--------------------------------------------------------------------- WARTA BERITA RADIO NEDERLAND WERELDOMROEP Edisi: Bahasa Indonesia
Ikhtisar berita disusun berdasarkan berita-berita yang disiarkan oleh Radio Nederland Wereldomroep selama 24 jam terakhir. --------------------------------------------------------------------- Edisi ini diterbitkan pada: Kamis 11 November 2010 14:10 UTC ** PEMBAGIAN KEKUASAAN DI IRAK ** MERKEL & OBAMA DEMI PEREKONOMIAN DUNIA ** PERSENJATAAN AMERIKA DI ISRAEL ** BUSH BOHONG DALAM BUKUNYA ** BADAI MUSIM GUGUR TERJANG BELANDA ** GEMA WARTA TOPIK INDONESIA : TIFATUL SEHARUSNYA KONSEKWEN ** GEMA WARTA TOPIK INTERNASIONAL : DISKUSI JILBAB SAMPAI KE AMERIKA LATIN ** GEMA WARTA TOPIK INDONESIA : UTOPIA DI PELUPUK MATA ** GEMA WARTA TOPIK TINJAUAN PERS : JABAT TANGAN TIFATUL & OBAMA DI UI * PEMBAGIAN KEKUASAAN DI IRAK Partai-partai politik penting di Irak sepakat mengenai pembagian tiga posisi utama dalam kabinet baru. Hal itu disampaikan oleh pemimpin Kurdi, Masoud Barzani hari Kamis. Dengan demikian berakhir kesenjangan politik yang muncul setelah pemilu parlemen yang digelar tanggal 7 Maret lalu. Serikat Partai perdana menteri Nuri al-Maliki diberi posisi perdana menteri. Partai sekuler Iraqiya yang mendapat dua kursi lebih banyak dari Serikat Partai, diberi posisi ketua parlemen. Posisi kepala negara tetap diberikan kepada seorang warga Kurdi. Mantan perdana meteri Iyad Alawi yang juga ketua Iraqiya diberi posisi ketua sebuah dewan baru untuk urusan kebijakan strategis. * MERKEL & OBAMA DEMI PEREKONOMIAN DUNIA Jerman dan Amerika Serikat akan bekerja-sama lebih erat dalam soal Aghanistan dan perbaikan ekonomi dunia. Di pertemuan puncak G20 di Seoul Korea Selatan, kanselir Jerman Angela Merkel dalam pembicaraan dengan presiden Amerika Barack Obama sepakat untuk 'memikul tanggung-jawab bersama'. Dengan kesepakatan bersama itu, Merkel dan Obama mau memberi sinyal positip dalam menangani perkembangan ekonomi dunia. Sebelumnya Merkel masih menyampaikan kritik mengenai kebijakan valuta yang ditempuh Washington. Minggu lalu bank sentral Amerika 'the Fed' memutuskan untuk menyuntikan dana 600 miliar dollar bagi perekonomian Amerika dengan membeli obligasi pemerintah. Merkel memperingatkan Amerika bahwa kebijakan tersebut bisa memicu risiko baru bagi perekonomian dunia. * PERSENJATAAN AMERIKA DI ISRAEL Amerika akan terus meningkatkan persediaan senjata di Israel. Menurut berbagai media Amerika hari Kamis, selama dua tahun mendatang persediaan senjata di Israel akan ditambah dengan 400 juta dollar. Pengiriman senjata ke Israel mencakup senjata khusus dan bom dan akan terus bertambah. Penambahan persediaan senjata itu mendapat persetujuan dari Kongres minggu lalu. Persediaan persenjataan Amerika di Israel sampai tahun 2012 bernilai 1,2 miliar dollar. Persediaan senjata itu merupakan kesepakatan bilateral. Di tahun 2006 Israel menggunakan persediaan senjata tersebut ketika membom Libanon. Ketika itu kebanyakan korban di pihak Libanon adalah penduduk sipil. Pemboman Libanon juga mengakibatkan kerusakan materIal yang sangat besar. * BELANDA KIRIM TIM PELATIHAN MILITER KE AFGHANISTAN Dalam waktu dekat Belanda mengirim tim pelatihan militer ke Afghanistan. Tim tersebut akan berkunjung ke berbagai wilayah untuk menjajaki