---------------------------------------------------------------------

WARTA BERITA RADIO NEDERLAND WERELDOMROEP
Edisi: Bahasa Indonesia

Ikhtisar berita disusun berdasarkan berita-berita yang disiarkan oleh
Radio Nederland Wereldomroep selama 24 jam terakhir.

---------------------------------------------------------------------

Edisi ini diterbitkan pada:

Jumat 11 Februari 2011 15:10 UTC



** 'MUBARAK DAN KELUARGA TINGGALKAN KAIRO'

** TIDAK ADA TEMPAT BAGI EKSTREMIS DI MESIR 

** MULTIKUTURAL DI PERANCIS GAGAL 

** PEMULANGAN WARGA ILEGAL MAROKKO 

** GEMA WARTA TOPIK INTERNASIONAL : MAHASISWA INDONESIA DI MESIR INGIN SEGERA 
PULANG 

** GEMA WARTA TOPIK INTERNASIONAL : MUBARAK BELUM TURUN

** GEMA WARTA TOPIK BELANDA : BELANDA INGIN KEJELASAN MUBARAK 

** GEMA WARTA TOPIK INTERNASIONAL : AISHA - SIMBOL PERJUANGAN MELAWAN TALIBAN



* MUBARAK DAN KELUARGA TINGGALKAN KAIRO'

KAIRO (ANP) - Menurut stasiun televisi al-Arabiya, presiden Hosni Mubarak dan 
keluarga hari Jum'at (11/02) meninggalkan ibu kota Kairo. Mereka bertolak dari 
sebuah pangkalan udara militer di luar Kairo. Tidak disebutkan kemana mereka 
bertolak.

al-Arabiya tidak menyebut nara sumber. Seorang pejabat tinggi militer yang 
dihubungi oleh kantor berita Reuters tidak mau memberikan reaksi.

Kantor berita Jerman DPA juga memberitakan bahwa menurut kalangan dinas 
rahasia, Mubarak telah berangkat tanpa menyebut tempat tujuan. Seorang pejabat 
tinggi barat juga memberi informasi kepada stasiun televisi Inggris BBC, bahwa 
Mubarak sudah meninggalkan Kairo. 

Hari ini (11/02) ratusan ribu warga Mesir kembali turun ke jalan menuntut 
pengunduran diri Mubarak. Massa demonstran juga berkumpul di depan istana 
kepresidenan di Heliopolis di luar Kairo.


* TIDAK ADA TEMPAT BAGI EKSTREMIS DI MESIR

WASHINTON - Tidak ada peluang bagi 'ekstremis' dalam pemerintah baru Mesir, 
demikian Amerika Serikat. Demikian reaksi Washington setelah pidato presiden 
Mubarak, yang baru mau mundur setelah pemilui di bulan September. Washington 
akan berperan aktif dalam pembentukan pemerintah yang demokratis di Kairo.

"Kami akan berupaya agar proses (demokratisasi) tidak disandera oleh 
kelompok-kelompok ekstremis atau tokoh-tokoh yang tidak memahami proses 
demokratisasi yang transparan dan terbuka yang didukung Amerika", demikian 
wakil menlu Amerika, James Steinberg.

Menurut Steinberg pemerintah baru Mesir harus menghormati semua kelompok 
minoritas di Mesir. Ia tidak menutup kelompok manapun. Demikian jawaban 
Steinberg ketika ditanyakan, apakah Ichwanul Muslimin akan juga duduk dalam 
pemerintah baru Mesir. 

Steinberg menggaris-bawahi pentingnya pemerintah Mesir yang demokratis bagi 
Amerika Serikat. Ia menyebut perjuangan melawan terorisme dan program nuklir 
Iran.


* POLRI TAHAN 13 TERTUDUH CIKEUSIK DAN TEMANGGUNG

JAKARTA - Polisi menahan 13 orang yang dituduh terlibat dalam kerusuhan di 
Temanggung dan Cikeusik. Polisi menambahkan, lima terdakwa lain masih buron. 
Mereka adalah delapan tersangka kerusuhan di Temanggung dan lima tersangka 
kejadian penyerangan Jemaah Ahmadiyah di Cikeusik, Pandeglang-Banten.

Hal ini diungkapkan oleh Asisten Kapolri Bidang Operasi Irjen Pol. Sunarko 
dalam diskusi Perspektif DPD RI, Jumat (11/2/2011).

