---------------------------------------------------------------------

WARTA BERITA RADIO NEDERLAND WERELDOMROEP
Edisi: Bahasa Indonesia

Ikhtisar berita disusun berdasarkan berita-berita yang disiarkan oleh
Radio Nederland Wereldomroep selama 24 jam terakhir.

---------------------------------------------------------------------

Edisi ini diterbitkan pada:

Kamis 06 Januari 2011 14:00 UTC



** HUJAN LEBAT DI QUEENSLAND

** ARIEL DITUNTUT LIMA TAHUN PENJARA

** ANAK-ANAK CINA KERACUNAN TIMBAL

** GEMA WARTA TOPIK INTERNASIONAL: DEN HAAG, HARAPAN TERAKHIR BAHRAMI

** GEMA WARTA TOPIK INTERNASIONAL: WARISAN PIALA DUNIA 2010: STADION MAHAL, 
BOLA KONDOM DAN PERASAAN CAMPUR ADUK

** GEMA WARTA TOPIK TINJAUAN PERS: SUNAT PEREMPUAN DI IRAK DAN MAFIA PAJAK DI 
INDONESIA

** GEMA WARTA TOPIK INDONESIA: PRIA SEJATI DARI BEKASI

** GEMA WARTA TOPIK INDONESIA: PENGADILAN KORBAN PENYIKSAAN TKI DI ARAB SAUDI

** GEMA WARTA TOPIK INDONESIA: PILIH ISLAM DAN INDONESIA



* HUJAN LEBAT DI QUEENSLAND

BRISBANE (ANP) - Provinsi Australia, Queensland, yang belakangan ini dilanda 
banjir, Kamis (06/01) kembali diguyur hujan lebat.

Pakar meteorologi meramalkan hujan terutama melanda bagian selatan dan tengah 
Queensland. Di daerah itu ratusan rumah tergenang air. Hujan diperkirakan turun 
hingga akhir pekan ini.

Di kota Rockhampton ketinggian air perlahan-lahan mulai turun. Sungai Fitzroy 
yang melewati kota, Rabu (05/01) mencapai tingkat tertinggi. Hari-hari 
belakangan tentara memasok berbagai kebutuhan darurat bagi penduduk Rockhampton 
karena semua pintu masuk tergenang air.

Banjir di negara bagian Queensland melanda sebagian besar provinsi tersebut. Di 
daerah itu tinggal sekitar 200.000 orang. Empat puluh desa dan kota tergenang 
air atau terputus dari dunia luar. Panen hancur dan jalur kereta api penting 
tutup.


* ARIEL DITUNTUT LIMA TAHUN PENJARA

BANDUNG (ANP) -Nazriel 'Ariel' Irham, 29 tahun, vokalis band Peterpan dituntut 
lima tahun penjara akibat kasus video seks, yang muncul di internet. Menurut 
undang undang anti pornografi, yang berlaku sejak tahun 2008, Ariel bisa 
dikenai hukuman maksimal dua belas tahun. 

Vonis dalam perkara ini dijadwalkan akhir Januari. Ariel tidak hanya dituntut 
penjara namun juga harus membayar denda sebesar 250 juta rupiah.


* ANAK-ANAK CINA KERACUNAN TIMBAL

BEIJING (ANP) - Puluhan anak-anak di Cina timur dirawat di rumah sakit karena 
keracunan timbal. Demikian kantor berita Cina, Xinhua melaporkan. 

Keracunan kemungkinan disebabkan pabrik baterai ilegal di kota Gaohe. Hingga 
saat ini sebanyak 28 anak-anak dirawat di rumah sakit. Beberapa di antara 
mereka baru berusia sembilan bulan. 200 anak-anak memiliki kadar kandungan 
timbal yang tinggi dalam darah mereka. Pihak berwenang telah menutup pabrik 
yang diduga bertanggung jawab atas keracunan itu.


* TAK AKAN ADA SUBMISSION II DAN III

DEN HAAG (ANP) - Mantan politikus Belanda, Ayaan Hirsi Ali tidak berencana 
membuat dua versi baru Submission, film kritis tentang Islam dari tahun 2004. 
Skrip untuk bagian kedua dan ketiga sudah disusunnya beberapa tahun lalu.

Ayaan merasa bertanggung jawab atas orang-orang yang terlibat dalam pembuatan 
film dan karena itu memutuskan tidak membuat Submission II dan III. Demikian 
ujarnya Rabu (05/01) dalam acara televisi Belanda, Vijf jaar later. 

Menurut mantan anggota parlemen dari partai liberal konservatif VVD, sulit 
terlibat film secara anonim. Setelah pemutaran Submission, sineas Theo van 
Gogh, dibunuh.


* BELANDA TAK LANGSUNG AKUI SUDAN SELATAN

DEN HAAG (ANP) - Jika Sudan Selatan, setelah referendum Ahad (09/01), 
memisahkan diri dari Sudan Utara, Belanda tidak akan langsung mengakui 'negara 
baru' itu. 

Menurut menteri muda luar negeri Belanda, Ben Knapen masih banyak yang harus 
diurus setelah referendum; misalnya di bidang kesepakatan internasional. Jika 
semuanya sudah jelas, Knapen berharap negara-negara Uni Eropa bersama-sama 
menentukan waktu di mana akan mengakui negara baru. 

Demikian kata Knapen dalam wawancara dengan surat kabar De Volkskrant. Menteri 
muda pekan ini berada di Sudan, mengamati situasi menjelang referendum. Ia 
antara lain melakukan perundingan di ibukota Khartoum di Sudan Utara yang 
mayoritas penduduknya Islam serta di Juba, 'ibukota' di bagian selatan.


* KORBAN BARU PELECEHAN SEKSUAL OLEH BIARAWATI

KORTRIJK (ANP) - Selain tiga laporan resmi tentang pelecehan seksual di bekas 
panti asuhan Stella Maris, Belgia, surat kabar Het Laatste Nieuws mengutip 
korban ke-empat. Ia adalah perempuan berusia 57 tahun.

Menurut si korban dia kehilangan keperawanannya dan pelakunya adalah biarawati 
panti asuhan. Sepanjang hidup ia tidak mengungkapkan kejadian ini. Namun ia 
merasa kini waktunya mengadu ke pengadilan. Lebih baik terlambat dari pada 
tidak sama sekali, ujarnya.

