---------------------------------------------------------------------

WARTA BERITA RADIO NEDERLAND WERELDOMROEP
Edisi: Bahasa Indonesia

Ikhtisar berita disusun berdasarkan berita-berita yang disiarkan oleh
Radio Nederland Wereldomroep selama 24 jam terakhir.

---------------------------------------------------------------------

Edisi ini diterbitkan pada:

Senin 07 Maret 2011 14:40 UTC



** DEMO ANTI ISLAMOFOBI DI NEW YORK

** PROYEK ISRAEL DI DEKAT AL AQSA

** MENHAN AMERIKA KUNJUNGI AFGHANISTAN

** GEMA WARTA TINJAUAN PERS: MEMAKSA TALAK LEWAT PENGADILAN DAN KARNAVAL DI 
BELANDA

** GEMA WARTA TOPIK INDONESIA: POLITISASI KEMELUT AHMADIIYYAH DI INDONESIA

** GEMA WARTA TOPIK INTERNASIONAL: BERDOA UNTUK TENTARA BELANDA YANG DITAWAN DI 
LIBIA

** GEMA WARTA TOPIK INTERNASIONAL: SENI ISLAM DALAM GEREJA KRISTEN

** GEMA WARTA TOPIK INTERENASIONAL: MATI UNTUK LIBIA YANG DEMOKRASTIS

** GEMA WARTA TOPIK INTERNASIONAL: KUNJUNGAN PRIBADI RATU BEATRIX KE OMAN 
TIMBULKAN PRAHARA POLITIK

** GEMA WARTA TOPIK INTERNASIONAL: TEKANAN TERHADAP PARA PILOT BELANDA



* DEMO ANTI ISLAMOFOBI DI NEW YORK

New York (ANP/AFP) - Ahad kemarin, di bawah guyuran hujan deras, ratusan 
pengunjuk rasa berdemonstrasi di Times Square - New York, memprotes islamofobi 
di Amerika Serikat. Aksi protes ini juga merupakan reaksi terhadap kemungkinan 
penyelenggaraan acara dengar pendapat di Kongres mengenai terorisme muslim di 
kalangan warga Amerika. Tampil sebagai pembicara, di antaranya beberapa tokoh 
agama. Juga ikut memberi sambutan legenda musik hiphop, Russel Simmons. Para 
pembicara mengkhawatirkan makin merosotnya sikap tenggang rasa di antara sesama 
warga Amerika. Belakangan ini, kemungkinan ancaman aksi teror yang dilakukan 
oleh muslim Amerika menjadi topik pembicaraan peka. Terutama media kanan, 
sering menerbitkan berbagai cerita, mengenai kemungkinan aksi teror oleh 
kalangan muslim.


* PROYEK ISRAEL DI DEKAT AL AQSA

Jerusalem (ANP/RTR/AFP) - Penguasa Israel memberi lampu hijau bagi kelanjutan 
proyek perbaikan jembatan penyebrangan di Haram al Sharif, di dekat mesjid Al 
Aqsa, di Jerusalem Timur. Beberapa tahun lalu, proyek ini mendapat tentangan 
keras dari kalangan muslim, karena dikhawatirkan akan merusak bangunan mesjid. 
Pada tahun 2007, Israel terpaksa menghentikan proyek perbaikan ini menyusul 
pecahnya kerusuhan sengit dengan warga Palestina dan protes keras dari dunia 
Arab. Di sekitar mesjid Al Aqsa masih banyak bertebaran benda-benda peninggalan 
masa perkembangan islam. Sejauh ini, belum terdengar suara protes dari kalangan 
muslim dan warga Palestina terhadap kelanjutan proyek ini.


* MENHAN AMERIKA KUNJUNGI AFGHANISTAN

Kabul (ANP/RTR) - Menteri Pertahanan Amerika, Robert Gates melakukan kunjungan 
mendadak di Afghanistan. Kunjungan ini berlangsung pada saat hubungan antara 
Afghanistan dengan negara-negara Barat sedang tegang. Ahad kemarin, Presiden 
Hamid Karzai mengecam tewasnya sembilan orang anak warga Afghanistan, akibat 
tembakan pasukan NATO. Dari sebuah pesawat helikopter, tentara NATO menduga 
anak-anak tersebut anggota kelompok pemberontak, dan langsung memberondong 
mereka dengan tembakan. Presiden Hamid Karzai menyatakan, permintaan ma'af 
saja, tidak cukup. Karena itu pula, Menteri Robert Gates akan menemuinya. 
Insiden ini bukan kali pertama, akibat kesalah-pahaman, pasukan NATO menembak 
mati penduduk sipil.


