---------------------------------------------------------------------

WARTA BERITA RADIO NEDERLAND WERELDOMROEP
Edisi: Bahasa Indonesia

Ikhtisar berita disusun berdasarkan berita-berita yang disiarkan oleh
Radio Nederland Wereldomroep selama 24 jam terakhir.

---------------------------------------------------------------------

Edisi ini diterbitkan pada:

Senin 29 November 2010 14:50 UTC



** HABIBIE MINTA BUBARKAN RMS

** WIKILEAKS BONGKAR DOKUMEN AMERIKA

** PRESIDEN KORSEL PERINGATKAN KORUT

** GEMA WARTA TOPIK BELANDA: KERJASAMA PEMBANGUNAN UTAMAKAN BISNIS SENDIRI

** GEMA WARTA TOPIK INTERNASIONAL: KETIKA EROPA TIDAK BERHARGA LAGI

** GEMA WARTA TOPIK INDONESIA: BADAN KEHORMATAN DPR DIROMBAK, PEMERIKSAAN TETAP 
JALAN

** GEMA WARTA TOPIK INDONESIA: HABIBIE MERAGUKAN ADANYA PENYIKSAAN DI MALUKU



* HABIBIE MINTA BUBARKAN RMS

Duta Besar Republik Indonesia untuk Kerajaan Belanda Junus Effendi Habibie 
meminta agar pemerintah Belanda membubarkan Republik Maluku Selatan (RMS). 
"Saya tidak mau mengajari orang Belanda, tapi kalau itu (RMS,red) dibubarkan 
selesai toh, " katanya kepada Radio Nederland. 

Sebelumnya Habibie menyatakan kepada koran Belanda Het Financieel Dagblad bahwa 
kalau RMS tetap diperbolehkan menggugat anggota pemerintahan Indonesia ke 
pengadilan, maka tidak akan ada pembesar Indonesia yang mau berkunjung ke 
Belanda.  

RMS, yang berjuang  untuk kemderdekaan di kawasan itu, di mata pemerintah 
Indonesia ilegal. Pemerintah Maluku di pengasingan beberapa saat silam sempat 
mengajukan sidang kilat terhadap presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono, 
sehubungan dengan pelanggaran hak asasi manusia di Maluku.

SBY akhirnya membatalkan kunjungannya ke Belanda. Setelah itu, RMS juga 
melakukan hal yang sama terhadap mantan menlu Hassan Wirajuda.Tapi mantan 
menteri ini tetap datang juga ke Belanda juga.

"Selama apa yang disebut RMS di pengasingan bisa mengajukan "kort geding" 
(sidang kilat,red) kepada semua orang, maka tidak akan ada menteri dari Jakarta 
mau mengunjungi negara Anda. Ini akan berdampak bagi hubungan (kedua 
negara,red), " tandas Habibie kepada Het Financieel Dagblad.


* WIKILEAKS BONGKAR DOKUMEN AMERIKA

Pemerintah Amerika menugaskan diplomat mereka untuk melakukan kegiatan 
mata-mata di luar negeri. Mereka antara lain harus mengumpulkan berbagai data 
pribadi pejabat PBB.

Perintah seperti itu tercantum dalam dokumen rahasia antara Washington dan 
berbagai Kedutaan Besar Amerika, yang dipublikasikan oleh situs web pembongkar 
penyalah-gunaan kekuasaan, Wikileaks. Ahad kemarin dan Senin ini, beberapa 
koran terkemuka di dunia seperti The New York Times, harian Inggris The 
Guardian, dan koran Spanyol El Pais, mengutip beberapa dokumen dari situs 
tersebut.
    
The Guardian mengutip perintah Menteri Luar Negeri Hillary Clinton pada para 
diplomat untuk menyelidiki sistem komunikasi pejabat PBB. Selanjutnya, petugas 
kedutaan juga mendapat instruksi untuk mengumpulkan berbagai informasi mengenai 
cara kerja Sekretaris Jendral PBB, Ban Ki-moon.


* PRESIDEN KORSEL PERINGATKAN KORUT

Presiden Korea Selatan Lee Myung-bak memperingatkan Korea Utara agar jangan 
menyerang lagi. Ia mengatakan, Korut akan "membayar harga" kalau terjadi aksi 
militer lagi. Demikian dilaporkan kantor berita Korea Selatan Yonhap.

Lee mengatakan, ia tidak merasa bertanggung jawab, kalau negaranya ternyata 
tidak mampu melindungi warga dari agresi Korut. Presiden Korsel merujuk 
serangan geranat Korut Selasa lalu terhadap pulau di perbatasan Korsel. 
Akibatnya empat orang Korsel meninggal. Lee menyebut serangan itu "perbuatan 
tidak manusiawi". Korut mengatakan, pihaknya merasa diprovokasi oleh latihan 
tentara Korsel di lautan.


* KPU SAHKAN PEMILU HAITI

Komisi Pemilihan Umum KPU Haiti menyatakan sah pemungutan suara di 96 persen 
TPS Ahad lalu. Ribuan warga turun ke jalan memprotes, karena menurut mereka 
pemilu ini dilanda kecurangan.

