---------------------------------------------------------------------
WARTA BERITA RADIO NEDERLAND WERELDOMROEP
Edisi: Bahasa Indonesia
Ikhtisar berita disusun berdasarkan berita-berita yang disiarkan oleh
Radio Nederland Wereldomroep selama 24 jam terakhir.
---------------------------------------------------------------------
Edisi ini diterbitkan pada:
Kamis 16 Desember 2010 16:30 UTC
** ASSANGE BERSEKONGKOL DENGAN MANNING?
** KOREA SELATAN LATIHAN DI YEONPYEONG
** DI HAITI 2400 ORANG TEWAS AKIBAT KOLERA
** GEMA WARTA TOPIK BELANDA: TITIK BALIK KEBIJAKAN BANTUAN LUAR NEGERI BELANDA
** TINJAUAN PERS 16 Desember 2010
* ASSANGE BERSEKONGKOL DENGAN MANNING?
WASHINGTON (ANP) - Pihak kehakiman Amerika Serikat mencari tahu apakah Julian
Assange, pendiri situs web WikiLeaks, bersekongkol dengan Bradley Manning.
Demikian pemberitaan The New York
Times, Kamis ini. Manning adalah analis informasi angkatan bersenjata Amerika
dan ditahan karena dituduh menyalurkan informasi kepada Assange.
Para penuntut ingin tahu apakah Assange merangsang Manning atau membantunya
membocorkan ribuan dokumen mengenai perang di Irak dan Afghanistan. Kalau itu
memang benar demikian, maka Assange bisa digugat dengan dakwaan yang lebih
berat daripada yang sekarang ini. Menurut The New York Times, untuk sementara
ini yustisi menganggap Assange sebagai penerima yang mempublikasikan dokumen.
Manning ditangkap Mei lalu, setelah WikiLeaks menyebarluaskan video yang
menayangkan helikopter Amerika menembakmati warga sipil.
Belum lama ini WikiLeaks kembali mempublikasikan serangkaian dokumen rahasia
dan membuat Washington berang. Dokumen-dokumen tersebut berasal dari kedutaan
besar Amerika di seluruh dunia dan isinya tidak selalu bernuansa. Oleh karena
itu pemerintah Amerika sangat dipermalukan.
Sejak itu Amerika berupaya mencari alasan kuat untuk menggugat Assange.
Menurut pengacaranya sebuah grand jury sudah mencaritahu apakah pihak penuntut
memiliki cukup bukti untuk menggugat pemimpin WikiLeaks.
Saat ini Assange ditahan di Inggris. Hari ini dia akan diberitahu apakah akan
dibebaskan. Dia ditangkap atas permintaan Swedia, karena diduga melakukan
pelecehan dan perkosaan.
* KOREA SELATAN LATIHAN DI YEONPYEONG
SEOUL (ANP/AFP) - Mulai tanggal 18 sampai tanggal 21 Desember mendatang,
angkatan bersenjata Korea Selatan melakukan latihan di pulau Yeonpyeong, yang
akhir November lalu ditembaki Korea Utara. Rencana latihan ini diumumkan oleh
pimpinan angkatan bersenjata di Seoul. Tentara antara lain akan menggunakan
artileri pada latihan itu.
Pada latihan militer terakhir di lokasi ini, 23 November lalu, artileri Korea
Utara menembaki pulau itu. Akibatnya empat orang tewas dan 18 luka-luka.
Sejumlah rumah di Yeonpyeong-ri ditembaki sampai hancur. Kepulauan Yeonpyeong
terketak 12 kilometer sebelah barat pantai Korea Utara.
* DI HAITI 2400 ORANG TEWAS AKIBAT KOLERA
PORT-AU-PRINCE (ANP/AFP) - Wabah kolera di Haiti ternyata lebih cepat menjalar
daripada dugaan sebelumnya. Jumlah warga yang meninggal akibat penyakit itu
sudah melebihi 2400 jiwa. Hal ini diumumkan Kementerian Kesehatan Haiti.
Hari-hari terkahir 210 orang meninggal akibat kolera. Pekan lalu selama
beberapa hari berturut-turut jumlah yang meninggal tidak sampai 30 orang; hal
ini memberikan harapan kepada para pekerja dalam bidang kesehatan di pulau
Karibia.