* ARAB SAUDI BEBASKAN TOKOH SYIAH

Riyadh (ANP/AFP) - Ahad kemarin, pemerintah Arab Saudi membebaskan Tawfiq al 
Amer, seorang tokoh muslim aliran Syiah. Penangkapan tokoh ini menyulut 
berbagai kerusuhan di kalangan warga Syiah, yang merupakan kelompok minoritas 
di Arab Saudi. Jumlah mereka sekitar sepuluh persen dari populasi. Kamis dan 
Jum'at pekan lalu, penguasa Arab Saudi menangkap sekitar 26 orang tokoh Syiah 
di kota Qatif, menyusul aksi protes terhadap pemerintah yang mereka lakukan. 
Sabtu lalu, pemerintah Arab Saudi melarang semua bentuk protes dan aksi unjuk 
rasa.


* UNICEF BUTUH TAMBAHAN DANA

Voorburg (ANP) - UNICEF tahun ini akan membutuhkan dana sebanyak 1,4 milyar 
dolar, untuk berbagai proyek bantuan bagi wanita dan anak-anak di 32 negeri. 
Demikian perkiraan laporan Humanitarian Action for Children Report, 2011. 
Dibandingkan dengan kebutuhan selama tahun lalu, nilai tersebut merupakan 
peningkatan sebanyak 21 persen. Bantuan terutama ditujukan bagi penduduk 
Pakistan, Sudan dan Haiti. Tahun lalu, banjir besar melanda Pakistan dan gempa 
bumi dahsyat mengguncang Haiti.


* KOMPUTER BIKIN TIDUR TIDAK NYENYAK

Washington DC (ANP/RTR) - Nonton televisi, menggunakan telepon genggam atau 
laptop beberapa saat sebelum tidur, akan menganggu kenyenyakan. Demikian hasil 
penelitian Charles Czeisler, dari the Harvard Medical School. Penyebabnya 
adalah pancaran sinar monitor televisi dan laptop, yang membuat orang tetap 
awas. Dua per tiga dari responden yang menggunakan alat elektronika sebelum 
tidur, mengaku tidak bisa tidur nyenyak.


* PAMERAN LUKISAN PABLO PICASSO

London (ANP/RTR) - Lukisan paling mahal yang pernah terjual di suatu 
pelelangan, Senin ini untuk kali pertama sejak tahun 1961, kembali 
dipertontonkan. Lukisan berjudul 'Telanjang, daun hijau dan patung dada' adalah 
karya Pablo Picasso dari tahun 1932. Dalam lukisan ini Pablo Picasso melukis 
kekasih gelapnya, Marie - Therese Walter. Tahun lalu, rumah lelang Christie's 
di New York berhasil menjual lukisan tersebut dengan harga 106,5 juta euro. 
Pemilik baru lukisan meminjamkan karya seni pada the Tate Modern Gallery di 
London, untuk dipamerkan. Selama bertahun-tahun, Pablo Picasso merahasiakan 
hubungan gelap dengan Marie - Therese Walter, yang ketika itu masih di bawah 
umur. Pemilik lama lukisan, pernah memamerkan lukisan tersebut pada tahun 1961, 
dalam rangka peringatan hari ulang tahun sang pelukis ke 80.


* CINA TUTUP TOKO KHUSUS BARBIE

Shanghai (ANP/AFP) - Di Cina, toko khusus boneka Barbie ternyata tidak jadi 
cerita sukses. Pabrik mainan anak-anak Mattel, mengumumkan penutupan toko 
pertama di dunia, yang khusus menjual boneka Barbie tersebut. Toko ini dibuka 
dua tahun lalu, di kota Shanghai, pada saat ulang tahun ke 50 boneka Barbie. 
Bangunan toko memiliki delapan lantai, yang antara lain dilengkapi dengan salon 
kecantikan mewah dan dua restoran.


* MEMAKSA TALAK LEWAT PENGADILAN DAN KARNAVAL DI BELANDA

Sejak Sabtu lalu hingga Selasa besok, Belanda, terutama penduduk di propinsi 
Limburg, Gelderland dan Brabant Belanda, merayakan karnaval. Kota Eindhoven 
diubah namanya menjadi Lampengat atau Lubang Lampu, Den Bosch menjadi Oeteldonk 
dan Tilburg menjadi Kruikengat. Nama-nama itu berlaku selama karnaval, dan 
walikotanya adalah pangeran karnaval. 

