--------------------------------------------------------------------- WARTA BERITA RADIO NEDERLAND WERELDOMROEP Edisi: Bahasa Indonesia
Ikhtisar berita disusun berdasarkan berita-berita yang disiarkan oleh Radio Nederland Wereldomroep selama 24 jam terakhir. --------------------------------------------------------------------- Edisi ini diterbitkan pada: Kamis 23 Desember 2010 14:40 UTC ** LATIHAN MILITER KOREA SELATAN ** KORUT KRITIK LATIHAN MILITER KORSEL ** BOM BUNUH DIRI DI AFGHANISTAN ** GEMA WARTA TOPIK TINJAUAN PERS: MUSLIM DAN ANTISEMITISME SERTA DEMAM ICE SKATING DI BELANDA ** GEMA WARTA TOPIK INTERNASIONAL: HARI INDAH BAGI ORANG HILANG ** GEMA WARTA TOPIK INTERNASIONAL: LUPINE SOLUSI KRISIS DAGING ** GEMA WARTA TOPIK INTERNASIONAL: TAK ADA PASIEN SEKARAT DI MAROKO ** GEMA WARTA TOPIK INDONESIA: PENGAMANAN NATAL MENCORENG WAJAH DEMOKRASI INDONESIA * LATIHAN MILITER KOREA SELATAN SEOUL (ANP) - Kamis (23/12) Korea Selatan mengadakan latihan militer besar-besaran. Dalam latihan itu, tembakan-tembakan tajam diluncurkan. Demikian dinyatakan Kementrian Pertahanan di Seoul. Latihan penembakan ini berjarak sekitar 20 kilometer dari perbatasan Korea Utara. Korsel mengerahkan pesawat dan helikopter perang, senjata antitank, artileri dan berbagai rudal. Angkatan laut juga melakukan manuver di pantai timur. Negara ini ingin unjuk gigi karena pada 23 November lalu, Korea Utara membombardir pulau Korea Selatan, Yeonpyeong, ketika latihan militer sedang dilaksanakan. Dalam insiden itu empat meninggal, dua di antaranya adalah warga sipil. * KORUT KRITIK LATIHAN MILITER KORSEL SEOUL (ANP) - Kamis (23/12) Korea Utara mengkritik latihan militer Korea Selatan. Walau begitu, untuk ukuran Korea Utara, negara komunis ini relatif menahan diri. Demikian dinyatakan kantor berita negara KCNA. "Korea Selatan mencoba menyembunyikan fakta bahwa latihan ini digelar untuk memprovokasi Utara." Kantor berita KCNA tidak mengancam dengan balasan serangan militer. Itu yang dilakukan Pyongyang ketika Korea Selatan mengumumkan latihan militer di pulau Yeonpyeong beberapa bulan lalu. Korea Utara membombardir pulau ini pada 23 November ketika Selatan sedang melakukan latihan militer. Mulai Kamis (23/12) Korea Selatan mengadakan latihan militer besar-besaran di Pocheon, 20 kilometer dari perbatasan dengan Korea Utara. Manuver ini berlangsung empat hari. * BOM BUNUH DIRI DI AFGHANISTAN Seorang pelaku bom bunuh diri membunuh seorang polisi Afghanistan dan melukai lima warga sipil di Kunduz Kamis (23/12). Ini adalah serangan mematikan kedua yang terjadi minggu ini terhadap pengamanan pemerintah di Afghanistan Utara. Penyerang berjalan ke area padat di pusat kota dan meledakkan bom yang menempel di tubuhnya. Demikian dinyatakan staf kepolisian dan saksi. Sejumlah korban luka-luka diduga penjaga toko yang bekerja di dekat tempat insiden. Serangan ini terjadi empat hari setelah sejumlah militan bersenjata menyerang pusat rekruitmen tentara di Kunduz. Mereka bersenjata api dan mengenakan rompi bom bunuh diri. Mereka menewaskan delapan orang dalam serangan yang berlangsung seharian. Ketika dihubungi, juru bicara Taliban tidak menyangkal maupun mengkonfirmasi bahwa mereka bertanggung jawab atas serangan tersebut. * ASSANGE: JURNALIS BISA DITANGKAP LONDON (ANP) - Julian Assange, pendiri situs pembocor WikiLeaks, memperingatkan