kemungkinan mendirikan pusat pelatihan polisi Afghanistan. Hal tersebut disampaikan oleh nara sumber dalam kabinet kepada koran 'de Volkskrant'. Pengiriman tim itu akan dilaporkan oleh kabinet ke parlemen hari Jum'at. Setelah itu tim tersebut bisa diberangkatkan. Pekan lalu perdana menteri Mark Rutte secara tidak resmi berupaya menjajaki dukungan parlemen untuk pengiriman tim pelatihan militer Belanda ke Afghanistan. * BUSH BOHONG DALAM BUKUNYA Mantan presiden Amerika George W. Bush bohong dalam buku riwayat hidupnya yang terbit Selasa lalu. Demikian mantan kanselir Jerman, Gerhard Schroder. Kebohongan itu menyangkut pembicaraan di bulan Januari 2002. Dalam bukunya Bush mengatakan bahwa Schroder setuju membantu serbuan militer ke Irak. Selanjutnta Bush kecewa bahwa Jerman kemudian ternyata tidak memenuhi janji mereka. "Bush tidak menceritakan kebenaran", demikian reaksi Schroder yang mendapat dukungan dari sejumlah asistennya. Di koran 'Der Tagesspiegel' hari ini mantan dubes Jerman di Amerika menegaskan : "Tidak ada yang bisa menginterpretasikan hasil pembicaraan bahwa Jerman bagaimanapun juga akan mendukung aksi militer di Irak". Menurut mantan juru-bicara pemerintah Jerman Uwe-Karsten Heye, sulit untuk berunding dengan Bush karena 'tingkat intelektualitasnya rendah'. Jerman selalu menolak untuk membantu serbuan militer di Irak. * UNI EROPA MAU BANTU IRLANDIA Uni Eropa kalau perlu bersedia membantu Irlandia yang dilanda krisis finansial berat. Demikian ketua Komisi Eropa Jose Manuel Barroso hari ini dalam pertemuan puncak G20 di Seoul, Korea Selatan. "Penting untuk diketahui bahwa Uni Eropa memiliki berbagai cara untuk mengambil tindakan kalau diperlukan untuk menjaga kestabilan di wilayah yang menggunakan mata uang Euro", demikian antara lain Barosso. Dalam waktu dekat pemerintah Irlandia mengumumkan program penghematan yang akan dilaksanakan selama empat tahun mendatang. Program tersebut mencakup penghematan sebesar C 15 miliar. Diharapkan program tersebut akan mendapat persetujuan parlemen. * TNT PERKETAT PEMERIKSAAN POS Perusahaan pos dan paket TNT memperketat pemeriksaan di divisi ekspress sehubungan dengan serangkaian ancaman bom. Awal bulan ini ditemukan paket yang mencurigakan dalam sebuah pesawat kargo di bandara Bologna, Italia. Di semua kantor cabang TNT di seluruh dunia pemeriksaan dan pengawasan pos dan paket lewat darat dan udara, diperketat. Semua pos dan paket diperiksa dengan peralatan serba canggih, demikian TNT * BADAI MUSIM GUGUR TERJANG BELANDA Badai musim gugur mulai menerjang Belanda. Hari Kamis badai bergerak dari arah barat-daya dengan kecepatan hampir 100km per jam. Diramalkan badai akan semakin mengganas Kamis malam waktu setempat. Menurut lembaga meteorologi Belanda KNMI kondisi ini tidak perlu dicemaskan. "Badai angin dan hujan hal yang biasa di musim gugur" demikian KNMI. Badai disebabkan oleh depresi yang bergerak dari Islandia menuju ke Skotlandia * ULTRAVIOLET MERUSAK IKAN HIU Untuk melindungi kulit terbakar dari sengatan sinar matahari, manusia menggunakan 'Sunblock' yaitu krim tabir surya. Bagaimana dengan ikan paus ? Ikan-ikan paus di perairan Teluk Meksiko semakin menderita akibat sinar ultraviolet. Dari foto dan penyelidikan yang dilakukan semakin terlihat bercak-bercak dan perubahan pigmen