Salah satu ciri khas karnaval adalah berpakaian yang aneh-aneh atau berbeda. 
Tahun ini banyak orang berpakaian seperti pastor atau kardinal, untuk mengejek 
gereja Katholik Belanda yang dituduh menutup-nutupi ratusan kasus pelecehan 
seksual yang dilakukan para pastor di Belanda. Revolusi di Timur Tengah juga 
tema menarik, karena banyak orang berpakaian seperti orang Arab bahkan seperti 
pemimpin Libia Muammar Gaddafi.

Karnaval terutama hampir identik dengan alkohol. Terutama bir. Banyak pemuda 
dan juga pemudi yang berlomba-lomba untuk minum bir sebanyak mungkin. Untuk 
mencegah agar hanya pemuda berusia 16 tahun ke atas mengkonsumsi alkohol, di 
banyak kota diberlakukan aturan misalnya dengan gelang merah, yang hanya 
diberikan kepada orang berusia 16 tahun ke atas. Dengan gelang merah itu, 
mereka boleh masuk kafe dan membeli alkohol.

Karnaval berakhir Selasa besok, menjelang Rabu Abu awal masa puasa sebelum 
merayakan Paskah, bagi ummat Katholik. Tapi kelihatannya arti keagamaan dari 
karnaval semakin lama semakin menghilang. Karnaval bagi banyak orang terutama 
periode untuk bersenang, berkumpul, dan berpesta. Demikian koran Belanda De 
Telegraaf.

Harian NRC Handelsblad memuat artikel tentang seorang muslimah, Shirin Musa 
asal Pakistan yang mendesak suaminya untuk menyatakan talak tiga kali lewat 
pengadilan Belanda. Shirin dan suaminya menurut hukum Belanda telah resmi 
bercerai. Tapi menurut hukum Islam, mereka masih suami-istri karena sang suami 
menolak mengucapkan talak. 

14 bulan setelah perceraian Shirin berhasil memaksa suaminya mengucapkan talak, 
setelah hakim pengadilan Belanda memutuskan bahwa sang suami harus membayar 
denda 250 euro per hari, apabila dia menolak men-talak-kan istrinya. sang suami 
langsung memenuhi permintaan tersebut dan sekarang Shirin Musa resmi bercerai, 
juga secara hukum Islam.

Shirin Musa adalah muslimah pertama di Belanda yang memaksa suaminya untuk 
mengucapkan talak lewat ancaman hukum pengadilan. Sebelumnya Esther van Gelder, 
seorang perempuan Yahudi juga memaksa mantan suaminya untuk memberikan surat 
cerai sesuai agama Yahudi, Get, lewat ancaman denda. Dalam hukum Yahudi 
pasangan tetap resmi suami-istri selama sang suami belum memberikan surat cerai 
yang ia dapat dari pengadilan para rabbi. 

Pengacara Shirin Musa mengatakan, sebelumnya banyak pihak yang pesimis apakah 
seorang hakim Belanda merasa dirinya 'punya kekuasaan cukup' untuk membahas 
tuntutan perceraian agama. Mereka menggunakan alasan hak seseorang untuk 
menentukan nasib sendiri dan berkeluarga dalam UU Belanda, hak-hak dasar yang 
ditetapkan dalam Traktat HAM Eropa. 
 
Demikian NRC handelsblad dan sekian Tinjauan Pers.


* POLITISASI KEMELUT AHMADIIYYAH DI INDONESIA

Berbagai pemerintah daerah di Indonesia mengeluarkan peraturan untuk melarang 
Ahmadiyyah. Tindakan ini disambut baik oleh Din Syamsuddin, Ketua PP 
Muhammadiyyah, organisasi terbesar kedua di Indonesia.

Walaupun tidak berbicara atas nama Nahdlatul Ulama (NU), Hasyim Muzadi juga 
seperti setuju dengan pelarangan itu. Karena ia mengatakan, bahwa Ahmadiyyah 
merupakan bagian dari penodaan agama Islam.

Ilmuwan dan aktivis perempuan Islam Siti Musdah Mulia mengatakan kepada Radio 
Nederland, Ahmadiyyah tidak melakukan penodaan agama. Orang Ahmadiyyah sendiri 
bingung, tambahnya, kalau dituduh seperti itu.

Musdah menjelaskan, penelitian terakhir yang dilakukan oleh mahasiswa UIN 
Jakarta tidak menemukan hal yang baru dalam ajaran Ahmadiyyah. "Yang baru 
adalah pengakuan mereka (Ahmadiyyah, red) bahwa Mirza Ghulam Ahmad sebagai nabi 
tetapi bukan nabi pembawa syariat," katanya.

