--------------------------------------------------------------------- WARTA BERITA RADIO NEDERLAND WERELDOMROEP Edisi: Bahasa Indonesia
Ikhtisar berita disusun berdasarkan berita-berita yang disiarkan oleh Radio Nederland Wereldomroep selama 24 jam terakhir. --------------------------------------------------------------------- Edisi ini diterbitkan pada: Sabtu 05 Maret 2011 13:50 UTC ** AMERIKA IMBAU TOLERANSI BERAGAMA DI INDONESIA ** PROTES PADA KONGRES RAKYAT CINA ** LIBIA TUNTUT SANKSI PBB DICABUT ** GEMA WARTA TOPIK INTERNASIONAL: MENDERITA DIBAWAH GADDAFI * AMERIKA IMBAU TOLERANSI BERAGAMA DI INDONESIA JAKARTA (AFP)- Amerika Serikat mengimbau toleransi beragama di Indonesia menyusul langkah sejumlah pemimpin daerah melarang pengikut Ahmadiyah mempraktikkan agama mereka. "Kekerasan terhadap kelompok minoritas baru-baru ini dan peraturan daerah yang membatasi kebebasan beragama akan merusak citra Indonesia sebagaia negara demokrasi dengan tradisi toleransi'', demikian pernyataan yang dikeluarkan Kedubes Amerika di Jakarta. Undang-Undang Dasar menjamin kebebasan beragama tapi kelompok-kelompok HAM mengatakan kekerasan terhadap kelompok minoritas termasuk Kristen dan Ahmadiyah meningkat sejak 2008. * PROTES PADA KONGRES RAKYAT CINA BEIJING (ANP) - Sejumlah orang berdemonstrasi di museum Beijing ketika Kongres Rakyat, yaitu sidang parlemen tahunan dibuka di Cina. Paling tidak tiga pria dan satu perempuan ditahan di pinggir Lapangan Tien An Men. Salah satu dari mereka membawa spanduk bertuliskan 'partai komunis turun'. Pada insiden lainnya, dua pria dan dua perempuan berupaya menerobos rintangan polisi untuk mencapai lapangan. Di sana, seorang perempuan mengangkat secarik kertas tapi polisi dengan cepat bertindak sehingga para saksi mata tidak bisa membaca apa yang tertera di kertas tersebut. Partai komunis yang berkuasa prihatin akan kemungkinan terjadinya aksi protes terhadap pemerintah seperti yang berlangsung di Afrika Utara saat ini. Corong pemerintah, Koran Beijing, dalam komentar Sabtu memperingatkan 'ancaman terhadap stabilitas yang berhasil dicapai partai bisa memicu pada bencana'. Langkah-langkah keamanan yang sudah ditingkatkan tidak akan dikendurkan, demikian penulis. ' Karena semua orang tahu stabilitas merupakan berkat dan kekacauan merupakan bencana'. Belakangan ini, pemerintah bertindak ekstra kertas terhadap para pengkritik negara serta pembangkang. Sensor ditingkatkan dan gerak wartawan asing dibatasi. * LIBIA TUNTUT SANKSI PBB DICABUT TRIPOLI (ANP) - Pemerintah Libia pimpinan Muammar Gaddafi menuntut agar sanksi PBB terhadap negara itu dicabut. Sanksi diberlakukan karena represi terhadap para demonstran. Dalam suratnya kepada Dewan Keamanan, pemerintah Libia menyatakan hanya menggunakan sedikit kekerasan saja terhadap para demonstran yang menentang rezimnya. PBB mengeluarkan larangan berpergian dan membekukan semua aset tokoh-tokoh Libia. Tripoli menuntut agar sanksi ini dicabut, paling tidak sampai 'kebenaran ditetapkan'. Surat kepada Dewan Keamanan itu merupakan tanggapan pertama rezim di Tripoli terhadap sanksi baru. * BENDERA PERLAWANAN BERKIBAR DI RAS LANUF RAS LANUF (ANP) - Kota strategis dan penting di Libia timur, Ras Lanuf, berhasil dikuasai pemberontak. Demikian lapor wartawan kantor berita Reuters sesudah kunjungan di sana. Di salah satu bundaran berkibar bendera Libia dari tahun sebelum 1969 ketika Muammar Gaddafi berkuasa melalui kudeta. Demonstran menggunakan bendera ini sebagai simbol revolusi yang hendak dicapai di Libia. Sabtu ini Ras Lanuf tampak bersih dari pasukan Gaddafi. Demonstran mendirikan pos-pos penjagaan di berbagai tempat. Jumat dikabarkan masih terjadi bentrokan sengit di kota yang memiliki instalasi minyak penting dan terletak di pinggir Laut Tengah. * PERTEMPURAN SENGIT DI ZAWIYAH ZAWIYAH (ANP) - Pasukan yang setia pada Pemimpin Libia Muammar Gaddafi melancarkan serang di kota