--------------------------------------------------------------------- WARTA BERITA RADIO NEDERLAND WERELDOMROEP Edisi: Bahasa Indonesia
Ikhtisar berita disusun berdasarkan berita-berita yang disiarkan oleh Radio Nederland Wereldomroep selama 24 jam terakhir. --------------------------------------------------------------------- Edisi ini diterbitkan pada: Rabu 02 Maret 2011 14:10 UTC ** TIDAK ADA TENTARA BAYARAN AFRIKA DI LIBIA ** WILDERS POPULER DI SEKOLAH MENENGAH ** BELANDA DEKATI TIMUR TENGAH DAN SINGAPURA ** GEMA WARTA TOPIK INTERNASIONAL: DUTA BESAR UNI EROPA BERTAHAN DI TUNISIA ** GEMA WARTA TOPIK INTERNASIONAL: PEKERJA MIGRAN TERJEBAK DI LIBIA ** GEMA WARTA TOPIK INTERNASIONAL: OMA ARGENTINA BERJUANG DEMI CUCU ** GEMA WARTA TOPIK INDONESIA: ORANG MASIH TERTARIK BUDAYA JAWA ** GEMA WARTA TOPIK INDONESIA: AYAT-AYAT PUN DIJUAL POLITISI INDONESIA ** TINJAUAN PERS: CINA INGIN HUKUM MATI PENJUAL ORGAN DAN WARGA INDONESIA TAK PUAS INBURGERINGCURSUS * TIDAK ADA TENTARA BAYARAN AFRIKA DI LIBIA Kelompok HAM Human Rights Watch mengatakan tidak ada bukti adanya tentara bayaran diterjunkan di Libya Timur. Hal ini berlawanan dengan laporan di pelbagai media internasional yang menyatakan tentara Afrika diterbangkan untuk menghalau para pemberontak sementara Muammar Gaddafi berusaha mempertahankan kekausaan. Dalam wawancara dengan Radio Nederland di Libia, Peter Bouckaert dari Human Rights Watch mengatakan telah mengadakan penyidikan dan tidak menemukan bukti apapun. Bouckaert sudah ebrada di kawasan selama 2 minggu dan mengatakan telah berkunjung ke Al Bayda setelah menerim laporan ada 156 tentara bayaran yang ditahan di sana. Menurutnya, para tentara tersebut berasal dari Libya selatan dan bukan dari negara lain. Setelah bicara dengan para tentara bayaran tersebut, ternyata mereka adalah warga Libia hitam keturunan Afrika. Para tentara ini sudah dibebaskan para demonstran. Menurut Bouckaert, dukungan warga Libia hitam atas rejim Gaddafi bisa dimengeri karena Gaddafi berjuang melawan diskriminasi atas kelompok tersebut dalam masyarakat Libia. * WILDERS POPULER DI SEKOLAH MENENGAH Partai anti Islam PVV pimpinan Geert Wilders sepertinya merupakan partai paling populer di antara murid sekolah menengah Belanda. Institut Politik dan Publik (IPP) menyelenggarakan simulasi pemilu di sekolah dasar dan menengah dalam rangka menyambut pemilu provinsial Belanda. Sekitar 31 ribu murid sekolah menengah dan 3 ribu sekolah dasar berpartisipasi dalam pemilu simulasi tersebut. Hasilnya PVV memenangkan 20% suara anak sekolah menengah dan Partai Buruh PvdA menyusul dengan 17,3%. Sementara di sekolah dasar, Partai Buruh menang dengan 23% dan PVV hanya mendapat 8,1%. Usia minimal memberi suara dalam pemilu di Belanda adalah 18 tahun. * BELANDA DEKATI TIMUR TENGAH DAN SINGAPURA Belanda diarahkan untuk membina hubungan dagang lebih erat dengan negara-negara Teluk, Singapura dan Korea Selatan. Demikian menlu Uri Rosenthal dalam pidatonya di depan mahasiswa dan para pengusaha Universitas Tilburg. Menurut Rosenthal, negara-negara tersebut adalah persimpangan regional, sama seperti Belanda. Luas dan kepentingan negaranya juga bisa dibandingkan dengan Belanda. Rosenthal berpendapat, memperkuat posisi ekonomi Belanda adalah kunci kebijakan luar negeri Belanda. Dia yakin kedutaan besar Belanda di engara-negara tersebut bisa memainkan peran penting dengan memusatkan perhatian pada diplomasi ekonomi. Perubahan pusat perhatian ke arah Timur Tengah dan Asia berarti perubahan besar dalam jaringan kedutaan besar Belanda yang bisa menyebabkan pemotongan atau penutupan sejumlah misi diplomasi. * ENERGI DIPERBARUI BELANDA KETINGGALAN Kedudukan Belanda dalam indeks produsen energi yang dapat