---------------------------------------------------------------------

WARTA BERITA RADIO NEDERLAND WERELDOMROEP
Edisi: Bahasa Indonesia

Ikhtisar berita disusun berdasarkan berita-berita yang disiarkan oleh
Radio Nederland Wereldomroep selama 24 jam terakhir.

---------------------------------------------------------------------

Edisi ini diterbitkan pada:

Jumat 12 November 2010 14:50 UTC



** DALAI LAMA MENENTANG SENJATA NUKLIR

** PESAWAT PENGINTAI JATUH DI KORSEL

** WABAH KOLERA DI HAITI MERAJALELA

** GEMA WARTA TOPIK TINJAUAN PERS: AUNG SAN SUU KYI DAN BOAT PEOPLE DI AUSTRALIA

** GEMA WARTA TOPIK INTERNASIONAL: AFRIKA TUNGGU INVESTASI: SIAPA BERANI?

** GEMA WARTA TOPIK INTERNASIONAL: IBU MASIH TERTINGGAL DI AFGHANISTAN

** GEMA WARTA TOPIK INTERNASIONAL: MEMBURU PRIA BULE

** GEMA WARTA TOPIK INDONESIA: TIDAK BESAR TAPI INDONESIA BISA BERPERAN DI KTT 
G20



* DALAI LAMA MENENTANG SENJATA NUKLIR

HIROSHIMA (ANP) - Dalai lama dan lima pemenang lain Hadiah Nobel Perdamaian 
Jumat (11/11) bertemu untuk bersama-sama menentang senjata nuklir. Pertemuan 
berlangsung di kota Jepang, Hiroshima, kota pertama yang hancur akibat bom 
atom. 

6 Agustus 1945 pesawat pengebom Amerika, Enola Gay, menjatuhkan bom atom, 
menewaskan 140 ribu orang akibat ledakan dan radiasi. 

Mohamed ElBaradei, mantan kepala badan energi atom internasional PBB, IAEA, 
salah satu pemenang hadiah Nobel yang menghadiri pertemuan. Presiden Amerika 
Barack Obama tidak bisa datang karena ikut KTT G20 di Korea Selatan. Juga 
mantan presiden Rusia, Michael Gorbatsjov tidak bisa hadir karena alasan 
kesehatan.

Pertemuan di Hiroshima juga menyoroti pemenang Nobel tahun ini, pembangkang 
Cina, Liu Xiaobo, yang meringkuk di penjara.


* PESAWAT PENGINTAI JATUH DI KORSEL

SEOUL (ANP) - Sebuah pesawat pengintai Jumat (12/11) jatuh di Korea Selatan. 
Pesawat milik angkatan laut Korea Selatan menghilang dari radar di sekitar 
Jeonju, sekitar 240 kilometer selatan ibukota Seoul.

Korea Selatan menyiapsiagakan aparat keamanannya berkaitan dengan KTT G20 yang 
berlangsung hingga Jumat ini di Seoul.

Dua awak pesawat tewas. Jenazah mereka ditemukan di rongsokan pesawat. Pesawat 
jenis McDonnell Douglas RF-4C biasanya dikerahkan di perbatasan dengan negara 
tetangga dan musuh bebuyutan Korea Utara. Pesawat pengintai terbang sangat 
rendah ketika jatuh. Masih belum jelas apa penyebab kecelakaan.


* WABAH KOLERA DI HAITI MERAJALELA

PORT-AU-PRINCE (ANP) - Wabah kolera di Haiti terus menelan korban. Jumlah resmi 
korban jiwa mencapai sedikitnya 800 orang.

Lebih dari 11.000 orang lain yang terjangkit virus kolera dirawat di rumah 
sakit. Otoritas Haiti belakangan menyatakan kasus kolera mulai stabil. Tapi 
jumlah korban meninggal cepat sekali meningkat.