Kasus pelecehan ini lagi-lagi berasal dari tahun 1960an. Satu-satunya biarawati 
yang masih hidup, Bernadette, 97 tahun, dalam harian Belgia, Het Nieuwsblad dan 
De Standaard, berkata tidak tahu-menahu faktanya. ,,Saya tidak pernah mendengar 
atau melihatnya", jelasnya.


* PENUMPANG CEGAH PEMBAJAKAN PESAWAT

ISTANBUL (ANP) - Penumpang mencegah seorang laki-laki membajak pesawat maskapai 
penerbangan Turki.

Dalam penerbangan dari Oslo ke Istanbul, Cuma Yasar, 40 tahun, tiba-tiba 
berdiri dan berteriak membawa bom. Ia menuntut pesawat kembali ke Norwegia dan 
berusaha masuk kokpit.

Penumpang Norwegia dan Turki berhasil mencegah aksi si pembajak. Setelah 
pesawat mendarat, polisi masuk kabin dan menahan Yasar. Bom yang dibawanya 
ternyata palsu. Tidak seorang terluka dalam insiden. Setelah interogasi 
pertama, polisi memberitahu, Yasar mengalami masalah psikologis.


* MOBIL LISTRIK TERLALU MAHAL

FRANKFURT (ANP) - Industri mobil global memperkirakan dalam lima tahun 
mendatang, publik luas tak mampu membeli mobil listrik. Demikian hasil 
penelitian kantor penasehat dan akuntansi KPMG yang terbit Kamis (06/01). 

Menurut banyak responden hanya dengan subsidi pemerintah mobil listrik bisa 
dijual dengan harga lumayan. Banyak permintaan akan mobil ramah lingkungan. 
Namun demikian, konsumen masih mempertanyakan aksi radius, kepercayaan dan 
keamanan mobil listrik. 

Bernd Pichler dari perusahaan otomotif Volkswagen memperkirakan dalam waktu 
dekat akan ada permintaan besar akan mobil hibrida, yang menggunakan motor 
bakar dan listrik untuk menggerakkan roda.


* MELATIH PEREMPUAN AFGHANISTAN

DEN HAAG (RNW) - Kabinet ingin agar misi baru Belanda di Afghanistan juga 
melatih perempuan menjadi polisi dan hak-hak perempuan dilindungi lebih baik. 
Demikian kata beberapa sumber di Den Haag kepada Radio Nederland. 

Tujuan misi bukan hanya untuk merekrut lebih banyak perempuan untuk menjadi 
polisi, namun juga agar polisi menyadari posisi tertindas perempuan dalam 
keluarga Afghan. 

Pelatihan untuk sementara dilakukan di ibukota Afghan, Kabul.


* MENANGANI BENCANA MINYAK

WASHINGTON (ANP) - Bencana minyak di Teluk Meksiko disebabkan keputusan tiga 
perusahaan yang terlibat di dalamnya. Demikian pemerintah Amerika Serikat 
menyimpulkan dalam laporan yang terbit Kamis (06/01).

Menurut Komisi Gedung Putih, banyak keputusan yang diambil BP, Halliburton dan 
Transocean untuk mengatasi bencana, bertujuan untuk memaksimalisasi laba. 
Kesimpulan dalam laporan akhir bertentangan dengan penyelidikan sementara 
November lalu. Ketika itu tidak ditemukan bukti malpraktek manajemen.

Kendati komisi tidak punya kewenangan mengenakan sanksi, kesimpulan mereka bisa 
dipakai dalam proses pengadilan di masa mendatang.

20 April 2010 anjungan minyak di Teluk Meksiko meledak, menewaskan sebelas 
orang. Jutaan liter minyak mengalir ke laut.


* TENTARA SEWAAN AUSTRALIA DIVONIS PENJARA

KABUL (ANP) - Karyawan Australia di sebuah perusahaan militer swasta divonis 
penjara dua puluh tahun sehubungan pembunuhan terhadap seorang rekan kerjanya.

Laki-laki telah divonis Oktober lalu, namun putusan hakim baru diumumkan Kamis 
(06/01) setelah penyelidikan harian The Australian.

Bekas prajurit Australia Robert Langdon bekerja untuk perusahaan Amerika The 
Four Horsemen International. Ketika ditugaskan membimbing konvoi tahun 2009, ia 
menembak mati rekan kerja Afghan setelah perselisihan. Untuk menutupi 
perbuatannya itu, ia meminta rekan-rekan lain menembak ke udara dan ia sendiri 
melempar granat tangan ke dalam kendaraan, tempat jenazah temannya berada.

Dengan demikian seolah-olah mereka menjadi sasaran serangan Taliban.

Perusahaan keamanan swasta Afghanistan sudah lama dikritik. Presiden Afghan, 
Hamid Karzai, menyebut mereka korup dan suka memakai kekerasan. Ia ingin 
melarang perusahaan tersebut, namun berubah pikiran setelah tekanan dari 
Amerika Serikat.


* PERUSAHAAN KIMIA BELANDA TERBAKAR

DORDRECHT (ANP) - Setelah berjam-jam, dinas pemadam kebakaran Belanda, Rabu 
malam (05/01) berhasil mengendalikan api di perusahaan kimia Chemie-Pack di 
Moerdijk, dekat Rotterdam.

Diperkirakan pemadaman kebakaran masih bisa berlangsung sampai akhir hari. 
Menurut dinas pemadam kebakaran, lapangan tersebut sulit dicapai. Akibat 
kebakaran Rabu, sebagian perusahaan kimia hancur. Demikian pula perusahaan yang 
terletak di dekatnya.

Menurut juru bicara dinas pemadam kebakaran, di salah satu gedung Chemie-Pack 
masih tersimpan sekitar 100 ton zat berbahaya. Namun demikian pihak berwenang 
telah mengambil tindakan untuk melindungi zat-zat ini. Masih belum jelas apa 
yang menyebabkan kebakaran.


* CUACA BURUK LANDA FILIPINA

MANILA (ANP) - Cuaca buruk Filipina menewaskan sedikitnya 26 orang.

