatakan luapan "frustrasinya" terhadap junta militer , yang telah melarang pemenang hadiah Nobel Aung San Suu Kyi dan kandidat politik lainnya untuk ikut bertarung dalam pemilihan. * ASIA CENGKRAM MEDIA SOSIAL DUNIA SINGAPURA (AFP) - Asia makin kuat mengukuhkan kakinya ke dalam jaringan media sosial -seperti Facebook, Twitter dan blog internet- yang lazimnya didominsasi pihak Barat. Ini tentunya menarik perhatian lebih cermat dari para pemain besar Dengan lebih dari 220 juta blogger di Cina saja dan hampir tiga dari lima orang di Singapura yang memiliki akun Facebook, Asia menyajikan kesempatan komersial yang sangat besar bagi iklan online. Tokoh media sosial, Thomas Crampton, Direktur Asia-Pasifik dari tim media sosial global Ogilvy Public Relations, mengatakan, pengguna regional mengakses media sosial pada tingkat yang lebih cepat dibandingkan di seluruh dunia. Bulan ini Facebook meluncurkan sebuah kantor penjualan Asia di Singapura agar dapat menjangkau penjualan slot iklannya ke perusahaan dengan konsumen di kawasan tersebut lebih baik lagi. * IRAN BANTAH INSTALASI NUKLIR TERSERANG VIRUS TEHRAN (AFP) - Virus berbahaya worm Stuxnet berhasil menyerang sampai 30.000 komputer industri di Iran, demikian dilaporkan para pejabat republik Islam Ahad (26/07). Namun mereka membantah bahwa pabrik nuklir pertama di Bushehr juga terserang worm tersebut. Sejauh ini, Stuxnet telah menginfeksi sekitar 30.000 alamat IP di Iran, Mahmoud Liayi, kepala dewan teknologi informasi di kementerian industri, mengatakan, seperti dikutip oleh surat kabar pemerintah, Iran Daily. Stuxnet, yang teridentifikasi oleh umum pada bulan Juni, dirancang sebagai kontrol pengawasan dan akuisisi data Siemens, atau SCADA, sistem yang biasa digunakan untuk mengelola persediaan air, kilang minyak, pembangkit listrik dan fasilitas industri lainnya. Worm dapat mengenali jaringan kontrol fasilitas tertentu dan kemudian menghancurkannya. Seperti dikatakan peneliti keamanan komputer Jerman, Ralph Langner, yang telah menganalisis perangkat lunak berbahaya ini. * Venezuela Pilih Parlemen Baru CARACAS (ANP) - Sekitar tujuh belas juta orang di Venezuela hari Minggu (26/09) dihimbau untuk memilih parlemen baru. Puluhan partai oposisi bergabung untuk mencegah Presiden Hugo Chavez meraih kemenangan besar dalam pemungutan suara. Koalisi pihak oposisi berharap dapat mencegah blok Chavez (56 tahun) meraih dua pertiga dari 165 kursi di Majelis Nasional, parlemen Venezuela. Dengan 110 atau lebih kursi di parlemen, Chavez dapat merubah konstitusi dan memperkuat cengkeramannya atas masyarakat. * Salju Turun di Itali ROMA (ANP) - Di Itali, salju turun untuk pertama kalinya di musim gugur ini. Di Mont Blanc, gunung tertinggi di negara Eropa selatan, suhu turun sampai minus 10 derajat. Salju turun terutama di daerah Valle d'Aosta dan Trentino-Alto Adige. Jalan- jalan di gunung ditutup. Curah hujan melimpah terjadi di daerah yang lebih rendah. Provinsi Venesia dan Vicenza terkena banjir. Di selatan Itali, laut bergolak disebabkan angin kencang. Kapal feri dari Sisilia ke pulau-pulau sekitar dilarang berlayar untuk sementara. * Alonso Favorit di Singapura SINGAPURA (ANP) - Hari Minggu (26/09), Fernando Alonso mulai sebagai favorit pada kejuaraan mobil balap di Grand Prix Formula 1 di Singapura. Pembalap Spanyol untuk Ferrari ini memastikan dirinya Sabtu malam (25/09) pada pole position di balapan malam. Alonso mencatat waktu putaran terbaik di 1.45,390. Waktu ini mengalahkan pembalap Jerman, Sebastian Vettel, yang dalam latihan bebas mencetak waktu tercepat. Prestasi Alfonso sedang prima. Dua minggu lalu ia berhasil menjuarai Grand Prix Italia. Prestasi tersebut mendukungnya mencetak skor lebih tinggi di empat kejuaraan terakhir dari pembalap lainnya. * Ledakan Brussels: Tambah Dua Korban BRUSSELS (ANP) - Jumlah korban tewas atas ledakan besar di kotapraja Schaerbeek, Brussel, hari Sabtu malam (25/09) bertambah dua. Demikian laporan polisi Minggu (26/09). Polisi masih mencari satu orang hilang di