Polisi mengatakan segera menurunkan tim internal untuk menginvestigasi 
peristiwa-peristiwa kekerasan berlatar belakang agama ini. Di Temanggung 
dipimpin oleh Wakapolri Komjen Pol. Makbul Padmanegara sementara di Cikeusik 
dipimpin oleh Irwasum Komjen Pol. Nanan Soekarna, demikian Kompas.com


* SAHAM GARUDA ANJLOK

JAKARTA (AFP) - Saham Garuda Indonesia anjlok 21,3% pada penjualan perdana hari 
Jum'at (11/02) di Jakarta. Sekalipun keuntungan di tahun 2009 mencapai 100 
miliar dollar dan mendapat predikat sebagai 'perusahaan penerbangan yang 
mengalami kemajuan' menurut perusahaan yang memantau dunia penerbangan 
'Skytrax' di London.

Menurut analisa pasar harga saham yang ditawarkan terlalu tingg. "Pasar banyak 
berubah dan tingkat inflasi di Indonesia tinggi. Untuk jangka panjang prospek 
Garuda Indonesia masih solid ", demikian Robin Setiawan dari Valbury Securities.

Pada hari perdana saham Garuda Indonesia dijual Rp. 590,- per lembar dari Rp. 
640,- yang ditawarkan. 

Menurut dirut Garuda Indonesia Emirsyah Satar, hasil penjualan saham sebesar 
540 juta dollar akan membantu mengembangkan perusahaan dan pembelian 
pesawat-pesawat baru. 

Tahun 2007 Uni Eropa mencantumkan Garuda Indonesia dalam daftar hitam setelah 
berbagai kecelakaan pesawat dan kondisi sektor penerbangan yang mencemaskan di 
Indonesia.

Tahun 2009 Uni Eropa mencabut larangan terbang bagi sejumlah maskapai 
penerbangan Indonesia ke Eropa. Juni 2009 Garuda Indonesia membuka kembali 
jalur penerbangan Jakarta-Amsterdam lewat Dubai tujuh kali seminggu.


* KAISAR JEPANG MASUK RUMAH SAKIT

TOKIO (ANP/AFP) - Kaisar Jepang Akihito hari Jum'at (11/02) menjalani 
pemeriksaan jantung di rumah sakit. Demikian kepala rumah tangga kekaisaran. 
Kaisar yang berusia 77 tahun dirawat di rumah sakit Universitas Tokio untuk 
menjalani pemeriksaan setelah mengalami 'angiogram of coronary arteries'

Dokter menasihatkan agar sang Kaisar menjalani pemeriksaan setelah test rutin 
di bulan Januari memperlihatkan kurangnya aliran darah ke jantung.

Permaisuri Michiko (76 tahun) mendampingi Akihito ke rumah sakit di pusat ibu 
kota Tokio. Ia kembali ke istana sore hari. Akihito yang naik takhta setelah 
ayahnya Hirohito meninggal dunia tahun 1989, pernah menjalani operasi karena 
kanker prostat tahun 2003.

Sekalipun sang kaisar hanya menjalankan tugas sebagai lambang negara menurut 
UUD namun ia sangat dihormati oleh rakyat Jepang.


* MULTIKUTURAL DI PERANCIS GAGAL

PARIS (ANP) - Kehidupan bermasyarakat yang multi-kultural di Perancis gagal, 
demikian presiden Nicolas Sarkozy. "Kami terlalu memperhatikan identitas 
imigran dan kurang mementingkan identitas negara yang menampung mereka", 
demikian Sarkozy dalam sebuah wawancara dengan stasiun televisi TF1.

Sarkozy menolak kedhupan bermasyarakat 'dimana kelompok-kelompok masyarakat 
tidak berbaur'. Barangsiapa tinggal di Perancis, maka menurut presiden Sarkozy 
harus menerima satu kehidupan bermasyarakat. "Mereka yang menolak, jangan 
tinggal di Perancis", tegas Sarkozy.

Ucapan Sarkozy senada dengan sikap perdana menteri Inggris David Cameron dan 
kanselir Jerman Angela Merkel yang disampaikan sebelumnya. Minggu lalu perdana 
menteri Inggris itu mengatakan bahwa remaja Muslim rentan radikalisme karena 
mereka tidak memiliki identitas di Inggris.