Namun seorang fungsionaris tinggi KPU menyebut pemilu berhasil. Ia mengatakan, 
Dewan Pemilu telah mengesahkan hasil pemilu di 1444 dari 1500 TPS. Ribuann 
warga Haiti dan dua belas dari delapan belas calon presiden mengimbau agar 
pemilu dinyatakan tidak sah karena "kecurangan besar dari pihak partai 
pemerintah". Haiti menggelar pemilu Ahad lalu untuk memilih presiden dan 
anggota parlemen.  Juga untuk memilih sebagian kursi Senat.


* MK THAILAND SELAMATKAN PERDANA MENTERI

Mahkaman Konstitusi Thailand menolak gugatan terhadap Partai Demokrat yang 
berkuasa yang dituduh menyalahgunakan dana pemerintah. Menurut MK, gugatan itu 
tidak memenuhi prosedur.

"Gugatan yang disampaikan Komisi Pemilu tidak konstitusional, karena prosesnya 
tidak dilakukan dengan benar, " tandas hakim Udomsak Nitimontree, saat 
membacakan vonis MK di Bangkok. Keputusan ini menyelamatkan partai yang 
dipimpin perdana menteri Abhisit Vejjajiva dari penggulingan.


* OKINAWA TETAP TOLAK PANGKALAN AS

Gubernur terpilih Okinawa, Jepang, tetap menolak keberadaan pangkalan militer 
Amerika. Dengan demikian, pudarlah harapan dobrakan isu yang menegangkan 
hubungan Jepang-Amerika ini.

Elektorat di pulau itu memilih kembali Hirokazu Nakaima dalam pilkada Ahad 
kemarin. Sebelumnya Tokio berjanji pada Washington, pihaknya akan menghargai 
persetujuan untuk memindahkan pangkalan lokasi pantai di Okinawa, namun harus 
ada persetujuan pihak oposisi lokal. Menhan Toshimi Kitazawa mengakui 
pemerintah menghadapi kesulitan sehubungan dengan relokasi pangkalan tersebut.


* PULUHAN SISWA SD CINA TEWAS

Puluhan siswa SD Cina terluka akibat kepanikan yang terjadi di tangga sekolah. 
Setidaknya empat siswa terluka parah. Demikian dilaporkan televisi negara.

Para siswa sekolah di kota Aksu, Cina Barat itu, panik, ketika ada beberapa 
siswa jatuh. Para siswa itu berada di perjalanan dari kelas menuju tempat 
bermain. Menurut televisi negara, setikar empat puluh siswa terluka. Pemimpin 
sekolah membantah berita sebelumnya bahwa hampir seratus siswa yang luka. Para 
siswa itu duduk di kelas empat SD yang jumlah total muridnya 1800 orang.


* ORANG BELANDA KURANG IDEALISTIS

Sejak awal krisis ekonomi orang Belanda menjadi kurang idealistis. Mereka lebih 
prihatin terhadap masalah-masalah seperti pensiun dan pertumbuhan ekonomi 
ketimbang soal pencemaran udara dan bantuan pembangunan. 

Demikian hasil penelitian terhadap 1500 orang, yang dilakukan oleh Biro 
Perancang Lingkungan Hidup. Peneliti Veldkam menyelenggarakan penelitian ini 
dengan menggunakan panel internet. Sebelum krisis, penelitian seperti ini 
membuahkan hasil yang stabil. Apa yang paling diprihatinkan masyarakat pada 
2007, yakni soal perang dan terorisme di dunia, tahun ini menduduki posisi 
kelima. Yang paling cepat berkurang diprihatinkan adalah masalah pencemaran 
udara, lobang ozon dan kesejahteraan negara-negara berkembang.


* KERJASAMA PEMBANGUNAN UTAMAKAN BISNIS SENDIRI

Belanda memangkas dana kerjasama pembangunan dan mengalihkan pusat perhatian 
mereka. Anggaran untuk membantu sektor pendidikan dan kesehatan akan berkurang, 
sementara dana untuk sektor pertanian serta pengelolaan air bertambah.

Belanda menguasai teknologi dua sektor terakhir ini, dan dengan demikian 
kalangan bisnis Belanda bisa ikut aktif di sini. Beberapa organisasi bantuan, 
di antaranya Oxfam Novib, marah.

Sementara itu, ilmuwan Belanda yang aktif membantu sektor pertanian di 
negara-negara yang sedang berkembang menyambut positif pergeseran pusat 
perhatian ini.

"Sektor pertanian sudah terlalu lama dibiarkan terlantar. Sangat bagus, kalau 
sektor ini kembali menjadi pusat perhatian. Pergeseran ini tidak hanya terjadi 
di Belanda, namun di seluruh dunia. Edisi World Development Report tahun 2008 
sudah menyatakan bahwa inilah jalan yang harus ditempuh oleh Afrika. Ini harus 
kita upayakan bersama."

Demikian Huub Loffler, Direktur Wageningen International, suatu bagian dari 
Landbouwuniversiteit Wageningen.