Juga di Port-au-Prince penyakit tersebut mulai menelan korban. Jumlah korban 
tewas di ibukota mencapai sedikitnya empat orang. Di dan di sekitar 
Port-au-Prince lebih dari satu juta orang tinggal di kamp tenda. Mereka 
kehilangan rumah akibat gempa bumi dahsyat yang Januari silam melanda Haiti. 
Mereka sangat rentan akan penyakit.

Kolera menyebar melalui air minum dan makanan yang tercemar dan bisa 
menyebabkan diare serta dehidrasi. Jika pasien tidak cepat diberi air minum dan 
garam, ia bisa meninggal dunia.


* AUNG SAN SUU KYI KEMUNGKINAN BEBAS

YANGON (ANP) - Kabarnya pemimpin oposisi Myanmar, Aung San Suu Kyi, dalam waktu 
dekat akan dibebaskan. Juga dikabarkan bahwa rezim militer menandatangani surat 
perintah pembebasan untuk Aung San Suu Kyi. Ratusan orang berkumpul di depan 
kantor partainya. 

Pemimpin oposisi kemungkinan dibebaskan Jumat (11/11). Konon rezim mengharapkan 
tanggapan positif masyarakat internasional dengan pembebasan Aung San Suu Kyi 
ini. Akhir pekan lalu, partai yang berhubungan erat dengan junta menang pemilu 
parlemen. Pemilu diboikot partai-partai oposisi terpenting.


* CUACA BURUK GANGGU PENERBANGAN SCHIPHOL

AMSTERDAM (ANP) - Bandara internasional Belanda, Schiphol, memperingatkan 
penumpang memperhitungkan penundaan dan kemungkinan juga pembatalan penerbangan.

Ini akibat angin kencang dari arah barat daya. Menurut juru bicara Schiphol 
situasi ini bisa berlangsung paling tidak hingga Jumat siang (12/11). Juga 
bandara lain di Eropa mengalami gangguan akibat angin kencang sehingga 
penumpang di sana pun harus memperhitungkan penundaan penerbangan.

Akibat angin kencang dari arah barat daya, Schiphol hanya bisa memakai dua 
landasan utama: yakni Kaagbaan dan Buitenveldertbaan. Dalam situasi normal, 
bandara bisa menggunakan lima landasan utama.


* TEWAS SETELAH MAKAN DAGING PENYU

PALIKIR (ANP) - Sedikitnya enam warga kepulauan Mikronesia meninggal setelah 
makan penyu laut, satwa yang terancam punah. Di antara korban terdapat empat 
anak-anak.

Sembilan puluh orang lainnya jatuh sakit setelah makan daging penyu sisik.

Insiden terjadi Oktober lalu pada sebuah pesta di pulau Murilo. Menurut pakar 
Organisasi Kesehatan Dunia WHO, zat-zat beracun dalam daging penyu penyebab 
kematian enam orang.

Penyu sisik adalah jenis satwa yang dilindungi dan hidup di kawasan terumbu 
karang sekitar khatulistiwa.


* ARIEL SHARON DIRAWAT DI RUMAH

TEL AVIV (ANP) - Setelah lima tahun berada dalam kondisi koma di rumah sakit 
Tel Aviv, mantan perdana menteri Israel Ariel Sharon Jumat (12/11) dibawa 
pulang ke kediamannya di padang pasir Negev.

Sebuah ambulans mengantar mantan politikus berusia 82 tahun ke rumahnya. Namun 
Ahad (14/11) Sharon akan harus kembali ke rumah sakit untuk pemeriksaan. 
Setelah beberapa kali masa percobaan, masing-masing 48 jam, akan dilihat apakah 
mantan perdana menteri untuk selanjutnya bisa dirawat di rumah.

Sharon berada dalam kondisi koma sejak 4 Januari 2006 akibat pendarahan otak.


* HADIAH UNTUK ORGANISASI BELANDA

RIJSWIJK (RNW) - Kelompok negara ekonomi terpenting dunia G20, Jumat (12/11) di 
Seoul menganugerahkan hadiah kepada organisasi bantuan Medical Credit Fund.