Dialog Terbuka
Guru besar ini bertanya-tanya kenapa orang-orang seperti Din Syamsuddin dan 
Hasyim, yang dulu terlihat pluralis, kok tiba-tiba sekarang berubah sikap. 
Musdah berpendapat, tuduhan bahwa Ahmadiyyah menodai ajaran agama Islam itu 
harus diselesaikan dengan dialog bersama orang-orang Ahmadiyyah sendiri.

"Kenapa sih tidak bisa diadakan dialog secara terbuka, supaya masyarakat 
melihat dan mendengar secara gamblang apa masalahnya?"

Musdah membantah ucapan ketua Majelis Ulama Indoneisa (MUI) Amidhan kepada 
media bahwa telah dilakukan dialog dengan Ahmadiyyah dan penelitian mendalam 
mengenai gerakan ini. "Nggak benar. Belum pernah."

Namun aktivis perempuan ini menambahkan, di zaman Orde Lama dulu memang pernah 
ada dialog secara terbuka antara tokoh-tokoh Muhammadiyyah dan NU dengan 
Ahmadiyyah.

"Jadi dulu tidak timbul kecurigaan-kecurigaan. Karena itu Ahmadiyyah bisa 
diterima dengan baik dan tidak ada masalah."

Politisasi Agama
Ia menandaskan pula, bahwa apa yang terjadi sekarang itu bertentangan dengan 
nilai-nilai yang telah digariskan oleh para pendiri Republik Indonesia. "Ini 
sangat berbahaya," tambahnya.

Dengan adanya beberapa daerah yang mau melarang Ahmadiyyah dan ucapan tokoh 
Islam seperti Din Syamsudin dan Hasyim Muzadi, Indonesia sepertinya semakin 
konservatif. Musdah Mulia tidak sependapat.

"Ini bukan gejala konservatisme, tapi gejala politisasi agama, " katanya. Para 
elit Indonesia cenderung menggunakan agama sebagai alat politisi, tambahnya. 
"Menurut saya ini sangat berbahaya bagi masa depan Indonesia," simpulnya.


* BERDOA UNTUK TENTARA BELANDA YANG DITAWAN DI LIBIA

Tidak banyak orang di Benghazi yang tahu bahwa tiga awak sebuah helikopter 
Belanda ditawan oleh pasukan pro Gaddafi pekan lalu. Mereka tidak menonton 
televisi pemerintah dan disibukkan dengan pertempuran, pemboman, serta ledakan 
yang terjadi di sekeliling mereka. Mereka yang mendengar berita itu bersikap 
simpatik tapi berhati-hati. Laporan  Mohammed Abdulrahman di Benghazi.

Mustafa Gheriani adalah koordinator pers para pemberontak di kota yang mereka 
kuasai dan bisa memahami keprihatinan Belanda atas nasib tiga awak helikopter 
yang ditangkap ketika berupaya mengevakuasi warga Belanda.


"Kami berdoa untuk keselamatan mereka. Mereka berada di tempat yang keliru pada 
waktu yang keliru'.

Walau demikian, insiden tersebut menjadi sumber keresahan di kalangan para 
tokoh di Benghazi. Seorang diplomat pro pemberontak Libia yang tidak bersedia 
disebut nama, setuju bahwa pemerintah asing harus berupaya menyelamatkan 
warganya yang terjebak di wilayah konflik. Tapi ia juga memperingatkan bahwa 
misi yang gagal dapat diperalat oleh pemimpin Libia. "Propaganda Gaddafi 
didasarkan pada teori konspirasi Barat terhadap dirinya dan Libia."

Para pemimpin perlawanan berada dalam posisi canggung; mereka enggan merestui 
tindakan Gaddafi, tapi mereka juga tidak mau secara terbuka menunjukkan 
dukungan terhadap aksi yang melanggar wilayah dan kedaulatan Libia. Isu peka di 
sini.

Segila Saddam
Diplomat tersebut juga yakin bahwa setiap warga Barat bisa menjadi kekuatan 
tawar yang berharga bagi Gaddafi. Pemimpin Libia itu bahkan bisa menggunakan 
warga asing di Tripoli sebagai perisai manusia apabila situasi semakin 
mendesaknya, seperti yang terjadi pada pemimpin Irak di tahun 2003. Mustafa 
Gheriani setuju.