jurnalis Amerika bahwa, sebagaimana dirinya, para jurnalis juga bisa ditangkap. Assange menganggap dirinya sendiri seorang jurnalis. Pendiri WikiLeaks ini menyatakan, Jika "Washington menghancurkan kita" para jurnalis harus siap "menjadi korban selanjutnya." Ia mengimbau jurnalis Amerika untuk memperkuat barisan dan melindungi amandemen pertama UUD yang salah satunya menjamin kebebasan berpendapat. "Jurnalistik yang baik akan menghilang dari Amerika jika jurnalis berkonspirasi atau melakukan spionase untuk berbicara dengan seseorang dari pemerintahan mengenai kasus yang sedang terjadi," kata Assange kepada MSNBC. Ia menyangkal bahwa ia adalah teroris berbahaya, seperti yang dinyatakan wakil presiden Joe Biden. * HU JINTAO KUNJUNGI GEDUNG PUTIH WASHINGTON (ANP) - Pada kunjungan kenegaraannya, presiden Cina Hu Jintao akan mendatangi Gedung Putih 19 Januari mendatang. Demikian terungkap Rabu (22/12). Ini adalah kali ketiga presiden AS Barack Obama dan istrinya Michelle menjadi tuan rumah pada kunjungan negara resmi. Sebelumnya presiden Meksiko Felipe Calderon dan PM India Manhohan Singh telah mengunjungi Gedung Putih. Rabu (22/12) Obama pergi liburan ke Hawaaii. Istri dan anaknya sudah lebih dulu berangkat ke pulau tersebut. Keluarga Obama akan menginap di sebuah rumah pantai di Kailua, tak jauh dari kota kelahiran sang presiden, Honolulu. * SERANGAN MILITAN MUSLIM DI THAILAND Dua tersangka militan muslim menembak dua penjaga hutan di Thailand selatan Kamis (23/12) ketika negara ini mengungkapkan rencana mencabut status keadaan darurat di bagian negara bermasalah tersebut. Empat penyerang yang menyamar sebagai perempuan menembak mati pekerja paramiliter yang sedang berkendara pulang dari tugas malam di provinsi Narathiwat. Dua perempuan lokal luka-luka akibat peluru nyasar dan polisi menyatakan, para penyerang tersebut mencuri senjata penjaga hutan. Kekerasan ini timbul saat PM Abhisit Vejjajiva mengumumkan rencana mengakhiri status gawat darurat di tiga provinsi. * KOPER-KOPER BERSERAKAN DI SCHIPHOL SCHIPHOL (ANP) - Kamis (23/12) di hall kedatangan bandara Schiphol masih banyak koper yang menunggu pemiliknya datang. KLM akan berusaha mengembalikan koper-koper tersebut paling lambat Jumat (24/12) sebelum perayaan Natal. Demikian dinyatakan juru bicara KLM Kamis (23/12). Rabu (22/12) lebih dari tiga ribu koper tanpa pemilik berada di Schiphol. Koper-koper tersebut adalah milik penumpang KLM atau maskapai penerbangan lain yang menyerahkan urusan bagasi kepada KLM. Akibat cuaca musim dingin banyak penerbangan yang ditunda atau dibatalkan. Karena itulah, banyak koper yang tidak bersamaan sampai ke Schiphol dengan pemiliknya. KLM sibuk mengantarkan koper-koper tersebut ke rumah para pemilik. Selain itu, penumpang juga bisa mengambil bagasi mereka sendiri di Schiphol, Mereka harus membawa paspor dan bukti bagasi. * SERANGAN TERHADAP TENTARA DI BAGDAD Beberapa pria bersenjata membombardir mobil brigadir jenderal Imad Hasham di Bagdad. Aksi ini berhasil membunuh sang brigjen dan melukai putrrinya. Demikian dinyatakan staf kementrian pertahanan dan kementrian dalam negeri Kamis (23/12). Serangan ini terjadi Rabu (22/12) malam di distrik Mansour, Bagdad. Pada serangan lain yang terjadi rabu (22/12) malam, pria bersenjata menyerang dan berhasil melukai Letkol Majid Hamid ketika ia sedang