SME Finance Challenge Award dimaksud untuk organisasi yang membantu usaha kecil 
dan menengah di negara-negara berkembang. Onno Schellekens dari Medical Credit 
Fund menerima hadiah tersebut dari Presiden Amerika Barack Obama. 

Medical Credit Fund adalah organisasi yang didanai swasta. Organisasi ini 
membiayai usaha kecil menengah di Afrika secara langsung, tanpa perantaraan 
lembaga pemerintah. Medical Credit Fund tidak memberikan namun meminjamkan dana 
dengan suku bunga pinjaman sangat rendah. Medical Credit Fund bagian dari 
organisasi pembangunan PharmAccess.


* ORGANISASI BANTUAN PERANGI KOLERA

DEN HAAG (ANP) - Kendati semua tindakan yang telah diambil, wabah kolera 
menyebar ke ibukota Haiti, Port-au-Prince.

Badai Tomas yang Jumat pekan lalu menerjang Haiti diiringi hujan deras, 
mengakibatkan sebagian besar kota Leogane tergenang air. Air kotor kemudian 
mengalir ke daerah lebih rendah Port-au-Prince. Kebanyakan penderita kolera di 
sekitar ibukota, tinggal di Cite Soleil, di pinggiran Port-au-Prince.

Di sana kondisi kebersihan sangat buruk. Bagi banyak organisasi bantuan, 
pemberantasan kolera kini menjadi prioritas utama.


* PEREKONOMIAN BELANDA MEROSOT

AMSTERDAM (ANP) - Perekonomian Belanda merosot di kuartal ketiga tahun ini, 
mengakhiri pertumbuhan ekonomi selama empat kuartal berturut-turut. Demikian 
Biro Pusat Statistik CBS melaporkan.

Satu tahun lalu, ekonomi Belanda masih mengalami pertumbuhan hingga 1,8 persen. 
Tapi jika dibanding dengan kuartal sebelumnya, perekonomian Belanda merosot 
hingga 0,1 persen. Ini disebabkan turunnya penjualan gas bumi Belanda ke luar 
negeri. Gas Rusia lebih murah sehingga permintaan akan gas Rusia bertambah.

Juga laju pertumbuhan ekspor mengecewakan.


* BERITA BURSA

AMSTERDAM (ANP) - Bursa saham Eropa dibuka lebih rendah. Para investor cemas 
tentang tentang krisis hutang Irlandia serta pemberitaan soal peningkatan suku 
bunga di Cina.

Indeks AEX di Amsterdam turun 1,1 persen pada 340,86 poin. Bursa saham 
Frankfurt dan London merugi 1,2 persen. Bursa Paris mengalami kerugian terbesar 
yakni 1,9 persen.

1 Euro = 1,3645 USD
1 USD = 8.915,00 IDR
1 Euro = 12.147,72 IDR


* AUNG SAN SUU KYI DAN BOAT PEOPLE DI AUSTRALIA

Apakah Aung San Suu Kyi, pemimpin oposisi Myanmar sekaligus pemenang hadiah 
Nobel perdamaian, akan dibebaskan Sabtu (13/11), atau malah masa tahanan 
rumahnya diperpanjang? Tidak ada yang bisa memberikan jawaban. Yang pasti Suu 
Kyi kembali kalah dalam sidang banding menentang keputusan tahanan rumahnya. 
Vonis pengadilan itu boleh dibilang basa -basi saja, karena resminya masa 
tahanan rumah berakhir Sabtu (13/11). Tulis harian Trouw.

Pemilu
Pasca kemenangan Suu Kyi dan partainya Liga untuk Demokrasi dalam pemilu 
Myanmar tahun 1990, pemerintah junta militer menempatkan Suu Kyi dalam tahanan 
rumah selama 15 tahun. Junta Myanmar hingga sekarang tidak menguatkan berita 
bahwa Suu Kyi akan dibebaskan.