Wabah kolera melanda Haiti pertengahan Oktober llau dan sepanjang bulan
November merenggut 60 sampai 80 nyawa setiap hari, kadang-kadang bahkan lebih
dari itu. Lebih dari 109.000 orang terjangkit kolera, 54 ribu orang lebih
dirawat di rumah sakit.
Kolera disebarkan lewat air minum dan makanan yang terkontaminasi. Infeksi
kolera menyebabkan diare dan dehidrasi. Yang terjangkit bisa meninggal dalam
beberapa jam saja kalau tidak diberi minum air dan garam.
* MPR Amerika Serikat Setujui Pencabutan Don't Ask Don't Tell
WASHINGTON (ANP/AFP/RTR) - Dewan Perwakilan Rakyat Amerika Serikat, Rabu
kemarin kembali menyetujui pencabutan undang-undang yang melarang kaum militer
homoseksual menyatakan sifat homoseksualnya. Kini undang-undang ini dibawa ke
Senat, yang sebelmnya sudah menggagalkan usulan serupa.
Menurut partai Demokrat yang mendukung undang-undang baru ini, di Senat sudah
ada 60 suara yang dibutuhkan untuk menggolkan peraturan ini. Tapi partai
Republik yang anti penyesuaian kebijakan don't ask, don't tell, tidak yakin
kubu Demokrat akan mendapat 60 suara.
Undang-undang ini diterapkan tahun 1993 di bawah mantan presiden Bill Clinton.
Oleh karena itu kaum lesbian dan homoseksual bisa masuk angkatan bersenjata
selama tidak menyatakan sifat homoseksualnya. Sebanyak 13.000 militer terpaksa
meninggalkan angkatan bersenjata Amerika karena terbuka soal sifat homoseksual
mereka.
* ORANG CINA MAKIN KURANG PUAS
Beijing (ANP/AFP) - Orang Cina kurang puas dengan kehidupan mereka. Kepercayaan
terhadap pemerintah juga berkurang. Hal ini tertera dalam hasil penelitian
Akademi Ilmu Sosial Cina, yaitu sebuah think tank pemerintah, yang
dipublikasikan Kamis ini.
Menurut para peneliti rasa puas mengenai jaminan sosial mencapai titik terendah
dalam empat tahun terakhir. ,,Orang-orang di kota dan pedesaan tidak puas lagi
dengan kehidupan mereka, juga gara-gara dampak krisis keuangan yang secara
bertahap terasa tahun 2010", demikian laporan penilitian.
* CINA DAN INDIA SALING MENDEKATI
NEW DELHI (ANP/RTR/AFP) - Perdana Menteri Cina Wen Jiabao bertemu dengan
sejawatnya dari India Manmohan Singh di ibukota New Delhi. Menurut pengamat,
mereka tidak segan-segan membicarakan masalah-masalah berat yang memisahkan
kedua negara adikuasa ini. Lebih dari sepertiga penduduk dunia tinggal di
kedua negara ini.
Wen Jiabao berharap bisa emndekatkan kedua negara melalui lawatannya yang
bertemakan ,,persahabatan dan kerjasama''. Ini merupakan kunjungan pertama
perdana menteri Cina kepada India dalam waktu lima tahun. Rabu kemarin pemimpin
Cina ini menandatangani perjanjian bisnis senilai 12 milyar euro. Rombongannya
terdiri dari 400 orang termasuk jumlah besar usahawan Cina.
* 100 PENCARI SUAKA DI KAPAL KAYU
CANBERRA (ANP) - Kemungkinan kapal nelayan yang dibuat dari kayu dan tenggelam
di Pulau Christmas Rabu kemarin, membawa seratus pencari suaka. Demikian
menurut Chris Brown, menteri Australia urusan Imigrasi.
Sejauh ini 28 jenazah ditemukan dan 42 orang diselamatkan. Awalnya pihak
berwenang Australia berasumsi sekitar 70 orang berada di kapal kayu itu.