Hujan lebat menyebabkan banjir dan tanah longsor, melanda lebih dari dua puluh 
provinsi di bagian timur dan selatan. Cuaca buruk mengganggu kehidupan 
sehari-hari sedikitnya setengah juta orang. Sekitar 18.000 orang diungsikan. 
Tentara dikerahkan untuk membagikan pangan dan obat-obatan kepada rakyat. 

Angkatan udara berusaha menyelamatkan sekitar empat puluh orang di dua desa 
terpencil yang sejak satu pekan terputus dari dunia luar akibat tanah longsor. 
Dua desa ini terletak di provinsi Southern Leyte di pulau Leyte.

Tanah longsor tahun 2006 menghancurkan sebuah desa di Southern Leyte, 
menewaskan sekitar seribu jiwa.


* DEMO MENENTANG REZIM ALJAZAIR

ALGIERS (ANP) - Di sejumlah pemukiman di ibukota Aljazair, Algiers, pecah 
kerusuhan Rabu (05/01).

Kelompok pemuda bentrok dengan polisi anti huru hara, terutama di pemukiman Bab 
al-Oued. Media Prancis dan stasiun berita al-Jazeera Kamis (06/01) melaporkan, 
sekelompok anak muda melempari gedung-gedung pemerintah dengan batu, mengkritik 
presiden Abdelaziz Bouteflika serta harga tinggi di Aljazair.

Kerusuhan menyusul situasi tegang di negara tetangga Tunisia, di mana orang 
berdemonstrasi menentang rezim. Unjuk rasa berlangsung sejak pertengahan 
Desember.

Rabu (05/01) lima ribu orang menghadiri upacara pemakaman seorang laki-laki 
muda yang Desember lalu membakar diri karena memprotes tingkat pengangguran. Ia 
meninggal Selasa (04/01) akibat luka bakarnya.


* BERITA BURSA

AMSTERDAM (ANP) - Bursa saham Eropa dibuka lebih tinggi.

Indeks AEX di Amsterdam naik 0,6 persen pada 359,21 poin. Bursa saham di Paris 
dan Frankfurt naik hingga 0,3 persen. Bursa saham London tidak mengalami banyak 
perubahan. 

1 Euro = 1,31348 USD
1 USD = 8.998,00 IDR
1 Euro = 11.818,68 IDR


* DEN HAAG, HARAPAN TERAKHIR BAHRAMI

"Agak terlambat." Begitu salah satu aktivis HAM menanggapi tawaran pemerintah 
Belanda untuk membantu warga negara Belanda kelahiran Iran, Zahra Bahrami. 
Bahrami divonis hukuman mati oleh pengadilan di Iran atas kepemilikan dan 
penjualan narkoba. Satu-satunya harapan Bahrami sekarang ada di tangan 
Kementrian Luar Negeri Belanda. Laporan John Tyler.

Sadegh Nageshkar adalah warga Iran yang bermukim di Belanda. Ia bekerja untuk 
LSM HAM untuk Demokrasi di Iran. Menurutnya, tawaran asistensi hukum dari 
pemerintah Belanda agak terlambat. 

"Sudah agak terlambat karena dalam kasus ini Bahrami tak bisa lagi naik 
banding. Kasusnya sudah ditutup."

Tak Bersalah
Di pengadilan, Bahrami tetap berpendirian bahwa ia tidak bersalah dan menampik 
pengakuannya di TV nasional. Ia bilang, pengakuannya dibuat di bawah tekanan. 
Menurut hukum Iran, kepemilikan 30 gram kokain atau lebih bisa diganjar hukuman 
mati, tanpa kemungkinan naik banding. Otoritas Iran mengklaim, ketika ditangkap 
Bahrami memiliki 450 gram kokain, selain itu ia juga punya 400 gram opium. 

Tuduhan kepemilikan narkoba terhadap Bahrami mendahului tuduhan keanggotaan 
kelompok oposisi bersenjata. Untuk tuduhan tersebut, ia juga bisa dihukum mati 
- pengadilan untuk kasus itu masih harus digelar.

Untuk vonis hukuman mati atas kepemilikan narkoba, Bahrami masih punya satu 
kesempatan untuk meringankan hukumannya lewat jalur hukum Iran, yaitu Komite 
Pengampunan.  Jika bersedia mengakui kejahatannya, ia bisa naik banding ke 
Komite Pengampunan. Walaupun komite ini jarang sekali - jika tak bisa dibilang 
belum pernah - mengampuni kasus yang berhubungan dengan narkoba. 

Preseden
Pemerintah Belanda menyatakan sudah berusaha memberikan asistensi kepada 
Bahrami, untuk memastikan ia mendapatkan pengadilan adil. Sayangnya usaha itu 
digagalkan pemerintah Iran yang tidak mengakui kewarganegaraan Belanda Bahrami. 

Preseden terbaru - dan mengecewakan - serupa dengan kasus Bahrami adalah kasus 
Abullah al Mansouri, juga warga negara Iran yang pindah ke kewarganegaraan 
Belanda. Al Mansouri melarikan diri dari Iran pada 1988 selepas dakwaan 
terorisme. Ia lalu bermukim di Belanda. Tahun 2006 ia ditangkap ketika sedang 
mengunjungi Suriah, dan kembali diadili di Iran. Ia diganjar 30 tahun penjara 
pada 2009. 

Pemerintah Belanda juga putus asa ketika mencoba membantu Al Mansouri, sekali 
lagi karena Iran tidak mengakui kewarganegaraan ganda. 

Kekecewaan
Bahrami merasa tidak mendapatkan pengadilan adil. Putrinya, Banafshef 
Najebpour, menyatakan kepada Radio Nederland betapa ibunya sangat berharap 
Belanda membantu memastikan bahwa pengadilan berjalan adil. Emosi Najebpour 
pecah ketika mengisahkan kekecewaannya terhadap pemerintah Belanda. 

"Terakhir kali saya bertemu Ibu Selasa minggu lalu. Ia terlihat baik-baik saja, 
ia yakin akan mendapat bantuan dari pemerintah Belanda karena ia tahu ia tidak 
bersalah. Namun kami sama sekali tak mendapat bantuan apa pun."


Menteri Luar Negeri Belanda Uri Rosenthal menanggapi berita vonis Bahrami. Ia 
menyatakan, pemerintah Belanda telah menempuh segala cara untuk membahas hal 
ini dengan Iran. 