Menurut sumber terpercaya, junta militer sedang mempersiapkan aturan keamanan 
yang dibutuhkan. Para pendukung Suu Kyi optimis pemimpin mereka akan 
dibebaskan. "Tidak ada UU yang bisa memperpanjang masa tahanan rumah tersebut." 
Demikian Trouw.

Pencari Suaka
Jumat (12/11) Mahkamah Australia memutuskan, pemerintah Canberra tidak boleh 
membeda-bedakan pencari suaka. Pemberian status suaka harus diberikan, baik 
kepada mereka yang datang dengan pesawat terbang atau dengan kapal laut. 

Menurut NRC Handelsblad pencari suaka yang datang dengan kapal laut punya hak 
lebih sedikit untuk naik banding menentang penolakan status suaka. 

Kapal
Boat people - atau pengungsi kapal - memainkan peranan penting dalam pemilu 
Agustus lalu. Banyak warga Australia menentang pengungsi kapal. Penentangan ini 
merupakan simbol rasa tidak puas akan UU imigrasi dan kehidupan multikultural 
negara tersebut. 

Tiap tahunnya Austalia dibanjiri ribuan pengungsi asal Afghanistan, Iran dan 
Irak yang biasanya berusaha masuk ke perairan Austalia lewat Indonesia dengan 
menggunakan kapal layar kecil. Tahun ini saja, sudah 110 kapal lolos masuk 
negara itu. Dan Canberra mengizinkan sekitar 6000 pengungsi masuk ke Australia, 
tulis NRC Handelsblad.


* AFRIKA TUNGGU INVESTASI: SIAPA BERANI?

Sudah waktunya pengusaha, perusahaan swasta dan lembaga investasi mengambil 
alih peran Belanda sebagai investor di negara-negara berkembang. Dan tujuannya 
tidak harus bersifat sosial, tegas Koninklijk Tropeninstituut Belanda. Demikian 
redaktur Maurice Laparliere 

Tropeninstituut, pusat penelitian masalah pembangunan di Amsterdam, mencoba 
membuka wacana sekuat tenaga. Berinvestasilah di Afrika. Jangan mundur karena 
kisah-kisah horor di kalangan investor di Afrika. Buat riset sendiri. Karena, 
jangan anggap remeh: kesempatan besar menanti mereka yang gigih dan pintar di 
Afrika.

Itulah pesan terbesar yang ingin disampaikan simposium "Bukan sumbangan, tapi 
investasi." Menurut Ewald Engelen, guru besar bidang Keuangan Universiteit van 
Amsterdam, semua masih harus dimulai: 

"Dari ribuan miliar dana di seluruh dunia yang diinvestasikan, baik ke lembaga 
pensiun maupun lembaga lain, cuma sedikit yang sampai ke Afrika. Paling hanya 
beberapa persen dari jumlah total. Padahal, menurut IMF, sepuluh tahun ke 
depan, angka pertumbuhan Afrika lebih baik ketimbang dunia Barat. 15- 20% per 
tahun dibandingkan 0-3% untuk Eropa dan Amerika Utara."

Takut
Investor tidak bodoh dan jika ada tempat menguntungkan... mereka akan 
berbondong-bondong berinvestasi di  sana. Tapi tidak begitu dengan Afrika, 
padahal tahun lalu bursa saham Ghana mencapai angka terbaik di seluruh dunia. 
Mengapa investor menghindari Afrika? 

Takut. Demikian menurut Van Engelen. Investor khawatir akan ketidakstabilan 
politik, turun-naik drastis valuta, korupsi. Dan mereka terutama khawatir akan 
kurangnya likuiditas dan kemungkinan menjual kembali saham yang sudah dibeli ke 
pihak lain.