diperbarui turun dua tingkat. Indeks tahunan ini dipublikasikan perusahaan konsultan Ernst & Young. Cina masih menduduki tempat teratas menyusul investasinya yang berkelanjutan di bidang energi angin dan matahari. Amerika menduduki posisi kedua dengan kebijakan rangsangan ekonomi Presiden Obama, diikuti Jerman dan India. Belanda menduduki posisi 18, terutama karena pemerintah memotong banyak subsidi dan tindakan yang membantu mengembangkan energi yang diperbarui. Sebagian besar negara Eropa memotong anggaran mereka dalam hal ini, termasuk Prancis dan Spanyol, namun mereka tetap berada di posisi 7 dan 8. Jerman dan Italia juga harus menghemat, namun skornya masih bagus karena investasi mereka di bidang energi matahari. Secara global ada pertumbuhan substansial dalam investasi ladang angin lepas pantai. Energi matahari juga menunjukkan pertumbuhan berarti. * PROTES YAMAN BERLANGSUNG DAMAI Kerumunan orang dalam jumlah besar tumpah ke jalanan di ibukota Yaman Sanaa dalam protes menentang pemerintahan Presiden Ali Abdullah Saleh. Oposisi menyebut ini demonstrasi terbesar sepanjang sejarah Yaman. Presiden menyebut protes oposisi tiruan belaka dari protes di negara Arab lain dan menuduhnya didalangi Israel dan Amerika. Dia juga memecat 5 gubernur dari kawasan dimana protes diadakan, terutama di kawasan bekas Yaman Selatan. Abdullah Saleh menduduki jabatan presiden sejak 1978, dan sudah berungkali menolak seruan lengser dan berkeras akan mempertahankan rejimnya hingga titik darah penghabisan. Tapi dia menyatakan tidak akan mencalonkan diri kembali di tahun 2013, namun menurut posisi hal tersebut tidak cukup. PBB memperingatkan pemerintah Yaman atas tindakan kekerasan yang dilakukan terhadap para demonstran selama protes yang berjalan damai tersebut. Menurut PBB rakyat berhak menyatakan rasa tidak suka mereka atas pemerintah. Sekurangnya 19 orang, sebagian besar di Aden, tewas selama demonstrasi yang berlangsung sejak 16 Februari lalu. Menurut Amnesty International korban tewas seluruhnya mencapai 27 orang. * PROTES DI ARMENIA Lebih dari 10 pendukung oposisi berkumpul di ibukota Armenia menuntut pengunduran diri pemerintah. Ini dilakukan bertepatan dengan 3 tahun peringatan insiden politik yang menewaskan sejumlah orang di negara tersebut. Sepuluh orang termasuk 2 petugas polisi tewas pada bentrok antara pasukan huru hara dan pendukung oposisi di Yerevan pada bulan Maret 2008. Kerusuhan terjadi menyusul pemilu yang berprahara yang dimenangkan Presiden Serzh Sarkisian. Pemerintah mendeklarasikan keadaan darurat dan mengirim tentara ke jalanan, serta menuduh oposisi berupaya melakukan kudeta. Pernyataan resmi partai oposisi mengatakan rejim Armenia melakukan kejahatan besar atas rakyatnya sendiri pada bentrok 3 tahun lalu. Parlemen mengheningkan cipta selama semenit untuk mengenang para korban. * KONFLIK BERSENJATA SEBABKAN ANAK PUTUS SEKOLAH Konflik bersenjata menyebabkan 28 juta anak-anak di seluruh dunia putus sekolah. Mereka juga sering jadi target pelecehan seksual dan kekerasan. Demikian laporan terbaru UNESCO. Sebagian besar anak-anak ini hidup di negara-negara miskin. Hal ini menyebabkan lingkaran setan dimana kemiskinan dan kurangnya pendidikan menghambat perkembangan sebagai manusia. Hal ini menyebabkan konflik berkelanjutan karena jutaan pemuda terpaksa menganggur. 