Kasus Bahrami adalah tes awal untuk Rosenthal, yang baru saja diangkat jadi 
Menteri luar negeri beberapa bulan lalu. Sekarang saja, ia sudah dikritik tidak 
mementingkan hak azasi manusia dalam kebijakan luar negeri Belanda. 


Politisi Belanda masih punya kepercayaan terhadap kemampuan diplomatis 
Rosenthal. Coskun Coruz, anggota parlemen dari partai Kristen Demokrat CDA, 
mendesak Rosenthal untuk melakukan segalanya agar hukuman mati Bahrami bisa 
dibatalkan.

"Saya akan meminta menteri melakukan segalanya untuk mencegah hukuman mati ini."

Tekanan
Aktivis Iran Sadegh Nageshkar setuju akan hal itu. Ia bilang, satu-satunya cara 
untuk meringankan hukuman Bahrami adalah lewat tekanan politik. Proses legal, 
kata Negeshkar, tak akan lagi berhasil. 


Sekarang - ketika Bahrami sudah divonis hukuman mati - pemerintah Belanda 
menawarkan asistensi legal terhadap Bahrami. Namun karena ia tak bisa lagi naik 
banding dalam tuduhan kepemilikan narkoba, tawaran ini benar-benar terlambat.


* WARISAN PIALA DUNIA 2010: STADION MAHAL, BOLA KONDOM DAN PERASAAN CAMPUR ADUK

Piala Dunia 2010 seharusnya bisa membawa kemajuan ekonomi dan sosial untuk 
Afrika. Enam bulan setelah kejuaraan berakhir, apa warisan sebenarnya dari 4 
minggu kegilaan sepak bola tersebut? Laporan Mirjam van den Berg.

Pekerja sosial Giosiame Masiki dari Soweto menceritakan apa yang ditinggalkan 
Piala Dunia: "Kami mengharapkan bertambahnya jumlah turis, lapangan pekerjaan 
dan masa depan yang lebih cerah. Tapi yang kami miliki saat ini adalah 
stadion-stadion megah, infrakstruktur yang lebih baik, rasa persatuan yang kuat 
dan dalam sejumlah kasus, teman-teman baru di seluruh dunia." 

Soweto, paling tidak citranya, berubah karena Piala Dunia, demikian Lebo 
Malepa. Dia pemilik satu-satunya hostel backpacker (turis beransel, red) di 
pinggiran kota. "Beberapa waktu lalu, agen perjalanan dan majalah wisata tidak 
akan menyarankan kunjungan ke Soweto, apalagi sampai menginap. Sejak Piala 
Dunia, sudah banyak liputan bagus tentang Soweto dan industri wisata di sini 
membaik."  

Wirausahawan Berhutang
Banyak wirausahawan Afrika Selatan mengubah rumah mereka menjadi losmen, untuk 
mengantisipasi ledakan jumlah wisatawan. Grace Pilane dari pinggiran kota 
Alexandra, yang di setiap kesempatan masih mengenakan kaus tim Bafana Bafana 
mengatakan, "Beberapa teman saya mengambil pinjaman bank untuk menambah kamar 
di rumah mereka. Kami menanti-nanti kedatangan para turis, seperti yang sudah 
dikatakan orang-orang." 

Dengan kawasan elit Johannesburg dan Fan Park Fifa yang jaraknya hanya 15 menit 
berkendara, serta stadion Ellis Park dan Soccer City di sekitarnya, masyarakat 
Alexandra sangat berharap Piala Dunia bisa membawa kesempatan bisnis baru. Tapi 
ketika pertandingan final semakin dekat dan tempat tidur-tempat tidur ekstra 
masih banyak yang kosong, mereka sadar, turnamen sepak bola tersebut tidak akan 
mengubah hidup mereka secara drastis.

Kenyataan Pahit
"Yah stadion Soccer City memang terlihat indah," kata Pilane. "Tapi itu tidak 
bisa dimakan, toh? Tiga dari empat anak saya pengangguran. Uang pensiun saya 
cuma cukup untuk makan dan asuransi kesehatan. Jika saya memikirkan tentang 440 
juta dolar yang dihabiskan untuk membangun stadion, saya bisa membuat daftar 
panjang tentang apa saja yang benar-benar bisa membuat perubahan. Bahkan 
masyarakat Alexandra yang bekerja suka rela sebagai penerima tamu di stadion 
selama Piala Dunia pun, sekarang sudah balik lagi kerja paruh waktu di 
supermarket. Bagaimana bisa membiayai keluarga dengan itu?" 

Tanggapan Joseph Rambau yang ditemui sedang berpatroli di stasiun Gautrain 
lebih positif. Beberapa waktu sebelum Piala Dunia dimulai, dia mendapat 
pekerjaan sebagai kepala keamanan di sebuah proyek infrastruktur besar. "Jika 
bukan karena Piala Dunia, pembangunan stasiun Gautrain ini tidak akan selesai. 
Kami menyediakan sistem transportasi cepat, aman dan trandal bagi ribuan orang. 
Saya ketemu banyak orang dari seluruh dunia yang ingin tahu lebih dalam soal 
Afrika Selatan. Saya sih senang sekali bekerja di sini." 

Gajah Putih
Direktur utama stadion Green Point Cape Town semasa Piala Dunia, Purshoth 
Chetty memuji keberhasilan turnamen yang disebutnya membawa pembangunan urban 
dan sosial. Menurutnya, stadium senilai 600 juta dolar itu memang tidak 
dimaksudkan untuk menjadi seekor gajah putih (sesuatu yang mewah dan sukar 
pemeliharaannya, red). Namun kenyataannya, stadion cuma jadi tuan rumah kurang 
dari selusin kegiatan sejak Piala Dunia berakhir.

"Stadion Green Point dan taman serta tempat bermain di sekitarnya bisa diakses 
semua orang. Pemandangan sekitar Table Mountain dan Robben Island sangat indah. 
Tapi yang lebih penting adalah: Piala Dunia kali ini sudah menanamkan harapan 
baru bagi jutaan rakyat Afrika Selatan. Kita harus menyimpan dan memupuk 
harapan tersebut dalam hati, supaya anak-anak kita punya masa depan yang lebih 
baik," tandas Chetty.

