---------------------------------------------------------------------

WARTA BERITA RADIO NEDERLAND WERELDOMROEP
Edisi: Bahasa Indonesia

Ikhtisar berita disusun berdasarkan berita-berita yang disiarkan oleh
Radio Nederland Wereldomroep selama 24 jam terakhir.

---------------------------------------------------------------------

Edisi ini diterbitkan pada:

Kamis 11 November 2010 14:10 UTC



** PEMBAGIAN KEKUASAAN DI IRAK 

** MERKEL & OBAMA DEMI PEREKONOMIAN DUNIA 

** PERSENJATAAN AMERIKA DI ISRAEL 

** BUSH BOHONG DALAM BUKUNYA 

** BADAI MUSIM GUGUR TERJANG BELANDA 

** GEMA WARTA TOPIK INDONESIA : TIFATUL SEHARUSNYA KONSEKWEN 

** GEMA WARTA TOPIK INTERNASIONAL : DISKUSI JILBAB SAMPAI KE AMERIKA LATIN

** GEMA WARTA TOPIK INDONESIA : UTOPIA DI PELUPUK MATA

** GEMA WARTA TOPIK TINJAUAN PERS : JABAT TANGAN TIFATUL & OBAMA DI  UI 



* PEMBAGIAN KEKUASAAN DI IRAK

Partai-partai politik penting di Irak sepakat mengenai pembagian tiga posisi 
utama dalam kabinet baru.

Hal itu disampaikan oleh pemimpin Kurdi, Masoud Barzani hari Kamis. Dengan 
demikian berakhir kesenjangan politik yang muncul setelah pemilu parlemen yang 
digelar tanggal 7 Maret lalu.

Serikat Partai perdana menteri Nuri al-Maliki diberi posisi perdana menteri. 
Partai sekuler Iraqiya yang mendapat dua kursi lebih banyak dari Serikat 
Partai, diberi posisi ketua parlemen. Posisi kepala negara tetap diberikan 
kepada seorang warga Kurdi. Mantan perdana meteri Iyad Alawi yang juga ketua 
Iraqiya diberi posisi ketua sebuah dewan baru untuk urusan kebijakan strategis.


* MERKEL & OBAMA DEMI PEREKONOMIAN DUNIA

Jerman dan Amerika Serikat akan bekerja-sama lebih erat dalam soal Aghanistan 
dan perbaikan ekonomi dunia. Di pertemuan puncak G20 di Seoul Korea Selatan, 
kanselir Jerman Angela Merkel dalam pembicaraan dengan presiden Amerika Barack 
Obama sepakat untuk 'memikul tanggung-jawab bersama'.

Dengan kesepakatan bersama itu, Merkel dan Obama mau memberi sinyal positip 
dalam menangani perkembangan ekonomi dunia.

Sebelumnya Merkel masih menyampaikan kritik mengenai kebijakan valuta yang 
ditempuh Washington. Minggu lalu bank sentral Amerika 'the Fed' memutuskan 
untuk menyuntikan dana 600 miliar dollar bagi perekonomian Amerika dengan 
membeli obligasi pemerintah. Merkel memperingatkan Amerika bahwa kebijakan 
tersebut bisa memicu risiko baru bagi perekonomian dunia.


* PERSENJATAAN AMERIKA DI ISRAEL

Amerika akan terus meningkatkan persediaan senjata di Israel. Menurut berbagai 
media Amerika hari Kamis, selama dua tahun mendatang persediaan senjata di 
Israel akan ditambah dengan 400 juta dollar. Pengiriman senjata ke Israel 
mencakup senjata khusus dan bom dan akan terus bertambah.

Penambahan persediaan senjata itu mendapat persetujuan dari Kongres minggu lalu.

Persediaan persenjataan Amerika di Israel sampai tahun 2012 bernilai 1,2 miliar 
dollar. Persediaan senjata itu merupakan kesepakatan bilateral. Di tahun 2006 
Israel menggunakan persediaan senjata tersebut ketika membom Libanon. Ketika 
itu kebanyakan korban di pihak Libanon adalah penduduk sipil. Pemboman Libanon 
juga mengakibatkan kerusakan materIal yang sangat besar.