Ghana-Malaysia: 0-1 
Afrika sebenarnya bisa mencontoh benua lain. Asia, misalnya, merangkak naik 
dengan cepat. Amerika Latin pun makin banyak menyedot dana dari luar negeri. 
Toh Afrika masih saja tertinggal. Coba bandingkan Ghana dengan Malaysia. Kedua 
negara ini punya banyak kesamaan. Mereka mulai dari titik yang sama ketika 
merdeka tahun 1957. Sekarang, dalam bidang ekonomi Malaysia bisa dibilang 
sepuluh kali lipat lebih makmur ketimbang Ghana. Padahal di Afrika, Ghana 
termasuk negara makmur. 

Sengsara 
Menurut Nanno Kleiterp, ketua Bank Pembangunan Belanda FMO, organisasi bantuan 
seringkali memberi gambaran salah mengenai Afrika: 

"LSM dan organisasi bantuan menjual kemiskinan. Kesengsaraan di Afrika. Begitu 
cara mereka mendapatkan uang. Kisah sukses tak pernah terdengar. Bagian lain 
Afrika tak terjamah: tempat kewirausahaan, pertumbuhan ekonomi, dan tempat uang 
dihasilkan. Semua tetap terkubur."

Perangkap
Memang benar, investor harus bisa menaklukkan rintangan di negara-negara 
demokrasi muda ini. Marise Blom, salah satu investor pionir di Afrika yang 
bekerja untuk perusahaan Belanda Mango Capital, menyatakan: 

"Pada 2007 Afrika benar-benar jadi pusat perhatian. Waktu itu kami meraih 
hampir 60% keuntungan, namun uang itu hilang dengan cepat ketika krisis ekonomi 
pecah, padahal situasi ekonomi di Afrika justru relatif bagus. Para investor 
panik dan menarik uang mereka. Kami belajar dari situ: jangan panik, tenang 
saja. Itu juga yang saya katakan kepada para investor: hanya investasikan uang 
yang tidak dibutuhkan selama 3-5 tahun ke depan. Mungkin banyak rintangan 
menghadang, tapi saya yakin, Anda psti untung."

Malas
Sekarang, Afrika lebih stabil dan punya potensi ekonomi besar, kata Blom. 
Nantinya, investor besar seperti perusahaan dana pensiun pasti berani akan 
menjajal Afrika. Ini cuma masalah waktu.  

Bagaimana pendapat orang Afrika sendiri? Mereka antusias bekerja dengan uang 
Barat, kata investor Tanzania Ezra Musoke: 

"Mereka lebih suka kita berinvestasi ketimbang membantu Afrika. Entah lewat 
bursa, atau langsung kepada perusahaan dan perorangan lewat kredit mikro."

Karena, menurutnya, sumbangan cuma bikin mereka malas.


* IBU MASIH TERTINGGAL DI AFGHANISTAN

"Istri Awzubillah Safi harus bisa datang ke Belanda, sekalipun dia tidak lulus 
ujian integrasi," demikian bunyi pengaduan Lembaga Bantuan Belanda untuk 
Pengungsi kepada Komisi Eropa.

'Belanda menerapkan standar ketat untuk anggota keluarga yang ingin datang ke 
sini. Aturan ini membuat keluarga tetap terpecah. Sedangkan pedoman Eropa 
justru dimaksudkan untuk mendukung kehidupan berkeluarga. Anak-anak berhak 
bersatu dengan kedua orang tua. Tuntutan ujian integrasi ini jelas tidak 
mendukung."

Safi Awzubillah sudah kehabisan akal. Sejak tahun lalu, ia tinggal bersama 
delapan anaknya di kabupaten Vianen. Safi masuk kelompok pengungsi yang 
mendapat pengampunan tahun 2007 yang memberi ijin tinggal tetap kepada 
pengungsi. Anak-anaknya dari Pakistan bisa didatangkan tahun lalu, sementara 
ibunya masih tertinggal.

Buta Huruf
Menurut undang-undang Belanda, si istri Bibi Mohammed Imran harus terlebih dulu 
mengikuti kursus intergrasi. Baru kemudian dia boleh ke Belanda. Tapi menurut 
Awzubillah Safi, mustahil istrinya bisa mengikuti kursus:

 
'Istri saya buta huruf. Dikarenakan perang di Afghanistan, ia tidak pernah bisa 
sekolah. Saya sudah mengirimkan buku panduan kursus intergrasi, tapi tidak ada 
orang yang bisa mengajarinya belajar bahasa. Akibatnya, istri saya mengalami 
stres dan sakit-sakitan.'