di kulit ikan paus. Yang paling menderita adalah jenis ikan paus yang tidak berkulit hitam. Ikan-ikan paus harus secara teratur muncul dari permukaan air untuk bernapas dan menyusui anak-anaknya. Menurut Laura Martinez-Levasseur dari 'Zoological Society' di London dan 'Interdisciplinary Marine Science' di Mexico, bercak-bercak dan perubahan pigmen pada kulit ikan-ikan paus besar kemungkinan disebabkan oleh sinar ultraviolet yang dipancarkan oleh sinar matahari. Konsentrasi sinar ultraviolet di perairan Teluk Meksiko di Amerika pada umumnya sangat tinggi dan berlangsung sepanjang tahun. * REAL VS BARCOLANA DIUNDUR SEHARI Pertandingan antara kedua kesebelasan top kompetisi Spanyol yaitu FC Barcelona dan Real Madrid akan dilangsungkan 29 November. Demikian Persatuan Sepakbola Spanyol. Tanggal pertandingan sudah lama menjadi topik spekulasi. Tanggal semula ditetapkan 28 November bersamaan dengan pemilu lokal di Catalonia. Real Madrid minta dimajukan sehari tetapi ditolak FC Barcelona karena hanya berjarak tiga hari menjelang pertandingan melawan Panathinaikos dalam putaran Liga Champion. Sebaliknya Real Madrid sehari sebelumnya melawan Ajax. Jorge Valdano direktur umum Real Madrid kecewa dengan keputusan Persatuan Sepak Bola Spanyol yang memilih tanggal 29 November. "Bertanding hari Senin tidak adil", keluh Valdano * BIANCHI PENGUJI BARU FERRARI Pembalap Perancis Jules Bianchi menjadi penguji Formula-1 Ferrari. Demikian diumumkan tim pembalap Italia di sirkuit Abu Dhabi hari ini. Hari Minggu di Abu Dhabi dilakukan balapan terakhir Formula-1 untuk tahun ini. Bianchi 21 tahun berasal dari seri GP2 dimana ia bertanding dengan tim ART Grand Prix. Bianchi sudah menandatangai kontrak di akademi bagi bibit muda Ferrari. Tidak jelas apa yang akan dilakukan Ferrari dengan penguji lama seperti Luca Badoer dan Giancarlo Fisichella. Keputusan oleh tim Italia baru akan diambil akhir tahun ini. * BERITA BURSA Harga saham dan bursa di Tokio hari ini mencapai tingkat tertinggi selama empat bulan. Nilai index Nikkei naik 0,3% pada 9861,46 poin. Di Korea Selatan, nilai index Kospi justru turun 2,7%, All Ordinaries di Sydney juga naik 0,7% dan Hang Seng di di Hongkong naik 1%. "Nilai index Nikkei tetap kuat, tapi kenaikan terlalu cepat hingga membingungkan pedagang saham dan bursa", demikian seorang analis pasar saham dan bursa Jepang. Di New York, nilai index Dow Jones naik 0,1% pada 11.357,04 poin. Nasdaq naik 0,6%. Paris dan Frankfurt turun 1,5% Nilai index AEX di Amsterdam pagi ini naik dengan 1%. Di Amsterdam nilai tukar C = US$ 1,3780 Di Jakarta, C = Rp. 12.270,- dan US$ = Rp. 8.890,- Cuaca di Hilversum badai hujan dan angin, suhu berkisar pada 5 derajat Celsius * TIFATUL SEHARUSNYA KONSEKWEN Insiden jabat tangan Tifatul Sembiring dengan Michelle Obama ramai disorot media internasional. Kantor berita ANP menggambarkan Menteri Komunikasi dan Informatika sebagai tokoh berlatar belakang muslim konservatif yang memegang teguh prinsipnya untuk tidak berjabat tangan dengan perempuan yang bukan muhrimnya. Antisipasi Tapi bukankah Tifatul, sebagai pejabat tinggi negara, sudah tahu akan bersalaman dengan ibu negara Amerika Serikat itu? Menurut Partini, sosiolog dari Universitas Gadjah Mada di Yogyakarta, kejadian ini bisa dilihat dari perspektif hubungan