* KERJASAMA NOKIA-MICROSOFT

LONDON (ANP) - Pabrik handphone Finlandia Nokia akan meningkatkan kerja sama 
dengan pabrik perangkat lunak Microsoft. Demikian pernyataan kedua belah pihak. 

Nokia akan menggunakan 'sistim operasi' Microsoft di telepon genggamnya. Nokia 
dan Microsoft akan juga meningkatkan kerjasama untuk mengembangkan teknologi 
telepon genggam. Smartphones Nokia akan juga menggunakan 'mesin pencari' Bing 
milik Microsoft. Kerjasama tersebut merupakan strategi Stephen Elop, dirut 
Nokia. Menurutnya Nokia mengalami krisis.

Nokia menghadapi saingan berat iPhone dari Apple serta telepon genggam yang 
menggunakan Android, sistim operasi Google. Telepon genggam Nokia masih 
menggunakan 'sistim operasi' Symbian, yang kurang mampu bersaing. 

Belum ada reaksi dari para pemilik saham. Saham Nokia turun 10%


* PEMULANGAN WARGA ILEGAL MAROKKO

DEN HAAG (ANP) - Kabinet Belanda mencari jalan untuk membantu Marokko agar 
lebih cepat menerima warga gelap Marokko yang tinggal di Belanda. Selama ini 
pemulangan warga ilegal Marokko harus melalui proses yang lama dan 
berbelit-belit. 

Pemerintah Belanda ingin agar ada kesepakatan dengan pemerintah Marokko untuk 
mempercepat proses tersebut misalnya dengan memberikan paspor sementara bagi 
mereka yang tidak memiliki paspor. Hal itu bisa dilakukan dengan mengirim sidik 
jari lewat internet. 

Dalam banyak kasus, data sidik jari warga Marokko dengan latar belakang 
kriminal sudah diregistrasi di Marokko. Pemerintah Belanda ingin agar data-data 
tersebut disinkronisasi lewat internet.   

Partai liberal VVD dan Kristen Demokrat CDA yang berkoalisi di kabinet mau 
berunding dengan sejumlah negara untuk memulangkan warga mereka yang tinggal 
secara gelap di Belanda.


* BELANDA SAMBUT 'VALENTINE DAY'

AALSMEER (ANP) - Kalau dilihat dari penjualan bunga, maka Belanda menyambut 
hangat hari cinta 'Valentine's Day' Senin 14 Februari 2011. 

Menurut 'Flora Holland' penjualan bunga mawar minggu ini naik 5% dibanding 
tahun lalu. Data tersebut diberikan oleh lima tempat pelelangan bunga terbesar 
di Belanda. Ini berarti, tahun ini warga Belanda membeli lebih banyak bunga 
mawar dibanding tahun lalu. 

Sekalipun harga bunga mawar tidak berubah, tetapi kenaikan omset menguntungkan 
para pemilik perkebunan mawar. Cuaca juga berperan penting. Tahun lalu perayaan 
hari Valentine disambut cuaca yang dingin dan salju. Tahun ini, cuaca semakin 
mendekati musim semi.


* WISATAWAN BERALIH KE TURKI DAN SPANYOL

AMSTELVEEN (ANP) - Sebagai daerah wisata Turki dan Spanyol menarik keuntungan 
dari situasi di Mesir dan Tunisia. Berdasarkan registrasi pemesanan tempat 
wisata sampai dengan tanggal 6 Februari, jumlah wisatawan Belanda yang akan 
liburan ke Turki naik 27% dan Spanyol naik 25%, dibanding periode yang sama 
tahun lalu. 

Tempat liburan di Spanyol yang paling banyak dipilih wisatawan Belanda adalah 
kepulauan Canaria. Sementara ini, Yunani tidak begitu banyak memetik keuntungan 
dari kerusuhan di Mesir. Kenaikan jumlah wisatawan Belanda yang memilih liburan 
ke Yunani hanya naik 2%. 

Untuk periode liburan musim panas 2011, Mesir masih tetap populer sekalipun 
jumlah pemesanan ticket dan hotel anjlok 300%. Liburan ke Tunisia, anjlok dua 
kali lipat.


* BERITA BURSA

AMSTERDAM (ANP) - Nilai index AEX di pasar saham dan bursa Amsterdam pagi ini 
(11/02) turun 0,3% pada 369,44. Hal tersebut disebabkan oleh situasi di Mesir. 