bawah reruntuhan. Jumlah korban tewas berarti bisa lebih banyak lagi namun polisi tidak yakin apakah orang hilang tersebut memang berada di lokasi saat ledakan terjadi. Tujuh belas orang terluka karena ledakan, salah satunya berada dalam kondisi kritis tapi stabil. Penyebab ledakan belum diketahui, tetapi dicurigai karena adanya kebocoran gas. Menurut Sibelga, perusahaan pengatur jaringan listrik dan gas Brussel, masih terlalu dini untuk berbicara akan kebocoran gas. * Abbas: Ancam Perundingan Damai RAMALLAH (ANP) - Jika Israel hari Minggu malam tidak meneruskan pembangunan pemukiman Yahudi ilegal di wilayah Palestina, pihak Otoritas Palestina tidak akan menghentikan perdamaian di Timur Tengah. Ini dikatakan Presiden Palestina Mahmoud Abbas Minggu (26/09) di surat kabar Arab Al-Hayat. Abbas terlebih dahulu ingin berdiskusi dengan lembaga-lembaga Palestina dan Liga Arab. Para diplomat sementara itu masih berusaha untuk memperpanjang pembekuan pembangunan. Abbas mengatakan Sabtu (25/09) Israel harus memilih antara perdamaian atau permukiman. Permukiman tidak hanya merupakan halangan bagi perdamaian. Menurut Mahkamah Internasional di Den Haag, keberadaan permukiman tersebut melanggar hukum internasional dan karenanya ilegal. * Kecelakaan Bus Berlin: Enam Tewas RANGSDORF (ANP) - Setidaknya enam tewas dalam sebuah kecelakaan bus di dekat Berlin hari Minggu (26/07). Tiga puluh orang terluka, enam belas di antaranya luka parah. Ini dilaporkan polisi Jerman. Bus wisata yang diduga berasal dari Polandia bertabrakan dengan sebuah mobil di Rangsdorf, sebelah tenggara ibukota. Menurut kantor berita lokal, Rundfunk Berlin-Brandenburg, kecelakaan terjadi ketika mobil akan masuk ke Berliner Ring, jalan raya lingkar luar sepanjang 200 km yang mengelilingi kota metropolis itu. Mobil membentur bus ketika akan masuk jalur lalu menabrak pilar jembatan. Mobil kemudian terseret sampai ke selokan di samping jalan raya. Bus berisikan 47 penumpang yang sebagian besar adalah anak muda. * Kekerasan Tewaskan Ratusan Polisi Afghanistan Hampir 2.000 petugas polisi Afghanistan tewas atau terluka dalam enam bulan terakhir oleh gerilyawan. Banyak yang dipaksa maju ke garis depan untuk berperang melawan Taliban, kata seorang pejabat Minggu (26/09). Serangan bom khas Taliban, bom bunuh diri, bentrokan langsung dan operasi militer telah membunuh 595 petugas polisi dan melukai 1.345 lainnya, kata Zemarai Bashary, juru bicara kementerian dalam negeri. Polisi Afghanistan sudah sejak lama diminta untuk ikut melawan penyebaran pemberontakan bersama tentara, meskipun mereka tidak memiliki pelatihan dan peralatan militer. Pada saat yang sama, kesatuan polisi juga sering dianggap warga Afghanistan sebagai tidak disiplin, predator dan korup. Ini terjadi meskipun program perekrutan besar-besaran dan pelatihan telah berhasil meningkatkan jumlah dan kompetensi polisi. * BELANDA BERJIBAKU DENGAN PERILAKU MENJENGKELKAN Laporan Marcel Decraene Kekasaran dan vandalisme telah menjadi jamak di Belanda. Buku sosiolog budaya dan filsuf, Bas Stokes membahas hal ini. Bersama Radio Nederland, van Stokkom turun langsung ke jalanan di Amsterdam untuk mengamati langsung. Tak perlu waktu lama sampai kami menemukan contoh nyata di lapangan. Baru saja kami mengeluarkan mikrofon dan radio perekam dari tas, kami sudah mendapati seorang laki-laki buang air kecil di pagar di Stadionplein. Sebuah mobil terparkir di sampingnya. Ketika melihat alat-alat perekam, pria itu terkejut lalu buru-buru mengancing ritsleting celananya. Filsuf van Stokkom tertawa, apalagi ketika beberapa detik kemudian datang seorang petugas polisi bermotor dari pojokan. Nyaris tertangkap basah. Apakah buang air kecil sembarangan merupakan contoh perbuatan asosial atau acuh tak acuh? Van Stokkom: "Ini setidaknya adalah suatu bentuk kesembronoan, kurang lebih: apa yang jadi kepentingan saya pokoknya harus terwujud. Pastinya ini merupakan bentuk egosentris." Kebebasan dan kebahagiaan Filsuf dari Universitas Radboud di Nijmegen ini