''Ia segila, bahkan mungkin lebih gila dari Saddam Hussein dan tidak ada yang 
bisa membatasinya. Ia akan menggunakan segala cara untuk mencapai keinginannya."

Barat harus menyadari betapa berbahayanya Gaddafi dan harus membantu 
pemberontak untuk "bisa menormalkan kembali situasi di Libia," demikian 
Gheriani.

Pindah dari Sarte
Diplomat tersebut juga menasehati pemerintah Belanda-mengimbau Den Haag untuk 
menggunakan semua tekanan yang memungkinkan terhadap Gaddafi supaya ketiga 
tentara itu dipindah dari Sarte, kalau mereka masih di sana, dan dibawa ke 
Tripoli. Pemberontak akan menuju ke Sarte dan kota tersebut akan menjadi ajang 
pertempuran sengit dalam waktu dekat. Mereka berupaya sebaik-baiknya untuk 
menyelamatkan warga sendiri, dan bertanya "apakah Barat akan berupaya 
menyelamatkan seluruh warga Libia."


Di antara orang-orang yang ditanya mengenai penangkapan tiga awak helikopter, 
reaksi Fatima, seorang guru muda yang membantu pihak pemberontak di Benghazi, 
sangat mencengangkan. Ia mengatakan, tentara Belanda tidak selayaknya mengirim 
seorang perempuan dalam misi berbahaya seperti itu. Itulah komentar 
satu-satunya.

Upaya berulang-ulang untuk melakukan kontak dengan pemerintah Libia di Tripoli 
dari Benghazi gagal. Hubungan telepon antara kedua kota sangat jelek dan ketika 
sekali nyambung, pejabat di seberang segera membanting telepon ketika tahu ia 
berbicara dengan seorang wartawan asing di Benghazi.


* SENI ISLAM DALAM GEREJA KRISTEN

"Kami berdiri di dalam gereja kristen memandangi seni islam yang dikoleksi 
seorang yahudi," tawa Khalili. "Adakah cara yang lebih baik untuk menunjukkan 
keharmonisan dari ke tiga agama dunia ini?"

Pengusaha Yahudi-Iran Nasser David Khalili (65 tahun) memiliki koleksi 
benda-benda seni islam terbanyak di seluruh dunia. Menurutnya seni adalah yang 
terindah di dunia ini dan ia ingin membagi antusiasmenya itu dengan dunia. 
Sebanyak lima ratus potong seni koleksinya dapat disaksikan di Nieuwe Kerk 
(Gereja Baru) di Amsterdam.

25.000 Benda
Khalil, berasal dari keluarga pedagang seni Yahudi asal Isfahan, Iran yang 
mulai tahun 70an mengkoleksi seni islam. Empat puluh tahun kemudian, koleksinya 
sudah melebihi 25.000 potong dan menjadikannya sebagai koleksi seni islam 
terkemuka di dunia.

"Koleksi Dr Khalili ini bersifat ensiklopedia," kata pakar Arab Luit Mols, 
penulis katalog pameran di Amsterdam ini. "Koleksinya terdiri dari benda-benda 
seni utama dari semua zaman, kawasan dan bentuk." Di Nieuwe Kerk dapat 
disaksikan antara lain kitab kaligrafi Al-Quran dari abad pertama, miniatur 
Persia yang apabila diperbesar 100 kalipun masih akan tampak detail-detail 
indahnya, seni gelas kaca yang bercita rasa halus, keramik, perhiasan, dan 
tekstil. "Tidak semua benda seni islam itu agamis," tegas Khalili. "Beda dari 
misalnya seni kristen, seni dari dunia islam sebagian besar sifatnya sekuler."

Menguntungkan
Koleksi ini betul-betul menguntungkan Khalili. Ketika ia mulai mengkoleksi di 
tahun 70an, ia masih seorang pionir. Tetapi dalam 15 tahun belakangan, terutama 
di kawasan Teluk, semakin banyak minat terhadap warisan budaya sendiri. Banyak 
kolektor pribadi maupun museum yang membeli benda-benda seni. Oleh karena itu, 
hargapun meningkat dan koleksi Khalili juga naik nilainya sampai lebih dari 
satu milyar euro.

Tapi bagi Khalili bukanlah uang. "Seni menjadi bagian dari kemanusiaan, saya 
hanyalah penjaga sementara." Mantan pakar komputer yang dijuluki 'duta besar 
budaya islam' ini memiliki satu misi: "Saya ingin menunjukkan pada dunia bahwa 
seni islam adalah seni yang paling indah dan beragam di dunia. Sampai batas 
tertentu, budaya Eropa berhutang budi pada islam."