* BELANDA KIRIM TIM PELATIHAN MILITER KE AFGHANISTAN

Dalam waktu dekat Belanda mengirim tim pelatihan militer ke Afghanistan. Tim 
tersebut akan berkunjung ke berbagai wilayah untuk menjajaki kemungkinan 
mendirikan pusat pelatihan polisi Afghanistan.

Hal tersebut disampaikan oleh nara sumber dalam kabinet kepada koran 'de 
Volkskrant'. Pengiriman tim itu akan dilaporkan oleh kabinet ke parlemen hari 
Jum'at. Setelah itu tim tersebut bisa diberangkatkan.

Pekan lalu perdana menteri Mark Rutte secara tidak resmi berupaya menjajaki 
dukungan parlemen untuk pengiriman tim pelatihan militer Belanda ke Afghanistan.


* BUSH BOHONG DALAM BUKUNYA

Mantan presiden Amerika George W. Bush bohong dalam buku riwayat hidupnya yang 
terbit Selasa lalu. Demikian mantan kanselir Jerman, Gerhard Schroder.

Kebohongan itu menyangkut pembicaraan di bulan Januari 2002. Dalam bukunya Bush 
mengatakan bahwa Schroder setuju membantu serbuan militer ke Irak. Selanjutnta 
Bush kecewa bahwa Jerman kemudian ternyata tidak memenuhi janji mereka.

"Bush tidak menceritakan kebenaran", demikian reaksi Schroder yang mendapat 
dukungan dari sejumlah asistennya. Di koran 'Der Tagesspiegel' hari ini mantan 
dubes Jerman di Amerika menegaskan : "Tidak ada yang bisa menginterpretasikan 
hasil pembicaraan bahwa Jerman bagaimanapun juga akan mendukung aksi militer di 
Irak". Menurut mantan juru-bicara pemerintah Jerman Uwe-Karsten Heye, sulit 
untuk berunding dengan Bush karena 'tingkat intelektualitasnya rendah'. 

Jerman selalu menolak untuk membantu serbuan militer di Irak.


* UNI EROPA MAU BANTU IRLANDIA

Uni Eropa kalau perlu bersedia membantu Irlandia yang dilanda krisis finansial 
berat. Demikian ketua Komisi Eropa Jose Manuel Barroso hari ini dalam pertemuan 
puncak G20 di Seoul, Korea Selatan.

"Penting untuk diketahui bahwa Uni Eropa memiliki berbagai cara untuk mengambil 
tindakan kalau diperlukan untuk menjaga kestabilan di wilayah yang menggunakan 
mata uang Euro", demikian antara lain Barosso.

Dalam waktu dekat pemerintah Irlandia mengumumkan program penghematan yang akan 
dilaksanakan selama empat tahun mendatang. Program tersebut mencakup 
penghematan sebesar C 15 miliar. Diharapkan program tersebut akan mendapat 
persetujuan parlemen.


* TNT PERKETAT PEMERIKSAAN POS

Perusahaan pos dan paket TNT memperketat pemeriksaan di divisi ekspress 
sehubungan dengan serangkaian ancaman bom. Awal bulan ini ditemukan paket yang 
mencurigakan dalam sebuah pesawat kargo di bandara Bologna, Italia. 

Di semua kantor cabang TNT di seluruh dunia pemeriksaan dan pengawasan pos dan 
paket lewat darat dan udara, diperketat. Semua pos dan paket diperiksa dengan 
peralatan serba canggih, demikian TNT


* BADAI MUSIM GUGUR TERJANG BELANDA

Badai musim gugur mulai menerjang Belanda. Hari Kamis badai bergerak dari arah 
barat-daya dengan kecepatan hampir 100km per jam. Diramalkan badai akan semakin 
mengganas Kamis malam waktu setempat. Menurut lembaga meteorologi Belanda KNMI 
kondisi ini tidak perlu dicemaskan.

"Badai angin dan hujan hal yang biasa di musim gugur" demikian KNMI. Badai 
disebabkan oleh depresi yang bergerak dari Islandia menuju ke Skotlandia


* ULTRAVIOLET MERUSAK IKAN HIU

Untuk melindungi kulit terbakar dari sengatan sinar matahari, manusia 
menggunakan 'Sunblock' yaitu krim tabir surya. Bagaimana dengan ikan paus ? 