berkendara melewati area Amiriya, Bagdad. PM Nuri al-Maliki menyebut keamanan sebagai salah satu dari tiga prioritas utamanya setelah parlemen menyetujui pencalonannya untuk periode kedua. Walaupun kekerasan di Irak berkurang drastis setelah mencapai puncak pada 2006 dan 2007, serangan-serangan kecil macam ini dianggap biasa, terutama di ibukota dan kota Mosul. Jumlah korban tewas akibat kekerasan di Irak bulan lalu adalah 171 orang. * GULDEN MASIH BEREDAR Sembilan tahun setelah euro diperkenalkan, masih banyak gulden (nilainya lebih dari semiliar euro) yang beredar. Demikian dinyatakan Bank Sentral Belanda DNB. Masih ada uang kertas gulden senilai 495 juta euro, koin gulden senilai 500 juta euro, kata juru bicara DNB. Koin tak bisa lagi ditukar, namun bank Sentral akan menerima uang kertas gulden sampai tahun 2032. Bank Sentral Jerman mengatakan 13.45 miliar Deutschmark masih beredar - nilainya sama dengan 6.8 miliar euro. tahun lalu bank Sentral Jerman Bundesbank telah menukar 180 juta Deutschmark dengan Euro. Euro menggantikan mata uang 12 negara Eropa pada 1 Januari 2002. Waktu itu, 1 gulden bernilai 0.45 euro. * LALU-LINTAS UDARA DI SCHIPHOL LANCAR Bandara internasional Amsterdam Schiphol menyatakan, lalu-lintas udara kembali normal setelah beberapa hari terganggu. Hanya beberapa pesawat yang dibatalkan Kamis (23/12) - alasannya karena bandara tujuan di Jerman atau Inggris masih tertutup salju. Seminggu belakangan ini lalu-lintas Eropa terganggu cuaca buruk. Schiphol adalah bandara transit penting di Eropa. Sebagai akibat pembatalan dan penundaan berbagai penerbangan, ribuan koper tanpa pemilik tergeletak di bandara tersebut. * BOLLYWOOD MULAI PROYEK KARTUN Animator India berharap film yang dibintangi dua pemain besar Bollywood akan mengalirkan untung ke sektor perfilman India, setelah sebelumnya gagal mempopulerkan film kartun produksi mereka. Ajay Devgn dan istrinya Kajol akan tampil dalam "Toonpur Ka Superrhero" atau Pahlawan Super Kota Tooon. Ini adalah film kombinasi antara aktor real-life dengan karakter kartun. Sukses box office untuk film yang akan dirilis Jumat (24/12) ini bisa memacu lebih banyak studio untuk membiayai proyek animasi, kata para analis. "Keterlibatan aktor terkenal akan membantu kepopuleran industri ini," kata Andrew Gonsalves, dari majalah Animation Reporter. Industri ini akan sangat terbantu dan akan makin banyak proyek diluncurkan." * MUSLIM DAN ANTISEMITISME SERTA DEMAM ICE SKATING DI BELANDA Muslim terlalu pasif melawan antisemistisme. Padahal mereka tahu apa aratinya dibenci dan tdak dimengerti. Seharusnya mereka harus membentuk satu blok dengan umat Yahudi, tapi dialog diantara keduanya sangat sulit. Demikian salah satu opini di harian Belanda Trouw. Kekerasan terhadap warga Yahudi di Belanda meningkat. Dari 18 insiden satu diantaranya dilakukan warga muslim sementara yang lainnya oleh warga Belanda sendiri. Tapi yang pasti intoleransi antar umat agama di Belanda semakin besar. Padahal salah satu dasar demokrasi di negara ini adalah memerangi antisemitisme dan SARA, lanjut Trouw. Umat muslim seharusnya bersatu dengan umat Yahudi. Bukan hanya karena muslim juga merasakan dampak negatif dari intoleransi beragama di Belanda tetapi karena banyak kesamaan diantara Islam dengan Yahudi. Sama-sama mengharamkan babi, banyak ritual agama yang hampir sama misalnya