antar manusia dan kebinekaan atau multikulturisme. "Multikulturisme ini sudah mulai mencair dalam pengertian bahwa kehidupan beragama, yang pada saat awalnya dikatakan bahwa laki-laki dan perempuan tidak boleh berjabat tangan, menjadi melebur tatkala dia berada pada suatu situasi yang mengharuskan dia melakukan sesuatu yang sama dengan yang lain." Sosiolog UGM mempertanyakan mengapa Tifatul Sembiring, setelah peristiwa jabat tangan terjadi, justru menyalahkan Michelle Obama. "Dia sendiri melakukan. Kenapa dia menyalahkan." Menyesal Menurut Partini sikap Tifatul menunjukkan bahwa apa yang telah dilakukan, melihat situasi sewaktu itu, memang harus dijalankan. Di sebelah kiri dan kanan orang menjabat tangan Michelle. Jika Tifatul sendiri tidak melakukan hal sama, akan ada perasaan bersama pada dirinya. "Ada perasaan tidak enak pada dirinya. Jadi itu saya kira yang membuat dia kemudian menyesal, karena dia kemudian mungkin dikritik orang lain. Pada saat itu Tifatul sendiri melakukan salamannya. Dia menjabat tangan Ibu Michelle sendiri. Dan bahkan saya lihat pada saat itu, tangan Ibu Michelle juga menepuk tangan kiri Tifatul." Tifatul kemungkinan terdesak oleh lingkungan di sekitarnya, karena pada saat itu sudah membuat statement dia tidak ingin berjabat tangan dengan Michelle. Tangan ditekuk Lalu bagaimana seorang pria bisa memberikan tanda atau isyarat kepada seorang perempuan bahwa dia tidak mau bersalaman dengannya? "Yang saya lihat biasanya di dalam kehidupan sehari-hari, seorang laki-laki yang tidak mau berjabat tangan itu biasanya memberikan tanda kedua tangan ditekuk. Kemudian dia mengangguk." Orang bersangkutan akan tahu dengan sendirinya tidak akan berjabat tangan. Itulah yang semestinya bisa dilakukan Tifatul Sembiring dalam menghadapi Michelle Obama, ujar Partini. Watak Ini bukan pertama kali Tifatul mengucapkan sikap kontroversial. Ia misalnya pernah membuat lelucon tentang Aids. Apa yang bisa dikatakan tentang watak Menteri Komunikasi dan Informatika ini? Menurut sosiolog pada UGM, Yogyakarta, Partini, Tifatul seharusnya konsekuen dengan apa yang telah dikatakan. "Ini politis sekali ya. Saya nggak berani mengemukakan itu, karena nanti akan menjadi polemik yang sangat tidak mengenakkan." * DISKUSI JILBAB SAMPAI KE AMERIKA LATIN Untuk pertama kalinya di Amerika Latin muncul kontroversi soal jilbab. Yang memicu pro-kontra ini adalah seorang gadis kecil berusia 9 tahun. Dan Menteri Pendidikan Cile berpihak padanya. Ulasan redaktur Heleen Sittig Banyak perempuan bercadar di kota-kota Amerika Latin. Biasanya mereka adalah para biarawati Katolik Roma. Banyak juga muslim di Amerika Latin. Diperkirakan - karena tak ada angka jelas - jumlahnya sekitar 6 juta orang. Sekitar satu setengah juta tinggal di Brasilia, 700.000 di Argentina, dan tak sampai 3.000 di Cile. Banyak di antara mereka yang mualaf. Di Cile Yasmin Elsayed, gadis kecil 9 tahun, menimbulkan kontroversi. Ia tiba-tiba muncul dengan jilbab di sekolahnya, di Santiago de Chile. Keputusan menggunakan jilbab disambut buruk: sekolah berniat mengeluarkannya. Alasannya: jilbab bukan bagian dari seragam sekolah. Orangtua Yasmin kemudian melibatkan Pusat Budaya Islam (Centro de Cultura Islamica, CCI). Fuad Musa, ketua CCI, menjelaskan arti jilbab bagi muslimah muda kepada