Teracam
Sementara Safi sendiri mengatakan tidak bisa kembali ke Afghanistan atau 
Pakistan. Dulu di Afghanistan dia bekerja untuk pasukan Jerman dan Belanda 
membersihkan ranjau. Tahun 2000 Safi mengungsi ke Pakistan, karena diintimidasi 
Taliban. Anak-anak dan istrinya menyusul ke Pakistan dua tahun kemudian. Saat 
itu Safi sendiri sudah lari ke Belanda, lantaran situasi di Pakistan juga tidak 
aman.
 
Sekarang Safi kewalahan mengurusi anak-anak. April tahun ini mereka panik 
ketika mendengan ibu mereka dirawat di rumah sakit. Keluarga ini melancarkan 
aksi mogok makan. Mereka sempat di bawah pengawasan dinas pelindung anak-anak. 
Sekarang Safi sering di rumah mengurusi anak-anak, akibatnya dia kehilangan 
sebagian penghasilan.

'Keadaan ini sangat sulit. Saya terpaksa mengorbankan separoh pekerjaan. Istri 
saya di Pakistan sendiri. Anak-anak sangat merindukan ibunya. Si bungsu 
mengalami ganguan tidur. Dulu sangat sulit keluar dari sana, sekarang ini 
kehidupan di sini juga berat.'

Aduan
Menurut Lembaga Belanda Bantuan untuk Pengungsi, situasi Awzubillah Safi, 
sering ditemukan. Lembaga ini menilai bahwa Dinas Imigrasi Belanda, IND 
menerapkan aturan terlalu ketat. Karena itu Lembaga untuk Pengungsi ini mengadu 
ke Komisi Eropa. Menurut Erna Lensink dari Lembaga untuk Pengungsi, kebijakan 
Belanda bertentangan dengan piagam internasional dan standar Eropa. Lensink 
mengatakan bahwa undang-undang Eropa justru mendorong kehidupan keluarga. 
Tetapi syarat yang diterapkan Belanda, membuat kehidupan keluarga menjadi 
mustahil.

Pembuat undang-undang menghendaki agar pendatang asing dipersiapkan sebaik 
mungkin untuk bisa menyesuaikan diri dengan masyarakat Belanda. Ada beberapa 
pengecualian, umpamanya kalau seseorang mengalami ganguan medis atau psychis 
sehingga tidak bisa mengerjakan ujian intergrasi. Keringanan karena alasan 
medis, menurut lembaga bantuan pengungsi itu jarang diterapkan. Bisa juga 
menempuh prosedur lewat Menteri Kehakiman untuk mendesak percepatan proses 
reunifikasi. Baik Dinas Imigasi maupun menteri terdahulu, tidak melihat cukup 
alasan mendatangkan istri Safi ke Belanda.

 

Fasilitas Tambahan
Karena pemerintah tidak berencana merubah kebijakannya, maka Lembaga untuk 
Pengungsi ini ingin menempuh lewat jalur Komisi Eropa agar mendesak Belanda. 
Erna Lensink berharap Belanda mau memberi fasilitas tambahan. 'Belanda harus 
memungkinkan persyaratan dirampungkan di negara asal. Harus ada fasilitas untuk 
mengikuti kursus. Menyediakan peralatan belajar, seperti yang dilakukan 
negara-negara lain Eropa. Kalau kursus hanya bisa dilakukan lewat internet, itu 
mempersulit pemohon dari negara-negara yang tidak punya jaringan internet. 
Belanda seharusnya juga memberlakukan pengecualian, seperti dilakukan Prancis. 
Negeri ini membuat pengecualian bagi pemohon dari negara-negara yang dilanda 
perang.
 