Petani Afrika
Menurut Huub Loffler, perhatian selama beberapa dasawarsa terakhir abad lalu 
lebih banyak dicurahkan pada sektor pendidikan dasar dan peran wanita di Dunia 
Ketiga. Dan tidak begitu memperdulikan sektor pertanian.

Padahal, menurut Huub Loffler, sektor ini merupakan dasar bagi pertumbuhan 
ekonomi. Petani Afrika harus mampu menyediakan makanan secukupnya, bagi seluruh 
warga masyarakat. Bukan hanya untuk desa mereka sendiri. Dengan ini, baru akan 
mungkin akan ada pertumbuhan ekonomi.

Huub Loffler menunjuk pada contoh nyata, apa peran Belanda dalam perkembangan 
seperti itu.

"Tersedianya bibit berkualitas dan unggul, sangat penting bagi sektor 
pertanian. Jika bibitnya jelek, sebelum panen, sebagian dari produk sudah 
hilang begitu saja, akibat berbagai penyakit yang terdapat pada bibit. Dan 
dalam hal ini, Belanda punya keunggulan."

Menurut Huub Loffler, beberapa perusahaan bibit Belanda sudah mulai melakukan 
investasi di negara yang sedang berkembang, seperti misalnya Tanzania.

"Mereka memang melakukan itu atas dasar pertimbangan bisnis. Tapi, juga 
disertai dengan kesadaran sosial. Mereka bekerja sama dengan perusahaan 
setempat membangun bisnis bibit tanaman berkualitas. Ini cara yang baik: kita 
melakukan investasi di suatu negeri, dan melibatkan kalangan bisnis setempat."

Nilai Lebih
Oxfam Novib tidak menyambut gembira pergeseran perhatian ini. Kalangan bisnis 
boleh saja ikut berperan dalam kegiatan kerjasama pembangunan. Namun, 
sebelumnya, nilai lebih mereka harus tampak jelas. Demikian Tom van der Lee, 
direktur kampanye Oxfam Novib.

"Sejauh yang bisa kami ketahui, belum pernah ada penelitian ilmiah yang 
menunjukkan adanya efektivitas bantuan melalui kalangan bisnis. Pertama-tama 
masalah pertanggung-jawaban mengenai penggunaan dana. Bagi kalangan 
pemerintahan, hal ini sudah terbukti sangat sulit. Dan bagi kalangan bisnis, 
akan lebih sulit lagi."

Menurut Tom van der Lee, sekitar 160 milyar dolar lolos dari anggaran 
pendapatan negara-negara Afrika, karena kalangan bisnis, termasuk perusahaan 
multi nasional, tidak membayar pajak, atau tidak melunasi beban pajak mereka 
sepenuhnya.

"Jika dalam hal seperti ini saja mereka tidak memenuhi kewajiban, apa yang akan 
terjadi dengan dana subsidi yang dialirkan melalui mereka."

Padahal, uang tersebut diambil dari dana yang disediakan oleh Oxfam Novib untuk 
membantu kegiatan organisasi setempat. Mereka semua aktif memperbaiki kehidupan 
masyarakat.

"Kami menilai, di tempat tersebut dan orang-orang tersebut bekerja efektif. Dan 
dari mereka ini, kegiatan menyebar lebih lanjut, ke tempat tempat yang tidak 
begitu efektif."

Dana
Tom van der Lee menyangkal bahwa organisasinya bekerja tidak efektif. Oxfam 
Novib tidak bisa dibandingkan dengan organisasi besar seperti UNDP, yang 
merupakan organisasi kerjasama pembangunan PBB.

Dalam organisasi ini, setiap dolar yang mereka belanjakan, membutuhkan 1,29 
dolar untuk biaya administrasi. "Dalam organisasi kami, setiap euro hanya 
membutuhkan biaya sembilanbelas sen saja."
 

Penghematan Dana Kerjasama Pembangunan
Dalam upaya penghematan, Belanda mengurangi anggaran dana kerjasama pembangunan 
mereka, dari 0,8 menjadi 0,7 persen, dari pendapatan bruto nasional. Ini 
berarti dana sebanyak 1,9 milyar euro.

Penghematan terutama terjadi di sektor bantuan pendidikan: 160 juta euro. 
Selanjutnya, dana sumbangan untuk menghadapi HIV/aids juga berkurang drastis. 
Sejauh ini, Belanda merupakan negara donor utama bagi UNAIDS, lembaga PBB untuk 
pemberantasan aids.

Sejauh ini dana bagi Oxfam Novib dipotong sebanyak 50 juta euro. Awal bulan 
ini, Oxfam Novib terpaksa mem-PHK 70 karyawan mereka. Termasuk beberapa 
karyawan di dunia ketiga.

Sementara itu, 40 juta euro mengalir ke kalangan bisnis, untuk membantu sektor 
swasta dalam urusan kerjasama pembangunan.


* Tinjauan Pers: Imigran Ilegal Harus Keluar Swis dan RMS Kendala Terbesar 
Hubungan Indonesia-Belanda

Ahad kemarin rakyat Swis memutuskan lewat referendum bahwa tiap penduduk yang 
bukan warga negara akan dideportasi secara otomatis apabila terbukti melakukan 
tindak kriminal, mulai dari pelecehan seksual, perdagangan narkoba tapi juga 
apabila melakukan penggelapan tunjangan sosial. Demikian berbagai media Belanda.