sekolah Yasmin."Memakai jilbab tidak sama dengan piercing, gaya rambut, atau cincin hidung. Busana religius seorang muslimah punya makna lebih dalam. Dengan berbusana muslim, muslimah meneladani Bunda Maria, ibu Nabi Isa, dan Fatimah, putri Nabi Muhammad." Dengan penjelasan ini, sekolah akhirnya menghormati keputusan Yasmin. Yang tak kalah berperan adalah Menteri Pendidikan Joaquin Lavin. Ia mendukung Yasmin dan orangtuanya. Ia menyatakan, Undang-undang Cile tidak mengizinkan diskriminasi. Joaquin Lavin: "Kita harus menghormati multikulturalisme dan keragaman Cile. Undang-undang pendidikan melindungi hak Yasmin mengenakan jilbab dikombinasikan dengan seragam sekolah." Menurut Fuad Musa, Yasmin adalah "seorang gadis luar biasa dan sangat religius" - keputusan mengenakan jilbab datang dari keinginannya sendiri. Orangtuanya malah tak tahu apa-apa soal itu. Yasmin justru ingin mengejutkan orangtuanya dengan keputusan memakai jilbab. Menurut ayah Yasmin, Hussein Elsayed, di Cile sudah dua kali hal serupa terjadi: "Seorang muslimah dari sekolah lain dikeluarkan atas alasan yang sama. Masalah selesai karena akhirnya ia pindah ke sekolah lain yang mengizinkan jilbab. Ada juga kasus lain: seorang muslimah dipecat dari perusahaan telekomunikasi karena mengenakan jilbab. Ia menuntut perusahaan itu dan akhirnya menerima ganti rugi sangat besar." Sosiolog Cile Isaac Caro berpendapat, cuma masalah waktu sebelum Islam jadi buah bibir di Amerika Latin seperti di Eropa. Demikian tulisnya di koran internet El Mostrador. Caro meramalkan, nantinya diskusi mengenai jilbab dan burka di Amerika Latin akan menjadi hal biasa - seperti yang sedang terjadi di Eropa sekarang. * UTOPIA DI PELUPUK MATA Indonesia hanya sejengkal lagi menuju tanah impian, Australia. Tapi langkah mereka justru tertahan di Rumah Detensi di Jakarta. Tanpa surat-surat resmi, mereka harus mengantongi kartu pengungsi untuk bisa melanjutkan perjalanan ke tanah harapan mereka. Australia bak utopia yang ada di pelupuk mata. Reporter KBR68H Johana Purba menemui para imigran Afghanistan yang tertahan di Indonesia, berbincang tentang harapan mereka. Sayed Muhammad, Zahra dan Sakinah sudah setengah tahun tinggal di Rumah Detensi, Kalideres, Jakarta Barat. Rumah ini adalah tempat penampungan sementara bagi imigran yang tertangkap masuk ke Indonesia tanpa surat-surat resmi. Petugas dari UNHCR, Badan PBB untuk urusan pengungsi, menemui ketiga warga Afghanistan ini untuk diseleksi menerima kartu pengungsi. Rumah Detensi ini tak hanya menampung imigran, tapi juga pencari suaka dan pelanggar aturan imigrasi. Total ada 160 orang yang jadi tahanan imigrasi. Kebanyakan berasal dari Afghanistan dan Irak, negara yang tak pernah surut dari perang. Mereka mengincar Australia sebagai tempat baru untuk menata hidup. Untuk sampai ke sana, Indonesia jadi jalur yang paling strategis. ZAHRA : "Kami berimigrasi untuk kehidupan yang lebih nyaman. Apakah ini permintaan yang tidak wajar? Untuk mendapatkan kehidupan yang lebih baik? Setiap hari perang, bom, peluru iya kah? Di negara saya Afghanistan, tidak ada yang bisa keluar sendirian, karena tidak aman dan ada jaminan keamanan". Zahra Nasei tak sendirian. Ada kakaknya, Syakinah yang tengah hamil 6 bulan, iparnya Ali Khan, juga dua keponakannya. Zahra bercerita, mereka