Masih belum jelas kapan situasi keluarga Safi akan berubah. Bisa dalam hitungan 
bulan sebelum Komisi Eropa akhirnya mengambil keputusan.


* MEMBURU PRIA BULE

Menikah dengan pria bule bagi para gadis muda Afrika, berarti peluang mudah 
untuk masuk ke dunia Barat. Mereka yang memburu mimpi ini, menghabiskan 
waktunya di situs-situs pencari jodoh, bahkan kalau perlu membuka-buka pakaian 
di depan kamera web. Laporan Anne Mireille Nzouankeu. 

Thierry, manajer warnet di Yaounde, memiliki naluri wiraswasta. Empat bulan 
lalu, ia melengkapi warnetnya dengan ruang khusus di mana para perempuan 
pengguna internet yang memburu suami-suami 'kaya', bisa melakukan pembicaraan 
secara intim.

Ruang seks rahasia
Kamar-kamar itu tampak sperti kotak-kotak besar yang ditutupi gorden untuk 
menjamin kerahasiaan. Di kabin-kabin seperti inilah orang bisa melakukan 
percakapan internasional. Awal bulan ini, tiga dari empat pelanggannya di 
warnet adalah perempuan yang menggunakan situs jodoh untuk mendapatkan calon 
suami kulit putih.

"Perempuan muda yang tidak puas dengan kondisi sosial dan memburu impian untuk 
bisa bermigrasi ke Barat, menggunakan kabin-kabin ini', kata Thierry. 
Menurutnya lagi, mahasiswi dan perempuan yang memiliki pekerjaan tetap jarang 
menggunakan kabin-kabin itu.

Dari main mata ke seks
Kebanyakan pengguna kabin melakukan hal sama. Mereka masuk ke situs jodoh dan 
mencari pasangan pria virtual. Mereka saling bertukar informasi dan kemudian 
beranjak ke layanan pesan cepat seperti Messenger. Mereka kemudian menyalakan 
kamera dan mulai bercengkerama untuk saling kenal lebih jauh- main mata tak 
bersalah yang dengan mudah bisa menjadi sesi cybersex.

"Ketika saya berhubungan dengan pasangan pria virtual, ia seringkali minta 
untuk melihat penampilan fisik saya. Ia tidak mau hanya melihat wajah saya 
saja, tapi seluruh tubuh. Ia akan minta saya untuk berdiri, memutar badan, dan 
membuka pakaian. Sejumlah pria meminta saya untuk menyentuh dada atau 
'kemaluan' di depan kamera', kata Micheline, perempuan pengguna internet.

Obyek seks

"Saya syok ketika pertama kali seorang pria meminta saya membuka pakaian 
bagianatas sehingga ia bisa melihat dada saya. Saya tidak melakukannya dengan 
senang hati tapi saya sadar ini adalah cara untuk mencapai tujuan', kata 
seorang perempuan lain yang mencari suami.

Thierry yakin para perempuan ini mengalami frustrasi: 'Beberapa mengatakana 
pada saya mereka merasa seperti obyek seks di tangan para pria virtual ini. 
Mereka merasa jijik dan malu. Tapi mereka tetap memburu pasangan kulit putih 
karena mereka pikir semakin berani semakin mudah mendapatkan suami. Mereka yang 
menolak membuka-buka pakaian di depan kamera web bisa butuh waktu setahun tanpa 
dapat menggaet pria untuk datang ke Kamerun'.