seputar kematian dan pemakaman. Tapi itu sebuah utopi. Situasi di Timur Tengah membuat dialog antara muslim dan Yahudi hampir tidak mungkin. Tapi warga Muslim diharap lebih aktif memerangi antisemitisme, misalnya menasihati dan kalau perlu menghukum anak-anak muda muslim yang suka melecehkan atau menghina kaum Yahudi. Apabila orang ingin memebrantas rasa benci dan intoleransi maka harus dimulai dari akarnya, dan tiu dari masyarakat muslim sendiri. Demikian Trouw. Masih di Belanda. Salju yang telah menumpuk lebih dari beberapa minggu di Belanda dan suhu udara yang konstan di bawah nol, membuat rasa kangen akan pesta seluncur es bertambah besar. Elfstedentocht atau perlombaaan seluncur es melewati sebelas kota dan desa di Belanda Utara, tepatnya di propinsi Friesland terakhir kali dilangsungkan tahun 1997. Pesta seluncur es ini adalah kebanggaan orang Friesland, propinsi di Belanda Utara. Semua warga belanda yang bermain seluncur es ingin paling tidak sekali dalam hidupnya ikut perlombaan tersebut, apalagi lomba ini sangat jarang dan jumlah pesertanya juga dibatasi hingga enambelas ribu orang. Tapi terlebih dulu ketebalan es harus mencapai syarat yang ditentukan yaitu lima belas sentimeter. Saat ini tebal es baru mencapai delapan cm. Jadi dibutuhkan suhu yang benar-benar dingin, selama empat atau lima malam berturut-turut, maka baru bisa ditentukan apakah lomba seluncur es terbesar di Belanda itu bisa dilangsungkan. Demikian Algemeen Dagblad dan De Telegraaf. * HARI INDAH BAGI ORANG HILANG 'Hari indah' bagi sanak saudara desaparecidos, orang-orang yang akibat ulah pemerintah menghilang dari muka bumi. Demikian kata Ewoud Plate dari Aim For Human Rights. Kamis (23/12) berlaku konvensi internasional PBB yang bersifat mengikat. Konvensi ini harus melindungi semua orang dari 'penghilangan paksa'. Laporan Peter Hooghiemstra. Penghilangan paksa bukan penghilangan 'biasa', melainkan tindakan sengaja pemerintah sebuah negara. Karena alasan politik, seseorang ditahan, dipenjarakan dan setelah itu biasanya dibunuh. Pemerintah ada di baliknya, namun menyangkal penghilangan atau menolak menginformasikan sanak keluarga. Istilah 'penghilangan paksa' untuk pertama kali dipakai tahun 1970an di bekas negara diktatur seperti Cile, Uruguay dan Argentina. Di bawah rezim junta Argentina saja, sedikitnya sembilan ribu orang menghilang. Fenomena ini tidak hanya terbatas pada Amerika Latin saja. Lebih dari delapan puluh negara mengalami penghilangan paksa. Tiga puluh tahun lalu sanak keluarga dan aktivis dari negara-negara Amerika Latin mengambil inisiatif agar dibentuk kesepakatan internasional bersifat mengikat secara hukum. Konvensi Internasional untuk Melindungi Penghilangan Paksa terbentuk berkat perjuangan mereka serta teman-teman senasib di seluruh dunia. Ewoud Plate dari organisasi HAM Aim For Human Rights (http://www.aimforhumanrights.nl/): "Tidak lama setelah terjadi sejumlah besar penghilangan paksa di Cile, Uruguay dan Argentina, orang menyadari bahwa hukum serta masyarakat internasional tidak punya sarana cukup untuk bertindak. Muncullah seruan untuk kesepakatan internasional. Sebenarnya sudah ada kesepakatan Amerika Latin. Tapi dibutuhkan waktu sangat lama sebelum terbentuk kesepakatan internasional." Amerika Latin Julia Tamayo, kepala Penelitian Kebijakan Amnesty International Spanyol, yakin