Ikan-ikan paus di perairan Teluk Meksiko semakin menderita akibat sinar 
ultraviolet. Dari foto dan penyelidikan yang dilakukan semakin terlihat 
bercak-bercak dan perubahan pigmen di kulit ikan paus. Yang paling menderita 
adalah jenis ikan paus yang tidak berkulit hitam. Ikan-ikan paus harus secara 
teratur muncul dari permukaan air untuk bernapas dan menyusui anak-anaknya.

Menurut Laura Martinez-Levasseur dari 'Zoological Society' di London dan 
'Interdisciplinary Marine Science' di Mexico, bercak-bercak dan perubahan 
pigmen pada kulit ikan-ikan paus besar kemungkinan disebabkan oleh sinar 
ultraviolet yang dipancarkan oleh sinar matahari.

Konsentrasi sinar ultraviolet di perairan Teluk Meksiko di Amerika pada umumnya 
sangat tinggi dan berlangsung sepanjang tahun.


* REAL VS BARCOLANA DIUNDUR SEHARI

Pertandingan antara kedua kesebelasan top kompetisi Spanyol yaitu FC Barcelona 
dan Real Madrid akan dilangsungkan 29 November. Demikian Persatuan Sepakbola 
Spanyol. Tanggal pertandingan sudah lama menjadi topik spekulasi. Tanggal 
semula ditetapkan 28 November bersamaan dengan pemilu lokal di Catalonia.

Real Madrid minta dimajukan sehari tetapi ditolak FC Barcelona karena hanya 
berjarak tiga hari menjelang pertandingan melawan Panathinaikos dalam putaran 
Liga Champion. Sebaliknya Real Madrid sehari sebelumnya melawan Ajax.

Jorge Valdano direktur umum Real Madrid kecewa dengan keputusan Persatuan Sepak 
Bola Spanyol yang memilih tanggal 29 November. "Bertanding hari Senin tidak 
adil", keluh Valdano


* BIANCHI PENGUJI BARU FERRARI

Pembalap Perancis Jules Bianchi menjadi penguji Formula-1 Ferrari. Demikian 
diumumkan tim pembalap Italia di sirkuit Abu Dhabi hari ini. Hari Minggu di Abu 
Dhabi dilakukan balapan terakhir Formula-1 untuk tahun ini.

Bianchi 21 tahun berasal dari seri GP2 dimana ia bertanding dengan tim ART 
Grand Prix. Bianchi sudah menandatangai kontrak di akademi bagi bibit muda 
Ferrari.

Tidak jelas apa yang akan dilakukan Ferrari dengan penguji lama seperti Luca 
Badoer dan Giancarlo Fisichella. Keputusan oleh tim Italia baru akan diambil 
akhir tahun ini.


* BERITA BURSA

Harga saham dan bursa di Tokio hari ini mencapai tingkat tertinggi selama empat 
bulan. Nilai index Nikkei naik 0,3% pada 9861,46 poin. Di Korea Selatan, nilai 
index Kospi justru turun 2,7%, All Ordinaries di Sydney juga naik 0,7% dan Hang 
Seng di di Hongkong naik 1%.

"Nilai index Nikkei tetap kuat, tapi kenaikan terlalu cepat hingga 
membingungkan pedagang saham dan bursa", demikian seorang analis pasar saham 
dan bursa Jepang.

Di New York, nilai index Dow Jones naik 0,1% pada 11.357,04 poin. Nasdaq naik 
0,6%.
Paris dan Frankfurt turun 1,5%

Nilai index AEX di Amsterdam pagi ini naik dengan 1%.

Di Amsterdam nilai tukar C = US$ 1,3780

Di Jakarta, C = Rp. 12.270,-
dan US$ = Rp. 8.890,-

Cuaca di Hilversum badai hujan dan angin, suhu berkisar pada 5 derajat Celsius


* TIFATUL SEHARUSNYA KONSEKWEN

Insiden jabat tangan Tifatul Sembiring dengan Michelle Obama ramai disorot 
media internasional. 

Kantor berita ANP menggambarkan Menteri Komunikasi dan Informatika sebagai 
tokoh berlatar belakang muslim konservatif yang memegang teguh prinsipnya untuk 
tidak berjabat tangan dengan perempuan yang bukan muhrimnya. 