Transasksi di Wallstreet New York hari Kamis (10/02), lesu. Para pedagang 
menunggu pidato pengunduran diri presiden Mubarak. Sebelum pasar saham dan 
bursa ditutup, Mubarak mengatakan bahwa untuk sementara tidak akan mundur.

Dow Jones turun 0,1% pada 12.229,29 sementara Nasdaq naik 0,1% pada 2790,45 
poin.

Pasar saham dan bursa Tokio hari ini (11/02) libur. Di Seoul, nilai index Kospi 
turun 1,6%. All Ordinaries di Sydney, turun 0,6%. Hang Seng di Hongkong, naik 
0,5%

Hari Kamis AEX di Amsterdam naik 0,4% pada 370,61. Nilai index di Paris dan 
Frankfurt naik 0,1 dan 0,3%. London, turun 0,5%.

Di Amsterdam hari ini (11/02) C = US$ 1,3550
Di Jakarta C = Rp. 12.132,-
US$ = Rp. 8.932,-

Cuaca di Hilversum berkabut mendung berawan, suhu berkisar pada 7 derajat 
Celsius


* MAHASISWA INDONESIA DI MESIR INGIN SEGERA PULANG

Penolakan Presiden Mesir Hosni Mubarak untuk lengser berdampak pada situasi 
mahasiswa Indonesia di Mesir. Saat ini masih ada sekitar 1900 mahasiswa yang 
belum dievakuasi. Walau mereka dalam keadaan aman, mahasiswa ingin segera 
dipulangkan ke Indonesia karena situasi di Mesir masih belum menentu. Radio 
Nederland Wereldomroep mewawancarai dua mahasiswa Indonesia untuk mengetahui 
situasi terakhir di Mesir. 

Nurul Isma, ketua Persatuan Pelajar Mahasiswi Indonesia di Mesir, tinggal di 
asrama putri Universitas Al Azhar yang tidak begitu jauh dari Lapangan Tahrir 
yang menjadi pusat demonstrasi. Ia menceritakan situasi disekitar asramanya. 
"Dari kemarin siang (10/2) persiapan demonstrasi terlihat jelas. Jalan-jalan 
sepi dan bahkan di beberapa titik sudah ditutup. Tadi pagi kami melihat 
mobil-mobil derek yang menuju ke arah lapangan. Mungkin untuk menarik 
mobil-mobil yang sudah rusak."

Menurut Isma, saat ini masih ada beberapa mahasiswi Indonesia yang masih 
tinggal di asrama putri di Universitas Al Azhar. "Saya sendiri belum pulang 
karena visa saya kebetulan masih berlaku sampai tanggal 11 ini." Keadaan para 
pelajar di Indonesia aman-aman saja. Karena masih maraknya demonstrasi para 
mahasiwa dihimbau untuk tidak meninggalkan asrama.

Evakuasi
Sampai saat ini sudah enam kloter WNI yang dipulangkan ke Indonesia, jumlahnya 
sekitar 2400 orang. Untuk kloter-kloter awal ini yang diutamakan adalah 
perempuan dan anak-anak. Mahasiswa Indonesia masih banyak yang belum 
dievakuasi. Pemerintah akan mengevaluasi lagi untuk proses evakuasi 
selanjutnya. 

Falahudin Kutsi, ketua Persatuan Pelajar Mahasiswa Indonesia di Mesir, 
menyatakan para mahasiswa sebenarnya ingin dipulangkan sesegera mungkin. "Kalau 
keputusan digantungkan pada mahasiwa kita ingin segera pulang. Pertama karena 
situasi di sini masih belum menentu. Selain itu tidak ada jaminan keamanan bagi 
kami,"

Menurut Falahudin, para mahasiswa ingin segera dievakuasi karena mereka merasa 
tidak aman lagi menyusul tuduhan bahwa mereka mendukung demonstrasi. "Dulu 
hubungan kita dengan warga Mesir bagus, seperti saudara. Tapi, sejak ada 
tuduhan kita membantu demonstran banyak yang curiga ke kita. Terutama 
orang-orang yang pro-Mubarak." 

Hambatan
Menurut Falahudin belum dipulangkannya mahasiswa Indonesia dari Mesir terkait 
dengan beberapa masalah. Dalam pertemuan dengan kepala task force pemulangan 
WNI Hasan Wirayuda (10/2), terungkap beberapa pertimbangan yang menjelaskan 
kenapa pemerintah belum bisa memulangkan semua mahasiswa.