aksi organisasi-organsasi sosial di Amerika Latin turut berperan dalam terbentuknya kesepakatan ini. "Tanpa ragu: ya. Upaya keras pelbagai organisasi Amerika Latin jelas membuahkan hasil." Ratifikasi Kesepakatan internasonal baru kini diratifikasi 21 negara. Belanda belum meratifikasinya, tapi Plate berharap negeri itu akan melakukannya dalam 'beberapa bulan, mungkin bahkan dalam beberapa pekan mendatang'. Negara-negara yang meratifikasi kesepakatan antara lain harus menjamin hak-hak korban. Mereka wajib memasukkan kejahatan 'penghilangan paksa' dalam undang undang nasional. Selain itu mereka juga harus mengambil tindakan preventif guna mencegah kasus penghilangan. Komite pakar akan mengawasi pentaatannya. Komite ini bisa mengunjungi negara atau meminta penjelasan jika terjadi kasus penghilangan orang. Selain itu korban atau sanak keluarga bisa menggugat sebuah negara melalui komite. Juga negara masing-masing bisa mengajukan keberatan satu sama lain. Mereka bahkan bisa menghadap ke Sekjen PBB, yang berwenang membawa kasus tersebut ke Mahkamah Pidana Internasional. Walau pun kesedihan tidak akan pernah bisa hilang, bagi sanak saudara ribuan desaparecidos konvensi baru adalah suatu momentum bagus, jelas Ewoud Plate. "Ini sebuah hari yang indah bagi sanak keluarga korban. Penghilangan paksa adalah sesuatu yang dibawa seumur hidup oleh keluarga yang ditinggalkan. Jika bisa memerangi fenomena ini, maka penghilangan seorang anggota keluarga tak seluruhnya tak bermanfaat. Jadi bagi mereka, ini suatu hari yang sangat indah." Kader Konvensi Internasional untuk Perlindungan Orang dari Penghilangan Paksa diratifikasi 21 negara: Albania, Argentina, Bolivia, Brazil, Burkina Faso, Cile, Kuba, Equador, Prancis, Jerman, Honduras, Irak, Jepang, Kazachstan, Mali, Meksiko, Nigeria, Paraguay, Senegal, Spanyol dan Uruguay. 67 negara lain, termasuk Belanda, telah menandatangani, namun belum meratifikasi. * LUPINE SOLUSI KRISIS DAGING Johan Huizinga Orang Mesir dan Roma sejak dulu mengkonsumsinya, bangsa Portugis masih memakannya sebagai camilan dan orang Belanda memelihara sebagai tanaman hias. Lupine diminati lagi. Kacang Lupin menjadi solusi bagi krisis pangan. Marianne Thieme - pemimpin Partai untuk Binatang - dikenal tidak makan daging, di twitternya menuliskan menu makan malam Natal: kedelai goreng dan lupin juga sangat cocok. Penduduk Cina mulai doyan makan Hamburger Big Mac. Sejalan dengan meningkatnya kemakmuran global maka konsumsi daging sepuluh tahun ke depan akan naik sekitar 65%. Daging bukan saja menimbulkan kegemukan, juga menyita 70% seluruh lahan pertanian. Akibatnya timbul pembabatan hutan dan secara tidak langsung meningkatkan emisi gas rumah kaca sekitar 18 persen. Peternakan merupakan salah satu cara yang paling tidak efisien untuk memenuhi kebutuhan protein manusia. Penyakit sapi gila Jos Hugense, pemilik perusahaan pengolah daging di Goes, sudah menyadari sejak era tahun 1990an. Penyakit sapi gila mendorongnya untuk mencari pemecahan. Dia mencari alternatif nabati untuk mengurangi lemak dari daging dan menjadikan daging bisa tahan lama. Sekarang perusahaannya membuat makanan non-daging dari kacang lupin. Rasanya menyerupai ayam. "Pasar membuktikan bahwa produk yang mirip daging yang paling laris. Sulit untuk merubah kebiasaan makan. Oleh sebab itu kami tidak hanya membuat produk