Antisipasi
Tapi bukankah Tifatul, sebagai pejabat tinggi negara, sudah tahu akan 
bersalaman dengan ibu negara Amerika Serikat itu? Menurut Partini, sosiolog 
dari Universitas Gadjah Mada di Yogyakarta, kejadian ini bisa dilihat dari 
perspektif hubungan antar manusia dan kebinekaan atau multikulturisme. 

"Multikulturisme ini sudah mulai mencair dalam pengertian bahwa kehidupan 
beragama, yang pada saat awalnya dikatakan bahwa laki-laki dan perempuan tidak 
boleh berjabat tangan, menjadi melebur tatkala dia berada pada suatu situasi 
yang mengharuskan dia melakukan sesuatu yang sama dengan yang lain."

Sosiolog UGM mempertanyakan mengapa Tifatul Sembiring, setelah peristiwa jabat 
tangan terjadi, justru menyalahkan Michelle Obama. "Dia sendiri melakukan. 
Kenapa dia menyalahkan."

Menyesal
Menurut Partini sikap Tifatul menunjukkan bahwa apa yang telah dilakukan, 
melihat situasi sewaktu itu, memang harus dijalankan. Di sebelah kiri dan kanan 
orang menjabat tangan Michelle. Jika Tifatul sendiri tidak melakukan hal sama, 
akan ada perasaan bersama pada dirinya. 

"Ada perasaan tidak enak pada dirinya. Jadi itu saya kira yang membuat dia 
kemudian menyesal, karena dia kemudian mungkin dikritik orang lain. Pada saat 
itu Tifatul sendiri melakukan salamannya. Dia menjabat tangan Ibu Michelle 
sendiri. Dan bahkan saya lihat pada saat itu, tangan Ibu Michelle juga menepuk 
tangan kiri Tifatul."

Tifatul kemungkinan terdesak oleh lingkungan di sekitarnya, karena pada saat 
itu sudah membuat statement dia tidak ingin berjabat tangan dengan Michelle. 

Tangan ditekuk
Lalu bagaimana seorang pria bisa memberikan tanda atau isyarat kepada seorang 
perempuan bahwa dia tidak mau bersalaman dengannya? 

"Yang saya lihat biasanya di dalam kehidupan sehari-hari, seorang laki-laki 
yang tidak mau berjabat tangan itu biasanya memberikan tanda kedua tangan 
ditekuk. Kemudian dia mengangguk."

Orang bersangkutan akan tahu dengan sendirinya tidak akan berjabat tangan. 
Itulah yang semestinya bisa dilakukan Tifatul Sembiring dalam menghadapi 
Michelle Obama, ujar Partini. 

Watak
Ini bukan pertama kali Tifatul mengucapkan sikap kontroversial. Ia misalnya 
pernah membuat lelucon tentang Aids. Apa yang bisa dikatakan tentang watak 
Menteri Komunikasi dan Informatika ini?

Menurut sosiolog pada UGM, Yogyakarta, Partini, Tifatul seharusnya konsekuen 
dengan apa yang telah dikatakan. 

"Ini politis sekali ya. Saya nggak berani mengemukakan itu, karena nanti akan 
menjadi polemik yang sangat tidak mengenakkan."