35 negara dilanda bentrok bersenjata sejak 1999 hingga 2008, dengan 15 di antaranya berada di Afrika sub Sahara. Menurut laporan, ketakutan yang diasosiasikan dengan kekerasan seksual sering membuat gadis-gadis muda tidak berani ke sekolah. Pemerkosaan dan kekerasan seksual digunakan secara luas sebagai taktik perang antara lain di Cad, Kongo, Liberia, Rwanda dan Sierra Leone. UNESCO memperingatkan sistem bantuan kemanusiaan sering melupakan anak-anak dan bantuan seringkali ditujukan untuk negara-negara dengan prioritas keamanan nasional. Ini menyebabkan banyak negara termiskin dunia terlantar. * PEMILU REGIONAL BELANDA Tempat-tempat pemungutan suara di Belanda mulai dibuka pukul 7.30 pagi waktu setempat. Warga menyambut pemilu regional. Di Leeuwarden Belanda utara, 200 pemilih memberikan suara mereka di sebuah TPS berjalan yang sudah mulai membuka pintu sejak tengah malam untuk menarik para elektorat muda memberi suara sepulang mencari hiburan malam hari. TPS juga disiapkan di 50 stasiun kereta api. Laporan komisi pemilu mengatakan sejumlah besar komuter mengantri memberi suara di dua stasiun terbesar, Amsterdam dan Utrecht Centraal. Seluruh TPS akan ditutup pada pukul 21.00 malam ini. Pemilu regional ini penting karena para anggota legislatif provinsi akan memilih anggota majelis tinggi 23 Mei mendatang. Pemerintahan sayap kanan minoritas berharap mengkonsolidasi posisi dengan memenangkan mayoritas di senat. Jika gagal, senat bisa menghambat seluruh RUU yang diajukan pemerintah. Hasil suara di pemilu regional semakin berkurang. Di tahun 2007, hanya 46,3% yang memberi suara. * DITOLAK MEMBERI SUARA Tempat pemungutan suara (TPS) pemilu regional di bandara Schiphol mengusir sekitar 50 orang yang ingin memberi suara di lokasi. Menurut ketua panitia Rob Jensen, banyak dari elektorat tersebut datang dari provinsi di luar Noord Holland dan banyak yang lupa membawa kartu tanda pemilih. Orang-orang yang tidak diijinkan memberikan suara tersebut marah, tapi menurut Jensen, itu merupakan aturan dari kementerian dalam negeri. Walaupun yang elektorat yang memberi suara pada pemilu regional semakin berkurang dari tahun ke tahun, peraturan tetap harus ditegakkan, demikian Jensen. Pada pemilu memilih anggota majelis rendah saja 350 orang ditolak memberi suara dengan alasan yang sama. * PENGGAGAS KREDIT MIKRO DIPECAT Muhammad Yunus, pemenang penghargaan Nobel untuk inisiatif kredit mikro yang membantu pengusaha-pengusaha miskin di negara berkembang, dipecat oleh bank yang dia dirikan sendiri untuk tujuan tersebut. Bank sentral Bangladesh memecat Yunus dari fungsinya, demikian pernyataan Bank Grameen, yang memecat dirinya. Alasannya, pengangkatan Yunus di tahun 2000 terjadi tanpa ijin bank sentral. Belakangan ini Muhammad Yunus sering disorot karena ada tuduhan Bank Graheem mencurangi uang bantuan untuk kredit mikro. Menurut para pendukungnya, Yunus adalah korban kampanye politik setelah terlibat perselisihan dengan Perdana Menteri Sheikh Hasina. * GADDAFI MUNCUL LAGI DI TV Pimpinan Libia Muammar Gaddafi kembali muncul di televisi pemerintah. Dari sebuah gedung pertemuan di Tripoli dia merayakan awal pemerintahannya, persi 34 tahun lalu. Allah, Muammar, Libia demikian seru Gaddafi dan para hadirin berkali-kali. Pada 2 Maret 1977, Gaddafi menyebut Libia menjadi Jamahiriya. Kata ini sering diartikan secara bebas sebagia Republik Milik Massa. Hari-hari belakangan ini pemerintahan Gaddafi mendapat pukulan akibat pemberontakan rakyat. Rejimnya sama sekali tidak mau mentolerir hal tersebut. Pembawa acara memperkenalkan Gaddafi sebagai pimpinan kemenangan tercinta. * BERITA BURSA Nilai tukar valas: 1.00 EUR = 1.37820 USD 1.00 EUR = 12,143.58 IDR 1.00 USD = 8,811.20 IDR * DUTA BESAR UNI EROPA BERTAHAN DI TUNISIA Karier Ad Koetsenruijter sedang berada di titik paling menegangkan. Ia adalah duta besar Uni Eropa untuk Libia dan Tunisia. "Saya sibuk mengawasi gelombang pengungsi dan istri saya membantu mengumpulkan bantuan darurat." Laporan koresponden Tijn Sadee. Sekarang Koetsenruijter tinggal di kediamannya di Tunisia. "Untung saja. Saya