Pihak kehakiman Australia mulai menyelidiki insiden tersebut. Kemungkinan kapal
adalah milik penyelundup manusia. Kebanyakan penumpang diduga berasal dari Iran
dan Irak. Konon mereka menuju Australi lewat Indonesia.
* TUMPAS SEMUA BENTUK EXTREMISME
MOSKOU (ANP/RTR/AFP) - Yustisi dan dinas keamanan Rusia harus menumpas semua
bentuk extremisme, dari arah manapun asalnya. Hal ini dikemukakan Perdana Rusia
Vladimir Putin pada acara tahunan tanya jawab dengan publik.
Putin memperingatkan bahwa tidak semua aksi extremis adalah ulah orang Kaukasus
dan orang luar negeri. Rabu kemarin polisi di Moskou dan kota-kota lain
menangkap lebih dari 1000 anak muda dalam upaya mencegah pecahnya kekerasan
rasial.
Akhir pekan lalu ribuan fan sepakbola dan extremis kanan bentrok dengan polisi
setelah seorang penggemar bola ditembakmati. Pelakunya kemungkinan seorang pria
dari Kaukasus Utara yang penduduknya terutama beragama Islam.
* ISTRI MUGABE GUGAT WIKILEAKS
HARARE (ANP/AFP) - Istri Presiden Zimbabwe, Robert Mugabe, menuntut ganti rugi
senilai 11,5 juta euro dari koran The Standard, yang memuat berita dari
situsweb WikiLeaks. Dalam berita itu Grace Mugabe dituduh terlibat perdagangan
ilegal berlian. Hal ini diberitakan media Zimbabwe, yang terletak di Afrika
bagian selatan.
Rabu kemarin Mugabe mengajukan tuntutan ganti rugi. Pekan lalu The Standard
mempublikasikan tulisan yang dikirim duta besar Amerika James McGee ke
Washington tahun 2008. Di situ tertulis bahwa Grace Mugabe memetik keuntungan
sebanyak jutaan euro dari pertambangan berlian di wilayak Marange, Zimbabwe
Timur.
* GEMA WARTA TOPIK BELANDA: TITIK BALIK KEBIJAKAN BANTUAN LUAR NEGERI BELANBDA
John Tyler
Pemerintah Belanda memotong anggaran bantuan pembangunan luar negeri. Dan dana
yang tersisa akan digunakan dalam berbagai bidang.
Perubahan ini salah satu praktik penghematan dalam berbagai bidang akibat
krisis ekonomi. Ini juga menandai titik balik kebijakan Belanda dalam bidang
bantuan luar negeri.
Deputi Menteri Luar Negeri Ben Knapen mengatakan, bantuan luar negeri harus
lebih efisien, lebih berorientasi kepada pertumbuhan ekonomi dan tidak lagi
sporadis.
"Tentu saja, bantuan pembangunan harus jadi lebih resmi, seperti kerja sama
bisnis. Semua orang setuju soal itu. Sekarang, bidang ini sudah lebih efisien.
Citranya saja yang masih lebih buruk ketimbang kenyataan. Bantuan luar negeri
sudah tidak menghabiskan uang seenaknya seperti dulu lagi, tapi tetap saja
bidang ini masih harus dibenahi."
Knapen akan membuat sektor ini lebih efisien. Anggaran bantuan luar negeri
tahun depan akan dipotong 8%. Dan rencananya, empat tahun ke depan, anggaran
ini akan dipotong 20%. Hingga saat ini pemerintah Belanda punya tiga cara untuk
menyalurkan bantuan: bantuan bilateral langsung, bantuan lewat Uni Eropa dan
organisasi-organisasi seperti Bank Dunia, serta subsidi ke
organisasi-organisasi non-pemerintah. Dan mulai tahun depan, ketiga cara ini
akan dihapus.
Lima negara sepertinya tak akan lagi menerima bantuan anggaran tahun depan:
Benin, Senegal, Moldova, Burundi dan Zambia. Bantuan untuk Rwanda dan Tanzania
sebelumnya sudah dicabut. 40 negara yang sekarang menerima bantuan langsung
dari pemerintah Belanda akan dikurangi menjadi 12 negara saja. Minggu ini,
Knapen akan mengumumkan lima negara pertama yang akan menerima bantuan luar
negeri Belanda.