Sepak Bola Kondom
Tapi di Crossroads, daerah kumuh pinggiran kota di sisi lain Table Mountain, 
Sinoxolo Petele (13 tahun) harus memutar otak mencari jawaban apakah Piala 
Dunia sudah membuat hidupnya lebih baik. Ya, dia memang bersorak-sorak 
mendukung Bafana Bafana dan kemudian Belanda, dan ya, dia pernah mengunjungi 
stadion Green Point dalam perjalanan wisata sekolah, tapi cuma itu. Menurutnya, 
tidak ada lagi yang spesial. "Hari ini saya bisa main bagus, karena ada yang 
membawa bola sungguhan. Tapi di hari-hari lain, kita tidak punya bola sepak 
untuk dimainkan. Untungnya, sejumlah toko dekat sini jualan kondom. Kadang 
mereka memberi kita beberapa. Kondom itu kita tiup, lalu kita mainkan sebagai 
bola. Tapi ya, tidak bisa menendang keras-keras, kalau tidak, bisa meledak. " 
kata Sinoxolo yang ditemui saat istirahat bermain bola di lapangan Cruyff Court 
setempat.

Catatan:
Wisata Piala Dunia
Dari 1,401,725 turis asing yang tiba di Afrika Selatan Juni dan Juli tahun 
lalu, 309,554-nya mengatakan mereka datang untuk Piala Dunia. Satu dari tiga 
turis mengatakan berencana kembali ke Afrika Selatan dalam waktu dekat untuk 
liburan.

Stasiun Gautrain 
Gautrain menghubungkan bandara internasional Johannesburg ke Sandton. Stasiun 
ini berharap bisa menambah jalur 42 menit antara Johannesburg dan Pretoria 
tahun ini. Awalnya disediakan anggaran pembangunan senilai 600 juta dolar, 
namun hingga saat ini pembangunan stasiun sudah makan biaya hingga 4 milyar 
dolar.


* SUNAT PEREMPUAN DI IRAK DAN MAFIA PAJAK DI INDONESIA

Jumlah sunat perempuan di Irak ternyata lebih banyak dari yang selama ini 
diperkirakan. Penyelidikan yang dilakukan di Kirkuk menyimpulkan, 41% dari 
perempuan disunat. Kota di Irak Utara ini dianggap representatif mewakili Irak, 
karena penduduknya berasal dari berbagai suku dan masarakat. Demikian tulis 
harian Belanda Trouw.

Kurdi
Pemerintah Bagdad selama bertahun-tahun berpendapat, sunat perempuan hanya 
dilakukan oleh suku Kurdi. Di desa-desa Kurdi hampir 100% perempuan di sunat. 
Gadis-gadis muda disunat dengan cara memotong klitoris dan bibir vagina luar. 
Ini bisa menyebabkan banyak masalah medis dan seksual. 

Sunat perempuan tabu dibicarakan di Irak. Dua tahun terakhir, sebuah LSM 
perempuan yang didukung oleh Jerman, Belanda dan media Kurdi - yaitu Wadi - 
menjalankan kampanye untuk mendobrak tabu tersebut. Dari penyelidikan Wadi, 
saat ini 75% perempuan Kurdi disunat. Sementara untuk generasi tua, 95%. Untuk 
generasi muda Kurdi jumlahnya berkurang drastis menjadi 57%.

Banyak orang tua Irak menyunat anak perempuannya dengan alasan diwajibkan oleh 
agama. Hal ini diragukan berbagai LSM dan organisasi perempuan di Irak. Menurut 
mereka ini adalah kebiasaan yang dibawa imam-imam Kurdi yang pernah belajar di 
Mesir. Demikian Trouw.

Pajak
Dari Irak kita ke Indonesia. Politik dan bisnis di Indonesia saat ini sedang 
terjebak lumpur korupsi, penyogokan, pencucian uang dan sebagainya. Demikian 
kolom di harian De Volkskrant. 

Saat ini Indonesia sedang dibanjiri kasus korupsi dari sejumlah pejabat pajak, 
seperti Gayus Tambunan yang dihubungkan dengan ketua Golkar Aburizal Bakrie. 
Menyeret Gayus ke pengadilan tidak susah. Tapi menyeret Bakrie - orang kuat 
Golkar yang dianggap "tak bisa disentuh" - jauh lebih sulit. Saat ini pebisnis 
yang mantan menteri itu dijuluki mafia pajak. 

Selain itu juga ada lingkaran korupsi di tatanan pejabat tinggi kepolisian. 
Banyak jendral polisi Indonesia punya uang jutaan dolar di bank. Padahal kalau 
dilihat dari gaji mereka, itu sesuatu yang tidak mungkin. Saat ini sudah 
dipilih satu kambing hitam, Susno Duadji. 

KPK
Kedua kasus itu tidak pernah diajukan oleh KPK, yang punya pengadilan sendiri 
dan bisa dianggap lebih independen. Kasus-kasus yang sangat peka ini malah 
harus diselesaikan pengadilan negeri yang bisa diatur dari atas.

Rakyat Indonesia merasa seakan kembali ke zaman pemerintahan diktator Soeharto 
dan kroninya, yang boleh merampok negara tanpa mendapat ganjaran. Menurut jajak 
pendapat, kepercayaan rakyat kepada pemerintah sudah mencapai batas minimal. 
Padahal pemberantasan korupsi adalah agenda terpenting Presiden SBY sewaktu 
kampanye dulu.

Jika dulu 80% rakyat masih percaya akan SBY, saat ini kurang dari 40% yakin 
bahwa sang presiden dapat menyelesaikan masalah korupsi. Demikian De Volkskrant.


* PRIA SEJATI DARI BEKASI

Esti Setyani, bocah kelas tiga SMP baru saja mengganti kelamin. Dari perempuan, 
menjadi laki-laki. Ini kejadian pertama di Bekasi, yang sepanjang tahun 2010 
ini punya banyak kasus intoleransi, utamanya soal penutupan gereja. Namun 
perubahan kelamin Esty Estyani bisa diterima masyarakat. Kini tetangga dan 
teman mengenalnya sebagai Priya Jati. Reporter KBR68H Muhammad Irham merekam 
kegembiraan Priya yang masih merayakan identitas barunya itu. 