 Yang pertama, pemerintah Indonesia masih ingin menjaga hubungan baik dengan 
Rektor Universitas Al Azaar yang meminta agar mahasiswa Indonesia tetap tinggal 
di Mesir. "Jadi, hubungan emosional ini masih menjadi pertimbangan penting," 
jelas Falahudin. 

Selain itu, pemerintah Indonesia masih belum bisa memberikan jaminan apakah 
para mahasiswa yang dipulangkan nantinya bisa kembali lagi ke Mesir. Nurul Isma 
menjelaskan terutama mahasiswa baru masih punya kendala untuk pulang karena 
mereka belum mendapat visa dari pemerintah Mesir. "Kalau mereka pulang ke 
Indonesia, nantinya mereka akan sulit untuk masuk Mesir lagi," kata Isma.  

Namun demikian, Falahudin berpendapat para mahasiswa sebaiknya sesegera mungkin 
dievakuasi dari Mesir. "Ini untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan, 
terutama menyusul penolakan Mubarak untuk mundur." PPMI Mesir akan terus 
berupaya agar mahasiswa Indonesia segera dipulangkan. 

Wawancara selengkapnya di www.ranesi.nl


* MUBARAK BELUM TURUN

Presiden Mesir Husni Mubarak belum mau turun. Ini dinyatakannya dalam pidato 
kepada rakyat Mesir. Ia tidak takut kepada tekanan dunia internasional, 
tegasnya. Seperti yang telah dijanjikan sebelumnya, Mubarak menyatakan akan 
berusaha menyerahkan kekuasaan dengan lancar dan menggelar pemilu yang jurdil 
September mendatang. Massa di Tahrir Square murka. 
Philip Smet
Mubarak berjanji ia "tak akan membuang-buang darah para martir," merujuk kepada 
korban tewas di kalangan pengunjuk rasa. Ia berjanji, yang bersalah akan 
dihukum. 
Presiden menyatakan, tuntutan para demonstran sah. Ia menyatakan akan menepati 
janji. Ia menganggap hubungannya dengan rakyat seperti hubungan "ayah dengan 
putra dan putrinya."
Massa di Tahrir Square marah besar. Orang-orang melambai-lambaikan sepatu, 
bahasa tubuh yang di dunia Arab dimaksudkan untuk menghina. 
Harapan 
Setelah sekitar dua minggu unjuk rasa besar-besaran di Mesir, siang ini muncul 
berita bahwa Mubarak akan mengumumkan pengunduran dirinya. Pejabat tinggi 
tentara Mesir telah mengumumkan, "semua tuntutan" pengunjuk rasa akan 
dikabulkan. Selain itu, tentara memberi tahu bahwa telah diambil 
langkah-langkah untuk menjamin keamanan publik, tanpa menjelaskan lebih lanjut 
apa saja kebijakan yang telah diambil. 
Sepuluh ribu orang berkumpul di Tahrir Square Kairo. Dalam penantian pidato, 
suasana pesta merajai. Menurut kantor berita Al-Jazeera, menjelang pidato 
Mubarak, bahkan ada 3 juta orang di sana. 
Peran tentara
Essam al-Erian dari Ikhwanul Muslimin khawatir tentara mempersiapkan kudeta. 
"Masalahnya tidak terletak pada presiden, melainkan pada rezim," katanya. 
Ikhwanul Muslimin bukan organisasi legal di Mesir, toh mereka ikut serta dalam 
perundingan dengan pemerintah minggu ini. 
Rabu (09/02) tentara mengancam mengambil tindakan militer jika situasi tidak 
bisa dikendalikan. Pada hari yang sama muncul berita mengenai perubahan UUD, 
yang akan menentukan periode maksimal kepemimpinan seorang presiden. Dalam 
perundingan dengan berbagai kelompok oposisi, Mubarak telah membentuk komisi 
untuk mempersiapkan perubahan UUD. 
Mohammed Elbaradei, salah satu pemimpin oposisi, mengusulkan dibentuknya dewan 
presiden yang terdiri dari tiga orang, dikombinasikan dengan pemerintahan 
persatuan nasional. 
Sejarah Mubarak
Husni Mubarak (dilahirkan 4 Mei 1928)sudah menjabat sebagai presiden Mesir 
sejak 1981. ia menggantikan Anwar al-Sadat yang dibunuh. Presiden inilah yang 
pada 1975 mengangkat Mubarak sebagai wakil presiden. Pada pemilu 2005 untuk 
pertama kalinya kandidat lain boleh mencalonkan diri sebagai presiden. Waktu 
itu, Mubarak mengantongi 88% suara. Sepuluh hari lalu, Mubarak menyatakan tidak 
akan mencalonkan diri pada pemilu September 2011. Unjuk rasa melawan 
pemerintahannya terus berlangsung.