datang dengan pesawat dari Iran ke Malaysia. Lantas naik kapal, melintas Indonesia untuk sampai ke Australia. Ia mengaku sudah keluar 7 ribu dolar atau sekitar 63 juta rupiah untuk menempuh perjalanan ribuan kilometer ini. Namun di tengah jalan, mereka ditangkap petugas imigrasi karena masuk ke Indonesia tanpa dokumen yang sah. Mereka lantas dimasukkan ke Rumah Detensi, yang salah satunya ada di Jakarta. Mahtob adalah perempuan Afghanistan dari Suku Hazara. Suku ini dianggap kelas dua di sana, dianggap berbeda, karena Suku Hazara adalah penganut Syiah, sementara mayoritas warga Afghanistan adalah pengikut Sunni. Perbedaan ini tak mudah diterima di Afghanistan. MAHTOB : "Yang penting, kini lebih berbahaya. Saat ini masih ada bom mobil. Kami takut dibunuh, karena kami Syiah, karena Afghanistan itu Sunnah. Taliban. Kami datang ke sini, karena kami Hazara. Orang Hazara selalu terancam. Mereka membuat perbedaan antara sunnah dan syiah. Dan kami Hazara, mereka mengabaikan kita sebagai warga Afghanistan. Bahkan di masa lampau mereka mengabaikan orang Hazara. Di parlemen tidak ada wakil Hazara. Jadi kami lebih baik meninggalkan Afghanistan karena tidak ada baiknya untuk kami". Usia Mahtob 25 tahun. Sudah menikah, punya gelar di bidang keperawatan. Dengan itu, Mahtob berharap terpilih untuk mendapatkan kartu pengungsi yang dikeluarkan UNHCR, Badan PBB untuk urusan pengungsi. Pemegang kartu ini akan diprioritaskan untuk diterbangkan ke negara tujuan selanjutnya. Mahtob menulis Australia pada urutan pertama. Semua imigran menginginkan kartu pengungsi. Tak terkecuali Zahra Jameel, perempuan separuh abad yang berprofesi sebagai dosen ini. Tujuan Zahra adalah Australia. Nenek dua cucu ini ditangkap oleh petugas imigrasi ketika sedang turun di Bengkulu. ZAHRA : "Pemerintahan sekarang sangat buruk. Korup, pencuri, suka mencari masalah, membunuh, semuanya. Kadang mereka mengirimkan surat ke rumah saya. Anda buronan. Saya punya master ekologi, saya mengajar computer. Saya sudah tujuh tahun tidak bekerja, tidak ada gaji, bagaimana bisa hidup di Irak. Saya mau pergi. Waktu ke Malaysia saya tidak punya visa untuk orang Irak. Saya ketemu bos besar dan memberi uang, berharap dikirim ke Australia langsung. Dengan kapal melewati laut. Saya tidak mau ke Indonesia". Semua kebutuhan logistik imigran diurus oleh lembaga internasional untuk pengungsi, IOM dan Dirjen Imigrasi Indonesia. Makan 3 kali sehari, juga tambahan susu dan roti, cerita Zahra. Australia menjadi incaran karena sangat terbuka kepada pengungsi dari Afghanistan. Tercatat ada dua juta pengungsi Afghanistan yang menyambung hidup di negeri Kanguru itu. Paspor mereka adalah kartu pengungsi dari Badan PBB UNHCR. Prosesnya bisa sebulan, atau bertahun-tahun. Semua imigran di Rumah Detensi menginginkan kartu itu. Dalam penantian, para imigran Afghanistan dan Irak itu terus menjaga harapan akan Australia, tanah baru, harapan baru. Tapi selama penantian di Rumah Detensi, jangan berharap ada layanan kelas satu. Ruangan yang ditempati Zahra hanya 3x3 meter. Berisi 2 dipan dan 1 kamar mandi. Ada 6 orang penghuninya; Zahra dan saudara serta keponakannya. Kamar ini jadi yang paling padat dibandingkan tujuh kamar lainnya di lantai 2 Rumah Detensi Kalideres ini. Saking padatnya, kakak ipar Zahra harus tidur