---------------------------------------------------------------------

WARTA BERITA RADIO NEDERLAND WERELDOMROEP
Edisi: Bahasa Indonesia

Ikhtisar berita disusun berdasarkan berita-berita yang disiarkan oleh
Radio Nederland Wereldomroep selama 24 jam terakhir.

---------------------------------------------------------------------

Edisi ini diterbitkan pada:

Sabtu 12 Februari 2011 13:00 UTC



** JAYAPURA SEHARI TANPA BERAS

** UNJUK RASA DI ALGIERS

** TENTARA  BERSIHKAN JALAN-JALAN KAIRO

** KERUSUHAN PANGAN KEMBALI TERJADI



* JAYAPURA SEHARI TANPA BERAS

JAYAPURA (ANP) - Sehari tanpa beras. Demikian pemerintah daerah kabupaten 
Jayapura, provinsi Papua, memutuskan.

Langkah ini diambil untuk mengimbangi gagalnya panen akibat cuaca buruk. 
Selanjutnya juga untuk mendorong masyarakat mengkonsumsi tanaman lain, seperti 
jagung, umbi-umbian dan sagu.

Dengan keputusan itu, pemerintah daerah kabupaten Jayapura ingin mengembangkan 
tanaman pangan lokal dan meningkatkan kesejahteraan petani. Jayapura juga 
berharap kabupaten lain akan mengikuti contoh mereka.


* UNJUK RASA DI ALGIERS

ALGIERS (ANP/AFP) - Sekitar dua ribu orang turun ke jalan di ibukota Aljazair, 
Algiers. Mereka berdemonstrasi menentang rezim presiden Abdelaziz Bouteflika.

Otoritas melarang unjuk rasa. Ribuan polisi dikerahkan untuk mencegah 
terjadinya situasi seperti di Mesir.

Para pengunjuk rasa kabarnya menerobos barisan polisi, sehingga bisa memulai 
demonstrasi. Sebelum unjuk rasa, telah terjadi bentrokan antara demonstran dan 
polisi. Jumat (11/02) pemerintah menghentikan lalu lintas kereta api, sehingga 
orang tidak bisa bertolak ke ibukota.


* TENTARA  BERSIHKAN JALAN-JALAN KAIRO

KAIRO (ANP) - Setelah berpesta sepanjang malam, pembersihan jalan-jalan ibukota 
Mesir dimulai.

Tentara dibantu ribuan sukarelawan dalam menyingkirkan blokade, yang 
pekan-pekan belakangan dibangun pengunjuk rasa seputar Lapangan Tahrir. Juga 
pendemo sendiri turut membantu. 

Hari dimulai dengan doa massal di lapangan. Setelah itu, banyak orang kembali 
melanjutkan pesta. Truk-truk pengangkut sampah hilir-mudik mengangkut sampah, 
sisa-sisa demo.

Bagi banyak demonstran, lengsernya presiden Husni Mubarak memberi harapan untuk 
masa depan. Mereka berharap tingkat pengangguran tinggi di antara kaum muda 
serta kemiskinan di Mesir segera teratasi.

Ketua Dewan Tinggi Angkatan Bersenjata Mesir, Mohammed Husein Tantawi Soliman, 
yang kini memegang kekuasaan, diperkirakan berpidato siang ini. Dalam pidato 
itu akan menjadi jelas janji-janji apa yang akan dipenuhi. Sebelumnya pimpinan 
tentara menyatakan tidak akan menentang keinginan rakyat.


* MESIR BERPESTA SEPANJANG MALAM

KAIRO (ANP) - Warga Mesir di ibukota Kairo dan kota-kota lain Mesir sepanjang 
malam berpesta merayakan lengsernya presiden Husni Mubarak.

Mereka memasang petasan, keliling kota dengan mobil sambil membunyikan klakson 
dan bernyanyi merayakan kemenangan. Juga militer turut bergabung dengan 
tank-tank mereka. Beberapa orang memanfaatkan kesempatan itu untuk berfoto 
bersama militer.


* CILA DILANDA DUA GEMPA

SANTIAGO (ANP) - Cile diguncang dua gempa bumi Jumat (11/02). Pusat gempa 
terletak di bagian tengah Cile dekat kota pelabuhan Concepcion.