* TIDAK BESAR TAPI INDONESIA BISA BERPERAN DI KTT G20

Tidak besar peran Indonesia dalam KTT G20 di Seoul Korea Selatan. Paling tidak 
Indonesia bisa mengikuti perkembangan situasi, kondisi dan arah yang akan 
ditempuh perekonomian dunia. Juga akan bisa menjembatani jurang pendapat yang 
terlalu besar. Dan diharapkan Jakarta akan bisa mengantisipasi langkah-langkah 
apa yang bisa diambil bila terjadi perubahan. Demikian prof Hendrawan 
Supratikno pengamat ekonomi dan bursa di Jakarta 

Prof Hendrawan Supratikno (HS) : Indonesia dipandang sebagai negara kecil di 
panggung ekonomi dunia. Manfaat keikut-sertaan Indonesia dalam KTT G20 di Seoul 
Korea Selatan adalah menghadiri pertemuan, rapat dan sebagainya. Dengan 
demikian Indonesia memperoleh informasi lebih awal tentang apa yang terjadi di 
dunia internasional. Dengan terlibat dalam G20 Indonesia bisa mengantisipasi, 
langkah-langkah apa yang harus dilakukan bila terjadi perubahan. 
Jadi Indonesia bisa tahu lebih awal. Paling tidak bisa menjembatani kalau 
sampai terjadi perbedaan pendapat yang terlalu tajam. Tetapi sekali lagi suara 
Indonesia tidak terlalu dipandang karena potensi dan kekuatan ekonominya tidak 
sebesar mereka-mereka yang bertikai. 

Radio Nederland (RN) : Yang dimaksud adalah negara-negara ekonomi raksasa. 
Misalnya yang paling mencolok adalah pincangnya anggaran perdagangan antara 
Washington dengan Beijing. Juga mengenai perubahan sikap kanselir Jerman Angela 
Merkel yang tadinya mengkritik keputusan Bank Sentral Amerika mencetak dollar 
baru tapi ia kemudian mengatakan bahwa Amerika dan Jerman bekerja lebih erat 
memperbaiki perekonomian dunia. Berbeda dengan KTT G20 yang lain, kali ini 
jelas nampak setiap negara memperjuangkan kepentingan sendiri. 

HS : Perekonomian dunia adalah pentas pertikaian negara-negara ekonomi raksasa. 
Amerika punya kepentingan besar supaya tetap mendominasi perekonomian dunia. 
Namun kenyataan menunjukkan bahwa perananan negara-negara ekonomi maju yang 
baru seperti RRC, Brazil, India, Rusia dan juga kita berharap Indonesia, 
semakin menguat. Ini terlihat dari surplus perdagangan RRC. Dipihak lain 
anggaran perdagangan Amerika semakin desifit. Masyarakatnya sangat boros. APBN 
dan neraca perdagangannya defisit. Itu sebabnya banyak pihak menduga, Amerika 
mencetak dollar baru dalam jumlah besar. Hal ini dicemaskan akan juga dilakukan 
oleh negara-negara lain. Akhirnya akan memicu perang kurs. 

Yang kita lihat saat ini orang sudah tidak lagi percaya pada dollar. Orang 
menanamkan uangnya di properti, logam emas sehingga harga properti dan emas 
terus naik. Trend ini harus segera dihentikan karena mengancam kestabilan 
ekonomi dunia. Eropa dan Jepang juga sedang menghadapi masalah. Utang 
pemerintah Jepang terus meningkat. Juga di Amerika Serikat. Kalau tidak segera 
ditemukan solusi yang tepat, akan berbahaya. Itulah sebabnya sebagai negara 
berkembang, Indonesia mendorong agar reformasi sistim finansial dunia, 
reformasi arsitektur keuangan dunia segera dipercepat. Kalau tidak, kelembagaan 
internasional dalam bidang keuangan tidak mencerminkan kekuatan sebenarnya 
ekonomi negara-negara di dunia. 

ikuti wawancara selengkapnya di : www.ranesi.nl


---------------------------------------------------------------------
Radio Nederland Wereldomroep, Postbus 222, 1200 JG Hilversum
http://www.rnw.nl/id/bahasa-indonesia

Anda bisa berhenti berlangganan dengan mengirim email ke:
[email protected]

Keterangan lebih lanjut mengenai siaran radio kami dapat Anda
peroleh melalui
[email protected]

Copyright Radio Nederland Wereldomroep. 
---------------------------------------------------------------------

Kirim email ke