di balik pintu. Kepala Rumah Detensi Effy Novri mengatakan, dalam satu kamar hanya tersedia 2 dipan dan 1 kamar mandi kecil. Berapa pun jumlah anggota keluarganya, ditempatkan dalam satu kamar itu. EFFY : "Yang jelas disini bukan hotel, ini tempat penampungan sementara bagi orang asing yang melanggar ijin keimigrasian atau dalam proses kepulangan atau pendeportasi. Fasilitas yang kita beri ruang tinggal berupa kamar kamar, ada sedikit sarana olahraga, ada ceramah agama, kebaktian, nasihat agama, dan ada buku yang berminat untuk baca supaya meringankan stress". Untuk mengurus para imigran, Dirjen Imigrasi bekerjasama dengan Badan PBB untuk pengungsi UNHCR, juga lembaga internasional urusan pengungsi, IOM. Kepala Rumah Detensi Effy Novri. Jumlah imigran yang tersandung dokumen dan harus menginap di Rumah Detensi ini terus bertambah. Juli lalu hanya 112 orang, sementara data terakhir Oktober ini sudah menjadi 160 orang. Kamar-kamar di Rumah Detensi pun tetap penuh. Jika kondisi negara asal tak aman, imigran tak bisa segera dideportasi. Kalaupun sudah mendapat kartu pengungsi, para imigran belum tentu bisa langsung hijrah karena harus menunggu negara yang menerima siap menampung. Australia, yang selama ini jadi incaran imigran Afghanistan dan Irak, justru tengah membatasi penerimaan pengungsi. Gelombang imigran yang terus menerus datang ke Australia, tidak sebanding dengan kebutuhan mereka akan tenaga kerja. Meski sudah dua bulan menanti keluarnya kartu pengungsi, Zahra Jameel tak gentar. Australia tetap jadi tanah harapan bagi Zahra Jameel. ZAHRA : "UN berikan saya passport. Saya sudah hidup seperti ini 18 tahun di pemerintahan. Tidak ada yang memberikan saya passport. Atau gaji yang layak. Sekarang saya berusia 50 tahun. Tidak ada yang memberikan saya visa. Jika saya pulang, saya ini buronan. Lalu saya mau kemana? Negara mana? Saya tahu Australia sangat baik! Teman saya bilang, lewat internet, kehidupan di sana sangat baik" * JABAT TANGAN TIFATUL & OBAMA DI UI "Apakah ia menjabat tangan Michelle atau tidak?" itulah judul artikel di harian Belanda Trouw. Presiden Ameruka Serikat Barack Obama dan istrinya Michelle harus hati-hati jika berkunjung ke Indonesia. Di negaranya sendiri ada sebagian orang yang menuduh Obama diam-diam muslim, tapi sang presiden justru ingin emmanfaatkan kunjungan ke Indonesia sebagai ularan tangan kepada dunia muslim. "Saya menekankan bahwa Amerika tidak berperang dengan Islam, dan tidak akan pernah,"kata Obama. Kelakuan menteri Tifatul Sembiring juga mengundang perhatian Trouw. Di masa lalu sang menteri menolak menjabat tangan perempuan yang bukan muhrimnya, tapi dia menyambut gembira uluran tangan Michelle Obam. Lewat Twitter sang emnteri menjelaskan bahwa tangan Michelle terlalu panjang, dan karenaitu dia terpaksa menerimanya. Tapi dari rekaman Youtube terlihat bahwa Tifatul memegang tangan Michelle dengan kedua belah tangannya. Perilaku menteri yang mengaku pengikut paham konservatif Islam ini menjadi bahan pembicaraan dan diskusi di Facebook, Twitter dan media internasional lainnya. Tapi suami istri Obama tidak perlu khawatir, mayoritas muslim di Indonesia cukup moderat dan mau berjabatan tangan dengan yang bukan muhrimnya. Demikian Trouw. 