Zawiyah, Libia timur dengan menggunakan tank. Demikian lapor saksi mata kepada pemancar televisi Arab al-Arabiya dan al-Jazeera. Pemberontak telah menguasai Zawiyah sejak pekan lalu. "Sekarang dengan artileri, tank dan kendaraan lapis baja, kami saksikan pertempuran dan pembunuhan yang bahkan tidak kita lihat di Irak', kata seorang saksi mata kepada al-Arabiya. "Pertempuran sekarang berlangsung di kota. Pertempuran berat berlangsung di semua pemukiman dan mesjid yang telag mengumumkan jihad terhadap pasukan Gaddafi ini". Al-Jazeera melaporkan tank-tank menembaki rumah-rumah di Zawiyah. Di samping itu juga dilaporkan berlangsungnya pertempuran sengit di kota. * KERUSUHAN DI MARKAS INTELIJEN MESIR ISKANDARIYAH (ANP) - Diperkirakan lima ratus demonstran menyerbu markas dinas intelijen di Iskandariyah, kota kedua di Mesir Jumat. Pemancar televisi al-Jazeera melaporkan bunyi tembakan dari dalam gedung dan bom-bom bakar yang dilempar. Sedikitnya dua orang luka-luka berat. Tidak jelas apa penyebab kerusuhan. Menurut desas desus, para demonstran ditembaki dari dalam gedung. Ratusan orang, termasuk mereka yang sebelumnya pernah ditahan dan disiksa oleh dinas intelijen, menuntut langkah-langkah terhadap dinas itu. Polisi berupaya membubarkan demonstran. Ketika gagal, demonstran kemudian ditembaki dari gedung. Sesudah itu tentara datang dan mengatakan telah menahan sejumlah anggota dinas intelijen, tapi demonstran sudah mengungkapkan kemarahannya terhadap gedung itu. * PENGADILAN MANTAN MENTERI MESIR DIMULAI KAIRO (ANP) - Pengadilan di Kairo memulai proses terhadap mantan Menteri Dalam Negeri yang dibenci Habib el-Adli. Menteri yang dipaksa turun sesudah jatuhnya Presiden Husni Mubarak bulan lalu, mengatakan tidak bersalah dalam praktik korupsi. El-Adli mengepalai dinas keamanan Mesir yang ditakuti selama bertahun-tahun. Mereka ini dilaporkan melakukan penyiksaan terhadap para lawan politik Mubarak. Pada pemberontakan rakyat baru-baru ini, ia juga menjadi sasaran protes. Mantan menteri ini muncul di sidang dengan mengenakan seragam penjara berwarna putih. El-Adli bukanlah satu-satunya menteri dari era Mubarak yang diadili. Mantan Menteri Pariwisata ZuhairGarana juga diiadili karena penyalahgunaan uang rakyat. * INGGRIS TERANCAM KRISIS BANK BARU LONDON (ANP) - Inggris terancam krisis bank lagi apabila regulasi terhadap sektor perbankan tidak segera disesuaikan. Demikian dikatakan Presiden Bank Sentral Mervyn King dalam wawancara dengan The Daily Telegraph. Menurut King belakangan ini semakin banyak ketidakseimbangan dalam sistim perbankan. Ia mengimbau bank-bank besar untuk tidak fokus hanya pada untung besar dalam jangka pendek. Menurut King, para bankir menerima bonus besar apabila berhasil meraup keuntungan besar dalam waktu singkat. Ini harus diubah, kata KIng. Bank harus mengambil contoh dari perusahaan-perusahaan tradisional, yang beroperasi dengan lebih bermoral, kata King. "Mereka benar-benar terlibat dengan karyawan dan pelanggan. Yang terpenting di sini, orang bangga dengan produknya." Tapi hal ini tidak bisa dibilang mengenai bank karena menurut King hanya sedikit saja yang berpikir jangka panjang. * PARADE MARDI GRAS DI SYDNEY SYDNEY (AFP)- Puluhan ribu orang diperkirakan akan memenuhi pusat kota Sydney dalam parade gay dan lesbian Mardi Gras, yang tahun ini akan mengangkat isu kesetaraan bagi pernikahan sesama jenis. Pesta tahunan ini biasanya menarik ribuan orang dari seluruh dunia dan menghasilkan pemasukan pariwisata jutaan dolar untuk Australia, di mana pernikahan sesama jenis dilarang oleh hukum dan ditentang oleh dua partai politik utama. Partisipan mengatakan walaupun dicapai kemajuan dalam bidang hak-hak kaum gay sejak Mardi Gras pertama tahun 1978, ketika homoseksualitas laki-laki masih ilegal, tapi perjuangan menuju kesetaraan masih terus berlangsung. * MENDERITA DIBAWAH GADDAFI Sebagian besar warga Libia merasakan