Para hakim Swis mulai saat ini bukanlah satu-satunya badab yang menentukan 
apakah seorang asing dideportasi dari negara itu atau tidak. Tiap tahunnya 
sekitar 700 imigran asing diusir keluar Swis. Juga pencari suaka yang 
kemungkinan ditangkap apabila kembali ke negara asal, akan dipulangkan bila 
melakukan tindak kriminal.

Referendum ini adalah usulan partai populis kanan Swis SVP, partai terbesar di 
negara itu. referendum ini juga suatu peringatan untuk pemerintah Swis, bahwa 
banyak warganya berpendapat terlalu banyak orang asing yang dalam waktu singkat 
mendapat ijin tinggal di negara tersebut, dan pemerintah Bern sangat royal 
dengan pemberian tunjangan sosial. tulis Dagblad De Pers. 

Di Swis memang persentase warga asing yang melakukan tindak kriminal cukup 
tinggi. Tahun 2009 lebih dari separoh dari kriminal yang ditangkap di negara 
itu adalah imigran. Kebanyakan mereka melakukanpenggelapan tunjangan sosial, 
bukan tindak kekerasan. UU baru Swis baru berlaku apabila UUD diubah dan itu 
bisa berlangsung lama. Partai-partai lainnya di Swis menentang perubahan ini 
karena bertentangan dengan UUD, hukum internasional dan persetujuan dengan Uni 
Eropa.

Duta besar Republik Indonesia, Junus Effendi Habibie kembali menjadi berita 
sehubungan wawancaranya yang dimuat di harian Belanda Financiele Dagblad. Dubes 
Habibie mengatakan, harga diri merupakan alasan mengapa Presiden SBY 
membatalkan kunjungan kenegaraan ke Belanda Oktober lalu. Pembatalan ini tidak 
mengganggu hubungan baik dengan Indonesia, tapi bukan berarti bahwa hal ini 
berlangsung dengan sendirinya.

RMS adalah kendala terbesar dalam hubungan dengan Indonesia, karena itu sang 
dubes menuntut pemerintah Den Haag untuk mengambil langkah-langkah yang 
diperlukan terhadap RMS. "Apabila sebuah pemerintahan di pembunagan tetap bisa 
mengajukan kort geding atau sidang kilat terhadap para pejabat Indonesia, maka 
tidak akan ada menteri Indonesia yang ingin mengunjungi Belanda. Dan ini bisa 
berdampak dalam hubungan antara kedua negara". 

Dubes Habibie akan mengakhiri masa tugasnya di Belanda Januari mendatang. ia 
mengatakan tidak mengerti mengapa pemerintah Belanda membiarkan rencana 
kunjungan kenegaraan itu batal gara-gara sebuah gugatan. "Kenapa seseorang 
boleh mengajukan gugatan ke pengadilan atas nama sebuah gerakan yang ilegal?". 
RMS memang dilarang di Indonesia dan pemerintah Belanda tidak mengakui 
pemerintahan RMS di pembuangan. 

Menurutnya gugatan itu adalah sebuah penghinaan terhadap Presiden Republik 
indonesia. Dan karena itu juga terhadap rakyat Indonesia dan ini melanggar 
integritas bangsa. Berbeda dengan wawancaranya beberapa bulan lalu, dubes 
Habibie lebih berhati-hati dalam memberikan pendapat. Ketika itu ia dianggap 
menghina para pemilih PVV, partai pimpinan politikus populis Belanda, Geert 
Wilders.

Demikian Financiele Dagblad dan sekian tinjauan pers.


* GEMA WARTA TOPIK TINJAUAN PERS: IMIGRAN GELAP HARUS KELUAR SWIS

IMIGRAN GELAP HARUS KELUAR SWIS

Tinjauan Pers: Imigran Ilegal Harus Keluar Swis dan RMS Kendala Terbesar 
Hubungan Indonesia-Belanda

Ahad kemarin rakyat Swis memutuskan lewat referendum bahwa tiap penduduk yang 
bukan warga negara Swis akan dideportasi secara otomatis apabila terbukti 
melakukan tindak kriminal, mulai dari pelecehan seksual, perdagangan narkoba 
tapi juga apabila melakukan penggelapan tunjangan sosial. Demikian berbagai 
media Belanda.

Para hakim Swis mulai saat ini bukanlah satu-satunya badan yang menentukan 
apakah seorang asing dideportasi dari negara itu atau tidak. Tiap tahunnya 
sekitar 700 imigran asing diusir dari Swis. Juga pencari suaka yang kemungkinan 
ditangkap apabila kembali ke negara asal, akan dipulangkan bila melakukan 
tindak kriminal.

Referendum ini adalah usulan partai populis kanan Swis SVP, partai terbesar di 
negara itu. referendum ini juga suatu peringatan untuk pemerintah Swis, bahwa 
banyak warganya berpendapat terlalu banyak orang asing yang dalam waktu singkat 
mendapat ijin tinggal di negara tersebut, dan pemerintah Bern sangat royal 
dengan pemberian tunjangan sosial. Demikian tulis Dagblad De Pers. 