makanan non-daging, tapi juga campuran. Kami mencampurkan daging dan ikan, tapi bagian terbanyak adalah produk nabati. Jadi kami mengkombinasikan produk non-daging dan minim daging. " Sementara Hugense mengekspor produknya ke Inggris, Jerman, Skandinavia, Swiss, Jepang dan Amerika Serikat. Terutama produk campuran seperti hamburger, kroket dan bahkan sosis asap khas Belanda sangat diminati. Dengan membubuhkan "daging lupin" mereka bisa menurunkan kadar lemak 50%. Hasilnya sudah cukup memuaskan. "Dampak lingkungan yang ditimbulkan lupin, 60 kali lebih sedikit dibanding daging sapi." Hugense cukup realistis bahwa semua produk akan bebas daging. Kuliner Kelas Atas Ini juga berlaku untuk Marco Westmaas, chef dari Hotel Elzenduin di Den Haag Selatan. Ia sering menyajikan menu yang mengejutkan pengunjung restorannya, yang dibuat dari 'daging lupin'. Bahan dasar ini diubahnya menjadi produk kuliner kelas tinggi. "Saya berpendapat orang harus menyadari bahwa daging-daging yang dijual dengan harga sangat murah di supermarket dan juga ayam, tidak bisa diproduksi lagi. Lupin serta produk nabati pengganti daging lainnya bisa menjadi pilihan terbaik untuk para pencinta daging. Bisa digunakan di dalam nasi atau bakmi goreng dan tentu saja untuk makanan sehari-hari. Tetapi tentu saja orang boleh membeli daging yang bagus di toko daging atau ikan sekali atau dua kali seminggu. Itulah tujuannya dari kampanye ini. Salah satu langganan tetap dari chef Marco Westmaas adalah salah seorang anggota dari 'lupine-maffia', Belanda, pakar pertanian Rob van Haren. Setelah ia memakan ravioli yang diisi dengan daging lupine yang dibuat chef Marco, dan menikmatinya dengan segelas anggur putih, ia menerangkan apa keuntungan dari kacang lupin sebagai pengganti daging. Soya kandungan protein lupin sama banyak dengan soya. Tetapi berbeda dengan soya yang hanya bisa tumbuh di tempat panas atau tropis, maka lupin bisa tumbuh di mana saja. Tumbuhan ini bahkan bisa tumbuh baik di atas tanah yang kurang subur dan kering seperti tanah pasir yang banyak dijumpai di Eropa Timur. Lupin tidak bisa hidup subur di tanah yang banyak mengandung tanah liat seperti di Belanda. "Belanda memang paling maju dalam mengembangkan produk-produk sejenis yang kita makan sekarang. Tapi saya ingin menjumpai perkebunan lupin di Eropa Utara atau sebenarnya di seluruh bagian Eropa. Dan untuk itu kita ketinggalan dari negara-negara lain. Amerika Serikat, Amerika Selatan dan Australia jauh lebih maju dibandingkan Belanda. Dan saya ingin mengejar ketinggalan itu, sehingga lupin bisa berkonkurensi dengan tumbuhan lainnya di Eropa. Bersama dengan organisasi Kiemkracht yang memusatkan perhatian pada inovasi di bidang pertanian, Van haren sedang mengembangkan ras-ras lupin baru yang bisa menghasilkan lebih banyak dan lebih tahan penyakit. Lupin memang satu jenis makanan yang boleh dibilang kembali digemari di Eropa. Bagaimanapun juga, sangat sulit menemukan bahasan kritis mengenai kacang lupin. Andes Insinyur Van Haren juga ingin menyerukan kepada orang-orang Belanda yang tinggal di Amerika Latin. Saat ini ia mencari biji-biji sejenis kacang lupin yang hampir punah yang dulu tumbuh di pegunungan Andes. Jenis kacang lupin ini menurutnya mengandung lebih banyak daging, tapi juga mengandung minyak yang bisa dijadikan bahan untuk membuat minyak goreng atau margarin. * TAK ADA PASIEN SEKARAT DI MAROKO Karima Idrissi 'Saya sekarat. Saya tahu itu. Tapi tolong memberitahu saya mengapa', ujar paman saya lewat telepon sambil memohon. Tidak seorang pun di Maroko memberitahunya ia akan meninggal karena kanker paru-paru. Juga dokternya sendiri berdiam seribu bahasa. Semua orang berpamit dengannya tanpa mengatakan ini adalah perpisahan. Mereka bertanya kepada paman saya: 'Ada apa dengan kamu?' 