Priya Jati menunjukkan sejumlah koleksi foto yang terpasang di dinding rumah 
bercat hijau muda. Ada foto Esty Setyani, gadis kecil berwajah gemuk yang 
dibalut dengan jilbab. Di situ, Esty Setyani tampak memakai kebaya, lengkap 
dengan pemulas wajah yang tebal. 

PRIYA: Ini lagi pernikahan sodara. 
KBR68H: Waktu itu perannya jadi apa?
PRIYA: Nerima tamu. Didandanin, nggak betah. Risih.

Sejak usia 13 tahun, Priya menyadari, ia tak seperti anak perempuan lainnya. 

PRIYA: Dari kelas 8 itu sudah memendam, pengen banget pakai baju dan celana 
laki-laki. Soalnya sudah risih banget pake kerudungan. Makanya pakai kerudungan 
dibuka terus. Gerah.

Juli lalu, Priya berganti kelamin, dari perempuan menjadi laki-laki. Ia resmi 
ganti nama dari Esty Setyani menjadi Priya Jati. Ia beruntung karena 
keluarganya mendukung keputusan ini. Sutrisno, ayah Priya menunjukkan surat 
operasi dan keputusan pengadilan soal pergantian kelamin anaknya.

SUTRISNO: Berdasarkan ketetapan Pengadilan Negeri Bekasi nomor  
205/PDT.P/2010/PN Bekasi, tanggal 18 Agustus 2010 telah berganti nama dan jenis 
kelaminnya, menjadi Priya Jati.

Melalui surat pengadilan, itu Sutrisno bisa mengurus perubahan identitas 
kelamin di akte kelahiran, ijasah SD, dan kartu keluarga untuk anaknya. 

SUTRISNO: Berkembang ini udah keliatan dari TK. Saya amatin itu sering main 
dengan laki-laki. Jadi main bola, kelereng, laying-layang. Jadi dekatnya sama 
laki-laki. Setelah itu usia SMP kelas 1 belum berkembang pesat. Setelah kelas 2 
itu berkembang pesat. Si anak ini, bilang sama ibunya, ada yang dirasakan aneh 
di kelaminya. Lah terus ibunya bilang ke saya, lah kok bocah begini begini. Ada 
kelainan di kelaminnya. Penisnya tumbuh. 

Sejak lahir, 14 tahun silam, Priya Jati berkelamin perempuan. Namun ketika 
menginjak usia 12, tumbuh penis. Juli lalu, tim dokter bedah kelamin RS Cipto 
Mangunkusumo mengeluarkan penisnya dan menjahit kelamin perempuannya. Priya 
juga tak punya rahim dan berkromosom laki-laki. Kata Direktur Utama RSCM Akmal 
Taher, Priya mengalami gangguan jenis kelamin yang meragukan, atau ambiguous 
genitalia. 

AKMAL: Dia dibesarkan sebagai perempuan, bisa macam-macam, tapi intinya 
perkembangan seks sekundernya itu terganggu. Sehingga disangka kayak perempuan 
kan. Karena kan orang melihat fisiknya saja. Itu ambigous genitalia artinya 
jenis kelamin yang meragukan.

Perubahan mulai terjadi juga di rumah. Ketika masih perempuan, anak ketiga dari 
pasangan Sutrisno dan Sumarsih ini tak pernah keluar malam. Namun, kini Priya 
Jati suka izin keluar rumah malam-malam, kata ibunya, Sumarsih. 

SUMARSIH : Sekarang suka ijin keluar, cuman, takutnya saya itu, 
nongkrong-nongkrong dimana gitu. Ya suka ijinin sih kalau ke mushola, ijin 
dzikir, boleh sama saya.

Meski tak ada lagi Esty Setyani, foto-foto gadis kecil itu masih terpajang di 
dinding rumah. Untuk kenang-kenangan, kata Sutrisno. 

SUTRISNO: Ya, untuk kenang-kenangan. Itu aja. Kenang-kenangan masih kecil. 
KBR68H: Nanti kalau ada yang tanya, kan Pak Trisno nggak punya anak cewe. Kok 
ada foto cewe?
SUTRISNO: Lah, emang ini tadinya cewe. Terus ganti anu. Bisa untuk ceritalah. 
Cerita tapi nyata.
KBR68H: Jadi siap kalau ada tamu terus tanya-tanya?
SUTRISNO: Nggak apa-apa. Fair aja, saya mah. Ini waktu dulu kecil begini. 
Sekarang udah gede, begini.

101111-68h-ham-saga-Suasana Bel masuk sekolah
ATMOS: Suasana bel masuk sekolah

Sejak lama, Esty, maksudnya, Priya, di sekolah dikenal sebagai jago panco. Ari 
selalu kalah adu panco. 

KBR68H: Esty itu bagaimana?
ARI: Baik, terus kuat mas. Asal ngadu panco sama laki-laki menang terus mas. 
KBR68H: Udah pernah ngadu panco? Udah. Kalah. 
KBR68H: Siapa bisa ngalahin Esty waktu kelas satu? 
ARI: Di sini nggak ada. Kalah semua.

Juga jadi ujung tombak setiap kali ada pertandingan futsal siswa perempuan di 
sekolah, cerita Annisa. 

ANNISA: Itu dia, emang mainnya udah kayak laki. Lawannya itu digebok-gebok 
terus. Main body. Saya mah, cuma ngegolin satu kali. Dia banyak. Eh, jadi 
menang kelas 7-4 waktu itu.

Sejak berganti kelamin menjadi laki-laki, Priya Jati sontak jadi perbincangan 
di SMP Negeri 18 Bekasi. Perubahan ini disambut dengan suka cita. Pergantian 
identitas seksual Priya Jati dideklarasikan di hadapan guru dan siswa lainnya, 
kata Eka Kartawijaya, Kepala SMPN 18 Bekasi.

EKA: Saya buka jilbabnya, lalu saya gunting rambutnya. Saya obral rambutnya, 
saya lelang ke guru. Satu kali gunting rambutnya bernilai 100 ribu. Kemudian 
yang kedua, saya gunting lagi, alhamdulillah satu kali gunting 50 ribu. 
Kemudian saya buka bajunya, alhamdulillah saya lelang 300 ribu. Satu lagi 
jilbab, 200 ribu.Nota bene kita dapat modal, untuk Priya menata masa depannya. 