Perubahan yang diusung Knapen berdasar pada laporan berjudul Less Pretention,
More ambitions yang dikeluarkan tahun lalu. Knapen adalah salah satu penulis
laporan itu. Sekarang ia sedang mempraktikkan saran-sarannya sendiri.
Namun semua saran dalam laporan itu kontroversial. Anggota partai oposisi
sosial demokrat PvdA, Sjoera Dikkers, mengatakan, bantuan luar negeri sekarang
dikomersialisasi.
"Knapen adalah deputi menteri jual-beli. Bantuan pembangunan jadi
diprivatisasi, dikurangi, dirusak."
Jan Pronk, rekan Dikkers dari partai buruh PvdA, setuju. Ia pernah menjabat
sebagai Menteri Kerja Sama Pembangunan selama total 14 tahun. Ia juga mantan
wakil khusus PBB di Sudan. Ia adalah personifikasi kebijakan kerja sama
pembangunan Belanda selama tiga puluh tahun terakhir. Ia menyatakan, bantuan
luar negeri adalah tugas moral dan politis. Dan anggarannya tak boleh
dimasukkan dalam neraca nasional.
Lawan-lawan politik Knapen merujuk kepada negara tetangga Inggris. Bahkan
Inggris yang melakukan penghematan anggaran nasional dengan lebih radikal
ketimbang Belanda, tidak memotong anggaran bantuan luar negeri mereka.
Knapen membela diri. Ia mengatakan, bahkan setelah pemotongan bantuan luar
negeri, Belanda masih akan dianggap sebagai negara donor yang baik hati oleh
dunia internasional. Ia bilang, para pejabat harusnya tidak membiarkan emosi
dan simpati mereka akan penderitaan manusia, menentukan keputusan politik
mereka.
"Orang tersentuh melihat apa yang terjadi di dunia, dan memutuskan untuk
menyumbangkan uang. Dan jika Belanda terus-menerus melakukan itu dalam berbagai
bidang berbeda, bantuan itu akan jadi sangat sporadis dan tak terlihat
hasilnya."
Knapen akan mempraktikkan pemotongan anggaran ini dalam pemerintahan minoritas.
Di parlemen ia didukung oleh partai kanan populis PVV pimpinan Geert Wilders -
yang ingin menghapus semua bantuan kerja sama pembangunan. Jadi, Knapen punya
dukungan politik. Toh, belum jelas berapa banyak publik yang akan mendukung
Knapen dalam perubahan kebijakan fundamental macam itu.
Baru-baru ini Belanda menerima pengakuan bahwa negara ini berada di posisi
puncak dalam bidang bantuan pembangunan. Sebuah dokumen yang dibocorkan
WikiLeaks mengutip Menlu Amerika Serikat Hillary Clinton memuji Belanda sebagai
"pemimpin dunia dalam bidang bantuan luar negeri."
Ben Knapen yakin, Belanda tetap bisa mempertahankan gelar baik hatinya, bahkan
setelah ia memotong besar-besaran anggaran bantuan luar negeri.
* TINJAUAN PERS 16 Desember 2010
Tinjauan pers kali ini mengangkat Perdana Menteri Kosovo terpilih Hashim Thaci
- yang diduga terlibat dalam penjualan organ tubuh manusia ilegal - serta
masalah pengungsi Asia di Australia.
Harian Algemeen Dagblad menulis, Perdana Menteri Kosovo - yang sebelumnya
dijebloskan ke penjara - diduga terlibat kasus jual beli organ tubuh manusia.
Mereka diduga dibunuh di sekitar Pristina. Selanjutnya organ-organ mereka
tersebar ke klinik swasta di seluruh dunia.
Pasar Gelap
Menurut Dick Marty, yang menyelidiki kasus tersebut atas perintah Dewan Eropa,
pada akhir tahun 90-an, Tentara Pembebasan Kosovo UCK yang berada di bawah
pemerintahan Thaci, memindahkan tahanan ke penjara Albania. Di penjara itu
organ tubuh mereka dihilangkan dan dijual ke pasar gelap.