dengar dari rekan-rekan diplomat di Libia bahwa ibukota Tripoli sekarang berubah jadi kota hantu. Itu bukan hal positif." Mengepung Baru saja ia berbicara dengan Catherine Ashton, perwakilan luar negeri Uni Eropa, lewat telepon. Tak lama kemudian komisaris Eropa untuk masalah kemanusiaan, Kristalina Georgieva, meneleponnya. "Ia akan datang ke Tunisia Rabu (02/03) malam, lalu kami akan terbang ke perbatasan Libia," kata Ad Koetsenruijter, diplomat Belanda yang menjabat duta besar Uni Eropa di Tunisisa dan Libia. Januari lalu ia mengalami saat-saat menyeramkan ketika kekacauan pecah di Tunisia: para pemberontak mengepung rumahnya. Koetsenruijter: "Staf-staf kedutaan langsung dievakuasi. Saya juga ketakutan, namun saya tetap di sana. Sebagai kapten, saya harus tetap berada di kapal." Dan sejak huru-hara menyebar ke Libia, ia tak bisa berbuat banyak kecuali mengawasi perkembangan dari negara tetangga Tunisisa. Sebagai duta besar Uni Eropa, ia melaporkan situasi kepada kabinet Ashton di Brussel. Bantuan darurat Selain sanksi dan embargo senjata, Uni Eropa mengumumkan akan menyisihkan tiga juta euro sebagai bantuan darurat langsung untuk pengungsi Libia. "Mereka butuh makanan, tenda dan obat-obatan. Tiga juta euro bisa dimanfaatkan dengan baik, namun masih banyak yang dibutuhkan," kata Koetsenruijter. Dalam bingkai program European Neighborhood Policy, Koetsenruijter sudah bertahun-tahun bekerja sama dengan warga Tunisia dalam bidang lingkungan, hukum, pendidikan, dan stimulasi pengusaha kecil. Dengan Libia hampir tidak ada kerja sama. "Di sana hampir tak ada lembaga yang benar-benar berfungsi." Instabilitas politik di negara-negara ini sudah dilaporkannya bertahun-tahun lalu. Walau begitu, kekacauan yang meledak beberapa minggu terakhir tetap mengejutkannya. "Terjadinya cepat sekali. Waktu itu saya tak berani meramalkan bahwa pembakaran diri anak muda di Tunisia bisa memancing hal besar begini." Ia mengerti kritik yang ditujukan kepada Uni Eropa bahwa organisasi ini bereaksi "terlambat dan terlalu lembek" menghadapi revolusi di regio Arab. Koetsenruijter: "Uni Eropa terdiri dari 27 suara. Dan kalau kami kadang harus berdebat di dalamnya, itu wajar. Kalau tak dicapai suara bulat, jelas saja kebijakan kami di luar organisasi lemah." Berteman dengan diktator Kesulitan menentukan kebijakan di regio ini ada hubungannya dengan agenda ganda Eropa: berteman dengan diktator demi minyak dan gas. Namun Koetsenruijter keberatan dengan tuduhan itu. "Tentu saja kami berhubungan baik dengan rezim untuk menjaga agar harga minyak dan gas tetap rendah. Namun itu juga sangat menguntungkan warga Eropa. Selain itu, kami juga membawa teknologi Eropa, terutama dalam bidang komunikasi, ke regio tersebut. Teknologi itulah yang akhirnya memfasilitasi revolusi Facebook." Hari-hari mendatang adalah momen-momen paling menegangkan sepanjang kariernya. "Tak seorang pun tahu bagaimana keadaan di Libia akan berakhir." Koetsenruijter terutama mengkonsentrasikan diri terhadap drama kemanusiaan. Istrinya membantunya. "Dengan teman-teman dan kenalan, ia mengumpulkan bantuan yang disalurkan ke perbatasan Libia. Ini aksi spontan." Empati dan donasi Imbauan partai kanan populis PVV pimpinan Geert Wilders, bahwa pengungsi dari Libia tidak diterima di Belanda, dianggap Koetsenruijter murni sebagai pernyataan politik. "Menurut saya, Wilders tak seperti kebanyakan warga Belanda yang selalu siap membantu, penuh empati dan siap menyalurkan donasi. Kita sekarang harus solider dengan orang-orang ini, mereka berjuang untuk kebebasan." ----------------- KETERANGAN Uni Mediterania Pada 2008 presiden Prancis Nicolas Sarkozy melansir Uni Mediterania, proyek kerja sama 43 negara Eropa dan Afrika di