Dari hasil lelang, terkumpul 1,6 juta rupiah. Untuk biaya pendidikan Priya 
kelak. Teman-teman di sekolah tak ambil pusing dengan perubahan kelamin Priya 
Jati. 

NUR: Kayaknya lebih cocok jadi cowo deh. Sukanya jadi cowo, karena kan sudah 
ditakdirin jadi cowo. Karena, kalo jadi cowo dia jadi sempurna.

Puluhan bocah laki-laki, termasuk Priya Jati bersiap bermain bola di lapangan 
bulutangkis, di kawasan Perumahan Irigasi Lama, Bekasi Timur, Jawa Barat. Priya 
tidak segan berbaur dan bersenda gurau bersama bocah lainnya. Saat itu, ia 
berperan sebagai penjaga gawang. Ketika masih bernama Esty, ia harus curi-curi 
kalau mau bermain bola. Dulu, ia jadi perempuan satu-satunya dalam pertandingan 
bola antara tim pemuda Masjid Al Muttaqin. 

PRIYA: Kan nggak boleh sama bapak. Jadi diumpetin. Ngambil sepatu diam-diam. 
Ngumpetin sepatu di rumput, eh pas main, udah jalan ke sana. Ke lapangan. Kalau 
bapaknya masuk sore aja. Kalau ketauan kan diomelin. Kamu cewe main bola, nggak 
boleh, gitu. Hahahaha.

Tak hanya tetangga, kelompok pengajian tempat Priya mengaji pun menerima 
positif atas perubahan dari Esty menjadi Priya, dari perempuan menjadi 
laki-laki. Sedari perempuan hingga laki-laki, ia rajin ikut pengajian di Masjid 
Al Muttaqin. Dengan sarung dan baju koko, Priya beribadah diantara belasan 
jemaah laki-laki lainnya. 

Guru agamanya, Abdul Karim, mengklaim, kasus yang dialami Priya bisa diterima 
dalam Islam. Apalagi penis tumbuh tiba-tiba, kemudian dioperasi. Namun jika 
perubahan yang terjadi adalah dari laki-laki dari perempuan, Abdul Karim 
menggeleng keras. 

ABDUL: Hah, itu di agama, yang model begitu itu. Andaikan diumpamakan oleh 
nabi, andaikan dia punya amal sebesar gunung, dia pergi haji berkali-kali, itu 
ditolak amalnya. Dan dia tak akan masuk surga. Bau surga aja nggak dapat. 
Ketika begitu, tempatnya di neraka selama-lamanya. 

Priya Jati bangga menjadi dirinya sendiri. Menjadi laki-laki normal dan 
diterima masyarakat. Ia ingin mencintai dan dicintai. Dia juga sudah berani 
menyatakan cinta pada adik kelasnya.

KBR68H: Sekarang ini, kenapa memilih Syifa?
PRIYA: Ah! Kan pandangan pertama. Kan saya kirim salam ke dia. Katanya, iya. 
Kirim salam balik. Eh, saya minta nomor handphone, SMS-an. Kan dia kan curhat, 
katanya udah putus sama pacarnya, terus kata saya, ya udah sabar aja. Abis 
gitu, perkenalan-perkenalan. Saya suka. Ya di itu deh, ditembak.


* PENGADILAN KORBAN PENYIKSAAN TKI DI ARAB SAUDI

Untuk pertama kali seorang tenaga kerja Indonesia yang menjadi korban 
penyiksaan di Arab Saudi muncul di pengadilan. Sumiati Binti Salan Mustapa 31 
tahun memberikan kesaksian dan memperlihatkan luka-luka akibat penyiksaan oleh 
majikannya. Ia dibantu KBRI yang menyewa pengacara. Tenaga kerja Indonesia di 
luar negeri sayang sekali sering pasrah kalau menjadi korban penyiksaan atau 
perlakuan yang tidak adil. Selain kendala bahasa mereka juga tidak tahu 
bagaimana melapor dan mencari bantuan. Demikian Didi Wahyudi dari KBRI di 
Jeddah Arab Saudi yang menjadi salah seorang kuasa hukum Sumiati.  

Didi Wahyudi (DW) : Hakim menanyakan kepada majikan dan kepada Sumiati, 
bagaimana sampai bisa terjadi segala macam. Menurut Sumiati dia dipukuli sejak 
hari pertama dan pemukulan itu dilakukan dengan kayu, besi, sepatu dan gelas 
yang suka dipakai untuk sikat gigi di toilet. 

Radio Nederland (RN) : Jadi itu baru hari pertama pengadilan ? 
DW : Ya, pengadilan hari pertama. 

RN : Kapan proses peradilan akan dilanjutkan ?
DW : Minggu depan, menurut hakim. Nanti akan diberitahukan lagi. 

RN : Bapak hadir di ruang pengadilan ?
DW : Saya hadir sebagai perwakilan KBRI. Bagi Sumiati saya juga hadir sebagai 
salah satu pemegang kuasa untuk membantunya. 

RN : Sebagai perwakilan KBRI ?
DW : Kita menyewa 'lawyer'/pengacara, karena hukumnya hukum Islam dan kita 
harus banyak belajar. Sunnah Nabi itu mengatakan "serahkan semua pada ahlinya" 
makanya kita menyewa 'lawyer' yang mengerti hukum Islam, mengerti 
praktek-praktek hukum Islam yang berlaku di Kerajaan Saudi Arabia. Jadi kita 
ngak salah dari segi prosedur maupun hukum-hukum yang akan diterapkan oleh 
pengadilan. 

RN : Apakah untuk pertama kali pihak KBRI membantu seorang warga negara 
Indonesia di pengadilan Arab Saudi ?
DW : Ini bukan pertama kali. Dalam setahun itu kasus yang terjadi tidak 
terhitung, ratusan kali tapi tidak seberat yang dialami oleh Sumiati. 
Kasus-kasus lain tidak seberat itu. 