Setelah gempa pertama, sejumlah penduduk pesisir meninggalkan rumah mereka, 
takut akan tsunami. Tapi tidak terjadi tsunami dan sejauh ini tidak dilaporkan 
adanya korban jiwa atau kerusakan. Lembaga seismologi Cile, Onemi, melaporkan 
gempa bumi pertama berkekuatan 6,8 skala Richter. Gempa kedua berkekuatan 6,3 
skala Richter.

Februari tahun lalu Cile dilanda gempa bumi berkekuatan 8,8 pada skala Richter, 
menewaskan sekitar lima ratus jiwa.


* POLISI MESIR BERDEMO MENENTANG ATASANNYA

KAIRO (ANP) - Di kota Mesir, Ismailia, ratusan orang polisi turun ke jalan, 
memprotes atasannya.

Mereka mengatakan pimpinan polisi menyalahgunakan kekuasaan dan memaksa 
bawahannya menembak ke arah kerumuman demonstran. Demikian kata peserta protes. 
Polisi berseragam serta anggota polisi rahasia berpawai di pusat ibukota yang 
berpenduduk sekitar 750.000 jiwa. Mereka berteriak 'polisi dan warga bersama'.

Masyarakat mengkritik keras polisi yang beberapa kali bentrok dengan demonstran 
yang berunjuk rasa menentang rezim presiden Husni Mubarak. Polisi juga dituduh 
membebaskan tahanan dari pelbagai penjara Mesir.


* IRAN TAKUT RAKYATNYA SENDIRI

WASHINGTON (ANP/RTR) - Campur tangan pemerintah Iran dalam pemberitaan 
pemberontakan di Mesir, menunjukkan rezim di Teheran takut rakyat sendiri. 
Demikian kata Robert Gibbs, juru bicara Gedung Putih di Amerika Serikat.

Dengan demikian Gibbs antara lain menanggapi pernyataan stasiun televisi 
Inggris BBC. BBC melaporkan siaran berbahasa Persia tentang protes di Mesir 
diganggu Teheran. ,,Sejujurnya, pemerintah Iran takut akan keinginan 
rakyatnya", kata Gibbs.

Presiden Iran Mahmoud Ahmadinejad menyebut pertentangan melawan presiden Husni 
Mubarak ,,kebangkitan Islam". Namun pada waktu bersamaan, rezim di Teheran 
menolak rencana oposisi Iran mengadakan demonstrasi sebagai tanda dukungan atas 
pemberontakan di Mesir dan Tunisia.

Pemimpin oposisi Mehdi Karroubi, salah satu pengambil inisiatif unjuk rasa, 
pekan ini dikenai tahanan rumah atas perintah otoritas Iran.


* CINA TOLAK BAYAR GANTI RUGI KE JEPANG

PEKING (ANP) - Cina menolak membayar ganti rugi kepada Jepang atas kerusakan 
akibat tabrakan antara kapal nelayan Cina dengan dua kapal patroli Jepang 
September tahun lalu.

Menurut Beijing, Jepang tidak berhak atas ganti rugi dan Tokyo harus memikirkan 
lagi perannya sendiri dalam insiden tersebut. Demikian lapor kantor berita Cina 
Xinhua.

Awal pekan ini Jepang menuntut ganti rugi sebesar 125.000 euro dari kapten 
kapal nelayan Cina. Itu cukup untuk memperbaiki kerusakan pada kapal patroli 
Jepang. Menurut Cina, ganti rugi itu tidak perlu karena kapal nelayan berada di 
perairan Cina.

Lokasi tabrakan, yakni dekat kepulauan di Laut Cina Timur, dianggap 
kontroversial. Jepang dan Cina dua-duanya mengklaim kawasan tersebut, yang 
kabarnya kaya minyak dan gas. Tabrakan meningkatkan ketegangan antara kedua 
negara adi daya di Asia tersebut.


* SURAT PERINTAH PENANGKAPAN UNTUK MUSHARRAF

ISLAMABAD (ANP) - Pengadilan Pakistan, Sabtu (12/02) mengeluarkan surat 
perintah penangkapan atas mantan presiden Pervez Musharraf.

Musharraf dianggap lalai dalam mengamankan mantan perdana menteri Benazir 
Bhutto, sehingga ia bisa tewas dalam serangan bunuh diri 2007. Demikian pihak 
kehakiman mengumumkan.