sekitar Laut Mediterania. Setahun sebelumnya ia menyatakan, "Kita harus mengesampingkan kebencian untuk meraih mimpi besar: kedamaian dan peradaban maju." Kerja sama ini adalah tindak lanjut dari apa yang disebut proses Barcelona, di mana Uni Eropa membantu keadaan finansial negara-negara tetangga. Tujuan Uni Mediterania adalah bekerja sama mengurangi senjata pemusnah massa, masalah lingkungan dan imigrasi ilegal. Sarkozy juga mencoba menjaga agar Turki tidak jadi anggota Uni Eropa dan mempercepat proses damai Israel-Palestina. Bersama-sama, Sarkozy dan Husni Mubarak (yang waktu itu masih jadi presiden Mesir) membicarakan siapa-siapa saja yang bisa jadi anggota. Pertengahan 2010 Parlemen Eropa meminta Uni Mediterania kembali dijalankan. Kerja sama mereka mengalami stagnansi. Setahun kemudian Mubarak harus turun dari kursi kepresidenan. Uni Mediterania tak pernah benar-benar berdiri. * PEKERJA MIGRAN TERJEBAK DI LIBIA Banyak sekali pekerja migran dari Bangladesh dan Pakistan yang mencoba melarikan diri dari kota Benghazi, Libia timur. Mereka berkumpul di pelabuhan. Namun tak ada yang bisa mereka lakukan di sana, selain memandangi orang-orang yang meninggalkan Libia, menuju ke negara masing-masing. Laporan Hans Jaap Melissen dan Thijs Westerbeek. Benghazi dikuasai oposisi dan keadaan relatif tenang di sana. Jurnalis Radio Nederland Hans Jaap Melissen - yang sedang berada di Libia - mewawancarai sekelompok lelaki yang sedang menunggu kapal. Ketika ditanya mengapa mereka tidak tinggal saja di Libia, para lelaki ini menjawab: situasi tidak aman di tempat mereka tinggal, terutama pada tengah malam. Banyak perampokan, banyak pelaku kriminal yang memanfaatkan kekosongan kekuatan. Karena itulah, mereka ingin pergi dari Libia. Para lelaki ini mulai putus asa. Beberapa di antara mereka sudah menunggu lima hari. Sekarang, mereka akan naik ke kapal mana pun yang meninggalkan Libia. "Tak peduli ke mana kapal itu menuju. Nanti saja saya lihat, bagaimana cara untuk sampai di Bangladesh, tanah kelahiran saya." Menyedihkan Situasi orang-orang Bangladesh ini sangat menyedihkan. Mereka harus melihat rekan-rekan dari negara lain - seperti Turki, Italia, dan Cina - meninggalkan Libia, sementara mereka terjebak di pelabuhan. Upah kerja juga tak mereka terima. Mereka mulai kelaparan. "Negara-negara lain mengangkut warganya. Sedangkan kami dari Bangladesh tak dipedulikan. Makan dan tempat menginap makin sulit. Beberapa orang bahkan tak punya paspor." Tanah Air Banyak pekerja migran yang datang dari negara-negara yang keadaannya lebih gawat atau lebih berbahaya ketimbang Libia. Sekelompok pekerja bangunan Somalia dari kota Mogadishu juga ingin meninggalkan Libia, namun mereka tidak ingin kembali ke tanah air. "Semoga saja saya bisa ke Eropa. Dan tinggal di sana. Saya memang berasal dari Mogadishu yang lebih kacau dari Libia. Namun saya juga takut di Libia. Saya khawatir keadaannya akan seburuk di Mogadishu." Berkulit hitam Orang-orang Somalia punya alasan kuat untuk takut. Karena kabarnya, Gaddafi mengerahkan pasukan bayaran. Tentara-tentara Gaddafi berasal dari negara-negara Afrika dan berkulit hitam. Seorang warga sipil berkulit hitam bahkan pernah diancam pisau. "Please-please-please, transfer us to a European country." -------------------------------------------------------------------------------------------------------- Keterangan Pengikut Gaddafi Tetap Setia Pemimpin Libia Muammar Gaddafi masih punya pendukung, juga di kota Benghazi. Mereka bertindak tenang dan sulit didekati. Hans Jaap Melissen mewawancara salah satunya. Atas alasan keamanan, mereka berbicara di atas mobil yang berjalan. "Saya tak terlalu mengerti politik, namun sebelumnya negara kami stabil, kemajuan