* BELANDA INGIN KEJELASAN MUBARAK

Kalangan internasional kecewa pada pidato Presiden Mesir, Husni Mubarak. Seruan 
mundur, Kamis malam tidak digubris. Pemerintah Belanda mengharapkan kepastian. 

Amarah dan kekecewaan muncul di Kairo, menanggapi pidato televisi Husni 
Mubarak. Ia mengumumkan ingin tetap menjabat sebagai presiden sampai pemilu 
September mendatang. Mubarak memang menjanjikan perubahan UU dan menyerahkan 
sebagian kewenangan kepada wakilnya. Padahal massa demonstran mengharapkan 
Mubarak mengumumkan mundur.

Kendati kecewa, tapi suasana Jumat dini hari tetap kondusif. Arus massa yang 
menyemut ke Tahrir Square semakin banyak. Di samping itu aksi mogok kerja 
meningkatkan tekanan pada pemerintahan Mubarak, seperti disampaikan reporter 
Radio Nederland, RNW, Hans Jaap Melissen dari Kairo.

"Demonstrasi tampaknya akan meluas ke lokasi-lokasi baru. Massa di Tahrir 
Square masih sangat bersemangat, padahal sebagian besar tidak tidur. Menarik 
untuk melihat apakah aksi mogok kerja menjadi bertambah banyak. Jika kehidupan 
umum lumpuh, akan muncul tekanan dari dalam, lebih besar terhadap Mubarak."

Obama
Dalam pidatonya, Mubarak mengatakan hanya akan menyerahkan sebagian 
kewenangannya kepada wakil presiden Omar Suleiman.

'Kepada rakyat Mesir dikatakan, telah terjadi penyerahan kekuasaan secara 
resmi, tapi masih belum jelas apakah peralihan ini memang dibutuhkan dan 
memadai,' demikian tanggapan Presiden Amerika Serikat Barrack Obama.

Menteri Luar Negeri Belanda, Uri Rosenthal juga ingin tahu, kewenangan apa yang 
dilimpahkan pada wakilnya. Lebih dari itu menlu mengharapkan peralihan 
kekuasaan berjalan 'damai':

'Saya berpegang pada sikap para pemimpin Uni Eropa: kami yakin pada peralihan 
kekuasaan yang berlangsung damai dan terkendali, secepat mungkin. Rakyat Mesir 
sendiri yang bisa menentukan waktunya.'

'Terlalu Hati-hati'
Anggota Parlemen Belanda, Frans Timmermans dari partai Buruh, PvdA menilai 
menlu Belanda terlalu 'ragu-ragu.' Ia menilai Belanda harus lebih keras 
menyampaikan kekecewaan atas bertahannya Mubarak.

"Kalau rakyat sebuah negara turun alun-alun dan mengatakan:  'Mubarak, kamu 
harus pergi,' maka sudah sepantasnya kita berpihak pada rakyat. Soal 
mekanismenya, ya terserah mereka sendiri. Tapi ternyata transisi yang 
diharapkan, juga oleh kalangan internasional, tidak terlaksana. Sudah 
sepantasnya kita menyuarakan kekecewaan itu."

Menteri Luar Negeri Jerman, Guido Westerwelle, lebih jelas menampakkan 
kekecewaanya: 'Itu bukan kemajuan yang kita semua harapkan.' Termasuk pejabat 
urusan luar negeri Uni Eropa Catherine Ashton menilai bahwa Mubarak tidak 
membuka jalan bagi reformasi yang lebih besar.


* AISHA - SIMBOL PERJUANGAN MELAWAN TALIBAN

Foto dari gadis Afghanistan dari Urizgan yang wajahnya cacat dinyatakan sebagai 
foto terbaik lomba World Press Photo 2010. Sebelumnya foto itu pernah menghiasi 
halaman depan majalah Amerika Time Magazine. Wajah Aisha cacat karena dirusak 
oleh pihak Taliban, begitu ditulis Time. Dan hal seperti ini akan lebih sering 
terjadi apabila pasukan perdamaian Barat pergi dari Afghanistan, ditambahkan 
majalah tersebut. Koresponden Radio Nederland di Afghanistan Bette Dam, 
berbicara dengan para dokter dan perawat Aisha di rumah sakit. Cerita Aisha, 
menurutnya, punya implikasi baru.