'Jakarta tidak melihat terobosan dalam pidato Obama', itu judul artikel di koran International Herald Tribune. itu kesimpulan salah satu pakar Islam Azyumardi Azra, sekaligus rektor IAIN Jakarta. Dalam pidatonya di depan 6000 mahasiswa Universitas Indonesia, banyak orang berharap Obama akan emnyinggung soal pembangunan perkampungan baru oleh Israel di wilayah Palestina, misalnya. Hal yang sama juga diharapkan Anis Matta sekjen PKS, ia tidak mendengar apa rencana Amerika untuk menyelesaikan konflik palestina. Pidatonya di Kairo membangunkan banyak harapan, tapi pidatonya di UI mengulangi hal yang sama, komentar ketua Muhammadiyah Din Syamsuddin. Sejumlah pekar menyakan uluran tangan Obama kepada dunia muslim hanyalah tiupan angin belaka. Walaupun Indonesia berpenduduk muslim terbanyak di dunia, tapi pengaruhnya di dunia Islam hanya terbatas di Asia Tenggara. Ide bahwa Indonesia akan menjadi model negara muslim demokrasi untuk Amerika, membuat posisi pemerintah jakarta menjadi tidak mudah. "Amerika mencoba menjadikan Indonesia sebagai alat untuk membangun kembali hubungan dengan dunia Islam, itu berbahaya", kata seorang pakar UI. Indonesia bisa dilihat sebagai negara yang bersekutu dengan Amerika. dan yang terakhir, banyak orang mempertanyakan ketika Obama menyatakan Indonesia adalah bagian dirinya, maka bagian mana yang dimaksud? bagaimana ia menempatkan Indonesia dan Islam dalam kebijakan Washington? Demikian International Herald Tribune. 'Indonesia terlalu malu-malu untuk berperan di panggung dunia' judul artikel di harian NRC Handelsblad. Obama menamakan semboyan bhineka tunggal ika sebagai contoh untuk dunia, dan bahwa Indonesia akan emmainkan peranan di abad ke-21 ini. Indonesia adalah contoh bagaimana demokrasi, Islam dan kebebasan beragama bisa berjalan bersama. Karena itu Indonesia bisa berperan penting di Asia Tenggara dan dunia. Yang menarik walaupun Indonesia adalah berpenduduk keempat terbesar di dunia, perannya di dunia internasional sangat minim. Letak Indonesia yang strategis tidak dianggap oleh negara-negara adi kuasa. Peran Indonesia di mata dunia, yang sangat menonjol di jaman Soekarno, hilang di era Orde baru. 'Kita dipuji ddari segi ekonomi, tapi dari sudut politik Indonesia ketika itu adalah negara totaliter", katan mantan menlu Hassan Wirajuda. Dan sekarang Presiden SBY yang sangat Jawa, juga tidak berani menuntut perannya di panggung internasional. itu terutama karena Indonesia lebih suka menjadi teman semua orang, ingin menjadi jembatan, sebagai perantara antara Timur dan Barat, antara islam dan barat dan antara Islam sendiri. hanya sampai sekarang usaha itu tidak begitu berhasil. Indonesia pernah mencoba menjadi perantara dalam konflik Timur Tengah atau menyelenggarakan KTT antara hamas dan fatah, Sunii dan Syiah di IRak, tapi semuanya gagal. Karena itu dunia Islam tidak begitu mempercayai Indonesia. Demikian NRC Handelsblad --------------------------------------------------------------------- Radio Nederland Wereldomroep, Postbus 222, 1200 JG Hilversum http://www.rnw.nl/id/bahasa-indonesia Anda bisa berhenti berlangganan dengan mengirim email ke: [email protected] Keterangan lebih lanjut mengenai siaran radio kami dapat Anda peroleh melalui [email protected] Copyright Radio Nederland Wereldomroep. ---------------------------------------------------------------------