Di Swis memang persentase warga asing yang melakukan tindak kriminal cukup 
tinggi. Tahun 2009 lebih dari separoh dari kriminal yang ditangkap di negara 
itu adalah imigran. Kebanyakan mereka melakukanpenggelapan tunjangan sosial, 
bukan tindak kekerasan. UU baru Swis baru berlaku apabila UUD diubah dan itu 
bisa berlangsung lama. Partai-partai lainnya di Swis menentang perubahan ini 
karena bertentangan dengan UUD, hukum internasional dan persetujuan dengan Uni 
Eropa.

Duta besar Republik Indonesia untuk Kerajaan Belanda, Junus Effendi Habibie 
kembali menjadi berita sehubungan wawancaranya yang dimuat di harian Belanda 
Financiele Dagblad. Dubes Habibie mengatakan, harga diri merupakan alasan 
mengapa Presiden SBY membatalkan kunjungan kenegaraan ke Belanda Oktober lalu. 
Pembatalan ini tidak mengganggu hubungan baik dengan Indonesia, tapi bukan 
berarti bahwa hal ini berlangsung dengan sendirinya.

RMS adalah kendala terbesar dalam hubungan dengan Indonesia, karena itu Dubes 
menuntut pemerintah Den Haag untuk mengambil langkah-langkah yang diperlukan 
terhadap RMS. "Apabila pemerintahan RMS di pengasingan tetap bisa mengajukan 
kort geding atau sidang kilat terhadap para pejabat Indonesia, maka tidak akan 
ada menteri Indonesia yang ingin mengunjungi Belanda. Dan ini bisa berdampak 
dalam hubungan antara kedua negara". 

Dubes Habibie akan mengakhiri masa tugasnya di Belanda Januari mendatang. Ia 
mengatakan tidak mengerti mengapa pemerintah Belanda membiarkan rencana 
kunjungan kenegaraan itu batal gara-gara sebuah gugatan. "Kenapa seseorang 
boleh mengajukan gugatan ke pengadilan atas nama sebuah gerakan yang ilegal?" 
RMS memang dilarang di Indonesia dan pemerintah Belanda tidak mengakui 
pemerintahan RMS di pembuangan. 

Menurutnya gugatan itu adalah sebuah penghinaan terhadap Presiden Republik 
indonesia. Dan karena itu juga terhadap rakyat Indonesia dan ini melanggar 
integritas bangsa. Berbeda dengan wawancaranya beberapa bulan lalu, dubes 
Habibie lebih berhati-hati dalam memberikan pendapat. Ketika itu ia dianggap 
menghina para pemilih PVV, partai pimpinan politikus populis Belanda, Geert 
Wilders.

Demikian Financiele Dagblad dan sekian tinjauan pers.


* KETIKA EROPA TIDAK BERHARGA LAGI

Para pemimpin negara-negara zona euro mencapai kesepakatan akhir pekan lalu 
tentang bantuan talangan untuk Irlandia. Sebagai imbalannya, dengan bantuan 
sebesar 85 milyar euro, Irlandia harus melakukan penghematan besar-besaran. 
Tapi itu tidaklah berarti mata uang euro sudah selamat. Maklum Portugal dan 
Spanyol masih diintai krisis. Berikut sebuah kolom Johan Huizinga.

Pagi hari di bulan Desember 2010. Pesawat kanselir Jerman Angela Merkel 
meninggalkan bandar udara Zaventem di Brussel. Belum lagi sejam para pemimpin 
negara-negara Eropa selesai dengan sidang maraton mereka. Mereka tidak berhasil 
mencapai kesepakatan untuk membantu negara-negara lemah di zona euro. Pada 
telpon genggamnya sang kanselir melihat bursa Asia anjlok. Frankfurt, bursa 
Jerman, masih belum buka. 

Tak perlu menjamin
Eropa harus selalu menolong negara-negara anggotanya yang lemah dengan dana 
darurat Uni Eropa. Itu artinya uang pajak rakyat. Soal ini para pemimpin Eropa 
setuju. Tapi, begitu tuntutan Merkel, pelbagai bank dan pemilik saham juga 
harus terima mereka bisa kehilangan dana, apalagi kalau itu dipakai sebagai 
dana talangan. 

Merkel sendiri tidak mau pembayar pajak Jerman terus-terusan ikut menanggung 
dana talangan untuk negara-negara zona euro yang lemah. Kalau satu negara tidak 
bisa lagi membayar utangnya, pemerintah tetap bersedia mengulurkan bantuan, 
demikian Angela Merkel. Tetapi, pemerintah itu tidak perlu lagi menjamin bahwa 
bank-bank yang memberi bantuan akan memperoleh kembali bantuan itu. Demikian 
usul Kanselir Jerman. 