Muka perawat di rumah sakit itu tiba-tiba berubah tegang. Tadi dia mengatakan 
apa saja? Suster tersebut, berusia sekitar 50 tahun, mengenakan jilbab putih, 
menunduk ke bawah memandangi kakinya yang dibalut sandal putih pula. Bau 
desinfektan yang menusuk hidung juga menyebabkan mata saya menjadi perih.

Cerita
Perwat itu menceritakan, bahwa ia telah bekerja di rumah sakit di Tarin Kowt, 
ibukota Uruzgan, hampir seumur hidupnya. Dia juga sedang dinas ketika Agustus 
2009 di tengah malam hari seorang gadis bernama Bibi Aisha datang bersama 
ibunya dari Lembah Chora. Hidung gadis ini dipotong, begitu juga kedua 
telinganya. Memang sangat menyedihkan, tapi bukan sesuatu yang luar biasa. 
Perawat ini sudah seringkali merawat anak-anak gadis dan perempuan dari wilyah 
lembah yang belum berkembang itu. Semuanya datang dengan luka-luka berat karena 
dianaiaya. Penyebabnya? Pertikaian keluarga, balas dendam dengan dalil  membela 
kehormatan keluarga. Hal itu terjadi dari dulu hingga sekarang. Sewaktu 
pemerintahan Taliban dulu, sampai saat ini.

Siapa yang melakukan itu? Tanya Radio Nederland. Sang perawat terdiam. Direktur 
rumah sakit tersebut beranggapan pegawainya ini bercerita terlalu banyak dan 
dengan jelas menyatakan ketidak-sukaannya. Mereka tidak berani lagi bercerita 
tentang Aisha.

Aisha, gadis dari lembah Chora, sekarang terkenal di seluruh dunia. Para 
wartawan majalah Time menjadikannya simbol legitimasi dari operasi militer 
Amerika di Afghanistan. Mereka menyatakan dengan pasti: Aisha dianiaya oleh 
pihak Taliban. "Apa jadinya kalau pasukan Amerika meninggalkan Afghanistan?" 
pesan yang meramalkan bencana itu dicetak di bawah gambar wajah Aisha yang 
cacat. Amerika terkejut, dan langsung menyerukan Taliban yang kejam, ayo kita 
kirim lebih banyak lagi tentara ke sana!

Gambaran kuat
Perawat ini tahu, bukan Taliban yang merusak dan membuat cacat wajah Aisha. 
Begitu pula komanda pasukan khusus Amerika yang membawa Aisha ke rumah sakit 
militer untuk perawatan lebih lanjut. Tetapi setelah gelombang publisitas 
tentang 'simbol dari perang' ini, ia hampir tidak berani membuka mulutnya.

Sekarang jelas bahwa suami Aisha dan keluarga besannya yang menganiaya muka 
gadis tersebut, karena Aisha tidak ingin dinikahkan secara paksa. Berita ini 
juga dikuatkan oleh organisasi hak asasi manusia di Afghanistan AIHRC. Aisha 
adalah satu dari jutaan gadis dan perempuan Afghanistan yang menjadi korban 
kekerasan dalam rumah tangga. Di Kabul seorang rekan jurnalis bercerita tentang 
hal ini. Memang banyak kritik atas artikel yang dimuat oleh Time Magazine. Tapi 
kritikan itu tidak ditangkap media internasional.

Sebelum meninggalkan rumah sakit perawat itu membisikkan ke telinga saya, dia 
berharap media Amerika juga menempatkan wajah-wajah gadis Afghanistan lainnya 
di halaman muka. Dan jumlah mereka sangat banyak.


---------------------------------------------------------------------
Radio Nederland Wereldomroep, Postbus 222, 1200 JG Hilversum
http://www.rnw.nl/id/bahasa-indonesia

Anda bisa berhenti berlangganan dengan mengirim email ke:
[email protected]

Keterangan lebih lanjut mengenai siaran radio kami dapat Anda
peroleh melalui
[email protected]

Copyright Radio Nederland Wereldomroep. 
---------------------------------------------------------------------

Kirim email ke