Dalam surat perintah penangkapan, Musharraf, yang hidup di pengasingan di luar 
Pakistan, ditetapkan sebagai buronan. Musharraf menjabat presiden Pakistan dari 
tahun 2001 hingga 2008. Pengadilan ingin agar dia hadir dalam sidang 19 
Februari.

Bhutto dibunuh 27 Desember 2007, dalam pertemuan pemilu di kota Rawalpindi. 
Masih belum jelas siapa pelaku serangan yang dianggap salah satu peristiwa 
paling mengejutkan dalam sejarah Pakistan.


* YALE KEMBALIKAN BENDA-BENDA PURBAKALA

NEW HAVEN (ANP) - Universitas ternama Amerika, Yale akan mengembalikan sekitar 
lima ribu benda purbakala dari kota peninggalan bangsa Inka, Machu Picchu 
kepada Peru.

Benda-benda tersebut antara lain perkakas terbuat dari batu, benda keramik 
serta tulang manusia dan hewan. Benda-benda ini dibawa keluar Peru oleh 
sejarawan Hiram Bingham. Ia menemukan Machu Picchu, di pegunungan Andes pada 
ketinggian 2560 meter dan banyak melakukan penelitian di sana. Banyak penemuan 
dia, dia bawa ke Amerika Serikat. Yale menyimpan sekitar 40 ribu benda Peru.


* OPOSISI KAZACHSTAN BOIKOT PEMILU

ASTANA (ANP) - Partai oposisi terpenting Kazachstan memboikot pemilu presiden 
yang dipercepat.

Menurut partai sosial demokrat Azat, presiden Nursultan Nazarbayev melanggar 
UUD dengan menyerukan pemilu dipercepat. Azat ingin agar pemilu digelar pada 
tahun 2012 seperti direncanakan sebelumnya, dan bukan pada 3 April mendatang.

Nazarbayev (70) menyerukan pemilu dipercepat setelah menolak usulan parlemen 
untuk tidak menggelar pemilu hingga tahun 2020 karena tidak ada calon oposisi. 
Namun Nazarbayev mengatakan keinginannya untuk memberikan kesempatan kepada 
calon-calon politisi.

Pengamat memperkirakan pemilu mendatang lagi-lagi tidak akan berjalan jurdil 
dan Nazarbayev akan menang dengan mayoritas suara.


* WARGA BELANDA TETAP DIANJURKAN TIDAK KE MESIR

DEN HAAG (ANP) - Anjuran tidak bepergian ke Mesir yang dikeluarkan Departemen 
Luar Negeri Belanda, tetap berlaku, walau lengsernya presiden Mesir Husni 
Mubarak Jumat (11/02).

Warga Belanda tetap dianjurkan tidak bertolak ke negeri itu. Demikian tertera 
dalam situs web Departemen Luar Negeri Belanda.


* KERUSUHAN PANGAN KEMBALI TERJADI

Kerusuhan pangan kembali terjadi. Pemberontakan terbaru di Afrika Utara dipicu 
kemarahan rakyat akan harga tinggi roti. Kerusuhan terutama ditujukan kepada 
spekulan yang aktif di pasar pangan. Namun bukan itu saja. Laporan Willemien 
Groot.

Alam tidak membantu: kawasan pertanian di Australia dan Pakistan tergenang air. 
Provinsi kaya gandum di Cina menghadapi kekeringan ekstrim. Organisasi Pangan 
dan Pertanian PBB, FAO, pekan ini bahkan mengeluarkan peringatan khusus: 
www.fao.org/docrep/013/al975e/al975e00.pdf. Jika Cina sampai harus mengimpor 
gandum, maka itu bisa berdampak besar terhadap perdagangan dunia. 

Namun juga tanpa bencana alam, harga pangan mengalami tekanan. Ini antara lain 
akibat bertambahnya jumlah penduduk di dunia (hampir tujuh miliar), 
meningkatnya permintaan akan daging serta akibat perubahan iklim. Dan jika 
negara-negara pengekspor pangan, pasca panen buruk, mempertahankan hasil panen 
tersebut, itu akan membawa dampak langsung kepada negara-negara pengimpor. 
Pemberontakan di Tunisia dan Mesir, dua-duanya bergantung dari luar negeri, 
dimulai dengan protes menentang naiknya harga pangan. 