Keluar dari euro
Pemimpin Eropa lain tidak setuju. Kalau itu yang dilakukan, demikian dalih 
mereka, maka tidak akan ada bank lagi yang sudi mengulurkan bantuan, dan 
negara-negara zona euro akan ambruk. Karena itu Eropa harus mengerahkan dana 
daruratnya. Jadi para pembayar pajak di negara-negara yang lebih kuat seperti 
Jerman akan makin menjadi korban. Merkel tahu alasan seperti ini tidak akan 
laku di negerinya. Sementara itu, dari Bundestag, parlemen Jerman, makin 
lantang terdengar seruan supaya Jerman keluar saja dari zona euro. 

Alhasil Merkel pulang dengan tangan hampa dan bursa Eropa langsung bereaksi. 
Suku bunga kredit negara pada Irlandia dan Portugal melonjak tajam. Bagi banyak 
bank, resiko negara-negara ini tidak melunasi hutang mereka menjadi terlalu 
besar. Baru kalau ada timbal balik dalam jumlah besar, artinya suku bunga yang 
tinggi, bank-bank itu bersedia memberi bantuan. 

Dalam beberapa hari, ketidakpercayaan pasar uang itu menjalar ke Spanyol dan 
Italia. Bahkan Prancis yang APBNnya harus menanggung banyak pensiun itu tidak 
lagi percaya. Orang Jerman sudah muak. Jerman harus kembali pada mark, demikian 
nama sebuah partai populis baru yang menurut jajak pendapat, dalam dua minggu, 
bisa meraup seperempat kursi parlemen. 

Ulah politisi
Akhirnya, Jerman menghentikan aliran dananya untuk dana darurat Uni Eropa, 
untuk sementara. Akibatnya operasi bantuan untuk Yunani, Irlandia dan Portugal 
juga ikut terhenti. Negara-negara ini keluar dari mata uang euro, kembali 
memberlakukan mata uang sendiri, masing-masing drachma, pint dan escudo. Ketiga 
mata uang itu juga langsung didevaluasi. Ekspor ketiga negara itu punya harapan 
lagi, karena harganya lebih murah. Tetapi utang luar negeri mereka masih dalam 
euro. Mata uang sendiri memang lebih murah, sedangkan euro lebih mahal, 
sehingga hutang juga akan lebih mahal. 

Dalam beberapa minggu, kepercayaan pada euro lenyaplah sudah. Hutang tidak bisa 
lagi dicicil dan dilunasi. Perbankan kembali menghadapi masalah, dan rakyat 
berontak. Yang dipersalahkah euro, mata uang inipun akhirnya anjlok. 

Kaget, Angela Merkel terbangun. Juga karena pesawatnya mendarat dengan tidak 
mulus. Merkel menghela napas panjang dan mengambil telpon genggamnya. Bursa 
Frankfurt anjlok, tetapi euro maish ada. Mungkin ia harus melunakkan 
tuntutannya. Merkel tahu, dirinya harus berani bertaruh. Kalau nilai tinggi 
euro hanya berkat ulah politisi, dan itu tanpa aturan main yang jelas, maka 
cepat atau lambat mata uang Eropa itu pasti akan ambruk juga.


* GEMA WARTA TOPIK BELANDA: HADIAH PERDAMAIAN ANAK-ANAK: BUKU, KOPI, SEPEDA DAN 
AKTA KELAHIRAN

HADIAH PERDAMAIAN ANAK-ANAK: BUKU, KOPI, SEPEDA DAN AKTA KELAHIRAN

Oleh Heleen Sittig

Hak-hak anak-anak: sering merupakan sesuatu yang abstrak dan hanya ditekuni 
oleh para ahli hukum atau kaum terpelajar lain. Tetapi Yayasan KidRights 
berupaya menunjukkan tidak selalu begitu. Anak-anaklah yang harus meyakinkan 
khalayak tentang teman-teman mereka. 

Senin 29 November di Ridderzaal, Bangsal Bangsawandi Den Haag, diserahkan 
Hadiah Pedamaian Anak-Anak. Dewan juri menilai pelbagai peserta yang datang 
dari seluruh dunia. Pemenang memperoleh uang sebesar 100 ribu euro. Dana 
sebesar ini akan dipakai membiayai pelbagai proyek yang berkaitan dengan 
aktivitas pemenangnya. 

Tahun ini, dari 80 peserta, dipilih empat anak. Mereka adalah Tatiana, 15 
tahun, dari Amerika Serikat; Getahun, 16 tahun, dari Ethiopia; Francia, 16 
tahun, dari Republik Dominika; dan Emmanuel, 14 tahun, dari Rwanda. 

Kutubuku
Tatiana yang dipanggil Tati sebenarnya adalah seorang gadis yang sangat pemalu, 
dia sangat suka membaca. Ia sangat menyayangkan anak-anak yang tidak bisa 
memperoleh buku sehingga tidak bisa membaca. Karena itu, ketika mencapai 12 
tahun, Tatiana sudah membantu membuka perpustakaan untuk dikirim ke Afrika. 
Sebelum mengirim buku, Tatiana membacai dulu buku-buku itu supaya tahu mutunya 
dan tahu benar apa yang dikirimnya. Tati juga punya situs web sendiri: 
www.srpeadthewords.us

Minum kopi
Getahun berupaya melindungi anak-anak dari praktek-praktek tradisional Ethiopia 
yang berbahaya bagi mereka. Misalnya ia anti penyiksaan anak, anti buruh anak 
dan anti penjodohan gadis pada usia muda. 