Gratis 
Khalili menganggap tugasnya untuk menjaga seni islam bagi generasi berikutnya. 
Ia meminta ilmuwan internasional tersohor untuk meneliti dan mengkatalogkan 
koleksinya. Menurutnya, ini merupakan ensiklopedia seni islam terbesar yang 
pernah ditulis. "Saya hendak membuat 40.000 kopi dan mengirimkannya gratis ke 
seluruh universitas di dunia."

Salah satu benda seni kesukaannya adalah lukisan Persia yang menggambarkan 
Musa, Yesus, dan Muhammad. "Ke tiga agama monotheisme ini adalah kakak beradik 
dari keluarga yang sama yang dulu hidup bersama secara harmonis. Lukisan ini 
adalah buktinya."


* MATI UNTUK LIBIA YANG DEMOKRASTIS

Banyak pihak berkorban dalam revolusi Libia. Juga seorang ayah yang kehilangan 
anaknya. Radio Nederland menemuinya di Ras Lanuf, dekat Benghazi. Laporan Hans 
Jaap Melissen.

Paras mukanya menunjukkan campur aduk menarik antara bangga dan sedih. Ia 
menunjuk kamar pendingin besar di kamar jenazah Ajbaya. "Lihat, ini anak saya. 
Namanya Muftah Mohammed Ayad, umurnya hampir 28 tahun. Ia tewas ketika 
memperjuangkan Ras Lanuf, dengan rudal di pundaknya. Ia sangat ingin ikut 
pertempuran itu dan saya memang mendorongnya. Bagi kebebasan."

Mata ayah Muftah berkaca-kaca. Anaknya terbaring di bagian bawah kamar 
pendingin itu, bersama dua jenazah lain. Wajahnya utuh, tapi pucat. Dadanya 
tampak berdarah. Walau begitu ayahnya, Mohammed Ayad, tetap bertekad untuk 
bicara, tanpa sejenakpun terdengar begitu fanatik. Kata-katanya dipilih dengan 
hati-hati, dalam bahasa Inggris. "Bagi kebebasan kita kadang-kadang memang 
harus bayar mahal. Saudaranya dan pamannya juga ikut berperang di sana. Mereka 
tetap hidup, setelah berhasil merebut Ras Lanuf."

Sarang Peluru
Mohammed Ayad punya tiga anak laki-laki. Salah satunya kuliah di Britania, 
tetapi sekarang pulang kampung lewat Mesir untuk bergabung dalam perang. 
Tampaknya memang banyak orang Libia di luar negeri yang berbondong-bondong 
pulang ke kampung halaman. 

Di sisi Ayad berdiri dokter Rida Mazgri, seorang ahli bedah syaraf tamatan 
Amerika. Ketika pecah revolusi di bumi kelahirannya ia bergegas pulang. 
Sekarang dia begitu sibuk. 

Seorang anak laki-laki berusia 10 tahun dibawa masuk, kepalanya jadi sarang 
peluru. "Masih ada pendarahan di dalam, keadaannya gawat." Spesialis bedah 
syaraf ini kaget dengan keadaan rumah sakit. "Ini semua warisan Gaddafi. Ia 
merusak semua prasarana. Satu-satunya yang diaturnya dengan baik cuma aparat 
keamanan." Sementara itu datang seorang yang berusaha mengusir bau kematian 
dengan wewangian yang disemprotkan dari sebuah bejana.

Proses Adil
"Saya senang kalian datang. Pers yang bebas," Mohammed Ayad berlanjut. "Kalian 
harus ceritakan ini semua." Katanya, istrinya kena shock sejak kematian anak 
mereka. "Kalau perlu saya mau mengorbankan seluruh keluarga saya bagi kebebasan 
Libia, terutama untuk generasi baru."

Ia jadi sangat melunak ketika bicara tentang nasib Gaddafi. "Dia harus 
memperoleh proses yang adil. Di Libia. Kita bukan seperti dia, seorang 
kriminal."

Kembali dia memandang anaknya dan tersenyum. "Lihat wajahnya, ada yang bilang, 
kata-kata terakhirnya, tidak ada tuhan lain selain Allah."

Kehilangan Nyawa
Suaranya terdengar makin serak. Tapi dia tetap bertahan. "Saya tidak sedih. 
Saya sangat bahagia. Saya semangati kawula muda Libia supaya mengambil alih 
kendali negara ini." Lalu ia sandarkan lehernya pada pundak teman yang berdiri 
di sebelahnya. Yang lain menutup kamar pendingin. 