juga terus dicapai. Sekarang kami malah bermasalah. Saya sama sekali tak punya hubungan dengan rezim, saya tak bekerja untuk mereka. Namun saya cuma mau menyatakan, kami tak pernah punya presiden sebaik Gaddafi." Bahwa di Benghazi para pengunjuk rasa yang tak bersenjata ditembakki, dan bahwa banyak orang tewas akibat Gaddafi, semua membuat lelaki ini prihatin. Namun ia berpendapat, keadaan pasti berbeda dengan apa yang dikatakan pengunjuk rasa. Menurutnya, tentara tetap berada di barak dan para demonstran - yang menurutnya pasti bersenjata - menuju ke barak-barak tersebut. Karena itulah bentrokan terjadi dan banyak korban jatuh. * OMA ARGENTINA BERJUANG DEMI CUCU Sepuluh tahun lalu, seorang nenek Argentina berusia 91 tahun menemukan kembali cucu laki-lakinya. Si cucu diculik ketika rezim diktator militer berkuasa. Minggu ini di Buenos Aires dimulai proses pengadilan mantan diktator Jorge Videla dan terdakwa-terdakwa lain yang menculik 34 anak dari para lawan politik mereka selama rezim. Laporan Beatriz Diez. Ini adalah proses pengadilan pertama mengenai penculikan anak selama rezim diktator militer di Argentina (1976-1983). Selain mantan diktator Videla dan Reynaldo Bignone, di kursi terdakwa duduk enam mantan pejabat militer. Mereka dituduh bersalah atas penculikan dan pemalsuan identitas para bayi. Total, sekitar 500 anak-anak hilang dan menjadi korban penculikan rezim ini. Kebanyakan dari mereka lahir di penjara. Salah seorang perempuan yang tak kenal lelah mencari cucunya adalah Rosa de Roisinblit, wakil ketua organisasi Nenek Plaza de Mayo. Empat belas tahun lalu, organisasi ini mangajukan gugatan yang mengawali proses ini. Rosa de Roisinblit: "Lebih dari sepuluh tahun lalu saya sudah menemukan cucu saya bersama para nenek yang lain. Kami berhasil melacak lebih dari seratus bayi dengan usia beragam dan diculik pada waktu yang berbeda. Pertama anak-anak berusia sembilan dan sepuluh tahun. Lalu remaja. sekarang kami juga menemukan orang dewasa yang dulunya diculik. Beberapa bahkan ada yang sudah menikah dan punya anak." Petunjuk Anonim Roisinblit masih tahu persis bagaimana ia menemukan cucunya kembali: "Seseorang menelepon saya, memberikan petunjuk anonim mengenai bocah laki-laki yang berusia kurang lebih sama dengan cucu saya. Informasi-informasi lain yang diberikan juga cocok. Kami lalu mencarinya. Pertama, cucu saya amat terkejut, karena ia sama sekali tak tahu apa-apa. Namun lama-lama ia percaya. Ia datang ke kantor kami dan menyerahkan darah untuk tes DNA. tak lama kemudian, hasil tes keluar. Positif. Ia memang cucu saya." Putri Rosa de Roisinblit masih mengajukan satu gugatan lagi: ia ingin tahu apa yang terjadi pada putrinya yang hilang 33 tahun lalu. Apakah proses pengadilan para penculik anak ini sedikit menghibur hatinya? Roisinblit: "Saya pikir, kalau menghibur hati, sih, tidak. Namun setidaknya saya tenang karena pelakunya akhirnya diseret ke pengadilan. Walaupun nantinya para terdakwa mungkin akan dihukum atas kejahatan yang lebih berat semasa rezim." Pengadilan ini diperkirakan akan memakan waktu setahun. * ORANG MASIH TERTARIK BUDAYA JAWA Universitas Sebelas Maret UNS Surakarta punya institut baru, yaitu Institut Javanologi. Pusat kajian Jawa ini didirikan 28 Desember 2010 dan akan diresmikan 6 Maret mendatang. Paradigma pusat kajian di Surakarta berbeda dengan pusat kajian yang ada di Yogyakarta maupun Surabaya. "Javanologi yang ada di Panunggalan, Yogyakarta dan Kediri, Surabaya memiliki fokus tentang bahasa, sastra, filologi dan filsafat Jawa saja", ujar Sahid Teguh Widodo, Kepala Institut dari Universitas Sebelas Maret Surakarta kepada Radio Nederland. Lingkupnya lebih besar lagi. Institut di Surakarta juga mengkaji