* DISKUSI JILBAB SAMPAI KE AMERIKA LATIN

Untuk pertama kalinya di Amerika Latin muncul kontroversi soal jilbab. Yang 
memicu pro-kontra ini adalah seorang gadis kecil berusia 9 tahun. Dan Menteri 
Pendidikan Cile berpihak padanya. Ulasan redaktur Heleen Sittig 
Banyak perempuan bercadar di kota-kota Amerika Latin. Biasanya mereka adalah 
para biarawati Katolik Roma. Banyak juga muslim di Amerika Latin. Diperkirakan 
- karena tak ada angka jelas - jumlahnya sekitar 6 juta orang. Sekitar satu 
setengah juta tinggal di Brasilia, 700.000 di Argentina, dan tak sampai 3.000 
di Cile. Banyak di antara mereka yang mualaf.
Di Cile Yasmin Elsayed, gadis kecil 9 tahun, menimbulkan kontroversi. Ia 
tiba-tiba muncul dengan jilbab di sekolahnya, di Santiago de Chile. Keputusan 
menggunakan jilbab disambut buruk: sekolah berniat mengeluarkannya. Alasannya: 
jilbab bukan bagian dari seragam sekolah. 
Orangtua Yasmin kemudian melibatkan Pusat Budaya Islam (Centro de Cultura 
Islamica, CCI). 
Fuad Musa, ketua CCI, menjelaskan arti jilbab bagi muslimah muda kepada sekolah 
Yasmin."Memakai jilbab tidak sama dengan piercing, gaya rambut, atau cincin 
hidung. Busana religius seorang muslimah punya makna lebih dalam. Dengan 
berbusana muslim, muslimah meneladani Bunda Maria, ibu Nabi Isa, dan Fatimah, 
putri Nabi Muhammad."
Dengan penjelasan ini, sekolah akhirnya menghormati keputusan Yasmin. Yang tak 
kalah berperan adalah Menteri Pendidikan Joaquin Lavin. Ia mendukung Yasmin dan 
orangtuanya. Ia menyatakan, Undang-undang Cile tidak mengizinkan diskriminasi. 
Joaquin Lavin: "Kita harus menghormati multikulturalisme dan keragaman Cile. 
Undang-undang pendidikan melindungi hak Yasmin mengenakan jilbab dikombinasikan 
dengan seragam sekolah."
Menurut Fuad Musa, Yasmin adalah "seorang gadis luar biasa dan sangat religius" 
- keputusan mengenakan jilbab datang dari keinginannya sendiri. Orangtuanya 
malah tak tahu apa-apa soal itu. Yasmin justru ingin mengejutkan orangtuanya 
dengan keputusan memakai jilbab.
Menurut ayah Yasmin, Hussein Elsayed, di Cile sudah dua kali hal serupa 
terjadi: 
"Seorang muslimah dari sekolah lain dikeluarkan atas alasan yang sama. Masalah 
selesai karena akhirnya ia pindah ke sekolah lain yang mengizinkan jilbab. Ada 
juga kasus lain: seorang muslimah dipecat dari perusahaan telekomunikasi karena 
mengenakan jilbab. Ia menuntut perusahaan itu dan akhirnya menerima ganti rugi 
sangat besar."
Sosiolog Cile Isaac Caro berpendapat, cuma masalah waktu sebelum Islam jadi 
buah bibir di Amerika Latin seperti di Eropa. Demikian tulisnya di koran 
internet El Mostrador. Caro meramalkan, nantinya diskusi mengenai jilbab dan 
burka di Amerika Latin akan menjadi hal biasa - seperti yang sedang terjadi di 
Eropa sekarang.


* UTOPIA DI PELUPUK MATA

Indonesia hanya sejengkal lagi menuju tanah impian, Australia. Tapi langkah 
mereka justru tertahan di Rumah Detensi di Jakarta. Tanpa surat-surat resmi, 
mereka harus mengantongi kartu pengungsi untuk bisa melanjutkan perjalanan ke 
tanah harapan mereka. Australia bak utopia yang ada di pelupuk mata. Reporter 
KBR68H Johana Purba menemui para imigran Afghanistan yang tertahan di 
Indonesia, berbincang tentang harapan mereka. 

Sayed Muhammad, Zahra dan Sakinah sudah setengah tahun tinggal di Rumah 
Detensi, Kalideres, Jakarta Barat. Rumah ini adalah tempat penampungan 
sementara bagi imigran yang tertangkap masuk ke Indonesia tanpa surat-surat 
resmi. Petugas dari UNHCR, Badan PBB untuk urusan pengungsi, menemui ketiga 
warga Afghanistan ini untuk diseleksi menerima kartu pengungsi. 

Rumah Detensi ini tak hanya menampung imigran, tapi juga pencari suaka dan 
pelanggar aturan imigrasi. Total ada 160 orang yang jadi tahanan imigrasi. 
Kebanyakan berasal dari Afghanistan dan Irak, negara yang tak pernah surut dari 
perang. Mereka mengincar Australia sebagai tempat baru untuk menata hidup. 
Untuk sampai ke sana, Indonesia jadi jalur yang paling strategis. 

ZAHRA : "Kami berimigrasi untuk kehidupan yang lebih nyaman. Apakah ini 
permintaan yang tidak wajar? Untuk mendapatkan kehidupan yang lebih baik? 
Setiap hari perang, bom, peluru iya kah? Di negara saya Afghanistan,  tidak ada 
yang bisa keluar sendirian, karena tidak aman dan ada jaminan keamanan". 
   