Di lantai, di luar kamar pendingin, masih terbaring empat anak laki-laki lain. 
Mungkin ayah mereka belum tahu mereka sudah kehilangan nyawa memperjuangan 
Libia yang demokratis.


* KUNJUNGAN PRIBADI RATU BEATRIX KE OMAN TIMBULKAN PRAHARA POLITIK

Kunjungan Ratu Beatrix, Putra Mahkota Willem-Alexander dan Putri Maxima ke Oman 
kembali menimbulkan diskusi politik hangat di Belanda.

Menteri Luar Negeri Uri Rosenthal mengirim surat kepada parlemen Jumat lalu, 
yang intinya kunjungan keluarga kerajaan pada Sultan Qaboos bin Said al-Said 
Selasa (08/02) sifatnya pribadi, untuk jamuan makan malam. "Sesudah pembicaraan 
baik antara Oman dan Belanda disepakati sultan mengundang atas nama pribadi," 
demikian kata menteri. Laporan Redaksi Radio Nederland.

Marah
Rencana kunjungan itu memicu kemarahan berbagai partai. Parlemen sebelumnya 
justru mendesak agar kunjungan kenegaraan ke Oman ditunda. Partai-partai 
berpendapat tidaklah bijaksana mengunjungi sebuah negara yang sedang 
bergejolak. Di Oman berlangsung berbagai aksi protes terhadap pemerintahan 
Qaboos di tempat-tempat yang akan dikunjungi keluarga Oranje. 

Parlemen setuju ketika diumumkan awal pekan lalu bahwa kunjungan itu ditunda. 
Belanda dan Oman "sampai pada kesimpulan bahwa perkembangan saat ini 
membutuhkan perhatian penuh dan oleh karenanya kunjungan lebih baik ditunda," 
kata pernyataan tersebut. "Keputusan bijaksana," tanggap anggota parlemen 
fraksi partai Buruh Frans Timmermans. 

Tidak Bijaksana
"Tidak bijaksana," kata Timmerman Jumat. "Pemisahan yang dibuat-buat antara 
kunjungan kenegaraan dan pribadi tidaklah meyakinkan." Menurutnya Belanda 
mengambil resiko dengan menerima undangan sultan. "Ratu, secara sengaja atau 
tidak, mau atau tidak mau, telah menjadi bagian dari diskusi politik di Oman." 

Kepada televisi RTL Nieuws, Pemimpin partai populis PVV Geert Wilders menyebut 
keputusan untuk tetap berkunjung ke Oman itu 'tidak bijaksana' sedangkan 
anggota parleman fraksi Hijau Ineke van Gent menyebutnya 'berantakan dan patut 
dipertanyakan'. 'Ini dapat dipandang sebagai dukungan terhadap sultan'. Politik 
adalah membuat pilihan, katanya. "Apabila anda mengambil suatu pilihan, maka 
juga harus bisa mempertahankannya." Ia akan meminta pertemuan kilat dengan 
Menlu Uri Rosenthal dan Perdana Menteri Mark Rutte.

Undangan Pribadi
Sesudah pertemuan para menteri, Perdana Menteri Rutte mengatakan penundaan 
kunjungan kenegaraan itu juga bisa diartikan sebagai mengambil sikap terhadap 
situasi di Oman. Dengan menerima undangan pribadi sultan, maka anggapan itu 
bisa sedikit dinetralkan, kata perdana menteri. 

Rutte membicarakan masalah ini secara mendalam dengan ratu. Kesimpulannya 
adalah 'sangat bijaksana' untuk menerima undangan pribadi sultan.  Parlemen 
boleh berpendapat apa saja mengenai hal ini, kata Rutte, tapi ini merupakan 
persoalan ratu dan bagi dirinya dan tidak akan ada lagi yang berubah.

Beatrix, Willem Alexander dan Maxima seyogyanya melakukan kunjungan kenegaraan 
ke Oman mulai Ahad hingga Selasa. Kemudian kunjungan akan dilanjutkan ke negara 
tetangga Qatar. Kunjungan ke negara terakhir ini berjalan sesuai rencana.


* TEKANAN TERHADAP PARA PILOT BELANDA

"Tiga tentara Belanda yang ditawan di Libia, jangan mengharap apa-apa dari 
rezim Muammar Gaddafi." Demikian kata Ashraf El-Hojouj, dokter 
Palestina-Bulgaria yang pernah dipenjara sekitar delapan tahun di Libia. 
Laporan redaksi Radio Nederland. 