Di Ethiopia tidak mudah bagi seorang anak untuk memperdengarkan suaranya. 
Tetapi Getahun punya cara sendiri supaya didengar orang. Ia berbicara dengan 
orang dewasa di lingkungannya pada saat berlangsung upacara kopi tradisional. 
Tentu saja pada upacara seperti ini, anak-anak tidak diundang, tetapi Getahun 
ikut ibunya sehingga ia berkesempatan untuk bicara. 

Ayam jadi sepeda
Ibu Emmanuel tidak punya uang untuk menyekolahkan anaknya. Tapi Emmanuel tidak 
kehabisan akal, ia merancang sebuah proyek supaya bisa bersekolah. Dari 
kakeknya Emmanuel pernah memperoleh seekor ayam. Ayam itu tidak disembelihnya, 
melainkan dibiarkan bertelur untuk dierami. Menetaslah anak ayam yang dibiarkan 
terus beranak pinak, sehingga Emmanuel punya 10 ekor ayam. 10 ekor itu 
dijualnya dan uangnya dipakai beli sepeda. Sepeda ini disewakannya pada anak 
lain. Sementara itu ia beli sepeda kedua untuk adiknya yang juga menyewakan 
sepeda itu. 

Dengan cara ini Emmanuel tidak hanya membantu keluarganya sendiri, melainkan 
juga mendorong anak-anak lain untuk menabung. 

Akta Kelahiran
Francia berjuang supaya anak-anak memperoleh hak registrasi atau pendaftaran 
nama dan kebangsaannya. Banyak anak di Republik Dominika, terutama anak-anak 
orang yang melarikan diri dari Haiti, tidak punya akta kelahiran. Dengan begitu 
secara resmi anak-anak ini tidak ada, mereka juga tidak bisa masuk sekolah, 
tidak bisa menggunakan prasarana kesehatan dan kesulitan memperoleh pekerjaan 
di masa depan. 

Francia membantu anak-anak ini supaya didaftar. Orang tuanya pelarian dari 
Haiti, tetapi Francia lahir di Republik Dominika. Dia juga baru setahun 
terdaftar. Sampai sekarang Francia sudah membantu 170 anak memperoleh akta 
kelahiran. Karena itu mereka bisa bersekolah.

Pemenang terdahulu
2005 Nkosi Johnson, seorang anak Afrika Selatan yang memperjuangkan anak-anak 
pengidap HIV/Aids. Ia lahir mengidap HIV, tutup usia tahun 2001 pada umur 12 
tahun. Hadiah ini diterimanya setelah ia meninggal. 

2006 Om Prakash Gurjar (India), memperoleh hadiah karena berjuang bagi buruh 
anak-anak.

2007 Thandiwe Chama (Zambia), memperjuangkan hak-hak anak-anak Zambia, terutama 
hak memperoleh pendidikan. 

2008 Mayra Avellar Nevez (Brasil). Dia sendiri tinggal di wilayah kumuh Rio de 
Janeiro dan berupaya mengatasi kekerasan di favela itu. 

2009 Baruani Ndume (Kongo) memperjuangkan nasib anak-anak di kamp pengungsi 
Tanzania yang kehilangan orang tua. Baruani menyelenggarakan siaran radio untuk 
mempersatukan keluarga yang terpisah.


* BADAN KEHORMATAN DPR DIROMBAK, PEMERIKSAAN TETAP JALAN

Gunjang ganjing dalam tubuh Badan Kehormatan DPR RI sehubungan dengan kasus 
sejumlah anggotanya yang melakukan studi banding ke Yunani dan ´mampir´di 
Turki, akhirnya sampai pada puncaknya.

Senin (29/11/2010) Pimpinan DPR dan fraksi DPR sepakat untuk merombak total 
Badan Kehormatan itu, demi menegakkan etika. Apakah perombakan dapat 
menyelesaikan masalah?

Tuntutan LSM
Ray Rangkuti, direktur Lingkar Madani untuk Indonesia, adalah satu dari sepuluh 
LSM yang menuntut pemeriksaan terhadap anggota BK yang studi banding ke Yunani.

'Di Indonesia ini sulit optimis untuk sesuatu hal yang lebih baik apabila 
menyangkut partai politik, kinerja legislatif dan eksekutif baik nasional 
maupun daerah,' demikian Ray.

Namun setidaknya masalah yang secara kasat mata tidak bisa dilakukan oleh 
orang-orang yang duduk dalam badan kehormatan. Sebenarnya tidak serta merta 
bahwa melakukan pergantian terhadap anggota badan kehormatan maka otomatis akan 
terjadi perbaikan kinerja.

Sebaliknya, kita tidak pernah merasa putus asa karena setidaknya kita tidak 
membiarkan kemandulan BK ini menjadi sesuatu yang permanen. Dengan perubahan 
yang dicanangkan ini, sekalipun optimismenya sangat sedikit, tapi setidaknya 
penyakit itu ditinggalkan.