Zahra Nasei tak sendirian. Ada kakaknya, Syakinah yang tengah hamil 6 bulan, 
iparnya Ali Khan, juga dua keponakannya. Zahra bercerita, mereka datang dengan 
pesawat dari Iran ke Malaysia. Lantas naik kapal, melintas Indonesia untuk 
sampai ke Australia. Ia mengaku sudah keluar 7 ribu dolar atau sekitar 63 juta 
rupiah untuk menempuh perjalanan ribuan kilometer ini. Namun di tengah jalan, 
mereka ditangkap petugas imigrasi karena masuk ke Indonesia tanpa dokumen yang 
sah. Mereka lantas dimasukkan ke Rumah Detensi, yang salah satunya ada di 
Jakarta. 

Mahtob adalah perempuan Afghanistan dari Suku Hazara. Suku ini dianggap kelas 
dua di sana, dianggap berbeda, karena Suku Hazara adalah penganut Syiah, 
sementara mayoritas warga Afghanistan adalah pengikut Sunni. Perbedaan ini tak 
mudah diterima di Afghanistan. 

MAHTOB : "Yang penting, kini lebih berbahaya.  Saat ini masih ada bom mobil. 
Kami  takut dibunuh, karena kami Syiah, karena Afghanistan itu Sunnah. Taliban. 
Kami datang ke sini, karena kami Hazara. Orang Hazara selalu terancam.  Mereka 
membuat perbedaan antara sunnah dan syiah. Dan kami Hazara, mereka mengabaikan 
kita sebagai warga Afghanistan. Bahkan di masa lampau mereka mengabaikan orang 
Hazara. Di parlemen tidak ada wakil Hazara. Jadi kami lebih baik meninggalkan 
Afghanistan karena tidak ada baiknya untuk kami".

Usia Mahtob 25 tahun. Sudah menikah, punya gelar di bidang keperawatan. Dengan 
itu, Mahtob berharap terpilih untuk mendapatkan kartu pengungsi yang 
dikeluarkan UNHCR, Badan PBB untuk urusan pengungsi. Pemegang kartu ini akan 
diprioritaskan untuk diterbangkan ke negara tujuan selanjutnya. Mahtob menulis 
Australia pada urutan pertama. 

Semua imigran menginginkan kartu pengungsi. Tak terkecuali Zahra Jameel, 
perempuan separuh abad yang berprofesi sebagai dosen ini. Tujuan Zahra adalah 
Australia. Nenek dua cucu ini ditangkap oleh petugas imigrasi ketika sedang 
turun di Bengkulu.  

ZAHRA : "Pemerintahan sekarang sangat buruk. Korup, pencuri, suka mencari 
masalah, membunuh, semuanya. Kadang mereka mengirimkan surat ke rumah saya. 
Anda buronan. Saya punya master ekologi, saya mengajar computer. Saya sudah 
tujuh tahun tidak bekerja, tidak ada gaji, bagaimana bisa hidup di Irak. Saya 
mau pergi. Waktu ke Malaysia saya tidak punya visa untuk orang Irak. Saya 
ketemu bos besar dan memberi uang, berharap dikirim ke Australia langsung. 
Dengan kapal melewati laut. Saya tidak mau ke Indonesia". 

Semua kebutuhan logistik imigran diurus oleh lembaga internasional untuk 
pengungsi, IOM dan Dirjen Imigrasi Indonesia. Makan 3 kali sehari, juga 
tambahan susu dan roti, cerita Zahra.

Australia menjadi incaran karena sangat terbuka kepada pengungsi dari 
Afghanistan. Tercatat ada dua juta pengungsi Afghanistan yang menyambung hidup 
di negeri Kanguru itu.  Paspor mereka adalah kartu pengungsi dari Badan PBB 
UNHCR. Prosesnya bisa sebulan, atau bertahun-tahun. Semua imigran di Rumah 
Detensi menginginkan kartu itu. 