RN : Bantuan yang diberikan oleh KBRI kepada Sumiati yang mengalami kasus 
penyiksaan yang parah, apakah juga diberikan kepada  korban-korban penganiayaan 
lain ?

ikuti wawancara selengkapnya di www.ranesi.nl


* PILIH ISLAM DAN INDONESIA

Fleur Paumen baru saja kembali dari perjalanan haji di tanah suci. "Kami 
melakukannya untuk Allah, jadi tidak boleh mengeluh," katanya. Delapan belas 
tahun lalu, tanpa paksaan Fleur memutuskan memeluk islam dan bermukim di 
Indonesia. Pilihan yang tak dimengerti keluarga dan teman-temannya. 

Fleur menuangkan segelas air zam-zam untuk saya. Ini air suci. Mereka yang 
pergi haji menampungnya di botol plastik untuk dibawa pulang dari Arab Saudi. 
Air ini bisa menyembuhkan segala macam penyakit. Kami bertemu di rumah baru 
Fleur di Cimanggis, di sebelah selatan Jakarta: reuni setelah lama tak 
berjumpa. 

Bandung
Saya mengenal Fleur sejak akhir tahun 80-an, ketika kami - sekelompok pelajar 
Belanda - mengikuti kursus bahasa Indonesia di Bandung. Itu adalah perkenalan 
pertama kami dengan negara berpenduduk muslim terbanyak ini. Dulu saya harus 
membiasakan diri dengan suara adzan yang berkumandang ke penjuru kota. 

Gadis-gadis berjilbab juga saya anggap menghambat emansipasi perempuan. Namun 
Fleur langsung tertarik dengan islam. "Waktu kita di Bandung dulu, saya lihat 
orang-orang sholat pada hari raya Idul Adha. Saya pikir, saya juga ingin 
ikutan."

Fleur masih ingat bagaimana kebersamaan terlihat pada Idul Adha. "Daging kurban 
dibagikan, dan sisi sosial Idul Adha mempesona saya." Saya sendiri masih punya 
foto kambing yang sedang disembelih. Di Jalan Imam Bonjol, tempat saya kos 
waktu itu. 

Katolik
Ketika kembali ke Leiden, Fleur mendalami islam. Namun ia kadang masih 
mengikuti seminar dan okumeni gereja. "Orangtua saya dulunya katolik. Sejak 
kecil saya terobsesi dengan agama. Semua kisah injil sudah saya lahap."

Tahun berikutnya, saya dan Fleur kembali ke Bandung. Ia untuk penelitian 
psikologis dan saya untuk PKL antropologi. Fleur mengunjungi berbagai pertemuan 
islam. Suatu saat ia bahkan muncul dengan busana muslim. Saya ingat debat panas 
kami soal islam. 

Fleur tak mempedulikan keberatan dan keraguan saya. Sebaliknya, kepercayaannya 
makin kuat. Waktu itu, ia berkenalan dengan suaminya sekarang, Syahganda - 
akrab dipanggil Igand. Ia orang Sumatra dan muslim taat.

Mendesak
Tentu saja, gambaran klise muncul: pria muslim akan memaksa calon istrinya 
masuk agama yang sama. Namun, Igand menampik hal itu. "Saya tak pernah 
memintanya pindah agama. Ia sendiri yang memutuskan masuk islam."

Sementara Igand tetap tinggal di Indonesia, Fleur kembali mendalami islam di 
Belanda. Sebenarnya, Igand tak tahu Fleur mempelajari islam. Fleur tertawa dan 
berpikir-pikir, "Saya tahu, untuk menikah saya harus jadi muslim. Tapi saya 
ingin, pilihan itu keputusan saya sendiri."

Walaupun lingkungan sekitarnya tak mengerti - "Orangtua saya khawatir 
kegandrungan saya terhadap islam cuma sementara. Mereka selalu bilang, saya 
bisa kembali ke katolik" - Fleur akhirnya mengucap dua kalimat syahadat pada 
Oktober 1992. Pada 1994 ia dan Igand menikah di Rotterdam.

Haji
Sekarang, 16 tahun kemudian, mereka telah dikaruniai tiga anak. Mereka baru 
saja kembali dari perjalanan haji di Mekkah. Keduanya jadi bagian sebuah kloter 
berjumlah 150 jemaah haji. Solidaritas yang tercipta di antara mereka amat 
kuat. 

"Saya kadang takut dan punya bayangan mengerikan," kisah Fleur. "Saya takut 
terjebak di tengah massa." Untungnya, itu tidak terjadi. Toh menunaikan ibadah 
haji bukan sesuatu yang mudah. "Kadang kita harus bangun jam dua dini hari 
untuk pergi ke tempat selanjutnya. Namun semua terasa ringan karena kami 
melakukannya untuk Allah."

Karena ia sekarang sudah menunaikan ibadah haji, muslim Indonesia taat lainnya 
mungkin akan menaruh hormat padanya. Di sinilah mental Belanda yang rendah hati 
muncul. "Harus lihat dulu praktiknya, apa saya bisa jadi muslimah yang lebih 
baik."

Belanda
Usia Fleur sekarang 44 tahun. Sebagai psikolog anak ia telah mendirikan sekolah 
untuk anak yatim-piatu. Ia ingin liburan ke Belanda, namun tak punya rencana 
untuk benar-benar kembali bermukim di negeri kincir angin. "Dulu saya selalu 
bangga dengan toleransi di Belanda. Sekarang saya malah jadi malu karena di 
negeri saya ada sentimen anti-islam."

Karena itulah, untuk pertama kalinya dalam 15 tahun, ia menggunakan hak pilih 
pada pemilu parlemen. "Agar pendapat saya didengar." Ketika ditanya apa 
rencananya di masa depan, Fleur menjawab, "Mungkin saja anak-anak saya bakal 
kuliah di Belanda, atau di negara lain. Saya sendiri berpikir akan menghabiskan 
hari tua di sini."


---------------------------------------------------------------------
Radio Nederland Wereldomroep, Postbus 222, 1200 JG Hilversum
http://www.rnw.nl/id/bahasa-indonesia

Anda bisa berhenti berlangganan dengan mengirim email ke:
[email protected]

Keterangan lebih lanjut mengenai siaran radio kami dapat Anda
peroleh melalui
[email protected]

Copyright Radio Nederland Wereldomroep. 
---------------------------------------------------------------------

Kirim email ke