Wajib Memeriksa
Ray Rangkuti menambahkan sekalipun terjadi pergantian anggota BK, maka tidak 
karenanya semua laporan yang masuk ke BK, batal. Karena setiap orang yang 
melakukan pelaporan ke BK, pada dasarnya melapor kepada institusi dan bukan 
pada individu yang ada dalam BK.

Siapapun yang menggantikan anggota BK, wajib melanjutkan laporan-laporan 
masyarakat karena yang dilaporkan adalah anggota DPR ke satu institusi yang 
bernama Badan Kehormatan DPR-RI.

Terkait dengan tuntutan LSM untuk melakukan pemeriksaan terhadap anggota BK 
yang melakukan studi banding ke Eropa, dalam hal ini ke Yunani dan kemudian 
transit di Turki itu, terkait dengan tingkah laku mereka sebagai anggota DPR. 
Jadi bukan saja sebagai anggota BK tapi sebagai anggota DPR. Sekalipun mereka 
telah digantikan, tidak serta merta tuntutan dibatalkan.

Kehormatan DPR
Bukan hanya delapan, tapi seluruh anggota BK yang diminta untuk diganti oleh 
LSM, demikian Ray menambahkan. Karena polemik berkelanjutan di antara mereka 
serta tingkah laku yang mereka lakukan dan sulit diterima publik sangat 
berimbas bukan saja bagi kinerja BK tapi kehormatan anggota DPR secara 
menyeluruh.

Bagaimanapun BK adalah insitusi yang anggotanya adalah orang-orang terpilih. 
Malah sekarang menjadi sumber masalah dan keributan akibat tingkah laku yang 
tidak bisa dipertanggungjawabkan.

Menurut Ray Rangkuti, pernyataan bahwa mereka berhasil menjual furnitur 
Indonesia di Turki, justru semakin memperkuat alasan untuk segera dilakukan 
pemeriksaan terhadap anggota BK bersangkutan.

Alasannya, surat ijin mereka adalah studi banding ke Yunani tapi mereka transit 
di Turki dan melakukan promosi dagang Indonesia. Jadi ini berlawanan dengan 
tujuan. Kedua, apakah promosi yang dilakukan benar-benar untuk kepentingan 
bangsa Indonesia atau kepentingan individu?


* HABIBIE MERAGUKAN ADANYA PENYIKSAAN DI MALUKU

Duta Besar Republik Indonesia untuk Kerajaan Belanda Junus Effendi Habibie 
meminta agar pemerintah Belanda membubarkan Republik Maluku Selatan (RMS). 
"Saya tidak mau mengajari orang Belanda, tapi kalau itu (RMS, red) dibubarkan, 
selesai toh," katanya kepada Radio Nederland.

Selanjutnya Habibie mengimbau agar jangan sampai hubungan RI-Belanda rusak. Ia 
menambahkan bahwa pemerintah Belanda sebenarnya sudah menulis surat ke 
pemerintah RI bahwa pihaknya tidak mengakui RMS. Namun Dubes RI ini 
bertanya-tanya kenapa kok RMS masih ada.

Habibie bisa memahami kalau ada orang Maluku sebagai individu mengadukan 
seseorang ke muka hakim di Belanda. Tapi, tambahnya, jangan sebagai RMS. "Ini 
masalah prinsip bahwa kita tidak mentolerir separatisme," katanya. Karena RMS 
sudah ditumpas pada tahun 1950.

Sebaliknya Habibie bisa memahami kalau RMS itu sebagai yayasan. "Yayasan RMS 
mag (boleh, red)," tandasnya. Ia menegaskan lagi, yang tidak boleh itu adalah 
RMS sebagai pemerintah di pengasingan. 

Ia pun menjelaskan sekali lagi, bahwa dengan keberadaan RMS sebagai pemerintah 
di Belanda menunjukkan bahwa pemerintah Belanda mengakui RMS. 

Habibie berharap agar pemerintah Belanda mengakhiri keadaan yang tidak begitu 
menyenangkan ini. 

Pokoknya bagi Habibie, RMS sebaiknya dibubarkan saja. Karena kalau tidak, 
berarti Belanda mengakui separatisme di Indonesia. 

Dubes Habibie tidak lama lagi akan kembali ke tanah air. Ditanya apa ia akan 
menyarankan penggantinya untuk berbicara dengan RMS, dengan tegas Habibie 
mengatakan: "Itu tidak akan terjadi."

Mengenai pelanggaran hak asasi manusia di Maluku, Dubes Habibie, meragukan 
adanya penyiksaan di sana. "Biasa gambar-gambar yang sepuluh tahun lalu 
dikeluarkan lagi sekarang," katanya.


---------------------------------------------------------------------
Radio Nederland Wereldomroep, Postbus 222, 1200 JG Hilversum
http://www.rnw.nl/id/bahasa-indonesia

Anda bisa berhenti berlangganan dengan mengirim email ke:
[email protected]

Keterangan lebih lanjut mengenai siaran radio kami dapat Anda
peroleh melalui
[email protected]

Copyright Radio Nederland Wereldomroep. 
---------------------------------------------------------------------

Kirim email ke