'Dokter tidak tahu.' Tentu dokter tidak tahu. Hanya Allah tahu dan hanya Allah menyembuhkan, kata semua orang. Mereka sebenarnya tahu tinggal beberapa bulan lagi paman saya akan meninggal dunia. Tidak lebih dari itu. 'Saya tidak masalah jika harus berpulang. Saya tahu saya tidak akan lebih tua dari 55 tahun. Tapi tolong katakanlah kepada saya, guapa'. Begitulah paman memanggil saya. Saya belum pernah melakukan perbincangan telepon sesulit itu. Paman saya meninggal tanpa tahu karena apa. Semua anggota keluarganya tahu kecuali dirinya sendiri, pasien sekarat. Saya teringat padanya, ketika tetangga saya bercerita tentang ibunya: 'Dia sampai sekarang belum meninggal. Ibu saya masih hidup dan lebih sehat dari sebelumnya.' Ibunya bertahun-tahun harus dialysa atau mencuci darah. Melelahkan. Dia tidak mau lagi. Suatu hari dokter berkata, tinggal maksimal 15 hari lagi sebelum ia meninggal dunia. Ibunya tahu. Semuanya tahu. Dia sudah siap. Bahkan pastor telah menjenguknya. Semuanya telah diatur baik-baik. Tapi tiga minggu kemudian ia masih hidup. Semua orang telah kembali menjalankan kegiatan sehari-hari. 'Bisa jadi dia akan merasa bersalah karena masih hidup', kata saya kepada tetangga. Ia ingin sekali lagi bertemu cucu-cucunya. Tapi tetangga saya tidak menginginkannya. 'Bagi mereka sangat berat untuk berpamit dengannya.' Di Maroko keinginan orang sekarat harus dipenuhi, sebagai tanda penghormatan terakhir. Tidak seorang akan mengampuni saya jika saya memberitahukan kepada paman saya apa penyakit yang dideritanya, meski pun ia berhak untuk tahu. Di Belanda seorang dokter merasa sebagai tugasnya menceritakan kepada pasien apa yang dideritanya dan bagaimana prospek ke depan. Itu sesuatu yang wajar. Sakitkah untuk tahu anda akan meninggal dunia atau tidak adakah pasien sekarat di negara-negara Arab, karena hanya Allah yang Maha Tahu? Akankah suatu hari saya akan merasa menyesal karena saya tidak bisa menceritakan alasan yang sebenarnya kepada paman? Dan apa yang saya harus katakan kepada tetangga jika waktunya telah tiba: 'Oh akhirnya, saya turut berduka cita?' KADER 'Saya masih ada'. Demikian kampanye media yang mendorong orang Belanda tetap berhubungan dengan teman-teman yang sekarat. Penelitian menunjukkan satu dari empat warga Belanda berpaling dari teman sekarat, seringkali karena takut atau karena tidak tahu bagaimana harus bersikap. Kampanye dibuat SIRE, tim pakar iklan dan marketing yang tanpa imbalan ingin membahas masalah sosial. * PENGAMANAN NATAL MENCORENG WAJAH DEMOKRASI INDONESIA Menjelang perayaan Natal akhir pekan ini, pemerintah mengerahkan aparat kepolisian dalam jumlah besar untuk mengamankan gereja-gereja di seluruh Indonesia. Apakah kebijakan ini perlu dilakukan? Terjadinya beberapa insiden penyerangan gereja dalam beberapa waktu terakhir tampaknya memberikan cukup alasan kepada pemerintah untuk mengambil langkah pengamanan. Namun, beberapa pihak