arsitektur, masakan, klimatologi dan diversitas Jawa. Bertaraf internasional Selama ini Universitas Sebelas Maret bercita-cita menjadi universitas bertaraf internasional. Mereka berembuk soal keunggulan UNS. "Kita memiliki kearifan lokal yang begitu banyak. Kita memiliki kebudayaan yang terbukti sudah bertahan selama berabad-abad," jelas Sahid. Dengan demikian pilihan untuk kebudayaan Jawa menjadi pilihan sangat tepat. Dengan kesadaran itu dibentuk Institut Javanologi. Budaya Jawa Sahid Teguh Widodo takjub ketika pada hari berdirinya Institut 28 Desember 2010, begitu banyak pihak menghubungi UNS untuk bekerja sama memajukan kebudayaan Jawa. "Rupanya pada tingkat tertentu, orang mulai kembali kepada kesadaran akan siapa diri saya, merasa kering hidupnya dan kembali pada nilai-nilai dan kearifan yang dimiliki," ujarnya. Apresiasi tidak hanya datang dari dalam negeri, melainkan juga dari luar negeri. "Itu cukup menggembirakan bagi kami. Kami bersemangat untuk ke depan kita bisa membuat sesuatu yang lebih berguna bagi dunia ini." Universitas Leiden Institut Javanologi juga membuka kerja sama antara lain dengan Universitas Leiden di Belanda, Jepang dan Italia. Namun kerja sama itu masih dalam proses dan akan dituangkan dalam MoU. Pembicaraan awal antara lain membahas bentuk kerja sama serta bidang-bidang apa yang masih bisa dikembangkan. Dengarkan wawancara di: http://www.rnw.nl/bahasa-indonesia/article/budaya-jawa-belum-mati-kok * AYAT-AYATPUN DIJUAL POLITISI INDONESIA Selasa lalu Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mengkritik partai-partai koalisi yang tidak bekerjasama dengan pemerintah. Kritikan ini terutama ditujukan kepada Partai Golkar dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS). Kemelut ini serius, karena bisa mengakibatkan bubarnya koalisi. Demikian tandas Arbi Sanit pengamat politik dan sosial dari Lembaga Ilmu Pengetahuan Indoesia (LIPI) kepada Radio Nederland Wereldomroep. Yang dipermasalahkan sekarang adalah Hak Angket Pajak sehubungan dengan kasus-kasus korupsi di lembaga pemerintahan ini. Angket itu didukung antara lain oleh fraksi Golkar di DPR, padahal Partai Demokrat, partainya presiden, tidak setuju. Arbi Sanit menjelaskan, andaikan angket pajak dilaksanakan, belum tentu dana yang digelapkan sekitar 300 triliun itu akan dikembalikan. "Karena tidak mungkin keputusan DPR bisa menyelesaikan masalah korupsi di perpajakan," tandasnya. Korupsi di lembaga pemerintah ini begitu parahnya sehingga polisi, hakim, jaksa serta KPK belum mampu menyelesaikannya. "Jadi omong kosong kalau DPR bisa menyelesaikan persoalan itu," tandas guru besar ini. Namun Arbi menambahkan, masalah korupsi ini memang "seksi" untuk dibahas di mata masyarakat. "Karena perasaan anti korupsi cukup kuat di masyarakat. Kalau orang tidak mendukung angket dianggap mendukung korupsi. Itu dilemanya." Seperti angket Century, dalam kasus angket pajak ini DPR ingin mencari popularitas, tambah Arbi Sanit. Tapi setelah angket Century setelah tidak terjadi perubahan sama sekali. "Semuanya berjalan seperti biasa," katanya. Arbi Sanit melihat suasananya sekarang genting. Karena, kalau dua partai itu keluar atau dikeluarkan dari koalisi, maka dukungan koalisi ini berkurang di DPR. Jalan keluarnya, tambah Arbi Sanit, adalah kalau Gerindra masuk koalisi. Alasan Gerindra untuk menolak hak angket pajak, kata Arbi, sama dengan alasan Partai Persatuan Pembangunan (PPP). "Menyetujui angket itu akan dieksploitasi oleh Golkar dan PKS." Masalahnya, tambah Arbi, yang dibela Golkar sebenarnya adalah kepentingan para pengusahanya. Kalau angket pajak ini berhasil, yang beruntung adalah Golkar seperti kasus Century dulu. "Golkar dapat posisi ketua harian Sekab. Lalu