penderitaan selama 42 tahun masa pemerintahan Muammar Gaddafi. Kisah Salama Bohabuta ini sangat tragis dan penderitaannya berlangsung begitu lama. Walau demikian, ia sekarang memiliki secercah harapan kembali dan bahagia menyambut era baru di negaranya. Laporan Mohammed Abdulrahman dari Benghazi. Sepuluh tahun lamanya Bohabuta (60 tahun) menapaki ribuan kilometer dari Benghazi ke Tripoli setiap sebulan atau dua bulan sekali, dengan membawa makanan, pakaian dan selimut menuju penjara Abu Salim di mana ketiga putranya dipenjarakan. Setiap kali dia menempuh perjalanan itu, dia tidak tahu bahwa putra-putranya itu sudah meninggal. Setiap bulan ia berharap sipir penjara akan mengijinkannya menemui paling tidak salah satu putranya. Tapi itu semua sia-sia. "Putra tertua, Salihelsharami, ditahan September 1988 dalam perjalanan pulang dari naik haji di Mekah. Pada waktu itu ia masih 18 tahun.'' Setahun kemudian, dua adiknya Abdelsalam (16) dan Ashour (17) juga ditahan, kisah Bohabuta. 'Mereka tidak bersalah ', katanya. " Mereka rajin ke mesjid. Itu tampaknya sudah cukup dicurigai sebagai simpatisan kelompok Islam Salafis. "Terakhir kali saya melihat putra-putraku adalah tahun 1990". Air mata mengalir di pipinya dan Bohabuta cepat-cepat mengelapnya sebelum melanjutkan: " Saya pergi ke penjara dan seorang sipir berkata: pergi segera, kamu tidak akan pernah lagi melihat anjing-anjing liarmu". Ketiga bersaudara itu dibunuh ketika berlangsung pembantaian di penjara Abu Salim tahun 1996. Abdelrahim (25), putra ke lima Bohabuta, duduk di dekat ibunya di ruang tamu rumah mereka di Benghazi, sambil sekali-kali mengingatkan ibunya mengenai tanggal-tanggal peristiwa dalam sejarah menyedihkan keluarga mereka. Di tahun 2000, akhirnya mereka tahu bahwa ke tiga kakak beradik itu sudah dibunuh empat tahun sebelumnya. Baru enam tahun kemudian, pemerintah Libia mengakui bahwa 1200 tahanan politik di penjara itu sudah meninggal dan resmi memberitahu keluarga mereka. Bohabuta bersikap tenang sampai pada saat ia bercerita mengenai ganti rugi keuangan yang ditawarkan kepada keluarga korban. Kemarahan tampak di wajahnya: 'Gaddafi menawari kami 200.000 dinar (sekitar C60.000) pada saat ia membayar tiga juta dolar untuk setiap orang Amerika yang tewas dalam pemboman Lockerbie (di pesawat Pan Am tahun 1998, red). Nyawa orang Libia tidak ada harganya di matanya.' Keluarga para korban penjara Abu Salim yakin bahwa Gaddafi secara pribadi memerintahkan pembantaian itu. "Tidak selayaknya ia lolos dalam hal ini; ia harus diadili bersama-sama dengan mereka yang melaksanakan perintahnya'. Bohabuta juga mengingingkan agar kuburan-kuburan massal dibongkar dan sisa-sisa jenazah diidentifikasi sehingga mereka bisa mendapat penguburan yang layak dan terhormat. Terakhir kali Bohabuta mengunjungi dinas rahasia adalah dua minggu silam ketika putra ke empatnya Farag dan pengacaranya Fathi Terbel ditahan pada 15 Februari. Penahanan tersebut memicu protes yang bermuara pada pemberontakan yang saat ini mengancam kedudukan Gaddafi. Putranya Farag tidak ada dirumah ketika wawancara dengan Bohabuta berlangsung. Ia sedang keluar mempersiapkan pesta pernikahannya Sabtu (05/03). Kehidupan jalan terus. Sesudah semua yang terjadi, Bohabuta memiliki alasan untuk bergembira saat ini. Farag menikah, Gaddafi sudah akan jatuh, dan dia akhirnya mendapat perhatian dan dukungan yang selayaknya. Mohammed Abdulrahman diundang ke pesta pernikahan itu. --------------------------------------------------------------------- Radio Nederland Wereldomroep, Postbus 222, 1200 JG Hilversum http://www.rnw.nl/id/bahasa-indonesia Anda bisa berhenti berlangganan dengan mengirim email ke: [email protected] Keterangan lebih lanjut mengenai siaran radio kami dapat Anda peroleh melalui [email protected] Copyright Radio Nederland Wereldomroep. ---------------------------------------------------------------------