Marty juga melaporkan, para tahanan Serbia dan Albania yang dipenjara di akhir
perang Kosovo tahun 1999, dikurung di dalam rumah dekat bandara di ibukota
Tirana. Di sana mereka hidup dalam kondisi yang mengenaskan sebelum mereka
akhirnya ditembak mati.
"Organ mereka akhirnya diambil dan disalurkan ke klinik-klinik swasta di
seluruh dunia," tambah Marty. Ia menambahkan, nama Perdana Menteri Thaci
terungkap secara eksplisit dalam laporan tersebut. "Ia merupakan pemimpin dari
kelompok yang berkuasa UCK. Sejak tahun 1999 kelompok tersebut bertanggungjawab
atas kejahatan teroganisir di wilayah itu."
Pengadilan
Pemerintah Kosovo akhrinya mengancam untuk menyeret masalah tersebut ke
pengadilan. Dick Marty juga menuduh tentara NATO di Kosovo menutup mata atas
perdagangan organ tubuh manusia itu. Di tahun 2000 ujarnya, sebetulnya sudah
ada bukti yang cukup namun NATO tidak membiarkan masalah tersebut diselidiki
karena ada situasi di wilayah itu yang tidak memungkinkan.
Thaci menjabat perdana menteri sejak Kosovo memisahkan diri dari Sebia pada
tahun 2008. Di bawah kepemimpinannya perdagangan organ tubuh manusia terus
berlangsung.
Pengungsi
Dari penjualan organ tubuh kita beralih ke masalah pengungsian di Australia.
Harian pagi de Volksrant menulis, kapal kayu yang mengangkut lebih dari tujuh
puluh pengungsi hancur setelah bertabrakan dengan batu karang di Pulau
Christmas, Australia. Sebanyak 42 penumpangnya berhasil diselamatkan dan
sisanya 27 orang tewas.
Ke-27 pencari suaka yang tewas itu bukanlah satu-satunya kasus mengenaskan.
Setiap tahunnya ribuan pengungsi asal Iran, Irak, Bangladesh dan Birma mencoba
mencapa Australia melalui perjalanan yang berbahaya. Australia merupakan tanah
yang menjanjikan buat mereka. Negara itu memiliki UU pengungsi yang cukup
liberal.
Siapa yang berhasil mencapai pantai Australia, bakal mendapat status pengungsi.
Mereka biasanya tetap tinggal di Australia atau melanjutkan perjalanan ke
Kanada atau Selandia Baru. Perjalanan pengungsi itu berlangsung melalui
Indonesia. Para pengungsi menyewa perahu dengan mahal menuju Pulau Christmas.
Pulau kecil tersebut merupakan wilayah Australia namun lebih dekat ke pualau
Jawa dibanding dengan daratan Australia.
Banyak
Tahun ini saja sudah ada sekitar 127 perahu yang berlabuh di pulau itu dengan
mengangkut sekitar lima ribu pengungsi. Sementara itu ada juga perahu yang
gagal mencapai pulau itu. Para pengungsi biasanya terdampar di pesisir
Thailand, Malaysia atau di salah satu pulau di Indonesia.
Nasib pengungsi yang terdampar di Indonesia biasanya kurang beruntung. Mereka,
yang sudah menanti selama sepuluh tahun kadang tidak juga tidak mendapat
status, tidak punya hak dan tidak kesempatan untuk berlabuh di negara yang
bakal menampung mereka.
Australia berupaya untuk mengerem gelombang pengungsi yaitu dengan membuat
perjanjian dengan Indonesia. Namun Indonesia ternyata juga tidak mau kebanjiran
pengungsi. Akhirnya dipilih Timor Leste untuk tempat penampungan pengungsi
sementara. Demikian de Volkskrant.
---------------------------------------------------------------------
Radio Nederland Wereldomroep, Postbus 222, 1200 JG Hilversum
http://www.rnw.nl/id/bahasa-indonesia
Anda bisa berhenti berlangganan dengan mengirim email ke:
[email protected]
Keterangan lebih lanjut mengenai siaran radio kami dapat Anda
peroleh melalui
[email protected]
Copyright Radio Nederland Wereldomroep.
---------------------------------------------------------------------