Tak bisa diramalkan
Harga makin naik akibat para spekulan pasar pangan. Itu dilakukan para pialang 
bursa komoditi New York, London dan Chicago. Investor membeli komoditas pangan, 
mempertahankannya beberapa waktu untuk kemudian menjualnya lagi di saat yang 
menguntungkan. Perdagangan tidak transparan menyebabkan  fluktuasi harga yang 
tak dapat diramalkan, kata Agnes van Ardenne, wakil Belanda pada FAO. "Kami 
hampir tak bisa mengikuti lajunya fluktuasi harga . Pasar tidak lagi 
transparan."

FAO menyelidiki siapa pemeran-pemeran terpenting di pasar berjangka. Organisasi 
PBB sedang membuat peraturan sehingga perdagangan lebih transparan dan menyusun 
'kode etik' untuk spekulan serta lembaga yang mendanai spekulasi pangan. Juga 
G20 mendukung rencana itu. Van Ardenne berharap 20 negara industri terbesar 
menyusun peraturan untuk pasar pangan. Sama seperti telah dilakukan untuk pasar 
keuangan. Juga Uni Eropa ingin punya gambaran lebih banyak dalam kegiatan bank 
dan investor di pasar berjangka. 

Peran spekulan 
Tapi peran spekulan tidak perlu dibesar-besarkan, kata Rick Torken, kepala Agri 
Commodities dari ABN-AMRO. "Jika melihat analisa-analisa, spekulasi hanya 
bagian kecil penyebab peningkatan harga. Tidak lebih dari lima sampai sepuluh 
persen." Bank-bank jarang terlibat di dalamnya, kata Torken. "Dana investasi 
yang berspekulasi dalam pangan, mengambil banyak risiko. Mereka pada umumnya 
tidak didanai bank, melainkan investor perorangan."

Lebih memprihatinkan, menurut Torken, adalah bahwa Amerika Serikat dan Eropa 
sudah puluhan tahun mensubsidi petaninya, sehingga produk-produk murah 
'dibuang' di pasar negara-negara miskin. Pada waktu bersamaan, negara-negara 
berkembang sulit masuk pasar Barat. "Sektor pertanian yang disubsidi menahan 
peningkatan produksi pangan di pasar negara-negara yang sedang maju. 
Negara-negara itulah yang kini merasakan dampaknya. Itu sebenarnya telah 
terjadi sejak tahun 2008, ketika pecah kerusuhan pangan pertama."

Tidak ada larangan
Bahkan fluktuasi kecil saja di pasar komoditi bisa menaikkan harga pangan 
hingga puluhan persen. Sementara itu konsumen di negara-negara berkembang sudah 
memakai 70 hingga 80 persen gajinya untuk membeli pangan. Di Eropa dan Amerika 
Serikat itu hanya 12 persen. 

Kendati ketidakstabilan global yang bisa menyebabkan harga pangan tinggi, Van 
Ardenne tidak mau melarang pasar pangan. Di tingkat internasional tidak ada 
dukungan untuk itu. Dan juga di tingkat nasional tidak akan sukses. Rick Torken 
dari ABN-AMRO sependapat: "Itu hanya mengatasi bagian kecil dari masalah. 
Struktur bursa bisa dirubah. Saya tidak keberatan jika lebih transparan."

Di ibukota Republik Demokratik Kongo, Kinshasa, orang sudah terbiasa bahwa 
pangan makin mahal tanpa alasan jelas. Rata-rata warga Kongo telah menyesuaikan 
perilaku pembelian akibat krisis. Daripada membeli satu karung beras atau 
tepung, ia kini membeli jumlah lebih kecil di toko. 

Olivier salah satu contohnya. Ia sangat marah dengan naiknya harga pangan yang 
menurutnya tidak adil. Pemerintah tidak berbuat apa-apa. "Tapi warga Kongo 
tidak memberontak seperti di negara-negara lain. Kami menerima penderitaan ini."


---------------------------------------------------------------------
Radio Nederland Wereldomroep, Postbus 222, 1200 JG Hilversum
http://www.rnw.nl/id/bahasa-indonesia

Anda bisa berhenti berlangganan dengan mengirim email ke:
[email protected]

Keterangan lebih lanjut mengenai siaran radio kami dapat Anda
peroleh melalui
[email protected]

Copyright Radio Nederland Wereldomroep. 
---------------------------------------------------------------------

Kirim email ke