menyayangkan perayaan Natal yang berisi pesan perdamaian justru diwarnai dengan pengerahan polisi dalam jumlah besar. Ini adalah sebuah ironi bagi negara demokrasi yang seharusnya menjamin kebebasan beragama. Cacat demokrasi Pendeta Andreas A. Yewangoe, Ketua Umum Persekutuan Gereja Indonesia, bisa memahami kenapa polisi mengambil langkah ini. "Realisme masyarakat kita sekarang memang khawatir akan terjadi pemboman dan lain sebagainya. Dan kalau polisi mau mengamankan, kita berterima kasih," kata Pendeta Andreas. Namun demikian, ia berpendapat pengamanan besar-besaran di gereja-gereja ini justru menunjukan cacatnya kehidupan demokrasi di Indonesia. "Yang menjadi pertanyaan kita, kenapa selalu dalam perayaan Natal selalu harus dijaga ketat? Mestinya sebagai negara demokrasi orang bebas saja melakukan kegiatan ibadah," ungkap Pendeta Andreas. Biasa saja Logika yang dipakai pemerintah adalah dengan dikerahkannya aparat keamanan masyarakat akan bisa merasa aman menjalankan ibadah Natal. Namun, Pendeta Andreas meragukan hal ini. "Aman itu kan juga suasana batin, bukan saja aman secara fisik. Cara pengamanan seperti itu (pengerahan polisi- red), bisa saja menimbulkan rasa aman tapi juga tidak aman, karena seolah-olah tidak ada lagi keamanan," jelas Pendeta Andreas. Di masa depan, menurut Pendeta Andreas, pengamanan seperti itu tidak perlu dilakukan. Sebagai negara demokrasi terbesar ketiga di dunia, menurut Pendeta Andreas, setiap warga negara harusnya bisa menjalankan ibadah tanpa rasa takut. Polisi bukan solusi Elga Sarapung dari Interfide, yayasan kerukunan pemeluk Agama Islam dan Kristen, sependapat dengan Pendeta Andreas. Pengerahan polisi untuk mengamankan perayaan hari besar agama ini justru menunjukkan kegagalan pemerintah. Negara tidak berhasil mengatasi akar permasalah yang menjadi penyebab menurunkan toleransi antar umat beragama di Indonesia. "Kita tidak melakukan perbaikan. Ini justru tanda ketidakseriusan pemerintah dalam menangani permasalah tindak kekerasan satu kelompok agama terhadap kelompok agama lain," jelas Elga Sarapung. Pengerahan polisi dalam jumlah besar untuk mengamankan gereja bisa dinilai sebagai bentuk kegagalan dalam mengatasi pokok permasalahan. "Langkah seperti ini sifatnya sementara saja," kata Elga Sarapung. Akar masalah Menurut Elga Sarapung, menurunnya toleransi umat beragama di Indonesia berkaitan dengan masalah yang lebih besar. "Kenapa ini terjadi bukan hanya karena masalah agama saja. Ini juga terkait dengan masalah politik dan ekonomi di mana agama kemudian masuk dalam lingkaran permasalahan itu," ungkap Elga Sarapung. Kalau pemerintah tidak mengambil tindakan dengan sungguh-sungguh untuk menyelesaikan akar permasalahan maka, menurut Elga Sarapung, "kita akan tetap berada dalam lingkaran ketakutan dan merasa tidak aman." Wawancara lengkap bisa anda dengarkan di sini (Audio ada di media surface ID_Natal) --------------------------------------------------------------------- Radio Nederland Wereldomroep, Postbus 222, 1200 JG Hilversum http://www.rnw.nl/id/bahasa-indonesia Anda bisa berhenti berlangganan dengan mengirim email ke: [email protected] Keterangan lebih lanjut mengenai siaran radio kami dapat Anda peroleh melalui [email protected] Copyright Radio Nederland Wereldomroep. ---------------------------------------------------------------------