Kondisi penjara seorang diktator yang tak segan-segan menembaki rakyat sendiri 
sangat buruk. Demikian tandas El-Hojouj yang berbicara berdasarkan pengalaman 
pribadi.  

"Mereka banyak ditekan secara psikologis. Gaddafi mengebom rakyatnya sendiri, 
menyerang mereka dengan tank dan menembaki mereka dengan darah dingin. Dan 
mereka warga sipil. Saya bisa membayangkan, ia bisa berbuat banyak terhadap 
para tentara itu."

Penahanan tentara Belanda di Libia itu, bagi El-Hojouj, merupakan suatu ulangan 
peristiwa sejarah. Pada 2001, ia bebas setelah ditahan delapan tahun di Libia, 
bersama lima perawat Bulgaria. Menurut Gaddafi, tim medis itu bertanggung jawab 
atas meninggalnya 400 anak, yang sengaja dicemari virus HIV. Tentang masa 
penahanannya itu El-Hojouj menulis sebuah buku berjudul: Kambing Hitam Gaddafi. 

Tukar menukar
Pemimpin Libia suka menggunakan tawanan sebagai alat berkuasa dan tukar 
menukar, kata El-Hojouj. Bersama para perawat Bulgaria, ia dulu dijadikan 
taruhan perundingan untuk membebaskan para pelaku pemboman pesawat Amerika di 
atas Lockerbie.

Gaddafi juga pernah menawan warga Swiss ketika putranya, Hannibal, ditangkap di 
sebuah hotel atas tuduhan menyiksa dua karyawan hotel. 

Uni Eropa
Penahanan tentara Belanda itu bisa berlangsung sangat lama, tandas Ashraf 
El-Hojouj. Ia menduga, tentara itu ditahan di suatu tempat rahasia di Tripoli. 
Tidak ada orang yang bisa menengok mereka. Pemerintah Belanda kini giat 
berunding untuk membebaskan tiga perwira tentara itu. 

Dokter Palestina ini menyarankan agar Uni Eropa saja yang melakukan perundingan 
dengan rezim Libia. Kalau berunding sendiri, Belanda sulit berhasil.

"Salah satu langkah tepat adalah menarik para diplomat Belanda dari Tripoli, 
untuk menghentikan semua hubungan dengan Tripoli. Kita memerlukan Uni Eropa - 
karena Belanda anggota Uni Eropa - untuk berunding dengan Libia. Ashton, 
Komisaris Uni Eropa Urusan Luar Negeri  bisa berunding atas nama Belanda. Kalau 
Belanda sendirian menghadapi Gaddafi, ia akan merasa kuat. Satu lawan satu. 
Tapi kalau (dilakukan oleh Uni Eropa, red.) maka ia merasa berhadapan dengan 27 
negara yang mendesak dirinya untuk membebaskan tiga tentara itu." 

Nyawa Mereka Tidak Terancam 
Dokter Palestina ini menduga, untuk membebaskan tentara tersebut, Gaddafi akan 
menyampaikan tuntutan-tuntutan kepada  Belanda dan Uni Eropa.  Ada saja alasan 
yang akan dikatakan Gaddafi kenapa ia menahan tentara tersebut. 

"Kalau bukan agen Al Qaida, mereka bisa dituduhnya agen intelijen Belanda yang 
beroperasi di Libia. Sama seperti anak-anaknya yang mengatakan, bahwa pihak 
luar bertanggung jawab atas semua protes dan keributan di Libia."

Namun El-Hojouj berpendapat, nyawa tentara Belanda itu tidak terancam, karena 
Gaddafi juga mengenal batas. Ia memang suka menggunakan sandera untuk memeras. 
Ia hanya ingin ucapan minta maaf, tambah El-Hojouj.  Dulu Bulgaria dan Swiss 
minta maaf. Sekarang Tripoli menunggu ucapan minta maaf resmi dari Belanda. 
Mungkin langsung dari Ratu sendiri.


---------------------------------------------------------------------
Radio Nederland Wereldomroep, Postbus 222, 1200 JG Hilversum
http://www.rnw.nl/id/bahasa-indonesia

Anda bisa berhenti berlangganan dengan mengirim email ke:
[email protected]

Keterangan lebih lanjut mengenai siaran radio kami dapat Anda
peroleh melalui
[email protected]

Copyright Radio Nederland Wereldomroep. 
---------------------------------------------------------------------

Kirim email ke