menulis buku berjudul "Bajingan! hal-hal menjengkelkan, mudah tersinggung dan kekasaran sosial." Di dalamnya ia mengutarakan argumen bahwa mentalitas 'kebebasan-kebahagiaan' dari tahun enam puluhan sudah kelewat batas. Waktu itu mental semacam ini memang dibutuhkan untuk mengejar ketinggalan dari kungkungan norma tahun lima puluhan. Tapi sekarang pandangan laissez-faire sudah merosot sampai pada taraf permisif. "Orang tidak perduli lagi dengan sekitarnya dan tidak mau bertanggung jawab atas perilaku mereka," kata van Stokkom, "Jika Anda mengkonfrontasikan hal ini kepada mereka, jawabannya pasti: Urus saja urusan kamu sendiri" Kami meneruskan perjalanan dan menemui seseorang -lahir dan besar di Amsterdam- di sebuah halte trem. Dia sendiri tidak merasakan adanya perilaku menjengkelkan atau para bajingan, tapi di beberapa lingkungan tertentu ia sering melihat sekelompok anak-anak muda tukang nongkrong yang mulai terasa mengancam. Pria itu punya solusinya: "Perlu dilakukan tindakan represif terhadap mereka. Turunkan lebih banyak polisi." Polisi Menurut Van Stokkom, kehadiran polisi di beberapa tempat pastinya berperan dalam mencegah pengrusakan dan perilaku seenaknya. Tapi banyak bentuk gangguan yang sebenarnya harus diselesaikan oleh masyarakat sendiri: "Konflik dan perilaku acuh tak acuh merupakan bagian dari kehidupan sehari-hari, terutama di kota besar. Masyarakat perlu berkomunikasi dengan lebih baik. Hal ini perlu dijangkitkan kembali." Sisa Makanan Sedikit lebih jauh, di sisi timur taman Vondelpark kami menemukan contoh lain dari pengrusakan. Sebuah sepeda bak diikat dengan rantai ke sebuah tiang. Rodanya sudah copot dan baknya, yang biasanya digunakan untuk mengangkut anak-anak kecil, sekarang dipenuhi sampah; kertas loak, kotak sepeda dan sisa-sisa makanan. Pemandangan ini memang terlihat kotor, tapi apakah ini juga merupakan contoh dari bentuk ketidakpedulian sosial? "Memang bukan tindakan asosial dari segi: Saya akan menghabiskan kamu," kata van Stokkom. Berserakannya sampah di daerah ini cukup menarik perhatian. Rumah-rumah yang berada di tepi taman harganya mahal dan para penghuninya pasti bukan datang dari kelas sosial bawah. Tapi ini justru sesuai dengan teori van Stokkom bahwa bentuk ketidakpedulian sudah merambah sampai semua lapisan masyarakat: "Rupanya penghuni lingkungan ini juga berpendapat bahwa jalan adalah tanah tak bertuan." Sasaran Empuk Di taman Vondelpark kami bertemu dengan seorang pria tunawisma. Dia bilang dia sering berhadapan dengan perilaku asosial yang sebenarnya. Dia sering dicemooh sekitar untuk mencari kerja dan jangan malas-malasan saja! Van Stokkom: "Para tunawisma sering sekali dicemooh. Mereka merupakan sasaran empuk, tetapi di antara mereka juga kadang terselip satu, dua bajingan." Bas van Stokkom tidak sepenuhnya setuju dengan budaya pesimis yang berpikir bahwa Belanda sudah terjerumus ke budaya pengrusakan dan degradasi: "Sebenarnya semua berjalan baik-baik saja. Di sekolah dan kantor kita mengamati sedikit sekali perilaku semacam ini. Mereka baru kelihatan di ruang publik. Dalam politik, opini publik, internet. Di manapun orang dengan mudah dapat bersembunyi di balik anonimitas, kita baru berhadapan dengan perilaku-perilaku menjengkelkan. Banyak politisi dan program hiburan di televisi juga sering memberikan contoh keliru." Filsuf van Stokkom memang tidak memiliki solusi siap pakai: "Sangat sulit .... Yang penting jagalah perasaaan orang lain. Itu adalah titik awal peradaban. Di beberapa aspek tampaknya kita memang sudah kehilangan hal tersebut." --------------------------------------------------------------------- Radio Nederland Wereldomroep, Postbus 222, 1200 JG Hilversum http://www.rnw.nl/id/bahasa-indonesia Anda bisa berhenti berlangganan dengan mengirim email ke: [email protected] Keterangan lebih lanjut mengenai siaran radio kami dapat Anda peroleh melalui [email protected] Copyright Radio Nederland Wereldomroep. ---------------------------------------------------------------------