Dalam penantian, para imigran Afghanistan dan Irak itu terus menjaga harapan 
akan Australia, tanah baru, harapan baru. Tapi selama penantian di Rumah 
Detensi, jangan berharap ada layanan kelas satu. Ruangan yang ditempati Zahra 
hanya 3x3 meter. Berisi 2 dipan dan 1 kamar mandi. Ada 6 orang penghuninya; 
Zahra dan saudara serta keponakannya. Kamar ini jadi yang paling padat 
dibandingkan tujuh kamar lainnya di lantai 2 Rumah Detensi Kalideres ini. 
Saking padatnya, kakak ipar Zahra harus tidur di balik pintu. 

Kepala Rumah Detensi Effy Novri mengatakan, dalam satu kamar hanya tersedia 2 
dipan dan 1 kamar mandi kecil. Berapa pun jumlah anggota keluarganya, 
ditempatkan dalam satu kamar itu. 

EFFY : "Yang jelas disini bukan hotel, ini tempat penampungan sementara bagi 
orang asing yang melanggar ijin keimigrasian atau dalam proses kepulangan atau 
pendeportasi. Fasilitas yang kita beri ruang tinggal berupa kamar kamar, ada 
sedikit sarana olahraga, ada ceramah agama, kebaktian, nasihat agama, dan ada 
buku yang berminat untuk baca supaya meringankan stress".

Untuk mengurus para imigran, Dirjen Imigrasi bekerjasama dengan Badan PBB untuk 
pengungsi UNHCR, juga lembaga internasional urusan pengungsi, IOM. Kepala Rumah 
Detensi Effy Novri.

Jumlah imigran yang tersandung dokumen dan harus menginap di Rumah Detensi ini 
terus bertambah. Juli lalu hanya 112 orang, sementara data terakhir Oktober ini 
sudah menjadi 160 orang. Kamar-kamar di Rumah Detensi pun tetap penuh. Jika 
kondisi negara asal tak aman, imigran tak bisa segera dideportasi. Kalaupun 
sudah mendapat kartu pengungsi, para imigran belum tentu bisa langsung hijrah 
karena harus menunggu negara yang menerima siap menampung. 


Australia, yang selama ini jadi incaran imigran Afghanistan dan Irak, justru 
tengah membatasi penerimaan pengungsi. Gelombang imigran yang terus menerus 
datang ke Australia, tidak sebanding dengan kebutuhan mereka akan tenaga kerja. 
Meski sudah dua bulan menanti keluarnya kartu pengungsi, Zahra Jameel tak 
gentar. Australia tetap jadi tanah harapan bagi Zahra Jameel. 

ZAHRA : "UN berikan saya passport. Saya sudah hidup seperti ini 18 tahun di 
pemerintahan. Tidak ada yang memberikan saya passport. Atau gaji yang layak. 
Sekarang saya berusia 50 tahun. Tidak ada yang memberikan saya visa. Jika saya 
pulang, saya ini buronan. Lalu saya mau kemana? Negara mana? Saya tahu 
Australia sangat baik! Teman saya bilang, lewat internet, kehidupan di sana 
sangat baik"


* JABAT TANGAN TIFATUL & OBAMA DI  UI

"Apakah ia menjabat tangan Michelle atau tidak?" itulah judul artikel di harian 
Belanda Trouw. Presiden Ameruka Serikat Barack Obama dan istrinya Michelle 
harus hati-hati jika berkunjung ke Indonesia. Di negaranya sendiri ada sebagian 
orang yang menuduh Obama diam-diam muslim, tapi sang presiden justru ingin 
emmanfaatkan kunjungan ke Indonesia sebagai ularan tangan kepada dunia muslim. 
"Saya menekankan bahwa Amerika tidak berperang dengan Islam, dan tidak akan 
pernah,"kata Obama.

Kelakuan menteri Tifatul Sembiring juga mengundang perhatian Trouw. Di masa 
lalu sang menteri menolak menjabat tangan perempuan yang bukan muhrimnya, tapi 
dia menyambut gembira uluran tangan Michelle Obam. Lewat Twitter sang emnteri 
menjelaskan bahwa tangan Michelle terlalu panjang, dan karenaitu dia terpaksa 
menerimanya. Tapi dari rekaman Youtube terlihat bahwa Tifatul memegang tangan 
Michelle dengan kedua belah tangannya. 