Sri Mulyani yang lawan frontalnya dalam pemerintahan dikeluarkan." Arbi Sanit setuju dengan pendapat yang mengatakan, bahwa kasus korupsi ini hanya dijadikan alat para politisi untuk menunjang kepentingan politik praktis belaka. Jangankan masalah korupsi, jelasnya, Tuhan pun diperalat oleh para politisi Indonesia. "Ayat-ayat dijual," kelakarnya. * CINA INGIN HUKUM MATI PENJUAL ORGAN DAN WARGA INDONESIA TAK PUAS INBURGERINGCURSUS Koran de Telegraaf menampilkan berita bahwa Cina mau membuat UU untuk memvonis mati para perampok organ manusia. Maklum belakangan banyak terjadi kasus penjualan organ di dalam tubuh manusia. Dan organ-organ itu biasanya dirampok dari manusia hidup. Malah ada dokter dan rumah sakit terlibat tindakan keji ini. Saat ini RUU sedang disusun untuk menyamakan hukuman pencurian organ dengan pembunuhan terencana. Hukumannya minimal sepuluh tahun dan maksimal hukuman mati. Menurut hukum sekarang, para pelaku pencurian organ hanya bisa divonis karena melakukan "hal-hal ilegal". Makanya perlu UU baru untuk mengakhir pelanggaran ini. Di Cina penjualan organ meningkat baik di pasar-pasar gelap maupun penjualan ke luar negeri. Banyak orang miskin menjual organnya, karena perlu uang. Mungkin mereka melakukan itu secara sukarela, tapi mereka tidak menyadari risikonya. Tapi banyak pula orang, di antaranya para napi, yang dipaksa memberikan organ mereka. Karena tidak dilakukan profesional, maka operasi pengambilan organ bisa sangat berbahaya. Demikian de Telegraaf. Dua orang warga Indonesia mengadukan pemkot Zwolle, Belanda Timur Laut, tentang inburgeringscursus. Kursus ini mengajari warga migran baru tentang antara lain bahasa, budaya dan masalah-masalah sosial/politik serta kemasyarakatan di Belanda. Tiap warga asing wajib mengikutinya. Pemkot Zwolle melibatkan sebuah lembaga bernama Capabel Taal untuk menyelenggarakan kursus ini. Dua warga asal Indonesia yakni Adeline Pranata dan Aprianto Masjhur tidak puas dengan cara penyelenggaraan kursus. Mereka pun mengadu dan menceritakan keluhan mereka kepada koran de Stentor. Menurut mereka ada beberapa hal yang aneh terjadi. Pertama, dosen yang sakit digantikan oleh tenaga pengajar yang tidak trampil. Kalau ditanya soal tatabahasa, mereka tidak bisa menjelaskan. Kedua, mereka disuruh menandatangani kontrak dalam bahasa Belanda, padahal mereka belum menguasai bahasa ini. Adeline dan Aprianto tidak bersedia langsung membubuhkan tandatangan mereka dan mau membawa pulang dokumen itu. Pasangan hidup mereka pun kaget. Kok mereka disuruh menandatangi dokumen berbahasa Belanda tanpa dijelaskan lebih dahul apa isinya. Aneh, kata mereka. Lebih aneh lagi, kedua peserta kursus ini tidak boleh ikut kursus lagi, gara-gara menolak menandatangi dokumen tadi. Akhirnya pemkot Zwolle menggelar pertemuan antara Capabel Taal, Adeline dan Arianto serta pasangan hidup mereka. Kedua warga Indonesia ini dijanjikan akan dikirimi laporan tertulis tentang pertemuan itu. Tapi setelah empat minggu mereka belum juga menerima laporan itu. Akhirnya mereka menceritakan keluhan mereka kepada media. Sementara itu Van Tuinen, manager regional lembaga Capabel Taal mengakui adanya masalah tersebut. Tapi ini sudah diselesaikan, katanya. Demikian de Stentor dan sekian pula tinjauan pers. --------------------------------------------------------------------- Radio Nederland Wereldomroep, Postbus 222, 1200 JG Hilversum http://www.rnw.nl/id/bahasa-indonesia Anda bisa berhenti berlangganan dengan mengirim email ke: [email protected] Keterangan lebih lanjut mengenai siaran radio kami dapat Anda peroleh melalui [email protected] Copyright Radio Nederland Wereldomroep. ---------------------------------------------------------------------