Perilaku menteri yang mengaku pengikut paham konservatif Islam ini menjadi 
bahan pembicaraan dan diskusi di Facebook, Twitter dan media internasional 
lainnya. Tapi suami istri Obama tidak perlu khawatir, mayoritas muslim di 
Indonesia cukup moderat dan mau berjabatan tangan dengan yang bukan muhrimnya. 
Demikian Trouw.

'Jakarta tidak melihat terobosan dalam pidato Obama', itu judul artikel di 
koran International Herald Tribune. itu kesimpulan salah satu pakar Islam 
Azyumardi Azra, sekaligus rektor IAIN Jakarta. Dalam pidatonya di depan 6000 
mahasiswa Universitas Indonesia, banyak orang berharap Obama akan emnyinggung 
soal pembangunan perkampungan baru oleh Israel di wilayah Palestina, misalnya.

Hal yang sama juga diharapkan Anis Matta sekjen PKS, ia tidak mendengar apa 
rencana Amerika untuk menyelesaikan konflik palestina. Pidatonya di Kairo 
membangunkan banyak harapan, tapi pidatonya di UI mengulangi hal yang sama, 
komentar ketua Muhammadiyah Din Syamsuddin. Sejumlah pekar menyakan uluran 
tangan Obama kepada dunia muslim 
hanyalah tiupan angin belaka. Walaupun Indonesia berpenduduk muslim terbanyak 
di dunia, tapi pengaruhnya di dunia Islam hanya terbatas di Asia Tenggara.

Ide bahwa Indonesia akan menjadi model negara muslim demokrasi untuk Amerika, 
membuat posisi pemerintah jakarta menjadi tidak mudah. "Amerika mencoba 
menjadikan Indonesia sebagai alat untuk membangun kembali hubungan dengan dunia 
Islam, itu berbahaya", kata seorang pakar UI. Indonesia bisa dilihat sebagai 
negara yang bersekutu dengan Amerika. dan yang terakhir, banyak orang 
mempertanyakan ketika Obama menyatakan Indonesia adalah bagian dirinya, maka 
bagian mana yang dimaksud? bagaimana ia menempatkan Indonesia dan Islam dalam 
kebijakan Washington? Demikian International Herald Tribune. 

'Indonesia terlalu malu-malu untuk berperan di panggung dunia' judul artikel di 
harian NRC Handelsblad.  Obama menamakan semboyan bhineka tunggal ika sebagai 
contoh untuk dunia, dan bahwa Indonesia akan emmainkan peranan di abad ke-21 
ini. Indonesia adalah contoh bagaimana demokrasi, Islam dan kebebasan beragama 
bisa berjalan bersama. Karena itu Indonesia bisa berperan penting di Asia 
Tenggara dan dunia.

Yang menarik walaupun Indonesia adalah berpenduduk keempat terbesar di dunia, 
perannya di dunia internasional sangat minim. Letak Indonesia yang strategis 
tidak dianggap oleh negara-negara adi kuasa. Peran Indonesia di mata dunia, 
yang sangat menonjol di jaman Soekarno, hilang di era Orde baru. 'Kita dipuji 
ddari segi ekonomi, tapi dari sudut politik Indonesia ketika itu adalah negara 
totaliter", katan mantan menlu Hassan Wirajuda. Dan sekarang Presiden SBY yang 
sangat Jawa, juga tidak berani menuntut perannya di panggung internasional.

itu terutama karena Indonesia lebih suka menjadi teman semua orang, ingin 
menjadi jembatan, sebagai perantara antara Timur dan Barat, antara islam dan 
barat dan antara Islam sendiri. hanya sampai sekarang usaha itu tidak begitu 
berhasil. Indonesia pernah mencoba menjadi perantara dalam konflik Timur Tengah 
atau menyelenggarakan KTT antara hamas dan fatah, Sunii dan Syiah di IRak, tapi 
semuanya gagal. Karena itu dunia Islam tidak begitu mempercayai Indonesia.

Demikian NRC Handelsblad


---------------------------------------------------------------------
Radio Nederland Wereldomroep, Postbus 222, 1200 JG Hilversum
http://www.rnw.nl/id/bahasa-indonesia

Anda bisa berhenti berlangganan dengan mengirim email ke:
[email protected]

Keterangan lebih lanjut mengenai siaran radio kami dapat Anda
peroleh melalui
[email protected]

Copyright Radio Nederland Wereldomroep. 
---------------------------------------------------------------------

Kirim email ke